---------------------------------------------------------------------
WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.
---------------------------------------------------------------------
Edisi ini diterbitkan pada:
Jumat 04 Februari 2011 13:50 UTC
** MESIR SIAP-SIAP PADA "HARI LRNGSER"
** THEIN SEIN PRESIDEN MYANMAR
** WALIKOTA ROTTERDAM KUNJUNGI JAKARTA
** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: HARGA INDEX PANGAN DUNIA MENCAPAI REKOR
** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: 16 PANGGILAN TAK TERJAWAB
** TINJAUAN PERS: BARAT HARUS TERIMA KALAU ISLAM BERKUASA DI MESIR DAN BURSA
SAHAM INDONESIA MENGGIURKAN
** TOPIK GEMA WARTA INTERNASIONAL: MEMBURU HARTA PARA DIKTATOR
** TOPIK GEMA WARTA INTERNASIONAL: EKSODUS JEMAAT GEREJA SELEPAS SKANDAL
* MESIR SIAP-SIAP PADA "HARI LRNGSER"
KAIRO (ANP/EFE/RTR) - Di Mesir, kalangan yang anti Presiden Hosni Mubarak Jumat
ini kembali menggelar demonstrasi massal. Hari ini mereka sebut "hari lengser"
karena menghendaki Mubarak segera lengser.
Penyelenggara protes mengimbau warga Mesir kembali menuju lapangan Tahrir di
ibukota Kairo seusai solat Jumat. Ribuan warga semalam suntuk di lapangan.
Jumat pagi jumlah mereka ditambah dengan pengunjuk rasa lainnya. Militer
berdiri di jalan-jalan masuk lapangan Tahrir dan memeriksa identitas pengunjuk
rasa baru.
Keadaan di Kairo malam jumat lebih tenang daripada semalam sebelumnya. Ketika
itu pecah bentrokan antara warga yang pro dan anti Mubarak. Dipastikan lima
orang tewas dan ratusan lainnya cedera.
Menurut harian Amerika Serikat The New York Times pemerintah Amerika berunding
dengan rezim di Kairo soal lengsernya Mubarak dengan segera. Wakil presiden
Mesir saat ini, Omar Suleiman, dimaksudkan memimpin pemerintah interim.
Diharapkan tentara Mesir akan mendukung pemerintah baru. Suleiman adalah mantan
panglima angkatan udara sekaligus orang kepercayaan Mubarak.
Amerika Serikat juga menyarankan perundingan antara pemerintah peralihan dengan
partai-partai oposisi. Perundingan diharapkan bisa menghasilkan pemilu yang
bebas dan jujur September mendatang.
Kamis kemarin Mubarak mengatakan bersedia mundur, tapi tidak bisa melakukannya
karena negerinya dilanda kekacauan.
* THEIN SEIN PRESIDEN MYANMAR
YANGON (ANP/AFP/RTR) - Jumat ini parlemen Myanmar memilih Perdana Menteri Thein
Sein sebagai presiden. Hal ini disampaikan oleh seorang pegawai negeri secara
anonim. Thein Sein jenderal purnawirawan dipilih dengan mayoritas luas sebagai
presiden non-militer Birma yang pertama selama hampir 50 tahun.
November lalu partai USDP, yang berhubungan erat dengan rezim militer Myanmar,
menang pemilu dengan mayoritas luas. Tapi partai-partai oposisi tidak boleh
ikut serta pemilu.
Thein Sein dan dua calon wapres lainnya tergolong partai
USDP.
Thein Sein menggantikan diktator Than Shwe, yang memerintah dengan tangan besi
sejak tahun 1992. Memilih pemerintah baru merupakan langkah pertama Myanmar
menuju suatu demokrasi.
Thein Sein adalah orang kepercayaan Than Shwe. Presiden baru ini mundur April
tahun lalu bersama 20 jenderal lainnya untuk ambil bagian dalam pemilu sebagai
calon sipil.
Pemimpin oposisi Aung San Suu Kyi dari partai NLD menang pemilu tahun 1990,
tapi junta militer menjatuhinya tahanan rumah.
* WALIKOTA ROTTERDAM KUNJUNGI JAKARTA
Jumat ini Walikota Rotterdam Ahmed Aboutaleb bertolak ke Jakarta atas undangan
Gubernur DKI Fauzi Bowo. Kunjungan tiga hari itu ditandai pembicaraan soal
kerjasama Rotterdam-Jakarta dalam bidang pelabuhan dan pendidikan tinggi.
Selain itu Rotterdam juga ingin menawarkan jasanya kepada Jakarta dalam hal
mengatasi ancaman air.
Setelah Jakarta, Ahmed Aboutaleb melanjutkan perjalanan ke India.
* SRI LANKA 63 TAHUN
KATARAGAMA, Sri Lanka (AFP) - Presiden Sri Lanka Mahinda Rajapakse Jumat ini
berjanji akan menggalakkan pertumbuhan ekonomi untuk mengatasi kerugian yang
dialami negeri itu saat perang separatis. Pada pidatonya di Inggris menyambut
ulang tahun Sri Lanka yang ke 63, Rajapakse mengatakan akan melanjutkan
proyek-proyek infrastruktur dan melipatgandakan penghasilan per kapita sampai
$4,000 lebih tahun-tahun mendatang. Rajapakse menambahkan bersedia mengambil
keputusan-keputusan sulit yang mungkin tidak populer karena Sri Lanka terjerat
inflasi tinggi.
"Adalah tanggung jawab negara mengambil keputusan yang sulit dan berat untuk
membawa terang bagi masa depan anak-anak kami, daripada mengambil keputusan
populer tapi menjerumuskan negara dalam kegepalan', katanya.
Pihak oposisi Sri Lanka memboikot perayaan kemerdekaan Sri Lanka dan memprotes
penangkapan mantan penglima Sarath Fonseka, yang gagal mengalahkan Rajapakse
pada pemilihan presiden Januari 2010 .
* IRAN PERINGATKAN AMERIKA SERIKAT
TEHERAN, Feb 4, 2011 (AFP) - Gelombang pemberontakan di negara-negara Arab
menandakan "Kebangkitan Islam" yang sudah diperhitungkan sejak terjadinya
revolusi Iran tahun 1979. Demikian ujar pemimpin spritual Iran, Ayatollah Ali
Khamenei Jumat ini.
"Peristiwa-peristiwa di Afrika Utara, Mesir dan Tunisia serta negara-negara
lainnya mempunyai makna berbeda bagi kami,"kata Khamenei. Kata-kata Khamenei
itu disambut dengan yel-yel anti Amerika dan Israel.
Pejabat-pejabat tinggi Iran mendukung pemberontakan di Mesir dan memperingatkan
musuh bebbuyutan Teheran, Washington agar tidak turut campur tangan dalam apa
yang mereka sebut sebagai gerakan rakyat.
* IHWANUL MUSLIMIN TAK BERAMBISI PIMPIN NEGARA
KAIRO (ANP/RTR) - Ihwanul Muslimin, partai oposisi terbesra di Mesir, tidak
berambisi mencalonkan anggotanya sebagai presiden Mesir. Demikian Mohammed
al-Beltagi, bekas anggota parlemen untuk partai Ihwanul Muslimin, kepada kantor
berita al-Jazeera.
Beltagi selanjutnya mengatakan, pemerintah Presiden Hosni Mubarak melirik ke
Ihwanul Muslimin. Perwakilan pemerintah mengundang partai ini untuk berunding
mengenai reformasi politik. Pemerintah bersedia mengakui Ihwanul Muslimin, yang
resminya dilarang, sebagai partai resmi.
Beltagi mengatakan perundingan baru bisa berlangsung apabila rezim Mubarak
berakhir. Dalam sebuah wawancara dengan pemancar televisi Amerika ABC, Mubarak
mengatakan pemerintahnya tidak bertanggunjawab atas kekerasan yang terjadi
hari-hari belakangan. Menurut Mubarak kekerasan itu didalangi Ihwanul Muslimin.
Ihwanul Muslimin yang didirikan tahun 1928 mulai sebagai organisasi sosial dan
amal. Tapi gerakan itu semakin aktif dalam politik dan kini menjadi kelompok
terbesar dan yang paling canggih yang melawan Mubarak yang sudah berkuasa
selama 30 tahun.
* PELAKU SERANGAN BOM MOSKOW dari KAUKASUS UTARA
MOSKOW, Feb 4, 2011 (AFP) - Aksi bunuh diri dengan bom yang menewaskan 36 orang
dan mencederai 150 orang lebih di bandar udara Moskow, dilakukan oleh seseorang
dari Kaukasus Utara, wilayah Ingusetia. Demikian pemberitaan kantor berita
Interfax, yang mengutip sumber. Pelaku adalah Magomed Yevloyev, 20 tahun.
Menurut Interfax otoritas Rusia mengumpulkan DNA sanak keluarga Yevloyev yang
tinggal di desa Ali-Yurt , dekat kota Nazran dan mengirimkan DNA itu ke Moskow
untuk diperiksa.
* SEMUA WISATAWAN BELANDA SUDAH KELUAR MESIR
KAIRO (ANP) NULL Semua wisatawan Belanda kecuali dua orang, sudah meninggalkan
Mesir. Kedua warga Belanda yang masih berada di sana menandatangani pernyataan
yang berbunyi mereka tidak bisa mengandalkan Dana Malapetaka, karena memilih
tetap di negeri yang dilanda kerusuhan. Hal ini diumumkan seorang jurubicara
Kementerian Luar Negeri Belanda.
Sementara ini 1605 orang yang memiliki paspor Belanda dan berdiam di Mesir
mendaftarkan diri. Jumlah ini tidak mencakup semua warga Belanda yang tinggal
di Mesir, tapi Kementerian Luar Negeri tidak tahu jumlah sebenarnya. Ke1605
orang itu mendapat sms, yang mengimbau mereka menyampaikan kepada warga Belanda
lainnya agar melapor kepada kedutaan di Kairo.
* GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: HARGA INDEX PANGAN DUNIA MENCAPAI REKOR
Harga index pangan dunia terus naik. Bulan Januari naik mencapai 231, demikian
lembaga pangan PBB, FAO. Situasinya akan tambah suram bila kerusuhan yang
dipicu Tunisia menjalar ke Mesir dan siapa tahu ke negara-negara Timur Tengah
lain. Di Indonesia, kenaikan harga kebutuhan sehari-hari bukan disebabkan
karena kelangkaan pangan tapi menurunnya daya beli kelompok masyarakat paling
rendah. Demikian Khudori dari Asosiasi Politik Indonesia
Khudori: Situasi di Indonesia kalau kita melihat data Badan Pusat Statistik
sebetulnya yang terjadi bukan kelangkaan pangan, bukan pangan tidak ada. Saya
sudah baca angka ramalan BPS yang ketiga hampir semua komoditas pangan yang
diproduksi di Indonesia naik kecuali kedele. Beras, jagung, kacang tanah, ubi
kayu, ubi jalar, gula semua naik.
Kalau akhir-akhir ini banyak keluhan bahkan pemerintah sangat panik sehingga
membuat kebijakan membebaskan 57 pos tarif untuk komoditas kedele, terigu dan
yang terkait dengan pupuk, itu saya kira pemerintah panik karena memang
sepanjang tahun lalu harga pangan cenderung terus tinggi bahkan sampai
sekarang. Itu terjadi karena pemerintah tidak punya instrumen stabilisasi.
Yang terjadi di Indonesia menurut saya bukan pangan tidak ada. Sinyal-sinyal
karena bahwa kesulitan melakukan impor juga tidak ada sebetulnya. Tidak ada
keluhan dari importir misalnya tidak bisa mendapatkan pangan karena masalah ini
dan itu, tetapi yang terjadi adalah tidak ada problem supply pangan tetapi yang
terjadi adalah daya beli yang menurun, terutama warga yang miskin. Itu situasi
di Indonesia.
Radio Nederland (RN) : Jadi kenaikan harga pangan bukan disebabkan oleh
langkanya tetapi karena faktor ekonomi ?
Khudori : Ya, daya beli warga yang miskin. Inflasi tahun lalu juga lumayan
tinggi 6,9 hampir 7% sementara pendapatan hampir tidak naik. Itu yang membuat
akses atau kemampuan beli masyarakat miskin, turun. Dibanding dengan inflasi,
sebagian besar hampir separuh lebih, inflasi tahun lalu didorong oleh
in-stabilitas harga pangan. Jadi yang terpukul memang keluarga miskin, kelompok
miskin.
RN : Menurut lembaga pangan PBB - FAO, kenaikan harga index pangan di dunia
naik karena panen yang gagal yang disebabkan oleh bencana alam seperti di
Amerika, Australia dan sekarang timbul kerusuhan di Timur Tengah. Apa dampaknya
bagi Indonesia ?
Khudori : Dampaknya tentu saja ada, karena Indonesia untuk produk-produk pangan
utama sebagian besar masih impor. Misalnya terigu 100% impor, besarnya luar
biasa. Yang kedua, kedele 70% masih impor. Gula, 30% masih impor. Jagung juga
sebagian masih impor. Garam 50% impor.
Kalau ada masalah-masalah di pasar dunia, apakah itu 'shorted' (kelangkaan)
pasokan terus di-ikuti dengan kenaikan harga di pasar dunia, Indonesia pasti
kena dampaknya.
RN : Bagaimana situasinya di bulan-bulan mendatang ?
Khudori : Data FAO sampai akhir Desember dan proyeksi untuk 2011, hampir semua
pangan seperti gandum, biji-gijian yang besar seperti jagung, kedele, itu
hampir semua turun. Satu-satunya yang naik adalah beras. Beras sebetulnya bukan
makanan atau pangan dunia. Mayoritas pemakan beras di Asia. Itu akan menjadi
persoalan kalau situasi di Mesir tidak segera selesai dan bahkan bisa menular
ke tempat-tempat lain. Kalau di Mesir tetap seperti sekarang dampaknya yang
bisa kita lihat hari-hari ini adalah kenaikan harga bahan bakar yang sudah
menembus diatas US$ 100,- per barrel.
Kalau kita lihat pengalaman krisis pangan 2007-2008 sebetulnya salah satu
pemicu krisis pangan adalah kenaikan harga bahan bakar minyak. Harga bahan
bakar minyak yang tinggi akan membuat produk-produk yang bisa 'dikonversi'
menjadi minyak apakah itu dari tebu, apakah kedele atau jagung, itu tertarik.
Kalau sebagian pangan ini dikonversi jadi bahan bakar itu menjadi kompetitif
dibandingkan dengan minyak fosil. Itu akan menjadi problim karena disatu sisi
permintaan untuk perut tetap besar disisi lain ada permintaan yang lebih besar
juga untuk koversi penggunaan untuk bahan bakar, sementara produksi justru
turun.
Kalau situasinya seperti itu harga bahan bakar tidak terkendali dan nanti
beberapa negara yang selama ini menjadi produsen pangan dan menjadi eksportir
pangan dunia itu menutup ekspornya dan itu menjadi kebijakan energi oleh banyak
negara itu, bukan tidak mungkin situasi krisis pangan 2007-2008 akan terulang.
* GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: 16 PANGGILAN TAK TERJAWAB
Korban luka menimpa tubuh saya. Ia langsung digendong di atas bahu seorang
demonstran lainnya menuju sebuah tenda rumah sakit darurat. Selanjutnya ada
seorang tewas. Sementara seorang pemuda "Shahab" kembali berlari, melawan
pendukung Mubarak. Laporan Hans Jaap Melissen.
Ketika saya melihat ke atas menara hotel Hilton, ternyata ada peperangan
terjadi di sana. Hotel dengan sewa per malam 350 dolar itu menjadi markas para
jurnalis asing, Padahal jalan keluar mereka yang menuju Alun-alun dipenuhi
pendukung Mubarak yang sangat membenci wartawan asing.
Sementara saya bebas. Ada dua hal yang menguntungkan, hotel yang saya tempati
jauh lebih murah dan kolega saya dari redaksi Arab Radio Nederland, berjalan di
depan untuk melindungi saya jika kalau-kalau pendukung Mubarak mencegat saya.
Tentu saja jalanan berliku menuju alun-alun Tahrir yang melewati gang, dan
barikade merupakan suatu kemenangan. Terutama jika dipenuhi ketakutan yang
membayangi para jurnalis, Tidak ada yang menakutkan kecuali kemarahan rakyat.
Itu tidak ada bandingannya. Bom, granat, rudal yang saya lihat di banyak
peperangan kebanyakan bukan buat para jurnalis.
"Apakah anda aman di alun-alun itu, begitu pertanyaan yang berulang kali
diajukan dalam siaran. Di sini, justru aman. Di sini garisnya jelas dan para
demonstran senang melihat para jurnalis. Namun sekarang sebagian besar jurnalis
sekarang justru dijauhkan. Wartawan Belanda, yang tinggal di hotel Hilton,
dipindahkan ke tempat yang lebih jauh di kota.
Sementara saya tidak usah. Di pojok alun-alun saya tertidur lelap sesaat.
Tiba-tiba saya liat ada 16 panggilan telpon yang tidak saya jawab. Sangat
simpatik, itu adalah kekhawatiran akan keberadaan para jurnalis di Kairo. Namun
bukankah itu karena kami sendiri yang menginginkannya? Kami memilih tempat
sulit ini. Dan untuk itu ada risikonya. Tentu saja kami juga boleh
menceritakannya.
Namun kami berada di sini untuk tujuan lain. Mengenai orang-orang yang memilih
untuk tidak hidup di bawah soerang diktatur. Mereka memilih untuk berjuang.
Mereka yang rela mengorbankan diri untuk kebebasan. Saya berharap, panggilan
telpon jika saya berada di alun-alun Tahrir, menyangkut perjuangan itu. Jika
itu yang ditanya maka saya bersedida untuk menjawabnya, bahkan jika itu
sebanyak 16 kali.
* TINJAUAN PERS: BARAT HARUS TERIMA KALAU ISLAM BERKUASA DI MESIR DAN BURSA
SAHAM INDONESIA MENGGIURKAN
Harian Belanda menilai wakil Presiden Omar Suleiman mengeluarkan ungkapan
mencolok. Ia mengajak kalangan gerakan Islam terbesar Mesir, Ikhwanul Muslimin
melibatkan diri menentukan masa depan negeri yang dilanda kerusuhan politik
itu. Koran berbahasa Belanda, Trouw mengatakan wapres Suleiman kembali mendapat
tugas mengembalikan ketenangan dan kekecewaan rakyat. Ikhwanul Muslimin diajak
berunding untuk meredam gerakan massal anti Presiden Hosni Mubarak. Di lain
pihak wapres juga tidak ingin Mubarak mundur.
Koran Trouw juga melihat bahwa rakyat di negara-negara Arab mulai memimpikan
demokrasi gaya Turki. Yaitu demokrasi yang berdampingan dengan Islam. Trouw
menyandarkan pada hasil penelitian lembaga survei Turki pada dua pertiga
penduduk negara-negara Arab. Mayoritas rakyat di Arab Saudi, Irak, Yordania,
Iran, Libanon, Suriah dan Palestina menginginkan demokrasi model Turki. Boleh
saja meragukan keakuratan penelitian Turki itu, tetapi faktanya kalau rejim
Arab digulingkan, maka pilihannya mau seperti Iran atau Turki? Demikian harian
Trouw.
Para pengamat meragukan sejauh mana negara-negara Arab bisa meniru demokrasi
model Turki, karena gerakan Islam di Turki lebih moderat dibanding dengan
sebagaian besar negara Arab lebih fundamentalis, tutup analisa harian Trouw.
Sementara itu harian lain Belanda, NRC Handelsblad menilai bahwa negara-negara
Barat harus bisa menerima jika gerakan islam Mesir, Ihwanul Muslimin
memenangkan pemilu. Barat sudah terlalu lama mendukung rejim-rejim diktator di
Arab, hanya karena takut dengan Islam. Era itu sudah berlalu, demikian bunyi
opini di NRC Handelsblad. Dalam kasus Mesir, Amerika Serikat selalu dihadapkan
pada pilihan, mendukung pemimpin otoriter atau mendukung pemilu demokrasi yang
bermuara pada naiknya gerakan Islam, jadi pilihan antara mendukung Hosni
Mubarak atau Ikhwanul Muslimin. Hal sama terjadi di Aljazair dan juga Hamas di
Palestina.
Sekarang saatnya berubah, demikian Buruma penulis kolom di NRC Handelsblad.
Sebab semakin keras gerakan agama ditekan, akan semakin besar perlawanannya dan
pemikiran ekstiminya. Para pengikut Osama bin Laden berasal dari negara-negara
sekuler yang menindas kalangan agama, Mesir, Arab Saudi dan Aljazair. Penulis
mengingatkan agar tidak menyamaratakan semua negara Arab. Mesir bukan Aljazair
atau Iran. Demonstrasi di Mesir berlangsung damai, kekerasan justru muncul dari
pihal pendukung presiden Mubarak. Tulisan itu menekankan bahwa kalau memang
gerakan Ikhwanul Muslimin menang pemilu, bagaimanapun harus diterima.
Biarkan rakyat Mesir sendiri yang menentukan pilihannya. Kalau kebebasan
dibrangus, bisa kontra produktif, dengan munculnya gelombang baru radikalisasi
yang ditakutkan, demikian tutup tajuk NRC Handelsblad.
Kita ke Indonesia. Perdagangan bursa di Indonesia sangat dinamis. Sebuah
perubahan yang cepat, haruskah dihentikan, demikian analis Allard Gunnink di
situs bisnis moderen Z24. Banyak kalangan pengamat positif tentang prospek
ekonomi Indoneisa.
Indeks saham terpenting Indonesia, Jakarta Composite Index, meraih prestasi
yang bagus tahun-tahun belakangan. Seperti tampak pada grafik terbitan
Bloomberg tentang perkembangan lima tahun belakangan. Analisa menunjukan
peningkatan signifikan yang tidak biasa terjadi di bursa-bursa Eropa.
Jakarta Composite Index bangkit sangat cepat setelah terkena imbas krisis bursa
dan krisis kredit. Sekarang situasinya bahkan lebih baik dari sebelum krisis,
demikian amatan ekonom ini. Setelah anjlok ke posisi terendah Oktober 2008,
indeks Jakarta Composite menukik ke titik 1100, lalu bangkit melewati titik
3700 di akhir 2010 dan awal 2011.
Lonjakan ini tidak serta merta membuahkan kekaguman, demikian penulis di situs
bisnis ini. Ini bisa berarti pula peringatan bagi risiko menanam saham di
Indonesia. Harus dipikirkan baik-baik antara peluang dan risikonya. Di satu
sisi lonjakan di bursa Indonesia ini sangat menggiurkan, tapi sekaligus sebuah
peringatan agar berhati-hati karena risikonya juga semakin besar. Demikian
analisa situs bisnis Z24 mengenai lonjakan indeks di lantai bursa Jakarta
Composite Index.
* TOPIK GEMA WARTA INTERNASIONAL: MEMBURU HARTA PARA DIKTATOR
Diktator cabut, uangnya raib. Milyaran dolar tersimpan dalam rekening bank
rahasia di Swiss. Vila mentereng di Riviera Prancis. Yacht mewah yang sandar di
Monaco. Bagaimana mendapat harta rampokan itu kembali? Laporan Klaas den Tek.
Tadinya kepala negara, sekarang kriminal. Diktator yang kabur, Ben Ali, harus
membiasakan diri. Jaksa penuntut umum Brussels sudah mulai penyidikan
besar-besaran atas harta milik klan Ben Ali di Belgia. Sementara Prancis sudah
menyita pesawat pribadi mantan presiden Tunisia tersebut.
Kehidupan Mewah
Diktator serupa Ben Ali seringkali memeras kekayaan negerinya selama
bertahun-tahun. Milyaran disamarkan sebagai properti di luar negeri atau
disembunyikan dalam rekening rahasia. Sebagian besar diktator senang menyimpan
uang mereka di bank-bank Swiss. Sekali tersimpan, mereka bisa menarik uang
untuk biaya kehidupan mewah mereka selama-lamanya tanpa gangguan .
Tapi ada satu sosok yang ditakuti Ben Ali dan para mantan diktator lain: Daniel
Lebegue dari Transparency International. Organisasi internasional ini bertugas
memetakan korupsi di seluruh dunia. Lebegue, warga Prancis ini, bertindak
sebagai pemburu harta para diktator. Dialah yang membuat Belgia dan Prancis
menyita harta ilegal dan modal Ben Ali di kedua negara tersebut.
Bagaimana Lebegue sukses melakukan hal itu? Ada tiga langkah:
Surga Pajak
" Pertama, pihak kehakiman dan polisi Prancis harus memetakan modal dan
properti yang dimaksud, baru hakim bisa membekukan aset untuk mencegah uang
diselundupkan ke negara-negara surga pajak. Baru uang yang dicuri keluarga Ben
Ali tersebut bisa dikembalikan ke rakyat Tunisia."
Menurut Lebegue, pengembalian uang harus dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat,
dalam bentuk pendidikan atau perbaikan infrastruktur.
Tapi prakteknya tetap sulit. Di tahun 2009, seorang hakim Swiss memutuskan uang
6 juta dolar milik almarhum mantan diktator Mobutu Sese Seko dari Zaire, justru
dikembalikan ke keluarganya. Uang tersimpan dalam rekening bank Swiss yang
dibekukan sejak jatuhnya Mobutu. Pemerintah Kongo kepingin mengklaim kembali
uang tersebut, tapi hakim menilai permohonan telat diajukan dan sistem
pengadilan Kongo terlalu lemah.
Suharto
Transparency International menyebut mantan presiden Indonesia, Suharto, dengan
kekayaan 15 hingga 35 milyar, sebagai pimpinan paling korup sepanjang sejarah.
Kekayaan tetap dimiliki keluarga sejak jatuhnya Suharto tahun 1998. Baru tahun
2003, PBB mengeluarkan resolusi yang bertujuan memperoleh kembali kekayaan
tersebut. Indonesia memang punya perjanjian dengan 7 negara Asia lain bahwa
harta kekayaan ilegal bisa diperoleh kembali, tapi perjanjian tidak berlaku
atas kejahatan yang dilakukan sebelum tahun 2004.
Sementara bekas diktator Filipina Ferdinand Marcos harus menghadapi sejumlah
tuntutan pengadilan. Namun Marcos dengan licik menyimpan uang milyarannya dalam
pelbagai perusahaan, hal ini meniadakan bukti langsung bahwa dia adalah pemilik
uang. Puluhan kasus disidangkan, tapi pasangan suami istri Marcos-Imelda tetap
saja bisa berlenggang kangkung meninggalkan pengadilan. Setelah 30 tahun,
pemerintah Filipina hanya bisa mengejar 1,2 milyar dolar dari jumlah
keseluruhan 10 milyar.
UU Duvalier
Tapi ada secercah harapan. Sejak 1 Februari, kekayaan para mantan diktator
tidak lagi tersimpan dengan aman di rekening bank Swiss. Sekarang ada sebuah
undang-undang di Swiss yang memungkinkan uang kembali ke pemerintah sah sebuah
negara dan bukannya ke keluarga bekas diktator. Haiti adalah negara pertama
yang menikmati undang-undang yang dijuluki undang-undang Duvalier tersebut.
Pemerintah akan mendapat 4,4 juta euro dari bank rekening beku milik keluarga
Papa dan Baby Doc Dualier.
Namun, walaupun Swiss mengubah undang-undang mereka, tugas belum selesai
sepenuhnya, kata Lebegue:
"Sayang sekali surga pajak semacam Gibraltar, San Marino, Andorra, Malta dan
Kepulauan Karibia masih tetap ada. Lokasi ini tetap jadi tempat para diktator
menyimpan uang. Tapi paling tidak, baru-baru ini G20 menetapkan tujuan resmi
untuk bekerja sama mengklaim kembali kepemilikan ilegal."
Seberapa tertarik Daniel Lebegue akan harta kekayaan Presiden Mesir Hosni
Mubarak? Saat ini dia belum bisa bilang apa-apa. Tunggu kelanjutannya.
Link: 10 pimpinan dunia paling korup (dalam bahasa Inggris)
<http://iuhuru.com/2010/09/top-10-corrupt-world-leaders-history/>
* TOPIK GEMA WARTA INTERNASIONAL: EKSODUS JEMAAT GEREJA SELEPAS SKANDAL
Puluhan ribu penganut agama Roma-Katolik Eropa berbondong-bondong meninggalkan
gereja sebagai akibat skandal pelecehan seksual. Angka persisnya adalah:
Belanda 23 ribu, Jerman 123 ribu dan Austria 80 ribu. Ini baru angka dari tahun
lalu saja. Yang di Jerman disebabkan pendapatan gereja, sementara yang di
Belanda diakibatkan rusaknya citra gereja.
Angka di Belanda ini dipublikasikan Kaski, sebuah pusat kajian agama dan
kehidupan masyarakat Universitas Radboud Groningen. Ini terjadi terutama di
kalangan muda, usia 20 hingga 40 tahun. Sementara di tahun 2009, jumlah orang
yang meninggalkan gereja hanya seperempatnya. Menurut Kaski, jumlah ini masih
akan bertambah karena tidak semua paroki bersedia mengumumkan angka.
Jemaat meninggalkan gereja terutama karena berita-berita tentang pelecehan
seksual. Tapi menurut Jean-Pierre Wils, guru besar teologi Belanda, itu bukan
satu-satunya alasan:
Jean Pierre Wils:
"Seseorang yang sebelumnya tidak pernah berpikir meninggalkan gereja, tidak
akan melakukannya hanya karena satu alasan saja. Di lain pihak, orang yang
sudah berpikir untuk hengkang, cuma mencari-cari alasan tambahan untuk
memutuskan hubungan dengan gereja."
Memperkuat
Bagi Jean-Pierre Wils, puncaknya dua tahun lalu, ketika gereja memutuskan
mengampuni lagi persaudaraan Pius X (http://www.stpiusx.be/) "Saya tidak sudi
jadi anggota organisasi yang mentolerir ekstrimis macam itu," demikian Wils.
Skandal pelecehan seksual baginya hanya memperkuat alasan meninggalkan gereja.
Wils tahu betul situasi Eropa, karena lahir di Belgia, bekerja di Belanda dan
tinggal di Jerman. Sementara di Belanda gelombang eksodus meninggalkan gereja
sudah berlalu, di Jerman dan Belgia sedang berjalan. "Di Jerman, setiap
tahunnya ada saja orang membatalkan keanggotaan karena harus membayar pajak
gereja. Di Belgia, hal ini juga berlangsung cepat." Situasi di Belgia tampak di
forum internet banyak warga menyarankan sesama untuk meninggalkan gereja.
Masa Lalu Suram
Salah satu pencetus di forum adalah John Kessel (55). Ia orang Belanda, yang
tinggal di Belgia. Bertahun-tahun lamanya Kessel menjadi korban pelecehan
seksual seorang bruder dari biara Saint Louis di sebuah desa Belanda,
Oudenbosch. Ia memutuskan menuangkan kisahnya dan meninggalkan gereja di
(<http://johnkessel.viviti.com/files/documents/Uit-Het-'Rijke-Roomsche-Leven'-_of-niet_.pdf>),
untuk meninggalkan masa lalunya yang tercoreng. Namun ia terhambat peraturan
gereja.
John Kessel: Saya mendengar dari keuskupan Breda bagaimana caranya menarik diri
dari daftar jemaat di gereja. Namun ternyata itu belum cukup. Nama Anda diberi
keterangan tambahan dalam daftar jemaat. Pesannya adalah, Anda harus memikirkan
sesama manusia dan kekristenan Anda, serta melupakan boneka-boneka berkedok
uskup itu.
Angka Relatif
John Kessel tidak mau lagi bersusah payah untuk membatalkan keanggotannya di
gereja. Ia sudah menjauh dari gereja, namun tetap beriman. Ceritanya juga
menunjukkan bahwa angka jemaat yang meninggalkan gereja Roma Katolik relatif
kecil. Di tahun 2009 ada sekitar 4.212.000 jemaat yang terdaftar di gereja
katolik Belanda. Mundurnya 23 ribu orang tidak membawa dampak finansial buat
gereja Katolik Roma. Tapi di Jerman lain lagi, karena itu akan berdampak pada
bekurangnya subdsidi terhadap gereja. Di Belanda, ada dana pemerintah untuk
pemeliharaan monumen dan pendirian proyek sosial kemasyarakatan, dan itu tidak
bergantung pada jumlah jemaat yang terdaftar. Menurut penelitian tahun lalu,
ada 1700 warga katolik yang menghentikan keanggotaannya.
Selibat
Pengunduran diri jemaat di Belanda, Belgia, Jerman, Swiss dan Austria menurut
teolog Jean-Pierre Wilss tidak membawa perubahan besar.
Pierre Wills: Semua seruan, misalnya pekan lalu dari wakil parlemen Jerman
untuk menghapus selibat, ternyata ditolak mentah-mentah. Saya rasa semua orang
yang memimpikan gereja menjadi lebih liberal harus siap menerima kenyataan
bahwa semua itu cuma ilusi. Institusi ini tidak akan berubah.
---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia
Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke:
[email protected]
Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]
Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
---------------------------------------------------------------------