--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Selasa 25 Agustus 2009 15:00 UTC ** KORBAN BARU H1N1 ** POLISI CARI ORANG NOMOR DUA BOM MARRIOT ** PENYIDIKAN BARU PENYIKSAAN CIA ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: MENCERMATI TEKNIK TERSEMBUNYI CIA ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: TARIK ULUR HASIL PEMILH AFGANISTAN ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: AFGANISTAN, NEGERI JIWA TERLUKA ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: BENCANA KEKERINGAN ANCAM PETANI SURIAH ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: KONDISI PSIKIS SCHAPELLE CORBY BURUK: MUNGKINKAH JALANI HUKUMAN DI AUSTRALIA ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: AIR MINUM BELANDA JUGA HARUS DIBUBUHI KLORIN ** TOPIK ULASAN PERS: DEFISIT SEKOLAH DI FILIPINA DAN PGI CEMASKAN SYARIAH * KORBAN BARU H1N1 Seorang bocah dua tahun dari Jawa Timur dikabarkan tewas akibat flu Meksiko di Indonesia. Dengan ini jumlah pasien meninggal akibat virus H1N1 menjadi enam orang, termasuk lelaki 21 tahun yang tewas sebelumnya. Pria tersebut menderita radang paru-paru berat dan laboratorium menyatakan ia positif H1N1. Indonesia mencatat terjadi 1033 kasus flu Meksiko sejak pertama kali masuk Juni lalu. Di seluruh dunia sudah 1800 orang tewas akibat flu Mexico yang muncul April silam. Kebanyakan dari mereka meninggal di Amerika. * POLISI CARI ORANG NOMOR DUA BOM MARRIOT Polisi Indonesia melaporkan sedang mencari orang nomor dua serangan bom hotel Marriot dan Ritz Carlton Jakarta bulan lalu. Seorang warga Indonesia, Muhamad Jibril Abdurahman, alias Muhamad Ricky Ardan bin Mohammad Iqbal dikaitkan dengan jaringan yang melakukan pemboman. Polisi mencurigai tersangka punya andil mencari dana. Polisi sendiri belum bisa menyingkap sumber dana secara detil. Demikian jubir polisi Nanan Soekarna. Muhamad Jibril termasuk dalam enam tersangka yang saat ini buron, termasuk dalang utama Noordin Top. Dia diduga kaki tangan warga Arab Saudi Al Khalil Ali yang juga ditahan dengan tuduhan menyalurkan dana pemboman. Lima tersangka lain tewas, termasuk dua pembom bunuh diri dan perencana teknis. Lima lainnya ditahan, tapi seorang warga Indonesia bernama Iwan dibebaskan. Polisi belum mengkonfirmasi adanya hubungan dengan al-Qaeda. Namun jaringan diduga kuat membiayai serangan bom bunuh diri di Indonesia sebelumnya, termasuk bom Bali 2002 dan bom Marriot 2003. * PENYIDIKAN BARU PENYIKSAAN CIA Pemerintah Amerika memerintahkan penyidikan baru atas diijinkkanya teknik-teknik penyiksaan dalam menginterogasi tersangka teror oleh CIA. Jaksa Agung Eric Holder menunjuk penuntut khusus untuk menyidiki kemungkinan pelanggaran dalam operasi CIA. Pemerintahan George W Bush yang lalu memutuskan menarik diri dari investigasi. Pengangkatan jaksa penuntut federal khusus John Durham dipicu laporan tahun 2004 dan 2005 yang diterbitkan Senin kemarin. Dalam laporan disebutkan misalnya bagaimana para interogator CIA mengancam Khalid Sheikh Mohammed, dalang serangan 11 September. CIA mengancam akan membunuh anak-anak Khalid jika ada serangan lagi atas Amerika. Presiden Barack Obama menunjuk tim ahli untuk menjalankan interogasi tersangka teror di masa mendatang. Tim akan diawasi langsung Dewan Keamanan Nasional, sebuah dewan penasihat pemerintah. * KORSEL TAK MAU KALAH LUNCURKAN ROKET Korea Selatan untuk pertama kalinya meluncurkan roket. Naro-1 berangkat pagi ini dari tempat peluncuran di sebuah pulau di selatan Seoul. Pangkalan militer ini dijaga ketat oleh angkatan udara dan marinir untuk mencegah kemungkinan serangan. Roket akan membawa sebuah satelit penyidikan ilmiah ke orbitnya. Korea Utara mengikuti perkembangan proyek dengan seksama. Sebelumnya negara ini dihujat habis akibat meluncurkan roket. Korea Utara mengatakan itu dilakukan untuk meluncurkan satelit komunikasi, tapi negara Barat yakin itu adalah pengujian roket jarak jauh. * MICHAEL JACKSON OVERDOSIS PROPOFOL Michael Jackson meninggal dunia akibat overdosis propofol, yaitu obat narkose kuat. Demikian tertera dalam laporan patholog-anatom yang diumumkan Senin. Legenda pop berusia 50 tahun itu tutup usia 25 Juni lalu akibat layuh jantung. Penyelidikan polisi diarahkan pada obat-obatan yang digunakan Jackson serta dokter yang memberikan obat-obatan itu. Salah satu dokter, Conrad Murray, sudah dua kali dimintai keterangan oleh polisi, tapi belum dinyatakan sebagai tersangka. Murray menyatakan ia memberi propofol kepada Jackson karena Raja Pop itu mengalami kesulitan tidur. Akibatnya, Jackson dilaporkan ketagihan obat narkose itu. * SISTEM KESEHATAN AFSEL GAGAL Pemerintah Afrika Selatan harus memberi contoh kepemimpinan lebih baik untuk memperbaiki sistem kesehatan negara. Demikian laporan jurnal kesehatan The Lancet. Laporan menyebutkan, walaupun Afrika Selatan bukan negara miskin, keadaan kesehatan penduduknya bisa disamakan dengan negara berkembang. Sementara sepuluh persen lebih warga terinfeksi HIV, presiden sebelumnya Thabo Mbeki, menolak mengijinkan obat penolak virus masuk negara itu. Mbeki menyarankan penggunaan akar bit dan bawang putih untuk menangani HIV/AIDS. Beban lain untuk sistem kesehatan Afrika Selatan adalah tingginya angka kejahatan dengan kekerasan dan perkosaan. Sementara tingkat kematian bayi menurun di sebagian besar negara, di Afrika Selatan jumlahnya meningkat sejak 1990. Menanggapi laporan, Menteri Kesehatan Aaron Motsoaledi mengakui memang pemerintah melakukan sejumlah kekeliruan, tapi Afrika Selatan masih berjuang dengan warisan kolonialisme dan apartheid. * KEBAKARAN HUTAN YUNANI TERKENDALI Petugas pemadam kebakaran Yunani sedikit demi sedikit berhasil mengendalikan kebakaran hutan di Athena utara. Ratusan petugas itu terbantu oleh angin yang sudah berkurang banyak kekuatannya. Diharapkan, api bisa dikendalikan seluruhnya dalam satu hari ini. Ribuan penduduk tepi kota Athena telah mengungsi beberapa hari belakangan akibat kebakaran yang telah memusnahkan puluhan rumah. Pemadam kebakaran Yunani mendapat bantuan petugas pemadam dari negara-negara Eropa lain, termasuk Turki. Ribuan hektar tanah pertanian dan perkebunan anggur hancur. Tidak ada laporan korban jiwa. Ini merupakan kebakaran terparah dalam dua tahun. Tahun 2007, sekitar tujuh puluh orang tewas akibat kebakaran. * KOLOMBIA PROTES VENEZUELA Kolombia mengajukan protes atas Venezuela pada Organisasi Negara-negara Amerika (OAS). Pemerintah Kolombia menuduh Presiden Venezuela Hugo Chavez ikut campur urusan dalam negeri mereka. Beberapa hari lalu Chavez menghujat Kolombia, terutama akibat Kolombia yang mengijinkan Amerika menggunakan basis militer di wilayahnya. Chavez menyebut Kolombia dan Amerika negara narkoba. Selain itu dia mengadakan penyidikan atas transaksi keuangan dan senjata pelbagai perusahaan Kolombia di Venezuela. Chavez juga mengancam memutus hubungan perdagangan dengan Kolombia. Presiden Venezuela menyerukan anggota partai sosialis negerinya membentuk aliansi dengan para politisi kiri Kolombia. Bogota mengatakan muak dengan kekerasan verbal Chavez dan minta OAS menghentikan hal itu. Ricuh kedua negara ini diduga memanas pada KTT pimpinan negara-negara Amerika Latin di Argentina Jumat mendatang. * SERANGAN UDARA ISRAEL TEWASKAN WARGA PALESTINA Sekurangnya tiga warga Palestina tewas akibat serangan udara Israel pada sebuah terowongan di Jalur Gaza. Terowongan ini banyak digunakan untuk penyelundupan. Enam lainnya cedera pada serangan dekat Rafah tersebut sementara satu orang belum ditemukan. Angkatan Udara Israel mengatakan serangan adalah balasan atas mortir Palestina Senin kemarin. Terdapat jaringan terowongan luas antara Jalur Gaza dan Mesir yang digunakan untuk mengangkut makanan dan bahan bakar ke Gaza. Ini dilakukan untuk menhindari blokade Israel. Selain itu terowongan juga digunakan untuk menyelundupkan senjata. Baik Israel dan Mesir berusaha mengakhiri penyelundupan, tapi terowongan yang digunakan masih ratusan jumlahnya. * LIANG LAHAT LAKU 4,6 JUTA DOLAR Liang lahat di atas makam Marilyn Monroe laku terjual 4,6 juta dolar melalui situs lelang eBay. Makam di Los Angeles ini ditawarkan oleh janda seorang pengusaha kaya. Suaminya meninggal tahun 1986 dan dimakamkan di atas legendda Hollywood tersebut. Perempuan ini menjual makam utuk menutup hutang hipoteknya di Beverly Hills. Tidak jelas siapa pemilik baru makam. Pengusaha Richard Poncher membeli liang lahat tahun 1954 dari pemain baseball Joe DiMaggio yang saat itu baru bercerai dari Marilyn Monroe. Atas permintaan sendiri, Poncher dimakamkan dengan wajah menghadap ke bawah. Jenazah Poncher saat ini dipindahkan ke liang lahat diatasnya, yang sedianya merupakan makam untuk istrinya. Tapi perempuan itu ingin dikremasi. Tempat peristirahatan terakhir di sekitar Marilyn Monroe sangat populer. Bos majalah Playboy Hugh Hefner membeli liang lahat di sebelah Marilyn tahun 1992. Marilyn Monroe wafat tahun 1962 pada usia 36 tahun. * ATLET LARI AFSEL DISAMBUT BAK PAHLAWAN Atlet lari Caster Semenya disambut bak pahlawan di bandara Johannesburg, Afrika Selatan. Ribuan orang menyanyi dan menari dan ingin melihat Caster dari dekat. Caster Semenya meraih emas pada lomba lari 800 meter wanita di kejuaraan dunia di Berlin. Dia masuk finish dalam waktu 1 menit 55,45 detik. Penampilan Caster yang maskulin memancing keraguan akan jenis kelaminnya. Federasi atletik internasional IAF mewajibkan dia menjalani uji jenis kelamin. Hasil belum diketahui. Para pendukungnya mengacungkan spanduk bertuliskan 'Seratus persen perempuan'. Afrika Selatan geram atas perlakuan terhadap Caster. Politisi dan media menuduh IAF rasis dan seksis. * BERITA BURSA Bursa Eropa diduga dengan kerugian, tapi di menjelang siang sentimen membaik. Ini disebabkan laporan future yang mengindikasikan pembukaan Wall Street yang memperkirakan kenaikan. Indeks AEX Amsterdam siang ini tercatat turun 0,45 poin pada 297,43 poin yang berarti rugi 0,2%. 1.00 EUR = 1.42771 USD 1.00 EUR = 14,285.24 IDR 1.00 USD = 10,005.00 IDR * MENCERMATI TEKNIK TERSEMBUNYI CIA Penuntut khusus akan menyelidiki tuduhan mengenai penyiksaan tawanan oleh dinas intelijen Amerika, CIA. Jaksa Agung Eric Holder mengumumkan langkah ini Senin bersamaan dengan munculnya detail-detail mengenai penggunaan teknik-teknik interogasi kejam yang dilakukan dinas intelijen itu. Hermione Gee Menurut laporan CIA tahun 2004 yang dirilis Senin, para interogator CIA mengancam untuk memperkosa dan membunuh anggota keluarga tersangka teroris. Ketika dirilis pertamakalinya tahun lalu, laporan disensor ketat. Uni Kebebasan Sipil Amerika (ACLU) berhasil menggugat supaya laporan dirilis kembali tanpa banyak diedit. Alexander Abdo adalah salah satu anggota dalam Proyek Keamanan Nasional ACLU. Alexander Abdo:"Dokumen yang sangat penting- memperlihatkan kajian yang lebih menyeluruh terhadap program interogasi CIA dibanding dokumen-dokumen lain yang pernah dirilis sebelumnya....Ketika pemerintahan Obama berkuasa Januari lalu, ia berkomitemen terhadap transparansi dan menurut kami presiden seyogyanya mengambil sikap baru mengenai dokumen yang sangat penting bagi diskusi mengenai program interogasi CIA yang berlebihan.........itu memberikan laporan yang lebih jujur dan tidak berpihak mengenai program. Itu seyogyanya membawa debat lebih medalam dan debat seperti ini jelas dijamin". Ancaman perkosaan Laporan ini mencatat teknik-teknik interogasi termasuk eksekusi pura-pura, ancaman kematian, water-boarding atau dicelupkan ke air berkali-kali, dan ancaman perkosaan. Dua contoh khusus diambil dari laporan itu: Abd al-Rahim al-Nashiri, tersangka pengebom kapal USS Cole diancam bahwa ibunya akan diperkosa di depannya apabila ia tidak memberitahu para interogator mengenai rencana serangan teroris lainnya. Tersangka dalang serangan 11 September, Khalid Sheikh Mohammed, diancam anak-anaknya akan dibunuh apabila terjadi lagi serangan di Amerika Serikat. Ia juga disiksa menggunakan water boarding lebih dari 180 kali dengan cara-cara yang tidak sesuai dengan metode yang sudah disetujui pemerintah Amerika. Tidak etis Mendukung keputusan Jaksa Agung untuk melakukan penyelidikan, Alexander Abdo mengatakan insiden-insiden seperti itu tidak bisa dibiarkan begitu saja. Alexander Abdo:"Program interogasi yang dijalankan selama 8 tahun terakhir berdampak besar tidak saja bagi negara ini tapi juga bagi masing-masing individu. Ada orang yang disiksa oleh pemerintah kami, ada sedikitnya belasan orang yang meninggal akibat interogasi dan perlakuan kejam selama dikurung dan ini sama sekali tidak etis bagi kami sebagai negara dan juga tidak pantas, mengingat nilai-nilai dan latar belakang konstitusi kami, untuk menutup mata terhadap penyalahgunaan berat dan kasat mata ini". Merugikan Pengumuman investigasi mendalam terhadap penyiksaan tawanan ini memicu reaksi balik politik. Dalam surat yang ditujukan kepada Holder, yang juga senator senior Partai Republik, dikatakan keputusan untuk menyelidiki CIA bisa berdampak menakutkan bagi kerja komunitas intelijen dan 'dapat' merongrong upaya intelijen Amerika. Holder mengakui keputusannya ini kontroversial tapi tetap mempertahankannya, mengingat informasi yang tersedia, ini 'satu-satunya tindakan yang bisa dipertanggungjawabkan'. Penuntut John Durham akan memimpin penyelidikan. Ia sudah menyaksikan rekaman video CIA yang memuat interogasi kejam terhadap tersangka teroris. * TARIK ULUR HASIL PEMILH AFGANISTAN Siapakah yang akan menikmati hasil pemilu di Afganistan? Semua pihak berupaya keras mempengaruhi jalannya pemilu,mulai dari para jenderal, Presiden Karzai, kelompok militan sampai Taliban. Sementara pihak Barat justru punya pandangan lain. Warga Afganistan telah hilang kepercayaan. Laporan Hans Jaap Melissen bersama Bette Dam. Selama beberapa hari Uni Eropa berhasil mengendalikan situasi. Setelah pemilu digelar Kamis (27/8) lalu para pejabat langsung berlomba-lomba memuji lancarnya pemilu kedua dalam sejarah Afganistan. Curiga Namun demikian, situasi di lapangan bertolak belakang dengan berbagai pernyataan pejabat itu. Di Uruzgan, wilayah yang cukup aman, tingkat kedatangan diperkirakan tidak lebih dari 20 persen. Berbagai daerah pemilihan lain melaporkan tingkat kedatangan hanya 5 persen. Para pemilih tidak datang bukan hanya karena takut tapi mereka juga sama sekali tidak percaya dengan pemilu. Mariko Peters, anggota Partai GroenLinks Belanda, hadir dalam pemilu sebagai penasehat Organisasi Pengamat Pemilu Afgansitan FEFA. "Warga Afganistan sama sekali tidak percaya pemilu akan berjalan jujur dan adil. Semuanya hanya sandiwara saja. Pengamat FEFA menemukan berbagai kecurangan yang akan diteliti lebih lanjut," jelas Peters. Pengamat pemilu dari Amerika (International Republican Institute) juga menemukan berbagai kecurangan. Situasinya bahkan lebih buruk dibandingkan pemilu tahun 2004 lalu. Berbagai ancaman membuat pemilih takut datang ke TPS terutama para wanita. Registrasi pemilu juga sangat buruk. Orang bisa berkali-kali mendaftarkan diri sebagai pemilih. Selain itu orang yang sebenarnya tidak punya hak suara tetap bisa memilih. Manipulasi Sementara itu, saat ini tarik ulur memperebutkan hasil pemilu sudah terjadi di Afganistan. Demikian disampaikan Martine van Bijlert, pengamat Afganistan. Gubernur, polisi sampai otoritas lokal saling berupaya mempengaruhi hasil pemilu untuk kepentingan masing-masing. Hasil pemilu yang merugikan gubernur berkuasa langsung diubah. Para pengamat diusir, saksi pemilu banyak yang diintimidasi. Komisi Pemilihan Umum Afganistan juga tidak jujur. Melihat berbagai kecurangan itu, Mariko Peters terkejut menanggapi pernyataan para pengamat pemilu Eropa yang memuji jalannya pemilu. "Jujur saja. Pernyataan pengamat pemilu dari Uni Eropa sangat memalukan. Situasi sebenarnya kacau balau. Tapi mereka menyatakan seolah-olah telah dicapai sukses besar. Hal seperti itu seharusnya tidak diucapkan," jelas Peters. Bagi warga Afganistan mereka sudah tidak percaya lagi dengan apa yang disampaikan oleh militer dan diplomat internasional tentang keadaan negara mereka. Korupsi dan kecurangan sama sekali tidak ditangani dan itu tidak hanya terjadi dalam pemilu yang lalu. Berbagai kecurangan yang terjadi dalam pengelolaan proyek bantuan juga tidak diungkap. Berbagai pernyataan pengamat internasional bisa saja meyakinkan dunia luar. Tapi, untuk warga Afganistan sendiri semua itu hanya menimbulkan kecurigaan saja. * AFGANISTAN, NEGERI JIWA TERLUKA Oleh Sahar Jahish Sahar Jahish(25) untuk pertama kali pulang ke tanah air Afganistan. Ia berusia 5 tahun ketika harus meninggalkan negeri Asia Tengah itu. Sahar, lulusan sekolah jurnalistik, membuat catatan harian. Setelah Taliban jatuh pada tahun 2001, ia baru berani menyusun rencana kunjungan. Pemilu presiden usai dan kini tiba bulan suci Ramadhan. TV yang dulunya dikuasai calon presiden, mendadak dipenuhi para mullah bertulban. Mereka khotbah tentang betapa baiknya puasa itu. Ayat-ayat suci Al-Quran dilantunkan sepanjang hari. Saya sendiri sangat bahagia bisa meluangkan Ramadhan di tempat kelahiran. Ketika masih kecil, saya belajar Islam dengan rasa takut. Apa yang dilakukan semuanya dosa. Wajib sholat lima waktu dan kebajikan lain, kalau tidak masuk neraka. Buntutnya saya jadi kafir. Pas mulai hidup mandiri, karena kuliah, saya mengecap Islam yang cinta damai. Saya memutuskan untuk kembali menjadi seorang muslimah. Takut Namun pulang ke Afganistan membangkitkan kenangan Islam semasa kanak-kanak. Islam yang membuat saya takut. Saya membayangkan Ramadhan lain. Seyogyanya akan lebih mudah hidup di negara Islam ketimbang di Belanda. Tapi saya rindu kebebasan. Saya kehilangan puasa lahir dari keinginan sendiri. Islam di Afganistan layaknya agama paksaan. Tak ada kemerdekaan memilih. Ironi, sebab saya tahu Islam harus lahir dari hati. Namun di sini, saya saksikan, agama itu peraturan., peraturan itu agama. Muslimah harus pakai jilbab bertentangan dengan prinsip Islam. Setiap Jumat, saya mendengar khotbah imam lokal lewat TOA yang membahana. Mereka bergaya mengutuk. Lelaki berjubah itu cuma bicara soal HARUS, HARUS dan HARUS, jika tidak akan hangus api neraka bertahun-tahun. Tak pernah aku mendengar hal-hal membangun yang disampaikannya. Kenapa mereka nggak menyerukan membantu orang lain, atau bagi makanan untuk tetanggamu. Orangnya Saya muak, lalu menyalahkan agama. Lantas aku berujar di hati: "Jangan bodoh. Ini orangnya, bukan agamanya." Sejak tiba di Afganistan, saya mendengar seruan-seruan aneh yang nggak boleh dalam Islam. Perempuan, kata sepupu saya, nggak boleh cukur rambut kaki dan ketiak. Dosa ujarnya. Kalau balik ditanya, di mana ada larangan tersebut di Al Quran, ia cuma diam, tak bisa menjawab. Tapi itu belum apa-apa. Sebagai perempuan, anda boleh tidak menggunakan pembalut dan tidak boleh minum bila tangan kiri di atas kepala. Konon, nanti kaki bisa sakit. Air harus diminum dalam tiga teguk, tak boleh langsung sekali teguk. Walah, capek, plus dongkol. Agama di negeri ini dipakai untuk membodohi orang. Para imam menghambat kemajuan. Warga hidup dalam ketakutan. Afganistan, negeri jiwa terluka dan para pemimpin agama yang memuakkan. * BENCANA KEKERINGAN ANCAM PETANI SURIAH Mereka hidup dari teh manis dan roti dan tinggal di tenda-tenda usang. Di Suriah ada sekitar 60 ribu keluarga berkelana mencari pekerjaan, mengungsi dari kekeringan di bagian timur laut. Negeri itu dilanda bencana kemanusiaan, tapi tidak mendapatkan bantuan apa pun. Laporan koresponden Remco Andersen. "Semua ladang saya kering", ujar Abu Abdallah terpukul. Sebagian dari 15 anak-anaknya mengawasi dari tenda yang sekaligus berfungsi sebagai ruang keluarga. Abu Abdallah serta keluarga besarnya berasal dari Suriah timur laut. Di sana mereka memiliki tanah kecil tapi subur yang dipakai untuk menanam gandum. Kini mereka meluangkan hari di lapangan berdebu, pinggir jalan raya ke Damaskus. Kalau kebetulan ada pekerjaan, mereka memetik tomat untuk seorang petani tidak jauh dari situ. Pendapatan mereka sekitar seratus lire per hari - satu setengah euro. Mereka hampir tidak bisa hidup darinya. Tapi di desa asal tidak ada apa-apa bagi mereka. Bencana besar Suriah terancam bencana kemanusiaan besar. Di bagian timur laut, pusat gandum Suriah, untuk tahun ketiga berturut-turut hampir tidak turun hujan. Menurut data PBB, 150 ribu petani gagal panen. Peternak kecil dan menengah atas di kawasan tersebut kehilangan 80 persen ternaknya yang mati akibat kekurangan pangan dan ladang rumput. Lebih dari 800 ribu orang kehilangan hampir semua harta miliknya, itu sama dengan satu dari 25 warga Suriah. "Mereka sudah selama setahun hidup dari teh manis dan roti," kata Silvana Giuffrida, wakil kepala Organisasi Pangan Sedunia WFP di Suriah. Menurut laporan terbaru PBB, di propinsi Raqqa, Suriah utara, satu dari empat anak-anak yang berusia di bawah lima tahun kekurangan gizi, dibanding satu dari sepuluh anak di bagian lain negeri tersebut. "Situasi sangat memprihatinkan," kata Giuffrida. Mencabut tanaman liar Akibat kekeringan yang tak kunjung berhenti, diiringi naiknya harga bahan bakar serta pangan, orang terpaksa menjual harta benda dan mempekerjakan anak mereka. Enam bulan belakangan, jumlah pengungsi berlipat ganda. Sejauh ini 60 ribu keluarga berkelana di Suriah, mencukupi kebutuhan sehari-hari dengan bekerja sebagai pemetik tomat atau mencabut tanaman liar. Misalnya di kawasan subur di kaki dataran tinggi Golan, Suriah selatan. Tidak jauh dari jalan raya, di ladang peternakan seluas lima kali sepuluh kilometer, terdapat puluhan tenda milik orang sangat miskin dari Suriah timur laut. Jumlah mereka mencapai ribuan orang. Diperkirakan di Suriah Selatan ditampung puluhan ribu pengungsi. Kaum laki-laki sudah selama beberapa tahun bermigrasi sebagai pekerja musiman. Tapi akibat kekeringan yang parah mereka kini juga mulai hidup di tempat mereka bekerja selama musim dingin. Keluarga mereka juga ikut bergabung. "Seluruh desa saya ada di sini," cerita Mohammed, penanam gandum yang sudah tiga tahun di tenda usang di pinggir ladang tomat. "Tahun pertama ada sekitar 20 keluarga di sini, kemudian bertambah menjadi 50 dan sekarang daerah ini sudah dihuni sebanyak 500 keluarga." Anak-anak bertelanjang kaki bermain di pasir yang penuh hama. Tidak ada air, listrik, sanitasi dan bantuan. Bantuan itu hampir tidak ada, karena fenomena ini relatif baru. Selain itu juga terkait keengganan pemerintah Suriah menampung puluhan ribu orang yang bekerja dengan upah harian. Dicemaskan mereka bisa mengacaukan situasi ekonomi Suriah. Juga kekurangan dana yang kronis berperan penting: Tahun lalu pelbagai organisasi PBB di Suriah meminta bantuan 20 juta dolar untuk korban kekeringan, tapi mereka cuma mendapat empat juta dolar. Aktivitas bantuan yang ada sangat minim dan terpusat di Suriah timur laut. Di sini pemerintah Suriah, dengan bantuan Organisasi Pangan Sedunia dan sejumlah LSM mulai memberikan bantuan pangan kepada sanak keluarga yang tetap tinggal di daerah itu dan yang situasinya termasuk yang paling parah. Untuk tahun mendatang, PBB menyatakan memerlukan 53 juta dolar untuk banguan pangan dan medis. Mereka ingin memberi para petani ternak dan biji-bijian baru dengan harapan hujan akan lebih sering turun musim berikutnya. Paria Prospek bahwa situasi di Suriah timur laut akan membaik harus meyakinkan keluarga yang meninggalkan wilayah tersebut, untuk kembali ke kampung halaman. Masalahnya kebanyakan dari mereka tidak melihat manfaatnya untuk kembali, jelas Abu Abdallah: "Ladang tidak menghasilkan apa-apa bagi kami," katanya. Kendati demikian ia juga ingin tahu bagaimana situasi di utara. Ia sangat menderita akibat kemiskinan. "Sebelum hujan tak turun lagi, rumpat bertumbuh sangat tinggi," ujarnya sambil menunjuk ke pinggangnya. "Ketika itu kondisi kami baik. Saya berhasil memenuhi kebutuhan keluarga saya. Sekarang saya menjadi paria, orang memandang saya dengan rasa benci. Saya telah kehilangan harga diri saya." * KONDISI PSIKIS SCHAPELLE CORBY BURUK: MUNGKINKAH JALANI HUKUMAN DI AUSTRALIA Anna Bligh, Perdana Menteri negara bagian Australia, Queensland mendukung imbauan agar penyelundup narkoba Schapelle Corby menjalani hukuman di Australia saja terkait kondisi psikisnya. Mungkinkah permohonan ini akan dikabulkan Indonesia? Menurut laporan psikiater, kondisi Schapelle Corby sangat buruk. Berdasarkan laporan itu PM Queensland, Anna Bligh meminta supaya situasi Corby ditinjau kembali. "Saya selalu berpendapat Schapelle Corby sebaiknya menjalani hukuman di Australia," kata Bligh. Tapi kemungkinan permintaan itu dikabulkan tergantung hasil negosiasi antara pemerintah RI dan Australia, karena pada dasarnya kesepakatan itu didasarkan pada suatu perjanjian yang sifatnya adalah mutual legal assistance [bantuan timbal balik dalam masalah pidana, Red.]. Demikian Sigit Riyanto, pakar hukum internasional dari Universitas Gajah Mada, Yogyakarta. "Kedua belah pihak bisa saja menyepakati misalnya seorang narapidana yang tidak menjalani hukuman dalam periode tertentu, kemudian ada pertimbangan-pertimbangan yang memungkinkan atau favorable bagi narapidana itu, narapidana yang bersangkutan itu diberi kesempatan menjalani atau menyelesaikan masa hukumannya di negara asalnya, sepanjang itu memang ada mutual legal assistance antara kedua belah pihak. Dalam hal ini negara yang menjatuhkan hukuman itu dengan negara asal, dalam hal ini Australia." Tapi itu juga sangat tergantung berbagai faktor, salah satunya adalah apakah kondisi narapidana bersangkutan memang hanya bisa dilakukan atau dirawat di negara asalnya, ujar Sigit Riyanto. Pakar hukum internasional dari UGM ini juga menambahkan dalam hal narkoba ini semestinya Indonesia tidak begitu mudah memberikan toleransi kepada pihak ketiga untuk, dengan alasan apa pun, kemudian bisa menjalani masa hukuman itu di luar wilayah hukum Indonesia. "Ini berkaitan dengan penegakan kedaulatan dan penegakan hukum yang juga mencerminkan kapasitas negara Indonesia di dalam melaksanakan hukum nasional sendiri pada dasarnya." Kalau permintaan Australia memang dilaksanakan, ini bisa menjadi preseden yang tidak baik antara Indonesia dengan pihak negara yang lain, bukan hanya dengan Australia, kata Sigit Riyanto. Sementara menurut pakar hukum internasional UI Hikmahanto Juwana andaikata Indonesia ingin membuat perjanjian transfer of sentenced prisoners sebaiknya dimulai dengan Malaysia. "Kita tahu bahwa banyak mereka-mereka warga negara Indonesia yang melakukan tindak pidana di Malaysia dan kita berharap mereka bisa kembali ke Indonesia dan menjalani masa sisa hukumannya. Ketimbang mereka-mereka yang melakukan tindak pidana di Australia." Bagi publik Indonesia tentu pemerintah harus mendahulukan kepentingan warga negaranya daripada kepentingan negara-negara lain, dalam hal ini Australia, ujar Himahanto Juwana. Wawancara dengan Hikmahanto Juwana bisa diikuti di situs web kami: www.ranesi.nl * AIR MINUM BELANDA JUGA HARUS DIBUBUHI KLORIN Perusahaan air minum Belanda harus menambahkan klorin sewaktu proses penyaringan air minum. Ini adalah satu-satunya cara untuk memerangi secara efektif bakteri legionella yang berbahaya. Sampai sekarang penambahan klorin ke dalam air minum sangat ditentang, bahkan tabu. Orang Belanda sangat bangga akan air minum mereka yang rasanya enak, bersih tanpa tambahan klorin. Laporan redaktur kesehatan Thijs Westerbeek van Eerten: Menurut Annelies van Bronswijk, dari Universitas Teknik Eindhoven, Belanda, pandangan itu harus diubah. Van Bronswijk memperkirakan setiap tahunnya 800 penduduk Belanda meninggal dunia akibat menderita penyakit yang disebabkan bakteri legionella. Jumlah itu jauh lebih banyak dari angka resmi pemerintah yang hanya beberapa puluh. Pakar ini menjelaskan bagaimana ia mendapat angka 800 orang tersebut. Annelies van Bronswijk: Kita bisa membandingkan data-data negara tetangga sekitar Belanda, sebelum dan sesudah penambahan klorin. Dengan itu kita bisa memperkirakan bagaimana situasi sebenarnya di Belanda. Misalnya saat ini kita tidak tahu apa penyebab kematian penduduk Belanda yang menderita infeksi paru-paru berat. Sebenarnya itu masalah yang mudah diselidiki, karena penderita infeksi paru-paru berat biasanya disebabkan bakteri legionella, dan kebanyakan penderitanya meninggal dunia. Rumah Sakit Lembaga Kesehatan Nasional Belanda RIVM sependapat dengan usulan untuk menambahkan klorin ke dalam air minum. Menurut kepala pemberantasan infeksi, Jim van Steenbergen, pakar Eindhoven ini punya satu usulan yang baik. Tetapi penambahan klorin itu tidak perlu untuk seluruh wilayah Belanda. "Terutama rumah sakit, panti jompo, pusat revalidasi, tempat-tempat di mana banyak pasien yang lemah kondisi kesehatannya, bisa secara individual menambahkan klorin ke dalam air minum mereka. Rasanya Tidak Enak Berbeda dengan banyak negara lainnya, pemerintah Belanda enggan menambahkan klorin ke dalam air minum karena mengandung zat-zat yang bisa menyebabkan kanker dan selain itu merusak lingkungan. Ditambah lagi banyak orang berpendapat air minum dengan klorin punya rasa yang tidak enak. Tetapi Van Bronswijk membantah pendapat-pendapat tersebut. Annelies van Bronswijk: Pertama-tama kita tidak menambahkan klorin seperti yang dipakai orang-orang dulu ke dalam air minum. Saat ini kita menambahkan 'mono-klorin amina', senyawa klorin yang khusus dibuat untuk air minum. Klorin ini tidak ada rasanya sama sekali. Selanjutnya, apa pun yang berlebihan bisa menyebabkan kanker. Jadi kita harus menerapkan aturan ini dengan sangat hati-hati, tidak kebanyakan, tidak juga terlalu sedikit. Saya mengakui memang kita harus ekstra hati-hati dengan klorin. Annelies van Bronswijk menyambut gembira dukungan dari lembaga kesehatan nasional Belanda. Sudah bertahun-tahun ia menyerukan hal tersebut, tanpa reaksi dari Den Haag. Ia sadar sekali mayoritas penduduk Belanda tidak ingin klorin ditambahkan ke dalam air minum mereka. Belanda sangat bangga akan air minumnya yang sangat baik dan enak tanpa klorin. Karena itu Van Bronswijk sedikit putus asa. "Kadang saya berpikir apabila salah seorang anggota keluarga politikus Belanda sakit akibat legionella, mungkin itu bisa mengubah pendapat pemerintah Den Haag." * DEFISIT SEKOLAH DI FILIPINA DAN PGI CEMASKAN SYARIAH Pendidikan dasar di Filipina semakin memprihatinkan. Irene Mendevil, seorang guru bahasa Inggris harus mengajar dengan pengeras suara. Ini diakibatkan jumlah muridnya yang sangat banyak. Seratus murid dalam satu kelas, bukan hal yang luar biasa di Filipina saat ini. Demikian laporan harian the International Herald Tribune. Filipina saat ini kekurangan sekitar 27 ribu ruang kelas. Demikian mantan Menteri Muda Pendidikan Juan Miguel Luz. Untuk menampung semua murid, banyak kelas dibagi dua dengan pembatas ruangan. Itu pun bukan jaminan semua murid mendapat kursi, banyak yang harus berbagi dengan teman sebelahnya. Tangga dan koridor terpaksa diubah jadi ruang kelas. Sistem sekolah pagi dan sore diterapkan sejak tahun 2006. Yang juga jadi masalah adalah toilet. Sekitar 62 persen sekolah kekurangan toilet. Di Manila, perbandingannya adalah 1 toilet untuk 143 murid. The International Herald Tribune melanjutkan, ini disebabkan populasi Filipina yang meningkat pesat, sementara anggaran pendidikan sangat kecil. Tahun ini saja tercatat 21 juta murid masuk sekolah menengah, satu juta lebih banyak dibanding tahun lalu. Sebagai perbandingan, Thailand menghabiskan $853 per murid, Singapura $1800, Jepang $5000, sementara Filipina $138. Rico Encinares, seorang guru kimia mengatakan, tidak pernah tahu nama murid-muridnya, bahkan hingga kenaikan kelas. Dia cuma ingat yang nakal atau yang pandai, sementara yang biasa-biasa saja dia tidak ingat. Guru tidak bisa memberi perhatian individual. Hanya sepuluh persen dari seluruh murid sekolah di Filipina yang mendapat pendidikan berkualitas. Mereka ini adalah para murid yang sangat berdedikasi. Demikian Herald Tribune. Dari Filipina kita ke Indonesia. Dewan gereja Indonesia (PGI)mencemaskan semakin dekatnya penerapan hukum syariah di Indonesia. Demikian harian Belanda Trouw. Belum lama ini diajukan rancangan undang-undang yang mengatur produk halal dan kewajiban membayar zakat. Ketua PGI Andreas Yewangoe mengatakan RUU mengabulkan kehendak satu pemeluk agama, tapi mengorbankan yang lain. UU yang berlaku nasional harusnya bersifat netral dan tidak mengucilkan siapapun. Jika tidak, ini bisa menyebabkan diskriminasi. Demikian Yewangoe seperti dikutip Trouw. Walaupun Indonesia memiliki populasi umat muslim terbesar dunia, tapi Indonesia bukan negara islam. Pengacara PGI Lodewijk Gultom mengatakan formulasi RUU tersebut banyak mengacu pada hukum syariah, seakan-akan Indonesia adalah negara islam. Menurut Gultom penerapan hukum halal bisa membuat kelompok agama lain merasa tidak diacuhkan dan menuntut hal yang sama berdasarkan tradisi agama mereka. Ini bisa menimbulkan perpecahan. Demikian Gultom seperti dikutip Trouw. PGI minta bicara dengan Presiden SBY soal hal ini. Juga soal peraturan diskriminatif lain yang sering diterapkan pemda di berbagai daerah. Di sana sini berlaku UU yang misalnya semakin membatasi kontak pria dan wanita. PGI mengkhawatirkan apa yang mereka sebut islamisasi. Belum lama ini sebuah pengadilan di Jawa memerintahkan sebuah panti asuhan ditutup dengan alasan penghuninya adalah anak-anak kristen. Menurut organisasi Open Doors, Indonesia menduduki tempat ke-41 dari 50 negara yang paling banyak mengadili orang dengan alasan kekristenan. Di peringkat pertama adalah Korea Utara yang tidak mengijinkan orang menjadi kristen. Demikian Trouw demikian pula ulasan pers kali ini. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.radionetherlands.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
