--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Jumat 17 Juli 2009 14:30 UTC ** SETIDAKNYA 9 KORBAN PENGEBOMAN KUNINGAN JAKARTA ** MANTAN PERDANA MENTERI PAKISTAN DIBEBASKAN ** PRESIDEN KONGO PECAT HAKIM ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: LEDAKAN BOM BUYARKAN RASA AMAN ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: BOM TERASA TIGA KALI LEBIH KERAS ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: WAWANCARA SAKSI MATA BOM MARRIOTT ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: BOM MARRIOTT - SISA JI BELUM MATI? * SETIDAKNYA 9 KORBAN PENGEBOMAN KUNINGAN JAKARTA Setidaknya 9 orang tewas pada pengeboman dua hotel bintang lima, J.W.Marriot dan Ritz Carlton Hotel, di Kuningan Jakarta. Pengeboman diduga merupakan serangan bunuh diri. Pelaku berpura-pura menjadi tamu hotel sebelum mengebom. Ledakan bom kedua terjadi tidak lama setelah yang pertama. Eksplosi pertama terjadi di Mariott dan yang kedua di Ritz Carlton. Keduanya terletak di jalan yang sama, hanya berjarak 200 meter. Di antara korban luka, terdapat tiga orang Belanda. Pada 2003 juga terjadi pengeboman di J.W. Marriott, waktu itu 12 orang tewas. Serangan tersebut dilakukan oleh Jemaah Islamiyah, kelompok muslim ekstrim. Klub sepakbola Manchester United membatalkan kedatangan ke Indonesia. Harusnya, klub sepakbola ini mengadakan pertandingan persahabatan Senin depan di Jakarta. * MANTAN PERDANA MENTERI PAKISTAN DIBEBASKAN Mahkamah Agung Pakistan telah membebaskan mantan perdana menteri Nawaz Syarif dari tuduhan pembajakan pesawat terbang dan terorisme. Sharif dituntut atas kasus-kasus tersebut, setelah ia pada 1999, sebagai perdana menteri, tidak mengizinkan kepala tentara Jenderal Pervez Mus`harraf untuk mendarat di Pakistan. Musharraf tidak mengindahkannya, ia tetap mendarat di Pakistan, melakukan kudeta, dan menuntut Sharif ke pengadilan. Sharif hidup di pengasingan dari 200-2007. Saat ini, Sharif yang sekarang menjabat sebagai pemimpin oposisi dilihat sebagai lawan politik terpenting dari presiden Asif Ali Zardari. Pemilu selanjutnya di Pakistan akan digelar tahun 2013. * PRESIDEN KONGO PECAT HAKIM Presiden Republik Demokrasi Kongo Joseph Kabila bereaksi keras menghadapi kasus korupsi di dunia peradilan Kongo. Ia telah memecat 165 hakim; artinya, satu dari sepuluh hakim harus melepas jabatannya. Beberapa tahun lalu Kabila berjanji akan menangani korupsi di Kongo, ia menghadapi tekanan untuk memenuhi janji tersebut. Menteri Keadilan Luzolo Bambi Lessa menyatakan, ini baru awal. Para pelaku korupsi di bidang lain juga akan dipecat. Setelah dunia peradilan, giliran pengadilan militer diteliti. Adalah rahasia umum bahwa korupsi merajalela di kalangan hakim pengadilan di Kongo. Banyak hakim yang 'bekerja' untuk perusahaan-perusahaan tertentu. Kabila menyatakan, para hakim sekarang harus melayani Kongo dan rakyatnya. * GOOGLE TETAP RAIH LABA Di tengah resesi ekonomi dunia, perusahaan internet Amerika Google, selama kwartal lalu, ternyata tetap mampu meraih laba. Selama kwartal kedua tahun ini, Google meraih laba bersih 1,1 milyar euro. Itu berarti, satu per lima lebih banyak dibandingkan dengan kwartal kedua tahun lalu. Dengan mesin lacaknya, Google menguasai pangsa pasar sektor usaha ini. Laba Google diperoleh dari usaha iklan, yang muncul di monitor pada saat orang melacak sesuatu kata. Selanjutnya laba YouTube, juga milik Google, juga meningkat. * EKSTRADISI TOKOH FARC KE AMERIKA Gerardo Aguilar, usia 50 tahun, seorang tokoh kelompok gerilya, FARC, di Kolombia, yang bertanggung-jawab atas penyanderaan tiga warga Amerika, akan diekstradisi ke Amerika Serikat. Gerardo Aguilar berhasil ditangkap Juli tahun lalu, dalam suatu operasi tentara Kolombia. Operasi tersebut, berhasil membebaskan tiga sandera Amerika dan kandidat presiden, Ingrid Betancourt. Di Amerika, Gerardo Aguilar akan menghadapi tuntutan perkara penyelundupan kokain. Tiga warga Amerika tersebut, pada tahun 2003 disandera oleh kelompok gerilya FARC, menyusul jatuhnya pesawat mereka di hutan Kolombia. * NASA SELIDIKI MASALAH ENDEAVOUR Organisasi Luar Angkasa Amerika NASA akan mengadakan penelitian menyeluruh mengenai masalah seputar peluncuran Endeavour, yang seharusnya berlangsung Kamis dini hari lalu. NASA menyatakan, tidak ada yang perlu dikhawatirkan, namun organisasi ini ingin tahu apa masalah sebenarnya sebelum mereka meluncurkan pesawat luar angkasa selanjutnya yang direncanakan pada 18 Agustus mendatang. * PAUS JATUH DI KAMAR MANDI Paus Benedictus XVI dirawat di rumah sakit di Aosta, Italia Utara. Siku Paus patah karena tergelincir di kamar mandi. Benedictus yang berusia 82 tahun tersebut sedang berlibur di Les Combes, di regio Valle d'Aosta. Juru bicara Vatikan menekankan, Paus baik-baik saja. * BERITA BURSA Bursa-bursa di Asia minggu ini ditutup dengan keuntungan. Indeks Nikkei Jepang ditutup 0.6% lebih tinggi pada 9395 poin. Sedangkan bursa Indonesia turun 1,2% akibat pengeboman di Jakarta. Bursa-bursa Eropa naik tajam Jumat pagi. Tak lama setelah dibuka, indeks AEX Amsterdam naik 0,9% atau 2,26 poin pada 265,74 poin. London, Frankfurt, dan Paris naik antara 0,7-0,8%. 1 Eur = USD 1,41 1 Eur = Rp.14.320,- 1 USD = Rp.10.155,- * LEDAKAN BOM BUYARKAN RASA AMAN Oleh Bette Dam Dua serangan bom pada dua hotel mewah di Jakarta membuyarkan periode rasa aman di Indonesia. Segera tersebar berbagai spekulasi mengenai kemungkinan motif politik. Dan bagi pecandu bola Indonesia, kejutan makin berat, karena klub top Inggris, Manchester United, langsung membatalkan rencana kunjungan kesebelasan mereka ke Jakarta. Sekitar pukul tujuh Waktu Indonesia Barat, dua bom meledak berturut-turut di pusat kegiatan bisnis Jakarta. Ledakan pertama terjadi di hotel mewah, Marriot. Tidak lama kemudian, beberapa saksi mata menyatakan dengan selisih sekitar dua menit, meledak bom berikut di hotel yang terletak berdekatan, Ritz Carlton. Ledakan terjadi di restoran dua hotel tersebut, pada saat banyak tamu sedang sarapan. Akibat ledakan, dipastikan sembilan orang tewas, dan puluhan lainnya luka-luka, di antaranya tiga orang warga Belanda. Dua ledakan tersebut mengejutkan Indonesia. Jakarta mengalami ledakan terakhir empat tahun lalu. Ketika itu, sasaran ledakan juga Hotel Marriott, menewaskan tigabelas orang. Sejak 2002, Indonesia menjadi ajang enam serangan besar. Serangan pertama dan terbesar terjadi di daerah wisata Bali, dengan jumlah korban tewas 200 orang. Setelah serangan bom pada Hotel Marriott pada tahun 2003 keadaan menjadi relatif tenang. Kebijakan anti teror, keamanan ketat, dan kerjasama internasional berhasil menciptakan keamanan di Indonesia. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, yang pekan lalu kembali terpilih, banyak menuai pujian atas kebijakan tersebut. Karena itu pula, pemilih Indonesia bersedia memberi kesempatan padanya untuk melanjutkan kebijakan tersebut. Karena, serangan teror berdarah, tampaknya sudah menjadi masa lalu. Tiga pentolan kelompok teror muslim, Jemaah Islamiyah, yang dianggap sebagai otak di belakang berbagai serangan, sudah dieksekusi. Dan tujuh orang lainnya telah berhasil diciduk. Tapi, toh pagi tadi, ledakan bom kembali terjadi di Jakarta. Banyak pakar Indonesia bertanya-tanya, mengapa ini bisa terjadi? Beberapa kalangan menduga, kali ini sasaran tuduhan pelaku serangan jangan langsung ditujukan pada kelompok teror muslim. Dengan sangat hati-hati, banyak orang menunjuk pada kandidat wakil presiden, Jendral Purnawirawan Prabowo Subianto, yang kalah pada arena pilpres pekan lalu. Menurut salahsatu skenario, Prabowo berada di belakang serangan pagi tadi. Ia sengaja ingin memukul Presiden SBY, pada bidang kebijakan yang dianggap berhasil, yaitu keamanan. Beberapa jam setelah ledakan, Presiden SBY sendiri menyatakan, ia melihat adanya kaitan antara kembali terpilihnya dirinya sebagai presiden dan dua serangan tersebut. "Saya yang jadi sasaran," katanya. Kejutan bagi masyarakat Indonesia makin parah, ketika klub top Inggris, Manchester United, membatalkan rencana mereka melakukan pertandingan persahabatan di Jakarta. Menurut rencana, rombongan kesebelasan Manchester United akan tiba di Jakarta sabtu besok, dan akan menginap di Hotel Ritz Carlton. Karcis masuk untuk pertandingan Senin mendatang, 100.000 lembar, telah habis terjual. Di negeri yang gila bola ini, berbagai berita mengenai Manchester United setiap hari muncul di halaman muka koran-koran. Menurut polisi Jakarta, salah seorang pelaku serangan menginap di Hotel Marriot. Di salahsatu kamar hotel ditemukan beberapa unsur bahan peledak, dan sebuah bom. Tujuh serangan selama tujuh tahun ·17 Juli 2009: Dipastikan sembilan orang tewas akibat ledakan dua bom di Hotel Marriott dan Hotel Ritz-Carlton di Jakarta. Sekitar 50 orang menderita luka-luka, di antaranya tiga warga Belanda. ·1 Oktober 2005: Tiga pelaku serangan bom bunuh diri meledakkan diri di pusat wisata Bali. Duapuluh orang tewas. ·28 Mei 2005: Di kota Tentena, Sulawesi, dua bom meledak di tengah keramaian pasar. Korban, 22 jiwa. ·9 September 2004: Di depan gedung Kedutaan Besar Australia di Jakarta, seorang pelaku serangan bunuh diri meledakkan sebuah mobil bermuatan bom. Sepuluh orang tewas. ·5 Agustus 2003: Serangan bom di Hotel Marriott Jakarta. Duabelas korban jiwa. ·5 Desember 2002: Tiga orang tewas dalam serangan di restoran McDonalds di Makasar. Sebelas orang lainnya luka-luka. ·12 Oktober 2002: Rangkaian ledakan bom di Bali menelan lebih dari 200 korban jiwa. Sebagian besar korban adalah turis asing, warga Barat, di antaranya empat orang warga Belanda. · Sumber: ANP * BOM TERASA TIGA KALI LEBIH KERAS Bom di JW Marriot dan Ritz Carlton terasa tiga kali lebih keras bagi fans sepak bola Indonesia. Korban, Machester United urung datang dan fans Malaysia makin sombong. Untuk fans berat seperti Alvin Siregar 15 tahun, batalnya kunjungan ManU di Senayan lawan Team All Stars Indonesia, sangat menyakitkan. Mimpi ingin menyaksikan langsung bintang-bintang idolanya merumput, kandas dalam dua hitungan. Tadinya dia ingin nonton langsung di Senayan. Siswa SMA di Jakarta itu sangat terpukul dengan batalnya penampilan team pujaannya. Uang Hilang? Alvin masih belum tahu apakah uang tiket yang sudah dibelinya Rp. 650.000 bisa dikembali. Soal uang sebenarnya bukan persoalan paling utama baginya. Kekecewaan tidak jadi nonton tim ManU juga terasa lebih keras pada rekan-rekan Alvin di kalangan fans. Anggota dua fansclub Manchester United di Jakarta, Indomanunited dan United Indonesia sering nonton pertandingan ManU bareng di kafe. Mereka mengagumi prestasi klub legendaris Inggris asuhan Sir Alex Ferguson sebagai team besar yang berkarakter juara. "Sebenarnya kesempatan nonton langsung team ManU di Senayan adalah kesempatan emas." Ada lagi yang lebih parah. Malaysia Sombong Rasa kesal dan sakit bertambah lagi karena tour Asia ManU ke negara lain Malaysia, Korea Selatan dan Cina tetap akan berjalan. Kasus ManU ini menjadi minyak pada api kebencian antara remaja Malaysia dan Indonesia. Sejak bertahun-tahun ini menyeruak persaingan di forum-forum diskusi antara remaja di dua negara. Setiap ajang olah raga yang menyangkut kedua negara dipakai untuk saling mencaci maki. Batalnya lawatan klub jawara Premier League ini menggugah kekesalan dan kebencian Alvin 15 tahun terhadap para fans Malaysia. "Mereka pasti akan mengejek Indonesia dan menyombongkan diri, karena Manchester United jadi datang ke Kuala Lumpur, tapi batal ke Jakarta." * WAWANCARA SAKSI MATA BOM MARRIOTT "Laporan Saksi Mata Dekat Lokasi Ledakan Bom Hotel Marriot Jakarta" Laporan Nadia seorang karyawati yang berkantor di lingkar Mega Kuningan ketika sebuah bom meledak di Hotel Marriot Jakarta Jum'at pagi kira-kira jam delapan-kurang-sepuluh menit. Nadia (N) : Sekitar jam delapan kurang sepuluh itu saya blagi menyetir di daerah Lingkar Mega Kuningan menuju kantor saya. Tiba-tiba saya merasa ada getaran kenceng sekali. Saya pikir mobil saya ditabrak. Saya lihat kebelakang tapi ngak ada mobil yang nabrak atau ngak ada motor yang menyerempet. Saya agak bingung, wah ada apa nih ! Getaran apa ini ? Saya kira mungkin gempa bumi. Tapi saya kurang terlalu memikirkan getaran itu karena lagi mendengarkan lagu sangat kencang di mobil. jadi saya pikir apa mungkin karena speaker atau bass. Saya kurang benar memikirkan karena memang hanya selewat aja gitu. Tapi memang geterannya cukup besar. Radio Nederland (RN : Dari dalam mobil apa yanganda lihat keluar ? N : Di jalanan itu berantakan. Banyak kaca-kaca banyak puing-puing banyak besi-besi. Saya pikir mungkin ada kecelakaan motor atau kecelakaan mobil ? Ngak lama kemudian saya lihat banyak orang lari-lari. Banyak motor yang mulai parkir di pinggir jalan. Orang-orang mulai lari-lari dtengah jalan. Seperti huru-hara. Ngak seperti biasanya. Saya bingung, ada apa ? Mungkin ada kecelakaan. Tapi ngak lama ngeliat ke jalanan, kaya ada tralis jendela lalu kaya ada tirai begitu seperti gorden. Saya bingung. Wah ada apa nih ? Tapi karena jalanan macet dan memang saya lagi nyetir mobil jadi fokus ke jalan. Saya ngak terlalu liat kiri kanan karena gedungnya kan tinggi-tinggi. Saya ngak liat ke atas. Saya liat lurus ke depan. Ngak lama setelah itu saya tiba di kantor. Kantor saya itu di sepanjang jalan Mall Ambassador belakang Hotel Manhattan di Kuningan. Saya sampe dan parkir mobil saya bingung, satpam di parkiran rame. Banyak polisi. Saya pikir mungkin ada kecelakaan atau "something"(red. sesuatu) yang ngak seperti biasanya, walauapun di daerah situ pagi-pagi rame sekali. Saya pikir mungkin ada kebakaran. Saya lalu naek ke atas. Kantor saya ada di lantai 11 saya liat temen-temen saya pada nonton TV di ruangan training. Saya bilang : "Ada apa nih ?". "Itu ada bom di Hotel Marriot dan Ritz-Carlton Hotel". Saya pikir ya ampun pantesan saya tadi di jalan rame banget. Tapi naifnya saya, saya jalan terus. Nyetir mobil saya ngak terlalu memikirkan getaran. Terus orang lari-lari di pinggir jalan. Saya lalu ke ruangan temen yang jendelanya kaca semua dan menghadap ke Hotel Marriot dan Ritz-Carlton. Dari lantai 11 kelihatan jelas. Kelihatan asap. Bagian yang dibom Hotel Marriot, kalau Ritz-Carlton ketutupan. Semua kaca-kacanya pecah, coklat dan ancur gedungnya. Gorden beterbangan. Saya kaget. Ya ampun ternyata ada bom. Saya ngak sadar dan saya nyetir dekat sekali dengan lokasi itu. Ledakan kedua di Marriot Hotel. * BOM MARRIOTT - SISA JI BELUM MATI? Berbagai pihak, terutama media Barat, langsung menuding kelompok Jemaah Islamiyah berada di balik pemboman di hotel J.W. Marriott dan Ritz Carlton di Jakarta. Namun jaringan teroris Asia Tenggara ini dikabarkan sudah sangat lemah. Menurut Noor Huda Ismail, direktur The International Institute for Peacebuilding, Lembaga Internasional untuk Penegakan Perdamaian, kelompok ini secara struktur jelas sudah lemah. Malah mungkin ada orang mengatakan gerakan sudah tidak ada lagi. Namun demikian, untuk melakukan pemboman seperti ini tidak perlu ada izin resmi. Dengan kata lain, bisa saja yang melancarkan serangan ini merupakan sempalan dari kaum radikal itu. Noor Huda: "Satu hal yang perlu saya luruskan di sini, yang melakukan ini tidak keputusan organisasi Jemaah Islamiyah, tapi sebagian kecil inisiatif individu." Pakar yang pernah studi di Skotlandia ini menambahkan, kelompok mayoritas grup ini sudah bersikap moderat. Kelompok ini tidak setuju dengan kekerasan. Menurut mereka, penggunaan kekerasan hanya boleh dilakukan di negara-negara yang diduduki Barat, seperti Afganistan, Irak dan sebagainya. Sebaliknya, kelompok garis keras tetap saja mau melakukan kekerasan. Salah satu yang disebut sebagai kelompok garis keras adalah kelompok Palembang. Mereka adalah orang-orang yang mau meledakkan kafe di Sumatra Barat. Tapi akhirnya tertangkap di Palembang. Kendati demikian, ideologi jihad masih tetap melekat pada diri orang-orang ini. Menurut mereka, selama ada umat Islam yang tertindas seperti di Cina, maka jihad pun tetap harus dijalankan. Ada berbagai teori yang muncul tentang siapa di balik serangan ini. Pertama kelompok Papua, kedua kelompoknya Prabowo. Tapi Noor Huda kurang yakin mantan komandan Kopassus ini berada di balik pemboman di hotel mewah ini. "Tapi masa Prabowo itu pake bom bunuh diri, " ia bertanya-tanya. Terlerpas dari spekulasi ini, Noor Huda menyimpulkan bahwa serangan ini cukup canggih. Noor Huda: "Bomnya itu terjadi di dalam hotel, lho. Bukan di depan, lho. Artinya mereka bikin bomnya itu di dalam hotel. Kan bisa nyusup gitu. Untuk mendengarkan silakan klik situs www.ranesi.nl / tanda panah di bawah ini --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.radionetherlands.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
