--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Kamis 21 April 2011 14:50 UTC ** MANTAN DIPLOMAT BELANDA SODOMI ORANG INDONESIA ** ZONA EVAKUASI FUKUSHIMA, KAWASAN TERLARANG ** PENCARI SUAKA BAKAR GEDUNG SYDNEY ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: KEKACAUAN SURIAH KURANG DISOROT ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PRANCIS SUKA SENI BELANDA ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: ANAK ADOPSI SERINGKALI MILIKI KEBUTUHAN KHUSUS ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: DUA WARTAWAN TEWAS DI LIBIA ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: PRO KONTRA PROYEK DAM RAKSASA ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: TKI INDONESIA DIANIAYA DIPLOMAT AMERIKA LATIN ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: PELECEHAN SEKSUAL OLEH MANTAN DIPLOMAT BELANDA DI JAKARTA * MANTAN DIPLOMAT BELANDA SODOMI ORANG INDONESIA AMSTERDAM - Harian Belanda De Telegraaf melaporkan seorang diplomat tinggi Belanda, pada tahun 2008, melakukan pelecehan seksual terhadap staf bawahannya yang berjenis kelamin lelaki. Diplomat dipanggil kembali ke Belanda dan dipecat. Namun ia tidak dituntut secara hukum, guna menutupi skandal. Demikian kata sumber-sumber diplomatik dalam harian De Telegraaf. Si pelaku Wim M. (61) sejak Mei 1971 bekerja untuk kementerian Luar Negeri sebagai 'diplomat tidak tetap'. Sejak April 2006 ia menjadi wakil direktur Erasmushuis, pusat kebudayaan Belanda di Jakarta. Oktober 2008 Erasmushuis menerima laporan negatif tentang dia. Seorang staf perusahaan pengamanan swasta yang antara lain menjaga keamanan rumah dinas diplomat, melaporkan, ia ketika bertugas malam, disodomi Wim M. Penyelidikan yang dilakukan perusahaan pengamanan itu sendiri, menunjukkan dua penjaga lain punya pengalaman serupa dengan Wim M. di garasi rumahnya. Wim M. dan Kedutaan Besar Belanda di Jakarta menolak memberikan komentar. * ZONA EVAKUASI FUKUSHIMA, KAWASAN TERLARANG TOKYO (ANP) - Perdana menteri Jepang Naoto Kan menyatakan zona 20 kilometer sekitar pusat nuklir Fukushima sebagai kawasan terlarang. Demikian kata juru bicara Kan Kamis (21/04). Tindakan ini diberlakukan Kamis tengah malam waktu setempat. Kan mengambil keputusan ini setelah pihak kepolisian menemukan bahwa kurang lebih enam puluh keluarga masih tinggal di zona evakuasi sekitar Fukushima. Mereka dimohon meninggalkan zona 20 kilometer terkait risiko terkena radioaktivitas. Orang hanya diperbolehkan mengambil barang dari kawasan tersebut dalam pengawasan otoritas. Kawasan 20 kilometer sekitar Fukushima sebelumnya dinyatakan sebagai zona evakuasi. Ketika itu belum dinyatakan sebagai kawasan terlarang. * PENCARI SUAKA BAKAR GEDUNG SYDNEY SYDNEY (ANP) - Pencari suaka membakar sembilan gedung pusat penampungan di Sydney Australia. Demikian lapor kementerian Urusan Imigrasi Kamis (21/04). Kabarnya api sudah berhasil dikendalikan. Sejauh ini tidak dilaporkan adanya korban luka. Para pencari suaka memberontak karena kadang-kadang harus tinggal di pusat penampungan bertahun-tahun lamanya. Kementerian Urusan Imigrasi melaporkan seratus pencari suaka terlibat kerusuhan. Akibat kebakaran, ruang komputer, dapur serta pusat medis hancur dan tabung gas meledak. Ketika regu pemadam kebakaran berusaha memadamkan api, para perusuh melempari mereka dengan genting dan perabot rumah tangga. Polisi akhirnya turun tangan. * KORBAN TEWAS DALAM PERTIKAIAN SUDAN JUBA (ANP) - Pertikaian antara tentara dan milisi di Sudan Selatan menewaskan sedikitnya delapan puluh jiwa. Demikian tentara Rabu (20/04) melaporkan. Pertikaian terjadi di negara bagian Unity, kawasan kaya minyak. Menurut tentara Sudan Selatan SPLA pihak pemberontak menyerbu pos militer di kawasan Boang. Anggota milisi sempat menduduki pos tentara. Sekitar dua puluh militer SPLA dibunuh. SPLA mengerahkan pasukan tambahan untuk mengusir para pemberontak. Sedikitnya enam puluh anggota milisi tewas. Tentara Sudan Selatan menuduh pemerintah di bagian utara Sudan, mempersenjatai milisi. Juli mendatang Sudan Selatan akan menjadi negara berdaulat dan mandiri. Dalam referendum, masyarakat secara massal mendukung pemisahan Sudan Selatan dari Sudan utara. * PEDAGANG NARKOBA BELANDA DITAHAN DI AUSTRALIA PERTH/SYDNEY (RNW) - Dua warga Belanda ditahan di Australia atas tuduhan perdagangan dan kepemilikan narkoba. Seorang laki-laki berusia 41 tahun ditahan di Perth, Australia barat daya. Warga Belanda lain, berusia 42 tahun, ditahan dalam penggerebekan rumah di Sydney. Dalam dua kesempatan itu, polisi juga menyita jumlah besar metamfetamine. Polisi sudah lama menyelidiki transportasi narkoba besar-besaran antara Perth dan Sydney. Dua warga Belanda dapat dikenai hukuman penjara seumur hidup dan/atau denda sebesar 825.000 dolar Australia. * FILM PORNO 3D LARIS DI BIOSKOP CINA HONG KONG (ANP) - Erotik mencapai dimensi baru di Hongkong, di mana film porno 3D pertama di dunia mencatat rekor penonton terbanyak. Pada hari pertama, film menarik lebih banyak penonton daripada pemegang rekor sebelumnya, Avatar. Demikian kata juru bicara produsen film Kamis (21/04). Sejak peluncurannya pekan lalu, film telah menghasilkan lebih dari 1,3 juta euro. Pada hari pertama film menghasilkan 250 ribu euro dan dengan demikian mengalahkan film sciencefiction Avatar, karya James Cameron, yang pada hari peluncurannya di Hongkong menghasilkan 230.000 euro. Film porno 3D Sex and Zen: Extreme Ectasy menyorot kisah hidup laki-laki muda dari dinasti Ming yang menjadi teman raja. Ia diperkenalkan dengan kehidupan erotis di istana dan mulai menyadari bahwa mantan isterinya adalah cinta dalam hidupnya. Film berdasarkan karya sastra erotik sastra klasik Cina. * KECELAKAAN FERI BANGLADESH DHAKA (ANP) - Dipastikan tujuh belas orang tewas dalam kecelakaan kapal di sungai di bagian timur Bangladesh. Puluhan orang lainnya masih dilaporkan hilang. Demikian lapor pejabat polisi lokal. Kapal feri tenggelam setelah menabrak rongsokan kapal kargo. Banyak penumpang terbangun dari tidur. Masih belum jelas berapa persis jumlah penumpang di atas kapal. Kapal feri Bangladesh biasanya penuh sesak penumpang. Sering terjadi kecelakaan disebabkan kurangnya prasarana keamanan. * POLISI MEKSIKO TEMUKAN 26 MAYAT MEKSIKO (ANP) - Sebanyak 26 jenazah ditemukan dalam keadaan membusuk di sebuah ladang di negara bagian Durango, Meksiko utara. Otoritas tak dapat mengidentifikasi jenazah. Selain itu juga tidak jelas apa penyebab meninggalnya 26 orang tersebut. Demikian pihak kehakiman di Durango Jumat (21/04) melaporkan. Durango salah satu negara bagian di Meksiko utara yang dilanda kekerasan gerombolan narkoba. Belakangan pihak kepolisian menemukan 145 jenazah di kuburan massal kota San Fernando, Tamaulipas, negara bagian lain di Meksiko utara. Kabarnya gerombolan narkoba Los Zetas otak di balik kematian orang-orang tersebut. Sudah sejak tahun 2006, gerombolan narkoba di bagian utara Meksiko bersaing memperebutkan rute penyelundupan terbaik ke Amerika Serikat. Sejak akhir 2006 perang narkoba Meksiko menelan 35.000 jiwa. * AFGHANISTAN TINDAK PENJUALAN SERAGAM TENTARA KABUL (ANP) - Polisi di ibukota Afghan Kabul menyita seragam polisi dan tentara yang dijual di pelbagai pasar. Langkah ini diambil menyusul serangkaian serangan dilakukan sekelompok laki-laki berseragam polisi atau militer. Sudah bertahun-tahun sangat mudah membeli seragam dengan harga relatif murah. Menurut polisi itu ilegal, tapi sejuah ini pihak berwenang hampir tidak menindak praktek-praktek macam itu. Jumat lalu laki-laki berseragam tentara melancarkan serangan terhadap gedung kementerian Pertahanan, menewaskan tiga jiwa. * BERITA BURSA AMSTERDAM (ANP) - Bursa saham Eropa dibuka lebih tinggi. Setengah jam setelah dibuka Indeks AEX di Amsterdam naik 0,1 persen pada 360,11 poin. Bursa saham di London, Frankfurt dan Paris naik 0,4 hingga 0,7 persen. Satu barel minyak mentah Amerika naik hingga 0,6 persen, mencatat 112 dolar Amerika. 1 euro = 1,4615 USD 1 USD = 8.628,00 IDR 1 euro = 12.635,91 IDR * KEKACAUAN SURIAH KURANG DISOROT Setelah berhari-hari terjadi kekacauan di Suriah, warga Belanda di sana akhirnya melaporkan bahwa situasi mulai tenang. Awal minggu ini 20 orang tewas ketika berunjuk rasa. Rabu (20/04) demonstrasi kembali pecah. Ketenangan di Suriah cenderung menegangkan, karena keadaan bisa berubah tiap waktu. Di sisi lain, perjuangan para aktivis Suriah dalam memperjuangkan demokrasi tak banyak didengar dunia internasional. Tiap usaha komunikasi dengan dunia luar selalu berhasil dipatahkan pemerintah. Laporan Willemien Groot dan Philip Smet. Kontras dengan pemberitaan soal Mesir, Yaman, dan Tunisia, sedikit sekali perhatian media internasional mengenai pemberontakan di Suriah. Dari Suriah, tak ada laporan langsung unjuk rasa di televisi atau aktivitas massal di situs-situs jejaring sosial. Minggu lalu pengunjuk rasa Suriah mengimbau secara dramatis agar kantor berita Arab Al-Jazeera memberikan lebih banyak porsi berita mengenai situasi di negara tersebut. Masalah Keamanan Kurangnya sorotan media ada alasannya. Hampir tak mungkin untuk bekerja sebagai wartawan di Suriah, kata koresponden Radio Nederland di Damaskus. Pemerintah berusaha mengusir wartawan, sedangkan orang biasa - mungkin karena takut - tak mau berkomentar mengenai para aktivis. Itu juga kalau bisa menyapa mereka di jalan. Ketika ingin menghadiri sebuah unjuk rasa, koresponden Radio Nederland malah diusir. "Itu bikin kerja saya jadi sulit. Saya tak bisa langsung mewawancara orang lewat telepon. Saya harus membuat janji terlebih dulu dan sangat berhati-hati. Saya mendapat tekanan besar, karena siapa pun yang saya wawancara bisa dapat masalah besar. Itu membuat saya khawatir dan melumpuhkan kinerja. Sulit sekali bekerja dengan cepat di sini." Unjuk rasa - yang dimulai sebulan lalu di ibukota Damaskus dan menular ke kota-kota lain - adalah gejala unik di negara yang dipimpin dengan tangan besi oleh presiden Bashar al-Assad. Presiden dibantu oleh lembaga keamanan yang ditakuti dan punya wakil di tiap lapisan masyarakat. Memperdengarkan suara Ketidaksukaan terhadap korupsi, kondisi sosial-ekonomi dan peran dinas keamanan yang buruk membuat warga Suriah nekad turun ke jalan. Mereka tak peduli dengan status "gawat darurat" yang diberlakukan sejak 1963. Mereka berharap imbauan mereka mengenai demokratisasi didengar. Demikian kata duta besar Belanda di Damaskus, Dolf Hogewoning. Sampai sekarang, jumlah orang yang turun ke jalan bertambah. "Warga Suriah sekarang melihat kesempatan untuk memperdengarkan suara. Mereka mendapat kesan kuat bahwa mereka bisa turun ke jalan tanpa langsung dihukum. Padahal, sebelumnya itulah yang terjadi. Secara umum bisa dikatakan bahwa warga Suriah kehilangan sedikit rasa takut." Ditembaki Namun keberanian mereka harus dibayar mahal. Sejak awal pemberontakan, setidaknya sudah 200 orang dibunuh. Dan jauh lebih banyak lagi yang ditangkap dan hilang. Pada unjuk rasa di Homs awal minggu ini sejumlah orang tewas ketika dinas kemananan sengaja menembaki ribuan pengunjuk rasa. Rabu (20/04) diketahui bahwa disiden Suriah Mahmoud Issa ditangkap di Homs oleh dinas keamanan politik, karena ia melaporkan situasi kotanya kepada Al-Jazeera. Menurut Marjolein Wijninckx dari IKV-Pax Christi, warga Suriah berharap negara-negara Barat melakukan lebih banyak hal dan tidak hanya mengecam kekerasan yang terjadi di sana. "Mereka berharap [Barat] mengambil langkah yang mungkin dilakukan. Semacam perjanjian atau kerja sama tertentu. Sekarang misalnya, hanya ada kerja sama antara Uni Eropa dan Suriah dalam European Neighbourhood Policy. Dalam kerja sama itu Suriah menerima 40 juta euro tiap tahunnya. Mungkin negara-negara Barat lain juga bisa membuat persetujuan serupa." Reformasi Aktivisme Suriah tak bisa disamakan dengan unjuk rasa Mesir yang akhirnya berhasil menjatuhkan Husni Mubarak. Tak jelas berapa banyak dukungan yang dimiliki para demonstran. Dalam sistem Suriah tak ada jajak pendapat. Bagian terbesar dari masyarakat memilih membisu dan tetap di rumah. Presiden Suriah mungkin punya lebih banyak pendukung ketimbang mantan presiden Mesir Husni Mubarak. Kabinet ingin menghentikan situasi gawat darurat. Namun duta besar Hogewoning bertanya-tanya, berapa besar kebebasan untuk berdemonstrasi nantinya. Sekarang masih dibutuhkan izin untuk berunjuk rasa. "Kebijakan yang sudah dilaksanakan, bisa diubah lagi." Larangan Kedutaan besar Belanda berkontak secara rutin dengan warga Belanda di Suriah. Mereka juga mengeluarkan nasihat perjalanan yang menginformasikan keadaan kota-kota di mana kekacauan rutin terjadi. Mereka menasihatkan untuk menghindari perkumpulan massa. Terutama pada hari Jumat selepas subuh ketika situasi paling riskan. Tautan: European Neighbourhood Policy: <http://ec.europa.eu/world/enp/index_en.htm> De Syrische demonstraties op Twitter: gebruik hashtag #mar15 en #syria Blog: Syria News Wire: <http://newsfromsyria.com/> Amnesty International: Syria Human Rights: <http://www.amnestyusa.org/all-countries/syria/page.do?id=1011249> * PRANCIS SUKA SENI BELANDA Beberapa tahun terakhir Prancis dibanjiri karya seni dari Belanda. Pameran yang satu belum selesai, sudah mulai pameran seni Belanda lainnya. Selain menarik, yang mengejutkan adalah jumlah pengunjung yang tinggi dan reaksi mereka yang positif. Laporan Frank Renout. Jika dicatat satu per satu, jelaslah: ·Museum Pinacotheque sejak satu setengah tahun lalu memiliki ruangan khusus untuk seniman Belanda, seperti Johannes Vermeer dan Frans Hals. ·Beberapa bulan lalu karya seniman Belanda Piet Mondriaan bisa dilihat di museum bergengsi Centre Pompidou. ·Museum Seni Modern Paris menampilkan lukisan karya Kees van Dongen. ·Museum Louvre akan menggelar pameran Rembrandt. Indah Seniman-seniman Belanda dari Zaman Keemasan menarik 4.000 pengunjung tiap harinya. Saking banyaknya pengunjung, museum Pinacotheque sampai harus membuka pintunya pada malam hari. Mantan menteri pendidikan Prancis, Luc Ferry, yang mengunjungi pameran ini menyatakan, saking indahnya, "matanya sampai berkaca-kaca" ketika mengagumi karya-karya cantik seniman Belanda. Karya-karya Piet Mondriaan di Centre Pompidou bahkan menarik lebih dari 4.000 pengunjung tiap harinya: angka ini memuaskan museum. Pameran Kees van Dongen baru sebulan lalu dimulai, namun sekarang sudah bisa dibilang sukses. "Rata-rata 10.000 orang datang per minggunya," kata Fabrice Hergott, direktur Museum Seni Modern Paris. "Kami puas sekali dengan angka itu." Konservator Blaise Ducos dari Museum Louvre juga memperkirakan bahwa pameran Rembrandt akan penuh. "Orang Prancis suka sekali dengan seni Belanda." Sudah lama Sudah sejak dulu terlihat kecintaan orang Prancis terhadap seni Belanda, karena itulah sebenarnya tak ada penjelasan khusus mengenai sukses seni Belanda akhir-akhir ini. Toh menurut Jeanne Wikler, "Ini ada hubungannya dengan museum-museum Belanda yang sekarang lebih sering meminjamkan koleksi mereka ke seluruh penjuru dunia dan berbagi dengan museum lain. Pertukaran koleksi seni Belanda dengan Prancis terutama meningkat sekali," kata Wikler yang menjabat sebagai direktur Institut Neerlandais di Paris, organisasi yang mewakili seni dan budaya Belanda di Prancis. Pada 2007 aturan Eropa untuk pertukaran karya seni dipermudah. "Jadi lebih mudah dan murah untuk museum," kata Wikler. "Sebagian besar koleksi pameran Mondriaan di Centre Pompidou berasal dari Museum Kota Den Haag. Pinacotheque juga menerima banyak karya dari Rijksmuseum, Amsterdam. Sebagian lukisan Van Dongen yang dipamerkan berasal dari museum Boijmans di Rotterdam." Berbagi Motif ekonomi juga berperan di balik kerja sama ini. "Berbagi" koleksi pameran menghasilkan uang bagi museum-museum Belanda. Sekarang pameran hampir tak bisa dibiayai oleh satu museum: terlalu mahal. "Kami harus 'berbagi' karya seni dengan museum-museum lain. Ada alasan ekonomi yang membuat direktur museum mendesak hal ini," kata Wikler. Dalam hal ini, Vermeer, Van Dongen dan Rembrandt adalah "mesin pencari uang" Belanda, namun bukan hanya seniman "klasik" yang digemari di Paris. Aliran avant-garde juga, yang misalnya diwakili oleh Aernout Mik, juga disukai. Karya seniman Belanda ini bisa dinikmati di museum bergengsi Jeu de Paume. Prancis berubah Di sisi lain, Jeanne Wikler melihat publik Prancis sedang mengalami perubahan. Menurutnya, inilah yang juga menjelaskan ketertarikan mereka akan seni Belanda. "Masyarakat Prancis mulai membuka diri kepada dunia. Orang Prancis sekarang bisa berbicara bahasa Inggris dengan lebih baik. Mereka mulai berlibur ke luar negeri dan tidak terus-menerus menggunakan pemandu wisata Prancis! Internasionalisasi ini membuat kerja sama antarmuseum jadi lebih mudah. Dan ini juga membangkitkan lebih banyak ketertarikan orang Prancis soal dunia luar dan seni mancanegara." Ia tersenyum: "Dan jangan lupa, seniman Belanda memang hebat-hebat!" * ANAK ADOPSI SERINGKALI MILIKI KEBUTUHAN KHUSUS Orang tua angkat di Belanda semakin sering akan mendapatkan anak yang memerlukan pelayanan khusus. Demikian prakiraan Yayasan Layanan Adopsi di Belanda. Semakin banyak negara yang mencari orang tua angkat untuk anak-anak yatim di negara sendiri terlebih dahulu. Sisanya baru ditawarkan untuk adopsi internasional. Laporan Philip Smet. Dua pertiga anak angkat yang tiba di Belanda tahun 2010 mempunyai kebutuhan khusus. Fisik, kejiwaaan, ataupun medis yang lain. Setahun sebelumnya, jumlahnya dua belas persen lebih sedikit. Demikian data yang dimiliki Yayasan Layanan Adopsi, yang atas nama pemerintah Belanda mengkoordinasikan adopsi di Belanda. Direktur Peter Benders memperkirakan dalam sepuluh tahun lagi-mungkin juga lebih cepat- yang ada hanyalah anak-anak berkebutuhan khusus yang masih bisa diadopsi. "Kita saksikan jumlah adopsi di Belanda turun sejak 2005. Tahun itu jumlah adopsi mencapai sekitar 1400 setiap tahun;mulai 2007 hanya sekitar 700 setiap tahun. Jumlah anak dengan kebutuhan khusus relatif meningkat." Perjanjian Adopsi Den Haag Benders mengacu pada dampak Perjanjian Adopsi Den Haag tahun 1993. Perjanjian itu menetapkan negara-negara harus terlebih dahulu mencari orang tua angkat di dalam negaranya sendiri sebelum anak bisa diadopsi oleh orang tua asing. Semakin banyak negara yang menandatangani perjanjian ini dan oleh karenanya jumlah adopsi di dunia menurun. Tetapi ada satu faktor lain yang menyebabkan andil anak berkebutuhan khusus ini meningkat. Antara lain terkait dengan situasi di Cina. 'Di Cina rasa tabu terhadap cacat fisik masih begitu besar. Jadi anak-anak yang cacat sulit mendapat orang tua angkat di sana. Orang tua Belanda relatif banyak mengadopsi anak-anak dari Cina. Oleh karena itu Belanda menerima relatif banyak anak berkebutuhan khusus. Walau demikian, ini menjadi tren dunia,' Demikian dikatakan direktur Yayasan Layanan Adopsi, Benders. Ada pelbagai yayasan yang membantu orang tua Belanda mencari anak adopsi. Yayasan Adopsi Belanda (NAS) menjadi perantara orangtua Belanda di 16 negara termasuk Bolivia. Cina tidak termasuk. Sebanyak 64 dari 95 anak yang datang ke Belanda melalui NAS tahun lalu disebut oleh organisasi itu sebagai 'sehat adopsi', artinya anak-anak yang punya penyakit yang dapat disembuhkan. Macky Hupkes dari NAS menjelaskan: 'Maksud kami dengan ' sehat adopsi' itu adalah anak-anak yang kudisan atau terkena parasit yang perlu diobati. Sedangkan anak-anak lain memiliki latar belakang medis atau sosial yang berbeda, mulai dari yang ringan sampai parah.' Pada sebagian besar kasus, situasi medis atau sosial anak-anak itu dapat ditangani atau dibantu. Semakin besar Hasil penelitian terbaru mengenai adopsi anak di dunia muncul pekan lalu. Ternyata, anak-anak adopsi yang berpindah negara, semakin banyak membutuhkan perawatan. Ini terkait dengan Perjanjian Adopsi Den Haag, demikian kata Benders dari Yayasan Layanan Adopsi. Rata-rata usia anak yang dibawa adopsi ke luar negeri semakin meningkat. 'Tahun 2005, sebagian besar anak-anak masih di bawah usia 1 tahun. Sementara ini, usia rata-rata sudah di atas 2 tahun. Ini berarti anak-anak semakin lama tinggal di satu panti asuhan atau berganti-ganti pindah-pindah. Tentu saja ini berdampak, anak yang masih begitu kecil sudah harus menanggung beban sosial kalau saya boleh katakan,' kata Benders. Drastis Dalam prosedur seleksi bagi orang tua Belanda, mereka antara lain harus menjawab pertanyaan apakah bersedia menerima anak yang membutuhkan perawatan ekstra. Biasanya mereka bersedia sesudah melalui masa-masa kebimbangan. Macky Hupkes dari Yayasan Adopsi Belanda memahami kebimbangan orangtua ini. 'Bagi anak-anak berkebutuhan khusus, misalnya saja mereka butuh perhatian ekstra dalam setengah tahun pertama sejak tiba di rumah orang tua angkat. Sedangkan kedatangan seorang anggota baru dalam keluarga itu sendiri adalah sesuatu yang bisa dibilang drastis.' Link (Belanda dan Inggris): <http://www.adoptie.nl/m/home/mn/1/> NAS: <http://www.nederlandseadoptiestichting.nl/> Situs Perjanjian Adopsi Den Haag: <http://www.hcch.net/index_en.php?act=text.display&tid=45> * DUA WARTAWAN TEWAS DI LIBIA "Saya sedang di kota Misrata yang dikepung. Pasukan Gaddafi menembak dengan membabi-buta. Saya tak lihat satu pun pasukan NATO." Demikian tweet terakhir wartawan foto Inggris, Tim Hetherington, yang tewas di kota Misrata, Libia Rabu (20/04). Di tempat yang sama wartawan foto Amerika Chris Hondros meninggal dunia beberapa jam kemudian akibat luka parah. Mereka adalah dua wartawan foto kawakan yang sering bertugas tidak jauh dari garis lini para pemberontak, agar bisa membuat laporan serinci mungkin mengenai perang di Libia. Akhirnya mereka menjadi korban konflik tersebut. Dua wartawan lainnya diberitakan cedera. Mobil Kuning Hans Jaap Melissen, reporter Radio Nederland Wereldomroep, belum lama ini baru saja kembali dari Libia. Dia tahu bahaya-bahaya yang dihadapi para wartawan, terutama para wartawan foto. "Para fotografer ini mengambil risiko lebih besar lagi dibandingkan wartawan lainnya. Mereka harus mengambil posisi lebih dekat, karena itu lebih berbahaya. Ketika di sana, saya selalu mengawasi mobil kuning dari wartawan foto Reuter. Bagi kami, mobil itu seperti satu titik di padang gurun, dan kami tidak boleh melewati titik tersebut. Apabila kami melewati mobil tersebut, situasi mungkin sangat berbahaya. Para fotografer ini memang harus berdiri sedekat mungkin. Ditambah lagi persaingan di antara mereka sangat besar. Mereka semua mau membuat foto terbaik." Menurut Hans Jaap Melissen, para fotografer berpendapat bahwa Libia sangat berbahaya dibandingkan dengan negara-negara lain tempat mereka bekerja sebelumnya, seperti Afghanistan dan Irak. "Kami bisa ikut dengan para pemberontak, tapi mereka juga tidak handal. Kami bisa saja tertembak peluru para pemberontak. Atau kami bisa maju ke depan dan menghadapi serangan artileri berat pasukan Gaddafi. Jaket anti-peluru kadang tidak cukup untuk melindungi diri," cerita mereka. Dokumenter Restrepo Tim Hetherington boleh dibilang sebuah fenomena, demikian Melissen. Tahun lalu ia membuat dokumenter berjudul Restrepo, mengenai perang di Afghansitan. Dalam membuat dokumenter itu, selama setahun ia mengikuti satuan tentara Amerika. Filmnya dinominasikan untuk Oscar. Sedangkan Chris Hondros dicalonkan mendapat penghargaan Pulitzer tahun 2004 dan memenangkan sejumlah penghargaan lainnya untuk foto-fotonya mengenai pertikaian di berbagai tempat di dunia. Sejak tahun 1990-an ia antara lain meliput wilayah-wilayah perang di Kosovo, Afghanistan, Libanon, Irak dan Liberia. Ia terutama bekerja untuk sejumlah majalah Amerika. Dalam sebuah acara TV mengenai karya-karyanya pada tahun 2007, Hondros mengatakan seseorang harus punya ciri-ciri psikologis khusus untuk dapat bekerja di wilayah-wilayah perang. "Apabila seseorang kuat bekerja di bidang ini, dan saya telah melakukannya selama 10 tahun, tandanya ia punya mental yang kuat. Saya kira, saya termasuk orang-orang bermental kuat," katanya. * PRO KONTRA PROYEK DAM RAKSASA Lelah dikritik karena melulu kebanjiran, Pemerintah Jakarta punya proyek besar untuk menanggulangi banjir. Caranya dengan membuat dam raksasa. Pemerintah berencana membangun dam mulai dari kawasan Tanjung Burung, Tangerang, hingga ke Tanjung Priok, Jakarta Utara, lalu dilanjutkan hingga kawasan Muara Gembong, Bekasi. Pembuatan dam ini meniru negeri Kincir Angin, Belanda dan New Orleans, Amerika Serikat. Bagaimana rencana lengkapnya proyek dam raksasa ini? Laporan Radio KBR68H Jakarta. Pemerintah meyakini, pembuatan dam ini akan membantu mencegah datangnya banjir rob yang menjadi langganan bagi warga di sepanjang Teluk Jakarta. Direktur Sungai dan Pantai Ditjen Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum, Pitoyo Subandrio mengatakan, dam raksasa ini akan menerapkan sistem polder atau penampungan air sehingga air yang masuk ke tanggul akan dipompa keluar menuju air laut. "Gagasannya adalah membuat tanggul laut yang memisahkan antara pantai, Teluk Jakarta dan Laut Jawa, sehingga tercipta waduk besar. Kemudian, air yang ada di pantai kita pompa keluar, jadi kita turunkan permukaan airnya. Permukaan air yang turun itu akan membuat sungai-sungai lancar mengalirkan air menuju laut." Selain mencegah banjir, tambah Pitoyo, dam raksasa ini juga berfungsi sebagai penampung air tawar yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan warga Jakarta. Namun, pembuatan dam raksasa ini mendapat tentangan dari para pegiat lingkungan. Hal ini terkait rencana pemerintah yang akan melakukan reklamasi pantai terlebih dahulu sebelum membuat dam raksasa. Slamet Daryoni dari Institut Hijau Indonesia mengatakan, reklamasi tidak akan efektif mengurangi banjir dan malah merusak lingkungan. "Justru tidak akan mengurangi banjir, karena pola arus air berubah. Ketersediaan air bersih dan sampah juga menjadi masalah selama ini . Selain itu, reklamasi juga akan menurunkan permukaan tanah sehingga bagian utara Jakarta ini akan menjadi seperti mangkok." Slamet menambahkan banjir sebenarnya bukan hal yang baru bagi Jakarta. Permasalahan ini sudah muncul pada 1800an saat Belanda berkuasa waktu itu. Pembangunan bendungan seperti Katulampa dan Cisadane yang awalnya mendapat tentangan berhasil diwujudkan karena adanya integrasi dengan pembangunan sejumlah situ dan danau buatan serta dijaganya luasan hutan mangrove. Namun persoalan kembali berulang saat terjadi konversi hutan mangrove besar-besaran hingga 1000 hektar lebih di tahun 1980an dan situ yang tidak diurus sehingga proyek banjir kanal barat yang sudah dilakukan tidak menghasilkan efek yang signifikan. Selain tidak efektifnya reklamasi, menurut Slamet rencana pembangunan dam yang mengadopsi tekhnologi dari Belanda ini juga harus memperhatikan tipologi wilayah Jakarta. Apalagi tipologi antara Belanda dan Indonesia khususnya Jakarta jelas berbeda. Karena itulah diperlukan kajian secara mendalam kondisi wilayah di lokasi-lokasi tempat dam ini akan dibangun. Termasuk wilayah penyangga lokasi proyek ini akan dikerjakan. * TKI INDONESIA DIANIAYA DIPLOMAT AMERIKA LATIN Para diplomat tinggi memang terlindung hak imunitas. Mereka yang bekerja untuk para diplomat, dan putus hubungan kerja gara-gara konflik, terpaksa gigit jari, karena tidak bisa mengajukan kasus ke pengadilan. Sementara pemerintah Belanda tidak bisa berbuat apa-apa karena terikat pada traktat Wina. Demikian laporan Martijn van Tol dan bart Zuidervaart, yang dimuat dalam harian Belanda Trouw Kamis ini. Dubes Jerman Para duta besar bertindak layaknya raja. Itu dialami tiga perempuan dari Portugal, Indonesia dan Maroko. Ketiganya bekerja untuk kedutaan besar asing di Belanda. Maria Caixinha bekerja sebagai pembantu rumah tangga di kediaman duta besar Jerman di Belanda. Mula-mula tugasnya hanya mengurus rumah tersebut. Tapi kemudian ditambah dengan roomservice untuk para tamu dubes, menyajikan makan siang dan malam, menjadi pelayan saat pesta-pesta. Dengan kata lain, tiap hari lembur. Setelah bekerja 24 tahun Caixinha meminta berhenti. Secara fisik dan psikologis dia tidak kuat lagi. Dua tahun kemudian kontrak kerjanya diputus, dan Caixinha merasa diperlakukan tidak adil. Ia memutuskan mengajukan kasusnya ke pengadilan. Mulailah persengketaan hukum panjang melawan seorang yang berkuasa. TKI Di tahun 2008 seorang perempuan Indonesia bekerja bagi seorang diplomat Amerika Latin yang ditugaskan di Belanda. Diplomat ini menjanjikan gaji 1450 setiap bulannya, sesuai dengan aturan gaji minimum di Belanda. TKI ini harus lembur tiap hari pula. Mulanya bekerja sebagai pengasuh anak sang diplomat, disamping itu juga bertugas membersihkan rumah dan memasak. Ia hampir tidak pernah keluar rumah, tidak mendapat gaji seperti yang dijanjikan. Ia merasa di penjara, karena paspornya ditahan sang diplomat. Di tahun 2009 akhirnya TKI ini minta berhenti. Perempuan Indonesia ini merasa berhak atas janji gaji yang tak pernah ditepati dan meminta bantuan kementrian luar negeri Belanda. Tapi perantaraan tidak membuahkan hasil. TKI ini kembali ke Indonesia. Sementara kasus perdatanya mulai diperiksa pengadilan kota Den Haag. Tidak Ada Harapan Dari awal, kasus itu tidak punya harapan. Seorang TKI yang menggugat seprang diplomat tinggi, kuasa usaha kedubes asing, yang menurut traktat Wina punya hak kekebalan mutlak. 31 mei 2010 hakim pengadilan Den Haag memutuskan bahwa sang wakil dubes memang dilindungi hak kekebalan. Saat ini proses banding tengah diperiksa pengadilan tinggi, tapi diperkirakan hasilnya juga tidak jauh berbeda. Satu-satunya yang masih bisa dilakukan adalah sebanyak mungkin menarik perhatian media dan pemerintah. Misalnya berdemo di depan kedubes. Semakin banyak perhatian media, maka kemungkinan besar akan ada dobrakan dalam kasus. Apalagi kalau insiden ini sampai dibiicarakan di dalam parlemen, baik di Belanda maupun di negara asal. Tidak Menguntungkan Kementrian luar negeri Belanda menolak memberikan reaksi sehubugan gagalnya usaha perantaraan antara diplomat Amerika Latin ini dengan tenaga kerja Indonesia. "Apabila kami berkomentar maka dapat berdampak negatif untuk usaha perantaraan kami. Selain itu juga merugikan sang TKI sendiri," demikian seorang juru bicara kemenlu. * PELECEHAN SEKSUAL OLEH MANTAN DIPLOMAT BELANDA DI JAKARTA Seorang diplomat tinggi Belanda melakukan pelecehan seksual terhadap bawahannya, sejumlah satpam dan pelayan Indonesia ketika bertugas di Jakarta tahun 2008. Diplomat bersangkutan telah ditarik mundur dan dipecat, tapi kasusnya dirahasiakan karena khawatir dampaknya terhadap hubungan Belanda-Indonesia. Kejaksaan Belanda pernah melakukan penyelidikan mengenai kasus ini tapi tidak sampai pada penuntutan dan kasus dipetieskan. Alasannya untuk bisa mengadili diplomat bersangkutkan, tindakan pelecehan itu harus diakui sebagai tindakan yang diancaman hukuman baik di Belanda maupun di Indonesia. Syarat ini tidak terpenuhi. Dikatakan, pelecehan seksual di Indonesia hanya dapat diancam hukuman apabila terdapat kekerasan atau ancaman kekerasan. Benarkah asumsi ini? Berikut Permadi, SH menjelaskan kepada Radio Nederland. Permadi: Itu sama sekali tidak benar. Jelas bahwa kejaksaan di Belanda itu mau melindungi diplomat Belanda. Di Indonesia, pelecehan seksual bisa diajukan ke pengadilan bahkan yang paling ringan tanpa kekerasanpun bisa. Jadi tidaklah benar bahwa pelecehan seksual itu, kalau tidak ada kekerasan tidak bisa diadili. Radio Nederland Wereldomroep (RNW): Bagaimana seharusnya prosedur yang harus dilakukan? Permadi: Ada dua macam. Apabila pelecahan seksual itu terbuka, artinya diangkat melalui koran atau media, maka tanpa pengaduan yang bersangkutan bisa. Tetapi kalau pelecehan itu dilakukan di ruang tertutup, itu memang harus dengan pengaduan yang bersangkutan. Karena kalau tidak dengan pengaduan maka tidak ada yang tahu. RNW: Jadi apabila tidak ada laporan dari korban, maka tidak bisa diajukan ke pengadilan? Permadi: Tidak bisa, memang karena tidak ada pelapor berarti tidak ada sesuatu yang bisa dianggap sebagai pelecehan seksual kecuali seperti yang saya katakan tadi, terbuka. RNW: Dan saat ini, kasusnya sudah menjadi terbuka karena sudah diangkat di media di Belanda. Permadi: Dalam hal ini bisa. Pihak polisi bisa melakukan penyelidikan dengan bukti awal yaitu laporan-laporan dari media di Belanda. RNW: Saat ini, pelaku bersangkutan sudah dipecat dan tidak memiliki kekebalan diplomatik lagi. Apakah mungkin pengadilan di Indonesia mengadili orang bersangkutan? Permadi: Bisa. Orang tersebut tidak wajib harus datang. Dia bisa saja tidak perlu datang, atau melawan hukum tidak mau datang, maka itu kewajiban kejaksaan untuk mengambil secara paksa orang yang bersangkutan. Ini menyangkut masalah biaya dan hubungan diplomatik. Biasanya pemerintah Indonesia sendiri juga ketakutan. Tapi bisa saja, kepolisian Republik Indonesia minta bantuan polisi internasional. RNW: Jadi pada dasarnya, masih terbuka peluang untuk mencari keadilan bagi para korban pelecehan itu? Permadi: Betul. Kalau sudah terbuka begini, maka korban bisa saja diwawancara. Demikian Politikus dan Peramal, Permadi SH. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke: [email protected] Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
