--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Kamis 18 Maret 2010 14:50 UTC ** NESTLE PUTUSKAN KONTRAK DENGAN SINAR MAS ** NENEK MOYANG HOBBIT DI FLORES ** EKSEKUSI PEJABAT TINGGI KORUT ** GEMA WARTA TOPIK TINJAUAN PERS: PELECEHAN SEKSUAL GEREJA KATOLIK-ROMA DAN NESTLE ANCAM ORANG UTAN ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: KORBAN KEJAHATAN BELANDA TIDAK DIBANTU BERLEBIHAN ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: SAAT PEMILU, WARUNG GANJA BELANDA TUTUP ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: PELECEHAN SEKSUAL JUGA TERJADI DI GEREJA KATOLIK INDONESIA ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: RUMAH DINAS TNI - UNTUK SEMENTARA BISA TETAP TINGGAL * NESTLE PUTUSKAN KONTRAK DENGAN SINAR MAS Setelah Unilever dan Kraft, perusahaan makanan Nestle memutuskan kontrak kerja dengan PT. Sinar Mas, pemasok minyak kelapa sawit terbesar di Indonesia. Nestle memutuskan hubungan kerja di bawah tekanan organisasi lingkungan Greenpeace yang menuduh Sinar Mas merusak hutan rimba Indonesia. Rabu (18/03) anggota Greenpeace menggelar aksi di Britania Raya, Jerman dan Belanda. Menurut organisasi ini, Sinar Mas menebang banyak hutan rimba untuk membuka perkebunan kelapa sawit. Nestle menggunakan minyak kelapa sawit dalam produk sabun, es krim dan margarin. Sinar Mas menampik bertanggung jawab atas perusakan lingkungan. Perusahaan ini berniat mengadakan pertemuan dengan Greenpeace. * NENEK MOYANG HOBBIT DI FLORES Jutaan tahun lalu, nenek moyang spesies hobbit - atau orang kerdil - di Flores diduga pernah menjajah pulau Indonesia tersebut. Nenek moyang hobbit - yang disebut hominin - diperkirakan datang ke Flores sekitar 800 ribu tahun lalu, namun bukti-bukti terbaru menunjukkan, mereka mungkin sudah datang jauh lebih lama. Di karya tulis yang diterbitkan majalah Nature peneliti menyatakan menemukan sesuatu yang membuat spesies hominin berevolusi menjadi orang kerdil berukuran semeter dan memiliki tengkorak sebesar jeruk bali. Hobbit Flores diduga keturunan homo erectus yang memiliki otak besar. Spesies ini tersebar dari Afrika sampai Asia sekitar dua juta tahun lalu. * EKSEKUSI PEJABAT TINGGI KORUT Korea Utara mengeksekusi Pak Nam-ki, seorang pejabat tinggi Partai Buruh. Mendiang adalah Ketua Biro Perencanaan Ekonomi, Partai Buruh Korea Utara, nama resmi partai penguasa di negara berhaluan komunis ini. Kebijakan moneter yang ia terapkan dinilai menjadi penyebab kenaikan harga dan kerusuhan sosial. Ia antara lain menerapkan kebijakan revaluasi mata-uang won. Pelaksanaan hukuman mati berlangsung pekan lalu, di hadapan pasukan penembak mati. Demikian pemberitaan kantor berita Korea Selatan, Yonhap. Menurut beberapa pengamat di Korea Selatan, negara tetangga mereka ini sedang berusaha menjaga kestabilan keadaan, sehubungan dengan kemungkinan pengalihan kekuasaan dari Kim Jong-il, pada salah seorang putranya. Sejak beberapa waktu lalu, Kim Jong-il dalam keadaan sakit-sakitan. * GUATEMALA EKSTRADISI MANTAN PRESIDEM Guatemala boleh mengekstradisi mantan Presiden Alfonso Portillo ke Amerika Serikat. Demikian vonis pengadilan di Guatemala City. Washington menuduh mantan presiden berusia 58 tahun ini memutihkan uang ilegal. Di antaranya jutaan uang milik negara ke beberapa bank di Eropa dan Amerika Serikat. Alfonso Portillo menjabat sebagai Presiden Guatemala sejak tahun 2000 hingga 2004. Usai masa jabatannya, ia melarikan diri ke Meksiko. Pada tahun 2008 Meksiko mengekstradisi Alfonso Portillo ke Guatemala. Atas permintaan Amerika Serikat, awal tahun ini ia ditahan. * PLAYBOY TV MASUK SALURAN ANAK-ANAK Di Amerika, acara Playboy TV secara tidak sengaja terputar di saluran anak-anak karena kesalahan teknis dari perusahaan TV-kabel. Insiden yang membuat banyak orangtua marah besar ini terjadi pada pagi hari di negara bagian Amerika North-Carolina. Perusahaan TV kabel Time Warner harus bertanggung jawab. Pada acara Playboy TV tersebut terlihat seorang perempuan telanjang yang mengatakan hal-hal tidak senonoh. Time Warner meminta maaf. Mereka telah mengambil kebijakan khusus dan berjanji hal tersebut tak akan terulang lagi. * ANAK-ANAK HAITI DIKEMBALIKAN Di haiti, 32 anak yang setelah gempa dibawa pergi oleh sejumlah misionaris Amerika, dikembalikan ke orangtua mereka. Seorang anak masih tinggal di panti asuhan. Sepuluh misionaris tersebut ditangkap akhir Januari lalu atas tuduhan penculikan. Mereka hampir menyeberangi perbatasan dengan Republik Dominika. Waktu itu, para misionaris menyatakan, anak-anak tersebut yatim-piatu akibat gempa. Sampai sekarang, tinggal kepala misionaris yang masih mendekam di penjara. * STABILITAS EURO HARUS DIJAGA Negara anggota Uni Eropa yang membahayakan stabilitas euro harus dikeluarkan dari zona Uni Eropa. Demikian dinyatakan kanselir Jerman angela Merkel. Kebijakan ini akan berlaku bagi negara-negara Uni Eropa yang berulang kali melanggar aturan. walaupun Merkel menyatakan Yunani tidak perlu takut, krisis hutang Yunani jelas latar belakang pemikirannya. Menurutnya, krisis Yunani menunjukkan bahwa aturan, yang harusnya menjamin stabilitas euro, tidak cukup baik. PM Yunani Papandreou menyatakan, negaranya tidak akan meninggalkan Uni Eropa. * IMIGRAN ARMENIA DIANCAM ERDOGAN PM Turki Tayyip Erdogan akan mendeportasi 100 ribu imigran Armenia di negaranya. Demikian ancamnya pada wawancara dengan BBC. Ancaman Erdogan ini menyusul keputusan Kongres Amerika dan parlemen Swedia untuk mengecap pembunuhan terhadap orang Armenia pada PD I di Turki sebagai genosida. Turki menarik mundur duta besar dari Amerika dan Swedia setelah kedua negara mengeluarkan pernyataan tersebut. Sekarang, sekitar 170 ribu orang Armenia tinggal di Turki. Erdogan menyatakan, 70 ribu di antara mereka sudah dianggap orang Turki sedang sisanya masih ia tolerir untuk tinggal di Turki sementara ini. * BERITA BURSA Bursa-bursa terpenting Eropa Rabu dibuka lebih rendah. Krisis Yunani mempengaruhi bursa-bursa Eropa. Tak lama setelah dibuka indeks AEX Amsterdam turun 0.5% pada 342 poin. Paris, London, paris turun 0.4%. Bursa efek Jepang ditutup negatif. Indeks Nikkei turun 1% pada 10.842 poin. 1 Eur = USD 1.36 1 Eur = Rp.12.470,- 1 USD = Rp. 9.115,- * PELECEHAN SEKSUAL GEREJA KATOLIK-ROMA DAN NESTLE ANCAM ORANG UTAN Paus Benedictus XVI mendapat banyak tekanan akibat sejumlah kasus pelecehan seksual yang terjadi di dalam gereja Katolik-Roma. Seperti yang dikutip harian Belanda de Telegraaf, kanselir bond Jerman Angela Merkel menyatakan, cuma ada satu cara mengatasi tekanan tersebut: gereja harus buka-bukaan. Merkel menuntut "kejujuran dan kejelasan" gereja Katolik-Roma. Terbukanya kasus pelecehan seksual pendeta-pendeta Katolik-Roma terhadap sejumlah bocah laki-laki di Irlandia, Jerman, Belanda, Austria, Meksiko, Brasilia, Amerika Serikat, Kanada dan Australia mengguncang gereja Katolik-Roma sampai ke akarnya. Paus sebagai pemimpin tertinggi kelompok keagamaan ini akhirnya memutuskan untuk angkat bicara. Kemarin Paus menyatakan akan menanggapi masalah pelecehan seksual di gereja Katolik-Roma di Irlandia, Jumat besok. Demikian de Telegraaf. Yang menarik adalah, Paus sama sekali tidak bicara soal kasus di negeri kelahirannya, Jerman. Toh menurut tokoh spiritual Katolik-Roma di Jerman, masih ada kemungkinan Paus akan mengangkat kasus di negara beribukota Berlin tersebut. Menurut uskup Jerman Stephen Ackerman, gereja Katolik-Roma di negaranya memilih bungkam soal kasus pelecehan seksual. Ackerman - yang belum lama ini menjadi kontak untuk pengaduan mengenai pelecehan seksual di Jerman - menyatakan, sama sekali tidak ada usaha dari gereja untuk menyelesaikan kasus ini. Menurut Ackerman, gereja Katolik-Roma khawatir reputasi mereka rusak jika kasus ini benar-benar dibuka. Demikian de Telegraaf. Beralih ke Indonesia. Penggunaan minyak kelapa sawit dalam produk-produk Nestle mengancam kelangsungan hidup Orang Utan. Demikian diangkat media Belgia De Morgen. Organisasi Lingkungan Greenpeace mengecam, Nestle adalah salah satu penyebab punahnya Orang Utan di indonesia. Pasalnya, perusahaan yang memproduksi banyak produk makanan ini menggunakan minyak kelapa sawit dari Sinar Mas, produsen minyak kelapa sawit terbesar di Indonesia. Sinar Mas tidak memproduksi minyak kelapa sawit dengan cara yang ramah lingkungan. Mereka terus-menerus merusak hutan rimba dan lahan gambut yang menyerap CO2. Akibatnya, gas berbahaya ini tidak terserap dan menjadi polusi di atmosfer. "Selain melepaskan emisi CO2, hutan dan rawa yang dirusak adalah tempat hidup Orang Utan yang terancam punah," tegas Greenpeace. Nestle menggunakan minyak kelapa sawit untuk banyak produknya, termasuk cokelat KitKat. Greenpeace meminta Nestle memutuskan hubungan kerja dengan Sinar Mas, menyusul Unilever dan Kraft yang telah mengambil langkah tersebut. Demikian De Morgen. Tentu saja, Nestle tidak tinggal diam. Dalam hitungan jam mereka memutuskan kontrak dengan Sinar Mas. Nestle berjanji, akan hanya menggunakan minyak kelapa sawit bersertifikat pada 2015. "Ketika kuantitas minyak bersertifikat sudah tersedia, kami pasti hanya menggunakan produks tersebut," kata jurubicara Nestle. Sekarang Nestle hanya menggunakan minyak dari Sinar Mas untuk produk-produk yang dipasarkan di Indonesia. Bagaimana nasib Sinar Mas? Masih belum jelas. Yang pasti, pemutusan hubungan kerja dari tiga perusahaan asing besar merupakan pukulan telak bagi produsen minyak yang sampai sekarang masih menampik tuduhan perusakan lingkungan. Demikian De Morgen dan sekian pula Tinjauan Pers kali ini. * KORBAN KEJAHATAN BELANDA TIDAK DIBANTU BERLEBIHAN Minggu lalu seorang gadis Belanda berusia 12 tahun, Milly Boele dibunuh tetangganya yang seorang polisi. Kasus ini mendapat perhatian besar-besaran dari media Belanda. Di setiap pemberitaan media juga disebut-sebut peran sebuah organisasi bernama 'Slachtofferhulp' atau Bantuan untuk Korban. Organisasi yang terutama memberi dukungan psikologis bagi para korban bencana ini kelihatannya sesuatu yang khas Belanda, tapi menurut direkturnya Jaap Smit banyak negara Eropa lainnya juga memiliki organisasi sama. Laporan Johan Huizinga: Organisasi 'Bantuan untuk Korban' atau Slachtofferhulp, pertama-tama berdiri sebagai organisasi sukarela, saat ini mereka telah menjalankan tugas selama 25 tahun dan punya 1.500 sukarelawan serta 300 tenaga profesional. Mereka memberikan bantuan cuma-cuma kepada para korban kasus kejahatan dan korban kecelakaan lalu lintas. Biasanya berupa bantuan praktis serta bantuan psikologis dan advis yang ada hubungannya dengan hukum. Hampir 80% yang dibantu adalah korban kasus-kasus kejahatan. Tidak Unik Organisasi ini bukanlah unik Belanda. Organisasi yang hampir sama juga dijumpai di Amerika Serikat. Sementara di Eropa ada 26 organisasi sejenis di 21 negara. Tetapi menurut direkturnya Jaap Smit, ini bukanlah fenomena negara makmur. clip 1 smit Memang banyak yang beranggapan seperti itu. Tapi saya sangat menentang pendapat ini. Saya menganggapnya sebagai salah satu tonggak penting sistim hukum di Belanda. Biasanya orang hanya memikirkan dua faktor, pencegahan aksi kejahatan dan tekanan, atau pengurangan kejahatan. Saya berpendapat apabila kita ingin membangun negara hukum yang sehat, maka faktor ketiga yang tidak bisa dihindari adalah bantuan kepada para korban. Kehendak Korban Polisi Belanda wajib menghubungkan organisasi pemberi bantuan ini dengan para korban kejahatan, apabila sang korban memang menghendaki bantuan tersebut. Para tenaga sukarelawan biasanya pertama-tama menawarkan bantuan praktis, menjadi tempat curhat serta memberi advis untuk ahli hukum dan psikologi. Tetapi bukan berarti dukungan emosional dari keluarga korban serta tetangga tidak dibutuhkan sama sekali. clip 2 smit Apabila kamu menjadi korban kejahatan berat, maka perhatian yang diberikan seorang tetangga, yang membikinkan makanan atau sup, sangatlah luar biasa. Tetapi selain itu korban juga menghadapi sejumlah pertanyaan, yang biasanya tidak bisa dijawab sang tetangga. Jadi selain bantuan dari keluarga dan tetangga, juga dibutuhkan bantuan tenaga profesional. Itulah yang bisa kami berikan. Tidak Berlebihan Jaap Smit jelas-jelas tidak mendukung bantuan yang berlebihan dan mencoba agar korban terlebih dulu bisa membantu dirinya sendiri. Korban tidak perlu dilindungi 100% dari dunia luar dan sehingga sama sekali tidak punya inisatif untuk berusaha sendiri. Ia menambahkan: "Kita lebih baik mengajarkan para korban untuk bisa hidup dengan bencana yang menimpa mereka, daripada memberikan sugesti bahwa kita bisa mencegah semua musibah , dan bahwa kami siap membantu siang dan malam untuk setiap keluhan. Ini bukan cara yang sehat dan tentu saja tidak baik." Jaap Smit geram pada kelompok-kelompok populis yang menurutnya menyalahgunakan rasa solidaritas dengan para korban, dengan menuntut pemberian hukuman yang lebih berat kepada para pelaku. Direktur Slachtofferhulp ini bahkan berpendapat, organisasinya bisa memberikan efek peredam bagi korban yang punya rasa dendam. Sesuatu yang menurutnya sangat manusiawi. * SAAT PEMILU, WARUNG GANJA BELANDA TUTUP Johan van Slooten Pada saat hari pemilu legislatif 9 Juni mendatang, semua 'coffee shops' Belanda, eufemisme bagi toko penjual narkoba ringan, akan melakukan aksi mogok. Gagasan dibalik aksi ini adalah mendorong semua penggemar ganja agar hari itu ke luar rumah, ikut pemilu dan mendukung partai-partai yang mendukung kelangsungan hidup 'warung ganja' di Belanda. Nol van Schaik, seorang pemilik warung ganja di Haarlem, melontarkan gagasan ini, karena sadar pemerintah sekarang ini tidak menyukai kegiatan usaha seperti yang ia lakukan. "Selama beberapa tahun belakangan, kami mendapat tekanan berat dari pemerintah yang sangat konservatif ini," jelas Nol van Schaik. "Tekanan pada kami makin keras, dan mengingat kemungkinan lahirnya kabinet baru berhaluan esktrem kanan, saya kira tiba waktunya untuk menggalang dukungan pada partai-partai yang tidak memusuhi ganja." Pembatasan Kabinet koalisi Belanda terakhir, terdiri dari dari Partai Buruh, Partai Kristen Demokrat dan Partai Kristen kecil, telah mempersempit ruang gerak warung ganja. Mereka mengusulkan penutupan semua warung ganja yang berada dalam radius 250 meter dari sekolah, dan membatasi izin penjualan ganja dan narkoba ringan lainnya, hanya bagi penduduk setempat. Jika usul tersebut disetujui parlemen, warung ganja jelas akan repot, karena, di berbagai lokasi tujuan wisata, seperti misalnya Amsterdam, pembeli yang datang kebanyakan justru turis asing. Partai Konservatif Nol van Schaik khawatir tekanan pada sektor usaha yang ia geluti akan makin sengit, jika partai tengah-kanan, Partai Kristen Demokrat, CDA, atau partai populis, PVV, pimpinan Geert Wilders, akan mendominasi kabinet koalisi baru, usai pemilu 9 Juni. Sejauh ini, sikap PVV pada masalah 'warung ganja' belum diketahui. "Sementara ini kami hanya bisa menunggu berapa banyak 'warung ganja' yang harus ditutup," tulis Nol van Schaik pada situs webnya. "Mungkin giliran berikutnya kamu, atau saya sendiri. Atau mungkin kita semua," demikian peringatannya pada semua pengelola warung. Jadi, pemogokan ini bukan hanya soal nutup warung selama sehari. Aksi ini juga menghimbau semua pendukung warung, agar pada hari itu ke luar rumah dan ikut menyontreng. "Kami memasang poster di warung, mengingatkan para pelanggan akan dampak kabinet baru berhaluan kanan," kata Nol van Schaik. "Banyak orang yang biasanya tidak pernah ikut nyontreng. Bagi mereka, semua urusan politik itu kotor. Namun, lebih baik memilih suatu kelompok yang mungkin juga kotor, tapi mengizinkan kebebasan mengisap ganja, ketimbang kelompok kotor lain, yang ingin menutup warung kita. Saya harap, seruan ini cukup jelas, dan mereka ikut nyontreng." Suara Menentukan Menurut Nol van Schaik, suara para penggunjung warung ganja mungkin akan menentukan pada tanggal 9 Juni nanti. "Ada sekitar sejuta pengguna ganja, dan mereka semua punya hak pilih. Itu sama dengan delapanbelas kursi di parlemen. Jika jumlah kursi Partai Buruh berkat dukungan penggemar ganja bertambah empat atau lima buah, mereka akan tampil sebagai partai terbesar. Partai ini tidak memusuhi warung ganja." Job Cohen Karena itu Nol van Schaik menyambut gembira kejutan politik pada hari Jum'at beberapa waktu lalu, ketika pemimpin Partai Buruh, Wouter Bos, menyatakan mundur, dan langsung muncul Job Cohen, Walikota Amsterdam, sebagai calon kuat penggantinya. "Sikap Job Cohen pada warung ganja sangat positif, khususnya dalam urusan pemasokan. Pengaruh Job Cohen pada suasana politik di Belanda akan cukup besar. Kami banyak menaruh harapan padanya." * PELECEHAN SEKSUAL JUGA TERJADI DI GEREJA KATOLIK INDONESIA Terbongkarnya pelecahan seksual di kalangan gereja katolik semakin marak di Belanda dan Jerman, 30 - 40 tahun kemudian. Jum'at besok Paus Benedictus XI akan menanggapi pelecehan seksual di Irlandia. Di Indonesia, pelecehan seksual juga terjadi di kalangan gereja Katolik. Bedanya, di Indonesia tidak disorot oleh media. Demikian Pastor Thomas Suratno dari Radio Swara Wajar, mitra Ranesi di Lampung Pastor Thomas Suratno (PTS): "Secara intern dalam gereja Katolik merebaknya pembongkaran kasus pelecehan seksual seperti di Amerika, Irlandia dan sekarang di Belanda, pasti pihak gereja Katolik Indonesia mendengar hal itu. Apakah itu kemudian menjadi pergunjingan di masyarakat, saya yang ada di Lampung sampai saat ini tidak mendengar pergunjingan itu. Tetapi apakah di masyarakat luar artinya di luar gereja Katolik juga menjadi pergunjingan, saya tidak mendengar berita semacam itu. Pasti sebagian kecil masyarakat, pasti membaca atau mendengar." Radio Nederland (RN): Sejauh ini pihak gereja Katolik di Indonesia belum mendengar tentang pelecehan seksual di kalangan gereja seperti yang terbongkar di Amerika, Belanda dan sebagainya? PTS: "Kalau yang di Indonesia sendiri, pasti ada itu. Bukan sesuatu yang aneh. Hanya permasalahannya mungkin seperti di negara lain, di keuskupan lain, apalah itu diekspose atau terekspose ke luar atau tidak? Sejauh ini jarang sekali kami sendiri mendengar. Nah apalagi masyarakat, apakah juga sering mendengar atau justru mungkin tidak mendengar? Atau memang tidak diekspose entah di surat kabar atau media elektronik yang lain. Kasus-kasus semacam ini tidak terekspose." RN: Di Belanda pun terbongkar baru 30 - 40 tahun kemudian. PTS: "Ya. Kalau kasus yang lama seperti yang saya alami sendiri ketika berada di Irlandia sama saja, dalam arti yang terbongkar itu kasus-kasus yang lama. Entah yang dilakukan oleh seorang imam, pastor atau mungkin juga seorang biarawan/biarawati. Di Irlandia itu dari tahun 1998 sampai 2000 hampir setengah bulan sekali ada semacam kasus pelecehan seksual yang dibongkar dan disidangkan ke pengadilan. Itu disiarkan oleh televisi. Di Barat, kasus lama bisa dibuka kembali. Sedangkan yang di Indonesia, saya tidak mendengar adanya kasus-kasus seperti itu yang sampai di pengadilan." RN: Apakah mungkin karena korban belum bicara? PTS: "Bisa jadi demikian. Mungkin juga secara lokal. Indonesia begitu luas dengan begitu banyak keuskupan dan kita tidak tahu apa yang terjadi di keuskupan tertentu dan apakah ditangani secara intern saja. Entah bagaimana cara penangannya atau mungkin juga sorang imam itu akhirnye keluar dan sebagainya, itu jarang sekali terdengar di Indonesia. Kalau isyu-isyu sih ada. Di sana-sini. Tapi tidak sampai ke pengadilan atau masuk koran, saya sendiri belum pernah membaca secara detail." RN: Apa yang menyebabkan sampai terjadinya praktek-praktek pelecehan seksual di kalangan gereja Katolik? ikuti wawancara lengkap di situs-web : www.ranesi.nl * RUMAH DINAS TNI - UNTUK SEMENTARA BISA TETAP TINGGAL Kini tak ada lagi demo di kompleks-kompleks TNI. Untuk sementara, demo menuntut diperbolehkannya rumah dinas tetap dihuni, reda. Kesepakatan Kementerian Pertahanan, TNI dan DPR menyebut, pengambilalihan aset berupa rumah negara TNI dihentikan sementara. Mereka yang menghuni rumah dinas TNI bersikukuh bertahan, sementara TNI mengaku kekurangan rumah bagi prajurit aktif. Adakah jalan tengah yang bisa ditempuh? Cerita selengkapnya disusun Reporter KBR68H Anto Sidharta. Ngumpul di sini ... kita keluarga besar makanya dibikin besar ... kumpul kakak, adik, khan sudah pada married semua anak-anaknya ... kumpul di sini. Suherni menunjuk lantai marmer putih seluas belasan meter persegi. Dulu, ini adalah ruang tamu keluarga, tempat keluarganya berkumpul. Sekarang, ruangan ini kosong. Semua perabot rumah tangga sudah diungsikan ke luar rumah. Hanya ada selembar tikar untuk tamu yang datang. Sisa-sisa perabotan rumah dijajarkan di pinggir tembok. Rumah Suherni terletak di Kompleks Perumahan Angkatan Darat, di kawasan Otista, Jakarta Timur. Setiap hari, Suherni dan suaminya, Eddy Sudadya was-was. Takut sewaktu-waktu terjadi pengusiran paksa. Januari silam, mereka mendapat surat dari Komando Daerah Militer, Kodam Jaya, yang mengaku sebagai pemilik sah rumah dan bangunan tersebut. Keduanya diminta segera angkat kaki, tanpa ganti rugi. Suherni dan Eddy menolak. Eddy Sudadya: Kalo ini rumah dinas sebetulnya khan perbaikan, atau apa-apa ada yang mengawasi. Rumah ini mau diperbaiki ada pengawas, gak boleh diperbaiki, lapor ke Kodam khan. Nyatanya sampai sekarang dibiarkan. PBB pun kita yang bayar, listrik kita juga yang bayar. Anggaran untuk perbaikan juga gak ada. Kondisi ini tidak hanya dialami Suherni. Dua ratusan penghuni lain di kompleks ini juga mempertanyakan status tanah di rumah negara milik Kodam Jaya tersebut. Menurut mereka, Kodam tak pernah menunjukkan surat kepemilikan tanah. Haryo Unggul, koordinator penghuni rumah negara. Haryo Unggul: Status tanah yang ada sekarang ini tanah negara yang berasal dari 'eigendom verbonding' atas nama Lau Shin Chui. Sampe sekarang kita sudah menanyakan ke BPN soal status tanah ini. Tapi tidak dijawab karena sudah diblokir Kodam Jaya. Jadi kewenangan tanah di sini adalah institusi kodam, tapi ini bukan berdasarkan hukum, berdasarkan satu intimidasi. Di sisi lain, negara juga bersikukuh, rumah harus dikosongkan. Rumah itu akan ditempati oleh prajurit TNI yang masih aktif. TNI mengklaim, ¾ jumlah rumah negara milik TNI ditempati oleh purnawirawan dan keluarganya. Justru bukan oleh prajurit aktif yang lebih berhak. TNI juga mengakui, masih kekurangan rumah bagi prajurit-prajurit mereka. Ada sisi kemanusiaan yang ingin disentil oleh mereka yang masih menempati rumah dinas tentara. Adakah jalan tengahnya? 30 ribuan keluarga penghuni rumah negara TNI bisa sedikit bernafas lega. Usai rapat di DPR akhir Februari lalu, Kementerian Pertahanan, Mabes TNI dan Komisi Pertahanan DPR, sepakat untuk menghentikan sementara pengambilalihan aset rumah negara TNI. Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro. Purnomo Yusgiantoro: Jadi pelaksanaan di lapangan akan moratorium sementara, sambil kita perbaiki operasionalisasinya, tapi aturannya tetap. Aturannya memang rumah golongan I, golongan II itu rumah negara. Kebijakannya tetep tetapi pelaksanaan di lapangan dilakukan moratorium sementara ini sambil kita membenahilah. Karena kasus-kasus di lapangan banyak. Golongan-golongan yang disebut Purnomo merujuk pada peraturan pemerintah soal status golongan rumah negara. Hanya rumah Golongan III yang boleh dijual ke penghuni, selebihnya harus dikembalikan kepada negara begitu penghuninya pensiun. Namun sebagian warga Otista berkeras ingin memiliki rumah negara itu. Alasannya, 20 rumah sudah mendapatkan sertifikat kepemilikan. 180-an rumah sisanya ingin mendapatkan keistimewaan yang sama. Apalagi rumah-rumah tersebut berada di kompleks yang sama, kata Anda Pahlevi, anggota Paguyuban Penghuni Rumah Negara Otista. Anda Pahlevi: Saya juga terus terang kaget setelah kita dapatkan informasi ada beberapa rumah yang sudah dapatkan sertifikat. Ya tentu sertifikatnya ada proses khan. Sehingga mereka bisa mendapatkan sertifikat. Minimal yang sebelah-sebelahnya seperti kita yang belum punya bisa mendapatkan sertifikat seperti itu. Pemilikan sertifikat dilakukan sebagian warga secara diam-diam tahun 1980-an. Namun, setelah banyak penghuni yang ingin mengalihkan status rumah mereka, supaya bisa jadi hak milik, Kodam Jaya melarangnya. Bahkan, kini Kodam Jaya memblokir sertifikat warga yang sudah dibuat. Selain itu, banyak juga rupanya rumah negara yang mubazir dibiarkan kosong. Haryo Unggul menunjuk rumah milik salah satu jendral di kompleks mereka. Haryo Unggul: Yang punya jendral sampai sekarang tidak dihuni. Kenapa kosong? Karena rumahnya kebanyakan. Kalo dibilang Sfarie Sjamsudin TNI kekurangan rumah, yang kelebihan rumah harus dilihat dong. Yang kelebihan rumah harus dihitung juga. Mereka yang kelebihan rumah membagi yang masih kurang. adilnya khan begitu. Tapi digembar-gemborkan tentara kurang rumah, yang kelebihan rumah kasih tau dong. Ada juga Undang-undang Pokok Agraria. Di situ tertera, jika sudah menghuni lebih dari 20 tahun berturut-turut, maka si penghuni berhak mendaftarkan kepemilikan tanah. Walau terus didesak, Menteri Pertahanan bersikukuh tidak akan mengalihkan kepemilikan rumah negara. TNI mengklaim masih kekurangan 160 ribuan rumah untuk prajuritnya. Dari target kebutuhan 360 ribuan rumah, TNI baru bisa menyediakan sekitar separuhnya. Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro. Purnomo Yusgiantoro: Rumah golongan I dan golongan II tidak bisa dibeli, yang ada surat ijin penempatan. Jadi itu bukan dipindah ke golongan II bisa dibeli. Itu rumah untuk kestarian, untuk prajurit. Itu untuk mereka yang bertugas sementara di situ, kalo mereka tidak bertugas SIP-nya dicabut lagi. DPR mencoba mencari jalan tengah. Komisi Pertahanan mendesak Kementerian Pertahanan dan TNI menghentikan pengambilalihan paksa rumah dinas tentara. Wakil Ketua Komisi Pertahanan DPR Tubagus Hasanuddin menjanjikan, Panitia Kerja Aset TNI segera bekerja dan mencari solusi. Apalagi, langkah pengusiran dianggap tak bijak. Laporan ini disusun reporter KBR68H, Anto Sidarta untuk Radio Nederland Wereldomroep di Hilversum. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke: [email protected] Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
