---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Senin 27 Desember 2010 14:00 UTC



** DINAS INTELIJEN BELANDA HARUS DISELIDIKI

** MENPORA MALAYSIA MALU ATAS KASUS LASER

** BURSA INDIA BUKA INDEKS SYARIAH

** GEMA WARTA TOPIK TINJAUAN PERS: PESAN NATAL RATU BEATRIX DAN SOMALIA WAJAH 
BARU TERORISME BELANDA

** GEMA WARTA TOPIK BELANDA: WARGA SOMALIA KRITIK CARA KERJA INTERL BELANDA

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASONAL: MENJARAH BUKU KETIKA PERANG MASIH BERKOBAR

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: KILAS BALIK KONDISI KEHUTANAN INDONESIA 2010



* DINAS INTELIJEN BELANDA HARUS DISELIDIKI

Michael Ruperti, pengacara dua warga Somalia tersangka teroris ingin agar cara 
kerja dinas intelijen Belanda AIVD diselidiki. Menurut Ruperti, ada kesan 
blunder dalam cara kerja AIVD itu. Ia akan meminta Komisi Pengawasan Dinas 
Intelijen untuk mengadakan penyelidikan independen. Ia juga menyiapkan tuntutan 
ganti rugi. Berdasarkan informasi AIVD, Jumat lalu dua belas warga Somalia 
ditangkap, karena diduga akan melancarkan serangan teroris. Ahad kemarin lima 
orang dari mereka dibebaskan, karena tidak ada bukti. Salah satu klien Ruperti 
yang dibebaskan mengatakan, ia mengungsi dari Somalia justru karena takut 
diteror. Senin ini Kejaksaan Belanda akan mengambil keputusan tentang 
perpanjangan penahanan tujuh orang Somalia lainnya.


* MENPORA MALAYSIA MALU ATAS KASUS LASER

Menteri Olahraga Malaysia Ahmad Syabery Cheek menyatakan kaget atas prilaku 
"tidak sportif" penonton Malaysia pada pertandingan leg pertama Piala AFF 
Suzuki di stadion Bukit Jalil Ahad kemarin. "Saya merasa malu di depan tamu 
Indonesia saya, " tandasnya kepada AFP. Di antara 100.000 penonton Malaysia ada 
yang mengarahkan sinar laser ke para pemain Indonesia. Akibatnya tim Garuda 
sempat keluar lapangan memprotes peristiwa itu. Panitia pun mengancam akan 
menghentikan pertandingan kalau para penonton tetap berprilaku demikian. Enam 
menit kemudian pertandingan dilanjutkan dan akhirnya Indonesia kalah 0-3. Rabu 
mendatang Indonesia akan menjadi tuan rumah laga final Piala AFF Suzuki di 
Glora Bung Karno.


* BURSA INDIA BUKA INDEKS SYARIAH

Bursa efek Mumbai meluncurkan alat ukur khusus untuk perusahaan yang aktif di 
bidang syariah. Bursa efek di Mumbai ingin semakin banyak menggaet muslim ke 
lantai bursa. BSE Tasis Sharia 50-index itu terdiri dari perusahaan-perusahaan 
terbesar dari lima ratus perusahaan yang go public di Mumbai yang aktif di 
bidang ekonomi syariah. Perusahaan-perusahaan ini misalnya tidak boleh 
mengambil untung dari penjualan komoditi-komoditi "berdosa" seperti tembakau, 
senjata dan alkohol. Mencari untung melalui riba juga dilarang. Di India ada 
160 juta muslim, tapi banyak muslim tidak aktif di bursa efek karena dibatasi 
oleh syariah.


* UNIVERSITAS MALAYSIA SARANG REKRUT TERORIS

Universitas-universitas di Malaysia telah menjadi tempat rekrut bagi para 
militan Islam. Di sana mereka mencari para remaja untuk dimasukkan ke jaringan 
teroris. Demikian tandas pakar keamanan. Berbeda dengan negara-negara tetangga 
seperti Indonesia dan Thailand, bangsa yang mayoritas penduduknya muslim itu 
secara umum bebas dari serangan teror. Namun ada kekhawatiran, kebijakan yang 
tidak ketat di negeri itu menciptakan tempat bersembunyi para jihadis. 
Serangkaian penangkapan tahun ini menunjukkan bertambahnya jumlah kelompok 
radikal menggunakan Malaysia sebagai pangkalan untuk mencari para pendukung dan 
merencanakan serangan.


* KESABARAN KORUT TERBATAS

Korea Utara mengatakan, kesabarannya terbatas menghadapi latihan militer Korea 
Selatan. Korut menyatakan, berkat kemampuan menahan diri dan cinta damai  
mereka makanya tidak terjadi pertempuran di laut dekat Korut. Koran partai 
komunis Korut menyebut latihan itu "komplotan berbahaya" Korea Selatan dan 
Amerika, yang unjungnya  "pemusnahan". Di Korea Selatan ada 28.500 tentara 
Amerika. Korea Selatan menyelenggarakan latihan militer besar-besaran dengan 
melibatkan Angkatan Laut Amerika. Sebelumnya Korea menembaki pulau milik Korsel 
yang menewaskan empat orang warga. Penembakan itu merupakan dampak dari latihan 
Korea Selatan, yang saat itu konon ada geranat jatuh di perairan Korut.


* TURKI SAMBUT MERIAH MAVI MARMARA

Ribuan warga Turki merayakan kedatangan kapal Mavi Marmara. Ratusan balon 
diterbangkan saat kapal itu memasuki pelabuhan Istanbul. Mei lalu kapal ini 
diserang komando Israel ketika menjadi bagian iring-iringan membawa bantuan 
kemanusiaan untuk Jalur Gaza. Akibatnya sembilan orang meninggal. Hubungan 
antara Turki dan Israel pun menjadi tegang. Menlu Turki ingin memperbaiki 
hubungan dengan Israel, tapi menuntut agar Israel terlebih dahulu minta maaf 
sehubungan dengan operasinya di kapal tersebut. Namun Israel tidak berniat 
minta maaf.


* BOM BUNUH DIRI GANDA DI IRAK

Setidaknya tujuh belas warga meninggal akibat serangan bunuh diri ganda di kota 
Ramadi, Irak Barat, Senin (27/12). Banyak polisi tewas dalam serangan itu. 
Sekitar lima puluh orang terluka. Demikian ditegaskan jurubicara polisi Irak. 
Pelaku juga meledakkan dua kendaraan di dekat gedung pemerintah.


* ABHISIT BERHASIL BERTAHAN  PADA 2010

Perdana menteri Thailand berhasil bertahan meski para pengamat meragukan 
kemampuannya untuk tetap berkuasa pada 2010 ini. Abhisit Vejjajiva berhasil 
menghadapi krisis politik terparah sejak puluhan tahun dan ini merupakan 
ujicoba sangat penting untuk menghadapi pemilu  2011 di negeri yang masih 
terpecah belah itu. Protes besar-besaran di bulan April dan Mei di pusat kota 
Bangkok sempat menyulut kerusuhan yang mengorbankan nyawa lebih dari 90 warga. 
Sehingga banyak pengamat mengira, masa berkuasa Abhisit Vejjajiva segara 
berakhir. Namun warga Thailand kelahiran Inggris dan berpendidikan di Oxford 
ini berhasil membawa Partai Demokrat menentang oposisi "Kaus Merah". Dan tahun 
ini merupakan tahun kegita ia berkuasa.


* PAKET MENCURIGAKAN DI PELBAGAI  KEDUTAAN DI ROMA

Di kedutaan Yunani, Venezuela, Denmark dan Monako di Roma ditemukan paket 
mencurigakan. Demikian dikatakan polisi Italia. Paket yang diperuntukkan ke 
kedubes Yunani berisi bahan peledak. Polisi berhasil menjinakkan paket 
tersebut. Setelah diteliti, paket-paket lain ternyata tidak berisi bahan yang 
berbahaya. Minggu lalu kedubes-kedubes Swis dan Cile di ibu kota Italia itu 
sempat dikagetkan oleh ledakan paket bom. Seorang karyawan kedubes Swis terluka 
kedua tangannya, karena paket itu meledak ketika dibukanya. Di kedubes Cile 
juga ada yang terluka. Sebuah kelompok anarkis menyatakan bertanggung jawab 
terhadap pengirim paket-paket tersebut. Polisi Roma meningkatkan pengawasan 
tempat-tempat yang bisa jadi sasaran teroris.


* PESAN NATAL RATU BEATRIX DAN SOMALIA WAJAH BARU TERORISME BELANDA

Mereka tidak berjanggut panjang, tidak mengenakan baju Arab yang panjang, jadi 
bukan gambaran stereotip seorang muslim ekstremis. Demikian penjelasan mengenai 
12 orang warga Somalia yang ditangkap di Belanda akhir pekan kemarin dengan 
tuduhan merencanakan aksi terorisme. Menurut dinas intel Belanda AIVD ancaman 
akan aksi tersebut demikian besar, sehingga mereka harus bertindak.

Koran-koran Belanda ramai membicarakan penahanan tersebut. Dari 12 orang yang 
ditangkap, lima diantaranya telah dibebaskan karena terbukti tidak punya 
hubungan. Orang Somalia memang sekarang cepat sekali dihubungkan dengan 
jihadisme dan bajak laut. Memang gerakan Islam radikal Somalia Al Shabaab punya 
daya tarik tertentu bagi orang Somalia, tapi jumlahnya sedikit. Para pengikut 
gerakan ini berhubungan satu sama lain lewat internet.

Posisi warga Somalia di Belanda memang mengkhawatirkan. Dari 22.000 orang 
sepertiga menerima tunjangan sosial. generasi mudanya berprestasi buruk di 
sekolah dan banyak pengungsi Somalia yang tidak bisa membaca serta menulis. 
Karena itu banyak diantaranya yang hidup terisolasi, dan mudah dimanipulasi 
oleh gerakan seperti Al Shabaab. Perjuangan atas nama Islam menurut dinas intel 
Belanda memberikan satu tujuan dan identitas dalam hidup seseorang.

Setiap tahun menjelang Natal, Ratu Belanda Beatrix mengucapkan pesan Natal di 
televisi untuk rakyat Belanda. Tema tahun ini adalah toleransi terhadap sesama. 
Suatu tema yang ditentang, paling tidak oleh pemimpin partai PVV yang 
anti-Islam, Geert Wilders. Pesan Natal adalah satu-satunya cara bagi Ratu 
Belanda untuk mengeluarkan pendapat dengan bebas. Karena pesan ini tidak 
diperiksa sebelumnya oleh perdana menteri. 

Tapi perdana menteri Belanda bertanggung jawab atas segala dampak yang 
diakibatkan pesan Natal tersebut. Dalam pesan Natalnya tahun ini Ratu Belanda 
mengatakan "kita semua secara langsung atau tidak langsung tergantung satu sama 
lain. Dengan memusatkan pada satu perspektif umum, kita bisa mengalahkan rasa 
takut dan keraguan, dan menemukan keseimbangan antara 'kita' dan 'mereka'. 
menurut Beatrix itulah pesan Natal yang sebenarnya: rasa percaya, harapan dan 
kasih antar sesama. 

Sekian ulasan pers.


* WARGA SOMALIA KRITIK CARA KERJA INTERL BELANDA

Mereka ditangkap Jumat lalu, dan Ahad berikutnya sudah dibebaskan kembali. Dua 
warga Somalia yang ditangkap atas tuduhan mempersiapkan kegiatan terorisme, 
menuntut agar cara kerja dinas intel Belanda, de Algemene Inlichtingen- en 
Veiligheidsdienst, AIVD, diteliti. Dua orang ini termasuk dari duabelas warga 
Somalia yang ditanghkap Jumat lalu. Tujuh orang masih berada dalam tahanan, 
lima lainnya sudah dibebaskan.

Semua informasi tentunya bersifat rahasia. Namun, bagaimana pun, Jum'at lalu, 
AIVD menangkap mereka berdasarkan alasan kuat, kata kepala jaksa penuntut, 
Gerrit van der Burg.

Gerrit van der Burg: "Penangkapan dilakukan berdasarkan laporan AIVD. Isinya 
antara lain, informasi mengenai adanya sejumlah warga Somalia yang sedang 
mempersiapkan seranganteror di Belanda."
Laporan menyatakan ada kelompok ekstrim muslim, yang mungkin, pada saat 
peringatan Hari Natal, akan melakukan serangan. Demikian menurut AIVD. 
Penangkapan dilakukan oleh suatu satuan khusus kejaksaan, antara lain di 
beberapa toko penjual kebutuhan telepon genggam, milik warga Somalia, di 
Rotterdam.
Prosedur

Ahad kemarin lima warga Somalia sudah dibebaskan kembali. Dua orang di antara 
mereka, menghubungi advokat. Mereka merasa mendapat perlakuan sewenang-wenang.

mr. Michael Ruperti:  "Kami mengerti, pihak kejaksaan bertindak setelah 
menerima laporan dari AIVD. Prosedurnya memang demikian. Lalu, kepolisian 
nasional melakukan aksi penangkapan, dan dalam kasus ini dilakukan oleh satuan 
khusus kejaksaan."

Demikian advokat dua warga Somalia tersebut, mr. Michael Ruperti. "Dan itu 
semua, atas dasar laporan AIVD. Klien saya, yang sekarang sudah dibebaskan 
kembali, menuntut agar dilakukan suatu penelitian lebih lanjut mengenai cara 
kerja AIVD."

Sasaran Kecaman

Menurut Beatrice de Graaf,  dosen Pusat Penelitian Terorisme dan Kontra 
Terorisme, dari de Universiteit Leiden, dalam kasus seperti ini, ancamannya 
harus benar benar nyata. Selain itu, biasanya, pihak kejaksaan juga ikut 
mempertimbangkan, tentang perlunya melakukan aksi penangkapan. Untuk itu, 
mungkin saja diperlukan berbagai informasi tambahan dan penyidikan lebih 
lanjut. Jadi, aksi penangkapan warga Somalia tersebut, bukan semata-mata 
keputusan AIVD.

Beatrice de Graaf: "Tugas AIVD memang menjaga keamanan negara. Bukan 
menyediakan bukti-bukti untuk suatu perkara pengadilan. Orang tentu saja bisa 
memperdebatkan, apakah AIVD sebelumnya harus melakukan penyidikan lebih 
mendalam. Dari sisi lain, mengingat keterbatasan waktu, AIVD akan menjadi 
sasaran kecaman jika benar-benar terjadi sesuatu."

Bagaimana pun, dua klien advokat Michael Ruperti, menuntut penelitian mengenai 
cara kerja AIVD. Mereka juga mempertimbangkan akan menuntut ganti rugi.


mr. Michael Ruperti: "Ada komisi pengawas, yang berwenang memeriksa semua 
informasi yang dimiliki AIVD. Dua klien saya ini, melalui komisi tersebut  
ingin mengetahui, bagaimana cara AIVD mengumpulkan informasi. Di Belanda 
berlaku ketentuan, seseorang baru akan dianggap sebagai tersangka, kalau ada 
dugaan kuat mengenai keterlibatannya. Dua klien saya ingin mendapat kompensasi, 
atas kerugian yang mereka alami. Mereka ditangkap secara sewenang-wenang."
Berkas Perkara
Senin ini, berkas perkara tujuh warga Somalia yang masih ditahan akan 
diserahkan ke pengadilan. Dan selanjutnya pengadilan yang akan memutuskan, 
apakah mereka akan menjadi tertuduh di sidang pengadilan. Dari lima warga yang 
Ahad lalu sudah dibebaskan, seorang di antaranya harus masuk sel polisi lagi. 
Ia ternyata tinggal secara ilegal di Belanda.


* MENJARAH BUKU KETIKA PERANG MASIH BERKOBAR

Pecurian buku milik cendekiawan Palestina oleh tentara Israel dijadikan film 
dokumenter oleh Benny Brunner, seorang sineas Belanda-Israel. Menurutnya, 
sampai sebanyak 30 ribu buku dan naskah dalam bahasa Arab, termasuk yang langka 
dan mahal, ternyata masuk ke dalam Perpustakaan Nasional Israel, setelah perang 
tahun 1948. Laporan redaksi siaran Arab.

Minat pembuat film Benny Brunner pada topik ini disentil oleh sebuah artikel 
karya cedekiawan muda Israel Gish Amit. Ketika mengadakan penelitian untuk 
menulis disertasi doktor, Gish menjumpai banyak buku seperti ini. Menurutnya, 
Perpustakaan Nasional Israel "mengumpulkan" buku-buku ini dari pelbagai 
perpustakaan pribadi orang Palestina yang kabur karena diusir dari rumah mereka 
pada tahun 1948. 

Berkoordinasi dengan tentara
Benny Brunner sekarang menelusuri apa yang disebutnya "penjarahan" buku untuk 
dijadikan film dokumenter yang berjudul "Perampokan buku besar-besaran." Dia 
berharap akhirnya bisa melacak pemilik asli buku-buku itu. Salah seorang saksi 
mata yang sudah dihubunginya adalah Nasser Eldin Al Nashashibi, seorang 
keturunan cendekiawan Arab terkemuka di Yerusalem. Ketika pecah perang tahun 
1948, Nasser baru berusia 20 tahunan. Katanya, "Buku-buku kami dicuri dari 
rumah ini. Orang-orang Yahudi menjarahnya. Saya lihat dengan mata kepala 
sendiri."

Menurut Brunner, karyawan Perpustakaan Nasional berkoordinasi dengan tentara 
Israel. Mereka masuk rumah-rumah orang Palestina yang sudah dikosongkan dengan 
paksa. Kadang-kadang, demikian Benny berlanjut, buku-buku itu sudah dijarah 
ketika pertempuran masih belum reda. 

Tuduhan penjarahan ini dibantah oleh Perpustakaan Nasional Israel. Kepada Radio 
Nederland, Oren Weiberg, jurubicara Perpustakaan Nasional menyatakan bahwa 
lembaganya hanya mengelola buku-buku atas nama Dinas Hak Milik Yang Diabaikan 
di bawah Kementerian Keuangan Israel. 

Pihak ketiga
Dalam reaksi singkat, pejabat Kementerian Keuangan Israel memastikan bahwa 
memang itulah tugas Perpustakaan Nasional. Tapi, ditambahkannya, pada tahun 
1948, buku-buku itu dihimpun oleh pihak ketiga, itulah Universitas Haifa. Dari 
reaksi ini tetap tidak jelas dalam situasi apa buku-buku ini dihimpun dan 
bagaimana Kementerian Keuangan Israel bisa menjadi pemilik buku-buku itu. 
Pemilik asli buku-buku ini, demikian tertera dalam reaksi tertulis Kementerian 
Keuangan Israel, tidaklah diketahui. 

Sineas Benny Brunner berhasil menghimpun saksi, baik dari pihak Palestina 
maupun Israel, termasuk seorang yang pernah terlibat dalam proses indeksasi. 
Aziz Shehadah, seorang pengacara Arab-Israel dari Nazareth, masih bermahasiswa 
di Universitas Hibrani pada tahun 1960an. Waktu itu dia sempat bekerja paruh 
waktu di Perpustakaan. "Ada beberapa buku langka yang ditulis dalam aksara Arab 
kuno, tentang Islam," kata Aziz. "Semua orang juga tahu, buku-buku itu berasal 
dari kota Arab, ada beberapa yang masih ada dalam karung."

Menghapus nama
Menurut Benny Brunner, banyak orang yang dilacaknya dan ternyata terlibat dalam 
kisah buku-buku jarahan ini, menolak bertemunya apalagi difilm untuk dokumenter 
ini. Salah seorang bekas karyawan Perpustakaan Nasional Israel bahkan "bereaksi 
begitu agresif, dan ternyata ia bertanggung jawab pada proses indeksasi."

Untunglah ada juga yang mau bekerja sama. Salah seorangnya bahkan kepada Benny 
mengungkapkan ada karyawan perpustakaan yang bertugas menghapus nama pemilik 
orang Arab dari sebagian besar buku yang ada. Itu, demikian Brunner, 
"menjelaskan mengapa hanya 6000 buku yang disebut sebagai hak milik yang 
diabaikan, padahal pada dokumen asli tertera sebanyak 30 buku."

Menjual curian
Benny Brunner juga ketemu seorang Palestina warga Israel yang pada tahun 1960an 
sempat beli buku dari Perpustakaan Nasional hanya untuk mendapati bahwa buku 
itu ternyata milik temannya yang sudah pindah ke Libanon. "Kalau ada buku-buku 
yang tidak menarik bagi perpustakaan, seperti buku pelajaran sekolah, maka buku 
itu akan mereka jual. Bayangkan saja menjual barang curian kepada pemilik 
barang yang dicuri itu!"

Bersama anggota parlemen Israel dari fraksi hijau, Arjen El Fassed, yang 
keturunan Palestina, Benny Brunner sudah meluncurkan kampanye di internet untuk 
mencari orang-orang yang terlibat atau tahu tentang peristiwa ini. Begitu pula 
mereka yang pernah mendengar penjarahan buku dari orang tua atau kakek-nenek 
mereka. Informasi yang didapatkannya lewat jejaring sosial juga akan 
dimanfaatkannya menyelesaikan film dokumenter ini.


* KILAS BALIK KONDISI KEHUTANAN INDONESIA 2010

Pembabatan hutan terus berlanjut; pembukaan lahan kelapa sawit tidak berhenti; 
moratorium penebangan hutan dikeluarkan. Itulah poin-poin penting yang 
disampaikan Joko Arif dari Greenpeace tentang kondisi kehutanan 2010. Ikuti 
kilas balik kebijakan kehutanan 2010 bersama Joko Arif. 

Joko Arif (JA): Secara umumnya, dari segi kebijakan yang dilakukan oleh 
Kementrian, tidak banyak perubahan. Dalam artian begini, karena banyak sekali, 
masih tetap banyak, izin izin yang dikeluarkan oleh pemerintah, melalui 
Kementrian Kehutanan, terutama yang mengeksploitasi hutan Indonesia. Terutama 
untuk industri 'pulp and paper'. Jadi penghancuran hutan alam dan lahan gambut 
Indonesia ini masih terus dilakukan. Dan itu cukup masif ya. Sejak awal tahun, 
Kementrian Kehutanan masih terus menerbitkan RKT, atau Rencana Kerja Tahunan 
bagi perusahaan-perusahaan 'pulp and paper'  untuk terus menebang hutan alam, 
terutama di Sumatra. Jadi, dari sisi kebijakan Kementrian masih terus ya. Izin 
izin yang dikeluarkan masih terus dilakukan.

Radio Nederland (RN): Untuk kelapa sawit apa ada perubahan?

JA: Sama, masih sama demikian. Karena, walaupun Kementrian Kehutanan sampaikan 
bahwa mereka, sampai dengan sekarang tidak, atau belum, mengeluarkan izin 
pelepasan kawasan hutan untuk pembangunan, misalnya untuk kelapa sawit. Tapi, 
banyak sekali izin izin yang memang sudah dikeluarkan di tingkat daerah. Jadi, 
di tingkat gubernur dan bupati. Karena banyak sekali wilayah wilayah hutan yang 
dikeluarkan, untuk perkebunan kelapa sawit, di tingkat propinsi dan kabupaten. 
Jadi,  konteksnya sama, dan beberapa catatan yang dikeluarkan oleh 'Sawit 
Watch' misalnya, 2009 itu, dari angka-angka yang mereka pegang, masih sekitar 
duaratus hingga tigaratus ribu hektar. Dan izin dikeluarkan per tahun. Dan 
menurut catatan mereka juga, ada sekitar 27 juta hektar izin yang dikeluarkan 
untuk pembangunan kebun kelapa sawit. Itu semua, izinnya sudah dikeluarkan.

RN: Bagaimana dengan upaya advokasi selama 2010?

Klik tanda panah di bawah ini, untuk mengikuti wawancara selengkapnya:


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia

Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke:
[email protected]

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke