---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Rabu 24 Juni 2009 14:20 UTC



** KASUS PERTAMA H1N1 DI INDONESIA

** PENYIKSAAN TERTUDUH MERAJALELA DI INDONESIA

** OBAMA KECAM KEKERASAN TERHADAP DEMONSTRAN IRAN

** GEMA WARTA TOPIK TINJAUAN INTERNASIONAL: PEMBERONTAK MAOIS ANCAMAN BESAR 
INDIA DAN JUMLAH LANSIA CINA MENINGKAT TAJAM

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: FILM NEDA MENCAPAI DUNIA LEWAT BELANDA

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PELUNCUR MORTIR MATI, APAKAH BERARTI AKHIR 
SERANG?

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: LAPISAN TANAH BELANDA TERNYATA BERBUKIT-BUKIT

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: PRAKTEK PENYIKSAAN OLEH POLISI INDONESIA MASIH 
TERJADI

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: KENDURNYA HUKUM, PERBESAR PERBURUAN GAJAH SUMATRA



* KASUS PERTAMA H1N1 DI INDONESIA

Menteri Kesehatan RI Siti Fadilah Supari Rabu ini membenarkan kasus flu pertama 
H1N1, setelah seorang pilot Indonesia di Jakarta dan seorang perempuan warga 
negara asing di Bali dites positif mengidap virus tersebut. 

Organisasi Kesehatan Dunia WHO menyatakan influenza A H1N1 sebagai pandemi dan 
menganjurkan pelbagai pemerintah bersiap-siap atas perjuangan panjang 
memberantas virus tersebut. 

Dilaporkan lebih dari 50 ribu kasus penularan. Sedikitnya 237 orang meninggal 
dunia.


* PENYIKSAAN TERTUDUH MERAJALELA DI INDONESIA

Di Indonesia, polisi masih melakukan penyiksaan dan pelecehan terhadap para 
tertuduh dalam skala besar. Demikian organisasi HAM Amnesty International dalam 
aporannya yang terbit Rabu.

Walaupun para pemimpin berjanji memberantas masalah itu di kepolisian namun, 
demikian Amnesty, kekerasan masih merajalela. Laporan organisasi HAM ini 
berdasarkan pembicaraan dengan pihak polisi, pengacara dan para korban 
kekerasan polisi.

Menurut para penyidik, korban utama adalah kaum terlemah masyarakat, seperti 
pecandu narkoba dan pekerja seks komersial. Perlakuan yang lebih manusiawi bisa 
diperoleh dengan imbalan seks atau uang. Amnesty International kini menghendaki 
agar pemerintah di Jakarta mengakui masalah ini dan mengadakan penyidikan 
independen.

Walaupun sudah menandatangani perjanjian internasional PBB yang menentang 
kekerasan, namun Indonesia masih belum memiliki UU yang melarang kekerasan 
jenis itu.


* OBAMA KECAM KEKERASAN TERHADAP DEMONSTRAN IRAN

Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengecam kekerasan penguasa Iran terhadap 
pendukung oposisi yang berunjuk rasa. 

Amerika dan masyarakat internasional kecewa sekaligus marah, kata Obama. Ia 
membantah tuduhan baratlah yang berada di balik demonstrasi. 

Sementara itu Dewan Pelindung Iran diberi waktu lima hari lebih panjang untuk 
menyelidiki proses pemungutan suara 12 Juni lalu. Penundaan ini perlu untuk 
menangani lebih dari 600 keluhan. 

Selasa kemarin Dewan Pelindung masih mengatakan tidak ada alasan untuk 
menyatakan tidak sah hasil pemilu.


* ANDRES, BADAI PERTAMA MUSIM INI

Di pesisir barat Meksiko, badai pertama musim ini menewaskan seorang nelayan. 
Korban yang berada di dekat Acapulco ditelan ombak. 

Badai Andres bergerak lewat pesisir barat ke utara dan diperkirakan akan 
melemah di atas laut. 

Beberapa pelabuhan ditutup akibat ombak tinggi. Kabarnya pusat turis kawasan 
tersebut tidak perlu khawatir. Musim badai Lautan Teduh biasanya berlangsung 
dari pertengahan Mei sampai akhir November.


* DISIDEN PENTING CINA DIDAKWA

Salah satu disiden penting Cina didakwa merongrong pemerintah. Menurut jaksa 
penuntut, Liu Xiaobo bersalah karena menghasut. Ia dituduh menyebarkan 
kebohongan dengan tujuan menggulingkan pemerintah.

Liu, 53 tahun, sudah meringkuk di penjara. Akhir tahun lalu dia ditangkap 
menyusul dukungan blak-blakan terhadap sebuah petisi yang menentang pemerintah 
satu partai.
 
Organisasi-organisasi hak azasi manusia berharap dia bakal dibebaskan saat-saat 
ini. Belum lama ini tepat 20 tahun silam demonstrasi di Lapangan Tiananmen 
ditumpas. Banyak disiden ditangkap menjelang peringatan peristiwa itu dan tak 
lama kemudian dibebaskan. Liu berperan penting pada protes tahun 1989.


* KORBAN TEWAS DALAM PERTIKAIAN URUZGAN

Setidaknya 23 pejuang Taliban terbunuh dalam peperangan di propinsi Afgan, 
Uruzgan. Dengan bantuan pasukan koalisi, militer Afgan menyerbu sarang Taliban. 

Di antara korban tewas terdapat seorang komandan lokal Taliban. Di propinsi 
Uruzgan juga dikerahkan militer NATO Belanda.

Di kawasan di Pakistan, 17 orang tewas dalam serangan roket. Enam orang militan 
tewas ketika tempat persembunyian diserbu pesawat tak berawak Amerika. Tidak 
lama kemudian kembali diluncurkan roket terhadap tempat yang sama yang terletak 
di Pakistan barat laut. Sekitar sebelas militan tewas dalam serangan itu.


* IRAN HARUS TAATI KEKERASAN EKSTREM

Pemerintah di Teheran memperingatkan Belanda tidak mencampuri urusan dalam 
negeri Iran. Peringatan ini dikeluarkan setelah Senin lalu Belanda kembali 
menegur Duta Besar Iran. Dubes diminta menjelaskan situasi di Iran setelah 
pemilu. Menlu Belanda, Maxime Verhagen menanggapi negatif penembakan mati 
demonstran dan kekerasan ekstrem di negeri itu. Menurut Verhagen, Iran harus 
menaati kesepakatan internasional tentang HAM yang juga ditandatangani 
pemerintah Teheran. Verhagen ingin agar para menteri luar negeri Uni Eropa 
bertemu akhir pekan ini. Mereka harus membahas bagaimana bisa mencegah agar 
Iran tidak mengadudomba negara-negara Eropa. Uni Eropa juga harus menekan Iran 
karena bertindak keji terhadap warga sendiri.


* BERITA BURSA

Rabu bursa saham di Jepang ditutup lebih tinggi. Indeks Nikkei di Tokyo naik 
0,4 persen pada 9.590 poin. 

Bursa saham di Eropa tidak mengalami banyak perubahan. Sekitar tiga perempat 
jam setelah dibuka, Indeks AEX di Amsterdam turun 0,1 persen pada 248 poin. 

Satu euro tercatat 1,4125 dolar Amerika. 
Satu dolar Amerika bernilai 10.325,47 rupiah
Satu euro sama dengan 14.564,93 rupiah.


* PEMBERONTAK MAOIS ANCAMAN BESAR INDIA DAN JUMLAH LANSIA CINA MENINGKAT TAJAM

Pemberontak Maois India berjuang untuk petani miskin dan menentang 
industrialisasi. Demikian tulis harian pagi De Volkskrant. Sudah beberapa 
dasawarsa lamanya mereka aktif di India, tapi serangan pemberontak Maois 
tampaknya makin kejam. Otoritas India cemas pemberontak, yang terutama aktif di 
pedesaan, bersiap-siap bergerak menuju perkotaan. Menurut Perdana Menteri 
Manmohan Singh, pemberontakan kelompok Maois adalah salah satu ancaman terbesar 
keamanan India. Dengan harapan bisa mencegah ancaman ini, pemerintah melarang 
Partai Komunis pimpinan Maois-India. 

Pemberontak berjuang untuk petani miskin. Polisi, pegawai negeri dan politisi 
merupakan sasaran mereka. Sejak tahun 1960an, perjuangan mereka telah 
menewaskan ribuan jiwa. Pemberontak secara teratur menyerang pabrik, kereta api 
dan sasaran lain untuk mengacaukan perekonomian. Tahun lalu terdaftar lebih 
dari seribu serangan melibatkan Maois. Mereka menentang industrialisasi India 
yang merugikan kaum miskin di pedesaan. Ratusan juta warga miskin tidak turut 
merasakan pertumbuhan ekonomi. Kelompok Maois menganggap industrialisasi 
sebagai ancaman bagi India serta budayanya.

Gerakan pemberontak diperkirakan terdiri dari 22 ribu pejuang. Mereka memiliki 
senapan otomatis, peluncur roket dan ranjau darat. Pemimpinnya adalah 
orang-orang yang bersembunyi di hutan. Mereka tidak pernah muncul di hadapan 
umum. Seorang pejabat tinggi India mengatakan kepada kantor berita Reuters, 
pemberontak berencana melebarkan sayap ke perkotaan. Informasi itu didapat 
sebagai hasil interogasi pemimpin pemberontak yang ditangkap. Demikian De 
Volkskrant. 

Kita beralih ke topik berikut. Tahun 2050 Cina berpenduduk setengah milyar 
orang lansia. Siapa yang akan merawat mereka. Makin banyak keluarga tak mampu 
lagi memikul beban itu. Demikian tulis harian sore NRC Handelsblad. Han Yuelan 
berusia 70 tahun. Dulu ia bekerja sebagai pelayan sosial. 30 tahun silam 
suaminya meninggal dunia. Ia harus merawat sendiri tiga anaknya. Dua tahun lalu 
Han pindah ke rumah jompo Jia, tempat ia meluangkan waktu dengan main kartu dan 
menyulam. 

Rumah jompo terletak di tepi sungai Beijing barat daya. Bangunan itu relatif 
mewah dan menampung sekitar seratus orang pensiunan Beijing. Direktur Xin Wen 
membuka fasilitas ini sekitar tiga tahun lalu bersama suaminya. Ia melihat 
suatu peluang pasar bagi pembangunan rumah jompo. "Makin banyak keluarga yang 
merasakan perawatan orang tua adalah beban berat. Sangat dibutuhkan penampungan 
khusus orang lansia," kata Wen.

Di Cina adalah wajar kalau anak merawat orang tua. Di kota-kota kurang dari 
lima persen lansia tinggal di rumah jompo. Di pedesaan jumlah itu bahkan kurang 
dari dua persen. Rumah jompo terutama dihuni lansia yang tidak mempunyai anak, 
penyandang cacat, atau lansia yang mampu tinggal di situ. Ini akan berubah pada 
dasawarsa mendatang. Proses penuaan berjalan cepat di Cina. Menurut laporan 
terbaru Institut Amerika untuk Studi Internasional dan Strategis, tahun 2050, 
jumlah warga di atas usia 60 tahun mencapai lebih dari 438 juta orang. Lebih 
dari 100 juta orang berusia lebih dari 80 tahun. 

Bagi pertumbuhan ekonomi Cina, proses penuaan ini merupakan ancaman serius. 
Demikian tulis NRC Handelsblad dan sekian pula Ulasan Pers kali ini.


* FILM NEDA MENCAPAI DUNIA LEWAT BELANDA

Ia adalah lambang dramatis protes Iran. Itulah Neda Agha-Soltan. Perempuan 
berusia 26 tahun yang ditembakmati di jalanan oleh penembak jitu yang tidak 
diketahui identitasnya. Pria yang merekam kematian keji Neda mengirim videonya 
ke seorang pencari suaka Iran yang menetap di Belanda. Lalu pencari suaka itu 
menyebarkannya ke seluruh dunia. 

"Pertama kali saya melihat video itu, saya menangis," kata Hamed, warga Iran 
yang tinggal di Belanda dan tidak mau menyebut nama marga atau tempat 
domisilinya. "Saya tidak dapat menggambarkan keadaan tubuh saya yang begitu 
gemetar. Selama kurang lebih empat menit saya begitu bingung, sampai hanya bisa 
menangis saja." 

Syok
Hamed, 35 tahun, adalah perancang grafis dan dia melarikan diri ke Belanda 
tahun 2008 setelah polisi menggerebek rumahnya sebagai tanggapan atas blog 
Hamed. Ia langsung sadar bahwa seluruh dunia harus melihat rekaman yang 
menunjukkan Neda sekarat.  "Itu membuat saya syok. Dan pada saat yang sama saya 
sadar itu harus dipublikasikan. Setiap orang di dunia ini harus tahu apa yang 
dilakukan terhadap saudara sebangsa saya." 

Sejak pecahnya kerusuhan di Iran, Hamed memasukkan informasi tentang 
demonstrasi di halaman situsweb sosial Facebook. Video Neda dimuatnya juga di 
halaman itu selain juga di CNN i-report serta YouTube. Ia juga mengirim rekaman 
itu ke BBC. "Lima menit kemudian saya dibanjiri email." Lahirlah sudah sebuah 
lambang. 

Tertukar Orang  
Sedianya tidak jelas siapa Neda ini, bahkan sempat memunculkan kesalahan orang. 

Amy Beam, konsultan IT di Amerika nonton televisi tanggal 21 Juni. "Siaran 
berita terus mengulang-ulang gambar ini, dan menyebut sebuah "Revolusi Twitter 
di Iran". Lewat jaringan internet twitter, akhirnya Amy mendapatkan video 
Hamed. 

Saat itu baru 120 orang saja yang menyaksikan video itu. Amy Beam kemudian 
menghubungi Hamed di Belanda. "Dia mengira namanya 'Neda Soltani'" Beam mencari 
di Facebook dan menemukan wanita dengan nama itu. Tapi ternyata perempuan ini 
tidak meninggal, malah dia membalas: "Saya bukan orang yang kamu cari." 

Foto Berkerudung
Soltani sendiri mulai melakukan pelacakan. Informasi yang dia dapatkan dia tag 
atau kirimkan ke Facebooknya Amy Beam, sehingga fotonya bisa langsung terpasang 
di halaman muka. 

Orang-orang yang menangkap info tentang Neda Soltani, langsung beranggapan 
bahwa foto wanita berkerudung itu adalah perempuan yang ditembak mati. 

Foto Soltani tersebar cepat seperi virus. Gambar  itu muncul di semua website, 
spanduk dan poster. Terlahirlah "wajah revolusi", mengantikan wajah sebenarnya 
dari Neda si korban. 

Angin Segar
Berbagai media berita sudah mewawancarai keluarga dan kawan Neda Agha-Soltan, 
sehingga jati diri korban yang sebenarnya bisa ketahuan. Neda dan guru musiknya 
terjebak dalam mobil di tengah massa demonstran di Teheran. Neda keluar dari 
mobil untuk mencari udara segar. 

Bukan Pahlawan
Di situs video YouTube, muncul versi asli Hamed yang sekarang sudah ditonton 
sebanyak 200.000 kali. Media berita menayangkan video ini berulang kali. "Semua 
orang terkejut," ungkap Hamed, "termasuk Presiden Amerika Serikat Barack 
Obama." 

Hamed terkejut dengan perhatian yang meluap. "Saya kehilangan anonimitas. Media 
diseluruh dunia ingin mewawancarai saya." 

"Saya bukan pahlawan," ungkapnya tegas, "saya hanya menyebar informasi saja. 
Saya hidup di negara yang bebas. Itu adalah hal yang lumrah di Belanda ini. 
Pahlawan yang sebenarnya adalah si pembuat rekaman film itu. Dia dan kawannya 
bertaruh nyawa." Tiba-tiba saja suara Hamed mulai bergetar dan menangis. 
"Setiap kali aku berharap bisa berada di sana. Agar bisa berbuat sesuatu. 
Hatiku hancur."


* PELUNCUR MORTIR MATI, APAKAH BERARTI AKHIR SERANG?

laporan Bette Dam 

Berita yang melegakan: Matinya otak di balik berbagai serangan mortir terhadap 
Kamp Holland di Uruzgan, Afghanistan, yang bulan lalu menewaskan seorang 
serdadu Belanda. Kementrian Pertahanan mengumumkan berita itu. Apakah peluang 
serangan jadi menurun? Sumber di Uruzgan memperingatkan, jangan dulu terlalu 
optimis.

Ia sangat gigih. Pemerintah daerah Uruzgan sering menerima laporan bahwa Mullah 
Qasim lagi-lagi meluncurkan mortir. Pria muda, mungkin 30 atau 40 tahun, sering 
masuk kawasan Tarin Kowt utara yang tidak diawasi pasukan asing. 

Cukup mengesalkan bagi tentara Belanda di Kamp Holland, karena Mullah Qasim 
selalu memilih sasaran yang sama untuk mortirnya.  Selalu dekat dengan dusun 
Sayyed Dan. Meskipun tentara mengetahui itu, sejak Desember ini sudah sampai 
'delapan kali' terjadi penembakan mortir, ungkap penduduk Tarin Kowt yang 
menyaksikan mortir itu beterbangan di udara. Setiap kali para penyerang 
Afghanistan itu menggunakan peralatan moderen menembaki Kamp Holland. Dan 
setiap kali pula mereka lolos dari kejaran. 

Diburu
Awal April lalu sebuah mortir membunuh serdadu Belanda, Azdin Chadli. Pemburuan 
pelaku di balik serangan itu menjadi prioritas utama di wilayah itu. Mullah 
Qasim terbunuh pasukan Australia akhir Mei ketika "dalam pelarian". Di kawasan 
itu tampaknya tidak ada yang meratapi kematiannya "peluncur mortir" itu.

Komandan pasukan Battlegroup di Tarin Kowt pekan ini mengumumkan dengan yakin. 
Kematian Mullah Qasim berarti otak dibalik pembunuhan tentara Belanda berhasil 
dipatahkan. Namun demikian kementrian pertahanan Belanda jangan terlalu lega 
dulu, ungkap berbagai sumber Afghanistan yang mengetahui jaringan Mullah Qasim. 
Jaringan itu menurut para sumber sangat kompak dan rumit. 

'Pemakan Taliban' 
Mullah Qasim diperkirakan  memperoleh persenjataan untuk serangannya dari 
Mullah Amanullah di lembah Baluchi. Tokoh ini dipandang sebagai musuh besar 
pemerintah Afghanistan. Demikian ungkap dua pemuka di kawasan itu. Sumber itu 
juga menyebutkan nama mantan gubernur Uruzgan, Jan Mohammed. Ia dipandang 
sebagai salah satu orang terkuat di wilayah itu dengan julukan 'pemakan 
Taliban.' Namun demikian dia juga bekerjasama dengan Taliban, ungkap dua sumber 
itu. Dia memancing di air keruh.  Dia diuntungkan dari situasi tidak stabil.  
"Ia ingin menunjukkan bahwa gubernur yang sekarang tidak baik, dan Presiden 
Karzai harus menunjuknya lagi." 

Jan Mohammed dan Amanullah seakan bekerjasama dengan erat. "Mereka adalah 
keluarga," ungkap salah satu sumber. "Lumrah kalau mereka saling membantu." 
Seorang pemuka di Tarin Kowt utara, Nabi Khan, tidak ingin sampai sejauh itu. 
"Tanpa diragukan lagi, Mullah Amanullah adalah salah satu pemimpin kelompok 
pemberontak. Tetapi Jan Mohammed tidak mendukungnya, saya rasa. Inipun sudah 
disampaikan pula kepada pasukan Belanda." 



Pematahan pejuang itu paling tidak untuk sementara menenangkan wilayah sekitar 
desa Sayyed Dan. Dari tempat yang berukuran empat kali sepuluh kilometer 
persegi itu tidak akan muncul ancaman. 


Pasukan Australia April membunuh puluhan pejuang Taliban dalam pertempuran 
sengit. Di susul dengan ratusan pasukan Belanda masuk ke kawasan itu. Pasukan 
Belanda tidak mendapat perlawanan dan di sana sudah berdiri sebuah pos polisi. 


Namun jaringan para komandan perang dan Taliban tidak terikat pada lokasi dan 
bisa muncul lagi di mana saja, demikian peringatan pejabat Uruzgan. Mullah 
Qasim, katanya, bukan berasal dari wilayah itu. Ia dengan mudah menggunakan 
wilayah 'tak bertuan' dan sudah bertahun-tahun tidak diurusi pemerintah. "Dan 
ada banyak kelompok lainnya yang dapat melakukan aksi semacam itu lagi,"kata 
pemimpin Uruzgan itu. "Memang Mullah Qasim merupakan ikan besar, namun apakah 
ancaman itu sudah berlalu, saya meragukannya."


* LAPISAN TANAH BELANDA TERNYATA BERBUKIT-BUKIT

Belanda rata? Sama sekali tidak! Di bawah tanah Amsterdam sendiri 
berbukit-bukit. 'Atlas Lapisan Tanah Belanda' menunjukkan apa yang terdapat di 
lapisan dasar Belanda, dan apa yang terjadi di situ. Laporan redaktur Philip 
Smet.

Air tanah, gas bumi, tanah liat, tanah gambut, panas bumi, biara tua dan makam 
bawah tanah, racun, banyak pipa-pipa dan kabel. Di depan anda terbuka sebuah 
dunia, jika anda memasuki lapisan tanah Belanda.  Di mana-mana di negeri ini 
digali dan di puluhan ribu tempat dibor. Data-data yang diperoleh dari situ 
dioleh dalam 'Atlas Lapisan Tanah Belanda' yang khusus bagi murid-murid sekolah 
menengah dan orang-orang lain yang tertarik.

Atlas itu dibiayai oleh berbagai organisasi dan otorita yang punya kaitan 
dengan dasar tanah di Belanda. Atau dalam upaya mengeksploitasi tambang gas 
bumi, pembangunan terowongan, penelitian arkeologis atau penggalian air. 

Arkeologi
Jerzy Gavronski, seorang arkeolog kota dari Amsterdam, menerima eksemplar 
pertama. Organisasinya juga bekerja menyusun atlas tersebut. "Ini adalah sebuah 
peta dari pusat Amsterdam dari Abad-Pertengahan, di mana tempat-tempat penemuan 
arkeologis ditunjukkan", ujar pakar arkeologi itu. 

Ia menunjuk pada bagian kota di dalam jaringan parit-parit, di mana juga 
terdapat bagian kawasan lampu merah. 

Jerzy Gavronski: "Pada Abad-Pertengahan ini adalah kawasan biara. Di bawah 
tanah masih terdapat bagian dari rumah-rumah, lubang kakus. Kemudian di atasnya 
didirikan bangunan. Itu kami namakan 'buku bumi', yang kami gunakan untuk 
penelitian sejarah".

Di atlas yang baru terdapat banyak peta dari ibukota. Anda dapat melihat di 
mana terdapat saluran air limbah dan tempat-tempat penampungan air. Bagian 
dasar itu juga dipakai untuk garasi mobil dan metro. 

Jerzy Gavronski: "Setiap ibukota menangani satu aspek lapisan tanah. Atlas ini 
membantu anda mengungkapkan dasar tanah ini. Selanjutnya anda dapat  mencari 
saling hubungannya". 

Ladang gas
Demikian Gavronski. Bagian terbesar dari atlas baru itu adalah tentang Belanda. 
Anda bisa melihat ladang-ladang gas kebanyakan terdapat di Groningen, bahwa di 
atas tempat itu terdapat lapisan garam, bahwa di tempat itu terjadi gempa-gempa 
kecil, dan bahkan seperti yang diduga terjadinya penurunan dan naiknya lapisan 
dasar tanah. Anda segera melihat saling hubungan satu sama lainnya. 

Pasir 
Berabad lamanya, tanah Belanda memiliki struktur tersendiri. Selain lapisan 
garam juga ada lapisan tanah liat dan tanah, serta 175 jenis pasir. Buktinya 
pantai di Katwijk memiliki pasir dengan butiran yang lebih kasar dan lebih 
berwarna dibanding lumpur di Terschelling.

Pieter Roelof Bos
Selama beberapa dekade lamanya, anak-anak sekolah menengah menggunakan Atlas 
Bos. Atlas yang mengambil nama seorang ahli ilmu bumi asal Groningen, Bos. 
"Yang kami lakukan adalah menempatkan fakta-fakta yang paling penting," jelas 
penerbit Peter Vroege. "Kami mencoba kembali memberikan esensinya dengan 
menghilangkan informasi yang berlebihan. Itu juga yang sudah dilakukan oleh 
Pieter Roelof Bos di tahun 1877 ketika menerbitkan atlasnya untuk pertama 
kalinya. 

Inspirasi
Para murid sekolah dapat menggunakan atlas itu untuk membuat makalah mereka. 
Menurut insinyur Frans Taselaar dari yayasan Bawah tanahan Amsterdam, salah 
satu penggagas di dalam lubang di bawah jalanan di Amsterdam.

Frans Taselaar: "Kami ingin menjelaskan soal dasar tanah itu. Ada banyak 
kemungkinan yang dapat dilakukan dengan dasar bawah tanah jika kita 
menggunakannya dengan berhati-hati. Kami harap anak-anak sekolah itu 
mendapatkan inspirasi dari atlas itu."


* PRAKTEK PENYIKSAAN OLEH POLISI INDONESIA MASIH TERJADI

intro:Organisasi Pembela HAM, Amnesty Internasional hari ini mengeluarkan 
laporan yang mengungkapkan bahwa polisi Indonesia masih melakukan praktek 
penyiksaan dan pemerasan  dalam melakukan interogasi dan penangkapan. Lapaoran 
tersebut disusun  berdasarkan wawancara dengan para korban, para perwira polisi 
dan para ahli hukum selama dua tahun terakhir ini. Diungkapkan juga sering 
terjadinya pemerasan uang demi untuk  mendapatkan perlakuan lebih baik bagi 
para korban. Berikut uraian Johnson Panjaitan dari Perhimpunan Bantuan Hukum 
dan HAM:

Johnson Panjaitan [JP]: Memang harus kita akui bahwa polisi kita masih memiliki 
budaya kekerasan dan budaya penyalah gunaan yang masih cukup kental. Dan tentu 
budaya seperti itu dalam situasi iklim yang lebih terbuka seperti sekarang ini 
jadi semakin sangat terlihat, karena institusi atau profesi yang sangat bekerja 
keras terus menerus memperjuangkan demokrasi dan membuat seluruh kehidupan kita 
menjadi lebih demokratis dan transparan adalah media, baik sebagai institusi 
maupun pribadi-pribadi. 

