---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Rabu 29 September 2010 14:40 UTC



** MUSLIM INDONESIA MAKIN TIDAK TOLERAN

** CINA TAK HAPUS HUKUMAN MATI

** PETA ZONA BAHAYA FILIPINA

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: TAK LAGI KENAL ISTERI, SUAMI ATAU ANAK

** GEMA WARTA TOPIK TINJAUAN PERS: KONGRES PARTAI KORUT DAN KEBAKARAN GEREJA 
MALUKU

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: TEKA-TEKI SEPUTAR TEWASNYA WARGA GHANA

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: LEBIH DEKAT DENGAN MARK

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: SUASANA TARAKAN MASIH MENCEKAM



* MUSLIM INDONESIA MAKIN TIDAK TOLERAN

JAKARTA (ANP) - Dalam dasawarsa belakangan mayoritas warga muslim Indonesia 
makin tidak toleran. Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat melihat suatu 
'peningkatan mengkhawatirkan' intoleransi religius warga muslim tahun 2010 
dibandingkan tahun 2001. Pemimpin PPIM, Jajat Burhanudin mengatakan beberapa 
menteri tertentu mendorong secara aktif intoleransi. Polisi seringkali tidak 
melindungi kelompok-kelompok minoritas. PPIM meneliti 1200 laki-laki dan 
perempuan dewasa muslim di Indonesia. 57,8 persen dari mereka menentang 
pembangunan gereja dan rumah ibadah non Islam lainnya. 27,6 persen keberatan 
jika orang non-muslim mendidik anak mereka. Di tahun 2008 persentase itu 
tercatat 21,4 persen.


* CINA TAK HAPUS HUKUMAN MATI

BEIJING (ANP) - Cina tidak pernah mempertimbangkan menghapus hukuman mati bagi 
pelaku kejahatan ekonomi. Demikian pejabat tinggi Cina Rabu (29/09) melaporkan. 
Sudah beberapa tahun otoritas Cina berupaya mengurangi jumlah eksekusi. 
Penyesuaian suatu undang undang memungkinkan untuk tidak lagi mengganjar pelaku 
kejahatan ekonomi, seperti penggelapan pajak, korupsi dan pemalsuan dokumen, 
dengan hukuman mati. Dengan demikian jumlah eksekusi bisa berkurang. "Penjahat 
yang didakwa kasus korupsi, harus dijatuhi hukuman berat. Penyesuaian undang 
undang tidak pernah dimaksud untuk menghapus hukuman mati untuk tindak 
kejahatan semacam ini," ujar Chen Sixi, ketua komisi parlemen urusan yuridis. 
Di Cina terdapat 68 jenis kejahatan yang mendapat ganjaran hukuman mati. 
Kabarnya setiap tahun ribuan orang divonis hukuman mati.


* PETA ZONA BAHAYA FILIPINA

MANILA (ANP) - Setiap tahun lebih dari dua puluh topan dan jumlah besar tanah 
longsor melanda Filipina. Dalam upaya mempersiapkan diri lebih baik dalam 
menghadapi bencana alam, Menteri Lingkungan Hidup Filipina, Ramon Paje, Rabu 
(29/09) meluncurkan peta zona-zona bahaya di negeri tersebut. Di peta geografis 
tersebut tercantum 1600 kotapraja. Penduduk dapat menggunakan peta ini secara 
online untuk melihat apakah rumah mereka berada di wilayah bahaya. Peta 
membedakan antara 'bahaya struktural', 'bahaya insidentil' dan 'kurang 
berbahaya'. Penyusunan peta sudah dimulai sejak 2006 tapi dipercepat setelah 
badai Ketsana menenggelamkan sekitar delapan puluh persen ibukota Manila. Tahun 
2009, badai tropis, banjir dan tanah longsor menelan hampir dua ribu jiwa di 
Filipina.


* PERUNDINGAN MILITER DUA KOREA

SEOUL (ANP) - Pekan ini utusan angkatan bersenjata Korea Utara dan Korea 
Selatan untuk pertama kali mengadakan perundingan militer. Demikian Departemen 
Pertahanan Korea Selatan Rabu (29/09) melaporkan. Perundingan berlangsung Kamis 
(30/09) di desa perbatasan Panmunjom. Masing-masing negara mengirim tiga 
utusan. Diharapkan ketegangan terbaru antara kedua negara tetangga berkurang 
dengan pertemuan ini. Hubungan antara Korea Utara dan Korea Selatan sudah 
bertahun-tahun buruk. Sejak Maret silam, konflik memanas. Ketika itu Korea 
Selatan menuduh Korea Utara menenggelamkan kapal laut dengan tembakan torpedo.


* EROPA GAGALKAN SERANGAN TERORIS

LONDEN (ANP) - Dinas intelijen negara-negara Barat berhasil menggagalkan 
serangkaian serangan di sejumlah kota Eropa. Konon kelompok yang diduga 
berhubungan dengan al-Qaeda otak di balik serangan. Demikian stasiun televisi 
Inggris Sky News Selasa malam (28/09) melaporkan. Kelompok militan di Pakistan 
berencana melancarkan serangan di London dan beberapa kota Prancis serta 
Jerman, pada waktu bersamaan. Menurut Sky News peningkatan serangan di Pakistan 
pekan-pekan belakangan, dengan pesawat tak berawak atau drone, terkait upaya 
negara-negara Barat mencegah serangan. Menurut sumber-sumber dinas intelijen, 
kelompok militan berencana melancarkan serangkaian serangan dengan cara sama 
seperti serangan di Mumbai tahun 2008. Di kota India tersebut, kelompok 
ekstremis bersenjata antara lain menyerbu dua hotel mewah, pusat Yahudi, 
stasiun kereta api dan restoran, menewaskan 160 jiwa.


* CINA TAK KURANGI CO2

BEIJING (ANP) - Dalam tahun-tahun mendatang Cina tidak akan berbuat lebih 
banyak mengurangi pancaran gas rumah kaca CO2. Menurut pejabat tertinggi Cina 
di bidang iklim Rabu, Xie Zhenhua untuk sementara ekonomi masih menjadi 
prioritas utama Cina. Sebelumnya Cina masih berencana mengurangi kadar CO2 40 
hingga 45 persen pada tahun 2020. Ini tidak serta-merta mengurangi CO2, namun 
mengurangi dampak dari gas rumah kaca. Dengan demikian Cina dapat memproduksi 
lebih banyak barang. Diharapkan akan dicapai target emisi yang lebih ketat pada 
pertemuan lanjutan di Cina. Itu akan bisa berdampak positif terhadap KTT iklim 
mendatang di Cancun, Meksiko, akhir tahun ini. Diperkirakan pada pertemuan itu 
pun para juru runding tidak mencapai kesepakatan iklim internasional dan 
mengikat.


* SENSUS PENDUDUK INDIA

NEW DELHI (ANP) - Lengkap dengan alat pemindai mata, mesin sidik jari, kamera, 
laptop dan printer, tim identifikasi akan mendatangi semua rumah warga India. 
Perdana Menteri India Manmohan Singh Rabu (29/09) meluncurkan program untuk 
memberi setiap warga India nomor identitasnya sendiri. Singh membagikan 
nomor-nomor pertama kepada penduduk di negara bagian Maharahstra, India barat. 
Pemerintah akan menghubungkan nomor ini pada data biometrik si penerima. 
Diharapkan nomor tersebut dapat mengurangi kejahatan ekonomi serta birokrasi. 
Pembagian nomor identitas bagian dari sensus penduduk besar-besaran, yang 
dimulai April silam.


* CINA ROBOHKAN BENDUNGAN

XINYI (ANP) - Bendungan Cina yang akibat topan Fanapi rusak berat, akan 
dirobohkan. Bendungan dianggap berbahaya bagi puluhan ribu orang yang tinggal 
di belakangnya. Demikian kantor berita Cina Xinhua Rabu (29/09) melaporkan. 
Bendungan di kota Xinyi, provinsi Guangdong, Cina selatan, tak dapat diperbaiki 
lagi. Menurut para pakar, bangunan setinggi 28 meter dapat roboh setiap saat. 
Bendungan akan dirobohkan secara bertahap dengan bahan peledak. Lebih dari 
seratus orang tewas akibat topan Fanapi yang melanda Cina awal bulan ini. 
Ratusan ribu orang lainnya diungsikan.


* PVDA DAN KEBEBASAN BERAGAMA

DEN HAAG (ANP) - Partai buruh Belanda, PvdA ingin agar disusun rencana aksi 
,,untuk, sebagai pemerintah, melindungi kebebasan beragama, di semua front''. 
PvdA mengajukan beberapa pertanyaan kepada Menteri Kehakiman demisioner Ernst 
Hirsch Ballin terkait pembakaran gereja Moluku dan serangan terhadap mesjid di 
provinsi Groningen, Belanda utara. Partai buruh selanjutnya mempertanyakan 
apakah pemerintah ,,melihat dampak serangan terhadap masyarakat'' memberi 
prioritas lebih pada penyelidikan kasus ini. PvdA juga ingin tahu bagaimana 
bimbingan kepada komunitas Maluku serta pimpinan mesjid dalam mengamankan 
gedung-gedung mereka.


* LUZHKOV MENGKRITIK KREMLIN

MOSKOW (ANP) - Yuri Luzhkov, yang Selasa (28/09) dipecat sebagai walikota 
Moskow, dalam surat kepada Kremlin mengungkapkan kritikan keras. Ia prihatin 
Rusia akan kembali ke zaman diktatur pemimpin Sovyet Stalin. Majalah Novoje 
Vremja mempublikasikan surat tersebut di situs webnya. Menurut Luzhkov, warga 
Rusia, sejak tahun 1937, ketika Uni Sovyet mengejar secara besar-besaran 
pembangkang, takut mengungkapkan pendapat. Akibat kritikannya itu, Presiden 
Dmitri Medvedev memecat Luzhkov. Menurut Perdana Menteri Vladimir Putin 
keputusan Presiden salahnya Luzhkov sendiri, karena tidak menjalin hubungan 
baik dengan Medvedev.


* IPHONE 4 LARIS DI CINA

BEIJING (ANP) - Telpon pintar Apple, iPhone 4 sangat laris di China. Sudah 
lebih dari dua ratus ribu telpon terjual sejak penjualan dimulai Sabtu lalu. 
Demikian media Cina Rabu (29/09) melaporkan. Pengiriman produk baru diharapkan 
akhir Oktober. iPhone 4 antara lain dijual di toko ritel Apple di Beijing dan 
Shanghai. Penjualan smartphone dimulai seminggu setelah peluncuran iPad.


* POLISI TANGKAP TERSANGKA ETA

MADRID (ANP) - Di kota Baskia, Villabona, polisi Spanyol Rabu (29/09) menahan 
tiga orang yang diduga anggota ETA. Demikian radio Spanyol melaporkan. Selasa 
(28/09) polisi telah menahan tujuh tersangka Askapena, cabang gerakan separatis 
ETA. Pemerintah Spanyol berjanji memusnahkan ETA, kecuali kalau aktivis, tanpa 
syarat, meninggalkan kekerasan. Pemerintah menganggap ETA bersalah atas 800 
korban tewas dalam 40 tahun. Gerakan ini berjuang untuk Baskia merdeka di 
Spanyol utara dan Prancis selatan.


* BERITA BURSA

AMSTERDAM (ANP) - Bursa saham Eropa dibuka lebih tinggi. Ini setelah penutupan 
positif bursa saham Wallstreet dan Asia. Indeks AEX di Amsterdam naik 0,5 
persen pada 339,93 poin. Bursa saham London, Frankfurt dan Paris naik antara 
0,3 hingga 0,5 persen. 

1 Euro = 1,3620 USD
1 USD = 8.950,00 IDR
1 Euro = 12.183,67 IDR


* TAK LAGI KENAL ISTERI, SUAMI ATAU ANAK

Umur masih kepala empat tapi, jangan kaget, Alzheimer sudah mengintip. Pusat 
penelitian Alzheimer yang baru di Amsterdam memusatkan perhatian pada kelompok 
pelupa di bawah usia 65 tahun. Laporan Philip Smet.

"Kehidupan sosialnya kian sempit. Ia tak bisa kemana-mana karena tak bisa lagi 
beradaptasi. Tak bisa bicara, mengikuti berita. Dan ini terus bertambah parah." 

Agnes van Middelaar, 62 tahun, menderita demensia semantik, ujar suaminya Piet. 
Ini jenis kepikunan yang jarang, yang terutama menimpa para pelupa muda. Agnes 
perlahan-lahan kehilangan kemampuan berbahasa.

"Kalau tidak lagi paham bahasa, bagaimana ia bisa berbagi rasa sakit," kata 
Piet van Middelaar. 

Ratu Beatrix membuka pusat Alzheimer, sebuah unit di bawah rumah sakiy 
Universitas Vrije di Amsterdam. Sekitar 50 peneliti dan pasien bekerja sama di 
sini.

"Semua pasien tahu bahwa mereka ikut dalam penelitian. Suatu pendekatan unik, 
di dunia ini langka terjadi. Kami juga bekerja sama dengan pusat-pusat lain di 
berbagai negara. Karena dengan bekerja sama, kita bisa mencapai kemajuan 
berarti di dunia ilmu pengetahuan," tukas Profesor Philip Scheltens, direktur 
pusat Alzheimer.

Penelitian di pusat tersebut bermaksud menemukan penyebab demensia sehingga 
bisa didiagnosa secara dini. Dokter sering tak mengenali masalah demensia pada 
pasien muda. Unit di rumah sakit Amsterdam fokus atas penyakit kepikunan orang 
antara usia 35 dan 65 tahun. 

Demensia usia muda memiliki akibat buruk. Mereka tak berfungsi maximal dalma 
pekerjaan dan keluarga. Penyakit ini pun berujung fatal. Ada obat untuk 
membantu pasien menanggung derita itu tapi tidak memperlambat atau 
menyembuhkan. 

"Penyakit ini agresif sekali jika diidap orang berusia muda," ujar Philip 
Scheltens. Pasien Alzheimer berusia 35 - 45 tahun, hanya punya waktu 5-6 tahun 
untuk hidup. Pasien lebih tua sedikit bisa punya waktu 15 tahun hidup dengan 
demensia.

Si seluruh dunia ada 35 juta pengidap kepikunan. Menurut perkiraan terakhir, 
angka ini bakal meningkat sampai 115 juta di tahun 2050. Mayoritas pasien 
tinggal di dunia barat, di mana jumlah pasien meningkat 46 persen dari tahun 
2000 ke tahun 2007. 

"Kenaikan tajam terjadi di negara-negara yang ekonominya cepat menanjak, 
seperti India dan Cina. Di sana orang berumur panjang, tapi Alzheimer bertambah 
pula. Kami melihat faktor resiko dari gaya hidup Barat -tekanan darah tinggi, 
kolestrol, jarang bergerak, obesitas- menjadi penyebab Alzheimer," kata 
profesor Scheltens.

Demensia, sebagai bentuk penyakit Alzheimer, kian meluas. Agnes van Middelaar 
dulu bekerja sebagai perawat rumah sakit. Ia positif mengidap demensia 10 tahun 
lalu, namun sebelumnya tanda-tanda ke arah sana telah jelas.

"Ia sulit menerima kenyataan. Ini sebuah kehilangan besar. O saya, tak tahu 
lagi. Apa itu namanya? Benar-benar sulit. Namun ia tidak putus asa dan juga 
tidak tenggelam dalam kesedihan. Saya kenal orang kena Demensia yang tak mau 
lagi hidup. Jadi saya masih sedikit beruntung," kata Piet van Middelaar.


Sejak Februari, Agnes dirawat di rumah perawatan. Ia tak bisa lagi bicara dan 
mengerti sesuatu. Ia tak mengenali Piet dan dua anaknya lagi.


* KONGRES PARTAI KORUT DAN KEBAKARAN GEREJA MALUKU

Media Belanda menyorot kongres partai komunis Korea Utara dan insiden kebakaran 
tiga gereja Maluku di Belanda Utara, yaitu di kota Assen, Hoogeveen dan 
Nijverdal.

Korea Utara
Koran-koran Belanda Selasa (28/09) dihiasi foto anggota partai buruh Korea 
Utara yang berbaris rapih menjelang pembukaan kongres besar di ibukota 
Pyongyang. Kongres ini penting dan jarang. Yang terakhir dilangsungkan 30 tahun 
lalu. Ketika itu Kim Il-sung mengumumkan anaknya Kim Jong-il sebagai calon 
pengganti. Demikian koran Trouw dan De Volkskrant.

Dalam kongres kali ini, kemungkinan besar Kim Jong-il akan mengangkat putra 
bungsunya Kim Jong-un, yang masih berusia 27 tahun, sebagai jendral. Itu yang 
banyak diberitakan media. Tapi ada juga kemungkinan ia mengangkat putrinya Kim 
Kyung-hee yang menikah dengan orang kedua paling berkuasa di negeri itu, Jang 
Song-teak, sebagai pengganti.

Memang sampai saat ini media hanya bisa menebak. Sangatlah sulit menentukan 
gerak-gerik pemimpin Korea Utara itu. Yang pasti kesehatannya makin bertambah 
mundur. Sewaktu kunjungan terakhir ke Cina, ia kelihatan kurus, sulit bernafas 
dan sakit-sakitan.Karena itu kongres yang rencananya berlangsung pertengahan 
September lalu diundur hingga hari ini.

Yang pasti televisi nasional Korea Utara mengumumkan bahwa kongres kali ini 
akan membuka sejarah baru. Selain itu Senin (27/09) diumumkan bahwa Kim Jong-un 
diangkat sebagai jendral, begitu pula anak perempuan Kim Jong-il yang lain Kim 
Kyong-hui, tulis De Volkskrant dan Trouw.

Gereja Terbakar
Sementara berita yang lagi hangat di Belanda adalah tentang insiden terbakarnya 
dan percobaan pembakaran tiga gereja Maluku di Belanda Utara, yaitu di kota 
Assen, Hoogeveen dan Nijverdal.
Presiden Republik Maluku Selatan RMS di pengasingan John Wattilete mengatakan, 
insiden tersebut membuat terkejut dan menyebabkan keresahan di kalangan 
masyarakat Maluku di Belanda, tulis De Volkskrant dan Spits.

Di Hoogeveen kantor gereja Maranatha habis terbakar. Di Nijverdal, regu pemadam 
kebakaran terpaksa menghancurkan kubah gereja agar bisa memadamkan api. 
Sementara polisi Drenthe mendapat laporan akan ada percobaan pembakaran gereja 
di Assen.

Memang belum diketahui apakah kebakaran itu disengaja atau tidak dan siapa 
pelakunya. Menurut Wattilete, tiga kebakaran dalam satu malam tentunya 
mencurigakan. Dan apa alasan pembakaran tersebut, tidak ada yang bisa menjawab. 
"Mungkin untuk menyebarkan keresahan di antara masyarakat Maluku sehubungan 
rencana kunjungan kenegaraan Presiden SBY ke Belanda minggu depan."

Apakah ada hubungannya dengan kunjungan itu atau tidak, tapi pembakaran gereja 
memang diasosiakan dengan Indonesia. "Itu terjadi di sana dan tidak di 
Belanda", kata pendeta gereja Marantha di Assen. Saat ini dia sibuk menenangkan 
para pengikutnya. Suatu tugas yang sulit karena lewat jaringan sosial di 
internet, Hyves, sudah banyak seruan kemarahan dan seruan-seruan untuk 
melakukan tindakan.

Menurut pendeta anak muda bisa bereaksi sangat emosional. Generasi pertama 
masyarakat Maluku di Belanda memang dibesarkan dengan ajaran agama yang kuat. 
Sementara generasi mudanya tidak lagi. Mereka cepat agresif dan itu harus 
dicegah, katanya."Yang terpenting jangan berspekulasi mengenai apa atau siapa 
dan mengapa," kata pendeta gereja Marantha seperti dikutip De Volkskrant dan 
Spits.


* TEKA-TEKI SEPUTAR TEWASNYA WARGA GHANA

Keluarga Allan Koomson bertekad untuk menyelidiki tuntas kasus kematian 
suadaranya di Belanda. Mereka meminta bantuan pihak berwajib untuk mendorong 
pemerintah Belanda mengizinkan mereka melihat laporan otopsi.

Banyak ketidakjelasan tentang kasus meninggalnya migran ilegal asal Ghana yang 
ditangkap oleh polisi Belanda beberapa saat silam. Otoritas Belanda tidak mau 
menjelaskan penyebab kematiannya. Keluarga si Koomson di Ghana ditawari ganti 
rugi, tapi sampai sekarang belum dibayar.

Berita meninggalnya Koomsom baru tersebar sekarang setelah ada artikel di koran 
Ghana The Chronicle.

Tidak tahu sama sekali
Sementara itu jenazah Koomson sudah dikembalikan ke Ghana dan dikubur. Penyebab 
kematiannya masih teka-teki. Pengacara Ghana John Opoku menguatkan cerita itu 
kepada Radio Nederland.

"Kami mau mengetahui penyebab kematiannya. Dan kami ingin laporan otopsi dan 
penyelidikan, karena sekarang kami tidak tahu apa-apa."

Ganti rugi
Selain penyebab kematian, Opoku juga ingin tahu kenapa pemerintah Belanda 
menawarkan ganti rugi kepada keluarganya. Dan kenapa tidak disebut jumlah ganti 
ruginya.

"Ganti rugi tidak boleh ditentukan secara sepihak. Harus dibicarakan dulu dan 
disepakati, toh? Tidak bisa memberi sesuatu begitu saja lalu menyebutnya ganti 
rugi, " tandas pengacara Opoku.

Kementerian Kehakiman Belanda mengaku adanya tawaran ganti rugi, karena terjadi 
kesalahan dalam berkomunikasi dengan ahli warisnya. Namun karena alasan 
privasi, kementerian kehakiman tidak mau memberi penjelasan rinci.

Tanpa izin kerja
Setelah tinggal lebih sepuluh tahun di Belanda, pada tanggal 9 September Allan 
Koomson ditangkap di Amsterdam, karena ia bekerja tanpa izin kerja. Pada 
tanggal 14 Februari tahun ini Koomson menelpon saudara perempuannya Cecilia 
Ankrah di Leeds, Inggris, untuk mengabarkan bahwa ia ditangkap dan akan 
dipulangkan ke Ghana.

Seminggu kemudian Cecilia mendapat kabar bahwa Koomson dirawat di rumah sakit. 
Sehari kemudian ia diberi tahu, saudara lelakinya meninggal dunia.

Meminta maaf
Bulan Maret pemerintah Belanda bersiap-siap untuk memulangkan jenazah Koomson 
ke Ghana. Saudara perempuannya Cecilia di Leeds tidak bisa melihat laporan 
otopsi tentang penyebab kematian Koomson, karena ia tidak berhasil mendapat 
visa Belanda.

Oleh karena itu ia juga tidak bisa mengurus pengiriman pulang barang-barang 
saudara lelakinya ke Ghana.

Pada bulan April Kedubes Belanda di Akra, mengontak ibunya Koomson yang sudah 
berusia 80 tahun di Ghana. Ia diberi tahu bahwa pemerintah Belanda akan 
mengirim utusan ke Ghana untuk meminta maaf dan membayar ganti rugi.

Tapi upaya untuk membuat janji dengan ibunya Koomson di Ghana gagal. Akibatnya 
ganti rugi yang dijanjikan belum terbayar.

Kasus kematian lain
Dua minggu lalu Franklin Othieno, seorang pencari suaka berusia 29 tahun asal 
Kenya meninggal di rumah tahanan di bandara Schiphol. Menurut dokter yang 
melakukan otopsi, ia meninggal secara alami, tapi keluarganya meragukan itu.

Mereka pun menuntut agar diotopsi ulang sebelum jenazahnya dipulangkan ke Kenya.

Orang Kolombia berusia 74 tahun Bertha Puentes Acosta juga meninggal setelah ia 
ditangkap polisi, karena ia ilegal di Belanda. Ia meninggal dua minggu lalu 
karena sakit paru-paru di tempat penampungan Ter Apel.

Puentes Acosta sudah 20 tahun tinggal ilegal di Belanda. Ia hidup di jalanan 
sebagai pengamen dan penari flamenco. Eduard Nazarski dari Amnesty 
International Belanda bertanya-tanya apakah kasus kematian perempuan tua ini 
patut terjadi di bawah pemerintah yang santun.


* LEBIH DEKAT DENGAN MARK

Mark Rutte bakal menjadi perdana menteri liberal pertama Belanda sejak tahun 
1918. Maklum saja jika Anda belum pernah mendengar tentang dia. Orang di 
Belanda memiliki perasaan sama. Siapa Mark Rutte? Bagaimana ia bisa jadi 
perdana menteri? Laporan John Tyler.

Pada pertemuan pertama saya dengan Mark Rutte, saya langsung merasakan 
kualitasnya. Waktu itu malam hari dan saya sedang sibuk di ruang lobi di luar 
gedung parlemen. Ini hari pertama saya.

Seorang rekan melihat Rutte, menepuk bahu, dan menunjuk saya seraya berkata, 
"Dia punya pertanyaan untuk Anda".

Rutte menyeringai, penuh harap. Dalam dua menit, dalam bahasa Inggris yang 
sempurna, Rutte menjelaskan mengapa pemerintahnya harus terus menempatkan 
pasukan Belanda di Afghanistan.

Tiga tahun berlalu, Mark Rutte tetap mudah ditemui, ramah dan selalu siap 
membantu setiap kali dibutuhkan untuk cerita.

Anda akan sulit sekali menemukan orang -wartawan, politisi, pegawai negeri, 
pengusaha- yang tidak mengatakan hal sama tentang Mark Rutte.

Keluarga besar
Ia dilahirkan pada Hari Valentine tahun 1967 di Den Haag, dan dibesarkan dalam 
lingkungan kelas menengah. Keluarganya mapan, tapi tidak kaya.

Ayahnya sudah berumur 58 ketika Mark lahir. Mark anak ketujuh, meskipun saudara 
dan saudari sulungnya lahir dari seorang ibu yang berbeda. Istri Rutte senior 
meninggal saat Perang Dunia Kedua. Ia lalu menikah lagi dengan adik istri 
pertamanya.

Dalam wawancara Rutte mengatakan orang tuanya mengajari kesederhanaan, membumi, 
pentingnya kerja, menjadi rendah hati dan bersedia memberi bantuan.

Mark sejak dini, umur 16 tahun, telah berkenalan dengan politik saat bergabung 
dengan cabang pemuda partai VVD, partai pasar bebas liberal yang kini ia pimpin.

Bakat
Rutte pianis ulung. Ia mempertimbangkan mengikuti pendidikan di sekolah musik. 
Namun memilih belajar sejarah di Universitas Leiden. Di sana rasa ingin tahu 
serta kecerdasannya mulai menarik perhatian orang. Setelah mendapatkan gelar 
master tahun 1992, ia bekerja untuk Unilever.

Selama sepuluh tahun bekerja bagi konglomerat produk makanan multinasional, ia 
menduduki pelbagai posisi manajemen.

Politik
Kendati bekerja di sektor swasta, politik tidak pernah jauh dari hati. Ia aktif 
untuk VVD sebagai anggota komite eksekutif tahun 1990-an.

Jadi tidak mengherankan ketika tahun 2004, rekan separtai Gerrit Zalm, waktu 
itu menjabat Menteri Keuangan, memohon Rutte untuk keluar Unilever dan 
menempatkannya dalam kabinet Jan Peter Balkenende kedua, sebagai Menteri Muda 
urusan Sosial. Setelah dua tahun, sewaktu perombakan kabinet, Rutte dialihkan 
ke departemen pendidikan.

Menjelang jatuhnya kabinet, Rutte menjadi calon pemimpin VVD. Terjadi 
persaingan keras antara Rutte dan Menteri Urusan Imigrasi, Rita Verdonk, yang 
juga sangat mendambakan memegang jabatan itu. Selama kampanye, Verdonk tampil 
sebagai tokoh yang suka membuat heboh, sedangkan Rutte tampil sebagai faktor 
stabil yang dapat diandalkan ketika partai sedang bergejolak.

Kepemimpinan Rutte mulai dipertanyakan ketika jajak pendapat menunjukkan 
dukungan terhadap partai mencapai titik terendah. Tokoh terkemuka VVD Ayaan 
Hirsi Ali dan Geert Wilders meninggalkan partai, tapi Rutte akhirnya berhasil 
mengusir pesaingnya, Rita Verdonk dari partai.

Sayap kanan
Rutte yang sempat dianggap seorang beraliran kiri di internal VVD, belakangan 
berubah menjadi kanan, yang menekankan pengurangan pajak dan pengeluaran 
pemerintah. Ia mempromosikan pendekatan tegas terhadap kriminal dan kebijakan 
pembatasan migrant.

Pada tahun 2009, berkat kemampuan berdebatnya, ia menjadi politikus terbaik. 
Sejak itu, namanya makin meroket dan akhirnya menang tipis pada pemilu bulan 
Juni.

Meski tipis, tapi kemenangan merupakan kemenangan nasional VVD pertama kali 
sejak didirikan pada 1948.

Dan sekarang kejeniusan Mark Rutte akan diuji. Ia akan memimpin kabinet 
minoritas (yang merupakan pertama kali di Belanda) atas dukungan Partai 
Kebebasan yang beraliran kanan di bawah pimpinan Geert Wilders.

Belanda terpecah dan akan memasuki era koalisi kecil sehingga memerlukan 
pengorbanan di semua pihak. Di masa silam Rutte sudah mengalam badai politik, 
tapi di masa mendatang ujiannya akan lebih banyak. 

Masih jadi pertanyaan apakah ia di masa mendatang tetap terbuka dan ramah 
seperti pada perjumpaan pertama saya dengan dia, tiga tahun lalu.


* SUASANA TARAKAN MASIH MENCEKAM

Meski tidak terjadi lagi betrok, suasana kota Tarakan pada Rabu sore ini masih 
mencekam. Selain itu, kehidupan sehari-hari belum pulih. Demikian tandas 
Handoyo direktur Kaltara FM, mitra Radio Nederland di kota yang terletak di 
Kalimantan Timur itu. 

Kerusuhan ini berawal dari kasus pengroyokan Abdullah, seorang penduduk asli 
dari suku Tidung oleh lima orang di kompleks Korpri Ahad 26 September. Besoknya 
Abdullah dengan membawa senjata tajam bersama rekan-rekannya mendatangi 
pengroyok.

Korban tewas
Maka terjadilah perkelahian antara teman-teman Abdullah dari suku Tidung dengan 
pengroyok yang kebetulan warga suku Bugis Letta. "Akibatnya Abdullah meninggal 
dunia, " tandas Handoyo.

Terbunuhnya Abdullah ini menyulut bertokan demi betrokan. Maka terjadilah 
pembakaran rumah seorang warga Bugis di komplek perumahan Korpri. Peristiwa ini 
disusul dengan pengrusakan dan pengroyokan warga Bugis.

Sore itu juga polisi mulai dikerahkan untuk mengamankan lokasi. Selain itu 
tentara juga diperbantukan.

Upaya perdamaian
Di malam hari digelar pertemuan antara para tokoh suku Tidung dan Bugis 
dihadiri juga oleh para pemuka pemkot dan seluruh Muspida Tarakan. Meski 
tercapai kesepakatan, tapi suasana masih mencekam. "Massa masih berkonsentrasi 
di beberapa titik, "tandas Handoyo

Kehidupan sehari-hari pun belum pulih. "Seluruh toko, warung, mal dan 
tempat-tempat perbelanjaan, sekolah semua tutup, " katanya. Selain itu pegawai 
negeri sipil (PNS) masih diliburkan. 

Walhasil situasi Tarakan masih mencekam. Ia menambahkan banyak warga panik dan 
ketakutan. Mereka pun mengungsi antara lain di Polres Tarakan dan kompi Brimob 
di Pasir Putih.

Handoyo berpendapat petugas keamanan sudah cukup di Tarakan. Namun ia 
menambahkan supaya cepat pulih, petugas keamanan seharusnya bertindak lebih 
tegas. "Hanya satu pilihan yaitu (perlu,red) ketegasan aparat untuk menyikapi 
konflik ini."


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia

Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke:
[email protected]

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke