---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Jumat 11 Maret 2011 14:40 UTC



** INDONESIA PROTES KEDUBES AMERIKA

** GEMPA BUMI JEPANG TIMBULKAN KERUSAKAN BESAR

** TENTARA BELANDA YANG BEBAS BELUM TIBA

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: WIKILEAKS BONGKAR RAHASIA UMUM SBY

** GEMA WARTA TOPIK TINJAUAN PERS: PASPOR GANDA YANG BIKIN RIBUT DAN REFORMASI 
POLITIK DI MAROKO

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: LIBIA BEBASKAN TENTARA BELANDA

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PENGACARA BERUSAHA BEBASKAN CHARLES TAYLOR

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: KEBEBASAN PERS DI DUNIA ARAB 

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: KADER ABDOLAH: MENULIS MELAWAN DIKTATOR



* INDONESIA PROTES KEDUBES AMERIKA

ndonesia melancarkan protes terhadap kedutaan besar Amerika Jumat atas laporan 
dua surat kabar Australia, The Age dan The Sydney Morning Herald yang 
menyatakan Kedubes Amerika di Jakarta meragukan integritas presiden Susilo 
Bambang Yudhoyono.

Menteri luar negeri Marty Natalegawa mengatakan, pemerintah Indonesia telah 
mengajukan protes terhadap informasi yang diterbitkan kedua koran itu dan 
menyangkal laporan yang tidak berdasar tersebut.

Selanjutnya menlu Marty menambahkan, Indonesia sudah melakukan segala upaya 
untuk memberantas korupsi dan menggelar pemerintahan yang baik. "Laporan itu 
tentu saja tidak dapat diterima, tidak saja buat pribadi presiden SBY dan 
keluarga namun juga untuk seluruh bangsa," tambah menlu Marty.

Laporan di koran The Age dan The Sydney Morning Herald tersebut berdasarkan 
kawat diplomatik yang bocor ke WikiLeaks.

Dubes Amerika di Jakarta, Scot Marciel mengatakan pihaknya tidak bisa memberi 
komentar akan kebocoran berita tersebut. Dan menyatakan, publikasi semacam ini 
oleh WikiLeaks, sangat tidak bertanggungjawab dan kami memohon maaf kepada 
presiden SBY dan rakyat Indonesia.


* GEMPA BUMI JEPANG TIMBULKAN KERUSAKAN BESAR

Perdana menteri Jepang, Naoto Kan mengatakan gempa bumi yang melanda negaranya 
menimbulkan kerusakan besar di wilayah timur laut. 

Pemerintah mengatakan untuk mengirim militer ke wilayah bencana. Gempa bumi 
tersebut berkekuatan 8,9 skala richter.

Media massa Jepang melaporkan lima orang tewas dan banyak korban luka. Di 
ibukota Tokyo, gedung pencakar langit sempat goyang akibat gempa. Para karyawan 
berlarian ke jalan. 

Sementara itu di televisi terlihat, bagaimana anggota parlemen yang berlarian 
ke luar gedung ketika sedang mengikuti sidang. Gempa juga mengakibatkan empat 
juta warga Tokyo tak memiliki sambungan listrik serta melumpuhkan lalu lintas 
metro dan bandara.


* TENTARA BELANDA YANG BEBAS BELUM TIBA

Tiga tentara Belanda yang ditangkap 12 hari lalu di Libia akhirnya dibebaskan. 
Namun mereka belum kembali ke Belanda. Belum jelas, kapan mereka tiba. 

Mereka akan mendapat wawancara dari kementerian pertahanan dan akan dibimbing 
oleh para dokter dan psikolog, demikian dikatakan menteri pertahanan Hans 
Hillen dan komandan militer Peter van Uhm. Menurut mereka, ketiga militer 
menerima perlakuan baik dan berada dalam kondisi yang baik. 

Hari ini ketiga tentara Belanda akan melalui pemeriksaan kesehatan. Mereka juga 
akan diwawancara oleh Kementrian Pertahanan mengenai pengalaman mereka. Sabtu 
(12/03) besok mereka baru akan kembali ke Belanda..


* EVAKUASI SETELAH PERINGATAN TSUNAMI

Indonesia memperingatkan gelombang tsunami untuk penduduk di wilayah timur 
termasuk Papua, Maluku dan Sulawesi Utara setelah gempa bumi kuat di Jepang.

Tsunami diramalkan akan datang pukul 20.00 waktu setempat. 

Sementara itu pemerintah Filipina menyerukan ribuan orang untuk meninggalkan 
wilayah pantai menyusul peringatan tsunami yang diberikan setelah gempa besar 
di Jepang.

Menurut para seismolog, gelombang tsunami akan melanda Filipina pada pukul 1700 
dan 1900 waktu setempat. Tsunami sudah melanda Jepang dengan gelombang setinggi 
sepuluh meter.

Evakuasi juga terjadi di Hawai yang membutuhkan waktu empat jam. Sementara di 
kepulauan Marianen dan Taiwan juga berlangsung evakuasi warga. Tidak jelas 
berapa jumlah orang yang harus meninggalkan rumahnya.


* BAHAYA TSUNAMI DI SAMUDRA PASIFIK

Negara-negara di sekitar Samudra Pasifik mendapat peringatan akan bahaya 
tsunami. Setelah gempa dengan kekuatan 8,8 skala richter di Jepang, peringatan 
tsunami dikeluarkan untuk Rusia, Guam, Taiwan, kepulauan Markus dan Marianen 
utara. 

Selanjutnya lima belas negara juga harus waspada dengan kemungkinan gelombang 
tersebut antara lain Filipina, Hawai, Indonesia dan kepulauan Marshall.

Tsunami melanda Jepang, dengan tinggi gelombang antara 50 centimeter hingga 
satu meter yang menyeret mobil-mobil dan kapal-kapal.


* BERBAGAI NEGARA TAWARKAN BANTUAN KE JEPANG

Berbagai negara menawarkan bantuan kepada Jepang setelah gempa bumi dan tsunami 
yang melanda negeri itu. 

Salah satunya adalah Korea Selatan yang menjanjikan dukungan di antaranya 
adalah mengirim regu bantuan, demikian dikatakan kementerian luar negeri Korea 
Selatan kepada kantor berita Yonhap.

Selain itu Rusia juga menawarkan bantuan, menurut presiden Dmitri Medvedev, ia 
siap membantu negara tetangganya itu setelah gempa bumi.

Prancis, juga berjanji untuk menawarkan bantuan yang diminta oleh Jepang, kata 
presiden Nicolas Sarkozy dalam suratnya kepada perdana menteri Naoto Kan. PBB 
juga mempersiapkan puluhan regu bantuan, yang dapat dikirim ke wilayah bencana.


* PENGUNGSI DARI LIBIA

Lebih dari 250 ribu warga Libia, mengungsi ke negara-negara tetangga sejak 
kerusuhan yang berlangsung pertengahan Februari lalu, demikian menurut laporan 
PBB, Kamis.

Sebanyak 137.400 orang mengungsi ke Tunisia, sementara 107.500 orang ke Mesir 
dan 5400 lainnya ke Aljazair. Menurut koordinator bantuan kemanusiaan PBB, ada 
2200 orang mengungsi ke Niger.

Para pengungsi tinggal di perkemahan yang didirikan di perbatasan. Sementara di 
Coucha, perbatasan Tunisia, Program Pangan PBB dan Palang Merah Internasional 
membagikan makanan. Regu bantuan saat ini membutuhkan peralatan medis dan 
tenaga perawat bagi korban luka.


* ANGGOTA ETA DITAHAN

Empat orang yang diduga anggota gerakan teror Baskia, ETA ditangkap di Prancis 
utara. Demikian dikatakan polisi Spanyol.

Mereka ditangkap di sebuah rumah di Pas-de-Calais, di wilayah perbatasan dengan 
Belgia.

Jatidiri keempat orang tersebut  belum diumumkan. Sebuah radio Spanyol 
mengatakan bahwa komandan ETA, Alejandro Zobarn Arriola termasuk dalam keempat 
orang tersebut.


* KEBAKARAN DI PUSAT TENAGA NUKLIR JEPANG

Pusat tenaga nuklir di Onagawa, Miyagi, di Jepang timur laut terbakar, Jumat. 
Tempat itu terkena dampak paling parah akibat gempa bumi dan tsunami.

Demikian dilaporkan kantor berita Jepang, Kyodo. Media massa di Jepang 
melaporkan ada seruan keadaan darurat nuklir. Langkah itu dilakukan jika ada 
kebocoran radioaktif atau ketika sistem pendingin di pusat tenaga nuklir tidak 
berfungsi.

Badan Atom Internasional IAEA yang berkedudukan di Wina melaporkan keempat 
pusat tenaga nuklir yang paling dekat dengan pusat gempa dihentikan kegiatannya 
melalui cara yang aman.


* EROPA SIAP  BANTU JEPANG

Presiden Uni Eropa Herman van Rompuy dan ketua komisi Eropa, Jose Emanuel 
Barroso sangat khawatir dengan gempa bumi di Jepang.

Uni Eropa siap untuk membantu Jepang jika diperlukan, demikian pernyataan 
Barroso dan van Rompuy Jumat.

Dalam pernyataan dikatakan Uni Eropa siap membantu Jepang dengan segala cara. 
Selain itu Van Rompuy dan Barroso juga menyatakan simpatinya terhadpa 
pemerintah dan keluarga korban.


* TSUNAMI TAK TIMBULKAN KERUSAKAN

Badan Meteorologi dan Geofisika Indonesia menyatakan tsunami yang melanda 
pesisir Indonesia timur ternyata tidak menimbulkan kerusakan.

"Gelombang tsunami setinggi hanya sepuluh centimeter yang dipacu gempa bumi 
Jepang, melanda Sulawesi Utara dan kepulauan Maluku," kata petugas BMG Rahmat.

"Kami mencabut peringatan tsunami di Indonesia,"ujarnya. Gempa bumi berkekuatan 
8,9 skala richter di Jepang menewaskan 60 orang dan 56 lainnya dinyatakan 
hilang.


* BERITA BURSA

Gempa bumi kuat yagn melanda Jepang berdampak di lantai bursa. Selain itu para 
pialang saham juga khawatir dengan demosntrasi hari kemarahan yang bakal 
digelar di di Arab Saudi dan perkembangan di Libia.

Indeks AEX di Amsterdam dibuka dengan kerugian 0,7 persen. 

Nilai tukar euro tercatat $ 1.3835 
Satu euro setara dengan Rp 12.093
Satu dolar sama dengan Rp 8.763


* WIKILEAKS BONGKAR RAHASIA UMUM SBY

Penyalah gunaan kekuasaan oleh SBY yang juga secara pribadi mempengaruhi jaksa 
dan hakim untuk melindungi tokoh-tokoh politik korup. Penggunaan Badan 
Intelijen Negara BIN oleh SBY untuk memata-matai musuh politik dan menteri 
senior, seperti dibongkar oleh Wikileaks dan disorot media Australia, bukan hal 
baru. Itu semua mempertegas pengamatan para pakar politik. Demikian Indro 
Cahyono pengamat militer dan intelijen menanggapi pemberitaan di koran 
Australia, The Age dan Sydney Morning Herald 

Indro Cahyono (IC) : Campur tangan lembaga peradilan sudah rahasia umum. Campur 
tangan itu antara lain menunjuk orang-orang dia/SBY. Jadi campur tangan itu 
pasti. Yang kedua, penggunaan operasi intelijen untuk mengawasi lawan-lawannya 
itu justru dikatakan SBY sendiri, beberapa kali. Pada waktu itu di Jakarta Fair 
mengevaluasi hasil pemilu, SBY sendiri mengatakan bahwa kemenangan pemilu 
disebabkan oleh apa yang disebut dengan 'Operasi Senyap'. SBY mengatakan 
'Silent Revolution'. Itu jelas bagi pengamat militer dan intelijen, SBY 
menggunakan operasi intelijen untuk memenangkan pemilu tahun 2009. Itu jelas. 

Kalau untuk pemilu saja menggunakan operasi intelijen maka pasti untuk 
mengawasi lawan-lawannya dia akan mengerahkan atau menggunakan aparat yang 
sama. Itu saya kira begitu. Apa yang dikemukakan oleh Wikileaks bagi kita bukan 
hal yang tidak kita ketahui, kita tahu persis. Tapi sekarang mendapat 
konfirmasi atau pembuktian yang lebih jelas. Negara Amerika sendiri rupanya 
mengetahui juga hal itu. 

Jadi ini menambah kepastian kepada kita agar tidak ragu-ragu bahwa SBY 
melakukan 'abuse of power' (penyalah gunaan kekuasaan : red ) menggunakan 
segala kedudukan atau kewenangannya untuk kepentingan pribadi. Ini memperjelas 
dan meyakinkan kita dan sebenarnya kalau sudah yakin tidak ada alasan lagi 
untuk melakukan 'impeachment' pada presiden. 

Radio Nederland (RN) : Ketua fraksi Parta Demokrat Muhammad Jafar Hafsah di 
DPR-RI hari Jum'at (11/3) mengatakan : motif pemberitaan di koran The Age dan 
Sydney Morning Herald adalah untuk mendiskreditkan SBY.

Wikileaks Kredibel
IC : Kalau koran barangkali dia bisa mengatakan mendiskreditkan atau bukan. 
Tapi data Wikileaks itu sangat kredibel bagi pengamat politik di Indonesia 
karena data-data itu adalah data-data yang dibongkar dari hubungan diplomatik 
resmi jadi 'formally' antara 'G to G' (antar pemerintah) di semua negara. Jadi 
silahkan pembantu presiden atau ketua Partai Demokrat mengatakan bahwa ada 
motif mendiskreditkan. 

Yang dilakukan kedua koran Australia itu adalah mengungkapkan kebenaran ketika 
koran-koran di tanah air sudah diancam oleh sekretaris kabinet Ipu Alam 
kemaren. Jadi sekarang semacam solidaritas pers, ketika pers dalam negeri sudah 
tidak berkutik media massa luar negeri mencoba mengungkapkan hal itu di luar 
negeri. 

Terus terang, SBY di Indonesia memasung pers lebih dari pada presiden-presiden 
yang lain. Mereka menggunakan ancaman segala. 

RN : Mantan menteri sekretaris negara Yuzril Ihza Mahendra mengatakan tidak 
terkejut mendengar pemberitaan di koran Australia itu tetapi ia menyesalkan apa 
yang dilakukan SBY terhadap dirinya. 

IC : Begini ya. 

ikuti wawancara selengkapnya di www.ranesi.nl


* PASPOR GANDA YANG BIKIN RIBUT DAN REFORMASI POLITIK DI MAROKO

Saat yang menyakitkan untuk pemimpin partai PVV, partai populis anti-Islam 
Belanda pimpinan Geert Wilders, ketika media Belanda memberitakan salah satu 
anggota partainya untuk DPRD di propinsi Gelderland, Belanda Barat, Petra 
Kouwenberg, ternyata punya kewarganegaraan ganda, Belanda dan Turki. Padahal 
partai ini selalu menyatakan sangat menentang paspor dobel seperti itu. Menurut 
PVV 'dua warga negara, dua loyalitas, sama dengan plin-plan.'

Menurut harian DeVolkskrant dan Trouw, juru bicara PVV mengatakan Kouwenberg 
sendiri tidak tahu bahwa dia punya warga negara ganda. Dan sangat kaget waktu 
mengetahuinya. Karena itu dia akan ke kedubes Turki Senin untuk memulai proses 
pencabutan paspopr Turkinya. UU Turki menetapkan semua orang yang berayah atau 
ibu Turki mendapat pasopr Turki. Tapi paspor itu bisa dikembalikan apabila 
tidak diinginkan.

PVV sudah bertahun-tahun menuntut agar orang Belanda hanya diperbolehkan punya 
satu kewarganegaraan. Terutama politisi. Tahun 2007 Wilders menuntut agar 
walikota Amsterdam, yang ketika itu menjabat sebagai menteri muda, untuk 
menyerahkan paspor Marokonya. UU sama seperti Turki, tapi Maroko tidak 
mengijinkan warganya untuk mengembalikan paspor.

Reformasi Maroko
Dari Belanda kita ke Afrika Utara, tepatnya Maroko. Negara islam yang dipimpin 
oleh raja Mohammed VI Kamis kemarin berjanji akan melakukan reformasi politik 
besar-besaran. Dalam pidatonya Raja Maroko menyatakan parlemen yang baru 
terpilih mendapat lebih banyak kekuasaan. Pemerintah dipilih oleh parlemen dan 
perdana menteri berasal dari partai yang paling banyak menduduki kursi di 
perlemen. 

Selain itu Mohammed VI juga berjanji mengubah UUD. Di dalamnya akan ditetapkan 
hak-hak asasi manusia, hak kebebasan individu dan persamaan hak antara 
laki-laki dan perempuan. Ditambah lagi para hakim dan jaksa akan lebih 
independen dan pemerintah daerah mendapat lebih banyak hak otonomi. Sebuah 
komisi telah dibentuk yang akan menentukan perubahan dalam UUD Maroko. 

Reaksi pertama setelah pidato tersebut, rakyat Maroko positif. Apa yang 
dijanjikan sang raja memenuhi hampir semua tuntutan yang diajukan para 
demonstran revolusi 20 Februari. Ketika itu ribuan massa turun ke jalan 
menuntut reformasi politik di Maroko. Di berbagai negara Arab memang saat ini 
ada gelombang revolusi demokrasi, tapi tidak ada yang sedrastis di Maroko.

Apabila sang raja berhasil membuktikan semua janjinya, maka Maroko berhasil 
melakukan perubahan besar tanpa pertumpahan darah, dengan cara yang luwes. Ini 
bisa menjadi contoh untuk demokratisasi tanpa perubahan rejim. Demikian De 
Volkskrant dan sekian tinjauan pers.


* LIBIA BEBASKAN TENTARA BELANDA

Tiga marinir Belanda yang ditangkap 12 hari lalu di Libia akhirnya dibebaskan. 
Rezim kolonel Muammar Gaddafi melepaskan mereka Kamis (10/03) tengah malam. 
Belanda sama sekali tidak mengeluarkan uang tebusan untuk pembebasan ini, kata 
PM Belanda Mark Rutte.

"Glad to be back,"dan "Very good to be back" adalah reaksi pertama mereka. 
Kelegaan terpancar dari wajah ketiga tentara Belanda - dua laki-laki dan satu 
perempuan - ketika sampai di Athena, Yunani. Mereka dijemput seorang tentara 
Yunani Jumat (11/03) dini hari dari ibukota Tripoli, bersama-sama dengan 
sejumlah warga Yunani yang ingin meninggalkan Libia. 

Sejak Ahad minggu lalu tiga tentara ini terjebak di Libia, setelah gagalnya 
percobaan evakuasi seorang warga Belanda dengan helikopter. Di pantai, di dekat 
kota Sirte mereka ditangkap oleh tentara pemerintah.

Kondisi baik
Diplomat Belanda Ed Kronenburg bernegosiasi mengenai pembebasan ini dengan 
Libia. Ia hadir di bandara Athena. "Mereka baik-baik saja. Kondisi mereka juga 
prima walaupun baru melewati minggu yang berat. Saya percaya, mereka akan 
baik-baik saja," kata Kronenburg. 

"Semua berakhir dengan baik. Saya tak ingin banyak bicara. hanya saja saya 
harus berterima kasih atas dukungan pemerintah Yunani. Tanpa mereka, usaha 
pembebasan ini tak akan berhasil," kata diplomat Kronenburg. Salah satu staf 
Kementrian Luar Negeri Yunani juga ikut menjemput ketiga tentara  tersebut.

Bukan mata-mata
PM Rutte juga lega. Dalam pernyataan singkat ia memberi tahu, dalam perundingan 
dengan Libia, Belanda tak perlu menukar ketiga tentara dengan apa pun, tidak 
dengan uang, tidak juga dengan janji. 

"Kami telah menjelaskan duduk perkaranya, bahwa mereka awalnya berniat 
menjemput warga Belanda dari daerah berbahaya. Tak ada maksud lain, mereka 
bukan mata-mata dan tidak dalam misi militer. Karena itulah, situasi berakhir 
baik," kata Rutte. 

Rampasan Perang
Menurut Menteri Pertahanan Hans Hillen, rezim Gaddafi ingin memberikan kesan 
baik untuk mengambil hati masyarakat internasional yang sedang mempertimbangkan 
untuk memberlakukan no-fly-zone di wilayah udara Libia. Mengenai helikopter 
Belanda yang diambil Libia, Hillen tak risau, "Jika itu jadi rampasan perang, 
so be it." 

Banyak ketidakjelasan seputar percobaan evakuasi berbahaya di Sirte. Tadinya 
Kementrian Pertahanan tak mau berkomentar soal itu, mengingat keamanan tentara 
yang ditahan. Sekarang ketika mereka sudah dibebaskan, diskusi sepertinya akan 
mengalir.
  
Hari ini ketiga tentara Belanda akan melalui pemeriksaan kesehatan. Mereka juga 
akan diwawancara oleh Kementrian Pertahanan mengenai pengalaman mereka. Sabtu 
(12/03) besok mereka baru akan kembali ke Belanda.


* PENGACARA BERUSAHA BEBASKAN CHARLES TAYLOR

Pengadilan ini dianggap sampah. Hakim hanya bisa menyimpulkan : Tidak Bersalah. 
Demikian pengacara Charles Taylor dalam pembelaan terakhir di tribunal Sierra 
Leone. Pengacara menambahkan : Mengapa Gaddafi tidak digugat ? Koresponden 
Thijs Bouwknegt. 

"Yang mulia, saya tidak melakukan dan juga tidak bisa melakukan kejahatan 
terhadap negara jiran republik Sierra Leone". Itu diucapkan Charles Taylor 
tanggal 3 April 2006. Ketika itu ia untuk pertama kali digugat di pengadilan 
Freetown. "Saya sama sekali tidak bersalah", katanya dengan tegar. Ucapan yang 
sama bergeming untuk terakhir kali pekan ini, di Tribunal Sierra Leone di 
Leidschendam - Belanda. 

Untuk terakhir kali para pengacara Charles Taylor mengumpulkan semua argumen 
untuk membuktikan bahwa mantan presiden Liberia itu tidak ada hubungan apapun 
dengan kekerasan yang menteror Sierra Leone. Tapi para pakar hukum punya 
pendapat lain. Dasawarsa 90-an dibawah pengawasan PBB dan sejumlah negara 
Afrika barat, Taylor berusaha menciptakan perdamaian di kawasan. 

Stelan jas
Tribunal internasional sangat selektif, kata pengacara Courtenay Griffiths 
sambil melirik ke sejumlah kursi yang kosong di belakangnya. Satu-satunya yang 
hadir adalah Charles Taylor, dengan busana stelan jas yang rapih. Duduk tegap 
sambil merapihkan lengan jasnya. Ia memantau pembelaan pengacaranya dari balik 
kacamata hitam.

Awal Februari, Brenda Hollis dan tim penuntut umum internasional menyusun 
laporan akhir tentang kekejaman perang saudara di Sierra Leone. Brenda 
menceritakan kepada pengadilan tentang tentara anak Revolutionary United Front 
(RUF) yang dipengaruhi  obat bius, yang tangan atau kakinya putus dan tentang 
apa yang disebut 'intan-berdarah'.

Intan
Benang merah pengadilan ini adalah pemaparan Hollis : akhir tahun 80-an di 
Libia,Taylor dan pemimpin RUF Foday Sankoh menyusun rencana untuk menyerbu 
Afrika Barat dan setelah itu memperkaya diri dengan intan-intan dari Sierra 
Leone. Menurut jaksa penuntut utama, tidak diragukan secara pribadi Taylor 
bertanggung-jawab atas pembantaian, ancaman dan penyiksaan massal di Sierra 
Leone. 

Sankoh meninggal dunia sebelum para hakim memulai proses peradilan. Menurut 
pengacara Courtenay Griffiths yang berdarah campuran Inggris-Jamaika, Taylor 
dijadikan kambing hitam perang saudara di Sierra Leone. Padahal Gaddafi, yang 
melatih dia di Libia dan mengirim uang ke presiden Sierra leone dan Burkina 
Faso. 

Keringat
Griffiths peras keringat hari Rabu. Kadang-kadang ia menyeka keringat di dahi 
dengan saputangan berwarna jingga. Inti pembelaannya : ini adalah sebuah proses 
politik dan tribunal sangat selektif. 

Hukum tidak memihak. Apakah anda bangsawan, pelacur, presiden Amerika atau 
presiden Liberia. Tapi disini, katanya di depan ke-empat hakim, dipertanyakan ?

Pengacara top itu juga menyebut dokumen-dokumen rahasia kedutaan Amerika yang 
dibocorkan Wikileaks. Dari kedutaan di Liberia dan Belanda, kata pengacara 
Griffiths diasosiasikan bahwa Amerika berusaha mempengaruhi proses peradilan 
karena Washington ingin bagaimanapun juga agar Taylor dijebloskan ke penjara. 

Bagi Grffiths dokumen-dokumen itu juga membuktikan bahwa Tribunal Sierra Leone 
tidak netral, dan ini mencerminkan bahwa biaya tribunal bagian terbesar dibayar 
oleh Amerika. 

Griffiths menambah panas suasana dengan menuduh para jaksa menodai hukum 
internasional dengan menyebut pengadilan Taylor sebagai 'neokolonialisasi abad 
ke-21'. 

Kasus besar
Walaupun demikian para jaksa menyebutnya sebagai kasus peradilan yang besar. 
Mereka mengajukan 95 saksi sejak 2008. Termasuk sejumlah korban penyiksaan, 
tapi juga sejumlah pakar dan direktur untuk memberikan kesaksian mereka 
terhadap kekejaman Taylor. 

Semua bukti ditolak oleh para pengacara Taylor. Dianggap sampah. Biaya untuk 
menghadirkan saksi disebutkan terlalu besar. "Uang itu, demikian pengacara 
Terry Munyard, menodai hukum". 

Menunggu
Hakim harus memutuskan apakah hukum tidak ternodai. Diperkirakan pertengahan 
bulan Agustus akan diambil keputusan apakah Charles Taylor bersalah sebagai 
penjahat perang dan kemanusiaan seperti yang tercantum dalam 11 tuduhan. 
Charles Taylor tidak punya pilihan lain selain menunggu di sel tahanannya di 
sebuah penjara di Inggris.


* KEBEBASAN PERS DI DUNIA ARAB

"Kalian tidak mengerti apa-apa! Jangan sok patriotis! Saya seorang patriot yang 
lebih baik dari kalian semua! Saya berangkat perang dan bertempur!" Demikian 
Perdana Menteri Mesir Ahmed Shafiq yang kehilangan kesabaran dalam sebuah 
siaran langsung televisi dua minggu lalu. Hari berikutnya dia mengundurkan 
diri. Di Mesir yang baru, sebuah acara bincang-bincang bisa menjatuhkan seorang 
perdana menteri. Laporan John Tyler.

Sosial media mungkin telah memainkan peran sentral dalam pemberontakan di 
Tunisia dan Mesir, tetapi media mainstream (arus utama, red.) di dunia Arab 
juga semakin penting.

Situasi ini berbeda untuk setiap negara, tetapi kecenderungannya adalah: 
tekanan publik akhirnya menghasilkan lebih banyak kebebasan berekspresi di 
media Arab.

Perkembangan terbesar terjadi di dua negara dimana pemberontakan berhasil 
menggulingkan rejim, yaitu Mesir dan Tunisia. Lanskap media di kedua negara ini 
sekarang berada dalam keadaan mengambang, terutama di Mesir.

Pergolakan Mesir 
Marianne Nagui dari Free Voice, yayasan Belanda yang mempromosikan independensi 
media di Timur Tengah dan di kawasan lain mengatakan, Mesir berada dalam 
pergolakan. "Kita hidup di awal kebangkitan revolusi, dan itu sangat kacau, dan 
sangat, sangat tidak teratur." Semua media, baik koran, televisi, atau media 
sosial, mengabarkan apa pun yang mereka suka, dan mengkritik siapa pun yang 
mereka mau. Hal ini bisa bikin kebablasan, kata ibu Nagui.

Resminya, yang berwenang mengambil pendekatan lepas tangan, tapi badan 
intelijen tetap aktif di bawah radar. Ini bisa menyulitkan wartawan untuk tahu 
apa yang boleh atau tidak boleh mereka liput.

Sameh Saeed menjalankan sebuah platform online yang disebut Huquq,  yang 
mempekerjakan lebih dari 20 wartawan. Dia mengatakan intimidasi mulai sering 
terjadi, tetapi tidak selalu jelas siapa yang berada di balik itu. Dia 
menggambarkan insiden baru-baru ini yang dicurigai diperintahkan oleh militer. 
Seorang awak film dokumenter sedang merekam demonstrasi di luar bekas 
kementerian informasi ketika beberapa orang berpakaian preman menyuruh mereka 
berhenti. Kamera mereka disita, dan Mr Saeed menghabiskan satu jam setengah 
bernegosiasi secara hati-hati dengan sekelompok orang bersenjta sebelum para 
wartawan berhasil lolos.

Mendapat Tekanan
Pemerintah mendapat tekanan untuk melonggarkan pembatasan pers di negara-negara 
lain juga. Wartawan televisi dan koran pemerintah berdemonstrasi di Yordania 
minggu lalu, suatu tindakan tak terpikirkan tiga bulan yang lalu. Yaman telah 
mengumumkan undang-undang media baru yang lebih liberal - meskipun kritikus 
mengatakan itu cuma topeng, menutupi pemerintah yang bakal terus menekan 
kebebasan berekspresi.

Pembatasan media tetap terjadi di Maroko, namun Raja Mohammed VI telah 
mengumumkan rencana untuk mengadakan referendum tentang perubahan konstitusi. 
Aboubakr Jamai, seorang wartawan Maroko yang mendirikan Le Journal di tahun 
1990-an, mengatakan ini persis apa yang diserukan oposisi.

Mr Jamai tidak peduli kemungkinan tindakan keras atas wartawan. "Domestikasi 
pers telah mencapai puncaknya. Keadaan tidak bisa lebih buruk lagi" Sebaliknya 
saat ini segala sesuatu terjadi di Facebook, katanya. "Jika Anda seorang 
jurnalis dan Anda ingin meliput protes pada tanggal 20 Februari, atau seruan 
protes tanggal 20 Maret, Anda harus berada di laman Facebook yang tepat. Jangan 
buang waktu Anda di tempat lain."

Bahkan negara-negara garis keras seperti Suriah dan Arab Saudi tidak kebal 
terhadap semangat zaman. Di Suriah, larangan atas Facebook dicabut. Media 
sosial juga menerobos hingga ke Arab Saudi. Namun, menyimpang dari trend 
keterbukaan yang marak sekarang, pemerintah Irak bereaksi atas protes Jumat 
mingguan dengan menindak pers.

Sementara Libia tetap jadi sorotan saat ini. Stasiun televisi satelit 
al-Jazeera dan al-Arabiya punya peran sendiri: menjadi satu-satunya sumber 
berita non-pemerintah bagi sebagian besar Libia.

Perubahan di Timur
Idris Ibnu Tayeb, penulis Libya terkenal yang sudah lama mengkritik rezim 
Gaddafi, mengatakan perubahan terjadi di bagian timur negara itu. Bicara dari 
rumahnya di Benghazi, Bapak Ibnu Tayeb mengatakan wartawan di sana menerbitkan 
surat kabar pendek dengan berita pertempuran dan pengumuman. Radio Free Libya 
sekarang memancarkan siaran gelombang tengah dari Benghazi yang mencapai hingga 
ke bagian barat negara itu, dan televisi Radio Free Libya akan segera mengudara.

Tetapi bahkan ketika pertempuran berhenti pun, masih  banyak yang harus 
dikejar, demikian Ibnu Tayeb. Sedikit sekali pembangunan dalam hal institusi, 
termasuk media." Selama 42 tahun pemerintahan Gaddafi, kami bergulat dengan 
ketidakadaan."

Berkat al-Jazeera, Libya mampu mengikuti pengunduran diri Perdana Menteri Mesir 
Ahmed Shafiq. Shafiq adalah personifikasi kekuatan media yang baru ditemukan 
media di dunia Arab. Dan walaupun Shafiq jatuh setelah tampil di format 
tradisional, pengunduran dirinya justru menunjukkan sejauh mana media baru 
merambah dunia Arab. Dewan Tertinggi Militer yang memerintah Mesir mengumumkan 
pengunduran diri Shafiq, di mana lagi kalau bukan di Facebook.


* GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: KADER ABDOLAH: MENULIS MELAWAN DIKTATOR

'Kalau saya menulis, maka saya berada di medan perang, di lini depan menentang 
diktatur.' Kader Abdolah penulis Belanda-Iran, baru merampungkan roman baru 
'Sang Raja', melihat kesamaan antara Persia di abad 19 dengan Iran pimpinan 
Mahmoud Ahmadinejad. Bedanya, sekarang ini sudah demokrasi. Philip Smet

'Sedianya aku ingin menulis cerita tentang kakek. Dahulu dia adalah Perdana 
Menteri selama revolusi industri di Iran dan dia dibunuh,"kata Kader Abdolah. 
"Saya ingin menulis tentang itu, tapi Syah subjek yang lebih baik. Saya menduga 
sang raja itu lebih penting. Dan saya menemukan sosok Raja dalam diri saya."

Roman terbaru Abdolah berjudul 'De Koning' atau 'Sang Raja' terjadi di negeri 
asalnya Iran (dahulu: Persia). Menyerupai lokasi buku suksesnya 'Rumah Mesjid 
(2005). Roman 'Sang Raja' mengisahkan perubahan besar yang terjadi pada praoh 
kedua abad 19: era telegrafi, kereta api, listrik dan juga perubahan tata 
negara.

De Syah Iran terpaksa menyetujui melakukan penerapan teknologi. Tapi perubahan 
parlemen dan undang-undang dasar syah tidak mau tahu, walaupun sudah didesak 
Wazir Agung semacam pemimpin pemerintah. Akhirnya Wazir Agung kakek Abdolah pun 
diperintahkan untuk dibunuh. Tapi akhirnya syah sendiri dibunuh juga oleh 
lawannya. Demikian Abdolah dalam bukunya 'Sang Raja.'

Dikatator Baru
Kader Abdolah melihat kesamaan antara masa lalu dengan sekarang. 'Pada diri 
Syah ketika itu saya menemukan para pria dan kekuasaan: Kadhafi, Mubarak, 
Khomeini.' Sejalan perkembangan teknologi saat itu banyak dinasti yang tumbang, 
tetapi pada prakteknya mereka digantikan diktator-diktator baru.

'Sekarang ada Facebook. Diktator-diktator ini tidak mampu lagi meredam 
kebebasan berpendapat. Facebook akan menggulingkan Gaddafi, Mubarak dan 
Ayatullah dan membawa demokrasi jenis baru."

Lari
Kader Abdolah (1954) sendiri melarikan diri dari Iran di masa pemerintahan 
Ayatollah. Karena sebagai wartawan dan penulis serta aktivis oposisi, hidupnya 
terancam. Tahun 1988 dia bersama keluarga lari ke Belanda. Bahasa Ibunya Persia 
menjadi bahasa yang disensor dan dia memutuskan hanya menulis dalam bahasa 
Belanda.

Walaupun kalangan reformis Iran dipersulit dan ditekan tetapi Kader Abdolah 
cukup optimis: "Iran adalah salah satu negara demokrasi penting di Timur 
Tengah. Di Mesir dan Libya terjadi pemberontakan kecil hasilnya Mubarak 
tersingkir, tapi tatanan kediktatoran bertahan. Tapi di Iran ada gerakan bawah 
tanah. Mungkin perlu 30 tahun atau 40 tahun lagi, tetapi demokrasi sudah 
mendarah daging di rakyat. Dalam 20 tahun lagi kita akan memiliki demokrasi 
yang kuat dab sepenuhnya di negeri saya," demikian prediksinya.

Kemenangan
Buku-buku Abdolah diterjemahkan dalam berbagai bahasa. Tapi Iran sendiri 
seperti bisa diduga, melarang karyanya. Dia menganggap bukunya sebagai alat 
perjuangan.
[Qt melawan 1'01] "Ketika saya menulis, saya memikirkan orang-orang di Iran 
yang berjuang melawan kediktatoran. Ketika menulis, saya berdiri medan perang 
dan di barisan depan melawan kediktatoran. Buku saya disatu sisi adalah karya 
sastra, tapi di sisi lain merupakan alat perlawanan lawan ayatollah. "

Impiannya sangat besar, untuk kembali ke tanah airnya. Apakah Kader Abdolah 
akan melanjutkan menulis dalam bahasa ibunya? "Setelah 22 tahun saya tidak bisa 
lagi menulis dalam bahasa Persia. Saya tidak bisa menuangkan inspirasi dalam 
bahasa itu. Saya hanya bisa menulis dalam bahasa Belanda. Rasanya sedih, tapi 
mungkin nasib saya sudah begini."


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia

Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke:
[email protected]

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke