--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Minggu 05 Desember 2010 12:30 UTC ** RIBUAN PENUMPANG PESAWAT MENGINAP DI SCHIPHOL ** POLISI AUSTRIA TANGKAP TERSANGKA TERORIS ** INSES KELUARGA MUSLIM TANPA STATISTIK * RIBUAN PENUMPANG PESAWAT MENGINAP DI SCHIPHOL SCHIPHOL (ANP) - Sekitar lima ratus sampai seribu penumpang pesawat harus menginap di Bandara Schiphol Belanda karena penerbangan mereka batal karena badai salju. Para penumpang yang terlantar tersebut tidur di kasur-kasur yang disediakan pihak bandara. Mereka juga mendapat makan dan minum. Selain itu, ada sekitar dua ribu penumpang yang harus menginap di hotel-hotel sekitar bandara. Di Schiphol Sabtu (4/12) puluhan penerbangan terpaksa dibatalkan atau terlambat karena turunnya salju tebal dan juga pemogokan di Spanyol. Jumlah penerbangan yang batal sekitar 125 penerbangan. Bandara-bandara lain di Belanda juga mengalami masalah yang sama. Berbagai bandara lain di Eropa seperti Inggris, Jerman dan Prancis juga kacau karena cuaca buruk. * INGGRIS USIR MATA-MATA WANITA RUSIA LONDON (ANP) Britania Raya akan mendeportasi seorang wanita warga Rusia yang bekerja untuk parlemen Inggris karena dituduh sebagai mata-mata Rusia. Demikian diberitakan Harian The Sunday Times. Wanita tersebut saat ini sudah ditahan. Ini adalah untuk pertama kalinya sejak berakhirnya Perang Dingin seorang pegawai parlemen dituduh menjadi mata-mata Rusia. Menurut Dinas Intelejen Inggris wanita Rusia yang bernama Katja Zatuliveter, 25 tahun, itu bekerja untuk Dinas Intelejen Rusia. Ia bekerja untuk seorang anggota parlemen dari Partai Liberal Demokrat. * POLISI AUSTRIA TANGKAP TERSANGKA TERORIS WINA (ANP) - Polisi Austria menangkap seorang warga Chechnya yang dituduh melakukan tindakan terorisme. Penangkapan terjadi di Bandara Wina. Tersangka diduga akan melakukan serangan di basis militer NATO. Tersangka yang tinggal di Austria itu baru saja menjalankan ibadah haji di Mekah. Penangkapannya menjadi bagian operasi yang akhir bulan lalu digelar di Belgia, Jerman dan Belanda. Secara keseluruhan sudah ada 26 orang yang ditangkap. Warga Chechnya diduga pengikut Doku Umarov yang ingin mendirikan negara Islam Kaukasus. * LEDAKAN DI INTERNET KAFE CINA PEKING (ANP) - Enam orang dipastikan tewas dalam ledakan di sebuah internet kafe di Cina. Empat puluh lainnya luka-luka. Ledakan terjadi Sabtu malam di Kota Kaili, Propinsi Guizhou. Demikian disampaikan juru bicara polisi yang diberitakan oleh Kantor Berita Xinhua. Internet kafe rusak total. Juru penyelamat masih mencari korban di bawah puing-puiing bangunan. Belum jelas apa penyebab ledakan. * MBEKI TENGAHI KONFLIK DI PANTAI GADING ABIDJAN (ANP) - Mantan Presiden Afrika Selatan Thabo Mbeki akan menjadi penengah konflik di Pantai gading. Demikian disampaikan dalam pernyataan yang dikeluarkan oleh Uni Afrika. Belum jelas kapan Mbeki akan berangkat ke Pantai Gading. Menurut Uni Afrika, krisis politik di Pantai gading bisa membawa dampak yang besar. Organisasi negara-negara Afrika itu berseru kepada pihak yang bertikai untuk saling mengendalikan diri. Hasil pemilihan presiden di Pantai Gading menyebabkan perpecahan. Sabtu (4/12) Laurent Gbagbo dilantik kembali sebagai presiden. Namun, menurut komisi pemilihan Alassane Ouattara yang memenangi pemilu seminggu lalu. Mahkamah Konstitusi yang beranggotakan para pendukung Gbagbo membatalkan keputusan komisi pemilu tersebut. * PAKISTAN VONIS DUA PEJABAT KEPOLISIAN ISLAMABAD (ANP/RTR) - Pengadilan di Pakistan mengeluarkan surat penangkapan terhadap dua pejabat polisi. Mereka terbukti gagal mengambil langkah pengamanan untuk mencegah serangan terhadap mantan perdana menteri Benazir Bhotto. Bhutto tewas pada 27 Desember 2007 saat berkampanye di Kota Rawalpindi. Sampai saat ini tragedi tewasnya Bhutto ini masih menyimpan banyak misteri. Dua pejabat polisi tersebut adalah komanda kepolisian wilayah Rawalpindi dan penggantinya. Komisi yang dibentuk PBB menyatakan tidak tertutup kemungkinan para pejabat tinggi militer dan kepolisisan di Pakistan terlibat dalam pembunuhan. Tidak ada yang percaya bahwa pelaku yang berusia 15 tahun melakukan serangan atas inisiatif sendiri. Komisi tersebut mengkritik otoritas Islamabad yang menurut mereka menghalangi penyelidikan. Bhutto menjabat sebagai perdana menteri Pakistan pada periode 1988-1990 dan 1993-1996. Ia adalah perdana menteri wanita pertama di negara Islam. Asif Ali Zardari, suami Bhutto, sekarang menjabat presiden Pakistan. * KORBAN KECELAKAAN PESAWAT RUSIA MOSKOU (ANP/AFP) - Satu dari dua penumpang yang Sabtu (4/12) tewas karena kecelakaan pesawat di Moskow adalah saudara Presiden Magomedsalam Magomedov, Presiden Republik Bagian Rusia Dagestan. Kecelakaan terjadi di Bandara Domodedovo dan menewaskan dua orang. Lebih dari 80 orang menderita luka-luka. Pesawat Maskapai Dagestan Airlines tersebut mengalami masalah dengan motor tidak lama setelah lepas landas dari Bandara Vnukovod di Moskow. Pilot kemudian memutuskan untuk mendarat darurat di Domodedovo. Namun pesawat keluar dari jalur pacu dan akhirnya pecah. * WILDERS KUNJUNGI ISRAEL Pemimpin Partai Kebebasan Geert Wilders bertemu dengan Menteri Luar Negeri Israel Avigdor Lieberman. Wilders menyampaikan pernyataan duka cita atas musibah kebakaran hutan di Israel yang sampai saat ini sudah menewaskan 40 orang. Wilders berkunjung ke Israel dan berencana akan berpidato di Tel Aviv. Ia akan kembali menyampaikan pendiriannya bahwa Yordania adalah 'satu-satunya negara Palestina'. * PEMILU RONDE KEDUA DIGELAR DI MESIR Warga Mesir mengikuti pemilihan anggota parlemen tahap kedua, Minggu (5/12). Partai pimpinan Presiden Hosni Mubarak diduga akan keluar sebagai pemenang karena pihak oposisi melakukan boikot. Kandidat anggota parlemen yang bisa dipilih dibatasi hanya dari Partai Nasional Demokrat (NDP). Dua partai oposisi mundur dari pemilihan setelah hasil pemilu ronde pertama 28 November lalu dimenangkan oleh NDP sebanyak 95 persen. Organisasi HAM dan juga PBB mengkritik jalannya pemilu di Mesir. * INSES KELUARGA MUSLIM TANPA STATISTIK Zohra, Rabea, Ibtisam dan Saida. Mereka adalah korban pelecehan seksual. Pelakunya: ayah mereka, paman, sepupu atau abang mereka. Mereka memutuskan untuk membuka mulut setelah bertahun-tahun bungkam. Hal serupa banyak terjadi pada perempuan muslim lainnya. 'Tabu, rahasia, aib, malu dan kelompok yang tertutup menjadi resep untuk pelecehan seksual," ungkap seorang pegawai dinas kesehatan. Oleh Belinda van Steijn Budaya menjaga nama keluarga membuat Zohra, Rabea, Ibtisam dan Saida, para wanita Belanda keturunan Maroko, bungkam. Namun sekarang mereka angkat bicara untuk mendobrak tabu tentang pelecehan seksual di keluarga Islam di Belanda. Mereka tidak menganggap diri mereka sebagai korban lagi. Misi mereka adalah menolong gadis-gadis lainnya. Korban belia Cerita mereka pun hampir seragam. Usia mereka masih empat atau lima tahun ketika mereka dilecehkan. Para korban bungkam karena diancam dan yang lebih utama takut merusak nama keluarga. Mereka takut disalahkan dan diusir dari rumah. Lapor ke polisi tidak pernah menjadi pilihan. Rebea mendapat pelecehan seksual dari ayahnya sendiri. Ia bingung dan menjadi brutal: 'Apa yang terjadi benar-benar tidak masuk akal. Kalau kita sebagai anak dipukul orang di jalan, kita lari minta tolong ke orang tua. Tapi ini ayah saya sendiri. Saya bingung tidak tahu lagi harus cerita ke siapa. Saya hampir saja terjun ke dunia prostitusi, untungnya itu tidak terjadi. Dukungan dari orang-orang di sekitar dan juga kepercayaan saya terhadap Jezus Christus menjadi penyelamat.' Bertahun-tahun Zohra bungkam. Ia diperkosa oleh sepupunya di Maroko ketika dia baru berusia lima tahun. 'Saya menginap di tempat tante. Sepupu laki-laki itu menjaga saya. Semua yang terjadi hari itu tidak bisa saya lupakan. Ia merusak harga diri saya. Tante saya memergoki kami. Saya tidak boleh menceritakan ini kepada orang tua saya. Ia akan menyangkal semuanya. Tidak ada yang akan percaya pada saya. Saya tidk punya kepercayaan diri lagi. Pelecehan seksual itu merusak saya tapi saya juga belajar bahwa saya bisa bangkit lagi.' Resep pelecehan Kristina Aamand sudah sering mendengar cerita gadis-gadis itu. Ia bekerja untuk tempat penampungan bagi gadis-gadis di Denmark, negara yang punya banyak imigran Islam. 'Ini bisa terjadi baik di keluarga asli Denmark ataupun keluarga pendatang. Cuma kita tidak pernah memperhatikan situasi di keluarga-keluarga muslim. Ketika mengikuti pendidikan saya diajar untuk tidak perlu menaruh perhatian ke pelecehan seksual di negara-negara muslim. Ini karena insest dilarang di Islam jadi tidak akan terjadi. Itu adalah pemikiran yang naif. Tabu, rahasia, aib dan kelompok yang tertutup menjadi bumbu terjadinya pelecehan seksual.' Ibtisam mendapat pelecehan seksual dari saudara laki-lakinya sejak ia berusia enam sampai dua belas tahun. 'Kalau saya sampai cerita ke orang sayalah yang akan disalahkan. Saya akan dibunuh atau diusir. Saya merasa kotor, sedih dan terkucil dari keluarga saya sendiri. Saya sangat kesepian. Saya dulu gadis kecil yang sebenarnya tidak hidup. Saya bernapas tapi tidak lebih.' Pelecehan akhirnya berhenti satu tahun setelah Ibtisam mengancam akan buka mulut. Saida mendapat pelecehan seksual dari beberapa orang. Ia sampai sekarang masih menderita dampaknya. 'Saya dilecehkan sejak saya berusia empat tahun sampai 20 tahun oleh orang-orang yang berbeda. Saya hancur baik fisik maupun mental. Saya takut, tidak berani lagi dekat-dekat pria. Saya tidak bisa jatuh cinta lagi. Saya tidak punya masa remaja yang normal.' Dokter menyatakan Saida gila. Beberapa tahun lalu ia memulai proyek kamar. Dari proyek itu dia sadar banyak gadis dengan latar belakang Islam yang mendapat pelecehan seksual dan tidak bisa bercerita. Lebih banyak tanda Cerita Zohra, Rabea, Ibtisam dan Saida tidak sendiri. Masih banyak tanda-tanda yang menunjukkan pelecehan seksual di keluarga-keluarga Islam. Tempat penampungan Fier Friesland memberi naungan sementara bagi korban kekerasan yang berkaitan dengan aib keluarga. Separuh dari gadis-gadis yang ditampung di sana antara 2008-2010 ternyata pernah mendapatkan pelecehan seksual yang dilakukan oleh keluarga mereka. Para korban terutama berasal dari keluarga Turki atau Maroko. Tapi juga, Irak, Afganistan dan Kurdi. Zohra, Ibtisam, Saida dan Rabea sekarang berumur 30 tahun dan bisa kembali bangkit. Mereka kadang masih punya kontak dengan keluarga. Mereka berseru kepada para wanita yang mendapat pelecehan agar berani bercerita. "Mereka tidak sendiri. Pengalaman saya membuktikan sekarang lebih gampang membagi cerita. Saya berharap para korban bisa terinspirasi karena cerita kami,' kata Ibtisam. ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------ Kadertekst: Tidak ada laporan, tidak ada statistik Tidak ada data statistik tentang para korban pelecehan seksual dari keluarga muslim. Data tentang pelaku juga tidak ada. Zohra Acherrat, psikiater di Fier Friesland menyatakan pria muslim tidak banyak muncul sebagai pelaku tindakan pelecehan seksual. 'Akibatnya kita jarang memberi perhatian. Di banyak kasus, para korban tidak mau melapor. Jadi pelecehan itu di atas kertas tidak pernah terjadi.' Laporan tentang inses ini tidak hanya muncul di Belanda. Di Maroko dan Denmark juga tidak ada data. Tidak ada data berarti tidak ada bantuan. Willem Timmer dari Pusat Ahli Kekerasan Terkait Aib menyatakan: 'Kami tidak berpatokan pada cerita-cerita tapi harus ada penyelidikan dari ratusan kasus. Hasil yang ada tidak bisa menunjukkan bahwa inses lebih sering terjadi di keluarga muslim.' --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke: [email protected] Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
