---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Senin 09 November 2009 14:40 UTC



** BENCANA TANAH LONGSOR DAN GEMPA BUMI

** PEMERINTAH FILIPINA TINDAK TEGAS ABU SAYYAF

** ORANG TIDAK PUAS DENGAN KAPITALISME

** TOPIK PERS: MAFIA DAN POLISI BERGANDENG TANGAN DI CINA, DAN DIBALIK AMUK  
FORT HOOD 

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: WARGA BELANDA MENEROBOS CELAH TEMBOK

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PEJUANG ANTI RAJAM IRAN DIANUGERAHI TULIP 
BELANDA

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: SENJA KELABU WALASSE TING

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: SATU KOSONG UNTUK OBAMA

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: BELUM 100 HARI, MENKES BERMASALAH

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: PMI BANGUN RUMAH UNTUK KORBAN GEMPA 



* BENCANA TANAH LONGSOR DAN GEMPA BUMI

Sedikitnya empat belas orang tewas dan tujuh cedera di Sulawesi akibat tanah 
longsor yang disebabkan hujan lebat. Sekitar dua puluh rumah tertimbun tanah 
longsor. Wilayah tersebut terletak di pegunungan Sulawesi selatan. 

Tanah longsor sering terjadi di musim hujan. Sementara itu di Sumbawa terjadi 
gempa bumi yang meminta satu korban jiwa.  Gempa berkekuatan 6,7 pada skala 
Richter. Pusat gempa terletak lima belas kilometer barat laut Raba, ibukota 
Sumbawa. 

Sebuah jembatan hancur dan puluhan rumah serta bangunan rusak. Tidak ada 
peringatan tsunami. Indonesia, termasuk Sumbawa terletak pada apa yang disebut  
lingkaran api Pasifik sehingga rentan terhadap gempa bumi dan letusan gunung 
berapi. 

September lalu, lebih dari seribu orang tewas akibat gempa bumi di Sumatra 
Barat.


* PEMERINTAH FILIPINA TINDAK TEGAS ABU SAYYAF

Pemerintah Filipina bersumpah membalas dendam terhadap gerakan teror Abu Sayyaf 
menyusul pemenggalan kepala seorang sandera. Kepala tersebut ditemukan di 
sebuah pom bensin di Pulau Jolo. Korban berusia 36 tahun itu diculik tiga pekan 
lalu oleh Abu Sayyaf, tapi keluarga menolak membayar uang tebusan sekitar 28 
ribu euro.  Tubuh korban masih belum ditemukan.

Presiden Gloria Arroyo telah memerintahkan tentara dan polisi untuk menindak 
keras kelompok tersebut. Sejak awal sembilan puluhan, Abu Sayyaf mengangkat 
senjata untuk mendirikan propinsi islam merdeka di tengah-tengah mayoritas 
penduduk katolik Filipina. Kelompok tersebut mendapat dukungan dari jaringan 
al-Qaeda.


* ORANG TIDAK PUAS DENGAN KAPITALISME

Semakin banyak orang yang tidak puas terhadap kapitalisme dan berpendapat 
kesejahteraan harus dibagi adil. Demikian hasil jajak pendapat BBC di 27 negara 
berkaitan dengan jatuhnya tembok Berlin hari ini dua puluh tahun silam. Tahun 
1989, kapitalisme masih dipandang oleh banyak orang sebagai sistim ideal, tapi 
sebagian besar responden sekarang mengatakan kapitalisme harus direformasi.

Tidak lebih dari 11 persen yang mendukung ekonomi pasar bebas; para pendukung 
terutama berada di Amerika Serikat dan Pakistan. Di hampir semua negara, 
mayoritas berpendapat pemerintah harus memainkan peran lebih besar dalam 
perekonomian. Menurut para peneliti, hal itu terutama disebabkan oleh krisis 
ekonomi global tahun lalu. 

Mengenai pecahnya Uni Sovyet, pendapat terpecah belah. Di negara-negara Eropa 
seperti Jerman, Prancis, dan Inggris, sebanyak tiga perempat menyatakan 
positip. Sedangkan di tempat lain, gambarannya berbeda. Di Mesir, India, dan 
Indonesia, banyak yang berpendapat akhirnya Uni Sovyet merupakan hal buruk.


* PERINGATAN JATUHNYA TEMBOK BERLIN

Hari ini di Berlin berlangsung peringatan jatuhnya tembok Berlin dua puluh 
tahun silam. Tembok itu memisahkan Berlin Barat dan Timur. Jatuhnya tembok 
Berlin bermuara pada akhir Perang Dingin. Di ibukota Jerman, terutama di 
Brandenburger Tor, simbol penyatuan Jerman,  berlangsung berbagai perayaan 
selama sehari penuh. 

Tengah hari ini, Kanselir Angela Merkel akan berjalan menuju Bornholmer 
Strasse, pos perbatasan pertama yang dibuka pada 9 November 1989, sesudah aksi 
protes berminggu-minggu. Merkel akan didampingi mantan pemimpin Uni Sovyet 
Mikhail Gorbachev dan Lech Walesa. Walesa adalah pemimpin serikat buruh 
Polandia Solidaritas yang pertamakali menantang para penguasa komunis di Eropa 
Timur. 

Tidak hadir dalam peringatan ini adalah mantan kanselir Jerman Barat Helmut 
Kohl. Karena alasan kesehatan, Kohl tidak hadir. Sejumlah besar pemimpin 
pemerintahan Eropa dan Menlu Amerika Serikat Hillary Clinton hadir di sana. 

Tembok Berlin, yang panjangnya mencapai 155 kilometer dibangun pada 13 Agustus 
1961. Dengan tembok itu, rejim komunis Jerman Timur ingin mengakhiri arus 
pengungsi warganya ke Berlin Barat. Sekitar seratus orang diperkirakan tewas 
ketika berupaya menyebrangi tembok pembatas menuju Berlin Barat.


* PENERIMA NOBEL FISIKA 2003 TUTUP USIA

Ilmuwan Vitali Ginzburg meninggal dunia di Moskou. Tahun 2003, ia menerima 
hadiah Nobel fisika bersama-sama dengan sejawat Rusia Alexei Abrikosov  dan 
ilmuwan Amerika, Anthony Leggett. Hadiah dianugerahkan atas penelitian mereka 
mengenai super konduktor. 

Di tahun empat puluh dan lima puluhan Ginzburg terlibat dalam pengembangan bom 
hidrogen. Ia bekerjasama antara lain dengan ahli atom Andrei Sakcarov. Ginzburg 
adalah pendukung Sacharov dalam menuntut reformasi demokrasi di tahun 70an dan 
80an.

Gizburg merupakan seorang ateis berlatar belakang yahudi. Ia mengkritik peran 
gereja ortodoks Rusia yang semakin besar menyusul pecahnya Uni Sovyet. Bersama 
dengan para ilmuwan lain, Ginzburg menandatangani surat yang memprotes hal itu. 
Vitali Ginzburg mencapai usia 93 tahun.


* IDA TEWASKAN PULUHAN ORANG DI EL SALVADOR

Topan Ida menewaskan 120 orang akhir pekan lalu di El Salvador. Pemerintah 
tidak menutup kemungkinan jumlah korban bertambah karena di propinsi-propinsi 
sebelah timur, puluhan orang masih hilang. Sebagian besar korban tewas akibat 
banjir lumpur karena hujan lebat. 

Ida, sementara telah melewati semenanjung Yucatan, di mana terletak kota wisata 
pantai Cancun yang kali ini selamat dari sapuan topan. Kekuatan Ida sudah 
berkurang tapi diperkirakan akan menguat kembali apabila mencapai Teluk 
Meksiko. 

Gubernur negara bagian Louisiana di Amerika Serikat telah mengumumkan situasi 
darurat. Garda nasional sudah bersiap siaga. Ida akan mencapai pantai Amerika 
Serikat Selasa besok. Salah satu kota yang terancam adalah New Orleans, yang 
empat tahun lalu porak poranda akibat Topan Katrina.


* GUGATAN TERHADAP AIRBUS

Para ahli waris dari delapan korban pesawat Airbus Mei tahun ini, akan berupaya 
mendapatkan ganti rugi melalui pengadilan. Mereka mengajukan gugatan di dua 
pengadilan di Amerika Serikat terhadap pabrik pesawat Airbus serta sejumlah 
produsen onderdil pesawat. 

Airbus dari maskapai penerbangan Prancis Air France jatuh ke laut 31 Mei lalu 
dalam penerbangan dari Rio de Janerio, di Brasil menuju Paris. Semua 228 
penumpang tewas. 

Penyelidikan terhadap musibah masih berlangsung; temuan pertama menunjukkan 
adanya kerusakan pada sensor cuaca dan alat-alat lainnya dalam pesawat tidak 
berfungsi. 

Rongsokan pesawat dan kotak hitam tidak pernah ditemukan. Mereka kemungkinan 
terkubur di dasar laut. Akhir pekan lalu, pemerintah Prancis mengumumkan upaya 
pencarian baru.


* KOLOMBIA JENGKEL TERHADAP VENEZUELA

Kolombia mempertimbangkan untuk mengadu ke Perserikatan Bangsa Bangsa karena 
pernyataan Presiden Venezuela Huga Chavez. Chavez menyatakan ketakutannya 
terhadap serangan Amerika Serikat yang dilancarkan dari Kolombia.

Dalam pidato mingguannya, Chavez mengimbau baik tentara Venezuela maupun 
penduduk agar bersiap-siap menghadapi kemungkinan perang. Ini merupakan reaksi 
atas ditandatanganinya perjanjian militer antara Amerika Serikat dengan 
Kolombia. Tentara Amerika boleh menggunakan tujuh pangkalan militer di Kolombia.

Kolombia jengkel dengan bahasa perang Chavez itu. Kolombia menyatakan tidak 
memiliki maksud jahat dalam kerjasama dengan Amerika Serikat.


* KEPANIKAN DI ALASKA AKIBAT FLU H1N1

Di sebuah pulau di Alaska, pecah kepanikan gara-gara Flu H1N1. Seluruh penduduk 
di pulau Diomede yang terpencil berjumlah 130 jiwa ternyata terjangkit virus 
H1N1. 