Akibatnya adalah institusi dan orang-orang media itu menjadi sasaran dari 
lembaga yang masih melaksanakan budaya kekerasan. Apalagi polisi ini sekarang 
sedang diperjuangkan, termasuk juga diperjuangkan oleh media supaya menjadi 
penegak hukum atau polisi sipil yang baik, ya. 

Pada tingkat itulah sebenarnya terjadi banyak sekali di Indonesia yang menjadi 
korban kekerasan polisi, baik di Jakarta sendiri maupun sampai pada tingkat di 
daerah. Dan semakin kita ke daerah itu semakin kita sedih ya, korbannya bukan 
hanya kekerasan kemudian mereka lupa dan tidak bisa menjalankan tugas tapi juga 
sampai pada tingkat kematian. 

Radio Nederland Wereld Omroep [RNW]: Jadi gejala ini bukan hanya terdapat di 
ibukota tapi juga di seluruh Indonesia.

JP: Semakin ke daerah semakin keras sekali itu tekanannya, benturannya itu, 
terhadap teman teman media. 

RNW: Ada pula disebutkan didalam laporan itu antara lain adanya praktek-praktek 
minta disogok, minta uang. 

JP: Memang penyakit yang paling besar sekarang ini yang terjadi di tubuh polisi 
kita adalah komersialisasi penangkapan penahanan atau proses hukum di 
penyelidikan dan penyidikan. Itu memang sangat bau bangkai disitu. 

Itu pasar gelap keadilan betul ya. Karena memang sistemnya kuat memberikan 
peluang untuk itu. Dan persis di tempat itu juga menjadi sasaran dari media, 
karena medianya berusaha supaya alat penegakan hukum kita menjadi transparan 
dan adil melindungi hak asasi. Akibatnya adalah medianya sendiri jadi 
berhadapan face to face dengan polisi di situ. 

Kedua, memang polisi sendiri masih memiliki institusi yang sangat rawan 
kekerasan untuk disalah gunakan misalnya saja Detasemen 88 atau Brigade 
Mobilnya. Nah, di situ juga masih banyak masalah. 

Dan saya bekerja keras juga bersama tema-teman media berjuang untuk reformasi, 
agar institusi khusus yang dimiliki oleh polisi itu tidak disalahgunakan, 
seperti Kopassus di masa lalu, yang akhirnya menjerumuskan bangsa ini menjajdi 
bangsa yang tidak beradab secara hak azasi. 

RNW: Tetapi di dalam hal mengubah kepolisian ini menjadi suatu badan yang 
betul-betul sesuai dengan tugasnya, itu kendalanya di mana yang paling besar?

JP: Kendalanya terutama di dalam tubuh kepolisian sendiri. Dan media menjadi 
instrumen yang penting, karena kalau kita mau sungguh-sungguh reformasi ini 
jalan, harus dibuat transparan. Dan hanya medialah yang bisa membuat ini 
menjadi transparan, dengan bantuan  dari para penegak hukum yang lain dan 
masyarakat. 

RNW: Di dalam kepolisian sendiri ada tindakan ke dalam untuk melakukan kpreksi 
ini?

JP: Mulai ada. Tetapi masih belum banyak. Yang paling penting juga adalah 
supaya institusi peradilan kita bisa menyeret polisi itu juga diadili. Karena 
yang terjadi sekarang adalah jeruk makan jeruk. Saling melindungi. Juga 
melindungi sebagai sesama pemain di pasar gelap. 

Mereka itu sangat membutuhkan penghasilan tambahan  untuk membeayai hidupnya 
sehari-hari.  Beaya operasional profesinya. Akibatnya dia memang selalu bau 
busuk di dalam menjalankan profesinya, karena harus mendapatkan uang tambahan. 

Dan  salah satu uang tambahan yang banyak juga terjadi, bukan hanya korupsi 
atau bribery, sogok-menyogok seperti yang jelaskan tadi. Banyak juga yang 
terlibat soal narkoba misalnya ya. Kamudian soal sewa-menyewa senjata misalnya. 
Itu juga harus hati-hati kita melihatnya.


* KENDURNYA HUKUM PERBESAR PERBURUAN GAJAH SUMATRA

Setidaknya 15 gajah Sumatra yang masuk dalam jenis yang hampir punah tewas 
sampai bulan Juni 2009. Angka itu sangat mengejutkan, karena menandai lonjakan 
yang sangat cepat. Bayangkan saja, selama tahun 2008 jumlah gajah yang tewas 
mencapai angka yang sama. Jumlah gajah tewas terbesar ada di propinsi Riau. 
Mengapa sampai terjadi lonjakan itu, apa saja penyebabnya? Ikuti wawancara 
Radio Nederland dengan Syamsidar dari Dana Cagar Alam Dunia, WWF di Riau:

Syamsidar [SY]: Yang kita lihat memang tahun 2009 ini terjadi peningkatan yang 
cukup drastis ya terhadap gajah sumatra di Riau. Dalam kurun waktu dua bulan 
yaitu Mei sampai Juni, kita mencatat ada tujuh ekor gajah Sumatra yang mati, 
yang mana empat diantaranya gajah liar, dan tiga lainnya merupakan gajah latih 
gitu. Dengan jumlah tujuh kematian di dua bulan ini, ini memang angka yang 
cukup tinggi. Karena dibandingkan dengan tahun lalu, itu tahun 2008, itu 
sepanjang tahun 2008 tujuh totalnya. 

Radio Nederland Wereldomroep [RNW]: Kalo menurut ibu, apa sih penyebabnya kok 
ada terdapat peningkatan terhadap pemburuan gajah selama dua bulan terakhir ini?

SY: Akar permasalahannya itu sama ya, karena habitatnya sudah rusak karena 
perambahan, terus adanya kebakaran hutan segala macem. nah ini dari dulu 
permasalahannya itu ke itu juga gitu. Nah permasalahan itu sampai sekarang kan 
belum tertangani belum terpecahkan. Sehingga menyebabkan habitat gajah tadi 
semakin menyempit, arti kata, semakin terkotak-kotak.

Sehingga dia semakin sering berkonflik dengan aktifitas manusia gitu. Nah, 
memang kalau kita lihat faktor yang menyebabkan kematian gajah itu, umumnya 
memang dikatakan karena konflik gitu ya. Faktor yang lain, ini ada yang 
memanfaatkan konflik ini, arti kata, karena setiap konflik terjadi artinya 
terjadi pembunuhan gajah karena melakukan penanganan konflik tadi, 
gading-gading gajah jantannya itu hilang. Berarti dibalik itu ada yang 
mengambil kesempatan untuk mendapatkan gading-gading gajah tadi, nah itu 
menjadi penyebab yang kedua. Faktor ketiga itu memang karena perburuan, 
perburuan murni untuk mendapatkan gading gajah, karena harga gading kan sangat 
mahal gitu ya. 

RNW:Apakah setiap tahunnya sejak tahun 2006 kematian gajah-gajah ini meningkat?

SY: Ada naik turunya memang. Pada thaun 2006 memang paling tinggi karena ada 24 
ekor gajah mati. Terus pada tahun 2007 turun dan pada tahun 2008 ada tujuh 
sementara pada tahun 2009, ini baru setengah tahun ya, sudah tujuh yang mati. 

RNW: Kalau misalnya di seluruh Sumatra ada 15 yang mati, dan di Riau ada tujuh. 
Berarti gajah yang mati di Riau itu jumlahnya setengahnya, ini apa penyebabnya?

SY: Patut diakui memang karena kerusakan hutan di Riau cukup tinggi. Karena 
adanya dua pabrik kertas besar. Nah di sisi lain kita memang melihat kurang 
intesifnya penegakan hukum terhadap kasus-kasus kematian gajah apakah itu 
disebabkan karena perburuan atau pun disebabkan karena konflik. Karena memang 
bisa dicatat dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir, kasus-kasus kematian 
gajah itu tidak diproses hukum. Cuma paling kita bisa mencatat satu perburuan 
gajah di tahun 2005 yang diajukan ke proses hukum. Padahal kalau kita 
bandingkan dengan kasus-kasus kematian gajah tadi sangat tinggi dibandingkan 
dengan proses hukumnya sangat kurang.Jadi mungkin ini menyebabkan orang juga 
untuk melakukan hal yang sama.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.radionetherlands.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke