---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Jumat 11 Desember 2009 15:30 UTC



** INDONESIA TAHAN 47 MIGRAN AFGHANISTAN

** TUDUHAN RASISME SEPAK BOLA INDONESIA

** PENARIKAN KEPUTUSAN HUKUM PILOT GARUDA 

** GEMA WARTA TOPIK TINJAUAN PERS: NOBEL BAGI OBAMA, PERANG KADANG DIPERLUKAN & 
DI BALIK PEMBANTAIAN POLITIS FILIPINA 

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: RS OMNI CABUT GUGATAN PERDATA

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: UNILEVER LEPAS MINYAK KELAPA SAWIT 'SALAH'

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: AU PAIR FILIPINA DAPAT PENGHARGAAN HAM 

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: LAMPU HIJAU EURO 2012 BAGI UKRAINA



* INDONESIA TAHAN 47 MIGRAN AFGHANISTAN

Indonesia menahan 47 migran Afghanistan termasuk wanita dan anak- anak di pulau 
Lombok, sebelum para pengungsi tersebut berhasil mencapai Australia. Hal ini 
dilaporkan juru bicara polisi, Sukarman Husein, hari ini.

40 pria, 2 wanita dan 5 anak- anak warga Afghanistan ditangkap Kamis kemarin di 
Nusa Tenggara Barat. Seluruh 47 migran ditemukan di rumah penduduk setempat di 
daerah Lombok Timur. Tujuan akhir mereka adalah Australia untuk meminta suaka, 
sambung Husein. Saat ini pihak kepolisian sedang mewawancarai para migran. 
"Kami curiga bahwa mereka diselundupkan ke sini oleh kelompok penyelundup", 
lapor Husein. 

Indonesia dikenal sebagai titik persinggahan utama bagi kelompok penyelundup 
yang ingin menyelundupkan para migran dari Afghanistan, Sri Lanka dan negara- 
negara lain melalui jalur berbahaya dalam mencapai tujuan utama, Australia.

Saat ini, Perdana Menteri Australia, Kevin Rudd berada di bawah tekanan kuat 
mengenai isu naiknya gelombang pengungsi yang mencapai Indonesia tahun ini.


* TUDUHAN RASISME SEPAK BOLA INDONESIA

Tim sepakbola Persipura, Jayapura akan mengajukan keluhan terhadap pejabat 
sepak bola pusat untuk tindakan perlakuan rasisme yang dilancarkan oleh para 
pendukung tim lawan, Arema Malang. 

Para pemain dari daerah Papua barat, yang sebagian besar adalah suku Melanesia, 
berusaha mengatasi serangan verbal dari pendukung dari tim tuan rumah, namun 
dihentikan oleh pasukan keamanan. Serangan ini dipicu dari keberhasilan 
Persipura mengalahkan Arema Malang sebanyak 2-1, dalam Liga Super Rabu kemarin. 
Demikian lapor Jakarta Globe. 

"Para pendukung yang berada di tribun meneriakkan kata- kata cemooh terhadap 
para pemain kami," ujar asisten pelatih Anton Imbenay terhadap Jakarta Globe. 
Kami telah melaporkan kasus ini ke pihak penyelenggara dan juga akan membawa 
masalah ini ke komite disipliner.

"Rasisme merupakan pelanggaran serius. Tidak sepantasnya hal ini terjadi dalam 
sepak bola."

Persipura juga mengajukan keluhan serupa pada musim permainan sebelumnya, Saat 
itu tindakan rasisme dilakukan para pendukung tim Sriwijaya, Palembang. 
Sriwijaya dikenai denda sekitar 3000 dollar Amerika dan diskors selama enam 
bulan, tulis Jakarta Globe.


* PENARIKAN KEPUTUSAN HUKUM PILOT GARUDA

Pengadilan Indonesia telah menarik  keputusan atas tindakan kelalaian yang 
dilakukan oleh pilot pesawat Garuda, Marwoto Komar. Kelalaian tersebut 
menyebabkan tertabraknya pesawat Garuda di Bandar Udara Yogyakarta, tahun 2007. 
Dua puluh satu orang dinyatakan tewas.

Pengacara pilot Garuda Indonesia, Mohammad Assegaf, mengatakan bahwa pengadilan 
tinggi Yogyakarta telah membatalkan hukuman penjara dua tahun yang dijatuhkan 
oleh pengadilan daerah bulan April.

Pengadilan tinggi menganggap Marwoto telah berupaya sebaiknya untuk 
menyelamatkan pesawat dan penumpang. Marwoto sangat menyambut baik keputusan 
ini, sambung Assegaf. Para pengacara Marwoto menerima pemberitahuan resmi 
pengadilan hari ini. Asegaf juga menunjuk pihak bandar udara Yogyakarta atas 
buruknya area keselamatan di landasan mereka, yang lalu menghambat usaha 
penyelamatan para korban.

Boeing 737 meledak terbakar setelah tergelincir dan masuk ke sawah sekitar 
landasan. Di persidangan Komar mengatakan bahwa eror yang terjadi pada sirip 
sayap pesawat terbang menjadi penyebab sehingga pesawat melaju terlalu cepat 
sewaktu mendarat. Namun, laporan dari komite keselamatan penerbangan Indonesia 
menemukan bahwa Komar telah mengacuhkan lima belas peringatan automatis bahwa 
pesawatnya melaju terlalu cepat.


* KONFERENSI IKLIM UNI EROPA

Para pemimpin Uni Eropa belum berhasil mencapai target enam milyar Euro untuk 
bantuan perubahan iklim bagi negara- negara berkembang. Para pemimpin Uni Eropa 
yang berkumpul di Brussel dalam Pertemuan Tingkat Tinggi Dua Hari, bertekad 
mencapai jumlah tersebut selama Konferensi Iklim di Kopenhagen.

Uni Eropa berharap dapat menggerakkan negara- negara lainnya untuk memberikan 
bantuan finansial bagi negara- negara berkembang. Bantuan enam milyar ini 
ditujukan untuk proses penerapan peraturan yang akan diberlakukan antara 2010 
dan 2012. Bantuan diharapkan dapat membantu negara berkembang mengatasi dan 
mencegah dampak- dampak perubahan iklim.

Di Brussel, rapat diselenggarakan sampai tengah malam demi mencapai tujuan 
terkumpulnya target jumlah enam milyar Euro Jumat ini. Belum jelas apakah Uni 
Eropa akan tetap pada keputusannya menurunkan emisi gas rumah kaca sebanyak 30 
persen dan bukannya 20 persen.


* DRAMA PENYANDERAAN MINDANAO

Di pulau Mindanao Filipina selatan, sejumlah pria bersenjata yang menyandera 
puluhan orang di sebuah sekolah dasar dan beberapa rumah sekelilingnya 
membebaskan sepuluh dari 57 sandera. Sepuluh sandera tersebut terdiri dari 
sembilan wanita dan satu orang anak. Para penyandera mengancam akan membunuh 
para sandera jika pemerintah berusaha membeaskan para sandera. Mereka 
memberikan waktu seminggu bagi pemerintah untuk memenuhi tuntutan mereka. 

Para penyandera, dari klan Manobo, menuntut agar kelompok lawan mereka melucuti 
senjatanya. Tuntutan lainnya adalah pencabutan berbagai tuduhan terhadap 
mereka. 

Kamis kemarin kelompok ini menyandera 75 orang di sekolah dasar. Delapan belas 
orang, diantaranya tujuh belas anak, dibebaskan beberapa jam kemudian. 47 orang 
masih disandera. Penyanderaan terjadi di Prosperidad di propinsi dataran tinggi 
Agusan del Sur.


* HADIAH NOBEL EBADI KEMBALI

Pejabat Iran telah mengembalikan hadiah Nobel Perdamaian berikut diploma milik 
aktivis hak asasi, Shirin Ebadi. Ebadi yang berprofesi sebagai pengacara 
menerima hadiah tersebut pada tahun 2003 untuk perjuangannya bagi hak asasi 
wanita dan anak- anak.  

Bulan lalu pemerintah Iran menyita piagam dan diploma tersebut. Hal ini 
berbuntut terhadap perdebatan sengit antara pemerintah Iran dan Norwegia, 
tempat dimana hadiah tersebut diberikan. 

Pemerintah Iran mengatakan bahwa mereka sekarang telah mengembalikan medali dan 
diploma kepada Ebadi. Detail lengkap proses pengembalian belum jelas. Situasi 
yang dihadapi Ebadi di Iran sejak dirinya menerima hadiah tersebut cukup 
mengkhawatirkan. Sejak beberapa bulan lalu Ebadi bahkan harus menetap  di luar 
negeri. Keluarga Ebadi sering menerima ancaman dan rekening bank mereka sampai 
diblokir oleh pemerintah Iran.


* BERITA BURSA

Hari ini nilai tukar Euro terhadap dollar Amerika tercatat 1,4767

Di Jakarta nilai tukar Euro = Rp. 13.943,-
dan dollar Amerika = Rp. 9.442,-


* NOBEL BAGI OBAMA, PERANG KADANG DIPERLUKAN & DI BALIK PEMBANTAIAN POLITIS 
FILIPINA

Dalam mencapai perdamaian, perang kadang diperlukan. Demikian pesan Barack 
Obama dalam pidatonya ketika menerima hadiah Nobel Perdamaian di Oslo, Kamis 
kemarin. Presiden Amerika ini mengarahkan pidatonya pada semua kritisi yang 
merasa dirinya tidak pantas menerima Nobel tersebut. Sebagian orang merasa 
bahwa Obama harus membuktikan dirinya terlebih dahulu sebelum pantas mendapat 
Nobel. Sebagian lainnya lagi menganggap Obama sebagai 'presiden perang,'  
ketika 9 hari sebelum penarikan hadiah Obama memutuskan mengirim 34.000 tentara 
lagi ke Afghanistan. Demikian dilaporkan oleh harian Belanda , Algemeen 
Dagblad. 

"Kita harus menghadapi kenyataan pahit di depan mata bahwa kadang konflik 
agresif tak dapat dihindari. Hanya meyakini bahwa perdamaian sesuatu yang 
esensial tidak akan mewujudkan perdamaian. Perdamaian membutuhkan 
pertanggungjawaban dan pengorbanan, ujar Obama. 

Obama menambahkan perang kadang diperlukan untuk melindungi penduduk dari 
kelompok teroris atau rezim jahat. Sehubungan dengan itu, Obama juga menghimbau 
diberlakukannya peraturan ketat terhadap negara- negara yang mencemari hukum 
internasional, seperti Iran dan Korea Utara, tulis Algemeen Dagblad. 

Dalam beberapa kasus, Obama menambahkan, penggunaan kekerasan justru 
diperlukan; untuk membela diri, penyerbuan negara, untuk alasan kemanusiaan, 
jika pemimpin membantai rakyatnya dan jika perang saudara meluluhlantakkan 
banyak daerah. "Dalam situasi tersebut, tentu saja Amerika akan memegang teguh 
perjanjian internasional, bahkan jika lawan kami tidak bersedia menaati 
peraturan. Konsistensi ini merupakan sumber kekuatan kami," sambung Obama.

Pemberian hadiah Nobel mengukuhkan nama Obama sejajar dengan pemenang Nobel 
Perdamaian seperti Nelson Mandela dan Martin Luther King. Padahal, seperti 
diakui oleh Obama, dirinya belumlah sehebat nama- nama tersebut. 

Aksi protes terhadap Obama terlihat di luar gedung sewaktu upacara 
penganugerahan berlangsung. Spanduk- spanduk menuliskan kalimat kecaman 
seperti; "Obama Anda telah menang, sekarang buktikan bahwa Anda pantas mendapat 
hadiah tersebut." Kritik juga datang dari presiden Fidel Castro. Diberikannya 
Nobel Perdamaian bagi Obama merupakan bukti sinisme, ujar Castro.

Demikian lapor Algemeen Dagblad. 


Dari Eropa kita beralih ke Filipina. Dua hal dapat menjelaskan kekuatan politik 
sengit yang terjadi di propinsi Maguindandao, Filipina. Rumah mewah berpagar 
tinggi serta pasukan bersenjata yang setia menjaga rumahnya. Rumah kepunyaan 
keluarga Andal Ampatuan senior tersebut, dijaga ketat polisi dan tentara di 
saat keluarga Ampatuan sedang menghadapai tuntutan peristiwa pembantaian yang 
mengejutkan Filipina dan juga pihak internasional. Demikian lapor New York Time 
Online. 

23 November silam, konvoy kendaraan yang membawa keluarga Esmael Mangudadatu, 
rival politik Ampatuan, beserta belasan wartawan dan sejumlah warga sipil 
diserang oleh belasan pasukan bersenjata.Tercatat 57 korban tewas dalam 
pembantaian yang juga dibarengi oleh kasus perkosaan dan mutilasi seksual. 

Lebih jauh, The New York Times Online menuliskan bahwa alasan di balik 
pembantaian cukup jelas. Menurut para penguasa, saudara dan pendukung, 
Mangudadatu sedang dalam perjalanan untuk mendaftarkan surat pencalonannya 
sebagai Gubernur Maguindanao untuk pemilu tahun depan -- sebuah tantangan bagi 
Ampatuan, yang selama ini menjabat tanpa tantangan berarti. 

Kekuasaan klan Ampatuan di Maguindanao nyaris mutlak. Dari 36 kota di propinsi 
dipimpin oleh walikota, wakil walikota yang merupakan anak, cucu, sepupu, 
ponakan, menantu atau sekutu politik Ampatuan senior. Hal ini disimpulkan oleh 
sebuah studi yang dilakukan Pusat Investigasi Jurnalisme Filipna. 

Ampatuan menjalankan kontrolnya di Maguindanao dengan senjata dan budaya 
menakut-nakuti, di kota- kota yang diperintah oleh anggota keluarga, ujar  
penduduk dan pejabat setempat. Kebanyakan penduduk takut berbicara tentang 
Ampatuan. 

Dinasti keluarga Ampatuan telah mendukung Presiden Arroyo sejak 2001. Naiknya 
kekuasaan Ampatuan sedikit banyak disebabkan oleh dukungan Arroyo. Hal ini 
dikatakan Bobby Tuazon, analis di Pusat Pemberdayaan Warga dalam Pemerintahan, 
sebuah organisasi non profit di Manila yang telah menliti dinamika politik di 
propinsi Maguindandao. Menurutnya, Ampatuan merupakan perpanjangan dari peta 
politik Arroyo. 

Demikian New York Time Online. Dan sekian ulasan pers.


* RS OMNI CABUT GUGATAN PERDATA

Pihak kuasa hukum RS Omni mencabut gugatan perdata atas Prita Mulyasari, dan 
menghapusakan tuntutan denda 204 juta rupiah. sementara pengumpulan koin 
sebagai simbul sindiran atas perlakuan tidak adil bagi 'orang kecil' terus 
terhimpun hingga sekitar 500 juta rupiah. Namun gugatan pidana yang dilontarkan 
kepada Prita tidak dicabut. Radio Nederland Wereldomroep menjumpai O C Kaligis 
jaksa pembela Prita yang menjelaskan apa arti pencabutan gugutan perdata 
tersebut.

O C Kaligis [OCK]: Jadi begini. Itu adalah inisiatif dari, katakanlah, Omni. 
Kemudian saya dipanggil oleh Dirjen dari Departemen Kesehatan. Saya bilang, 
kalau mau damai sih kita damai semua. Sebenarnya masalahnya kecil.  Dulu kan 
ketika masuk rumah sakit dibilang ongkos kita 27.000.  Baru dibilang kita demam 
berdarah positif. Pagi-pagi sudah 91.000.Setelah kita pindah ke rumah sakit 
lain, dibilang gondokan pada waktu itu. Sebenarnya masalahnya kecil. Kalau 
waktu itu dia minta maaf udah selesai.

Karena RS Omni ini rumah sakit besar, dia kerjain kita. Dimasukannya kita dalam 
penjara dengan laporan pidana. Pidana belum selesai, dia gugat kita dengan 
gugatan perdata. Perbuatan melawan hukum. Perbuatan melawan hukum itu kan 
dibuktikan dulu, baru bisa dikatakan perbuatan melawan hukum. Entah bagaimana 
pengacaranya kok bisa menang di dua tempat. Dan dijatuhi denda 204 juta.

Pada waktu orang tahu ini masalah keluan kepada sesama teman yang tidak 
diumumkan kepada publik, itu simpati mulai berdatangan. Sampai sekarang 
barangkali sudah 10 ton uang receh yang dikasih, sudah mencapai 500 juta lebih. 
Tapi itu kami tidak mau pakai juga. Kalau di Mahkamah Agung kita menang, itu 
akan kita berikan kepada orang-orang siapa saja, justice for the poor. Jadi 
keadilan bagi si miskin. Karena bagi si miskin ini paling sulit mereka 
mendapatkan kebenaran. 

Jadi tidak benar bahwa sudah dicabut. Karena mencabutnya kan harus di depan 
pengadilan. Jadi register itu dicabut. Maunya kita, ini kan gara-gara laporan 
mereka, kiga masuk penjara. Kalau memang mau fair, pidananya juga dicabut.  
Gitu saja. Jadi ke pengadilan. Ini tiba-tiba sudah terdesak, saya dengar tadi 
dia sudah dicabut.  Dicabut tapi register nomer masih ada di pengadilan. 

Radio Nederland Wereldomroep [RNW]: Apa makna dari pencabutan gugatan perdata 
ini tanpa mencabut gugatan pidana. Apa artinya ini?

OCK: Itu kan akal-akalan dia. Dia bilang perdata sudah tidak ada, nggak usah 
bayar ganti kerugian, tapi dia mau hukum kita terus. Itu kan akal-akalan.

Untuk mengikuti wawancara selengkapnya dengan O C Kaligis ini anda bisa bukan 
situs web kami; www.ranesi.nl


* UNILEVER LEPAS MINYAK KELAPA SAWIT 'SALAH'

Perusahaan produk kebutuhan hidup Belanda-Inggris, Unilever menghentikan 
pembelian minyak kelapa sawit dari Sinar Mas, sebuah grup Indonesia yang 
mungkin terlibat dalam pembalakan liar hutan. Unilever mengambil keputusan ini 
di bawah tekanan dari Greenpeace.

NRC Handelsblad Online melaporkan bahwa organisasi lingkungan hidup itu menuduh 
perusahaan PT Smart, bagian dari Sinar Mas, selama bertahun-tahun menebang 
hutan hujan tropis demi produksi minyak sawit mereka. Diketahui bahwa lahan 
gambut juga dibakar dan digunakan untuk perkebunan kelapa sawit. Berdasarkan 
laporan terakhir tahun lalu, Unilever mulai melakukan investigasinya sendiri, 
yang berujung pada kesimpulan sama seperti Greenpeace.

Unilever adalah pengguna terbesar minyak kelapa sawit di dunia; 1,3 juta ton 
per tahunnya. Sekitar 5 persen dari jumlah itu menurut Unilever datang dari 
Sinar Mas. Kontrak Unilever dengan Sinar Mas bernilai lebih dari 20 juta Euro. 
Menurut Unilever, ini satu-satunya kontrak mereka dengan produsen minyak sawit 
yang akan dihentikan. Intinya adalah saat ini Unilever terus mencari alternatif 
bagi kelapa sawit yang tidak diketahui asal usulnya.

Sertifikasi

"Unilever telah menargetkan diri untuk mengambil semua produk minyak sawit 
mulai tahun 2015 dari produksi berkelanjutan," ujar juru bicara mereka. "Bagi 
produk-produk Eropa hal ini akan diberlakukan lebih cepat, mulai 2012." 
Sekarang 15 persen dari minyak sawit yang digunakan Unilever bersertifikat, 
sekitar setengahnya merupakan minyak sawit dunia "ramah lingkungan". NRC 
Handelsblad Online melaporkan.

Greenpeace memiliki keraguan cukup serius akan kualitas sertifikasi. Menurut 
kelompok lingkungan hidup ini, perusahaan induk seringnya memang mempunyai 
catatan yang baik, namun di samping itu perusahaan-perusahaan cabang juga 
sering melanggar aturan lingkungan. PT Smart adalah anggota Meja Bundar Minyak 
Sawit Berkelanjutan, sebuah organisasi yang mengaku bertujuan memperjuangkan 
produksi minyak sawit berkelanjutan. Tetapi perusahaan tersebut belum memiliki 
satupun perkebunan bersertifikat lingkungan.

Minyak kelapa sawit selain digunakan untuk bahan produksi kebutuhan hidup juga 
digunakan untuk produksi biofuel, dimana dalam beberapa tahun terakhir 
produksinya telah meningkat secara signifikan. Hal ini menyebabkan pesatnya 
penebangan hutan hujan tropis di negara-negara seperti Malaysia dan Indonesia. 
Hutan- hutan tersebut  mempunyai peran penting dalam mengurangi gas rumah kaca 
karena mereka menyerap karbon dioksida. Di Indonesia, dihentikannya penebangan 
hutan ini akan berguna dalam mengurangi laju kepunahan habitat orangutan. 
Demikian tulis NRC Handelsblad Online.


* AU PAIR FILIPINA DAPAT PENGHARGAAN HAM

Mereka adalah pekerja yang terlupakan. Imigran yang tidak memiliki dokumen 
lengkap, bekerja sebagai pengasuh anak, au pair dan pembersih rumah di negeri 
ini. 


Pada hari Internasional Hak Asasi Manusia, Kamis hari ini seorang wanita 
Filipin yang berjuang mencari pengakuan atas penderitaan mereka, dianugerahi 
penghargaan bergengsi Belanda, Clara Meijer-Wichmann Penning, dalam 
memperjuangkan hak asasi manusia.

Lorie Matulay (50 tahun) datang ke Belanda sembilan tahun lalu, bekerja untuk 
keluarga Belanda sebagai au pair. Dia mengatakan tidak menduga akan kesulitan 
mendaftarkan diri sebagai pekerja. Tapi begitu tiba ia diberitahu bahwa ia 
terlalu tua untuk mendapatkan dokumen yang diperlukan, dengan alasan hanya 
diperuntukan pekerja berusia antara 18 dan 25 tahun.

Kurang Beruntung
Dia punya kontrak pribadi dengan keluarga tempat ia bekerja. Walaupun 
pemerintah Belanda tidak mengakuinya secara resmi, itu sudah membuatnya tenang. 
Tetapi, menurutnya, banyak pekerja migran lain yang kurang beruntung:

"Banyak dari mereka, dan itulah alasan saya berjuang untuk mereka. Meskipun 
saya punya majikan yang sangat baik, tapi hati saya bersama mereka. Kisah-kisah 
mereka lebih buruk dari saya. Yang paling penting adalah pelayanan kesehatan - 
ada orang yang menolak memberi tempat di ruang gawat darurat, padahal mereka 
benar-benar sakit. Itu benar-benar tidak manusiawi karena seorang dokter 
seharusnya memperhatikan pasien, tanpa pandang bulu. "

Tahun 2006 Lorie memutuskan untuk mendirikan Trusted, serikat karyawan 
tak-terdaftar. Organisasi ini mendesak pemerintah agar  memberikan perlindungan 
hukum. Tujuan pertama Trusted adalah memastikan para pekerja yang tidak 
terdaftar resmi, mendapat akses perawatan kesehatan. Di samping itu ia juga 
ingin perlindungan lebih baik dari para pemilik kamar kost jahat yang mencari 
keuntungan.

"Mereka tahu, kita tidak punya surat-surat, mereka meminta banyak uang. Tiga 
bulan kemudian - setelah mereka mendapatkan uang muka, sebagai syarat sewa dua 
bulan di muka sebelum pengontrak masuk, lalu pemilik mengusir penyewa keluar 
kamar dan uang muka tidak dikembalikan."

Pengakuan
Lorie mengatakan situasi sedikit membaik sejak Serikat Buruh terbesar Belanda 
FNV mengakui keberadaan pekerja yang tidak terdokumentasikan ini. Lebih banyak 
perhatian yang terfokuskan pada penderitaan mereka, ungkapnya. Walau demikian, 
jalan masih panjang untuk mencapai persamaan hak bagi para anggota.

Salah satu masalah pada pekerja migran rumah tangga, menurut Lorie adalah 
mereka tidak terlihat karena bekerja di dalam rumah warga. Dia berharap dengan 
penghargaan ini ia bisa menyampaikan pesan ke kalangan luas di Belanda yang 
selama ini tidak menyadari situasi ini.

"Ketika saya pertama kali datang, saya tidak sepenuhnya terlibat kampanye ini. 
Saya pikir ini adalah negara yang sangat indah untuk tinggal, tapi kemudian 
ketika saya melibatkan diri dalam kampanye, saya sangat sedih. Saya menyadari 
bahwa orang-orang Belanda sekalipun ada yang dibayar di bawah upah minimum. Itu 
benar-benar mengejutkan, karena saya pikir kita tinggal di kelas menengah. 
Sebenarnya majikan saya benar-benar terkejut. Dia bilang 'Saya tidak percaya 
bahwa hal ini terjadi di negara saya sendiri'. "

Hadiah
Lorie, masih bekerja sebagai au pair di kota Bussum, Belanda dan akan 
dianugerahi Hadiah Clara Penning Wichmann Meijer oleh Liga Hak Asasi Manusia 
dan organisasi J'accuse. Dia berharap suatu hari bisa kembali ke Filipina untuk 
merawat keluarganya sendiri. Tapi saat ini dia masih mendapat bantuan dari 
keluarga majikannya.


* LAMPU HIJAU EURO 2012 BAGI UKRAINA

Kota- kota Ukraine; Kiev, Lviv, Donetsk dan Kharkiv akan menjadi tuan rumah 
bagi kejuaraan sepak bola Eropa 2012. Hal ini dikatakan UEFA hari Jumat. Ibu 
kota Ukraina juga telah dikonfirmasi sebagai tempat berlangsungnya pertandingan 
final. Badan pengaturan sepak bola Eropa telah menunda keputusan ini dis emua 
kota yang diajukan Ukraina kecuali Kiev karena lambatnya kemajuan proyek- 
proyek infrastruktur. 

"Saya senang untuk mengumumkan bahwa berkat upaya yang luar biasa dari 
pemerintah Ukraina akhirnya kami bisa memberi lampu hijau untuk sebuah turnamen 
simetris empat kota di Polandia, dan Kiev, Lviv, Kharkiv dan Donetsk di 
Ukraina," ujar Presiden UEFA Michel Platini pada jumpa pers.

"Tetap ada pekerjaan yang tetap harus dilakukan dan tantangan- tantangan untuk 
dilalui. Saya sepenuhnya percaya dengan Ukraina dan Polandia sebagai tuan 
rumah," tambahnya. Turnamen diselenggarakan bekerja sama dengan Polandia, di 
mana empat kota - Poznan, Wroclaw, Warsawa dan Gdansk - sudah dikonfirmasi oleh 
UEFA mampu menjadi tuan rumah pertandingan. 

"Hari ini Ukraina menang, rakyat Ukraina menang," ucap bangga Perdana Menteri 
Ukraina Yulia Tymoshenko di televisi lokal. UEFA telah frustrasi dengan 
kemajuan kerja yang lambat di Ukraina. Pada bulan Mei UEFA memberikan waktu 
enam bulan ke empat kota untuk menunjukkan peningkatan signifikan. Kecaman 
"besar" ditujukan Platini mengenai infrastruktur bandara, jaringan transportasi 
dan akomodasi yang sesuai untuk menampung luapan para fans. 

PELUANG BARU

"Platini, pemain besar dan presiden, telah memberikan kita kesempatan baru, 
kesempatan untuk menunjukkan apa yang membuat kita besar," ucap presiden FA 
Ukraina, Grigoriy Surkis dalam konferensi pers. "Kita harus memastikan bahwa 
Euro 2012 akan setidaknya sesukses dua turnamen sebelumnya. Sekarang bukan 
waktunya kita untuk beristirahat. 

"Kami telah mengorbankan banyak hal untuk keputusan ini, banyak kesulitan yang 
telah dialami ... tapi lampu merah telah dihindari karena kami memperhatikan 
peringatan-peringatan itu," tambahnya. "Kami akan memodernisasi infrastruktur 
kami, membangun apa yang masih harus dibangun, bersiaplah untuk tontonan yang 
indah. Kami tidak akan meninggalkan sedikitpun kesempatan bisnis untuk 
mempertahankan prestise UEFA.

"Akan sangat sayang membiarkan kesempatan yang luar biasa ini lolos dari 
jari-jari kami. Hal ini memungkinkan kami untuk memastikan masa depan yang 
menjanjikan bagi negara kami. Ini bukan hadiah Natal untuk saya, itu hadiah 
Natal untuk semua penduduk Ukraina." Surkis lebih lanjut mengatakan dia smapai 
melewatkan pesta ulang tahun ke-90 ayahnya untuk menghadiri pertemuan di pulau 
Madeira.

"Ayah saya memahami pentingnya transformasi ini. Dia sudah mengerti ketika 
Perang Dunia Kedua dimenangkan. Ayah saya memiliki kehidupan yang sangat sulit; 
keputusan ini sangat menyenagkan hatinya." 


"Elderly people understand the importance of these transformations. He was 
present when World War Two was won. My father has had a very difficult life; 
this is a heart-warming decision for him."


* Mahasiswa Iran di Belanda Merasa Didiskriminasi

Johan van Slooten



Mahasiswa dan dosen-dosen Iran di pelbagai universitas Belanda menggugat 
Belanda karena mereka dilarang mengakses riset ilmu pengetahuan yang peka 
seperti fisika nuklir.
 
Pada sidang di pengadilan kota Den Haag Kamis (09-12), mahasiswa Iran 
mengatakan bahwa larangan itu melanggar kebebasan mengikuti pendidikan dan 
riset di Belanda. Ini juga mengandung unsur diskriminasi, karena berlaku bagi 
setiap warga Iran NULL sekalipun sudah bertahun-tahun hidup di Belanda, atau 
bahkan lahir di Belanda.
 
Salah satu penggugat adalah Behnam Taebi, dosen fisika di Univetsitas Delft. 
Dia hendak mengambil gelar doktor di sana, tapi karena adanya larangan 
pemerintah Belanda, maka dia tidak dapat melakukannya. "Sementara ini saya 
dilarang masuk beberapa lokasi di kampus, misalnya institut reaktor nuklir 
Delft", katanya kepada Radio Nederland Wereldomroep.
 

Resolusi PBB
Pemerintah Belanda mengatakan mengikuti resolusi PBB yang menetapkan bahwa 
negara-negara anggota dapat menerapkan pembatasan terhadap pelajar dan ilmuwan 
asal Iran, tapi Taebi tidak sependapat.
 
"Tidak ada negara anggota PBB lain yang menafsirkan sanksi-sanksi ini sedrastis 
Belanda. Di mana-mana di dunia tidak ada pengucilan exkluisf warga Iran. Kalau 
mau melindungi informasi sensitif, itu bisa saja. Tapi itu bukan berarti harus 
mengucilkan satu kewarganegaraan. Semua ini berdasarkan persepsi ilmu yang 
sangat sempit. ".
 
"Berarti bahaya datang dari warga Iran saja ", tambah Taebi. "Bahkan dari warga 
Iran Belanda. Saya penduduk Belanda dan juga dilarang masuk lokasi-lokasi 
tersebut. Siapa saja bisa menimbulkan masalah, bukan orang Iran melulu. ".
 

Dipermalukan
Pengacara yang mewakili Belanda pada sidang mengatakan bahwa kebijakan Belanda 
itu sejalan dengan resolusi PBB. "Pada umumnya, bentuk sanksinya yang berdampak 
bagi banyak orang. Itu yang terjadi di sini. Kalau itu berarti merugikan 
beberapa warga Iran yang bekerja di bidang riset ilmu dan tidak beritikad 
jelek, maka harus diakui bahwa kadangkala yang beritikad baik dirugikan oleh 
mereka yang berniat jelek ".
 
Belanda tahu apa dampaknya kalau orang-orang beritikad jelek mendapat akses 
informasi yang peka. Tahun 1970an dan 1980an teknologi rahasia dicuri dari 
pabrik nuklir Belanda Urenco dan diselundupkan ke Pakistan dan Iran oleh 
periset Abdul Qadeer Khan, yang bekerja untuk Urenco. Kemudian dia dijuluki 
"bapak bom atom Pakistan ", karena secara illegal menggunakan teknologi Urenco 
untuk industri nuklir Pakistan. Pemerintah Belanda tampaknya tidak mau 
dipermalukan secara internasional untuk kedua kalinya dalam hal ini. 

Mata-mata?
Sidang di Den Haag dihadiri dua puluhan lebih mahasiswa Iran, yang kebanyakan 
mendukung gugatan. "Jadi saya ini mata-mata?", kata mahasiswa fisika di 
Universitas Utrecht di depan ruang pengadilan. "Rupanya mereka berpikir kami 
semua jahat dan mengirim macam-macam informasi ke Iran. Bodoh ". Sebagai 
mahasiswa fisika, dia tahu kelak harus berhadapan dengan sejumlah restriksi.
 

Mahasiswa lainnya mengatakan peraturan ini memberikan sinyal yang salah kepada 
aneka ragam warga yang didorong berintegrasi dengan masyarakat Belanda.
 
"Kalau salah satu warga asing di negeri ini berupaya sebaik mungkin untuk 
berintegrasi NULL mereka belajar dan kerja keras- lalu ditunjuk sebagai contoh 
yang jelek dan diberi sanksi, maka warga asing lainnya tidak bisa disalahkan 
kalau mereka marah terhadap Belanda ".
 
Putusan hakim diperkirakan keluar tanggal 3 Februari 2010.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.radionetherlands.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke