--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Kamis 23 Juli 2009 14:10 UTC ** HUBUNGAN LEBIH ERAT AS-ASEAN ** GARUDA INDONESIA MELEBARKAN SAYAPNYA ** CINA MARAH ATAS FESTIVAL FILM MELBOURNE ** TINJAUAN PERS: GERHANA MATAHARI MENGECEWAKAN DAN KEBIJAKAN RI BASMI TERORISME GAGAL ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: MENELANJANGI OSAMA BIN LADEN ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: MENIKAM SAMPAI MATI: SIAPA PELAKUNYA? ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: CHECHNYA MENCERMINKAN RUSIA ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: DIPLOMASI GAGAL DI HONDURAS ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: KAWIN PAKSA DI SUMBA TENGAH ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: REGENERASI GOLKAR: APA KENDALANYA? * HUBUNGAN LEBIH ERAT AS-ASEAN Amerika Serikat ingin menjalin hubungan lebih erat dengan negara-negara di Asia Tenggara. Untuk itu, di pulau wisata Phuket, Thailand, Menteri Luar Negeri Hillary Clinton menandatangani pakta persahabatan dengan negara-negara ASEAN. Menurut Clinton, kawasan tersebut bisa berperan penting dalam keinginan Amerika Serikat untuk mencapai perdamaian dan stabilitas. Amerika juga berharap bisa menghentikan membesarnya pengaruh Cina di Asia Tenggara. Hillary Clinton juga mengimbau negara-negara Asia Tenggara memberlakukan sanksi lebih ketat terhadap Korea Utara. Ia juga mengatakan Amerika akan berusaha sekuat tenaga menghentikan program atom Pyongyang. Clinton berbicara pada KTT Keamanan di Phuket, Thailand yang dihadiri wakil negara-negara ASEAN, Amerika Serikat dan Amerika. Wakil Korea Utara mengecam pendekatan agresif Amerika Serikat terhadap isu ini. * GARUDA INDONESIA MELEBARKAN SAYAPNYA Maskapai penerbangan Garuda Indonesia mengumumkan rencana melebarkan sayapnya setelah dicabut dari daftar hitam larangan terbang Uni Eropa. Perusahaan akan melipatgandakan jumlah pesawat terbangnya dan memperbanyak hingga separuhnya jumlah destinasi dalam kurun waktu lima tahun. Demikian ujar Direktur Garuda Indonesia, Emirsyah Satar. Armada Garuda Indonesia akan ditambah dengan pesawat jenis Boeing 777, 737 dan Airbus A330-200. * CINA MARAH ATAS FESTIVAL FILM MELBOURNE Cina menarik tiga pengiriman film untuk festival film internasional Melbourne. Pada festival Agustus depan akan diputar film dokumenter tentang kehidupan usahawati Uigur, Rebiya Kadeer, yang hidup dalam pengasingan di Amerika Serikat. Menurut Cina ia salah satu penggerak utama kerusuhan awal bulan ini di propinsi Xinjiang. Beijing ingin agar festival tidak memutar film ini, tapi pihak penyelenggara Melbourne menolak mengabulkan permintaan itu. Rebiya Kadeer kemungkinan juga akan menghadiri pertunjukan dokumenter di Melbourne. * PUTRA PRESIDEN CINA GELAPKAN DANA Namibia dilanda kasus penggelapan besar seputar perusahaan Cina Nuctech. Pekan lalu dua warga Namibia dan seorang warga Cina ditangkap karena diduga mengalihkan dana besar dari perusahaan tersebut. Dana yang dimaksud untuk membeli perlengkapan keamanan canggih, malah dipakai untuk membeli mobil-mobil dan rumah mahal. Sampai tahun silam, putra Presiden Cina, Hu Jintao, menjabat direktur utama Nuctech. Kini ia memegang jabatan tinggi di perusahaan induk. Cina berupaya mendiamkan kasus ini. Situs web mengandung informasi soal kasus tersebut diblokir. Juga media negara tidak menyoroti isu ini. Pengadilan Namibia menunda putusan terhadap pembebasan tiga tersangka sampai pekan depan. * KERJA SAMA NON MILITER AS-IRAK Amerika Serikat dan Irak ingin agar hubungan antara kedua negara masuk tahap baru. Hubungan itu harus menekankan pada kerja sama non militer. Presiden Barack Obama telah membahas hal ini dengan Perdana Menteri Irak, Nuri al-Maliki yang berkunjung ke Amerika selama satu pekan. Tiga pekan lalu Amerika menarik mundur pasukannya dari desa-desa dan kota-kota Irak. Maliki terutama memanfaatkan kunjungan di Amerika untuk mencari investor yang ingin berinvestasi di Irak. Ia juga berharap PBB menghentikan sanksi kepada Irak di bawah pimpinan Saddam Hussein, terkait invasi Kuwait tahun 1990. Ketika itu PBB memutuskan Irak harus membayar kembali milyaran dolar kepada negara minyak itu. * REFORMASI SEKTOR PELAYANAN KESEHATAN AMERIKA Reformasi sektor pelayanan kesehatan Amerika berperan penting dalam pemulihan perekonomian negeri tersebut. Menurut Presiden Barack Obama, banyak warga Amerika menghadapi masalah keuangan besar akibat naiknya biaya pelayanan kesehatan. Obama khawatir Amerika bisa pailit kalau tidak berhasil mengendalikan biaya yang membubung tinggi itu. Karena itu ia ingin menyusun sistem baru yang lebih murah di mana warga lebih bebas memilih. Sistem ini terbuka untuk semua warga Amerika. Saat ini jutaan warga Amerika tidak memiliki asuransi kesehatan. Presiden ingin menerapkan sistem baru tahun ini juga. Itu akan menjadi proyek reformasi terpenting Amerika di dalam negeri. Banyak kaum Republiken, tapi juga anggota Partai Demokrat menentang rencana Obama. Antara lain karena bernilai sekitar 700 milyar euro untuk kurun waktu sepuluh tahun mendatang. * AIVD CABUT PERNYATAAN KEAMANAN STAF NATO Dinas rahasia Belanda, AIVD mencabut pernyataan keamanan seorang staf NATO Belanda. Hasil penyelidikan AIVD menunjukkan pejabat tinggi itu rentan dan kemungkinan bahkan mudah diperas. Karena itu AIVD tidak lagi memberinya ijin bekerja di NATO dalam posisi kepercayaan. Laki-laki bersangkutan telah dipecat dari fungsinya dan meninggalkan Amerika Serikat, di mana ia ditempatkan. Ia telah naik banding atas putusan AIVD. Dinas rahasia Belanda melakukan skrining terhadap warga. Jika, setelah skrining itu orang bersangkutan ternyata bisa merupakan resiko bagi keamanan, ia tidak diijinkan memegang jabatan tersebut. Tapi, kata AIVD ini bukan berarti orang itu tidak menjalankan tugasnya dengan baik. * PROSES PENGADILAN KARADZIC HARUS DIPERCEPAT Hakim Tribunal Yugoslavia di Den Haag, Belanda, ingin mencabut beberapa dakwaan terhadap Radovan Karadzic. Ini harus mempercepat proses pengadilan terhadap bekas pemimpin Serbia-Bosnia. Jaksa Penuntut Utama Serge Brammertz ingin mengadili Karadzic atas sebelas butir dakwaan. Tapi menurut hakim Tribunal, ini terlalu banyak. Mereka ingin agar dakwaan terhadap Karadzic dikurangi. Karadzic antara lain dituduh bersalah atas genosida setelah jatuhnya kantong Muslim Srebrenica serta kejahatan perang. Ia juga dituduh bersalah atas pendudukan Sarayevo tahun 1992 sampai 1995. * POLISI AFRIKA SELATAN REDAKAN KERUSUHAN Polisi Afrika Selatan berhasil meredakan kerusuhan selama beberapa hari di beberapa bagian Johannesburg. Pemerintah akan tetap bertindak tegas terhadap protes-protes penuh kekerasan, kata menteri Sicelo Shiceka. Rabu kemarin aparat polisi menembakkan peluru karet ke arah demonstran dan menggunakan gas air mata. Hari-hari belakangan penduduk marah pemukiman kumuh berdemonstrasi terhadap Presiden Jacob Zuma. Penduduk antara lain berunjuk rasa di pemukiman kumuh Siyathemba, Johannesburg tenggara. Menurut para pengunjuk rasa, Zuma tidak menepati janji pemilu. Sebelum menjabat presiden Mei lalu, Zuma berjanji membantu kaum termiskin di negerinya. Tapi ia dihambat krisis ekonomi global yang juga melanda Afrika Selatan. * BERITA BURSA Setelah delapan hari berturut-turut ditutup naik, hari ini bursa saham di Eropa ditutup lebih rendah. Indeks AEX di Amsterdam turun 0,4 persen pada 270,03 poin. Bursa saham di London, Paris dan Frankfurt merugi 0,1 hingga 0,3 persen. Satu euro tercatat 1,4240 dolar Amerika. Satu dolar Amerika bernilai 10.058,92 rupiah. Satu euro sama dengan 14.306,54 rupiah. * GERHANA MATAHARI MENGECEWAKAN DAN KEBIJAKAN RI BASMI TERORISME GAGAL Jutaan warga Asia serta turis Eropa dan Amerika yang ikut tur mengamati gerhana matahari terlama abad ini, tidak bisa melihat dengan jelas peristiwa istimewa ini. Rabu pagi kemarin India, Nepal, Bhutan dan Vietnam selama beberapa menit diselimuti kegelapan. Di Cina fenomena ini berlangsung enam menit, tapi hanya bisa dipantau dari sejumlah tempat tertentu karena ditutupi awan pekat. Demikian tulis harian sore Belanda, NRC Handelsblad. Di antara turis kecewa di kawasan Shanghai, terdapat sekitar seribu warga Belanda dan Belgia. Mereka menyadari sia-sia menempuh perjalanan lama ini. Mereka mendapatkan kesempatan baru tahun 2012 di Australia dan tahun 2017 di Amerika Serikat. Penduduk Hongkong serta penumpang sepuluh pesawat Boeing 737-700 yang dicarter untuk mengangkut ilmuwan Cina, turis dan pemancar televisi Cina, lebih beruntung. Mereka bisa mengamati dengan jelas gerhana matahari. Demikian tulis harian NRC Handelsblad. Kita beralih ke topik berikut. Tahun-tahun belakangan tindakan keras Indonesia terhadap kelompok militan Islam banyak dipuji masyarakat internasional, terutama Amerika Serikat. Setelah hampir setiap tahun dikagetkan serangan teroris, Indonesia selama empat tahun bebas serangan. Bukti bahwa kebijakan pemerintah membuahkan hasil. Demikian tulis International Herald Tribune. Tapi setelah pemboman terkoordinir Jumat lalu di hotel JW Marriot dan Ritz-Carlton, pakar dan pejabat Indonesia mulai menyadari adanya kelemahan cara pemerintah memberantas terorisme. Meski pihak berwenang berhasil menangkap ratusan militan dan memperlemah jaringan Jemaah Islamiyah, tapi Indonesia gagal membasmi terorisme sampai ke akar-akarnya. Otorita gagal memeriksa secara agresif ustad radikal dan sekolah Islam yang membiarkan kelompok ekstremis tetap menjalankan operasinya, kata para pakar. Sejak masuknya demokrasi di Indonesia setelah jatuhnya Soeharto, pemerintah tampaknya ragu-ragu menggunakan taktik-taktik yang mengingat kembali ke era kekuasaan militer. "Pemboman Jumat lalu seharusnya menjadi katalisator bagi Indonesia untuk memikirkan suatu pendekatan yang lebih komprehensif," ujar Rohan Gunaratna, kepala Pusat Internasional untuk Kekerasan Politik dan Penelitian Terorisme di Universitas Teknologi Nanyang, Singapura. "Pemerintah RI terlalu terfokus pada penangkapan operator. Padahal mereka seharusnya mencegah terorisme," ujar Rohan Gunaratna seperti dikutip International Herald Tribune. Menurut Sidney Jones, pakar terorisme Islam dari International Crisis Group di Jakarta, adad sekitar 50 sekolah berhubungan dengan Jemaah Islamiyah dan menampung buronan. Jaringan ini tetap bisa bertahan berkat sekolah-sekolah seperti ini, katanya. Demikian International Herald Tribune. Dan sekian pula Tinjauan Pers untuk kali ini. * MENELANJANGI OSAMA BIN LADEN 'Menelanjangi Osama bin Laden' adalah buku komik, menggambarkan kontradiksi lucu di kalangan penganut agama ekstrem. Berbagai lukisan dalam komik ini menyajikan gambaran ekstremisme agama, yang tersebar di banyak negara Islam, khususnya setelah munculnya Al Qaeda dan Osama bin Laden. Laporan Abdelali Ragad Penulis komik adalah Mohammed Sefawi, pakar Islam Eropa dan aliran politik Islam, kelahiran Aljazair. 'Menelanjangi Osama bin Laden' akan diterbitkan oleh suatu penerbit di Paris, pada tanggal 11 September. Menurut Mohammed Sefawi, untuk menerbitkan buku 'Menelanjangi Osama bin Laden' ini, ia harus kerja keras. "Selama beberapa bulan belakangan, saya harus banting tulang agar September mendatang, buku sudah bisa sampai di tangan pembaca. Suatu gambaran kocak mengenai orang-orang yang menggunakan Islam, dalam upaya mencapai tujuan politik." Karakter kartun Gagasan menulis tentang Al Qaeda dan Osama bin Laden dengan menggunakan medium kartun muncul di benak Mohammed Sefawi pada 2003. "Gagasan muncul ketika saya sedang melakukan riset di Pakistan dan Afghanistan, dalam rangka pembuatan film dokumenter dan buku berjudul 'The Search for Bin Laden'. Berbagai kalangan ekstremis yang saya temui, saya pikir, kelakuannya persis seperti tokoh kartun. Buku saya bukan hanya memuat lelucon tentang Al Qaeda dan Osama bin Laden, tapi juga memuat berbagai peristiwa nyata." Mohammed Sefawi, yang dikenal sebagai penentang kelompok Islam yang menggunakan kekerasan untuk mencapai tujuan politik, menambahkan: "Orang-orang yang punya pikiran gelap itu, dalam setiap kata dan perbuatan mereka, menunjukkan mereka sebenarnya komik dan sumber lelucon. Aspek penting inilah, yang memudahkan saya menyajikan kisah kelompok ekstrem Islam dan Al Qaeda, dalam bentuk gambar kartun." Kartun Nabi Muhammad Mohammed Sefawi mulai menulis setelah perang saudara di Aljazair pada tahun 1990-an. Setelah ia melarikan diri ke Paris, dan selama lima tahun terpaksa hidup di bawah perlindungan polisi Prancis, karena menghadapi ancaman pembunuhan. Selanjutnya Mohammed Sefawi menyatakan, ribut-ribut di berbagai kalangan Islam radikal menyusul penerbitan kartun nabi Muhammad di Denmark, juga mendorong lahirnya gagasan membuat kisah mengenai Al Qaeda dan Osama bin Laden dalam bentuk komik. Penulis ini yakin, walaupun wajah Al Qaeda dan masalah ekstremisme agama tampak serius dan menakutkan, namun gejala tersebut melahirkan hasil sampingan lucu, karena kalangan ekstremis Islam ini menampilkan kontradiksi dan kosongnya penalaran. Sang penulis yakin, 'Menelanjangi Osama bin Laden' adalah buku pertama dalam kategori khusus ini. Jilbab dan mobil telepon Mohammed Sefawi menilai, soal jilbab, atau 'hijab', merupakan salahsatu masalah paling penting dan peka, dalam arus pemikiran Islam fundamentalis. Ia menyatakan: "Sikap kalangan ekstremis pada kaum wanita, secara psikologis cacat. Karena, di satu sisi orang-orang seperti itu mengingkari eksistensi kaum wanita, menyembunyikan mereka di balik burka atau pakaian lainnya, membelenggu kebebasan mereka, dan memperlakukan mereka semata-mata sebagai obyek. Di sisi lain, mereka menikahi empat wanita sekaligus. Osama bin Laden sendiri, punya empat istri." Sang penulis selanjutnya menambahkan, hal yang paling ironis adalah, para pemimpin kelompok ekstremis tidak pernah mempertaruhkan nyawa mereka sendiri. Ini bisa memancing tanggapan sinis: Kenapa para pelaku serangan bom bunuhdiri boleh langsung menuju surga, sementara Osama bin Laden dan anak-anaknya tidak memperoleh keistimewaan tersebut? Melalui buku ini, penulis berpesan pada remaja Muslim, khususnya mereka yang tinggal di Eropa, ekstremisme tidak akan bisa hidup bersama modernisme. Menurut sang penulis, bukunya merupakan cara baru dan khas, untuk memahami ajaran dasar apa yang ia sebut Islam. Itu adalah "suatu ajaran, yang menyuruh kita untuk menertawakan mereka yang mencoba meneror kita." Gambaran Islam radikal Ciri-ciri Islam radikal menurut Mohammed Sefawi. "Ini menyangkut kelompok setan, yang kadang menamakan diri sebagai kelompok Wahabi, kadang Ikhwanul Muslimin, dan mereka percaya Tuhan menyuruh mereka untuk melakukan pembunuhan." Dalam bukunya, penulis ini menyatakan: "Berbagai kelompok Islam radikal tersebut mengesankan pada kita, dalam penghayatan kehidupan kita sehari-hari, mereka datang dari dunia lain, dari abad lain. Bahkan dalam cara berpakaian, mereka sangat berbeda dengan kebanyakan busana biasa. Mereka memang tidak mengenakan dasi, tapi menggunakan mobil telepon, internet, dan mobil mewah. Itu menunjukkan adanya schizofrenia pada dunia modern." Tidak sulit bagi Mohammed Sefawi menyajikan semua sikap itu dalam bentuk komik. Karena, rincian komik seperti itu gampang disajikan dalam bentuk gambar. 'Menelanjangi Osama bin Laden' akan diterbitkan oleh Penerbit "Baiz 12" di Paris, pada tanggal 11 September, dalam edisi berbagai bahasa. * MENIKAM SAMPAI MATI: SIAPA PELAKUNYA? Apakah ia seorang pelayan pria ataukah wanita? Membawa setangkai lilin atau pisau dapur? Sebuah majalah Amerika bermaksud memberi paluang kepada para pembacanya untuk menentukan, dengan menulis akhir dari contoh murni sebuah cerita detektif Inggris. Penulis-penulis yang sedang menanjak namanya bisa membuat sejarah sastra dengan menulis bagian terakhir novel karya Graham Greene. Bagian-bagian naskah lengkapnya telah ditulis pada tahun 1920 dengan meninggalkan pintu terbuka lebar bagi akhir yang mendebarkan. Graham Greene mulai menulis The Empty Chair pada tahun 1926, namun menyerah ketika mencapai 22.000 kata. Itu adalah cerita misteri pembunuhan yang terjadi di sebuah rumah kampung Inggris, di mana para tamu menemukan tubuh seorang pria bernama Richard Grove. Para pembaca pengetahui bahwa ia ditikam sampai mati, tetapi tidak tahu siapa yang mengayunkan pisau dan membunuhnya itu. Tulisan yang tidak pernah dicetak itu, telah ditemukan dua tahun silam oleh Francois Gallix, yang melakukan penelitian di Pusat Kemanusiaan di Univeritas Texas. Gallix: "Ia meninggalkan cukup banyak naskah-nskah yang tidak selesai di dalam lacinya. Namun hal yang sangat tidak lazim yang saya temukan adalah bahwa tulisan-tulisan lain yang disebutkannya tidak tercantum dalam buku-buku hariannya atau dalam surat-suratnya, ataupun di mana saja ia menulis. Dan tieak menemukan apa-apa di situ tentang The Empty Chair. Itulah mungkin salah satu alasan mengapa tidak seorangpun sejauh ini yang mengetahui tulisan itu, berpikir tentang ketidak-selesaiannya, dengan demikian tidak mengharginya dengan tidak melakukan sesuatu untuk itu". Dewasa ini para penulis kriminal Amerika akan melakukan rencana Strand Magzine untuk mewujudkan buku itu. Penerbit Andrew Gulli mengatakan, ia akan menerbitkannya dalam lima tema berturut-turut, dan menyelenggarakan pertandingan guna menyelesaikan cerita itu. Callix mengatakan ini adalah suatu gagasan penulis yang menghendaki cinta. Gallix: "Ini tidak sepenuhnya terselesaikan, ini adalah suatu kemungkinan dan ini adalah kemungkinan yang baik, karena Greene sendiri memainkan permainan ini sekurang-kurangnya dua kali. Kali pertama di tahun 1949, ketika New Statesman menyelenggarakan pertandingan dengan hadiah, apakah seseorang pantas sebagai peniru novel Greene, dan Greene sendiri mengirimkan kutipan pendek dengan menggunakan nama samaran, dan tidak memenangkan hadiah". Greene manulis buku kerika ia berumur 22 tahun dan itu merupakan tantangan bagi setiap orang yang siap mencoba menyelesaikannya, tetapi Gulli mengatakan bahwa pertandingan itu akan membangkitkan interes bagi sejumlah penulis top. Ia mengatakan akan menyerahkan keputusan akhir kepada pertanian Graham Greene. Gullix: "Kalau hal itu merupakan wewenang mereka, maka hal itu akan baik bagi saya., namun dalam tingkat yang lebih luas, saya menginginkan penyelesaiannya. Dalam cerita ini, tidak mirip dengan misteri Edwin Drood [ an unfinished novel karya Charles Dickens], di mana anda tahu siapa penjahatnya, dengan buku ini, sangat terbuka akhirannya, dan itu bisa jadi secara harafiah tak seorangpun. * CHECHNYA MENCERMINKAN RUSIA Belum sampai seminggu setelah pembunuhan aktivis Hak Asasi Mansuia (HAM) Natalja Estemirova, di Chencya terjadi penculikan setidaknya tujuh orang. Ini terlihat dari data organisasi HAM Memorial, tempat Estemirova pernah bekerja. Laporan Groot Koerkamp. "Jumlah kasus penculikan bertambah dan banyak eksekusi dilakukan tanpa proses peradilan, "tandas Direktur Memorial Tatjana Kasatkina. "Itulah yang terjadi di Chechnya saat ini dan otoritas Chechya mengetahui hal itu. Kondisi HAM di sana jelas memburuk, sulit untuk menyangkalnya." Kasatkina baru kembali dari Chechnya, tempat ia memperingati kematian Estemirova. Ia kurang percaya, pelakunya akan pernah diadili. Koran Inggris The Guardian Kamis memuat imbauan kepada otoritas Rusia untuk berusaha sekuat tenaga mencari pembunuh dan mencegah agar di masa mendatang tidak ada lagi para aktivis HAM dan jurnalis terbunuh. Menunda kegiatan Di Chechnya, Kasatkina dan para sejawatnya memutuskan untuk menghentikan sementara kegiatan Memorial di republik itu, atas alasan keamanan. Ini sebuah keputusan sulit. "Sulit untuk mengatakan bagaimana reaksi orang, " katanya. "Kami mengambil keputusan ini setelah berunding dengan sejawat kami dari Grozny, dari Goedemes, Sernovodsk dan Urus-Martan. Setelah Natalja dikuburkan kami bermusyawarah. Tentu saja kami tidak bisa menghentikan seluruh kegiatan. Di sana masih ada para pengacara yang bekerja untuk kami, kami tidak bisa melupakan mereka." Tapi salah satu tugas terpenting Memorial, yakni mencatat dan mendokumenkan kasus-kasus penghilangan dan pelanggaran-pelanggaran HAM lain, dihentikan sementara sampai September, karena alasan keamanan. "Kami menghawatirkan nyawa para rekan kami, " kata Kasatkina. Stalin Keputusan Memorial ini berarti bertambah sulit untuk memperoleh gambaran tepat tentang situasi di Checnhya. Lebih sulit dari dulu, yang sebenarnya juga sudah sulit. Karena di bawah rezim presiden sekarang, Ramzan Kadyrov, tercipta iklim di mana orang lebih suka bungkam, juga walaupun anggota keluarga mereka diculik. Perbedaan besar dari beberapa tahun lalu, ketika para aktivis HAM dan wartawan yang berkunjung ke sana, masih sering disuguhi cerita-cerita kasus penghilangan dan penyiksaan. Beberapa pihak, seperti ketua Kelompok Helsinki di Moskow, Lyudmila Alekseyeva, membandingkan situasi di Chechya dengan teror Stalin dari tahun tiga puluhan. Ini semua terjadi pada saat terjadi kegiatan pemulihan, yang mengesankan bahwa situasi Checnya seolah sudah normal, setelah sempat dilanda dua perang dahsyat. Dagestan dan Ingusyetia Tapi lebih dari rata-rata perhatian terhadap apa yang terjadi di Chechnya tidak bisa menutupi bahwa situasi di republik-republik tetangganya, seperti Dagestan dan Ingusyetia tidaklah lebih baik. Seballiknya, laporan-laporan yang sekarang dari organisasi-organisasi Memorial melukiskan suatu gambaran yang mengecewakan dari kenyataan sehari-hari di Ingusyetia, di mana kasus pambunuhan dan penghilangan orang sering terjadi. Situasi HAM di sana mungkin sangat lebih buruk dari pada yang dialaminya di Chechnya. "Karenanya apa yang terjadi di Kaukasus bagian Utara sangat memprihatinkan". ujar Kasatkina. "Api setiap saat bisa menyala lagi". Pembunuhan Di kawasan lain Rusia, juga bertambah banyak kasus pelanggaran HAM. Misalnya kasus-kasus pembunuhan di Moskow awal tahun ini terhadap pengacara Stanislav Markelov dan wartawati Anastasija Baburova, atau pembunuhan terhadap aktivis HAM Andrey Kulagin baru-baru ini. Badannya ditemukan 10 Juli lalu pada tempat penggalian pasir di Karelia. Menurut Kasatkina, Chechnya dalam kenyataannya adalah sebuah cermin yang mengungkapkan apa yang terjadi di Rusia, hanya apa yang terjadi di Chechnya lebih tampak, karena hal itu terjadi di suatu wilayah yang kecil. Kebebasan Pers "Contohnya kebebasan pers, " kata Kasatkina. "Stasiun pemancar televisi terpenting di Rusia mengemukakan pendirian-pendirian negara. Sudah tentu mereka tidak menayangkan tentang, misalnya pembunuhan terhadap Natalija Estemirova atau hal-hal buruk yang lain. Mereka hanya memperlihatkan pendirian-pendiran resmi, seperti halnya yang mereka lakukan di Chechnya. Grozny masih menjadi puing-puing, tetapi mereka menayangkan sebuah lapangan dengan air mancur, dari mana para wartawan bisa membuat cerita mereka. Mereka membuat kesan bahwa semuanya baik. Dan dengan cara yang sama media massa kami harus menunjukkan bahwa semua baik di Rusia. * DIPLOMASI GAGAL DI HONDURAS Diplomasi telah gagal. Langsung setelah perundingan ternyata gagal, presiden yang digulingkan, Manuel Zelaya, segera mengumumkan, ia segera akan kembali ke Honduras. Kali ini melalui jalan darat, dari Nikaragua. Laporan Pablo Gamez-Cersosimo. Manuel Zelaya, mendapat dukungan moril dan militer dari rekan sejawatnya, Presiden Nikaragua, Daniel Ortega, serta dukungan diplomatik dari beberapa presiden Amerika Latin beraliran kiri lainnya, di bawah pimpinan Presiden Venezuela, Hugo Chavez. Perjalanan balik menuju kemenangan ini akan disiarkan langsung oleh Telesur, stasiun televisi Venezuela. Perang saudara Pemerintah de facto baru Honduras tidak bersedia mengembalikan jabatan presiden pada Manuel Zelaya. Karena itu, Manuel Zelaya mengundang berbagai organisasi internasional, di antaranya organisasi negara-negara Amerika, OAS, dan Perserikatan Bangsa Bangsa. Juru penengah Oscar Arias sedang melihat kemungkinan penyelenggaraan KTT Amerika latin. Sebagai upaya pamungkas, mencegah makin memburuknya krisis di Honduras, jangan sampai meledak menjadi perang saudara. Dalam suatu wawancara dengan Radio Nederland Wereldomroep, Menteri Muda Luar Negeri Kosta Rika, Edgar Ugalde, menyatakan: "Ada bahaya nyata situasi makin panas, dan akan bermuara pada konfrontasi. Hal itu, dengan segala cara harus dihindarkan. Karena, akan membuat situasi lebih gawat lagi. Hal seperti itu, pernah kita alami pada masa lalu." Manuel Zelaya menilai upaya damai Kosta Rika gagal, dan menyatakan dalam beberapa jam ini akan kembali ke Honduras melalui wilayah Nikaragua, dan Jum'at besok sudah akan tiba kembali di tanah-airnya. Dengan demikian ia mempertaruhkan banyak hal. Bukan hanya stabilitas di Honduras, tapi juga seluruh Amerika Tengah, suatu wilayah yang punya sejarah panjang deretan kudeta berdarah. Krisis ideologi Menurut pengamat politik Ivan Briscoe, pakar Amerika Latin, krisis Honduras menunjukkan gejala krisis ideologi yang melanda Amerika Latin saat ini. Ivan Briscoe: "Selama beberapa tahun belakangan ini, dengan susah payah, Amerika Tengah sedang mencari jalan tengah antara gambaran klasik pembedaan kiri dan kanan, yang mendominasi politik Amerika Tengah selama ini." Honduras tengggelam dalam perpecahan akibat kudeta terhadap seorang presiden yang terpilih secara demokratis. Dan Amerika Tengah, tampaknya akan kembali ke masa lalu mereka yang penuh kegelapan. * KAWIN PAKSA DI SUMBA TENGAH Bagi masyarakat Sumba Tengah, NTT, kekerabatan adalah hal yang sangat penting. Demi menjaga kekerabatan, budaya kawin paksa pun diterapkan. Tapi lama-lama ada motif ekonomi di balik budaya kawin paksa ini. Para perempuan yang jadi korban kawin paksa tak jarang juga menjadi korban kekerasan fisik. Laporan KBR68H. Laju sepeda motor kami berhenti di tengah jalan. Kami tengah mencari rumah Intan Rambu Dauki, perempuan dari Desa Makatekeri, Sumba Tengah, yang menjadi korban penculikan dan kawin paksa. Sungguh kebetulan, laki-laki yang kami temui di tengah jalan itu adalah paman Intan. Namanya Dominggus. Ia adalah satu-satunya saksi mata saat Intan diculik. Dominggus: "Kita mau keluar pi pasar mereka datang dari sana saya pikir orang dari sawah begitu, orang langsung palang saya. Saya tidak bisa lewat lagi dorang langsung ambil. Saya paman Intan. Saya boncengin Intan, mereka tangkap bawa lari. Banyak orang laki-laki semua. Intan nangis-nangis". Dominggus lantas membawa kami menuju rumah Intan. Jalan menuju rumah Intan belum beraspal, masih berupa jalan kampung berupa tanah dan berbatu. Di kiri kanan terhampar persawahan. Setelah perjalanan 15 menit, kami tiba di rumah keluarga Intan. Rumah panggung Rumah keluarga Intan berupa rumah panggung dengan atap alang-alang, di bagian bawah untuk kandang babi. Dindingnya dari anyaman bambu atau gedek. Begitu masuk ke dalam rumah terasa gelap, karena tak ada ventilasi yang memadai. Juga tak ada listrik. Penerangan hanya mengandalkan lampu teplok. Di dalam rumah tak terlihat barang-barang mewah. Rumah ini tampak mencolok dibandingkan rumah-rumah warga Sumba yang lain. Meski sama-sama berbentuk rumah panggung, namun rumah-rumah lain sudah memakai atap genteng atau seng, sudah ada listrik, sementara di bagian bawah rumah bersih, tak lagi jadi kandang babi. Intan dan keluarga tinggal di Desa Makatekeri, Kecamatan Katikutana, Sumba Tengah. Sekitar 2 kilometer dari pusat kota Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur. Nama Intan mulai sering dibicarakan masyarakat setelah kasus kawin paksa dan penculikan yang dialaminya disiarkan di Radio Gogali, satu-satunya radio di Sumba Tengah. Diculik Saat itu akhir Desember 2008. Intan diculik siang hari, ketika Intan sedang berboncengan motor bersama pamannya Dominggus untuk pergi ke pasar. Di tengah jalan mereka dihadang 6 laki-laki yang langsung mencekal dan mengangkut Intan dari atas motor. Ini cerita versi Intan, yang sudah kembali dari Malaysia. Intan: "Saya lagi jalan, lepas itu mereka langsung tahan motor saya, mereka langusng tangkap saya, lepas itu mereka bawa pergi saya ke rumah mereka. Tapi saya tidak setuju dengan orang itu. Itu bukan jodoh saya. Saya tidak mau dikawin paksa." Para penculik Intan ini adalah keluarga laki-laki yang menginginkan Intan menjadi istrinya. Ini berdasarkan perjanjian di masa lalu, ketika Intan masih kecil, keluarga Intan dan keluarga laki-laki ini akan saling menjodohkan anak mereka. Intan lantas dibawa ke rumah keluarga laki-laki, di Desa Laimerang, berjarak sekitar 3 kilometer dari desa Intan. Intan terus menangis, tak mau dibawa masuk ke dalam rumah. Intan: "Bantuan polisi dan pemerintah dan bapak umbu Lane. Saya dibawa lari, mereka tak mau lepaskan. Mereka terus bawa saya ke kampung. Sodara lapor polisi. Polisi naik kampung turunkan saya kembali." Orang tua menyesal Orangtua Intan mengaku tak lagi ingin memaksakan anaknya menikah dengan laki-laki yang tak dicintai. Perjanjian kawin paksa yang mereka sepakati dulu dengan keluarga laki-laki yang masih terhitung saudara, dibatalkan sepihak. Ibu Intan, Rambu Mura Guna, tak ingin anaknya menikah dengan seseorang tanpa cinta. Rambu Mura Guna: "Ya sekarang bukan jaman memaksa. Harus ada persetujuan laki dengan perempuan." Ayah Intan, Umbu Yora Sabatundung juga tak mau dianggap mencari keuntungan dengan mengawinkan paksa anaknya. Umbu Yora Sabatudung "Macam sekarang omong pendek karena lapar. Tidakk mau jual anaknya. Biar tidak ada hewan tergantung anaknya laki-laki dan perempuan. Kalo setuju antara dua bisa juga kalo tidak, tidak juga harus turun kembali juga. Kami tidak mau menjual anak." Kawin paksa adalah tradisi masyarakat Sumba yang sudah berlangsung dari generasi ke generasi. Tokoh perempuan Sumba Tengah Maria Rambu Kawurung mengatakan, dulu tradisi ini dipakai untuk melekatkan hubungan keluarga. Perkawinan dilakukan antar saudara, yang masih satu garis keturunan. Maria Rambu "Yang dikawinkan misal anak tante kita harus iya dengan anak om. Sodara tapi wajar. Tidak bisa kawin paksa yang tidak ada hubungan anak om? Tidak bisa. Agar hubungan tetap berlanjut terus tidak putus." Rambu Legi Nguju, warga Desa Makatekeri, pernah melakukan praktik kawin paksa ini untuk anaknya. Tahun 1990-an, ia mengawinkan anak laki-lakinya dengan perempuan yang masih kerabat jauh. Sebelumnya kedua keluarga sudah punya kesepakatan. Maskawin Untuk proses kawin paksa ini, dia memberikan mas kawin berupa belasan ekor kuda dan kerbau senilai 30 juta rupiah. Rambu Leki Nguju "Maskawin 15 ekor kerbau kuda dan 1 ekor babi. Dikasih ke pihak perempuan. Karena kawin paksa karena bawa lari. Tidak mau, anak milih anak lain. Dorang sudah berencana. Tidak bisa batal bawa lari dorang. Kekerasan secara fisik pun bisa terjadi jika ada yang menolak dikawinkan secara paksa. Perempuan yang menolak kawin paksa, misalnya, bisa diteror, ditangkap dan diculik. Seperti yang terjadi pada Intan, kata tokoh masyarakat Sumba Tengah Umbu Lane. Umbu Lane "Diculik , diangkat, dipikul macam babi. Dibawa lari ke rumah laki-laki. Ini kan penculikan, seolah pemaksaan. Jadi kita tidak setuju. Ini tidak ada komunikasi. Diculik dan diangkat. " Penangkapan terhadap calon mempelai korban kawin paksa kadang diketahui, juga direstui kedua keluarga. Koordinator LSM Wahana, yang mendampingi perempuan korban kawin paksa Sumba Tengah, Farida Paduleba. Farida Paduleba "Ketika ada perundinggan yang jelas antara bapak dan calon suami maka akan diminta satu waktu mungkin yang ditentukan kapan dan di mana cara tangkapya. Ketika tangkapanya di mana, misalnya di pasar, hari Rabu, nanti akan terjadi perampasan di pasar, misalnya di bemo, tapi dulu belum ada demo. Kalo sampai di rumah suaminya dia makan atau tidak, dia pun dikurungkan." Kalaupun kawin paksa tetap terjadi, tak hanya si perempuan yang tersiksa, tapi juga si laki-laki. Charles Kaseduk, warga Anakalang, Sumba Tengah, menikah dengan istrinya secara paksa pada 1986. Charles Kaseduk: "Yang dijalani kawin paksa. Kalau dipikir, sebenarnya tidak bermoral ya. Tapi karena saat itu lingkungan berpengaruh dan masih terikat dengan budaya." Andreas Sabaora, tokoh adat di Sumba Tengah, menekankan, tak ada yang diuntungkan dengan adat kawin paksa. Mereka pasti menderita batinnya, kata dia. Andreas Sabaora " Karena cinta tidak tumbuh dari dalam. Dia hanya mau menerima kenyataan. Hanya karena tenggang rasa dengan bapak, mamanya, keluarganya, maka mau tidak mau." Terbukti pada Intan Rambu Dauki, salah satu korban kawin paksa. Meski kejadian sudah setengah tahun berlalu, Intan mengaku masih trauma. Intan Rambu Dauki "Ya ,masih takut sih. Saya pulang dari Malaysia sudah dua minggu lebih. Tetapi sekarang saya masih takut ada orang yang buat seprti dulu lagi." * REGENERASI GOLKAR: APA KENDALANYA? Kegagalan Jusuf Kalla memenangkan pilpres belakangan membuat suara semakin santer untuk meremajakan Partai Golkar. Suara ini tidak hanya datang dari luar saja, tapi juga dari internal partai sendiri. Kalau tidak ada regenerasi masa depan partai yang sempat lama berkuasa ini, terutama di zaman Orde Baru, akan suram. Politikus Partai Golkar Indra Piliang menyebut istilah Titanic, maksudnya partai bisa 'karam' kalau tidak dibenahi. Politikus muda Golkar berasal dari Sumatra Selatan, yaitu Dodi Reza juga menyadari perlunya regenerasi partai. Ikutilah wawancara Radio Nederland Wereldomroep dengan politikus yang terpilih sebagai anggota DPR RI dengan suara terbanyak nasional untuk Partai Golkar. Dodi Reza [DR]: Kebetulan setelah pilpres ini kan banyak suara-suara supaya kaum muda ini juga mengambil porsi yang lebih signifikan di pengurusan DPP Golkar. Karena dilihat bahwa Partai Golkar ini memang sekarang kan sesuai pengalamannya tadi ya pak, pilpres, pilleg kan mengalami degradasi kepemilihan. Nah diyakini bahwa salah satu penyebabnya adalah kurangnya regenerasi ataupun penyegaran di dalam tubuh Partai Golkar sendiri. Seperti kalau partai-partai lailn itu kan transformasi mereka. Dari partai-partai yang tadinya klasik itu sekarang lebih mengarah ke modern. Ditunjukkan juga dengan susunan kepengurusan di partai-partai lain itu kebanyakan juga sudah figur-figur muda di dalamnya. Nah oleh karean itu di Partai Golkar sendiri dan juga mendapat dukungan dari luar, ada timbul pemikiran bahwa untuk supaya Golkar ini bisa bertransformasi ke depan menjadi partai moderen, yang bisa merebut hati konsituennya lagi di tahun 2014 nanti, perlu ada darah baru atau darah segar yang duduk dalam kepengurusan DPP Golkar. Radio Nederland Wereldomroep [RNW]: Tetapi sebenarnya kesadaran ini agak terlambat gak, kalau menilai mengilas balik hasil pilpres kemarin? DR: Kalau kita melihat hasil pilpres ataupun pileg kemarin, bisa dirasakan memang kesadaran ini sudah agak terlambat di kalangan internal Golkar sendiri. Karena toh kita melihat bahwa partai-partai politik yang lain, itu sudah lebih dulu melakukan regenerasi atau pun juga dengan melakukan penyegaran-penyegaran internal. Karena untuk menyongsong juga pemilu ke depan. Diharapkan dengan perolehan suara yang makin menurun ini, di tahun 2014 suara Golkar akan bisa rebound gitu. RNW: Anda melihat ada kendalanya ngga? Maksud saya, mungkin yang tua-tua belum mau mundur, bagaimana anda melihat kendalanya di mana itu? DR: Mestinya akan terjadi sesuatu. di mana -mana yang namanya perubahan the change itu pasti ada resistensi itu tidak bisa kita pungkiri, tetapi di sini kita bisa melihat bahwa proses regenerasi atau transformasi di Partai Golkar ke pengurus yang lebih muda, tentunya tidak akan meninggalkan pengurus-pengurus senior, pengurus lama yang selama ini sudah mengetahui asam garam dan juga urat nadi dari Partai Golkar sendiri. Yang paling baik sebetulnya, kalau kita boleh mengusulkan ada komposisi proporsional yang baik antara kepengurusan dari generasi yaitu politisi-politisi senior dengan juga politisi-politisi muda, yang sekarang banyak bermunculan di Partai Golkar. RNW: Tapi apakah ada hal-hal lain yang mungkin perlu diperhatikan juga. Golkar kan ada beban masa lalunya gitu. Golkar itu disebut ya sebagai partai atau kendaraannya Suharto. Apakah itu dipikirkan juga? DR: Karena partai kita merupakan salah satu partai yang paling tua di Indonesia, maksud saya dalam sejarah pembangunan Indonesia kontemporer, di jaman Orde Baru dan jaman reformasi sampai sekarang jamannya pemilu langsung. Karena Golkar ini adalah partai yang paling banyak makan garamnya, tentu saja pasti mempunyai beban ataupun warisan sejarah dari masa lalu. Tapi sudah jelas diputuskan bahwa dalam beberapa kali Munas Golkar, beberapa kali dalam pertemuan nasional untuk Partai Golkarnya, memang secara kelembagaan tentunya sudah menjadi partai sendiri, dan yang memang harus melupakan dominasi kekuasaan, sebagai partai yang berkuasa di Indonesia selama tigapuluh empat tahun lebih. Konsep kekaryaan Golkar sangat jelas, yaitu berkarya dan berbuat untuk masyarakat, untuk bangsa dan negara. Kalau ada masa lalu yang harus kami panggul sekarang, adalah sejarah ya. Dan sampai kapanpun pasti kalau mendengar partai golongan karya, konotasinya adalah partai yang timbul, hidup dan berkuasa pada Orde Baru. Ini juga merupakan bagian dari tugas dari generasi muda merintis partai ke depan, bagaimana nama itu tadi bisa kita rebranding-kan, kita bisa repositioning-kan sehingga menjadi salah satu adventage dalam berkompetisi di antara partai-partai politik modern ke depan. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.radionetherlands.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
