--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Senin 20 Juli 2009 14:10 UTC ** SMS KLAIM SERANGAN DI JAKARTA ** KORBAN TEWAS KEMUNGKINAN WARGA BELANDA ** PELAKU TEROR MUMBAI MENGAKU ** TINJAUAN PERS: INDONESIA REMEHKAN BAHAYA DAN PILIHAN AHMADINEJAD MEMBUAT SEKUTUNYA GERAM ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: OBAMA POPULER DI MASYARAKAT BELANDA ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: MANUSIA MENGINJAK BULAN: "MUKJIZAT" ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: PEMBOMAN JAKARTA: PROMOSI PARIWISATA DIALIHKAN KE DAERAH LAIN * SMS KLAIM SERANGAN DI JAKARTA Radio Nederland Siaran Bahasa Indonesia menerima sms dari seseorang yang mengaku dari Jemaah Islamiyah, mengklaim tanggung jawab atas pengeboman di dua hotel mewah di Jakarta Jumat lalu. Pemerintah berpendapat kelompok yang memiliki kaitan dengan al-Qaida tersebut berada di balik serangan, walaupun belum ada klaim dari pelaku selain sms tersebut. Jakarta menganggap buron Malaysia Noordin M Top sebagai dalang peledakan. Ini karena bahan yang digunakan untuk merakit bom sama dengan berbagai bom yang digunakan dalam serangan sebelumnya. Sms yang dikirim ke Radio Nederland itu berbunyi 'saudara kami telah melakukan tugas dengan baik dan penuh keyakinan. Ini adalah awal, dan kami yakin Asia adalah medan kami'. Di samping itu, pesan juga menyinggung mengenai posisi muslim di Mindanao, Filipina, dan muslim Uighur di Cina. RN menghubungi nomor pengirim sms tapi tidak berhasil karena nomor itu dimatikan. Sekali lagi belum bisa dipastikan sms itu berasal dari JI. * KORBAN TEWAS KEMUNGKINAN WARGA BELANDA Warga Belanda kemungkinan besar termasuk korban tewas ledakan bom di Jakarta Jumat pekan silam. Menurut Dinas Polisi Nasional Belanda sekarang sedang diteliti apakah di antara sembilan korban tewas termasuk pasangan suami istri Belanda yang hilang sejak peledakan bom pada dua hotel itu. Polisi Belanda terlibat dalam penyelidikan di Jakarta. Kemungkinan besar mereka adalah pasangan suami istri lanjut usia dari Badhoevedorp, dekat Bandara Schiphol yang bertandang ke Indonesia untuk pelayanan sosial. Menurut berita-berita yang belum dipastikan, pasangan suami istri itu menginap di hotal Ritz-Carlton, salah satu hotel sasaran bom. Sampai sekarang hanya diberitakan warga Belanda yang cedera mencapai tiga orang. Salah seorang yang cedera berat sekarang dirawat di Singapura. Sedangkan korban lain yang juga cedera berat masih dirawat di Jakarta karena tidak bisa dipindahkan. Korban ketiga orang Belanda mengalami cedera ringan. * PELAKU TEROR MUMBAI MENGAKU Satu-satunya pelaku serangan teror di Mumbai, India, yang masih hidup telah mengaku. Sejauh ini, Ajmal Amir Kasab, 21 tahun, selalu mengatakan dirinya tidak bersalah. Dalam sidang di penjara Mumbai yang dijaga ketat, Kasab tiba-tiba mengakui semua 66 tuduhan terhadapnya. Antara lain pembunuhan dan melancarkan perang terhadap India. Kasab juga mengaku, ia bersama dengan sembilan teroris lainnya menggunakan perahu dari Pakistan menuju Mumbai. Pengakuan ini penting bagi pemerintah India yang berulangkali mengatakan kelompok teroris Pakistan berada di balik serangan di sejumlah hotel dan stasiun. Dalam serangan November lalu, 166 orang tewas. * SIDANG TERSANGKA MAKAR TURKI Di Turki telah dimulai sidang pengadilan terhadap 56 orang tersangka pelaku makar terhadap pemerintah Turki. Di antara mereka terdapat dua orang jenderal, yang kabarnya mendalangi kudeta itu. Pengadilan 56 tersangka ini merupakan bagian penyelidikan terhadap organisasi bawah tanah Ergenekon. Sejak Oktober lalu, sebanyak 86 orang telah didakwa memiliki hubungan dengan organisasi itu. Menurut partai berkuasa AKP, organisasi tersebut ingin mengambil alih kekuasaan di Turki. Oposisi berpendapat, pemerintah mereka-reka Ergenekon ini untuk menciduk lawan-lawan politiknya serta merongrong demokrasi di negara itu. Turki merupakan negara sekuler, yang memisahkan dengan jelas antara agama dan politik. Oposisi khawatir AKP hendak mencabut pemisahan itu. * 40 TAHUN PENDARATAN DI BULAN Hari ini empat puluh tahun silam, astronot Amerika Neil Armstrong menjadi manusia pertama yang menginjakkan kaki di bulan. Pekan ini, hal tersebut diperingati besar-besaran di Amerika Serikat. Presiden Barack Obama mengawali perayaan peringatan dengan menerima ketiga astronot Apolo 11 di Gedung Putih. Di tempat-tempat lain, peringatan pendaratan di bulan yang sangat bersejarah itu dilangsungkan dengan mengheningkan cipta, termasuk di Pusat Peluncuran Ruang Angkasa Kennedy di Cape Canaveral, Florida. Apollo 11 diluncurkan dari sana. Tanggal 29 Juli 1969, Neil Armstrong menjadi manusia pertama yang menapakkan kaki di bulan. Disusul kemudian oleh Edwin 'Buzz' Aldrin. Sedangkan astronot ketiga, Michael Collins, menjaga di kapal induk. "Ini langkah kecil bagi seorang manusia tapi lompatan raksasa bagi kemanusiaan', kata Armstrong pada waktu itu. Diperkirakan 500 juta orang mengikuti pendaratan di bulan itu melalui radio dan televisi. * SELANDIA BARU KIRIM PASUKAN KE AFGANISTAN Selandia Baru mempertimbangkan untuk mengirim kembali pasukan khusus ke Afghanistan dalam perang melawan Taliban. Pasukan Special Air Service (SAS) Selandia Baru sudah tiga kali diterjunkan di Afghanistan, terakhir tahun 2006. Negara-negara Barat lainnya telah meningkatkan komitmen untuk menambah pasukan seiring dengan eskalasi pertempuran. Selandia Baru ingin menarik pasukan dari Afghanistan dalam jangka panjang tapi Amerika Serikat, Australia, dan Inggris justru meningkatkan komitmen mereka di sana. Pengiriman pasukan pertama Selandia Baru berlangsung tahun 2003, sedangkan tim rekonstruksi masih bertugas di Afghanistan sampai September tahun depan. * HUJAN LEBAT DI VIETNAM SEBABKAN BANJIR Hujan lebat akibat badai tropis akhir pekan mengguyur Vietnam utara dan menyebabkan banjir. Lalu lintas di kota Hanoi macet. Pemerintah juga memperingatkan bahaya tanah longsor di wilayah pegunungan. Badai tropis Molave tiba Sabtu lalu di sepanjang pantai Cina selatan. Kekuatan badai berkurang sebelum akhirnya menjadi hujan lebat yang melanda wilayah pegunungan di Vietnam utara sejak Ahad kemarin. Hujan yang melanda Hanoi menyebabkan pohon-pohon tumbang dan jalan-jalan terendam air. Banjir menjadi fenomena yang semakin sering terjadi di Hanoi karena sistem pembuangan air yang semakin kewalahan mengakomodasi peningkatan penduduk. * PERUNDINGAN KRISIS POLITIK HONDURAS MACET Perundingan dua hari mencari penyelesaian krisis politik di Honduras antara pemerintah dengan presiden tersingkir Manuel Zelaya, dihentikan. Presiden interim Honduras Roberto Micheletti menolak rencana tujuh butir yang diusulkan Presiden Kosta Rika, Oscar Arias. Juru runding Arias memperingatkan bahaya perang saudara apabila pihak yang bertikai tidak mampu mencari penyelesaian melalui dialog. Arias mengusulkan tiga hari masa tenang sebelum berunding kembali. Amerika Serikat juga mendesak agar perundingan dilanjutkan. Arias antara lain mengusulkan agar Zelaya bisa kembali ke Honduras dalam waktu dekat. Presiden tersingkir itu akan bekerjasama dengan para lawannya untuk membentuk pemerintahan kesatuan nasional. Ia boleh menuntaskan masa baktinya sampai 27 Januari mendatang. Tapi penguasa baru menolaknya. Zelaya mengatakan bagaimanapun juga ia akan pulang. * BERITA BURSA Bursa-bursa Eropa mengawali perdagangan pekan ini dengan positip. Pada perdagangan tengah hari, indeks AEX di Amsterdam naik 1,21% pada 269. Bursa Frankfurt, London, dan Paris, naik antara 1,49 dan 1,55%. Bursa-bursa di Asia juga mengakhiri hari pertama pekan ini dengan keuntungan. Bursa Tokyo tutup hari ini sehubungan dengan hari libur nasional. Nilai tukar euro tercatat $1,4224 Satu euro = Rp.14.225 Satu dolar= Rp. 10.000 * INDONESIA REMEHKAN BAHAYA DAN PILIHAN AHMADINEJAD MEMBUAT SEKUTUNYA GERAM Saat ini, perlawanan terhadap Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad tidak hanya datang dari kubu oposisi dan reformis, tapi juga dari kubu konservatif sendiri. Ini dikarenakan pengangkatan wakil presiden pertama Esfandiar Rahim Mashai, demikian International Herald Tribune. Wakil presiden pertama yang menjadi tangan kanan Ahmadinejad adalah besannya sendiri. Tahun 2008 dulu, Mashai mengundang kemarahan kubu garis keras ketika mengatakan 'Iran adalah teman semua orang di dunia termasuk orang Israel'. Asisten pemimpin spiritual tertinggi Iran Ayatollah Khamenei, Hossein Shariatmadari sekaligus pemred koran garis keras Kayhan, menyatakan, pengangkatan Mashai menyebabkan kejutan bercampur penyesalan dan keprihatinan di kalangan pendukung Ahmadinejad. Ali Motahari, anggota parlemen kubu garis keras mengatakan parlemen harus memanggil Ahamdinejad dan menentang pengangkatan Mashai itu. Yang lain mengatakan akan meminta Khamenei agar membatalkan pengangkatan. Kritik terhadap Ahmadinejad itu sementara mengalihkan perhatian kubu garis keras yang pekan-pekan belakangan ditujukan terhadap pemimpin oposisi Moussavi dan para pendukungnya karena menentang hasil pilpres. Demikian International Herald Tribune. Remehkan bahaya Beralih ke Indonesia. Serangan ganda di dua hotel mewah di Jakarta Jumlah lalu, datang ibarat petir yang tidak diduga-duga. Indonesia telah empat tahun lamanya mengalami masa damai dan tenang. Pemilu legislatif dan pemilihan presiden berlangsung tenang, perekonomian menunjukkan tanda-tanda peningkatan dengan rupiah yang terus menguat dan indeks saham yang naik. "Tetapi ketenangan itu terkoyak Jumat pagi lalu, dari mana datangnya serangan yang tiba-tiba itu?, " demikian tanya surat kabar Belanda Trouw. Seperti serangan-serangan terdahulu, serangan terbaru ini juga tidak ada yang mengklaim bertanggungjawab. Namun para pakar langsung berpaling ke arah pelaku lama, Jemaah Islamiyah, berdasar temuan-temuan seperti penggunaan bom bunuh diri dan serangan beruntun. Menurut para pakar, JI sudah mengalami penggembosan besar tahun-tahun terakhir. Ratusan anggotanya ditangkapi, tidak saja di Indonesia tapi juga di Malaysia dan Filipina. Bahkan kelompok think thank Australian Strategic Policy Institute dalam laporannya yang kebetulan muncul pekan lalu menulis, peluang JI melakukan serangan 'rendah'. Tapi pada saat yang sama laporan juga menyebutkan JI sudah pecah menjadi berbagai faksi, yang sebagian masih mengedepankan jihad dengan kekerasan. Belakangan, banyak anggota JI yang bebas sesudah menuntaskan masa hukuman. 'Ini memperbesar peluang kelompok-kelompok sempalan untuk menghidupkan kembali gerakan melalui serangan kekerasan," tulis laporan itu. Hal ini diamini oleh pakar teror Rohan Gunaratna dari International Centre for Political Violence and Terrorism Research di Singapura. Ia mengatakan JI sudah berkembang dari 'kelompok' menjadi sebuah 'gerakan', seperti halnya al-Qaida yang terdiri dari berbagai faksi. Gunaratna berpendapat faksi yang dipimpin komandan JI buron, Noordin Top bertanggungjawab atas serangan kemarin itu. Pakar itu menyatakan tidaklah kaget dengan serangan tersebut. Menurutnya, pemerintah Indonesia lalai karena membiarkan ideologi radikal, yang terkait dengan JI, terus disebarkan. Pemimpin radikal Abu Bakar Ba'asyir, misalnya sesudah bebas dari penjara, bisa meneruskan ceramah-ceramah kebenciannya. 'Pemerintah Indonesia menyepelekan bahaya, " kata pakar teror dari Singapura, seperti dikutip koran Trouw. * OBAMA POPULER DI MASYARAKAT BELANDA Di Belanda, Presiden Amerika Serikat Barack Obama lebih populer ketimbang politisi Belanda sendiri. Hasil jajak pendapat terbit dalam situs web peil.nl atas inisiatif peneliti Maurice de Hond. Jajak pendapat dilakukan menyusul kunjungan Perdana Menteri Belanda Jan Peter Balkenende ke Gedung Putih pekan lalu. Laporan redaktur internet Tim Fisher. Dengan ranking 7.4 (dari 10) Obama mengungguli semua politisi Belanda. Tidak pernah terjadi politisi Belanda berhasil meraih skor yang sama. Dalam jajak pendapat yang dilakukan atas inisiatif peneliti Maurice de Hond bagi pemancar televisi Belanda NOS, selama enam tahun belakangan tidak seorang politisi Belanda pun berhasil meraih skor 7, apalagi 7,4. Tentu, para responden punya pandangan politik dan afiliasi berbeda-beda, sehingga politisi Belanda tidak mungkin mencatat skor bagus di seluruh spektrum politik. Partai buruh Obama populer di kalangan pemilih Belanda yang menganut aliran politik berbeda-beda. Kendati demikian, terlihat suatu perbedaan kecil dalam tingkat popularitas Presiden Amerika di elektorat Belanda. Nilai tertinggi datang dari mereka yang dalam pemilu Belanda tahun 2006 memilih Partai Buruh PvdA atau Partai Kristen Demokrat CDA. Mereka memberikan nilai 7,7 kepada Obama. Disusul pemilih Partai Hijau GroenLinks. Mereka memberinya nilai 7,6. Di sisi lain, pendukung Partai Kebebasan PVV pimpinan Geert Wilders hanya memberikan nilai 6,4 pada Obama, sementara partai konservatif VVD memberinya nilai 7,1. Artikel terbaru di situs web peil.nl terutama menyorot soal Obama - dan sikap Belanda terhadapnya - sebagai hasil kunjungan pekan lalu Perdana Menteri Belanda dari partai kristen demokrat Jan Peter Balkenende ke Washington. Afghanistan Peranan Belanda di Afganistan, terutama di propinsi Uruzgan, di selatan negeri itu, masuk dalam agenda penting dalam pembicaraan Obama-Balkendende itu. Karena di kawasan itu ada tentara Belanda. Selain itu juga masalah penampungan para tanahan Guantanamo Bay di Kuba juga menjadi agenda. Balkenende menyatakan bahwa negerinya tidak akan 'melupakan' Afganistan, kalau masa tugas tentaranya di sana nanti berakhir. Ia juga mengatakan, Belanda juga mempertimbangkan untuk menampung tahanan Guantanamo, kalau hal itu memang ternyata penting untuk membantu Obama menutup pusat penahanan itu seperti dijanjikannya ketika mulai menjabat presiden di awal tahun 2009. Tahanan Guantanamo Mengenai ini semua, jajak pendapat itu menunjukkan bahwa warga Belanda kurang begitu setuju untuk menampung mantan tahanan di Guantanamo. Para pemilih Uni Kristen, partai kecil yang ikut memerintah, setuju kalau Belanda menampung tahanan Guantanamo. Para pendukung partai ekstrem kanan, Partai untuk Kebebasan (PVV), yang merupakan partai oposisi, dan juga parta liberal konservatif VVD dan Partai Sosialis, menentang (masing-masing 92 persen, 64 persen dan 65 persen). Sikap VVD ini agak aneh, karena anggota parlemen dari partai ini justru setuju kalau Belanda menampung mantan tahanan Guantanamo. Jumlah lebih kecil Pendapat-pendapat mengenai misi Aganistan, kurang jelas. Kantor berita ANP menyimpulkan, lebih dari 40 persen warga Belanda setuju kalau sebagian tentara Belanda tetap berada di Aganistan kalau masa tugas berakhir pada 2010. Sekitar 20 persen malah setuju kalau misi yang sekarang diperpanjang, tapi dalam jumlah lebih kecil. Namun, hampir 33 persen ingin agar tentara Belanda ditarik semua di akhir tahun 2010. Menurut lembaga peneliti Maurice de Hond, enam bulan lalu jumlah yang berpendapat terakhir ini 50 persen. * MANUSIA MENGINJAK BULAN: "MUKJIZAT" Kata-kata historis dari mulut astronot Neil Armstrong terdengar di berbagai radio dan televisi di seluruh dunia ketika ia - persis empat puluh tahun lalu - menginjakkan kaki pertama kali di bulan. Kita semua tahu, betapa penting pendaratan di bulan untuk perkembangan ilmu pengetahuan dan teknik. Tapi bagaimana kita menjalani pengalaman luar angkasa itu dari bumi? Di mana kita, bagaimana perasaan kita? Di Radio Nederland, topik ini mengundang obrolan seru, karena yang bekerja di redaksi Radio Nederland adalah orang-orang dari berbagai penjuru dunia. Bari Muchtar dari redaksi Indonesia menceritakan, ia mendengarkan pendaratan Apollo 11 dengan tegang lewat radio di Indonesia. Setelah siaran tersebut, muncul kontroversi religius, karena "di Al-Quran tertulis, manusia tidak bisa pergi ke bulan tanpa izin Allah." Toh, ribut-ribut itu tidak berlangsung lama, karena ustadz-ustadz menyatakan: "Berarti astronot-astronot itu direstui Allah." Momen Ajaib Di Chili, Jose Zepeda dari redaksi Amerika Latin sudah menjadi jurnalis waktu itu. Ia bercerita tentang pendaratan bersejarah di bulan pada 20 Juli 1969: "Waktu itu saya berusia 19 tahun dan bekerja di stasiun radio kecil di Chili utara. Pendaratan di bulan benar-benar menakjubkan, momen ajaib. Kami berpikir: tidak mungkin, ini cuma mimpi. Sepertinya, kami perlu waktu dua tiga hari untuk menyadari bahwa ini benar-benar terjadi." Ann Reef, yang berasal dari Australia dan bekerja di redaksi Inggris, menyaksikan pendaratan di bulan di Balai Kota. Ia dan teman-teman sekelas boleh datang dan menyaksikan siaran tersebut bersama-sama. Saat menonton, ia lebih terkesan dengan fakta bahwa ia sedang menonton televisi ketimbang pendaratan di bulan. Fkta bahwa manusia bisa mendarat di bulan baru disadarinya dari cerita orangtuanya. Tidak Percaya Di sebagian besar penjuru dunia berita ini diterima dengan kebingungan, bahkan ketidakpercayaan. Di Sudan, ibu Mohammed Abdulrachman, dari redaksi Arab, yang buta huruf dan sangat religius cuma mengeluarkan makian mengenai berita besar tersebut. "Itu bullshit, katanya." Belanda juga sangat terkejut, itu yang diceritakan Sirtjo Koolhof. Ia masih ingat: "Yah, bulan itu kan di langit, jadi masak bisa sih? Saya ingat, salah satu paman saya di Veluwe, anggota gereja yang sangat fanatik, dan bisa disebut fundamentalis, tidak percaya kisah itu sampai ia meninggal, bertahun-tahun kemudian." Prestasi Toh, untuk sebagian besar dari kita, pendaratan di bulan lebih merupakan prestasi. Tidak hanya bagi orang Amerika, tapi bagi manusia di seluruh dunia. "A Giant leap for Mankind - Langkah Besar untuk Manusia" itu semboyan yang dipilih PR NASA mengenai pendaratan ini. Semua saksi mata Radio Nederland sepakat mengenai satu hal: apa pun pendapat Anda mengenai pendaratan di bulan, peristiwa bersejarah tersebut merupakan sorotan media terbesar abad ini * PEMBOMAN JAKARTA: PROMOSI PARIWISATA DIALIHKAN KE DAERAH LAIN Intro: Dipastikan akan terjadi penurunan kunjungan wisatawan ke Indonesia akibat peristiwa bom Jumat lalu di Jakarta. Hal yang sama juga terlihat setelah tragedi bom Bali tahun 2002 dan 2005. Demikian ujar Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Perjalanan Indonesia ASITA, Ben Sukma. Ketua Umum ASITA, Ben Sukma belum bisa memastikan berapa besar angka penurunan wisatawan ke Indonesia. Pelbagai daerah di Indonesia, seperti Bali, Makassar, Medan dan Yogya diminta cepat menghitung jumlah pembatalan kunjungan ke daerah mereka. Walau laporan belum diterima, terkait hari libur, Ben Sukma yakin pasti ada penurunan wisatawan. Ben Sukma: "Karena kita menghitung apa yang terjadi waktu di Bali dulu. Cuma yang tidak kita lihat adalah eksodus. Kalau Bali dulu begitu terjadi bom semua orang keluar yang ada di Indonesia." Sementara itu, wisawatan Indonesia sendiri tidak terpengaruh. Bali tetap penuh wisatawan domestik. Ben Sukma percaya sektor pariwisata Indonesia akan bisa cepat pulih kembali menyusul tragedi bom Jakarta. Mungkin, sama seperti bom Bali dulu, butuh berapa bulan agar pariwisata bisa bangkit kembali. Demi menyelamatkan pariwisata, Indonesia untuk sementara tidak mempromosikan Jakarta lagi, kata Ben Sukma. Ben Sukma: "Kita coba pindahkan ke tempat lain. Kita promote Indonesia bagian lain yang mungkin aman." Daerah-daerah yang aman termasuk Makassar, Sumatera Utara, Yogya, Bali dan Bandung, ujar Ben Sukma. Akibat pemboman Jakarta diperkirakan sebagian wisatawan mengalihkan kunjungan ke negara lain. Yang paling beruntung adalah Malaysia dan Singapura. Menurut Ben Sukma itu salah satu hal yang sangat disayangkan. Sementara itu, warga Belanda Hans Daanje, tidak mau membatalkan perjalanannya ke Indonesia. Ia berangkat hari ini untuk tiba di Jakarta Selasa besok. Hans serta keluarga berencana tinggal di Jakarta selama empat hari. Mereka tinggal di hotel Atlet Century Park Jakarta Pusat. Ia tidak takut bertolak ke Indonesia setelah serangan bom Jumat lalu. Memang beberapa anggota keluargannya merasa khawatir, termasuk Hans juga. Tapi, katanya, ia tidak takut. Hans serta keluarga antara lain akan berkunjung ke Monas, Pelabuhan Sunda Kelapa, Taman Mini dan pasar ikan. Acara perjalanan di Jakarta tetap berlangsung seperti direncanakan. * GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: "DRAKULA" BOM JUMAT JADI BUMERANGBAGI SBY "DRAKULA" BOM JUMAT JADI BUMERANGBAGI SBY Tiga hari setelah pemboman hotel JW. Marriott dan Ritz-Carlton, duabelas korban luka masih dirawat di rumah sakit, sementara empat dari sembilan korban tewas, diantaranya kemungkinan pelaku, belum dapat diidentifikasi. Menurut Puslapfor, Pusat Laboratorium Forensik Polisi, bom ke-4 berhasil dijinakkan di kamar 1808. Kapolri Hendarso Danuri memastikan pelakunya berinisial N. Perhatian mengerucut ke figur Nur Hasbi - orangnya Noor Din M. Top, sempalan dari Jemaah Islamiyah yang sudah pudar. Semua ini membuat pernyataan Presiden SBY yang menyindir salah satu Cawapres sebagai "Drakula" makin merepotkan dirinya sendiri. Laporan Aboeprijadi Santoso dari Jakarta "Sebelum ledakan di hotel J.W Marriot 17 Juli lalu, video rekaman CCTV hotel sempat merekam pergerakan seorang pria berbadan tegap, bertopi dan membawa sebuah tas yang diduga berisi bahan peledak. Tak lama kemudian sebuah bom meledak." Rekaman CCTV atau kamera hotel Marriott inilah yang memacu tafsir yang mengerucut ke sempalan JI, Jemaah Islamiyah. CCTV itu mengarah ke seorang tokoh baru yang oleh peneliti sekuriti Sidney Jones, diyakini adalah Nur Hasbi. Nur Hasbi, 35 tahun, meninggalkan kampungnya di Temanggung, Jawa Tengah, sejak tahun 2004. Dia teman seangkatan di Pesantren Ngruki, dari Asmar Latin Sani, pelaku bom Kedubes Australia tahun 2004. Ketua Umum Gerakan Ummat Islam Abdurrachman Assegaf Ahad lalu mengungkap nama Nur Hasbi dan menyebutnya anggota Kelompok Banten, di bawah Noor Din Muhammad Top, gembong dan pakar bom yang sekolah di Malaysia tapi beraksi di Indonesia. Abdurrachman Assegaf: "Namanya Nur Hasbi dia menginap di J.W Marriott sejak tanggal 15 Juli. Bayar cash 1400 dolar di kamar 1808 dengan tiga orang temannya. Nur Hasbi sudah tewas. Tinggal di sini mencari siapa pelaku di balik itu. Nah ini, Noor Din M. Top." Sidney Jones dari International Crisis Group meyakini Nur Hasbi menyiapkan aksi sempalan JI ini dengan rapi. Sidney Jones: "Karena kelompok ini pasti berulangkali datang ke hotel tersebut untuk mengecek. Jadi nggak mungkin mereka hanya datang pada hari H. Jauh sebelumnya. Tiga bulan, empat bulan, lima bulan." Sejauh ini pihak polisi menolak menafsirkan apa dan siapa di balik teror bom Jumat, namun penyidikan forensik di kamar 1808 tersebut menunjukkan cara cara persiapan yang mirip dengan bom Bali dan Cilacap. Kesimpulan ini, pada gilirannya, membuat pernyataan Presiden SBY yang mengaitkan bom Marriot-Ritz-Carlton dengan pilpres menjadi dubius. Banyak yang menilai SBY membuat blunder, tetapi menurut Wimar Witoelar, mantan jubir Presiden Gus Dur dan komentator, pernyataan SBY itu penting. Wimar Witoelar [WW]: "For once in my lifetime saya lihat Presiden SBY ini mengetahui persoalan dan tahu kapan dia harus tegas. Karena ini suatu hal yang perlu dimarahin oleh seorang pemimpin nasional. Our problem is the bomb, not the statement. Biar aja. Tapi dia sebagai presiden menetapkan, kita tidak akan terima teroris dan masih ada di antara kita orang-orang yang melakukan kejahatan, yang masih berkeliaran di masyarakat. Dan yang jahat itu yang melakukan bom tentu. Tapi yang juga membiarkan bom dan menggunakan peristiwa bom ini untuk melakukan serangan-serangan terhadap presiden." Radio Nederland Wereldomroep [RNW]: "Tapi beliau juga memberi sugesti bahwa dalam kasus bom ini, pilpres tersangkut dengan menyindir salah seorang yang dikatakan pernah menghilangkan orang, Prabowo." WW: "Jelas yang dimaksud. Anda sebut namanya. Saya takut nyebut namanya. Drakula ya." RNW: "O itu Drakulanya?" WW: "Drakula itu tidak perlu kita sebut." RNW: "Apa maknanya ini penyindiran terhadap Drakula ini?" WW: "Warning supaya orang itu jangan lengah, anggap semua warga negara itu sama. Ada warga negara yang lolos dari pengadilan HAM sepuluh tahun yang lalu." Wimar Witoelar menghadiri aksi solidaritas dan dukacita di muka Hotel Marriott. Juga pengacara Todung Mulya Lubis yang membacakan pernyataan Masyarakat Anti Kekerasan. Todung Mulya Lubis [TML]: "Mendesak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, mewujudkan sumpahnya untuk secepat mungkin menangkap dan mengadili pelaku, jaringan dan otak di balik setiap aksi kekerasan." RNW: "Pak Todung Mulya Lubis jadi mana yang prioritas? Kita mencari pelakunya atau kita mencari ketenangan?" TML: "Kita kecolongan. Kita bayar dengan sangat mahal. Dan menurut saya presiden tidak bisa melepaskan tanggungjawab." RNW: "Lalu presiden SBY menanggapi. Ini kita mengkhawatirkan bisa menjadi drakula." TML: "Ya memang ini kan satu tudingan." RNW: "Siapa sebenarnya Drakula ini? Ikut pilpres?" TML: "Ikut pilpres, tapi kan tudingan ini sudah dibantah. Karena itu sekarang beban pembuktian ada pada presiden." RNW: "Ini blunder yang menjadi bumerang bagi SBY." TML: "Bisa jadi blunder kalau itu tidak bisa dibuktikan." Sekian laporan Aboeprijadi Santoso dari Jakarta. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.radionetherlands.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
