--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Senin 23 Agustus 2010 14:00 UTC ** DEMONSTRASI PENDIRIAN MESJID GROUND ZERO ** CINA INGIN TURUNKAN HUKUMAN MATI ** SHELL TAK CEMARKAN DELTA NIGER ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: FLATTR, CARA BARU DAPAT UANG LEWAT INTERNET ** GEMA WARTA TOPIK ULASAN PERS: BELANDA TAKUT BUKA KASUS RAWAGEDE ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PENYAKIT SWIS: RINDU KAMPUNG HALAMAN ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: RATUSAN PEKERJA MIGRAN TERANCAM HUKUMAN MATI DI MALAYSIA * DEMONSTRASI PENDIRIAN MESJID GROUND ZERO Ratusan demonstran pendukung dan penentang pendirian mesjid di wilayah Ground Zero New York melancarkan aksinya. Polisi sengaja memisahkan kedua kelompok tersebut ketika berdemonstrasi. Demonstran penentang menyerukan bahwa Amerika tidak boleh tunduk terhadap kaum muslim yang ingin membunuh warganya. Sementara para pendukung menyatakan penolakan terjadi karena adanya rasa takut sementara mereka berpendapat, setiap orang bebas menjalankan kebebasan beragama yang dimiliknya. Kedua kubu tidak membawa bendera Amerika. Demonstrasi tersebut berlangsung tanpa keributan. Pada 11 September mendatang, sembilan tahun setelah serangan terhadap Twin Towers, akan berlangsung demonstrasi para penentang pembangunan mesjid. Pemimpin Partai Kebebasan PVV Belanda, Geert Wilders mengumumkan untuk berpidato di New York. * CINA INGIN TURUNKAN HUKUMAN MATI Cina akan menghapus hukuman mati bagi pelaku kejahatan ekonomi dalam upaya menekan tingkat hukuman jenis itu di negara tersebut. Menurut Amnesty International, Cina lebih banyak melaksanakan hukuman mati setiap tahunnya dari negara-negara lainnya di seluruh dunia. Jumlah pastinya yang merupakan rahasia negara belum diketahui. Kebanyakan dari hukuman mati dijatuhkan terhadap para pelaku kekerasan seperti misalnya pembunuhan dan perampokan, demikian lapor koran China Daily. Namun pelaku kejahatan obat bius dan pelaku korupsi kadang juga dijatuhi hukuman mati. Dalam laporannya tahun ini, Amnesty Internationl mengatakan, jumlah orang yang dijatuhi hukuman mati di Cina, dipercaya mencapai ribuan orang. Dibanding dengan negara kedua yang paling banyak melakukan hukuman mati yaitu Iran hanya mencapai 388 kasus tahun lalu. * SHELL TAK CEMARKAN DELTA NIGER Menurut laporan PBB perusahaan minyak Shell bebas dari tuduhan pencemaran minyak di delta Niger, Nigeria yang terjadi dalam kurun waktu empatpuluh tahun terakhir. Demikian lapor koran Inggris, Guardian dalam situsnya. Menurut koran itu, laporan Program Lingkungan PBB UNEP yang berdasarkan penyelidikan selama tiga tahun, menimbulkan kemarahan di antara para penduduk lokal. Selama bertahun-tahun lamanya mereka menggelar kampanye agar perusahaan multinasional itu membayar ganti rugi dan membersihkan pencemaran. Menurut penyelidikan, hanya sepuluh persen pencemaran di lingkungan delta Niger disebabkan oleh kerusakan atau kelalaian perusahaan itu. Sementara sisanya disebabkan oleh pencurian minyak dan sabotasi pipa-pipa minyka, demikian kesimpulan laporan tersebut. Selanjuntya, Shell juga melakukan banding atas hukuman denda setengah milyar euro yang dijatuhkan oleh pengadilan Brasil. Perusahaan minyak milik Belanda Inggris tersebut dijatuhi hukuman denda bersama dengan perusahaan kimia Jerman BASF. Mereka dituduh melakukan pencemaran akibat kegiatan salah satu pabrik yang memproduksi pestisida. Mantan buruh di pabrik tersebut dilaporkan menderita gangguan kesehatan. Shell membangun pabrik itu di Sao Paolo pada 1977. Pada 1992 Shell menjual pabriknya kepada perusahaan Amerika. Setelahnya pabrik itu menjadi milik BASF. Pada 2002 pabrik tersebut ditutup. Belum jelas, berapa jumlah yang harus dibayar Shell dari denda keseluruhan sebesar 490 milyar euro. * PENGHARGAAN ERASMUS UNTUK ABREU Putra Mahkota Belanda, Pangeran Willem Alexander bakal menyerahkan penghargaan Erasmus kepada Jose Antonio Abreu, pada 7 Oktober mendatang di Concertgebouw, Amsterdam. Abreu adalah direktur orkes remaja di Venezuela. Ia dikenal karena upayanya mengerahkan anak muda untuk lebih terlibat dalam musik demikian dikatakan Dinas Penerangan Kerajaan Belanda Senin. Penghargaan ditambah jumlah uang sebesar 150 euro setiap tahunnya dibagikan kepada orang yang berperan penting dalam bidang budaya dan sosial. Tema untuk tahun ini adalah masa depan musik klasik Eropa. * MENHAN INGGRIS BERANG DENGAN PERMAINAN VIDEO Menteri pertahanan Inggris, Liam Fox berang dengan beredarnya video game yang akan muncul di pasaran Oktober mendatang. Permainan versi baru Medal of Honor, itu menggambarkan peperangan di Afganistan dan menimbulkan keributan di Inggris dan Amerika. Menteri Fox mengatakan bahwa banyak pasukan Inggris yang tewas di Afganistan. "Anak-anak kehilangan ayahnya dan para istri kehilangan suaminya. Permainan itu mengejutkan dan memuakkan." Ia menyerukan agar pemilik toko tidak menjual permainan tersebut. * SEMBILAN PEGAWAI KEBUDAYAAN MESIR DICEKAL Sembilan pegawai kementerian kebudayaan Mesir dicekal. Demikian diputuskan jaksa di Mesir. Larangan meninggalkan negara itu diberlakukan menyusul pencurian lukisan Vincent van Gogh, demikian ungkap koran pemerintah. Tidak dijelaskan apakah para pegawai negeri itu dituduh melakukan kejahatan kriminal tersebut. Lukisan Van Gogh, Klaprozen yang bernilai lebih dari 40 juta euro tersebut, dicuri dari museum di pinggiran ibukota Cairo. Keamanan di museum tersebut buruk, sebagian besar kamera tidak berfungsi. * PEMBAJAKAN BIS DI MANILA Seorang pria bersenjata membajak sebuah bis di ibuikota Filipina, Manila. Sebanyak lima belas penumpang disandera, sebagian besar berasal dari Hongkong. Di dalam bis ada 25 penumpang. Dalam beberapa jam terakhir, laki-laki bersenjata itu membebaskan sepuluh orang, diantaranya tiga anak-anak. Pria yang menyandang senjata otomatis itu adalah mantan polisi yang dipecat menyusul keterlibatannya dalam peristiwa perampokan dan pedagangan obat bius. Penyandera menuntut agar ia segera ditugaskan kembali. Polisi berupaya berbicara dengan penyandera dengan pertolongan kakak laki-lakinya. Bis naas tersebut diparkir di sebuah taman di kota Manila dan dikelilingi oleh penembak jitu. * BUKU "GUNA-GUNA" DI FILMKAN Sutradara Paul Verhoeven akan menggarap film yang diangkat dari buku De Stille Kracht (Ilmu Guna-guna) karya Louis Couperus. Cerita dalam buku tersebut terjadi di Jawa pada abad ke sembilanbelas. Residen Van Oudjick dan istrinya punya masalah dalam hubungan mereka. Sementara pejuangan kemerdekaan Indonesia dan perang gerilya terus berlangsung menentang pendudukan Belanda. Dengan demikian buku tersebut diangkat menjadi film untuk kedua kalinya. Pertama di tahun tujuh puluhan dalam sebuah seri televisi. Louis Couperus (1863-1923) merupakan salah satu penulis besar Belanda. Ia banyak melakukan perjalanan berkeliling dan sempat tinggal di Indonesia. * PENYANDERAAN DI BANK YUNANI Perampok bank di kota pelabuhan Piraeus, menyandera delapan orang, lapor polisi. Dua laki-laki memasuki kantor cabang Bank Nasional Yunani di kota itu. Seorang perampok berhasil melarikan diri ketika polisi datang. Sementara lainnya tetap berada di dalam gedung dan menyandera orang-orang yang berada di gedung itu. Menurut salah seorang polisi, semula pelaku menyandera empat belas orang. Enam orang sandera perempuan sudah dibebaskan. Sementara delapan sandera pria masih ditahan. Para perampok mengatakan kepada polisi selain memiliki senjata juga memiliki granat tangan. Belum dilaporkan apa tuntutan mereka. * KECELAKAAN BIS PAKISTAN Setidaknya duapuluh orang penumpang tewas ketika sebuah bis terjebak banjir. Sepuluh orang berhasil diselamatkan, sekitar duapuluh lainnya dinyatakan hilang. Demikian dilaporkan pejabat setempat. Kecelakaan itu terjadi di sebuah desa di Pakistan tengah Jalanan di wilayah tersebut ditutup karena banjir bandang, namun supir bis tidak menghiraukan penutupan jalan itu. Banjir melanda Pakistan. Sekitar 1500 orang tewas dan warga yang selamat kekurangan bahan pangan dan terjangkit penyakit menular. * POHON KASTANYE ANNE FRANK TUMBANG Pohon kastanye berusia 150 tahun di depan Rumah Anne Frank di Amsterdam, Belanda tumbang terhempas angin. "Angin bertiup sangat kencang, kami mendengar suara gaduh, kami melihatnya, pohon itu tumbang,"kata jurubicara Rumah Anne Frank. Pada 2005 pohon kastanye itu terserang penyakit. Setelahnya berlangsung debat apakah pohon itu harus ditebang atau dipertahankan. Akhirnya pada 2008 dibuat alat untuk menopang pohon tersebut. Namun akhirnya gagal. Dari jendelanya di Achterhuis, Anne Frank selalu dapat melihat pohon itu. Dalam agendanya ia berulang kali menulis "Pohon kastanye kembali berbunga. Daunnya lebat dan jauh lebih bagus dari tahun sebelumnya." * BERITA BURSA Lantai bursa Eropa dibuka dengan nada bergairah. Indeks AEX untung 0,1 persen sesaat setelah pembukaan. Demikian pula dengan indeks di London dan Fraknkfurt yang juga mencatat keuntungan. Nilai tukar euro tercatat $ 1,27 Satu euro setara dengan Rp 11.394 Satu dolar sama dengan Rp 8.970 * FLATTR, CARA BARU DAPAT UANG LEWAT INTERNET Berbagi dan menikmati bersama, ini memang anjuran bagus. Tapi bisakah pendekatan ini merombak internet? Menurut Peter Sunde ini bisa saja terjadi. Pendiri Pirate Bay, salah satu situs berbagi file paling terkenal di dunia, sedang menguji sistem baru untuk melakukan pembayaran lewat internet, yakni Flattr. Sistem ini memungkinkan pengguna internet membayar biaya kecil untuk konten yang disukai. Laporan John Tyler. Menurut para ahli, cara membayar seperti ini akan menjadi fenomena besar baru di internet. Video di situs web Flattr menjelaskan cara kerjanya. "Setiap bulan pengguna Flattr membayar sedikit. Bisa dibandingkan dengan kue ulang tahun. Anda ingin memberi setiap orang yang anda sukai, sepotong kue. Nah, Flattr akan membantu melakukan itu." Cepat, sederhana dan singkat Sementara menjelajahi internet, Anda akan melihat simbul Flattr pada halaman web, seperti simbul Twitter, Facebook, Digg, dan lain-lain. Klik simbul Flattr dan sebagian pembayaran bulanan akan masuk halaman tersebut. Berapa banyak pembayaran, tergantung dari berapa sering Anda mengklik simbul Flattr bulan itu. Sistem ini cepat, sederhana, dan singkat. Tetapi kenapa seseorang harus membayar sesuatu yang sudah dibacanya? Alasannya sama dengan uang yang kita berikan sebagai seorang pengamen di jalan atau seorang pelayan restoran. Mereka kita beri uang karena kita suka layanan mereka dan kita dorong supaya memberi lebih banyak lagi. Bloggers dan media lain akan diuntungkan oleh Flattr, tetapi Sunde berharap wadah baru internet ini akan benar-benar merubah pandangan orang terhadap uang. Lihat saja telpon genggam iPhone. Aplikasi seharga satu dolar yang ada padanya bisa membuat orang kaya. Dengan jumlah yang banyak, harga rendah itu bisa mengisi kantong orang. Versi percobaan Versi percobaan Flattr, yang singkatan flatter dan flat rate, sedang populer di Jerman. Taz.de, situs web surat kabar Jerman, Juni lalu sudah mengatakan menerima hampir seribu euro. Sementara situs lain, Netzpolitik.org memperoleh penghasilan lebih dari 500 euro. Flattr masih dalam tahap percobaan, yang disebut open-beta. Siapa saja dapat bergabung, namun situs ini bisa tutup tanpa pemberitahuan. Flattr mengatakan telah memiliki sekitar 30.000 pengguna, dan setiap klik pada Flattr, bernilai rata-rata 16 sen euro. Tapi tunggu sebentar. Bukankah Peter Sunde ini pernah mengatakan setiap orang harus bisa mengunduh aplikasi secara gratis? Dan ia juga telah divonis di pengadilan Swedia karena melanggar UU hak cipta. Sekarang ia malah ingin orang membayar untuk konten? Kontradiksi? Menurut Peter Sunde tidak ada yang aneh. Yang penting di sini adalah berbagi. "Kami tidak pernah menentang orang yang penghasilannya berasal dari seni atau budaya dan sebagainya. Tapi kami tidak mau perusahaan besar mengkontrol budaya dan seni. Jadi dalam hal itu Pirate Bay dan Flattr melengkapi satu sama lain." Banyak penyedia konten di internet masih mencari cara yang bisa menghasilkan uang, karena para pengguna terbiasa memperoleh konten gratisan saja. Banyak hits Flattr adalah upaya untuk menjawab pertanyaan itu. Tapi dalam hal ini jumlah juga sangat penting. Menurut para analis Sunde dan kawan-kawan di Pirate Bay bisa menghasilkan banyak hits. Dengan demikian mereka unggul atas pemeran lain yang sudah beredar di pasar, yakni Kachingle. Marcel Bullinga, orang Belanda yang mengamati kecenderungan masa depan, menyatakan Flattr dan Kachingle adalah kecenderungan baru dalam media sosial. Begitu barunya sampai baru sedikit pengamat internet yang pernah mendengarnya. Tetapi menurut Bullinga ini akan segera berubah. Macel Bullilnga: Akan banyak donasi sosial lain, demikian ajang pembayaran sosial lain. Dan kita hanya tahu yang terbaik setelah ada goncangan yang tampaknya bakal terjadi dalam 10 tahun mendatang. Memang, pembayaran sosial bisa jadi akan merupakan perkembangan besar baru dalam jejaring sosial. Tapi masih harus dibuktikan sistem ini bisa benar-benar jalan. * BELANDA TAKUT BUKA KASUS RAWAGEDE Tinjauan Pers: Belanda Takut Buka Kasus Rawagede dan Majikan Belanda harus Belajar Tentang Ramadhan Banyak perusahaan di Belanda tidak tahu bagaimana harus bersikap terhadap karyawannya yang berpuasa. Demikian ArboNed, badan yang mengawasi kesehatan para karyawan. Kebanyakan majikan bingung sejauh mana mereka harus bersikap fleksibel terhadap pegawai yang berpuasa. Dicemaskan dalam minggu-minggu terakhir Ramadhan, banyak pegawai yang melapor sakit. Demikian harian Spits. Karena puasa kali ini di musim panas, orang harus bertahan untuk tidak makan dan minum selama 17 jam. MenurutArboNed, ini adalah perubahan besar untuk ritme tubuh. Dampaknya orang bereaksi lebih lambat dan daya konsentrasi berkurang, tapi tidak selalu menyebabkan orang sakit. Perusahaan yang punya waktu kerja dengan sistim regu, disarankan tidak menjadwal karyawan yang berpuasa untuk dinas malam. Lanjut Spits. ArboNed menyarankan para majikan untuk membicarakan soal puasa dengan karyawannya. Bersama mencari jalan keluar terbaik. Misalnya kalau karyawan ingin mengambil libuar saat Lebaran, berarti mereka bersedia bekerja saat hari Natal misalnya. Atau orang juga diijinkan untuk mengambil cuti tanpa dibayar selama bulan puasa dan lebaran. Demikian Spits. Pembunuhan Rawagede Harian belanda Trouw memuat foto dari Siah bin Sakam, 87 tahun, salah seorang korban selamat pembunuhan massal di Rawagedeh Desember 1947, dan lima orang janda dari para korban lainnya. Koran ini memuat wawancara dengan Liesbeth Zegveld, pengacara Siam dan sejumlah janda korban Rawagede, yang menuntut pengakuan dan ganti rugi dari pemerintah Belanda. Beberapa tahun lalu Den Haag mengatakan akan mempertimbangkan pengajuan tuntutan itu secara individual, tetapi kemudian berubah menjadi 'tidak melayani tuntutan dengan alasan sudah kadaluarsa'. Menurut hukum belanda, kadaluarsa apabila sudah lewat 30 tahun Sementara pengacara Zegveld menyatakan, Belanda tidak konsisten dalam kebijakan mereka. Kalau mengenai korban Perang Dunia II di Belanda sendiri, Den Haag tidak pernah menganggapnya kadaluarsa. Lanjut Trouw. Pertimbangan Aneh Guru besar hukum Vrije Universiteit Amsterdam, Wouter Veraart menganggap aneh pertimbangan pemerintah Belanda. Menurutnya Den Haag harus menyelidiki secara merinci tingkah laku tentaranya sewaktu di Hindia-Belanda. Hal ini sangat penting untuk melengkapi fakta sejarah. "Para korban Rawagade membutuhkan pengakuan." 9 Desember 1947 pasukan Belanda menyerang desa Rawagedeh dan menembak mati sejumlah besar penduduk laki-laki. Tema kadaluarsa ini memang menjadi titik berat permasalahan. Pemerintah Belanda memang cemas dan sangat hati-hati bila menyinggung soal perang dunia II di Indonesia. Menurut pengacara Zegveld alasan utama kecemasan, kasus Rawagede akan merembet ke kasus-kasus kejahatan lainnya di Hindia-Belanda. Kalau ini diakui, mungkin bisa ratusan atau bahkan ribuan tuntutan lain diajukan ke Den Haag. Membuka masa lalu kolonial seakan membuka lubang sumur dalam yang tidak kelihatan dasarnya. Karena itu Den haag berusaha untuk selalu menutupnya. Demikian Trouw. * PENYAKIT SWIS: RINDU KAMPUNG HALAMAN Tidak bisa tidur, kena diare dan sakit kepala yang gawat. Dan sedikit-sedikit sudah ingin menangis. Mereka yang terserang penyakit seperti ini biasanya juga hanya mau satu: pulang kampung. Begitulah kalau orang kena rindu kampung halaman. Bagaimana akar keinginan pulang kampung yang begitu hebat? Berikut laporan koresponden Laurens Boven. Di masa lampau orang tidak menganggap enteng perasaan rindu kampung halaman ini. Bahkan sempat dianggap penyakit yang mematikan. Kalau mencari akar pengertian rindu kampung halaman, maka orang Eropa akan sampai di Swis. Di perpustakaan Universitas Basel ada sebuah buku kecil dan tipis, terbitan tahun 1688. Dissertatio Medica de Nostalgia oder Heimwehe, begitu judulnya. Penulisnya adalah Johannes Hofer. Dokter Swis ini adalah orang pertama yang berupaya memberi penjelasan ilmiah pada pengertian rindu kampung halaman sebagai sebuah penyakit yang kadang-kadang tidak tersembuhkan alias bisa menewaskan pengidapnya. Buku itu ditulis dalam bahasa Latin, dan pustakawati Dominique Hunger memberikan penjelasan seperlunya. Dilarang menyanyi Kalau seseorang tidak di rumah lagi, maka bayangannya tetang rumah itu akan rusak. Demikian Dominique memulai penjelasannya. Binatang yang dipisahkan dari kawanannya bisa mati. Orang juga terserang harapan yang tak putus-putusnya supaya menemukan kembali tempat asalnya. Itu menyebabkan sakit jiwa. Tidak ada obat-obatan yang bisa menyembuhkan rasa rindu kampung halaman, kecuali langsung saja pulang. Yang menjadi sasaran penelitian para dokter Swis waktu itu adalah prajurit bayaran yang bertempur di luar negeri. Mereka biasanya menderita penyakit ingin pulang kampung. Untuk menghindari prajurit ini terlalu banyak memikirkan kampung halaman, maka mereka dilarang menyanyikan beberapa lagu rakyat tertentu, biasanya lagu tentang gembala. Susu di rumah Anggapan bahwa rindu kampung halaman bisa menewaskan pengidapnya sempat bertahan lama di kalangan para dokter. Tetapi anggapan mengenai sebab musababnya bergeser dari waktu ke waktu. Bukan lagi pikiran kampung halaman yang menimbulkan gejala-gejala rindu, tetapi faktor-faktor lingkungan, seperti perbedaan tekanan udara dengan kampung halaman atau kenyataan bahwa susu di tempat lain rasanya dengan susu di rumah. Sekarang Swis sendiri sudah tidak punya hak paten lagi terhadap rindu tanah air, tetapi jelas negeri ini punya peran penting. Karena, kalau seseorang sakit karena meninggalkan Swis, maka kembali ke Swis bisa menyembuhkannya. Dari mana-mana berdatangan orang ke Gunung Alpen di Swis untuk menjalani pengobatan. Yang paling terkenal adalah sanatorium bagi para pengidap TBC. Seperti mengintai Kalau begitu apa hubungannya dengan rasa rindu kampung halaman? Scott Brand ikut serta dalam pameran Swis sebagai negara tempat banyak orang menjalani pengobatan. Pameran itu berlangsung di Zurich. Ia menunjuk pada buku-buku yang terkenal di seluruh dunia tentang gadis Swis Heidi. Dalam buku itu dijelaskan bagaimana kota bisa membuat orang menjadi sakit, berbeda dengan pedesaan. Rindu kampung halaman, demikian Scott Brand, seperti mengintai kalau seseorang mendengar penjelasan klise bahwa udara pegunungan Swis begitu sehat. Khususnya jarak dengan kota-kota moderen yang sudah mengalami industrialisasi, jadi termasuk limbah industri yang mengotori udara. Heidi, gadis asal Gunung Alpen, harus pindah ke kota besar Frankfurt am Main. Di sana dia sakit karena rindu kampung halaman. Maka, sesuai tradisi Johannes Hofer, dokter menganjurkan supaya Heidi secepat mungkin pulang kampung. Sampai di kampung dia langsung pulih. Clara, teman Heidi, bisa membuang kursi rodanya karena udara dan susu sapi Swis menyembuhkannya. Mukjizat Gunung Alpen? "Bisa disebut demikian," kata Scott Brand. * RATUSAN PEKERJA MIGRAN TERANCAM HUKUMAN MATI DI MALAYSIA Lembaga kajian Sabang-Merauke Circle menyatakan tiga ratusan pekerja migran Indonesia di Malaysia saat ini terancam hukuman mati. Mereka ini menjalani proses hukum dengan dakwaan terlibat tindak kriminal seperti narkoba ataupun pembunuhan. Mereka ini berangkat ke Malaysia sebagai tenaga kerja. Menurut dirketur eksekutif Sabang-Merauke Circle Syahganda Nainggolan, lembaganya merespon kenyataan ini karena terkait dengan banyak hal yang bersifat hubungan antara Indonesia dengan Malaysia yang perlu segera dituntaskan. Lebih jauh Syahganda memaparkan bahwa martabat Indonesia intensif diserang oleh Malaysia. Baik dari persoalan migrant workers yang sering menjadi korban kekarasan di Malaysia maupun pembayaan gaji yang ditunda atapun paspor yang ditahan majikan serta hak keluarga migran di sana. Kedua, ancaman dari Malaysia selain Pulau Sipadan dan Ligitan yang diklaim, Malaysia semakin banyak mengambil tanah Indonesia di Kalimantan. Patok-patok perbatasan dimajukan ke arah Indonesia sehingga mereka menguasai berbagai wilayah. Terakhir Indoensia harus berurusan dengan kepolisian Malaysia di Indonesia. Jadi petugas Indonesia dari Kementerian Kelautan dan Perikanan ketika bertugas menangkap pencuri Malaysia malah ditangkap polisi Malaysia. Dalam mengahdapi hal-hal seperti itu SBY harus bersikap tegas dan menyatakan siap berperang dengan Malaysia kalau tidak memperhatikan sistem hubungan bilateral yang saling menguntungkan dan bersahabat. Perlindungan lemah Namun Syahganda juga menegaskan bahwa dari pihak Indonesia sendiri, pemerintah kurang melindungi para migrant workers di sana. Seharusnya, mereka sudah sejak awal terdeteksi, persoalan-persoalan yang dihadapi mereka di sana. Seharusnya sudah terdeksi apa tuduhan terhadap mereka ini. Yang terancaman hukuman mati ini, menurut data yang diketahui sampai sekarang, meskpiun mereka dimasukkan dalam kategori perbuatan kriminal tapi mereka pergi ke sana sebagai pekerja migran. Memang perlindungan terhadap mereka lemah, demikian Syahganda. Silahkan klik untuk dengar wawancara: --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke: [email protected] Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
