--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Senin 15 Maret 2010 15:00 UTC ** ABHISIT TOLAK TUNTUTAN OPOSISI THAILAND ** PARTAINYA SARKOZY KALAH PILDA PRANCIS ** FIJI DIHANTAM ANGIN PUTING BELIUNG ** GEMA WARTA TOPIK TINJAUAN PERS: PELECEHAN SEKSUAL GEREJA KATOLIK DAN PENYANDERAAN OLEH WARGA MALUKU DI BELANDA ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PERLINDUNGAN BINATANG MULAI DARI KANAK-KANAK ** GEMA WARTA TOPIK BELANDA: PEMETAAN PELECEHAN SEKSUAL ANAK-ANAK BELANDA ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: IMPOR SENJATA BESAR-BESARAN BISA MENGGANGGU STABLITAS ASIA TENGGARA ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: GEBRAKAN WALIKOTA FEZ, MAROKO ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: HUMAN TRAFFICKING MEREBAK DI PAPUA ** GEMA WARTA TOPIK INTERANSIONAL: HASIL SEMENTARA PEMILU IRAK * ABHISIT TOLAK TUNTUTAN OPOSISI THAILAND Perdana menteri Thailand Abhisit Vejjajiva menolak tuntutan pihak oposisi untuk membubarkan parlemen dan menggelar pemilihan umum baru. Puluhan ribu pengikut mantan perdana menteri Thaksin Shinawatra Ahad kemarin menyampaikan ultimatum agar parlemen dibubarkan. Para demonstran yang mengenakan baju merah ini menilai, pemerintah sekarang tidak demokratis dan menuntut agar kekuasaan dikembalikan kepada rakyat. Hari ini para pengikut Thaksin kembali ramai-ramai turun ke jalan di ibu kota Bangkok. Sebagian berdemo di depan asrama tentara, tempat perdana menteri Abhisit dan sejumlah menteri berkumpul. Mantan perdana menteri populer Thaksin hengkang ke luar negeri setelah dia dikudeta pada 2006. Kini ia hidup di pengasingan di Dubai. Kalau pulang ke Thailand ia bisa dihukum dua tahun penjara atas tuduhan penyalahgunaan kekuasaan. * PARTAINYA SARKOZY KALAH PILDA PRANCIS UMP, partai kanan tengah di bahwa pimpinan presiden Nicolas Sarkozy, kalah pada putaran pertama pilda Prancis. Menurut jajak pendapat UMP meraih 26 persen suara. Partai sosialis meraih 30 persen suara sehingga merupakan partai terbesar di Prancis. Partai-partai kiri lain juga banyak meraih suara. Menurut pemimpin partai sosialis Aubry, warga Prancis telah bersuara "menentang kebijakan tidak adil dan tidak efisien" Sarkozy. Prancis mengalami defisit anggaran senilai sekitar delapan persen dan jumlah penggangguran sekitar sepuluh persen. Yang mencolok adalah Fron Nasional yang eksrem kanan meraih hampir 11 persen suara. Jumlah elektorat yang menggunakan hak suaranya di bawah lima puluh persen. Ahad lalu sekitar 44 juta elektorat mencontreng pada pemilihan Dewan Regional Prancis itu. Dewan perwakilan rakyat di 26 daerah ini merupakan lapisan pemerintahan di antara negara dan departemen. Ahad minggu depan putaran kedua digelar di daerah-daerah di mana tidak ada partai yang meraih status mayoritas mutlak. * FIJI DIHANTAM ANGIN PUTING BELIUNG Angin puting beliung Tomas meluluhlantakkan kawasan utara kepulauan Fiji. Banyak rumah dan kebun hancur. Sekitar lima ribu warga mengungsi. Belum jelas berapa jumlah korban. Badai tropis ini berkecepatan 175 kilometer per jam. Menurut para pakar meteorologi kekuatannya akan bertambah. Kepulauan Fiji terletak di Lautan Teduh di sebelah Timur Australia. Sekolah dan gedung pemerintah di seantero negeri ditutup. Para wisatawan sudah dievakuasi. Gara-gara angin puting beliung ini lalu lintas penerbangan internasional di berbagai bandara di Fiji ditutup untuk sementara. * PARTAINYA URIBE MENANG PEMILU KOLOMBIA Partai beraliran kanan tengah pimpinan presiden Alvaro Uribe muncul sebagai pemenang pemilihan parlemen di Kolombia. Menurut hasil sementara, Partai Konservatif menduduki posisi kedua dan Partai Liberal menjadi nomor tiga. Hampir tiga puluh juta warga Kolombia mencontreng kemarin untuk memilih anggota Kongres. Pemilihan parlemen di Kolombia ini dilihat sebagai tolok ukur bagi pemilihan presiden nanti. Presiden Uribe berpeluang untuk menang, tapi ia tidak bisa dipilih lagi. Agustus nanti masa jabatan keduanya sebagai presiden berakhir. Menurut UUD ia tidak boleh lagi memikul jabatan tertinggi itu. * PENEMBAKAN KARYAWAN KONSULAT AMERIKA DI MEKSIKO Seorang karyawan Konsulat Amerika tertembak mati di kota perbatasan Cuidad Juarez, Meksiko. Suaminya dan suami seorang karyawan Meksiko terbunuh. Saat menyeberangi jalan ketiga orang itu ditembaki orang dari sebuah mobil. Sampai sekarang belum ada berita mendetil. Cuidad Juarez memang sudah lama menjadi ajang tindak kekerasan mafia narkoba, yang tahun lalu saja sudah menelan nyawa 2600 orang warga. Presiden Amerika Barack Obama mengatakan dirinya "sedih dan berang" terhadap kasus penembakan itu dan ia bertekad bersama pemerintah Meksiko akan berusaha keras menghukum para pembunuh. Kementerian luar negeri Amerika memberi tahu para karyawan enam konsulat di Meksiko Utara bahwa mereka boleh mengungsikan keluarga mereka ke tempat aman. * BECKHAM MUNGKIN TIDAK IKUT PIALA DUNIA David Beckham kemungkinan besar tidak bakal ikut Piala Dunia Sepak Bola di Afrika Selatan. Pemain tengah asal Inggris ini cedera berat saat mengikuti laga antara klabnya AC Milan melawan Chievo. Beckham, yang memasuki tahun kedua dipinjamkan oleh LA Galaxy dari Amerika kepada tim sepak bola Italia itu, menjelang akhir pertandingan jatuh dan mungkin urat ketingnya koyak. Pemain internasional yang berusia 34 tahun ini Senin bertolak ke Finlandia untuk dioperasi. Beckham ingin sekali ikut Piala Dunia untuk keempat kalinya atas nama timnas Inggris. * NILAI BURSA EROPA MENURUN Saat dibuka nilai bursa Eropa agak menurun. Indeks AEX di Amsterdam, tidak lama setelah dibuka, nilainya turun 0,2 persen yakni 338,76 poin. Nilai bursa Paris, London dan Frankfurt turun 0,1 persen. Nilai bursa Tokio naik ketika ditutup Senin inI, paling tinggi dalam tujuh bulan. Ini ada kaitannya dengan melemahnya yen. Indeks Nikkei naik 0,72 persen pada 10.751,98 poin. Wall Street di Amerika, saat dibuka Jumat lalu, sempat naik. Tapi cepat turun lagi. Indeks Dow Jones akhirnya naik 0,1 persen pada 10.624,69 poin. Indeks Nasdaq, nilainya turun saat ditutup. 0,80 persen pada 2367,66 poin. Nilai euro 1,3752 dolar Nilai dolar 9,675 rupiah Nilai euro 13,303 rupiah * PELECEHAN SEKSUAL GEREJA KATOLIK DAN PENYANDERAAN OLEH WARGA MALUKU DI BELANDA Dua koran Belanda menampilkan komentar tentang kasus pelecehan seksual di lingkungan gereja Katolik Belanda. De Volkskrant menulis dalam komentarnya bahwa sebenarnya kasus ini tidak mengejutkan. Hampir semua orang yang dulu pernah bersekolah sama pater tahu cerita itu. Ada pater-pater tertentu yang 'doyan' mencabuli anak didiknya. Gereja Katolik di negara-negara lain mencoba mengurangi dampak negatif dengan melakukan penelitian sendiri terhadap prilaku tidak senonoh di internal gereja. Tapi tindakan ini ternyata tidak berhasil. Makanya para uskup gereja Katolik Belanda menunjuk Wim Deetman, politisi partai Kristen Demokrat CDA, sebagai ketua komisi penyelidikan. Menariknya Deetman adalah seorang pemeluk Protestan. Tapi orang menilai justru karena dia bukan seorang Katolik maka dia bisa bertindak netral. Selain itu ia adalah seorang politikus ulung dan sangat berpengalaman. Selain pernah menjadi menteri pendidikan, politisi CDA ini juga pernah menjabat ketua parlemen Belanda De Tweede Kamer. Penyelidikan diharapkan akan menghasilkan kejelasan tentang kasus-kasus pelecehan seksual pada tahun enam puluhan. Hasil penyelidikan ini mungkin akan bermuara pada penghapusan sistem selibat di gereja. Tapi kemungkinan itu nihil. Karena di bawah Paus sekarang faham Katolik yang dogmatis makin populer dan bertambah kuat di kalangan ummat Katolik di negara-negara berkembang. Demikian De Volkskrant. Di samping mustahil untuk menghapuskan sistem selibat, juga diragukan apakah dengan demikian pelecehan seksual di gereja Katolik akan berkurang. Penghapusan sistem selibat tidak berarti berakhirnya pelecehan seksual. Dengan membentuk komisi Deetman ini setidaknya gereja Katolik menyadari bahwa menyembunyikan kasus penyalahgunaan adalah suatu sikap yang salah. Demikian Trouw. Kita berpindah ke topik Belanda lain yang menyangkut warga Maluku. Eksekusi para pelaku penyanderaan kereta api di De Punt, Drenthe, Belanda Timur Laut pada 1977 tidak bisa dihindari. Demikian tandas Dries Van Agt, yang pada saat itu menjabat menteri kehakiman dalam sebuah diskusi. Enam orang penyandera ditembak mati dan dua penumpang menjadi korban. Van Agt beralasan karena pada kasus penyanderaan kereta api lain akhir tahun 1975, para penyandera menembak mati masinis dan dua penumpang. Menteri kehakiman yang bertindak sebagai ketua tim krisis waktu itu takut penembakan itu bakal terulang. Selain itu para piskolog khawatir kondisi yang makin mencekam di kereta itu bisa membuat para penumpang nekat. Namun George Flapper, seorang penumpang waktu itu, membantah bahwa kondisi para penumpang waktu itu dalam keadaan berbahaya. "Dan ini dikuatkan oleh hasil penelitian yang digelar kemudian, " tandas Flapper. Menurut Flapper, bukan para penyandera yang melanggar ketertiban hukum, tapi pemerintahlah yang melanggar. Para remaja Maluku kala itu melakukkan serangkairan penyaderaan karena mau mendesak pemerintah Belanda agar mengangkat isu Republik Maluku Selatan (RMS) ke dunia internasional. Tapi RMS tidak pernah menjadi agenda pemerntah Belanda. Menlu Belanda saat itu Van der Stoel pernah mengatakan: "Saya tidak memikirkan itu sama sekali." Demikian Trouw dan demikian tinjauan pers. * PERLINDUNGAN BINATANG MULAI DARI KANAK-KANAK Ribuan flora dan fauna terancam musnah. Pada konperensi keragaman hayati CITES yang digelar di Qatar pekan-pekan ini, para ilmuwan dan instansi pemerintah mencari cara melindungi hewan dan tumbuh-tumbuhan terancam itu. Tapi bagaimana harus melindungi binatang yang punya tampang tidak menarik, bahkan mengerikan? Berikut laporan Willemien Groot. Kebun binatang Artis di Amsterdam selalu dibanjiri pengunjung, terutama anak-anak yang ingin menyaksikan ular, buaya dan ikan hiu. Anak perempuan kecil berambut pirang tanpa ragu-ragu menuju kotak tempat kura-kura kecil. Anak laki-laki terpesona menatap tokek, ia ingin memeliharanya di rumah. Tidak menakutkan, malah cakep, katanya. Tetapi reptil-reptil lain justru tidak menarik anak-anak. Menurut Jessy Cevat yang merawat reptil di Artis, itu terlihat kalau ia mengantar anak-anak. Tampang mengerikan "Ada yang takut terhadap binatang seperti itu. Tapi kalau melihat binatang itu diam saja, baru anak-anak berani memegangnya." Demikian Jessy Cevat. Mereka langsung bangga. Di sini jelas binatang itu tidak mengerikan seperti tampangnya. Dalam daftar binatang paling terancam terlihat banyak jenis reptil dan amfibi. Di banyak negara, leguana termasuk santapan yang disukai. Walaupun tampak mengerikan, banyak orang bersedia membayar banyak untuk jenis katak atau ular langka. Yang jelas, kalau panda adalah binatang yang disukai, maka reptil dan ikan hiu justru diabaikan. Anton Dral, peneliti dan pemelihara ikan hiu di kebun binatang Artis, tetap terkejut terhadap prasangka terhadap binatang-binatang yang dianggap mengerikan itu. Sejak keluar film Jaw 35 tahun silam, ikan hiu tidak pernah disukai orang lagi. Walaupun sebagian besar ikan hiu tidak doyan daging orang, para pengunjung tetap merasa ngeri. Dan itulah tujuan mereka datang melihat ikan hiu, untuk merasa ngeri, walaupun sebenarnya tidak perlu. Ada tiga jenis ikan hiu yang selalu ditunjuk Anton Dral. Ketiganya adalah hiu kecil yang selalu berada di dasar laut. Biasanya mengunjung kecewa, karena tidak seperti yang mereka bayangkan, besar dan mengerikan. Tapi orang tetap takut membawa anak-anak mereka menyaksikan ikan hiu. Dari dulu ikan hiu selalu dianggap mengerikan. Demikian Anton Dral. Berkembang biak Meningkatnya permintaan pada sup sirip ikan hiu menyebabkan ikan ini makin terancam. Ribuan ekor ditangkap, dipotong siripnya, lalu dibuang kembali ke laut. Tak lama kemudian mereka mati. Kalau cara ini diteruskan, dalam tahun-tahu mendatang tidak ada lagi yang akan diteliti. Inilah keprihatinan Anton Dral. Tidak banyak diketahui tentang ikan hiu, keluh Dral. Tidak hanya secara umum, tetapi juga jenis-jenisnya, apalagi jenis yang besar. Sedikit diketahui tingkat pertumbuhannya. Hiu adalah binatang paling buas, itu berarti mereka tidak cepat berkembang biak. Itulah sebabnya mengapa ikan ini makin terancam, ketika orang banyak menangkapnya. Pada konperensi keragaman hayati sebelumnya yang diselenggarakan di Den Haag tiga tahun silam, tidak diterima usul melarang penjualan jenis ikan hiu yang paling terancam. Dalam konperensi Qatar sekarang ikan ini tidak lagi memperoleh kesempatan. Tetapi larangan penangkapan saja tidak akan cukup, dan ini diketahui oleh Anton Dral. Apalagi karena sirip ikan hiu tetap dicari. Hiu narkoba? Menurut Anton orang berupaya mati-matian menghentikan perdagangan obat bius. Tetapi masih saja narkoba masuk dari pelbagai negara. Dan orang tetap berupaya menghentikannya. Apakah dengan begitu perdagangan sirip ikan hiu bisa dihentikan? Baik Anton Dral maupun Jessy Cevat, keduanya dari kebun binatang Artis di Amterdam, berharap pendidikan bisa meningkatkan perlindungan binatang terancam, juga jenis-jenis yang mengerikan dan karena itu tidak begitu disukai anak-anak. Perlindungan itu juga bukan hanya di negara-negara yang menangkapi binatang terancam itu untuk bahan pangan maupun lainnya. Seperti terlihat di kebun binatang Artis, dunia barat pun bisa belajar banyak daripadanya. * PEMETAAN PELECEHAN SEKSUAL ANAK-ANAK BELANDA Di Belanda, para rohaniwan katolik, pria maupun wanita, terlibat dalam pelecehan seks dan kekerasan fisik. Demikian informasi rinci yang diterima oleh Radio Nederland dan harian petang Belanda NRC Handelsblad. Radio Nederland juga menerima reaksi dari orang Belanda yang sekarang menetap di luar negeri, yang dahulu, ketika masih di Belanda, mengalami pelecehan di pelbagai lembaga katolik. Laporan Robert Chesal. Menyusul pengungkapan Radio Nederland akhir Februari lalu tentang pelecehan di biara Don Rua di 's-Heerenberg, kami menerima reaksi dari 128 orang bekas murid pelbagai asrama dan seminari katolik. Dari situ diperoleh kesan pertama tentang jangkauan dan bentuk pelecehan dalam skala nasional. Secara keseluruhan terdapat 137 orang pastor, bruder dan suster yang dituduh bersalah melakukan pelecehan ini. Mereka anggota 32 orde atau kongregasi. Sebagian besar rohaniwan ini bekerja di asrama dan seminari di propinsi-propinsi Noord-Brabant, Limburg dan Gelderland. Sejumlah kecil bekerja di paroki atau pembinaan pemuda. Tidak percaya Dari pelbagai wawancara dengan para korban, ternyata pelbagai pelecehan ini terus-terusan disembunyikan. Karena pemberitaan media massa, dibentuk sebuah komisi yang dipimpin oleh bekas politikus Wim Deetman, atas permintaan para uskup Belanda. Komisi ini bertugas meneliti pelbagai pelanggaran yang terjadi dalam gereja katolik. Banyak korban menyatakan tidak terlalu mempercayai Lembaga Bantuan Hukum (LBH) gereja katolik Belanda yang menerima laporan pelecehan itu. Sebagian dari 450 orang yang pekan-pekan belakangan mengadu pada lembaga ini juga meneruskan laporan mereka kepada Radio Nederland dan harian NRC Handelsblad. Alasannya: mereka khawatir tindakan LBH itu tidak akan memadai. Dari inventarisasi terhadap laporan yang masuk ternyata bahwa pelecehan itu terutama terjadi pada tahun 1960an (62 laporan) dan tahun 1950an (43 laporan). Kalau dari tahun-tahun sebelumnya tidak banyak, maka mungkin itu karena para korban kebanyakan sudah meninggal dunia. Lepas tahun 1960an, jumlah laporan juga turun, karena banyak asrama sudah ditutup. Sentuhan tak senonoh Sembilan orang yang berada di luar negeri juga melaporkan telah menjadi korban pelecehan. Sampai sekarang Radio Nederland sudah menerima laporan dari Australia, Kanada, Selandia Baru, Jerman, Spanyol, Sri Lanka dan Uganda. Salah seorang pelapor menyatakan karena pelecehan itu ia meninggalkan Negeri Belanda. Richard Wolterman dari Australia, pada tahun 1968 sampai 1974 adalah murid seminari kecil dan asrama Kolese Hageveld di Heemstede, Belanda barat. Lembaga ini berada di bawah tanggung jawab keuskupan Haarlem-Amsterdam. Wolterman mengadukan apa yang disebutnya "sentuhan tidak senonoh dan perilaku kelewat batas" yang dilakukan oleh tiga staf Kolese Hageveld. Menurutnya bukan itu saja yang dialaminya. "Susananya diliputi misteri dan ketakutan," kata Wolterman. "Karena pelecehan terjadi di lingkungan yang terpencil, maka seseorang enggan bicara dan bersikap acuh tak acuh. Sampai umur 32 tahun saya tidak bisa bicara tanpa rasa takut. Hengkang dari Belanda merupakan satu-satunya cara untuk bebas dari semua ini." Gerard Weel, pernah menjadi guru bahasa Belanda dan agama di Hageveld, tidak setuju dengan gambaran seperti ini. "Pada waktu itu kami justru berupaya bersikap normal dalam soal seks. Tidak lagi sembunyi-sembunyi. Ada seorang guru bahasa Prancis, bukan rohaniwan, yang jatuh cinta pada salah seorang murid, mereka kemudian hidup bersama. Tapi hubungan itu baru mulai ketika si anak berusia 17 atau 18 tahun. Dan itu bukan rahasia." 10 tahun Salah satu sekolah yang banyak disebut-sebut, Kolese Kanisius di Nijmegen, waktu itu milik Yesuit. Di Jerman ordo Yesuit juga bikin heboh, karena pelecehan yang terjadi di Kolese Kanisius di Berlin. Institut Sint Louis di Amersfoort, milik para bruder dari Maastricht, juga disebut-sebut oleh enam bekas muridnya. Sebagian besar laporan yang masuk berkisar pada Ordo Salesian dan Bruder Cinta Kasih. Ini mungkin karena berita yang belakangan ramai tentang asrama di 's Heerenberg dan di Eikenburg, Eindhoven, Belanda selatan. Bekas direktur yang bertanggung jawab pada pengawasan asrama 's-Heerenberg dituding oleh empat bekas siswanya sebagai pelaku pecelehan. Di sana pelecehan itu berlangsung selama 10 tahun. Sampai sekarang dua orang anggota Ordo Salesian mengakui pelecehan itu di media massa. Pada tahun 1967 di 's-Heerenberg sudah dilakukan penyelidikan. Hasilnya seorang pastor yang melakukan pelecehan terhadap lima anak laki-laki dikirim ke biara suster di Babberich. Hal serupa juga terjadi di Eikenburg, Eindhoven, walaupun di sini yang diusir adalah para bruder. Dua orang bruder dikirim ke rumah sakit jiwa, sedangkan bruder ketiga dipindah ke tempat lain. Jelas sudah terjadi pelanggaran serius, kekerasan fisik dan seks, tapi polisi ternyata tidak dikerahkan. Tidak boleh pulang Begitu banyaknya reaksi yang diterima oleh Radio Nederland dan harian NRC Handelsblad, berarti sebagian besar peristiwa ini hanya didiamkan saja. Pada banyak kasus orang tua para korban juga terlibat, karena takut ribut. Para rohaniwan Katolik biasanya sangat dihormati. Murid yang melaporkan bahwa mereka menjadi korban pelecehan bisa kena hukum, di asrama maupun di rumah. Frank sampai 13 kali keluar dari asrama. "Terakhir ayah mengembalikan saya ke asrama dengan peringatan bahwa kalau sampai melarikan diri lagi, maka saya tidak akan boleh lagi pulang ke rumah." * IMPOR SENJATA BESAR-BESARAN BISA MENGGANGGU STABLITAS ASIA TENGGARA Senin (15/03) SIPRI, sebuah organisasi perdamaian bergengsi di Swedia, mengeluarkan laporan penyelidikan mengenai impor persenjataan ke negara-negara Asia dan Oseania. Dalam laporannya SIPRI mengatakan, impor senjata ke Indonesia, Singapura dan Malaysia meningkat sebanyak 84, 146 dan 722 persen. Peningkatan ini bisa membahayakan stabiltas dan perdamaian di kawasan, karena negara-negara Asia tidak terbiasa untuk berdialog satu sama lain. Demikian Siemon Wezeman dari SIPRI kepada Radio Nederland Wereldomroep. Dalam laporan yang dikeluarkan SIPRI, Stiockholm International Peace Research Institute diungkapkan bahwa pembelian persenjataan besar-besaran yang terus meningkat oleh negara-negara Asia seperti Indonesia, Malaysia dan Singapura bisa menyulut ketidak-stabilan kawasan Asia Tenggara. Menurut Siemon Wezeman, seorang pakar Asia dari ISPRI, penambahan pembelian senjata yang dilakukan ketiga negara di Asia Tenggara itu, bisa menyulut persaingan pemilikan senjata modern, yang bisa merusak stabilitas dan mengancam perdamaian di kawasan Asia Tenggara. Seperti yang terjadi di banyak kawasan, mengapa negera-negara tersebut terus melakukan pembaruan dan memperlengkapi diri dengan sejata baru yang modern, adalah faktor-faktor konflik di dalam negeri-negeri itu sendiri, di samping konflik-konflik antar negara di kawasan tersebut, yang tak kunjung tuntas terselesaikan. Wezeman: "Di kawasan-kawasan seperti Asia Selatan, Asia Tenggara, Timur Tengah, Afrika Utara terdapat ketegangan antar berbagai negara, dan juga di dalam negeri itu sendiri. ketegangan tersebut di masa lalu terkadang sampai berkembang menjadi perang atau aksi-aksi militer dari negara-negar yang bersangkutan." Negara-negara yang bersangkutan memang punya alasan masing-masing dalam melakukan impor senjata itu. Indonesia, Malaysia dan Singapura selalu mengajukan alasan ancaman bajaklaut di wilayah laut Selat Malaka, yang mengganggu keselamatan pelayaran kapal-kapal niaga dan kapal tanker mereka. Dan dugaan berkembangnya gerakan terorisme di kawasan itu. Menurut Siemon Wezeman, ancaman para bajak laut di wilayah Selat Malaka memang sangat mengkhawatirkan, namun untuk menghadapi para pembajak tersebut, tidak perlu misalnya harus membeli kapal selam dan kapal perang canggih dan mutakhir seharga lebih dari 200 juta dolar, dengan dilengkapi persenjataan berat seperti meriam berkaliber besar, dan perlengkapan eletronik mutakhir. Tidak pula diperlukan pesawat tempur jarak jauh untuk mendukung suatu operasi militer. Wezerman: "Dalam memerangi bajakl aut tidak diperlukan kapal perang dengan meriam-meriam besar, dengan peralatan elektronika yang canggih dan rudal anti kapal perang pembajak dan teroris. Cukup dengan persenjataan sederhana saja." Alasan yang sering terungkapkan oleh negara-negara seperti Indonesia, Malaysia, Cina, Muangthai, adalah luas wilayahnya yang menuntut pemilikan angkatan bersenjata yang kuat dan modern, untuk melindungi kedaulatan negara mereka masing-masing. Siemon Wezerman yang juga mempelajari mengapa terjadi pembelian senjata besar-besar dewasa ini, dan ke arah mana kecenderungan perkembangannya, juga menyinggung wilayah yang sarat konflik di wilayah Laut Cina Selatan. Wilayah yang masih bisa menyulut sengketa wilayah kedaulatan oleh banyak negara di sekitarnya, kalau suatu ketika ditemukan sumber minyak bumi di kawasan laut itu. Dan tampaknya ada kemungkinan persiapan ke arah itu. * GEBRAKAN WALIKOTA FEZ, MAROKO Hamid Chabat, Walikota Fez, bertekad akan menjadikan kota ini sebagai pusat kehidupan beragama di Maroko. Ia melontarkan usul larangan alkohol, narkoba, perjudian dan pelacuran. Usul yang mengundang banyak komentar. Karena, tahun ini Maroko justru sedang berusaha mencapai rekor jumlah kunjungan 10 juta wisatawan. Usul ini jadi topik debat nasional. Sang walikota mengemukakan usul tersebut Februari lalu. Ia berkilah, Fez adalah kota suci, sebagaimana halnya Mekka dan Jerusalem. Konon, pada tahun 808 kota ini dibangun oleh penguasa Maroko saat itu, Moulay Idris II, seorang keturunan langsung Nabi Muhammad saw. Pada abad yang sama, di kota ini berdiri Universitas Qaraouiyine, yang kelak akan terkenal berkat studi Al Qur'an. Perkelahian Untuk menghormati sejarah kota, kini Hamid Chabat akan memberantas semua yang dilarang Allah. Ketika ia beberapa waktu lalu mengajukan usul ini pada DPRD Fez, langsung pecah perkelahian. Seorang anggota dewan mengadukan sang walikota ke pengadilan. Dengan tuduhan: sang walikota memukulnya dengan gagang mikrofon. Dan gagang tersebut, demikian ia menjelaskan pada majalah TelQuel, beratnya sekitar tiga kilogram. Salahsatu usul paling penting, larangan alkohol, disetujui oleh 89, dari jumlah total 95 suara anggota dewan. Usai pemungutan suara, Hamid Chabat langsung menutup beberapa lokasi yang ia sebut sebagai 'pusat kemaksiatan'. Yaitu bar dan kafe, tempat orang biasa menikmati pipa air. Selanjutnya, ia belum bertindak lebih jauh lagi. Banyak ulah Para pengecam kebijakan sang walikota menunjukkan, larangan alkohol sulit untuk diterapkan sepenuhnya. Misalnya, di kota Fez ada cabang toko swalayan, Marjane, yang biasa menjual alkohol. "Kita lihat saja, apakah Hamid Chabat akan menutup Marjane," tulis Taoufik Bouachrine, pemimpin redaksi koran Akhbar Alyoum. Warga Maroko sudah terbiasa dengan ulah Hamid Chabat. Ia pernah memerintahkan penanaman sejuta bunga di kota Fez. Satu bunga untuk setiap penduduk kota. Masih banyak lagi ulah lainnya, yang bisa digolongkan cukup janggal. Ia punya situs web sendiri, chabatonline.com <http://www.chabatonline.com/>. Pada situs ini ia menempatkan rekaman video sidang DPRD yang berakhir ricuh tersebut. Selanjutnya, ia punya account di facebook, dengan jumlah teman 1678, <http://www.facebook.com/pages/Hamid-Chabat/50076992604>. Tidak banyak politisi Maroko yang punya account di facebook. Namun, kini banyak orang menilai, Hamid Chabat sudah bertindak terlalu jauh. Lawan-lawannya menyatakan, kalau ia ingin membuat kota jadi pusat kehidupan beragama, lebih baik ia jadi Walikota Mekka saja. Peran Fez penting bagi sektor pariwisata Maroko. Ratusan ribu turis.setiap tahun datang ke kota ini. Pemilik hotel dan kafe mengkhawatirkan kelangsungan hidup usaha mereka. Maksiat Tapi, beberapa kalangan muslim, mereka antara lain bergabung dalam Parti de la Justice et du Developpement (PJD), mendukung Hamid Chabat. Sang walikota sebenarnya anggota partai tengah, Istiqlal. Dan PJD gembira, kini Partai Istiqlal mendukung upaya mereka memberantas kemaksiatan. Yang lebih menarik lagi, Perdana Menteri Maroko, Abbas al Fassi, juga anggota Partai Istiqlal. Ia antara lain bertanggung-jawab bagi pemberian izin penjualan alkohol. Rachid Niny, pemimpin redaksi koran Al Massae mengingatkan, banyak desa di Maroko tidak menyediakan fasilitas apa pun bagi kegiatan kalangan remaja. Tidak ada gelanggang remaja, tidak ada perpustakaan, yang ada cuma bar, tempat penjualan alkohol. "Apakah Abbas al Fassi menganggap semua orang Maroko dungu," tulis Richard Niny. Khawatir Beberapa kalangan lain, menilai campur-tangan Hamid Chabat dalam urusan alkohol, narkoba, kasino dan pelacuran merupakan suatu gebrakan politik. "Mungkin ia khawatir, tidak lama lagi ia akan kehilangan jabatan sebagai walikota," ulas Rachid Niny. "Mungkin juga, ia ingin menunjukkan, bahwa sebagai walikota, ia punya kekuasaan," tulis pemred koran TelQuel. * HUMAN TRAFFICKING MEREBAK DI PAPUA Belum lama berserlang Polresta Jayapura berhasil mengamankan 37 wanita di bawah umur, korban women trafficking atau perdagangan wanita di Jayapura. Konon para wanita korban tersebut di datangkan dari Sulawesi Utara. Widi, dari Radio Rock di Jayapura mengungkapkan kepada Radio Nederland Wereldomroep, bagaimana kasus tersebut terbongkar. Berikut Widi. Widi: Daru informasi yang kita terima bahwa ini sebenarnya adalah hasil kerjasama dari pihak polda Sulut, hasil koordinasi dan pengembangan kasus trafficking yang terjadi di Menado Sullut. Biasanya banyak sekali masyarakat dari Sulut yang menjadi korban trafficking kemudian dibawa ke wilayah hukum Polresta Papua. Jayapura. Dan ini sudah beberapa kali terjadi. Kali ini adalah salah satu bentuk kerjasama yang sukses, sehingga kasus trafficking ini bisa terungkap. Radio Nederlanda Wereldomroep [RNW]: Jadi sebelumnya sudah sering terjadi Bu? Widi: Sudah sering terjadi, namun sejauh itu kan kerjasama dengan intern Polresta Jayapura . Dan beberapa kasus sudah dikembalikan atau dipulangkan. seperti yang pernah kami ikuti di sekitar tahun 2002 itu, karena mereka tertangkap dalam proses pengecekan indentitas kelengkapan indentitas, sehingga akhirya mereka bisa dipulangkan. Tapi kasus trafficking seperti ini masih sering terjadi. RNW: Mereka ini kebanyakan adalah di bawah umur. Bagaimana mereka ini bisa direkrut atau dibawa ke Jayapura. apakah dengan janji-janji penipuan dan sebagaimnya bu? Widi: Biasanya sudah sangat terbiasa bahwa janji-janji yang dihadirkan pasti adalah kerja dirumah-rumah makan, yang tentunya punya ijin halal dan sebagainya, tetapi ternyata sete;aj sa,pai di Jayapura mereka dipekerjakan di tempat-tempat panti pijat atau bar-bar yang ada di Jayapura. Jadi sebenarnya merekapun tidak mengetahui akan bekerja di mana, hanya tahunya dijanjikan, tetapi setibanya di Jayapura tidak sesuai dengan apa yang dijanjikan. RNW: Dan mereka dipekerjakan sebagai pekerja-pekerja seks komersial ya? Widi: Betul. Karena seperti yang berhasil ditangkap atau diambil, digerebek di salah satu bar di Jayapura itu, ya berarti mereka bekerja sebagai tenaga pelayan di sana ya, tentunya juga ada kecenderungan ke sana. Untuk mengkuti wawancara selengkapnya dengan Widi dari Jayapura ini, anda bisa membuka situs web kami www.ranesi.nl * HASIL SEMENTARA PEMILU IRAK Seminggu setelah rakyat Irak memberikan suara dalam pemilu parlemen, Perdana Menteri Nouri al-Maliki tampaknya makin memastikan diri untuk memperpanjang jabatannya. Berikut analisa hasil sementara pemilu seperti dilaporkan oleh IHEC, KPUnya Irak. Hasil ini menunjukkan koalisi pimpinan Nouri al-Maliki berhasil menggondol suara terbanyak pada enam dari 18 provinsi Irak. Sebagian besar memang provinsi kalangan Syiah di selatan. Tetapi Maliki juga unggul di provinsi Bagdad. Di sini diperebutkan paling sedikit 70 dari 325 kursi parlemen. Patut dicatat hasil Bagdad masih bersifat sangat sementara. Non sektarian Saingan utama Maliki adalah mantan perdana menteri Iyad Allawi, yang memimpin partai Aliansi Iraiyah. Koalisi Allawi ini unggul di provinsi-provinsi Sunni di barat dan utara, tetapi juga di provinsi Kirkuk yang dihuni kalangan Kurdi, Arab dan Turkmen. Menempel partai Allawi adalah Aliansi Nasional Irak yang didominasi oleh dua partai Syiah: Dewan Islam Agung Irak dan gerakan pimpinan Muqtada al-Sadr yang lebih radikal. Perdana Menteri Maliki pernah ikut dalam kelompik syiah di parlemen, sebelum akhirnya mendirikan partai sendiri. Ini untuk membuktikan dirinya pemimpin non-sektarian dan, tentunya, untuk menarik para pemilih Sunni. Tetapi hasil perhitungan sejauh ini menunjukkan adalah Allawi, tokoh syiah sekuler yang bersekutu dengan politisi Sunni unggulan, yang berhasil menggaet sebagian besar suara kalangan Sunni. Tidak lancar Kelompok keempat adalah Aliansi Kurdistani. Lima tahun silam mereka tidak terlalu berhasill, tetapi waktu itu kalangan Sunni juga memboikot pemilu. Aliansi ini juga harus bersaing dengan Goran, partai Kurdistan baru. Partai yang berarti perubahan ini juga berhasil menyabet beberapa kursi. Beredar pula tuduhan kecurangan massal. Tetapi dalam tradisi pemilu Irak serta sengitnya persaingan di banyak wilayah negeri ini, tuduhan semacam itu tidaklah mengejutkan. Ahad lalu, Perdana Menteri Maliki sudah menolak pelbagai tuduhan itu. Ia mengakui memang terjadi beberapa ketidaklancaran, tetapi jumlahnya lebih sedikit dari pemilhan daerah lima tahun silam, dan tidak dalam skala yang bisa merubah hasil akhirnya. Jadi, dengan anggapan bahwa hasil sementara ini akan dipastikan sebagai hasil akhir dan juga diakui oleh semua partai peserta pemilu, maka parlemen Irak akan diduduki oleh empat blok besar, tanpa satupun meraih mayoritas 163 kursi parlemen. Kalau hasil sementara ini terus berlaku sampai akhir perhitungan suara, maka Nouri Al Maliki akan keluar sebagai nomor satu, pemenang moral pemilihan umum ini. Tetapi untuk bisa menjadi perdana menteri, Maliki harus bisa membentuk koalisi dengan satu atau lebih blok yang lain. Terlalu dekat Seperti yang sudah-sudah pembentukan pemerintahan koalisi ini akan berlangsung lama dan rumit. Dibutuhkan bentrokan pahit sebelum parlemen terdahulu menerima UU Pemilu, sehingga pemilihan umum itu sendiri bisa ditunda dari Januari menjadi Maret 2010. Juga terjadi pertikaian sengit tentang penyingkiran 500 caleg yang dituduh terlalu dekat dengan partai Baath pimpinan Saddam Hussein. Selain itu masih ada pertikaian yang belum terselesaikan dengan Aliasi Kurdistan mengenai masa depan Kirkuk. Orang Kurdi yang memberikan suara di Bagdad bisa berperan menentukan dalam mencapai mayoritas bagi koalisi pemerintah yang terbentuk. Sekarang orang Kurdi ini bertekat mengajukan tuntutan mereka bagi masa depan Kirkuk. Banyak pengamat khawatir begitu lamanya periode tawar menawar politik bisa membahayakan stabilitas dan kembali berkecamuknya kekerasan. Bahkan bisa lebih gawat lagi dari tahun lalu, ketika pelaku bom bunuh diri meningkat tajam. Blok mayoritas Memang itulah resikonya. Tetapi di pihak lain, kebutuhan membentuk koalisi untuk mencapai mayoritas juga memaksa kalangan yang berambisi menjadi perdana menteri untuk memperhatikan tuntutan pihak lain. Apalagi kalau tidak satu blokpun mencapai mayoritas. Sekarang, ketika kalangan Sunni tidak lagi memboikot pemilu, mereka juga akan kembali dalam parlemen dalam jumlah yang lebih besar. Integrasi mereka, terutama dalam partai Allawi, memberi kesempatan lebih baik bagi konsensus nasional dalam pembagian kekuasaan dan cara operasinya. Tidak adanya konsensus seperti inilah yang merupakan akar kekerasan. Tetapi itu hanya berada dalam anggapan bahwa Nouri al-Maliki akan benar-benar berupaya membentuk blok mayoritas dengan saingan terberatnya, Iyad Allawi, dan bukannya rujuk dengan kalangan Syiah, bekas sekutunya. Pilihannya memang tidak mudah. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke: [email protected] Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
