---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Senin 23 November 2009 15:00 UTC



** KECELAKAAN KAPAL DUMAI EXPRESS

** KORBAN KECELAKAAN TAMBANG DI CINA

** IRAN MULAI LATIHAN MILITER

** GEMA WARTA TOPIK TINJAUAN PERS: KB PENGARUHI IKLIM DAN DUMAI EXPRESS 
TENGGELAM

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: TIDAK TABU - PERAN BRASIL DI TIMUR TENGAH

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL:  ASIA BERUSAHA PRODUKSI VAKSIN SENDIRI

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: DRAMA PENGUNGSI - JUGA TANGGUNG JAWAB 
BELANDA 

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: FERI INDONESIA TIDAK PENUHI STANDAR KEAMANAN 

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: TETEN - SBY TIDAK BERI SANKSI PADA KEPOLISIAN



* KECELAKAAN KAPAL DUMAI EXPRESS

Petugas penyelamat masih mencari 17 korban kecelakaan kapal Dumai Express yang 
hilang di perairan Malaka. Hujan deras dan ombak besar menyulitkan pencarian 
tersebut. Setidaknya 29 orang tewas pada kecelakaan tersebut. Diperkirakan 
Kapal Dumai Express tenggelam karena cuaca buruk, namun menurut korban selamat, 
kapal memuat terlalu banyak penumpang. Selain itu, para penumpang yang 
rata-rata pulang untuk merayakan Idul Adha, membawa banyak barang. 

Sekitar 350 orang ikut berlayar dengan kapal tersebut, padahal kapasitas 
maksimal hanya 273. Hal tersebut berarti, korban hilang lebih banyak dari yang 
diumumkan pemerintah Indonesia.


* KORBAN KECELAKAAN TAMBANG DI CINA

Jumlah korban tewas pada kecelakaan di sebuah tambang batubara di Cina 
meningkat sampai di atas 100 orang. Menurut media setempat, dipastikan 104 
pekerja tambang tewas dan empat orang masih terkubur dalam tanah di tambang 
yang berlokasi di Heilongjiang, Cina timur laut. 

Sabtu lalu lorong bawah tanah di tambang tersebut runtuh setelah ledakan gas. 
Saat itu, lebih dari 500 orang sedang bekerja di sana, sebagian besar berhasil 
melarikan diri. Tambang-tambang di Cina memang terkenal berbahaya. Tiap 
tahunnya sekitar 1000 orang tewas dalam kecelakaan di pertambangan.


* IRAN MULAI LATIHAN MILITER

Iran memulai latihan militer untuk mempersiapkan diri menghadapi serangan 
berkaitan dengan instalasi nuklir di negaranya. Latihan tersebut akan 
berlangsung lima hari di sepertiga wilayah Iran. Latihan mencakup pertahanan 
dari serangan dan pengintaian udara. Media setempat menyatakan, latihan ini 
adalah latihan militer terbesar sepanjang sejarah Iran.

Iran menghadapi tekanan internasional berat  sehubungan dengan program 
nuklirnya. Dunia internasional meminta Iran menghentikan program tersebut. 
Eropa, Israel, dan Amerika Serikat menuduh Iran memproduksi senjata nuklir. 
Teheran berkeras, program nuklirnya hanya bertujuan meneliti energi atom. 
Seorang pejabat militer memperingatkan, pihaknya akan membalas dendam dengan 
serangan peluru kendali, jika Iran diserang Israel lewat jalur udara.


* PUSAT PENCARI SUAKA AUSTRALIA KACAU

Tiga puluh tujuh orang luka-luka pada kekacauan yang terjadi di pusat pencari 
suaka Australia. Sekitar 150 orang Sri Lanka dan Afghanistan berbaku hantam di 
pusat pencari suaka di Pulau Christmas tersebut. Tiga penderita luka parah 
dilarikan ke rumah sakit di Perth. Menurut polisi Australia, belum jelas apa 
penyebab baku hantam tersebut. Ketegangan mungkin muncul setelah kelompok Sri 
Lanka mendengar bahwa permohonan suaka mereka ditolak. Ruangan kedua kelompok 
tersebut sekarang dipisah. Di tempat tersebut terdapat hampir seribu pencari 
suaka.


* DARWIN DITEMUKAN DI LONDON

Minggu ini ditemukan koleksi buku langka di London: cetakan pertama buku 
Charles Darwin, On the Origin of Species. Pemilik balai lelang menyatakan, 
empat puluh tahun lalu, buku tersebut tergeletak di kamar mandi sebuah rumah di 
Oxford. Para mantan pemilik membeli buku itu dengan harga sangat murah di toko 
buku bekas. 

Buku yang ditemukan diterbitkan tahun 1859 dan merupakan salah satu dari 1250 
eksemplar yang dicetak. Dalam buku tersebut, Darwin mengajukan dasar ilmu 
evolusi modern. Rencananya, buku ini akan diluncurkan ke publik Selasa besok, 
tepat 150 tahun setelah diterbitkan. Diperkirakan buku ini akan terjual sekitar 
67.000 euro - atau 700 juta rupiah.


* VAKSINASI FLU MEKSIKO

Hari ini vaksinasi flu Meksiko untuk anak-anak dimulai di Belanda. Vaksinasi 
akan digelar di 250 tempat. Sekitar sejuta orang telah menerima surat edaran 
untuk memvaksinasikan diri melawan Infuenza Baru tipe A - demikian nama resmi 
flu ini. Kelompok berisiko lainnya, seperti manula, ibu hamil, dan pasien sakit 
parah adalah target vaksinasi selanjutnya.

Sehubungan dengan vaksinasi, banyak kota yang yang memberikan pelayanan bus 
ekstra agar orang-orang bisa tiba di tempat vaksinasi tepat waktu. Total 2500 
tenaga medis dikerahkan untuk vaksinasi ini.


* BERITA BURSA

Bursa-bursa Eropa Senin dibuka lebih tinggi. Pagi ini, indeks AEX Amsterdam 
untung 1,5% pada 315 poin. Paris, London, Frankfurt juga untung 1,5%.

Bursa Tokyo ditutup sehubungan libur hari besar.

1 Eur = 1,49 USD
1 Eur = Rp.14.145,-
1 USD = Rp.9.445,-


* KB PENGARUHI IKLIM DAN DUMAI EXPRESS TENGGELAM

Pertumbuhan penduduk yang terlalu cepat akan memperparah perubahan iklim. 
Demikian peringatan PBB pada konferensi iklim di Kopenhagen beberapa waktu 
lalu, tulis harian Belanda Trouw.

Nyatanya, India tidak mengindahkan peringatan ini. "Apa hubungan pertumbuhan 
penduduk dengan perubahan iklim? Ini mengada-ada," kata Menteri Lingkungan 
Hidup India. Direktur Pusat Ilmu Pengetahuan dan Lingkungan di New Delhi juga 
setuju. "Sekarang, semua hal dihubungkan dengan perubahan iklim. Ini konyol!" 
tukasnya. "Kebijakan iklim bersifat internasional, sedangkan kebijakan penduduk 
nasional," tambahnya lagi.

Dengan 1,17 milyar penduduk India adalah negara terpadat kedua di dunia, 
setelah Cina. Walaupun tidak percaya hubungan pertambahan penduduk dan 
perubahan iklim, India sebenarnya sudah berusaha menekan angka kelahiran. 
Selain sosialisasi antikonsepsi, seperti pil KB dan kondom, India juga 
menggelar kampanye untuk menunda usia pernikahan. "Sumber daya alam India tidak 
akan cukup untuk memenuhi kebutuhan penduduk yang terus bertambah," kata 
Menteri Kesehatan India. 

"Perempuan juga harus dilibatkan secara aktif dalam pembangunan," tegas salah 
satu manager LSM di India. "Kalau berpartisipasi aktif, mereka akan memilih 
untuk punya sedikit anak. Dengan begitu bukan hanya masalah sumber daya yang 
tertangani, masalah iklim juga," lanjutnya lagi. Politisi perempuan India 
mendukung pendapat ini. "Emansipasi perempuan adalah rem terbaik bagi 
pertambahan penduduk. Bahkan lebih luas dari itu, emansipasi perempuan adalah 
obat bagi banyak masalah," tuturnya kepada harian Trouw.

Beralih ke Indonesia. Harian Belanda Brabants Dagblad dan harian Belgia de 
Standaard menyorot kecelakaan kapal Dumai Express di perairan Indonesia. Kedua 
media menyatakan, kapal ini memuat terlalu banyak penumpang. Catatan perjalanan 
menunjukkan terdapat 213 penumpang dan 13 awak kapal. Nyatanya, kapal tersebut 
memuat hampir 300 penumpang.

Empat di antaranya meninggal dan 292 orang berhasil diselamatkan. Demikian 
dinyatakan Sunaryo, Dirjen Transportasi Laut Departemen Perhubungan, tulis 
Brabants Dagblad. Kapal ini sedang berlayar dari Batam ke Dumai. Satu setengah 
jam setelah berlayar, kapal tenggelam di dekat pulau Karimun. Departemen 
Perhubungan masih mencari penyebab kecelakaan ini. Cuaca di daerah tersebut 
memang buruk beberapa hari belakangan, badai dan hujan deras. Demikian Brabants 
Dagblad.

Hampir bersamaan dengan tenggelamnya kapal Dumai Express, tak jauh dari lokasi 
terjadi kecelakaan yang sama. Sebuah kapal berpenumpang 270 orang tenggelam. 
Departemen Perhubungan menyatakan, semua penumpang kapal ini berhasil 
diselamatkan. Dua kecelakaan dalam waktu dan tempat berdekatan bukanlah sesuatu 
yang bisa didiamkan. Apalagi akhir-akhir ini kecelakaan kapal makin sering 
terjadi di perairan Indonesia. Demikian Brabants Dagblad.

Sekian Tinjauan Pers kali ini.


* TIDAK TABU - PERAN BRASIL DI TIMUR TENGAH

Berdasarkan kabar terbaru, Presiden Brasil Luiz Inacio 'Lula' da Silva akan 
menjadi mediator dalam perundingan damai Timur Tengah yang macet. Baik Presiden 
Israel Shimon Peres maupun Presiden Palestina Mahmoud Abbas menyambut baik ide 
itu. Laporan Pablo Gamez.

"Menciptakan perdamaian di Timur Tengah menuntut sebuah dialog," demikian 
Presiden Lula setelah pertemuannya dengan Shimon Peres di Brasilia, ibukota 
Brasil. "Juga dengan mereka yang menentang."
 
Resminya presiden Israel berkunjung untuk meningkatkan hubungan antar dua 
negara. Tapi motif yang mendasari adalah kemungkinan Brasil menjadi penengah 
dalam kemacetan perundingan dengan Palestina.
 
Hal ini pertama kali dibicarakan akhir tahun 2008, ketika menlu Brasil Celso 
Amorim mengadakan kunjungan keliling Timur Tengah. Kunjungan merupakan salah 
satu upaya untuk mendekatkan Amerika Latin dengan dunia Arab, sebuah upaya yang 
dirintis Lula tidak lama setelah naik jabatan tahun 2002.

Mitra Terpercaya
"Sejak dulu Brasil adalah negara yang sangat kuat," demikian menlu Israel 
Avigdor Lieberman, yang juga hadir. "Brasil punya hubungan erat dengan dunia 
Arab dan Israel." 
 
Tapi salah satu prioritas Brasil adalah 'pengakuan penuh atas negara Palestina 
yang bisa beroperasi tanpa pembatasan dan produktif secara ekonomi'. Sebuah 
skenario yang menurut Lieberman pada kunjungannya ke Belanda baru akan terjadi 
pada 'akhir zaman'.

Sementara Palestina tidak mau ketinggalan dari Israel. Mahmoud Abbas juga 
berkunjung ke Brasilia. Pesan Lula untuk dirinya adalah Israel harus jadi 
negara di mana rakyatnya merasa yakin dan aman. "Tanpa dihantui perasaan 
terancam." 

Tantangan Berikut
"Sebuah suara bulat yang menentang terorisme dan ancaman atas negara Israel 
sangat dibutuhkan," demikian Shimon Peres dalam pidatonya di depan parlemen 
Brasil. "Brasil punya suara jernih, yang bergema di seluruh dunia."
 
Tapi pemimpin yang disambut di Brasilia berikutnya adalah seorang yang dicerca 
bukan hanya oleh Israel, yaitu presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad yang 
kontroversial dan dituduh terkait terorisme.  Bagaimana ini bisa berjalan 
selaras dengan pertemanan dengan Peres yang dibangun hati-hati?

"Kami tidak punya hak veto atas perundingan dengan pihak manapun," demikian 
Lula kepada pers. "Karena perundingan ini bisa membawa keuntungan bagi 
perdamaian yang tahan lama." Oleh karena itu dia ingin bicara dengan pimpinan 
agama maupun politik, juga dengan mereka yang menginginkan perdamaian maupun 
yang menentang. "Dengan segala upaya." 

Dewan Keamanan PBB
Selama lima tahun terakhir, Brasil sibuk mempromosikan dirinya di mata dunia. 
Kebijakan politik luar negeri diperluas, aliansi dibangun dengan raksasa 
ekonomi baru seperti Cina dan India, dan Brasil berhasil memboyong pelaksanaan 
Piala Dunia 2014 sekaligus Olimpiade 2016 ke negaranya.

Hanya satu yang kurang dari daftar: posisi tetap sebagai kekuatan dunia 
berikutnya dalam Dewan Keamanan PBB. Mungkin peran yang ingin dimainkan 
presiden Lula dalam perundingan Israel - Palestina akan membawa perubahan juga 
dalam hal itu.


* ASIA BERUSAHA PRODUKSI VAKSIN SENDIRI

Sejumlah negara industri yang baru berkembang mencoba memproduksi sendiri 
vaksin flu Meksiko H1N1. Antara lain India, Brasil, Meksiko, Indonesia dan 
Afrika Selatan mengatakan tidak mau tergantung pada sumbangan vaksin dari 
Organisasi Kesehatan Dunia WHO. Apakah ambisi itu tidak terlalu muluk? Banyak 
persoalan praktis yang harus diselesaikan dalam waktu singkat. Laporan redaktur 
Willemien Groot:

Organisasi kesehatan dunia WHO sudah memperingatkan sebelumnya: negara-negara 
miskin selalu harus menunggu terlalu lama jika ingin membeli vaksi flu. 
Kecemasan itu sekarang menjadi kenyataan. Kebutuhan akan vaksin begitu 
besarnya, sehingga hanya pemerintah yang bisa memesan vaksin tersebut. Bahkan 
mereka juga tidak bisa menjamin jumlah vaksin yang didapat memenuhi kebutuhan 
di negara itu sendiri.

Prioritas
Sejumlah negara dunia ketiga akhirnya mengambil keputusan untuk memproduksi 
vaksin sendiri. Apabila hal itu berhasil, maka mereka tidak tergantung pada 
Barat lagi, seperti misalnya vaksin Aids yang sudah dibuat sendiri. Sebuah 
inisiatif yang bagus, menurut Remco van de Pas, pakar kesehatan LSM pembangunan 
Belanda Wemos.

clip 1 van de pas
Yang menjadi pertanyaan untuk tiap negara adalah, apakah pemberantasan penyakit 
flu merupakan prioritas utama. Apakah memang semua perhatian, investasi dan 
pengetahuan harus dipusatkan kepada hal ini, atau ada masalah-masalah lain yang 
lebih membutuhkan perhatian?

Di negara-negara di mana banyak penduduknya meninggal dunia akibat Aids, 
malaria dan TBC dibandingkan flu, maka mengembangkan sebuah vaksin untuk 
memberantas H1N1 kelihatannya hanya menghamburkan uang saja. Dana itu sebaiknya 
digunakan untuk memberantas penyakit-penyakit yang bisa disembuhkan. Selain itu 
penduduk miskin biasanya tidak mengindahkan isu-isu kesehatan dan makanan 
sehat. Apabila kedua alasan utama itu bisa diselesaikan, maka tiap orang punya 
daya tahan tubuh yang lebih kuat terhadap flu.

Tuntutan keamanan
Salah satu masalah besar adalah kurangnya pengetahuan negara-negara 
bersangkutan. Bahkan raksasa farmasi seperti India membawa vaksin flu ke pasar. 
Ini membutuhkan investasi sangat besar di laboratorium-laboratorium yang harus 
memenuhi persyaratan keamanan ketat. Dasar pembuatan vaksin adalah virus hidup 
dan tidak boleh ada satupun virus yang lolos.

Van de Pas juga meramalkan sedikitnya perhatian terhadap soal pra pelayanan. Ia 
meragukan apakah negara berkembang mampu mengawasi apakah suatu vaksin itu 
aman. Pengetahuan akan jejaring terhadap kontrol kualitas yang dapat dipercaya, 
tidak ada. Terlebih lagi mengenai catatan efek sampingnya. 

van de Pas: Intinya positif, mereka mampu melakukannya sendiri. Tapi apakah 
mereka mampu mengontrol serta memantau seluruh proses? Ini yang saya 
pertanyakan. Karena di negara itu sendiri, perusahaan farmasi tidaklah melulu 
dipandu oleh persoalan kesehatan tapi juga untung rugi. Mereka tidak begitu 
peduli bagaimana vaksin didistribusikan.

Di samping itu, negara-negara yang masih harus mulai mengembangkan vaksin flu 
H1N1, tidak merujuk pada realita. Kemungkinan besar apabila pasokan vaksin H1N1 
dari Afsel tiba di pasar tahun 2010 atau 2011, maka virus itu sudah menghilang 
atau bermutasi. 

Pelayanan baik
Apabila masalah produksi sudah diselesaikan, maka obat itu masih harus 
disampikan ke mereka yang butuh. Yaitu para petugas kesehatan dan anak-anak 
yang menjadi prioritas utama. Juga untuk orang tidak mampu di desa-desa. 
Seluruh kampanye vaksinasi haruslah murah, suatu hal yang mustahil.

Van de Pas: "Apa yang kami saksikan, subisdi untuk rencana seperti itu sangat 
terbatas. Mungkin kelas menengah atau kelas bawah di perkotaan mampu 
mendapatkan vaksin melalui pusat-pusat layanan kesehatan. Tapi khususnya di 
pedesaan, di mana tidak ada infrastruktur dan uang, maka akses akan terbatas. 
Akses kesetaraan terhadap vaksin akan menjadi masalah". 

Dengan rencana mereka, maka calon negara-negara industri itu tampaknya hanya 
ingin memenuhi kebutuhan kelas menengah yang semakin bertambah di perkotaan. 
Mereka ini bisa membayar layanan kesehatan yang memadai dan obat-obatan modern.


* DRAMA PENGUNGSI - JUGA TANGGUNG JAWAB BELANDA

Puluhan jenazah dan orang Afrika lain yang hampir tenggelam terdampar di pantai 
Holland Utara. Sekarang di sekitar bukit-bukit pasir pantai Holland Utara 
berdiri tegak kemah-kemah untuk menampung mereka. Jelas ini berita bohong. 
Karena kapal yang mengangkut pengungsi Afrika tidak mungkin bisa sampai ke 
Belanda. Walau begitu, benarkah Belanda tetap bertanggung jawab terhadap 
kematian para pengungsi di pantai Eropa Selatan? Laporan redaktur internasional 
Martijn van Tol.

Sebenarnya perbatasan Belanda tidak menjangkau Laut Tengah. Tapi, begitu sampai 
di Eropa, para pengungsi tahu jalan ke Belanda. Demikian Menteri Muda Kehakiman 
Belanda Nebahat Albayrak. Karena itu menurutnya batas Eropa harus ditutup. 
Tetapi memperketat kontrol perbatasan menyebabkan kematian para pengungsi, 
menurut para pengkritik.

Karena rute penerbangan dikontrol begitu ketat, maka pertahunnya lebih dari 100 
ribu pendatang naik kapal gelap dari Afrika ke Eropa. Jumlah korban tewas 
akibat pelayaran dengan kapal ringkih ke Eropa terus bertambah saja. Menurut 
Thomas Spikerboer, gurubesar hukum migrasi, pemerintah Belanda harus 
bertanggung jawab. 

clip spijkerboer
Sejak awal tahun 1990an jumlah pengungsi kapal yang tewas meningkat delapan 
kali lipat. Iini karena pengetatan patroli perbatasan. Pertanyaannya sekarang, 
benarkah jumlah korban tewas itu meningkat karena kebijakan bersama Eropa 
menjaga perbatasannya.

Yang jelas, pengetatatan penjagaan perbatasan itu mulai membuahkan hasil. 
Merapat secara ilegal di pantai Spanyol sekarang sudah tidak mungkin lagi, 
berkat sistem deteksi dini dengan alat canggih yang mahal harganya. Kapal 
patroli Eropa sibuk melacak di Laut Tengah, mencari pengungsi ilegal.

Italia bersepakat dengan Libya untuk menutup laut antara kedua negara. 
Akibatnya orang-orang Afrika yang ingin menyeberang ke Eropa harus mencari rute 
perjalanan baru, misalnya lewat Turki dan kepulauan Yunani. Rute ini tidak 
banyak dipakai, karena itu bisa lebih berbahaya. Banyak orang akan menemui 
ajal. Walaupun sebenarnya jumlah orang yang tewas tidak jelas, karena tidak 
pernah didaftar. 

Belanda mendukung kontrol ketat di semua perairan Eropa. Adakah dengan begitu 
Menteri Muda Kehakiman Nebahat Albayrak bertanggung jawab terhadap meningkatnya 
jumlah orang yang tewas?

clip albayrak 1
Tidak! Kebijakannya sendiri tidak bertanggung jawab bagi drama kemanusiaan itu. 
Tetapi justru karena tidak adanya kebijakan bersama Eropa. Selalu ada saja 
orang yang ingin masuk Eropa, dan bagi Eropa yang penting adalah membantu 
mereka yang memang butuh bantuan dan tidak mendorong yang lainnya ke Eropa. 
Karena itu kontrol perbatasan harus diperketat.

Tetapi sepanjang di Belanda masih ada kesempatan bagi pengungsi ekonomis yaitu 
pengungsi yang hanya mencari kemakmuran, maka pemerintah bertanggung jawab 
kalau ada pengungsi yang mati tenggelam. Demikian Jeroen Doomernik, peneliti 
masalah mgirasi.

clip doomernik
Memang bisa dibilang itu resiko mereka sendiri. Tetapi sejauh Belanda tidak 
mampu menutup pasar tenaga kerja informalnya, sehingga tidak ada permintaan dan 
tempat bagi buruh ilegal, maka pasti akan ada saja orang yang menempuh 
cara-cara riskan untuk datang ke Belanda. 

Yang jelas Belanda memang tidak langsung berurusan dengan pengungsi kapal. 
Apakah dengan begitu Belanda bisa lepas tangan karena pengungsi kapal lebih 
merupakan urusan negara-negara Selatan? Menteri Muda Kehakiman Nebahat Albayrak 
tidak setuju.

clip albayrak 2
Itu pendapat yang berlawanan. Kalau hari ini ada pengungsi kapal di Yunani, 
maka besok mereka sudah jadi pencari suaka di Belanda. Terjadi persaingan 
antara negara-negara Eropa, dan justru negara-negara yang tidak mau tahu soal 
pengungsi inilah yang bertanggung jawab menyalurkan mereka ke Belanda. 

Uni Eropa memang bersepakat soal patroli perbatasan yang ketat. Tetapi 
menangani masalah pengungsi yang masuk secara ilegal, Eropa jelas terbelah. Dan 
itu justru memberikan harapan bagi pengungsi untuk tinggal di Eropa.


* FERI INDONESIA TIDAK PENUHI STANDAR KEAMANAN

Minggu, 22 November 2009, Kapal Dumai Ekspress 10 tenggelam di perairan Tanjung 
Balai Karimun. Pada hari yang sama, Kapal Dumai Ekspres 15 juga kandas antara 
Pulau Batam dan Pulau Moro akibat cuaca buruk. Dalam 3 tahun terakhir 
setidaknya 800 orang dikabarkan tewas akibat kecelakaan feri di Indonesia. 
Radio Nederland Wereldomroep mewawancarai Chandra Motik dari Lembaga Bina Hukum 
Laut Indonesia (LBHLI) mengenai fenomena banyaknya kecelakaan yang terjadi di 
perairan Indonesia. 

Missing-link
Adanya missing link Pendapat Chandra Motik ketika ditanya apa sekiranya 
penyebab banyaknya kecelakaan kapal laut; "Kalau menurut saya ada missing link 
yang belum dibenahin. Pendeteksian apa isi kapal penumpang atau ferry, misalnya 
kendaraan, belum bisa mencapai sampai apa isi kendaraan itu. Itu yang sekarang 
sedang diperjuangkan oleh Lembaga Bina Hukum Laut Indonesia." 

Kurangnya infra struktur 
"Pemerintah itu harusnya, jika ada kapal masuk, melengkapi pemeriksaan dengan 
alat untuk melihat isi mobil atau muatan, seperti di luar negeri. Jadi, jika 
ada muatan berbahaya langsung ketahuan kan. Kalau di kita kan belum ada alat 
itu.Kita masih manual. Kita hanya diperiksa oleh KP 3, polisi pelabuhan begitu 
kita masuk."

PR Pemerintah
"Si pemilik kapal itu sendiri bahkan tidak punya wewenang untuk memeriksa isi 
atau barang yang ada di kendaraan. Seperti misalnya kemarin di Surabaya terjadi 
ada kasus peledakan di dalam kapal. Itu disebabkan karena mereka nggak tahu apa 
isi kapal itu. Ini yang harusnya dibenahi oleh pemerintah. Itu satu.." 

Nyawa manusia 
Ketika ditanyakan siapa yang berwenang membenahi sistem ini, Chandra 
mengungkapkan; "Menurut saya harusnya pelabuhan yang menyediakan alat itu. 
Memang sejauh ini dikatakan kalau harga alat pendeteksi itu mahal. Tapi kan 
nyawa manusia kan jauh lebih berharga. Kurangnya pemeriksaan kapal menurut saya 
menjadi salah satu hal yang harus didahulukan terlebih dahulu oleh pemerintah. 
Kalau nggak, nanti kalau penumpang naik kapal cuma bisa 
Bismillahirrahmanirrahim."


Apa lagi faktor lainnya yang diungkapakan? Silahkan ikuti wawancara lengkap, 
klik tanda panah di bawah:


* TETEN - SBY TIDAK BERI SANKSI PADA KEPOLISIAN

Masyarakat menanti pengumuman Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berkaitan 
dengan rekomendasi Tim 8 dalam kasus KPK lawan Kepolisian. SBY mengisyaratkan 
penyelesaian kasus tersebut lewat jalur di luar pengadilan walaupun belum jelas 
apa yang dimaksudkan dengan itu. Sekjen Transparansi Internasional Indonesia 
Teten Masduki mengkhawatirkan SBY hanya akan mencari win-win solution, tanpa 
memberi sanksi pada kepolisian, demikian jelas Teten Masduki kepada Radio 
Nederland Wereldomroep. 

0100090000032100000000000500000000000400000003010800050000000b0200000000050000000c023c000802030000001e00040000002701ffff030000000000

Teten Masduki: Hal substantif dari kasus ini, seperti direkomendasikan oleh Tim 
8, yang pertama adalah soal penghentian kasus dugaan pemerasan yang dilakukan 
oleh dua pimpinan KPK karena akhirnya memang tidak ditemukan bukti. Dan mungkin 
juga kasus ini memang tidak pernah terjadi. Jadi murni rekayasa.

Kedua, sanksi terhadap mereka yang terlibat dalam rekayasa pemidanaan kedua 
pimpinan KPK ini. Ketiga, mengenai pembenahan instusi peradilan termasuk juga 
makelar kasus, tapi itu bisa jadi program pemerintah baik jangka pendek maupun 
jangka panjang. 

Win-win solution mengecewakan
Saya malah kuatir kalau melihat berita hari ini bahwa SBY hanya akan mencari 
win-win solution yang saya tafsirkan, kasusnya mungkin dihentikan, entah itu 
lewat mekanisme deponering  oleh jaksa agung atau dihentikan penuntutannya. 
Tetapi tidak ada tindakan sanksi terhadap jajaran kepolisian atau kejaksaan 
yang terlibat dalam reakayasa ini. Dan juga belum tentu nanti Chandra dan Bibit 
akan direhabilitasi namanya serta dikembalikan ke posisi semula sebagai 
pimpinan KPK. 

Apabila itu yang terjadi, maka ini artinya menyenangkan semua pihak tapi tidak 
mau melakukan perubahan. Saya kira dari substansi ini harusnya penghentian 
kasus itu tidak cukup karena memang kasusnya tidak ada. Yang ada hanyalah 
rekayasa. Orang yang merkayasa ini harusnya yang diberikan sanksi tapi justru 
mungkin saya tidak akan melihat ini akan ada sanksi atau pergantian 
kepemimpinan di kepolisian ataupun di kejaksaan.

Radio Nederland Wereldomroep: Apa alasan Anda mengkhawatirkan bahwa SBY tidak 
akan memberikan sanksi kepada kepolisian dan kejaksaan?

Sejak awal
Teten Masduki: ya, selain soal style kepimpinan SBY. Sebenarnya sejak awal 
kalau mau tegas untuk menghentikan kriminalisasi terhadap KPK oleh pihak 
kepolisian, sebenarnya bisa dilakukan oleh SBY. Saya kira sejak awalpun sudah 
bisa diindikasikan adanya rekayasa dalam proses pemindanaan kedua pimpinan KPK. 

Wawancara lengkap klik di bawah ini:


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.radionetherlands.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke