---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Kamis 25 Februari 2010 14:40 UTC



** FILIPINA TANGKAP TOKOH ABU SAYYAF 

** PEMBICARAAN DAMAI INDIA - PAKISTAN 

** PELANTIKAN PRESIDEN UKRAINA 

** TERSANGKA KUDETA TURKI BERTAMBAH 

** TINJAUAN PERS: TUMPUKAN SAMPAH ELEKTRONIK DI BELANDA DAN PROSES PERADILAN 
BALI NINE 

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PERUNDINGAN NIGER DELTA DI BERANDA SHELL 

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: UNILEVER JUGA HARUS MENCARI ALTERNATIF 

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: DETEKTIF KALI SURABAYA 

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: SARKOZY MEMERANGI CINA DAN INGGRIS DI RWANDA 



* FILIPINA TANGKAP TOKOH ABU SAYYAF

Polisi Filipina kembali berhasil menangkap Mujibar Alih Amon, seorang tokoh 
gerakan muslim radikal Abu Sayyaf. Tokoh ini ditangkap akhir pekan lalu, di 
bagian selatan Pulau Jolo, yang sebagian besar penduduknya beragama Islam. 
Mujibar Alih Amon menjadi buruan polisi sehubungan dengan serangkaian kasus 
penculikan dan pembunuhan yang menghebohkan. Pada akhir pekan yang sama, polisi 
Pulau Jolo juga berhasil membunuh seorang tokoh gerakan Abu Sayyaf lain, 
bersama empat orang pengikutnya. Sementara itu, di Manila, juga pekan lalu, 
polisi berhasil memangkap anggota gerakan Abu Sayyaf lainnya.


* PEMBICARAAN DAMAI INDIA - PAKISTAN

Musuh bebuyutan Pakistan dan India kembali membuka pembicaraan untuk 
memperbaiki hubungan. Wakil Menteri Luar Negeri Pakistan, Salman Bashir, 
berkunjung ke New Delhi, dan mengadakan pembicaraan dengan rekan sejawatnya, 
Nirupama Rao. Menyusul serangan teror di Mumbai pada bulan November 2008, yang 
menewaskan 166 jiwa, India tidak lagi bersedia menghadiri perundingan 
perdamaian. Menurut New Delhi, semua pelaku teror berasal dari Pakistan. Sejak 
tahun 1947, pada saat Pakistan memisahkan diri dari India, dua negara jiran 
yang memiliki senjata nuklir ini, sudah mengalami tiga kali perang. Antara 
lain, sehungan dengan sengketa mengenail masalah Kashmir. Pada masa antara 
tahun 2004 - 2008, dua negara ini telah melakukan serangkaian pembicaraan 
damai, dan berhasil mencapai beberapa kesepakatan.


* PELANTIKAN PRESIDEN UKRAINA

Viktor Janukovich dilantik menjadi Presiden Ukraina. Kandidat lain pada 
pemilihan presiden, Perdana Menteri Julia Timosjenko, tadinya mempermasalahkan 
kemenangan Janukovich. Namun pekan lalu dia menarik tuduhan adanya pemalsuan 
suara dalam pemilihan.

Janukovich dikenal pro Rusia.  Namun kunjungan kerjanya yang pertama adalah ke 
Brussel, tidak ke Moskow. Ini menunjukkan, Ukraina ingin memperjuangkan diri 
untuk menjadi anggota Uni Eropa. Janukovich adalah penerus Viktor Jusjtsjenko, 
yang tahun 2004 lalu naik jabatan setelah Revolusi Oranye.


* TERSANGKA KUDETA TURKI BERTAMBAH

Jumlah tersangka pelaku rencana kudeta di Turki bertambah. Delapan pejabat 
militer kini juga dituduh melakukan rencana kudeta. Jumlah total yang ditangkap 
kini 20 orang, diantaranya lima admiral dan tiga jenderal. Para aparat militer 
ini berencana melakukan serangan-serangan demi menciptakan kekacauan guna 
menumbangkan pemerintahan perdana menteri Tayyip Erdogan. Dokumen dan rekaman 
dari tahun 2003 yang berisi pembicaraan untuk melakukan kudeta telah ditemukan. 
 Tentara Turki mendukung pemerintahan negara yang sekuler sementara PM Erdogan 
yang Islam selama ini membatasi kekuasaan petinggi militer di Turki. Hari Kamis 
pagi perdana menteri mengadakan pertemuan dengan petinggi militer membahas 
masalah ini.


* SUDAN BERTEMPUR LAWAN PEMBERONTAK SLA DI DARFUR

Tentara Sudan bertempur melawan para pemberontak SLA di Darfur di hari yang 
sama ketika Presiden Sudan, Omar-al-Bashir menyatakan gencatan senjata dengan 
kelompok pemberontak JEM. Perjanjian gencatan senjata itu ditandatangani hari 
Rabu kemarin. Awal minggu ini presiden mengatakan kesepakatan tersebut 
merupakan 'awal dari perdamaian di Darfur'. Menurut pemberontak SLA, pasukan 
pemerintah menyerang di daerah pengunungan Jabal Marra. Serangan tidak hanya 
dilakukan dari darat, tapi juga dengan pesawat temput dan helikopter. Menurut 
para dokter program 'Dokter Tanpa Batas' (Artsen Zonder Grenzen) sekitar 100 
ribu warga Sudan mengungsi karena pertempuran yang terjadi beberapa hari 
belakangan ini.


* AUSTRALIA DESAK PENJELASAN DARI ISRAEL

Pemerintah Australia meminta keterangan tertulis dan penjelasan dari duta besar 
Israel mengenai penggunaan paspor warga Australia dalam kasus pembunuhan. 
Penyebabnya adalah kasus pembunuhan anggota Hamas di Dubai akhir Januari lalu. 
Kemungkinan dokumen warga Australia juga digunakan dalam kasus ini. Pihak 
berwajib di Dubai menuduh Dinas Rahasia Israel, Mossad, terlibat dalam masalah 
ini. Polisi setempat menyatakan menemukan sekitar 26 tersangka yang masuk ke 
Dubai menggunakan dokumen perjalanan asing. 

Sebelumnya memang sudah diketahui, para pelaku berhasil masuk Dubai dengan 
menggunakan paspor palsu Irlandia, Inggris, Prancis dan Jerman. Kemarin baru 
diketahui bahwa paspor Australia juga digunakan. Sampai saat ini pihak Israel 
menyangkal semua tuduhan.


* SARKOZY KUNJUNGI RWANDA

Presiden Prancis, Nicolas Sarkozy mengadakan kunjungan singkat ke Rwanda.  
Kunjungan tersebut hanya berlangsung tiga jam, namun amat bernilai. Tahun 2006 
Rwanda memutuskan segala hubungan dengan Prancis setelah seorang hakim Prancis 
menyatakan para pendukung presiden Rwanda saat ini, Paul Kagame, yang bersuku 
Tutsi bertanggungjawab atas pembunuhan presiden Juvenal Habyarimana di tahun 
1994 yang bersuku Hutu. Pembunuhan itu adalah sebab awal terjadinya genosida 
800 ribu suku Tutsi dan Hutu. Selain memutuskan hubungan diplomatik dengan 
Prancis, presiden Kagame juga memutuskan bahasa Inggris menjadi bahasa resmi 
negara menggantikan bahasa Prancis. Rwanda pun menjadi bagian dari 
Persemakmuran Inggris. Bulan November tahun lalu hubungan bilateral Prancis dan 
Rwanda mulai diperbaiki kembali.


* SENAT SPANYOL SETUJU UU ABORSI BARU

Senat Spanyol menyetujui peraturan aborsi yang lebih supel. Dengan keputusan 
ini perempuan Spanyol diperbolehkan melakukan aborsi di empatbelas minggu 
pertama kehamilan. Pada kasus medis kronis aborsi boleh dilakukan sampai usia 
kandungan mencapai minggu ke 22. 

Tadinya aborsi hanya boleh dilakukan di Spanyol untuk kasus-kasus tertentu 
saja, misalnya karena pemerkosaan atau jika janin memiliki kelainan parah. 
Pihak oposisi yang konservatif dan pihak Gereje Katolik Roma amat menentang RUU 
buatan pemerintahan perdana menteri Zapatero yang sosialis itu.  Bulan Oktober 
lalu jutaan orang melakukan aksi protes di jalanan menentang RUU aborsi baru 
tersebut.


* CINA TIDAK JADI BELI HUMMER

Rencana penjualan perusahaan mobil Hummer ke perusahaan mobil Cina Tengzhong 
gagal. Demikian keterangan General Motors.  Menurut GM, Hummer tidak jadi 
dijual karena kerugian perusahaan itu sudah ditangani. Sebab pasti kegagalan 
penjualan tersebut tidak diketahui, namun menurut harian Financial Times 
pemerintah Cina menolak kesepakatan tersebut. Pengambilalihan merk mobil, yang 
meneguk banyak bensin tersebut ke Cina mungkin bertentangan dengan rencana 
pemerintah Cina yang ingin mengurangi polusi udara. 

Hummer bukan satu-satunya anak perusahaan GM yang dijual. Sebelumnya Saab juga 
sudah terjual kepada produsen mobil Belanda, Spyker.


* TOYOTA MINTA MAAF

Bos besar Toyota menyatakan permintaan maafnya pada para korban kecelakaan 
mobil Toyota. Di depan sebuah komisi di Kongres Amerika, Akio Toyoda, 
menyatakan secara pribadi bertanggungjawab atas masalah tersebut. Karena adanya 
masalah pada mobil-mobil Toyota di Amerika Serikat beberapa tahun belakangan 
ini, setidaknya tiga puluh orang tewas dalam kecelakaan mobil. Akhirnya 
perusahaan mobil itu menarik sejumlah produknya dari pasaran. 

Dalam pertemuan itu Toyota mendapat tekanan berat. Kongres menyalahkan Toyoda 
tidak menggubris keluhan-keluhan yang disampaikan distributor di Amerika. Para 
anggota komisi juga skeptis terhadap pernyataan Toyoda mengenai adanya 
kesalahan perhitungan.


* BERITA BURSA

Indeks AEX Amsterdam nilainya turun 0,6 persen pada 318,96 poin. Bursa-bursa di 
Frankfurt, London dan Paris nilainya juga turun 0,5 persen pada pembukaan 
perdagangan Kamis ini. 

Kurs valuta asing: 

1 USD = Rp.  9347,-
1 EURO = Rp. 12592,-


* TUMPUKAN SAMPAH ELEKTRONIK DI BELANDA DAN PROSES PERADILAN BALI NINE

Teknologi telefon genggam atau hp dan komputer terus berkembang, membuat 
peralatan elektronik ini semakin cepat dibuang orang. Tiap orang rata-rata 
menggunakan satu tipe hp selama 18 bulan. Dengan semakin banyaknya hp dan 
komputer yang dibuang, sampah elektronik pun mulai menumpuk di seluruh dunia. 
Demikian koran Belanda De Pers. 

Tiap tahunnya sampah elektronik di seluruh dunia mencapai 40 juta ton. Terutama 
di Cina, India dan Afrika Utara jumlahnya akan meningkat dua sampai lima kali 
lipat selama satu dasawarsa  mendatang. 

Belanda pun memiliki tumpukan sampah ini. 'Tiap keluarga di Belanda paling 
tidak punya empat sampai lima hp bekas di rumah," ujar Henny van Dort dari 
Recell. Perusahaannya adalah salah satu perusahaan pertama yang mengumpulkan 
sampah elektronik. "Sebagian besar peralatan elektronik bekas ini diperbaiki 
dan digunakan kembali. Kami biasa mengirimnya ke Asia dan Afrika. Yang sudah 
tidak bisa digunakan lagi kami daur ulang," tandas Van Dort. 

Van Dort tidak setuju pada pendapat yang menyatakan perusahaannya hanya 
memindahkan masalah saja. De Pers beranggapan, masalah sampah elektronik di 
Belanda pun tidak selesai begitu saja karena ternyata Belanda adalah negara 
pengumpul sampah elektronik terbesar di dunia.  Demikian De Pers. 

Kita beralih ke topik Indonesia dan  Australia. Koran The Australian membahas 
proses peradilan warga Australia yang di penjara di Indonesia karena membawa 
heroin. Karena jumlah tersangka sembilan orang, maka kasus ini dinamakan Bali 
Nine. 

Tahun 2005 lalu kesembilan warga Australia ini ketahuan membawa 8, 3 kilogram 
Heroin di Bali. Proses peradilan mereka dilakukan terpisah. Enam tersangka 
telah mendapatkan hukuman penjara. Sisanya masih menghadapi ancaman hukuman 
mati. 

Robert Khuana, pengacara salah satu tersangka yang bernamaScott Rush, ingin 
agar kliennya dihukum lebih ringan. Menurutnya banyak kejanggalan dari tuduhan 
jaksa penuntut. Menurut Khuana, tiga kliennya hanyalah kurir bukan otak di 
balik ekspor narkoba, seperti tuduhan jaksa. Oleh karena itu menurutnya tidak 
adil kalau justru kliennya yang terancam hukuman mati sementara yang lain 
selamat. 

Sang pengacara berusaha keras melakukan kasasi sebelum akhirnya kliennya dibawa 
ke Nusa Kambangan, tempat para tersangka dipersiapkan untuk hukuman mati. Namun 
 warga Australia itu masih bisa mengajukan permohonan grasi kepada Presiden. 
Menurut The Australian, jika perlu Perdana Menteri Australia Kevin Rudd mungkin 
akan melakukan permohonan grasi pada SBY. Tapi Khuana optimis, kasusnya bisa 
terselesaikan tanpa permohonan grasi. 

Demikian koran The Australian dan sekian pula tinjuan pers.


* Normal;heading 1;heading 2;
GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: WALIKOTA PORT-AU-PRINCE: KORBAN TEWAS LEBIH 
DARI 100.000

WALIKOTA PORT-AU-PRINCE: KORBAN TEWAS LEBIH DARI 100.000 


 
Muscadin Jean Yves Jason, Walikota Port-au-Prince, menyangkal berita bahwa 
jumlah korban tewas bencana gempa di Haiti, tidak akan lebih dari 100.000 jiwa. 
Angka ini, berdasarkan penelitian Hans Jaap Melissen, wartawan Radio Nederland 
Wereldomroep di Haiti. Namun, juga jumlah korban tewas menurut sang walikota 
ini, jauh lebih sedikit dari taksiran resmi pemerintah.

Selanjutnya Walikota Muscadin Jean Yves Jason menegaskan, tidak ada orang yang 
tahu berapa jumlah persis korban tewas. "Tapi," tambahnya, "kami sebagai 
Pemerintah Kota menguburkan 89.000 jenazah di berbagai pemakaman besar di 
Port-au-Prince. Juga di beberapa tempat lain, di berbagai tempat yang 
memungkinkan, antara lain di Haiti Utara, banyak jenazah dari Port-au-Prince 
dikuburkan."

Kuburan massal
Walikota Muscadin Jean Yves Jason mengeluarkan pernyataan ini pada wartawan 
Radio Nederland Wereldomroep di Rotterdam. Ia berada di Rotterdam untuk 
menghadiri kongres mengenai cara penanganan bencana. Pekan lalu, Presiden 
Haiti, Rene Preval menyatakan, jumlah korban lebih dari 200.000 jiwa, dan 
bahkan, mungkin akan mencapai angka 300.000. Walikota Muscadin Jean Yves Jason 
memperkirakan, jumlah korban tewas antara 150.000 hingga 200.000 jiwa.

Dari Haiti, wartawan Radio Nederland Wereldomroep, Hans Jaap Melissen 
menyatakan, angka-angka yang dikemukakan oleh sang walikota, tidak sesuai, 
dengan angka-angka yang tersedia pada berbagai kantor tempat pemakaman di 
Port-au-Prince. Catatan mereka adalah 18.000 jenazah. Untuk mengubur jumlah 
jenazah sebagaimana dikemukakan oleh sang walikota, diperlukan lokasi pemakaman 
yang jauh lebih luas.

Hans Jaap Melissen: "Juga praktis tidak mungkin, untuk mengangkut sejumlah 
besar jenazah ke Haiti Utara. Karena, beberapa saat setelah gempa, pemerintah 
memutuskan membuat kuburan massal, di Titanyen, di luar batas kota 
Port-au-Price, untuk mengubur sekitar 20.000 jenazah."

Dompet dana bantuan Belanda
Walikota Muscadin Jean Yves Jason tidak tahu bahwa di Belanda berlangsung aksi 
pengumpulan dana bagi korban gempa di Haiti, yang berhasil mengumpulkan uang 
sebanyak 100 juta euro. "Saya kaget ketika mendengar berita ini, dari Walikota 
Rotterdam, Ahmed Aboutaleb. Ia menceritakan, dana tersebut diserahkan pada 
suatu organisasi bantuan di Haiti. Walikota Rotterdam berjanji akan memberi 
informasi lebih lanjut mengenai organisasi tersebut, agar jika saya pulang 
nanti, saya bisa mengunjungi lembaga tersebut. Saya ingin tahu apa saja yang 
sudah mereka kerjakan, dan lalu saya akan mengabari rekan Ahmed Aboutaleb 
mengenai hal itu."
 
Sang walikota mengkhawatirkan cara penggunaan dana bantuan dari Belanda 
tersebut. "Bagaimanapun juga ini uang masyarakat. Jadi, semua orang perlu tahu, 
uang tersebut digunakan untuk apa saja."
 
Bantuan cukup
Saat ini Haiti tidak lagi memerlukan bantuan dana dari luar negeri, kata 
Walikota Muscadin Jean Yves Jason. "Saat ini kami sedang melakukan 
inventarisasi. Kami tidak akan bisa sekaligus membangun kembali semua yang 
rusak. Itu hanya akan membuat situasi makin kacau saja. Kami harus membuat 
rencana jangka panjang. Dan itu butuh waktu." Walaupun demikian, dalam berbagai 
proyek pembangunan kembali, yang mungkin perlu waktu antara tiga hingga lima 
tahun, Haiti masih perlu banyak pakar asing, jelas sang walikota.
 
Hingga beberapa waktu lalu, demikian lanjut sang walikota, pemerintah Haiti 
tidak mempunyai gambaran mengenai kegiatan berbagai organisasi bantuan di 
negara mereka. Namun kini, berkat adanya lembaga baru, koordinasi kegiatan di 
antara berbagai organisasi tersebut, membaik.
 
Musim hujan
Saat ini, kebutuhan mendesak bagi warga Haiti adalah perumahan semi-permanen 
bagi sekitar 300.000 orang tanpa rumah tempat tinggal di Port-au-Prince. 
Karena, sebentar lagi akan datang musim hujan. Sang walikota menyatakan, karena 
itu, pembangunan kembali di kotanya, harus segera dimulai. Karena gedung 
balaikota runtuh, saat ini sang walikota bekerja di sebuah tenda darurat. 
Banyak karyawan pemerintah kota tewas akibat bencana gempa, dan dengan 
demikian, banyak juga pengalaman kerja yang hilang begitu saja.

Pada akhir pembicaraan sang walikota menyatakan: "Saat ini Haiti dalam keadaan 
krisis. Haiti, bukan hanya perlu bantuan keuangan, tapi juga dukungan moril. 
Jangan lupakan kami. Perhatikan nasib kami."


* PERUNDINGAN NIGER DELTA DI BERANDA SHELL

"Sebagai aktivis tanpa kekerasan, saya percaya, kekerasan bukanlah solusi bagi 
krisis, " kata Sunny Ofehe. Pengungsi Nigeria diBelanda ini berhasil 
menyelenggarakan perundingan damai bagi kawasan Niger Delta yang mengalami 
kesulitan. Ini melakukan hal ini tampaknya hampir sendirian. Konferensi dua 
hari dibuka Kamis Den Haag. Tapi sayangnya tanpa kehadiran Gerakan Emansipasi 
Niger Delta atau Movement for the Emancipation of the Niger Delta (MEND), 
kelompok pemberontah. Laporan  Helene Michaud .

Konferensi ini untuk membicarakan kelanjutan proses perdamaian yang dilansir 
Presiden Nigeria Umaru Yar'adua tahun lalu. Proses perdamaian itu kini kini 
mengalami kegoyahan. Segera mencapai persetujuan dengan pemberontak dan 
menjanjikan program rehabilitasi bagi ribuan pemuda bekas pemberontak di Delta, 
presiden tiba-tiba sakit. Ia tidak mampu mempertahankan gencatan saja. Dan 
selama tiga bulan gencatan senjata,Gerakan Emansipasi Niger Delta atau the 
Movement for the Emancipation of the Niger Delta (MEND)  mengawali lagi 
serangan serangan tarhadap berbagai instalasi minyak.  Para pemuda pun 
bertambah tidak sabar.

Pikiran jahat

"Para pemuda dibiarkan membela diri, " kata Ofehe. "Ada pepatah yang berbunyi: 
kekosorang pikiran bisa melahirkan pikiran jahat. Jadi apabila MEND mengatakan, 
mereka akan mengakhiri persetujuan damai, ini sangat berbahaya, karena banyak 
orang yang bisa mereka rekrut untuk kembali melancarkan kekerasan."

Sunny Ofehe, pendiri LSM Kampanye untuk Niger Delta tahun belakangan melakukan 
lobi dengan semua pihak secara intensif, di Belanda dan di Nigeria, untuk 
menyelenggarakan Konferensi Konsolidasi Perdamaian Niger Delta Niger Delta 
Peace Consolidation Conference  (NDPCC).

"Motif utama saya menggelar konferensi ini lahir dari tekad saya untuk melihat 
Niger Delta kembali damai, sehingga orang asing bisa bergerak bebas tanpa rasa 
takut seperti dulu ketika saya masih kecil."

Agenda konferensi ambisius dan Ofehe berilusi bahwa konferensi ini akan 
benar-benar melahirkan penyelesaian bagi konflik di Niger Delta. Kalau gencatan 
senjata tercapai, maka produksi minyak bisa ditingkatkan dan kawasan bertambah 
aman. Ofehe juga berharap, konferensi ini akan membahas kesenjatan dalam proses 
amnesti yang menurut dia terlalu difokuskan pada kelompok militan dan tidak 
memperhatikan penderitaan warga Niger Delta.

Warga biasa

Inilah kenapa penyelenggara pertemuan juga mengundang warga biasa termasuk 
ibu-ibu pedagang di pasar, untuk hadir, di samping para pemimpin dan pemuda. 
Konferensi merupakan 'event terbuka', tempat berkumpul semua pihak yang 
tertarik dengan perdamaian di Niger Delta, katanya.

Kevakuman kekuasaan di ibu kota Nigeria, Abuja, sudah berdampak bagi pertemuan 
ini. Wakil presiden Jonathan Goodluck berjanji untuk mengirim wakil pemerintah 
federal, tandas Ofehe. Tapi berapa banyak pengaruh para delegasi itu terhadap 
ketidakpastian kepemimpinan di Abuja? Gubernur negara bagian Niger Delta juga 
telah berjanji akan hadir, tapi tampaknya mereka lebih memilih memonitor 
konferensi dari rumah saja.

Posisi MEND

Sunny Ofehe mengatakan, para wakil MEND tidak diberi visa ke Belanda untuk 
menghadiri konferensi. MEND menegaskan, mereka tidak mengirimkan delegasi. 
Jubir MEND mengatakan kepada Radio Nederland Wereldomroep bahwa gencatan 
senjata tertunda. Setelah presiden kembali, kebingungan pun muncul. Di tengah 
pertarungan kekuasaan, kami ragu apakah proses perdamaian bisa berjalan."

Peranan pemerintah Belanda

Sebenarnya Ofehe berurusan dengan dua pemerintah yang tidak berkapasitas. 
Pemerintah Belanda, tidak lama sebelum jatuh, menegaskan tidak akan membantu 
dana untuk konferensi ini karena tidak semua pihak diwakili. Ofehe tidak 
menyembunyikan kekecewaannya terhadap apa yang dia nilai sebagai sikap tidak 
komitmen pemerintah Belanda untuk menegakkan perdamain di Delta. 

Chris Ekiyor, Ketua Dewan Pemuda Ijaw, Mike Igini, pengacara  HAM dan para 
wakil NGO lokal yang telah tiba di Belanda, berharap, meski delegasi penting 
tidak tidak datang, dengan adanya konferensi ini maka dunia internasional akan 
memperhatikan lingkungan hidup kawasan itu dan masalah politik di sana.

Beranda Shell

"Kawasan akan diperhatikan selama belum ada event internasional lain, " kata 
jubir MEND sinis. Namun demikian, ia juga menambahkan bahwa panitia konferensi 
sangat yakin pertemuan seperti itu yang diselenggarakan di beranda Shell bisa 
mendorong dunia internasional untuk lebih serius memperhatikan konflik di Delta.


* UNILEVER JUGA HARUS MENCARI ALTERNATIF

Niat Unilever untuk menghentikan hubungan dagang dengan produsen kelapa sawit 
PT Duta Palma Indonesia sehubungan dengan pembabatan hutan tropis, kurang 
effektif untuk ikut melestarikan lingkungan. Perusahaan-perusahaan 
multinasional yang menggunakan bahan alam juga harus mencari alternatif dan 
menghentikan produksi massal yang berlebihan. Demikian Ari Rompas, Direktur 
Eksekutif Walhi, Kalimantan Tengah. 

Ari Rompas (AR ): Pertama, Unilever banyak membeli minyak kelapa sawit dari 
beberapa perkebunan yang ada di Indonesia, termasuk Duta Palma. Secara pasar, 
dengan menghentikan pembelian minyak kelapa sawit dari perusahaan yang merusak 
lingkungan, itu effektif, karena merupakan upaya sikap konsumen menekan 
pengrusakan lingkungan. Tapi fakta di lapangan, bukan hanya Duta Palma yang 
banyak merusak hutan dan lingkungan, termasuk pembakaran hutan, untuk membuka 
lahan dan land-clearing perkebunan. Itu tidak berpengaruh luas dalam aktivitas 
pembukaan perkebunan kelapa sawit di tingkat lokal. 

Radio Nederland (RN): Jadi kurang effektif?

AR: Ya, kurang effektif karena hanya di tataran pasar saja. Tapi di tataran 
implementatif, di plantation, perkebunan di daerah, itu masih tetap terus 
terjadi. 

RN: Belum lama ini Unilever juga menghentikan hubungan dagang dengan PT Smart 
anak perusahaan PT Sinar Mas produsen minyak goreng terbesar di Indonesia. 
Apakah sudah ada hasilnya?

AR: Ya itu tadi, dalam tataran internasional terkait dengan pen-citraan 
Unilever sendiri itu ada hasilnya karena kemudian PT Sinar Mas agak sedikit 
limbung, tapi secara otomatis dia akan mencari konsumen atau pembeli lain. 
Unilever bukan satu-satunya pembeli. 

RN: Kalau dunia, perusahaan multinasional juga ingin ikut berjuang melestarikan 
lingkungan dengan mencegah pembabatan hutan tropis seperti misalnya di 
Indonesia, bagaimana cara terbaik menurut Walhi? 

AR :  Ya di tataran konsumen sebenarnya mereka sudah harus mempertimbangkan 
soal tata konsumsi dan tata produksi. Konsumsi  berlebihan yang menggunakan 
bahan-bahan baku dari minyak kelapa sawit itu yang mengakibatkan penghancuran 
lingkungan misalnya di Indonesia. Kekuatan konsumen penting. Penggunaan minyak 
kelapa sawit banyak sekali digunakan untuk kepentingan konsumen di Eropa. 
Artinya harus mulai mencari produk alternatif yang menggunakan bahan-bahan yang 
ramah lingkungan dan tidak merusak hak-hak rakyat sekitar daerah perkebunan 
kelapa sawit.


* DETEKTIF KALI SURABAYA

Kali Surabaya. Sungai yang berhasil membuat Gubernur Jawa Timur Soekarwo 
digugat ke Pengadilan Negeri Surabaya. Pencemaran di Kali Surabaya dianggap 
sangat parah, meski sudah ada janji Gubernur bakal mengeluarkan Peraturan untuk 
menghentikan pembuangan limbah cair dari seluruh perusahaan Jawa Timur ke 
Sungai. Nyatanya, Kali tetap hitam dan bau, penuh sampah. Beruntung, Kali 
Surabaya punya detektif kali. Mereka giat menjaga sungai dengan mengambil 
sampel air sampai mengirim surat cinta. Reporter Green Radio Artha Senna 
mengikuti kegiatan Detektif Kali Surabaya, dalam cerita berikut. 


Marlina Siswi SMA 1 Wringinanom, Gresik, Jawa Timur ini menunjukkan bagaimana 
cara mengambil sampel air dengan alat yang sederhana. Kali Surabaya, airnya 
keruh berwarna coklat.

Marlina: "Jadi di sini kita ambil istilah itu jaring serangga air lebih itu 
bentik macro verbata bentik. kalau semakin banyaknya serangganya berarti 
kualitasnya semakin bagus, biasanya kalau mantau pakai alat-alat lab yang susah 
trus mahal, jadi di sini kita ngga perlu nyari alat-alat yang susah ngga perlu 
minta diajari para ahli , tapi kita dengan alat-alat sederhana kayak gini 
jaring, pake baskom atau apa, sendok, cukup kayak gitu  cukup dengan jaring  
serangga airnya kita bisa tahu kualitas airnya......" 

Bentik adalah serangga-serangga yang hidup di air tawar. Marlina kemudian 
meminta dua temannya, Triana dan Istining, untuk memasukkan jaring ke bagian 
lain Kali Surabaya.  

Tanpa takut, keduanya turun ke kali yang arusnya saat itu cukup deras. Mereka 
memasukkan jaring ke dalam air, untuk menangkap serangga di pinggir kali yang 
ditumbuhi alang-alang. 

Inilah yang disebut Sensus Serangga Air. Sensus ini dilakukan karena tingginya 
pencemaran di Kali Surabaya. Data tahun 2004 menyebutkan, terjadi penurunan 
kualitas air. Juga pernah 9 kali terjadi peristiwa ratusan ikan mati karena 
rendahnya debit air dan tingginya limbah buangan industri. Beberapa jenis biota 
sungai pun sudah punah. 

Dari sensus kali ini, Marlina dan teman-temannya menemukan cacing, kepik emas, 
capung jarum dan yang lainnya. Jenis serangga dalam kali ikut menentukan 
kualitas air kali tersebut. 

Marlina: "Astropoda ini..astropoda 7, cacing..cacing opo, cacing merah 
lumbriki, batitide....abis itu dikalikan ini ...standarnya sepuluh ...diakan di 
bawah 7 sampai 10, kesimpulannya  very poor, kategorinya pencemaran organik 
agak berat, biasanya seperti itu...."

Mereka adalah Detektif Kali Surabaya, yang secara rutin mendata kualitas sungai 
di kota mereka. Kegiatan ini digagas oleh Ecoton, Lembaga Kajian Ekologi dan 
Konservasi Lahan Basah. Lembaga ini jugalah yang pekan lalu menggugat Gubernur 
karena ingkar janji menangani pencemaran kali Surabaya. Kata Koordinator 
Ecoton, Prigi Arisandi, dimulai sejak 2007, Detektif Kali Surabaya adalah 
bentuk kepedulian anak muda terhadap sungai mereka, 

Prigi Arisandi: "Oleh karena itu kita melatih anak-anak tepi sungai, awal ada 7 
sekolah yang jumlahnya 80 anak kita latih mereka untuk menjadi pemantau sungai, 
untuk menjadi tukang-tukang kampanye menjadi agen-agen perubahan di kampung 
mereka di sekolah mereka. Bahwasanya mereka berhak atas lingkungan dan air yang 
sehat. Dan akhirnya berkembang sampai sekarang ini, kurang lebih ada 4000 anak 
yang bergabung dengan program yang kita namakan Detektif Kali Surabaya ini." 

Prigi sengaja menyasar anak-anak sebagai detektif. Alasannya, anak-anak masih 
mudah diajak untuk mencintai lingkungan sekitar. Tugas Detektif Kali Surabaya 
tak sekadar mendata serangga air yang ada di kali tersebut. 

Prigi Arisandi: "Implementasi program ini, ada yang mereka bikin wisata sungai, 
ada yang bikin sensus serangga air, hutan tani bantaran, ada yang bikin surat 
cinta ada yang bikin mendesakan kadesnya untuk membuat perdes untuk 
perlindungan sungai." 

Gagasan detektif kali digulirkan ke 17 sekolah tingkat SMA yang letaknya dekat 
Kali Surabaya.  Dengan bersemangat, Saskia Trikurnia dan Satria Wibawa, murid 
SMA 1 Driyorejo, Gresik, bercerita tentang apa yang mereka lakukan sebagai 
detektif kali. 

Saskia: "Jadi kita tu berperan sebagai pengawas kali itu kita mengukur 
parameter yang bisa diuji bagaimana limbah itu mencemari Kali Surabaya itu. 
Bagaimana perubahan sebelum tercemar dan sesudah tercemar limbah." 
Satria: "Kita juga bisa bereksperimen. Di pinggir-pinggir  Kali Surabaya itu 
kan masih banyak lahan-lahan kosong kayak bantaran dan di situ kita eksperimen 
buat lahan pertanian. Jadi trus ada lagi hutan kali bantaran nah di situ kita 
juga bisa menghasilkan tanaman, tanaman buah-buhan, obatan-obatan juga ada dan 
di situ kita bisa meneliti istilahnya mengkoleksi hewan-hewan yang sedikit itu."

Dengan menjadi detektif kali, anak-anak ini belajar tentang lingkungan, dari 
alam, bukan dari buku. Syamsudin, Wakil Kepala Sekolah SMA 1 Wringinanom, 
Gresik, mengacungkan jempol untuk program ini. 

Syamsudin: "Apa yang mereka kembangkan ini akan bermanfaat bagi dia saat ini 
dan untuk masa depan dia." 


Selain melakukan pendataan serangga air di Kali Surabaya, para detektif cilik 
ini juga membuat surat cinta. Untuk siapa? Saskia Trikurnia membacakan surat 
cinta yang baru selesai dia buat. 

Saskia: "Dear Direktur PT titik-titik, PT-nya itu, hari ini aku telah melakukan 
pedekate terhadapmu,  apakah kamu merasakan itu? Aku telah banyak mengetahui 
tentangmu dan baru aku tahu bahwa limbah yang kau buang kepadaku telah 
menyakiti hatiku. Apakah kau tahu dari limbah yang kau buang kepadaku telah 
meningkatan emosi jiwa ini sampai-sampai aku sakit?"  

Surat ini dibuat oleh anak-anak Detektif Kali Surabaya. Ditujukan kepada sebuah 
pabrik kertas yang mencemari kali. Letaknya sekitar 200 meter dari sekolah 
Saskia. Kali itu baunya menyengat, warnanya hitam pekat. 

Saskia: "Dan dokter kemarin menyatakan bahwa BOD-ku sekarang bla.bla..dan DO-ku 
blaa..bla dan suhu badanku sekarang bla..bla.. Tapi aku pernah mendengar 
pepatah mengatakan tak kenal maka tak sayang. Mungkin karena kau belum terlalu 
kenal denganku maka kau dengan seenaknya saja menyakitiku. Tapi aku yakin kau 
pun punya rasa cinta kepadaku. Jadi ayolah sayang  aku mohon sekali kepadamu 
terimalah rasa cintaku ini dengan menuruti kata hatiku. Jangan lagi menyakitiku 
dengan limbah-limbah yang kotor... Terus kita kasih puisi-puisi sama ini." 

Sebelum membuat surat itu, Saskia, Satria, Ranggi harus melakukan penelitian 
terlebih dahulu. Supaya data yang ditulis dalam surat cinta tak sembarangan. 
Mereka juga berdiskusi panjang, menentukan kata demi kata dalam surat. Ketiga 
murid SMA 1 Diryorejo ini memastikan, surat ditulis karena ada keinginan untuk 
memperbaiki kualitas air sungai. 

Surat sengaja ditulis seperti layaknya surat cinta. 

Saskia: "Jadi biar sang pencemarnya perusahaannya itu ngga tersinggung dan bisa 
memberi balasan supaya dia bisa mengurangi limbahnya ke sungai."        

Ini bukan surat pertama yang mereka kirimkan. Sejak 2009 sudah tiga surat 
dikirimkan. Belum satu pun mendapat balasan. 

Marlina, Saskia, Satria: "Tujuh sasaran perusahaan ini belum ada tanggapan maka 
dari itu kita perkecil dulu itu jadi tiga perusahaan, siapa aja, itu ada PT 
Miwon, PT Surya Kertas sama PT Titani." 

PT Surya Kertas adalah pabrik kertas, sementara PT Miwon Indonesia memproduksi 
bumbu masak. Sementara produksi dari PT Titani Alam Semesta adalah kerupuk. 
Ketiganya membuang limbah mereka ke Kali Surabaya. 

Kalau Saskia dan teman-teman menulis surat cinta, Mega Chrisna Anggreani dan 
Marlina, lain lagi. Mereka memilih untuk membuat buku, berdasarkan hasil 
penelusuran mereka sebagai Detektif Kali Surabaya. Selama tiga bulan pada 2009, 
Mega dan Lina mengumpulkan data. Kedua siswa SMA 1 Wringinanom Gresik ini 
menulis buku berjudul 'Tanaman Berkhasiat Obat Bantaran Sungai'. 

Mega dan Lina: "Pas awal semester dua itu diajak untuk inventarisasi toga 
sepanjang Kali Surabaya jadi kita inventarisasi toga dan data toga di bantaran 
yang ada di bantaran ...dan sebagian besar tanaman yang ditemukan di bantaran 
itu berkhasiat menjadi tanaman obat."  

Mega dan Lina senang, buku mereka berhasil membuat lebih banyak masyarakat di 
bantaran kali yang menanam tanaman obat. Juga tak lagi membuang sampah 
sembarangan.  

Mega dan Lina: "Orang kita kan pingin mengekspos apa yang kita temukan ini ke 
semua sekolah di kabupaten Gresik khususnya di sekitar Wringinanom kalo di 
bantaran itu masih ada tanaman-tanaman yang berkhasiat sebagai  tanaman obat 
dan supaya semua orang tahu bahwa bantaran itu ada manfaatnya dan ada yang 
penting di bantaran."  

Buku itu lantas diikutsertakan dalam kompetisi lingkungan berjudul School 
Climate Challange atau Tantangan Iklim untuk Sekolah. Dan berhasil menjadi 
jawara. Syamsudin, Wakil Kepala Sekolah SMA 1 Wringinanom.

Syamsudin, Wakil Kepala Sekolah SMA 1 Wringinanom: "Kira-kira kemarin ada 
sekitar ada 200 sekolah yang mengajukan proposal se-Indonesia...dan kami 
diundang ke Jakarta untuk presentasi saat itu, ya puji syukur kami bisa menjadi 
pemenang pertama."


Saat ini, Kali Surabaya masih tercemar berat. Terkontaminasi limbah industri 
dan rumah tangga. Tugas Detektif Kali Surabaya masih berat. Dan butuh waktu 
lama kalau ingin melihat kali ini jernih kembali. 

Marlina: Ya harapan kami tu walaupun tidak secara sepenuhnya menghilangkan efek 
limbah nah limbah itu bisa dikurangilah


* SARKOZY MEMERANGI CINA DAN INGGRIS DI RWANDA

Kamis ini Presiden Prancis Nicolas Sarkozy mengunjungi Rwanda. Ini untuk 
pertama kali kepala negara Prancis berkunjung ke Kigali setelah genosida 1944 
yang menelan nyawa 800.000 orang. Kunjungan ini memiliki nilai simbolis, baik 
bagi Prancis maupun Rwanda. Laporan Frank Renout.

Di ibukota Rwanda, Kigali berdiri sebuah museum sebagai peringatan korban 
genosida 1994. Di museum itu tergantung foto dua "kawan" lama, presiden 
Francois Mitterand dan presiden Juvenal Habyarimana. Sebuah komentar 
mengatakan: Prancis terlibat dalam banyak cara pada pelatihan militer Rwanda 
dan milisi interahamwe.

Militer dan milisi lah yang bertanggungjawab atas pertumpahan darah pada 1994. 
Pada peristiwa itu menurut PBB ada 800 ribu orang tewas terutama kalangan 
minoritas Tutsi.

Tidak diragukan lagi, peristiwa pembantaian 16 tahun lalu, tentu saja 
menimbulkan luka terbuka di Rwanda. Namun tuduhan akan keterlibatan Prancis 
juga meninggalkan bekas luka yang mendalam. 

Hari Kamis ini, presiden Nicolas Sarkozy mengunjungi museum tersebut. Bukan 
untuk membuka luka lama. Ia melakukannya untuk membuka lembaran baru. Sarkozy 
melihat ke depan. Ada banyak yang masih harus dilakukan saat ini daripada hanya 
terpaku dengan masa lalu. 

Pada 1994, presiden Rwanda, Juvenal Habyarimana tewas dalam sebuah serangan 
terhadap pesawat yang ditumpanginya. Pada malam yang sama, militer Hutu dan 
milisi militer memulai pembantaian terhadap suku Tutsi dan penentang Hutu. 

Tutsi akhirnya berkuasa dan menuduh Prancis telah mendukung penguasa Hutu yang 
represif. Selain itu tentara Prancis dituduh juga membantu Hutu pada peristiwa 
genosida. 

Kendati demikian Prancis juga melancarkan tuduhan. Pengadilan di Prancis 
memulai penyelidikan panjang terhadap Tutsi dan peran mereka dalam serangan 
terhadap sahabat mereka presiden, Habyarimana. 

Titik Beku
Pada 2006 pengadilan Prancis mengeluarkan sembilan perintah penangkapan. Para 
pembantu presiden Paul Kagama sedianya diseret ke pengadilan menyusul andil 
mereka dalam serangan tersebut. Kigali, memutuskan hubungan diplomatik dan 
hubungan kedua negara menjadi beku. 

Nicolas Sarkozy yang menang dalam Pilpres tahun 2007 berupaya merubah keadaan 
tersebut. Sudah saatnya hubungan kedua negara harus berdasar kesamaan, begitu 
diulangnya berkali-kali menyangkut kebijakan Afrika.

Presiden mengeluarkan kebijakan diplomatik yang agresif. Ia mengirim menteri 
luar negeri Bernhard Kouchner ke Kigali. Di sana menlu Kouchner mengatakan 
Prancis membuat kesalahan politik dalam menilai situasi di tahun 1994. Saat itu 
belum ada permintaan maaf resmi namun tanda-tanda itu sudah jelas. Akhir tahun 
lalu, hubungan kedua negara akhirnya membaik. 

Melihat ke Depan
Selain itu halangan yuridis juga disingkirkan. Tuduhan bahwa Prancis turut 
serta dalam pembunuhan Rose Kabue, salah satu di antara tokoh politik penting 
Rwanda dicabut. Dalam salah satu laporan Rwanda soal genosida, kerterlibatan 
Prancis hampir tidak disebutkan.

"Kami memiliki banyak masalah mutual, namun kami ingin melihat jauh ke depan. 
Akan dimulai awal yang baik dalam sejarah hubungan kedua negara," kata menteri 
luar negeri Rwanda, Louise Mushikiwabo. Bagi pemerintah di Kigali, sangat 
penting untuk mencari sekutu setelah peristiwa genosida. Sekutu politik yang 
dapat memperkuat diri di wilayah Afrika tengah yang penuh gejolak. Dan sekutu 
ekonomi untuk menstimulasi kesejahteraan negeri itu.

Pengaruh Inggris
Bukannya tanpa tujuan Rwanda bergabung dengan negara-negara Persemakmuran 
beberapa waktu lalu. Persatuan di mana negara-negara mantan koloni Inggris 
saling bekerjasama, padahal Rwanda bukanlah mantan koloni negeri itu. 

Hal tersebut merupakan perluasan pengaruh Inggris di Afrika yang menganggu 
Prancis. Prancis-mantan penguasa terbesar di Afrika--tentu saja tidak ingin 
bersikap pasif dengan hanya melihat bagaimana Cina meluaskan kekuasannya di 
Afrika, dan Britania yang juga mulai merebut pengaruhnya.

Bahasa Inggris
Presiden Sarkozy ingin memulai hubungan baru dengan Afrika dan Rwanda, kalau 
perlu berdasarkan asas persamaan. Yang tidak diinginkan, apapun syaratnya yaitu 
Prancis kehilangan status sebagai negara adikuasa internasional. Bahwa Rwanda 
memutuskan di seluruh sekolah menengah untuk mengganti bahasa Prancis menjadi 
Inggris sebagai bahasa pengantar resmi saja, bagi Prancis sudah sangat 
keterlaluan.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia

Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke:
[email protected]

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke