--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Jumat 23 Oktober 2009 15:10 UTC ** FLU MEKSIKO JADI EPIDEMI DI BELANDA ** PERTEMUAN PETINGGI ASEAN DI THAILAND ** AS DESAK SRI LANKA SIDIK KEJAHATAN PERANG ** KORBAN H1N1 DI BELANDA BERTAMBAH ** TOPIK TINJAUAN PERS KALI INI: ETHIOPIA BENCI LABEL KELAPARAN DAN KABINET SBY ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: ORANG-ORANG BELANDA YANG MEMBUNUH DEMI IDEALISME ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: MENILIK KEMBALI UNDANG-UNDANG AMNESTY ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: BERAKHIRNYA TRIBUNAL SIERRA LEONE ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: ALASAN TIDAK TERPILIHNYA NINA DIPERTANYAKAN ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: JANGAN BALI SAJA YANG DIPROMOSIKAN * FLU MEKSIKO JADI EPIDEMI DI BELANDA Belanda secara resmi menyatakan Flu Meksiko sebagai epidemi ringan. Demikian pernyataan Kementrian Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Belanda. Untuk menyatakan Flu Meksiko sebagai epidemi, Kementrian melakukan penelitian. Dalam minggu pertama bulan Oktober lima puluh per 100 ribu penduduk Belanda datang ke dokter karena sakit flu dan meriang. Di minggu kedua jumlah naik menjadi 69 orang per 100 ribu penduduk. Meskipun demikian tidak semua orang yang sakit panas benar-benar terkena Flu Meksiko. Untuk kategori epidemi normal 30 sampai 40 persen pasien yang terdeteksi benar-benar mengidap penyakit itu. * PERTEMUAN PETINGGI ASEAN DI THAILAND Sepuluh negara anggota ASEAN mengadakan pertemuan tahunan di Thailand untuk membicarakan hubungan kerja sama. Konferensi diadakan di kota pesisir, Hua Hin. Hal-hal yang akan dibahas antara lain adalah aturan-aturan baru untuk menstimulasi perekonomian dan kelanjutan kerja sama jangka panjang. ASEAN juga berencana untuk memiliki struktur seperti Uni Eropa. Kemungkinan besar negara-negara anggota dalam KTT ini akan menyetujui pembentukan komisi HAM di Asia Tenggara. Topik ini sebenarnya sudah lima belas tahun dimasukkan dalam agenda ASEAN tetapi selalu terbentur masalah sensitif. Banyak kritisi khawatir organasasi akan terlalu lunak terhadap rezim-rezim otoriter seperti di Myanmar. Pengamanan KTT ini sangat ketat. April lalu pertemuan ASEAN terganggu oleh demonstrasi anti pemerintah Thailand. Delegasi negara anggota ketika itu terpaksa diamankan dengan helikopter. * AMERIKA SERIKAT DESAK SRI LANKA Pemerintah Amerika Serikat mendesak pemerintah Sri Lanka untuk segera menyelidiki adanya kejahatan perang dalam serangan terakhir Macan Tamil Sri Lanka. Menurut laporan Kementrian Luar Negeri Amerika antara bulan Januari sampai Mei tahun ini terjadi pelanggaran HAM besar-besaran. Tentara dituduh menculik dan membunuh orang Tamil, termasuk anak-anak dan pemuda. Tentara Juga dituduh membunuh banyak pemberontak yang telah menyerahkan. Menurut laporan itu Macan Tamil juga merekrut prajurit anak-anak dan menggunakan penduduk sipil sebagai tameng. Bulan Mei lalu militer pemerintah berhasil melumpuhkan kantung pertahanan terakhir Macan Tamil di bagian timur laut Sri Lanka. Dengan demikian berakhirlah duapuluh lima tahun pertempuran antara pasukan pemerintah dengan Macan Tamil. Peperangan ini telah menewaskan sepuluh ribu jiwa dan ratusan ribu penduduk Sri Lanka terpaksa mengungsi. Menurut Amerika Serikat penyelidikan dan pengadilan atas kejahatan perang merupakan langkah maju menuju perdamaian antara dua kelompok masyarakat. Pemerintah Sri Lanka banyak mengkritik laporan itu dan khawatir laporan tersebut justru akan menghalangi rekonsiliasi. * SHELL BANTU MANTAN PEMBERONTAK NIGERIA Shell bertemu pemberontak Nigeria yang secara sukarela menyerahkan senjata. Perusahaan minyak ini akan memberikan para mantan pemberontak ini pendidikan sehingga nantinya mereka dapat menciptakan perusahaan sendiri. Shell pun akan membantu mendanai perusahaan itu. Shell melakukan ini untuk mencegah para mantan pemberontak ini kembali beraksi. Beberapa minggu lalu ribuan pemberontak militer di daerah penghasil minyak di Nigeria menyerahkan senjata. Namun beberapa hari lalu gerakan pemberontak terpenting MEND mulai menyerang lagi. Shell adalah perusahaan minyak asing pertama di Nigeria yang berani memberikan tawaran menantang ini. Uni Eropa saja menolak membantu para ex-pemberontak tersebut untuk kembali ke jalan yang benar. * PILOT LUPA MENDARAT Dua pilot maskapai penerbangan Amerika Serikat Northwest Airlines lupa mendarat di tujuannya, kota Minneapolis. Mereka terus terbang sejauh 230 kilometer sebelum akhirnya sadar bahwa bandara tujuan sudah terlewati. Keduanya mengatakan mereka benar-benar terlena dalam sebuah pembicaraan tentang kebijakan maskapai penerbangannya, sehingga lupa tempat mendarat. Pimpinan dinas lalu lintas udara di San Diego dibuat panik atas kelakukan dua pilot ini. Pesawat perang sudah disiapkan karena mengira pesawat telah dibajak. Northwest Airlines kini menyelidiki kasus. Sementara itu kedua pilot menunggu hasil penyelidikan dalam masa skorsing. * NASA BATAL KIRIM MANUSIA KE BULAN Organisasi luar angkasa Amerika Serikat, NASA, membatalkan rencana mengirim manusia ke bulan pada tahun 2020. NASA kini berencana membuat pesawat luar angkasa yang lebih besar dan mempelajari secara mendetil obyek-obyek baru di luar angkasa. Hal ini dijelaskan komisi independen pakar-pakar luar angkasa. Selanjutnya komisi menyarankan untuk tidak hanya mengirim manusia mendarat di bulan, tapi juga mengirim manusia mendarat di asteroid yang berorbit dekat bumi atau mendarat di bulan milik planet Mars. * AMERIKA MINTA POLANSKI Amerika Serikat meminta Swiss menyerahkan sutradara film, Roman Polanski. Hal ini diminta atas dasar perintah penangkapan tahun 1978. Waktu itu Polanski harus muncul di pengadilan atas kasus pelecehan seksualnya terhadap anak perempuan di bawah umur, tapi malah melarikan diri ke luar negeri. Departemen Kehakiman Swiss masih harus menginterogasi Polanski sebelum akhirnya memberikan keputusan. Setelah itu Polanski masih dapat mengajukan naik banding atas keputusan tersebut. Sejak melarikan diri Polanski tinggal di negara asalnya Perancis. Negara ini menolak untuk mengekstradisi Polanski ke Amerika. Bulan lalu Polanski ditangkap di Zurich, Swiss, ketika menghadiri sebuah festival film. * KORBAN H1N1 DI BELANDA BERTAMBAH Dalam waktu satu minggu dua orang meninggal dunia di Belanda karena mengidap Flu Meksiko. Salah satu korban, anak perempuan berusia 14 tahun, yang tadi amat sehat. Korban kedua adalah laki-laki berusia 40 tahun. Karena berbagai macam penyakit, kesehatan laki-laki itu tidak optimal lagi. Penyebab sama juga terjadi pada empat korban Flu Meksiko lain yang sejak akhir Maret lalu meninggal dunia di Belanda. Penyebaran virus H1N1 ini di Belanda telah berkembang menjadi epidemi ringan. Tiap harinya 10 orang di rawat di rumah sakit. Akhir bulan depan vaksinasi besar-besaran akan dilaksanakan. * KAMPANYE BELANDA MEMBACA Hari Jumat siang ini Kampanye Membaca Nasional dimulai di Belanda. Buku inti dalam kampanye "Belanda membaca" ini berjudul Oeroeg (baca: Urukh.red), novel pertama kaya penulis Belanda yang lahir di Indonesia, Hella Haasse. Banyak perpustakaan di Belanda membagikan buku ini pada anggota-anggota perpustakaan secara gratis. Oeroeg diterbitkan pertama kali tahun 1948. Ini adalah novel tentang persahabatan dua orang anak laki-laki dengan perbedaan budaya dan berlatar belakang proses dekolonisasi Indonesia. * SWISS BANYAK BANTU NEGARA BERKEMBANG Bukan lagi Belanda, kini giliran Swiss yang paling banyak membantu negara-negara berkembang. Hal ini diketahui dari ikhtisar Pusat Pengembangan Global, CGD, di Washington. Tiap tahun, organisasi ini melihat apa yang telah dikontribusikan negara-negara maju dalam hal bantuan darurat, perdagangan, keamanan, teknologi dan migrasi. Lalu dibandingkan dengan kemampuan dan potensi ekonomi mereka. Denmark berada di posisi ke dua dalam daftar CGD. Posisi ketiga diduduki oleh Belanda dan Norwegia. Dari tujuh negara industri terbesar, Kanada berada pada posisi kesebelas. Perancis, Inggris, dan Jerman berbagi posisi di nomor dua belas dan Amerika Serikat di posisi tujuh belas. Jepang berada di posisi terakhir daftar. * BERITA BURSA Bursa bursa di Eropa bereaksi positif atas hasil penilaian perusahaan-perusahaan di Amerika. Index AEX Amsterdam hari ini naik 1 persen pada 324 poin. Bursa-bursa di Frankfurt, London dan Paris juga meningkat 1 persen. Di Tokyo Index Nikkei ditutup pada 10.282 poin. naik 0,2 persen. Kurs valuta: 1 Euro = 1, 50 USD 1 Euro = Rp. 14, 263 1 USD = Rp. 9. 480 * ETHIOPIA BENCI LABEL KELAPARAN DAN KABINET SBY Koran Belanda Trouw mengulas tentang 25 tahun kelaparan di Ethiopia. Sejak tahun 1984 dunia menyaksikan tayangan bencana kelaparan di Ethiopia. Laporan pertama tentang kelaparan yang melanda Ethiopia yang dibuat oleh jurnalis BBC, Brian Stewart, sampai saat ini masih sering terngiang. Maka seluruh dunia mulai mengirimkan bantuan untuk Ethiopia. Banyak artis-artis terkenal, seperti Bono dari U2, Sting dan Paul McCartney menggalang konser dana besar-besaran untuk Afrika. Namun orang Ethiopia sendiri sudah bosan dicap sebagai orang "kelaparan". "Keadaan sekarang sudah sedikit membaik, namun imej kelaparan memang susah dihilangkan," kata Mulugeta Gebru, seorang kepala distribusi organisasi bantuan di Ethiopia. Namun karena perubahan iklim, musim kemarau berkepanjangan terjadi lagi. "Harus ada perubahan, kalau hanya menunggu bantuan terus, tidak akan terpecahkan masalahnya," jelas Pieter van Dijk, pekerja di organisasi bantuan untuk negara-negara dunia ketiga, Oxfam Novid. Sekarang Ethiopia harus dibantu untuk membuat sarana penampungan air. Dengan demikian sistem irigasi dapat mengairi sawah-sawah. Kabinet SBY Kita beralih ke topik Indonesia. Dua koran Belanda, De Volkskrant dan NRC Handelsblad, membahas susunan Kabinet Indonesia Bersatu II yang baru disusun. NRC Handelsblad menulis SBY berani memasukkan lawan-lawan politiknya dalam kabinet. Dalam masa jabatan pertama, Partai Demoktrat pimpinan SBY hanya mendapatkan 7 persen suara. Oleh karena itu ia mengharapkan adanya dukungan koalisi yang dia bentuk dalam kabinet yang diberi nama "Kabinet Pelangi". Sekarang presiden telah memiliki banyak dukungan di perwakilan rakyat. Para analis politik semula berharap presiden akan membentuk kabinet bebas partai, tapi SBY memutuskan untuk merangkul para musuhnya dan memberi hadiah kepada kawan-kawan politiknya. Kabinet lagi-lagi dipenuhi politisi partai yang sudah dikenal. Koran NRC Handelsblad menyebut susunan kabinet ini sebagai "Kabinet Persahabatan". Penunjukan Hatta Radjasa sebagai menko ekonomi mengecewakan banyak orang. Pasalnya, ia bukan hanya telah sebagai menteri perhubungan, karena banyak terjadi kecelakaan pesawat, tapi politikus dari PAN ini sebenarnya tidak piawai dalam bidang ekonomi. Namun sepertinya SBY sudah punya strategi. Soal kebijakan ekonomi ia pasti akan dibantu oleh wapres Boediono, yang memang pakar ekonomi. Lain halnya dengan koran Belanda De Volkskrant menyebut kabinet SBY ini sebagai "Kabinet Terima Kasih". SBY tampaknya ingin mengucapkan terima kasih atas dukungan orang-orang kepercayaannya dan menghadiahi mereka jabatan. Juru bicara kepercayaan SBY, Andi Malarangeng, kini menjabat menteri Pemuda dan Olah Raga. Pimpinan kampanye SBY, Djoko Suyanto, kini menjabat Menko Politik Hukum dan Keamanan. Tentang Hatta Radjasa, De Volkskrant menulis pengangkatannya hanya karena unsur politik saja. Memang sebagian menteri dalam kabinet ini diangkat karena alasan politik. * ORANG-ORANG BELANDA YANG MEMBUNUH DEMI IDEALISME Apa yang lebih indah ketimbang mengubah cita-cita menjadi tindakan? Misalnya tentara sewaan. Kehidupan mereka mengesankan. Seorang jurnalis perang Belanda, Arnold Karskens menulis sebuah buku tentang orang-orang idealis Belanda, yang berjuang di bawah panji asing. Berikut beberapa contoh para pejuang tersebut. Suatu fragmen dari buku: "Membunuh bagi saya tidak ada masalah. Menarik pelatuk adalah pekerjaan mudah dan sering kali anda bisa membidik, tetapi anda tidak tahu apakah tembakan anda itu mengena sasaran. Mungkin di Belanda hal itu terdengar aneh bahwa anda telah membunuh orang. Tetapi setelah itu saya tidak merasa apa-apa. Tidak ada penyesalan dan sebagainya". Menembak anak-anak Demikian dikatakan Rob van Genderen, sekitar 50-an tahun, tentang masa hidupnya sebagai pejuang gerilya di El Salvador. Ia bertempur pada awal tahun delapan puluhan, selama setengah tahun melawan diktator militer di negara Amerika Latin itu. Ia marah sekali saat masih berada di rumah, ketika ia membaca sebuah berita di surat kabar tentang tentara, yang karena jengkel, menembaki anak-anak di atas pohon, atau seorang perempuan yang diambil anaknya dengan dibelah perutnya. Berdemonstrasi dan memprotes di Belanda baginya tidaklah cukup. Ia memutuskan untuk beraksi dan dengan pesawat terbang pergi ke Amerika Latin. Tanpa sadar ia tiba-tiba berhadapan dengan hadangan pertamanya. "Ya, kalau kendaraan tentara datang, akan meledak ranjau di bagian depan. Prajurit-prajurit berhamburan dari kendaraan dan kemudian ditembaki. Saya melompat ke depan dan menembakkan habis senjata saya. Hal itu terjadi secara otomatis.". Kesediahan cinta Di dalam buku wartawan perang Kerskens, kita juga bisa membaca tentang pembangkang yang lain, seorang pria aneh yang gara-gara naik sepeda berkenalan dengan perang Vietnam, dan akhirnya bergabung dengan Vietcong. Karena patah hati ia kabur. Tapi akhirnya ia tewas dalam perang itu. Dan masih ada cerita lain muncul. Prajurit Belanda yang membelot ikut Perang-Balkan, untuk menghindari hukumannya. Ia juga tewas. Seorang remaja belasan tahun akibat gejolak hatinya pergi ke Budapest guna membantu orang Hongaria melawan Rusia. Kedatangannya bagaikan percikan api sepanjang kota. Ia belajar menembak dan berhasil bertahan. Pembayaran kembali Betapa pun indahnya sebuah impian, dalam banyak hal tampaknya kepahlawanan dan romantika di medan perang terasa sangat pahit. Lapar, dingin, kebosanan atau pembantaian dan penganiayaan terjadi. Namun medan perang tetap saja menarik. Arnold Karskens: "Anda tidak bisa jadi relawan perang tanpa pendambaan terhadap petualangan. Dan tanpa adanya idealisme tertentu juga tidak bisa. Tapi orang punya motif berbeda. Ambil contoh, seorang Yahudi Belanda, Avraham Roet. Ia kehilangan banyak anggota keluarga dalam Perang Dunia Kedua dan merasa tidak aman lagi dan akhirnya pergi ke Palestina untuk suatu negara Yahudi. Ia mengatakan kepada saya; ini sama saja seperti membayar kopi anda di suatu restoran. Hal itu terjadi begitu saja". Orang-orang yang selamat dalam perang-dalam buku kira-kira separohnya-masih tetap menilai pilihan mereka dulu benar, kecuali satu orang. Rob van Genderen, pejuang gerilya El Salvador berpendapat, sendainya bisa diulang dia tidak akan melakukan itu. "Banyak orang sering melakukan hal-hal yang mengerikan demi tujuan baik. Saya jadi teringat saudara lelaki saya. Ia selalu bekerja di bidang pendidikan, dari kelas ke kelas, ia berjasa bagi masyarakat, ia banyak membantu anak-anak yang bermasalah. Anak-anak itu akan selalu berbuat baik bagi masyarakat kita. Hal itu lebih penting ketimbang membunuh dalam perang yang bukan urusan kita. Saya dulu semestinya menggunakan senjata demokrasi Barat saja". Demikian Rob van Genderen, yang pada saat ini hampir 30 tahun setelah El Salvador - mempunyai kegiatan yang agak berbeda. Ia adalah pengawas sistem proses dan bekerja di bidang teknologi informasi. * MENILIK KEMBALI UNDANG-UNDANG AMNESTY Minggu ini Warga Uruguay harus memutuskan apakah ingin menghapus hukum amnesty yang melindungi militer dan polisi dari tuduhan pelanggaran HAM tahun 1973-1985 junta militer. Bahaya keputusan itu adalah lahirnya diktator baru atau pelaku yang menolak menyerahkan kekuasaan. Laporan Hermione Gee dan Karl Dowling. Referendum di negara Amerika Latin minggu ini dan keputusan MA senada: amnesty yang melindungi pelaku pembunuhan dan penyiksaan aktivis komunis muda yang tewas tahun 1974 bertentangan dengan hukum. Keputusan Mahkamah Tinggi membuka pintu bagi kasus serupa yang menimpa 231 orang yang menghilang semasa pemerintahan junta militer. Transisi damai Undang-Undang Amnesty biasa diambil negara yang sudah mengalami konflik internal. Amnesty ditawarkan bagi orang yang duduk di rezo, lama atau kelompok oposisi untuk mengusahakan transisi politik yang damai. Post apartheid Afrika Selatan, contohnya, memilih untuk tidak memuntut anggota pemerintahan apartheid, demi menjamin gerakan damai menuju ke arah demokrasi. Meskipun demikian, kata William Schabas, hukum amnesty tidak selalu dipakai sebagai langkah menuju perdamaian. "Kita punya contoh hukum amnesty yang negatif, contoh klasik adalah amnesty yang diberikan diktator Chili bagi dirinya sendiri. Hal itu tidak lain hanyalah menjamin masa pensiun. Itu tidak perlu dilakukan untuk menjamin transisi damai, atau menghindari konflik, dan itu tidak membuat rekonsiliasi di negara itu lebih baik. Jadi amnesty ini adalah langkah yang dilakukan oleh negara tertentu, tergantung pada situasinya." Hak untuk keadilan Banyak aktivitas HAM yang menetang UU Amnesty yang menekan hak para korban untuk mendapatkan keadilan. Mereka berpendapat amnesty dalam hal itu bertentangan dengan hukum kemanusian internasional. Ini argumen yang lemah, kata William Schabas. "Hak-hak korban untuk mendapatkan keadilan harus diseimbangkan dengan hak-hak asasi lainnya. Kenyataannya, hal ini selalu sulit untuk dipraktekkan dalam bidang HAM - mencoba untuk menyeimbangkan hak-hak individu dan kelompok terhadap hak-hak kelompok lain. Dalam kasus amnesti, yang sering kita bicarakan adalah bagian dari paket perdamaian. Selalu ada argumen kuat bahwa mayoritas penduduk sebuah negara juga adalah korban perang atau konflik dan mereka berhak merasakan konflik tersebut berakhir." Menghilangkan amnesti Ivanhanna Larrosa bekerja pada Amnesty International di Uruguay. Dia mengatakan sudah saatnya negaranya menghadapi masa lalu. "Ada generasi muda yang sama sekali tidak tahu sejarah. Ada juga politisi yang mengatakan tidak usah melihat ke masa lalu. Tapi kami bilang, kita tidak bisa melihat masa sekarang dan masa depan tanpa mengetahui masa lalu". Jika rakyat Uruguay memutuskan untuk mencabut UU Amnesti hari Minggu ini, William Schabas memperingatkan: ini akan "menghilangkan ide amnesti dari ajang politik," saat konflik terjadi kembali. Dia menambahkan, tapi pandangan rakyat berubah pelan-pelan kalau perdamaian berlangsung langgeng dan seberapa besar manfaat sebuah amnesti, sejalan dengan waktu, juga berubah. * BERAKHIRNYA TRIBUNAL SIERRA LEONE Bertahun-tahun Sierra Leone berusaha mengatasi dampak perang saudara yang mengerikan. Selama 11 tahun anak-anak yang diberi candu itu menteror negara dengan senjata Kalasjnikov. Tapi Tribunal Sierra Leone yang dibentuk khusus tidak berarti bagi para korban. Minat mereka pudar saat para tersangka utama ternyata tidak muncul di ruang pengadilan. Tugas para hakim dan jaksa penuntut Mahkamah Khusus Sierra Leone di Freetown hampir selesai. Senin mendatang mereka akan mengeluarkan vonis banding terhadap bekas tiga pemimpin gerakan pemberontak Revolutionary United Front (RUF). Awal tahun ini ketiga orang itu antara lain divonis karena merekrut serdadu anak-anak. Mereka juga memaksakan gadis-gadis menikah dengan para pembangkang. Satu-satunya kasus pengadilan yang masih ditangani adalah kasus mantan Presiden Charles Taylor. Ia diadili di Tirbunal Den Haag, karena diduga mendukung kelompok pemberontak. Perang saudara Sierra Leone (1991 - 2002) meninggalkan bekas yang luar biasa, baiks secara harafiah dan kiasi. Pemberontak menoreh inisial mereka di tubuh para korbannya, sementara puluhan ribu warga Sierra Leone cacat karena tangan, kaki, hidung dan telingan mereka dipotong. Dipastikan 120.000 orang tewas dalam perang saudara itu. Sierra Leone yang terpecah belah itu mencari jalan keluar mengatasi trauma perang. Tribunal Meniru model Afrika Selatan, Sierra Leone membentuk komisi kebenaran dan perdamaian pasca perang; para korban dan pelaku berkumpul untuk bersama mengatasi trauma perang. Tapi itu ternyata tidak memadai dan pemerintah di Freetown meminta PBB membantunya mengadili pemberontak. Tahun 2004 sebuah tim pakar hukum internasional dan asal Sierra Leone mulai bekerja di sebuah gedung mewah di Freetown, salah satu kota termiskin di dunia. Lain daripada Tribunal Yugoslavia, mahkamah di Freetown ini harus mengadili para pelaku kejahatan perang dengan cepat dan murah. Tapi Tribunal sendiri harus mencari dana di luar negeri. Hal itu hampir saja menyebabkan kepailatn Tribunal. Tugas berat Mahkamah mendapat tugas berat. Misalnya kejahatan seperti kawin paksa, perbudakan dan pengerahan serdadu anak-anak. Secara yudridis Tribunal memang mencatat keberhasilan penting karena mengeluarkan vonis dalam kasus-kasus tersebut. Tapi itu tidak dapat menangkis kritik. Di masa perang saudara, jaringan kelompok sempalan pemberontak, pasukan perlawanan dan tentara anak-anak aktif. Anak-anak tidak digugat, tetapi perekrutnya diseret ke pengadilan. Mahkamah akhirnya mengadili 13 terduga. Di antaranya terdapat juga 'pahlawan-pahlawan perlawanan' yang digugat dan diadili. Hal ini sangat mengherankan banyak warga Sierra Leone. Kursi kosong Mahkamah juga tidak mengganggu gugat mantan Presiden Tejan Kabbah, sementara Charles Taylor didakwa, padahal dia tidak pernah menginjakkan kaki di Sierra Leone. Pilihan-pilihan jaksa penuntut membuat mahkamah tidak populer, karena tempat duduk publik di ruang pengadilan sering kosong. Minat mahkamah berkurang karena pemimpin kakap kelompok pemberontak ternyata tidak dapat diadili. Tahun 2003 Foday Sankoh meninggal dalam tahanan, komandan pemberontak Sam Bockarie dibunuh di Liberia. 'Pahlawan perlawanan' Sam Hinga Norman juga meninggal di sel penjara, sesaat sebelum hakim mengeluarkan vonis. Dan orang kuat Johnny Paul Koroma masih dinyatakan hilang. Charles Taylor Proses pengadilan terbesar dan terakhir Tribunal Sierra Leone berlangsung di cabang khusus Mahkamah di Den Haag. Tertuduh mantan presiden Liberia Charles Taylor dua bulan belakangan menyangkal memiliki hubungan dengan kelompok pemberontak. Tapi ceritanya tidak terdengar di Sierra Leone. Karena di Den Haag pun kursi-kursi untuk publik dan pusat media kosong saat proses berlangsung. * ALASAN TIDAK TERPILIHNYA NINA DIPERTANYAKAN Keputusan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak jadi mengangkat Nila Djuwita Moeloek sebagai menteri kesehatan dalam kabinet barunya banyak memancing pertanyaan dan tentangan. Pakar gizi itu tidak lulus tes kelayakan karena dinilai tidak tahan bekerja dalam tekanan. Elvina Karyadi seorang pakar kesehatan mengungkapkan pendapat pribadinya kepada Radio Nederland Wereldomroep tentang kasus ini. Elvira Karyadi [EK]: Memang dari beberapa media yang juga saya amati, bahwa proses yang proses yang sudah dilakukan terhadap pemilihan menteri ini kan memang sudah dijalani test kesehatan dan psikologi. Beberapa media juga mengatakan bahwa sebenarnya ibu Nila sudah lolos dalam test kesehatan itu. Jadi apakah memang pendapat bahwa ibu Nila itu tidak bisa bekerja di bawah tekanan itu, kalau menurut saya, itu masih perlu dikonfirmasi kembali. Yang sebenarnya itu kan tidak dibuka di media. Oleh karena itu, ini juga merupakan suatu etika dalam suatu proses assessment , bahwa tes kesehatan dan sebagainya tidak bisa dibuka untuk publik. Jadi dalam proses pemilihan ini memang tentunya ada pertimbangan-pertimbangan khusus gitu, yang menjadikan bu Nila tidak menjadi menteri. Yang terakhir saya baca, memang dikatakan bahwa pak SBY sendiri mengakui bahwa bu Nila ini punya banyak keunggulan dan ahli dalam banyak hal. Namun mungkin tempatnya tidak sebagai menkes, tapi mungkin di pos lain yang lebih cocok. Jadi ada pendapat demikian juga. Ini kan banyak sekali ada pendapat-pendapat di media, Jadi kita harus melihat masalah ini dengan kacamata yang lebih obyektif gitu. Maka dikatakan di beberapa media bahwa kemungkinan akan ditempatkan di pos lain. Tapi kalau boleh saya katakan, siapapun yang jadi menteri, kita semua kan berharap bahwa sudah ada pertimbangan, dan kita juga berharap agar semua program-program kesehatan kita akan semakin baik. Itu saja. Kalau saya melilhatnya sebagai hal yang positif. Radio Nederland Wereldomroep [RNW]: Tapi sebenarnya mengenai cara testing tadi diperlukan dalam mengangkat seorang pejabat bu? EK: Ya saya rasa ini memang suatu hal yang baru ya?, Tapi saya rasa juga cukup baik kalau itu bisa dilakukan. Karena kan berarti ada berbagai assessment , bukan hanya fit and proper saja tapi dalam segi kesehatan dan fisik itu saya rasa juga cukup penting. Dan sesuatu yang dilakukan baru tahun ini ya. Tes-tes ini dilakukan oleh semua calon menteri. Karena memang dalam kabinet baru ini diharapkan semua menteri akan bekerja keras ya, dalam artian fisik dan mental.Jadi ya baik sekali kalau hal itu bisa dilakukan. RNW: Tetapi yang keluar di media itu, bahwa alasan bahwa ibu Nila itu tidak sanggup kerja di bawah tekanan, ini seolah-olah alasan yang dibuat-buat, ini membuat orang bertanya-tanya. EK: Ya, justru itu kambali lagi ke apakah itu knmfermasi kebenaran, kadang-kadang kan berita itu simpang-siur. RNW: Alasan yang dikemukakan tadi, tidak kuat bekerja di bawah tekanan, inipun kalau sebenarnya betul, juga tidak boleh dipublikasi bu. EK: Ya sebenarnya. Karena bagaimanapun hasil test psychologi dan medis itu tidak boleh dipublikasikan ke umum pak! * JANGAN BALI SAJA YANG DIPROMOSIKAN Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik mengatakan akan menaikkan dana wisata sebanyak 36 persen. Dana ini terutama akan dialokasikan untuk mempromosikan sektor ini. Cahyo Pramono, seorang praktisi pariwisata, pada prinsipnya menyambut baik peningkatan dana marketing wisata ini. Cahyo Pramono: "Tentu saja penambahan anggaran untuk promosi suatu hal yang bagus. Karena pada akhirnya promosi itu yang akan mengantarkan orang-orang, publik mengena Indonesia dan pada akhirnya berkunjung ke Indonesia. Ia membandingkan produk wisata itu dengan mutiara. Cahyo Pramono: "Yang namanya mutiara itu kalau sudah di leher perempuan baru disebut mutiara. Kalau masih dilumpur bagi saya masih lumpur, bukan mutiara." Maksudnya, berbagai objek wisata di Indonesia yang bermacam ragam itu adalah ibarat "lumpur" kalau tidak dikenal orang. Ia menyayangkan Indonesia selama ini jarang ikut serta dalam kegiatan-kegiatan wisata internasional, karena kekurangan dana. Ia mencontohkan Bursa Wisata (Vakantiebeurs) yang digelar tiap tahun di Belanda. Selama ini Belandalah yang menjual produk-produk wisata Indonesia. "Jadi mereka menjual Sulawesi, Jawa, Sumatra dan sebagainya, " katanya. Dari segi dana promosi ini, menurut manager sebuah hotel di Parapat ini, Indonesia ketinggalan dengan negara-negara tetangga. Ia melihat negara-negara itu sangat sadar akan pentingnya sektor wisata sebagai pemasok kas negara. Cahyo Pramono: Sementara competitor (pesaing,red) seperti negara Malaysia,Singapore Thailand, mereka luar biasa mengeluarkan beaya-beaya promosi. Karena mereka tahu bahwa di balik promosi itu mereka kan mendapatkan pendapatan yang luar biasa besar dari sektor kepariwisataan." Praktisi pariwisata yang juga menyukai dunia keradioan ini sangat kritis terhadap menteri Jero Wacik. Ia menganggap kebijakan wisata Indonesia terlalu menekankan Bali. Cahyo Pramono: " Karena ada pemikiran di Indonesia terutama di kalangan non Bali, bahwa kepariwisataan Indonesia itu Balicentrist . Sejak zaman dulu Bali terus. Jadi, seolah-olah Bali saja yang terus diperhatikan. Kami-kami yang di luar Bali sering kali menjadi pilihan yang kesekian untuk dipromosikan." Promosi tanpa produk yang bagus, menurut Cahyo, tidak begitu bermanfaat. Ia berpendapat, tiap daerah harus menonjolkan kekhasan dalam melakukan promosi. Dalam hal ini tampaknya, kementerian pariwisata, menurut Cahyo Pramono, sikapnya juga tidak jelas. Cahyo Pramono: Ya, jadi kalau saya melihatnya kementerian pariwisata itu kebingungan. Mau jual Indonesia dengan cara yang bagaimana. Setelah jelas produknya memiliki karakter yang berbeda-beda. Kalau selama ini kan cendrung dipaksakan tema-tema Indonesia itu. Namun praktisi pariwisata yang berdomisi di Medan ini, juga mawas diri. Ia mengaku, bahwa kalangan mereka sendiri kadang-kadang bingung juga. Cahyo Pramono: "Kadang-kadang kami sebagai pelaku kepariwisataan sering kali lupa tema apa yang kira-kira cocok kita jual." --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.radionetherlands.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
