--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Senin 06 September 2010 14:20 UTC ** KOREA UTARA LEPAS NELAYAN KOREA SELATAN ** MENGUNGSI DI AUSTRALIA TENGGARA ** HUBUNGAN BELANDA-IRAN ** GEMA WARTA: TINJAUAN PERS, BELGIA TERANCAM PECAH DAN KEKERASAN TERHADAP MUSLIM DI AMERIKA ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: PINDAHKAN FUNGSI BISNIS DARI JAKARTA ** GEMA WARTA, TOPIK INETRNASIONAL: NAIK PESAWAT TERBANG BERBAHAN BAKAR SERBU GERGAJI ** GEMA WARTA TOPIK BELANDA: SENIMAN TENAR BELANDA, CORNEILLE (88) MENINGGAL ** GEMA WARTA, TOPIK INTERNASIONAL: PENYINTAS PERKOSAAN DI INDIA HADAPI "PERKOSAAN "LAINNYA ** GEMA WARTA, TOPIK INETRNASIONAL: BELANDA DESAK PROSES JURDIL BAHRAMI * KOREA UTARA LEPAS NELAYAN KOREA SELATAN Tujuh nelayan Korea Selatan yang ditahan Pyongyang selama sebulan akan dilepas Senin ini. Mereka dituduh memasuki wilayah Korea Utara bulan lalu untuk menangkap ikan. Korea Utara mengirim mereka balik ke Korea Selatam karena mereka mengaku sadar telah melakukan tindak pidana berat dan berjanji tidak akan melakukannya lagi di masa depan. Hubungan kedua negara Korea tahun ini memanas ketika Seoul menuduh Korea Utara menenggelamkan kapal perang Korea Selatan. Situasi menjadi genting setelah Amerika Serikat dan Korea Selatan kemudian mengadakan latihan militer bersama. * MENGUNGSI DI AUSTRALIA TENGGARA Sekitar 53 ribu warga di negara bagian Victoria bersiap-siap untuk mengungsi akibat banjir. Tiga ratus rumah sudah tergenang air, demikian diberitakan Dinas Darurat Negara SES. Negara bagian Victoria akhir pekan lalu dilanda hujan deras dan angin puyuh yang menyebabkan tanah longsor dan banjir akibat berbagai sungai yang meluap. Ini adalah bencana banjir terparah setelah banjir besar pada tahun 1998, demikian walikota Wangaratta, Anthony Griffits, Sungai-sungai sudah kebanjiran air dari salju yang mencair. Empat ribu orang meminta bantuan pihak yang berwajib. Militer dilibatkan dalam penanggulangan bencana alam ini, regu bantuan dari berbagai negara bagian Australia datang membantu. * HUBUNGAN BELANDA-IRAN Departemen luar negri Belanda tetap menekan Iran mengijinkan bantuan konsuler Belanda bagi wanita Belanda asal Iran, Zahra Bahrami. Iran menyatakan tidak mengakui kewargaanegaran ganda Belanda-Iran, jadi Belanda tidak berhak memberi bantuan konsuler. Demikian presiden Mahmoud Ahmadinejad. Namun departemen luar negri Belanda menyatakan akan tetap meminta proses pengadilan yang adil untuk Zahra Bahrami yang dituduh melakukan aktivitas yang membahayakan negara Iran. * SERANGAN BUNUH DIRI DI PAKISTAN Sekurang-kurangnya 17 orang tewas akibat serangan bunuh diri di kantor polisi di Pakistan barat laut, 50 orang luka-luka. Sebuah kendaran beirisi bahan peledak dengan kecepatan tinggi masuk kantor polisi ini, di antara korban tewas terdapat 8 warga sipil, di antaranya 4 murid putri. Serangan ini terjadi diperbatasan dengan Afghanistan. Serangan bunuh diri ini adalah yang ketiga kalinya dalam seminggu. Pada kedua serangan sebelumnya di Lahore dan Quetta, lebih dari 100 korban tewas dan 400 luka-luka. * BAJAK LAUT DI LAUT CINA SELATAN Biro Maritim Internasional di Kuala Lumpur mengumumkan sebuah kapal tangki Jepang diserang bajak laut di lepas pulau Mangkai di wilayah perairan Indonesia. Mereka merampok dengan senjata pisau dan linggis, berhasil melarikan diri. Tidak ada korban di kalangan awak kapal. Kawasan ini terletak dekat selat Malaka yang setiap tahun dilewati 50 ribu kapal dagang. Ini adalah perompakan serius pertama setelah bukan Juni. Setelah angkatan laut Indonesia melakukan patroli rutin jumlah perompakan di dekat pulau Mangkai, Anambas dan Natuna turun. Namun jumlah perompakan naik lagi akhir-akhir ini, setiap dua hari sekali terjadi kasus perompakan, demikian jurubicara Biro Maritim Internasional, Noel Choong di Kuala Lumpur. * ROKET CINA MENANTANG AMERIKA SERIKAT Cina membutuhkan roket baru yang bisa melawan keberadaan armada kapal induk Amerika Serikat di Lautan Teduh. Demikian koran partai komunis Cina, Global Times. Para pengamat milter Amerika Serikat sudah memperkirakan Cina akan memproduksi versi baru roket Donfeng21. Roket baru ini memilki jarak jangkau 20 ribu kilometer, jadi jauh dari perairan Cina. Baru-baru ini Cina mengungkapkan kekesalannya sehubungan dengan patroli sejumlah kapal induk Amerika Serikat di dekat pantai Cina. Cina memperbesar anggaran militernya guna pertahanan negaranya. Para pengamat melihat kemungkinan perang dengan Amerika Serikat gara-gara Taiwan. * 500 MILITER BARAT TEWAS DI AFGHANISTAN Korban ke 500 adalah seorang staf tentara NATO ISAAF, yang menjadi korban serangan Taliban di Afghanistan timur. Pertempuran antara pasukan barat melawan Taliban semakin sengit, akibat semakin besarnya serangan barat melawan kubu lawan. Dengan demikian 2010 adalah tahun paling banyak korban tewas, di antara ke 500 ini termasuk 328 warga Amerika, 89 orang asal Britania, 83 warga berbagai negara lain, termasuk 3 orang Belanda. Demikian diumumkan situsweb icasualities.org. Nato dan Amerika Serikat menempatkan 150 ribu tentara di Afghanistan. Sejak 2001, 2068 tentara barat tewas termasuk 24 asal Belanda. * ETA UMUMKAN GENCATAN SENJATA Gerakan separatis Baskia yang bertujuan melepaskan diri dari Spanyol, hari Minggu kemarin menyatakan gencatan senjata sepihak. Namun menteri dalam negri Spanyol Alfredo Perez Rubalcaba menyatakan gencatan senjata ini tidak cukup. ETA harus meninggalkan praktek kekerasan untuk selamanya. Selanjutnya kebijakan anti teror yang diterapkan pemerintah Spanyol terhadap ETA tetap akan dipertahankan. ETA bertujuan mendirikan negara merdeka yang terdiri dari daerah Baskia di Spanyol dan Prancis. Mereka kini memilih gencatan senjata untuk mendukung proses demokratisasi. Berbagai partai politik Spanyol menolak gencatan senjata ini karena tidak disebutkan sampai kapan akan berlaku. * PEMRED PLAYBOY TOLAK MAUSK PENJARA Erwin Arnada, pemimpin redaksi majalah Playboy, menolak melaporke polisi dan tetap berada di tempat persembunyiannya. Makamah agung mengubah vonis bebasnya dan menjatuhkan hukuman 2 tahun. Ia dituduh tidak bermoral. Pengacaranya, Tudung Mulya Lubis menyatakan vonis ini bertentangan dengan kebebasan pers dan reformasi. Mahkamah agung membuat kesalahan besar, demikian Todung Mulya Lubis karena mengacu pada hukum pidana dan bukannya undang-undang kebebasan pers * JORAN VAN DER SLOOT MENGAKU Pemuda Belanda berusia 23 tahun yang dituduh membunuh 2 perempuan, mengaku ia memeras orang tua Natalee Holloway, yang hilang. Orang tua Natalee menuduh Joran terlibat dalam kasus hilangnya putri mereka. Joran menghubungi pengacara orang tua Natalee Holloway yang menawarkan 250 ribu dolar untuk informasi tempat di mana jasad Natalee disembunyikan. Ia menerima uang muka 25 ribu dolar. dalam wawancara dalam koran De Telegraaf, ia mengaku menipu dan memeras orang tua Natalee, sebagai balas dendam. Mereka menyusahkan hidupku, demikian pengakuannya. Pengakuan yang direkam di video ini, akan digunakan sebagai bahan bukti oleh pihak kehakiman Amerika Serikat. Joran kini mendekam dalam penjara Peru karena dituduh membunuh serang wanita Peru, Stephani Flores. * BELGIA TERANCAM PECAH DAN KEKERASAN TERHADAP MUSLIM DI AMERIKA Koran Belanda De Volkskrant melaporkan politisi Belgia cemas, negara mereka pecah jadi dua. Politisi Wallonia yang berbahasa Prancis menyatakan penduduk Wallonia harus bersiap-siap menghadapi perpecahan itu. Pernyataan itu menarik, karena selama ini Wallonia sellalu menentang kemungkinan perpecahan Belgia. Alasan utama karena pembicaraan pembentukan kabinet baru di Belgia kembali berakhir di jalan buntu. Sejak pemilu 13 Juni lalu pembicaraan koalisi berulangkali gagal menemukan kata sepakat mengenai wilayah Brussel-Halle-Vilvoorde yang separuh berbahasa Prancis dan separuh berbahasa Belanda. Sabtu kemarin Raja belgia Albert menerima pengunduran diri informator Di Rupo dan menunjuk 2 orang penengah. Apabila formasi terakhir gagal, maka perpecahan Belgia makin diambang pintu. Simpul koran Metro. Sementara harian De Telegraaf menulis: raja Belgia berusaha kerasa untuk tetap mempertahankan persatuan negaranya. Walaupun begitu kemungkinan untuk berhasil hampir tidak ada. Baik politisi Vlandria maupun Walonia mengatakan, kecil kemungkinan akan dicapai kompromi. Tetapi, ditambahkan koran ini, Belgia bagai bayi kembar siam. Tidak mudah untuk memisahkannya dan ada kemungkinan salah satu atau keduanya tidak bisa bertahan hidup setelah berpisah. Dari Belgia kita ke Amerika. Mayoritas warga muslim Amerika berpendidikan tinggi, sukses dalam karir dan berpenghasilan lebih besar dari yang non-muslim. Hampir tidak ada muslim-ghetto di Amerika. Karena itu mengejutkan bahwa belakangan semakin banyak aksi kekerasan terhadap komunitas muslim di negara tersebut. Tulis NRC Handelsblad. Sejak debat mengenai pembangunan Pusat Islam di dekat groud zero di New York, dari pelosok Amerika datang laporan mengenai aki-aksi kekerasan terhadap muslim dan mesjid di Amerika. Yang paling keras dari gerakan Tea Party yang menyatakan islam akan mengambil-alih Amerika. Apakah ini sebuah trend, masih dipertanyakan, tapi yang sudah pasti reaksi-reaksi ini, tidak biasa di Amerika. Lanjut NRC Handelsblad. Gelombang kebencian terhadap Islam, menurut sejumlah kritisi dapat disamakan dengan sejarah perbudakan kaum Afro-Amerika dulu. Tapi pendapat itu banyak ditentang, dengan alasan keturunan Afro-Amerika dulu dianiaya, disiksa, dan dibunuh. Sementara pertentangan terhadap warga Islam-Amerika lebih karena perbedaan ideologi dan pendapat. Demikian NRC Handelsblad. Sebuah kapal tangker Jepang diserang para pembajak di lepas pantai Indonesia. Kapal itu sedang dalam perjalanan dari Singapura ke Cina ketika diserang di dekat Pulau Mangkai, di Laut Cina Selatan. Demikian harian Australia The Age. Pulau Mangkai terletak di jalur ramai antara Malaysia dengan Kalimantan. Banyak digunakan untuk menghubungi negara-negara Asia Tenggara dengan Pasifik. Ditambahkan para pembajak naik ke atas kapal, merampok ke-23 awak kapal dan kemudian menghilang. Ini adalah insiden ke-27 sejak Februari lalu. Biro Maritim Internasional yang berpusat di London, telah melaporkan hal ini kepada pemerintah Indonesia. Saat ini banyak kapal baik dari angkatan laut Malaysia maupun Indonesia berpatroli di Selata Malaka dan Laut Cina Selatan. Walaupun begitu laporan mengenai pembajakan atau perampokan di laut terus meningkat. Simpul harian The Age. Sekian tinjauan pers. * PINDAHKAN FUNGSI BISNIS DARI JAKARTA Wacana pemindahan ibukota pemerintahan dari Jakarta semakin marak. Berbagai opsi ditawarkan, mulai dari yang jauh seperti Palangkaraya di Kalimantan Tengah sampai ke daerah yang dekat seperti Bogor, Serang, atau Karawang. Namun ada opsi lain yang belum banyak dipertimbangkan: memindahkan fungsi bisnis dari Jakarta, seperti dilontarkan oleh Dr.Ir. Iwan Kustiwan, Ketua Program Studi Perencanaan Wilayah Kota Institut Teknologi Bandung. Menurut Iwan Kustiwan, ibukota negara pada dasarnya berkaitan dengan fungsi kota yang akan dikembangkan. Apabila ibukota negara asosiasinya adalah pusat pemerintahan, maka dalam wacana pemindahan harus dipertimbangkan fungsi kota itu yang akan dikembangkan di kota yang dipilih. Dari perspektif perencanaan kota, calon-calon tempat pada dasarnya bisa berfungsi sebagai pusat pemerintahan nasional. Dalam mencari lokasi baru, semua kemungkinan harus dibuka. Namun sekali lagi, kota yang nantinya akan dikembangkan itu harus didedikasikan untuk pusat pemerintahan nasional. Fungsi-fungsi lain dari kota sebagai pusat bisnis, pusat industri, ataupun pusat jasa, harus dikesampingkan. Di Jakarta, demikian Ir Iwan Kustiwan, kedua fungsi itu tercampur. Oleh karena itu upaya untuk memindahkan harus dilihat dari perspektif memurnikan kembali fungsi pusat pemerintahannya. Dari perspektif lain, Iwan Kustiwan cenderung pada memindahkan fungsi-fungsi lain dari Jakarta yang bisa menganggu Jakarta sebagai pusat pemerintahan. Jadi Jakarta harus dibersihkan atau dinetralkan dari kegiatan-kegiatan yang menggangu fungsinya sebagai pusat pemerintahan. Dalam alternatif ini, fungsi bisnis, yang sekarang lebih besar perwujudannya dalam ruang kota Jakarta, justru ini yang harus dipindahkan. Jadi Jakarta akan steril dari kegiatan itu sehingga fungsi pemerintahan tidak terganggu. Iwan Kustiawan menngakui bahwa fungsi bisnis maupun pemerintahan, memberi kontribusi besar bagi perkembangan kota Jakarta seperti sekarang ini. Persoalan muncul kalau di masing-masing pihak saling menganggu dan di lain pihak keduanya tidak bisa berfungsi secara optimal. Oleh karena itu, kalaupun akan dipisahkan maka harus dipisahkan dalam konsep yang lebih bersifat jonasi dari kawasan pusat pemerintahannya sendiri, sedangkan pusat bisnisnya yang kemudian menyesuaikan artinya masih tetap di Jakarta tapi ada upaya mensterilkan pusat pemerintahan itu. Hal-hal yang menjadi dampak dari pertumbuhan Jakarta sebagai pusat bisnis tidaklah dialami oleh pusat pemerintahannya. * NAIK PESAWAT TERBANG BERBAHAN BAKAR SERBU GERGAJI Berani atau tidak, itu masa depan perindustrian mesin-mesin bermotor. Para peneliti dari Universitas Twente, Belanda, menemukan cara baru mengembangkan bahan bakar nabati dalam skala besar, tapi tidak mengorbankan persediaan pangan. Minyak tersebut didapat dari sampah hutan dan pertanian, kemudian diolah kilang penyulingan yang sudah ada saat ini, menjadi bahan bakar bagi mobil dan pesawat terbang. Oleh Johan van der Tol. Di beberapa negara agrikultur seperti Brasil, dan juga Indonesia, para petani memanfaatkan tebu sebagai biodiesel. Ini baik untuk lingkungan hidup dan jadi alternatif manis bagi bahan bakar fosil yang kian mahal. Hanya saja pemanfaatan berdampak negatif. Produksi melahap sumber-sumber persediaan pangan, dan tak jarang pula mengorbankan hutan tropis. Namun, ini hebatnya, penemuan Universitas Twente, konon tak punya akibat buruk itu. Mereka cuma pakai ampas. "Kami menggunakan sisa-sisa tumbuhan. Seperti jerami, atau bisa juga serbuk gergaji dan batang jagung. Jadi nggak langsung mengganggu rantai pangan," ujar Sascha Kersten. Para peneliti meniru proses alami di dalam kerak bumi, di mana berkat tekanan tinggi dan panas yang luar biasa, mengubah ampas tanaman menjadi bahan bakar. Bedanya metode natural berjalan milyardan tahun, sedangkan ahli Universitas Twente melakukannya dalam hitungan detik. "Bumi punya berbagai pola mengolah bahan-bahan nabati menjadi minyak bumi, gas bumi serta batu bara, dan perubahan tersebut memakan waktu milyardan tahun. Pengolahan kami membutuhkan waktu beberapa detik saja, mengubah bahan-bahan nabati menjadi minyak bumi, atau minyak yang hampir menyamai mutu minyak bumi," kata Sascha Kersten. Dalam sebuah reaktor kedap udara, para ilmuwan memanaskan serbuk gergaji, sampah kayu dan ampas tanaman, sampai 500 derajat. Proses yang dinamakan pirolisis ini, pada akhirnya menghasilkan cairan seperti minyak. Proses pemanasan tertolong oleh pembakaran bahan-bahan nabati tersebut. Minyak hasil pengolahan bisa langsung digunakan, misalnya, oleh pusat pembangkit listrik. Namun para peneliti tidak berhenti di situ. Mereka mengembangkan teknik di mana, di bawah tekanan tinggi dan pemberian hidrogen, kelebihan oksigen dapat disaring dari minyak. Metode ini cocok dilakukan di berbagai penyulingan minyak yang sudah ada. Satu-satunya hambatan adalah mahalnya harga hidrogen. Masalah ini berusaha dipecahkan dengan pembatasan penggunaan zat tersebut. Teknik ini memungkinkan bahan bakar bio bisa diperoleh di pom bensin dalam lima tahun. Universitas Twente berharap dalam 10 tahun, seperlima bahan bakar di dunia bisa diambil dari ampas hutan dan sisa-sisa tumbuhan. * SENIMAN TENAR BELANDA, CORNEILLE (88) MENINGGAL Guillaume Cornelis Beverloo, lebih dikenal dengan nama Corneille, pelukis Belanda, penganut aliran Cobra, meninggal dunia. Corneille adalah salah seorang pendiri kelompok Cobra, yang dibentuk setelah Perang Dunia Kedua. Ikut bergabung dalam kelompok ini antara lain Karel Appel dan Lucebert. Corneille dipandang sebagai salahsatu pelukis Belanda paling berhasil, selama abad ke duapuluh. Pelukis ini meninggal di Paris, tempat ia bermukim selama puluhan tahun belakangan. Corneille mencapai usia 88 tahun. Ia meninggal di rumah sakit. Sejak beberapa waktu lalu kesehatannya memang terus memburuk. Demikian penjelasan salah seorang temannya, Boudewijn Hiltermann, atasnama istri sang pelukis tersebut. Otodidak Corneille dilahirkan pada tanggal 3 Juli 1922, di kota Luik, Belgia. Ketika ia berusia duabelas tahun, keluarganya pindah kembali ke Belanda. Tanpa guru, ia mulai belajar melukis. Baru pada tahun 1940 ia mengikuti kursus seni pada Akademi Amsterdam hingga tahun 1942. Pada tahun 1946, untuk kali pertama ia memamerkan lukisan-lukisannya di Groningen. Bersama Karel Appel ia pindah ke Paris. Dan pada usia 26 tahun, bersama Karel Appel, mereka mengajak dua pelukis Belgia, Christian Dotremon dan Joseph, Noiret, serta pelukis Denmark, Asger Jorn, untuk mendirikan kelompok Cobra. Nama Cobra diambil dari nama tiga kota asal mereka: Copenhagen, Brussel dan Amsterdam. Menurut Corneille sendiri, kelompok ini tiga tahun kemudian, pada masa puncak ketenaran mereka, membubarkan diri. Komersial Corneille lalu menetap tinggal di Paris. Setelah masa kelompok Cobra, kehidupan seni Corneille masih mengenal tiga periode lain. Periode pertama adalah periode liris, abstrak. Selanjutnya periode lanskap, ketika ia sering mengunjungi Afrika. Dan pada periode ketiga, ia kembali pada tema figurasi. Burung, bunga dan wanita selalu muncul, dengan warna mencolok dan meriah. Bagi sebagian besar publik, ia lebih dikenal dengan gaya terakhir ini. Terutama setelah ia menerima berbagai pesanan komersial. Seperti merancang bolpoin atau dasi. Kalangan seni, tidak menyambut kegiatan komersial seperti itu. Walaupun demikian, Corneille tetap menciptakan berbagai karya seni hingga akhir hayatnya. Kehilangan Besar Katja Weitering, Direktur Artistik Musium Cobra di Amstelveen menyatakan, dengan meninggalnya Corneille, dunia seni Belanda dan internasional kehilangan salah seorang tokoh besar mereka. Menurut Katja Weitering, Corneille merupakan salah seorang seniman terpenting setelah Perang Dunia Kedua. Dan ia juga merupakan bagian dari avant-garde internasional, di Eropa. "Ia ikut mendirikan aliran seni lukis bebas," demikian tambah sang direktur. "Ia memperkenalkan bentuk seni puitis, yang sama sekali baru." Tergantung di Banyak Rumah Menurut pakar sejarah seni, Willemijn Stokvis, karya Corneille banyak tergantung di dinding rumah Belanda. "Itu terutama berkat karya-karya grafisnya, seperti misalnya litografi dan reproduksi lukisan, yang dicetak dan disebarkan secara besar-besaran." "Corneille dan Karel Appel membawa masuk avant-garde ke Belanda. Dan hal ini pengaruhnya sangat besar. Bukan hanya pada seniman lain, tapi juga pada bidang pendidikan. Dampaknya masih terasa hingga akhir tahun delapanpuluhan. Dalam bentuk, besarnya perhatian pada karya lukis anak-anak. Sekolah-sekolah menerapkan pendidikan seni dengan menggunakan berbagai bahan. Dari mulai sekolah dasar hingga ke tingkat akademi seni." Kekanak-kanakan Menurut Willemijn Stokvis karya Karel Appel terasa mengebu-gebu, sementara lukisan Corneille memberi kesan puitis dan ceria. "Ia seolah membuat karya seni rakyat, dengan cara sangat sederhana dan kekanak-kanakan." * PENYINTAS PERKOSAAN DI INDIA HADAPI "PERKOSAAN "LAINNYA Johan van Slooten Para penyintas perkosaan di India masih sering dihadapkan dengan pemeriksaan forensik kontroversial termasuk tes 'jari', demikian laporan organisasi HAM Human Rights Watch yang dilansir Senin. Penulis mengatakan kepada Radio Nederland Wereldomroep, praktek tersebut tidaklah ilmiah, merendahkan, dan justru menyebabkan penyintas diberi label sebagai 'perempuan nakal'. Uji dengan jari itu dilakukan untuk memastikan apakah seorang penyintas sudah aktif secara seksual, atau seperti yang sering dikatakan pejabat 'terbiasa dengan senggama'. Dalam uji dengan jari ini, dokter akan memasukkan satu atau dua jari ke vagina penyintas untuk memastikan masih adanya selaput dara dan kelenturan vagina. Apabila dua jari bisa masuk, maka pemeriksa akan menggunakan hal ini sebagai bukti bahwa perempuan itu sudah aktif secara seksual. Tes semacam ini luas digunakan sejak pertengahan abad 20. Penggunaannya turun sesudah 2003 ketika hukum pembuktian melarang pemeriksaan terhadap penyintas berdasar 'karakter moral secara umum'. Tetapi, menurut laporan Human Rights Watch, sejumlah buku teks yurisprudensi medis masih memuat tes seperti itu dan dilakukan dalam sejumlah kasus. 'Perempuan nakal'? Penulis laporan, Aruna Kashyap dari Human Rights Watch India mengatakan kepada Radio Nederland, tes tersebut sering digunakan untuk memberi label 'perempuan nakal' kepada penyintas. Ini membuat para pelakunya mustahil diadili. 'Sangat merendahkan bagi seorang perempuan apabila dikatakan terbiasa melakukan senggama. Akan sulit baginya untuk meyakinkan polisi supaya menangani laporannya dengan serius', katanya. Stereotip Tes ini berdampak serius dan berbahaya bagi para penyintas, demikian dikatakan Kashyap. "Sudah ada banyak stereotip. Penyintas umumnya telah diperlakukan dengan kecurigaan, baik oleh dokter, polisi, dan pengadilan. Apabila anda juga memberi label pada mereka, maka hal ini sangat sangat memperburuk kasusnya". Seorang mantan jaksa kepala dikutip dalam laporan itu. Ia mengatakan "tes jari relevan bagi pembelaan tersangka terlebih lagi apabila penyintas belum menikah. Apabila laporan medis mengatakan dua jari bisa masuk, maka pembela dapat menunjukkan bahwa perempuan bersangkutan sudah terbiasa melakukan hubungan seks. Ini akan bisa mengguncang kesaksian penyintas". Sistim hukum India masih menggunakan tes semacam ini untuk memastikan apakah tersangka bisa diadili. Pedesaan "Para dokter hanya melihat hal ini sebagai proses medis, terutama di daerah pedesaaan". Kashyap mengatakan: "Mereka tidak paham dan mereka tidak diberi panduan dalam melaksanakan tes. Tidak semuanya terlatih untuk melakukan pemeriksaan khusus seperti ini". Laporan juga memasukkan pernyataan-pernyataan dari para penyintas yang harus menjalani tes jari ini. "Saya tidak tahu apa yang akan mereka lakukan", kata seorang penyintas. "Saya begitu ketakutan dan berdoa terus menerus "Tuhan, biarkan ini cepat berlalu dan saya bisa meninggalkan tempat ini secepatnya'.Saya bahkan tidak tahu hal itu akan seperti pemeriksaan ginekolog". Tidak menghormati Kesaksian-kesaksian lain mengutip seorang direktur sebuah organisasi yang memberi konseling kepada penyintas: "Para pemeriksa yakin bahwa gadis penyintas itu hendak memperangkap pelaku. Para pemeriksa sangat kasar dan sama sekali tidak menghormati. Mereka mengatakan; "Kenapa kamu nangis? Kamu hanyalah diperkosa. Kamu kan tidak mati". Human Rights Watch mengimbau pemerintah India untuk menghentikan praktek itu, walau sudah banyak kemajuan. "Sudah ada perubahan dalam undang-undang, tapi masalahnya adalah pelaksanaannya", kata Kashyap. "Karena tidak ada pedoman ketat, maka dokter melakukan tes ini tanpa ada pelatihan terlebih dulu". Komitmen Di sinilah letak masalahnya. Apabila pemerintah sudah menanganinya, maka masih adakah yang bisa dikerjakan? "Hanya dengan memperkenalkan standar saja tidaklah membantu', kata Kashyap. "Perlu pelatihan dan perubahan cara lama untuk membekali para dokter dengan teknik yang tepat dalam melakukan pemeriksaan yang menghormati hak penyintas". Undang-undang mengenai kekerasan seksual sedang dibicarakan kembali, maka sekaranglah saatnya untuk melakukan perubahan berarti. Menurut Human Rights Watch, ini saatnya komitmen pemerintah terhadap hak azasi para penyintas akan diuji. * BELANDA DESAK PROSES JURDIL BAHRAMI Proses jurdil dan bantuan konsuler bagi perempuan Belanda keturunan Iran, Zahra Bahrami yang ditahan di Teheran. Itulah tuntutan Belanda kepada Iran, kendati pernyataan Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad bahwa Belanda tak boleh membantu Bahrami sebab ia juga warganegara Iran. Laporan Philip Smet. "Tak bisa. Iran tidak mengakui kewarganegaraan ganda. Anda bewarganegara Iran atau Belanda,' ujar Presiden Mahmoud Ahmadinejad ketika diwawancara dalam rubrik aktualita Nieuwsuur. Ia menanggapi pertanyaan apakah Dubes Belanda boleh mengunjungi Zahra Bahrami dalam sel tahanan. "Pelaku tindak pidana diadili sistem yuridis kami. Jika ia keturunan Belanda, pihak kedutaan besar Belanda tentunya boleh mewakili kepentingannya. Tapi bagi seorang kelahiran Iran, itu tidaklah mungkin." Sejak beberapa minggu diketahui Zahra Bahrami, perempuan Belanda berdarah Iran, sudah beberapa waktu ditahan di Teheran. Ia diduga melakukan kegiatan merongrong pemerintah serta menyelundupkan narkoba. Kabarnya, Desember tahun lalu ia ikut demonstrasi menentang pemerintah. Dianiaya Bahrami lahir di Iran dan kemudian hari memperoleh kewarganegaraan Belanda. Ketika mengunjungi keluarga akhir Desember tahun lalu ia ditahan. Konon ia ditahan di ruang isolasi selama beberapa bulan dan seringkali dianiaya. Departemen Luar Negeri Belanda mendesak pemerintah di Teheran memberi Bahrami proses jurdil. Pihak kedutaan ingin memberinya bantuan konsuler, namun Iran menolak mengizinkan itu. Deplu Belanda menyatakan tetap mendesak proses jurdil. Melalui kedutaan besar Iran di Den Haag serta kedubes Belanda di Teheran, Belanda akan berusaha sekuat tenaga mencari jalan keluar kasus ini. Demikian seorang juru bicara mengatakan. Pengacara ditahan Organisasi hak-hak asasi manusia Amnesty Internasional prihatin tentang proses pengadilan, kini pengacara Bahrami - Nasrin Sotoudeh - Sabtu silam ditahan. Menurut Ruud Bosgraaf dari Amnesty itu sering terjadi pada pengacara tahanan politik. "Sering terjadi pengacara ditahan atau diintimidasi sehingga mundur dari sebuah kasus. Kadangkala mereka diintimidasi sedemikian kuat sehingga meninggalkan negara. Beberapa pekan silam pengacara ibu Astiani [yang divonis mati terkait perbuatan asusila, red.] mengungsi ke Norwegia." Titik terang Organisasi HAM memang sudah memperkirakan tanggapan negatif Presiden Ahmadinejad. Namun demikian juga melihat titik terang. "Harapan selalu ada. Kasus ini mendapat banyak perhatian. Kenyataan bahwa presiden menanggapinya dalam wawancara dengan televisi menunjukkan perkara ini dikenal di tingkat tinggi Iran. Kami tetap berharap pemerintah akan bersikap lebih lunak, seperti dalam kasus Mansouri [warga Belanda keturunan Iran lain]. Ia awalnya juga dijatuhi hukuman mati, tapi hukuman itu akhirnya menjadi hukuman penjara yang lama. Memang itu tidak menyenangkan, tapi toh lebih baik ketimbang hukuman mati. Kami berharap hukuman mati internasional ini membuat Iran bersikap lebih lunak." --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke: [email protected] Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
