--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Rabu 24 Juni 2009 14:20 UTC ** KASUS PERTAMA H1N1 DI INDONESIA ** PENYIKSAAN TERTUDUH MERAJALELA DI INDONESIA ** OBAMA KECAM KEKERASAN TERHADAP DEMONSTRAN IRAN ** GEMA WARTA TOPIK TINJAUAN INTERNASIONAL: PEMBERONTAK MAOIS ANCAMAN BESAR INDIA DAN JUMLAH LANSIA CINA MENINGKAT TAJAM ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: FILM NEDA MENCAPAI DUNIA LEWAT BELANDA ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PELUNCUR MORTIR MATI, APAKAH BERARTI AKHIR SERANG? ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: LAPISAN TANAH BELANDA TERNYATA BERBUKIT-BUKIT ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: PRAKTEK PENYIKSAAN OLEH POLISI INDONESIA MASIH TERJADI ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: KENDURNYA HUKUM, PERBESAR PERBURUAN GAJAH SUMATRA * KASUS PERTAMA H1N1 DI INDONESIA Menteri Kesehatan RI Siti Fadilah Supari Rabu ini membenarkan kasus flu pertama H1N1, setelah seorang pilot Indonesia di Jakarta dan seorang perempuan warga negara asing di Bali dites positif mengidap virus tersebut. Organisasi Kesehatan Dunia WHO menyatakan influenza A H1N1 sebagai pandemi dan menganjurkan pelbagai pemerintah bersiap-siap atas perjuangan panjang memberantas virus tersebut. Dilaporkan lebih dari 50 ribu kasus penularan. Sedikitnya 237 orang meninggal dunia. * PENYIKSAAN TERTUDUH MERAJALELA DI INDONESIA Di Indonesia, polisi masih melakukan penyiksaan dan pelecehan terhadap para tertuduh dalam skala besar. Demikian organisasi HAM Amnesty International dalam aporannya yang terbit Rabu. Walaupun para pemimpin berjanji memberantas masalah itu di kepolisian namun, demikian Amnesty, kekerasan masih merajalela. Laporan organisasi HAM ini berdasarkan pembicaraan dengan pihak polisi, pengacara dan para korban kekerasan polisi. Menurut para penyidik, korban utama adalah kaum terlemah masyarakat, seperti pecandu narkoba dan pekerja seks komersial. Perlakuan yang lebih manusiawi bisa diperoleh dengan imbalan seks atau uang. Amnesty International kini menghendaki agar pemerintah di Jakarta mengakui masalah ini dan mengadakan penyidikan independen. Walaupun sudah menandatangani perjanjian internasional PBB yang menentang kekerasan, namun Indonesia masih belum memiliki UU yang melarang kekerasan jenis itu. * OBAMA KECAM KEKERASAN TERHADAP DEMONSTRAN IRAN Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengecam kekerasan penguasa Iran terhadap pendukung oposisi yang berunjuk rasa. Amerika dan masyarakat internasional kecewa sekaligus marah, kata Obama. Ia membantah tuduhan baratlah yang berada di balik demonstrasi. Sementara itu Dewan Pelindung Iran diberi waktu lima hari lebih panjang untuk menyelidiki proses pemungutan suara 12 Juni lalu. Penundaan ini perlu untuk menangani lebih dari 600 keluhan. Selasa kemarin Dewan Pelindung masih mengatakan tidak ada alasan untuk menyatakan tidak sah hasil pemilu. * ANDRES, BADAI PERTAMA MUSIM INI Di pesisir barat Meksiko, badai pertama musim ini menewaskan seorang nelayan. Korban yang berada di dekat Acapulco ditelan ombak. Badai Andres bergerak lewat pesisir barat ke utara dan diperkirakan akan melemah di atas laut. Beberapa pelabuhan ditutup akibat ombak tinggi. Kabarnya pusat turis kawasan tersebut tidak perlu khawatir. Musim badai Lautan Teduh biasanya berlangsung dari pertengahan Mei sampai akhir November. * DISIDEN PENTING CINA DIDAKWA Salah satu disiden penting Cina didakwa merongrong pemerintah. Menurut jaksa penuntut, Liu Xiaobo bersalah karena menghasut. Ia dituduh menyebarkan kebohongan dengan tujuan menggulingkan pemerintah. Liu, 53 tahun, sudah meringkuk di penjara. Akhir tahun lalu dia ditangkap menyusul dukungan blak-blakan terhadap sebuah petisi yang menentang pemerintah satu partai. Organisasi-organisasi hak azasi manusia berharap dia bakal dibebaskan saat-saat ini. Belum lama ini tepat 20 tahun silam demonstrasi di Lapangan Tiananmen ditumpas. Banyak disiden ditangkap menjelang peringatan peristiwa itu dan tak lama kemudian dibebaskan. Liu berperan penting pada protes tahun 1989. * KORBAN TEWAS DALAM PERTIKAIAN URUZGAN Setidaknya 23 pejuang Taliban terbunuh dalam peperangan di propinsi Afgan, Uruzgan. Dengan bantuan pasukan koalisi, militer Afgan menyerbu sarang Taliban. Di antara korban tewas terdapat seorang komandan lokal Taliban. Di propinsi Uruzgan juga dikerahkan militer NATO Belanda. Di kawasan di Pakistan, 17 orang tewas dalam serangan roket. Enam orang militan tewas ketika tempat persembunyian diserbu pesawat tak berawak Amerika. Tidak lama kemudian kembali diluncurkan roket terhadap tempat yang sama yang terletak di Pakistan barat laut. Sekitar sebelas militan tewas dalam serangan itu. * IRAN HARUS TAATI KEKERASAN EKSTREM Pemerintah di Teheran memperingatkan Belanda tidak mencampuri urusan dalam negeri Iran. Peringatan ini dikeluarkan setelah Senin lalu Belanda kembali menegur Duta Besar Iran. Dubes diminta menjelaskan situasi di Iran setelah pemilu. Menlu Belanda, Maxime Verhagen menanggapi negatif penembakan mati demonstran dan kekerasan ekstrem di negeri itu. Menurut Verhagen, Iran harus menaati kesepakatan internasional tentang HAM yang juga ditandatangani pemerintah Teheran. Verhagen ingin agar para menteri luar negeri Uni Eropa bertemu akhir pekan ini. Mereka harus membahas bagaimana bisa mencegah agar Iran tidak mengadudomba negara-negara Eropa. Uni Eropa juga harus menekan Iran karena bertindak keji terhadap warga sendiri. * BERITA BURSA Rabu bursa saham di Jepang ditutup lebih tinggi. Indeks Nikkei di Tokyo naik 0,4 persen pada 9.590 poin. Bursa saham di Eropa tidak mengalami banyak perubahan. Sekitar tiga perempat jam setelah dibuka, Indeks AEX di Amsterdam turun 0,1 persen pada 248 poin. Satu euro tercatat 1,4125 dolar Amerika. Satu dolar Amerika bernilai 10.325,47 rupiah Satu euro sama dengan 14.564,93 rupiah. * PEMBERONTAK MAOIS ANCAMAN BESAR INDIA DAN JUMLAH LANSIA CINA MENINGKAT TAJAM Pemberontak Maois India berjuang untuk petani miskin dan menentang industrialisasi. Demikian tulis harian pagi De Volkskrant. Sudah beberapa dasawarsa lamanya mereka aktif di India, tapi serangan pemberontak Maois tampaknya makin kejam. Otoritas India cemas pemberontak, yang terutama aktif di pedesaan, bersiap-siap bergerak menuju perkotaan. Menurut Perdana Menteri Manmohan Singh, pemberontakan kelompok Maois adalah salah satu ancaman terbesar keamanan India. Dengan harapan bisa mencegah ancaman ini, pemerintah melarang Partai Komunis pimpinan Maois-India. Pemberontak berjuang untuk petani miskin. Polisi, pegawai negeri dan politisi merupakan sasaran mereka. Sejak tahun 1960an, perjuangan mereka telah menewaskan ribuan jiwa. Pemberontak secara teratur menyerang pabrik, kereta api dan sasaran lain untuk mengacaukan perekonomian. Tahun lalu terdaftar lebih dari seribu serangan melibatkan Maois. Mereka menentang industrialisasi India yang merugikan kaum miskin di pedesaan. Ratusan juta warga miskin tidak turut merasakan pertumbuhan ekonomi. Kelompok Maois menganggap industrialisasi sebagai ancaman bagi India serta budayanya. Gerakan pemberontak diperkirakan terdiri dari 22 ribu pejuang. Mereka memiliki senapan otomatis, peluncur roket dan ranjau darat. Pemimpinnya adalah orang-orang yang bersembunyi di hutan. Mereka tidak pernah muncul di hadapan umum. Seorang pejabat tinggi India mengatakan kepada kantor berita Reuters, pemberontak berencana melebarkan sayap ke perkotaan. Informasi itu didapat sebagai hasil interogasi pemimpin pemberontak yang ditangkap. Demikian De Volkskrant. Kita beralih ke topik berikut. Tahun 2050 Cina berpenduduk setengah milyar orang lansia. Siapa yang akan merawat mereka. Makin banyak keluarga tak mampu lagi memikul beban itu. Demikian tulis harian sore NRC Handelsblad. Han Yuelan berusia 70 tahun. Dulu ia bekerja sebagai pelayan sosial. 30 tahun silam suaminya meninggal dunia. Ia harus merawat sendiri tiga anaknya. Dua tahun lalu Han pindah ke rumah jompo Jia, tempat ia meluangkan waktu dengan main kartu dan menyulam. Rumah jompo terletak di tepi sungai Beijing barat daya. Bangunan itu relatif mewah dan menampung sekitar seratus orang pensiunan Beijing. Direktur Xin Wen membuka fasilitas ini sekitar tiga tahun lalu bersama suaminya. Ia melihat suatu peluang pasar bagi pembangunan rumah jompo. "Makin banyak keluarga yang merasakan perawatan orang tua adalah beban berat. Sangat dibutuhkan penampungan khusus orang lansia," kata Wen. Di Cina adalah wajar kalau anak merawat orang tua. Di kota-kota kurang dari lima persen lansia tinggal di rumah jompo. Di pedesaan jumlah itu bahkan kurang dari dua persen. Rumah jompo terutama dihuni lansia yang tidak mempunyai anak, penyandang cacat, atau lansia yang mampu tinggal di situ. Ini akan berubah pada dasawarsa mendatang. Proses penuaan berjalan cepat di Cina. Menurut laporan terbaru Institut Amerika untuk Studi Internasional dan Strategis, tahun 2050, jumlah warga di atas usia 60 tahun mencapai lebih dari 438 juta orang. Lebih dari 100 juta orang berusia lebih dari 80 tahun. Bagi pertumbuhan ekonomi Cina, proses penuaan ini merupakan ancaman serius. Demikian tulis NRC Handelsblad dan sekian pula Ulasan Pers kali ini. * FILM NEDA MENCAPAI DUNIA LEWAT BELANDA Ia adalah lambang dramatis protes Iran. Itulah Neda Agha-Soltan. Perempuan berusia 26 tahun yang ditembakmati di jalanan oleh penembak jitu yang tidak diketahui identitasnya. Pria yang merekam kematian keji Neda mengirim videonya ke seorang pencari suaka Iran yang menetap di Belanda. Lalu pencari suaka itu menyebarkannya ke seluruh dunia. "Pertama kali saya melihat video itu, saya menangis," kata Hamed, warga Iran yang tinggal di Belanda dan tidak mau menyebut nama marga atau tempat domisilinya. "Saya tidak dapat menggambarkan keadaan tubuh saya yang begitu gemetar. Selama kurang lebih empat menit saya begitu bingung, sampai hanya bisa menangis saja." Syok Hamed, 35 tahun, adalah perancang grafis dan dia melarikan diri ke Belanda tahun 2008 setelah polisi menggerebek rumahnya sebagai tanggapan atas blog Hamed. Ia langsung sadar bahwa seluruh dunia harus melihat rekaman yang menunjukkan Neda sekarat. "Itu membuat saya syok. Dan pada saat yang sama saya sadar itu harus dipublikasikan. Setiap orang di dunia ini harus tahu apa yang dilakukan terhadap saudara sebangsa saya." Sejak pecahnya kerusuhan di Iran, Hamed memasukkan informasi tentang demonstrasi di halaman situsweb sosial Facebook. Video Neda dimuatnya juga di halaman itu selain juga di CNN i-report serta YouTube. Ia juga mengirim rekaman itu ke BBC. "Lima menit kemudian saya dibanjiri email." Lahirlah sudah sebuah lambang. Tertukar Orang Sedianya tidak jelas siapa Neda ini, bahkan sempat memunculkan kesalahan orang. Amy Beam, konsultan IT di Amerika nonton televisi tanggal 21 Juni. "Siaran berita terus mengulang-ulang gambar ini, dan menyebut sebuah "Revolusi Twitter di Iran". Lewat jaringan internet twitter, akhirnya Amy mendapatkan video Hamed. Saat itu baru 120 orang saja yang menyaksikan video itu. Amy Beam kemudian menghubungi Hamed di Belanda. "Dia mengira namanya 'Neda Soltani'" Beam mencari di Facebook dan menemukan wanita dengan nama itu. Tapi ternyata perempuan ini tidak meninggal, malah dia membalas: "Saya bukan orang yang kamu cari." Foto Berkerudung Soltani sendiri mulai melakukan pelacakan. Informasi yang dia dapatkan dia tag atau kirimkan ke Facebooknya Amy Beam, sehingga fotonya bisa langsung terpasang di halaman muka. Orang-orang yang menangkap info tentang Neda Soltani, langsung beranggapan bahwa foto wanita berkerudung itu adalah perempuan yang ditembak mati. Foto Soltani tersebar cepat seperi virus. Gambar itu muncul di semua website, spanduk dan poster. Terlahirlah "wajah revolusi", mengantikan wajah sebenarnya dari Neda si korban. Angin Segar Berbagai media berita sudah mewawancarai keluarga dan kawan Neda Agha-Soltan, sehingga jati diri korban yang sebenarnya bisa ketahuan. Neda dan guru musiknya terjebak dalam mobil di tengah massa demonstran di Teheran. Neda keluar dari mobil untuk mencari udara segar. Bukan Pahlawan Di situs video YouTube, muncul versi asli Hamed yang sekarang sudah ditonton sebanyak 200.000 kali. Media berita menayangkan video ini berulang kali. "Semua orang terkejut," ungkap Hamed, "termasuk Presiden Amerika Serikat Barack Obama." Hamed terkejut dengan perhatian yang meluap. "Saya kehilangan anonimitas. Media diseluruh dunia ingin mewawancarai saya." "Saya bukan pahlawan," ungkapnya tegas, "saya hanya menyebar informasi saja. Saya hidup di negara yang bebas. Itu adalah hal yang lumrah di Belanda ini. Pahlawan yang sebenarnya adalah si pembuat rekaman film itu. Dia dan kawannya bertaruh nyawa." Tiba-tiba saja suara Hamed mulai bergetar dan menangis. "Setiap kali aku berharap bisa berada di sana. Agar bisa berbuat sesuatu. Hatiku hancur." * PELUNCUR MORTIR MATI, APAKAH BERARTI AKHIR SERANG? laporan Bette Dam Berita yang melegakan: Matinya otak di balik berbagai serangan mortir terhadap Kamp Holland di Uruzgan, Afghanistan, yang bulan lalu menewaskan seorang serdadu Belanda. Kementrian Pertahanan mengumumkan berita itu. Apakah peluang serangan jadi menurun? Sumber di Uruzgan memperingatkan, jangan dulu terlalu optimis. Ia sangat gigih. Pemerintah daerah Uruzgan sering menerima laporan bahwa Mullah Qasim lagi-lagi meluncurkan mortir. Pria muda, mungkin 30 atau 40 tahun, sering masuk kawasan Tarin Kowt utara yang tidak diawasi pasukan asing. Cukup mengesalkan bagi tentara Belanda di Kamp Holland, karena Mullah Qasim selalu memilih sasaran yang sama untuk mortirnya. Selalu dekat dengan dusun Sayyed Dan. Meskipun tentara mengetahui itu, sejak Desember ini sudah sampai 'delapan kali' terjadi penembakan mortir, ungkap penduduk Tarin Kowt yang menyaksikan mortir itu beterbangan di udara. Setiap kali para penyerang Afghanistan itu menggunakan peralatan moderen menembaki Kamp Holland. Dan setiap kali pula mereka lolos dari kejaran. Diburu Awal April lalu sebuah mortir membunuh serdadu Belanda, Azdin Chadli. Pemburuan pelaku di balik serangan itu menjadi prioritas utama di wilayah itu. Mullah Qasim terbunuh pasukan Australia akhir Mei ketika "dalam pelarian". Di kawasan itu tampaknya tidak ada yang meratapi kematiannya "peluncur mortir" itu. Komandan pasukan Battlegroup di Tarin Kowt pekan ini mengumumkan dengan yakin. Kematian Mullah Qasim berarti otak dibalik pembunuhan tentara Belanda berhasil dipatahkan. Namun demikian kementrian pertahanan Belanda jangan terlalu lega dulu, ungkap berbagai sumber Afghanistan yang mengetahui jaringan Mullah Qasim. Jaringan itu menurut para sumber sangat kompak dan rumit. 'Pemakan Taliban' Mullah Qasim diperkirakan memperoleh persenjataan untuk serangannya dari Mullah Amanullah di lembah Baluchi. Tokoh ini dipandang sebagai musuh besar pemerintah Afghanistan. Demikian ungkap dua pemuka di kawasan itu. Sumber itu juga menyebutkan nama mantan gubernur Uruzgan, Jan Mohammed. Ia dipandang sebagai salah satu orang terkuat di wilayah itu dengan julukan 'pemakan Taliban.' Namun demikian dia juga bekerjasama dengan Taliban, ungkap dua sumber itu. Dia memancing di air keruh. Dia diuntungkan dari situasi tidak stabil. "Ia ingin menunjukkan bahwa gubernur yang sekarang tidak baik, dan Presiden Karzai harus menunjuknya lagi." Jan Mohammed dan Amanullah seakan bekerjasama dengan erat. "Mereka adalah keluarga," ungkap salah satu sumber. "Lumrah kalau mereka saling membantu." Seorang pemuka di Tarin Kowt utara, Nabi Khan, tidak ingin sampai sejauh itu. "Tanpa diragukan lagi, Mullah Amanullah adalah salah satu pemimpin kelompok pemberontak. Tetapi Jan Mohammed tidak mendukungnya, saya rasa. Inipun sudah disampaikan pula kepada pasukan Belanda." Pematahan pejuang itu paling tidak untuk sementara menenangkan wilayah sekitar desa Sayyed Dan. Dari tempat yang berukuran empat kali sepuluh kilometer persegi itu tidak akan muncul ancaman. Pasukan Australia April membunuh puluhan pejuang Taliban dalam pertempuran sengit. Di susul dengan ratusan pasukan Belanda masuk ke kawasan itu. Pasukan Belanda tidak mendapat perlawanan dan di sana sudah berdiri sebuah pos polisi. Namun jaringan para komandan perang dan Taliban tidak terikat pada lokasi dan bisa muncul lagi di mana saja, demikian peringatan pejabat Uruzgan. Mullah Qasim, katanya, bukan berasal dari wilayah itu. Ia dengan mudah menggunakan wilayah 'tak bertuan' dan sudah bertahun-tahun tidak diurusi pemerintah. "Dan ada banyak kelompok lainnya yang dapat melakukan aksi semacam itu lagi,"kata pemimpin Uruzgan itu. "Memang Mullah Qasim merupakan ikan besar, namun apakah ancaman itu sudah berlalu, saya meragukannya." * LAPISAN TANAH BELANDA TERNYATA BERBUKIT-BUKIT Belanda rata? Sama sekali tidak! Di bawah tanah Amsterdam sendiri berbukit-bukit. 'Atlas Lapisan Tanah Belanda' menunjukkan apa yang terdapat di lapisan dasar Belanda, dan apa yang terjadi di situ. Laporan redaktur Philip Smet. Air tanah, gas bumi, tanah liat, tanah gambut, panas bumi, biara tua dan makam bawah tanah, racun, banyak pipa-pipa dan kabel. Di depan anda terbuka sebuah dunia, jika anda memasuki lapisan tanah Belanda. Di mana-mana di negeri ini digali dan di puluhan ribu tempat dibor. Data-data yang diperoleh dari situ dioleh dalam 'Atlas Lapisan Tanah Belanda' yang khusus bagi murid-murid sekolah menengah dan orang-orang lain yang tertarik. Atlas itu dibiayai oleh berbagai organisasi dan otorita yang punya kaitan dengan dasar tanah di Belanda. Atau dalam upaya mengeksploitasi tambang gas bumi, pembangunan terowongan, penelitian arkeologis atau penggalian air. Arkeologi Jerzy Gavronski, seorang arkeolog kota dari Amsterdam, menerima eksemplar pertama. Organisasinya juga bekerja menyusun atlas tersebut. "Ini adalah sebuah peta dari pusat Amsterdam dari Abad-Pertengahan, di mana tempat-tempat penemuan arkeologis ditunjukkan", ujar pakar arkeologi itu. Ia menunjuk pada bagian kota di dalam jaringan parit-parit, di mana juga terdapat bagian kawasan lampu merah. Jerzy Gavronski: "Pada Abad-Pertengahan ini adalah kawasan biara. Di bawah tanah masih terdapat bagian dari rumah-rumah, lubang kakus. Kemudian di atasnya didirikan bangunan. Itu kami namakan 'buku bumi', yang kami gunakan untuk penelitian sejarah". Di atlas yang baru terdapat banyak peta dari ibukota. Anda dapat melihat di mana terdapat saluran air limbah dan tempat-tempat penampungan air. Bagian dasar itu juga dipakai untuk garasi mobil dan metro. Jerzy Gavronski: "Setiap ibukota menangani satu aspek lapisan tanah. Atlas ini membantu anda mengungkapkan dasar tanah ini. Selanjutnya anda dapat mencari saling hubungannya". Ladang gas Demikian Gavronski. Bagian terbesar dari atlas baru itu adalah tentang Belanda. Anda bisa melihat ladang-ladang gas kebanyakan terdapat di Groningen, bahwa di atas tempat itu terdapat lapisan garam, bahwa di tempat itu terjadi gempa-gempa kecil, dan bahkan seperti yang diduga terjadinya penurunan dan naiknya lapisan dasar tanah. Anda segera melihat saling hubungan satu sama lainnya. Pasir Berabad lamanya, tanah Belanda memiliki struktur tersendiri. Selain lapisan garam juga ada lapisan tanah liat dan tanah, serta 175 jenis pasir. Buktinya pantai di Katwijk memiliki pasir dengan butiran yang lebih kasar dan lebih berwarna dibanding lumpur di Terschelling. Pieter Roelof Bos Selama beberapa dekade lamanya, anak-anak sekolah menengah menggunakan Atlas Bos. Atlas yang mengambil nama seorang ahli ilmu bumi asal Groningen, Bos. "Yang kami lakukan adalah menempatkan fakta-fakta yang paling penting," jelas penerbit Peter Vroege. "Kami mencoba kembali memberikan esensinya dengan menghilangkan informasi yang berlebihan. Itu juga yang sudah dilakukan oleh Pieter Roelof Bos di tahun 1877 ketika menerbitkan atlasnya untuk pertama kalinya. Inspirasi Para murid sekolah dapat menggunakan atlas itu untuk membuat makalah mereka. Menurut insinyur Frans Taselaar dari yayasan Bawah tanahan Amsterdam, salah satu penggagas di dalam lubang di bawah jalanan di Amsterdam. Frans Taselaar: "Kami ingin menjelaskan soal dasar tanah itu. Ada banyak kemungkinan yang dapat dilakukan dengan dasar bawah tanah jika kita menggunakannya dengan berhati-hati. Kami harap anak-anak sekolah itu mendapatkan inspirasi dari atlas itu." * PRAKTEK PENYIKSAAN OLEH POLISI INDONESIA MASIH TERJADI intro:Organisasi Pembela HAM, Amnesty Internasional hari ini mengeluarkan laporan yang mengungkapkan bahwa polisi Indonesia masih melakukan praktek penyiksaan dan pemerasan dalam melakukan interogasi dan penangkapan. Lapaoran tersebut disusun berdasarkan wawancara dengan para korban, para perwira polisi dan para ahli hukum selama dua tahun terakhir ini. Diungkapkan juga sering terjadinya pemerasan uang demi untuk mendapatkan perlakuan lebih baik bagi para korban. Berikut uraian Johnson Panjaitan dari Perhimpunan Bantuan Hukum dan HAM: Johnson Panjaitan [JP]: Memang harus kita akui bahwa polisi kita masih memiliki budaya kekerasan dan budaya penyalah gunaan yang masih cukup kental. Dan tentu budaya seperti itu dalam situasi iklim yang lebih terbuka seperti sekarang ini jadi semakin sangat terlihat, karena institusi atau profesi yang sangat bekerja keras terus menerus memperjuangkan demokrasi dan membuat seluruh kehidupan kita menjadi lebih demokratis dan transparan adalah media, baik sebagai institusi maupun pribadi-pribadi. Akibatnya adalah institusi dan orang-orang media itu menjadi sasaran dari lembaga yang masih melaksanakan budaya kekerasan. Apalagi polisi ini sekarang sedang diperjuangkan, termasuk juga diperjuangkan oleh media supaya menjadi penegak hukum atau polisi sipil yang baik, ya. Pada tingkat itulah sebenarnya terjadi banyak sekali di Indonesia yang menjadi korban kekerasan polisi, baik di Jakarta sendiri maupun sampai pada tingkat di daerah. Dan semakin kita ke daerah itu semakin kita sedih ya, korbannya bukan hanya kekerasan kemudian mereka lupa dan tidak bisa menjalankan tugas tapi juga sampai pada tingkat kematian. Radio Nederland Wereld Omroep [RNW]: Jadi gejala ini bukan hanya terdapat di ibukota tapi juga di seluruh Indonesia. JP: Semakin ke daerah semakin keras sekali itu tekanannya, benturannya itu, terhadap teman teman media. RNW: Ada pula disebutkan didalam laporan itu antara lain adanya praktek-praktek minta disogok, minta uang. JP: Memang penyakit yang paling besar sekarang ini yang terjadi di tubuh polisi kita adalah komersialisasi penangkapan penahanan atau proses hukum di penyelidikan dan penyidikan. Itu memang sangat bau bangkai disitu. Itu pasar gelap keadilan betul ya. Karena memang sistemnya kuat memberikan peluang untuk itu. Dan persis di tempat itu juga menjadi sasaran dari media, karena medianya berusaha supaya alat penegakan hukum kita menjadi transparan dan adil melindungi hak asasi. Akibatnya adalah medianya sendiri jadi berhadapan face to face dengan polisi di situ. Kedua, memang polisi sendiri masih memiliki institusi yang sangat rawan kekerasan untuk disalah gunakan misalnya saja Detasemen 88 atau Brigade Mobilnya. Nah, di situ juga masih banyak masalah. Dan saya bekerja keras juga bersama tema-teman media berjuang untuk reformasi, agar institusi khusus yang dimiliki oleh polisi itu tidak disalahgunakan, seperti Kopassus di masa lalu, yang akhirnya menjerumuskan bangsa ini menjajdi bangsa yang tidak beradab secara hak azasi. RNW: Tetapi di dalam hal mengubah kepolisian ini menjadi suatu badan yang betul-betul sesuai dengan tugasnya, itu kendalanya di mana yang paling besar? JP: Kendalanya terutama di dalam tubuh kepolisian sendiri. Dan media menjadi instrumen yang penting, karena kalau kita mau sungguh-sungguh reformasi ini jalan, harus dibuat transparan. Dan hanya medialah yang bisa membuat ini menjadi transparan, dengan bantuan dari para penegak hukum yang lain dan masyarakat. RNW: Di dalam kepolisian sendiri ada tindakan ke dalam untuk melakukan kpreksi ini? JP: Mulai ada. Tetapi masih belum banyak. Yang paling penting juga adalah supaya institusi peradilan kita bisa menyeret polisi itu juga diadili. Karena yang terjadi sekarang adalah jeruk makan jeruk. Saling melindungi. Juga melindungi sebagai sesama pemain di pasar gelap. Mereka itu sangat membutuhkan penghasilan tambahan untuk membeayai hidupnya sehari-hari. Beaya operasional profesinya. Akibatnya dia memang selalu bau busuk di dalam menjalankan profesinya, karena harus mendapatkan uang tambahan. Dan salah satu uang tambahan yang banyak juga terjadi, bukan hanya korupsi atau bribery, sogok-menyogok seperti yang jelaskan tadi. Banyak juga yang terlibat soal narkoba misalnya ya. Kamudian soal sewa-menyewa senjata misalnya. Itu juga harus hati-hati kita melihatnya. * KENDURNYA HUKUM PERBESAR PERBURUAN GAJAH SUMATRA Setidaknya 15 gajah Sumatra yang masuk dalam jenis yang hampir punah tewas sampai bulan Juni 2009. Angka itu sangat mengejutkan, karena menandai lonjakan yang sangat cepat. Bayangkan saja, selama tahun 2008 jumlah gajah yang tewas mencapai angka yang sama. Jumlah gajah tewas terbesar ada di propinsi Riau. Mengapa sampai terjadi lonjakan itu, apa saja penyebabnya? Ikuti wawancara Radio Nederland dengan Syamsidar dari Dana Cagar Alam Dunia, WWF di Riau: Syamsidar [SY]: Yang kita lihat memang tahun 2009 ini terjadi peningkatan yang cukup drastis ya terhadap gajah sumatra di Riau. Dalam kurun waktu dua bulan yaitu Mei sampai Juni, kita mencatat ada tujuh ekor gajah Sumatra yang mati, yang mana empat diantaranya gajah liar, dan tiga lainnya merupakan gajah latih gitu. Dengan jumlah tujuh kematian di dua bulan ini, ini memang angka yang cukup tinggi. Karena dibandingkan dengan tahun lalu, itu tahun 2008, itu sepanjang tahun 2008 tujuh totalnya. Radio Nederland Wereldomroep [RNW]: Kalo menurut ibu, apa sih penyebabnya kok ada terdapat peningkatan terhadap pemburuan gajah selama dua bulan terakhir ini? SY: Akar permasalahannya itu sama ya, karena habitatnya sudah rusak karena perambahan, terus adanya kebakaran hutan segala macem. nah ini dari dulu permasalahannya itu ke itu juga gitu. Nah permasalahan itu sampai sekarang kan belum tertangani belum terpecahkan. Sehingga menyebabkan habitat gajah tadi semakin menyempit, arti kata, semakin terkotak-kotak. Sehingga dia semakin sering berkonflik dengan aktifitas manusia gitu. Nah, memang kalau kita lihat faktor yang menyebabkan kematian gajah itu, umumnya memang dikatakan karena konflik gitu ya. Faktor yang lain, ini ada yang memanfaatkan konflik ini, arti kata, karena setiap konflik terjadi artinya terjadi pembunuhan gajah karena melakukan penanganan konflik tadi, gading-gading gajah jantannya itu hilang. Berarti dibalik itu ada yang mengambil kesempatan untuk mendapatkan gading-gading gajah tadi, nah itu menjadi penyebab yang kedua. Faktor ketiga itu memang karena perburuan, perburuan murni untuk mendapatkan gading gajah, karena harga gading kan sangat mahal gitu ya. RNW:Apakah setiap tahunnya sejak tahun 2006 kematian gajah-gajah ini meningkat? SY: Ada naik turunya memang. Pada thaun 2006 memang paling tinggi karena ada 24 ekor gajah mati. Terus pada tahun 2007 turun dan pada tahun 2008 ada tujuh sementara pada tahun 2009, ini baru setengah tahun ya, sudah tujuh yang mati. RNW: Kalau misalnya di seluruh Sumatra ada 15 yang mati, dan di Riau ada tujuh. Berarti gajah yang mati di Riau itu jumlahnya setengahnya, ini apa penyebabnya? SY: Patut diakui memang karena kerusakan hutan di Riau cukup tinggi. Karena adanya dua pabrik kertas besar. Nah di sisi lain kita memang melihat kurang intesifnya penegakan hukum terhadap kasus-kasus kematian gajah apakah itu disebabkan karena perburuan atau pun disebabkan karena konflik. Karena memang bisa dicatat dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir, kasus-kasus kematian gajah itu tidak diproses hukum. Cuma paling kita bisa mencatat satu perburuan gajah di tahun 2005 yang diajukan ke proses hukum. Padahal kalau kita bandingkan dengan kasus-kasus kematian gajah tadi sangat tinggi dibandingkan dengan proses hukumnya sangat kurang.Jadi mungkin ini menyebabkan orang juga untuk melakukan hal yang sama. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.radionetherlands.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
