---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Rabu 04 November 2009 15:20 UTC



** POLRI BEBASKAN BIBIT DAN CHANDRA 

** RANGKAIAN AKSI PROTES DI TEHERAN 

** DEMOKRAT KALAH DI VIRGINIA DAN NEW JERSEY 

** POLISI TEMBAK LIMA TENTARA INGGRIS 

** TOPIK TINJAUAN PERS KALI INI: INDONESIA DESAK KURANGI EMISI RUMAH KACA DAN 
SABAR ITU ADA BATASNYA 

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: UKRAINA DICENGKERAM VIRUS H1N1

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: DEBAT WILDERS

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: SATU TAHUN OBAMA: EFORIA SUDAH BERAKHIR 

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: MAKAN PERMEN KERAJAAN DI JAMIN 

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: KURSUS PERKAWINAN DI BELANDA

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: HADIAH BAGI PENEGAK PERDAMAIAN DI MALUKU 



* POLRI BEBASKAN BIBIT DAN CHANDRA

Kepolisian Indonesia membebaskan dua penyidik korupsi setelah rekaman sadapan 
diputar dalam persidangan di Mahkamah Konstitusi.
Deputi KPK, Chandra Hamzah dan Bibit Samad Riyanto dibebaskan selasa malam, 
kira-kira pukul 23.00 WIB, setelah ditahan enam hari karena tuduhan pemerasan 
dan penyalahgunaan kekuasaan. 
Kepolisian memutuskan untuk menangguhkan penahanan mereka. "Tapi bukan berarti 
mereka benar-benar bebas, mereka harus lewati proses hukum dulu. Persidangan 
yang akan memutuskan benar atau salah, bukan polisi," demikian keterangan Nanan 
Soekarna, juru bicara Kepolisian Indonesia.
Pembebasan keduanya terjadi berjam-jam setelah Mahkamah Konstitusi mendengarkan 
rekaman KPK dari kepolisian. Dalam rekaman itu konspirator tertuduh 
membicarakan bagaimana mereka dapat memberikan keterangan palsu agar selamat 
dari tuduhan pemerasan. Proses persidangan kemarin disiarkan secara langsung di 
seluruh Indonesia dan disemaraki aksi protes di jalanan mendukung KPK.


* RANGKAIAN AKSI PROTES DI TEHERAN

Aksi protes anti-Amerika besar-besaran diselenggarakan di ibu kota Iran, 
Teheran. Ribuan rakyat Iran memperingati pendudukan kedutaan Amerika di Teheran 
tigapuluh tahun lalu. Tidak lama setelah jatuhnya Syah Iran tahun 1979, gerakan 
radikal mahasiswa menduduki kedutaan Amerika dan menyandera 52 orang. Setelah 
444 hari mereka dibebaskan. Di bagian lain kota Teheran juga dilangsungkan aksi 
protes. Mereka memanfaatkan momentum peringatan ini untuk memprotes pemerintah. 
Pasukan keamanan mencoba menghalau demonstran anti pemerintah dengan kekerasan. 
Mereka menggunakan pentungan dan gas air mata. Kabarnya juga terjadi 
penembakan. Pemimpin oposisi Mousavi dan Mehdi Karoubi memimpin aksi protes 
melawan Presiden Ahmadinejad. Keduanya menuduh adanya kecurangan dalam pemilu 
bulan Juni lalu.


* DEMOKRAT KALAH DI VIRGINIA DAN NEW JERSEY

Dalam pemilihan gubernur negara bagian di Amerika Serikat Partai Demokrat 
pimpinan Barack Obama mengalami kekalahan. Di negara bagian Virginia dan New 
Jersey Partai Republik memenangkan kursi jabatan gubernur. Di dua negara bagian 
ini Obama pernah berkampanye. Kekalahan Partai Demokrat di New Jersey amat 
memukul Obama. Kekalahan ini terjadi tepat satu tahun setelah Obama terpilih 
menjadi presiden Amerika Serikat. Kotak-kotak suara di dua negara bagian 
tersebut menjadi tolak ukur kepopuleran sang presiden. Tahun depan akan 
diselenggarakan pemilihan anggota dewan perwakilan dan senat Amerika.


* POLISI TEMBAK LIMA TENTARA INGGRIS

Seorang polisi Afganistan menembak lima tentara militer asal Inggris di 
propinsi Helmand. Demikian diberitakan pemerintah Afganistan. Penembakan 
terjadi di lapangan tembak kepolisian Afganistan. Pelaku segera melarikan diri 
setelah kejadian. Motif penembakan sampai saat ini belum diketahui. Beberapa 
tokoh masyarakat setempat mengatakan pelaku kemungkinan memiliki hubungan 
dengan Taliban. Namun kabar lain mengatakan pelaku sedang mempunyai masalah 
dengan pimpinannya. Pemerintah Afganistan dan Dinas Militer Inggris tengah 
menyelidiki kasus ini.


* KUNJUNGAN RATU BEATRIX KE MEKSIKO

Ratu Belanda Beatrix, putra mahkota Pangeran Willem-Alexander dan istrinya 
Putri Maxima hari Selasa siang tiba di Meksiko. Penyambutan megah dipimpin 
Presiden Meksiko Felipe Calderon. Ratu Belanda melakukan kunjungan kenegaraan 
empat hari di Meksiko. Sebelum rombongan kerajaan diterima di Istana Negara, 
Beatrix meletakkan rangkaian bunga di monumen Altar Patria di kota Meksiko. 
Presiden Calderon hari ini akan berbicara dengan Beatrix, Menteri Perekonomian 
Belanda Maria van der Hoeven dan beberapa delegasi perwakilan dunia usaha 
Belanda. Meksiko tertarik mengenal lebih jauh keahlian orang Belanda misalnya 
tentang pelabuhan, konstruksi kapal dan energi angin serta matahari. Belanda 
sendiri berharap menjadi pintu masuk Meksiko ke Eropa, yang ingin melepaskan 
diri dari Amerika Serikat. Pada hari kedua kunjungan kenegaraan dibicarakan 
masalah perkembangan kota dan kerjasama bilateral.


* TOYOTA MUNDUR DARI F1

Produsen mobil Jepang, Toyota, mundur dari Formula 1. Perusahaan ini 
memperkirakan pada tahun kedua mereka kembali akan mengalami kerugian. Toyota 
memutuskan mundur dari ajang perlombaan otomotif paling bergengsi ini juga 
karena biaya yang terlalu mahal. Kepergian Toyota berdampak besar bagi Formula 
1. Senin lalu Bridgestone juga mengabarkan akan menghentikan pemberian ban 
untuk mobil F1 setelah musim perlombaan tahun depan berakhir. BMW juga telah 
mengumumkan mengundurkan diri dari ajang F1. Tim Honda telah mundur dari F1 
sejak musim lomba tahun ini.


* EMPAT MAYAT DI KEBUN PEMERKOSA

Di dalam rumah seorang pemerkosa di Ohio, Amerika Serikat, kembali ditemukan 
empat mayat manusia. Jumlah keseluruhan mayat yang ditemukan dalam rumah 
tersebut mencapai 10 orang.  Kepolisian Amerika, menjelaskan dalam konperensi 
pers, keempat mayat ditemukan di kebun. Di ruang bawah tanah rumah juga 
ditemukan ember berisi tengkorak manusia. Minggu lalu ditemukan enam mayat 
perempuan di rumah di Cleveland itu. Tampaknya mereka dicekik sampai mati. 
Pemilik rumah sebelumnya telah menjalani hukuman penjara lima belas tahun 
karena terbukti memperkosa. Dia kini kembali menjadi tersangka kasus 
pemerkosaan, penculikan dan pembunuhan.


* KONGRES HONDURAS BELUM PUTUSKAN PENGANGKATAN ZELAYA

Kongres Honduras untuk sementara tidak melakukan pemungutan suara mengenai 
kembalinya presiden Manuel Zelaya. Mahkamah agung Honduras harus terlebih 
dahulu membahas kasus ini. Demikian pendapat komite parlemen. Izin dari kongres 
adalah bagian penting dari persetujuan antara presiden sementara Roberto 
Micheletti dan presiden tertumbang Manuel Zelaya. Minggu lalu keduanya bicara 
tentang pengangkatan kembali Zelaya sampai pemilu akhir bulan ini. Zelaya 
berharap menduduki kursi kekuasaannya lagi hari Kamis mendatang. Tapi ini masih 
belum pasti. Bulan Juni lalu Zelaya digulingkan karena konflik yang terjadi 
dengan kongres.


* BERITA BURSA

Nilai bursa-bursa Eropa hari ini naik. Pemegang saham menunggu keputusan 
perubahan suku bunga di Amerika Serikat.
Index AEX Amsterdam, setelah dibuka naik 0,8 persen pada 302, 4 poin. Bursa di 
Frankfurt, London dan Paris naik sampai 0,9 persen.

Bursa di Jepang naik dengan keuntungan 0, 42 persen. 
Index Nikkei Tokyo meraih angka 9.844 poin. 

Kurs valuta asing:
1 Euro = USD 1, 47
1 Euro= Rp. 14, 032
1 USD = Rp. 9, 510


* INDONESIA DESAK KURANGI EMISI RUMAH KACA DAN SABAR ITU ADA BATASNYA

Surat kabar Xinhua menulis tentang upaya Indonesia untuk mendesak pengurangan 
emisi gas rumah kaca. Delegasi 190 negara bertemu di Barcelona selama beberapa 
hari untuk membicarakan masalah perubahan iklim. Ini adalah pertemuan kelima 
tahun ini yang seharusnya membahas draft perjanjian untuk KTT perubahan iklim 
di Kopenhagen, Denmark. 

Delegasi Indonesia pun ikut hadir, dikepalai Rahmat Witoelar. Dalam 
pembicaraan, Indonesia akan mendesak negara-negara maju juga negara berkembang 
untuk menghasilkan sebuah keputusan tentang efek emisi rumah kaca sebelum KTT 
iklim diselenggarakan di Kopenhagen, bulan Desember mendatang. 

Menurut Witoelar, jika Amerika Serikat dan negara-negara maju lainnya tidak 
menunjukkan komitmennya dan menjabarkan target perubahan klimat, KTT klimat di 
Kopenhagen nanti layaknya akan gagal. Perjanjian baru untuk menggantikan 
Protokol Kyoto, yang masa berlakunya habis tahun 2012, tidak akan terealisasi. 

Negara maju meminta negara berkembang seperti Brazil, Cina, India dan Indonesia 
untuk berjanji mengurangi emisi gas rumah kaca. Namun mereka menolak dengan 
alasan negara-negara industri punya tanggungjawab lebih besar sebagai produsen 
gas berbahaya dibeberapa dekade terakhir. Seharusnya negara majulah yang 
menyelesaikan masalah ini. 



Indonesia sudah hampir kehilangan kesabaran menangani imigran perahu asal Sri 
Lanka yang ingin bermigrasi ke Australia. Tujuhpuluh delapan orang pencari 
suaka yang ditampung kapal Dinas Imigrasi Australia, Oceanic Viking, masih 
tetap menolak turun kapal. Kapal itu telah berada 10 hari di perairan dekat 
pulau Bintan. Dinas Imigrasi Australia masih mencoba menyuruh mereka turun 
kapal dan secara suka rela masuk tahanan di Tanjung Pinang, di pulau Bintan. 

Pejabat tinggi Indonesia dan Australia, bertemu kemarin, namun gagal menemukan 
solusi kasus ini. "Untuk hal ini, semuanya tergantung kemajuan yang dibuat 
Australia. Mereka harus menyelesaikan masalahnya sendiri selama pengungsi masih 
ada di dalam kapal mereka, jelas Teuku Faizasyah, juru bicara Departemen Luar 
Negeri.

Indonesia tetap bersikap fleksibel dan sabar, namun, Faizasyah juga menambahkan 
"sabar ada batasnya". 

"Mudah-mudahan ada solusi sebelum waktu habis," kata Faizasyah. Masalah 
pengungsi ini diharapkan segera terselesaikan pada tanggal 6 November nanti.


* UKRAINA DICENGKERAM VIRUS H1N1 
 
Wabah Flu Meksiko atau H1N1 melumpuhkan sebagian besar kehidupan umum di 
Ukraina. Semua pertemuan umum dilarang, sekolah-sekolah ditutup selama tiga 
minggu dan peraturan karantina diberlakukan di sembilan wilayah. Menurut 
Kementerian Kesehatan Ukraina 70 orang tewas akibat flu Meksiko dan 15.000 
orang dirawat di rumah sakit.

Presiden Ukraina Viktor Yuschenko langsung menarik perhatian dunia terhadap 
masalah di negerinya. Dengan penuh emosi ia meminta Uni Eropa, WHO (Organisasi 
Kesehatan Sedunia) dan pakta Atlantik Utara NATO membantu Ukraina. Ia tidak 
sanggup mengatasi wabah dadakan flu Meksiko.

 
Permintaan dramatis itu diajukan di saat tersebarnya desas-desus mengenai 
perang biologis di ibukota Kiev. Dikabarkan sebuah pesawat membuang bubuk di 
atas Kiev. Bubuk itu konon mengandung varian virus yang dimutasi. Pemerintah 
Ukraina menyangkalnya. Tapi mengingat rakyat Ukraina itu miskin dan pemilihan 
presiden akan digelar Januari tahun depan, maka desas-desus serupa itu tidak 
mudah dibendung. 
 
Penyangkalan
Masalahnya, pemerintah secara sistematis menyangkal adanya flu Meksiko dan 
tidak memberikan informasi atau mengambil langkah-langkah pencegahan. Demikian 
Piet Spijkers dari Yayasan Bantuan Kemanusiaan Anak-Anak Ukraina.
 

"Keadaan jelas menyedihkan dan sedikit panik, tapi itu khas untuk negeri 
seperti Ukraina. Mereka sudah berbulan-bulan sebelumnya tahu ini akan bisa 
terjadi. Kami di Barat juga begitu. Tapi pemerintah Ukraina menyangkal adanya 
anak-anak yatim piatu, anak-anak gelandangan. Dan mereka mengira flu Meksiko 
hanya bahaya untuk orang-orang Meksiko. Dan sekarang mereka tiba-tiba panik."
 
Menurut Spijkers keadaan di rumah sakit anak-anak yang didukung yayasannya 
sangat mengenaskan. Di situ tidak ada peralatan kesehatan mendasar. Uji coba 
flu, obat suntik dan Tamiflu tidak ada atau nyaris tidak ada. Rumah sakit 
anak-anak di Lviv, 130 kilometer dari perbatasan dengan Polandia, memiliki 100 
tablet Tamiflu untuk 160 pasien. "Kalau anak-anak sakit, kami tidak bisa 
menentukan apakah mereka itu kena virus H1N1-virus. Kami tergantung gejalanya", 
katanya.
 
Obat tradisional
Lviv, yang penduduknya hampir satu juta orang, termasuk satu dari sembilan 
wilayah yang dikarantina. Semua apotik di sana kosong. Bahkan bawang putih pun, 
obat tradisional yang ampuh sebagai penurun panas, menjadi sangat mahal atau 
terjual habis. 

Demam pemilu
Sebagian kepanikan soal flu Meksiko dipicu permainan kekuasaan politik. Januari 
mendatang, rakyat memilih presiden baru. Partai-partai oposisi dan pemerintah 
tahu betul mereka akan dinilai atas cara mereka menangani flu, kata Spijkers. 

"Politik menggunakan atau menyalahgunakan hal ini untuk membuat suatu 
pernyataan politik menjelang pemilu presiden Januari mendatang. Jelas ada 
sesuatu di balik itu. Tapi saya khawatir mereka menelantarkan masalah tersebut 
dan kini ada alasan politik di balik semua ini." 
 
Baik presiden Yuschenko maupun pesaingnya, Perdana Menteri Timoshenko mempunyai 
kepentingan bahwa rakyat tahu mereka khawatir. Menurut Spijkers tidak ada 
penjelasan lain mengapa pemerintah begitu memamerkan masalah yang dihadapinya. 
 
Tidaklah mungkin flu Meksiko akan menarik banyak suara. Juga tanpa pandemi, 
layanan kesehatan bekas negara Sovyet ini sudah sangat buruk. Warga biasa 
Ukraina hampir tidak bisa menikmati layanan kesehatan yang baik. 
Penyakit-penyakit infeksi seperti TBC dan HIV/AIDS merajalela. 
 
Organisasi Kesehatan Dunia WHO prihatin atas lajunya penyebaran flu Meksiko. 
Telah dikirim tim ahli ke negeri tersebut yang harus menyelidiki apakah virus 
influenza kemungkinan telah bermutasi. Menurut WHO situasi tidak lebih buruk 
daripada di negara-negara lain. Kendati demikian terlihat suatu peningkatan 
jumlah pasien penderita penyakit paru-paru yang dirawat di rumah sakit. Masih 
belum jelas apakah mereka tertular virus H1N1.


* DEBAT WILDERS
 
Bisakah Geert Wilders dicap sebagai 'ekstrem-kanan'? Dan lebih penting lagi: 
pedulikah orang akan itu? Kehebohan terbaru seputar politikus populis Belanda 
adalah tentang sebuah studi 'ilmiah' yang dilakukan atas perintah pemerintah. 
Studi memicu beberapa reaksi marah, namun hampir tidak menimbulkan diskusi. 
Laporan Perro de Jong.

Orang tampaknya tidak senang dengan bocornya kesimpulan laporan yang belum 
dipublikasikan soal 'radikalisasi dan polarisasi' dalam masyarakat Belanda: 
bahwa partainya Geert Wilders PVV adalah partai ekstrem kanan dan bisa 
berbahaya bagi demokrasi Belanda.


Tentu saja bukan Wilders, yang segera menanggapinya dengan mengatakan itu 
"lagi-lagi upaya menghina dari kelompok elit" untuk menjelekkan dirinya. "Ini 
semua omong kosong", ujar Wilders di televisi Belanda. "Kami adalah partai 
demokratis dengan tujuan demokratis. Mereka hanya khawatir atas kesuksesan 
kami."

Juga pemerintah tidak senang media telah mendapatkan laporan sebelum hasilnya 
ditinjau dan direvisi kembali. Bahkan tiga ilmuwan politik yang menyusun 
laporan mungkin juga tidak senang dengan semua kejadian ini: beberapa hari 
setelah bocornya kesimpulan laporan. - menurut keterangan mereka - telah 
menerima sejumlah ancaman pembunuhan.

Ilmu politik
PVV kemungkinan partai terbesar di Belanda, dengan sebanyak 1,7 juta pemilih. 
Demikian hasil jajak pendapat baru-baru ini. Pelbagai pendapat tentang partai 
dan pemimpin anti-Islamnya cenderung blak-blakan, dan cap 'ekstrem kanan' telah 
digunakan atau disalahgunakan dalam banyak kesempatan.

Apa yang seharusnya membuat laporan ini berbeda, adalah bahwa laporan ditulis 
peneliti, bukan para pembuat kebijakan. Untuk sampai pada kesimpulan mereka, 
tim penyusun, memakai definisi radikalisasi dan ekstremisme politik untuk 
mendeskripsikan sejumlah kelompok di Belanda. PVV dan pengikutnya salah satu 
dari kelompok tersebut. 

Tapi para pengkritik menunjukkan tidak ada definisi universal tentang apa yang 
bisa disebut ekstrem-kanan, dan bahwa istilah tersebut semakin sering digunakan 
kelompok kiri Belanda sebagai senjata terhadap penentang yang bisa mengancam 
posisinya.

Maling teriak maling
Pendahulu Wilders, populis Pim Fortuyn, dan pemimpin liberal Belanda Frits 
Bolkestein, dua-duanya dituduh di masa lalu cenderung berhaluan ekstrem-kanan. 
Fortuyn dibunuh tidak lama setelah itu, Bolkestein kemudian menjadi anggota 
parlemen di Brussel. Beberapa orang tetap berpendapat tuduhan terhadap salah 
satu dari mereka benar.

Jadi sama seperti kata pepatah 'maling teriak maling', siapa pun yang memakai 
istilah itu berisiko akan tersingkirkan. Orang-orang di Belanda - dan bukan 
hanya pemilih pendukung Wilders saja - sekarang tergoda menganggap 'ekstrem 
kanan' sebagai 'lencana kehormatan'.

Ditambah fakta bahwa laporan bersangkutan disusun atas perintah pemerintah 
Belanda, yang bersikap sangat kritis terhadap popularitasnya Wilders. Sulit 
menyalahkan pengikut pemimpin PVV yang tidak hanya mempertanyakan kesimpulan 
peneliti, namun juga hak mereka untuk berbicara. 

Dialog 
Pertanyaan yang paling mengganggu adalah apakah laporan itu benar-benar bisa 
memberikan sumbangan dalam debat tentang Geert Wilders dan PVV. Para pendukung 
akan mengabaikan kesimpulan laporan, sementara penentang merasa pendirian 
mereka dibenarkan karenanya. Tapi akankah orang meninjau kembali isu ini 
dan/atau berubah pikiran? 

Menurut blogger Belanda Rob van Kan tidak demikian. Menurutnya kasus ini 
menandakan kegagalan yang lebih umum guna menarik pemilih potensial Wilders. 
"Mana argumen yang dapat meyakinkan mereka?" tanya Van Kan di blognya bernama 
Lucaswashier*. Orang berpikir laporan ini "ketinggalan sepuluh tahun". 

Sementara itu Wilders dan para pengikutnya harus menentukan akan menerima 
kritik mana saja terhadap kebijakan mereka - walaupun mereka tidak 
menyetujuinya - dan bukan mencapnya sebagai upaya tidak adil untuk menjelekkan 
mereka. 

Jalan buntu
Perselisihan tentang tuduhan terhadap Geert Wilders menandakan bahwa tidaklah 
mungkin menemukan kesamaan sekecil apa pun antara pengikutnya dan 
lawan-lawannya. 

Semakin populernya PVV dalam jajak pendapat, semakin sulit mempertanyakan atau 
mendiskusikan kesuksesan Wilders tanpa terlibat masalah yang tak terjembatani.

Jalan buntu itu - kurangnya debat aktual tentang salah satu perkembangan paling 
mencolok dalam politik Belanda sepuluh tahun terakhir - mungkin pada akhirnya 
terbukti ancaman sebenarnya bagi demokrasi Belanda.


* SATU TAHUN OBAMA: EFORIA SUDAH BERAKHIR

Persis setahun lalu Barack Obama mencatat kemenangannya pada pilpres presiden 
Amerika Serikat. Saat itu banyak orang bermimpi, Obama akan menepati janjinya. 
Tapi kemarin Partai Demokratnya Obama kalah di dua negara bagian penting pada 
pemilihan gubernur. Kaum Republiken merebut kemenangan di New Jersey dan 
Virginia. Kekalahan ini menggarisbawahi perbedaan popularitas Obama dulu dan 
sekarang. Laporan Reinout van Wagtendonk.

"Meski makan waktu cukup lama, tapi malam ini, berkat apa yang kita lakukan 
hari ini, dalam pemilu ini, pada saat ini, perubahan terjadi di Amerika" 
(gejuich)

Satu tahun setelah kemenangan bersejarah Obama, jajak pendapat menunjukkan 
orang sadar kembali. Banyak pendukung mengaku, mereka kecewa.

"Ia sepertinya sangat lamban untuk menepati janjinya melakukan sesuatu."

Keluhan yang sering terdengar adalah bahwa Obama kurang menepati janji-janji 
kampanyenya dan terlalu menyerah pada agenda orang lain. Terutama di bidang 
reformasi sektor pelayanan kesehatan. Ia dulu menjanjikan asuransi kesehatan 
yang terjangkau bagi semua orang. Banyak pemilih dulu mengira, bahwa 
perbaikan-perbaikan yang dijanjikan akan cepat terwujud.

"Saya tidak menyontreng dia. Saya seorang konservatif. Apa yang dulu saya 
harapkan bakal terjadi, kini terjadi. Pajak mulai naik. Pengawasan pemerintah 
akan bertambah. Ini mencemaskan saya dan saya tidak suka ini."

Menurut jajak pendapat, belum banyak orang yang berpendapat seperti itu. Jajak 
pendapat menunjukkan, Obama masih dipercayai oleh mayoritas warga. Hampir enam 
puluh persen berpendapat, ia setidaknya lebih dari pendahulunya. Mantan 
presiden Bush dianggap oleh pendukung Obama sebagai biang banyak masalah.

"Pemerintahan sebelumnya mewariskan kekacauan keuangan. Saya kira, tugas Obama 
sulit untuk memperbaiki kondisi keuangan negara. Semoga ia mampu meluruskan 
arus kapal dan membantu masa depan negara."

Walhasil harapan masih ada untuk tiga tahun masa jabatan Obama. Di distrik 
pemilihan negara bagian New York, Demokrat berhasil merebut kursi dari tangan 
Partai Republik. Tapi hasil pemilu di New Jersey dan Virginia buruk bagi para 
anggota partainya sang presiden. Ini berarti sebagian besar eforia sudah 
berakhir.


* MAKAN PERMEN KERAJAAN DI JAMIN

Sejak Selasa ini penduduk Belanda bisa makan permen atau gula-gula berpredikat 
'kerajaan'. Perusahaan Jamin, yang punya toko gula-gula di seluruh wilayah 
Belanda, mendapat status 'kerajaan' dari ratu Belanda dan karena itu boleh 
menamakan diri 'pemasok kerajaan'. Jamin mengatakan akan memperbanyak toko 
mereka di Belanda. Ulasan redaktur Philip Smet:


Pesta Sinterklas hampir tiba, jadi Anda dipastikan tidak bisa lagi berbalik 
pergi ketika memasuki toko Jamin: cokelat berbentuk huruf, pepernoten  
(spekulas sebesar kelereng)  dan marsipan membanjiri toko tersebut. "Kami punya 
250 jenis huruf cokelat berbeda," kisah Leon van Poelwijk, Manajer Pemasaran 
Jamin. Tentu saja, tidak hanya rasa cokelat biasa yang dimiliki Jamin, masih 
banyak variasi lain. "Kami punya huruf cokelat berisi kelapa, huruf 
bergaris-garis, huruf bebas gula. Bahkan huruf Q dan X ada di toko kami."

Siapa yang tidak kenal kue, camilan, cokelat dan es khas Belanda dari Jamin? 
Cornelis Jamin membuka toko gula-gula pertamanya pada 1883, toko ini lalu jadi 
terkenal di seluruh Belanda. Toko ini punya pabrik sendiri dan bahkan pernah 
memiliki sekitar 600 cabang di Belanda. Sekitar empat puluh tahun lalu, 
perusahaan ini sempat bermasalah karena kemunculan supermaket. Setelah pailit 
pada 1985, toko ini terus berdiri.  Sekarang, hampir 95% orang Belanda pasti 
tahu toko Jamin. 


Reputasi Bagus

Predikat Hofleverancier -- pemasok kerajaan -- sendiri sudah ada sebelum Jamin 
berdiri. Pada 1815 Raja Willem I mulai menerapkan hal ini. Sejumlah perusahaan 
boleh menyebut diri 'perusahaan kerajaan' - yang berarti perusahaan mereka 
dipercaya oleh Kerajaan Belanda.  Sampai sekarang, terdapat sejumlah 
'perusahaan kerajaan' yang beroperasi di seluruh dunia: Koninklijke Shell, KLM, 
Ahold, contohnya. Sekarang, yang boleh memakai predikat 'perusahaan kerajaan' 
adalah perusahaan-perusahaan kecil dan menengah yang sudah berdiri minimal 100 
tahun dan memiliki reputasi bagus di Belanda.  
Kandidat 'perusahaan kerajaan' dipilih oleh walikota. Sebelum dinobatkan jadi 
'perusahaan kerajaan' para kandidat ini harus disetujui secara resmi oleh Ratu 
Belanda. Prosedur yang mereka lewati kurang lebih sama seperti gelar kehormatan 
yang dianugerahi Ratu Belanda terhadap tokoh-tokoh tertentu. 

Strategi Baru

Di bawah direksi - yang merangkap pemilik - yang sedang menjabat, Jamin sibuk 
melancarkan strategi pasar baru. "Kami telah mengganti semua koleksi cokelat, 
gula-gula, es, dan kue," terang Manajer Pemasaran Van Poelwijk. Selain 
mengembangkan produk-produknya sendiri, Jamin juga menerima pasokan produk dari 
pabrik lain. Selain itu, toko ini juga mau menjual produk yang bisa jadi kado, 
seperti tempat kue dan boneka. Untuk produk-produk kado, Jamin mendirikan 
sebuah toko online yang tak lama lagi beroperasi di seluruh Eropa. 
Interior toko Jamin diperbaharui, dan jumlah cabangnya direncanakan meningkat, 
dari 143 menjadi sekitar 300 - semuanya di Belanda. Karena itu, Jamin sedang 
mencari pemilik cabang baru: pemilik toko yang mau mengelola tokonya di bawah 
bendera Jamin. Mereka harus menjual produk Jamin, menyerahkan 6% omset pada 
Jamin, dan membayar iuran tahunan sebesar 3900 euro. Jadi, jika berminat Anda 
harus membayar untuk nama besar yang akan tertempel di jendela toko Anda. 

Kelebihan Berat Badan

Target pasar Jamin sangat beragam. Mengutip Manajer Pemasaran: "Kudapan untuk 
segala usia dan anggaran". Namun, haruskah Belanda senang menyambut 150 toko 
gula-gula baru? "Sesekali ngemil, kan, tidak masalah. Itu kan, tanggung jawab 
konsumen," kata profesor Gertjan Schaafsma, dosen Olahraga, Makanan dan Gaya 
Hidup di Hogeschool Arnhem-Nijmegen. 
"Kelebihan berat badan tentu saja merupakan masalah, tapi biasanya itu terjadi 
karena kurang gerak. Sekarang, kita hidup di 'lingkungan statis': mobil, lift, 
televisi, komputer, semuanya membuat kita cenderung kurang gerak. Terlalu 
banyak ngemil juga tidak baik, juga buat gigi. Cemilan Jamin juga tidak baik 
kalau terlalu banyak." 
Jika dilihat dari sisi tersebut, rasanya tidak apa-apa kalau banyak orang 
membeli camilan di Jamin. Tapi mereka harus berjalan atau bersepeda - minimal 
setengah jam - ke  toko Jamin dan hanya membeli sedikit camilan - hanya untuk 
diri sendiri.


* KURSUS PERKAWINAN DI BELANDA

Pemerintah Belanda ingin mengambil tindakan terhadap meningkatnya perceraian di 
Negeri Kincir Angin. Resep baru yang ditawarkan adalah kursus perkawinan. 
Kalangan oposisi langsung menentangnya, dan mencap langkah ini telalu 
menggurui. Pemerintah dianggap terlalu banyak mencampuri urusan pribadi warga 
Belanda.
Kamis malam. Di gereja 'De Lichtboog' di kota Houten, Belanda tengah, 
diselenggarakan kursus untuk pasangan suami istri yang berniat meningkatkan 
hubungan mereka. Pasangan ini duduk berdampingan dengan musik romantis melantun 
di latar belakang. 
Setelah makan, pemimpin kursus Hans dan Margreet Liefhebber memberi penyuluhan 
tentang perkawinan, peserta kursus lalu mengerjakan tugas-tugas yang diberikan. 
Mereka harus bersama membicarakan masalah yang ada pada hidup perkawinan mereka.
Bea dan Bart Jan adalah salah satu pasangan yang mengikuti kurus di Gereja De 
Lichtboog. Perkawinan mereka sudah berumur beberapa tahun. Kehidupan keluarga 
yang sibuk menyebabkan ketegangan di antara mereka. 
Pasangan ini sudah hadir dalam beberapa kursus yang diselenggarakan setiap 
Kamis malam. Bea menilainya positif.
"Saya terutama belajar lebih banyak mendengar apa yang dikatakan oleh suami 
saya, dan tidak langsung membela diri. Pertama dengar dulu apa yang dikatakan. 
Kemudian kita bisa berpikir, o begitulah yang dialaminya. Saya bisa saja 
berpendapat ini atau itu, tetapi suami saya mengalaminya seperti ini. Jadi 
sayalah yang harus memahaminya. Saya senang kesadaran itu bisa datang pada diri 
saya. Biasanya saya langsung marah-marah tanpa mengerti apa maksud suami."
Menteri Urusan Anak-Anak dan Keluarga Andre Rouvoet berniat menawarkan kursus 
perkawinan seperti ini untuk pasangan yang menghendakinya. Tujuannya adalah 
sebanyak mungkin menghalangi perceraian. 
Tahun-tahun belakangan jumlah perceraian di Belanda berkisar antara 60 sampai 
65 ribu kasus per tahun. Menurut penelitian, perceraian itu merugikan anak-anak 
yang juga ikut merasakan dampak perceraian orang tua mereka.
Pemerintah Belanda sekarang ingin memberi kursus perkawinan kepada pasangan 
yang ingin bercerai. Misalnya pasangan diminta menyusun rencana orang tua kalau 
mereka akan bercerai. Ini berarti pasangan itu harus mengatur kapan anak-anak 
mereka tinggal bersama ayah dan kapan tinggal bersama ibu. 
Pihak oposisi Belanda berpendapat dengan langkah ini pemerintah terlalu banyak 
menggurui. Fatma Koser Kaya adalah anggota parlemen Belanda untuk partai 
demokrat D66 yang beroposisi.
"Di sini jelas bagaimana pemerintah makin mencampuri urusan keluarga, termasuk 
bagaimana pasangan suami istri harus mendidik anak-anak. Menurut saya, pasangan 
yang bersangkutanlah yang harus mengambil inisiatif. Jangan sampai mereka 
dipaksa terus bersama. Karena itulah kesan yang muncul. Kadang-kadang bagi 
anak-anak justru lebih baik kalau orang tua mereka berpisah. Kalau kedua orang 
tua selalu bertengkar maka anak juga menderita."
Tetapi, penyelenggara kursus Hans dan Margreet Liefhebber malah menyambut 
hangat rencana pemerintah ini. Di Houten mereka telah memberikan kursus kepada 
200 pasangan. Apakah dengan begitu mereka juga bisa menghalangi perceraian? 
"Tidak selalu demikian," kata Margreet Liefhebber.
"Memang harapan saya semua perkawinan bisa diselamatkan. Tapi itu tidaklah 
demikian. Kalau perkawinan terlalu banyak menghadapi masalah, maka juga tidak 
akan berhasil. Tapi mereka berpisah baik-baik. Mereka juga datang ke sini, 
terkejut oleh suasana nyaman di sini. Makan bersama-sama, suasana aman, 
sehingga orang bisa membicarakan masalah yang mereka hadapi. Itu jelas lebih 
baik bagi pasangan yang menghadapi masalah."
Setelah tiga setengah jam, kursus perkawinan di Houten itu berakhir. Pasangan 
peserta membawa pulang pekerjaan rumah untuk dibahas pada kursus berikutnya. 
Dua minggu mendatang akan berlangsung kurus berikut. Akan dibahas topik seks.


* HADIAH BAGI PENEGAK PERDAMAIAN DI MALUKU

Selasa 3 November lalu Kelompok Kerja Hari Demokrasi menyelenggarakan acara 
penganugerahan hadiah kepada 'para pahlwan demokrasi'. Kelompok yang terdiri 
dari Forum Pembangunan Demokrasi FDO, dan Kemitraan Eropa bagi Demokrasi EPD. 
Salah satu yang meraih hadiah berupa pita dan uang senilai seribu euro ini 
adalah Farida Pattisahusiwa, warga Belanda asal Maluku. Berikut laporan Bari 
Muchtar. 

Mereka yang disebut de helden van democratie atau pahlwan demokrasi ini 
menerima hadiah dari tangan  seorang pejabat senior pemerintah kota Den Haag, 
Hoefnagel. 

Dalam sambutannya pejabat senior pemkot Den Haag, yang disebutnya sebagai kota 
kedua PBB, menegaskan pentingnya peranan perdamaian dalam demokrasi. 

"Menurut pandangan panitia, rasa saling percaya, dialog antar iman dan 
perhatian terus menerus terhadap kerjasama perdamaian yang langgeng, merupakan 
syarat penting bagi demokrasi yang berfungsi baik dan partisipasi demokrasi."

Hoefnagel menambahkan Nyonya Van Bommel adalah jembatan antara Belanda dan 
Indonesia, negara asal orang tuanya. Latar belakang budaya dan pengetahuan 
budayanya dikerahkannya untuk menjaga hubungan antara umat beragama. Oleh 
karena itu ia adalah seorang duta demokrasi Belanda.

Dalam sambutannya Farida, yang merupakan puteri seorang mantan tentara KNIL 
ini, mengatakan, yang berjasa dalam hal ini sebenarnya adalah keluarganya yang 
bersabar dan para aktivis perempuan lainnya. Untuk menegakkan perdamaian di 
Maluku, ia banyak belajar dari kasus Burundi dan Filipina. Selain itu ciri-ciri 
khas demokrasi adalah menerima perbedaan dan menegakkan demokrasi tidak bisa 
sendirian, tandasnya. 

Tujuan utama Yayasan yang dimpimpinnya yaitu Vrouwen voor vrede op de Molukken 
(Perempuan Bagi Perdamaian di Maluku) adalah mendamaikan warga Maluku yang 
dilanda konflik. Para perempuan asal Maluku baik yang muslim maupun kristen 
menggelar dialong antar agama.  

Dialog antara agama yang dulu digelar di internal masyarakat Maluku di Belanda  
penting, sebagai reaksi terhadap kerusuhan di Maluku antara muslim dan kristen. 
Justru dialog yang bertitik tolak dari agama sangat menentukan dan memotivasi 
pembangunan kembali. 

Perdamaian baru bisa berjalan, kalau semua pihak merasa dihargai. Bagi Farida, 
semua orang, entah apa pun golongannya, menghargai perdamaian. Menegakkan 
perdamaian adalah cara hidup, tandasnya.

Kepada Radio Nederland Farida Pattisahusiwa, yang mengaku kurang menguasai 
bahasa Indonesia, mengatakan hadiah ini adalah bagi nilai-nilai demokrasi yang 
kita miliki semua.

Oleh karena itu saya senang sekali menerima penghargaan ini. Juga untuk 
memotivasi masyarakat kita dan orang-orang lain yang bekerjasama dengan kita. 
Menegakkan demokrasi adalah suatu hal yang sangat baik.. Bagi saya ini adalah 
tugas seorang muslim. 

Farida juga mengatakan bahwa dalam Islam ada nilai-nilai demokrasi.  Ia juga 
menandaskan bahwa setiap manusia memiliki fitrah untuk menegakkan perdamaian. 


Tiap makhluk yang lahir dianugerahi fitrah, pembawaan untuk berbuat baik. Ini 
terdapat dalam gen kita yang harus dikembangkan dalam lingkungan dan 
besama-sama kita menegakkan demokrasi.

Kesan orang bahwa dialog antar agama itu merupakan dialog berat yang berbicara 
soal-soal keagamaan saja. Namun Farida menjelaskan bahwa dialog agama yang 
digelar untuk mencari perdamaian di Maluku itu bukan dialog teologis. 


Ini berarti kita setara dalam kerjasama. Kesetaraan itu diungkapkan dalam semua 
kegiatan yang diadakan.

Meski sudah ada perdamaian, tambah Farida, namun tugas penegakaan perdamaian di 
Maluku belum selesai. Fokusnya sekarang terutama pembangunaan kembali, tapi 
bukan hanya pembangunan fisik saja, namun pembanguan  dalam arti luas, terutama 
pembangunan mental dan pemberdayaan.


* Indonesia Pertimbangkan Moratorium TKI ke Arab Saudi dan Yordania

Menteri tenaga kerja dan transmigrasi mempertimbangkan untuk memberlakukan 
moratorium atau penghentian sementara pengiriman TKI atau buruh migran ke Arab 
Saudi dan Yordania. Menteri Muhaimin Iskandar mengatakan, pemerintah kedua 
negara Timur Tengah ini sering tidak mempedulikan masalah-masalah yang muncul 
antara para buruh migran dengan majikan mereka. Annis Hidayah, direktur Migrant 
Care, LSM yang memperhatikan hak-hak buruh migran Indonesia menyatakan, 
moratorium tidak menyelesaikan persoalan, selama pemerintah Indonesia tidak 
berdialog secara intensif dengan pemerintah yang dimaksud. Ikuti penjelasan 
Annis Hidayah kepada Radio Nederland:

Sebenarnya pada pertengahan tahun 2006 Indonesia juga sudah mengadakan 
moratorium dengan Saudi Arabia. Waktu enam bulan itu seharusnya digunakan untuk 
membenahi sistem perlindungan buruh migran antara dua negara. Namun pasca 
moratorium tidak ada perubahan signifikan bagaimana buruh migran indonesia di 
sana dapat dilindungi. 

Menurut Annis Hidayah sebelum Indonesia kembali mengusulkan moratorium, harus 
ada pengkajian ulang moratorium tiga tahun lalu. Tingkat keefektifitasannya dan 
kekurangannya harus di periksa, sehingga moratorium dapat menjadi jalan keluar 
dari masalah. 

Ada tiga masalah penting yang sebenarnya sampai saat ini masih mengganjal. Yang 
pertama adalah kekerasan tanpa jeda dan merujuk pada diskriminasi perempuan. 
PRT migran Indonesia acap kali mengalami persoalan kekerasan yang sistematis. 
Human Right Watch di Amerika, melaporkan bahwa tahun lalu ada sekitar sepuluh 
ribu PRT Indonesia yang mengalami tindak kekerasan di negara tujuan. 
Penyelesaian-penyelesaian masalah ini di tingkat hukum pun belum menunjukkan 
adanya satu keterpihakan untuk PRT Indonesia.

Masalah yang kedua adalah human trafficking atau perdagangan manusia. Saudi 
Arabia selama ini tidak hanya jadi negara tujuan perdagangan, tapi juga menjadi 
transit area sindikat perdagangan manusia, terutama perempuan. Mereka 
ditempatkan ke negara-negara konflik, seperti Irak, Libanon dan lain-lain.

Masalah ketiga adalah ancaman hukuman mati. Sampai hari ini di Saudi Arabia 
masih banyak nama-nama PRT yang menunggu keputusan dari Saudi Arabia atas 
tuntutan tertinggi yaitu hukuman mati. Bahkan satu PRT Indonesia sudah ada yang 
dieksekusi mati oleh pemerintah Saudi tahun lalu, tanpa info yang jelas pada 
pihak keluarga. 

Moratorium mungkin bukan penyelesaian masalah, tapi ini hanya sikap politik 
Indonesia dalam meningkatkan sikap politik dengan negara tujuan. Menurut Annis 
Hidayah solusi terbaik adalah membangun sistem perlindungan yang berpihak pada 
perempuan, karena mayoritas yang bekerja adalah perempuan.  Pada tingkat itu 
Indonesia dan Saudi Arabia mengalami tingkat stagnasi yang luar biasa. Terlalu 
sering mengadakan pertemuan tanpa ada kesepakatan apapun. 

Selanjutnya Annis Hidayah pun menambahkan bahwa Indonesia harus meningkatkan 
diplomasi politik untuk kembali menegosiasikan kesepakatan bilateral terkait 
dengan perlindungan buruh migran kita di sana. Lalu, mungkin ada baiknya 
melibatkan tokoh-tokoh agama dua negara. Timur Tengah adalah negara Islam yang 
mempraktekkan syariah. Mungkin jika tokoh-tokoh agama dua negara ini 
berkomunikasi akan ada solusi masalah perlindungan PRT Indonesia di Saudi 
Arabia.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.radionetherlands.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke