--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Senin 23 November 2009 15:00 UTC ** KECELAKAAN KAPAL DUMAI EXPRESS ** KORBAN KECELAKAAN TAMBANG DI CINA ** IRAN MULAI LATIHAN MILITER ** GEMA WARTA TOPIK TINJAUAN PERS: KB PENGARUHI IKLIM DAN DUMAI EXPRESS TENGGELAM ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: TIDAK TABU - PERAN BRASIL DI TIMUR TENGAH ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: ASIA BERUSAHA PRODUKSI VAKSIN SENDIRI ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: DRAMA PENGUNGSI - JUGA TANGGUNG JAWAB BELANDA ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: FERI INDONESIA TIDAK PENUHI STANDAR KEAMANAN ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: TETEN - SBY TIDAK BERI SANKSI PADA KEPOLISIAN * KECELAKAAN KAPAL DUMAI EXPRESS Petugas penyelamat masih mencari 17 korban kecelakaan kapal Dumai Express yang hilang di perairan Malaka. Hujan deras dan ombak besar menyulitkan pencarian tersebut. Setidaknya 29 orang tewas pada kecelakaan tersebut. Diperkirakan Kapal Dumai Express tenggelam karena cuaca buruk, namun menurut korban selamat, kapal memuat terlalu banyak penumpang. Selain itu, para penumpang yang rata-rata pulang untuk merayakan Idul Adha, membawa banyak barang. Sekitar 350 orang ikut berlayar dengan kapal tersebut, padahal kapasitas maksimal hanya 273. Hal tersebut berarti, korban hilang lebih banyak dari yang diumumkan pemerintah Indonesia. * KORBAN KECELAKAAN TAMBANG DI CINA Jumlah korban tewas pada kecelakaan di sebuah tambang batubara di Cina meningkat sampai di atas 100 orang. Menurut media setempat, dipastikan 104 pekerja tambang tewas dan empat orang masih terkubur dalam tanah di tambang yang berlokasi di Heilongjiang, Cina timur laut. Sabtu lalu lorong bawah tanah di tambang tersebut runtuh setelah ledakan gas. Saat itu, lebih dari 500 orang sedang bekerja di sana, sebagian besar berhasil melarikan diri. Tambang-tambang di Cina memang terkenal berbahaya. Tiap tahunnya sekitar 1000 orang tewas dalam kecelakaan di pertambangan. * IRAN MULAI LATIHAN MILITER Iran memulai latihan militer untuk mempersiapkan diri menghadapi serangan berkaitan dengan instalasi nuklir di negaranya. Latihan tersebut akan berlangsung lima hari di sepertiga wilayah Iran. Latihan mencakup pertahanan dari serangan dan pengintaian udara. Media setempat menyatakan, latihan ini adalah latihan militer terbesar sepanjang sejarah Iran. Iran menghadapi tekanan internasional berat sehubungan dengan program nuklirnya. Dunia internasional meminta Iran menghentikan program tersebut. Eropa, Israel, dan Amerika Serikat menuduh Iran memproduksi senjata nuklir. Teheran berkeras, program nuklirnya hanya bertujuan meneliti energi atom. Seorang pejabat militer memperingatkan, pihaknya akan membalas dendam dengan serangan peluru kendali, jika Iran diserang Israel lewat jalur udara. * PUSAT PENCARI SUAKA AUSTRALIA KACAU Tiga puluh tujuh orang luka-luka pada kekacauan yang terjadi di pusat pencari suaka Australia. Sekitar 150 orang Sri Lanka dan Afghanistan berbaku hantam di pusat pencari suaka di Pulau Christmas tersebut. Tiga penderita luka parah dilarikan ke rumah sakit di Perth. Menurut polisi Australia, belum jelas apa penyebab baku hantam tersebut. Ketegangan mungkin muncul setelah kelompok Sri Lanka mendengar bahwa permohonan suaka mereka ditolak. Ruangan kedua kelompok tersebut sekarang dipisah. Di tempat tersebut terdapat hampir seribu pencari suaka. * DARWIN DITEMUKAN DI LONDON Minggu ini ditemukan koleksi buku langka di London: cetakan pertama buku Charles Darwin, On the Origin of Species. Pemilik balai lelang menyatakan, empat puluh tahun lalu, buku tersebut tergeletak di kamar mandi sebuah rumah di Oxford. Para mantan pemilik membeli buku itu dengan harga sangat murah di toko buku bekas. Buku yang ditemukan diterbitkan tahun 1859 dan merupakan salah satu dari 1250 eksemplar yang dicetak. Dalam buku tersebut, Darwin mengajukan dasar ilmu evolusi modern. Rencananya, buku ini akan diluncurkan ke publik Selasa besok, tepat 150 tahun setelah diterbitkan. Diperkirakan buku ini akan terjual sekitar 67.000 euro - atau 700 juta rupiah. * VAKSINASI FLU MEKSIKO Hari ini vaksinasi flu Meksiko untuk anak-anak dimulai di Belanda. Vaksinasi akan digelar di 250 tempat. Sekitar sejuta orang telah menerima surat edaran untuk memvaksinasikan diri melawan Infuenza Baru tipe A - demikian nama resmi flu ini. Kelompok berisiko lainnya, seperti manula, ibu hamil, dan pasien sakit parah adalah target vaksinasi selanjutnya. Sehubungan dengan vaksinasi, banyak kota yang yang memberikan pelayanan bus ekstra agar orang-orang bisa tiba di tempat vaksinasi tepat waktu. Total 2500 tenaga medis dikerahkan untuk vaksinasi ini. * BERITA BURSA Bursa-bursa Eropa Senin dibuka lebih tinggi. Pagi ini, indeks AEX Amsterdam untung 1,5% pada 315 poin. Paris, London, Frankfurt juga untung 1,5%. Bursa Tokyo ditutup sehubungan libur hari besar. 1 Eur = 1,49 USD 1 Eur = Rp.14.145,- 1 USD = Rp.9.445,- * KB PENGARUHI IKLIM DAN DUMAI EXPRESS TENGGELAM Pertumbuhan penduduk yang terlalu cepat akan memperparah perubahan iklim. Demikian peringatan PBB pada konferensi iklim di Kopenhagen beberapa waktu lalu, tulis harian Belanda Trouw. Nyatanya, India tidak mengindahkan peringatan ini. "Apa hubungan pertumbuhan penduduk dengan perubahan iklim? Ini mengada-ada," kata Menteri Lingkungan Hidup India. Direktur Pusat Ilmu Pengetahuan dan Lingkungan di New Delhi juga setuju. "Sekarang, semua hal dihubungkan dengan perubahan iklim. Ini konyol!" tukasnya. "Kebijakan iklim bersifat internasional, sedangkan kebijakan penduduk nasional," tambahnya lagi. Dengan 1,17 milyar penduduk India adalah negara terpadat kedua di dunia, setelah Cina. Walaupun tidak percaya hubungan pertambahan penduduk dan perubahan iklim, India sebenarnya sudah berusaha menekan angka kelahiran. Selain sosialisasi antikonsepsi, seperti pil KB dan kondom, India juga menggelar kampanye untuk menunda usia pernikahan. "Sumber daya alam India tidak akan cukup untuk memenuhi kebutuhan penduduk yang terus bertambah," kata Menteri Kesehatan India. "Perempuan juga harus dilibatkan secara aktif dalam pembangunan," tegas salah satu manager LSM di India. "Kalau berpartisipasi aktif, mereka akan memilih untuk punya sedikit anak. Dengan begitu bukan hanya masalah sumber daya yang tertangani, masalah iklim juga," lanjutnya lagi. Politisi perempuan India mendukung pendapat ini. "Emansipasi perempuan adalah rem terbaik bagi pertambahan penduduk. Bahkan lebih luas dari itu, emansipasi perempuan adalah obat bagi banyak masalah," tuturnya kepada harian Trouw. Beralih ke Indonesia. Harian Belanda Brabants Dagblad dan harian Belgia de Standaard menyorot kecelakaan kapal Dumai Express di perairan Indonesia. Kedua media menyatakan, kapal ini memuat terlalu banyak penumpang. Catatan perjalanan menunjukkan terdapat 213 penumpang dan 13 awak kapal. Nyatanya, kapal tersebut memuat hampir 300 penumpang. Empat di antaranya meninggal dan 292 orang berhasil diselamatkan. Demikian dinyatakan Sunaryo, Dirjen Transportasi Laut Departemen Perhubungan, tulis Brabants Dagblad. Kapal ini sedang berlayar dari Batam ke Dumai. Satu setengah jam setelah berlayar, kapal tenggelam di dekat pulau Karimun. Departemen Perhubungan masih mencari penyebab kecelakaan ini. Cuaca di daerah tersebut memang buruk beberapa hari belakangan, badai dan hujan deras. Demikian Brabants Dagblad. Hampir bersamaan dengan tenggelamnya kapal Dumai Express, tak jauh dari lokasi terjadi kecelakaan yang sama. Sebuah kapal berpenumpang 270 orang tenggelam. Departemen Perhubungan menyatakan, semua penumpang kapal ini berhasil diselamatkan. Dua kecelakaan dalam waktu dan tempat berdekatan bukanlah sesuatu yang bisa didiamkan. Apalagi akhir-akhir ini kecelakaan kapal makin sering terjadi di perairan Indonesia. Demikian Brabants Dagblad. Sekian Tinjauan Pers kali ini. * TIDAK TABU - PERAN BRASIL DI TIMUR TENGAH Berdasarkan kabar terbaru, Presiden Brasil Luiz Inacio 'Lula' da Silva akan menjadi mediator dalam perundingan damai Timur Tengah yang macet. Baik Presiden Israel Shimon Peres maupun Presiden Palestina Mahmoud Abbas menyambut baik ide itu. Laporan Pablo Gamez. "Menciptakan perdamaian di Timur Tengah menuntut sebuah dialog," demikian Presiden Lula setelah pertemuannya dengan Shimon Peres di Brasilia, ibukota Brasil. "Juga dengan mereka yang menentang." Resminya presiden Israel berkunjung untuk meningkatkan hubungan antar dua negara. Tapi motif yang mendasari adalah kemungkinan Brasil menjadi penengah dalam kemacetan perundingan dengan Palestina. Hal ini pertama kali dibicarakan akhir tahun 2008, ketika menlu Brasil Celso Amorim mengadakan kunjungan keliling Timur Tengah. Kunjungan merupakan salah satu upaya untuk mendekatkan Amerika Latin dengan dunia Arab, sebuah upaya yang dirintis Lula tidak lama setelah naik jabatan tahun 2002. Mitra Terpercaya "Sejak dulu Brasil adalah negara yang sangat kuat," demikian menlu Israel Avigdor Lieberman, yang juga hadir. "Brasil punya hubungan erat dengan dunia Arab dan Israel." Tapi salah satu prioritas Brasil adalah 'pengakuan penuh atas negara Palestina yang bisa beroperasi tanpa pembatasan dan produktif secara ekonomi'. Sebuah skenario yang menurut Lieberman pada kunjungannya ke Belanda baru akan terjadi pada 'akhir zaman'. Sementara Palestina tidak mau ketinggalan dari Israel. Mahmoud Abbas juga berkunjung ke Brasilia. Pesan Lula untuk dirinya adalah Israel harus jadi negara di mana rakyatnya merasa yakin dan aman. "Tanpa dihantui perasaan terancam." Tantangan Berikut "Sebuah suara bulat yang menentang terorisme dan ancaman atas negara Israel sangat dibutuhkan," demikian Shimon Peres dalam pidatonya di depan parlemen Brasil. "Brasil punya suara jernih, yang bergema di seluruh dunia." Tapi pemimpin yang disambut di Brasilia berikutnya adalah seorang yang dicerca bukan hanya oleh Israel, yaitu presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad yang kontroversial dan dituduh terkait terorisme. Bagaimana ini bisa berjalan selaras dengan pertemanan dengan Peres yang dibangun hati-hati? "Kami tidak punya hak veto atas perundingan dengan pihak manapun," demikian Lula kepada pers. "Karena perundingan ini bisa membawa keuntungan bagi perdamaian yang tahan lama." Oleh karena itu dia ingin bicara dengan pimpinan agama maupun politik, juga dengan mereka yang menginginkan perdamaian maupun yang menentang. "Dengan segala upaya." Dewan Keamanan PBB Selama lima tahun terakhir, Brasil sibuk mempromosikan dirinya di mata dunia. Kebijakan politik luar negeri diperluas, aliansi dibangun dengan raksasa ekonomi baru seperti Cina dan India, dan Brasil berhasil memboyong pelaksanaan Piala Dunia 2014 sekaligus Olimpiade 2016 ke negaranya. Hanya satu yang kurang dari daftar: posisi tetap sebagai kekuatan dunia berikutnya dalam Dewan Keamanan PBB. Mungkin peran yang ingin dimainkan presiden Lula dalam perundingan Israel - Palestina akan membawa perubahan juga dalam hal itu. * ASIA BERUSAHA PRODUKSI VAKSIN SENDIRI Sejumlah negara industri yang baru berkembang mencoba memproduksi sendiri vaksin flu Meksiko H1N1. Antara lain India, Brasil, Meksiko, Indonesia dan Afrika Selatan mengatakan tidak mau tergantung pada sumbangan vaksin dari Organisasi Kesehatan Dunia WHO. Apakah ambisi itu tidak terlalu muluk? Banyak persoalan praktis yang harus diselesaikan dalam waktu singkat. Laporan redaktur Willemien Groot: Organisasi kesehatan dunia WHO sudah memperingatkan sebelumnya: negara-negara miskin selalu harus menunggu terlalu lama jika ingin membeli vaksi flu. Kecemasan itu sekarang menjadi kenyataan. Kebutuhan akan vaksin begitu besarnya, sehingga hanya pemerintah yang bisa memesan vaksin tersebut. Bahkan mereka juga tidak bisa menjamin jumlah vaksin yang didapat memenuhi kebutuhan di negara itu sendiri. Prioritas Sejumlah negara dunia ketiga akhirnya mengambil keputusan untuk memproduksi vaksin sendiri. Apabila hal itu berhasil, maka mereka tidak tergantung pada Barat lagi, seperti misalnya vaksin Aids yang sudah dibuat sendiri. Sebuah inisiatif yang bagus, menurut Remco van de Pas, pakar kesehatan LSM pembangunan Belanda Wemos. clip 1 van de pas Yang menjadi pertanyaan untuk tiap negara adalah, apakah pemberantasan penyakit flu merupakan prioritas utama. Apakah memang semua perhatian, investasi dan pengetahuan harus dipusatkan kepada hal ini, atau ada masalah-masalah lain yang lebih membutuhkan perhatian? Di negara-negara di mana banyak penduduknya meninggal dunia akibat Aids, malaria dan TBC dibandingkan flu, maka mengembangkan sebuah vaksin untuk memberantas H1N1 kelihatannya hanya menghamburkan uang saja. Dana itu sebaiknya digunakan untuk memberantas penyakit-penyakit yang bisa disembuhkan. Selain itu penduduk miskin biasanya tidak mengindahkan isu-isu kesehatan dan makanan sehat. Apabila kedua alasan utama itu bisa diselesaikan, maka tiap orang punya daya tahan tubuh yang lebih kuat terhadap flu. Tuntutan keamanan Salah satu masalah besar adalah kurangnya pengetahuan negara-negara bersangkutan. Bahkan raksasa farmasi seperti India membawa vaksin flu ke pasar. Ini membutuhkan investasi sangat besar di laboratorium-laboratorium yang harus memenuhi persyaratan keamanan ketat. Dasar pembuatan vaksin adalah virus hidup dan tidak boleh ada satupun virus yang lolos. Van de Pas juga meramalkan sedikitnya perhatian terhadap soal pra pelayanan. Ia meragukan apakah negara berkembang mampu mengawasi apakah suatu vaksin itu aman. Pengetahuan akan jejaring terhadap kontrol kualitas yang dapat dipercaya, tidak ada. Terlebih lagi mengenai catatan efek sampingnya. van de Pas: Intinya positif, mereka mampu melakukannya sendiri. Tapi apakah mereka mampu mengontrol serta memantau seluruh proses? Ini yang saya pertanyakan. Karena di negara itu sendiri, perusahaan farmasi tidaklah melulu dipandu oleh persoalan kesehatan tapi juga untung rugi. Mereka tidak begitu peduli bagaimana vaksin didistribusikan. Di samping itu, negara-negara yang masih harus mulai mengembangkan vaksin flu H1N1, tidak merujuk pada realita. Kemungkinan besar apabila pasokan vaksin H1N1 dari Afsel tiba di pasar tahun 2010 atau 2011, maka virus itu sudah menghilang atau bermutasi. Pelayanan baik Apabila masalah produksi sudah diselesaikan, maka obat itu masih harus disampikan ke mereka yang butuh. Yaitu para petugas kesehatan dan anak-anak yang menjadi prioritas utama. Juga untuk orang tidak mampu di desa-desa. Seluruh kampanye vaksinasi haruslah murah, suatu hal yang mustahil. Van de Pas: "Apa yang kami saksikan, subisdi untuk rencana seperti itu sangat terbatas. Mungkin kelas menengah atau kelas bawah di perkotaan mampu mendapatkan vaksin melalui pusat-pusat layanan kesehatan. Tapi khususnya di pedesaan, di mana tidak ada infrastruktur dan uang, maka akses akan terbatas. Akses kesetaraan terhadap vaksin akan menjadi masalah". Dengan rencana mereka, maka calon negara-negara industri itu tampaknya hanya ingin memenuhi kebutuhan kelas menengah yang semakin bertambah di perkotaan. Mereka ini bisa membayar layanan kesehatan yang memadai dan obat-obatan modern. * DRAMA PENGUNGSI - JUGA TANGGUNG JAWAB BELANDA Puluhan jenazah dan orang Afrika lain yang hampir tenggelam terdampar di pantai Holland Utara. Sekarang di sekitar bukit-bukit pasir pantai Holland Utara berdiri tegak kemah-kemah untuk menampung mereka. Jelas ini berita bohong. Karena kapal yang mengangkut pengungsi Afrika tidak mungkin bisa sampai ke Belanda. Walau begitu, benarkah Belanda tetap bertanggung jawab terhadap kematian para pengungsi di pantai Eropa Selatan? Laporan redaktur internasional Martijn van Tol. Sebenarnya perbatasan Belanda tidak menjangkau Laut Tengah. Tapi, begitu sampai di Eropa, para pengungsi tahu jalan ke Belanda. Demikian Menteri Muda Kehakiman Belanda Nebahat Albayrak. Karena itu menurutnya batas Eropa harus ditutup. Tetapi memperketat kontrol perbatasan menyebabkan kematian para pengungsi, menurut para pengkritik. Karena rute penerbangan dikontrol begitu ketat, maka pertahunnya lebih dari 100 ribu pendatang naik kapal gelap dari Afrika ke Eropa. Jumlah korban tewas akibat pelayaran dengan kapal ringkih ke Eropa terus bertambah saja. Menurut Thomas Spikerboer, gurubesar hukum migrasi, pemerintah Belanda harus bertanggung jawab. clip spijkerboer Sejak awal tahun 1990an jumlah pengungsi kapal yang tewas meningkat delapan kali lipat. Iini karena pengetatan patroli perbatasan. Pertanyaannya sekarang, benarkah jumlah korban tewas itu meningkat karena kebijakan bersama Eropa menjaga perbatasannya. Yang jelas, pengetatatan penjagaan perbatasan itu mulai membuahkan hasil. Merapat secara ilegal di pantai Spanyol sekarang sudah tidak mungkin lagi, berkat sistem deteksi dini dengan alat canggih yang mahal harganya. Kapal patroli Eropa sibuk melacak di Laut Tengah, mencari pengungsi ilegal. Italia bersepakat dengan Libya untuk menutup laut antara kedua negara. Akibatnya orang-orang Afrika yang ingin menyeberang ke Eropa harus mencari rute perjalanan baru, misalnya lewat Turki dan kepulauan Yunani. Rute ini tidak banyak dipakai, karena itu bisa lebih berbahaya. Banyak orang akan menemui ajal. Walaupun sebenarnya jumlah orang yang tewas tidak jelas, karena tidak pernah didaftar. Belanda mendukung kontrol ketat di semua perairan Eropa. Adakah dengan begitu Menteri Muda Kehakiman Nebahat Albayrak bertanggung jawab terhadap meningkatnya jumlah orang yang tewas? clip albayrak 1 Tidak! Kebijakannya sendiri tidak bertanggung jawab bagi drama kemanusiaan itu. Tetapi justru karena tidak adanya kebijakan bersama Eropa. Selalu ada saja orang yang ingin masuk Eropa, dan bagi Eropa yang penting adalah membantu mereka yang memang butuh bantuan dan tidak mendorong yang lainnya ke Eropa. Karena itu kontrol perbatasan harus diperketat. Tetapi sepanjang di Belanda masih ada kesempatan bagi pengungsi ekonomis yaitu pengungsi yang hanya mencari kemakmuran, maka pemerintah bertanggung jawab kalau ada pengungsi yang mati tenggelam. Demikian Jeroen Doomernik, peneliti masalah mgirasi. clip doomernik Memang bisa dibilang itu resiko mereka sendiri. Tetapi sejauh Belanda tidak mampu menutup pasar tenaga kerja informalnya, sehingga tidak ada permintaan dan tempat bagi buruh ilegal, maka pasti akan ada saja orang yang menempuh cara-cara riskan untuk datang ke Belanda. Yang jelas Belanda memang tidak langsung berurusan dengan pengungsi kapal. Apakah dengan begitu Belanda bisa lepas tangan karena pengungsi kapal lebih merupakan urusan negara-negara Selatan? Menteri Muda Kehakiman Nebahat Albayrak tidak setuju. clip albayrak 2 Itu pendapat yang berlawanan. Kalau hari ini ada pengungsi kapal di Yunani, maka besok mereka sudah jadi pencari suaka di Belanda. Terjadi persaingan antara negara-negara Eropa, dan justru negara-negara yang tidak mau tahu soal pengungsi inilah yang bertanggung jawab menyalurkan mereka ke Belanda. Uni Eropa memang bersepakat soal patroli perbatasan yang ketat. Tetapi menangani masalah pengungsi yang masuk secara ilegal, Eropa jelas terbelah. Dan itu justru memberikan harapan bagi pengungsi untuk tinggal di Eropa. * FERI INDONESIA TIDAK PENUHI STANDAR KEAMANAN Minggu, 22 November 2009, Kapal Dumai Ekspress 10 tenggelam di perairan Tanjung Balai Karimun. Pada hari yang sama, Kapal Dumai Ekspres 15 juga kandas antara Pulau Batam dan Pulau Moro akibat cuaca buruk. Dalam 3 tahun terakhir setidaknya 800 orang dikabarkan tewas akibat kecelakaan feri di Indonesia. Radio Nederland Wereldomroep mewawancarai Chandra Motik dari Lembaga Bina Hukum Laut Indonesia (LBHLI) mengenai fenomena banyaknya kecelakaan yang terjadi di perairan Indonesia. Missing-link Adanya missing link Pendapat Chandra Motik ketika ditanya apa sekiranya penyebab banyaknya kecelakaan kapal laut; "Kalau menurut saya ada missing link yang belum dibenahin. Pendeteksian apa isi kapal penumpang atau ferry, misalnya kendaraan, belum bisa mencapai sampai apa isi kendaraan itu. Itu yang sekarang sedang diperjuangkan oleh Lembaga Bina Hukum Laut Indonesia." Kurangnya infra struktur "Pemerintah itu harusnya, jika ada kapal masuk, melengkapi pemeriksaan dengan alat untuk melihat isi mobil atau muatan, seperti di luar negeri. Jadi, jika ada muatan berbahaya langsung ketahuan kan. Kalau di kita kan belum ada alat itu.Kita masih manual. Kita hanya diperiksa oleh KP 3, polisi pelabuhan begitu kita masuk." PR Pemerintah "Si pemilik kapal itu sendiri bahkan tidak punya wewenang untuk memeriksa isi atau barang yang ada di kendaraan. Seperti misalnya kemarin di Surabaya terjadi ada kasus peledakan di dalam kapal. Itu disebabkan karena mereka nggak tahu apa isi kapal itu. Ini yang harusnya dibenahi oleh pemerintah. Itu satu.." Nyawa manusia Ketika ditanyakan siapa yang berwenang membenahi sistem ini, Chandra mengungkapkan; "Menurut saya harusnya pelabuhan yang menyediakan alat itu. Memang sejauh ini dikatakan kalau harga alat pendeteksi itu mahal. Tapi kan nyawa manusia kan jauh lebih berharga. Kurangnya pemeriksaan kapal menurut saya menjadi salah satu hal yang harus didahulukan terlebih dahulu oleh pemerintah. Kalau nggak, nanti kalau penumpang naik kapal cuma bisa Bismillahirrahmanirrahim." Apa lagi faktor lainnya yang diungkapakan? Silahkan ikuti wawancara lengkap, klik tanda panah di bawah: * TETEN - SBY TIDAK BERI SANKSI PADA KEPOLISIAN Masyarakat menanti pengumuman Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berkaitan dengan rekomendasi Tim 8 dalam kasus KPK lawan Kepolisian. SBY mengisyaratkan penyelesaian kasus tersebut lewat jalur di luar pengadilan walaupun belum jelas apa yang dimaksudkan dengan itu. Sekjen Transparansi Internasional Indonesia Teten Masduki mengkhawatirkan SBY hanya akan mencari win-win solution, tanpa memberi sanksi pada kepolisian, demikian jelas Teten Masduki kepada Radio Nederland Wereldomroep. 0100090000032100000000000500000000000400000003010800050000000b0200000000050000000c023c000802030000001e00040000002701ffff030000000000 Teten Masduki: Hal substantif dari kasus ini, seperti direkomendasikan oleh Tim 8, yang pertama adalah soal penghentian kasus dugaan pemerasan yang dilakukan oleh dua pimpinan KPK karena akhirnya memang tidak ditemukan bukti. Dan mungkin juga kasus ini memang tidak pernah terjadi. Jadi murni rekayasa. Kedua, sanksi terhadap mereka yang terlibat dalam rekayasa pemidanaan kedua pimpinan KPK ini. Ketiga, mengenai pembenahan instusi peradilan termasuk juga makelar kasus, tapi itu bisa jadi program pemerintah baik jangka pendek maupun jangka panjang. Win-win solution mengecewakan Saya malah kuatir kalau melihat berita hari ini bahwa SBY hanya akan mencari win-win solution yang saya tafsirkan, kasusnya mungkin dihentikan, entah itu lewat mekanisme deponering oleh jaksa agung atau dihentikan penuntutannya. Tetapi tidak ada tindakan sanksi terhadap jajaran kepolisian atau kejaksaan yang terlibat dalam reakayasa ini. Dan juga belum tentu nanti Chandra dan Bibit akan direhabilitasi namanya serta dikembalikan ke posisi semula sebagai pimpinan KPK. Apabila itu yang terjadi, maka ini artinya menyenangkan semua pihak tapi tidak mau melakukan perubahan. Saya kira dari substansi ini harusnya penghentian kasus itu tidak cukup karena memang kasusnya tidak ada. Yang ada hanyalah rekayasa. Orang yang merkayasa ini harusnya yang diberikan sanksi tapi justru mungkin saya tidak akan melihat ini akan ada sanksi atau pergantian kepemimpinan di kepolisian ataupun di kejaksaan. Radio Nederland Wereldomroep: Apa alasan Anda mengkhawatirkan bahwa SBY tidak akan memberikan sanksi kepada kepolisian dan kejaksaan? Sejak awal Teten Masduki: ya, selain soal style kepimpinan SBY. Sebenarnya sejak awal kalau mau tegas untuk menghentikan kriminalisasi terhadap KPK oleh pihak kepolisian, sebenarnya bisa dilakukan oleh SBY. Saya kira sejak awalpun sudah bisa diindikasikan adanya rekayasa dalam proses pemindanaan kedua pimpinan KPK. Wawancara lengkap klik di bawah ini: --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.radionetherlands.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
