--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Rabu 04 November 2009 15:20 UTC ** POLRI BEBASKAN BIBIT DAN CHANDRA ** RANGKAIAN AKSI PROTES DI TEHERAN ** DEMOKRAT KALAH DI VIRGINIA DAN NEW JERSEY ** POLISI TEMBAK LIMA TENTARA INGGRIS ** TOPIK TINJAUAN PERS KALI INI: INDONESIA DESAK KURANGI EMISI RUMAH KACA DAN SABAR ITU ADA BATASNYA ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: UKRAINA DICENGKERAM VIRUS H1N1 ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: DEBAT WILDERS ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: SATU TAHUN OBAMA: EFORIA SUDAH BERAKHIR ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: MAKAN PERMEN KERAJAAN DI JAMIN ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: KURSUS PERKAWINAN DI BELANDA ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: HADIAH BAGI PENEGAK PERDAMAIAN DI MALUKU * POLRI BEBASKAN BIBIT DAN CHANDRA Kepolisian Indonesia membebaskan dua penyidik korupsi setelah rekaman sadapan diputar dalam persidangan di Mahkamah Konstitusi. Deputi KPK, Chandra Hamzah dan Bibit Samad Riyanto dibebaskan selasa malam, kira-kira pukul 23.00 WIB, setelah ditahan enam hari karena tuduhan pemerasan dan penyalahgunaan kekuasaan. Kepolisian memutuskan untuk menangguhkan penahanan mereka. "Tapi bukan berarti mereka benar-benar bebas, mereka harus lewati proses hukum dulu. Persidangan yang akan memutuskan benar atau salah, bukan polisi," demikian keterangan Nanan Soekarna, juru bicara Kepolisian Indonesia. Pembebasan keduanya terjadi berjam-jam setelah Mahkamah Konstitusi mendengarkan rekaman KPK dari kepolisian. Dalam rekaman itu konspirator tertuduh membicarakan bagaimana mereka dapat memberikan keterangan palsu agar selamat dari tuduhan pemerasan. Proses persidangan kemarin disiarkan secara langsung di seluruh Indonesia dan disemaraki aksi protes di jalanan mendukung KPK. * RANGKAIAN AKSI PROTES DI TEHERAN Aksi protes anti-Amerika besar-besaran diselenggarakan di ibu kota Iran, Teheran. Ribuan rakyat Iran memperingati pendudukan kedutaan Amerika di Teheran tigapuluh tahun lalu. Tidak lama setelah jatuhnya Syah Iran tahun 1979, gerakan radikal mahasiswa menduduki kedutaan Amerika dan menyandera 52 orang. Setelah 444 hari mereka dibebaskan. Di bagian lain kota Teheran juga dilangsungkan aksi protes. Mereka memanfaatkan momentum peringatan ini untuk memprotes pemerintah. Pasukan keamanan mencoba menghalau demonstran anti pemerintah dengan kekerasan. Mereka menggunakan pentungan dan gas air mata. Kabarnya juga terjadi penembakan. Pemimpin oposisi Mousavi dan Mehdi Karoubi memimpin aksi protes melawan Presiden Ahmadinejad. Keduanya menuduh adanya kecurangan dalam pemilu bulan Juni lalu. * DEMOKRAT KALAH DI VIRGINIA DAN NEW JERSEY Dalam pemilihan gubernur negara bagian di Amerika Serikat Partai Demokrat pimpinan Barack Obama mengalami kekalahan. Di negara bagian Virginia dan New Jersey Partai Republik memenangkan kursi jabatan gubernur. Di dua negara bagian ini Obama pernah berkampanye. Kekalahan Partai Demokrat di New Jersey amat memukul Obama. Kekalahan ini terjadi tepat satu tahun setelah Obama terpilih menjadi presiden Amerika Serikat. Kotak-kotak suara di dua negara bagian tersebut menjadi tolak ukur kepopuleran sang presiden. Tahun depan akan diselenggarakan pemilihan anggota dewan perwakilan dan senat Amerika. * POLISI TEMBAK LIMA TENTARA INGGRIS Seorang polisi Afganistan menembak lima tentara militer asal Inggris di propinsi Helmand. Demikian diberitakan pemerintah Afganistan. Penembakan terjadi di lapangan tembak kepolisian Afganistan. Pelaku segera melarikan diri setelah kejadian. Motif penembakan sampai saat ini belum diketahui. Beberapa tokoh masyarakat setempat mengatakan pelaku kemungkinan memiliki hubungan dengan Taliban. Namun kabar lain mengatakan pelaku sedang mempunyai masalah dengan pimpinannya. Pemerintah Afganistan dan Dinas Militer Inggris tengah menyelidiki kasus ini. * KUNJUNGAN RATU BEATRIX KE MEKSIKO Ratu Belanda Beatrix, putra mahkota Pangeran Willem-Alexander dan istrinya Putri Maxima hari Selasa siang tiba di Meksiko. Penyambutan megah dipimpin Presiden Meksiko Felipe Calderon. Ratu Belanda melakukan kunjungan kenegaraan empat hari di Meksiko. Sebelum rombongan kerajaan diterima di Istana Negara, Beatrix meletakkan rangkaian bunga di monumen Altar Patria di kota Meksiko. Presiden Calderon hari ini akan berbicara dengan Beatrix, Menteri Perekonomian Belanda Maria van der Hoeven dan beberapa delegasi perwakilan dunia usaha Belanda. Meksiko tertarik mengenal lebih jauh keahlian orang Belanda misalnya tentang pelabuhan, konstruksi kapal dan energi angin serta matahari. Belanda sendiri berharap menjadi pintu masuk Meksiko ke Eropa, yang ingin melepaskan diri dari Amerika Serikat. Pada hari kedua kunjungan kenegaraan dibicarakan masalah perkembangan kota dan kerjasama bilateral. * TOYOTA MUNDUR DARI F1 Produsen mobil Jepang, Toyota, mundur dari Formula 1. Perusahaan ini memperkirakan pada tahun kedua mereka kembali akan mengalami kerugian. Toyota memutuskan mundur dari ajang perlombaan otomotif paling bergengsi ini juga karena biaya yang terlalu mahal. Kepergian Toyota berdampak besar bagi Formula 1. Senin lalu Bridgestone juga mengabarkan akan menghentikan pemberian ban untuk mobil F1 setelah musim perlombaan tahun depan berakhir. BMW juga telah mengumumkan mengundurkan diri dari ajang F1. Tim Honda telah mundur dari F1 sejak musim lomba tahun ini. * EMPAT MAYAT DI KEBUN PEMERKOSA Di dalam rumah seorang pemerkosa di Ohio, Amerika Serikat, kembali ditemukan empat mayat manusia. Jumlah keseluruhan mayat yang ditemukan dalam rumah tersebut mencapai 10 orang. Kepolisian Amerika, menjelaskan dalam konperensi pers, keempat mayat ditemukan di kebun. Di ruang bawah tanah rumah juga ditemukan ember berisi tengkorak manusia. Minggu lalu ditemukan enam mayat perempuan di rumah di Cleveland itu. Tampaknya mereka dicekik sampai mati. Pemilik rumah sebelumnya telah menjalani hukuman penjara lima belas tahun karena terbukti memperkosa. Dia kini kembali menjadi tersangka kasus pemerkosaan, penculikan dan pembunuhan. * KONGRES HONDURAS BELUM PUTUSKAN PENGANGKATAN ZELAYA Kongres Honduras untuk sementara tidak melakukan pemungutan suara mengenai kembalinya presiden Manuel Zelaya. Mahkamah agung Honduras harus terlebih dahulu membahas kasus ini. Demikian pendapat komite parlemen. Izin dari kongres adalah bagian penting dari persetujuan antara presiden sementara Roberto Micheletti dan presiden tertumbang Manuel Zelaya. Minggu lalu keduanya bicara tentang pengangkatan kembali Zelaya sampai pemilu akhir bulan ini. Zelaya berharap menduduki kursi kekuasaannya lagi hari Kamis mendatang. Tapi ini masih belum pasti. Bulan Juni lalu Zelaya digulingkan karena konflik yang terjadi dengan kongres. * BERITA BURSA Nilai bursa-bursa Eropa hari ini naik. Pemegang saham menunggu keputusan perubahan suku bunga di Amerika Serikat. Index AEX Amsterdam, setelah dibuka naik 0,8 persen pada 302, 4 poin. Bursa di Frankfurt, London dan Paris naik sampai 0,9 persen. Bursa di Jepang naik dengan keuntungan 0, 42 persen. Index Nikkei Tokyo meraih angka 9.844 poin. Kurs valuta asing: 1 Euro = USD 1, 47 1 Euro= Rp. 14, 032 1 USD = Rp. 9, 510 * INDONESIA DESAK KURANGI EMISI RUMAH KACA DAN SABAR ITU ADA BATASNYA Surat kabar Xinhua menulis tentang upaya Indonesia untuk mendesak pengurangan emisi gas rumah kaca. Delegasi 190 negara bertemu di Barcelona selama beberapa hari untuk membicarakan masalah perubahan iklim. Ini adalah pertemuan kelima tahun ini yang seharusnya membahas draft perjanjian untuk KTT perubahan iklim di Kopenhagen, Denmark. Delegasi Indonesia pun ikut hadir, dikepalai Rahmat Witoelar. Dalam pembicaraan, Indonesia akan mendesak negara-negara maju juga negara berkembang untuk menghasilkan sebuah keputusan tentang efek emisi rumah kaca sebelum KTT iklim diselenggarakan di Kopenhagen, bulan Desember mendatang. Menurut Witoelar, jika Amerika Serikat dan negara-negara maju lainnya tidak menunjukkan komitmennya dan menjabarkan target perubahan klimat, KTT klimat di Kopenhagen nanti layaknya akan gagal. Perjanjian baru untuk menggantikan Protokol Kyoto, yang masa berlakunya habis tahun 2012, tidak akan terealisasi. Negara maju meminta negara berkembang seperti Brazil, Cina, India dan Indonesia untuk berjanji mengurangi emisi gas rumah kaca. Namun mereka menolak dengan alasan negara-negara industri punya tanggungjawab lebih besar sebagai produsen gas berbahaya dibeberapa dekade terakhir. Seharusnya negara majulah yang menyelesaikan masalah ini. Indonesia sudah hampir kehilangan kesabaran menangani imigran perahu asal Sri Lanka yang ingin bermigrasi ke Australia. Tujuhpuluh delapan orang pencari suaka yang ditampung kapal Dinas Imigrasi Australia, Oceanic Viking, masih tetap menolak turun kapal. Kapal itu telah berada 10 hari di perairan dekat pulau Bintan. Dinas Imigrasi Australia masih mencoba menyuruh mereka turun kapal dan secara suka rela masuk tahanan di Tanjung Pinang, di pulau Bintan. Pejabat tinggi Indonesia dan Australia, bertemu kemarin, namun gagal menemukan solusi kasus ini. "Untuk hal ini, semuanya tergantung kemajuan yang dibuat Australia. Mereka harus menyelesaikan masalahnya sendiri selama pengungsi masih ada di dalam kapal mereka, jelas Teuku Faizasyah, juru bicara Departemen Luar Negeri. Indonesia tetap bersikap fleksibel dan sabar, namun, Faizasyah juga menambahkan "sabar ada batasnya". "Mudah-mudahan ada solusi sebelum waktu habis," kata Faizasyah. Masalah pengungsi ini diharapkan segera terselesaikan pada tanggal 6 November nanti. * UKRAINA DICENGKERAM VIRUS H1N1 Wabah Flu Meksiko atau H1N1 melumpuhkan sebagian besar kehidupan umum di Ukraina. Semua pertemuan umum dilarang, sekolah-sekolah ditutup selama tiga minggu dan peraturan karantina diberlakukan di sembilan wilayah. Menurut Kementerian Kesehatan Ukraina 70 orang tewas akibat flu Meksiko dan 15.000 orang dirawat di rumah sakit. Presiden Ukraina Viktor Yuschenko langsung menarik perhatian dunia terhadap masalah di negerinya. Dengan penuh emosi ia meminta Uni Eropa, WHO (Organisasi Kesehatan Sedunia) dan pakta Atlantik Utara NATO membantu Ukraina. Ia tidak sanggup mengatasi wabah dadakan flu Meksiko. Permintaan dramatis itu diajukan di saat tersebarnya desas-desus mengenai perang biologis di ibukota Kiev. Dikabarkan sebuah pesawat membuang bubuk di atas Kiev. Bubuk itu konon mengandung varian virus yang dimutasi. Pemerintah Ukraina menyangkalnya. Tapi mengingat rakyat Ukraina itu miskin dan pemilihan presiden akan digelar Januari tahun depan, maka desas-desus serupa itu tidak mudah dibendung. Penyangkalan Masalahnya, pemerintah secara sistematis menyangkal adanya flu Meksiko dan tidak memberikan informasi atau mengambil langkah-langkah pencegahan. Demikian Piet Spijkers dari Yayasan Bantuan Kemanusiaan Anak-Anak Ukraina. "Keadaan jelas menyedihkan dan sedikit panik, tapi itu khas untuk negeri seperti Ukraina. Mereka sudah berbulan-bulan sebelumnya tahu ini akan bisa terjadi. Kami di Barat juga begitu. Tapi pemerintah Ukraina menyangkal adanya anak-anak yatim piatu, anak-anak gelandangan. Dan mereka mengira flu Meksiko hanya bahaya untuk orang-orang Meksiko. Dan sekarang mereka tiba-tiba panik." Menurut Spijkers keadaan di rumah sakit anak-anak yang didukung yayasannya sangat mengenaskan. Di situ tidak ada peralatan kesehatan mendasar. Uji coba flu, obat suntik dan Tamiflu tidak ada atau nyaris tidak ada. Rumah sakit anak-anak di Lviv, 130 kilometer dari perbatasan dengan Polandia, memiliki 100 tablet Tamiflu untuk 160 pasien. "Kalau anak-anak sakit, kami tidak bisa menentukan apakah mereka itu kena virus H1N1-virus. Kami tergantung gejalanya", katanya. Obat tradisional Lviv, yang penduduknya hampir satu juta orang, termasuk satu dari sembilan wilayah yang dikarantina. Semua apotik di sana kosong. Bahkan bawang putih pun, obat tradisional yang ampuh sebagai penurun panas, menjadi sangat mahal atau terjual habis. Demam pemilu Sebagian kepanikan soal flu Meksiko dipicu permainan kekuasaan politik. Januari mendatang, rakyat memilih presiden baru. Partai-partai oposisi dan pemerintah tahu betul mereka akan dinilai atas cara mereka menangani flu, kata Spijkers. "Politik menggunakan atau menyalahgunakan hal ini untuk membuat suatu pernyataan politik menjelang pemilu presiden Januari mendatang. Jelas ada sesuatu di balik itu. Tapi saya khawatir mereka menelantarkan masalah tersebut dan kini ada alasan politik di balik semua ini." Baik presiden Yuschenko maupun pesaingnya, Perdana Menteri Timoshenko mempunyai kepentingan bahwa rakyat tahu mereka khawatir. Menurut Spijkers tidak ada penjelasan lain mengapa pemerintah begitu memamerkan masalah yang dihadapinya. Tidaklah mungkin flu Meksiko akan menarik banyak suara. Juga tanpa pandemi, layanan kesehatan bekas negara Sovyet ini sudah sangat buruk. Warga biasa Ukraina hampir tidak bisa menikmati layanan kesehatan yang baik. Penyakit-penyakit infeksi seperti TBC dan HIV/AIDS merajalela. Organisasi Kesehatan Dunia WHO prihatin atas lajunya penyebaran flu Meksiko. Telah dikirim tim ahli ke negeri tersebut yang harus menyelidiki apakah virus influenza kemungkinan telah bermutasi. Menurut WHO situasi tidak lebih buruk daripada di negara-negara lain. Kendati demikian terlihat suatu peningkatan jumlah pasien penderita penyakit paru-paru yang dirawat di rumah sakit. Masih belum jelas apakah mereka tertular virus H1N1. * DEBAT WILDERS Bisakah Geert Wilders dicap sebagai 'ekstrem-kanan'? Dan lebih penting lagi: pedulikah orang akan itu? Kehebohan terbaru seputar politikus populis Belanda adalah tentang sebuah studi 'ilmiah' yang dilakukan atas perintah pemerintah. Studi memicu beberapa reaksi marah, namun hampir tidak menimbulkan diskusi. Laporan Perro de Jong. Orang tampaknya tidak senang dengan bocornya kesimpulan laporan yang belum dipublikasikan soal 'radikalisasi dan polarisasi' dalam masyarakat Belanda: bahwa partainya Geert Wilders PVV adalah partai ekstrem kanan dan bisa berbahaya bagi demokrasi Belanda. Tentu saja bukan Wilders, yang segera menanggapinya dengan mengatakan itu "lagi-lagi upaya menghina dari kelompok elit" untuk menjelekkan dirinya. "Ini semua omong kosong", ujar Wilders di televisi Belanda. "Kami adalah partai demokratis dengan tujuan demokratis. Mereka hanya khawatir atas kesuksesan kami." Juga pemerintah tidak senang media telah mendapatkan laporan sebelum hasilnya ditinjau dan direvisi kembali. Bahkan tiga ilmuwan politik yang menyusun laporan mungkin juga tidak senang dengan semua kejadian ini: beberapa hari setelah bocornya kesimpulan laporan. - menurut keterangan mereka - telah menerima sejumlah ancaman pembunuhan. Ilmu politik PVV kemungkinan partai terbesar di Belanda, dengan sebanyak 1,7 juta pemilih. Demikian hasil jajak pendapat baru-baru ini. Pelbagai pendapat tentang partai dan pemimpin anti-Islamnya cenderung blak-blakan, dan cap 'ekstrem kanan' telah digunakan atau disalahgunakan dalam banyak kesempatan. Apa yang seharusnya membuat laporan ini berbeda, adalah bahwa laporan ditulis peneliti, bukan para pembuat kebijakan. Untuk sampai pada kesimpulan mereka, tim penyusun, memakai definisi radikalisasi dan ekstremisme politik untuk mendeskripsikan sejumlah kelompok di Belanda. PVV dan pengikutnya salah satu dari kelompok tersebut. Tapi para pengkritik menunjukkan tidak ada definisi universal tentang apa yang bisa disebut ekstrem-kanan, dan bahwa istilah tersebut semakin sering digunakan kelompok kiri Belanda sebagai senjata terhadap penentang yang bisa mengancam posisinya. Maling teriak maling Pendahulu Wilders, populis Pim Fortuyn, dan pemimpin liberal Belanda Frits Bolkestein, dua-duanya dituduh di masa lalu cenderung berhaluan ekstrem-kanan. Fortuyn dibunuh tidak lama setelah itu, Bolkestein kemudian menjadi anggota parlemen di Brussel. Beberapa orang tetap berpendapat tuduhan terhadap salah satu dari mereka benar. Jadi sama seperti kata pepatah 'maling teriak maling', siapa pun yang memakai istilah itu berisiko akan tersingkirkan. Orang-orang di Belanda - dan bukan hanya pemilih pendukung Wilders saja - sekarang tergoda menganggap 'ekstrem kanan' sebagai 'lencana kehormatan'. Ditambah fakta bahwa laporan bersangkutan disusun atas perintah pemerintah Belanda, yang bersikap sangat kritis terhadap popularitasnya Wilders. Sulit menyalahkan pengikut pemimpin PVV yang tidak hanya mempertanyakan kesimpulan peneliti, namun juga hak mereka untuk berbicara. Dialog Pertanyaan yang paling mengganggu adalah apakah laporan itu benar-benar bisa memberikan sumbangan dalam debat tentang Geert Wilders dan PVV. Para pendukung akan mengabaikan kesimpulan laporan, sementara penentang merasa pendirian mereka dibenarkan karenanya. Tapi akankah orang meninjau kembali isu ini dan/atau berubah pikiran? Menurut blogger Belanda Rob van Kan tidak demikian. Menurutnya kasus ini menandakan kegagalan yang lebih umum guna menarik pemilih potensial Wilders. "Mana argumen yang dapat meyakinkan mereka?" tanya Van Kan di blognya bernama Lucaswashier*. Orang berpikir laporan ini "ketinggalan sepuluh tahun". Sementara itu Wilders dan para pengikutnya harus menentukan akan menerima kritik mana saja terhadap kebijakan mereka - walaupun mereka tidak menyetujuinya - dan bukan mencapnya sebagai upaya tidak adil untuk menjelekkan mereka. Jalan buntu Perselisihan tentang tuduhan terhadap Geert Wilders menandakan bahwa tidaklah mungkin menemukan kesamaan sekecil apa pun antara pengikutnya dan lawan-lawannya. Semakin populernya PVV dalam jajak pendapat, semakin sulit mempertanyakan atau mendiskusikan kesuksesan Wilders tanpa terlibat masalah yang tak terjembatani. Jalan buntu itu - kurangnya debat aktual tentang salah satu perkembangan paling mencolok dalam politik Belanda sepuluh tahun terakhir - mungkin pada akhirnya terbukti ancaman sebenarnya bagi demokrasi Belanda. * SATU TAHUN OBAMA: EFORIA SUDAH BERAKHIR Persis setahun lalu Barack Obama mencatat kemenangannya pada pilpres presiden Amerika Serikat. Saat itu banyak orang bermimpi, Obama akan menepati janjinya. Tapi kemarin Partai Demokratnya Obama kalah di dua negara bagian penting pada pemilihan gubernur. Kaum Republiken merebut kemenangan di New Jersey dan Virginia. Kekalahan ini menggarisbawahi perbedaan popularitas Obama dulu dan sekarang. Laporan Reinout van Wagtendonk. "Meski makan waktu cukup lama, tapi malam ini, berkat apa yang kita lakukan hari ini, dalam pemilu ini, pada saat ini, perubahan terjadi di Amerika" (gejuich) Satu tahun setelah kemenangan bersejarah Obama, jajak pendapat menunjukkan orang sadar kembali. Banyak pendukung mengaku, mereka kecewa. "Ia sepertinya sangat lamban untuk menepati janjinya melakukan sesuatu." Keluhan yang sering terdengar adalah bahwa Obama kurang menepati janji-janji kampanyenya dan terlalu menyerah pada agenda orang lain. Terutama di bidang reformasi sektor pelayanan kesehatan. Ia dulu menjanjikan asuransi kesehatan yang terjangkau bagi semua orang. Banyak pemilih dulu mengira, bahwa perbaikan-perbaikan yang dijanjikan akan cepat terwujud. "Saya tidak menyontreng dia. Saya seorang konservatif. Apa yang dulu saya harapkan bakal terjadi, kini terjadi. Pajak mulai naik. Pengawasan pemerintah akan bertambah. Ini mencemaskan saya dan saya tidak suka ini." Menurut jajak pendapat, belum banyak orang yang berpendapat seperti itu. Jajak pendapat menunjukkan, Obama masih dipercayai oleh mayoritas warga. Hampir enam puluh persen berpendapat, ia setidaknya lebih dari pendahulunya. Mantan presiden Bush dianggap oleh pendukung Obama sebagai biang banyak masalah. "Pemerintahan sebelumnya mewariskan kekacauan keuangan. Saya kira, tugas Obama sulit untuk memperbaiki kondisi keuangan negara. Semoga ia mampu meluruskan arus kapal dan membantu masa depan negara." Walhasil harapan masih ada untuk tiga tahun masa jabatan Obama. Di distrik pemilihan negara bagian New York, Demokrat berhasil merebut kursi dari tangan Partai Republik. Tapi hasil pemilu di New Jersey dan Virginia buruk bagi para anggota partainya sang presiden. Ini berarti sebagian besar eforia sudah berakhir. * MAKAN PERMEN KERAJAAN DI JAMIN Sejak Selasa ini penduduk Belanda bisa makan permen atau gula-gula berpredikat 'kerajaan'. Perusahaan Jamin, yang punya toko gula-gula di seluruh wilayah Belanda, mendapat status 'kerajaan' dari ratu Belanda dan karena itu boleh menamakan diri 'pemasok kerajaan'. Jamin mengatakan akan memperbanyak toko mereka di Belanda. Ulasan redaktur Philip Smet: Pesta Sinterklas hampir tiba, jadi Anda dipastikan tidak bisa lagi berbalik pergi ketika memasuki toko Jamin: cokelat berbentuk huruf, pepernoten (spekulas sebesar kelereng) dan marsipan membanjiri toko tersebut. "Kami punya 250 jenis huruf cokelat berbeda," kisah Leon van Poelwijk, Manajer Pemasaran Jamin. Tentu saja, tidak hanya rasa cokelat biasa yang dimiliki Jamin, masih banyak variasi lain. "Kami punya huruf cokelat berisi kelapa, huruf bergaris-garis, huruf bebas gula. Bahkan huruf Q dan X ada di toko kami." Siapa yang tidak kenal kue, camilan, cokelat dan es khas Belanda dari Jamin? Cornelis Jamin membuka toko gula-gula pertamanya pada 1883, toko ini lalu jadi terkenal di seluruh Belanda. Toko ini punya pabrik sendiri dan bahkan pernah memiliki sekitar 600 cabang di Belanda. Sekitar empat puluh tahun lalu, perusahaan ini sempat bermasalah karena kemunculan supermaket. Setelah pailit pada 1985, toko ini terus berdiri. Sekarang, hampir 95% orang Belanda pasti tahu toko Jamin. Reputasi Bagus Predikat Hofleverancier -- pemasok kerajaan -- sendiri sudah ada sebelum Jamin berdiri. Pada 1815 Raja Willem I mulai menerapkan hal ini. Sejumlah perusahaan boleh menyebut diri 'perusahaan kerajaan' - yang berarti perusahaan mereka dipercaya oleh Kerajaan Belanda. Sampai sekarang, terdapat sejumlah 'perusahaan kerajaan' yang beroperasi di seluruh dunia: Koninklijke Shell, KLM, Ahold, contohnya. Sekarang, yang boleh memakai predikat 'perusahaan kerajaan' adalah perusahaan-perusahaan kecil dan menengah yang sudah berdiri minimal 100 tahun dan memiliki reputasi bagus di Belanda. Kandidat 'perusahaan kerajaan' dipilih oleh walikota. Sebelum dinobatkan jadi 'perusahaan kerajaan' para kandidat ini harus disetujui secara resmi oleh Ratu Belanda. Prosedur yang mereka lewati kurang lebih sama seperti gelar kehormatan yang dianugerahi Ratu Belanda terhadap tokoh-tokoh tertentu. Strategi Baru Di bawah direksi - yang merangkap pemilik - yang sedang menjabat, Jamin sibuk melancarkan strategi pasar baru. "Kami telah mengganti semua koleksi cokelat, gula-gula, es, dan kue," terang Manajer Pemasaran Van Poelwijk. Selain mengembangkan produk-produknya sendiri, Jamin juga menerima pasokan produk dari pabrik lain. Selain itu, toko ini juga mau menjual produk yang bisa jadi kado, seperti tempat kue dan boneka. Untuk produk-produk kado, Jamin mendirikan sebuah toko online yang tak lama lagi beroperasi di seluruh Eropa. Interior toko Jamin diperbaharui, dan jumlah cabangnya direncanakan meningkat, dari 143 menjadi sekitar 300 - semuanya di Belanda. Karena itu, Jamin sedang mencari pemilik cabang baru: pemilik toko yang mau mengelola tokonya di bawah bendera Jamin. Mereka harus menjual produk Jamin, menyerahkan 6% omset pada Jamin, dan membayar iuran tahunan sebesar 3900 euro. Jadi, jika berminat Anda harus membayar untuk nama besar yang akan tertempel di jendela toko Anda. Kelebihan Berat Badan Target pasar Jamin sangat beragam. Mengutip Manajer Pemasaran: "Kudapan untuk segala usia dan anggaran". Namun, haruskah Belanda senang menyambut 150 toko gula-gula baru? "Sesekali ngemil, kan, tidak masalah. Itu kan, tanggung jawab konsumen," kata profesor Gertjan Schaafsma, dosen Olahraga, Makanan dan Gaya Hidup di Hogeschool Arnhem-Nijmegen. "Kelebihan berat badan tentu saja merupakan masalah, tapi biasanya itu terjadi karena kurang gerak. Sekarang, kita hidup di 'lingkungan statis': mobil, lift, televisi, komputer, semuanya membuat kita cenderung kurang gerak. Terlalu banyak ngemil juga tidak baik, juga buat gigi. Cemilan Jamin juga tidak baik kalau terlalu banyak." Jika dilihat dari sisi tersebut, rasanya tidak apa-apa kalau banyak orang membeli camilan di Jamin. Tapi mereka harus berjalan atau bersepeda - minimal setengah jam - ke toko Jamin dan hanya membeli sedikit camilan - hanya untuk diri sendiri. * KURSUS PERKAWINAN DI BELANDA Pemerintah Belanda ingin mengambil tindakan terhadap meningkatnya perceraian di Negeri Kincir Angin. Resep baru yang ditawarkan adalah kursus perkawinan. Kalangan oposisi langsung menentangnya, dan mencap langkah ini telalu menggurui. Pemerintah dianggap terlalu banyak mencampuri urusan pribadi warga Belanda. Kamis malam. Di gereja 'De Lichtboog' di kota Houten, Belanda tengah, diselenggarakan kursus untuk pasangan suami istri yang berniat meningkatkan hubungan mereka. Pasangan ini duduk berdampingan dengan musik romantis melantun di latar belakang. Setelah makan, pemimpin kursus Hans dan Margreet Liefhebber memberi penyuluhan tentang perkawinan, peserta kursus lalu mengerjakan tugas-tugas yang diberikan. Mereka harus bersama membicarakan masalah yang ada pada hidup perkawinan mereka. Bea dan Bart Jan adalah salah satu pasangan yang mengikuti kurus di Gereja De Lichtboog. Perkawinan mereka sudah berumur beberapa tahun. Kehidupan keluarga yang sibuk menyebabkan ketegangan di antara mereka. Pasangan ini sudah hadir dalam beberapa kursus yang diselenggarakan setiap Kamis malam. Bea menilainya positif. "Saya terutama belajar lebih banyak mendengar apa yang dikatakan oleh suami saya, dan tidak langsung membela diri. Pertama dengar dulu apa yang dikatakan. Kemudian kita bisa berpikir, o begitulah yang dialaminya. Saya bisa saja berpendapat ini atau itu, tetapi suami saya mengalaminya seperti ini. Jadi sayalah yang harus memahaminya. Saya senang kesadaran itu bisa datang pada diri saya. Biasanya saya langsung marah-marah tanpa mengerti apa maksud suami." Menteri Urusan Anak-Anak dan Keluarga Andre Rouvoet berniat menawarkan kursus perkawinan seperti ini untuk pasangan yang menghendakinya. Tujuannya adalah sebanyak mungkin menghalangi perceraian. Tahun-tahun belakangan jumlah perceraian di Belanda berkisar antara 60 sampai 65 ribu kasus per tahun. Menurut penelitian, perceraian itu merugikan anak-anak yang juga ikut merasakan dampak perceraian orang tua mereka. Pemerintah Belanda sekarang ingin memberi kursus perkawinan kepada pasangan yang ingin bercerai. Misalnya pasangan diminta menyusun rencana orang tua kalau mereka akan bercerai. Ini berarti pasangan itu harus mengatur kapan anak-anak mereka tinggal bersama ayah dan kapan tinggal bersama ibu. Pihak oposisi Belanda berpendapat dengan langkah ini pemerintah terlalu banyak menggurui. Fatma Koser Kaya adalah anggota parlemen Belanda untuk partai demokrat D66 yang beroposisi. "Di sini jelas bagaimana pemerintah makin mencampuri urusan keluarga, termasuk bagaimana pasangan suami istri harus mendidik anak-anak. Menurut saya, pasangan yang bersangkutanlah yang harus mengambil inisiatif. Jangan sampai mereka dipaksa terus bersama. Karena itulah kesan yang muncul. Kadang-kadang bagi anak-anak justru lebih baik kalau orang tua mereka berpisah. Kalau kedua orang tua selalu bertengkar maka anak juga menderita." Tetapi, penyelenggara kursus Hans dan Margreet Liefhebber malah menyambut hangat rencana pemerintah ini. Di Houten mereka telah memberikan kursus kepada 200 pasangan. Apakah dengan begitu mereka juga bisa menghalangi perceraian? "Tidak selalu demikian," kata Margreet Liefhebber. "Memang harapan saya semua perkawinan bisa diselamatkan. Tapi itu tidaklah demikian. Kalau perkawinan terlalu banyak menghadapi masalah, maka juga tidak akan berhasil. Tapi mereka berpisah baik-baik. Mereka juga datang ke sini, terkejut oleh suasana nyaman di sini. Makan bersama-sama, suasana aman, sehingga orang bisa membicarakan masalah yang mereka hadapi. Itu jelas lebih baik bagi pasangan yang menghadapi masalah." Setelah tiga setengah jam, kursus perkawinan di Houten itu berakhir. Pasangan peserta membawa pulang pekerjaan rumah untuk dibahas pada kursus berikutnya. Dua minggu mendatang akan berlangsung kurus berikut. Akan dibahas topik seks. * HADIAH BAGI PENEGAK PERDAMAIAN DI MALUKU Selasa 3 November lalu Kelompok Kerja Hari Demokrasi menyelenggarakan acara penganugerahan hadiah kepada 'para pahlwan demokrasi'. Kelompok yang terdiri dari Forum Pembangunan Demokrasi FDO, dan Kemitraan Eropa bagi Demokrasi EPD. Salah satu yang meraih hadiah berupa pita dan uang senilai seribu euro ini adalah Farida Pattisahusiwa, warga Belanda asal Maluku. Berikut laporan Bari Muchtar. Mereka yang disebut de helden van democratie atau pahlwan demokrasi ini menerima hadiah dari tangan seorang pejabat senior pemerintah kota Den Haag, Hoefnagel. Dalam sambutannya pejabat senior pemkot Den Haag, yang disebutnya sebagai kota kedua PBB, menegaskan pentingnya peranan perdamaian dalam demokrasi. "Menurut pandangan panitia, rasa saling percaya, dialog antar iman dan perhatian terus menerus terhadap kerjasama perdamaian yang langgeng, merupakan syarat penting bagi demokrasi yang berfungsi baik dan partisipasi demokrasi." Hoefnagel menambahkan Nyonya Van Bommel adalah jembatan antara Belanda dan Indonesia, negara asal orang tuanya. Latar belakang budaya dan pengetahuan budayanya dikerahkannya untuk menjaga hubungan antara umat beragama. Oleh karena itu ia adalah seorang duta demokrasi Belanda. Dalam sambutannya Farida, yang merupakan puteri seorang mantan tentara KNIL ini, mengatakan, yang berjasa dalam hal ini sebenarnya adalah keluarganya yang bersabar dan para aktivis perempuan lainnya. Untuk menegakkan perdamaian di Maluku, ia banyak belajar dari kasus Burundi dan Filipina. Selain itu ciri-ciri khas demokrasi adalah menerima perbedaan dan menegakkan demokrasi tidak bisa sendirian, tandasnya. Tujuan utama Yayasan yang dimpimpinnya yaitu Vrouwen voor vrede op de Molukken (Perempuan Bagi Perdamaian di Maluku) adalah mendamaikan warga Maluku yang dilanda konflik. Para perempuan asal Maluku baik yang muslim maupun kristen menggelar dialong antar agama. Dialog antara agama yang dulu digelar di internal masyarakat Maluku di Belanda penting, sebagai reaksi terhadap kerusuhan di Maluku antara muslim dan kristen. Justru dialog yang bertitik tolak dari agama sangat menentukan dan memotivasi pembangunan kembali. Perdamaian baru bisa berjalan, kalau semua pihak merasa dihargai. Bagi Farida, semua orang, entah apa pun golongannya, menghargai perdamaian. Menegakkan perdamaian adalah cara hidup, tandasnya. Kepada Radio Nederland Farida Pattisahusiwa, yang mengaku kurang menguasai bahasa Indonesia, mengatakan hadiah ini adalah bagi nilai-nilai demokrasi yang kita miliki semua. Oleh karena itu saya senang sekali menerima penghargaan ini. Juga untuk memotivasi masyarakat kita dan orang-orang lain yang bekerjasama dengan kita. Menegakkan demokrasi adalah suatu hal yang sangat baik.. Bagi saya ini adalah tugas seorang muslim. Farida juga mengatakan bahwa dalam Islam ada nilai-nilai demokrasi. Ia juga menandaskan bahwa setiap manusia memiliki fitrah untuk menegakkan perdamaian. Tiap makhluk yang lahir dianugerahi fitrah, pembawaan untuk berbuat baik. Ini terdapat dalam gen kita yang harus dikembangkan dalam lingkungan dan besama-sama kita menegakkan demokrasi. Kesan orang bahwa dialog antar agama itu merupakan dialog berat yang berbicara soal-soal keagamaan saja. Namun Farida menjelaskan bahwa dialog agama yang digelar untuk mencari perdamaian di Maluku itu bukan dialog teologis. Ini berarti kita setara dalam kerjasama. Kesetaraan itu diungkapkan dalam semua kegiatan yang diadakan. Meski sudah ada perdamaian, tambah Farida, namun tugas penegakaan perdamaian di Maluku belum selesai. Fokusnya sekarang terutama pembangunaan kembali, tapi bukan hanya pembangunan fisik saja, namun pembanguan dalam arti luas, terutama pembangunan mental dan pemberdayaan. * Indonesia Pertimbangkan Moratorium TKI ke Arab Saudi dan Yordania Menteri tenaga kerja dan transmigrasi mempertimbangkan untuk memberlakukan moratorium atau penghentian sementara pengiriman TKI atau buruh migran ke Arab Saudi dan Yordania. Menteri Muhaimin Iskandar mengatakan, pemerintah kedua negara Timur Tengah ini sering tidak mempedulikan masalah-masalah yang muncul antara para buruh migran dengan majikan mereka. Annis Hidayah, direktur Migrant Care, LSM yang memperhatikan hak-hak buruh migran Indonesia menyatakan, moratorium tidak menyelesaikan persoalan, selama pemerintah Indonesia tidak berdialog secara intensif dengan pemerintah yang dimaksud. Ikuti penjelasan Annis Hidayah kepada Radio Nederland: Sebenarnya pada pertengahan tahun 2006 Indonesia juga sudah mengadakan moratorium dengan Saudi Arabia. Waktu enam bulan itu seharusnya digunakan untuk membenahi sistem perlindungan buruh migran antara dua negara. Namun pasca moratorium tidak ada perubahan signifikan bagaimana buruh migran indonesia di sana dapat dilindungi. Menurut Annis Hidayah sebelum Indonesia kembali mengusulkan moratorium, harus ada pengkajian ulang moratorium tiga tahun lalu. Tingkat keefektifitasannya dan kekurangannya harus di periksa, sehingga moratorium dapat menjadi jalan keluar dari masalah. Ada tiga masalah penting yang sebenarnya sampai saat ini masih mengganjal. Yang pertama adalah kekerasan tanpa jeda dan merujuk pada diskriminasi perempuan. PRT migran Indonesia acap kali mengalami persoalan kekerasan yang sistematis. Human Right Watch di Amerika, melaporkan bahwa tahun lalu ada sekitar sepuluh ribu PRT Indonesia yang mengalami tindak kekerasan di negara tujuan. Penyelesaian-penyelesaian masalah ini di tingkat hukum pun belum menunjukkan adanya satu keterpihakan untuk PRT Indonesia. Masalah yang kedua adalah human trafficking atau perdagangan manusia. Saudi Arabia selama ini tidak hanya jadi negara tujuan perdagangan, tapi juga menjadi transit area sindikat perdagangan manusia, terutama perempuan. Mereka ditempatkan ke negara-negara konflik, seperti Irak, Libanon dan lain-lain. Masalah ketiga adalah ancaman hukuman mati. Sampai hari ini di Saudi Arabia masih banyak nama-nama PRT yang menunggu keputusan dari Saudi Arabia atas tuntutan tertinggi yaitu hukuman mati. Bahkan satu PRT Indonesia sudah ada yang dieksekusi mati oleh pemerintah Saudi tahun lalu, tanpa info yang jelas pada pihak keluarga. Moratorium mungkin bukan penyelesaian masalah, tapi ini hanya sikap politik Indonesia dalam meningkatkan sikap politik dengan negara tujuan. Menurut Annis Hidayah solusi terbaik adalah membangun sistem perlindungan yang berpihak pada perempuan, karena mayoritas yang bekerja adalah perempuan. Pada tingkat itu Indonesia dan Saudi Arabia mengalami tingkat stagnasi yang luar biasa. Terlalu sering mengadakan pertemuan tanpa ada kesepakatan apapun. Selanjutnya Annis Hidayah pun menambahkan bahwa Indonesia harus meningkatkan diplomasi politik untuk kembali menegosiasikan kesepakatan bilateral terkait dengan perlindungan buruh migran kita di sana. Lalu, mungkin ada baiknya melibatkan tokoh-tokoh agama dua negara. Timur Tengah adalah negara Islam yang mempraktekkan syariah. Mungkin jika tokoh-tokoh agama dua negara ini berkomunikasi akan ada solusi masalah perlindungan PRT Indonesia di Saudi Arabia. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.radionetherlands.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
