---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Jumat 23 Oktober 2009 15:10 UTC



** FLU MEKSIKO JADI EPIDEMI DI BELANDA 

** PERTEMUAN PETINGGI ASEAN DI THAILAND 

** AS DESAK SRI LANKA SIDIK KEJAHATAN PERANG

** KORBAN H1N1 DI BELANDA BERTAMBAH 

** TOPIK TINJAUAN PERS KALI INI: ETHIOPIA BENCI LABEL KELAPARAN DAN KABINET SBY 

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: ORANG-ORANG BELANDA YANG MEMBUNUH DEMI 
IDEALISME 

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: MENILIK KEMBALI UNDANG-UNDANG AMNESTY 

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: BERAKHIRNYA TRIBUNAL SIERRA LEONE

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: ALASAN TIDAK TERPILIHNYA NINA DIPERTANYAKAN 

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: JANGAN BALI SAJA YANG DIPROMOSIKAN 



* FLU MEKSIKO JADI EPIDEMI DI BELANDA

Belanda secara resmi menyatakan Flu Meksiko sebagai epidemi ringan. Demikian 
pernyataan Kementrian Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Belanda. Untuk 
menyatakan Flu Meksiko sebagai epidemi, Kementrian melakukan penelitian. Dalam 
minggu pertama bulan Oktober lima puluh  per 100 ribu penduduk Belanda datang 
ke dokter karena sakit flu dan meriang. Di minggu kedua jumlah naik menjadi 69 
orang per 100 ribu penduduk. Meskipun demikian tidak semua orang yang sakit 
panas benar-benar terkena Flu Meksiko. Untuk kategori epidemi normal 30 sampai 
40 persen pasien yang terdeteksi benar-benar mengidap penyakit itu.


* PERTEMUAN PETINGGI ASEAN DI THAILAND

Sepuluh negara anggota ASEAN mengadakan pertemuan tahunan di Thailand untuk 
membicarakan hubungan kerja sama. Konferensi diadakan di kota pesisir, Hua Hin. 
Hal-hal yang akan dibahas antara lain adalah aturan-aturan baru untuk 
menstimulasi perekonomian dan kelanjutan kerja sama jangka panjang. ASEAN juga 
berencana untuk memiliki struktur seperti Uni Eropa. Kemungkinan besar 
negara-negara anggota dalam KTT ini akan menyetujui pembentukan komisi HAM di 
Asia Tenggara. Topik ini sebenarnya sudah lima belas tahun dimasukkan dalam 
agenda ASEAN tetapi selalu terbentur masalah sensitif. Banyak kritisi khawatir 
organasasi akan terlalu lunak terhadap  rezim-rezim otoriter seperti di 
Myanmar. Pengamanan KTT ini sangat ketat.  April lalu pertemuan ASEAN terganggu 
oleh demonstrasi anti pemerintah Thailand. Delegasi negara anggota ketika itu 
terpaksa diamankan dengan helikopter.


* AMERIKA SERIKAT DESAK SRI LANKA

Pemerintah Amerika Serikat mendesak pemerintah Sri Lanka untuk segera 
menyelidiki adanya kejahatan perang dalam serangan terakhir Macan Tamil Sri 
Lanka. Menurut laporan Kementrian Luar Negeri Amerika antara bulan Januari 
sampai Mei tahun ini terjadi pelanggaran HAM besar-besaran. Tentara dituduh 
menculik dan membunuh orang Tamil, termasuk anak-anak dan pemuda. Tentara Juga 
dituduh membunuh banyak pemberontak yang telah menyerahkan. Menurut laporan itu 
Macan Tamil juga merekrut prajurit anak-anak dan menggunakan penduduk sipil 
sebagai tameng. Bulan Mei lalu militer pemerintah berhasil melumpuhkan kantung 
pertahanan terakhir Macan Tamil di bagian timur laut Sri Lanka. Dengan demikian 
berakhirlah duapuluh lima tahun pertempuran antara pasukan pemerintah dengan 
Macan Tamil. Peperangan ini telah menewaskan sepuluh ribu jiwa dan ratusan ribu 
penduduk Sri Lanka terpaksa mengungsi. Menurut Amerika Serikat penyelidikan dan 
pengadilan atas kejahatan perang merupakan langkah maju menuju perdamaian 
antara dua kelompok masyarakat. Pemerintah Sri Lanka banyak mengkritik laporan 
itu dan khawatir laporan tersebut justru akan menghalangi rekonsiliasi.


* SHELL BANTU MANTAN PEMBERONTAK NIGERIA

Shell bertemu pemberontak Nigeria yang secara sukarela menyerahkan senjata. 
Perusahaan minyak ini akan memberikan para mantan pemberontak ini pendidikan 
sehingga nantinya mereka dapat menciptakan perusahaan sendiri. Shell pun akan 
membantu mendanai perusahaan itu. Shell melakukan ini untuk mencegah para 
mantan pemberontak ini kembali beraksi. Beberapa minggu lalu ribuan pemberontak 
militer di daerah penghasil minyak di Nigeria menyerahkan senjata. Namun 
beberapa hari lalu gerakan pemberontak terpenting MEND mulai menyerang lagi. 
Shell adalah perusahaan minyak asing pertama di Nigeria yang berani memberikan 
tawaran menantang ini. Uni Eropa saja menolak membantu para ex-pemberontak 
tersebut untuk kembali ke jalan yang benar.


* PILOT LUPA MENDARAT

Dua pilot maskapai penerbangan Amerika Serikat Northwest Airlines lupa mendarat 
di tujuannya, kota Minneapolis. Mereka terus terbang sejauh 230 kilometer 
sebelum akhirnya sadar bahwa bandara tujuan sudah terlewati. Keduanya 
mengatakan mereka benar-benar terlena dalam sebuah pembicaraan tentang 
kebijakan maskapai penerbangannya, sehingga lupa tempat mendarat. Pimpinan 
dinas lalu lintas udara di San Diego dibuat panik atas kelakukan dua pilot ini. 
Pesawat perang sudah disiapkan karena mengira pesawat telah dibajak. Northwest 
Airlines kini menyelidiki kasus. Sementara itu kedua pilot menunggu hasil 
penyelidikan dalam masa skorsing.


* NASA BATAL KIRIM MANUSIA KE BULAN

Organisasi luar angkasa Amerika Serikat, NASA,  membatalkan rencana mengirim 
manusia ke bulan pada tahun 2020. NASA kini berencana membuat pesawat luar 
angkasa yang lebih besar dan mempelajari secara mendetil obyek-obyek baru di 
luar angkasa. Hal ini dijelaskan komisi independen pakar-pakar luar angkasa. 
Selanjutnya komisi menyarankan untuk tidak hanya mengirim manusia mendarat di 
bulan, tapi juga mengirim manusia mendarat di asteroid yang berorbit dekat bumi 
atau mendarat di bulan milik planet Mars.


* AMERIKA MINTA POLANSKI

Amerika Serikat meminta Swiss menyerahkan sutradara film, Roman Polanski. Hal 
ini diminta atas dasar perintah penangkapan tahun 1978. Waktu itu Polanski 
harus muncul di pengadilan atas kasus pelecehan seksualnya terhadap anak 
perempuan di bawah umur, tapi malah melarikan diri ke luar negeri. Departemen 
Kehakiman Swiss masih harus menginterogasi Polanski sebelum akhirnya memberikan 
keputusan. Setelah itu Polanski masih dapat mengajukan naik banding atas 
keputusan tersebut. Sejak melarikan diri Polanski tinggal di negara asalnya 
Perancis. Negara ini menolak untuk mengekstradisi Polanski ke Amerika. Bulan 
lalu Polanski ditangkap di Zurich, Swiss, ketika menghadiri sebuah festival 
film.


* KORBAN H1N1 DI BELANDA BERTAMBAH

Dalam waktu satu minggu dua orang meninggal dunia di Belanda karena mengidap 
Flu Meksiko. Salah satu korban, anak perempuan berusia 14 tahun, yang tadi amat 
sehat. Korban kedua adalah laki-laki berusia 40 tahun. Karena berbagai macam 
penyakit, kesehatan laki-laki itu tidak optimal lagi. Penyebab sama juga 
terjadi pada empat korban Flu Meksiko lain yang sejak akhir Maret lalu 
meninggal dunia di Belanda.  Penyebaran virus H1N1 ini di Belanda telah 
berkembang menjadi epidemi ringan. Tiap harinya 10 orang di rawat di rumah 
sakit. Akhir bulan depan vaksinasi besar-besaran akan dilaksanakan.


* KAMPANYE BELANDA MEMBACA

Hari Jumat siang ini Kampanye Membaca Nasional dimulai di Belanda. Buku inti 
dalam kampanye "Belanda membaca" ini berjudul Oeroeg (baca: Urukh.red), novel 
pertama kaya penulis Belanda yang lahir di Indonesia, Hella Haasse. Banyak 
perpustakaan di Belanda membagikan buku ini pada anggota-anggota perpustakaan 
secara gratis. Oeroeg diterbitkan pertama kali tahun 1948. Ini adalah novel 
tentang persahabatan dua orang anak laki-laki dengan perbedaan budaya dan 
berlatar belakang proses dekolonisasi Indonesia.


* SWISS BANYAK BANTU NEGARA BERKEMBANG

Bukan lagi Belanda, kini giliran Swiss yang paling banyak membantu 
negara-negara berkembang. Hal ini diketahui dari ikhtisar Pusat Pengembangan 
Global, CGD, di Washington. Tiap tahun, organisasi ini melihat apa yang telah 
dikontribusikan negara-negara maju dalam hal bantuan darurat, perdagangan, 
keamanan, teknologi dan migrasi. Lalu dibandingkan dengan kemampuan dan potensi 
ekonomi mereka. Denmark berada di posisi ke dua dalam daftar CGD. Posisi ketiga 
diduduki oleh Belanda dan Norwegia. Dari tujuh negara industri terbesar, Kanada 
berada pada posisi kesebelas. Perancis, Inggris, dan Jerman berbagi posisi di 
nomor dua belas dan Amerika Serikat di posisi tujuh belas. Jepang berada di 
posisi terakhir daftar.


* BERITA BURSA

Bursa bursa di Eropa bereaksi positif atas hasil penilaian 
perusahaan-perusahaan di Amerika.
Index AEX Amsterdam hari ini naik 1 persen pada 324 poin. 
Bursa-bursa di Frankfurt, London dan Paris juga meningkat 1 persen. 

Di Tokyo Index Nikkei ditutup pada 10.282 poin. naik 0,2 persen.

Kurs valuta:
1 Euro = 1, 50 USD
1 Euro = Rp. 14, 263 
1 USD = Rp. 9. 480


* ETHIOPIA BENCI LABEL KELAPARAN DAN KABINET SBY

Koran Belanda Trouw mengulas tentang 25 tahun kelaparan di Ethiopia. Sejak 
tahun 1984 dunia menyaksikan tayangan bencana kelaparan di Ethiopia.  

Laporan pertama tentang kelaparan yang melanda Ethiopia yang dibuat oleh 
jurnalis BBC, Brian Stewart, sampai saat ini masih sering terngiang. Maka 
seluruh dunia mulai mengirimkan bantuan untuk Ethiopia. Banyak artis-artis 
terkenal, seperti Bono dari U2, Sting dan Paul McCartney menggalang konser dana 
besar-besaran untuk Afrika. 

Namun orang Ethiopia sendiri sudah bosan dicap sebagai orang "kelaparan". 
"Keadaan sekarang sudah sedikit membaik, namun imej kelaparan memang susah 
dihilangkan," kata Mulugeta Gebru, seorang kepala distribusi organisasi bantuan 
di Ethiopia. 

Namun karena perubahan iklim, musim kemarau berkepanjangan terjadi lagi. "Harus 
ada perubahan, kalau hanya menunggu bantuan terus, tidak akan terpecahkan 
masalahnya," jelas Pieter van Dijk, pekerja di organisasi bantuan untuk 
negara-negara dunia ketiga, Oxfam Novid. Sekarang Ethiopia harus dibantu untuk 
membuat sarana penampungan air. Dengan demikian sistem irigasi dapat mengairi 
sawah-sawah. 


Kabinet SBY
Kita beralih ke topik Indonesia.  Dua koran Belanda, De Volkskrant dan NRC 
Handelsblad, membahas susunan Kabinet Indonesia Bersatu II yang baru disusun. 
NRC Handelsblad menulis SBY berani memasukkan lawan-lawan politiknya dalam 
kabinet. 

Dalam masa jabatan pertama, Partai Demoktrat pimpinan SBY hanya mendapatkan 7 
persen suara. Oleh karena itu ia mengharapkan adanya dukungan koalisi yang dia 
bentuk dalam kabinet yang diberi nama "Kabinet Pelangi". Sekarang presiden 
telah memiliki banyak dukungan di perwakilan rakyat. Para  analis politik 
semula berharap presiden akan membentuk kabinet bebas partai, tapi SBY 
memutuskan untuk merangkul para musuhnya dan memberi hadiah kepada kawan-kawan 
politiknya. Kabinet lagi-lagi dipenuhi politisi partai yang sudah dikenal. 
Koran NRC Handelsblad menyebut susunan kabinet ini sebagai "Kabinet 
Persahabatan". 

Penunjukan Hatta Radjasa sebagai menko ekonomi mengecewakan banyak orang. 
Pasalnya, ia bukan  hanya telah sebagai menteri perhubungan, karena banyak 
terjadi kecelakaan pesawat, tapi politikus dari PAN ini sebenarnya tidak piawai 
dalam bidang ekonomi. Namun sepertinya SBY sudah punya strategi. Soal kebijakan 
ekonomi ia pasti akan dibantu oleh wapres Boediono, yang memang pakar ekonomi. 

Lain halnya dengan koran Belanda De Volkskrant menyebut kabinet SBY ini sebagai 
"Kabinet Terima Kasih". SBY tampaknya ingin mengucapkan terima kasih atas 
dukungan orang-orang kepercayaannya dan menghadiahi mereka jabatan. Juru bicara 
kepercayaan SBY, Andi Malarangeng, kini menjabat menteri Pemuda dan Olah Raga. 
Pimpinan kampanye SBY, Djoko Suyanto, kini menjabat Menko Politik Hukum dan 
Keamanan. Tentang Hatta Radjasa, De Volkskrant menulis pengangkatannya hanya 
karena unsur politik saja. Memang sebagian menteri dalam kabinet ini diangkat 
karena alasan politik.


* ORANG-ORANG BELANDA YANG MEMBUNUH DEMI IDEALISME

Apa yang lebih indah ketimbang mengubah cita-cita menjadi tindakan? Misalnya 
tentara sewaan. Kehidupan mereka mengesankan. Seorang jurnalis perang Belanda, 
Arnold Karskens menulis sebuah buku tentang orang-orang idealis Belanda, yang 
berjuang di bawah panji asing.  Berikut beberapa contoh para pejuang tersebut.  

Suatu fragmen dari buku: "Membunuh bagi saya tidak ada masalah. Menarik pelatuk 
adalah pekerjaan mudah dan sering kali anda bisa membidik, tetapi anda tidak 
tahu apakah tembakan anda itu mengena sasaran. Mungkin di Belanda hal itu 
terdengar aneh bahwa anda telah membunuh orang. Tetapi setelah itu saya tidak 
merasa apa-apa. Tidak ada penyesalan dan sebagainya". 

Menembak anak-anak
Demikian dikatakan Rob van Genderen, sekitar 50-an tahun, tentang masa hidupnya 
sebagai pejuang gerilya di El Salvador. Ia bertempur pada awal tahun delapan 
puluhan, selama setengah tahun melawan diktator militer di negara Amerika Latin 
itu. Ia marah sekali saat masih berada di rumah, ketika ia membaca sebuah 
berita di surat kabar tentang tentara, yang karena jengkel, menembaki anak-anak 
di atas pohon, atau seorang perempuan yang diambil anaknya dengan dibelah 
perutnya. Berdemonstrasi dan memprotes di Belanda baginya tidaklah cukup. Ia 
memutuskan untuk beraksi dan dengan pesawat terbang pergi ke Amerika Latin.  
Tanpa sadar ia tiba-tiba berhadapan dengan hadangan pertamanya.

"Ya, kalau kendaraan tentara datang, akan meledak ranjau di bagian depan. 
Prajurit-prajurit  berhamburan dari kendaraan dan kemudian ditembaki. Saya 
melompat ke depan dan menembakkan habis senjata saya. Hal itu terjadi secara 
otomatis.". 

Kesediahan cinta
Di dalam buku wartawan perang Kerskens, kita juga bisa membaca tentang 
pembangkang yang lain, seorang pria aneh yang gara-gara naik sepeda berkenalan 
dengan  perang Vietnam, dan akhirnya bergabung dengan Vietcong. Karena patah 
hati ia kabur. Tapi akhirnya ia tewas dalam perang itu. 

Dan masih ada cerita lain muncul. Prajurit Belanda yang membelot ikut 
Perang-Balkan, untuk menghindari hukumannya. Ia juga tewas. Seorang remaja 
belasan tahun akibat gejolak hatinya pergi ke Budapest guna membantu orang 
Hongaria melawan Rusia. Kedatangannya bagaikan percikan api sepanjang kota. Ia 
belajar menembak dan berhasil bertahan.

Pembayaran kembali
Betapa pun indahnya sebuah impian, dalam banyak hal tampaknya kepahlawanan dan 
romantika di medan perang  terasa sangat pahit. Lapar, dingin, kebosanan atau 
pembantaian dan penganiayaan terjadi. Namun medan perang tetap saja menarik.  
Arnold Karskens:

"Anda tidak bisa jadi relawan perang tanpa pendambaan terhadap petualangan. Dan 
tanpa adanya idealisme tertentu juga tidak bisa. Tapi orang punya motif 
berbeda. Ambil contoh, seorang Yahudi Belanda, Avraham Roet. Ia kehilangan 
banyak anggota keluarga dalam Perang Dunia Kedua dan merasa tidak aman lagi dan 
akhirnya pergi ke Palestina untuk suatu negara Yahudi.  Ia mengatakan kepada 
saya;  ini sama saja seperti membayar kopi anda di suatu restoran. Hal itu 
terjadi begitu saja".

Orang-orang yang selamat dalam perang-dalam buku kira-kira separohnya-masih 
tetap menilai pilihan mereka dulu benar, kecuali satu orang. Rob van Genderen, 
pejuang gerilya El Salvador berpendapat, sendainya bisa diulang dia tidak akan 
melakukan itu.


"Banyak orang sering melakukan hal-hal yang mengerikan demi  tujuan baik. Saya 
jadi teringat saudara lelaki saya. Ia selalu bekerja di bidang pendidikan, dari 
kelas ke kelas, ia berjasa  bagi masyarakat, ia banyak membantu anak-anak yang 
bermasalah. Anak-anak itu akan selalu berbuat baik bagi masyarakat kita. Hal 
itu lebih penting ketimbang membunuh dalam perang yang bukan urusan kita. Saya 
dulu semestinya menggunakan senjata demokrasi Barat saja".

Demikian Rob van Genderen, yang pada  saat ini hampir 30 tahun setelah El 
Salvador -  mempunyai kegiatan yang agak berbeda. Ia adalah pengawas sistem 
proses dan bekerja  di bidang teknologi informasi.


* MENILIK KEMBALI UNDANG-UNDANG AMNESTY

Minggu ini Warga Uruguay harus memutuskan apakah ingin menghapus hukum amnesty 
yang melindungi militer dan polisi dari tuduhan pelanggaran HAM tahun 1973-1985 
junta militer. Bahaya keputusan itu adalah lahirnya diktator baru atau pelaku 
yang menolak menyerahkan kekuasaan. Laporan Hermione Gee dan Karl Dowling.

Referendum di negara Amerika Latin minggu ini dan keputusan MA senada: amnesty 
yang melindungi pelaku pembunuhan dan penyiksaan aktivis komunis muda yang 
tewas tahun 1974 bertentangan dengan hukum. 

Keputusan Mahkamah Tinggi membuka  pintu bagi kasus serupa yang menimpa 231 
orang yang menghilang semasa pemerintahan junta militer. 

Transisi damai

Undang-Undang Amnesty biasa diambil negara yang sudah mengalami konflik 
internal. Amnesty ditawarkan bagi orang yang duduk di rezo, lama atau kelompok 
oposisi untuk mengusahakan transisi politik yang damai. Post apartheid Afrika 
Selatan, contohnya, memilih untuk tidak memuntut anggota pemerintahan 
apartheid, demi menjamin gerakan damai menuju ke arah demokrasi.

Meskipun demikian, kata William Schabas, hukum amnesty tidak selalu dipakai 
sebagai langkah menuju perdamaian.

"Kita punya contoh hukum amnesty yang negatif, contoh klasik adalah amnesty 
yang diberikan diktator Chili bagi dirinya sendiri. Hal itu tidak lain hanyalah 
menjamin masa pensiun. Itu tidak perlu dilakukan untuk menjamin transisi damai, 
atau menghindari konflik, dan itu tidak membuat rekonsiliasi di negara itu 
lebih baik. Jadi amnesty ini adalah langkah yang dilakukan oleh negara 
tertentu, tergantung pada situasinya."

Hak untuk keadilan

Banyak aktivitas HAM yang menetang UU Amnesty yang menekan hak para korban 
untuk mendapatkan keadilan. Mereka berpendapat amnesty dalam hal itu 
bertentangan dengan hukum kemanusian internasional.

Ini argumen yang lemah, kata William Schabas. 

"Hak-hak korban untuk mendapatkan keadilan harus diseimbangkan dengan hak-hak 
asasi lainnya. Kenyataannya, hal ini selalu sulit untuk dipraktekkan dalam 
bidang HAM - mencoba untuk menyeimbangkan hak-hak individu dan kelompok 
terhadap hak-hak kelompok lain. Dalam kasus amnesti, yang sering kita bicarakan 
adalah bagian dari paket perdamaian. Selalu ada argumen kuat bahwa mayoritas 
penduduk sebuah negara juga adalah korban perang atau konflik dan mereka berhak 
merasakan konflik tersebut berakhir."


Menghilangkan amnesti 

Ivanhanna Larrosa bekerja pada Amnesty International di Uruguay. Dia mengatakan 
sudah saatnya negaranya menghadapi masa lalu. 

"Ada generasi muda yang sama sekali tidak tahu sejarah. Ada juga politisi yang 
mengatakan tidak usah melihat ke masa lalu. Tapi kami bilang, kita tidak bisa 
melihat masa sekarang dan masa depan tanpa mengetahui masa lalu". 

Jika rakyat Uruguay memutuskan untuk mencabut UU Amnesti hari Minggu ini, 
William Schabas memperingatkan: ini akan "menghilangkan ide amnesti dari ajang 
politik," saat konflik terjadi kembali. Dia menambahkan, tapi pandangan rakyat 
berubah pelan-pelan kalau perdamaian berlangsung langgeng dan seberapa besar 
manfaat sebuah amnesti, sejalan dengan waktu, juga berubah.


* BERAKHIRNYA TRIBUNAL SIERRA LEONE
Bertahun-tahun Sierra Leone berusaha mengatasi dampak perang saudara yang 
mengerikan. Selama 11 tahun anak-anak yang diberi candu itu menteror negara 
dengan senjata Kalasjnikov. Tapi Tribunal Sierra Leone yang dibentuk khusus 
tidak berarti bagi para korban. Minat mereka pudar saat para tersangka utama 
ternyata tidak muncul di ruang pengadilan. 
Tugas para hakim dan jaksa penuntut Mahkamah Khusus Sierra Leone di Freetown 
hampir selesai. Senin mendatang mereka akan mengeluarkan vonis banding terhadap 
bekas tiga pemimpin gerakan pemberontak Revolutionary United Front (RUF). Awal 
tahun ini ketiga orang itu antara lain divonis karena merekrut serdadu 
anak-anak. Mereka juga memaksakan gadis-gadis menikah dengan para pembangkang. 
Satu-satunya kasus pengadilan yang masih ditangani adalah kasus mantan Presiden 
Charles Taylor. Ia diadili di Tirbunal Den Haag, karena diduga mendukung 
kelompok pemberontak. 
Perang saudara Sierra Leone (1991 - 2002) meninggalkan bekas yang luar biasa, 
baiks secara harafiah dan kiasi. Pemberontak menoreh inisial mereka di tubuh 
para korbannya, sementara puluhan ribu warga Sierra Leone cacat karena tangan, 
kaki, hidung dan telingan mereka dipotong. Dipastikan 120.000 orang tewas dalam 
perang saudara itu. Sierra Leone yang terpecah belah itu mencari jalan keluar 
mengatasi trauma perang.

Tribunal
Meniru model Afrika Selatan, Sierra Leone membentuk komisi kebenaran dan 
perdamaian pasca perang; para korban dan pelaku berkumpul untuk bersama 
mengatasi trauma perang. Tapi itu ternyata tidak memadai dan pemerintah di 
Freetown meminta PBB membantunya mengadili pemberontak. 
Tahun 2004 sebuah tim pakar hukum internasional dan asal Sierra Leone mulai 
bekerja di sebuah gedung mewah di Freetown, salah satu kota termiskin di dunia. 
Lain daripada Tribunal Yugoslavia, mahkamah di Freetown ini harus mengadili 
para pelaku kejahatan perang dengan cepat dan murah.  Tapi Tribunal sendiri 
harus mencari dana di luar negeri. Hal itu hampir saja menyebabkan kepailatn 
Tribunal. 

Tugas berat
Mahkamah mendapat tugas berat. Misalnya kejahatan seperti kawin paksa, 
perbudakan dan pengerahan serdadu anak-anak. Secara yudridis Tribunal memang 
mencatat keberhasilan penting karena mengeluarkan vonis dalam kasus-kasus 
tersebut. 
Tapi itu tidak dapat menangkis kritik. Di masa perang saudara, jaringan 
kelompok sempalan pemberontak, pasukan perlawanan dan tentara anak-anak aktif. 
Anak-anak tidak digugat, tetapi perekrutnya diseret ke pengadilan. Mahkamah 
akhirnya mengadili 13 terduga. Di antaranya terdapat juga 'pahlawan-pahlawan 
perlawanan' yang digugat dan diadili. Hal ini sangat mengherankan banyak warga 
Sierra Leone. 

Kursi kosong 
Mahkamah juga tidak mengganggu gugat mantan Presiden Tejan Kabbah, sementara 
Charles Taylor didakwa, padahal dia tidak pernah menginjakkan kaki di Sierra 
Leone. Pilihan-pilihan jaksa penuntut membuat mahkamah tidak populer, karena 
tempat duduk publik di ruang pengadilan sering kosong.  
Minat mahkamah berkurang karena pemimpin kakap kelompok pemberontak ternyata 
tidak dapat diadili. Tahun 2003 Foday Sankoh meninggal dalam tahanan, komandan 
pemberontak Sam Bockarie dibunuh di Liberia. 
'Pahlawan perlawanan' Sam Hinga Norman juga meninggal di sel penjara, sesaat 
sebelum hakim mengeluarkan vonis. Dan orang kuat Johnny Paul Koroma masih 
dinyatakan hilang. 

Charles Taylor 

Proses pengadilan terbesar dan terakhir Tribunal Sierra Leone berlangsung di 
cabang khusus Mahkamah di Den Haag. Tertuduh mantan presiden Liberia Charles 
Taylor dua bulan belakangan menyangkal memiliki hubungan dengan kelompok 
pemberontak. Tapi ceritanya tidak terdengar di Sierra Leone. Karena di Den Haag 
pun kursi-kursi untuk publik dan pusat media kosong saat proses berlangsung.


* ALASAN TIDAK TERPILIHNYA NINA DIPERTANYAKAN

Keputusan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak jadi mengangkat  Nila Djuwita 
Moeloek sebagai menteri kesehatan dalam kabinet barunya  banyak memancing 
pertanyaan dan tentangan. Pakar gizi itu tidak lulus tes kelayakan karena 
dinilai tidak tahan bekerja dalam tekanan. Elvina Karyadi seorang pakar 
kesehatan mengungkapkan pendapat pribadinya kepada Radio Nederland Wereldomroep 
tentang kasus ini.
 
Elvira Karyadi [EK]: Memang dari beberapa media yang juga saya amati, bahwa 
proses yang proses yang sudah dilakukan terhadap pemilihan menteri ini kan 
memang sudah dijalani test kesehatan dan psikologi. Beberapa media juga 
mengatakan bahwa sebenarnya ibu Nila sudah lolos dalam test kesehatan itu. Jadi 
apakah memang pendapat  bahwa ibu Nila itu tidak bisa bekerja di bawah tekanan 
itu, kalau
menurut saya, itu masih perlu dikonfirmasi kembali. Yang sebenarnya itu kan 
tidak dibuka di media. Oleh karena itu, ini juga merupakan suatu etika dalam 
suatu proses assessment , bahwa tes kesehatan dan sebagainya tidak bisa dibuka 
untuk publik. 

Jadi dalam proses pemilihan ini memang tentunya ada pertimbangan-pertimbangan 
khusus gitu, yang menjadikan bu Nila tidak menjadi menteri.  Yang terakhir saya 
baca, memang dikatakan bahwa pak SBY sendiri mengakui bahwa bu Nila ini punya 
banyak  keunggulan dan ahli dalam banyak hal. Namun mungkin tempatnya tidak 
sebagai menkes,  tapi mungkin di pos lain yang lebih cocok. Jadi ada pendapat 
demikian juga. 

Ini kan banyak sekali ada pendapat-pendapat di media, Jadi kita harus melihat 
masalah ini dengan kacamata yang lebih obyektif gitu. Maka dikatakan di 
beberapa media bahwa kemungkinan akan ditempatkan di pos lain. Tapi kalau boleh 
saya katakan, siapapun yang jadi menteri, kita semua kan berharap bahwa sudah 
ada pertimbangan, dan kita juga berharap agar semua program-program kesehatan 
kita akan semakin baik. Itu saja. Kalau saya melilhatnya sebagai hal yang 
positif. 

Radio Nederland Wereldomroep [RNW]: Tapi sebenarnya mengenai cara testing tadi 
diperlukan dalam mengangkat seorang pejabat bu?

EK: Ya saya rasa ini memang suatu hal yang baru ya?, Tapi saya rasa juga cukup 
baik kalau itu bisa dilakukan. Karena kan berarti ada berbagai assessment , 
bukan hanya fit and proper saja tapi dalam segi kesehatan dan fisik itu saya 
rasa juga cukup penting. Dan sesuatu yang dilakukan baru tahun ini ya. Tes-tes 
ini dilakukan oleh semua calon menteri. Karena memang dalam kabinet baru ini 
diharapkan semua menteri akan bekerja keras ya, dalam artian fisik dan 
mental.Jadi ya baik sekali kalau hal itu bisa dilakukan. 

RNW: Tetapi yang keluar di media itu, bahwa alasan bahwa ibu Nila itu tidak 
sanggup kerja di bawah tekanan, ini seolah-olah alasan yang dibuat-buat, ini 
membuat orang bertanya-tanya. 

EK: Ya, justru itu kambali lagi ke apakah itu knmfermasi kebenaran, 
kadang-kadang kan berita itu simpang-siur. 

RNW: Alasan yang dikemukakan tadi, tidak kuat bekerja di bawah tekanan, inipun 
kalau sebenarnya betul,  juga tidak boleh dipublikasi bu. 

EK: Ya sebenarnya. Karena bagaimanapun hasil test psychologi dan medis itu 
tidak boleh dipublikasikan ke umum pak!


* JANGAN BALI SAJA YANG DIPROMOSIKAN

Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik mengatakan akan menaikkan dana 
wisata sebanyak 36 persen. Dana ini terutama akan dialokasikan untuk 
mempromosikan sektor ini. Cahyo Pramono, seorang praktisi pariwisata, pada 
prinsipnya menyambut baik peningkatan dana marketing wisata ini. 

Cahyo Pramono: "Tentu saja penambahan anggaran untuk promosi suatu hal yang 
bagus. Karena pada akhirnya promosi itu yang akan mengantarkan orang-orang, 
publik mengena Indonesia dan pada akhirnya berkunjung ke Indonesia.

Ia membandingkan produk wisata itu dengan mutiara.

Cahyo Pramono: "Yang namanya mutiara itu kalau sudah di leher perempuan baru 
disebut mutiara. Kalau masih dilumpur bagi saya masih lumpur, bukan mutiara."

Maksudnya, berbagai objek wisata di Indonesia yang bermacam ragam itu adalah 
ibarat "lumpur" kalau tidak dikenal orang.  

Ia menyayangkan Indonesia selama ini jarang ikut serta dalam kegiatan-kegiatan 
wisata internasional, karena kekurangan dana. Ia mencontohkan Bursa Wisata 
(Vakantiebeurs) yang digelar tiap tahun di Belanda. Selama ini Belandalah yang 
menjual produk-produk wisata Indonesia. "Jadi mereka menjual Sulawesi, Jawa, 
Sumatra dan sebagainya, " katanya.
 
Dari segi dana promosi ini, menurut manager sebuah hotel di Parapat ini, 
Indonesia ketinggalan dengan negara-negara tetangga. Ia melihat negara-negara 
itu sangat sadar akan pentingnya sektor wisata sebagai pemasok kas negara. 

Cahyo Pramono: Sementara competitor (pesaing,red) seperti negara 
Malaysia,Singapore Thailand, mereka luar biasa mengeluarkan beaya-beaya 
promosi. Karena mereka tahu bahwa di balik promosi itu mereka kan mendapatkan 
pendapatan yang luar biasa besar dari sektor kepariwisataan."

Praktisi pariwisata yang juga menyukai dunia keradioan ini sangat kritis 
terhadap menteri Jero Wacik. Ia menganggap kebijakan wisata Indonesia terlalu 
menekankan Bali. 

Cahyo Pramono: " Karena ada pemikiran di Indonesia terutama di kalangan non 
Bali, bahwa kepariwisataan Indonesia itu Balicentrist . Sejak zaman dulu Bali 
terus. Jadi, seolah-olah Bali saja yang terus diperhatikan. Kami-kami yang di 
luar Bali sering kali menjadi pilihan yang kesekian untuk dipromosikan."

Promosi tanpa produk yang bagus, menurut Cahyo, tidak begitu bermanfaat. Ia 
berpendapat, tiap daerah harus menonjolkan kekhasan dalam melakukan promosi. 
Dalam hal ini tampaknya, kementerian pariwisata, menurut Cahyo Pramono,  
sikapnya juga tidak jelas.

Cahyo Pramono: Ya, jadi kalau saya melihatnya kementerian pariwisata itu 
kebingungan. Mau jual Indonesia dengan cara yang bagaimana. Setelah jelas 
produknya memiliki karakter yang berbeda-beda. Kalau selama ini kan cendrung 
dipaksakan tema-tema Indonesia itu. 

Namun praktisi pariwisata yang berdomisi di Medan ini, juga mawas diri. Ia 
mengaku, bahwa kalangan mereka sendiri kadang-kadang bingung juga. 

Cahyo Pramono: "Kadang-kadang kami sebagai pelaku kepariwisataan sering kali 
lupa tema apa yang kira-kira cocok kita jual."


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.radionetherlands.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke