--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Jumat 15 April 2011 13:20 UTC ** GEMA WARTA TOPIK BELANDA : EKSPOR FILTER INTERNET: CEGAH ILEGALITAS, MALAH KENA SENSOR ** TINJAUAN PERS 15 APRIL 2011: PENGUSIRAN PEKERJA MIGRAN DI BELANDA ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: MANFAATKAN MAHASISWA UNTUK HUBUNGAN DAGANG ** GEMA WARTA TOPIK BELANDA: POTRET AHMED ABOUTALEB, WALIKOTA ROTTERDAM ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PRESIDEN CHECHNYA DIUNTUNGKAN RUUD GULLIT * Ledakan Bom Bunuh Diri di Cirebon JAKARTA, 15 April (Reuters) - Satu orang dikabarkan tewas akibat ledakan bom bunuh diri di mesjid Polres di Cirebon, Jawa Barat Jumat pagi ini. Diduga sasaran bom adalah anggota polisi. 26 orang luka-luka dan dirawat di Rumah Sakit Pelabuhan Cirebon. Pelaku bom bunuh diri tewas di tempat. Sementara ini polisi masih menyelidiki identitas pelaku. * Kompensasi Korban Fukushima TOKYO, 15 April (Reuters) - Jepang akan membentuk dana asuransi yang didukung pemerintah untuk mengisi kas Tokyo Electric Power, TEPCO, dan membayar kompensasi akibat bencana di pusat nuklir Fukushima Daiichi. Demikian pemberitaan harian Nikkei. Dana asuransi itu dimaksudkan menyelamatkan TEPCO dari kebangkrutan, karena itu pemerintah menanggung biaya raksasa kompensasi, yang bisa dikembalikan TEPCO dengan dividen khusus selama beberapa tahun. Tapi TEPCO masih harus menghitung seberpa besar kompensasi yang harus dibayarnya kepada penduduk dan perusahaan dekat pusat nuklir Fukushima. Mereka itu terpaksa dievakuasi karena gempa bumi 11 Maret lalu dan tsunami yang menyebabkan bocornya radiasi yang mematikan. TEPCO akan mulai membayar kompensasi senilai 50 milyar yen. Hal ini diumumkan presiden TEPCO Masataka Shimizu pada jumpa pers Jumat ini. Media Jepang juga memberitakan TEPCO akan menjual real estate senilai $1.2 milyar untuk memberikan kompensasi kepada para korban. * Pembunuhan Warga Misrata Harus Dihentikan PARIS, 15 April (Reuters) - Prancis dan Inggris ingin memperluas serangan udara dan menyerang pusat logistik dan kebijakan pasukan Muammar Gaddafi, daripada mempersenjatai pemberontak Libia. Demikian ujar Menteri Pertahanan Prancis Gerard Longuet Jumat ini. Prancis, Inggris dan Amerika Serikat sepakat melanjutkan kampanye militer di Libia sampai Gaddafi lengser. Tapi pemberontak mengatakan aksi militer itu sejauh ini gagal mencegah pasukan Gaddafi membunuh warga sipil. Suliman Fortea anggota dewan transisi oposisi kepada kantor berita Reuters mengatakan bahwa Barat harus mengurangi aksinya dan mempertimbangkan untuk mempersenjatai pemberontak atau mengirim pasukan untuk memerangi pasukan Gaddafi, apabila ingin menghentikan pembunuhan warga sipil di Misrata, Libia barat. Saat berkunjung kilat di Paris Suliman Fortea mengatakan pemberontak mendapat senjata dan pembelot dari pasukan Gaddafi melatih mereka menggunakan senjata. Tapi, katanya, dibutuhkan bantuan lebih banyak lagi untuk menghentikan serangan Gaddafi. Sementara ini dokter lokal Misrata kepada stasiun televisi Al Jazeera mengatakan pasukan pemerintah Libia menembakkan rudal ke arah Misrata yang dikepung dan menewaskan sedikitnya delapan orang. Kata dokter ini, tujuh orang lain, termasuk anak-anak dan orang tua, cedera akibat serangan. Penduduk Misrata menyampaikan kepada stasiun televisi Al Jazeera sekitar 120 rudal menyerang kotanya Jumat pagi. * Mubarak Dipindah ke Rumah Sakit Militer KAIRO, 15 April (Reuters) - Jaksa penuntut umum Mesir memutuskan memindah Presiden Hosni Mubarak yang digulingkan, ke sebuah rumah sakit militer. Di sana dia akan tetap dijaga sambil menunggu untuk diinterogasi. Lokasi rumah sakit militer ini tidak diumumkan, tapi, demikian juru bicara jaksa penuntut, Mubarak akan mendapat "perawatan medis yang layak". Tapi seorang opsir senior polisi yang bertanggungjawab atas keamanan di rumah sakit Sharm el-Sheikh, di mana Mubarak dirawat, mengatakan kondisi kesehatan mantan presiden tidak mengijinkannya dipindah. * Warga Italia Dibunuh di Jalur Gaza GAZA, 15 April (Reuters) - Satuan pengaman menemukan jenazah aktivis Italia yang pro Palestina di sebuah rumah kosong di Jalur Gaza setelah ia ditangkap oleh kelompok militan. Demikian pernyataan Hamas Jumat ini. Dua pria ditangkap dan lainnya masih dicari sehubungan dengan pembunuhan Vittorio Arrigoni, kata Hamas, yang menegaskan organisasi itu masih kuat di Jalur Gaza. "Tujuan kelompok pembunuh ini adalah menciptakan kekacauan dan anarki di Jalur Gaza, upaya menggoyahkan keadaan aman yang stabil', kata jurubicara Hamas Fawzi Barhoum. Kelompok Salafi Jihad di Gaza yang berhubungan dengan al Qaeda Kamis kemarin mengancam akan mengeksekusi Arrigoni pukul lima sore waktu setempat, kecuali kalau pemimpin mereka yang ditangkap Hamas bulan lalu, dibebaskan. Saeb Erekat, pendamping Presiden Palestina Mahmoud Abbas yang didukung Amerika Serikat, menyebut pembunuhan itu 'halaman hitam sejarah Palestina 'dan menyerukan rekonsiliasi nasional. Hamas menentang kaum Salafi yang menganut bentuk Islam ekstrim yang menarik rekrut, termasuk dari kalangan Hamas. Walaupun juga anti negara Yahudi seperti al Qaeda, Hamas toh menimbulkan kemarahan kaum Salafi karena membicarakan gencatan senjata dengan Israel yang secara militer lebih superior dan menjajaki akomodasi politik dengan musuh sekuler Palestina seperti Abbas. * Jerman Tolak Energi Nuklir BERLIN/FRANKFURT, 15 April (Reuters) - Perusahaan energi harus menanam modal raksasa di tenaga listrik non nuklir sementara konsumen harus siap-siap membayar lebih banyak. Demikian para politisi Jumat pada pertemuan pemimpin negara-negara bagian Jerman tentang jalan keluar cepat dari ketergantungan pada energi nuklir. "Energi nuklir tidak punya masa depan di Jerman", kata David McAllister,perdana menteri negara bagian Niedersaksen, satu dari ke-16 pemimpin negara bagian yang bertemu dengan Kanselir Angela Merkel membicarakan energi nuklir menyusul bencana nuklir yang melanda Jepang. "Jelas kami harus mencari jalan keluar kalau tidak mau kehilangan kepercayaan rakyat', kata David McAllister kepada harian Jerman Sueddeutsche Zeitung. * Ali Abdullah Harus Segera Lengser DUBAI, 15 April (Reuters) - Para pakar agama dan pemimpin suku Yaman mengatakan akan mendukung tuntutan revolusi kawula muda dan meminta Presiden Ali Abdullah agar segera mundur. Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan Kamis malam di ibukota Sanaa, mereka mengatakan tuntutan damai kaum demonstran harus dikabulkan dan mendesak "lengsernya dengan segera presiden republik Yaman dan pemecatan semua sanak suadaranya dari aparat keamanan dan pertahanan". Untuk mencegah situasi Yaman menyebar ke wilayah, para menteri luar negeri negara-negara Teluk mengundang Saleh dan lawannya membicarakan serah terima kekuasaan untuk mengakhiri jalan buntu politik yang bisa memicu kekerasan. Tapi partai-partai oposisi menolak ambil bagian dalam pembicaraan tersebut di Riyadh dan memberikan ultimatum dua minggu kepada Presiden Ali Abdullah Saleh untuk mundur. * Protes di Suriah AMMAN, 15 April (Reuters) - Protes besar pro demokrasi berlangsung Jumat di kota Suriah Deir al-Zor, kata aktivis dan syeik suku. Protes ini berlangsung sehari setelah Presiden Bashar al-Assad berupaya menenangkan protes yang meningkat terus terhadap pemerintahannya. Demonstrasi kecil menuntut "kebebasan" juga berlangsung di Barzeh, wilayah Damaskus. Di kota pantai Banias, sekitar 1,500 orang menyerukan yel "kebebasan" selepas sholat Jumat, kendati militer dikerahkan di sana untuk membendung protes. Ada juga demonstrasi di wilayah Kurdi di Suriah timur. * Iran Berseru kepada PBB TEHERAN, 15 April (Reuters) - Iran berseru kepada Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa agar melindungi aktivis oposisi di Bahrain. Kerusuhan dan penindasan bisa mendestabilisasi seluruh wilayah. Demikian pemberitaan kantor berita IRNA. Teheran secara blak-blakan mengecam penindasan kaum demonstran yang tergolong mayoritas Shiah, oleh pemimpin Bahrain yang tergolong muslim Sunni. Dalam suratnya kepada Sekjen PBB Ban Ki-Moon, Menteri Luar Negeri Iran Ali Akbar Salehi mengimbau agar "Dewan Keamanan segera bertindak terhadap penindasan tuntutan rakyat di Bahrain". "Republik Islam Iran tidak bisa berdiam diri terhadap situasi di Bahrain dan dampaknya, karena keadaan bisa tak terkendali lagi apabila situasi tidak berubah", tulis Salehi. * GEMA WARTA TOPIK BELANDA : EKSPOR FILTER INTERNET: CEGAH ILEGALITAS, MALAH KENA SENSOR Belinda van Steijn Menteri Ekonomi Belanda Maxime Verhagen ingin melarang ekspor teknologi filter internet ke negara-negara Timur Tengah, Afrika dan Asia. Negara-negara tersebut menggunakan filter ini untuk menyensor konten mengenai agama, politik atau seks. Namun "larangan ekspor untuk filter internet sulit diwujudkan," kata Michel van Schie dari ICT Office. Dalam hal ini, bisa dibilang Belanda bermuka dua. Kabinet ingin menggunakan filter internet untuk memblokir situs-situs yang menawarkan film dan musik ilegal, kata Daphne van der Kroft dari Bits of Freedom, sebuah organisasi yang memperjuangkan hak konsumen di dunia digital. "Dalam praktiknya berarti harus dibuat daftar hitam situs-situs yang harus di-filter. Kabinet Belanda meminta perusahaan untuk tidak mengekspor filter internet, sedangkan mereka sendiri berencana menggunakan filter itu." Tanggung jawab Menurut menteri Verhagen, semua perusahaan ICT bertanggung jawab untuk menjaga agar teknologi mereka tidak jatuh ke tangan yang salah. Namun menurut Michel van Schie, perusahaan ICT-nya tidak mampu memonitor dan memperkirakan bagaimana filter internet digunakan di negara-negara ang cenderung represif. Pemerintahlah yang harus mengontrol hal itu, katanya. "Bagi pemasok, sulit sekali sebelumnya menentukan tujuan teknologi tertentu dibangun. Tujuannya bisa baik, bisa juga kurang baik. Jika bicara soal pornografi anak, misalnya, semua orang setuju filter bagus untuk mencegah penyebaran pornografi anak. Namun teknologi yang sama juga bisa digunakan untuk menghalangi kebebasan pendapat. Dan itu tidak boleh terjadi." Pasar tidak jelas Kamis (14/04) pemerintah berdiskusi dengan perusahaan ICT mengenai kemungkinan pelarangan ekspor. Menurut Michel van Schie dari ICT Office - persatuan branch ICT Belanda - rencana pelarangan ini rumit. "Kami juga tidak mengetahui dengan persis perusahaan-perusahaan mana yang mengekspor teknologi ini ke luar negeri. Perusahaan internasional yang aktif di Belanda biasanya melayani pasar Belanda." Menurut Michel van Schie, tak bijak untuk hanya membuat perjanjian dengan perusahaan-perusahaan Belanda. "Itu tidak adil. Pasar ICT adalah pasar internasional." "Karena itulah, di mata kami, penting untuk membuat perjanjian dengan dunia internasional. Tujuannya tentu saja untuk membuat kebijakan macam ini efektif. PBB, atau dalam hal ini Uni Eropa, juga harus terlibat, agar mereka bisa berdiskusi dengan perusahaan-perusahaan ICT." Rezim Represif Komisaris Eropa dari Belanda, Neelie Kroes, meneliti cara membatasi ekspor filter internet dan teknologi semacamnya ke rezim-rezim represif. Tahun lalu, Uni Eropa telah memberlakukan pembatasan ekspor ke Iran. Sebelumnya, Komisi Eropa sudah menyatakan bersedia melakukan segalanya untuk menjamin kebebasan mengakses internet. Cina Sampai sekarang sejumlah pemasok filter internet memiliki syarat-syarat penjualan. Demikian hasil penelitian Open Net Initiative, Kanada. Organisasi ini meneliti penggunaan filter internet Barat di negara-negara dengan rezim represif. Dari penelitian terakhir terlihat, setidaknya sembilan negara di Timur Tengah dan Afrika Utara menggunakan filter internet untuk menyensor konten. Jika negara-negara barat memutuskan tak lagi mengekspor filter internet kepada negara-negara seperti Bahrain, Arab Saudi, dan Sudan, bukan berarti negara-negara lain juga akan berhenti mengekspor. India dan Cina, misalnya, mampu membuat filter internet sendiri. Keduanya juga negara yang secara berkala menyensor konten internet. Karena itulah, mereka tak akan bersedia membuat perjanjian internasional mengenai ekspor filter. Belanda Menurut Van der Kroft dari Bits of Freedom, dulu Belanda merupakan pelopor dalam bidang internet, namun sekarang tidak lagi. * TINJAUAN PERS 15 APRIL 2011: PENGUSIRAN PEKERJA MIGRAN DI BELANDA Pemerintah Belanda menerapkan peraturan ketat untuk warga asing yang bekerja di negeri kincir angin. Peraturan tersebut terutama ditujukan untuk pendatang dari Eropa Timur. Menurut harian de Volkskrant, warga dari negara-negara Eropa Timur yang datang ke Belanda untuk bekerja akan diuji kemampuannya. Jika dalam tiga bulan tidak mendapatkan pekerjaan, mereka harus meninggalkan Belanda. Memang peraturan tersebut tadinya hanya ditujukan untuk warga Eropa Timur. Namun tentu saja hal itu harus diterapkan ke semua orang yang datang ke Belanda dengan tujuan bekerja. Legal Migran dari Eropa Timur adalah imigran yang datang secara legal ke Belanda. Namun Belanda juga tidak bisa menutup diri dengan akibat yang ditimbulkan para pekerja asing tersebut. Banyak yang mengatakan, orang asing Belanda merebut pekerjaan penduduk asli. Peraturan itu juga tidak menjamin Belanda akan bersih dari orang-orang tanpa pekerjaan yang kemungkinan dapat meningkatkan kriminalitas. Koran de Volkskrant menambahkan, peraturan yang diumumkan oleh Menteri Sosial Henk Kamp ternyata tidak memenuhi harapan di kota-kota seperti Rotterdam, Den Haag dan wilayah Westland. Jika diterapkan, bukan tidak mungkin justru akan memperbanyak orang-orang berstatus ilegal yang tinggal dan bekerja di Belanda. Padahal peraturan itu dikeluarkan karena adanya serbuan pekerja asing dari negara-negara anggota Uni Eropa baru seperti Polandia dan Ceko. Jumlah warga kedua negara itu yang datang ke Belanda tadinya diperkirakan hanya mencapai 15 ribu. Namun kenyataannya Belanda kebanjiran sektiar seratus ribu orang, sekarang malah membengkak menjadi 200 ribu pendatang. Ilegal Jumlah pekerja illegal di Belanda juga tidak bisa begitu saja dihilangkan. TIdak saja yang berasal dari Eropa Timur, melainkan juga dari negara-negara Asia seperti Indonesia. Orang Belanda juga senang dengan pekerja ilegal. Karena harganya lebih murah dibanding pekerja resmi. Jadi permintaan dari orang Belanda sendiri yang menyebabkan datangnya pekerja-pekerja ilegal tersebut. Menurut de Volkskrant, peraturan itu sengaja diterapkan untuk mencegah eksploitasi buruh dan bertujuan memperbaiki kondisi perumahan mereka yang selama ini dinilai buruk. Sementara pekerja ilegal dari Indonesia juga banyak jumlahnya. Lain dengan orang-orang dari Eropa Timur, pekerja dari Indonesia tidak mendapatkan izin tinggal khusus untuk bekerja di Belanda. Kecuali jika mereka tenaga berkeahlian tinggi (high-skilled migrant). Peraturan itu tentu saja tidak berlaku bagi tenaga dari Indonesia. Sejak kedatangan pekerja-pekerja dari Eropa TImur, di Belanda berdiri biro tenaga kerja yang mengkhususkan diri untuk orang-orang dari Eropa Timur. Biro tenaga kerja tersebut juga kadang melancarkan praktik-praktik yang merugikan para pekerja dari Eropa Timur. Mereka memberi gaji yang lebih sedikit dibanding gaji minimal yang telah ditetapkan. Biro tenaga kerja itu juga tidak mengurus tunjangan sosial, serta kadang menipu hari libur para pekerja. Nah, menurut menteri sosial Belanda, itulah yang ingin dihapus. * GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: MANFAATKAN MAHASISWA UNTUK HUBUNGAN DAGANG Apa tantangan utama pemerintah Indonesia dalam meningkatkan usaha kecil Indonesia? Menurut Ketua Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Pengusaha Mikro dan Kecil Indonesia, HIPMIKINDO Syahnan Phalipi, yang penting adalah membuat para pengusaha kecil ini 'naik kelas' dan bukannya bertambah banyak. Jadi, kualitas dan bukan kuantitas. Syahnan juga menyebut beberapa cara untuk meningkatkan hubungan dagang Indonesia-Belanda, antara lain memanfaatkan PPI atau persatuan pelajar Indonesia di Belanda. Menurut Syahnan, keadaan bisnis di Indonesia saat ini didominasi pengusaha kecil yang jumlahnya di atas 50 juta, dibanding dengan pengusaha menengah yang," jumlahnya hanya nol sekian persen." Demikian Syahnan. Tantangan Syahnan menjelaskan, Indonesia jaman sekarang ini ditantang untuk membuat para pengusaha kecil ini 'naik kelas' menjadi pengusaha menengah. Naik kelas di sini dalam hal jumlah aset dan kualitas produk atau layanan. Yang diperlukan untuk membuat hal ini berhasil adalah standardisasi produk dan pemahaman akan standardisasi tersebut, pemahaman manajemen keuangan sederhana, dan pemahaman sertifikasi yang pada akhirnya akan berdampak ke SDM. Yang tak kalah penting juga pemahaman informasi teknologi. CSR Selain itu, ada yang disebut tanggung jawab sosial (CSR:Corporate Social Responsibility). Syahnan mengatakan,"Jangan mentang-mentang bisnis kecil, lalu hantam kromo saja. Pengusaha kecilpun, walaupun dagang di kaki lima, ya harus jaga kebersihan, jaga kesehatan dan lingkungan." Menurut Syahnan ini penting dibiasakan dari awal, supaya kalo pengusaha tersebut menjadi besar, cara produksinya juga sudah seperti pengusaha besar. Istilah Syahnan, "Supaya kalau maju, mentalnya juga udah maju, jangan pas setelah bear baru coba maju, nanti kaget." Kinerja Kementrian Soal naik kelas ini juga penting untuk mengukur kinerja kementerian terkait. Jadi dilhat jumlah pengusaha yang mentas jadi pengusaha menengah, serta dilihat kualitasnya. Jika jumlahnya dan kualitasnya tidak memadai, maka ini juga tanda tanya bagi kualitas kementrian tersebut. PPI Syahnan mengatakan, dalam usaha mengembangkan kerja sama perdagangan (terutama usaha kecil dan menengah) dengan Belanda, kita bisa memanfaatkan asosiasi atau instusi yang berhubungan dengan Indonesia di Belanda. Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) misalnya, menurut Syahnan sangat potensial untuk dimanfaatkan sebagai 'jembatan'. "Mereka itu bisa dimanfaatkan untuk negosiasi, karena bahasa Belandanya bagus, informasi yang dimiliki juga memadai. Lagipula, mereka bersedia melakukan apa saja karena mereka masih muda." Demikian Syahnan. Apalagi usaha yang bisa dilakukan? Simak di sini: www.ranesi.nl * GEMA WARTA TOPIK BELANDA: POTRET AHMED ABOUTALEB, WALIKOTA ROTTERDAM Pria itu adalah walikota Rotterdam, pelabuhan terbesar Eropa dan salah satu yang tersibuk di dunia. Dia juga seorang muslim keturunan Maroko. Ahmed Aboutaleb mencerminkan kontradiksi imigran Maroko sukses di negeri yang berada dalam cengkeraman politik anti-Islam. "Sebagai seorang muslim dan anak imigran Maroko, saya senang bisa ambil bagian dalam pemerintahan negeri ini. Saya sangat menghargai kesempatan ini. Saya bangga hal ini bisa terwujud di Belanda. Dan saya bangga orang Belanda mempercayai saya." Demikian Aboutaleb dalam wawancara dengan harian Belanda De Volkskrant. Masa kecil Aboutaleb dihabiskan di pegununan Rif yang keras di Maroko utara. Di rumah keluarga mereka di desa Beni Sidel, tidak ada listrik dan tidak air bersih. Ketika Ahmed masih anak-anak, ayahnya - seorang imam - beremigrasi ke Belanda untuk mencari pekerjaan dan menafkahi keluarga. Mereka menyusul ayah, ketika Ahmeda 15 tahun. Pembunuhan Van Gogh Aboutaleb mengambil studi telekomunikasi di Den Haag. Setelah lulus, dia bekerja sebagai reporter sebuah stasiun radio nasional. Di tahun 1998 dia diangkat sebagai direktur institut riset Forum, yang memusatkan perhatian pada isu multikulturalisme di Belanda. Karir politiknya berawal Januari 2004, ketika Aboutaleb menjadi anggota dewan kota Amsterdam dari Partai Buruh PvdA. Dia terkenal akan upayanya meredam ketegangan etnis menyusul pembunuhan sutradara Theo van Gogh pada November 2004 oleh seorang Islam radikal. Setelah pembunuhan, Aboutaleb sendiri menerima sejumlah ancaman akibat kebijakan integrasinya di Amsterdam. Aboutaleb sempat sembunyi dan tidak akan meninggalkan rumah tanpa pengawal. Tapi dia tetap gigih mempertahankan kebijakan integrasinya dan pelan-pelan mulai dikenal di tingkat nasional. Perlawanan Keras Transisi Aboutaleb ke tingkat pemerintahan nasional berawal dengan jabatan Wakil Menteri Urusan Sosial dan Tenaga Kerja. Lonjakan karir berikutnya adalah ketika Aboutaleb diangkat sebagai wali kota Rotterdam di tahun 2009. Menurut sistem Belanda, wali kota tidak dipilih, melainkan ditunjuk pemerintah. Awalnya Aboutaleb mendapat perlawanan keras dari politisi yang diasosiasikan dengan partai anti-Islam PVV. Dia juga dikritik bekas pengikut Pim Fortuyn, seorang politikus populis yang menganut kebijakan anti-imigrasi yang terbunuh tahun 2002. Fortuyn berasal dari Rotterdam. Tapi pada akhirnya, bahkan para pengkritik Aboutaleb pun menerima pengangkatan dirinya sebagai wali kota Rotterdam. Bocah Maroko Miskin Warga Maroko mengatakan Aboutaleb benar-benar peduli dengan kebutuhan mereka. Misalnya ketika para pemilik toko mengeluh soal intimidasi dan meningkatnya pencurian, Aboutaleb sendiri turun tangan mengadakan penyelidikan. Pada generasi muda Rotterdam, Aboutaleb menekankan pentingnya pendidikan sebagai alat pemberantas kejahatan. Sebagai seorang yang menghabiskan masa kecil di desa miskin Maroko dan tumbuh jadi warga Belanda yang punya karir mengagumkan, sosok Aboutaleb sangat pas untuk menginspirasi kawula muda dari keluarga imigran untuk sukses. * GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PRESIDEN CHECHNYA DIUNTUNGKAN RUUD GULLIT Klaas den Tek en Margreet Strijbosch Presiden Chechnya Ramzan Kadyrov beruntung karena mantan bintang sepakbola Belanda, Ruud Gullit yang menjadi pelatih klub Terek Grozny. Itulah penilaian Oleg Khabibrakhmanov pengacara dan pejuang hak-hak asasi manusia Rusia. Ruud Gullit bukan hanya menjadi pelatih tetapi tanpa disadari ikut serta menghapus reputasi buruk Kadyrov. Pekan ini Khabibrakhmanov 33 tahun berkunjung ke Belanda. Pengacara hak-hak asasi manusia itu ingin mengimbau pemerintah Belanda mendesak Presiden Rusia, Dmitry Medvedev. Berbagai organisasi HAM Rusia menilai Medvedev harus melakukan penyidikan kasus-kasus pelanggaran HAM di negara bagian Chechnya. Sejauh ini Kremlin tidak pernah merespon imbauan itu. Khabibrakhamov mengatakan: "Belanda adalah negara pertama yang kami mintai bantuan. Tahun-tahun belakangan ini kami sibuk mengumpulkan bukti di Chechnya. Kami siap membeberkan temuan informasi kepada pemerintah Rusia. Dan tekanan dari Belanda bisa membantu." Terek Grozny Khabibrakhamov tidak mau berpendapat soal pribadi Gullit. Tapi ia heran mengapa pelatih Belanda itu menerima tawaran Terek Grozny. "Tapi mungkin di negeri itu ada beberapa orang yang mendambakan Gullit unjuk kebolehan di Chechnya," katanya sinis. "Saya punya kesan mayoritas penduduk bersikap negatif terhadap kehadirannya di sana. Gullit seharusnya faham, kalangan pembela hak-hak asasi manusia mempertanyakan Kadyrov, mengapa di Republik Chechnya banyak pelanggaran HAM." paparnya. Pengacara Khabibrakmanov berjuang selama bertahun-tahun menentang pelanggaran hak-hak asasi manusia di Chechnya. Sampai 2001 ia bekerja sebagai polisi di Rusia dan menjadi saksi ketika rekan-rekannya tidak mematuhi aturan. Dia kemudian mendirikan komite hak asasi manusia yang indipenden di Kazan dan kemudian bekerja untuk Komite Anti-Penyiksaan, organisasi yang juga aktif di Chechnya. Menurut Khabibrakhamnov, pelanggaran HAM yang terjadi di Chechnya, bukan saja ketika perang antara 1999 sampai 2002, tetapi setelah itu masih berlangsung secara massal. Penyiksaan dan penghilangan "Kami melakukan penyidikan di Chechnya mengenai penyiksaan dan hilangnya warga. Tindakan yang sering dilakukan Dinas Rahasia. Masalahnya, jaksa di Chechnya terlalu takut melakukan penyidikan. Dan Kejaksaan tidak dibantu oleh lembaga pemerintah lain. Terkadang mereka tahu siapa korban yang hilang dan disiksa, tetapi mereka tidak mendapat informasi. Seluruh penyelidikan dipersulit." Khabibrakhamov menilai Presiden Chechnya Ramzan Kadyrov harusnya mengetahui itu. Dinas rahasia berada di bawah tanggung jawabnya. Tapi Kadyrov tidak akan berbuat apapun untuk memperbaiki keadaan ini. Perlindungan Khabibrakhamov melakukan pekerjaan yang berbahaya di Chechnya. April 2005 Murad Muradov, dari organisasi HAM 'Let's save the Generation' diculik dan dibunuh. Hal sama dialami penggantinya Sarema Sadulajeva dan suaminya Agustus 2009. Apakah Khabibrakhamov tidak takut? "Tidak," jawabnya tegas. "Jika Anda takut jangan bekerja di Chechnya. Kami bekerja di masyarakat. Itulah perlindungan kami. Dan pihak berwenang sadar itu. " Pekan depan organisasi HAM - termasuk organisasinya Khabibrakhamov - menggelar jumpa pers. Dengan tujuan, sekali lagi mendesak Presiden Medvedev agar berbuat sesuatu. Berbagai organisasi akan menyajikan contoh konkret pelanggaran hak-hak asasi manusia di Chechnya. Jika Kremlin tidak bergeming, maka Khabibrakhamov berharap Belanda dan negara-negara lain Eropa, bisa mendesak sang presiden. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke: [email protected] Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
