---------------------------------------------------------------------
WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.
---------------------------------------------------------------------
Edisi ini diterbitkan pada:
Sabtu 06 November 2010 14:50 UTC
** MERAPI GANGGU PENERBANGAN INTERNASIONAL
** CINA NOMOR TIGA DI IMF
** SRI PAUS DI SPANYOL
** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: MYANMAR TIDAK BERUBAH
* MERAPI GANGGU PENERBANGAN INTERNASIONAL
Singapura (Reuters/AFP) - Beberapa maskapai membatalkan jadwal penerbangan
Singapura - Jakarta sehubungan dengan bahaya gangguan debu akibat letusan
Gunung Merapi. Demikian pengumuman Singapore Airlines dan Changi Airport, hari
Sabtu ini.
Sejauh ini kegiatan Gunung Merapi telah menewaskan lebih dari 100 jiwa akibat
serangan awan panas, dan memaksa lebih dari 150.000 penduduk untuk mengungsi.
Pemerintah Indonesia sendiri telah menutup bandara internasional Yogyakarta,
dan mengalihkan semua penerbangan ke kota terdekat, Solo.
"Hari ini, sebelas penerbangan dari Singapura ke Jakarta, dibatalkan," kata
seorang pengusaha di bandara Changi.
Beberapa perusahaan yang telah membatalkan penerbangan mereka di antaranya,
Singapore Airlines, Lufthansa, Turkish Airlines, AirAsia dan Tiger. Jurubicara
Silkair menambahkan, mereka juga telah membatalkan penerbangan dengan tujuan
Solo.
Di Indonesia, jurubicara bandara internasional Soekarno - Hatta, Sudaryanto,
menyatakan selama hari Sabtu ini, telah terjadi 36 kali pembatalan penerbangan
dari dan menuju Jakarta.
Pembatalan dilakukan oleh sebelas maskapai, yaitu: Singapore Airlines,
AirAsia, Emirates, Malaysia Airlines, JAL, Turkish Airlines, Lufthansa, China
Airlines, Korean Air, Tiger Air dan maskapai penerbangan domestik, Mandala.
Selanjutnya Sudaryanto menambahkan, tindakan keamanan memang baik, tapi,
sesungguhnya debu Merapi belum mencapai Jakarta.
* CINA NOMOR TIGA DI IMF
Washington DC (ANP/RTR/EFE/AFP) - Jum'at kemarin Direksi Dana Moneter
Internasional, IMF, menyetujui rencana reformasi di dalam lembaga keuangan ini.
Dengan perubahan ini, kini posisi Cina berada di atas Prancis, Jerman dan
Inggris.
Setelah Amerika Serikat dan Jepang, Cina kini menjadi kekuatan nomor tiga di
dalam IMF.
Selanjutnya, Eropa kehilangan dua dari 24 kursi dewan direksi IMF. Lebih lanjut
lagi, dalam lembaga ini, pengaruh beberapa raksasa ekonomi baru, seperti
Brasil, Rusia dan India, juga meningkat.
* SRI PAUS DI SPANYOL
Madrid (ANP) - Sabtu ini Paus Benedictus XVI memulai kunjungan dua hari ke kota
tempat ziarah Santiago de Compostela, di Spanyol Baratlaut. Di kota ini ia akan
disambut oleh sekitar 200.000 ummat. Demikian pemberitaan media Spanyol.
"Sebagai peziarah saya telah mengunjungi berbagai tempat di dunia dengan penuh
harapan dan rendah hati, sebagai saksi kebangkitan kembali Kristus," demikian
pernyataan sang paus mengenai kunjungan ini. Dengan demikian, pemimpin
tertinggi gereja Katolik Roma ini seolah ingin menegaskan, bahwa Eropa yang
semakin menjadi sekuler, juga harus kembali wilayah kristen.
Pada masa kediktatoran Jendral Franco (1939-1975), gereja berperan penting di
Spanyol. Setelah masa itu, pengaruh gereja menyusut. Dan orang Spanyol mulai
mengenal pernikahan di antara kalangan homo seksual, abortus dan perceraian.
* BUKAN SERANGAN AL QAIDA
Dubai (ANP/RTR) - Pejabat Penerbangan di Uni Emirat Arab meragukan pengakuan Al
Qaida, bahwa mereka bertanggung-jawab atas kecelakaan pesawat di Dubai,
September lalu. Jum'at lalu, Al Qaida mengaku bertanggung-jawab atas serangan
pada pesawat kargo Boeing 747, milik perusahaan pengiriman paket Amerika, UPS.
Saat itu, pesawat sedang menuju bandara Koln di Jerman. Sejauh ini para
penyidik beranggapan kecelakaan tersebut akibat adanya kebakaran di pesawat.
"Sejauh ini kami tidak menemukan petunjuk apa pun, bahwa kecelakaan pesawat
milik UPS tersebut akibat kegiatan teror. Kami tidak menemukan bahan peledak
apa pun," kata Direktur Jendral Perhubungan Udara, Uni Emirat Arab, Saif al
Suwaidi, di Dubai. Walaupun demikian, pejabat ini menyatakan, ia akan menyidik
lebih lanjut pengakuan tersebut.
"Petunjuk penting yang kami temukan adalah tekanan udara di dalam pesawat sama
sekali tidak berubah. Dan hal itu tidak mungkin jika terjadi suatu ledakan.
Karena, ledakan akan langsung mengubah tekanan udara secara mencolok," jelas
Saif al Suwaidi. "Kami hanya menemukan adanya kebakaran, bukan ledakan."
Ketika itu awak pesawat melaporkan ada asap masuk ke dalam kokpit. Tidak lama
kemudian pesawat jatuh dan dua awak pesawat tewas.
* DUNIA TINGGALKAN AFGHANISTAN
Halifax (ANP/AFP) - Di Afghanistan, kelompok ekstremis merasa berada di atas
angin, sementara kelompok moderat khawatir, dunia meninggalkan mereka.
Demikian pernyataan Saad Mohseni, direktur perusahaan media terbesar di
Afghanistan, Moby Media Grup, Jum'at kemarin, di muka konferensi keamanan
internasional, di kota Halifax, Kanada.
Saad Mohseni adalah pengusaha media raksasa dengan latar belakang campuran,
Australia - Afghanistan. Ia menyatakan hal tersebut sehubungan dengan penarikan
pasukan militer Belanda dari Afghanistan, dan rencana Presiden Barack Obama,
akan memulai penarikan tentara Amerika, pertengahan tahun 2011.
Selanjutnya, Kanada juga akan menarik militer mereka pada tahun yang sama. Dan
besar kemungkinan, Inggris dan Prancis, juga akan mengambil tindakan yang sama.
* TOPAN DAN BANJIR DI HAITI
Port-au-Prince (ANP/AFP) - Jum'at kemarin, terjangan topan Tomas tampaknya
tidak begitu banyak menimbulkan kerusakan di Haiti, negeri yang masih menderita
akibat bencana gempa bumi Januari lalu. Walaupun demikian, hujan deras dan
banjir menewaskan enam jiwa.
Di kota Leogane, yang terendam air setinggi tiga meter, tercatat dua orang
tewas. Empat korban tewas lainnya, berasal dari beberapa tempat lain. Demikian
pengumuman Palang Merah di Haiti.
Di lokasi tenda penampungan darurat di ibukota Port-au-Prince, tinggi genangan
air mencapai pergelangan kaki. Genangan air bisa dibatasi, berkat penggalian
saluran air dan timbunan karung pasir.
Untuk sementara, pemerintah menempatkan sekitar 100.000 orang penduduk, di
bangunan sekolah, gereja dan gedung olahraga. Semua tempat penampungan
sementara tersebut hanya bisa menampung satu per tiga dari sekitar 1,3 juta
penghuni tenda darurat.
* GEMBONG NARKOBA MEKSIKO TEWAS
Meksiko(ANP) - Antonio Ezequiel Cardenas-Guillen, gembong kelompok bandit Golf,
Jum'at kemarin tewas dalam suatu baku tembak, di kota Matamoros, di Meksiko
Utara. Jumlah korban tewas dalam baku tembak ini tercatat 47 jiwa, termasuk
seorang wartawan. Demikian pemberitaan media setempat.
Jum'at pagi kemarin, ratusan tentara dan marinir mengepung pusat kota
Matamoros. Langsung terjadi baku tembak sengit melawan kelompok bandit Golf.
Pertempuran mulai berlangsung sekitar pukul setengah sebelas pagi, di sekitar
gedung balaikota dan di tiga jembatan yang melintasi sungai Rio Bravo. Sungai
ini merupakan garis perbatasan antara kota Matamoros, dengan kota Brownsville,
di negara bagian Texas, Amerika Serikat.
Kelompok bandit Golf termasuk organisasi kriminal paling besar di Meksiko,
dengan kegiatan utama, menyelundupkan narkoba ke Amerika Serikat.
* QANTAS 90 TAHUN
Sydney (ANP/RTR) - Maskapai penerbangan Australia, Qantas, berharap, dalam
beberapa hari mendatang ini, kembali bisa mengoperasikan enam pesawat jenis
Airbus A380 mereka.
Demikian pernyataan Presiden Direktur, Alan Joyce, hari Sabtu ini, dalam rangka
peringatan hari ulangtahun ke 90 perusahaan.
Pesta peringatan dibayang-bayangi peristiwa pendaratan darurat pesawat A380 di
Singapura, Kamis lalu, karena ada gangguan motor. Menunggu hasil pemeriksaan
lebih lanjut, Qantas memutuskan tidak mengoperasikan semua pesawat A380 mereka.
* MYANMAR TIDAK BERUBAH
Oleh Klaas den Tek
Penduduk Myanmar agak canggung juga, setelah duapuluh tahun, kembali warga
negeri ini boleh ikut menentukan suara dalam pemilu. Kami sekarang berada di
ambang pintu perubahan ke arah pemerintahan sipil demokratis, kata para jendral
yang berkuasa. Sementara menurut Ashin Kovinda, seorang biksu, tidak akan ada
perubahan apa pun.
Memang, Sabtu ini warga Myanmar boleh memilih calon anggota parlemen dari
berbagai partai politik. Beberapa jendral telah menanggalkan pakaian seragam
mereka, dan mencalonkan diri. Tapi, kelompok oposisi terbesar, partai NLD
pimpinan Aung San Suu Kyi, tidak ikut pemilu. Partai ini tidak percaya, pemilu
akan berlangsung jurdil.
Aung San Suu Kyi adalah pemenang mutlak pemilu 1990. Dan sejak saat itu, ia
lebih banyak berada di dalam penjara, ketimbang tinggal di rumahnya di Yangoon.
Junta militer berjanji akan membebaskannya usai pemilu nanti.
Buku Selundupan
Saat berbicara tentang Aung San Suu Kyi, mata biksu Ashin Kovinda langsung
berbinar-binar. Pada tahun 2001 ia mulai mengenal pikiran-pikiran tokoh wanita
ini. Berkat buku tulisan Aung San Suu Kyi, berjudul 'Freedom from Fear', yang
ia peroleh dari seorang turis asal Belgia. Saat ini Ashin Kovinda sudah
melarikan diri, meninggalkan Myanmar. Berbicara mengenai pemilu, nada suaranya
langsung meninggi:
Ashin Kovinda: "Sama sekali tidak ada artinya. Junta militer akan menggunakan
hasil pemilu hanya untuk mengabsahkan dan memperkuat posisi mereka. Oposisi
tidak berkutik. Partai yang terdaftar resmi pun, tidak boleh melancarkan
kampanye. Sama sekali tidak ada kebebasan. Tidak akan ada perubahan."
Pada masa lalu Ashin Kovinda mengajar Bahasa Inggeris di beberapa biara di
Myanmar. Lalu, ia mulai terlibat dalam kegiatan politik. Mendirikan organisasi
The Best Friend, suatu gerakan untuk melawan rezim para jendral. Untuk mencegah
penangkapan, pada tahun 2006 ia melarikan diri ke Eropa.
Putus Asa
Tahun berikutnya, kemarahan rakyat di Myanmar meledak. Puluhan ribu demonstran,
dengan dukungan biksu Budha, melakukan aksi unjuk rasa di jalan. Dari suatu
kamp penampungan bagi kaum pengungsi di Swiss, melalui monitor televisi, ia
menyaksikan bagaimana aksi protes tersebut dihantam dengan penuh kekerasan.
Ashin Kovinda: "Saya tidak bisa lagi berhubungan dengan para mahasiswa dan
rekan. Saya benar-benar merasa tak berdaya, putus asa. Akhirnya, beberapa rekan
saya ditangkap. Dan di dalam penjara, mereka disiksa. Saat ini di Myanmar
terdapat lebih dari dua ribu tahanan politik."
Tayangan Film
Selama rangkaian demonstrasi tersebut, organisasi Democratis Voice of Burma
(DVB), gerakan kalangan wartawan Myanmar yang berada di pengasingan, memberi
sumbangan penting. Berkat organisasi ini, gambar para biksu yang sedang
berdemonstrasi muncul di berbagai setasiun televisi besar dunia.
Kay Mastenbroek, seorang warga Belanda, bekerja pada DVB, di negeri tetangga
Thailand. Dan ia melihat ada sedikit perubahan di Myanmar.
Kay Mastenbroek: "Tentu, pemilu ini tidak jurdil. Semuanya didominasi oleh
partai-partai yang mendapat dukungan tentara. Walaupun demikian, ini suatu
langkah kecil, menuju proses demokratisasi lebih lanjut. Bandingkan dengan
keadaan di Indonesia pada tahun sembulanpuluhan. Ketika itu pun, di Indonesia
beberapa jendral menanggalkan pakaian seragam mereka, agar bisa ikut
mencalonkan diri. Bagaimana pun ini membuka peluang baru. Setelah pemilu ini,
Myanmar bukan lagi negara diktatur sepenuhnya."
Tetapi, biksu Ashin Kovinda tetap memandang suram masa depan Myanmar. Ia
menaruh harapan pada gerakan perlawanan dari kalangan militer sendiri. "Saya
tahu, di kalangan militer pun ada pihak-pihak yang tidak puas. Saya menaruh
harapan pada mereka."
---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia
Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke:
[email protected]
Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]
Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
---------------------------------------------------------------------