---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Kamis 18 Maret 2010 14:50 UTC



** NESTLE PUTUSKAN KONTRAK DENGAN SINAR MAS

** NENEK MOYANG HOBBIT DI FLORES

** EKSEKUSI PEJABAT TINGGI KORUT

** GEMA WARTA TOPIK TINJAUAN PERS: PELECEHAN SEKSUAL GEREJA KATOLIK-ROMA DAN 
NESTLE ANCAM ORANG UTAN

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: KORBAN KEJAHATAN BELANDA TIDAK DIBANTU 
BERLEBIHAN 

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: SAAT PEMILU, WARUNG GANJA BELANDA TUTUP

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: PELECEHAN SEKSUAL JUGA TERJADI DI GEREJA KATOLIK 
INDONESIA

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: RUMAH DINAS TNI - UNTUK SEMENTARA BISA TETAP 
TINGGAL



* NESTLE PUTUSKAN KONTRAK DENGAN SINAR MAS

Setelah Unilever dan Kraft, perusahaan makanan Nestle memutuskan kontrak kerja 
dengan PT. Sinar Mas, pemasok minyak kelapa sawit terbesar di Indonesia. Nestle 
memutuskan hubungan kerja di bawah tekanan organisasi lingkungan Greenpeace 
yang menuduh Sinar Mas merusak hutan rimba Indonesia. 

Rabu (18/03) anggota Greenpeace menggelar aksi di Britania Raya, Jerman dan 
Belanda. Menurut organisasi ini, Sinar Mas menebang banyak hutan rimba untuk 
membuka perkebunan kelapa sawit. 

Nestle menggunakan minyak kelapa sawit dalam produk sabun, es krim dan 
margarin. 

Sinar Mas menampik bertanggung jawab atas perusakan lingkungan. Perusahaan ini 
berniat mengadakan pertemuan dengan Greenpeace.


* NENEK MOYANG HOBBIT DI FLORES

Jutaan tahun lalu, nenek moyang spesies hobbit - atau orang kerdil - di Flores 
diduga pernah menjajah pulau Indonesia tersebut. Nenek moyang hobbit - yang 
disebut hominin - diperkirakan datang ke Flores sekitar 800 ribu tahun lalu, 
namun bukti-bukti terbaru menunjukkan, mereka mungkin sudah datang jauh lebih 
lama.

Di karya tulis  yang diterbitkan majalah Nature peneliti menyatakan menemukan 
sesuatu yang membuat spesies hominin berevolusi menjadi orang kerdil berukuran 
semeter dan memiliki tengkorak sebesar jeruk bali.

Hobbit Flores diduga keturunan homo erectus yang memiliki otak besar. Spesies 
ini tersebar dari Afrika sampai Asia sekitar dua juta tahun lalu.


* EKSEKUSI PEJABAT TINGGI KORUT

Korea Utara mengeksekusi Pak Nam-ki, seorang pejabat tinggi Partai Buruh. 
Mendiang adalah Ketua Biro Perencanaan Ekonomi, Partai Buruh Korea Utara, nama 
resmi partai penguasa di negara berhaluan komunis ini. Kebijakan moneter yang 
ia terapkan dinilai menjadi penyebab kenaikan harga dan kerusuhan sosial. Ia 
antara lain menerapkan kebijakan revaluasi mata-uang won. Pelaksanaan hukuman 
mati berlangsung pekan lalu, di hadapan pasukan penembak mati. Demikian 
pemberitaan kantor berita Korea Selatan, Yonhap.

Menurut beberapa pengamat di Korea Selatan, negara tetangga mereka ini sedang 
berusaha menjaga kestabilan keadaan, sehubungan dengan kemungkinan pengalihan 
kekuasaan dari Kim Jong-il, pada salah seorang putranya. Sejak beberapa waktu 
lalu, Kim Jong-il dalam keadaan sakit-sakitan.


* GUATEMALA EKSTRADISI MANTAN PRESIDEM

Guatemala boleh mengekstradisi mantan Presiden Alfonso Portillo ke Amerika 
Serikat. Demikian vonis pengadilan di Guatemala City. Washington menuduh mantan 
presiden berusia 58 tahun ini memutihkan uang ilegal. Di antaranya jutaan uang 
milik negara ke beberapa bank di Eropa dan Amerika Serikat.

Alfonso Portillo menjabat sebagai Presiden Guatemala sejak tahun 2000 hingga 
2004. Usai masa jabatannya, ia melarikan diri ke Meksiko. Pada tahun 2008 
Meksiko mengekstradisi Alfonso Portillo ke Guatemala. Atas permintaan Amerika 
Serikat, awal tahun ini ia ditahan.


* PLAYBOY TV MASUK SALURAN ANAK-ANAK

Di Amerika, acara Playboy TV secara tidak sengaja terputar di saluran anak-anak 
karena kesalahan teknis dari perusahaan TV-kabel. Insiden yang membuat banyak 
orangtua marah besar ini terjadi pada pagi hari di negara bagian Amerika 
North-Carolina. Perusahaan TV kabel Time Warner harus bertanggung jawab. Pada 
acara Playboy TV tersebut terlihat seorang perempuan telanjang yang mengatakan 
hal-hal tidak senonoh. Time Warner meminta maaf. Mereka telah mengambil 
kebijakan khusus dan berjanji hal tersebut tak akan terulang lagi.


* ANAK-ANAK HAITI DIKEMBALIKAN

Di haiti, 32 anak yang setelah gempa dibawa pergi oleh sejumlah misionaris 
Amerika, dikembalikan ke orangtua mereka. Seorang anak masih tinggal di panti 
asuhan.

Sepuluh misionaris tersebut ditangkap akhir Januari lalu atas tuduhan 
penculikan. Mereka hampir menyeberangi perbatasan dengan Republik Dominika. 
Waktu itu, para misionaris menyatakan, anak-anak tersebut yatim-piatu akibat 
gempa. Sampai sekarang, tinggal kepala misionaris yang masih mendekam di 
penjara.


* STABILITAS EURO HARUS DIJAGA

Negara anggota Uni Eropa yang membahayakan stabilitas euro harus dikeluarkan 
dari zona Uni Eropa. Demikian dinyatakan kanselir Jerman angela Merkel. 

Kebijakan ini akan berlaku bagi negara-negara Uni Eropa yang berulang kali 
melanggar aturan. walaupun Merkel menyatakan Yunani tidak perlu takut, krisis 
hutang Yunani jelas latar belakang pemikirannya. Menurutnya, krisis Yunani 
menunjukkan bahwa aturan, yang harusnya menjamin stabilitas euro, tidak cukup 
baik. PM Yunani Papandreou menyatakan, negaranya tidak akan meninggalkan Uni 
Eropa.


* IMIGRAN ARMENIA DIANCAM ERDOGAN

PM Turki Tayyip Erdogan akan mendeportasi 100 ribu imigran Armenia di 
negaranya.  Demikian ancamnya pada wawancara dengan BBC.

Ancaman Erdogan ini menyusul keputusan Kongres Amerika dan parlemen Swedia 
untuk mengecap pembunuhan terhadap orang Armenia pada PD I di Turki sebagai 
genosida. Turki menarik mundur duta besar dari Amerika dan Swedia setelah kedua 
negara mengeluarkan pernyataan tersebut. 

Sekarang, sekitar 170 ribu orang Armenia tinggal di Turki. Erdogan menyatakan, 
70 ribu di antara mereka sudah dianggap orang Turki sedang sisanya masih ia 
tolerir untuk tinggal di Turki sementara ini.


* BERITA BURSA

Bursa-bursa terpenting Eropa Rabu dibuka lebih rendah. Krisis Yunani 
mempengaruhi bursa-bursa Eropa. Tak lama setelah dibuka indeks AEX Amsterdam 
turun 0.5% pada 342 poin. Paris, London, paris turun 0.4%.

Bursa efek Jepang ditutup negatif. Indeks Nikkei turun 1% pada 10.842 poin.

1 Eur = USD 1.36
1 Eur = Rp.12.470,-
1 USD = Rp. 9.115,-


* PELECEHAN SEKSUAL GEREJA KATOLIK-ROMA DAN NESTLE ANCAM ORANG UTAN

Paus Benedictus XVI mendapat banyak tekanan akibat sejumlah kasus pelecehan 
seksual yang terjadi di dalam gereja Katolik-Roma. Seperti yang dikutip harian 
Belanda de Telegraaf, kanselir bond Jerman Angela Merkel menyatakan, cuma ada 
satu cara mengatasi tekanan tersebut: gereja harus buka-bukaan. Merkel menuntut 
"kejujuran dan kejelasan" gereja Katolik-Roma.

Terbukanya kasus pelecehan seksual pendeta-pendeta Katolik-Roma terhadap 
sejumlah bocah laki-laki di Irlandia, Jerman, Belanda, Austria, Meksiko, 
Brasilia, Amerika Serikat, Kanada dan Australia mengguncang gereja Katolik-Roma 
sampai ke akarnya. Paus sebagai pemimpin tertinggi kelompok keagamaan ini 
akhirnya memutuskan untuk angkat bicara. Kemarin Paus menyatakan akan 
menanggapi masalah pelecehan seksual di gereja Katolik-Roma di Irlandia, Jumat 
besok. Demikian de Telegraaf.

Yang menarik adalah, Paus sama sekali tidak bicara soal kasus di negeri 
kelahirannya, Jerman. Toh menurut tokoh spiritual Katolik-Roma di Jerman, masih 
ada kemungkinan Paus akan mengangkat kasus di negara beribukota Berlin 
tersebut. 

Menurut uskup Jerman Stephen Ackerman, gereja Katolik-Roma di negaranya memilih 
bungkam soal kasus pelecehan seksual. Ackerman - yang belum lama ini menjadi 
kontak untuk pengaduan mengenai pelecehan seksual di Jerman - menyatakan, sama 
sekali tidak ada usaha dari gereja untuk menyelesaikan kasus ini. Menurut 
Ackerman, gereja Katolik-Roma khawatir reputasi mereka rusak jika kasus ini 
benar-benar dibuka. Demikian de Telegraaf.

Beralih ke Indonesia. Penggunaan minyak kelapa sawit dalam produk-produk Nestle 
mengancam kelangsungan hidup Orang Utan. Demikian diangkat media Belgia De 
Morgen.   

Organisasi Lingkungan Greenpeace mengecam, Nestle adalah salah satu penyebab 
punahnya Orang Utan di indonesia. Pasalnya, perusahaan yang memproduksi banyak 
produk makanan ini menggunakan minyak kelapa sawit dari Sinar Mas, produsen 
minyak kelapa sawit terbesar di Indonesia. Sinar Mas tidak memproduksi minyak 
kelapa sawit dengan cara yang ramah lingkungan. Mereka terus-menerus merusak 
hutan rimba dan lahan gambut yang menyerap CO2. Akibatnya, gas berbahaya ini 
tidak terserap dan menjadi polusi di atmosfer.

"Selain melepaskan emisi CO2, hutan dan rawa yang dirusak adalah tempat hidup 
Orang Utan yang terancam punah," tegas Greenpeace. Nestle menggunakan minyak 
kelapa sawit untuk banyak produknya, termasuk cokelat KitKat. Greenpeace 
meminta Nestle memutuskan hubungan kerja dengan Sinar Mas, menyusul Unilever 
dan Kraft yang telah mengambil langkah tersebut. Demikian De Morgen.

Tentu saja, Nestle tidak tinggal diam. Dalam hitungan jam mereka memutuskan 
kontrak dengan Sinar Mas. Nestle berjanji, akan hanya menggunakan minyak kelapa 
sawit bersertifikat pada 2015. "Ketika kuantitas minyak bersertifikat sudah 
tersedia, kami pasti hanya menggunakan produks tersebut," kata jurubicara 
Nestle. Sekarang Nestle hanya menggunakan minyak dari Sinar Mas untuk 
produk-produk yang dipasarkan di Indonesia. 

Bagaimana nasib Sinar Mas? Masih belum jelas. Yang pasti, pemutusan hubungan 
kerja dari tiga perusahaan asing besar merupakan pukulan telak bagi produsen 
minyak yang sampai sekarang masih menampik tuduhan perusakan lingkungan.

Demikian De Morgen dan sekian pula Tinjauan Pers kali ini.


* KORBAN KEJAHATAN BELANDA TIDAK DIBANTU BERLEBIHAN

Minggu lalu seorang gadis Belanda berusia 12 tahun, Milly Boele dibunuh 
tetangganya yang seorang polisi. Kasus ini mendapat perhatian besar-besaran 
dari media Belanda. Di setiap pemberitaan media juga disebut-sebut peran sebuah 
organisasi bernama 'Slachtofferhulp' atau Bantuan untuk Korban. Organisasi yang 
terutama memberi dukungan psikologis bagi para korban bencana ini kelihatannya 
sesuatu yang khas Belanda, tapi menurut direkturnya Jaap Smit banyak negara 
Eropa lainnya juga memiliki organisasi sama. Laporan Johan Huizinga:

Organisasi 'Bantuan untuk Korban' atau Slachtofferhulp, pertama-tama berdiri 
sebagai organisasi sukarela, saat ini mereka telah menjalankan tugas selama 25 
tahun dan punya 1.500 sukarelawan serta 300 tenaga profesional. Mereka 
memberikan bantuan cuma-cuma kepada para korban kasus kejahatan dan korban 
kecelakaan lalu lintas. Biasanya berupa bantuan praktis serta bantuan 
psikologis dan advis yang ada hubungannya dengan hukum. Hampir 80% yang dibantu 
adalah korban kasus-kasus kejahatan.

Tidak Unik
Organisasi ini bukanlah unik Belanda. Organisasi yang hampir sama juga dijumpai 
di Amerika Serikat. Sementara di Eropa ada 26 organisasi sejenis di 21 negara. 
Tetapi menurut direkturnya Jaap Smit, ini bukanlah fenomena negara makmur.

clip 1 smit
Memang banyak yang beranggapan seperti itu. Tapi saya sangat menentang pendapat 
ini. Saya menganggapnya sebagai salah satu tonggak penting sistim hukum di 
Belanda. Biasanya orang hanya memikirkan dua faktor, pencegahan aksi kejahatan 
dan tekanan, atau pengurangan kejahatan. Saya berpendapat apabila kita ingin 
membangun negara hukum yang sehat, maka faktor ketiga yang tidak bisa dihindari 
adalah bantuan kepada para korban.

Kehendak Korban
Polisi Belanda wajib menghubungkan organisasi pemberi bantuan ini dengan para 
korban kejahatan, apabila sang korban memang menghendaki bantuan tersebut. Para 
tenaga sukarelawan biasanya pertama-tama menawarkan bantuan praktis, menjadi 
tempat curhat serta memberi advis untuk ahli hukum dan psikologi. Tetapi bukan 
berarti dukungan emosional dari keluarga korban serta tetangga tidak dibutuhkan 
sama sekali.

clip 2 smit
Apabila kamu menjadi korban kejahatan berat, maka perhatian yang diberikan 
seorang tetangga, yang membikinkan makanan atau sup, sangatlah luar biasa. 
Tetapi selain itu korban juga menghadapi sejumlah pertanyaan, yang biasanya 
tidak bisa dijawab sang tetangga. Jadi selain bantuan dari keluarga dan 
tetangga, juga dibutuhkan bantuan tenaga profesional. Itulah yang bisa kami 
berikan.

Tidak Berlebihan
Jaap Smit jelas-jelas tidak mendukung bantuan yang berlebihan dan mencoba agar 
korban terlebih dulu bisa membantu dirinya sendiri. Korban tidak perlu 
dilindungi 100% dari dunia luar dan sehingga sama sekali tidak punya inisatif 
untuk berusaha sendiri. Ia menambahkan: "Kita lebih baik mengajarkan para 
korban untuk bisa hidup dengan bencana yang menimpa mereka, daripada memberikan 
sugesti bahwa kita bisa mencegah semua musibah , dan bahwa kami siap membantu 
siang dan malam untuk setiap keluhan. Ini bukan cara yang sehat dan tentu saja 
tidak baik."

Jaap Smit geram pada kelompok-kelompok populis yang menurutnya menyalahgunakan 
rasa solidaritas dengan para korban, dengan menuntut pemberian hukuman yang 
lebih berat kepada para pelaku. Direktur Slachtofferhulp ini bahkan 
berpendapat, organisasinya bisa memberikan efek peredam bagi korban yang punya 
rasa dendam. Sesuatu yang menurutnya sangat manusiawi.


* SAAT PEMILU, WARUNG GANJA BELANDA TUTUP

Johan van Slooten 
Pada saat hari pemilu legislatif 9 Juni mendatang, semua 'coffee shops' 
Belanda, eufemisme bagi toko penjual narkoba ringan, akan melakukan aksi mogok. 
Gagasan dibalik aksi ini adalah mendorong semua penggemar ganja agar hari itu 
ke luar rumah, ikut pemilu dan mendukung partai-partai yang mendukung 
kelangsungan hidup 'warung ganja' di Belanda.
Nol van Schaik, seorang pemilik warung ganja di Haarlem, melontarkan gagasan 
ini, karena sadar pemerintah sekarang ini tidak menyukai kegiatan usaha seperti 
yang ia lakukan.
"Selama beberapa tahun belakangan, kami mendapat tekanan berat dari pemerintah 
yang sangat konservatif ini," jelas Nol van Schaik. "Tekanan pada kami makin 
keras, dan mengingat kemungkinan lahirnya kabinet baru berhaluan esktrem kanan, 
saya kira tiba waktunya untuk menggalang dukungan pada partai-partai yang tidak 
memusuhi ganja."
Pembatasan
Kabinet koalisi Belanda terakhir, terdiri dari dari Partai Buruh, Partai 
Kristen Demokrat dan Partai Kristen kecil, telah mempersempit ruang gerak 
warung ganja. Mereka mengusulkan penutupan semua warung ganja yang berada dalam 
radius 250 meter dari sekolah, dan membatasi izin penjualan ganja dan narkoba 
ringan lainnya, hanya bagi penduduk setempat.
Jika usul tersebut disetujui parlemen, warung ganja jelas akan repot, karena, 
di berbagai lokasi tujuan wisata, seperti misalnya Amsterdam, pembeli yang 
datang kebanyakan justru turis asing.
Partai Konservatif
Nol van Schaik khawatir tekanan pada sektor usaha yang ia geluti akan makin 
sengit, jika partai tengah-kanan, Partai Kristen Demokrat, CDA, atau partai 
populis, PVV, pimpinan Geert Wilders, akan mendominasi kabinet koalisi baru, 
usai pemilu 9 Juni. Sejauh ini, sikap PVV pada masalah 'warung ganja' belum 
diketahui. "Sementara ini kami hanya bisa menunggu berapa banyak 'warung ganja' 
yang harus ditutup," tulis Nol van Schaik pada situs webnya. "Mungkin giliran 
berikutnya kamu, atau saya sendiri. Atau mungkin kita semua," demikian 
peringatannya pada semua pengelola warung.
Jadi, pemogokan ini bukan hanya soal nutup warung selama sehari. Aksi ini juga 
menghimbau semua pendukung warung, agar pada hari itu ke luar rumah dan ikut 
menyontreng. "Kami memasang poster di warung, mengingatkan para pelanggan akan 
dampak kabinet baru berhaluan kanan," kata Nol van Schaik. "Banyak orang yang 
biasanya tidak pernah ikut nyontreng. Bagi mereka, semua urusan politik itu 
kotor. Namun, lebih baik memilih suatu kelompok yang mungkin juga kotor, tapi 
mengizinkan kebebasan mengisap ganja, ketimbang kelompok kotor lain, yang ingin 
menutup warung kita. Saya harap, seruan ini cukup jelas, dan mereka ikut 
nyontreng."
Suara Menentukan
Menurut Nol van Schaik, suara para penggunjung warung ganja mungkin akan 
menentukan pada tanggal 9 Juni nanti. "Ada sekitar sejuta pengguna ganja, dan 
mereka semua punya hak pilih. Itu sama dengan delapanbelas kursi di parlemen. 
Jika jumlah kursi Partai Buruh berkat dukungan penggemar ganja bertambah empat 
atau lima buah, mereka akan tampil sebagai partai terbesar. Partai ini tidak 
memusuhi warung ganja."
Job Cohen
Karena itu Nol van Schaik menyambut gembira kejutan politik pada hari Jum'at 
beberapa waktu lalu, ketika pemimpin Partai Buruh, Wouter Bos, menyatakan 
mundur, dan langsung muncul Job Cohen, Walikota Amsterdam, sebagai calon kuat 
penggantinya. "Sikap Job Cohen pada warung ganja sangat positif, khususnya 
dalam urusan pemasokan. Pengaruh Job Cohen pada suasana politik di Belanda akan 
cukup besar. Kami banyak menaruh harapan padanya."


* PELECEHAN SEKSUAL JUGA TERJADI DI GEREJA KATOLIK INDONESIA

Terbongkarnya pelecahan seksual di kalangan gereja katolik semakin marak di 
Belanda dan Jerman, 30 - 40 tahun kemudian. Jum'at besok Paus Benedictus XI 
akan menanggapi pelecehan seksual di Irlandia. Di Indonesia, pelecehan seksual 
juga terjadi di kalangan gereja Katolik. Bedanya, di Indonesia tidak disorot 
oleh media. Demikian Pastor Thomas Suratno dari Radio Swara Wajar, mitra Ranesi 
di Lampung   

Pastor Thomas Suratno (PTS): "Secara intern dalam gereja Katolik merebaknya 
pembongkaran kasus pelecehan seksual seperti di Amerika, Irlandia dan sekarang 
di Belanda, pasti pihak gereja Katolik Indonesia mendengar hal itu. Apakah itu 
kemudian menjadi pergunjingan di masyarakat, saya yang ada di Lampung sampai 
saat ini tidak mendengar pergunjingan itu. Tetapi apakah di masyarakat luar 
artinya di luar gereja Katolik juga menjadi pergunjingan, saya tidak mendengar 
berita semacam itu. Pasti sebagian kecil masyarakat, pasti membaca atau 
mendengar." 

Radio Nederland (RN): Sejauh ini pihak gereja Katolik di Indonesia belum 
mendengar tentang pelecehan seksual di kalangan gereja seperti yang terbongkar 
di Amerika, Belanda dan sebagainya?

PTS: "Kalau yang di Indonesia sendiri, pasti ada itu. Bukan sesuatu yang aneh. 
Hanya permasalahannya mungkin seperti di negara lain, di keuskupan lain, apalah 
itu diekspose atau terekspose ke luar atau tidak? Sejauh ini jarang sekali kami 
sendiri mendengar. Nah apalagi masyarakat, apakah juga sering mendengar atau 
justru mungkin tidak mendengar? Atau memang tidak diekspose entah di surat 
kabar atau media elektronik yang lain. Kasus-kasus semacam ini tidak 
terekspose." 

RN: Di Belanda pun terbongkar baru 30 - 40 tahun kemudian.

PTS: "Ya. Kalau kasus yang lama seperti yang saya alami sendiri ketika berada 
di Irlandia sama saja, dalam arti yang terbongkar itu kasus-kasus yang lama. 
Entah yang dilakukan oleh seorang imam, pastor atau mungkin juga seorang 
biarawan/biarawati. Di Irlandia itu dari tahun 1998 sampai 2000 hampir setengah 
bulan sekali ada semacam kasus pelecehan seksual yang dibongkar dan disidangkan 
ke pengadilan. Itu disiarkan oleh televisi. Di Barat, kasus lama bisa dibuka 
kembali. Sedangkan yang di Indonesia, saya tidak mendengar adanya kasus-kasus 
seperti itu yang sampai di pengadilan." 

RN: Apakah mungkin karena korban belum bicara? 

PTS: "Bisa jadi demikian. Mungkin juga secara lokal. Indonesia begitu luas 
dengan begitu banyak keuskupan dan kita tidak tahu apa yang terjadi di 
keuskupan tertentu dan apakah ditangani secara intern saja. Entah bagaimana 
cara penangannya atau mungkin juga sorang imam itu akhirnye keluar dan 
sebagainya, itu jarang sekali terdengar di Indonesia. 
Kalau isyu-isyu sih ada. Di sana-sini. Tapi tidak sampai ke pengadilan atau 
masuk koran, saya sendiri belum pernah membaca secara detail." 

RN: Apa yang menyebabkan sampai terjadinya praktek-praktek pelecehan seksual di 
kalangan gereja Katolik? 

ikuti wawancara lengkap di situs-web : www.ranesi.nl


* RUMAH DINAS TNI - UNTUK SEMENTARA BISA TETAP TINGGAL

Kini tak ada lagi demo di kompleks-kompleks TNI. Untuk sementara, demo menuntut 
diperbolehkannya rumah dinas tetap dihuni, reda. Kesepakatan Kementerian 
Pertahanan, TNI dan DPR menyebut, pengambilalihan aset berupa rumah negara TNI 
dihentikan sementara. Mereka yang menghuni rumah dinas TNI bersikukuh bertahan, 
sementara TNI mengaku kekurangan rumah bagi prajurit aktif. Adakah jalan tengah 
yang bisa ditempuh? Cerita selengkapnya disusun Reporter KBR68H Anto Sidharta. 

Ngumpul di sini ... kita keluarga besar makanya dibikin besar ... kumpul kakak, 
adik, khan sudah pada married semua anak-anaknya ... kumpul di sini.

Suherni menunjuk lantai marmer putih seluas belasan meter persegi. Dulu, ini 
adalah ruang tamu keluarga, tempat keluarganya berkumpul. Sekarang, ruangan ini 
kosong. Semua perabot rumah tangga sudah diungsikan ke luar rumah. Hanya ada 
selembar tikar untuk tamu yang datang. Sisa-sisa perabotan rumah dijajarkan di 
pinggir tembok. 

Rumah Suherni terletak di Kompleks Perumahan Angkatan Darat, di kawasan Otista, 
Jakarta Timur. Setiap hari, Suherni dan suaminya, Eddy Sudadya was-was. Takut 
sewaktu-waktu terjadi pengusiran paksa. Januari silam, mereka mendapat surat 
dari Komando Daerah Militer, Kodam Jaya, yang mengaku sebagai pemilik sah rumah 
dan bangunan tersebut. Keduanya diminta segera angkat kaki, tanpa ganti rugi. 
Suherni dan Eddy menolak. 

Eddy Sudadya: Kalo ini rumah dinas sebetulnya khan perbaikan, atau apa-apa ada 
yang mengawasi. Rumah ini mau diperbaiki ada pengawas, gak boleh diperbaiki, 
lapor ke Kodam khan. Nyatanya sampai sekarang dibiarkan. PBB pun kita yang 
bayar, listrik kita juga yang bayar. Anggaran untuk perbaikan juga gak ada.

Kondisi ini tidak hanya dialami Suherni. Dua ratusan penghuni lain di kompleks 
ini juga mempertanyakan status tanah di rumah negara milik Kodam Jaya tersebut. 
Menurut mereka, Kodam tak pernah menunjukkan surat kepemilikan tanah. Haryo 
Unggul, koordinator penghuni rumah negara.

Haryo Unggul: Status tanah yang ada sekarang ini tanah negara yang berasal dari 
'eigendom verbonding' atas nama Lau Shin Chui. Sampe sekarang kita sudah 
menanyakan ke BPN soal status tanah ini. Tapi tidak dijawab karena sudah 
diblokir Kodam Jaya. Jadi kewenangan tanah di sini adalah institusi kodam, tapi 
ini bukan berdasarkan hukum, berdasarkan satu intimidasi.

Di sisi lain, negara juga bersikukuh, rumah harus dikosongkan. Rumah itu akan 
ditempati oleh prajurit TNI yang masih aktif.  TNI mengklaim, ¾ jumlah rumah 
negara milik TNI ditempati oleh purnawirawan dan keluarganya. Justru bukan oleh 
prajurit aktif yang lebih berhak. TNI juga mengakui, masih kekurangan rumah 
bagi prajurit-prajurit mereka. Ada sisi kemanusiaan yang ingin disentil oleh 
mereka yang masih menempati rumah dinas tentara. Adakah jalan tengahnya?

30 ribuan keluarga penghuni rumah negara TNI bisa sedikit bernafas lega. Usai 
rapat di DPR akhir Februari lalu, Kementerian Pertahanan, Mabes TNI dan Komisi 
Pertahanan DPR, sepakat untuk menghentikan sementara pengambilalihan aset rumah 
negara TNI.  Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro. 

Purnomo Yusgiantoro: Jadi pelaksanaan di lapangan akan moratorium sementara, 
sambil kita perbaiki operasionalisasinya, tapi aturannya tetap. Aturannya 
memang rumah golongan I, golongan II itu rumah negara. Kebijakannya tetep 
tetapi pelaksanaan di lapangan dilakukan moratorium sementara ini sambil kita 
membenahilah. Karena kasus-kasus di lapangan banyak.

Golongan-golongan yang disebut Purnomo merujuk pada peraturan pemerintah soal 
status golongan rumah negara. Hanya rumah Golongan III yang boleh dijual ke 
penghuni, selebihnya harus dikembalikan kepada negara begitu penghuninya 
pensiun. 

Namun sebagian warga Otista berkeras ingin memiliki rumah negara itu. 
Alasannya, 20 rumah sudah mendapatkan sertifikat kepemilikan. 180-an rumah 
sisanya ingin mendapatkan keistimewaan yang sama. Apalagi rumah-rumah tersebut 
berada di kompleks yang sama, kata Anda Pahlevi, anggota Paguyuban Penghuni 
Rumah Negara Otista.  

Anda Pahlevi: Saya juga terus terang kaget setelah kita dapatkan informasi ada 
beberapa rumah yang sudah dapatkan sertifikat. Ya tentu sertifikatnya ada 
proses khan. Sehingga mereka bisa mendapatkan sertifikat. Minimal yang 
sebelah-sebelahnya seperti kita yang belum punya bisa mendapatkan sertifikat 
seperti itu.

Pemilikan sertifikat dilakukan sebagian warga secara diam-diam tahun 1980-an. 
Namun, setelah banyak penghuni yang ingin mengalihkan status rumah mereka, 
supaya bisa jadi hak milik, Kodam Jaya melarangnya. Bahkan, kini Kodam Jaya 
memblokir sertifikat warga yang sudah dibuat. Selain itu, banyak juga rupanya 
rumah negara yang mubazir dibiarkan kosong. Haryo Unggul menunjuk rumah milik 
salah satu jendral di kompleks mereka. 

Haryo Unggul: Yang punya jendral sampai sekarang tidak dihuni. Kenapa kosong? 
Karena rumahnya kebanyakan. Kalo dibilang Sfarie Sjamsudin TNI kekurangan 
rumah, yang kelebihan rumah harus dilihat dong. Yang kelebihan rumah harus 
dihitung juga. Mereka yang kelebihan rumah membagi yang masih kurang. adilnya 
khan begitu. Tapi digembar-gemborkan tentara kurang rumah, yang kelebihan rumah 
kasih tau dong.

Ada juga Undang-undang Pokok Agraria. Di situ tertera, jika sudah menghuni 
lebih dari 20 tahun berturut-turut, maka si penghuni berhak mendaftarkan 
kepemilikan tanah. Walau terus didesak, Menteri Pertahanan bersikukuh tidak 
akan mengalihkan kepemilikan rumah negara. TNI mengklaim masih kekurangan 160 
ribuan rumah untuk prajuritnya. Dari target kebutuhan 360 ribuan rumah, TNI 
baru bisa menyediakan sekitar separuhnya. Menteri Pertahanan Purnomo 
Yusgiantoro.

Purnomo Yusgiantoro: Rumah golongan I dan golongan II tidak bisa dibeli, yang 
ada surat ijin penempatan. Jadi itu bukan dipindah ke golongan II bisa dibeli. 
Itu rumah untuk kestarian, untuk prajurit. Itu untuk mereka yang bertugas 
sementara di situ, kalo mereka tidak bertugas SIP-nya dicabut lagi.

DPR mencoba mencari jalan tengah. Komisi Pertahanan mendesak Kementerian 
Pertahanan dan TNI menghentikan pengambilalihan paksa rumah dinas tentara. 
Wakil Ketua Komisi Pertahanan DPR Tubagus Hasanuddin menjanjikan, Panitia Kerja 
Aset TNI segera bekerja dan mencari solusi. Apalagi, langkah pengusiran 
dianggap tak bijak. 

Laporan ini disusun reporter KBR68H, Anto Sidarta untuk Radio Nederland 
Wereldomroep di Hilversum.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia

Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke:
[email protected]

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke