--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Jumat 14 Mei 2010 14:10 UTC ** TELEGRAAF TELEFON RUBEN ** KAOS MERAH DIPAKSA MUNDUR ** BENIGNO AKAN JADI PRESIDEN ** OBAMA DAN SBY TARGET TERORIS ** TOPIK TINJAUAN PERS: KECELAKAAN PESAWAT DI TRIPOLI, LIBYA DAN INSIDEN BERDARAH DI THAILAND ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: MENTERI BELANDA DITEKAN MUNDUR KARENA SELINGKUH ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: DI AMBULANS RUBEN MULAI MENANGIS ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: TRAGEDI MEI DIKENANG, BENTURAN PRIOK DIUNGKAP ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: ANCAMAN TERHADAP OBAMA TIDAK SERIUS * TELEGRAAF TELEFON RUBEN TRIPOLI (ANP) - Koran Belanda De Telegraaf berhasil berbicara dengan Ruben, satu-satunya korban selamat dari kecelakaan pesawat. Hari Jumat koran itu mempublikasikan hasil wawancara mereka dengan Ruben. Ruben, bocah laki-laki berumur sembilan tahun itu ditelefon oleh De Telegraaf. Mereka menghubungi salah satu dokter Ruben dan dia memberikan ponselnya pada Ruben. Ruben memberikan jawaban yang sangat emosional. Dia belum bisa terlalu banyak bicara. Menurut De Telegraaf Ruben tidak ingat apapun mengenai kecelakaan dan dia belum mengetahui berita kematian orang tua dan adik kecilnya. * KAOS MERAH DIPAKSA MUNDUR BANGKOK (ANP) - Militer Thailand hari Jumat melemparkan gas air mata pada demonstran Kaos Merah di wilayah pasar malam Suan Lum, Bangkok. Mereka dipaksa mundur dari tempat pendudukan mereka di pusat kota Bangkok. Selain gas air mata, militer juga menggunakan meriam air untuk menghalau para pendemo. Kekerasan antara militer dan pendemo, sejak Kamis meningkat lagi. Pemerintah menarik kembali janjinya karena pada pendemo tetap menduduki pusat kota. Akibat bentrokan ini satu orang tewas. Pimpinan pendemo, Khattya Sawasdipol alias sang Komandan Merah, yang luka-luka harus dibawa ke unit ICU di rumah sakit. * BENIGNO AKAN JADI PRESIDEN Sejauh ini hasil pemilu di Filipina menunjukkan kemenangan Benigno Aquino dengan meraih 42 persen suara. Mantan presiden Joseph Estrada berada di urutan kedua dengan 26, 6 persen. Benigno mengatakan sudah siap menjadi kepala negara. Meski hasil akhir belum keluar Benigno akan mempersiapkan siapa-siapa saja yang akan dia boyong dalam kabinet. Para investor dan pemegang pasar menanti dengan resah keputusan tersebut yang akan menjadi kunci keberhasilan perekonomian Filipina. Hasil akhir pemilu resminya akan diumumkan kongres akhir bulan Mei. * OBAMA DAN SBY TARGET TERORIS Obama adalah salah satu target pejihad yang ditangkap di Indonesia baru-baru ini. Demikian pakar terorisme Indonesia. Beberapa waktu lalu Polisi Indonesia menangkap dan menembak beberapa tersangka teroris dalam serangkaian aksi pemberantasan teroris di Indonesia. Bulan Februari lalu mereka menemukan kemah teroris di hutan di Propinsi NAD. Pakar inteligen, Mardigu Womi Prasantyo, polisi menemukan beberapa dokumen dan buku yang menuliskan rencana para teroris menyerang presiden Obama. Selain Obama, target teroris adalah presiden Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono. * TAIWAN DESAK TOLERANSI AGAMA Pemerintah Taiwan mendesak berbagai perusahaan di Taiwan untuk menghargai agama para pekerja asingnya. Desakan ini berawal dari skandal seorang pemilik perusahaan garmen yang mendesak tiga pekerjanya asal Indonesia untuk memakan daging babi. Ketika pekerja itu, yang beragama Islam, melaporkan kejadian ini pada pihak berwenang dan mengadukan bahwa mereka juga tidak mendapatkan gaji yang cukup selama delapan bulan. Pemilik pabrik garmen itu mengatakan dia mendesak mereka memakan daging babi, supaya pekerjanya itu semakin berenergi. Akhirnya hak perusahaan itu untuk mengambil pekerja asing dicabut. Insiden ini memicu amarah banyak negara Islam. Sekitar 350 ribu buruh asing bekerja di Taiwan. Sebagian besar berasal dari Indonesia, Filipina dan Vietnam. * PRIVACY RUBEN HARUS DIJAGA Privacy Ruben, satu-satu korban selamat dari kecelakaan pesawat Tripoli, harus dilindungi. Demikian pimpinan delegasi Departemen Luar Negeri Belanda, Ed Kronenburg, dari Tripoli. Kronenburg kesal mengetahui beberapa wartawan berhasil menghubungi Ruben lewat telefon. Koran Belanda, De Telegraaf, hari ini menerbitkan hasil wawancara mereka dengan Ruben melalui ponsel. Departemen Luar Negeri Belanda juga merasa saat ini terlalu banyak orang yang lalu lalang melihat kondisi Ruben. Kronenburg mengatakan putra pemimpin Libya, Khadaffi dan beberapa murid sekolah dasar Libya sempat membesuk Ruben. Hari Jumat Kronenburg berbicara dengan tim dokter serta om dan tante Ruben mengenai kelanjutan kondisi Ruben. Kini otoritas Libya mengeluarkan peraturan baru demi menjaga privacy Ruben. Departemen Luar Negeri Belanda mengatakan pemerintah Libya menyediakan lebih banyak petugas keamanan untuk menjaga Ruben. Peraturan itu juga menyebutkan Ruben dilarang berbicara per telefoon sampai kondisinya pulih. * LAGI-LAGI, MOBIL BERISI BAHAN PELEDAK Regu penjinak bom Amerika kembali menemukan sebuah mobil di kota New York yang dicurigai berisi bahan peledak. Namun ternyata laporan itu salah. Mobil yang dicurigai itu terparkir di Union Square, sebuah lapangan di daerah Manhattan. Di bagian belakang kendaraan itu terdapat dua tong besar. Pemilik mobil mengatakan tong tersebut berisi bahan bakar untuk mesin pemotong rumputnya. Beberapa minggu belakangan dinas keamanan Amerika memang lebih ketat menangani peringatan serangan semacam ini. Satu Mei lalu seorang warga Amerika keturunan Pakistan ditangkap karena mencoba meledakkan mobil di Times Square kota New York. * AMERIKA AMBIL ALIH MISI URUZGAN Tugas Belanda di Uruzgan, Afghanistan, akan diambil alih Amerika bekerja sama dengan Australia dan Singapura. Demikian komandan angkatan darat Belanda, Van Uhm. Peran Amerika sebagai pimpinan misi masih harus disetujui oleh NATO. Van Uhm berharap Amerika mengambil alih panser-panser, barak-barak dan materi milik Belanda yang ada di sana. Dengan demikian biaya pengiriman barang-barang tersebut kembali ke Belanda bisa dikurangi. Saat ini biaya pengiriman diprakirakan sebesar 200 juta Euro. Selama di Uruzgan tentara Belanda, hidup di barak-barak kontainer. Barak-barak semacam ini memberikan perlindungan lebih dari serangan-serangan senjata. Van Uhm berharap dua kemah Belanda di Tarin Kowt dan Deh Rawod tetap bertahan. Pangkalan lain yang lebih kecil, di Chora misalnya, akan diambil alih oleh Australia dan yang lainnya oleh dinas keamanan Afghanistan. * DRAMA RUMAH TANGGA DI BELANDA Polisi Belanda menemukan empat mayat dalam sebuah apartemen di kota Enschede, Belanda Timur. Pelaku kemungkinan adalah laki-laki berusia tiga puluh tahunan yang juga menikam dirinya sendiri setelah menikam dua perempuan dan satu bocah laki-laki usia sembilan tahun. Dua perempuan dan dua anak-anak lain berhasil melarikan diri dari pembantaian itu. Mereka kini ditampung polisi. Motif pembunuhan masih belum jelas. Beberapa waktu belakangan drama rumah tangga semacam ini acap kali terjadi di Belanda. Bulan Maret lalu seorang pria membunuh keluarganya sendiri di kota Zierik Zee, Belanda Selatan. Setelah membunuh dua putranya dia pun bunuh diri. * PERINGATAN SERANGAN JERMAN DI ROTTERDAM ROTTERDAM, (NOS) - Tanggal 14 Mei kota Rotterdam di Belanda memperingati pengemboman kota tersebut di tahun 1940. Persis tujuh puluh tahun lalu Nazi Jerman membumihanguskan kota Rotterdam. Lebih dari 800 orang tewas dan dua puluh empat ribu rumah hancur. Akibatnya sekitar 80 ribu orang kehilangan tempat tinggal. Hari peringatan pengeboman itu dilaksanakan di beberapa tempat, diantaranya di monumen peringatan di jalan Statenweg dan Laurenskerk. Pukul 14.27 akan dilaksanakan mengheningkan cipta, memperingati detik-detik awal serangan tersebut. * OBAMA DAN NUKLIR WASHINGTON, (ANP) - Presiden Amerika Serikat Barack Obama ingin menggunakan dana 80 milyar dolar untuk mengurangi senjata nuklir. Dia meminta senat Amerika menyetujui usulannya itu. Selain itu dia juga telah memberikan perjanjian pelucutan senjata nuklir yang dia tandatangani dengan Rusia. Parlemen harus meratifikasi perjanjian tersebut sebelum akhirnya diberlakukan. Obama butuh dukungan 67 senator dari 100 senator yang ada. Tentu dia juga butuh dukungan dari senator pihak Republik. Dia berharap para senator setuju usulannya menggunakan dana negara untuk mengurangi senjata nuklir. Obama ingin gudang senjata nuklir yang semakin menua kondisinya diperbaiki. * GARA-GARA OPERASI ZAMORA TAK IKUT PIALA DUNIA LONDON (ANP) - Bobby Zamora menelefon pelatih timnas Inggris Fabio Capello dan mengatakan dia tidak akan ikut Inggris ke Piala Dunia Afrika Selatan. Spits klub sepak bola Fulham itu harus menjalani operasi urat keting. Selama musim pertandingan tahun ini Zamora mencetak tujuh belas gol untuk Fulham. Karena produktivitasnya lah klub sepak bola Inggris itu berhasil melaju sampai final UEFA Europa League. * NONTON PIALA DUNIA DI BELANDA DAN BELGIA? GRATIS SEPEDA Organisasi yang merepresentasikan Belanda dan Belgia jadi tuan rumah Piala Dunia 2018 atau 2022 akan menyediakan dua juta sepeda gratis untuk para penonton sepak bola. Dengan cara itu para penonton dapat datang ke stadion dengan kendaraan yang ramah lingkungan. Demikian Ruud Gullit, ketua HollandBelgium Bid. Dalam ajang pemilihan tuan rumah Piala Dunia 2018 dan 2022 delegasi Belanda dan Belgia datang ke lokasi acara menggunakan sepeda. Kontras dengan delegasi lainnya yang menggunakan limosin. Ruud Gullit datang ditemani oleh Johan Cruijff dan Paul van Himst. Dengan menggunakan sepeda Gullit juga mempromosikan bahwa lokasi stadion semuanya berdekatan. Ketika tiba di acara itu, Johan Cruijff juga sempat menjelaskan pada wartawan Jepang dan Korea bagaimana cara bersepeda. Negara-negara lain yang juga bersaing menjadi tuan rumah Piala Dunia tahun 2018 dan 2022 adalah Inggris, Australia, Russia, Spanyol / Portugal, Jepang, Korea Selatan, Qatar dan Amerika Serikat. FIFA akan memutuskan akhir tahun ini. * KECELAKAAN PESAWAT DI TRIPOLI, LIBYA DAN INSIDEN BERDARAH DI THAILAND Berbagai media Belanda membahas panjang lebar tentang kecelakaan pesawat di Tripoli, Libya. Mulai dari jumlah korban tewas, sebab kecelakaan, sampai privacy sang bocah yang selamat. Awalnya jumlah korban tewas asal Belanda dikabarkan 62 orang. Namun menurut Departemen Luar Negeri Belanda, jumlah korban tewas 70 orang. Satu-satunya korban yang selamat adalah bocah laki-laki berumur sembilan tahun, warga belanda asal kota Tilburg, bernama Ruben. Wawancara Koran de Telegraaf bahkan sempat mewawancarainya lewat telepon genggam, padahal kondisi Ruben belum memungkinkan untuk berbicara lama. Wartawan de Telegraaf menghubungi salah satu dokter yang menangani Ruben, yang lalu sang dokter memberikan ponselnya kepada Ruben supaya wartawan bisa langsung berbicara dengan bocah tersebut. Menurut de Telegraaf, Ruben sampai saat ini belum tahu bahwa orang tuanya dan kakak laki-lakinya tewas. Kemungkinan, Ruben akan dibawa ke Belanda besok dengan pesawat khusus, tulis Algemeen Dagblad. Pesawat maskapai penerbangan Arfiqiyah Airways itu jatuh dekat bandara Tripoli, Libya. Sebab kecelakaan sampai saat ini belum jelas. Kotak hitam pesawat dengan mudah ditemukan tidak lama setelah terjadi kecelakaan. Yang terlihat kini di tempat kejadian adalah puing-puing pesawat dan serpihan barang-barang penumpang. Seribu Satu Kisah Drama Memukau Terbentang di Dekat Bandara Tripoli. Demikian judul berita di koran de Volkskrant. Thailand Dari Libya kita ke Thailand. Seorang jendral yang dituduh teroris dan pengkhianat oleh pemerintah Thailand ditembak di kepalanya dan sekarang dalam keadaan kristis. Jendral itu ditembak ketika pihak militer Thailand mulai membersihkan blokade para demonstran antipemerintah di ibukota Bangkok. Aksi militer ini adalah awal dari gerakan agresif terhadap para demonstran yang telah melumpuhkan pusat perdagangan selama berminggu-minggu, dan menuntut pengunduran diri Perdana Menteri. Demikian laporan The International Herald Tribune. Jendral Khattiya Swatdiphol, atau yang dikenal dengan nama Seh Daeng, ditembak ketika berbicara dengan reporter Herald Tribune. Ketika itu ia berdiri di pinggir jalan, dekat sebuah taman yang diduduki para pendukung garis kerasnya. Sang reporter yang berdiri kurang dari setengah meter mendengar ledakan kuat dan melihat sang jendral jatuh ke jalan, dan para pendukungnya mengangkat dan membawa sang jendral yang sekarat, sambil berteriak panik. Khattiya dituduh sebagai otak rangkaian aksi kekerasan di Thailand minggu-minggu terakhir, yang telah menewaskan lebih dari 20 orang. Pihak militer Thailand telah menskors tanpa gaji, sementara Perdana Menteri Abhisit Vejjajiva menyebut Khattiya teroris dan menekankan bahwa ia tetap mencari jalan keluar damai dari krisis ini. Sebuah komisi khusus dibentuk untuk menentukan apakah pangkatnya akan dicabut. Keterlibatan sang jendral dalam aksi protes menunjukkan perpecahan di dalam lingkungan militer dan juga masyarakat Thailand. Sang jendral juga dikutuk oleh sebagian besar pemimpin aksi protes, dengan tuduhan sengaja meletuskan aksi-aksi kekerasan. Demikian The International Herald Tribune. * MENTERI BELANDA DITEKAN MUNDUR KARENA SELINGKUH Menteri muda urusan Pertahanan Belanda, Jack de Vries, ditekan mundur berkaitan dengan hubungan di luar nikah. De Vries diusir oleh istrinya dan kini tinggal di tangsi. Menteri muda ini ternyata berselingkuh dengan ajudannya. Serikat-serikat militer kini berpendapat De Vries kehilangan kredibilitas dan beberapa pihak bahkan menganggap sang menteri suatu resiko keamanan. Tanggapan keras Bekas 'spin docter' (penyusun strategi) partai Kristen Demokrat CDA cepat menghubungi media setelah perselingkuhannya diketahui. 'Saya mau menggunakan waktu mendatang ini untuk mencari pemecahan yang baik bagi keadaan pribadi saya', kata De Vries dalam pernyataan. De Vries mendapat tanggapan keras Wim van den Burg, ketua Serikat Pertahanan, AFMP/FNV, yang diwawancarai oleh Radio Nederland Wereldomroep: 'Seorang menteri muda yang selalu menekankan norma dan nilai keluarga, tapi kemudian berselingkuh dengan ajudannya yang lebih muda, tidak bisa diterima. Dia menghadapi masalah besar'. Afair De Vries ini bukan masalah pribadi saja, kata ketua Serikat Personil Pertahanan Jean Debie di harian Belanda, De Telegraaf. 'Menurut Etiket Pertahanan, semua hubungan di pekerjaan harus dilaporkan. De Vries tidak menaati etiket itu dan oleh karena itu dia tidak bisa lagi menuntut apa-apa dari anak buahnya'. Demikian Debie. Risiko Ada kalangan berpendapat menteri muda ini mudah diperas oleh luar negeri karena skandal yang dirahasiakan itu. Menurut mantan menteri Bram Peper dari partai Sosial Demokrat, De Vries harus mundur: 'De Vries melakukan perjalanan ke luar negeri bersama kekasihnya, sementara dia membawa rahasia negara. Itu suatu resiko keamanan bagi Belanda'. Tampaknya afair ini bakal merusak citra CDA sebagai 'partai yang sopan santun'. Apalagi pemilihan sudah di ambang pintu. De Vries, penyusun kampanye CDA, mundur dari arena pemilihan dan tidak akan muncul di depan publik. Apakah menteri muda De Vries bakal meletakkan jabatan, itu terserah yang bersangkutan, kata perdana menteri demisioner Jan Peter Balkenende. Perselingkuhan De Vries dibongkar oleh 'acara gosip' salah satu pemancar televisi komersial RTL Boulevard. Tahun 1960 terakhir kali seorang Menteri Pertahanan Belanda, yaitu Sidney van den Bergh, mundur karena perselingkuhan. * DI AMBULANS RUBEN MULAI MENANGIS Perhatian terpusat di sekitar Ruben. Bocah berusia 9 tahun ini adalah satu-satunya korban selamat dari kecelakaan pesawat di Tripoli. Seluruh dunia bersimpati padanya. Di Tripoli, jurnalis Radio Nederland Hans Jaap Melissen berbicara dengan tentara Libya yang menemukan Ruben di antara reruntuhan yang terbakar hangus. Sudah dua puluh lima tahun Kolonel tersebut bertugas mengamankan bandara Tripoli. Dini hari itu, 12 Mei lalu, seperti biasa ia menjalankan tugasnya. Tak disangka, Airbus 330 dari Johannesburg jatuh tak jauh dari jalur pendaratan. Semua Tewas Terburu-buru Kolonel bergegas ke TKP, mencari korban selamat. Tapi yang ditemukannya hanya korban tewas yang masih terikat erat di tempat duduk mereka. Di sekitar sayap yang terbakar - di bagian tengah pesawat yang sudah hancur lebur - ia melihat tiga, empat orang: tewas terikat di kursi, dengan bagian tubuh terpisah-pisah. Tapi tak jauh dari mereka, Kolonel melihat seseorang yang masih bergerak. "Ketika saya melihatnya pertama kali, jelas sekali ia mengalami pendarahan. Kakinya luka parah. Ia hampir koma." Ketika mendekat, ia mendapati seorang bocah laki-laki dengan kaki penuh darah. Luka bocah itu terlihat parah, tulang mencuat dari kulitnya. "Ia masih memakai sabuk pengaman dan terikat di kursi. Saya melepaskannya lalu membawanya ke ambulans." Diam Kolonel melepaskan Ruben dari kursinya. Ia berada dalam kondisi antara sadar dan tak sadar. Kolonel membawanya ke ambulans. Ruben diam tak bergerak. "Ketika saya membawanya ke ambulans, saya bisa melihat ia kesakitan karena luka-lukanya. Ia mulai menangis ketika kami merebahkannya di ranjang ambulans." Di ambulans, Ruben menangis. Ia mulai sadarkan diri. Akhirnya diketahui bahwa bocah itu adalah satu-satunya korban selamat dari kecelakaan pesawat di Tripoli. 103 penumpang, termasuk ayah, ibu dan saudara laki-laki Ruben, meninggal dunia. Dramatis Dua hari setelah kecelakaan, lokasi jatuhnya pesawat terlihat seperti tempat sampah yang berisi barang-barang pribadi milik para penumpang yang meninggal. Benda-benda yang mengingatkan akan liburan yang baru saja mereka alami. Seperti sebuah buku yang ditemukan: Apa dan Bagaimana Bahasa Afrika Selatan? - atau kartu pos bergambar hewan liar dan sepatu baru. Ruben tetap jadi pusat perhatian. Kisahnya yang tragis membuat kecelakaan Tripoli makin dramatis. * TRAGEDI MEI DIKENANG, BENTURAN PRIOK DIUNGKAP Dua belas tahun setelah pembakaran ratusan manusia, penghilangan, pelecehan seksual dan penjarahan, Mei 98, tragedi itu kembali dikenang dengan aksi dan pameran foto. Pada saat bersamaan, KomnasHAM mengungkap seputar benturan di Koja, Tanjung Priok, 14 April yang lalu. Gubernur, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Pemda Jakarta Utara serta aparat Kodim, Polres dan Satpol Pamong Praja dapat diseret ke meja hijau. Sementara itu di kalangan elit politik, nyaris tak ada lagi tekad politik untuk membongkar kejahatan kemanusiaan. Menurut Menteri Hukham Patrialis Akbar, kekerasan Mei 98 itu dalangnya sulit dicari. Tuntutan tuntutan pengusutan hanya menjadi, kami kutip, "politik gaduh" saja. Laporan Aboeprijadi Santoso dari Jakarta. Dengan demikian maka seluruh jajaran pemerintah daerah Jakarta Raya serta Jakarta Utara, lengkap dengan aparat-aparatnya diduga terlibat sejumlah pelanggaran HAM, yaitu mulai dari hak hidup, hak tidak diperlakukan kejam, hak atas rasa aman, hak milik dan hak anak. Kesimpulan itu diperoleh dari pemeriksaan tak kurang 19 para pejabat terkait tsb, namun Komnas HAM tidak menunjuk sejumlah tokoh atau pun unsur komunitas lokal di Koja sebagai dalang. Yang menarik, beberapa hari sebelumnya, Komisi Perlindungan Anak KPAI justru mengesankan komunitas lokal tersebut sebagai pemicu kekerasan, khususnya terhadap anak anak yang banyak menjadi korban cidera dalam kerusuhan tsb. Tim Pencari Fakta KomnasHAM hanya mencatat anak-anak tsb merupakan bagian dari komunitas pengajian namun tidak menjelaskan mengapa mereka terlibat. Ini juga merupakan akibat dari ketidakprofesionalan aparat. Yang juga mencolok, meski pun peristiwa ini merupakan ranah keamanan, tapi unsur TNI dari Kodam setempat banyak terlibat. Sumber sumber lokal menyebutkan Dandim Letkol Irman Jaya sudah sejak lama terlibat komunikasi antara pemda dan komunitas makam Mbah Priok, bahkan juga berada di lapangan saat kerusuhan. KomnasHAM juga mempertanyakan hal itu. Dengan kata lain, Dandim tersebut memiliki kepentingan tersendiri hingga melampaui kewenangannya, sekali pun kompi-kompi yang dibawahinya tidak diturunkan. Kesimpulan ini menunjuk bahwa tidak hanya Kepala Satuan Pamong Praja Haryanto Badjuri, tapi juga Dandim tsb sebenarnya bertanggung-jawab atas keganasan satpol-PP tsb. Juru bicara ahli waris makam Mbak Priok yang terlibat perundingan dan juga berada di lokasi saat kerusuhan, Yan Juanda, malah menyebut Dandim tsb sebagai "dalang" . Kerusuhan Koja, lokasi yang disebut lahan makam Mbah Priok, yang berdampingan dengan kawasan tempat penyimpanan peti-kemas di pelabuhan Priok, bersumber dari konflik atas kepemilikan lahan makam yang seluas 5,4 hektar tsb. Para ahli waris bersikukuh atas dokumen kepemilikannya dalam bersengketa dengan PT Pelindo selaku operator pelabuhan dan perusahaan JICT Jakarta International Container Terminal yang bertolak dari pengadilan yang pernah meragukan keabsahan dokumen tersebut. Pecahnya konflik kekerasan pada 14 April yang lalu akhirnya membuat pihak komunitas makam berada di atas angin, dan kini mengembangkan kepentingan atas lahan bernilai ratusan milyar rupiah tsb. Dengan kesimpulan investigasi KomnasHAM, maka kemenangan politik dari para ahli waris tsb kini dimediasi dengan pihak Pelindo, dan sengketa kepemilikan lahan makam akan kembali menempuh jalur hukum. Dengan demikian kasus Priok masih jauh dari tuntas, KomnasHAM hanya melakukan tugas penyelidikan HAM dan sekarang tinggal menantikan hasil perundingan pihak pihak tsb serta investigasi kepolisian. Dengan begitu, bulan Mei yang lazimnya sarat dengan tema dan topik HAM seputar ulah Orde Baru, jatuhnya Presiden Soeharto dan transisi menuju reformasi, kini mencatat sebuah kemajuan di ranah hak asasi. Akan tetapi, pekan yang ramai dengan aksi dan manifestasi memperingati tragedi terbakarnya ratusan manusia dan pelecehan seksual perempuan Tionghoa itu, tidak mencatat satu kemajuan pun dalam hal pencarian keadilan kasus kasus tragedi Mei tsb. Komnas Perempuan bergerak membulatkan tekad dengan komitmen tetap menuntut penyelesaian, sementara suara suara sumbang malah terdengar dari pihak yang berwenang. Menanggapi tuntutan tuntutan tsb, Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar menunjuk betapa sulit mencari dalang tragedi Mei, karena itu, politik masyarakat sipil yang maju dengan tuntutan tuntutan seperti itu dinilainya hanya membuat gaduh. Ketimbang membuat apa yang disebut Menhukham sebagai "politik gaduh", maka menteri tsb menawarkan sejumlah lowongan kerja di kementeriannya bagi para korban Mei - satu hal yang tentu saja menjadi bahan tawa dan sindiran para pegiat HAM. Duabelas tahun setelah tragedi Mei kini jelas, yang terjadi adalah hendak menguburkan masa silam yang kelam - persis seperti apa yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia dan Timor Leste, melalui Komisi Kebenaran dan Persahabatan, CTF, dalam menyelesaikan pelanggaran HAM berat tentara Indonesia di bekas jajahan Timor Timur. Jadi, kalau konflik negara dan komunitas seperti di Priok tidak lagi diselesaikan dengan pembantaian seperti pada tahun 84, bahkan ada kemajuan dalam mediasi dan investigasi HAMnya, sebaliknya dalam hal pelanggaran HAM berat, Indonesia tetap jalan di tempat. * ANCAMAN TERHADAP OBAMA TIDAK SERIUS Penggerebekan markas para tersangka teroris di Indonesia menghasilkan temuan berbagai dokumen yang memuat rencana serangan terhadap Presiden Amerika Serikat Barack Obama. Seserius apakah ancaman teroris terhadap Obama di Indonesia? Kamis (13/5) Densus 88 menangkap tiga tersangka teroris di Sukoharjo, Jawa Tengah - sehari sesudah penembakan terhadap lima tersangka teroris di Cawang dan Cikampek. Dalam aksi pemberantasan teroris tahun 2010 ini, di sejumlah markas teroris ditemukan berbagai dokumen yang berisi rencana serangan terhadap Obama yang akan berkunjung ke Indonesia Juni mendatang. Gertak sambal Zuly Qadir dari Pusat Studi Keamanan dan Perdamaian UGM Yogyakarta meragukan keseriusan ancaman teroris terhadap Obama. "Menurut saya ini hanya semacam gertakan saja. Bagaimana mereka mau membunuh Barack Obama dengan bergerilya di Indonesia?" Zuly Qadir menambahkan, pengamanan terhadap para pejabat, apalagi sekaliber Obama, sudah sangat ketat. Kemungkinan serangan teroris seperti yang terjadi pada 11 September 2001 menurut Zuly Qadir akan sangat sulit terjadi di Indonesia. "Sudah sering ditemukan berbagai dokumen - ternyata tidak ada bukti sama sekali. Setahun terakhir ini tidak ada bukti yang nyata bahwa mereka akan melakukan serangan terhadap simbol-simbol keadikuasaan dunia seperti Amerika, Singapura, Australia dan lain-lain," jelas Zuly Qadir. Strategi Sementara itu Susi Sudarman, Ketua Pusat Kajian Wilayah Amerika, berpendapat, ancaman teroris terhadap Obama berkaitan dengan strategi para teroris untuk melumpuhkan perekonomian Indonesia. "Kalau melihat targetnya, yaitu kunjungan Obama ke Indonesia, berarti yang dibidik adalah hubungan Indonesia dan Amerika Serikat. Merenggangnya hubungan antara Indonesia dan Amerika bisa berdampak buruk terhadap kesejahteraan Indonesia," demikian Susi Sudarman. Sulit diprediksikan apakah penemuan rencana serangan terhadap Obama ini akan berdampak terhadap rencana kedatangan presiden Amerika Serikat itu ke Indonesia. Susi Sudarman berharap hal ini tidak akan mengurungkan niat Presiden Obama untuk datang ke Indonesia. "Kalau sampai terjadi berarti para teroris itu menang," kata Susi Sudarman. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke: [email protected] Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
