---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Senin 05 Oktober 2009 14:50 UTC



** HALANGAN TENAGA BANTUAN GEMPA 

** IRAN BERI IZIN PERIKSA PABRIK URANIUM

** LAGI LAGI BOM BUNUH DIRI DI PAKISTAN 

** PEMBERONTAK NIGERIA MENYERAH

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: "JANGAN KIRIM UANG LAGI": 60 TAHUN KERJA 
SAMA PEMBANGUNAN BELANDA"

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: L'AQUILA JADI KOTA HANTU

** GEMA WARTA TOPIK NASIONAL: MUNAS GOLKAR: LONCENG KEMATIAN ATAU LONCENG 
KEBANGKITAN? 

** TOPIK TINJAUAN PERS: SATU DARI ENAM KORBAN GEMPA MASIH HIDUP DAN PROSES 
PENYELAMATAN KORBAN GEMPA BELUM TERORGANISIR 



* HALANGAN TENAGA BANTUAN GEMPA

Hujan menjadi rintangan terbesar regu bantuan gempa Sumatra Barat. Sampai saat 
ini pencarian korban masih dilakukan di Padang. Tetapi setelah lima hari 
pencarian, tipis harapan menemukan korban yang selamat. Untuk mencegah 
penularan penyakit, pemerintah berupaya, segera mengubur mayat-mayat korban. 
Jumlah korban tewas dipastikan 1100 orang, tetapi kemungkinan masih bertambah 
sampai 5000 orang. Koran-koran di Indonesia bahkan mengutip pernyataan kepala 
tim penyelamatan bahwa tiga desa dinyatakan menjadi kuburan massal. Dana untuk 
pekerjaan penyelamatan akan digunakan untuk penanganan korban yang selamat. 
Karena longsor lima desa tertimpa tanah dengan ketinggian puluhan meter.


* IRAN BERI IZIN PERIKSA PABRIK URANIUM

Amerika Serikat dan PBB bereaksi positif atas keputusan Iran untuk mengizinkan 
inspektur memeriksa pabrik pemurnian uranium Iran di Qom. Pihak Gedung Putih 
mengatakan keputusan Iran tepat dan berharap dalam waktu singkat sudah ada 
kejelasan tentang program nuklir mereka. Badan Atom Internasional IAEA 
mengatakan keputusan yang diambil Iran sebagai langkah menuju kerja sama dan 
transparansi. Iran juga memiliki satu pabrik pemurnian uranium di Natanz. Badan 
Atom Internasional harus menetapkan apakah Iran benar menggunakan uranium untuk 
tujuan perdamaian.


* LAGI LAGI BOM BUNUH DIRI DI PAKISTAN

Tiga orang tewas dalam serangan bom bunuh diri di kantor PBB di Islamabad 
ibukota Pakistan. Korban adalah dua orang wanita Pakistan dan satu orang asing 
yang identitasnya belum diketahui. Setidaknya 6 orang di bawa ke rumah sakit 
karena luka-luka. Kantor dengan pengamanan ketat itu digunakan PBB untuk 
organisasi pangan internasional. Pakistan sudah sering dikejutkan dengan 
serangan bom. Dua tahun belakangan ini rangkaian serangan bom setidaknya telah 
menewaskan 2100 orang. sebagian besar disebabkan oleh jarigan teroris Al-Qaeda 
atau Taliban. Keduanya memiliki basis penyeragan di bagian barat laut Pakistan, 
salah satu daerah di mana Organisasi pangan Internasional milik PBB aktif.


* PEMBERONTAK NIGERIA MENYERAH

Pempimpin pemberontak terkemuka di Nigeria menyetujui aturan pembebasan dari 
pemerintah di daerah kaya minyak di delta sungai Niger. Pemimpin pemberontak 
pemerintah Tompolo menyerahkan senjatanya kemarin. Sebagai gantinya pemerintah 
memberikan sejumlah uang yang dijanjikan dan pendidikan untuk para pengikutnya. 
Dua hari lalu dua pemimpin pemberontak, Akete Tom dan Farah Dagogo, serta 
ratusan pengikutnya juga menyerahkan senjata mereka. Presiden Umaru Yar-Adua 
memberikan waktu sampai hari minggu kemarin untuk menyetujui aturan pembebasan. 
Para pemimpin pemberontak sebelumnya telah mengumumkan akan segera mengangkat 
senjata lagi jika tuntutan mereka tidak dipenuhi. Perselisihan daerah kaya 
minyak di delta sungai Niger, bagian selatan Nigeria, terjadi sejak 2006. Kaum 
militan memberontak karena menurut mereka rakyat tidak mendapat keuntungan dari 
hasil minyak tersebut.


* PEMILIHAN ANGGOTA PARLEMEN YUNANI

Pemilihan anggota Parlemen Yunani dimenangkan oleh partai Sosialis PASOK. 
Partai dari Jorgos Papandreou mendapatkan 160 kursi dari jumlah keseluruhan 300 
kursi di Parlemen Yunani. Perdana Mentri Yunani Kostas Karamanlis telah 
menyatakan kekalahannya. Partai Konservatifnya mendapatkan hanya 100 kursi. 
karamanlis pun mengundurkan diri sebagai pemimpin partai. 
Partai Sosialis PASOK terakhir kali memerintah tahun 2004 dan sejak itu menjadi 
partai oposisi terbesar di Yunani. Pemimpin partai, Papandreou naik menjadi 
perdana Menteri. Saat ini dia menjabat sebagai Menteri Luar Negeri Yunani. Pada 
tahun 80 dan 90-an ayahnya menjabat sebagai Presiden. Kakeknya pun pernah 
menjabat sebagai perdana menteri.


* LAGI: KEBAKARAN HUTAN CALIFORNIA

45 penduduk California dievakuasi karena ancaman kebakaran hutan. Keadaan gawat 
diumumkan di kota Wrightwood, 75 kilometer barat Los Angeles. Kebakaran mulai 
terjadi hari Sabtu di Taman Nasional San Bernardino dan sekarang mengancam 
Wrightwood, berpenghuni 2000 rumah. Petugas pemadam kebakaran yang datang dari 
San Diego dan Los Angeles masih menangani kebakaran. Masih belum jelas, apakah 
kebakaran hutan tersebut dibuat oleh manusia.


* ARGENTINA KEHILANGAN RATU POPNYA

Ribuan rakyat Argentina memenuhi jalanan untuk memperingati kematian penyanyi 
Mercedes Sosa. Penyanyi wanita asal Argentina ini meninggal dunia kemarin 
berusia 74 tahun. Antrian penyelewat memenuhi depan gedung Kongres Nasional di 
Buenos Aires, tempat Sosa disemayamkan. Penggemar ingin mengucapkan selamat 
tinggal pada La Negra, atau si hitam, julukan terkenal Sosa. Sejumlah orang 
terkemuka menyesali kepergian Mercedes Sosa. Presiden Venezuela Hugo Chavez 
mengatakan Sosa memberikan kebahagian dalam kehidupan banyak orang. "Mercedes 
akan selalu bersama kita,"ujarnya. Presiden Chilli Michelle Bachelet menyatakan 
ini adalah kematian seorang sahabat. Artis terkenal asal Colombia, Shakira 
mengagungkan Sosa atas 'suara emas' dan kepekaannya atas keadilan. Sosa telah 
membuat lebih dari 40 album dan CD yang didalamnya berisi lagu-lagu melankolis 
dan penggugah masyarakat. Album terakhirnya, Cantora, dinominasikan di Latin 
Grammy tahun ini.


* BERITA BURSA

Di sebagian besar bursa-bursa Eropa hari ini di buka dengan keuntungan. 

Bursa AEX Amsterdam berada 0,5 % lebih tinggi pada 301 poin. 

Bursa London, Frankfurt dan Paris mencatat keuntungan kecil dari 0,1 sampai 0,2 
%. 

Bursa-Bursa di Asia mulai dengan kerugian. Ketidakpastian akan pemulihan 
ekonomi berperan besar dalam hal ini. Index Nikkei di Tokyo ditutup 0,6 % lebih 
rendah pada 9674, 49 poin.

1 dollar amerika = 9, 645 rupiah 
1 euro = 14, 099 rupiah 
1 euro = 1, 46 dollar amerika


* "JANGAN KIRIM UANG LAGI": 60 TAHUN KERJA SAMA PEMBANGUNAN BELANDA"

3 Oktober 1949 Belanda untuk pertama kali menyumbang dana untuk kerja sama 
pembangunan: 1,5 juta gulden (0,7 juta euro) diberikan kepada PBB. 60 tahun 
kemudian, bantuan Belanda banyak dikritik dan anggaran dipotong besar-besaran. 
Laporan Laurens Nijzink
 
Seusai Perang Dunia Ke-II Belanda sendiri masih menerima bantuan pembangunan 
melalui Marshall Plan. Tapi mulai tahun 1949 Den Haag resmi menyumbang dana 
bantuan kepada negara-negara miskin. Empat pejabat mengelola anggaran sebesar 
1,5 juta gulden. Dana diberikan kepada PBB. 
 
Selain bantuan pembangunan resmi, misionaris dan penginjil sudah bertahun-tahun 
aktif di luar negeri. Cinta sesama manusia. Itu menjadi alasan untuk memberi 
bantuan. Dana diberikan kepada gereja. 
 
Peanuts
Tahun 2010 Belanda menyumbang sebesar 4,7 milyar euro bantuan pembangunan. 
Departemen terpaksa melakukan penghematan sebesar 600 juta euro. Musibah bagi 
pihak penerima? Tidak separah itu, kata Ferdinand van Dam, mantan direktur Bank 
Dunia dan pejabat senior Departemen Kerja Sama Pembangunan Belanda. Van Dam 
berusia hampir 80 tahun. 
 
Ferdinand van Dam: "Kalau melihat seberapa banyak dana yang diperoleh 
negara-negara berkembang dari ekspor, investasi serta kiriman uang dari para 
migran, maka itu bisa mencapai ribuan milyar euro. Penghematan Belanda untuk 
bantuan pembangunan sebesar 600 juta euro sangatlah minim. Bantuan pembangunan 
Belanda sangat kecil kalau melihat cara-cara lain bagaimana negara-negara 
berkembang mendapatkan dana." 
 
Alasan kuat
Lalu masihkah perlu bantuan Belanda ini? Tahun-tahun belakangan bantuan satu 
pemerintah kepada pemerintah lain, atau bantuan bilateral, banyak dikritik. 
Hentikanlah bantuan bilateral, kata antara lain, pakar ekonomi Zambia, Dambisa 
Moyo. Bantuan tidak efektif dan dalam beberapa hal bahkan kontraproduktif. Moyo 
benar, kata Ferdinand van Dam:
 
Ferdinand van Dam: "Ia punya beberapa keberatan atas bantuan itu. Untuk bisa 
mendapatkan bantuan, sebuah negara harus memenuhi beberapa persyaratan. 
Negara-negara ketagihan atas bantuan. Semua alasan Moyo memang benar, tapi 
jalan keluar yang diusulkannya tidaklah baik: Ia mengusulkan agar negara-negara 
berkembang meminjam uang di pasar kapital. Tapi itu harapan terlalu muluk." 
 
Bantuan yang tak diperlukan
Kami tidak memberikan bantuan atas permintaan negara-negara berkembang, 
melainkan menawarkan sendiri bantuan. Itu salah, kata Van Dam sambil menunjuk 
ke India. 
 
Ferdinand van Dam: "Setiap tahun kami memberi India sekitar 200 juta euro. 
Suatu ketika kami menerima surat dari India, dengan permintaan supaya bantuan 
itu dihentikan saja. Kami mulai berpikir! Kalau negeri itu sendiri berkata 
"jangan kirim uang lagi" maka pengiriman dana sebenarnya sudah sejak lama tidak 
diperlukan lagi." 
 
Jadi berikanlah bantuan atas permintaan negara bersangkutan. Menurut Van Dam 
terutama lembaga-lembaga multilateral seperti Dana Moneter Internasional, Bank 
Dunia dan bank pembangunan regional harus menangani permintaan itu. Dengan 
demikian selesailah campur tangan negara-negara pemberi bantuan. 
 
Bantuan pembangunan resmi dilakukan melalui jalur multilateral dan, di samping 
itu, lewat bantuan dari LSM, misionaris dan penginjil. Bukankah hal serupa 
sudah dilakukan 60 tahun silam?


* Gereja Katolik Harus Terus Mengganggu

Myrtille van Bommel

Vatikan, pusat gereja Katolik di Roma dikenal sebagai lembaga otoriter. 
Pimpinan tertinggi gereja merumuskan kebijakannnya tentang kehidupan dan 
kematian, yang seringkali dipandang terlalu jauh dari kehidupan moderen. Dalam 
buku berjudul Kursi Petrus, penulis Belgia, Bart Demyttenaere menengok sekilas 
situasi di balik layar Vatikan, yang kendati makin meningkatnya sekularisasi, 
tetap saja berkembang.


Alasan pribadi
Vatikan, wilayah otonomi seluas hanya 44 hektar, terletak di jantung kota Roma, 
ibukota Italia. Di sanalah Sri Paus, Paus Benediktus XVI, berkantor dan di sana 
pula digariskan kebijakan agama Katolik. Stafnya terdiri dari sekitar 4.000 
orang. Penulis Belgia Bart Demyttenaere berhasil mewawancarai beberapa orang 
staf itu. Ia menanyakan alasan pribadi masing-masing mengapa bekerja bagi 
sebuah lembaga yang terkesan begitu jauh dari kehidupan sehari-hari, namun 
berkuasa menetapkan hal-hal etik dan moral. 

Demyttenaere bertemu kardinal, uskup tapi juga pengelola situs web serta 
penjahit pakaian Sri Paus. Di balik layar lembaga yang berkuasa ini, ternyata 
bekerja banyak orang dengan latar belakang berbeda-beda. 

Bart Demyttenaere:"Banyak sekali keragaman. Dalam buku saya, dimuat banyak 
orang yang saling menentang satu sama lain soal banyak hal, juga butir-butir 
penting. Pertama saya terkejut. Tapi pada akhirnya saya merasa itu bagus juga, 
bahwa juga Vatikan menerima perbedaan pendapat. Yang pasti, lembaga itu 
bukanlah blok monolitik."

Tanpa kritik
Tapi Demyttenaere tahu bahwa Vatikan, dalam berkomunikasi ke dunia luar, hanya 
menyuarakan satu pendapat. Salah seorang staf tinggi Vatikan yang diwawancarai, 
Monseigneur Dumon, mengakui bahwa di Vatikan akhirnya tidak ada peluang untuk 
kritik. Juga keputusan yang terasa asing tidak selalu dimengerti. Struktur 
internal Vatikan dikenal memiliki hirarki ketat dan manipulasi yang tidak 
memungkinkan kritik, jelas Dumon. 

Ketaatan besar staf merupakan salah satu butir penting lain mengapa pendapat 
Vatikan selalu menang di atas pendapat perseorangan, kata Demyttenaere. Melihat 
hal itu, setiap perbandingan dengan perusahaan multinasional moderen tidak 
berlaku. "Mereka sibuk dengan agama, dengan sesuatu yang tinggi."

Rasa bersalah
Soal kepercayaan inilah yang terlihat jelas pada diri Bruder Schillings. 

Bart Demyttenaere:"Ia seorang anggota ordo Fransiskan, hidupnya sempat begitu 
penuh gejolak. Ia sebenarnya tidak melakukan hal lain selama sepuluh tahun, 
secara anonim, menerima pengakuan dosa peziarah dari seluruh penjuru dunia, di 
Roma. Ini sudah dilakukannya selama 10 tahun, saya pikir sangat luar biasa."

Tapi di jenjang yang lebih tinggi lagi di Vatikan, sulit ditemukan nuansa yang 
lebih manusiawi. Di sana, kata penulis Bart Demyttenaera, politik dan kekuasaan 
gereja tampak lebih penting dan pesan keluar terkesan 'sengaja menjengkelkan'.

Bart Demyttenaere:"Kardinal Tauran, mantan menteri urusan negeri Paus Johannes 
Paulus II dan bekas tokoh penting ketiga Vatikan punya pendapat jelas. Ia 
pernah mengungkapkan bahwa tidaklah baik jika gereja tidak menjengkelkan lagi. 
Ungkapan menarik. Kami harus mengganggu orang lain. Yesus Kristus pun 
mengganggu banyak orang. Itulah jawaban resmi."

Belas kasihan
Menurut Demyttenaera, inti agama Katolik sulit ditemukan di Vatikan. "Inti 
agama Katolik adalah belaskasih, pengertian dan kemurahan hati - itu yang saya 
tidak temukan, apalagi dalam rapat resmi. Semuanya terdengar begitu kasar. 
Begitu kaku." Tapi seusai menulis bukunya, Bart Demyttenaere sekarang tahu, ini 
tidak berlaku bagi staf secara perseorangan.


* L'AQUILA JADI KOTA HANTU

"Ini suatu keajaiban."  Kata Perdana Menteri Italia, Silvio Berlusconi, 
beberapa hari lalu, pada saat penyerahan 400 rumah tinggal sementara, di kota 
L'Aquila, yang hancur diguncang gempa. Setengah tahun lalu, gempa bumi melanda 
kota bersejarah ini. Silvio Berslusconi menggunakan saat perayaan hari 
ulang-tahunnya yang ke 73, untuk datang ke L'Aquila, menghadiri upacara 
penyerahan, dan mengucapkan pidato penuh harapan. Sementara itu, Fons 
Stoelinga, Dutabesar baru Kerajaan Belanda untuk Italia, mengunjungi tenda 
penampungan sementara.
Barisan pemadam kebakaran dan petugas kota lainnya bekerja keras, tapi enam 
bulan setelah bencana gempa berlalu, kota L'Aquila masih tetap kosong dan sepi. 
Kota hantu. Dengan hati-hati, Dubes Fons Stoelinga, dengan rambut abu-abu, 
panjang bergelombang, mengenakan kacamata, dan helm plastik kuning, berjalan di 
antara potongan metal dan reruntuhan bangunan. Pemandangan kota yang barun 
dilanda bencana dan bayangan, bahwa di tempat ini, enam bulan lalu, sekitar 300 
orang meninggal dunia, tampak menyentuh hati sang diplomat. Ia tidak habis 
pikir, melihat kenyataan, walaupun orang sudah bekerja keras, ternyata masih 
banyak yang harus dilakukan.
Basilika 
Arsitek Luca Magi, pejabat yang bertanggung-jawab bagi semua monumen di distrik 
Abruzzen, berdiri bersama Dubes Stoelinga, di muka tangga basilika, di Piazza, 
atau alun-alun, Maria di Paganica. Karena terhalang berbagai bongkah 
reruntuhan, pintu gereja Santa Maria di Paganica, salahsatu dari 99 gereja di 
L'Aquila, hanya bisa terbuka sekitar sepuluh sentimeter saja. Dubes Stoelinga 
terkejut.
"Alun-alun kosong. Di dalam gereja bertumpuk puing-puing reruntuhan setinggi 
lima meter. Mereka masih sibuk melakukan pembersihan, enam bulan setelah 
bencana terjadi. Mereka melakukan inventarisasi. Apa yang harus mereka lakukan, 
sungguh luar biasa. Seluruh kota, paling tidak pusat paling bersejarahnya, jadi 
kota hantu."
Berkeliling di reruntuhan pusat kota yang berusia ratusan tahun ini, merupakan 
hal sangat mencekam, selama perjalanan meninjau daerah bencana. Perjalanan ini 
merupakan kunjungan resmi pertama bagi sang dutabesar. Pada dutabesar arsitek 
Luca Magi menjelaskan, sejauh ini, hingga sekarang, upaya yang dilakukan 
sebenarnya terbatas pada memelihara keadaan, inventarisasi, dan terutama 
bersih-bersih.
Bantuan sosial
Sekian banyak puing-puing reruntuhan telah dibersihkan dari jalan-jalan kota 
L'Aquila. Melihat masih sekian banyak bongkahan beton bertumpuk di mana-mana, 
tampak jelas pekerjaan masih sangat banyak. Hingga sekarang, upaya pembersihan 
telah menelan biaya sekitar 700 juta euro. Dan sebagian besar, dibayar oleh 
Italia sendiri. Bagi restorasi berbagai monumen, beberapa negara telah 
menyatakan siap membantu. Misalnya, pemugaran kastel dari abad ke XVI, yang 
menjulang tinggi di atas kota, akan dibiayai oleh Spanyol. Palazzo Ardingelli, 
bangunan asal abad ke XVIII, akan direstorasi oleh Rusia. Bahkan Kazakstan 
menyumbang satu setengah juta euro. Bantuan dari Belanda apa?
"Belanda terutama menyediakan bantuan sosial, bagi berbagai kelompok lemah, 
khususnya orang lanjut usia. Mereka membutuhkan perawatan, karena kehidupan 
mereka sepenuhnya terganggu. Dalam hal ini, lansia tersebut dibantu oleh NGO, 
Santo Egidio. Lembaga ini organisasi besar, aktif di seluruh Italia. Organisasi 
ini menolong para lansia tersebut, menemukan kembali kehidupan mereka."
Bendera Italia
Walaupun masih banyak yang harus dilakukan, berbagai langkah menuju masa depan 
telah dilakukan. Pada suatu lapangan di Bazzano, di pinggir kota L'Aquila, 
telah selesai dibangun seri pertama, 400 rumah tinggal sementara. Rumah tinggal 
buat satu keluarga, sederhana dan tampak seperti kotak, tapi tahan gempa. 
Bagian luar rumah beton ini dilengkapi dengan balok kayu abu-abu, daun pintu 
dan jendela warna kuning. Dan di semua balkon rumah, hari ini berkibar bendera 
Italia.
Sekitar 1.200 orang kini kembali punya tempat tinggal. Menurut sang perdana 
menteri yang selalu optimistis, yang dengan gembira menyerahkan kunci rumah 
pada para penghuni baru, pada akhir tahun 2009, sekitar 15.000 jiwa akan 
tinggal di rumah tinggal sementara seperti ini. Korban lainnya, sudah bisa 
kembali ke rumah mereka sendiri, atau akan ditempatkan di beberapa hotel, yang 
ada di sekitar kota.
Puluhanribu tunawisma
Sehari setelah gempa, langsung dibangun tenda-tenda penampungan sementara. 
Walaupun kini makin saja banyak tempat penampungan yang kosong, beberapa puluh 
ribu orang masih tinggal di tenda warna biru, yang disediakan oleh pemerintah 
kota. Rencana pembongkaran tenda pada tanggal 30 September lalu, ditangguhkan. 
Sebabnya sederhana, belum ada akomodasi pengganti.
Delfina
Persinggahan ketidan, dan terakhir, Dubes Fons Stoelinga, adalah tenda 
penampungan, yang dikelola oleh Emilio Garau. Dalam praktek, yang mengatur 
segalanya adalah Delfina. Seorang wanita ramping, rambut keriting putih, mata 
coklat, dan beberapa buah gigi, yang setiap hari menyediakan kopi bagi semua 
penghuni tempat penampungan. Ia merasa mendapat kehormatan, airmata berlinang, 
mendapat kunjungan seorang dubes, dari Belanda yang jauh di sana, dan minum 
kopi bersamanya. Srbaliknya Dubes Fons Stoelinga kaget juga melihat keramahan, 
dan terutama suasana di tenda penampungan.
"Suasanya ramah dan bersahabat. Sang ibu ini juga demikian. Ia menerima kami di 
tendanya, dan kami pun senang bisa menemuinya. Ia tampak gembira. Semuanya 
tampak santai."
Definitif
Sementara itu, di bagian lain kota, sekitar 300 orang melakukan unjuk rasa. 
Mereka khawatir, rumah sementara yang hari ini dengan meriah diserah-terimakan, 
akan menjadi tempat tinggal permanen. Dan kota L'Aquila selamanya jadi kota 
hantu.


* MUNAS GOLKAR: LONCENG KEMATIAN ATAU LONCENG KEBANGKITAN?

Partai Golkar, saat ini di Pekanbaru sedang menyelenggarakan Musyawaran 
Nasional, untuk memilih Ketua Umum baru. Berikut penjelasan Eep Saefullah 
Fatah, pengamat politik dari Universitas Indonesia di Jakarta, pada Radio 
Nederland Wereldomroep, mengenai tokoh-tokoh yang mencalonkan diri untuk 
jabatan tersebut, dan peluang mereka:

Eep Saefullah Fatah (ESF): Sejauh ini kan ada lima orang, yang disebut sebagai 
kandidat. Yaitu, yang pertama adalah Surya Paloh, yang sekarang menjadi Ketua 
Dewan Penasihat di DPP Golkar. Lalu kemudian, Aburizal Bakrie, Anggota Dewan 
Penasihat. Lalu, Yuddy Chrisnandi, pengurus di DPP Golkar yang sekarang. Ferry 
Mursyidan Baldan, juga pengurus. Dan satu lagi, yang baru belakangan masuk 
adalah Tommy Soeharto.

Kalau saya ditanya, di antara ke lima kandidat itu, manakah yang paling punya 
peluang, untuk bisa memenangkan jabatan Ketua Umum Partai Golkar 2009- 2014, 
kalau dilihat dari berbagai fakta politik yang berkembang belakangan, 
kelihatannya memang, yang paling kuat adalah Pak Surya Paloh dan Pak Aburizal 
Bakrie. Surya Paloh dan Aburizal Bakrie bersaing untuk menjadi Ketua Umum yang 
akan datang.

Ada perbedaan mendasar di antara keduanya dalam penggalangan dukungan, saya 
lihat. Pak Surya Paloh itu sejak awal memang mengkonsentrasikan diri dari 
bawah, dengan menggalang DPD Kabupaten dan Kota, di berbagai daerah di 
Indonesia. Pak Aburizal Bakrie kelihatan dari atas. Menggalang propinsi dulu, 
baru kemudian, belakangan, ketika Surya Paloh berhasil menggarap banyak sekali 
dukungan DPD Kabupaten Kota, Aburizal Bakrie turun. Nah, kalau dilihat dari 
struktur dukungan DPD yang sekarang terdata, ya kelihatannya sih memang, calon 
yang paling kuat, sampai sejauh ini adalah Surya Paloh.

Radio Nederland Wereldomroep (RNW): Pak Eep, Golkar itu sudah sekian lama jadi 
partai pemerintah. Apakah di kalangan Golkar tidak ada pikiran-pikiran, untuk 
mereka sementara waktu jadi partai oposisi begitu?

ESF: Yah, sebetulnya, yang pertama harus kita klarifikasi adalah, apakah benar 
Golkar partai pemerintah. Atau pun partai yang memerintah. Sesungguhnya, yang 
terjadi, di masa Orde Baru misalnya, Golkar adalah partai yang dikendalikan 
oleh pemerintah. Karena, semenjak Munas II Golkar, bulan Oktober 1978, yang 
diadakan di Denpasar, organ yang paling pokok dari Golkar adalah Dewan Pembina. 
Terutama Ketua Dewan Pembina. Yang sampai dengan tahun 1998, itu dijabat oleh 
Soeharto.

Jadi, semenjak tahun 1978, pengendali terpokok dari Golkar sebetulnya adalah 
Ketua Dewan Pembina Golkar. Yang bisa membubarkan DPP. Yang bisa membatalkan 
keputusan-keputusan DPP. Yang bisa  mengganti orang-orang DPP, jika dianggap 
mereka tidak sejalan dengan garis organisasi. Jadi, semenjak tahun 1978, grafik 
kekuasaan Soeharto menaik terus. Sementara grafik kekuasaan Golkar yang 
sesungguhnya, menurun. Dan kemudian bertahan sebagai instrumen atau alat dari 
Soeharto.

Kemudian, yang kita lihat setelah itu, di masa reformasi, Golkar memang selalu 
terlibat di dalam pemerintahan. Dalam pemerintahan yang pertama, selepas 
Soeharto, pemerintahan Habibie, tentu saja orang Golkar. Dominan ya. Di sana 
kan Habibie bagaimana pun, dari Golkar. Lalu kemudian di masa pemerintahan 
Abdurrahman Wahid, juga Golkar terlibat. Di masa Megawati pun demikian. Di masa 
SBY, hanya sebentar saja Golkar berada di luar kekuasaan. Tetapi, segera 
setelah jabatan Ketua Umum direbut oleh Jusuf Kalla, dari tangan Akbar Tanjung, 
Golkar berpindah haluan, menjadi penyokong pemerintah.

Menurut saya, sebetulnya sekarang ini kebutuhan Golkar bukan dalam definisi 
hitam putih. Memerintah atau beroposisi. Menurut saya, kebutuhan Golkar 
sekarang adalah menyadari betapa mereka sangat terpuruk. Sekarang, dua kali 
pemilu terakhir, 2004 2009, grafik mereka itu terus menurun. Degradasi. Dan 
kalau mereka tidak melakukan pembalikan. Kalau mereka tidak melakukan 
pembaharuan yang sungguh-sungguh. Mereka akan terlindas oleh sejarah. Mereka 
akan punah ya.

RNW: Pak Eep, meskipun jumlah suara dalam pemilu jauh menurun, tapi Golkar 
masih tetap partai besar, bagaimana anda menerangkan hal ini? Padahal, 
kebobrokan Golkar, kebobrokan Orde Baru, selama masa reformasi ini makin banyak 
terbongkar?

Ikuti penjelasan Eep Saefullah Fatah selanjutnya, dengan mengklik situs Radio 
Nederland berikut:
http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia/article/munas-golkar-di-pekanbaru-diharapkan-jadi-titik-balik


* Pencarian Korban Gempa Padang Dihentikan

Pencarian korban yang masih selamat dari bencana gempa Rabu pekan lalu di 
Propinsi Sumatra Barat telah dihentikan. Demikian dinyatakan oleh Priyadi 
Kardono, jurubicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana, BNPB. Penghentian 
itu berlaku untuk Kota Padang dan sudah sejak Ahad malam. Di luar Padang, upaya 
pencarian korban selamat masih dilanjutkan. 

Di lain pihak, Ade Edward, Ketua Satkorlak Sumatra Barat menyatakan, lebih baik 
mengalokasikan dana untuk membantu kalangan yang hidup katimbang menghabiskan 
dana untuk mencari kalangan yang sudah meninggal dunia.

Regu pencari korban Swiss yang mencapai 115 orang tengah bersiap-siap untuk 
pulang. Kepada kantor berita Prancis AFP, Michel Mercier, jurubicara kelompok 
ini menyatakan tidak seorangpun anggota timnya berhasil menemukan korban 
selamat. Yang ditemukan sudah meninggal semua.

Tiga dusun di luar Padang, terutama di Lembah Gunung Tigo, akan dinyatakan 
sebagai kuburan massal. Diperkirakan sekitar 300an warga tertimbun di tiga desa 
lembah gunung itu. Pemerintah propinsi Sumatra Barat diberitakan juga akan 
memaklumkan Lembah Gunung Tigo itu untuk tidak dihuni lagi, karena begitu rawan 
gempa. 

Dihambat hujan
Sementara itu hujan lebat di Sumatra Barat menghambat pemberian bantuan kepada 
korban bencana. Senin (5 Oktober) ini para petugas dinas kesehatan berupaya 
keras mencegah wabah penyakit akibat jenazah yang membusuk. 

Rustam Pakaya, Kepala Pusat Penanggulangan Krisis Departemen Kesehatan 
mengkhawatirkan air yang tercemar akan menularkan penyakit kulit dan penyakit 
lain. "Lalat yang menghinggapi jenazah membusuk juga bisa menularkan bakteri ke 
manusia," demikian Rustam. Dalam upaya memerangi wabah penyakit, Departemen 
Kesehatan mulai Ahad 4 Oktober menyemprotkan cairan disinfektans yang juga 
bertujuan mengurangi bau mayat. Wilayah-wilayah yang diduga masih terdapat 
banyak korban, seperti Hotel Ambancang, menjadi tujuan tindakan penyemprotan 
ini.

Berbagai bantuan, termasuk bantuan dari luar negeri terus berdatangan ke Padang 
dan wilayah bencana di Sumatra Barat lain. Tiba di pedalaman, regu bantuan ini 
mendapati seluruh desa terhapus dari muka bumi karena tanah longsor. Para 
korban ini menanti bantuan pangan, air dan penginapan, karena rumah mereka 
sudah rata dengan tanah. 

Seorang warga Pasa Dama, kepada kantor berita Reuters mengeluh begitu 
sedikitnya bantuan yang masuk. Sampai sekarang ia mengaku hanya menerima 
Indomie. Padahal si warga ini mendengar berita di radio bahwa bantuan telah 
berdatangan. Korban lain menyatakan butuh uang untuk beli air minum. Ada 
toko-toko yang menjual air minum, tapi dia mengaku tidak punya uang untuk 
membelinya. 

Pemerintah pusat di Jakarta menyatakan menganggarkan sampai Rp 6 trilyun bagi 
pembangunan kembali Padang. Maklum, banyak prasarana di ibukota propinsi 
Sumatra Barat ini sudah rusak, termasuk rumah sakit dan sekolah-sekolah. 
"Selain itu, masih dianggarkan dana darurat sebesar Rp. 100 milyar," kata Menko 
Kesra Aburizal Bakrie. 

600, 1000 atau 3000
Jumlah korban yang sebenarnya masih simpang siur. Data Satkorlak Sumatra Barat 
menyebut korban mencapai sekitar 600 orang. Priyadi Kardono, jurubicara BNPB 
memperkirakan jumlah korban masih akan meningkat lagi, bahkan lebih dari 1000 
orang. Ini tampaknya sesuai dengan prakiraan PBB. Tetapi kepada kantor berita 
Prancis AFP, Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari menyabut jumlah korban tewas 
bisa mencapai 3000 orang.

Ketika berada di Padang Sabtu lalu, Wakil Presiden Jusuf Kalla mempermasalahkan 
angka korban ini. Ia berharap angka korban Satkorlaklah yang diberitakan dan 
bukan ramalannya. Jusuf Kalla yang segera mengakhiri jabatannya itu membantah 
bahwa jumlah korban mencapai dua ribu bahkan seribu orang. 

Merangkak bangkit
Sementara itu kehidupan kota Padang mulai kembali bangkit. Pelbagai pasar 
kembali buka, demikian pula anak-anak kembali masuk sekolah Senin ini. 
"Gubernur mengeluarkan perintah supaya sekolah kembali buka," kata Karmila 
Suryani, guru sekolah Muhammadiyah kepada kantor berita Prancis AFP. Tetapi ia 
menambahkan dari 800 murid yang menuntut ilmu di sekolah ini, hanya 60 murid 
yang Senin ini masuk sekolah. Sekolah ini harus mencari bangunan lain, karena 
sebagian bangunan sudah rusak, dan anak-anak dilarang masuk dalam bangunan yang 
masih ada. 

Beberapa anak lain juga masuk sekolah, tetapi mereka disuruh pulang, masalahnya 
gedung sekolah mereka rentan, apalagi karena bangunan di sebelah sekolah rubuh. 
Gubernur Sumatra Barat, Gamawan Fauzi menyatakan akan mengeluarkan peraturan 
daerah yang mewajibkan bangunan dibangun sedemikian rupa sehingga kedap gempa 
sampai 8 pada Skala Richter. Kalau pemprov Sumbar gagal menegakkan peraturan 
ini, maka rakyat bisa menggugat pemerintah. Demikian Gamawan Fauzi. 

Peraturan baru ini tampaknya tidak akan berlaku bagi SMAN III Padang, karena 
gedung sekolah di Padang timur ini masih utuh. Walau begitu, murid sekolah ini 
tetap tidak bisa masuk sekolah. Salah seorang muridnya, Tri Rraswati, dikutip 
kantor berita Reuters, mengatakan bahwa gedung sekolah mereka memang masih 
kuat. Tetapi tidak ada listrik dan air, sehingga juga tidak bisa digunakan.


* SATU DARI ENAM KORBAN GEMPA MASIH HIDUP DAN PROSES PENYELAMATAN KORBAN GEMPA 
BELUM TERORGANISIR

Koran Belanda NRC Handelsblad menyorot tentang penyelamatan korban gempa 
Padang. walau langit-langit ruangan roboh dan lantai penuh dengan reruntuhan, 
lorong-lorong rumah sakit M. Jamil Padang masih penuh pasien. Banyak korban 
luka berat dirawat di sana. Gita Morella salah satunya. Gadis berumur 24 tahun 
ini harus rela kehilangan satu kakinya karena tertimpa beton. Ketika gempa 
terjadi, Gita sedang bekerja di toko elektronik di kampung Cina, daerah yang 
paling parah kerusakannya. Lebih dari 15 jam dia terjebak di bawah reruntuhan. 
Meskipun kehilangan satu kaki, Gita cukup beruntung. Beberapa rekan kerjanya 
tewas tertimpa reruntuhan gedung. 

Usaha penyelamatan masih dilakukan dengan giat, tiga hari setelah bencana. 
Tim-tim bantuan internasional, seperti dari Swiss, mencari korban dengan 
bantuan anjing pelacak. "Ini baru hari ketiga, kami masih bisa menemukan korban 
selamat," kata ahli bencana dari Kepolisian Indonesia. Menurut Priyadi Kartono, 
Kepala bagian data dan informasi Pusat Bencana Indonesia, satu dari enam korban 
masih hidup.


Sementara itu International Herald Tribune menyorot proses penyelamatan korban 
gempa masih belum terorganisir. Pekerja tambang batu bara dan sebuah perusahaan 
penyewaan truk membuat sebuah pangkalan di kampung Cina, Padang. Ini adalah 
permintaan pihak swasta atau rekan bisnis mereka. 

"Tidak ada koordinasi sama sekali dengan pemerintah," kata Budianto yang 
biasanya mengorganisir pengiriman batu bara.  Tidak ada seorang pun dari mereka 
yang mengerti penanganan korban gempa.  Budianto menambahkan koordinasi dengan 
rekannya yang berkeliling dengan mobil pun susah, karena sambungan jaringan 
telefon masih sering terputus. 

"Kami mulai kehabisan makanan dan obat-obatan,"kata Sam Soh seorang sukarelawan 
dari Gereja. Dia dan jemaat gerejanya membuat penampungan lain, tidak jauh dari 
kampung Cina. Sejauh ini mereka menangani lebih dari 350 pasien luka ringan.

Idrus Patarussi, pejabat dari Kementrian Kesehatan mengatakan semakin sedikit 
korban hidup yang ditemukan sepanjang akhir pekan lalu. Kemungkinan yang masih 
hidup sangat kecil. Selanjutnya, pihak berwenang mengatakan telah menyiapkan 
kuburan massal di sebuah lapangan di luar kota Padang. Tetapi beberapa masjid 
mengatakan telah menkoordinir beberapa upacara penguburan di daerah 
masing-masing.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.radionetherlands.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke