---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Selasa 14 September 2010 15:10 UTC



** TUDUHAN PENYIKSAAN DENSUS 88

** PERDANA MENTERI JEPANG MENANG

** PAUS DAN PELECEHAN SEKSUAL

** GEMA WARTA TINJAUAN PERS: HRW BUKA KANTOR DI BELANDA DAN KERUSUHAN SARA DI 
BEKASI

** GEMA WARTA, TOPIK INTERNASIONAL: MASYARAKAT ADAT: MANA HAK KAMI?

** GEMA WARTA TOPIK KESEHATAN: TERANG-TERANGAN MINTA EUTHANASIA

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: POLISI AMBON BANTAH TUDUHAN PENYIKSAAN 

** GEMA WARTA, TOPIK INDONESIA: WARGA BEKASI DAN PENDATANG LUAR 



* TUDUHAN PENYIKSAAN DENSUS 88

Jurubicara Polri, Marwoto Soeto menyatakan, tuduhan penyiksaan oleh regu anti 
teror Densus 88 akan diselidiki secara mendalam. Penyiksaan adalah tindakan 
kriminal yang bisa diganjar hukuman 9 tahun penjara. Demikian tanggapan resmi 
Polri.  Harian Australia, The Sydney Morning Herald memberitakan kasus 
penyiksaan ini. Australia menyumbang jutaan dolar dalam kampanye anti teror 
oleh Densus 88. Secara khusus disebut penyiksaan para aktivis separatis Maluku, 
dan meninggalnya Yusuf Sipakoly, salah seorang aktivis RMS yang diberitakan 
tidak diberi pengobatan yang ia butuhkan. Polisi Ambon menolak tuduhan ini. 
Sementara itu pemerintah Australia menyatakan keprihatinannya menanggapi 
tuduhan ini, Indonesia adalah salah satu negara yang ikut menandatangani 
perjanjian anti penyiksaan PBB.


* PERDANA MENTERI JEPANG MENANG

Naoto Kan, mempertahankan jabatannya sebagai perdana menteri Jepang. Ia 
mendapat dukungan besar dalam pemilihan pemimpin partai Demokrat Jepang. Namun 
ia dihadapi berbagai tantangan, misalnya kesatuan dalam partai Demokrat yang 
berkurang dan perekonomian yang dilanda krisis antara lain karena kuatnya mata 
uang yen yang menyebabkan turunnya ekspor Jepang. Kepopuleran partai Demokrat 
berkurang sejak menang pemilu tahun lalu dan dalam pemilihan majelis tinggi 
juga kehilangan mayoritasnya. Naoto Kan mendapat dukungan sekitar separuh 
frakasi partai Demokrat di parlemen tapi didukung oleh mayoritas anggota 
partainya. Partai Demokrat mengambil alih kekuasaan di Jepang setelah 
mengalahkan partai Liberal Demokrat yang lebih dari 50 tahun berkuasa di Jepang 
dalam pemilu tahun lalu.


* PAUS DAN PELECEHAN SEKSUAL

Jurubicara Vatikan menyatakan paus Benediktus ke 16 untuk sementara tidak akan 
mengambil tindakan hukuman terhadap seorang uskup Belgia yang mengaku melakukan 
pelecehan seksual terhadap kemenakan laki-lakinya dibawah umur selama 
bertahun-tahun. Gereja katolik sedang dilanda krisis moral, berbagai imam dan 
biarawan dituduh melakukan pelecehan seksual terhadap anak-anak didik mereka. 
Gereja katolik di Belgia diminta membatalkan jabatan imam sang uskup. Uskup 
Belgia ini telah meninggalkan tempat persembunyiannya di sebuah biara, tanpa 
diketahui ke mana.


* TERORIS PECAT PENGACARANYA

Umar Farouk Abdulmutallab, warga Nigeria yang mencoba meledakkan pesawat 
penumpang, memecat pengacaranya karena bisa membela dirinya sendiri lebih baik. 
Ia adalah penumpang pesawat yang sedang dalam perjalanan dari Amsterdam ke 
Detroit ketika mencoba meledakan bom yang ia sembunyikan dalam celana dalamnya. 
Aksi ini digagalkan oleh seorang penumpang Belanda, Jasper Schuringa, ledakan 
bahan peledak dalam celana dalam pelaku tidak terjadi. Ia ditahan ketika 
mendarat di Detroit. Dalam dakwaan, warga Nigeria ini dituduh mencoba membunuh 
290 orang dalam pesawat. Ia bisa diganjar hukuman seumur hidup.


* BELANDA TARGET TERORISME

Biro penanggulangan terorisme Belanda NCTb melaporkan, Belanda dianggap oleh 
para aktivis radikal sebagai negara yang anti islam. Namun tidak ada ancaman 
teror konkrit oleh para aktivis ini terhadap target dalam negri Belanda. 
Demkian laporan yang dikirim ke parlemen Belanda. Laporan ini juga 
memperingatkan warganegara Belanda yang berada di negara-negara di mana para 
aktivis teror ini aktif, misalnya Indonesia. Para aktivis yang bergabung dengan 
al Qaeda di negara-negara ini bukan saja merencanakan teror terhadap target 
Belanda namun juga bisa melakukannya. Belanda dianggap anti islam, antara lain 
karena politikus populis anti muslim Geert Wilders menarik perhatian dunia 
internasional dengan berbagai ucapan anti islam. Penarikan mundur tentara 
Belanda dari Afghanistan tidak mengurangi citra Belanda di dunia muslim 
radikal, sebagai bagian dari pertentangan barat dengan islam.


* BELANDA DAN UNI EROPA

Partai untuk kebebasan PVV pimpinan Geert Wilders, politikus Belanda yang anti 
muslim dan orang asing kini diberitakan bersedia menerima penambahan jumlah 
anggota Uni Eropa dengan Kroasia. Uni Eropa juga berunding dengan Macedonia dan 
Turki. PVV berjanji tidak akan menjatuhkan kabinet Belanda kalau Belanda setuju 
dengan keanggotaan Kroasia. Demikian sumber-sumber dalam dua partai yang sedang 
membentuk koalisi: partai liberal konservatif  VVD dan partai Kristen Demokrat 
CDA kepada Radio Nederland. Partai populis kanan PVV  terkenal menentang 
keanggotaan negara-negara baru yang mereka anggap korup, bahkan mereka meminta 
dikeluarkannya Rumania dan Bulgaria yang sudah menjadi anggota Uni Eropa.


* KIRGIZIA ADILI MANTAN PRESIDEN

Mantan presiden Kurmanbek Bakijew diadili in absensia, ia saat ini berada di 
Belarus. Pemerintah Kirgizia tidak akan meminta ektradisinya. Ia melarikan diri 
ke Belarus bulan April lalu setelah digulingkan. Dalam pergantian pemerintahan 
jatuh korban 80 orang tewas. Mereka adalah pendemo yang menentang korupsi dan 
naiknya harga barang konsumsi. Belarus menolak mengirim mantan presiden 
Kirgizia kembali ke Kirgizia. Negara ini tetap dalam situasi kacau, presiden 
baru Roza Otunbayew belum berhasil memulihkan keamanan dalam negri, terutama di 
bagian selatan Kirgizia.


* Berita Bursa

Bursa Eropa selasa ini dibuka sepi, indeks AEX di Amsterdam dibuka 0,1 persen 
lebih pada 336,97 poin. 

Nilai tukar valas:

C 1 = Rp. 11.533
$ 1 = Rp.   8922,-


* HRW BUKA KANTOR DI BELANDA DAN KERUSUHAN SARA DI BEKASI

Organisasi hak-ahak azasi manusia Human Rights Watch membuka kantor di Belanda. 
Mereka telah mengirim surat ke parlemen Belanda di Den Haag, yang berisi cara 
HRW agar bisa membantu memperbaiki HAM di Belanda dan dunia. 

Mandiri
Kantor di Amsterdam tidak hanya dibuka untuk diskusi tentang HAM, namun juga 
untuk mendesak dan mengingatkan pemerintah Belanda agar HAM menjadi prioritas 
utama pemerintah dan agar Belanda memainkan peranan penting dalam hal ini. 
Tulis koran de Volkskrant. 

Setiap tahunnya HRW Belanda berencana mengeluarkan 100 laporan kepada media dan 
politisi. Publik juga berhak untuk melihat laporan ini, demikian kata Kenneth 
Roth, ketua HRW. Tahun lalu jutawan George Soros menyumbangkan 100 juta dolar, 
dua kali lipat lebih besar dari anggaran tahunan HRW untuk proyek-proyek di 
seluruh dunia. HRW yang menerima banyak dana dari pihak swasta menolak bantuan 
dari pemerintah mana pun untuk menjaga kemandirian mereka.

Sewaktu pembukaan kantor di Amsterdam, HRW juga mengeluarkan daftar topik dan 
negara yang menjadi prioritas mereka. Topik di Belanda misalnya integrasi dan 
pemulangan para pencari suaka. Selain itu HRW Amsterdam menetapkan empat regio 
konflik di mana Belanda bisa memainkan peranan penting. Uganda, Birma dan Kongo 
sebagai tiga negara terpenting. Plus Indonesia, yang baik dari segi sejarah 
maupun politik punya hubungan erat dengan Belanda. Demikian de Volkskrant.

Gereja
Dari Belanda kita ke Indonesia, tepatnya Bekasi. "Dilarang membangun gereja di 
sini!" Muslim di Bekasi mengamuk. Mereka menolak pembangunan gereja, dengan 
alasan umat Kristen ingin mengambil-alih Indonesia. Demikian awal artikel 
mengenai kerusuhan SARA di Indonesia yang dimuat di harian De Pers.

Koran itu membandingkan penolakan ini dengan penolakan pembangunan pusat Islam 
di Ground Zero, Amerika. Kerusuhan ini bahkan diwarnai penusukan terhadap 
pendeta gereja HKBP yang setiap minggunya terpaksa memimpin misa di lapangan, 
karena gereja mereka diduduki oleh anggota kelompok Islam radikal. Walaupun 
pemda Bekasi memberikan izin untuk membangun gereja di situ, tetapi umat muslim 
Bekasi berpendapat lain. Demikian lanjut De Pers.

Resminya, Indonesia adalah negara sekuler. Namun di negara yang mayoritas 
penduduknya muslim ini, pembangunan gereja selalu diwarnai masalah. Dalam 
politik, kaidah Islam semakin berperan penting. Ditambah lagi dengan aksi-aksi 
yang dilakukan organisasi muslim seperti FPI yang mendukung pelaksanaan 
syariah. menurut banyak pihak, Presiden SBY tidak berani mengambil tindakan 
tegas, karena ia tergantung dari dukungan pendukung garis keras Islam di 
Indonesia.

Tetapi pendukung ultra-ortodoks muslim, lanjut de Pers, juga menuduh pemerintah 
Indonesia tidak mempedulikan mereka. "Umat Kristen ingin mengambil-alih 
Indonesia dan menjadikannya pusat agama Kristen." Koran ini menutup artikel 
dengan: "Ganti kata Kristen dan Kristenisasi dengan muslim dan Islamisasi, maka 
kita kembali ke Ground Zero." Demikian De Pers.


* MASYARAKAT ADAT: MANA HAK KAMI?
Phillip Smet 
Diusir dari tanah nenek moyang, dilarang menggunakan bahasa lokal, dihukum dan 
dituduh teroris. Sejumlah suku terasing dan masyarakat adat  mengeluh bahwa 
hak-hak mereka dilanggar dan kebudayaan mereka mulai punah. Tiga tahun lalu PBB 
menetapkan Deklarasi Hak-hak Masyarakat Adat. Toh, sampai sekarang, keadaan 
hampir tidak berubah, kata para wakil masuyarakat tersebut. 
Bagaimana sebenarnya nasib mereka?
"Kalau menari tarian tradisional sih, tidak masalah. Tapi kami akan ditangkap 
kalau berbicara dalam bahasa asli," kata seorang pemuda dari Papua Barat, 
daerah yang sekarang masuk ke wilayah Indonesia.
Sedangkan Gairatjan Rozi, seorang Uigur, menyatakan, "Saya tak boleh 
menggunakan bahasa asli suku Uigur," katanya. "Di sekolah, dari SD sampai 
universitas, kami harus menggunakan bahasa Cina. Itu sulit sekali bagi kami."
Maria Railaf Zuniga dari suku Indian Mapuche di Cile tak kalah menderita: 
"Tanah kami direbut. Perusahaan-perusahaan multinasional atau jalan raya 
dibangun di atasnya. Memang sulit untuk membuktikan kalau wilayah itu adalah 
tanah kami, karena sama sekali tidak ada dokumen tertulis. Tapi kami sudah 
berabad-abad tinggal di sana," kisahnya. 
Para wakil ketiga suku adat tersebut hadir dalam unjuk rasa di Den Haag Senin 
(13/09). 
Petisi 
Di seluruh dunia, terdapat sekitar 370 juta masyarakat yang termasuk ke dalam 
kelompok suku adat. Mereka tersebar di semua benua. Secara total, mereka 
memiliki sekitar 4.000-7.000 bahasa.
Wakil dari sejumlah masyarakat adat ini mengajukan petisi kepada parlemen 
Belanda Senin (13/09) lalu. Mereka meminta Belanda menerapkan Deklarasi PBB 
mengenai hak-hak masyarakat adat dalam kebijakan negara. Dalam unjuk rasa 
tersebut, dua wakil suku Maluku sempat menarikan Cakalele - tarian perang 
tradisional. 
"Dari kisah sejarah, suku India dan Eskimo jadi sangat terkenal, namun mereka 
bukan satu-satunya suku adat. Masih banyak masyarakat adat lain yang tidak 
dikenal. Apa yang terjadi jika mereka tidak muncul di berita," kata Josee van 
der Velde dari Pusat Belanda untuk Suku-suku adat NCIV, organisasi yang ikut 
mengorganisir petisi di Den Haag. 
Masalahnya, dalam budaya mereka, masyarakat adat tidak terbiasa mengakui tanah 
nenek moyang. Bagi mereka, tanah adalah wilayah bebas untuk semua orang. Maka 
mudah saja mengusir suku-suku ini dari wilayah yang sudah mereka tinggali 
selama berabad-abad. Mereka tak akan melawan jika ada yang ingin mengubah atau 
mengambil alih tempat tinggal mereka, terang Josee van de Velde. 
Mengubah nama 
Masalah lain yang juga dihadapi adalah: seringkali mereka tak diizinkan 
menggunakan bahasa asli, apalagi mendapatkan pendidikan dalam bahasa asli; 
mereka didiskriminasi karena asal-usul mereka dan sering dipaksa mengubah nama. 
Kadang mereka dipersulit untuk bertahan hidup, karena wilayah mereka dirusak 
atau karena mereka diusir.
Pada 13 September 2007 PBB menetapkan deklarasi khusus untuk melindungi hak-hak 
masyarakt adat. NCIV menyatakan, deklarasi itu hampir tak ada gunanya. 
Josee van der Velde: "Uang masih jadi senjata terampuh. Anda akan menghasilkan 
lebih banyak uang jika menebang hutan - tempat suku asli tinggal - untuk 
dijadikan tempat sapi merumput. Ini dianggap lebih menguntungkan ketimbang 
membiarkan wilayah itu sebagai tempat tinggal suku asli."
Tekanan Internasional
Berbagai organisasi masyarakat adat di Belanda kembali meminta perhatian dunia. 
Pemerintah Belanda harus menekan negara-negara lain untuk menghormati dan 
memperbaiki hak-hak suku asli. 
Seorang pemuda dari Papua Barat, yang menolak menyebutkan namanya, sudah lama 
tinggal di Belanda. Ia mengkhawatirkan rekan sesukunya yang masih tinggal di 
tanah asal mereka.

"Kami selalu didiskriminasi karena tak boleh menggunakan bahasa asli. Lambat 
laun, bahasa kami akan punah. Padahal itu sangat penting, karena budaya adalah 
satu-satunya yang kami miliki."


* TERANG-TERANGAN MINTA EUTHANASIA
Marco Hochgemuth 
Penduduk Belanda harus mengemukakan keinginan euthanasia dalam dokumen resmi, 
semacam "surat wasiat." NVVE, asosiasi nasional Belanda yang salah satunya 
menangani euthanasia, akan memulai kampanye untuk memasyarakatkan surat wasiat 
ini Rabu besok (15/09).
Di stasiun radio regional disiarkan iklan yang menjelaskan keinginan 
orang-orang dari berbagai usia berbeda soal surat wasiat mereka.
Salah satu contoh iklan tersebut berbunyi: "Ah, saya tak ingin hidup saya 
ditopang alat-alat medis - dengan surat wasiat NVVE, dokter dan keluarga jadi 
tahu apa yang saya inginkan. Saya hanya ingin meninggal dengan bermartabat, itu 
kan sangat normal. Info lebih lanjut, bisa Anda dapatkan di nvve.nl." 
Mendesak
Sejak 2002 euthanasia diatur di undang-undang Belanda. Tindakan medis ini hanya 
bisa dilakukan jika ada permohonan  mendesak dari pasien yang bersangkutan. 
Saat ini 5% dari orang Belanda punya surat wasiat yang menerangkan keinginan 
mereka soal euthanasia. 
Menurut Walburg de Jong dari NVVE, sebenarnya ada banyak orang Belanda yang 
menginginkan wasiat macam itu, toh pada praktiknya mereka tidak menyusunnya.
"Biasanya mereka masih ingin merenungkan dan menunda surat wasiat. Mereka 
pikir, mereka masih muda atau masih sehat. Namun sebenarnya, justru amat 
penting untuk menuliskan apa yang Anda inginkan pada akhir hidup ketika Anda 
masih bisa merenungkan surat wasiat dengan baik. Selain itu, sekarang Anda, 
keluarga dan dokter masih bisa mendiskusikan keinginan Anda; jadi nanti ketika 
Anda tak mampu lagi mengemukakan keinginan, keluarga dan dokter tidak akan 
bingung."
Jenis
Di Belanda, ada tiga jenis surat wasiat. Pertama, permohonan euthanasia, yang 
menjelaskan dengan detail, pada keadaan macam apa euthanasia bisa dilakukan. 
Ini merupakan surat wasiat murni. Kedua, pelarangan perawatan. Ini adalah 
dokumen yang berlaku secara hukum, yang memuat keterangan mengenai periode 
waktu yang diinginkan seseorang untuk dirawat, misalnya ketika dalam keadaan 
koma. Terakhir adalah surat kuasa, di mana seorang kerabat bisa ditunjuk untuk 
memutuskan - bersama dokter - perawatan yang akan diambil, atau waktu 
euthanasia. 
Tidak ingin
Tentu saja, seseorang juga bisa menulis surat wasiat yang menerangkan bahwa ia 
tidak menginginkan euthanasia dan ingin bertahan hidup sampai titik darah 
penghabisan. 
Menurut De Jong, kampanye untuk memasyarakatkan surat wasiat ini tidak 
bermaksud memberi sinyal kepada politisi. Saat ini, sedang dibentuk kabinet 
baru di Belanda, dan masa depan undang-undang euthanasia masih belum jelas. 
Walburg de Jong dari NVVE: "Kampanye macam ini sudah dipersiapkan sejak 
jauh-jauh hari. Waktu itu kami belum tahu bagaimana keadaan politik akan 
berkembang. Namun, bagus juga jika para politisi tahu bahwa mereka bisa membuat 
surat wasiat jika dibutuhkan."




* Krisis Gereja Katolik Belgia

Gereja Katolik-Roma Belgia masih belum memberikan kejelasan mengenai sejumlah 
besar skandal pelecehan anak-anak. Laporan tentang pelecehan besar-besaran oleh 
institusi gereja mengejutkan seluruh Belgia. Laporan Thijs Westerbeek van 
Eerten. 

Senin lalu uskup agung Mechelen, Leonard van Mechelen, mengadakan jumpa pers, 
dihadiri seluruh media Belgia. Mereka mengharapkan keterbukaan dalam kasus ini 
dan juga kejelasan. Namun gereja tetap bungkam. 

Sulit mengakui
"Lagi-lagi tidak ada hasil satu pun", keluh seorang wartawan Vlandria. "Mereka 
terus bertahan." "Bukan main", kata rekan Walonia. Baik pers maupun publik 
Belgia sangat heran dengan tabir asap yang sampai sekarang menyelimuti gereja 
Katolik. 

Bahkan tayangan televisi di mana uskup Leonard dilontari pelbagai pertanyaan 
kritis usai jumpa pers, tidak menjawab pertanyaan para pemirsa. "Memang dia 
mengatakan sesuatu?" tanya mereka. Satu-satunya janji dari pihak gereja adalah 
akan dibangun pusat untuk 'pengakuan, penyembuhan, pemulihan dan rekonsiliasi'. 
Namun masih belum jelas, di mana, kapan dan siapa yang akan memimpinnya. 

Aturan Main
Profesor Peter Nissen adalah guru besar 'sejarah budaya religiusitas' pada 
Universitas Radboud, Nijmegen. Ia tidak heran dengan ketidakjelasan gereja 
Katolik Belgia. 

"Gereja, apalagi gereja Belgia, di mana gereja Katolik Roma memiliki posisi 
penguasa di bidang filsafat, sudah terbiasa menentukan undang-undangnya 
sendiri. Menentukan aturan main sendiri, juga soal cara komunikasi dengan 
lingkungan di sekitar. Dan jika kini terungkap hal-hal yang merugikan citra 
gereja, sulit bagi mereka untuk menanganinya."

Damage Control
Apa yang diharapkan media Belgia dari konperensi pers Senin kemarin adalah, 
pimpinan gereja menyerahkan seluruh penyelidikan kepada pihak kehakiman. 
Penyerahan ke tangan yustisi memang bisa memberikan kejelasan dan bahkan bisa 
mengurangi kemarahan rakyat negara itu. Nissen berpendapat, pihak gereja tidak 
bisa lagi mengingkari hal tersebut. Menurutnya sampai saat ini kekecewaan 
rakyat Belgia terhadap gereja begitu besar, sehingga penyerahan penyelidikan 
kepada pihak yustisi tidak dapat dihindari lagi. Jadi boleh dibilang ini sama 
dengan 'damage control' atau 'untuk mengontrol dampak negatif'.

Penyerahan semua kasus ke tangan pihak yustisi Belgia ini juga berulangkali 
diminta organisasi para korban pelecehan. Tidak menjadi soal apakah kasus itu 
sudah kadaluarsa, yang terpenting adalah keterbukaan.

Mengobati Luka
Satu langkah pendekatan yang diambil persatuan gereja Belgia adalah pendirian 
'Pusat Pengakuan'. Menurut Nissen ini dapat disamakan dengan satu cara untuk 
mengobati luka.

clip belgia 2
'Sebenarnya tidak sejauh itu. Mereka menjanjikan sesuatu di masa depan, yang 
mana pihak gereja sendiri tidak tahu apa tugas-tugas lembaga tersebut. Untuk 
sementara ia berfungsi sebagai pusat informasi. Ya memang kedengarannya tidak 
jelas dan tidak tegas, juga penjelasan tentang hal ini. Sementara para korban 
mengatakan 'satu hal penting adalah keadilan'.

Nissen berpendapat sebetulnya pendirian pusat informasi itu adalah tamparan 
bagi para korban.

Selamat
Yang menjadi pertanyaan apakah gereja Belgia bisa keluar dari krisis  ini 
dengan selamat. Peter Nissen berpendapat krisis ini berbeda dari 
masalah-masalah yang dihadapi gereja Belgia sampai sekarang. Selama ini ancaman 
datang dari luar tubuh gereja; revolusi Prancis, Zaman Penerangan dan 
industrialisasi. Ancaman selalu datang dari luar.

clip belgia 3
"Krisis sekarang ini datang dari dalam tubuh gereja sendiri. Krisis itu sangat 
merusak kepercayaan terhadap gereja. Kemungkinan besar kepercayaan itu makin 
berkurang, sehingga gereja merosot menjadi suatu ikatan religius rakyat 
minoritas."

Tawa mengejek
Namun menurut Nissen, satu hal sudah pasti. Harus ada keterbukaan, saat ini 
juga. Lagi-lagi membentuk komisi gereja yang menyelidiki sendiri gereja, hanya 
akan menimbulkan tawa mengejek, kata guru besar.


* POLISI AMBON BANTAH TUDUHAN PENYIKSAAN

Polri akan menyelidiki secara mendalam tuduhan penyiksaan oleh Densus 88 
Detasemen Khusus untuk penanggulangan terorisme. Senin kemarin, aktivis RMS 
Yusuf Sipakoly meninggal dunia. Kabarnya ia tewas akibat penyiksaan. Namun 
polisi Ambon membantah tuduhan itu. 

Pihak kepolisian dari dulu selalu membantah, jelas aktivis HAM, Johnson 
Panjaitan. Mereka tidak mau bertanggungjawab terhadap apa yang telah dilakukan. 
Kendati demikian fakta menunjukkan orang ditangkap dalam keadaan sehat, namun 
begitu sampai di LP sudah hancur. 

"Tentu akibat penyiksaan kan. Tidak mungkin orang menyakiti diri sendiri kan."

Indonesia salah satu negara penandatangan Konvensi Menentang Penyiksaan 23 
Oktober 1985. Itu artinya aparat penegak hukum itu sendiri yang melanggar 
hukum. Sampai sekarang belum ada tindakan-tindakan hukum secara terbuka 
terhadap para pelaku yang melakukan penyiksaan-penyiksaan seperti itu, ujar 
Johnson. 

"Ini yang sangat kita sayangkan justru dilakukan oleh polisi dan pasukan elit 
polisi yang kita dorong dibentuk untuk melawan teroris. Saya kira kita tidak 
mau mengulangi lagi kesalahan di masa lalu, tim-tim untuk menangani teroris 
justru menjadi pihak yang melakukan pelanggaran hak asasi."

Sepertinya mereka tidak bisa disentuh hukum. Mereka melanggar konvensi dan 
karena itu juga melanggar hukum. Dan karena itu seharusnya dibawa ke 
pengadilan. Menurut Johnson ini bisa berakibat cukup buruk, bukan hanya pada 
oknum atau polisi, tapi juga terhadap citra bangsa Republik Indonesia. 

Pihak kepolisian sadar betul telah melanggar Konvensi Menentang Penyiksaan. 
Mereka sudah dibantu dan dibiayai banyak negara untuk melakukan pelatihan hak 
asasi, terutama di daerah konflik seperti Ambon dan Papua. Kendati demikian, 
pelanggaran terus dilakukan. 

"Bahkan pelanggaran itu dilakukan oleh pasukan elitnya polisi sendiri, di 
kantornya sendiri. Ini yang membuat kami menjadi heran dan bertanya-tanya. 
Kenapa tidak terjadi perubahan di dalam."

Yang jelas, tambah Johnson, masalah ini perlu segera diatasi. Pertama kasus ini 
harus dibuka dan dimintai pertanggungjawaban akuntabel. Selain itu juga harus 
dilakukan penegakan hukum. Tetapi secara sistem juga harus dilakukan perubahan. 

"Jangan sampai detasemen 88 ini menjadi makhluk luar biasa yang boleh bertindak 
apa saja. Mentang-mentang dia berprestasi melawan terorisme. Jangan sampai 
tindakan atas nama hukum dengan tuduhan memeriksa separatis, mereka melakukan 
tindakan melanggar hukum, menyiksa, bahkan sampai akhirnya jadi membunuh orang."

Pemerintah memang terus-menerus memberi bantuan, tapi pemerintah sendiri - 
terutama pemerintahan SBY - kelihatannya tidak berusaha sungguh-sungguh 
melakukan perubahan terhadap kepolisian, kata Johnson. 

"Padahal laporan-laporan seperti ini sudah langsung kita berikan kepada mereka."

Menurut Johnson pihak luar negeri harus melakukan evaluasi sangat detil 
terhadap bantuan ini. Jangan sampai bantuan ini mengulangi kesalahan seperti 
zaman Orde Baru dan akhirnya disalahgunakan untuk menindas warga negaranya. 

Dalam hal ini harus diperhatikan bahwa bantuan yang telah diberikan, terutama 
terhadap pihak kepolisian sungguh-sungguh memperkuat polisi, menjadi polisi 
sipil yang profesional dan menghormati HAM. 

"Bukan kelihatan dia berprestasi tapi dia bisa bertindak apa saja bahkan sampai 
melanggar HAM sehingga menjatuhkan martabat bangsa ini dalam proses penegakan 
hukum dan HAM."

Bantuan yang dimaksud adalah bantuan teknis dan pendidikan. 

"Polisi kita bukan hanya dibiayai oleh negara republik Indonesia. Tapi saya 
tahu betul banyak sekali bantuan dari luar negeri untuk polisi." 

Menurut Johnson bantuan itu harus dievaluasi sehingga tidak disalahgunakan 
sehingga polisi menjadi kuat dan akhirnya menindas warga negara seperti yang 
dilakukan Kopassus di masa Orde Baru.


* WARGA BEKASI DAN PENDATANG LUAR

Apa latar belakang kejadian kekerasan kemarin di Bekasi? Dua orang pemuka 
gereja HKBP ditusuk dan dipukul, mereka terpaksa dirawat di rumah sakit. JJ 
Rizal, pengamat masalah dan sejarah Betawi menjelaskan latar belakang penolakan 
pembangunan gereja HKBP oleh masyarakat Betawi. 

Ini sebenarnya peristiwa yang sudah berlarut-larut. Krisisnya panjang, dimulai 
sebelum bulan puasa. Beberapa orang mengeluhkan atau menyayangkan mengapa bisa 
terjadi kejadian ini menjelang hari raya Idul Fitri. 

Beberapa pengamat di Bekasi merasa bahwa kejadian ini lambat laun akan terjadi, 
karena kondisi panasnya sudah seperti ketel menguap. Sudah tinggal menunggu 
meledaknya saja, jelas JJ Rizal. 

"Saya pikir peristiwa tanggal 12 yang kemarin menimpa pendeta Sihombing itu, 
mungkin kita bisa sebut salah satu dari puncak peristiwa persoalan gereja HKBP 
ini dengan masyarakat sekitar Bekasi, terutama masyarakat Islam."

Sebenarnya prosesnya sudah panjang. Sudah ada negosiasi dan pertemuan yang 
difasilitasi pemerintah daerah Bekasi. Tapi di tingkat nasional, menurut JJ 
Rizal, harus dikaji ulang dan dilihat benar-benar dalam skup lokal, yang 
terutama karakteristik masyarakat Islam di Betawi. 

Sejak jaman kolonial, sebelum dan setelah merdeka, daerah Bekasi, daerah yang 
keras sekali, kata JJ Rizal. 

"Walaupun keras, kita tahu bukan hanya mesjid yang banyak di Bekasi, tapi juga 
ada viara dan gereja-gereja. Dan kita tahu bahwa di Bekasi itu masyarakatnya 
juga cukup toleran. Bahkan ada beberapa gereja yang dibantu masyarakat berdiri."

Tapi untuk urusan HKBP, menurut JJ Rizal, kasusnya menarik. 

"Kalau pemerintah sampai presiden SBY memaksa mengirim utusan menjenguk pendeta 
Sihombing, saya pikir presiden SBY juga mesti mengirim tim yang memeriksa 
benar-benar kondisi dan persoalan-persoalan yang sesungguhnya terjadi di tengah 
masyarakat Bekasi."

Yang khususnya harus diselidiki adalah pertentangan dan bentrokan yang bersuara 
pada persoalan pendirian gereja HKBP. Selain itu perlu diperiksa benar tidaknya 
bahwa persoalan intinya memang persoalan pendirian gereja. Karena di daerah 
Bekasi banyak gereja tidak ada persoalan untuk pendirian. 

"Ini masalah sangat sensitif. Persoalan yang tidak bisa dipertemukan yang tidak 
bisa dicarikan titik temunya dan sudah berlarut-larut. Saya pikir di tingkat 
lokal tidak bisa diselesaikan oleh walikota Bekasi."

Banyak media menyebut bahwa ini pencemaran terhadap Hari Raya Idul Fitri, 
menodai semangat toleransi. 

"Hal-hal yang bisa membuat was-was jangan-jangan kita salah memprediksi dan 
salah memberi pendapat. Karena saya pikir karakteristik masyarakat Bekasi itu 
sangat khas, ya Islamnya sangat khas."

Ketika Indonesia merdeka, dan Soekarno menyerahkan ibukota kepada sekutu 
orang-orang Bekasilah yang pertama menolak memberikan begitu saja ibukota, 
termasuk wilayah sekitar Bekasi kepada kekuatan sekutu, jelas JJ Rizal kepada 
Radio Nederland.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia

Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke:
[email protected]

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke