---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Senin 31 Mei 2010 14:20 UTC



** GARUDA KEMBALI KE EROPA

** PERDANA MENTERI TURKI PULANG

** VONIS TERORIS DI INDONESIA

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: NASIB AKTIVIS INDONESIA DI MAVI MARMARA BELUM 
JELAS 

** GEMA WARTA, TOPIK INTERNASIONAL: AKTIVIS PEREMPUAN SAUDI: PEMERINTAH HARUS 
JAMIN HAK PEREMPUAN.

** GEMA WARTA, TOPIK BELANDA: LIMA ALASAN KENAPA BELANDA TAK JADI JUARA

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: GELOMBANG BUNUH DIRI BURUH CINA 

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: SERANGAN KAPAL PRO PALESTINA SAMA DENGAN 
PEROMPAKAN

** GEMA WARTA TOPIK SENI: VAN LIESHOUT DAUR ULANG MANUSIA

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: SKENARIO MIMPI BURUK ANCAM TELUK MEKSIKO DAN 
OBAMA

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: FILM KOREA UTARA LARIS DI AMSTERDAM



* GARUDA KEMBALI KE EROPA

Setelah 6 tahun absen, maskapai penerbangan nasional Indonesia Garuda, Rabu 
mendatang akan membuka kembali jalur Amsterdam-Jakarta. Tahun 2004, jauh 
sebelum diterapkan daftar hitam perusahaan penerbangan Indonesia oleh Uni Eropa 
pada tahun 2007, Garuda sudah menyetop aktivitasnya ke Eropa. Garuda saat itu 
sedang krisis dan rugi besar. Garuda kemudian memfokus pada Indonesia dan 
tujuan regional.  Pada tahun 2009, Garuda mengumumkan pembaruan, dan pada bulan 
yang sama Uni Eropa juga menghapus larangan terbang ke Eropa untuk 3 maskapai 
penerbangan Indonesia, termasuk Garuda. KLM, maskapai penerbangan Belanda 
bekerjasama dengan Garuda di jalur Eropa ke Singapura dan Denpasar. Kerjasama 
ini akan tetap dikembangkan baik di Eropa maupun Asia.


* PERDANA MENTERI TURKI PULANG

Perdana menteri Recep Tayyip Erdogan membatalkan perlawatannya ke Amerika Latin 
karena serangan Israel terhadap konvoi kapal Turki. Kapal-kapal ini sedang 
dalam perjalanan menuju Gaza dengan bantuan kemanusiaan. Di antara mereka 12 
relawan asal Indonesia. Erdogan berada di Cile dan segera pulang ke Turki. 
Kabinet Turki dan pimpinan angkatan bersenjata Turki sudah mengadakan rapat 
untuk membicarakan situasi yang terjadi setelah aksi militer Israel. Turki 
menuntut penjelasan Israel yang menurut Turki telah melanggar hukum 
internasional. Menurut Israel, mereka diserang para awak konvoi kapal 
kemanusiaan ini ketika akan menghalangi para aktivis kemanusiaan masuk Gaza. 
Israel menerapkan blokade total untuk jalur Gaza. Menurut Israel lebih dari 10 
aktivis meninggal. Sumber Turki menyatakan 14 sampai 16 tewas. Uni Eropa 
menuntut Israel menyelidiki kejadian ini dan menuntut Israel tidak menghalangi 
kiriman barang bantuan ke jalur Gaza. Jurubicara kepala Uni Eropa urusan luar 
negri Catherine Ashton menyesalkan jatuhnya korban tewas dalam aksi militer 
Israel.


* VONIS TERORIS DI INDONESIA

Pengadilan di Jakarta menjatuhkan vonis 8 tahun penjara pada Aris Susanto yang 
dituduh menyembunyikan seorang teroris, Syaifudin Jaelani. Jaelani merekrut 
para pembom dua hotel mewah di Jakarta pada 17 juli tahun lalu yang menewaskan 
7 orang. Aksi ini diprakarsai oleh Noordin Top, yang tewas dalam penggrebekan 
polisi September tahun lalu. Seorang terdakwa aksi teroris lain adalah Supono, 
35 tahun yang dituduh menjadi sopir Noordin Top berkeliling Jawa untuk 
mempersiapkan aksi teror mereka. Jaksa penuntut umum menuntut 9 tahun penjara.


* PAKISTAN HARUS BUKA FACEBOOK

Pengadilan di Lahore mengharuskan pemerintah Pakistan menghentikan blokade 
situs web Facebook. Pakistan menutup Facebook selama hampir 2 minggu, setelah 
seorang kartunis Amerika Serikat menghimbau khalayak membikin kartun nabi 
Mohammad. Wanita ini melakukan aksinya sebagai protes terhadap upaya sensor 
kalangan muslim terhadap serial kartun South Park. Dalam serial ini tampil nabi 
Mohammad.  Hari Minggu kemarin, Bangladesh juga ikut memblokkir Facebook.


* BENCANA POLUSI MINYAK TELUK MEKSIKO

Kebocoran sumber minyak di Teluk Meksiko masih akan berlangsung berbulan-bulan. 
Hal ini diperingatkan kepala biro energi dan iklim Gedung Putih. Bulan Agustus 
mendatang perusahaan minyak BP akan selesai menyediakan beberapa sumur minyak 
yang bisa menyetop kebocoran ini. Seorang direktur BP menyatakan kebocoran 
hanya bisa diperkecil, namun solusi total belum ada. Ia mengomentari usaha BP 
mengganti pipa yang bocor dengan penutup. Menurut Gedung Putih penempatan 
penutup ini akan minta waktu antara 4 sampai 7 hari dan akan menyebabkan 
kebocoran minyak bertambah 20 persen.


* KORBAN BADAI TROPIS AGATHA

Badai tropis Agatha di kawasan Amerika Tengah meminta korban 99 orang tewas. 
Hal ini diumumkan pihak yang berwajib di Guatemala, Honduras dan El Salvador, 
Senin ini. Presiden Guatemala, Alvaro Colom menyatakan, di negaranya jatuh 82 
korban meninggal, El Salvador 9, Honduras 8. Selanjutnya 112 ribu orang 
mengungsi karena tanah longsor di Guatemala. Di ketiga negara ini diberlakukan 
keadaan darurat. Sementara itu, hari Minggu lalu badai Agatha ini mulai reda.


* DEMAM ORANJE DI BELANDA

Sekitar 25 persen dari 5 juta karyawan Belanda akan cuti, nanti presis 2 minggu 
lagi, yaitu kalau kesebelasan Oranje akan berduel dengan lawan mereka Denmark 
dalam kejuaraan sepak bola dunia di Afrika Selatan. Hal ini diungkapkan 
penelitian sebuah biro penelitian rekreasi dan wisata Belanda. Pertandingan ini 
akan ditayangkan pukul 13:30 waktu Belanda. Mereka yang toh harus bekerja 
mengharapkan majikan mereka akan memberi kesempatan untuk nonton di tempat 
kerja. Sekitar 10 persen karyawan Belanda akan mengambil libur untuk 
menyaksikan pertandingan yang melibatkan Oranje. 14 persen menyatakan mereka 
mengharapkan Oranje akan menjadi juara dunia. Selain Oranje, orang Belanda 
menganggap Brasil dan Argentina sebagai favorit. Di samping itu Jerman juga 
disebut sebagai favorit karena terkenal disiplinnya dan sikap kebersamaannya. 
Bagi mereka yang belum mendapat kesempatan untuk menonton, maka tersedia situs 
web yang akan mengirim surat kepada sang majikan kalau karyawannya melaporkan 
namanya ke situs web ini.


* BERBAGAI NEGARA PROTES ULAH ISRAEL

Pemerintah Yunani memanggil duta besar Israel untuk memberi penjelasan ihwal 
keselamatan sekitar 30 warga negara Yunani yang berada di kapal konvoi dengan 
muatan bantuan kemanusiaan. Yunani menuntut keselamatan warganya dijamin 
Israel. Selanjutnya Yunani juga membatalkan pelatihan militer bersama tentara 
Israel. Latihan ini adalah latihan angkatan udara di laut antara kedua negara. 
Sementara itu Spanyol dan Swedia juga memanggil dutabesar Israel dengan protes 
keras. Kedua negara ini menyebut aksi Israel tidak bisa diterima. Suriah 
meminta pertemuan  Liga Arab, di Kairo. Liga Arab mendukung pertemuan antara 
Palestina dengan Israel  untuk perdamaian, namun Suriah menentangnya.


* NASIB AKTIVIS INDONESIA DI MAVI MARMARA BELUM JELAS

16 orang diberitakan tewas dan puluhan luka-luka akibat serbuan tentara Israel 
terhadap Kapal Kemanusiaan Mavi Marmara di perairan Gaza. Bersama dengan 
delapan kapal lainnya yang menjadi bagian dari kampanye Viva Palestine IV, 
kapal-kapal tersebut membawa bantuan kemanusian untuk warga Gaza. Sekitar 600 
aktivis internasional berada dalam Kapal Mavi Marmara termasuk belasan aktivis 
Indonesia antara lain empat orang dari KISPA. Sejak Jumat, mereka sudah tidak 
dapat dikontak, demikian penjelasan Andi Syaifudin, Sekjen Komite Indonesia 
untuk Solidaritas Palestina (KISPA).

Sejak Minggu, KISPA sudah tidak bisa lagi berhubungan telepon dengan aktivis 
mereka di Mavi Marmara. Informasi terakhir yang didapat, tentara Israel 
berusaha memutus saluran komunikasi dengan dunia luar. Namun hari ini (31/05), 
kementrian luar negeri menghubungi KISPA serta menanyakan data-data relawan 
yang turut serta. Kemlu juga memberi informasi yang diterima dari luar bahwa 
ada relawan Indonesia yang ditahan, tapi hal ini masih terus dilacak siapa 
mereka karena relawan Indonesia tidak hanya dari KISPA. Demikian Andi Syaifudin.

KISPA mengirim empat relawan, termasuk pimpinan Ferry Nur. Pada saat kontak 
terakhir berlangsung Jumat lalu, mereka berada di Antalya, Turki. Seharusnya 
Kapal Mavi Marmara tiba di Gaza Senin pagi kalau tidak ada aksi Israel itu.

Andi Syaifudin menjelaskan misi Kapal Kemanusiaan ini sejalan dengan agenda 
Viva Pelstine IV, yaitu kampanye untuk menembus blokade Israel kepada rakyat 
Gaza. Kita ingin tunjukkan pada dunia internasional masih adanya penindasan dan 
tindakan di luar perikemanusiaan di mana Gaza diblokade sehingga bantuan tidak 
bisa masuk. Padahal itu dibutuhkan oleh Palestina sebagai negeri di dunia ini 
yang punya hak untuk merdeka. 

Oleh karena itu dari berbagai negara termasuk Indonesia, disponsori oleh IHH 
(Human Rights and Freedoms and Humanitarian Relief) dari Turki, berencana 
melakukan pelayaran menembus Gaza. Ada 600 relawan dan delapan kapal lain yang 
membawa bantuan terutama makanan, obat-obatan, pakaian, susu, dan mainan 
anak-anak. 

Menurut Andi Syaifudin, para relawan Kispa juga membawa bantuan dalam bentuk 
dana sejumlah 700 juta rupiah yang kemudian dibelikan barang-barang bantuan di 
Turki untuk selanjutnya dibawa ke Gaza.  

Wawancara lengkap dapat anda ikuti di: .....


* AKTIVIS PEREMPUAN SAUDI: PEMERINTAH HARUS JAMIN HAK PEREMPUAN

Abir Saras

Citra perempuan Saudi di mata kita adalah seorang perempuan berjilbab yang 
ditekan dan tidak memiliki hak apapun, misalnya untuk menyetir mobilnya 
sendiri. Namun Wajeha Al Huwaider, seorang aktivis perempuan Saudi kini memberi 
kesan baru ihwal aktivis perempuan Saudi, ia memasang video di Youtube. Dengan 
demikian ia menarik perhatian media barat untuk berbagai masalah yang sampai 
saat ini dibisukan secara diplomatis.

Menyetir
Salah satu video yang tersebar luas 2 tahun lalu mempertunjukkan Wajeha Al 
Huwaider menyetir mobilnya, video ini disebarkan pada hari perempuan sedunia. 
Wajeha menyatakan: "Saat ini saya sedang menyetir mobil di daerah yang 
diperkenankan. Kawasan yang terpecil, kalau di kota-kota besar kami dilarang 
menyetir padahal di sinilah kami butuh ini."

Dalam video ini ia meminta dukungan menteri dalam negri Saudi dan menawarkan 
untuk mengajar perempuan Saudi menyetir mobil. Di Arab Saudi  seorang perempuan 
dilarang berada di satu ruangan dengan pria yang bukan keluarganya.

Kekuatan penentang
Wajeha menyatakan memang benar masalah ini adalah masalah sosial yang tidak 
mendukung perempuan diberikan haknya. Namun dalam wawancara dengan Radio 
Nederland, ia menyatakan: "Siapapun yang menentang hak kami, tanggung jawabnya 
terletak di tangan pemerintah Saudi yang harus mengubah undang-undang yang 
diskriminatif terhadap perempuan." 

Tidak pernah akan terjadi demo perempuan di jalan-jalan Riyad atau Jeddah. 
Menurut Wajeha, perempuan Saudi takut untuk menuntut haknya. Ia terpaksa 
melakukan aksinya sendiri karena para aktivis perempuan lainnya menarik diri.

Namun halangan terbesar baginya adalah hubungan Arab Saudi dengan Barat, dan 
posisi kuat yang dipegang Arab Saudi karena kekayaannya. Demikian perkiraan 
Wajeha. Hal ini menghalangi negara-negara Barat menekan Arab Saudi untuk 
menyelesaikan masalah hak-hak asasi manusia dan hak perempuan.

Dalam artikel yang ia tulis untuk "The Washington Post" akhir tahun lalu, 
Wajeha  Al Huwaider menyatakan peraturan mengawal perempuan adalah yang paling 
menghina untuk perempuan. Seorang perempuan di Arab Saudi tidak bisa bepergian, 
studi atau mulai bisnis tanpa persetujuan tertulis dari ayah, saudara 
laki-laki, suami atau anak laki-laki.

Ketika Wajeha, yang bercerai dari suaminya dan memiliki dua putera, ditahan di 
perbatasan Arab Saudi dengan Bahrain, pihak yang berwajib menolak 
membebaskannya. Ia harus meminta bantuan adik laki-lakinya sebelum bisa 
dibebaskan.

Protes alternatif
Setelah penahanannya, Wajeha dilarang meneruskan aktivitasnya termasuk menulis 
artikel ihwal topik hak perempuan. Sebagai gantinya ia beraksi secara 
alternatif dan menyorot berbagai hak perempuan, misalnya menyetir mobil, 
pernikahan anak dan kebebasan untuk bepergian. Ketika mengunjungi Virginia 
tahun lalu ia mengadakan aksi di sebuah perusahaan otomotif. Ia menyerukan: 
"Perempuan Saudi mau membeli mobil anda, dan banyak yang memang bisa 
membayarnya, namun anda harus mendukung perjuangan kami untuk boleh menyetitr 
mobil."

Wajeha Al Huwaider adalah penulis dan aktivis yang mendapat berbagai 
penghargaan. Tahun 2004 ia menerima PEN/NOVIB Free Expression Award di Den 
Haag. Untuk beberapa waktu ia juga menulis untuk koran Saudi Al Watan, koran 
terbesar di negaranya. Namun ia curiga, aktivitasnya mendorong dewan redaksi 
koran ini untuk menghentikan publikasi tulisannya.


* LIMA ALASAN KENAPA BELANDA TAK JADI JUARA 
Satu dari tiga warga Belanda yakin: Oranje (julukan timnas Belanda) akan jadi 
juara Piala Dunia 2010. Namun dua dari tiga warga Belanda berpendapat lain. 
Mereka bertaruh, Brasil, Argentina, atau bahkan Spanyol yang jadi juara. 
Berikut lima Alasan kenapa Belanda akan gagal meraih titel juara. Ulasan Marco 
Hochgemuth.  
1. Empat bawah 
Lini depan Belanda memang kuat, tapi lini belakang, kurang semangat. Kiper 
Maarten Stekelenburg (Ajax) memang punya bakat besar, tapi anggota lini 
pertahanan lainnya kurang bernyali. Joris Mathijsen dan John Heitinga bermain 
begitu-begitu saja di klub yang biasa-biasa saja. Dan masih menjadi pertanyaan 
besar kenapa Mathijsen masuk seleksi timnas. Selanjutnya lini pertahanan juga 
dipenuhi oleh pemain yang kurang pengalaman (Gregory van der Wiel, Edson 
Braafheid), sudah tua (Giovanni van Bronckhorst dan Andre Ooijer, keduanya 35 
tahun), atau bahkan jarang bermain di musim kemarin (Khalid Boulahrouz). Jarang 
taruh Lionel Messi atau Wayne Rooney sebagai lawan mereka. Pemain empat besar 
Belanda memang bisa buat gol terus, tapi jika lini belakangnya bolong-bolong 
seperti keju, bisa-bisa Belanda kalah dengan skor 4-5. 
2. Ribut domestik 
Mantan pesepakbola Inggris dan seorang filsuf sepak bola, Gary Lineker, 
mengatakan: "Timnas Belanda tidak perlu takut. Mereka toh akan jatuh." 
Maksudnya adalah perselisihan dalam tim sendiri yang selalu terjadi dalam 
ajang-ajang besar. Tahun 2010 ini pun sudah ada bubuk-bubuk mesiu dalam tim 
Oranje. Misalnya saja permusuhan dua bintang besar, Robin van Persie dan Wesley 
Sneijder. Sebelumnya mereka juga pernah bertengkar soal siapa yang akan 
menendang jika melakukan tendangan bebas. Lalu bagaimana pula dengan Dirk 
Kuijt, Klaas-Jan Huntelaar, Ryan Babel dan Ibrahim Afellay? Nasib mereka 
kemungkinan hanya akan duduk di bangku cadangan selama Piala Dunia. Sebagian 
besar pemain kini juga sibuk dengan media sosial, yang juga cepat memicu 
perpecahan. Contohnya saja Gregory van der Wiel. Tahun lalu dia dihujat 
habis-habisan. Dia mengatakan tidak bisa ikut timnas karena gegar otak. Namun 
dalam situs twitternya diketahui dia sedang berada di konser rapper Lil'Wayne. 
3. Arogansi salah tempat 
Timnas Belanda memang sudah dikenal dalam sejarah sering gagal jadi juara 
karena pemainnya terlalu cepat berpikir mereka bisa jadi juara. Dimulai tahun 
1974 ketika Oranje mendominasi Piala Dunia dengan 'total football'nya yang 
memukau. Namun dalam final lawan Jerman Barat, mereka kalah, karena pemainnya 
berpikir bisa bermain santai dengan Jerman Barat. Setelah Oranje menjadi juara 
Eropa tahun 1988, titel juara dunia hanya tinggal menunggu saja di tahun 90an. 
Posisi keempat pada Piala Dunia tahun 1998 menunjukkan, panen sebenarnya bisa 
diraih. Setelah periode kesederhanaan (terutama setelah gagal masuk Piala Dunia 
2002), kesalahan kembali dilakukan di Piala Eropa 2008. Setelah kemenangan 
besar lawan Italia dan Prancis, separuh Belanda kegirangan, sementara separuh 
lainnya mempersiapkan upacara penobatan. Pelatih tim Rusia yang berdarah 
dingin, Guus Hiddink, membuat semua itu jadi ilusi. Lalu apakah tahun ini Bert 
van Marwijk akan berhasil membuat tim terfokus? 
4. Hati-hati para istri dan pacar
Meski para istri dan pacar pemain timnas Oranje yang dikenal dengan julukan, 
WAGs (wives and girlfriends), tidak ikut ke Afrika Selatan, karena alasan 
keamanan, pikiran mereka akan tetap tertumpu pada Hotel Hilton di Johannesburg. 
Dan mengalihkan perhatian dari apa yang sebenarnya terjadi selama Piala Dunia. 
Pesepakbola Belanda punya beberapa Wags yang berpotensi menjadi masalah. Rafael 
van der Vaart, beristrikan Sylvie Meis, bintang televisi di Jerman. Wesley 
Sneijder punya Yolanthe Cabau van Kasbergen, artis televisi Belanda dan hampir 
jadi bintang di Italia. Istri John Heitinga adalah saudara perempuan mantan 
pesepakbola internasional Boudewijn Zenden. Lalu Andre Ooijer berbagi ranjang 
dengan putri mantan pesepakbola Belanda, Willy van de Kerkhof. Sementara Bert 
van Marwijk adalah kakek dari anak-anak pemain tengah timnas, Mark van Bommel. 
5. Vuvuzela
Masalah yang dianggap remeh timnas Belanda adalah kehadiran vuvuzela secara 
massal di stadion-stadion Piala Dunia. Fans Afrika Selatan suka meniupkan 
terompet itu, yang dapat mengeluarkan bunyi kencang, bagai bunyi suara motor di 
seluruh lapangan. Ini akan jadi masalah untuk pelatihan dari bangku Belanda. 
Pelatih timnas, Bert van Marwijk, sudah punya suara bergemuruh bagai motor, 
yang hampir melebihi suara vuvuzela. Sementara itu suara asisten pelatih, Frank 
de Boer, yang sering meneriakkan rujukan taktis, tidak bisa dibedakan lagi 
dengan suara vuvuzela. Sedang suara asisten pelatih Phillip Cocu terlalu pelan, 
bahkan di stadion yang kosong pun tidak bisa terdengar. 
Voeg link toe naar de vorige column: (Yang ini jangan dihapus, nanti saya hapus 
sendiri mas Joss!)
Baca juga: Lima Alasan Belanda Jadi Juara Piala Dunia




* GELOMBANG BUNUH DIRI BURUH CINA

Marije Vlaskamp

Itulah peristiwa bunuh diri ke 13 dalam lima bulan terakhir.

Pabrik Foxconn di kota Shenzhen, propinsi Guangdong Cina, kembali heboh karena 
gelombang bunuh diri. Mungkin buruknya kondisi kerjalah penyebabnya. Namun 
pakar lain mengatakan kaum buruh ini tidak biasa lagi dengan kehidupan keras 
seperti generasi sebelumnya. Pabrik Taiwan itu, tempat sekitar 300.000 buruh 
muda Cina bekerja, memproduksi iPhones, MacBooks dan komputer merk Dell.

Walaupun sepasang suami istri, mereka berdua hanya bisa ngobrol selama lima 
menit pada saat ganti shift. Ketika Zhao Ganhai ganti baju mengenakan seragam 
anti-statis untuk mulai dinas malam, istrinya Wang Xiuping baru saja selesai 
dinas siang. Wang dan Zhao bekerja di pabrik produsen steker untuk komputer. 
Jika salah satunya lembur, maka mereka berdua tidak akan ketemu selama seminggu 
penuh. Mereka seolah begitu lahap ambil kerja tambahan, supaya ada tambahan 
penghasilan.

"Jika sibuk, kami bisa mengantongi 200 Euro per orang. Jika sepi, penghasilan 
kami tak sampai 150 Euro."

Janji lapangan kerja
Hari demi hari mereka habiskan di depan ban berjalan. Sebagai satu-satunya 
'mesin' hidup, mereka melakukan gerakan yang sama minimal delapan jam per hari.

"Tidak ada pilihan lain. Jika anak kami besar nanti, dia harus sekolah. Semua 
itu mahal. Jadi sekarang harus kerja keras demi masa depan."

Balita mereka masih merangkak. Tinggal jauh di sebuah desa di propinsi Henan. 
Ladang gandum di sana tidak menjanjikan lapangan kerja.

Upah minimum
Cina punya 225 juta buruh migran; mereka datang dari pedesaan, jauh dari rumah, 
demi pekerjaan. Generasi pertama buruh migran, di tahun 1980an, sudah senang 
dengan upah sepeser. Sekitar pergantian abad, generasi kedua buruh migran mulai 
sadar bahwa hasil kerja sebenarnya lebih mahal dari upah yang mereka terima. 
Pabrik-pabrik yang tidak membayar upah dengan buruh yang tidur di ruangan penuh 
sesak, harus menghadapi kelangkaan buruh. Pada tahun 2007 emansipasi buruh 
migran ini menghasilkan undang-undang buruh kontrak, yang mewajibkan upah 
minumum 106 Euro per bulan.

Namun untuk sistem produksi yang tidak berubah, kebutuhan kerja lembur demi 
tambahan di tengah pengawasan ketat ternyata tidak berubah.

"Kerja keras. Dari situlah banyak teman tidak kuat dan akhirnya pulang kampung. 
Ada juga yang keluar, lalu buka toko atau semacamnya."

Wang dan Zhao tinggal bersama. Itu lebih ringan ketimbang tidur bersesakan di 
ruang tidur besar pabrik, bersama buruh lain. Pasangan suami istri boleh 
menyewa kamar di luar pabrik. Meski harus bayar 40 Euro, walau pun kecil, kamar 
itu adalah rumah.

Pabrik neraka
Buruh migran hanya bisa menghimpun upah kalau sanggup bekerja sangat keras 
selama bertahun-tahun pada sistem ban berjalan ini. Siapa yang tidak bisa 
menyesuaikan diri harus mundur. Atau melompat dari atap, seperti terlihat pada 
kasus Pabrik Foxconn. Kecuali satu orang, 13 orang yang bunuh diri itu belum 
lagi setahun bekerja di pabrik itu.

Para aktivis serikat buruh di luar negeri menyalahkan "suasana kerja yang tidak 
manusiawi" Foxconn. Kaum buruh diawasi secara militeristis. Jam kerja mereka 
dibagi sampai pada hitungan detik: sehingga kaum buruh ini tidak punya 
kesempatan bicara. Pada waktu luang, mereka hanya bisa tidur kelelahan.

Foxconn berupaya mengubah citranya sebagai pabrik neraka. Misalnya dengan 
mendatangkan para biksu atau membuka kamar stres tempat para buruh bisa 
menyalurkan amarah dan rasa kesal mereka. Selain itu juga didatangkan para 
psikolog. Upah buruh Foxconn yang di seantero Cina mencapai 800 ribu orang 
dinaikkan dengan 20 persen. Dengan begitu suasana bunuh diri berubah menjadi 
kegembiraan, seperti diberitakan media massa Taiwan pekan silam. Tetapi 
santunan bagi sanak keluarga kalangan yang melakukan bunuh diri diturunkan.

Jaringan penampung
Menurut beberapa pengamat, suasana kerja di Foxconn tidak lebih buruh ketimbang 
di pabrik-pabrik lain. Adalah para buruh migran sendiri yang mengalami 
perubahan. Orang tua mereka petani, biasa kerja di sawah dan ladang yang juga 
merupakan jaringan penampung. Kalau tidak tahan suasana pabrik, mereka masih 
bisa pulang kampung untuk bertani, meneruskan pekerjaan orang tua.

Sebagian besar buruh migran zaman sekarang tidak punya pengalaman bertani, 
apalagi dengan sektor pertanian yang menggunakan mesin maka makin sedikit 
dibutuhkan tenaga manusia. Sebagian besar kawula muda Cina dibesarkan di 
perkotaan atau di pinggir kota besar, sehingga mereka tidak pernah kerja 
mati-matian. Generasi seperti ini, lahir di zaman perekonomian baik, menjadi 
rentan. Demikian pakar sosiologi Yang Tuan dari Akademi Ilmu Pengetahuan Sosial 
Cina. Mereka baru belajar kerja keras ketika pada usia 19 tahun bersama ratusan 
ribu orang seusia, harus bekerja di pabrik, mengikuti aturan jam kerja yang 
begitu ketat.


* SERANGAN KAPAL PRO PALESTINA SAMA DENGAN PEROMPAKAN

Serangan pasukan komando Israel terhadap konvoi kapal internasional, 
kemungkinan besar dicap sebagai aksi perompak.

Menurut para aktivis yang ada di dalam kapal yang membawa barang-barang bantuan 
untuk Gaza, konvoi itu masih berada di perairan internasional ketika diserang.

Kapal kemanusiaan itu mengangkut sekitar 700 orang aktivis dari banyak negara, 
termasuk sembilan orang dari Indonesia. Anne de Jong, adalah seorang aktivis 
Belanda yang ikut dalam misi ini. Masih belum jelas apakah Anne cidera sewaktu 
pasukan Israel menyerang.

Juru bicara organisasinya, Vivian Korsten, tidak mendengar kabar dari warga 
Belanda itu sejak serangan terjadi. Satu-satunya kabar baik adalah, Anne tidak 
berada di atas kapal Turki, di mana dikabarkan sejumlah orang tewas dalam 
serangan. Aktivis Belanda ini berada di salah satu dari enam kapal lainnya, 
yang saat ini sudah merapat ke pelabuhan Israel, Haifa.

"Kapal-kapal itu berada kira-kira 65 kilometer dari pelabuhan Gaza. Ini berarti 
mereka masih berada di perairan internasional. Dan apabila saya mengartikan 
hukum ini dengan baik, kedatangan pasukan komando Israel yang tanpa diundang ke 
kapal, bisa disamakan dengan tindakan merompak."

Komunikasi
Sebelum serangan bersenjata itu dimulai Korsten masih berkomunikasi dengan 
aktivis Belanda, Anne de Jong. Ia berangkat Ahad lalu dari Siprus bersama kapal 
yang membawa barang bantuan ini ke Gaza.

"Kita sama sekali tidak membawa satu pun barang yang bisa mengancam keamanan 
Israel. Setiap penumpang dan juga barang yang dibawa diperiksa oleh polisi 
pelabuhan setempat. Semua yang kami bawa adalah barang bantuan yang bisa 
membantu pembangunan kembali Gaza."

Anne de Jong sedang menjalankan program S3 di Institut Studi Oriental dan 
Afrika, SOAS, di London. Ia terutama aktif membantu aksi-aksi damai bersama 
Palestina dan Israel.  De Jong ikut serta dalam Gaza Freedom Flotilla karena ia 
berpendapat tugas-tugas akademis tidak hanya terbatas pada penulisan artikel 
atau buku. De Jong menekankan bahwa ia tidak akan pernah menggunakan kekerasan.

"Kita tidak akan menyerah begitu saja para Israel, karena ini adalah misi 
dengan tujuan akhir Gaza. Kami tidak akan masuk ke perairan Israel. Apabila 
saya dibawa ke Israel secara paksa, maka saya akan menolaknya, tapi tanpa 
kekerasan."

Aktivis Indonesia
Redaksi Indonesia dari Radio Nederland Wereldomroep, mendengar kabar sembilan 
aktivis Indonesia juga berada di kapal itu. Mereka anggota organisasi bantuan 
internasional Mer-C dan Kispa. Sama seperti aktivis lainnya, belum terdengar 
kabar dari mereka.

Tentara Israel menyerang enam kapal aktivis pro-Palestina hari Senin pagi. 
Dalam aksi tersebut, empat belas sampai enam belas orang tewas. Demikian media 
Israel. Tentara juga memastikan lebih dari sepuluh aktivis tewas.

Menurut tentara Israel mereka ingin menghentikan konvoi bantuan ilegal itu. 
Komando turun ke dek kapal dari helikopter. Setelah itu terjadi penembakan. Di 
televisi dapat terlihat gambar-gambar aktivis yang terluka dan tentara komando 
Israel yang mengenakan senjata.

Para aktivis mengatakan tentara langsung melancarkan tembakan. Namun Israel 
mengatakan, para aktivislah yang mulai menembak. Oleh karena itulah para 
komando langsung bereaksi. Tentara Israel juga memperingati aktivis untuk tidak 
pergi ke Gaza. Kapal-kapal itu seharusnya berhenti di kota pelabuhan Ashdod. Di 
sana bawaan mereka seharusnya diperiksa.

Stasiun televisi Arab, al-Jazeera, sebelumnya mengabarkan, konvoi yang membawa 
barang-barang bantuan untuk wilayah jalur Gaza yang ditutup Israel dan Mesir 
itu, mengalihkan jalurnya demi menghindari konfrontasi dengan angkatan laut 
Israel.

Murka
Pemerintah Turki amat marah atas serangan Israel ini. Kapal-kapal Turki ada 
diantara konvoi tersebut. Pemerintah di Ankara memperingati adanya 'dampak yang 
tak dapat diperbaiki'. Departemen Luar Negeri Turki di Ankara akan memanggil 
duta besar Israel. Demikian diplomat Turki. Di Istanbul demonstran melakukan 
aksi unjuk rasa di depan kedutaan Israel. Mereka mencoba menyerang pos 
diplomatik Israel itu, namun berhasil dihadang.

Gerakan radikal Palestina, Hamas, yang menguasai Jalur Gaza, juga murka. 
Kelompok itu menyerukan seluruh orang Arab dan muslim 'memberontak' di depan 
kedutaan besar Israel di seluruh dunia.

Menurut seorang juru bicara pemerintah Israel konvoi kapal-kapal itu menyokonh 
gerakan radikal Hamas. Angkatan laut Israel ingin mencegah konvoi bantuan 
'ilegal' itu mencapai pelabuhan Gaza. Tentara sudah memperingati aktivis.

Sensor militer di Israel melarang pemberitaan jumlah korban tewas dan luka-luka 
akibat serangan pada konvoi kapal itu. Namun seorang menteri Israel sudah 
memastikan ada korban tewas dan luka-luka.


 Serangan pasukan komando Israel terhadap konvoi kapal internasional, 
kemungkinan besar dicap sebagai aksi perompak.

Menurut para aktivis yang ada di dalam kapal yang membawa barang-barang bantuan 
untuk Gaza, konvoi itu masih berada di perairan internasional ketika diserang.

Kapal kemanusiaan itu mengangkut sekitar 700 orang aktivis dari banyak negara, 
termasuk sembilan orang dari Indonesia. Anne de Jong, adalah seorang aktivis 
Belanda yang ikut dalam misi ini. Masih belum jelas apakah Anne cidera sewaktu 
pasukan Israel menyerang.

Juru bicara organisasinya, Vivian Korsten, tidak mendengar kabar dari warga 
Belanda itu sejak serangan terjadi. Satu-satunya kabar baik adalah, Anne tidak 
berada di atas kapal Turki, di mana dikabarkan sejumlah orang tewas dalam 
serangan. Aktivis Belanda ini berada di salah satu dari enam kapal lainnya, 
yang saat ini sudah merapat ke pelabuhan Israel, Haifa.

"Kapal-kapal itu berada kira-kira 65 kilometer dari pelabuhan Gaza. Ini berarti 
mereka masih berada di perairan internasional. Dan apabila saya mengartikan 
hukum ini dengan baik, kedatangan pasukan komando Israel yang tanpa diundang ke 
kapal, bisa disamakan dengan tindakan merompak."

Komunikasi
Sebelum serangan bersenjata itu dimulai Korsten masih berkomunikasi dengan 
aktivis Belanda, Anne de Jong. Ia berangkat Ahad lalu dari Siprus bersama kapal 
yang membawa barang bantuan ini ke Gaza.

"Kita sama sekali tidak membawa satu pun barang yang bisa mengancam keamanan 
Israel. Setiap penumpang dan juga barang yang dibawa diperiksa oleh polisi 
pelabuhan setempat. Semua yang kami bawa adalah barang bantuan yang bisa 
membantu pembangunan kembali Gaza."

Anne de Jong sedang menjalankan program S3 di Institut Studi Oriental dan 
Afrika, SOAS, di London. Ia terutama aktif membantu aksi-aksi damai bersama 
Palestina dan Israel.  De Jong ikut serta dalam Gaza Freedom Flotilla karena ia 
berpendapat tugas-tugas akademis tidak hanya terbatas pada penulisan artikel 
atau buku. De Jong menekankan bahwa ia tidak akan pernah menggunakan kekerasan.

"Kita tidak akan menyerah begitu saja para Israel, karena ini adalah misi 
dengan tujuan akhir Gaza. Kami tidak akan masuk ke perairan Israel. Apabila 
saya dibawa ke Israel secara paksa, maka saya akan menolaknya, tapi tanpa 
kekerasan."

Aktivis Indonesia
Redaksi Indonesia dari Radio Nederland Wereldomroep, mendengar kabar sembilan 
aktivis Indonesia juga berada di kapal itu. Mereka anggota organisasi bantuan 
internasional Mer-C dan Kispa. Sama seperti aktivis lainnya, belum terdengar 
kabar dari mereka.

Tentara Israel menyerang enam kapal aktivis pro-Palestina hari Senin pagi. 
Dalam aksi tersebut, empat belas sampai enam belas orang tewas. Demikian media 
Israel. Tentara juga memastikan lebih dari sepuluh aktivis tewas.

Menurut tentara Israel mereka ingin menghentikan konvoi bantuan ilegal itu. 
Komando turun ke dek kapal dari helikopter. Setelah itu terjadi penembakan. Di 
televisi dapat terlihat gambar-gambar aktivis yang terluka dan tentara komando 
Israel yang mengenakan senjata.

Para aktivis mengatakan tentara langsung melancarkan tembakan. Namun Israel 
mengatakan, para aktivislah yang mulai menembak. Oleh karena itulah para 
komando langsung bereaksi. Tentara Israel juga memperingati aktivis untuk tidak 
pergi ke Gaza. Kapal-kapal itu seharusnya berhenti di kota pelabuhan Ashdod. Di 
sana bawaan mereka seharusnya diperiksa.

Stasiun televisi Arab, al-Jazeera, sebelumnya mengabarkan, konvoi yang membawa 
barang-barang bantuan untuk wilayah jalur Gaza yang ditutup Israel dan Mesir 
itu, mengalihkan jalurnya demi menghindari konfrontasi dengan angkatan laut 
Israel.

Murka
Pemerintah Turki amat marah atas serangan Israel ini. Kapal-kapal Turki ada 
diantara konvoi tersebut. Pemerintah di Ankara memperingati adanya 'dampak yang 
tak dapat diperbaiki'. Departemen Luar Negeri Turki di Ankara akan memanggil 
duta besar Israel. Demikian diplomat Turki. Di Istanbul demonstran melakukan 
aksi unjuk rasa di depan kedutaan Israel. Mereka mencoba menyerang pos 
diplomatik Israel itu, namun berhasil dihadang.

Gerakan radikal Palestina, Hamas, yang menguasai Jalur Gaza, juga murka. 
Kelompok itu menyerukan seluruh orang Arab dan muslim 'memberontak' di depan 
kedutaan besar Israel di seluruh dunia.

Menurut seorang juru bicara pemerintah Israel konvoi kapal-kapal itu menyokonh 
gerakan radikal Hamas. Angkatan laut Israel ingin mencegah konvoi bantuan 
'ilegal' itu mencapai pelabuhan Gaza. Tentara sudah memperingati aktivis.

Sensor militer di Israel melarang pemberitaan jumlah korban tewas dan luka-luka 
akibat serangan pada konvoi kapal itu. Namun seorang menteri Israel sudah 
memastikan ada korban tewas dan luka-luka.


* VAN LIESHOUT DAUR ULANG MANUSIA

Gambar-gambar organ tubuh manusia; instalasi yang menunjukkan bagaimana cara 
mendaur ulang manusia atau bagaimana menggunakan manusia sebagai bahan produk.

Seniman Joep van Lieshout membuat patung-patung besar, yang mendapat perhatian 
internasional. Sekarang karyanya dapat dilihat dalam skala besar di gudang 
pelabuhan di Rotterdam.

Sebuah gedung perusahaan besar di tepi laut. Sekarang masih dalam pengerjaan. 
Di dalamnya seorang pria berdiri di atas dermaga, bersanding dengan instalasi 
tong-tong besar dan selang. Dia mengikat selang itu pada tong. Dialah Joep van 
Lieshout, berdiri di karya instalasinya The Technocrat. Beberapa hari lagi 
pameran hasil karyanya akan dibuka.

"Ya, ruangan yang indah. Lima ribu meter persegi, amat besar. Namun bukan 
luasnya yang menjadi luar biasa, tapi tingginya. 35 meter! Bisa dibilang 
katedralnya ruang industri!."

Perusahaan pelabuhan Rotterdam meminta Museum Boijmans van Beuningen untuk 
andil dalam penyelenggaraan pameran. Hasil karya Joep van Lieshout yang mahsyur 
dan atelirnya memang butuh ruangan yang besar.

Sistem
Satu contoh karyanya: semacam sosis ungu, tingginya dua meter, dengan ekor 
sepanjang satu meter. Di bawah sosis raksasa itu figur-figur manusia yang 
hancur.

"Patung ini berjudul Darwin," jelas Joep van Lieshout. "Ini adalah pembesaran 
ribuan kali sel sperma. Laki-laki remuk yang ada di bawahnya menunjukkan bahwa 
dari 150 juta sel sperma hanya satu yang berhasil dibuahi. Survival of the 
fittest. Jika Anda mengambil ide itu dalam masyarakat. Anda akan merujuk pada 
teori ubermensch, yang berhubungan dengan sistem totaliter seperti fasisme."

Biogas
Dua puluh meter di dekatnya ada semacam dermaga - semacam meja-meja yang 
disusun - di sana ditaruh banyak boneka. Mulut boneka itu dimasukkan selang. 
Dalam selang-selang makanan dan alkohol disalurkan. Selang berakhir di ujung 
anggota tubuh boneka, ujung saluran pencernaan manusia. Ini adalah The 
Technocrat, proyek Van Lieshout yang rampung di tahun 2004.

"Tujuan akhirnya adalah membuat energi. Manusianya terbaring bertumpukan secara 
efisien. Memang dibuat untuk ribuan manusia. Ini memang dibutuhkan untuk 
bahan-bahan instalasi biogas."

Van Lieshout tertawa sedikit, tapi dia mengakui ada banyak ide dalam pikirannya.

"Manusia itu hanya barang, hanya sementara. Pada akhirnya kamu juga tidak tahu 
apa inti dari kehidupan ini. Kamu tidak tahu kenapa kamu dilahirkan dan kemana 
kamu pergi nanti ketika mati. Namun yang pasti adalah: kamu pasti mati." 

Daging konsumsi
Dari ide yang sama - manusia, sementara dan akan mati - Joep van Lieshout 
mengajak kita ke satu instalasinya yang terbaru, 'Cradle to Cradle' ('Buaian 
Demi Buaian'). Kepala tanpa wajah, perut yang terbelah. Bahan-bahannya hanya 
warna putih: busa, potongan kertas dan pernis. Di atasnya gambar-gambar organ 
tubuh manusia di meja operasi.

"Saya ingin memperlihatkan ada beberapa cara bagaimana mendaur ulang manusia. 
Dengan organ tubuh kamu bisa selamatkan orang lain. Lalu kamu juga bisa lihat, 
bagian daging yang masih bisa digunakan untuk konsumsi. Sisanya akan dicincang 
dalam mesin dan akhirnya akan digunakan untuk biogas ato kompos. Jadi tidak ada 
satu pun yang tidak digunakan."

Gelisah
Seni karya Joep van Lieshout tampaknya akan menggelisahkan penontonnya. Namun 
Museum Boijmans van Beuningen memang sudah lama mengumpulkan karya seni Van 
Lieshout, demikian konservator Saskia van Kampen.

"Karya seninya memicu reaksi dari banyak orang. Atelir Van Lieshout bisa 
menyajikan patung-patung yang sangat indah dan ditampilkan dengan nada ringan. 
Namun ada lapisan arti yang terselubung dan Anda juga bisa lihat itu sebagai 
sesuatu yang spektakuler. Van Lieshout adalah salah satu seniman paling 
ekspresif di dunia. Ketika kami harus mempersiapkan pameran ini, dia, yang kala 
itu sedang berada di belahan dunia lain, langsung menghubungi kami. Nah, itu 
sudah cukup jelas kan?"

Kisah yang lain
Jika karya Anda jadi terkenal dan ditampilkan di banyak museum, harus ada yang 
lebih dari sekedar fantasi gila. Joep van Lieshout tertawa beberapa kali 
sebelum akhirnya membuat saya mengerti maksudnya. Pada akhirnya dia pun memberi 
penjelasan.

"Ini tentang moralitas, tentang baik dan buruk. Biogas contohnya. Itu memang 
ramah lingkungan, tapi contoh lain lagi, instalasi ini misalnya. Tumpukan 
manusia."

Van Lieshout mengakui pemerhati seninya merasa tidak nyaman melihat karyanya.

"Pekerjaan saya, sebagai seniman, mengajak penonton melihat kisah yang lain. 
Membuat mereka bimbang. Lalu mereka akan mengatakan: Apa arti kerja, hidup, dan 
saya? Di sanalah saya akan berperan lebih dari seniman lain."


* SKENARIO MIMPI BURUK ANCAM TELUK MEKSIKO DAN OBAMA

Bencana minyak di Teluk Meksiko masih bisa memburuk. Demikian prakiraan direksi 
perusahaan minyak Inggris British Petroleum (BP)Ahad lalu dalam penjelasannya 
mengenai upaya berikutnya untuk menyumbat kebocoran  minyak. Prosedur 'top 
kill' untuk menyumbat kebocoran telah gagal sama sekali. Pemerintah Amerika 
sementara bersiap-siap menghadapi situasi terburuk: aliran minyak baru bisa 
dihentikan Agustus mendatang. Lebih jauh laporan Reinout van Wagtendonk.

Upaya menutup kebocoran sepenuhnya gagal. BP sekarang kembali ke metode 
sebelumnya: menggunakan semacam cerobong penghisap untuk menampung minyak. 
Untuk itu pipa yang bocor harus digergaji dahulu.

'Pada kedalaman ini tidak bisa dipastikan, itu semuanya akan dilakukan oleh 
robot. Jadi sekarang kita berpindah menuju  pengendalian, sedangkan sebelumnya 
kita berupaya menutup sumur sepenuhnya'.

Direktur BP Bob Dudley Ahad mengatakan kepada televisi Amerika bahwa BP telah 
belajar dari kegagalan sebelumnya, tapi pengendalian kebocoran tetaplah sesuatu 
yang tidak pasti. Resiko menggergaji pipa yang rusak di kedalaman satu setangah 
kilometer juga dijelaskan oleh Carol Browner, penasehat utama Presiden Obama 
dalam urusan lingkungan. Bisa saja terjadi dalam hari-hari pertama justru lebih 
banyak minyak menyembur dari dasar laut.

'Para pakar kami mengatakan apabila pipa dipotong, maka kumparan akan bisa 
menampung sejumlah minyak sehingga kita akan menyaksikan kenaikan sampai 20%'. 

Berapa banyak minyak yang akan keluar tergantung pada cocok tidaknya penutup di 
atas kebocoran. Langkah ini juga bukan merupakan penyelesaian tetap. Carol 
Browner menyatakan Obama menuntut BP untuk segera membuat sumur minyak kedua 
guna mengurangi tekanan semburan. Katup pelepas seperti itu, bisa jadi 
satu-satunya cara untuk bisa menutup kebocoran selamanya.

'Penting bagi warga Amerika untuk mengetahui bahwa kami meminta serta 
mengarahkan BP untuk mengebor sumur pembantu kedua, guna memastikan 
keberhasilan dalam penutupan sepenuhnya'.

BP dengan segera menyatakan mereka sendiri sudah berpikir seperti itu. 
Perusahaan minyak dan pemerintah saling tarik ulur mengenai posisi mereka di 
mata publik, dan dalam pengadilan yang akan datang serta denda milyaran yang 
akan diterapkan pada BP.

Dalam hal ini, BP tidak bisa dipercaya, kata Ed Markey, ketua komis Kongres 
yang menyeldiki peran BP. Menurur Markey BP dengan sadar meremehkan kebocoran 
dengan harapan mereka nantinya dapat meyakinkan pengadilan bahwa situasinya 
tidaklah terlalu buruk sehingga denda juga tidak terlalu besar. Bagi mereka, 
masalahnya bukan hanya menyelamatkan pantai Teluk Meksiko saja. Demikian 
dikatakan Ed Markey. 

"Fokus mereka tidak sepenuhnya pada kehidupan di Teluk, tapi juga kewajiban BP 
dan akibatnya mereka berupaya mengecilkan angka sejak awal'. 

Prakiran terbaru berkisar antara 2,5 dan 3 juta barel minyak mentah yang bocor 
ke laut. Pemerintah Obama berharap yang terbaik tapi bersiap menghadapi yang 
terburuk, kata penasehat Browner. 

'Parah-parahnya kita masih akan menghadapi kebocoran ini sampai Agustus, sampai 
sumur-sumur pembantu dibuat'.

Jadi kemungkinan minyak masih akan mengalir sampai Agustus. Bencana luar biasa 
bagi lingkungan, dan bicara politik hal ini juga bencana bagi Presiden Obama 
yang dalam bulan-bulan mendatang akan semakin menerima banyak kritik dan 
keraguan terhadap kepimpinannya.


* FILM KOREA UTARA LARIS DI AMSTERDAM

Untuk pertama kalinya sebuah film Korea Utara bisa ditonton di bioskop-bioskop 
Belanda. Minat penonton besar. Antrean orang beli karcis panjang, sampai di 
luar yang hujan. Laporan Sigrid Deters.

Karena tidak terkenalnya film Korea Utara, banyak pecinta film yang begitu 
ingin tahu. "Saya suka sekali film Asia, jadi kesempatan ini tidak saya biarkan 
begitu saja," kata Jay, yang khusus datang ke Amstedam dari Utrecht.

Besarnya pengunjung membesarkan hati salah satu dari sedikit orang Korea Utara 
yang datang pada festival film Korea Utara ini. "Ada baiknya kalau orang 
Belanda juga melihat sisi lain Korea Utara, bukan saja sisi lain Amerika," 
ujarnya. "Kita harus lebih saling mengenal, khususnya supaya bisa berdagang, 
saya ingin mencurahkan tenaga untuk itu."

Tanpa mengenakan simbul Kim Il-sung, pria periang ini mengerdipkan satu matanya 
dan berujar, "Anda lihat sendiri, saya kan bukan monster mengerikan?"

Tidak perlu berbuat
Festival Film Korea Utara ini merupakan gagasan pendiri Yayasan DPRK, sebuah 
yayasan yang berupaya menjalin hubungan dengan Korea Utara. Remco (tak mau 
menyebut nama lengkapnya karena tidak sudi mengurusi hal-hal yang 
menjengkelkan) dan Remco van Daal (lengkap dengan simbul Kim Il-sung di dada) 
untuk pertama kali bertandang ke Korea Utara tahun 2007. Mereka ditemui oleh 
orang-orang yang harus hidup dalam kesulitan. "Kami ingin berbuat sesuatu untuk 
mereka. Karena itu kami bantu proyek pertanian Korea Utara." Sampai berapa jauh 
bantuan itu benar-benar mencapai rakyat, mereka tidak tahu. "Kalau begitu kita 
tidak perlu berbuat apa-apa?" Tanya Remco van Daal.

Kedua Remco berpendapat informasi tentang Korea Utara terlalu sepihak. 
"Lagi-lagi sekarang kita hanya mendengar ancaman perang dengan Korea Selatan. 
Jangan lupa orang Korea Utara juga seperti orang-orang lain, mereka sesama 
manusia yang menangis, tertawa dan sibuk mencari hiburan. Karena itu kita harus 
merangsang pertukaran budaya. Dengan begitu kita bisa saling mengenal dan bisa 
membentuk gambaran kita sendiri tentang Korea Utara."

Sarat propaganda
Untuk festival film Korea Utara yang pertama ini Remco dan Remco bisa 
mempetunjukkan lima fillm yang ingin mereka suguhkan kepada publik yang lebih 
besar lagi. Kriterion, sebuah gedung bioskop alternatif Amsterdam, tertarik 
pada tiga film. "Dua film yang lainnya memang sarat propaganda, sangat 
membosankan dan bisa diramalkan alur ceritanya," kata Matthias Bakker dari 
Kriterion.

Film-film propagana ini buatan tahun 1980an dan diarahkan oleh seorang 
sutradara Korea Selatan. Pemimpin Korea Utara Kim Jong-il gila film dan waktu 
itu ia ingin menghembuskan nafas baru pada industri film negerinya. Ia 
perintahkan untuk menculik sutradara terkenal Korea Selatan Shin Sang-ok, yang 
kemudian diwajibkan mengajari orang Korea Utara bagaimana membuat film bagus. 
Tapi pada tahun 1986 sang sutradara berhasil melarikan diri.

Taman firdaus
Walau pun sarat propaganda bahkan bisa dikatakan propagandanya tebalnya sampai 
dua kali lipat, para penonton cuma tertawa saja melihat film pertama. Di akhir 
film, warga sebuah negeri yang miskin karena diperas dan timpang, kecewa 
meninggalkan negerinya mencari taman firdaus di mana semua orang sama rata sama 
rasa. "Rasanya kita disuguhi moral ceritanya, kalau-kalau kita lupa sepanjang 
filmnya," kata seorang pengunjung dengan sinisnya.

Tentang dua film ini, gurubesar kajian Korea Boudewijn Walraven dalam kata 
sambutannya melihat unsur balas dendam rakyat terhadap penindasan lapisan atas. 
Sedangkan pecinta film Asia Jay, melihat persamaan monster dengan sang pemimpin 
tercinta Kim Jong-il, "bahkan perut gendutnya sama."

Film terakhir, buatan tahun 2002, jelas merupakan film propaganda, menggambar 
perjuangan seorang guru bagi tanah airnya. Banyak dialog rumit dan panjang. 
Tapi sepanjang ingatan Matthias Bakker dari Kriterion, baru pertama kalinya 
karcis terjual habis untuk sebuah film yang diputar larut malam. "Orang memang 
sudah mengharapkan film propaganda murni, itulah yang membuat mereka ingin 
tahu."

Ingin tahu
Tentu saja tujuan memberikan gambaran lain tentang Korea Utara kepada publik 
Belanda tidak dapat dicapai dalam sekali festival film seperti itu. "Gambaran 
saya tentang Korea Utara justru makin dipertebal. Rendahnya kualitas film-film 
yang saya tonton menunjukkan bahwa sineas Korea Utara punya pengetahuan dan 
bahan film yang tidak memadai," demikian Bunno. Jay setuju. "Filmnya lebih 
buruk ketimbang film Kung Fu gaya lama dari awal tahun 1970an. Padahal film 
Korea Utara ini dibuat 10 tahun kemudian." Hanya besarnya dosis kekerasan yang 
cocok dengan tradisi film Asia, kata Jay.

Sejatinya tidak ada yang punya pendapat berarti tentang budaya film Korea 
Utara. "Sekarang sudah kita lihat lima film. Saya tidak tahu apakah ada 
perkembangan dalam dunia film mereka, apakah topik yang mereka pilih sekarang 
digarap dengan cara lain," kata Matthias, si karyawan Kriterion. "Festival film 
ini tidak lebih dari ekspresi ingin tahu kita terhadap sebuah negeri yang 
begitu rapat tertutup dari dunia luar."


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia

Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke:
[email protected]

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke