---------------------------------------------------------------------
WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.
---------------------------------------------------------------------
Edisi ini diterbitkan pada:
Sabtu 15 Januari 2011 12:50 UTC
** REGIM TUNISIA TUMBANG
** LEBIH DARI SERATUS TEWAS SAAT FESTIVAL AGAMA DI INDIA
** AMERIKA PERLUNAK SANGSI TERHADAP KUBA
* REGIM TUNISIA TUMBANG
TUNIS (ANP/AFP/EFE) - Rejim otoritas Tunisia pimpinan Presiden Zine al-Abidine
Ben Ali tumbang. Ben Ali yang sudah berkuasa lebih dari seperempat abad
melarikan diri dari Tunisia.
Menteri Mohamed Ghannouchi mengambil alih jabatan presiden interm sampai
dilaksanakannya pemilu yang dipercepat. Ghannouchi sudah menjabat sebagai
menteri selama sebelas tahun. Ia menyatakan akan berunding dengan semua partai
untuk membentuk pemerintahaan.
Ben Ali melarikan diri dari Tunisia setelah tentara mengambil alih Bandara
Tunis dan menutup penerbangan nasional. Televisi Al Jazeera memberitakan
tentara sudah mengambil alih kekuasaan. Para pengamat menduga situasi di
Tunisia sudah tidak bisa dikendalikan lagi. Sejak pecahnya demonstrasi Desember
lalu, sudah puluhan orang tewas.
Kantor Berita Arab Saudi, SPA, memberitakan Presiden Ben Ali berada di Arab
Saudi. Menurut berita yang tidak bisa dikonfirmasi, Ben Ali sebelumnya ditolak
masuk Prancis.
Situasi di Tunisia Sabtu pagi tegang. Jumat malam terjadi penjarahan dan
pembakaran gedung.
* LEBIH DARI SERATUS TEWAS SAAT FESTIVAL AGAMA DI INDIA
NEW DELHI (ANP/AFP) - Lebih dari seratus orang dipastikan tewas, Jumat (14/1),
di India selatan karena kecelakaan bus. Puluhan lainnya luka-luka. Para korban
adalah pengunjung acara keagamaan.
Kecelakaan terjadi setelah sebuah bus menabrak mobil dan merangsek kerumunan
pengunjung festival keagamaan dan akhirnya masuk jurang. Menyusul kecelakaan
tersebut banyak orang lari karena panik. Banyak orang yang terinjak-injak.
Kecelakaan terjadi di wilayah pegunungan. Ribuan pemeluk Agama Hindu setiap
tahunnya mengunjungi Pura Dewa Ayyappa di Sabarimala.
* AMERIKA PERLUNAK SANGSI TERHADAP KUBA
WASHINGTON (ANP) - Presiden Amerika Serikat Barack Obama memperlunak sangsi
terhadap Kuba.
Peraturan perjalanan dari dan ke Kuba diperlukan. Selain itu warga Kuba di
Amerika Serikat bisa mengirim uang ke Kuba dengan lebih sederhana. Demikian
disampaikan Gedung Putih, Jumat (14/1).
Menurut pemerintah Amerika dengan peraturan baru ini mereka berharap warga Kuba
'tidak bergantung pada otoritas Kuba'. Embargo perdagangan dengan Kuba masih
tetap berlaku.
Washington sudah memboikot negara komunis Kuba selama setengah abad. Sejak
Obama menjabat presiden, hubungan dua negara agak membaik.
* REAGAN SUDAH PUNYA ALZHEIMER SAAT JADI PRESIDEN
WASHINGTON (ANP/RTR) - Mantan Presiden Amerika Serikat Ronald Reagan sudah
menderita penyakit Alzheimer ketika menjabat di Gedung Putih.
Demikian ditulis putranya Ron Reagon dalam bukunya yang diterbitkan Selasa
(18/1) di Amerika Serikat. Menurut Reagan sejak 1983 ia sudah curiga ada
ayahnya tidak sehat. Waktu itu Reagan sudah menjabat presiden selama tiga
tahun. Dalam debat pemilihan presiden setahun kemudian, Reagan menyatakan 'muak
dengan mimpi buruk yang jadi kenyataan.'
Saat debat dengan kandidat dari Kubu Demokrat Walter Mondale, Reagan terlihat
gugup dan bingung. Reagan junior menulis, 'saya kaget sekali ketika melihat
ayah saya gugup menjawab pertanyaan, mengacak-acak kertas, itu sama sekali
tidak sesuai dengan karakter dia. Ia kelihatan bingung."
* CINA AKAN KIRIM TENTARA KE KOREA UTARA
SEOUL (ANP/AFP) - Cina berunding dengan Korea Utara tentang pengiriman tentara
ke negara komunis yang terisolasi tersebut. Demikian disampaikan sebuah harian
di Korea Selatan.
Menurut koran tersebut, tentara Cina akan ditempatkan di Kota Rason untuk
mengamankan pelabuhan. Untuk Cina pelabuhan tersebut sangat penting karena
menjadi pintu masuk ke Laut Jepang.
Cina menempatkan tentara di Korea Utara sampai tahun 1994. Hubungan Korea Utara
dan Korea Selatan dalam beberapa waktu terakir semakin memanas.
* KELOMPOK PENGEMIS BIADAB DI BANGLADESH DITANGKAP
DHAKA (ANP/AFP) - Aparat keamanan Bangladesh menangkap kepala kelompok pengemis
yang secara sengaja memotong anggota tubuh anak-anak.
Omar Farug (30) memotong tangan dan kaki setidaknya 15 anak dan memaksa mereka
untuk mengemis. Ia kemudian menyewakan anak-anak cacat dengan harga sekitar 50
ribu Rupiah kepada perempuan untuk mengemis. Perempuan tersebut mengaku ibu
dari anak-anak cacat tersebut.
Kejahatan kelompok pengemis tersebut terungkap setelah mereka memotong penis
anak berusia tujuh tahun. Ayah anak itu kemudian melapor ke organisasi HAM.
Bangladesh dalam tahun-tahun terakhir mengambil tindakan keras terhadap para
pengemis yang diduga berjumlah sekitar 700 ribu orang.
* JERMAN DAN BELANDA BAHAS BATAS LAUT
DEN HAAG (ANP) - Belanda dan Jerman berunding tentang batas wilayah laut.
Penentuan batas ini penting untuk pembangunan kincir angin lepas pantai di atas
Provinsi Groningen di Belanda yang dekat dengan Pulau Borkum milik Jerman.
Perusahaan Jerman yang mendapat ijin membangung kincir angin tersebut belum
pasti apakah semua kincir angin berada di wilayah perairan Jerman. Diduga
pemerintah Belanda juga harus memberikan ijin pembangunan.
Perundingan akan dilakukan oleh pejabat tingkat tinggi. Belanda dan Jerman pada
tahun 60an sudah membuat kesepakatan tapi dalam kesepakatan tersebut tidak
disebutkan batas laut secara pasti. Kedua negara berjanji akan menjadi tetangga
yang baik.
* WARGA SWISS INGIN BATASI KEPEMILIKAN SENJATA
BERN (ANP) - Usulan untuk membatasi kepemilikan senjata di Swiss mendapat
dukungan dari mayoritas warga.
Berdasarkan sebuah jajak pendapat, sekitar 52 persen warga Swiss akan mendukung
referendum yang akan digelar pada 13 Februari tentang pembatasan kepemilikan
senjata. Terutama pemilih perempuan menentang adanya senjata di rumah.
Di Swiss ada sekitar antara 1,2 dan 2,3 juta senjata api di rumah. Peraturan
kepemilikan senjata di Swiss adalah yang paling lunak di dunia. Inisiatif
referendum diajukan oleh gereja, serikat buruh dan organisasi lain. Mereka
meminta dibentuknya sistem perijinan dan pusat penyimpanan senjata tentara.
Dengan ini mereka berharap meningkatkan keamanan di Swiss.
* IRAN PERSILAHKAN INSPEKSI NUKLIR
TEHERAN (ANP/AFP) - Iran ingin menunjukkan itikat baik dalam kunjungan dua hari
perwakilan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) ke instalasi nuklir Iran.
Rombongan IAEA antara lain berasal dari Mesir, Emirat Arab, Kuba dan Venezuela.
Mereka memulai kunjungan Sabtu (15/1) di instalasi pengayaan uranium di Natanz
dan reaktor nuklir di Arak.
Iran juga mengundang Hongaria yang sekarang memegang kepemimpinan Uni Eropa.
Namun demikian, Uni Eropa, Cina dan Rusia menolak undangan. Amerika Serikat,
Britania Raya, Prancis dan Jerman tidak diundang.
Rusia dan Uni Eropa menyatakan IAEA-lah yang punya wewenang melakukan inspeksi
instalasi nuklir. Banyak negara menduga Iran membuat senjata nuklir.
---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia
Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke:
[email protected]
Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]
Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
---------------------------------------------------------------------