--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Senin 09 November 2009 14:40 UTC ** BENCANA TANAH LONGSOR DAN GEMPA BUMI ** PEMERINTAH FILIPINA TINDAK TEGAS ABU SAYYAF ** ORANG TIDAK PUAS DENGAN KAPITALISME ** TOPIK PERS: MAFIA DAN POLISI BERGANDENG TANGAN DI CINA, DAN DIBALIK AMUK FORT HOOD ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: WARGA BELANDA MENEROBOS CELAH TEMBOK ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PEJUANG ANTI RAJAM IRAN DIANUGERAHI TULIP BELANDA ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: SENJA KELABU WALASSE TING ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: SATU KOSONG UNTUK OBAMA ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: BELUM 100 HARI, MENKES BERMASALAH ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: PMI BANGUN RUMAH UNTUK KORBAN GEMPA * BENCANA TANAH LONGSOR DAN GEMPA BUMI Sedikitnya empat belas orang tewas dan tujuh cedera di Sulawesi akibat tanah longsor yang disebabkan hujan lebat. Sekitar dua puluh rumah tertimbun tanah longsor. Wilayah tersebut terletak di pegunungan Sulawesi selatan. Tanah longsor sering terjadi di musim hujan. Sementara itu di Sumbawa terjadi gempa bumi yang meminta satu korban jiwa. Gempa berkekuatan 6,7 pada skala Richter. Pusat gempa terletak lima belas kilometer barat laut Raba, ibukota Sumbawa. Sebuah jembatan hancur dan puluhan rumah serta bangunan rusak. Tidak ada peringatan tsunami. Indonesia, termasuk Sumbawa terletak pada apa yang disebut lingkaran api Pasifik sehingga rentan terhadap gempa bumi dan letusan gunung berapi. September lalu, lebih dari seribu orang tewas akibat gempa bumi di Sumatra Barat. * PEMERINTAH FILIPINA TINDAK TEGAS ABU SAYYAF Pemerintah Filipina bersumpah membalas dendam terhadap gerakan teror Abu Sayyaf menyusul pemenggalan kepala seorang sandera. Kepala tersebut ditemukan di sebuah pom bensin di Pulau Jolo. Korban berusia 36 tahun itu diculik tiga pekan lalu oleh Abu Sayyaf, tapi keluarga menolak membayar uang tebusan sekitar 28 ribu euro. Tubuh korban masih belum ditemukan. Presiden Gloria Arroyo telah memerintahkan tentara dan polisi untuk menindak keras kelompok tersebut. Sejak awal sembilan puluhan, Abu Sayyaf mengangkat senjata untuk mendirikan propinsi islam merdeka di tengah-tengah mayoritas penduduk katolik Filipina. Kelompok tersebut mendapat dukungan dari jaringan al-Qaeda. * ORANG TIDAK PUAS DENGAN KAPITALISME Semakin banyak orang yang tidak puas terhadap kapitalisme dan berpendapat kesejahteraan harus dibagi adil. Demikian hasil jajak pendapat BBC di 27 negara berkaitan dengan jatuhnya tembok Berlin hari ini dua puluh tahun silam. Tahun 1989, kapitalisme masih dipandang oleh banyak orang sebagai sistim ideal, tapi sebagian besar responden sekarang mengatakan kapitalisme harus direformasi. Tidak lebih dari 11 persen yang mendukung ekonomi pasar bebas; para pendukung terutama berada di Amerika Serikat dan Pakistan. Di hampir semua negara, mayoritas berpendapat pemerintah harus memainkan peran lebih besar dalam perekonomian. Menurut para peneliti, hal itu terutama disebabkan oleh krisis ekonomi global tahun lalu. Mengenai pecahnya Uni Sovyet, pendapat terpecah belah. Di negara-negara Eropa seperti Jerman, Prancis, dan Inggris, sebanyak tiga perempat menyatakan positip. Sedangkan di tempat lain, gambarannya berbeda. Di Mesir, India, dan Indonesia, banyak yang berpendapat akhirnya Uni Sovyet merupakan hal buruk. * PERINGATAN JATUHNYA TEMBOK BERLIN Hari ini di Berlin berlangsung peringatan jatuhnya tembok Berlin dua puluh tahun silam. Tembok itu memisahkan Berlin Barat dan Timur. Jatuhnya tembok Berlin bermuara pada akhir Perang Dingin. Di ibukota Jerman, terutama di Brandenburger Tor, simbol penyatuan Jerman, berlangsung berbagai perayaan selama sehari penuh. Tengah hari ini, Kanselir Angela Merkel akan berjalan menuju Bornholmer Strasse, pos perbatasan pertama yang dibuka pada 9 November 1989, sesudah aksi protes berminggu-minggu. Merkel akan didampingi mantan pemimpin Uni Sovyet Mikhail Gorbachev dan Lech Walesa. Walesa adalah pemimpin serikat buruh Polandia Solidaritas yang pertamakali menantang para penguasa komunis di Eropa Timur. Tidak hadir dalam peringatan ini adalah mantan kanselir Jerman Barat Helmut Kohl. Karena alasan kesehatan, Kohl tidak hadir. Sejumlah besar pemimpin pemerintahan Eropa dan Menlu Amerika Serikat Hillary Clinton hadir di sana. Tembok Berlin, yang panjangnya mencapai 155 kilometer dibangun pada 13 Agustus 1961. Dengan tembok itu, rejim komunis Jerman Timur ingin mengakhiri arus pengungsi warganya ke Berlin Barat. Sekitar seratus orang diperkirakan tewas ketika berupaya menyebrangi tembok pembatas menuju Berlin Barat. * PENERIMA NOBEL FISIKA 2003 TUTUP USIA Ilmuwan Vitali Ginzburg meninggal dunia di Moskou. Tahun 2003, ia menerima hadiah Nobel fisika bersama-sama dengan sejawat Rusia Alexei Abrikosov dan ilmuwan Amerika, Anthony Leggett. Hadiah dianugerahkan atas penelitian mereka mengenai super konduktor. Di tahun empat puluh dan lima puluhan Ginzburg terlibat dalam pengembangan bom hidrogen. Ia bekerjasama antara lain dengan ahli atom Andrei Sakcarov. Ginzburg adalah pendukung Sacharov dalam menuntut reformasi demokrasi di tahun 70an dan 80an. Gizburg merupakan seorang ateis berlatar belakang yahudi. Ia mengkritik peran gereja ortodoks Rusia yang semakin besar menyusul pecahnya Uni Sovyet. Bersama dengan para ilmuwan lain, Ginzburg menandatangani surat yang memprotes hal itu. Vitali Ginzburg mencapai usia 93 tahun. * IDA TEWASKAN PULUHAN ORANG DI EL SALVADOR Topan Ida menewaskan 120 orang akhir pekan lalu di El Salvador. Pemerintah tidak menutup kemungkinan jumlah korban bertambah karena di propinsi-propinsi sebelah timur, puluhan orang masih hilang. Sebagian besar korban tewas akibat banjir lumpur karena hujan lebat. Ida, sementara telah melewati semenanjung Yucatan, di mana terletak kota wisata pantai Cancun yang kali ini selamat dari sapuan topan. Kekuatan Ida sudah berkurang tapi diperkirakan akan menguat kembali apabila mencapai Teluk Meksiko. Gubernur negara bagian Louisiana di Amerika Serikat telah mengumumkan situasi darurat. Garda nasional sudah bersiap siaga. Ida akan mencapai pantai Amerika Serikat Selasa besok. Salah satu kota yang terancam adalah New Orleans, yang empat tahun lalu porak poranda akibat Topan Katrina. * GUGATAN TERHADAP AIRBUS Para ahli waris dari delapan korban pesawat Airbus Mei tahun ini, akan berupaya mendapatkan ganti rugi melalui pengadilan. Mereka mengajukan gugatan di dua pengadilan di Amerika Serikat terhadap pabrik pesawat Airbus serta sejumlah produsen onderdil pesawat. Airbus dari maskapai penerbangan Prancis Air France jatuh ke laut 31 Mei lalu dalam penerbangan dari Rio de Janerio, di Brasil menuju Paris. Semua 228 penumpang tewas. Penyelidikan terhadap musibah masih berlangsung; temuan pertama menunjukkan adanya kerusakan pada sensor cuaca dan alat-alat lainnya dalam pesawat tidak berfungsi. Rongsokan pesawat dan kotak hitam tidak pernah ditemukan. Mereka kemungkinan terkubur di dasar laut. Akhir pekan lalu, pemerintah Prancis mengumumkan upaya pencarian baru. * KOLOMBIA JENGKEL TERHADAP VENEZUELA Kolombia mempertimbangkan untuk mengadu ke Perserikatan Bangsa Bangsa karena pernyataan Presiden Venezuela Huga Chavez. Chavez menyatakan ketakutannya terhadap serangan Amerika Serikat yang dilancarkan dari Kolombia. Dalam pidato mingguannya, Chavez mengimbau baik tentara Venezuela maupun penduduk agar bersiap-siap menghadapi kemungkinan perang. Ini merupakan reaksi atas ditandatanganinya perjanjian militer antara Amerika Serikat dengan Kolombia. Tentara Amerika boleh menggunakan tujuh pangkalan militer di Kolombia. Kolombia jengkel dengan bahasa perang Chavez itu. Kolombia menyatakan tidak memiliki maksud jahat dalam kerjasama dengan Amerika Serikat. * KEPANIKAN DI ALASKA AKIBAT FLU H1N1 Di sebuah pulau di Alaska, pecah kepanikan gara-gara Flu H1N1. Seluruh penduduk di pulau Diomede yang terpencil berjumlah 130 jiwa ternyata terjangkit virus H1N1. Tentara Amerika mengerahkan helikopternya untuk membawa tim medis dan obat-obatan ke Diomede. Tiga pasien yang kondisinya parah dibawa ke rumah sakit di kota Nome. Pulau tersebut terletak di Selat Bering antara daratan Amerika dengan Rusia. Wilayah itu hanya bisa dicapai dengan helikopter. Jalur pesawat umum ditutup empat bulan lalu karena biayanya mahal. * PENGADILAN ROY BENNET DITUNDA SAMPAI RABU Proses pengadilan terhadap pimpinan MDC Roy Bennet di Zimbabwe ditunda sampai Rabu sesaat sesudah dimulai. Hakim harus memutuskan terlebih dahulu apakah akan mengijinkan sejumlah saksi. Bennet adalah sejawat satu partai Perdana Menteri Morgan Tsvangirai. Ia diadili karena kegiatan teroris dan terancam hukuman seumur hidup. Bennet nyaris menjadi menteri muda pertanian dalam kabinet kesatuan nasional, tapi ditangkap sesaat sebelum dilantik. MDC berpendapat kasus ini bernuansa politik. Oleh karena itu bulan lalu Tsvangirai memutuskan untuk sementara menghentikan kerjasama dengan pemerintah kesatuan nasional. Presiden Mugabe membantah itu adalah proses politik. Ia mengatakan Roy Bennet bisa tetap menjadi menteri apabila hakim membebaskannya. * BERITA BURSA Bursa-bursa Eropa mengawali pekan ini dengan positif. Di Amsterdam, indeks AEX tercatat pada 310,91 atau 1,2% keuntungan. Bursa di Frankfurt, London, dan Paris naik sampai 0,9%. Bursa Tokyo hari ini ditutup dengan keuntungan tipis. Para eksportir memanfaatkan kurs dolar yang menguntungkan terhadap yen. Indeks Nikkei ditutup 0,2% lebih tinggi pada 9808,99 poin. 1 C = $1,4961 1 C = Rp.14.083 1 $ = Rp. 9.415 * MAFIA DAN POLISI BERGANDENG TANGAN DI CINA, DAN DIBALIK AMUK FORT HOOD Di Chongqing, Cina tengah berlangsung mega proses terhadap ribuan penjahat, koruptor, dan polisi. Demikian diberitakan harian sore NRC Handelsblad. Seluruhnya ada 4893 tersangka, 24 gembong mafia, dan 300 pejabat tinggi dan menengah polisi, kejaksaan, serta pejabat pemerintah yang semuanya adalah anggota penting Partai Komunis. Para mafia beroperasi dengan proteksi polisi di berbagai sektor seperti perbankan, konstruksi bangunan, angkutan umum, taksi, kasino, dan juga spa kesehatan termasuk bordil serta hotel-hotel mewah di kota yang paling berkembang pesat di Cina. Anggota mafia, termasuk sejumlah besar petugas polisi, digunakan untuk melakukan kerja kotor seperti penggusuran, intimidasi, bahkan pembunuhan. Sentral dalam proses pekan lalu adalah gembong mafia, nyonya Xie Caiping yang memiliki 30 kasino gelap di hotel-hotel mewah dan bahkan di kantor-kantor polisi. Ia dijatuhi hukuman 18 tahun penjara karena perdagangan narkoba, judi gelap, dan memerintahkan penganiayaan. Xie, salah satu mata rantai dalam jaringan bisa bertindak leluasa karena iparnya adalah pemimpin kejaksaan sedangkan keponakannya adalah penjabat ketua dinas intelijen di kota itu. Kedua tokoh ini sekaligus anggota kongres rakyat di Beijing. Tiga tersangka lainnya adalah milyarder yang sering muncul di televisi dan masuk dalam kalangan politik tinggi di Cina. Demikian NRC Handelsblad. Beralih ke Texas, Amerika Serikat. Para penyelidik masih menggali motif mayor Nidal Malik Hassan ketika Kamis lalu melepas rentetan tembakan terhadap sejawatnya di pangkalan tentara di Foort Hood yang menewaskan 13 orang dan melukai 29 lainnya. Mereka menyimpulkan aksi Malik Hassan itu disebabkan oleh gabungan tekanan emosi, ideologi, dan agama, mungkin dengan keyakinan bahwa ia melakukan misi bunuh diri seorang ekstrimis walau bukan menjadi bagian dari kelompok teroris yang lebih luas. Para penyelidik menyatakan Malik kemungkinan sudah lama menderita stress yang semakin diperparah oleh stress kerja. Sebagai psikiater, ia bekerja dengan para veteran yang juga menderita masalah psikis serius. Amukan Kamis lalu mencerminkan tekanan yang dihadapi para psikiater dengan pasien mereka. Mayor Hassan hanyalah satu dari sejumlah psikiater militer yang berupaya membantu para veteran bermasalah yang jumlahnya semakin banyak. Tahun ini saja 117 tentara aktif dilaporkan melakukan bunuh diri. Tentara hanya memiliki 408 psikiater dan mereka harus melayani 553 ribu tentara aktif. Sebagian tentara yang sudah pulang dari perang, dan menderita serangan panik dan mimpi buruk, mengatakan mereka harus menunggu satu tahun lamanya untuk mendapat bantuan. Sementara para profesional itu harus menangani 10 pasien atau lebih setiap harinya dan sebagian besar menderita trauma perang atau cacat. Mereka ini, yang dipekerjakan untuk membantu orang lain justru pada akhirnya butuh bantuan. Sebagian mengalami depresi, dan sebagian lain yang tidak kuat, keluar seperti Dr. Bret A Moore, psikolog di Fort Hood. 'Saya merencanakan karier di tentara tapi saya burn out sesudah lima tahun. Masalah terbesar adalah keletihan empati. Anda tidak mampu lagi merasakan koneksi dengan pasien, empati anda habis'. Tentara tahun ini sudah menambah jumlah staf untuk melayani para veteran bermasalah yang mencapai 34 ribu. Penembakan Kamis lalu mengangkat pertanyaan: siapa yang akan membantu para konselor itu? Demikian International Herald Tribune. Dan sekian ulasan pers. * WARGA BELANDA MENEROBOS CELAH TEMBOK Selama musim rontok tahun 1989 warga Eropa Barat berharap-harap cemas: orang-orang Eropa Timur, yang selama ini bermimpi ingin melarikan diri ke Barat, kini bisa mewujudkan impian tersebut. Ternyata tidak ada banjir arus pendatang. Yang terjadi adalah arus orang Barat ke Timur, menerobos tembok yang kini terbuka. Di antara mereka terdapat bankir, pengusaha tani, dan pengusaha kecil asal Belanda. Mereka adalah pionir, yang berusaha membuka peluang usaha di negara-negara bekas Blok Timur ini. Laporan Laurens Nijzink. Logam Ketika itu Herman Hutten memiliki suatu perusahaan logam di Belanda. Saat Tembok runtuh, ia sudah punya hubungan bisnis kecil dengan Jerman Timur. Ia langsung melihat peluang: Herman Hutten: "Perusahaan besar tentunya pertama-tama akan mengirim beberapa analis. Padahal, kalau kita berpikir jernih, kita berhadapan dengan Jerman Timur yang sedemikian luas, yang berbeda dengan negara-negara Blok Timur lainnya, punya saudara kembar dengan kemampuan dana sangat besar. Kami tahu, Jerman Barat akan ikut membiayai semua kegiatan." Di suatu bangunan pabrik tua, di atas lahan sewaaan, pada bulan Februari 1990, Herman Hutten telah membuka pabrik baru di Jerman Timur. Buah-buahan tropis Pengusaha otodidak, Frans Nieuwenhuizen, sebelumnya hanya mengenal Jerman Timur dari jalan raya saja. Jika ia mengemudikan truk-truk bermuatan barang bantuan untuk Polandia. Sembilan hari setelah Tembok jatuh, ia sudah berkeliaran di Jerman Timur, mencari pembeli bahan anti karat bagi mobil. Beberapa pekan kemudian ia tahu, menjual buah-buahan tropis tampaknya akan lebih menguntungkan. Dengan bekal pengetahuan tiga kata Bahasa Jerman, ia mulai menggarap pasar setempat. "Turunkan muatan dari truk, siapkan timbangan, kantong plastik dan sejumlah uang recehan, lalu langsung mulai." Dalam tempo beberapa bulan saja, Frans Nieuwenhuizen sudah punya jaringan luas pelanggan besar. Frans Nieuwenhuizen: "Selama beberapa waktu, saya berkeliling menggunakan mobil karavan. Karena, ketika itu, belum ada hotel. Sebagai pedagang keliling, saya menggunakan mobil karavan itu sebagai tempat tidur, gudang dan kantor. Mobil saya parkir di muka rumah pelanggan. Sebelumnya, pada bulan-bulan pertama, saya tidur di mobil Volvo tua saya, hanya berbekal selimut dan bantal." Perantara Bagi Ad Heymans dan ayahnya, dua orang ini mendalami usaha pertanian, kenangan pada tahun 1989 masih jelas: Ad Heymans: "Ketika itu saya sering berhubungan dengan Kedutaan Besar Polandia di Den Haag. Kami banyak mendengar tentang berbagai hal, lalu berpikir ... Itu negeri besar, dengan 40 juta penduduk. Memang saat itu pun komunisme sudah mulai payah. Dan semua orang merasa, tidak lama lagi, itu semua akan berakhir. Pada suatu ketika, kita harus memberanikan diri, dan mulai melihat-lihat." Ketika Tembok benar-benar roboh, Heymans senior dan yunior sudah punya banyak kontak di Polandia. Orang Polandia butuh modal dan 'know-how' untuk merombak sektor pertanian mereka, sementara pengusaha tani Belanda sedang mencari peluang untuk memperluas kegiatan mereka. Ad Heyman mempertemukan dua pihak ini. Untung besar Ad Heymans hingga kini masih melakukan kegiatan usaha di Polandia. Kini ia pengusaha properti. Pada tahun 1991, karena butuh ruangan kantor, Heymans senior dan yunior, memutuskan akan membangun sendiri. Kini mereka menguasai berbagai gedung perkantoran, senilai 400 juta euro. Pada tahun 1990-an, Herman Hutten juga ikut memanfa'atkan 'boom' proyek perkantoran di Jerman Timur. Jerman Barat menyediakan banyak dana untuk membangun Jerman Timur. Dan orang Belanda ikut memetik keuntungan dari proyek ini. Antara lain, karena "warga Jerman Timur tidak menyukai mentalitas warga Jerman Barat," kata Herman hutten. Jualan es di kutub Juga Frans Nieuwenhuizen mengalami masa subur tersebut. Permintaan akan buah-buahan tropis seolah tak mengenal batas. Dalam tempo sembilan bulan, omset usaha Frans Nieuwenhuizen telah mencapai 14 juta Mark Jerman. Setahun kemudian, dengan cara yang sama, ia mencoba memasarkan bir buatan Belanda. Usaha yang bermula dengan membawa satu krat bir di truk berisi buah-buahan, dalam tempo satu tahun meningkat jadi bisnis bernilai tujuhbelas juta gulden. Padahal, menurut Frans Nieuwenhuizen, menjual bir buatan Belanda pada orang Jerman, bak 'menjual es pada orang Eskimo". Semangat pionir bagi para pengusaha seperti ini, tampaknya sudah mendarah daging. Jadi, jangan heran, kini mereka sudah mulai lebih melebarkan sayap lagi. Perekonomian Polandia dan Jerman Timur sudah semakin dewasa. Tapi, Rumania, dan lebih jauh lagi, ke wilayah Asia sana, masih banyak wilayah yang bisa dijelajah. * PEJUANG ANTI RAJAM IRAN DIANUGERAHI TULIP BELANDA Shadi Sadr telah menolong banyak perempuan Iran lewat advokasi legal. Ia juga memulai kampanye menentang perajaman. Shadi Sadr dianugerahi salah satu penghargaan Belanda paling bergengsi di bidang HAM: penghargaan Tulip. Tak dinyana, ia pernah mengalami sendiri kekerasan rezim Iran terhadap perempuan. Laporan Perro de Jong "Mereka memukuli dan memaksa saya ikut," Shadi Sadr bercerita pada Radio Nederland. Ditengah protes menentang Presiden Mahmoud Ahmadinejad Juni lalu, ia ditangkap dan dibawa ke penjara Evin di Teheran yang terkenal berbahaya. Penginterogasinya kenal betul siapa dirinya. Pada 2004, Sadr membentuk Raahi: sebuah organisasi untuk perempuan yang bermasalah dengan hukum. Karena hanya punya sedikit hak - dan lebih sedikit uang - perempuan Iran biasanya tidak berdaya di pengadilan. Untuk hal-hal semacam inilah Raahi didirikan: mereka menawarkan advokasi legal gratis. Beberapa waktu kemudian, pemerintah menutup organisasi ini. Rajam Beberapa waktu lalu, Sadr kembali bertikai dengan rezim Iran. Ia memulai kampanye "untuk membela perempuan yang dihukum rajam," katanya. Perempuan, karena korban hukuman tradisional - yang sering dianggap barbar - ini biasanya perempuan. Hampir tidak pernah laki-laki. Ketika Sadr ditangkap Juni lalu, penginterogasinya di penjara Evin menuduhnya dikontrol kekuatan dari luar [negeri] yang bertujuan menggulingkan Presiden Ahmadinejad. Tapi tidak seperti pengunjuk rasa lain yang turun ke jalan menuntut diulangnya pemilu, Sadr dilepaskan setelah 11 hari ditahan, tanpa disiksa sedikit pun. Perjuangan Sejak pembebasannya - yang ia percaya dikarenakan tekanan internasional terhadap Teheran - Shadi Sadr tinggal di Jerman. Pemerintah Belanda menganugerahinya penghargaan Tulip untuk "keberanian luar biasa"-nya. Namun, menurut Sadr, bukan hanya perjuangannya yang dihargai lewat penghargaan ini. Ia mempersembahkan penghargaan Tulip - yang diterimanya dari Menlu Belanda Maxime Verhagen di Den Haag - untuk "semua orang di Iran yang setiap hari memperjuangkan haknya." Walaupun protes menuntut diulangnya pemilu presiden tidak berhasil, ia tetap optimis. "Hari demi hari, jurang antara pemerintah dan masyarakat makin besar," katanya, "Tak ada pemerintahan yang bisa sukses dengan jurang sebesar itu dalam waktu yang lama, jadi pemerintah harus menyelesaikan masalah dengan masyarakat, atau masyarakat akan menyelesaikan masalah mereka sendiri." Proyek Penghargaan Tulip juga dalam bentuk uang sebesar 10.000 euro. Selain itu, penghargaan ini juga menyediakan dana maksimal 100,000 euro untuk proyek yang diajukan pemenang. Proyek ini bertujuan untuk melanjutkan perjuangan mereka. * SENJA KELABU WALASSE TING Seniman Cina-Amerika Walasse Ting belum meninggal. Demikian kata Nico Delaive, dealer seni Belanda ternama yang juga sahabat Ting. "Namun keadaannya sekarang mengenaskan. Ting sendiri tidak akan menyebutkan hidup". Lebih jauh laporan Agnes Chen. Ting sekarang tinggal di panti jompo di Amstelven, Amsterdam Selatan. Setelah menderita gagar otak parah pada 2002, ia didiagnosa lumpuh otak. Menurut Delaive, Ting saat ini dirawat di sebuah panti jompo di Amsterlven, Amsterdam Selatan. "Saya sudah tiga tahun tidak ketemu dia," kata Delaive kepada Radio Nederland. "Tidak ada yang dibolehkan menjenguknya. Anak-anak mereka di Amerika melarang orang mengunjunginya." Kebenaran 13 Oktober lalu Walasse merayakan ulang tahunnya yang ke-80. Untuk itu Delaive Gallery di Amsterdam menggelar pameran lukisan Ting dari koleksi pribadi. Menurut Delaive, pameran itu bertujuan untuk menarik perhatian atas keadaan Ting. "Banyak yang menduga Ting sudah pensiun. Bahkan banyak yang menduga ia sudah meninggal. Tapi dia masih hidup. Namun demikian, dia dulu pernah bilang kalau suatu hari dia tidak bisa melukis lagi dia lebih baik mati. Yang jelas dia belum mati. Orang harus tahu keadaan dia sebenarnya!" Master seni dan hidup Perjalanan hidup Ting dari tempat kelahirannya di Shanghai sampai ke panti jompo di Belanda penuh liku. Ting Walasse terkenal karena lukisannya tentang wanita dan bunga yang kaya warna. Tidak hanya terkenal karena karya seninya saja, Walasse juga dikenal karena gaya hidupnya yang eksentrik. Lukisan, makanan dan wanita adalah inti hidup Walasse. Ting pindah ke Paris saat dia berusia 17 tahun. Setelah enam tahun dia pindah ke New York. Di sana ia menjadi bagian aliran seni Pop Art. Ia kemudian berteman dengan artis-artis ternama Amerika seperti Andy Warhol dan Sam Prancis. Pada 1964 ia dan Sam Francis menerbitkan buku legendari "One Cent Life". Buku yang dihiasi dengan 68 foto berwarna dari para artis sperti Roy Lichtenstein, Karel Appel, Andy Warho dan Ting sendiri itu menjadi simbol kejayaan seni pada masa itu. Masa Senja Suram Ting mendapatkan kewarganegaraan Amerika pada awal tahun '70an. Ia semakin sering ke Belanda dan pada 2000 menetap di Amsterdam. Nico Delaive dan Walasse Ting berteman setelah mereka secara kebetulan bertemu di jalan. Menurut Delaive, seniman yang sangat menikmati hidup seperti Ting, tidak akan mau hidup seperti yang ia jalani saat ini. "Ia pernah bilang dia tidak bisa melukis warna tanpa seks. Sebelum seks dia melukis dengan warna hitam putih. Setelah seks, hidupnya seperti menjadi terang. Dan makanan! Tidak ada orang yang menikmati makanan seperti dia. Sekaran perawat harus mendulang dia. Wanita yang dia cintai dan sudah hidup bersama selama 18 tahun tidak boleh menemaninya. Saya tidak bisa membayangkan dia mau hidup seperti ini." Tidak ada yang bisa membantu Menurut Delavie dokter Ting sudah bilang kepada anak-anak seniman itu bahwa tidak ada kemungkinan ia akan pulih. Berdasarkan undang-undang Belanda ini berarti keluarga bisa mengajukan permohonan eutanasi. Namun demikian keluarganya tetap menginginkan Ting tetap hidup. Delavie berkata,"Saya sudah menghubungan Kedutaan Amerika dan semua instansi terkait lainnya. Menurut mereka karena Ting warga Amerika, undang-undang Belanda itu tidak berlaku untuknya. Saya tidak tahu kenapa mereka ingin tetap mempertahankan Ting tapi sama sekali tidak memberikan perhatian. Saya ingin seluruh dunia tahu bahwa Walasse Ting masih hidup. Namun hidupnya sekarang sama sekali tidak manusiawi." * SATU KOSONG UNTUK OBAMA Debat tentang reformasi mendalam dan mahal terhadap sistem layanan kesehatan Amerika, pada pekan-pekan mendatang akan berlanjut di Senat. Akhir pekan silam Dewan Perwakilan sudah menyetujui rancangan itu dengan 220 suara setuju lawan 215 suara menentang. Di dalam Senat, Presiden Barack Obama juga menghadapi tantangan besar, termasuk dari kalangan Partai Demokratnya sendiri. Laporan koresponden Reinout van Wagtendonk dari New York. Debat dalam Dewan Perwakilan Amerika sempat berlangsung begitu sengit sebelum dewan akhirnya menyetujui rancangan ini. Ahad dini hari, Tom Price, wakil Partai Republik, masih berupaya sekuat tenaga merongrong jalannya perdebatan. Dia berkali-kali menyatakan saya protes, saya protes, sayap protes. Tetapi akhirnya kubu Partai Demokrat berhasil meyakinkan anggota Dewan lain supaya menyetujui rancangan reformasi yang dikehendaki Presiden Barack Obama. Sementara itu, kalangan kiri liberal kecewa, karena dana bagi pengguguran kandungan dibatasi. Ini harus dilakukan supaya kalangan Demokrat dari selatan yang lebih konservatif, bersedia mendukung rancangan itu. Walau begitu, masih 37 orang wakil Partai Demokrat menentang rancangan ini. Ternyata mereka tidak bisa menghalangi Nancy Pelosi, ketua Dewan Perwakilan Amerika menyatakan kemenangan. Anti kebebasan Partai Republik yang beroposisi justru bertekad melancarkan perlawanan terhadap kekalahan yang kecil ini. Obama dan sebagian besar kalangan Demokrat berupaya supaya setiap orang Amerika punya asuransi kesehatan. Untuk itu asuransi kesehatan akan menjadi wajib, baik bagi kalangan partikelir maupun majikan. Menurut Phil Gingrey, anggota Dewan Perwakilan partai Republik, itu justru berlawanan dengan UUD Amerika dan dengan kebebasan. Phil Gingrey: Saya kira itu tidak sesuai dengan UUD. Tidak pernah saya lihat dalam sejarah Amerika kita berbuat demikian. Itukah Amerika? Saya kira tidak. Mahal Biaya pembaruan kesehatan ini juga dilawan oleh para penentangnya. Asuransi kesehatan bagi siapa saja dan reformasi lainnya dalam 10 tahun diperkirakan akan menghabiskan biaya satu trilyun dolar. Kalangan Republik mati-matian berpendapat pengambilalihan layanan kesehatan oleh pemerintah adalah tujuan akhir yang ingin dicapai Obama. Dan ini mereka anggap sebagai sistem sosialis bagi pelayanan kesehatan. Jelas Obama membantahnya. Ia menekankan keuntungan yang bisa diraih oleh puluhan juta orang Amerika yang tidak punya asuransi kesehatan. Atau ketika jatuh sakit mendapati asuransi mereka tidak mencakup penyakit yang mereka idap. Obama juga berterima kasih kepada kalangan yang menyetujui rancangan UU ini karena mereka begitu berani menghadapi hujan kritik kalangan oposisi. Barack Obama: Melihat suasana panas dan retorika menyesatkan seputar rancangan UU ini, saya tahu anggota Kongres begitu berani dan saya berterima kasih kepada mereka. Para penentang reformasi kesehatan sebagian berasal dari lobi asuransi yang punya uang banyak dan sebagian lagi dari kalangan kanan populis. Perhatian baik para penentang maupun pendukung reformasi kesehatan sekarang bergeser ke Senat. Senat juga harus menyetujui rancangan UU ini dan dalam Senat berlangsung debat pahit. Obama tidak bisa hanya mengharapkan dukungan kalangan Demokrat saja. Walau begitu ia tetap optimis, pemerintahnya akan bisa merombak sistem layanan kesehatan Amerika. Barack Obama: Sekarang tugas Senat Amerika untuk membawa masalah ini pada garis akhir, atas nama rakyat Amerika. Dan saya yakin mereka akan berhasil. * BELUM 100 HARI, MENKES BERMASALAH Belum 100 hari menjabat, Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih sudah ditampar kanan-kiri. Para anggota Dewan pesimis dan mempertanyakan kompetensinya. Natsir Nugroho, Ketua Majelis Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat PP Muhammadiyah sekaligus pengamat bidang kesehatan, menuturkan pendapatnya kepada Radio Nederland. "Pemilihan Endang sebagai menteri sudah melalui beberapa jenjang," tukas Natsir Nugroho. Dengan penuturannya tersebut, Natsir membantah pendapat Ribka Tjiptaning. Ribka mengatakan bahwa Endang sebenarnya tidak pantas jadi menteri, karena sebelum diangkat jadi menteri, jabatannya cuma eselon II. "Nggak masuk akal. Harusnya jangan dilihat dari eselonnya, tapi dari kompetensinya." Politik Menurut Natsir, yang dituduhkan anggota dewan kepada Endang - mulai soal kompetensi sampai pro-Amerika - semua berbau politik. "Mulai ada 'operasi pembusukan' di sini. DPR mengecapnya macam-macam, padahal belum tentu. [Mengenai kasus flu burung] waktu itu dia bekerja di bawah Depkes. Semua ada di bawah komando Menkes. Pengiriman virus itu juga perintah dari Menkes. Tidak mungkin dia sendiri yang mengirim." Sukses Natsir menyatakan, terlalu dini untuk menilai kompetensi Endang. 100 hari pertama harusnya tidak jadi titik ukur keberhasilan Endang, demikian tandasnya. Natsir berpendapat, Endang akan lebih sukses dibanding menteri sebelumnya karena ia selalu mendengarkan masukan dari berbagai pihak. Endang juga selalu melibatkan semua pihak dalam program-program kerjanya. "Ia menjalankan konsep yang ia kumpulkan dari semua komunitas kesehatan. Itu bagus sekali. Artinya, ada satu usaha mengakomodasi pendapat masyarakat kesehatan yang selama ini kurang diperhatikan." Endang belajar dari pengalaman sebelumnya, tambah Natsir, hasilnya pasti berbeda jika didukung semua masyarakat. Revitalisasi Sebagai pengamat kesehatan, Natsir berpendapat, tidak adanya revalitalisasi pelayanan kesehatan masyarakat adalah masalah terbesar dunia kesehatan Indonesia sekarang. Dan ia optimis, lima tahun mendatang Endang akan berhasil menangani masalah tersebut. "Kita harus mengadakan revitalisasi. Perbaikan puskesmas, infrastuktur, sampai penyediaan SDM. Semua harus seimbang," Natsir menekankan. Ketika dibenturkan dengan masalah biaya, Natsir menukas, "Itu dia. Harusnya pemerintah memberi lebih banyak anggaran untuk ini. Coba bayangkan, anggaran untuk kesehatan cuma 2,39% dari APBN, sedangkan pendidikan mendapat 20%. Harusnya ada keseimbangan anggaran antara dua bidang ini. Gimana orang bisa pintar kalau tidak sehat?" Untuk mendengar wawancara dengan Natsir Nugroho, dapat Anda klik padah situs web: http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia/article/belum-100-hari-menkes-bermasalah * PMI BANGUN RUMAH UNTUK KORBAN GEMPA Satu bulan 10 hari telah lewat. Banyak korban gempa Padang masih belum memiliki tempat tinggal. Palang Merah Indonesia cabang Sumatra Barat akan segera membangun rumah sementara, temporary shelter, untuk korban yang masih menjadi tunawisma. Namun bagaimana masalah pembebasan tanahnya dan di mana saja rumah ini akan dibangun? Ikuti wawancara Radio Nederland Wereldomroep dengan Hidayatul Irwan koordinator Operasi PMI Sumatra Barat: Mengenai pelaksanaan pembangunan temporary shelter tersebut Hidayatul Irwan menjelaskan pembangunan dilaksanakan di lokasi rumah penduduk yang hancur, jadi tidak ada permasalahan pembebasan tanah. Terlebih lagi, bantuan yang diberikan PMI adalah bantuan pembangunan rumah sementara, bukan rumah permanen. Dana yang dikeluarkan untuk pembangunan rumah sementara tiap rumah adalah sekitar tiga juta rupiah. Rumah kayu yang akan dibangun besarnya kira-kira 4x6 meter persegi. Selain dari PMI, penduduk kiranya juga dapat menggunakan bahan-bahan bangunan atau kayu sisa bangunan rumahnya yang ambruk. PMI hanya membantu pembangunan rumah sementara sedang pemerintah diharapkan segera memberikan bantuan permanen rehalibitasi tempat tinggal penduduk. Irwan melanjutkan pemberian bantuan temporary shelter ini pun tidak ke seluruh korban, karena bukan hanya PMI yang ikut program ini, NGO-NGO lain juga ikut andil. PMI hanya ingin ikut berperan dalam mempercepat proses pemberian bantuan pada korban. Untuk mendengarkan wawancara dengan Hidayatul Irwan, dapat klik di situs web: http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia/article/pmi-bangun-rumah-untuk-korban-gempa-1 --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.radionetherlands.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