Tentara Amerika mengerahkan helikopternya untuk membawa tim medis dan 
obat-obatan ke Diomede. Tiga pasien yang kondisinya parah dibawa ke rumah sakit 
di kota Nome. 

Pulau tersebut terletak di Selat Bering antara daratan Amerika dengan Rusia. 
Wilayah itu hanya bisa dicapai dengan helikopter. Jalur pesawat umum ditutup 
empat bulan lalu karena biayanya mahal.


* PENGADILAN ROY BENNET DITUNDA SAMPAI RABU

Proses pengadilan terhadap pimpinan MDC Roy Bennet di Zimbabwe ditunda sampai 
Rabu sesaat sesudah dimulai. Hakim harus memutuskan terlebih dahulu apakah akan 
mengijinkan sejumlah saksi.

Bennet adalah sejawat satu partai Perdana Menteri Morgan Tsvangirai. Ia diadili 
karena kegiatan teroris dan terancam hukuman seumur hidup. Bennet nyaris 
menjadi menteri muda pertanian dalam kabinet kesatuan nasional, tapi ditangkap 
sesaat sebelum dilantik. 

MDC berpendapat kasus ini bernuansa politik. Oleh karena itu bulan lalu 
Tsvangirai memutuskan untuk sementara menghentikan kerjasama dengan pemerintah 
kesatuan nasional. 

Presiden Mugabe membantah itu adalah proses politik. Ia mengatakan Roy Bennet 
bisa tetap menjadi menteri apabila hakim membebaskannya.


* BERITA BURSA

Bursa-bursa Eropa mengawali pekan ini dengan positif. Di Amsterdam, indeks AEX 
tercatat pada 310,91 atau 1,2% keuntungan. Bursa di Frankfurt, London, dan 
Paris naik sampai 0,9%. 

Bursa Tokyo hari ini ditutup dengan keuntungan tipis. Para eksportir 
memanfaatkan kurs dolar yang menguntungkan terhadap yen. Indeks Nikkei ditutup 
0,2% lebih tinggi pada 9808,99 poin.

1 C = $1,4961
1 C = Rp.14.083
1 $ = Rp.  9.415


* MAFIA DAN POLISI BERGANDENG TANGAN DI CINA, DAN DIBALIK AMUK  FORT HOOD

Di Chongqing, Cina  tengah berlangsung mega proses terhadap ribuan penjahat, 
koruptor, dan polisi. Demikian diberitakan harian sore NRC Handelsblad. 
Seluruhnya ada 4893 tersangka, 24 gembong mafia, dan 300 pejabat tinggi dan 
menengah polisi, kejaksaan, serta pejabat pemerintah yang semuanya adalah 
anggota penting Partai Komunis. 

Para mafia beroperasi dengan proteksi polisi di berbagai sektor seperti 
perbankan, konstruksi bangunan, angkutan umum, taksi, kasino, dan juga spa 
kesehatan termasuk bordil serta hotel-hotel mewah di kota yang paling 
berkembang pesat di Cina. Anggota mafia, termasuk sejumlah besar petugas 
polisi, digunakan untuk melakukan kerja kotor seperti penggusuran, intimidasi, 
bahkan pembunuhan.

Sentral dalam proses pekan lalu adalah gembong mafia, nyonya Xie Caiping yang 
memiliki 30 kasino gelap di hotel-hotel mewah dan bahkan di kantor-kantor 
polisi. Ia dijatuhi hukuman 18 tahun penjara karena perdagangan narkoba, judi 
gelap, dan memerintahkan penganiayaan. Xie, salah satu mata rantai dalam 
jaringan  bisa bertindak leluasa karena iparnya adalah pemimpin kejaksaan 
sedangkan keponakannya adalah penjabat ketua dinas intelijen di kota itu. Kedua 
tokoh ini sekaligus anggota kongres rakyat di Beijing. Tiga tersangka lainnya 
adalah milyarder yang sering muncul di televisi dan masuk dalam kalangan 
politik tinggi di Cina. Demikian NRC Handelsblad.  

Beralih ke Texas, Amerika Serikat. Para penyelidik masih menggali motif mayor 
Nidal Malik Hassan ketika Kamis lalu melepas rentetan tembakan terhadap 
sejawatnya di pangkalan tentara di Foort Hood yang menewaskan 13 orang dan 
melukai 29 lainnya. Mereka menyimpulkan aksi Malik Hassan itu disebabkan oleh 
gabungan tekanan emosi, ideologi, dan agama, mungkin dengan keyakinan bahwa ia 
melakukan misi bunuh diri seorang ekstrimis walau bukan menjadi bagian dari 
kelompok teroris yang lebih luas. 

Para penyelidik menyatakan Malik kemungkinan sudah lama menderita stress yang 
semakin diperparah oleh stress kerja. Sebagai psikiater, ia bekerja dengan para 
veteran yang juga menderita masalah psikis serius. 

Amukan Kamis lalu mencerminkan tekanan yang dihadapi para psikiater dengan 
pasien mereka. Mayor Hassan hanyalah satu dari sejumlah psikiater militer yang 
berupaya membantu para veteran bermasalah yang jumlahnya semakin banyak. Tahun 
ini saja 117 tentara aktif dilaporkan melakukan bunuh diri. Tentara hanya 
memiliki 408 psikiater dan mereka harus melayani 553 ribu tentara aktif. 
Sebagian tentara yang sudah pulang dari perang, dan menderita serangan panik 
dan mimpi buruk, mengatakan mereka harus menunggu satu tahun lamanya untuk 
mendapat bantuan. 

Sementara para profesional itu harus menangani 10 pasien atau lebih setiap 
harinya dan sebagian besar menderita trauma perang atau cacat. Mereka ini, yang 
dipekerjakan untuk membantu orang lain justru pada akhirnya butuh bantuan. 
Sebagian mengalami depresi, dan sebagian lain yang tidak kuat, keluar seperti 
Dr. Bret A Moore, psikolog di Fort Hood. 'Saya merencanakan karier di tentara 
tapi saya burn out sesudah lima tahun. Masalah terbesar adalah keletihan 
empati. Anda tidak mampu lagi merasakan koneksi dengan pasien, empati anda 
habis'. 

Tentara tahun ini sudah menambah jumlah staf untuk melayani para veteran 
bermasalah yang mencapai 34 ribu. Penembakan Kamis lalu mengangkat pertanyaan: 
siapa yang akan membantu para konselor itu? Demikian International Herald 
Tribune.

Dan sekian ulasan pers.


* WARGA BELANDA MENEROBOS CELAH TEMBOK
Selama musim rontok tahun 1989 warga Eropa Barat berharap-harap cemas: 
orang-orang Eropa Timur, yang selama ini bermimpi ingin melarikan diri ke 
Barat, kini bisa mewujudkan impian tersebut. Ternyata tidak ada banjir arus 
pendatang. Yang terjadi adalah arus orang Barat ke Timur, menerobos tembok yang 
kini terbuka. Di antara mereka terdapat bankir, pengusaha tani, dan pengusaha 
kecil asal Belanda. Mereka adalah pionir, yang berusaha membuka peluang usaha 
di negara-negara bekas Blok Timur ini. Laporan Laurens Nijzink.

Logam
Ketika itu Herman Hutten memiliki suatu perusahaan logam di Belanda. Saat 
Tembok runtuh, ia sudah punya hubungan bisnis kecil dengan Jerman Timur. Ia 
langsung melihat peluang:
Herman Hutten: "Perusahaan besar tentunya pertama-tama akan mengirim beberapa 
analis. Padahal, kalau kita berpikir jernih, kita berhadapan dengan Jerman 
Timur yang sedemikian luas, yang berbeda dengan negara-negara Blok Timur 
lainnya, punya saudara kembar dengan kemampuan dana sangat besar. Kami tahu, 
Jerman Barat akan ikut membiayai semua kegiatan."
Di suatu bangunan pabrik tua, di atas lahan sewaaan, pada bulan Februari 1990, 
Herman Hutten telah membuka pabrik baru di Jerman Timur.

Buah-buahan tropis
Pengusaha otodidak, Frans Nieuwenhuizen, sebelumnya hanya mengenal Jerman Timur 
dari jalan raya saja. Jika ia mengemudikan truk-truk bermuatan barang bantuan 
untuk Polandia. Sembilan hari setelah Tembok jatuh, ia sudah berkeliaran di 
Jerman Timur, mencari pembeli bahan anti karat bagi mobil. Beberapa pekan 
kemudian ia tahu, menjual buah-buahan tropis tampaknya akan lebih 
menguntungkan. Dengan bekal pengetahuan tiga kata Bahasa Jerman, ia mulai 
menggarap pasar setempat. "Turunkan muatan dari truk, siapkan timbangan, 
kantong plastik dan sejumlah uang recehan, lalu langsung mulai."
Dalam tempo beberapa bulan saja, Frans Nieuwenhuizen sudah punya jaringan luas 
pelanggan besar.

Frans Nieuwenhuizen: "Selama beberapa waktu, saya berkeliling menggunakan mobil 
karavan. Karena, ketika itu, belum ada hotel. Sebagai pedagang keliling, saya 
menggunakan mobil karavan itu sebagai tempat tidur, gudang dan kantor. Mobil 
saya parkir di muka rumah pelanggan. Sebelumnya, pada bulan-bulan pertama, saya 
tidur di mobil Volvo tua saya, hanya berbekal selimut dan bantal."

Perantara
Bagi Ad Heymans dan ayahnya, dua orang ini mendalami usaha pertanian, kenangan 
pada tahun 1989 masih jelas:
Ad Heymans: "Ketika itu saya sering berhubungan dengan Kedutaan Besar Polandia 
di Den Haag. Kami banyak mendengar tentang berbagai hal, lalu berpikir ... Itu 
negeri besar, dengan 40 juta penduduk. Memang saat itu pun komunisme sudah 
mulai payah. Dan semua orang merasa, tidak lama lagi, itu semua akan berakhir. 
Pada suatu ketika, kita harus memberanikan diri, dan mulai melihat-lihat."
Ketika Tembok benar-benar roboh, Heymans senior dan yunior sudah punya banyak 
kontak di Polandia. Orang Polandia butuh modal dan 'know-how' untuk merombak 
sektor pertanian mereka, sementara pengusaha tani Belanda sedang mencari 
peluang untuk memperluas kegiatan mereka. Ad Heyman mempertemukan dua pihak ini.

Untung besar
Ad Heymans hingga kini masih melakukan kegiatan usaha di Polandia. Kini ia 
pengusaha properti. Pada tahun 1991, karena butuh ruangan kantor, Heymans 
senior dan yunior, memutuskan akan membangun sendiri. Kini mereka menguasai 
berbagai gedung perkantoran, senilai 400 juta euro.
Pada tahun 1990-an, Herman Hutten juga ikut memanfa'atkan 'boom' proyek 
perkantoran di Jerman Timur. Jerman Barat menyediakan banyak dana untuk 
membangun Jerman Timur. Dan orang Belanda ikut memetik keuntungan dari proyek 
ini. Antara lain, karena "warga Jerman Timur tidak menyukai mentalitas warga 
Jerman Barat," kata Herman hutten.

Jualan es di kutub
Juga Frans Nieuwenhuizen mengalami masa subur tersebut. Permintaan akan 
buah-buahan tropis seolah tak mengenal batas. Dalam tempo sembilan bulan, omset 
usaha Frans Nieuwenhuizen telah mencapai 14 juta Mark Jerman. Setahun kemudian, 
dengan cara yang sama, ia mencoba memasarkan bir buatan Belanda. Usaha yang 
bermula dengan membawa satu krat bir di truk berisi buah-buahan, dalam tempo 
satu tahun meningkat jadi bisnis bernilai tujuhbelas juta gulden. Padahal, 
menurut Frans Nieuwenhuizen, menjual bir buatan Belanda pada orang Jerman, bak 
'menjual es pada orang Eskimo".
Semangat pionir bagi para pengusaha seperti ini, tampaknya sudah mendarah 
daging. Jadi, jangan heran, kini mereka sudah mulai lebih melebarkan sayap 
lagi. Perekonomian Polandia dan Jerman Timur sudah semakin dewasa. Tapi, 
Rumania, dan lebih jauh lagi, ke wilayah Asia sana, masih banyak wilayah yang 
bisa dijelajah.


* PEJUANG ANTI RAJAM IRAN DIANUGERAHI TULIP BELANDA

Shadi Sadr telah menolong banyak perempuan Iran lewat advokasi legal. Ia juga 
memulai kampanye menentang perajaman. Shadi Sadr dianugerahi salah satu 
penghargaan Belanda paling bergengsi di bidang HAM: penghargaan Tulip. Tak 
dinyana, ia pernah mengalami sendiri kekerasan rezim Iran terhadap perempuan. 
Laporan Perro de Jong

"Mereka memukuli dan memaksa saya ikut," Shadi Sadr bercerita pada Radio 
Nederland. Ditengah protes menentang Presiden Mahmoud Ahmadinejad Juni lalu, ia 
ditangkap dan dibawa ke penjara Evin di Teheran yang  terkenal berbahaya. 
Penginterogasinya kenal betul siapa dirinya. 

Pada 2004, Sadr membentuk Raahi: sebuah organisasi untuk perempuan yang 
bermasalah dengan hukum. Karena hanya punya sedikit hak - dan lebih sedikit 
uang - perempuan Iran biasanya tidak berdaya di pengadilan. Untuk hal-hal 
semacam inilah Raahi didirikan: mereka menawarkan advokasi legal gratis. 
Beberapa waktu kemudian, pemerintah menutup organisasi ini. 

Rajam
Beberapa waktu lalu, Sadr kembali bertikai dengan rezim Iran. 
Ia memulai kampanye "untuk membela perempuan yang dihukum rajam," katanya. 
Perempuan, karena korban hukuman tradisional - yang sering dianggap barbar - 
ini biasanya perempuan. Hampir tidak pernah laki-laki. 

Ketika Sadr ditangkap Juni lalu, penginterogasinya di penjara Evin menuduhnya 
dikontrol kekuatan dari luar [negeri] yang bertujuan menggulingkan Presiden 
Ahmadinejad. Tapi tidak seperti pengunjuk rasa lain yang turun ke jalan 
menuntut diulangnya pemilu, Sadr dilepaskan setelah 11 hari ditahan, tanpa 
disiksa sedikit pun. 

Perjuangan
Sejak pembebasannya - yang ia percaya dikarenakan tekanan internasional 
terhadap Teheran - Shadi Sadr tinggal di Jerman. 
Pemerintah Belanda menganugerahinya penghargaan Tulip untuk "keberanian luar 
biasa"-nya. Namun, menurut Sadr, bukan hanya perjuangannya yang dihargai lewat 
penghargaan ini. 
Ia mempersembahkan penghargaan Tulip - yang diterimanya dari Menlu Belanda 
Maxime Verhagen di Den Haag - untuk "semua orang di Iran yang setiap hari 
memperjuangkan haknya." Walaupun protes menuntut diulangnya pemilu presiden 
tidak berhasil, ia tetap optimis. 
"Hari demi hari, jurang antara pemerintah dan masyarakat makin besar," katanya, 
"Tak ada pemerintahan yang bisa sukses dengan jurang sebesar itu dalam waktu 
yang lama, jadi pemerintah harus menyelesaikan masalah dengan masyarakat, atau 
masyarakat akan menyelesaikan masalah mereka sendiri."

Proyek

Penghargaan Tulip juga dalam bentuk uang sebesar 10.000 euro. Selain itu, 
penghargaan ini juga menyediakan dana maksimal 100,000 euro untuk proyek yang 
diajukan pemenang. Proyek ini bertujuan untuk melanjutkan perjuangan mereka.


* SENJA KELABU WALASSE TING

Seniman Cina-Amerika Walasse Ting belum meninggal. Demikian kata Nico Delaive, 
dealer seni Belanda ternama yang juga sahabat Ting. "Namun keadaannya sekarang 
mengenaskan. Ting sendiri tidak akan menyebutkan hidup". Lebih jauh laporan 
Agnes Chen.   
Ting sekarang tinggal di panti jompo di Amstelven, Amsterdam Selatan. Setelah 
menderita gagar otak parah pada 2002, ia didiagnosa lumpuh otak. Menurut 
Delaive, Ting saat ini dirawat di sebuah panti jompo di Amsterlven, Amsterdam 
Selatan. "Saya sudah tiga tahun tidak ketemu dia," kata Delaive kepada Radio 
Nederland. "Tidak ada yang dibolehkan menjenguknya. Anak-anak mereka di Amerika 
melarang orang mengunjunginya." 
Kebenaran
13 Oktober lalu Walasse merayakan ulang tahunnya yang ke-80. Untuk itu Delaive 
Gallery di Amsterdam menggelar pameran lukisan Ting dari koleksi pribadi. 
Menurut Delaive, pameran itu bertujuan untuk menarik perhatian atas keadaan 
Ting. "Banyak yang menduga Ting sudah pensiun. Bahkan banyak yang menduga ia 
sudah meninggal. Tapi dia masih hidup. Namun demikian, dia dulu pernah bilang 
kalau suatu hari dia tidak bisa melukis lagi dia lebih baik mati. Yang jelas 
dia belum mati. Orang harus tahu keadaan dia sebenarnya!"

Master seni dan hidup 
Perjalanan hidup Ting dari tempat kelahirannya di Shanghai sampai ke panti 
jompo di Belanda penuh liku. Ting Walasse terkenal karena lukisannya tentang 
wanita dan bunga yang kaya warna. Tidak hanya terkenal karena karya seninya 
saja, Walasse juga dikenal karena gaya hidupnya yang eksentrik. Lukisan, 
makanan dan wanita adalah inti hidup Walasse. 
Ting pindah ke Paris saat dia berusia 17 tahun. Setelah enam tahun dia pindah 
ke New York. Di sana ia menjadi bagian aliran seni Pop Art. Ia kemudian 
berteman dengan artis-artis ternama Amerika seperti Andy Warhol dan Sam 
Prancis. Pada 1964 ia dan Sam Francis menerbitkan buku legendari "One Cent 
Life". Buku yang dihiasi dengan 68 foto berwarna dari para artis sperti Roy 
Lichtenstein, Karel Appel, Andy Warho dan Ting sendiri itu menjadi simbol 
kejayaan seni pada masa itu. 

Masa Senja Suram
Ting mendapatkan kewarganegaraan Amerika pada awal tahun '70an. Ia semakin 
sering ke Belanda dan pada 2000 menetap di Amsterdam. Nico Delaive dan Walasse 
Ting berteman setelah mereka secara kebetulan bertemu di jalan. Menurut 
Delaive, seniman yang sangat menikmati hidup seperti Ting, tidak akan mau hidup 
seperti yang ia jalani saat ini. "Ia pernah bilang dia tidak bisa melukis warna 
tanpa seks. Sebelum seks dia melukis dengan warna hitam putih. Setelah seks, 
hidupnya seperti menjadi terang. Dan makanan! Tidak ada orang yang menikmati 
makanan seperti dia. Sekaran perawat harus mendulang dia. Wanita yang dia 
cintai dan sudah hidup bersama selama 18 tahun tidak boleh menemaninya. Saya 
tidak bisa membayangkan dia mau hidup seperti ini."

Tidak ada yang bisa membantu
Menurut Delavie dokter Ting sudah bilang kepada anak-anak seniman itu bahwa 
tidak ada kemungkinan ia akan pulih. Berdasarkan undang-undang Belanda ini 
berarti keluarga bisa mengajukan permohonan eutanasi. Namun demikian 
keluarganya tetap menginginkan Ting tetap hidup. 
Delavie berkata,"Saya sudah menghubungan Kedutaan Amerika dan semua instansi 
terkait lainnya. Menurut mereka karena Ting warga Amerika, undang-undang 
Belanda itu tidak berlaku untuknya. Saya tidak tahu kenapa mereka ingin tetap 
mempertahankan Ting tapi sama sekali tidak memberikan perhatian. Saya ingin 
seluruh dunia tahu bahwa Walasse Ting masih hidup. Namun hidupnya sekarang sama 
sekali tidak manusiawi."


* SATU KOSONG UNTUK OBAMA

Debat tentang reformasi mendalam dan mahal terhadap sistem layanan kesehatan 
Amerika, pada pekan-pekan mendatang akan berlanjut di Senat. Akhir pekan silam 
Dewan Perwakilan sudah menyetujui rancangan itu dengan 220 suara setuju lawan 
215 suara menentang. Di dalam Senat, Presiden Barack Obama juga menghadapi 
tantangan besar, termasuk dari kalangan Partai Demokratnya sendiri. Laporan 
koresponden Reinout van Wagtendonk dari New York. 

Debat dalam Dewan Perwakilan Amerika sempat berlangsung begitu sengit sebelum 
dewan akhirnya menyetujui rancangan ini. Ahad dini hari, Tom Price, wakil 
Partai Republik, masih berupaya sekuat tenaga merongrong jalannya perdebatan. 
Dia berkali-kali menyatakan saya protes, saya protes, sayap protes.

Tetapi akhirnya kubu Partai Demokrat berhasil meyakinkan anggota Dewan lain 
supaya menyetujui rancangan reformasi yang dikehendaki Presiden Barack Obama. 
Sementara itu, kalangan kiri liberal kecewa, karena dana bagi pengguguran 
kandungan dibatasi. Ini harus dilakukan supaya kalangan Demokrat dari selatan 
yang lebih konservatif, bersedia mendukung rancangan itu. Walau begitu, masih 
37 orang wakil Partai Demokrat menentang rancangan ini. Ternyata mereka tidak 
bisa menghalangi Nancy Pelosi, ketua Dewan Perwakilan Amerika menyatakan 
kemenangan.

Anti kebebasan
Partai Republik yang beroposisi justru bertekad melancarkan perlawanan terhadap 
kekalahan yang kecil ini. Obama dan sebagian besar kalangan Demokrat berupaya 
supaya setiap orang Amerika punya asuransi kesehatan. Untuk itu asuransi 
kesehatan akan menjadi wajib, baik bagi kalangan partikelir maupun majikan. 
Menurut Phil Gingrey, anggota Dewan Perwakilan partai Republik, itu justru 
berlawanan dengan UUD Amerika dan dengan kebebasan. 

Phil Gingrey: Saya kira itu tidak sesuai dengan UUD. Tidak pernah saya lihat 
dalam sejarah Amerika kita berbuat demikian. Itukah Amerika? Saya kira tidak. 

Mahal
Biaya pembaruan kesehatan ini juga dilawan oleh para penentangnya. Asuransi 
kesehatan bagi siapa saja dan reformasi lainnya dalam 10 tahun diperkirakan 
akan menghabiskan biaya satu trilyun dolar. Kalangan Republik mati-matian 
berpendapat pengambilalihan layanan kesehatan oleh pemerintah adalah tujuan 
akhir yang ingin dicapai Obama. Dan ini mereka anggap sebagai sistem sosialis 
bagi pelayanan kesehatan. 

Jelas Obama membantahnya. Ia menekankan keuntungan yang bisa diraih oleh 
puluhan juta orang Amerika yang tidak punya asuransi kesehatan. Atau ketika 
jatuh sakit mendapati asuransi mereka tidak mencakup penyakit yang mereka idap. 
Obama juga berterima kasih kepada kalangan yang menyetujui rancangan UU ini 
karena mereka begitu berani menghadapi hujan kritik kalangan oposisi.

Barack Obama: Melihat suasana panas dan retorika menyesatkan seputar rancangan 
UU ini, saya tahu anggota Kongres begitu berani dan saya berterima kasih kepada 
mereka. 

Para penentang reformasi kesehatan sebagian berasal dari lobi asuransi yang 
punya uang banyak dan sebagian lagi dari kalangan kanan populis. Perhatian baik 
para penentang maupun pendukung reformasi kesehatan sekarang bergeser ke Senat. 
Senat juga harus menyetujui rancangan UU ini dan dalam Senat berlangsung debat 
pahit. Obama tidak bisa hanya mengharapkan dukungan kalangan Demokrat saja. 
Walau begitu ia tetap optimis, pemerintahnya akan bisa merombak sistem layanan 
kesehatan Amerika. 

Barack Obama: Sekarang tugas Senat Amerika untuk membawa masalah ini pada garis 
akhir, atas nama rakyat Amerika. Dan saya yakin mereka akan berhasil.


* BELUM 100 HARI, MENKES BERMASALAH

Belum 100 hari menjabat, Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih sudah 
ditampar kanan-kiri. Para anggota Dewan pesimis dan mempertanyakan 
kompetensinya. Natsir Nugroho, Ketua Majelis Kesehatan dan Kesejahteraan 
Masyarakat PP Muhammadiyah sekaligus pengamat bidang kesehatan, menuturkan 
pendapatnya kepada Radio Nederland.

"Pemilihan Endang sebagai menteri sudah melalui beberapa jenjang," tukas Natsir 
Nugroho. Dengan penuturannya tersebut, Natsir membantah pendapat Ribka 
Tjiptaning. Ribka mengatakan bahwa Endang sebenarnya tidak pantas jadi menteri, 
karena sebelum diangkat jadi menteri, jabatannya cuma eselon II. "Nggak masuk 
akal. Harusnya jangan dilihat dari eselonnya, tapi dari kompetensinya."  

Politik
Menurut Natsir, yang dituduhkan anggota dewan kepada Endang - mulai soal 
kompetensi sampai pro-Amerika - semua berbau politik. "Mulai ada 'operasi 
pembusukan' di sini. DPR mengecapnya macam-macam, padahal belum tentu. 
[Mengenai kasus flu burung] waktu itu dia bekerja di bawah Depkes. Semua ada di 
bawah komando Menkes. Pengiriman virus itu juga perintah dari Menkes. Tidak 
mungkin dia sendiri yang mengirim."

 
Sukses
Natsir menyatakan, terlalu dini untuk menilai kompetensi Endang. 100 hari 
pertama harusnya tidak jadi titik ukur keberhasilan Endang, demikian tandasnya. 
Natsir berpendapat, Endang akan lebih sukses dibanding menteri sebelumnya 
karena ia selalu mendengarkan masukan dari berbagai pihak. Endang juga selalu 
melibatkan semua pihak dalam program-program kerjanya. "Ia menjalankan konsep 
yang ia kumpulkan dari semua komunitas kesehatan. Itu bagus sekali. Artinya, 
ada satu usaha mengakomodasi pendapat masyarakat kesehatan yang selama ini 
kurang diperhatikan." Endang belajar dari pengalaman sebelumnya, tambah Natsir, 
hasilnya pasti berbeda jika didukung semua masyarakat.


Revitalisasi
Sebagai pengamat kesehatan, Natsir berpendapat, tidak adanya revalitalisasi 
pelayanan kesehatan masyarakat adalah masalah terbesar dunia kesehatan 
Indonesia sekarang. Dan ia optimis, lima tahun mendatang Endang akan berhasil 
menangani masalah tersebut.

"Kita harus mengadakan revitalisasi. Perbaikan puskesmas, infrastuktur, sampai 
penyediaan SDM. Semua harus seimbang," Natsir menekankan. Ketika dibenturkan 
dengan masalah biaya, Natsir menukas, "Itu dia. Harusnya pemerintah memberi 
lebih banyak anggaran untuk ini. Coba bayangkan, anggaran untuk kesehatan cuma 
2,39% dari APBN, sedangkan pendidikan mendapat 20%. Harusnya ada keseimbangan 
anggaran antara dua bidang ini. Gimana orang bisa pintar kalau tidak sehat?"

Untuk mendengar wawancara dengan Natsir Nugroho, dapat Anda klik padah situs 
web: 
http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia/article/belum-100-hari-menkes-bermasalah


* PMI BANGUN RUMAH UNTUK KORBAN GEMPA

Satu bulan 10 hari telah lewat. Banyak korban gempa Padang masih belum memiliki 
tempat tinggal. Palang Merah Indonesia cabang Sumatra Barat akan segera 
membangun rumah sementara, temporary shelter, untuk korban yang masih menjadi 
tunawisma. Namun bagaimana masalah pembebasan tanahnya dan di mana saja rumah 
ini akan dibangun? Ikuti wawancara Radio Nederland Wereldomroep dengan 
Hidayatul Irwan koordinator Operasi PMI Sumatra Barat: 

Mengenai pelaksanaan pembangunan temporary shelter tersebut Hidayatul Irwan 
menjelaskan pembangunan dilaksanakan di lokasi rumah penduduk yang hancur, jadi 
tidak ada permasalahan pembebasan tanah. Terlebih lagi, bantuan yang diberikan 
PMI adalah bantuan pembangunan rumah sementara, bukan rumah permanen. 

Dana yang dikeluarkan untuk pembangunan rumah sementara tiap rumah adalah 
sekitar tiga juta rupiah. Rumah kayu yang akan dibangun besarnya kira-kira 4x6 
meter persegi. Selain dari PMI, penduduk kiranya juga dapat menggunakan 
bahan-bahan bangunan atau kayu sisa bangunan rumahnya yang ambruk. 

PMI hanya membantu pembangunan rumah sementara sedang pemerintah diharapkan 
segera memberikan bantuan permanen rehalibitasi tempat tinggal penduduk. Irwan 
melanjutkan pemberian bantuan temporary shelter ini pun tidak ke seluruh 
korban, karena bukan hanya PMI yang ikut program ini, NGO-NGO lain juga ikut 
andil. PMI hanya ingin ikut berperan dalam mempercepat proses pemberian bantuan 
pada korban.

Untuk mendengarkan wawancara dengan Hidayatul Irwan, dapat klik di situs web:  
http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia/article/pmi-bangun-rumah-untuk-korban-gempa-1


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.radionetherlands.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke