---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Selasa 26 Januari 2010 15:20 UTC



** LAMBANG GARUDA DI T-SHIRT ARMANI

** TRANPARENCY INTERNATIONAL: SBY TIDAK TEPATI JANJI 

** PELARANGAN BURKA DI PRANCIS HAMPIR RAMPUNG 

** PEMILIHAN PRESIDEN SRI LANKA PICU KEKERASAN 

** MAHASISWA VENEZUELA PROTES PENUTUPAN TELEVISI

** TOPIK TINJAUAN PERS: NEONAZI TIDAK HANYA DI KOTA BESAR DAN WAWANCARA JOUWE 
DI JAKARTA 

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: ROB COHEN DAN PEMBEBASAN KAMP AUSCHWITZ 

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: SENIMAN SWISS BERSATU MENENTANG LARANGAN 
MENARA MASJID

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: "SAYA TIDAK AKAN LAGI BELA OBAMA"

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PINJAMAN MIKRO TELAH DEWASA 

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: ORANG BELANDA TIDAK GENCAR LAGI MEMBANTU?

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: INTERVENSI PEMERINTAH DI TUBUH PSSI DIBUTUHKAN 



* LAMBANG GARUDA DI T-SHIRT ARMANI

Media di Indonesia memberitakan pro dan kontra penjualan T-shirt keluaran rumah 
mode Emporio Armani yang bergambar burung Garuda. Gambar burung Garuda yang 
terdapat dalam T-shirt itu memang mirip lambang negara dengan kepala Garuda 
menghadap kanan, tameng di dada, dan mencengkram pita. Hanya gambar banteng dan 
beringin yang dirubah menjadi logo A/X, atau Armani Exchange, trademark rumah 
mode itu. Di situs jejaring seperti Twitter sudah banyak komentar yang 
mendukung atau mencekam kaos tersebut. Pihak Emporio Armani sendiri belum mau 
berkomentar.


* TRANPARENCY INTERNATIONAL: SBY TIDAK TEPATI JANJI

Menurut Transparency International, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono gagal 
menepati janji-janji kampanyenya untuk menanggulangi korupsi selama 100 hari 
masa jabatannya yang kedua. Juru bicara Transparency International, Teten 
Masduki, mengatakan janji presiden untuk menanggulangi korupsi sekarang ini 
sepertinya hanya slogan populer belaka demi memenangkan pemilihan bulan Juli 
tahun lalu. Organisasi pemberantasan korupsi itu mengaku kecewa. Menurutnya 
sampai saat ini belum ada hasil yang signifikan adanya pemberantasan korupsi. 
SBY justru membiarkan institusi anti korupsi, KPK, melemah begitu saja, padahal 
tadinya sudah berjalan cukup efektif.


* PELARANGAN BURKA DI PRANCIS HAMPIR RAMPUNG

Aturan Pelarangan Burka di Prancis hampir rampung. Sebuah komisi dari parlemen 
Prancis mengeluarkan laporan yang mengusulkan pelarangan penggunaan kain 
penutup muka itu di sekolah, angkutan umum, rumah sakit dan instansi-instansi 
umum lainnya. Mereka berargumen Burka bertentangan dengan norma-norma Prancis. 
Pada akhirnya seluruh anggota parlemen masih harus menyetujui hal ini. Presiden 
Nicholas Sarkozy pertengahan tahun lalu sempat menegaskan Burka tidak disambut 
hangat di Prancis. Di negara ini bermukim sekitar 6 juta muslim. Ini adalah 
jumlah terbesar minoritas muslim di Eropa. Kira-kira 2000 muslimah di sana 
mengenakan Burka


* PEMILIHAN PRESIDEN SRI LANKA PICU KEKERASAN

Pemilihan presiden Sri Lanka hari Selasa ini diselenggarakan dengan pengamanan 
ketat. Sekitar 70 ribu polisi siap siaga di seluruh negeri mencegah terjadinya 
kerusuhan. Terdapat 22 kandidat dalam pemilihan presiden kali ini, diantaranya 
presiden saat ini, Mahinda Rajapakse. Lawan utama sang presiden adalah Sarath 
Fonseka, mantan panglima tertinggi dan pahlawan perang. Kedua kandidat mengaku 
berperan besar dalam penaklukan pemberontak Macan Tamil, yang terjadi tahun 
lalu. Persaingan ketat antara Rajapakse dan Fonseka memicu kampanye pemilihan 
presiden yang penuh kekerasan. Beberapa minggu belakangan ini empat pembunuhan 
politik terjadi. Selain itu insiden kekerasan terjadi di mana-mana dengan latar 
belakang kampanye politik. Sekitar 20 ribu pengamat dari dalam dan luar negeri 
datang untuk memperhatikan seberapa lancar pemilihan presiden Sri Lanka itu. 
Hasil pemilihan rencananya diumumkan besok.


* LAGI-LAGI BOM BUNUH DIRI DI BAGDAD

Pada sebuah serangan bom mobil di Bagdad Irak, setidaknya 18 orang tewas. 
Delapanpuluh orang lainnya luka-luka. Pelaku bom bunuh diri meledakkan mobilnya 
di depan gedung Departemen Dalam Negeri Irak. Beberapa saat kemudian gedung 
perkantoran itu runtuh. Hari Senin lalu tiga aksi bom bunuh diri mengagetkan 
lingkungan sekitar tiga hotel mewah di kota Bagdad. Dalam tiga serangan itu 
setidaknya 36 tewas.


* JERMAN RENCANA TARIK MUNDUR PASUKAN

Tahun depan Jerman akan menarik mundur sedikit demi sedikit pasukannya di 
Afghanistan. Pemerintah di Berlin ingin tahun 2014 nanti tanggung jawab 
keamanan sudah sepenuhnya berada di tangan pemerintah Afghanistan. Demikian 
penjelasan Menteri Luar Negeri Jerman, Guido Westerwelle, sebelum Konferensi 
Internasional Afghanistan diselenggarakan hari Kamis mendatang di London. Dalam 
waktu dekat 850 serdadu tambahan akan dikirim ke Afghanistan. Mereka akan 
melatih dinas keamanan Afghanistan. Satu bagian pasukan akan tetap ditempatkan 
sebagai pasukan cadangan fleksibel. Saat ini terdapat sekitar 44 ribu tentara 
Jerman di Afghanistan.


* WAPRES VENEZUELA UNDUR DIRI

Wakil presiden Venezuela, Ramon Carrizalez, mengundurkan diri. Dia memutuskan 
untuk lengser karena alasan pribadi. Selain menjabat sebagai wakil presiden, 
Carrizalez adalah  Menteri Pertahanan. Pemerintahan Hugo Chavez juga kehilangan 
satu orang lagi, yaitu istri Carrizalez, Yubiri Carrizalez yang menjabat 
sebagai menteri lingkungan hidup. Minggu lalu media Venezuela mengabarkan 
adanya konflik antara sang presiden dan wakilnya itu. Namun suami istri 
Carrizalez menyangkal pengunduran dirinya karena konflik tersebut.


* Seorang tewas dalam aksi protes di Venezuela. Mahasiswa Venezuela mengadakan 
berdemonstrasi menentang penutupan sebuah stasiun televisi. Dalam aksi inilah 
seorang siswa berusia 15 tahun tewas. Para mahasiswa menuntut kebebasan 
mengeluarkan pendapat. Stasiun televisi yang ditutup itu acap kali mengkritik 
presiden Hugo Chavez. Menurut pemerintah penutupan itu hanyalah sebuah sanksi 
administratif belaka. Stasiun Televisi itu boleh siaran lagi jika berjanji 
mengikuti peraturan dan menyiarkan beberapa pidato presiden yang memang wajib 
disiarkan.




* PEMILIHAN PRESIDEN SRI LANKA BERJALAN LANCAR

Pemilihan presiden Sri Lanka secara umum berjalan lancar. Meski demikian di 
bagian utara semenanjung Jaffna terjadi lima insiden peledakan. Tidak ada 
korban dalam kejadian ini. Pemilihan presiden kali ini diselenggarakan dengan 
pengamanan ekstra ketat. Tujuhpuluh ribu polisi diturunkan untuk mencegah 
terjadinya kerusuhan. Hasil pemilihan belum diketahui dengan pasti, namun 
sejauh ini sebanyak 60 persen suara telah dikumpulkan. Persaingan ketat terjadi 
pada dua kandidat utama, yaitu presiden Mahinda Rajapakse dan mantan panglima 
besar, Sarath Fonseka. Keduanya sama-sama mengaku berperan besar dalam 
penaklukan Macan Tamil. 

Sementara itu Fonseka mengabarkan dia tidak bisa menggunakan hak suaranya. 
Menurut pengurus kotak-kotak suara namanya memang tidak tercantum dalam daftar 
pemilih.


* NIGERIA LOLOS SEMI FINAL PIALA AFRIKA

Setelah melewati babak adu pinalti Nigeria akhirnya berhasil lolos babak semi 
final Piala Afrika di Angola. Duel lawan Zambia berlangsung alot dan tanpa gol 
setelah perpanjangan waktu. Walau Zambia terlihat tangguh dalam pertandingan 
tersebut, Nigeria berhasil mengalahkannya dalam adu pinalti, 5-4. Hari Kamis 
mendatang Nigeria bertanding lawan Ghana untuk satu tempat di final. Satu 
pertandingan semi final yang lain berlangsung antara Algeria dan Mesir.


* AVATAR CETAK REKOR

Film Avatar makin terus mencetak rekor. Dalam waktu lima minggu saja film tiga 
dimensi ini meraih penghasilan 1, 8 milyar dolar Amerika. Dengan demikian 
berhasil mengalahkan omzet film Titanic dari tahun 1997. Kedua film ini 
sama-sama disutradarai James Cameron. Film Avatar bercerita tentang sekelompok 
militer Amerika yang ingin menaklukan planet Pandora dengan penduduk pribuminya 
yang cinta lingkungan. Di Belanda film ini juga laku keras. Sampai saat ini 1 
juta orang Belanda sudah menonton Avatar.


* BERITA BURSA

Bursa saham Amsterdam dalam pembukaan perdagangan hari ini dibuka dengan nilai 
rendah. 
    
AEX merugi 0,6 persen pada 519,38 poin. Bursa-bursa di Paris, Frankfurt en 
London juga merugi sampai 0,7 persen. 
    
Bursa-Bursa di Asia mendapat kerugian telak karena khawatir pemerintah Cina 
ingin mengerem perekonomian.  
Indeks Nikkei Tokyo nilainya turun 1,8 persen dan Hang Seng di Hongkong ditutup 
dengan kerugian sebesar 2,4 persen. 

Kurs Valuta: 

1 Euro = USD 1, 40 
1 Euro = Rp. 13. 107,-
1 USD = Rp. 9. 300,-


* NEONAZI TIDAK HANYA DI KOTA BESAR DAN WAWANCARA JOUWE DI JAKARTA

Banyak orang tua di desa Beieren, dekat Munchen, kebingungan melihat tingkah 
putra-putri mereka yang kini ikut-ikutan kelompok ekstrim kanan Neonazi. 
Menurut harian Belanda Trouw, gerakan ini tidak hanya berjangkit di kota-kota 
besar, tapi juga di desa-desa kecil di Jerman. 

"Belakangan ini banyak orang tua yang datang ke konseling karena malu. Mereka 
juga bingung, kenapa anaknya bisa berubah jadi Neonazi?" ujar Nicola Hieke, 
koordinator jaringan penasehat orang tua di Beieren.

Menurut Hieke kelompok ini sekarang menjadi trend. Anak muda memang suka 
mengikuti gaya hidup apapun yang beken. Namun sekarang sulit mengenali 
anak-anak Neonazi baru ini. Mereka tidak lagi berpenampilan garang dengan 
kepala botak, jaket kulit dan sepatu boot. Tapi malah seperti anak muda biasa. 

Ciri khas yang akhir-akhir ini muncul adalah pengunaan angka 88. Berarti dua 
kali huruf ke delapan di alfabet, yaitu H, menjadi Heil Hilter! Kultur Neonazi 
ini juga bisa diketahui lewat musik. Berbagai CD grup musik ekstrim kanan, 
dengan lugas menyampaikan pesan-pesan Neonazi dalam lirik lagu mereka. 

Lebih ekstrim lagi, Neonazi sekarang menginfiltrasi lewat propraganda ide. 
Mereka masuk dalam kelompok belajar mahasisa jurusan sejarah, gerakan perempuan 
atau feminisme, juga kelompok konservatif. 

Pertanyaannya adalah mengapa anak muda desa juga ikut Neonazi? "Pastinya mereka 
ikut-ikutan budaya yang lagi ngetrend. Ingin dikenal orang lain. Pencarian jati 
diri, frustasi dan ingin memprotes," jelas Hieke. "Orang tua mengira, gerakan 
seperti ini hanya bangkit di bekas DDR di timur sana, tapi tidak, mereka sudah 
merebak ke mana-mana," demikian Trouw. 

Dari Jerman kita ke Indonesia. 

Nicolas Jouwe mulai menata kehidupan barunya di Indonesia, demikian tulis NRC 
Handelsblad. Wartawan harian sore Belanda itu, Elkse Schouten, mewawancarai 
Jouwe di apartemen sementaranya di Jakarta. Dalam waktu dekat dia akan pindah 
ke Jayapura. 

Setelah 47 tahun berada di pengasingan, Jouwe, pendiri Organisasi Papua 
Merdeka, akhirnya kembali ke tanah kelahirannya. Di sana, banyak yang akan 
mengurusnya, cucu, cicit, keponakan, atau sepupu. Ketika ditanya apakah dia 
benar-benar meninggalkan secara penuh perjuangannya selama ini, Jouwe menjawab, 
"Yah, pertanyaan seperti ini tidak gampang menjawabnya," ujar Jouwe. "Saya 
tidak ingin di'panggang' di Belanda. Saya ingin di kubur saja," tambahnya. 
Jouwe merujuk pada kebiasaan orang Belanda sekarang lebih memilih dikremasi 
daripada dikubur. 

Hari-hari Jouwe di Papua tidak untuk bersantai sambil berkebun. Dia akan 
membantu rakyat Papua. Dia ingin mendidik rakyat Papua menjadi lebih modern, 
seperti untuk masalah jaminan kesehatan dan sekolah. 

Memerdekakan Papua sepertinya bukan lagi agenda intinya. "Ini tidak mungkin 
lagi. Masyarakat Internasional tidak lagi memberi dukungan," ujar Nico, putra 
Jouwe yang selalu mendampingi. Namun tidak semua rakyat Papua serealistis 
Jouwe. Di Belanda sendiri banyak yang menyebutnya pengkhianat. "Mereka tidak 
ingin mengerti bekerjasama dengan Indonesia lebih praktis daripada melawan." 
Lanjut Nicolaas Jouwe.

Demikian NRC Handelsblad, dan sekian tinjauan pers.


* ROB COHEN DAN PEMBEBASAN KAMP AUSCHWITZ

Intro: Rob Cohen, keturunan Yahudi berusia 83 tahun, selama Perang Dunia Kedua 
sempat mendekam di Auschwitz-Birkenau, kamp pemusnahan Nazi. Rabu 27 Januari 
besok tepat 65 tahun silam Auschwitz dan kamp konsentrasi lain dibebaskan. Di 
Museum Abad 20, Belanda Utara, Rob Cohen menuturkan kisahnya yang mengerikan 
itu. Laporan redaktur Belanda Belinda van Steijn.

Rob Cohen baru berusia 14 tahun ketika pasukan Jerman menduduki Amsterdam, kota 
kelahirannya. Ayah, ibu dan kakaknya dideportasi ke Kamp Konsentrasi Sobibor. 
Mereka tewas di sana. Rob sendiri bisa bertahan hidup setelah 27 bulan mendekam 
di pelbagai kamp konsentrasi, termasuk 11 bulan di Auschwitz.

Bertahun-tahun Rob Cohen bungkam tentang pengalamannya di kamp. Tetapi sejak 
awal tahun 1990an ia rajin berceramah di pelbagai sekolah, memberitahu para 
murid soal pemusnahan massal yang dilakukan rezim Nazi. Belum lama berselang ia 
menuturkan pengalamannya yang mengerikan itu pada pameran foto dan benda-benda 
lain yang diselenggarakan oleh Museum Abad 20 di kota Hoorn, Belanda Utara. 

Beberapa hari sebelum Auschwitz dibebaskan oleh pasukan sekutu, Rob diungsikan. 
Bersama ratusan tahanan lain ia harus menempuh perjalanan selama berhari-hari, 
padahal waktu itu Eropa sedang musim dingin dengan salju tebal.

Rob Cohen: Kami berjalan dengan pakaian tipis. Mars itu bisa disebut mars 
kematian. Bisa dibayangkan tidak banyak orang dalam kondisi bisa menempuh 
perjalanan dingin seperti ini. Kalau ada yang ketinggalan di belakang, langsung 
mereka ditembak mati. Jenazah mereka ditinggal di pinggir jalan. 

Sampai akhirnya mars itu berhenti. Rob Cohen dimasukkan ke dalam gerbong 
terbuka pengangkut barang. Di gerbong itu, tanpa makanan dan minuman, ia harus 
bisa bertahan selama 10 hari.

Rob Cohen:  Perjalanan dalam kereta api terbuka itu mengerikan sekali. Kalau 
ada yang meninggal dunia, langsung dia ditelanjangi untuk diambil pakaiannya. 
Kita tidak memperoleh makanan dan minuman. Lalu apa yang terjadi, itulah 
kanibalisme. 

Pada pameran di Museum Abad 20, dipamerkan 200 foto, juga terlihat bintang 
Yahudi, seragam kamp dan mata uang yang berlaku di kamp konsentrasi. Suara Rob 
terdengar dalam rekaman penjelasan bagi semua obyek pameran. Ia bertutur 
tentang mars kematian, tentang penggalian terowongan bagi pembangunan Rudal V2 
Jerman. Waktu itu banyak tahanan yang mengalami siksaan berat, juga banyak 
korban akibat ledakan, siksaan dan canda sadis para penjaga.

Hans Stuijfbergen, direktur Museum Abad 20, bangga dengan pameran ini. 
Menurutnya sangat penting bagi generasi muda untuk berpengetahuan cukup tentang 
perang dan pemusnahan massal yang dilakukan Nazi. Karena itu dipamerkan juga 
foto-foto serta film yang mengerikan, termasuk mayat-mayat kurus, tumpukan 
mayat, kamar gas dan ovennya.

Sampai sekarang Rob Cohen tetap sangat membenci pelaku pembunuhan massal Perang 
Dunia Kedua. Sekarang ia tergabung dalam tim jaksa yang mendakwa John 
Demjanjuk, yang konon pernah menjadi penjaga kamp Sobibor. Ayah dan kakak Rob 
tewas di kamp itu. Menurutnya Demjanjuk bersalah karena membunuh rata-rata 
seribu orang perhari, selama berbulan-bulan. Ia sangat berharap orang ini 
dihukum. 

Rob Cohen: Bagi saya dia itu seperti setumpuk sampah. Saya tidak pernah 
memandangnya. Tidak secuilpun dia menarik saya. Mudah-mudahan dia dihukum atas 
perbuatannya, itu yang menarik bagi saya. 

Pekan ini, secara panjang lebar, Negeri Belanda mengenang pembebaskan Kamp 
Auschwitz 65 tahun silam. Rabu 27 Desember ditetapkan PBB sebagai Hari 
Mengenang Holocaust, pemusnahan massal orang Yahudi selama Perang Dunia Kedua. 
Yang juga diperingati pada hari itu adalah para korban di Kamboja, Rwanda, 
Srebrenica dan Darfur.


* SENIMAN SWISS BERSATU MENENTANG LARANGAN MENARA MASJID

'Ketidaktoleransian yang Berat' adalah nama pameran yang baru-baru ini dibuka 
di Swiss. Pameran ini adalah reaksi terhadap pelarangan menara masjid yang enam 
minggu lalu ditetapkan lewat sebuah referendum. Minaret boleh saja dilarang  di 
Swis - tapi kali ini minaret memenuhi  Halle de l'Ile Gallery di Jenewa. 
Laporan Imogen Foulkes

Di pintu masuk para pengunjung galery disambut oleh sebuah menara masjid 
setinggi 10 meter terbuat dari kardus - dan di pintu keluar diberi selembaran 
'hentikan dan selamatkan minaret' untuk dibawa pulang. Chloe Bitton dari 
Gerakan Kreatif Swiss percaya melakukan sebuah aksi visual yang berbeda 
sangatlah penting, ketimbang hanya menebarkan poster-poster besar yang 
mendominasi kampanye, beberapa saat setelah referendum dilangsungkan. Misalnya 
sebuah poster yang didistribusikan oleh Partai Rakyat Swiss yang beraliran 
kanan. Poster mereka menunjukkan gambar seorang muslimah memakai burka hitam 
dan dibelakangnya terdapat peta Swiss yang penuh dengan minaret. 
"Poster Partai Rakyat Swiss sudah tersebar di seluruh dunia, dan semua orang 
bisa lihat betapa tidak tolerannya dan bencinya Swiss terhadap menara masjid. 
Jadi apa yang ingin kami lakukan dengan pameran ini adalah untuk menunjukkan 
Swiss yang berbeda, sebuah citra lain dari negeri ini. Kami harap ini akan 
menjadi sebuah kontribusi mengenai cara pandang yang berbeda terhadap negeri 
ini baik secara lokal maupun internasional."
Beberapa karya seni dalam pameran ini lucu. Contohnya sebuah poster dengan 
warna yang sama seperti bendera Swiss memperlihatkan sebuah menara gereja, 
sinagoge, dan masjid. 'Agama adalah candu rakyat,' tertulis di poster itu, 
'jadi jangan mendiskrimasi sejumlah kecil pecandu'. Karya-karya seniman lain 
sifatnya lebih serius. Karya Jean-Philippe Kalonji yang berjudul 'Strange Days' 
atau 'Hari-Hari Aneh', menunjukkan seorang pendeta dan pendosa dengan karakter 
politisi terkenal Swiss, mengunakan ketakutan publik sebagai cara memperoleh 
dukungan. Jean Philippe percaya karya seninya adalah sebuah kontribusi penting 
untuk debat politik. .
"Saya orang Swiss. Saya orang Afrika. Saya lahir di sini dan saya ingin membuat 
penyataan mengenai hal ini, karena saya hidup di sini dan saya tidak senang 
mendengar hasil keputusan itu. Jadi, ini jelas hak demokrasi saya untuk bebas 
berekspresi mengemukakan apa yang saya rasakan."
Di malam pembukaan pameran, sekitar 300 orang datang. Sebagian besar pengunjung 
bereaksi cukup positif mengenai karya-karya seni tersebut. 
"Keren sekali. Sangat bagus. Kita memang perlu ini karena referendum itu. 
Saya pikir ini sebuah pameran yang sangat menarik. Saya ingin membuktikan bahwa 
tidak semua orang Swiss begitu. Kami tidak ingin mengusir warga asing. 
Orang-orang di sini tidak harus diyakinkan, sia-sia saja. Tapi yah, maksudnya 
memang baik, tapi yah ini sudah terjadi."
Pameran tersebut tidak dapat membatalkan peraturan pelarangan menara masjid: 57 
persen elektorat Swis mendukung pelarangan minaret di dalam undang-undang. 
Namun apa yang bisa diberikan pameran tersebut, menurut para pendukungnya, 
adalah mempertunjukkan bahwa kebebasan berekspresi tetap hidup di Swiss.


* "SAYA TIDAK AKAN LAGI BELA OBAMA"

Karyawan kampanye asal Belanda tinggalkan Obama.

Kirsten Verdel menjadi terkenal sebagai satu-satunya orang Belanda dalam tim 
kampanye Barrack Obama. Setahun lamanya ia membela idola besarnya itu di media. 
Tapi, ia mengatakan pada Radio Nederland Wereldomroep, 'mengenai hal itu saya 
sudah berbalik pendapat'. 

Kirsten Verdel menuangkan pengalaman selama masa kampanye pemilihan itu ke 
dalam sebuah buku. Ia menceritakan mengenai liku-liku yang harus dilaluinya 
untuk mendapatkan ijin kerja di Amerika. Ketika sudah berhasil, Verdel menjadi 
salah satu dari segelintir orang yang ikut menyaksikan Obama mengukir sejarah.

"Obama adalah seorang inspirator besar selama masa pemilihan presiden', 
katanya. 'Tapi kita sekarang memiliki skenario yang sama sekali berbeda. Di 
tahun pertama, saya membelanya baik di radio maupun televisi. Tapi saya sudah 
siap bahwa suatu saat pikiran saya akan berubah dalam wawancara pertama yang 
akan saya berikan ini".

Ted Kennedy
Verdel 'sangat kecewa' terhadap Obama, katanya kepada Radio Nederland. Alasan 
perubahan sikap yang drastis itu adalah kekalahan Partai Demokrat baru-baru ini 
dalam pemilihan senator di Massachusetts.

Selama empat puluh enam tahun lamanya, kursi senat berada di tangan tokoh 
Demokrat tangguh Ted Kennedy. Kennedy mendukung Obama dengan imbalan Obama akan 
menangani sistim layanan kesehatan di negeri itu. Tapi kebijakan reformasi 
Obama masih saja belum tuntas, dan sang presiden harus menyaksikan tanpa daya 
ketika pihak Republik merebut kursi Kennedy itu.

"Massachusetts adalah benteng Demokrat, dan Kennedy memiliki warisan sangat 
penting yang ingin ditinggalkannya pada orang yang tepat. Tetapi Obama tidak 
terlalu peduli. Hilangnya kursi senat Kennedy ke tangan seorang Republik, bagi 
saya sudah keterlaluan'. 

Bersama
Menurut Verdel, tanggungjawab terutama ada pada Obama sendiri, karena pesan 
kampanye bahwa perubahan bisa dicapai apabila kita bersama-sama, diartikan 
secara terlalu harafiah.

"Ia banyak berpikir: kita harus bekerjasama dengan Republik. Tapi mulai saat 
Obama menjadi presiden, pihak Republik tidak mau bekerjasama dengannya. Obama 
mencoba hal ini lama sekali. Terlalu lama, menurut saya".

Pada batas tertentu, ia seyogyanya harus berani menggebrak meja, demikian 
pendapat saya, dan mengatakan:  "inilah yang harus kita lakukan''. Walaupun 
mungkin hal seperti itu akan sulit dijelaskan kepada banyak orang yang 
melihatnya sebagai seorang juru damai di negara yang terpecah-pecah antara 
miskin dan kaya serta Demokrat dan Republik.

Membersihkan
Presiden sekarang harus bertindak 'habis-habisan' dan melakukan 'pembersihan', 
demikian Verdel mewanti-wanti. Karena kalau tidak maka melorotnya pamor Obama 
dalam jajak pendapat terakhir, akan diikuti pula dengan hilangnya dukungan dari 
satu-satunya karyawan kampanye Obama asal Belanda ini.


* PINJAMAN MIKRO TELAH DEWASA

Intro: Ada yang melihatnya sebagai bentuk bantuan pembangunan. Inilah cara 
meningkatkan daya tahan orang dan mengentaskan mereka dari kemiskinan. Kredit 
mikro. Pinjaman kecil untuk pengusaha kecil, tanpanya mereka tidak bisa 
memperoleh modal. Tidak begitu saja dihibahkan, tetapi dipinjamkan. Senin 
kemarin, Radio Nederland Wereldomroep memulai proyek pinjaman mikro. Dihadiri 
oleh Putri Maxima, istri putra mahkota Belanda, proyek ini, seperti disebut 
pemred Radio Nederland, berupaya melihat problematis pinjaman mikro secara apa 
adanya. Laporan redaktur Belanda Maurice Lapaliere.

"Pinjaman mikro, menguntungkan siapa?" Pertanyaan ini ingin sedikit demi 
sedikit dijawab oleh Radio Nederland dalam waktu-waktu mendatang. Pembukaan 
proyek jurnalistik ini berlangsung di Den Haag, tepatnya di Istana Perdamaian 
yang monumental itu. 

Bunuh diri
Pada acara pembukaan Senin lalu, orang Nikaragua Linda Flores, pembuat 
tortilla, makanan khas Amerika Latin, menuturkan kisahnya. Dengan pinjaman 
sederhana, ia bisa memberi pekerjaan kepada keluarganya dalam toko tortilla 
itu. Usahanya berhasil dan di Den Haag, di hadapan umum, ia berjanji akan 
kembali menyekolahkan anaknya tahun depan. Saat-saat indah yang mengharukan. 
Dalam bahasa Spanyol, Putri Maxima yang asal Argentina itu, berterima kasih 
kepada Linda Flores yang berbinar-binar. 

Pada situs web Radio Nederland juga bisa dilihat video yang mengisahkan 
bagaimana seorang perempuan India membeli seekor sapi yang ternyata sakit lalu 
mati. Jelas ia tidak mungkin lagi bisa melunasi kredit yang dipinjamnya, 
sementara tekanan terhadapnya terus meningkat. Pemberi kredit ingin uangnya 
kembali. Si perempuan itu sampai menyebut bunuh diri sebagai satu-satunya jalan 
keluar.

Cepat kaya
Pada acara pembukaan proyek pinjaman mikro, Putri Maxima, istri Putra Mahkota 
Kerajaan Belanda Pangeran Willem-Alexander datang dengan catatan kritis. Ia 
menunjuk satu masalah yang terus berkembang dalam dunia pinjaman mikro. Itulah 
kreditor yang dalam waktu singkat ingin menjadi kaya.

Maxima: Harus dicatat bahwa ada kreditor pinjaman lunak yang berhasil 
meningkatkan pendapatan, padahal pengeluaran mereka sudah turun. Kalau sampai 
begitu, keuntungan jelas sudah lebih penting katimbang pembangunan sinambung. 

Catatan kritis ini cukup mencolok dan jelas bukan untuk pertama kalinya 
terucap. Klaas Molenaar, orang Belanda konsultan kredit mikro, melihat 
bagaimana pinjaman mikro gagal di Afganistan, karena belum-belum orang sudah 
begitu bersemangat.

Dari bawah
Klaas Molenaar: Di negara yang beranjak dari situasi konflik biasanya belum ada 
iklim berusaha. Tapi donor-donor barat sering memaksakan kredit mikro masuk 
negeri itu. Ini sangat bertentangan dengan sejarah pinjaman mikro yang selalu 
tumbuh dari bawah. Kemampuan berusaha masih belum ada sementara donor hanya 
ingin memasukkan dana. 

Pinjaman mikro adalah prasarana yang tidak bisa diabaikan lagi, demikian 
pendapat para hadirin. Kredit kecil bisa seterusnya mengobah kehidupan 
seseorang. Bukankah memperoleh keuntungan satu dolar lebih terasa baik daripada 
diberi orang satu dolar. Demikian Rik Rensen, pemimpin redaksi Radio Nederland, 
mengutip ucapan terdahulu Putri Maxima.

Walau begitu, terlalu mudah kalau ucapan itu dipakai sebagai kesimpulan. Sebab 
para hadirin bersepakat bahwa hanya meminjamkan uang saja tidak akan cukup. 
Hanya dalam bentuk paket total pinjaman mikro akan punya arti di masa depan. 
Berikut Abureza Faisel Rahman, direktur Fair Finance di Inggris, tentang 
pinjaman mikro idamannya.

Menjangkau semilyar
Abureza Faisel Rahman: Pertanyaan tentang pinjaman mikro adalah: apakah ini 
lebih dari sekedar keuangan? Itulah pertanyaan yang menantang siapa saja. 
Bagaimana bisa menjangkau semilyar orang yang hanya berpenghasilan tidak sampai 
sedolar per hari, dalam paket total yang tidak hanya kredit? Bagaimana kita 
bisa menjangkau semilyar keluarga dengan pendidikan dan layanan lain yang 
dibutuhkan bagi kemajuan? Itulah yang bagi saya inti pembicaraan ini.  

Begitulah akhir pertemuan kritis tentang fenomena keuangan penuh harapan ini. 
Bahkan pinjaman mikro sendiri dikritik dan tetap bisa bertahan, maka itu 
mungkin menunjukkan bahwa kredit ini sudah dewasa. Karena itu pembahasan 
mengenai pinjaman mikro harus terus dilanjutkan. 

Itu bisa dilakukan melalui situs web Radio Nederland www.ranesi.nl. Anda bisa 
mengutarakan pendapat atau menyaksikan laporan video tentang pengusaha kecil 
dan bagaimana kehidupan mereka berubah karena pinjaman kecil ini. Syukurlah 
kebanyakan perubahan itu menuju perbaikan, walaupun, harus diakui, tidak selalu 
begitu.


* ORANG BELANDA TIDAK GENCAR LAGI MEMBANTU?

Di Belanda sedang berlangsung debat sekitar bantuan kepada negara-negara 
berkembang. Apa efektivitas bantuan ini? Apakah bantuan kepada negara-negara 
berkembang tidak menghambur-hamburkan uang pajak rakyat Belanda? Hentikan saja, 
demikian berbagai politikus kanan Belanda. Lalu apa dampak diskusi ini untuk 
bantuan kepada Indonesia? Apakah bantuan ini akan berhenti juga? Kita jumpai 
Atrien Utrecht, koordinator bantuan kepada Indonesia organisasi kerja sama 
internasional Belanda HIVOS.


Kritik terhadap kerjasama pembangunan sebenarnya bukan hal baru. Tapi 
akhir-akhir ini suara-suara anti semakin keras, karena dikatakan uang pajak 
rakyat Belanda dikeluarkan dengan percuma, tidak ada efeknya atas kemiskinan di 
negara-negara berkembang yang tetap ada. Buang-buang uang. Suara-suara anti 
datang dari partai kanan dan liberal.

Dampaknya di Indonesia
Kalau untuk Indonesia belum ada efeknya, ini baru perdebatan belum terlihat ada 
perubahan kebijakan. Kalau ada misalnya pengurangan dana, untuk Indonesia 
bahayanya tidak terlalu besar bahwa bantuan itu akan sangat berkurang. Yang 
akan terjadi adalah perubahan arah, jadi tidak pemberantasan kemiskinan secara 
langsung, kemudian kesehatan dan pendidkan akan berkurang juga. Demkina Artien 
Utrecht. Lalu bagaimana dengan proyek-proyek emansipasi, misalnya emansipasi 
perempuan, gay dan lesbian serta HIV/AIDS. Apakah hal ini tidak dikecam juga 
oleh mereka yang anti kerjasama pembangunan?

Kritiknya terlalu umum, demikian Artien Utrecht, para penentang lupa ada 
segi-segi positif dalam proyek-proyek ini, yaitu memperkuat posisi sosial 
masyarakat madani atau civil society. Justru di bidang ini ada efek positifnya 
tapi ini sama sekali tidak disinggung dalam perdebatan ini.

Minat berkurang
Selanjutnya Afrika yang dijadikan contoh kegagalan bantuan kerjasama 
pembangunan, Asia yang relatif sedikit menerima bantuan bisa maju. Artien 
Utrecht setuju, di Afrika masih banyak kepincangan dan kemiskinan. Sehingga 
kemajuan ekonomi juga terhambat. Tapi juga dilupakan di Asia dengan pertumbuhan 
ekonomi besar, masih ada kemiskinan besar di daerah-daerah tertentu di India 
misalnya. Ini dilupakan dalam perdebatan media.

Belanda baru saja mengumpulkan dana untuk bencana alam di Haiti, yang ternyata 
tidak berhasil mengumpulkan dana sebesar untuk korban tsunami. Media Belanda 
berkomentar, inilah bukti kurangnya minat publik Belanda untuk kerjasama 
pembangunan di negara-negara yang jauh. Artien Utrecht tidak sepakat dengan 
pandangan ini. Ini tidak membuktikan sikap acuh-acuh tesebut. Untuk Haiti 
terkumpul 83 juta euro, untuk tsunami hapir 200 juta. Perbedaan ini tidak 
membuktikan apa-apa. Masih ada waktu untuk mengumpulkan uang untik Haiti. Untuk 
tsunami ditarik waktu yang lebih lama.


* INTERVENSI PEMERINTAH DI TUBUH PSSI DIBUTUHKAN

Dalam perjalanan kereta api ke Cirebon, Presiden SBY bermimpi timnas sepak bola 
Indonesia bisa masuk piala dunia. Jika melihat prestasi timnas sekarang, maka 
banyak orang beranggapan, itu hanya impian belaka. Dua orang pengamat sepakbola 
Indonesia, Justin Lhaksan dan Aditya Linggadjaya, berpendapat hal itu mungkin 
jika dilakukan reformasi total di tubuh PSSI sendiri. Selain itu mulai dengan 
perubahan-perubahan kecil seperti gaji pemain yang baik. Pertama-tama ikuti 
penjelasan Justin Lhaksan:

Menurut Justin Aturan FIFA tidak boleh diintervensi oleh pemerintah. Pada saat 
diintervensi, FIFA akan mem-banned. Satu-satunya cara untuk merubah struktur 
organisasi PSSI adalah, Menpora harus berani ambil keputusan untuk mengubah 
struktur PSSI, karena yang rusak, hancur dan tidak peduli adalah yang di dalam. 
Masalahnya, apakah menpora berani mengintervensi PSSI untuk merubah segalanya 
demi kepentingan jangka panjang. ini kan butuh nyali. butuh dukungan dari 
presiden. 

Intervensi
Salah satu contoh aneh adalah: Dalam Ad/ART FIFA disebutkan yang boleh milih 
ketua PSSI adalah anggotanya. Situasi sekarang Pengda (pengurus PSSI di daerah) 
dan Pengcab(pengurus cabang) ikut memilih. Pengda dan Pengcab itu sering money 
politics. Dibandingkan dengan Belanda KNVB, PSSI-nya Belanda, dipilih oleh 
anggotanya, yaitu semua klub divisi 1,2, 3 dan selanjutnya. Pengda-pengda 
seharusnya bersikap proffesional dan mejalankan program-program dari pusat. 
Menurut Justin struktur organisasi PSSI sudah salah dari awal. Yang bisa 
merubah hanya pemerintah. 


Reformasi total, intervensi pemerintah dan tidak ada ruang untuk money 
politics. Itu kunci utama keberhasilan. Sementara Aditya Linggadjaya 
menambahkan, PSSI sendiri tidak tahu sebenarnya di mana akar permasalahan, 
sehingga mencari jalan keluar juga sulit:


PSSI yang bisa menentukan kiblat sepak bola Indonesia. PSSI bisa menentukan 
kebijaksanaan misalnya bikin kompetisi dan lain-lain. Pengurus PSSI yang 
sekarang dipilih hingga 2011. Berarti memang harus ada evaluasi tentang 
prestasi yang telah dihasilkan pengurus yang seharusnya bertugas untuk membuat 
persepakbolaan Indonesia semakin baik. Namun hasilnya akhir-akhir ini bisa 
dilihat, tidak baik. Jadi memang harus dibuat suatu perubahan dan harus dicari 
akar permasalahannya. Setelah itu mungkin bisa temukan kebijaksanaan yang 
mendukung perbaikan. 

Sepertinya PSSI sendiri tidak tahu apa masalah tim nasional kita. Memang tidak 
mudah untuk memulainya, karena permasalahannya di Indonesia sudah begitu rumit. 
Coba dimulai dari yang kecil-kecil dulu, kalau ingin meningkatkan prestasi tim 
nasional. Misalnya kita harus punya pemain-pemain yang lebih baik. Pemain 
berbakat, pemain muda berbakat, secara fisik mendukung, tinggi badannya 
misalnya. Kemudian kuat secara mental dan memiliki latar belakang sosial yang 
baik. Harus kita pikirkan, pemain bola juga butuh makan. Contohnya pemain di 
Eropa, mereka tidak memikirkan yang lain kecuali main bola saja. Karena untuk 
masalah uang dan segala macam mereka sudah tidak pikirkan lagi. Dalam hal ini 
memang ada perbedaan mendasar dengan Indonesia.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia

Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke:
[email protected]

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke