---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Senin 11 April 2011 14:20 UTC



** JEPANG BERTERIMA KASIH KEPADA DUNIA

** UU LARANGAN BURKA MULAI BERLAKU DI PRANCIS

** GEMA WARTA TOPIK EROPA: PRANCIS RESMI MELARANG BURKA

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: NEGARA EROPA LAIN JUGA MAU MELARANG BURKA

** GEMA WARTA TOPIK BELANDA: TES KEJIWAAN DAN PEMILIKAN SENJATA DI BELANDA

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: MEMBUKA SEKOLAH BELANDA DI MAROKO

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PENGUNGSI SEDUNIA SUDAH CAPAI TITIK GAWAT



* Senin (11/04) berbagai sekolah di Alphen aan de Rijn, tempat insiden 
penembakan Sabtu lalu, mengenang peristiwa berdarah yang menewaskan tujuh 
orang. Dinas Kesehatan GGD dilibatkan untuk membimbing anak-anak yang mengalami 
shock.

Pusat pertokoan de Ridderhof, tempat penembakan terjadi, hari ini (Senin 11/04) 
belum dibuka. Walikota khawatir banyak orang akan berwisata melihat lokasi 
kejadian. Kemarin malam sekitar 5000 orang menghadiri upacara mengenang para 
korban, yang dihadiri antara lain perdana Mark Rutte. Ia menyebut, penembakan 
itu merupakan perbuatan yang tidak bisa dilukiskan dari seorang yang suka 
menyendiri. Rutte mengatakan, Ratu Beatrix sangat ikut prihatin.


* JEPANG BERTERIMA KASIH KEPADA DUNIA

Perdana menteri Jepang Naoto Kan mengucapkan terima kasih kepada dunia 
internasional atas bantuan sehubungan dengan gempa dan tsunami yang melanda 
negeri itu.

Iklan yang memenuhi tiga perempat halaman yang dimuat di koran-koran terkemuka 
bertulisan "Terima kasih atas Kizuna (tali persahabatan). Iklan itu dipasang di 
the Financial Times, the Wall Street Journal dan the International Herald 
Tribune. Negara-negara seperti Amerika, Meksiko, Cina dan banyak negara Eropa 
mengirim tim ke Jepang menyusul gempat berkekuatan 9 skala richter dan tsunami.

Negara-negara lain mengirim bantuan dana untuk membantu negara ekonomi ketiga 
di dunia itu bangkit kembali. Bencana gempa dan tsunami tersebut mengakibatkan 
sekitar 28.000 orang meninggal dan hilang. Lebih dari 150.000 warga masih belum 
punya tempat tinggal.


* UU LARANGAN BURKA MULAI BERLAKU DI PRANCIS

Sejak Senin (11/04) Prancis merupakan negara Barat pertama yang melarang burka 
atau pakaian penutup wajah lainnya di depan umum. Para pelanggar bisa didenda 
150 euro.

Pria yang memaksa seorang perempuan mengenakan burka atau nikab bisa didenda 
maksimal 30.000 euro dan penjara satu tahun. Kalau perempuan yang dipaksa itu 
di bawah umur, pria pemaksa bisa didenda maksimal 60.000 euro dan dua tahun 
penjara. Menurut pemerintah Prancis, tindakan ini bertujuan untuk melindungi 
hak-hak perempuan. Namun para kritisi menilai hukum ini anti muslim. Amnesty 
International juga mengkritik UU ini. Menurut Amnesty, ini bertentangan dengan 
kebebasan berpendapat dan agama


* KADDAFI SETUJU USUL UNI AFRIKA

Pemimpin Libia Muammar Kaddafi menyetujui usul Uni Afrika untuk menyelesaikan 
konflik di negerinya. Presiden Afrika Selatan Zuma mengatakan hal tersebut 
seusai pertemuan dengan Kaddafi.

Pertemuan itu juga dihadiri oleh presiden Mali dan Mauritania. Mereka 
membicarakan "road map menuju gencatan senjata".

Delegasi para presiden negara-negara Uni Afrika itu hari ini akan berbicara 
dengan pemberontak Libia. Rencananya terdiri dari gencatan senjata, dialog 
antara pemberontak dan pemerintahah Kaddafi dan kerjasama dalam bantuan 
kemanusiaan. Zuma mengimbau NATO untuk mengakhiri serangan udara untuk memberi 
"kesempatan adil" bagi gencatan senjata. Masalahnya kemungkinan mundurnya 
Kaddafi juga dibicarakan, tapi tidak jelas apa hasilnya.


* ENAM JENAZAH DITEMUKAN LAGI DI MEKSIKO

Setidaknya 16 jenazah ditemukan lagi selama dua hari di pelbagai kawasan negara 
bagian Tamaulipas, Meksiko Utara. Demikian tandas kementerian pertahanan. 

Dengan demikian jumlah mayat menjadi 88. Menurut pengumuman itu, mayat digali 
dari empat pemakaman umum masyarakat San Fernando. Tujuh gang narkoba besar 
Meksiko dan betrok antara satu sama lain. Sejak Desember 2006 jumlah warga 
tewas sebanyak 34.600 orang akibat betrok tersebut yang juga melibatkan petugas 
keamanan. Presiden Felipe Calderon melancarkan oprasi militer memberantas 
narkoba sejak 2006 tapi gagal mengurangi tindakan kekerasan.


* ICT JANGAN SEMBARANGAN EKSPOR INTERNETFILTER

Menteri Luar Negeri Belanda Verhagen mengimbau perusahaan ICT agar tidak 
sembarangan memasok internetfilter ke semua negara. Mereka harus menyelidiki 
lebih dahulu apakah filter itu tidak digunakan untuk mengekang kebebasan 
informasi.

Rezim diktator bisa menyalahgunakan filter internet, tandas Verhagen. Dan ini 
harus disadari oleh perusahaan ICT. Ia menyebut Cina dan Iran sebagai contoh. 
Kebebasan berpendapat di internet sangat penting. Ini terbukti di negara-negara 
Arab, tandas menlu Belanda. Verhagen ingin agar negara-negara Eropa membuat 
perjanjian tentang penjualan tehnologi filter.


* NAPI AUSTRALIA MENIKAH PEREMPUAN INDONESIA

Penyelundup narkoba Australia yang dipenjara seumur hidup menikah dengan 
kekasihnya perempuan Indonesia di penjara di Bali Senin (11/04).

Martin Stephens dan Christine Winarti Puspayanti, keduanya 34 tahun, menikah di 
gereja di penjara Kerobokan.  Upacara dihadiri sanak saudara, teman termasuk 
para anggota apa yang disebut Bali Nine atau sembilan warga Australia yang 
dinyatakan bersalah menyelundupkan narkoba. Stephens tetap membantah bersalah.


* PRANCIS RESMI MELARANG BURKA

Prancis negara barat pertama yang melarang burka yang menutup seluruh tubuh 
wanita di tempat-tepat umum. Mereka yang melanggar peraturan ini dikenakan 
denda 150 euro, kalau suami memaksa istrinya, ia dikenakan denda 30 ribu euro 
dan dipenjara satu tahun. Hukuman ini diperberat kalau sang istri masih dibawah 
umur. Maka suami yang memaksa akan diganjar hukuman 2 kali lipat. Radio 
Nederland menjumpai profesor Musdah Mulia, guru besar Universitas Islam Negri 
Syarif Hidayahtullah di Jakarta.

Kalau yang dimaksud dengan burka itu pakaian yang menutup seluruh badan seperti 
perempuan Taliban di Afghanistan, yah itu harus dilarang.  Demikian pendapat 
profesor Musdah Mulia. Mahasiswa yang bercadar pun ia larang mausk kelas karena 
tidak bisa dikenali. Dalam Islam ada beberapa jilbab, di Indonesia sangat 
variatif. Kalau yang kelihatan hanya matanya saja ini tidak islami juga seperti 
yang terbaca dalam fatwa mufti Mesir. Tidak ada dalam Islam ajaran seperti itu. 
Menutup kepala hanya berlaku untuk istri-istri nabi yang tidak mau disamakan 
dengan budak-budak. Untuk masa kini proteksi itu tidak ada hubungannya dengan 
busana tertentu, sekarang bisa dalam bentuk perlindungan hukum, keterampilan.

Perbedaan hukuman berlaku antara wanita yang melanggar didenda jauh lebih 
rendah katimbang suaminya yang memaksa. Ini menarik karena anti pengekangan 
oleh suami. Terus terang sebagai perempuan muslim, profesor  Musdah Mulia juga 
cemas kalau masuk kamar kecil di negara-negara Arab dan melihat sosok berburka. 
Apakah ini benar-benar seorang perempuan?

Tapi bagaimana dengan kritik: negara sekuler jangan mencampuri masalah agama? 
Negara sekuler pun boleh mencampuri masalah agama yang menyangkut masalah 
keamanan dan melanggar hak orang lain. Apa yang mengancam agama dengan 
pelarangan burka ini.  Demikian profesor Musdah Mulia bertanya-tanya. Musdah 
sendiri tidak menggunakan burka, karena ini bukan kewajiban agama. Tanpa burka 
beliau tidak merasa dikurangi identitas muslimnya.

Di Indonesia ada beberapa daerah yang mewajibkan penggunaan jilbab bagi anak 
sekolah dan pegawai negri. Ini merupakan pemaksaan suatu interpretasi agama. 
Kalau di rumah yah tidak perlu dilarang, seperti di Prancis.

Di Belanda memang ada rencana pelarangan burka juga, namun tertunda dalam 
parlemen, walau partai populis kanan PVV pimpinan Geert Wilders berusaha 
menggolkan larangan ini. Komandan polisi wilayah ibukota Amsterdam Welten 
menyatakan ia tidak akan menerapkan larangan ini karena jumlah muslimah 
berburka kecil sekali. Larangan yang kompleks ini tidak mendapat prioritas 
polisi Amsterdam.


* NEGARA EROPA LAIN JUGA MAU MELARANG BURKA

Prancis merupakan negara pertama yang  melarang burka yang menutup seluruh 
tubuh wanita di tempat-tepat umum. Mereka yang melanggar peraturan ini 
dikenakan denda 150 euro, kalau suami memaksa istrinya, ia dikenakan denda 30 
ribu euro dan dipenjara satu tahun. Hukuman ini diperberat kalau sang istri 
masih dibawah umur. Maka suami yang memaksa akan diganjar hukuman dua kali 
lipat. Tapi bukan Prancis yang berencana melarang burka. 

Pada awalnya, di tahun 2010, bukan Prancis namun Belgia adalah negara barat 
pertama yang akan melarang burka. Parlemen sudah setuju namun krisis politik 
yang menyebabkan tidak terbentuknya kabinet baru, menghalangi larangan ini di 
Belgia.

Senat Spanyol tahun lalu sudah setuju, namun parlemen menolak, pemerintah 
sosialis pimpinan perdana menteri Zapatero memang juga menentang larangan burka 
ini tapi akan mendukung larangan mengenakan burka di gedung pemerintah. Kota di 
propinsi Katalonia, Leida, menerapkan larangan burka.

Di Italia, partai pemerintah Lega Nord, Oktober tahun lalu melansir rencana 
larangan burka di parlemen. Menteri dalam negri kemudian mencari solusi untuk 
masalah ini, sementara kota Italia Utara Novara awal tahun lalu sudah 
menerapkan larangan mengenakan burka dengan ancaman denda 500 euro bagi mereka 
yang melanggar.

Di Swiss, majelis tinggi menentang larangan burka, sedangkan di Denmark, 
perdana menteri Lars Loekke Rasmussen menyatakan di negaranya tidak ada 
dukungan untuk burka. Pemerintahnya akan mencari jalan keluar untuk membatasi 
burka tanpa melanggar hak yang tercantum dalam undang-undang dasar.

Di Belanda memang ada rencana pelarangan burka juga, namun tertunda dalam 
parlemen, walau partai populis kanan PVV pimpinan Geert Wilders berusaha 
menggolkan larangan ini. Komandan polisi wilayah ibukota Amsterdam Bernard 
Welten menyatakan ia tidak akan menerapkan larangan ini karena jumlah muslimah 
berburka kecil sekali. Larangan yang kompleks ini tidak mendapat prioritas 
polisi Amsterdam.


* TES KEJIWAAN DAN PEMILIKAN SENJATA DI BELANDA

Belanda disibukkan oleh dampak penembakan membabi buta yang Sabtu lalu, 9 April 
2011, terjadi di Alphen aan den Rijn.

Seorang pria memuntahkan peluru dari senapannya dan menewaskan enam orang, 
sebelum akhirnya menembak diri sendiri. Pria 24 tahun yang pernah dirawat di 
rumah sakit jiwa itu menyebabkan orang bertanya-tanya bagaimana dia bisa 
memperoleh izin memiliki senjata?

Belanda selalu membanggakan diri punya UU pemilikan senjata paling ketat di 
dunia, tetapi Tristan van der Vlis, seorang pemuda bersenjata di Alphen aan den 
Rijn ternyata punya izin memiliki lima pucuk senapan dan anggota kelab 
menembak. Masih belum jelas apakah senjata  yang digunakan menembak orang Sabtu 
naas itu dimilikinya secara sah, tapi, kalaupun penembak ini memiliki izin, 
tindakannya segera menimbulkan tanda tanya.

Gila senjata
Di Belanda, memiliki senjata hanya mungkin melalui persyaratan ketat, tapi 
tidak termasuk uji kejiwaan. Sekarang terungkap bahwa Tristan van der Vlis 
pernah mengalami depresi dan dorongan bunuh diri. Selain itu pada tahun 2006 
dia juga pernah dirawat di rumah sakit jiwa. Semua ini mendorong seruan supaya 
izin memiliki senjata baru dikeluarkan kalau pemintanya sudah menjalani tes 
kejiwaan.

Tetapi Henk Vogelzang tidak setuju. Dia adalah direktur kelab menembak KGO di 
Bussum, sebuah kota yang bersebelahan dengan Hilversum. Menurut Henk Vogelzang 
beberapa tahun belakangan, beberapa kali kelabnya telah melaporkan pada pihak 
berwajib ketika melihat beberapa anggotanya berperilaku tidak layak. Dalam 
beberapa kasus, ini menyangkut bergaul dengan orang-orang yang patut dicurigai 
dan, dalam kasus lain, cara tertentu dalam bicara tentang senjata.

Ini, demikian Henk Vogelzang, terlihat dari perilaku orang dalam berolah raga 
tembak. Di situ bisa diperoleh kesan apakah seseorang lebih gila senjata atau 
hanya senang berolah raga tembak.

Henk menambahkan, setiap saat kelab tembaknya prihatin dan melaporkan seorang 
anggotanya pada pihak berwajib, maka izin memiliki senjata yang bersangkutan 
juga dicabut. Baginya kontrol sosial seperti ini sudah cukup untuk mencegah 
kalangan memiliki senjata dengan sah akan menggunakan senjata itu untuk 
membunuh orang tidak bersalah.

Tidak di negeri sendiri
Pakar keamanan Belanda Glenn Schoen menegaskan berbagi informasi inilah yang 
dibutuhkan untuk mencegah insiden penembakan. Salah satu pelajaran dari 
penembakan di negara-negara lain adalah pelakunya biasanya memang memberi 
isyarat akan melakukan tindakan mengerikan itu. Masalahnya, informasi ini tidak 
langsung sampai pada aparat.

Dalam soal pencegahan ini Belanda memang ketinggalan, karena itu insiden Sabtu 
lalu sangat mengejutkan. Menurut Glenn Schoen, orang Belanda terbiasa melihat 
insiden itu terjadi di negara lain, tapi tidak di negeri sendiri.

Orang Belanda selalu merasa itu tidak akan terjadi di sini, demikian Glenn. 
Karena itu Belanda juga tidak merasa perlu mengambil tindakan tertentu. Tapi 
sayangnya dalam hal ini Belanda sudah ketinggalan zaman. Sikap naifnya harus 
ditinggalkan.

Upaya mencegah penembakan seperti ini memang tidak akan sepenuhnya berhasil. 
Tetapi Belanda punya dasar pengetahuan dan pakar di bidang ilmu jiwa yang 
dibutuhkan untuk bertindak. Demikian Glenn Schoen. Apa yang kurang adalah 
kesadaran bahwa cara seperti ini memang dibutuhkan.

Glenn Schoen menegaskan langkah pencegahan ini bukan merupakan prioritas di 
Belanda, karena sampai Sabtu lalu, insiden seperti ini belum pernah terjadi. 
Dengan begitu orang juga tidak terlalu tanggap terhadap isyarat akan munculnya 
insiden penembakan dan, kalau sudah tahu, meneruskannya kepada pihak yang 
berwajib.


* MEMBUKA SEKOLAH BELANDA DI MAROKO

Di Maroko, anak-anak Belanda sering tidak punya semangat lagi untuk mengikuti 
les tambahan karena hari-hari sekolah sudah begitu panjang. Itulah alasannya 
kenapa tidak dibuka sekolah khusus untuk anak-anak Belanda. Walau begitu, 
sekolah Belanda ini mungkin akan dibuka September mendatang karena upaya 
ibu-ibu Belanda-Maroko. Apalagi karena minat masuk sekolah Belanda ternyata 
besar.

"Pada pelbagai sekolah atau tempat kursus bahasa Belanda di seluruh dunia, 
anak-anak bisa memperoleh pelajaran bahasa Belanda di luar jam sekolah. Di 
Turki ada empat sekolah seperti itu, di Mesir satu. Bagaimana mungkin sekolah 
seperti ini sampai tidak ada di Maroko? Bukankah banyak orang Belanda keturunan 
Maroko?"

Tidak ada waktu
Ketika, satu setengah tahun silam, Farah Azmani pindah dari Almere di Belanda 
tengah ke Casablanca di Maroko, itulah yang sangat mengejutkannya. Di tempat 
tinggal baru itu dia bisa memilih pendidikan berbahasa Arab, Prancis, Spanyol 
atau bahasa Inggris bagi Rayyan, putranya yang berusia tiga setengah tahun. 
Tapi tidak ada sekolah yang menawarkan bahasa serta budaya Belanda. Padahal, 
sekitar 3000 orang berwarga negara Belanda menetap di Maroko. Di rumah, Farah 
memang sudah bicara bahasa Belanda dengan anaknya, tapi itu masih dirasanya 
kurang. "Apa saja yang bisa memperbaiki kemampuan anak saya berbahasa Belanda 
akan saya terima."

Farah Azmani adalah seorang guru SD. Ia menghubungi Yayasan Nederlands Oderwijs 
in het Buiteland, NOB, yang mengurus pelbagai sekolah dalam bahasa Belanda di 
luar negeri. Dia diberitahu bahwa beberapa tahun sebelumnya sudah ada gagasan 
mendirikan sekolah Belanda di Maroko. "Rencana ini gagal karena jam pelajaran 
sekolah-sekolah Maroko begitu lama dan sampai di rumah anak-anak masih 
disibukkan dengan PR. Tidak ada waktu lagi untuk ikut pelajaran tambahan Bahasa 
Belanda."

Di Kedutaan Besar Belanda, Farah Azmani bertemu Jan Hoogland, atase pendidikan. 
Bersama-sama mereka menyelengarakan angket untuk mengetahui minat para orang 
tua. Dari situ terbukti bahwa memang panjangnya jam sekolah di Maroko merupakan 
hambatan utama. Sekolah biasanya baru selesai jam setengah lima sore.

Besarnya minat
Lebih dari itu, di kota besar seperti Casablanca, kemacetan lalu lintas juga 
menghambat mobilitas orang. Itulah alasannya mengapa gagal rencana mendirikan 
sekolah di Mahammedia, kota antara Rabat dan Casablanca. Tapi sekarang akan 
dibuka satu sekolah di Rabat dan satu lagi di Casablanca. Itu dimungkinkan 
karena besarnya minat. Jumlah minimun untuk bisa membuka sekolah Belanda adalah 
10 murid. Sekarang sudah 40 murid mendaftar.

Marcel Kuiper punya empat anak usia sekolah, dia sangat senang dengan inisiatif 
Farah. Anak-anak Marcel fasih bahasa-bahasa Arab dan Prancis, tetapi tidak 
lancar berbahasa Belanda. Ia setuju dengan keluhan jam sekolah yang terlalu 
panjang. "Angket saya isi dengan pernyataan saya senang kalau ada sekolah 
Belanda yang mengadakan aktivitas bermain. Anak-anak sudah disibukkan dengan 
PR, dan setelah pelajaran yang begitu panjang, mereka tidak punya semangat 
belajar lagi pada hari itu. Oleh karena itu les tambahan bahasa Belanda harus 
dibuat menarik untuk anak-anak, sehingga mereka bersemangat menghadirinya."

Salah satu hambatannya adalah syarat sekolah Belanda, bahwa paling sedikit 
anak-anak harus memperoleh pelajaran tiga jam perminggu. Itu berarti terlalu 
banyak bagi anak-anak yang tiap harinya baru selesai sekolah jam setengah lima 
sore. Lama dicari jalan keluarnya. Mungkinkan dicari akhir pekan sebulan atau 
dua bulan sekali untuk mengikuti pelajaran bahasa Belanda? Akhirnya pelajaran 
tambahan bahasa Belanda itu dibagi dalam dua blok, masing-masing satu setengah 
jam.

Merogoh kocek
Masih harus ditunggu apakah upaya ini benar-benar berhasil. Sekarang sedang 
dibentuk pengurus sekolah. Setelah itu dicari tempat yang paling cocok, 
sehingga jelas berapa besar biaya yang dibutuhkan. Yayasan NOB yang mengurus 
pelbagai sekolah dalam bahasa Belanda di luar negeri akan memberi subsidi 389 
euro bagi tiap murid. Tapi tampaknya itu masih kurang. Jadi harus dicari 
sponsor. "Orang tua pasti bersedia merogok kocek sendiri. Ini juga terbukti 
dalam angket. Sebagian besar orang tua tidak keberatan untuk membayar beberapa 
ratus euro per tahunnya."

Metoda belajar/mengajar masih harus dicari. Setelah terbentuk pengurus, bersama 
NOB akan ditentukan metoda mana yang akan digunakan. Kalau semuanya lancar, 
sekolah pertama bahasa Belanda di Maroko akan dibuka tanggal 1 September 
mendatang.


* PENGUNGSI SEDUNIA SUDAH CAPAI TITIK GAWAT

Untuk menampung para pengungsi yang datang dari Afrika Utara saja, dibutuhkan 
dana 67 juta dolar. Demikian Komisaris Tinggi PBB untuk pengungsi UNHCR Antonio 
Guterres. Di seluruh dunia saat ini orang sedang menghadapi krisis pengungsi 
yang terparah dalam beberapa tahun terakhir.

Sebuah perahu tenggelam Rabu lalu 60 kilometer di depan pantai Italia. Perahu 
itu mengangkut para pengungsi dari Somalia, Eritrea dan Pantai Gading. Mereka 
melarikan diri dari Libia. Lebih dari 200 orang penumpang tewas. hanya 47 orang 
yang berhasil diselamatkan, antara lain seorang ibu hamil.

"Kami sangat terkejut," kata bintang film terkenal Angelina Jolie. Sementara 
komisaris tinggi PBB untuk para pengungsi Antonio Guterres 
menambahkan,"Orang-orang ini sudah melarikan diri dua kali. Pertama-tama dari 
penganiayaan dan perang  di negara asalnya dan sekarang, pada saat mereka 
mencari tempat aman di Italia, mereka meninggal dunia secara tragis."

Sementara itu Jolie sedang berkunjung ke Libia, sebagai goodwill ambassador, 
duta besar persahabatan dari organisasi pengungsi PBB itu.

Krisis
Saat ini aliran pengungsi terutama dijumpai di benua Afrika. Akibat pertikaian 
di Libia sudah lebih dari 440000 orang melarikan diri ke Tunisa, Mesir dan 
negara-negara Eropa yang terletak di Laut Mediterania. Menurut UNHCR situasi 
para pengungsi itu lebih mendesak lagi akibat kerusuhan di Yaman dan Suriah. 

UNHCR menyelidiki pada saat ini di seluruh dunia ada 46 juta orang yang 
terpaksa melarikan diri dari rumah mereka. Sementara masyarakat internasional 
memiliki sumber daya yang semakin sedikit untuk membantu orang-orang ini. 

"Kelihatannya kita hanya memikirkan mereka apabila ada kamera televisi di 
dekatnya," ujar Marian Jesus Vega, juru bicara UNHCR. "Apabila sebuah negara 
atau wilayah tidak algi dianggap menarik oleh media, maka menghilang pula 
perhatian politik terhadap mereka," kata Vega.

Perang dan Bencana Alam
Bagi UNHCR, pengungsi bukan hanya orang-orang yang harus meninggalkan tempat 
tinggal mereka karena alasan politik, perang atau konflik lain. Bencana alam 
juga merupakan penyebab penting. Dampak dua jenis penyebab tersebut sama, 
keamanan terganggu.

Menurut UNHCR saat ini jutaan warga Sudan terpaksa meninggalkan rumah mereka, 
mengungsi ke wilayah lain dalam negeri mereka sendiri, dan tinggal di 
tenda-tenda penampungan. "Dan masih di benua Afrika, Somalia misalnya. Banyak 
pengungsi berasal dari negeri ini. Serlanjutnya, hal sama berlaku bagi Kongo 
dan Uganda ...," kata Maria Jesus Vega.


Asia
Situasi di Asia tidak lebih baik. Masalah di Myanmar adalah gabungan antara 
konflik dan siklon, yang menyebabkan lebih dari dua juta jiwa meninggalkan 
tempat tinggal mereka. Ratusan ribu di antaranya menyebar ke Thailand, Malaysia 
dan Bangladesh. Namun, sebagian besar, mencari tempat pengungsian di dalam 
negeri.

Selanjutnya, warga Afghanistan yang melarikan diri ke Pakistan. Sementara di 
Afghanistan sendiri, sekitar 300.000 orang juga mencari tempat pengungsian di 
dalam negeri. Lebih lanjut lagi, sekitar satu setengah juta warga Irak 
melarikan diri ke Suriah, Libanon dan Yordania. Dan di Irak sendiri terdapat 
sekitar satu juta pengungsi. Menurut istilah PBB, mereka adalah 'Internal 
Displaced Persons'.

Amerika
Di benua Amerika, perhatian berbagai organisasi kemanusiaan terutama ditujukan 
pada Kolombia. Sementara masyarakat internasional sama sekali tidak 
memperdulikan keadaan di bagian dunia ini. Padahal, akibat konflik domestik, 
lebih dari tiga juta jiwa mengungsi.

Selanjutnya, sekitar 500.000 warga Haiti, yang tinggal di tenda penampungan di 
negeri mereka sendiri. Bencana gempa bumi terjadi satu tahun lalu. Ketika itu 
jadi pokok berita dunia. Sekarang, berbagai tim kamera sudah tidak ada lagi.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia

Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke:
[email protected]

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke