---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Selasa 03 Agustus 2010 14:20 UTC



** HENTIKAN AKSI RADIKAL

** PENGUNGSI AFGHANISTAN DI MALAYSIA

** AKTIVIS PSK CINA DITAHAN

** GEMA WARTA, TINJAUAN PERS: MELARIKAN DIRI KE KEDUTAAN DAN APABILA KECOPETAN 
DI AMSTERDAM

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: BLACKBERRY DAN DINAS INTELl

** GEMA WARTA, TOPIK INTERNASIONAL PASCA URUZGAN, PENERJEMAH AFGHAN 
TERKATUNG-KATUNG

** GEMA WARTA: TOIK INDONESIA: KEMISKINAN STRUKTURAL, AKAR MUNCULNYA GENG

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: BATAS KONSUMSI ALKOHOL MAKIN RENDAH



* HENTIKAN AKSI RADIKAL

LSM internasional Human Right Watch yang bermarkas di New York, menyerukan 
kepada presiden Susilo Bambang Yudhoyono agar bertindak dan menarik berbagai 
peraturan yang memberi peluang kepada golongan radikal untuk melakukan tindakan 
kekerasan kepada golongan minoritas. Mengorbankan hak minoritas untuk memuaskan 
mayoritas hanya mengundang kekerasan baru. Demikian direktur Asia Human Right 
Watch Elaine Pearson. Pernyataan dikeluarkan sebagai tanggapan terhadap aksi 
kelompok radikal terhadap para pengikut Ahmadiyah di Kuningan Jawa Barat. 
Mereka dilarang menyebarkan ajarannya. Kelompok minoritas lain yang sering 
menjadi sasaran kelompok radikal ini adalah kelompok Kristen, komunis dan 
waria. Polisi pada umumnya gagal menindak para pelaku kekerasan ini.


* PENGUNGSI AFGHANISTAN DI MALAYSIA

Polisi Malaysia mengejar 20 warga Afghanistan yang lolos dari pusat penahanan 
migran gelap di bandara Kuala Lumpur. Mereka mencoba meneruskan perjalanan ke 
Australia melalui Indonesia. Komandan polisi negara bagian Selanggor, Khalid 
Abu Bakar menyatakan sampai sekarang ke 20 orang Afghanistan ini belum berhasil 
ditahan. Perdana menteri Malaysia, Najib Razak, menyatakan negaranya kini 
menjadi tempat transit untuk para pengungsi Myanmar dan Afghanistan menuju 
Indonesia dan Australia. Pada bulan Maret lalu, 12 orang Afghanistan dan 4 
warga Myanmar lolos dari tempat penahanan pengungsi gelap ini.


* AKTIVIS PSK CINA DITAHAN

Ye Haiyan, seorang aktivis kelompok pekerja seks komersial ditahan setelah ia 
bersama beberapa rekannya berdemo meminta legalisasi prostitusi. Pemerintah 
komunis Cina melarang prostitusi 60 tahun lalu. Ye Haiyan mengadakan aksinya di 
Wuhan, Cina tengah. Ia mendirikan organisasi para pekerja seks komersial yang 
memberi perhatian kepada kesejahteraan dan hak asasi mereka yang bekerja di 
industri seks Cina. Menurut organisasi kesehatan dunia WHO, di Cina bekerja  
sekitar 4 juta pekerja seks komersial. Ye Haiyan juga memprotes arak-arakan 
yang memojokan para pekerja seks komersial yang diselenggarakan pemerintah 
berbagai daerah di Cina. Para pekerja seks komersial diborgol dan diarak untuk 
dimaki oleh penonton.


* AKTIVIS AL QAEDA BUNUH POLISI IRAK

Lima polisi Irak tewas dalam serangan di pos penjagaan di Bagdad. Para pelaku 
kemudian mengibarkan bendera hitam milik cabang al Qaeda di Irak. Demikian 
diumumkan departemen dalam negri Irak. Ini adalah untuk kedua kalinya bendera 
al Qaeda dikibarkan setelah dilakukan serangan di Irak. Kamis minggu lalu 
beberapa serangan di Bagdad menewaskan 16 orang. Dalam aksi ini juga dikibarkan 
bendera hitam cabang al Qaeda di Irak. Pada bulan juli lalu 535 orang tewas di 
Irak akibat berbagai serangan, namun Amerika Serikat  menyatakan angka ini 
terlalu besar.


* TUJUAN PEMBANGUNAN MILENIUM PBB

Para menteri kawasan Asia Pasifik bertemu di Jakarta untuk mengevaluasi tujuan 
pembangunan milenium PBB. Program ini bertujuan mengurangi kemiskinan dan 
kelaparan. Asia selatan adalah kawasan yang paling terbelakang. Kawasan paling 
berhasil adalah Asia Timur dan Asia Tenggara yang mencapai 50 persen dari 
tujuan mengurangi kemiskinan, demikian wakil sekretaris jenderal PBB, Sha 
Zukang di Jakarta. Ia menyerukan semua negara ikut membantu tercapainya tujuan 
pembangunan milenium ini. Wakil presiden Indonesia, Boediono, menyatakan 
program ini dipersulit oleh krisis ekonomi. Selanjutnya negara-negara kaya 
tidak memenuhi komitmen membantu negara-negara berkembang. 11 negara Asia 
Pasifik memliki angka kemiskinan di atas 5 persen jumlah penduduk mereka. 
Negara-negara ini tidak akan mencapai target penurunan kemiskinan. Mereka 
ternasuk: Bangladesh, India, Filipina, Srilangka dan Usbekistan.


* BENCANA MINYAK TELUK MEKSIKO

Perusahaan minyak BP berharap bisa menutup kebocoran sumur minyak di Teluk 
Meksiko. Sebelumnya penutupan ini akan dilakukan kemarin namun tertunda karena 
kerusakan. Untuk menyumbat kebocoram ini digunakan cairan dengan semen. 
Pertengahan Juli lalu BP berhasil memasang penutup, walaupun kebocoran ini 
belum tersumbat 100 persen. Menurut perhitungan pemerintah Amerika Serikat 
sekitar 780 juta liter minyak mengalir ke laut. Seperenam bisa ditampung. 
Dengan demikian kebocoran ini adalah yang terbesar dalam sejarah. Kebocoran di 
Teluk Meksiko ini terjadi pada 20 april lalu ketika terjadi ledakan di anjungan 
minyak Deepwater Horizon di lepas pantai negara bagian Louisiana.


* MANUSIA TERTUA DI JEPANG

Fusa Furuya tercatat sebagai perempuan tertua di Jepang: 113 tahun. Namun media 
memberitakan ia tidak bisa dilacak lagi, menghilang. Demikian dikatakan 
putrinya yang berusia 79 tahun, kepada para petugas kantor kota madya. Ia sudah 
50 tahun tidak bertemu ibunya. Pihak yang berwajib di Jepang menghubungi ke 40 
ribu warga Jepang yang berusia di atas 100 tahun setelah beberapa hari lalu 
ketahuan seorang pria yang tercatat berusia 111 tahun sudah 30 tahun meninggal. 
Keluarganya membungkam kematiannya dan juga kematian istrinya untuk tetap 
menerima uang pensiun.


* MELARIKAN DIRI KE KEDUTAAN DAN APABILA KECOPETAN DI AMSTERDAM

Seminggu menjelang puasa, suasana di kedutaan besar Indonesia, Filipina dan 
Nepal di Kuwait, dipenuhi dengan puluhan bahkan ratusan pekerja domestik yang 
melarikan diri dari majikan mereka dan mencari perlindugan. Mereka makan dan 
tidur di lobby atau di ruangan kosong lainnya di kedutaan. Jumlah ini 
diperkirakan bertambah selama bulan puasa. Demikian international Herald 
Tribune membuka artikel mereka.

Alasan utama, selama bulan puasa mereka kebanyakan diperlakukan tidak 
manusiawi. Siang malam bekerja tanpa henti dan hampir tidak ada tidur. 
Keberadaan mereka di berbagai kedutaan menunjukkan realitas di Kuwait. Hampir 
tidak ada perlindungan hukum untuk para pekerja domestik yang sering tidak 
menerima gaji dari majikan mereka, yang menyuruh mereka bekerja siang malam, 
menyiksa mereka, sehingga tidak ada pilihan lain selain melarikan diri. 

Menurut berbagai organisasi HAM, hal ini terutama terjadi di negara-negara 
Timur Tengah dengan jumlah pekerja domestik yang sangat tinggi, dan sebgaian 
besar datang menggunakan biro jasa yang mengharuskan majikan bertanggung jawab 
atas para pekerjanya. Di Kuwait kebanyakan keluarga kaya punya 4 atau lima 
pembantu di rumah. Kondisi kehidupan mereka sangat buruk. Lanjut Herald Tribune.

Tahun 2010 ini pemerintah Amerika menuduh Kuwait dan 12 negara Timur Tengah 
lainnya gagal mencegah dan menyelesaikan masalah pelanggaran HAM dan human 
trafficking. Memang para pekerja ini datang secara sukarela tetapi kemudian 
mereka ditempatkan dalam situasi yang sangat menyedihkan: tidak dibayar 
gajinya, disiksa secara fisik dan mental bahkan seksual dan juga penahanan 
paspor.

Herald Tribune melanjutkan, pemerintah Kuwait menyatakan dari 65.000 pekerja 
domestik di negara itu, sebagain besar diperlakukan baik. Tetapi menutu 
organisasi HAM pelanggaran terjadi karena para pelakunya hampir tidak pernah 
dihukum. memang sedang dibicarakan sebuah RUU yang mengharuskan para majikan 
membayar separuh gaji terlebih dulu lewat bank, tapi baru dalam taraf awal dan 
diskusi sudah berlangsung bertahun-tahun. menurut banyak pihak perubahan hanya 
terjadi lewat UU dan aturan yang ketat bagi para majikan. Demikian 
International Herald Tribune.

Dari Timur Tengah kita ke Amsterdam. Harian Belanda Trouw memuat artikel, Apa 
yang harus anda lakukan jika kecopetan atau dirampok di Amsterdam? Langsung 
mencari kantor ATAS, Amsterdam Tourist Asistance Service, di Nieuwezijds 
Voorburgwal, Amsterdam, di mana anda bisa dengan gratis menilpun kantor kartu 
kredit, bank dan tentu saja saudara atau teman yang bisa membantu. Ada layanan 
gratis internet, dan anda dibantu mencari hotel atau tempat penginapan dengan 
syarat membayar tunda. Artinya rekening dibayar saat anda kembali dengan 
selamat di rumah.

Kebanyakan turis dicopet atau dirampok karena lengah, tidak sadar akan bahaya 
mengincar adan tidak berpengalaman sewaktu bepergian. yang paling sering 
dicopet atau dirampok adalah turis asal Cina. Mereka tidak berpengalaman 
bepergian, tidak punya asuransi perjalanan dan tidak tahu bagaimana harus 
menyimpan kartu kredit, kartu bank dan uang dengan aman. 

Selain itu ATAS akan mengeluarkan brosur dalam berbagai bahasa yang menuntun 
para turis di Amsterdam atau yang ingin ke Amsterdam. Brosur ini juga akan 
dikirim ke negara asal turis, sehingga bisa dibaca sebelum perjalanan. Demikian 
Trouw sekian tinjauan pers.


* BLACKBERRY DAN DINAS INTELl

Hans de Vreij

Di sejumlah negara Timur Tengah, telpon genggam Blackberry yang populer, sedang 
diuji. Persatuan Emirat Arab menyatakan, mulai Oktober mendatang semua lalu 
lintas e-mail dan data dari Blackberry akan diputus. Satu bulan kemudian hal 
yang sama akan diberlakukan di Arab Saudi. Alasannya: lalu lintas data yang 
digunakan Blackberry sangat canggih pengamanannya, sehingga tidak bisa disadap 
dinas intelijen. 

Blackberry adalah telepon genggam yang dirancang perusahaan Kanada RIM, 
Research in Motion. Telpon ini punya sejumlah ciri khas yang tidak dimiliki 
smartphone lain. Lalu lintas data, seperti email, terlebih dulu dikirim ke 
Kanada dalam bentuk kode dan baru kemudian dikirim kepada sang penerima. Tehnik 
yang digunakan untuk pengkodean itu sangatlah canggih, sehingga berbagai dinas 
intel pemerintah tidak bisa memecahkannya secara mudah.

Terorisme
Itulah alasan yang digunakan pemerintah Emirat Arab dan Arab saudi untuk 
membatasi lalu lintas data lewat Blackberry. Negara-negara ini mengatakan para 
teroris bisa menyalahgunakan lalu lintas data tersebut. Karena itu pihak Emirat 
sedang berunding dengan RIM agar bisa mendapatkan lalu lintas data yang dikirim 
oleh telpon genggam ini.

Pakar komunikasi sekaligus trendwatcher Belanda Vincent Everts, memperkirakan 
bahwa pembicaraan itu tidak akan berjalan mulus:

Blackberry memang terkenal sebagai sangat aman. Karena itu Pihak pertahanan, 
CIA, FBI dan politisi menggunakan telpon tersebut. Apabila salah satu negara 
kecil di Timur Tengah bisa mendapatkan kunci kode lewat taktik pembicaraan 
seperti ini, dan melakukan penyadapan, maka ini pasti tidak akan diterima 
perusahaan seperti itu.

Pengawasan
Bisa diterima atau tidak, pemerintah Emirat Arab Ahad lalu menyatakan akan 
menghentikan lalu lintas data para pengguna Blackbbery di negara tersebut mulai 
11 Oktober mendatang/ Menurut Vincent Everts hal itu secara teknis bisa 
dilakukan dengan mudah.

Itu bisa dilakukan dengan mudah. Mereka mengawasi semua provider internet dan 
mereka hanya perlu memutus lalu lintas data itu disejumlah provider, maka 
Blackberry tidak bisa berfungsi lagi. Baru setelah itu datang hujan protes. 
Saya ingin tahu apa yang akan terjadi apabila hal itu benara-benar dilakukan.

RIM, produsen Blackberry, Senin lalu lewat sebuah berita pers menyatakan, 
perusahaan tersebut akan tetp memenuhi keinginan para penggunanya, baik 
individu maupun pemerintah. Apakah ini berarti bahwa mereka bersedia memnuhi 
tuntutan pemerintah Arab Saudi dan Emirat, tidak begitu jelas.

Simbol Status 
Tidak ada jumlah resmi mengenai berapa banyak Blackberry yang digunakan di 
kedua negara tersebut. Perkiraan menyebut angka antara 900.000 hingga lebih 
dari satu juta. Yang jelas, seperti juga dibagian dunia lainnya, Blackberry 
bukan hanya simbol status. Telpon genggam ini juga menyediakan sarana 
komunikasi yang bisa dipercaya dan terutama aman, untuk  perusahaan dan 
instansi lainnya.

Sementara itu ada kemungkinan lain untuk mengamankan lalu lintas internet, 
email dari berbagai smartphone termasuk Blackberry. Apa yang digunakan Virtual 
private Network (VPN) bisa menjadi tembok aman antara pengguna dan penerima.


* .

PASCA URUZGAN, PENERJEMAH AFGHAN TERKATUNG-KATUNG.

Misi para penerjemah Afgan yang selama empat tahun terakhir mendampingi pasukan 
Belanda di Uruzgan juga berakhir. 

Para penerjemah ini berharap mendapat dukungan lebih besar dari Belanda. Tapi 
sebagian besar dari mereka, sekarang dengan rasa curiga akan mengganti seragam 
Belanda menjadi seragam Amerika. Mereka khawatir akan semakin dibenci oleh 
sesama warga Afghan. Salah satu dari mereka mengatakan: "Amerika memberi visa 
sesudah dua tahun, ini harapan besar saya. Saya tidak bisa begitu saja kembali 
ke desa saya. Akan lebih baik kalau saya tidak muncul di sana. Orang tahu saya 
bekerja dengan pihak Barat."

Debat parlemen
Akibat ketidakpuasan di kalangan penerjemah ini, partai liberal konservatif VVD 
mengajukan pertanyaan di parlemen. Ketika tentara Belanda meninggalkan Irak 
dulu, juga mucul pertanyaan mengenai nasib para penerjemah lokal. Namun menurut 
anggota parlemen dari partai buruh PvdA Eijsink, tidak ada langkah apa pun yang 
diambil sesudahnya. Berbeda dengan tentara Amerika, yang memiliki program 
khusus dan menyediakan penampungan bagi para karyawan lokal yang terancam. 

Cuti
Sebulan lalu masih terdapat 102 penerjemah, tapi jumlah itu merosot cepat. 
Sebelas orang keluar karena tidak puas ketika harus bekerja sama dengan pasukan 
Australia. Sebagian lagi mendapat pekerjaan baru yang sama sekali berbeda, tapi 
para mantan sejawat mereka mengatakan tidak tahu keberadaan mereka. Ahad lalu, 
seorang penerjemah pulang. Pekan lalu, dua penerjemah berhenti dan dengan 
iring-iringan ketat dikawal menuju Kandahar. Tiga lainnya ambil 'cuti' dan 
sampai sekarang tidak pernah kembali.

Seragam lain
Dari 70 yang tersisa, mereka berlomba mendapatkan pekerjaan sebagai penerjemah 
yang dibutuhkan Belanda sesudah serah-terima resmi akhir pekan lalu kepada 
Amerika. Tapi hanya ada 14 lowongan. Jadi sisanya, 51 orang harus bergabung 
dengan Amerika. Pekan lalu telah dilangsungkan pembicaraan mengenai hal itu dan 
mereka akan segera mengenakan seragam Amerika.

Trauma
Jelas mereka menghadapi risiko. Mata salah satu dari mereka menerawang, 
membayangkan apa yang pernah terjadi. Tanggal 7 September tahun lalu, 
'temannya' - sebut saja Mark Leijsen - berada di depannya ketika melakukan 
patroli. Tiba-tiba terjadilah hal itu. "Sebuah ledakan dan mobil menindih badan 
Mark. Saya harus berbuat sesuatu, saya hendak angkat mobil itu dari badannya. 
Saya tarik dan tarik. Ia tewas di depan mata saya. Berhari-hari sesudahnya, 
saya tidak bisa makan dan tidak bisa melupakan gambaran tewasnya teman saya 
secara perlahan-lahan. Teman saya sesama penerjemah yang juga berada di sana, 
mendapat perawatan karena trauma."

Pertempuran sengit
Di depannya, duduk seorang penerjemah lain. Jarinya memutar-mutar topi serdadu 
Belanda milik temannya. Ia berada di Chora ketika pertempuran sengit pecah 
tahun 2007. Sekitar 65 warga Afghan diperkirakan tewas. Sebanyak 16 polisi 
Afghan dan dua serdadu Belanda juga tewas. "Itu terjadi secara tiba-tiba, kami 
sudah dikepung dan bertempur dan bertempur. Kami menuju ke sebuah ruangan dan 
menemukan 15 perempuan dan anak-anak. Semuanya tewas. Saya menjerit keras 
ketika menyaksikannya. Teman Belanda saya menangis. Sungguh mengerikan."

Baku tembak
Seringkali mereka juga harus mengangkat senjata, bertempur untuk pihak Belanda. 
Demikian halnya ketika terjadi baku tambak sengit di Deh Rawod. Salah satu 
penerjemah yakin tidak akan keluar dari sana hidup-hidup. "Ketika baku tembak 
semakin dekat, saya berpikir: saya tidak ingin ditawan karena ini berarti mati. 
Ketika itu saya berjalan di tengah hujan peluru dan berteriak: bunuh saya, 
bunuh saya saja. Tapi saya selamat, berkat teman-teman Belanda saya."

Hati-hati
Para penerjemah muda ini memuji pasukan Belanda bahwa hanya sedikit korban 
tewas yang menimpa kelompok penerjemah yang belum lama ini jumlahnya masih 102 
orang. Hanya satu penerjemah tewas. "Ini karena pasukan Belanda sangat 
hati-hati. Dan karena mereka paham bagaimana budaya di sana berfungsi. Beda 
dibandingkan pihak Amerika."

Pekan lalu, para penerjemah ini disuguhi daging panggang dan sertifikat atas 
prestasi mereka, tapi mereka butuh lebih dari itu. "Bukannya tidak ada 
pekerjaan bagi kami. Setiap tentara ingin menggunakan jasa kami. Tapi Belanda 
tidak memahami posisi kami. Para penerjemah yang menghadapi risiko apabila 
mereka pulang kampung. Atau ada juga yang luka karena turut bertempur dengan 
pasukan Belanda."


* KEMISKINAN STRUKTURAL, AKAR MUNCULNYA GENG

Tawuran antar geng sering terjadi di Jakarta, seperti halnya akhir pekan lalu. 
Perkelahian antara lain melibatkan Forum Betawi Rempug (FBR) dan Forum 
Komunikasi Anak Betawi (Forkabi). Bagaimana sejarah munculnya kelompok-kelompok 
ini?

Menurut pakar sejarah Jakarta, JJ Rizal, FBR dan Forkabi sebetulnya bukan geng 
melainkan organisasi masyarakat, atau ormas. Keduanya mengaku sebagai kelompok 
organisasi massa Betawi. Mereka berdiri hampir berbarengan. Forkabi semacam 
budaya tanding terhadap FBR yang berdiri lebih dulu. 

FBR berdiri dan muncul ke permukaan ketika Gus Dur dilengserkan DPR dan MPR, 
ujar JJ Rizal. 

"Impeachment Gus Dur itu kemudian ditanggapi oleh kelompok Nahdlatul Ulama 
dengan mengirim banyak sekali kekuatan massa, terutama yang dikoordinir oleh 
Banser, semacam ormas yang juga kecenderungannya hampir sama dengan FBR dan 
Forkabi yang lebih banyak mengandalkan otot. Di situlah kemudian FBR muncul dan 
namanya menjadi besar karena menjadi alat menghadang kekuatan Banser NU yang 
datang ke Jakarta." 

Tak lama kemudian kelompok-kelompok Betawi yang merasa kurang pas dengan FBR, 
terutama elit-elit Betawi bersama Pemda DKI, mendirikan kelompok organisasi 
yang namanya Forum Komunikasi Anak Betawi atau Forkabi. 

Reformasi
Kendati keduanya adalah organisasi masyarakat,  mereka suka pakai kekerasan. 
Menurut JJ Rizal, model kekerasan yang diterapkan FBR dan Forkabi hal yang 
biasa terlihat di mana-mana berbarengan dengan reformasi. 

"Pasca reformasi di berbagai tempat muncul kekuatan-kekuatan yang lebih 
mengandalkan otot. Mungkin karena tempatnya di Jakarta, FBR dan Forkabi 
mendapat sorotan lebih besar. Kita tahu bahwa di Bali ada kelompok yang namanya 
Pecalang. Itu sama mengandalkan ototnya dengan organisasi massa seperti FBR dan 
Forkabi. Begitu juga di Kalteg, Pendekar Melayu, itu bahkan mengadakan 
penyerbuan ke kantor-kantor perminyakan Kalteg di Riau, menuntut peran putra 
daerah."

Penduduk asli
Ketika membicarakan kelompok-kelompok etnik yang mengandalkan otot ini, penting 
juga untuk melihat bagaimana semangat reformasi menemukan semangat otonomi. Di 
sini juga penting melihat peran putra daerah, yang dalam hal ini di Jakarta 
adalah peran orang Betawi. Memang di banyak penelitian orang Betawi ini tidak 
mendapat tempat dalam kekuasaan atau pemerintahan dan banyak kehidupan ekonomi. 
Padahal merekalah menjadi penduduk asli. 

"Walaupun pada kenyataannya anggota Forkabi dan FBR mayoritas bukan orang 
Betawi. Secara genologi, mayoritas adalah masyarakat urban, masyarakat yang 
dari daerah miskin datang ke Jakarta dan memiliki harapan akan mendapatkan 
ekonomi yang lebih baik. Mereka inilah yang mayoritas menjadi anggota 
organisasi yang mengatasnamakan etnis Betawi. Menurut penelitian keanggotaan 
Forkabi maupun FBR itu tidak lebih dari sepuluh persen yang secara genologi 
orang Betawi, tapi menurut saya orang Betawi itu dapat diartikan termasuk di 
dalamnya adalah para urban itu."

Kemiskinan
Menurut JJ Rizal, dalam terminologi sosiologi kelompok-kelompok seperti Forkabi 
dan FBR bisa disebut geng karena mengandalkan kekuatan otot ketimbang kekuatan 
otok. Tapi juga harus dilihat konteks kemunculan organisasi ini dari problem 
pembangunan yang membuat kemiskinan struktural. 

"Kita tahu bahwa akar dari kelompok-kelompok ini bisa ditelusur pada sifat 
jago, jawarat di masyakarat Betawi. Kita tahu pada akhir abad 19 kekuatan jago 
memainkan peranan sangat penting, karena mereka menjadi alat ekspresi 
masyarakat untuk menyatakan kekecewaan, ketertekanan dan ketindasan mereka atas 
akibat dari tanam paksa dan kebijakan tanah partikulir yang membuat juga 
kemiskinan struktural seperti sekarang pembangunan Orde Baru di berbagai daerah 
dan di Jakarta yang menjadi pusatnya, itu membuat kemiskinan struktural."

Orang-orang ini muncul dari daerah-daerah bukan kantong Betawi. FBR misalnya 
muncul dari cakung, kantong transit masyarakat yang datang dari luar Jakarta, 
kantong masyarakat urban sebelum masuk ke dalam kota.


* BATAS KONSUMSI ALKOHOL MAKIN RENDAH
 
Robert Chesal

Alkohol lebih berbahaya dari yang diperkirakan. Bahkan, menurut dewan kesehatan 
Belanda, mengkonsumsi sedikit alkohol pun tetap berisiko. Karena itulah batas 
konsumsi alkohol dikurangi jadi segelas per hari untuk perempuan dan maksimal 
dua gelas untuk laki-laki.
 
Puluhan tahun terakhir digelar sejumlah penelitian mengenai efek konsumsi 
alkohol terhadap kesehatan - namun tidak ditemukan kesimpulan jelas. Dalam 
dunia kesehatan terdapat berbagai pendapat mengenai jumlah normal konsumsi 
alkohol. Sekarang standar sudah ditetapkan. Dan hasilnya adalah aturan ketat.

Risiko
Natalie Dekker adalah juru bicara 'Institut Trimbos untuk Kesehatan Psikologis 
dan Kecanduan' - instansi yang mengeluarkan standar baru ini. Saya bertemu 
dengannya di sebuah kafe teras di Utrecht. Di sana semua orang di sekeliling 
kami sedang menikmati segelas bir atau anggur. Sembari menikmati jus 
pesanannya, Natalie menerangkan bahwa standar yang dikeluarkan ini berbasis 
berbagai studi: 
 
"Kami menurunkan batas konsumsi alkohol berdasarkan berbagai penelitian Dewan 
Kesehatan. Mereka telah melakukan banyak penelitian, baik yang menuturkan 
risiko alkohol, maupun yang bilang, 'Alkohol mungkin punya efek posistif juga.' 
dari semua penelitian itu, kami berkesimpulan bahwa tidak ada konsumsi alkohol 
yang aman, bahkan jumlah kecil alkohol pun menimbulkan risiko."

Natalie sadar, batas konsumsi alkohol jadi ketat sekali, namun ia menekankan 
bahwa Institut Trimbos tidak akan melarang orang mengkonsumsi alkohol 
berlebihan. Yang penting adalah, orang-orang tahu akibatnya dan mengerti bahwa 
mengonsumsi alkohol sama sekali tidak sehat.
 
Perempuan
Batas konsumsi alkohol bagi perempuan lebih rendah ketimbang laki-laki, karena 
tubuh perempuan lebih sensitif terhadap efek alkohol. Hati perempuan bekerja 
berbeda dengan laki-laki, perbandingan darah dan lemak di tubuh perempuan juga 
lain. Konsumsi alkohol - walaupun sangat sedikit - bisa memperbesar kemungkinan 
kanker payudara.
 
Selain menurunkan standar konsumsi alkohol, Institut Trimbos juga menyesuaikan 
istilah mereka. Dulu mereka menyebut standar ini 'batas konsumsi alkohol 
bertanggung jawab' - sekarang istilahnya berubah jadi 'batas konsumsi alkohol 
yang bisa diterima.' 

Natalie Dekker: "Lama sekali kami memikirkan cara memformulasikan standar 
dengan tepat dan bisa dimengerti orang-orang: konsumsi yang 'bertanggung jawab' 
menimbulkan kesan bahwa ada jumlah konsumsi alkohol yang aman. Padahal tidak. 
Karena itulah kami memilih istilah 'bisa diterima'."
 
Kampanye
Supaya tidak terlihat bawel dan menggurui, Institut Trimbos tidak membuat 
kampanye baru besar-besaran. Sebaliknya, standar konsumsi alkohol yang baru 
diam-diam ditaruh di selebaran dan situs yang sudah ada.
 
Namun publik sepertinya tidak memerlukan kehati-hatian macam itu. Komentar yang 
paling banyak muncul adalah: "Batas serendah itu sepertinya tidak realistis 
untuk dikampanyekan." Sisanya, justru bilang, "Daripada diam-diam, mendingan 
blak-blakan saja."


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia

Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke:
[email protected]

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke