---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Kamis 04 November 2010 13:50 UTC



** LAGI-LAGI RIBUAN WARGA SEKITAR MERAPI DIEVAKUASI

** 15 TEWAS AKIBAT BANJIR DI NTT

** YOUTUBE CABUT VIDEO EXTREMIS

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: GENERATION WAVE: DENGAN MUSIK MELAWAN 
DIKTATOR BURMA

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: BARRY SOETORO, ANAK CERDAS YANG SUKA BERGURAU

** GEMA WARTA TOPIK BELANDA: TABU LEBIH BANYAK UNTUK PEREMPUAN KATIMBANG 
LAKI-LAKI

** TINJAUAN PERS 4 NOVEMBER 2010



* EROPA INGIN LEBIH LINDUNGI DATA WARGA

Data warga sipil di Uni Eropa harus lebih dilindungi. Dalam hal ini tidaklah 
penting apakah data itu terdapat di internet, di tangan bank, maskapai 
penerbangan atau polisi. Demikian Komisi Eropa. 
    
Komisi Eropa berpendapat pengumpulan dan penggunaan data orang harus dilakukan 
seminimal mungkin. Warga sipil harus dengan jelas mengijinkan diprosesnya data 
mereka, misalnya untuk dipakai di internet.  
    
Viviane Reding Komisaris urusan Eropa (Hak azasi) mendukung peraturan yang 
jelas dan konsekuen, karena perlindungan data orang adalah hak azasi. Mengingat 
adanya teknologi-teknologi baru dan globalisasi, komisi Eropa tahun depan 
hendak menyesuaikan undang-undang perlindungan data tahun 1995.


* NORWEGIA TUNTUT PENJELASAN AMERIKA SERIKAT

Kamis ini pemerintah Norwegia menuntut penjelasan Amerika Serikat soal 
kegiataan memata-matai warga Norwegia di Norwegia. Kedutaan Besar Amerika di 
Oslo selama 10 tahun memantau warga Norwegia dalam upaya mencegah kerugian 
terhadap kepentingan Amerika. Hal ini dibeberkan di sebuah acara televisi 
Norwegia. 
    
Kedutaan Amerika di Oslo konon mempekerjakan 15 sampai 20 warga Norwegia di 
bidang khusus, yaitu Surveillance Detection Unit. Unit ini memotret demonstran 
anti-Amerika dan mengumpulkan serta menyimpan data tentang orang-orang yang 
kemungkinan bersikap anti-Amerika. Menteri luar negeri Norwegia Jonas Gahr 
Stor, mencapnya sebagai ,,masalah yang serius'' dan mengeluh karena kedutaan 
AmerikA belum menjawab semua pertanyaan.


* IRAN TANGKAP EMPAT TERDUGA PELAKU PEMBUNUHAN

Iran menangkap empat orang yang diduga melakukan pembunuhan. Menurut pihak 
berwenang mereka berhubungan dengan Inggris. Demikian pemberitaan PressTV Iran. 
Keempat terduga konon dibayar oleh seorang extremis Kurdi di Inggris untuk 
melancarkan pembunuhan di Iran. Tidak diketahui siapa korban pembunuhan 
tersebut. 
    
Keempat terduga ditangkap di kota Marivan, Iran barat. Mereka konon anggota 
organisasi Iran-Kurdi, Komala. Mereka menerima senjata dan uang di perbatasan 
Irak-Iran. Televisi Iran menyebutnya "teroris yang berhubungan dengan Britania 
Raya". 

Britania Raya juga dituduh mendanai dan mendukung kelompok-kelompok teroris di 
Republik Islam Iran.


* LAGI-LAGI RIBUAN WARGA SEKITAR MERAPI DIEVAKUASI

Pemerintah Indonesia kembali mengevakuasi ribuan penduduk sekitar gunung Merapi 
yang kembali menyemburkan abu dan gas yang mematikan. 

Menurut para pakar vulkanologi, erupsi Merapi kali ini merupakan yang terbesar, 
tapi tidak membawa korban tewas baru. Pekan lalu 36 orang tewas akibat 
meletusnya Merapi. 

Warga yang ditampung di kamp penampungan desa Wukisari, Sleman, sekitar 20 
kilometer dari puncak Merapi, mengatakan gunung berapi itu menyemburkan asap 
dan batu-batu, tiga jam setelah fajar menyingsing. Tapi menurut para pakar 
vulkanologi erupsi terjadi tengah malam, tapi dampaknya baru kelihatan pagi 
hari. 

Jumlah warga yang ditampung meningkat dari 75 ribu menjadi 90 ribu Rabu 
kemarin, setelah zona yang ditutup sekitar Merapi diperluas dari 10 menjadi 15 
kilometer. 

'Penampungan darurat sekarang penuh sesak', kata koordinator lapangan Widi 
Sutikno. Fasilitas dan peralatan mulai dipindah ke lokasi baru, tambah Sutikno.


* 15 TEWAS AKIBAT BANJIR DI NTT

15 orang dipastikan tewas akibat banjir yang melanda Nusa Tenggra Timur. Satu 
orang dinyatakan hilang. Demikian diberitakan otoritas lokal, Kamis ini. 
    
Dalam satu jam, hujan yang sangat deras mengakibatkan banjir. Akibatnya 200an 
orang mengungsi ke daerah yang lebih tinggi. Regu penyelamat masih mencari 
warga yang hilang.


* YOUTUBE CABUT VIDEO EXTREMIS

YouTube mencabut video-video yang menayangkan muslim extremis  Anwar al-Awlaki, 
menyusul keluhan yustisi Amerika Serikat dan Inggris. Di video tersebut warga 
Amerika itu dari Yaman menyerukan perang jihad. Demikian pemberitaan New York 
Times, Kamis ini.

Awlaki dikaitkan dengan pelbagai komplot teror. Ia diduga bertemu dengan 
orang-orang muslim yang kemudian melakukan serangan terhadap Amerika Serikat 11 
September 2001. 

Dari New York, anggota Kongres Amerika Anthony Weiner menyebut  Awlaki ,,Osama 
bin Ladennya internet''. Pekan lalu ia menuntut pencabutan video-video 
tersebut. ,,Tidak ada alasan'', demikian Weiner, "memberi peluang kepada 
pembunuh seperti Awlaki menggugah orang lain melakukan aksi-aksi kekerasan".  
Menurutnya 700 film Awlaki terdapat di YouTube yang secara keseluruhan sudah 
dilihat sebanyak tiga setengah juta kali.


* OBSERVATORIUM KORSEL DIBERI KACA ANTIPELURU

Korea Selatan memasang kaca antipeluru di jendela-jendela observatorium di 
dekat perbatasan, guna melindungi wisatawan dari peluru yang ditembakkan Korea 
Utara. Demikian pihak berwenang Korea Selatan mengatakan Kamis ini. 

Tiga jendela antipeluru dipsasang di pavilyun observatorium di desa 
Daeseongdong, yang terletak di dalam Zona Demilitarisasi atau DMZ, pemisah 
kedua Korea. 

Daeseongdong, berpenduduk sekitar  200 orang, dan dibangun tahun 1980 untuk 
memberikan pemandangan lebih jelas terhadap tapal batas Perang Dingin terakhir 
di dunia kepada wisatawan.

Ketegangan antara kedua Korea meningkat sejak Seoul menuduh   Pyongyang 
meluncurkan torpedo terhadap salah satu kapal perangnya Maret lalu yang 
merenggut 46 nyawa. 

"Jendela antipeluru dipsasang atas permintaan warga desa yang merasa tidak 
nyaman akibat meningkatnya ketegangan". Demikian  Kim Young-Sea, pegawai negeri 
kota Paju kepada AFP.


* HU JINTAO TIBA DI PRANCIS HARI INI

Kamis ini Presiden Cina Hu Jintao tiba di Prancis dalam rangka kunjungan negara 
yang diperkirakan akan membuahkan perjanjian pedagangan senilai milyaran 
dollar. 

Hu bersama isterinya akan disambut Presiden Prancis Nicolas Sarkozy di bandar 
udara Paris Orly. Diperkirakan perjanjian perdagangan itu akan mencakup 
pembelian pesawat Airbus oleh Cina, perjanjian soal energi nuklir dengan 
perusahaan Prancis Areva dan kontrak antara perusahaan asuransi Prancis Axa 
dengan Industrial and Commercial Bank of China.

Nilai perjanjian itu jauh lebih besar dibandingkan perjanjian-perjanjian 
sebelumnya, kata pihak resmi kepresidenan. 

Berkat kunjungan kenegaraan pertama Sarkozy ke Cina, November 2007, 
perusahaan-perusahaan Prancis mengantongi kontrak senilai 28 milyar dollar.

Pihak aktivis mengeluh karena Prancis tidak mengangkat masalah HAM. Mereka juga 
mengecam Sarkozy karena tidak memihak disiden Cina yang dipenjara, Liu Xiaobo. 
Cina berang karena Liu mendapat Hadiah Nobel untuk Perdamaian.


* DITOLAK KARENA TERLALU PUTIH

Seorang perempuan campuran Australia Aboriginal merasa dihina karena kelompok 
aktivis yang memperjuangkan hak Aboriginal menolaknya sebagai anggota kelompok 
tersebut berdasarkan kulitnya yang dinilai terlalu putih. Hal ini diberitakan 
oleh pemancar Australia ABC, Kamis ini.

Tarran Betteridge, 24 tahun, anggota suku Wiradjuri, diberitahu dia cocok 
menjadi juru kampanye Generation One, tapi kelompok aktiviss itu mencari orang 
yang lebih mirip orang Aboriginal. Betteridge mengatakan terkejut ketika 
ditolak berdasarkan warna kulitnya. Ayah Betteridge orang Aboriginal dan ibunya 
berkulit putih. 

Generation One memperjuangkan pekerjaan bagi kaum Aboriginal, warga asli 
Australia yang terbelakang. Sementara ini Generation One memutuskan kontrak 
dengan biro perekrutan.


* MENTERI KENYA DATANG KE ICC

William Ruto, menteri Pendidikan Tinggi Kenya, bertolak ke Mahkamah Pidana 
Internasional, ICC, di Den Haag, Belanda. Di sana ia akan bercerita soal 
kekerasan yang terjadi tahun 2007 di negara Afrika itu,  menyusul pemilu. 
Demikian pemberitaan media Kenya, Kamis. 

Dikabarkan Ruto sendirilah yang minta datang ke ICC. Mahkamah Pidana 
Internasional ini tengah mencari tahu siapa yang mendalangi kekerasan menyusul 
pemilihan presiden tahun 2007. Dalam kekerasan itu sekitar 1300 orang dibunuh 
dalam beberapa pekan saja. 
    
Jaksa penuntut ICC, Luis Moreno Ocampo, mengatakan akan mengeluarkan perintah 
penangkapan dalang-dalang kekerasan tersebut. Ia ingin mendengar semua saksi 
sebelum akhir 2011. Tahun 2012 ICC akan mulai menangani kasus Kenya ini.


* PEROMPAK SOMALIA SANDERA KAPAL

Rabu perompak Somalia menyandera kapal bersama 20 penumpang dan sembilan awak 
kapal. Hal ini diumumkan oleh jurubicara misi anti perompakan Eropa Atalanta, 
Kamis ini.  
    
Kapal Aly Zoulfecar, dalam perjalanan dari Tanzania menuju kepulauan Komoro. 
Kapal tersebut berlayar di bawah bendera Komoro. Kewarganegaraan penumpang 
tidak diketahui. 

Di lepas pantai Somalia kaum perompak sedikitnya menguasai 30 kapal dan 550 
penumpang. Itu sebuah rekor.


* PAKET BOM DITEMUKAN LAGI DI ATENA

Kamis ini, polisi Yunani kembali menemukan pelbagai paket bom di sebuah 
perusahaan jasa kurir di pinggiran ibu kota Yunani Atena. Hal ini diumumkan 
oleh juru bicara polisi Yunani. 
    
Jumlah bom yang ditemukan belum diketahui. Sebuah paket bom yang ditujukan 
kepada kedutaan besar Prancis di Atena, sudah dijinakkan. Belum jelas apakah 
bom ini juga ditemukan di perusahaan jasa kurir.


* GENERATION WAVE: DENGAN MUSIK MELAWAN DIKTATOR BURMA

Perubahan dimulai dari kaum muda. Slogan itu dipakai oleh kaum muda Burma untuk 
melawan pemerintah rezim militer. Generation Wave adalah kumpulan anak muda 
Burma yang memakai media seni dan tulisan untuk mengkampanyekan perubahan. 
Karena aktivitas politiknya, sebagian besar anggota Generation Wave dipenjara. 
Sisanya terpaksa melarikan diri ke luar Burma, dan terus berjuang untuk 
perubahan. Akhir pekan ini akan berlangsung Pemilu di sana, juga ada janji 
pembebasan Aung San Suu Kyi dari Pemerintah Junta Militer. Kepada Reporter 
KBR68H Andreas Ronny, seorang anggota Generation Wave yang datang ke Jakarta 
berbagi kisah perjuangan mereka. 


Nama saya Bo Bo. Saya 20 tahun. Saya anggota Generation Wave, organisasi 
akitifis muda Burma yang didirikan pada 2007 saat terjadi Revolusi Saffron. 
Kami dibentuk dari kelompok pelajar, mahasiswa dan seniman. Awalnya ada 50 
orang, tapi 22 teman kami sekarang dipenjara, karena mereka melawan pemerintah. 

Ketika orang mendengarkan musik, mereka merasa segar. Musik bisa membuat orang 
menjadi kuat, juga musik membuat orang jadi lemah. Kami memakai musik sebagai 
media untuk menyebarkan pesan ke masyarakat Burma. Musik bisa menjangkau 
masyarakat lebih dari apapun. 

Revolusi Saffron terjadi pada September 2007 saat puluhan ribu warga Burma, 
dipimpin oleh para biksu, turun ke jalan memprotes pemerintah junta militer 
yang telah berkuasa sejak 4 dekade lalu. Saat itulah, kaum muda Burma melihat 
peluang untuk turut berjuang. Tapi yang dihadapi kemudian adalah peluru 
tentara. Ratusan orang tewas diterjang timah panas. 

Kondisi negara kami sangat mengerikan. Anda tidak bisa bergerak bebas, Anda 
tidak bisa bicara bebas, Anda tidak boleh bicara politik. Kalau ketahuan 
berbicara politik, Anda akan ditangkap. Tidak ada kebebasan berekspresi, tidak 
ada kebebasan berorganisasi di Burma. Tidak ada perubahan kondisi di Burma. 
Masyarakat kekurangan informasi, mereka tidak punya akses terhadap dunia luar. 
Masyarakat tidak bisa mengakses internet. Kami tidak tahu apa yang terjadi di 
dunia luar. Di saat yang sama, orang luar tidak tahu apa yang sedang terjadi di 
negara kami. 

Lagu ini berjudul 'never surrender'. Kata Bo Bo, lagu ini menggambarkan tekad 
yang kuat untuk terus melawan meskipun banyak rintangan yang dihadapi.  Mereka 
memakai musik rap dan hip-hop yang beat-nya bersemangat untuk menyebarkan pesan 
perlawanan. Mereka menyebarkan tulisan, pamflet, poster dan grafiti serta musik 
yang berisi pesan perlawanan itu, secara rahasia. Bo bo bercerita tentang 
berbagai kesulitan yang harus dihadapi. Salah satunya adalah terpaksa melarikan 
diri dari Burma, bersama kawan-kawannya yang tidak tertangkap.

Saya tidak bisa lagi tinggal di rumah setelah tentara menangkapi kawan-kawan 
kami. Polisi dan tentara mendatangi rumah saya. Mereka menginterogasi orang tua 
saya. Saya terpaksa lari, pergi dari Burma. Karena keluarga saya tidak terlibat 
dalam aktifitas politik, aparat tetap mengawasi keluarga saya.

Aktivis Generation Wave berkampanye hingga ke Eropa, termasuk ke Indonesia. 
Mereka mencari dukungan dari komunitas internasional. Dunia semakin sering 
memperhatikan Burma sejak tragedi berdarah 2007 lalu. Atas desakan dunia 
internasional, pemerintah junta militer bersedia menyelenggarakan Pemilu pada 
November mendatang. Beberapa hari setelah Pemilu, Pemerintah Junta Militer juga 
menjanjikan pembebasan Aung San Suu Kyi, tokoh perjuangan HAM Burma yang sudah 
ditahan selama lebih 20 tahun. Ada setitik harapan pada pemilu Burma, tapi 
lebih banyak muncul ketidakpastian.

Junta Militer berkuasa di Burma sejak kudeta tentara 1963. Sejak saat itu, 
tidak ada aktivitas politik yang bersifat oposan. Semua bentuk oposisi terhadap 
pemerintah akan berakhir di penjara. 

Tahun lalu, pimpinan junta, Jendral Tan Swee mengumumkan Pemilu akan digelar 
November ini. Pemilu pertama sejak 1990. Saat itu Partai Liga Nasional untuk 
Demokrasi NLD pimpinan Aung San Suu Kyi menang pemilu. Tapi rezim militer 
membatalkan hasil pemilu itu. Kini, aktivis-aktivis Burma pun menyangsikan 
Pemilu nanti. Harn Yawnghwe, Direktur Perwakilan Eropa untuk Pembangunan 
Demokrasi Burma.

Komisi Pemilu sangat bias. Dengan aturan itu, Komisi Pemilihan Umum Burma 
mendiskualifikasi partai-partai yang tak sejalan dengan pemerintah. Lalu, 
Pemilu macam apa yang akan kami hadapi? Kalau Komisi Pemilu terus 
mendiskualifikasi partai-partai, lalu pada saat pemilu hanya ada partai 
pendukung rejim militer. Di area itulah, ASEAN dan komunitas internasional bisa 
menekan Burma untuk melaksanakan pemilu yang adil, meski kita tahu memang tidak 
akan adil.

Di bawah Undang-Undang Pemilu yang baru, junta militer membubarkan paksa Partai 
NLD. Junta militer pimpinan Tan Swee tak menghiraukan tekanan dari Perserikatan 
Bangsa-Bangsa PBB. Negara-negara anggota PBB yang masuk dalam Kelompok Sahabat 
Burma mendesak pembebasan Aung San Suu Kyi dari tahanan politik. 

Indonesia masuk dalam Kelompok Sahabat Burma di PBB. Penasihat Liga Perempuan 
Burma, Khin Ohmar mengatakan, Indonesia punya peran penting untuk menekan 
pemerintah junta militer. 

ASEAN dan Indonesia datang untuk mendukung proses pemilu Burma. Itu bagus. Tapi 
masalahnya, ASEAN punya mekanisme yang bisa dipakai, ada Piagam HAM ASEAN yang 
bisa dipakai untuk memainkan peran nyata. Tentunya butuh political will yang 
kuat untuk itu.

Indonesia menjadi salah satu negara yang menekan kuat junta Than Shwee supaya 
membuka diri pasca badai Nargis 2008. Begitu tertutupnya Burma, bahkan ketika 
mereka tertimpa bencana pun tak mau membuka diri. Direktur Pusat Studi Strategi 
Internasional CSIS, Rizal Sukma mengatakan, Indonesia seharusnya bisa memainkan 
peran besar untuk mendorong ASEAN menekan pemerintah junta militer Burma. Tapi 
sejauh ini ASEAN masih melempem, kata Rizal. 

ASEAN belum memiliki cetak biru kebijakan bersama, yang bisa dikomunikasikan 
dengan Cina, India dan PBB. Itu jadi kewajiban organisasi itu untuk wujudkan 
strategi bersama itu. Sehingga bisa ambil insiatif dan berkoordinasi dengan 
India dan Cina. Dua negara ini juga menunggu, kalau ASEAN sudah punya kebijakan 
bersama mereka siap bantu. 

Di masa mendatang, menurut Rizal, Indonesia bisa melakukan tekanan dalam bentuk 
sosial; misalnya membantu Burma mengatasi kelaparan dan lainnya. Diharapkan, 
setelah ada keterbukaan sosial, menyusul juga keterbukaan dari segi politik. 

Generation Wave tidak percaya pemilu. Bo Bo dan kawan-kawan hanya meyakini cara 
perjuangan mereka. 

Laporan ini disusun reporter KBR68H,  Andreas Ronny untuk Radio Nederland 
Wereldomroep di Hilversum,


* BARRY SOETORO, ANAK CERDAS YANG SUKA BERGURAU

Barrack Obama, presiden AS yang pekan depan akan menjadi tamu negara, semasa 
kecilnya tumbuh di Jakarta. Masa itu dia dikenal dengan nama Barry Soetoro, 
putra Ibu Ann Dunham dari suami asal Kenya, yang kemudian menikah dengan Pak 
Soetoro dan tinggal di Jakarta. Ann, seorang antropolog, dan Soetoro pegawai 
perusahaan minyak Amerika di Jakarta. Tinggal di Jalan Taman Amir Hamzah, 
Menteng Dalam, Barry tahun pertama duduk di SD Asisi, Jalan Ramli. Belakangan 
dia pindah ke SD Jalan Besuki. Di situ, di awal tahun 70an, Barry di kelas 3A 
kemudian naik ke kelas 4. Anak cerdas yang suka bergurau dan antusia menjadi 
pramuka ini, disukai teman temannya. 

Dia mencolok karena tubuhnya yang besar dan berrambut ikal, demikian kenang Pak 
Effendi, guru kelas 3A SD Jalan Besuki yang diwawancara rekan Aboeprijadi 
Santoso: 

Pak Effendy : Waktu saya mengajar Berry Soetoro atau Barack Obama sekarang 
yaitu di kelas 3 SD tahun 1970. Badannya lebih besar dari pada yang lain-lain. 
Berkulit agak gelap sedikit layaknya orang-orang negro di Amerika. Rambutnya 
ikal. Perilakunya anak yang pandai bergaul. Sering senyum. Di dalam kelas dia 
termauk anak-anak yang pandai. Dia termasuk lima besar tapi bukan yang pertama 
waktu itu. 

Aboepriyadi Santoso (AS) : Dia pandai bergaul, seperti apa itu ?
Pak Effendy : Misalnya kalau ada salah seorang temannya merayakan ulang tahun 
dia datang ke rumah temannya itu. 

AS : Kalau kesekolah, apakah ia diantar oleh ibunya ?
Pak Effendy : Lebih sering diantar dengan mobil dan naik helicak atau bajaj 
namanya sekarang. 

AS : Rumahnya tidak jauh dari sini ya ?
Pak Effendy : Tidak jauh. Di jalan Amir Hamzah.

AS : Ia anak berprestasi. Seperti apa prestasinya ?
Pak Effendy : Prestasi utama dalam mata pelajaran yang waktu itu namanya ilmu 
bumi dan sejarah. Itu dia nomer satu dikelas. Dia juga pandai matematika, dulu 
namanya berhitung dan dia senang menggambar. Saya ingat dia menggambar 
figur-figur heroik seperti Superman, Batman. Dia disini dua tahun. Kelas 3A 
kemudian naik kelas 4. 

AS : Bapak kepala kelas ?
Pak Effendy : Dulu istilahnya bukan kepala kelas, namanya guru kelas. Jaman 
dulu murid takut sekali sama guru. Mau ketemu saja, takut. Tapi rupanya karena 
dia didikan ibunya yang orang Amerika dari Kansas, dia agak lebih berani 
daripada yang lain. Kalau di dalam kelas, dia paling aktif bertanya. Terutama 
dalam mata pelajaran ilmu bumi dan sejarah yang sekarang namanya ilmu 
pengetahuan sosial. 

AS : Bagaimana bahasa Indonesianya ?
Pak Effendy : Karena sudah dua tahun di Indonesia, bahasa Indonesianya sudah 
lancar. Dia bisa menangkap pelajaran dalam bahasa Indonesia. Dia juga bisa 
berkomunikasi dengan teman-temannya dalam bahasa Indonesia. Dia juga bisa 
menjawab pertanyaan di kelas dalam bahasa Indonesia. Tentunya dengan aksen 
Amerika. 
Cuman teman-teman wanitanya yang sering gurau. Karena dia lain dari yang 
lain.Berkulit gelap, lain dari kita. Rambutnya keriting. Jadi sepertimya agak 
aneh. Jadi teman-teman wanitanya yang sering 'ngeledekin' sama dia. 

AS : Dia populer begitu ya ?
Pak Effendy : Ya sama teman-teman wanita dia populer. 

AS : Bapak bilang dia menonjol dalam pelajaran ilmu bumi dan sejarah. Pelajaran 
apa yang 'lemah' ?
Pak Effendy : Orangnya berani. Tapi dalam hal menyanyi dia itu yang paling 
engga bisa. Seni-suara atau menyanyi dia ngak bisa. Susah mengikuti logat 
disini kan ? Kalau dia menyanyi agak sedikit 'fales-fales' ( red : sumbang ). 
Tapi yang jelas kalau dirumah dia terus berbahasa Inggris terutama dengan 
ibunya. Dia seperti anak Indonesia betul. Kitapun sebagai gurunya merasa sangat 
sayang sama dia. Seperti orang Indonesia betul lah. 

AS : Apakah dia satu-satunya murid asing di sekolah ?
Pak Effendy : Waktu itu barangkali belum ada International School. Beberapa 
teman yang jadi teman akrab dia terutama yang duduk sebangku, saya masih ingat 
yaitu Citra. Waktu tahun 70 itu, sebulan sekali atau dua minggu sekali, 
duduknya berputar. Teman akrabnya adalah Ruly Dasaad. Dia teman main dirumah. 
Kalau teman-teman akrab lain adalah Hadisurya, saya ada fotonya.  
Kemudian Liekye, Debbi Sadrah, Danang. Angkatan dia itu sekarang umumnya punya 
kedudukan tinggi di Indonesia. Yang menjadi tokoh, teman sekelasnya adalah 
Debby Sadrah. Kemudian Dewi Asmara, sekarang dia itu anggota DPR Komisi-3 
Hukum. 

AS : orang tuanya juga bertemu dengan guru ?
Pak Effendy : ya. 

AS : Ibunya Ann Soetoro, apa ceritanya tentang ananknya si Berry ?
Pak Effendy : Pembagian raport namanya catur wulan. Ibunya Berry itu, Ann 
Dunham. Beliau datang untuk mengambil raport Berry dan menanyakan hal-hal yang 
berkenaan dengan pelajarannya di sekolah.  Apakah prestasinya, baik ? 
Yang terakhir saya ingat, waktu beliau mengambil raport kenaikan kelas.


* TABU LEBIH BANYAK UNTUK PEREMPUAN KATIMBANG LAKI-LAKI
Johan van der Tol 
Tak hanya di Indonesia, Belanda pun mengenal tabu. Tabu muncul dan menghilang, 
namun menurut para ahli, satu hal yang pasti: perempuan punya lebih banyak hal 
yang dianggap tabu ketimbang laki-laki. 
Para ahli dan pengamat tren berkumpul minggu ini untuk membicarakan tabu dalam 
simposium yang digelar Universitas Tilburg.
Top 100 
Tabu bisa menghilang, dan yang baru bisa datang. Beberapa tabu baru mulai 
muncul, kata ahli Marcel Maassen, yang setelah penelitiannya menyusun daftar 
100 tabu paling populer.
"Merokok jelas tabu besar di beberapa kelompok. Saya tahu pasti, orang-orang 
menyesuaikan perilaku merokoknya karena takut akan reaksi negatif dalam 
kehidupan sosial."
Menurut Maassen, yang paling menarik dari tabu adalah perbedaan antara 
laki-laki dan perempuan : "Perempuan lebih sensitif mengenai tabu ketimbang 
laki-laki. Bagi perempuan, ada lima puluh tabu yang sangat penting. Sedangkan 
bagi laki-laki hanya ada dua: menangis di kantor dan menemukan perasaan 
homoseksual dalam dirinya."
Tabu Baru
Pengamat tren Justien Marseille juga melihat tabu-tabu baru akan bermunculan 
berkaitan dengan "perilaku maskulin." Itu terjadi akibat usia yang semakin tua. 
ia menjelaskan, dengan bertambahnya usia, sifat-sifat maskulin akan berkurang, 
baik bagi laki-laki maupun perempuan. Elemen kompetitif akan memberi ruang 
lebih banyak untuk kerja sama. 
"Dilihat dari sudut demografis, jumlah laki-laki dan perempuan di atas 45 tahun 
lebih banyak ketimbang yang muda. Jadi, di masyarakat terdapat lebih banyak 
estrogen dan femininitas. Itu bisa membuat hal-hal maskulin menjadi tabu."
Bisa-bisa nantinya laki-laki terpaksa duduk untuk buang air kecil. Siapa tahu, 
buang air kecil berdiri bakal jadi tabu. 
Daftar Tabu 
Walaupun orang Belanda terkenal bebas dalam hal seksualitas, toh urusan yang 
berhubungan dengan seks masuk juga ke dalam daftar tabu. Yang ada di urutan 
teratas daftar tabu adalah keinginan berhubungan seksual dengan anak sendiri. 
<<<Kader>>> 
Sepuluh tabu terbesar di Belanda
1. Menginginkan hubungan seksual dengan anak sendiri. 
2. Kekerasan terhadap pasangan atau anak.
3. Mencuri sesuatu yang berharga dari kantor.
4. Menyia-nyiakan atau menyakiti binatang peliharaan.
5. Pelecehan seksual terhadap rekan kerja. 
6. Membutuhkan alkohol agar bisa bekerja di kantor.
7. Hubungan perselingkuhan. 
8. Pergi ke PSK.
9. Mengidap penyakit kelamin.
10. Memaksa secara fisik/psikis untuk berhubungan seksual.




* TINJAUAN PERS 4 NOVEMBER 2010

Menyoal dilema IT di Myanmar dan penduduk yang dihimbau pergi dari gunung 
Merapi.

Menjelang pemilu 7 November mendatang, junta militer Myanmar mencoba 
mengendalikan pemberitaan mengenai negara tersebut. Para pengamat dan media 
asing dilarang masuk ke Myanmar, aliran internet juga dibatasi. Sewaktu 
pemberontakan para bhiksu tahun 2007 lalu, informasi mengenai Myanmar bisa 
bocor keluar dalam beberapa menit karena banyak anak muda yang intensif 
menggunakan internet. Demikian tulis harian Trouw.

Kebijakan
Yang menarik, perkembangan dunia informasi dan teknologi justru menjadi salah 
satu tema penting kebijakan pemerintah Myanmar sekarang. Media nasional secara 
teratur mempublikasi berita-berita tentang Myanmar lewat situs Cyber City 
Yadanabon. Menurut majalah bulanan The Irawaddy - yang dibuat oleh para 
wartawan Myanmar di pengasingan - junta militer tahun ini saja telah 
mengeluarkan dana 3,8 juta dolar untuk membangun kompleks IT yang mengolah dan 
mengatur situs Cyber City tersebut.

Direktur Yadanabon adalah cucu kesayangan pemimpin junta Myanmar Than Shwe yang 
baru berusia 18 tahun. Menurut berita, ia dipersiapkan untuk menjadi pemimpin 
industri cyber di Myanmar. Proyek ini adalah salah satu contoh bagaimana 
militer Myanmar berhasil menguasai bidang yang bukan militer. Mayoritas 
penduduk negara itu berpendapat, pemilu lusa adalah cara melegitimasi pengaruh 
militer yang luar biasa. 25% kursi di parlemen diperuntukkan bagi para mantan 
jendral yang membantu mendirikan partai militer Burma. Demikian Trouw.

Terpecah
Harian NRC Handelsblad menulis, pihak oposisi Myanmar terpecah, yang satu 
mendukung seruan pemimpin oposisi Aung San Suu Kyi untuk memboikot pemilu, 
sementara yang lain justru berpendapat mereka harus tetap ikut serta. Front 
Demokratis Nasional adalah partai oposisi terbesar yang ikut dalam pemilu Ahad 
besok. Mereka punya dana minim yang hanya cukup untuk mencetak 20 ribu 
selebaran.

Pemimpin Front, Khin Maung Shwe mengatakan, selama 20 tahun ini pihak oposisi 
tidak menghasilkan satu pun perubahan. Myanmar tertinggal jauh, baik dari 
pembangunan maupun ekonomi. Karena itu partainya memilih jalan yang tidak 
populer ini. Walaupun menurutnya pemilu tidak akan berlangsung jujur dan adil, 
mereka tidak punya pilihan lain. Perhatian media dalam negeri terhadap partai 
tersebut cukup besar, justru media oposisi di pengasinganlah tidak memberikan 
perhatian terhadap partai kecil tersebut, lanjut NRC handelsblad.

Merapi
Harian Belanda Trouw memuat foto para pengungsi desa di sekeliling Gunung 
Merapi yang terpaksa mengungsi dengan judul "Melarikan diri dari Gunung Api." 
Hingga Kamis (04/11) ini, Merapi tetap mengeluarkan letusan. Pemerintah 
memperluas zona berbahaya dari 10 menjadi 15 kilometer dari puncak Merapi dan 
memerintahkan semua penduduk yang tinggal di wilayah itu untuk mengungsi. 

Letusan yang terjadi Rabu (03/11) kemarin tiga kali lebih besar dari letusan 
pertama. Kepala Badan Mitigasi dan Vulkanologi Surono mengatakan terkejut 
karena hingga Selasa (02/11) kemarin Merapi justru kelihatan mulai mereda. Awan 
panas membumbung hingga mencapai ketinggian empat kilometer. Perusahaan 
penerbangan diimbau tidak mendekati gunung tersebut dan mengambil jalur memutar 
untuk mencapai bandara Yogyakarta.

Trouw memberitakan pemerintah provinsi Jawa Tengah dan Yogyakarta meminta 
Jakarta agar menyatakan letusan Merapi sebagai bencana nasional. Dengan 
demikian tersedia bantuan dana lebih besar untuk membantu para pengungsi. 
Demikian Trouw.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia

Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke:
[email protected]

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke