---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Selasa 26 April 2011 14:10 UTC



** GEMPA DI INDONESIA

** PELANGGARAN HAM DI SRILANGKA

** UNI EROPA DAN SURIAH

** GEMA WARTA,TOPIK BELANDA: KEBIJAKAN SUAKA BELANDA "PILIH KASIH

** EGMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: DUNIA TAK BELAJAR APAPUN DARI TSERNOBYL

** GEMA WARTA, TOPIK INTERNASIONAL: KEKERINGAN DI EROPA UTARA KRITIS

** GEMA WARTA, TOPIK INTERNASIONAL: PRESIDEN SURIAH ASSAD MEMERINTAH DENGAN 
TANGAN BESI

** GEMA WARTA TOPIK BELANDA: 'WILDERS CARI SIMPATI ORANG MALUKU'.



* GEMPA DI INDONESIA

Gempa berkekuatan 6,2 skala Richter diikuti dua gempa susulan yang cukup kuat 
terjadi 55 kilometer di tenggara Kendari. Gempa ini terasa sekali di Kendari 
demikian juga gempa susulan berkekuatan 5,2 dan 6, 2 . Tidak dikeluarkan 
peringatan tsunami. Memang terasa tapi tidak berakibat berat, demikian juru 
bicara badan meteorologi, klimatologi dan geofisika Indonesia Rahmat Triyono. 
Tidak diberitakan jatuh korban akibat gempa ini.

Sementara itu gempa juga terjadi di Cilacap, pusat gempa terletak di barat daya 
kota ini. Kekuatan gempa 6,3 disusul oleh gempa susulan berkekuatan 5,0. Tidak 
dikeluarkan peringatan tsunami. Jurubicara badan meteorologi, klimatologi dan 
geofisika setempat, Suherman menyatakan penduduk panik ketika terasa guncangan 
hebat. Ia dan stafnya menenangkan penduduk. Dikabarkan tidak terjadi kerusakan 
di kilang minyak Pertamina di Cilacap.


* PELANGGARAN HAM DI SRILANGKA

Baik tentara pemerintah Srilangka maupun lawan mereka, para gerilyawan 
separatis Macan Tamil melanggar hak-hak asasi manusia pada akhir perang 
saudara. Demikian laporan komisi khusus yang dibentuk sekjen PBB Ban Ki-moon. 
Perang saudara yang berlangsung 37 tahun ini berakhir pada bulan Mei 2009. 
Mancan Tamil yang berjuang membentuk negara sendiri dikalahkan oleh pasukan 
pemerintah. Dalam ofensif akhir pasukan pemerintah, diperkirakan puluhan ribu 
orang tewas. Kedua belah pihak melakukan tindakan kejahatan perang, Demikian 
komisi PBB ini yang selanjutnya menghimbau pemerintah Srilangka mengadakan 
penyelidikan independen.


* UNI EROPA DAN SURIAH

Tiga partai politik Belanda menyerukan aksi Uni Eropa dan PBB untuk menyetop 
kekerasan di Suriah. Partai Kristen Demokrat CDA, Partai Kristen Ortodoks 
ChristenUnie dan Partai Sosialis SP melakukan aksi bersama ini. Jurubicara CDA, 
Henkjan Ormel menyatakan menteri luarnegri Ulri Rosenthal kurang aktif 
menanggapi kekerasan di Suriah, sedangkan jurubucara ChristenUnie, Joel 
Voordewind minta pemerintah Belanda berusaha agar Dewan keamanan PBB 
mengeluarkan resolusi. Isinya menjelaskan kepada rejim presiden Bashar al- 
Assad bahwa kekerasan terhadap penduduk sendiri tidak bisa ditolerir. Uni Eropa 
harus berupaya agar Dewan Keamanan PBB mengeluarkan pendapatnya tentang situasi 
di Suriah.


* BELANDA DAN AFGHANISTAN

Parlemen Belanda mendiskusikan kembali bantuan pelatihan polisi Afghanistan 
oleh Belanda. Pemerintah Belanda menyepakati pengisian program ini dengan 
pemernitah Afghanistan dan NATO. Dukungan mayoritas untuk pengisian misi ini 
dalam parlemen Belanda kecil sekali, fraksi kiri hijau GroenLinks dan 
ChristenUnie meminta peraturan ketat dalam hal waktu yang dibutuhkan untuk 
program ini dan isi pelatihan polisi. Pemerintah Belanda sudah mengirim 
kesepakatan perjanjian kerjasama dengan Afghanistan ke parlemen namun kedua 
fraksi ini belum yakin. Padahal dukungan mereka diperlukan untuk meraih 
mayoritas tipis dalam parlemen Belanda.


* MUHAMMAD YUNUS TAK BERSALAH

Pemerintah Bangladesh menyatakan tuduhan penggelapan dana bantuan pembangunan 
terhadap pemenang hadiah nobel untuk perdamaian Mohammad Yunus tidak benar. 
Dalam dokumenter buatan Norwegia ia dituduh menggelapkan 65 juta euro. Dana ini 
diserahkan Norwegia kepada Grameen Bank, yang ia dirikan untuk mikro kredit. 
Namun penyelidikan Norwegia juga membebaskan perintis mikro kredit ini dari 
tuduhan penggelapan. Yunus tahun ini dipecat bank sentral Bangladesh sebagai 
pimpinan Grameen Bank karena ia terlalu tua. Ia naik banding tapi kalah. Para 
kritisi menduga ia diberhentikan karena kritiknya terhadap pemerintah.


* PARA TAHANAN KANDAHAR DITANGKAP

Ratusan tahanan di penjara Kandahar Afghanistan lolos akhir pekan ini dengan 
menggunakan terowongan sepanjang 350 meter. Namun 65 dari mereka ditangkap 
kembali. Demikian pihak yang berwajib di propinsi yang adalah tempat lahirnya 
gerakan Taliban. Mereka yang lolos diberitakan adalah para komandan islam 
radikal dan para pengikutnya. 500 dari mereka berhasil melarikan diri dari 
penjara Sarposo di Kandahar. Pada tahun 2008 juga terjadi pembebasan tahanan di 
penjara yang sama oleh Taliban yang meledakkan sebuah mobil angkutan yang sarat 
bahan peledak. Mereka meledakkannya di pintu gerbang penjara yang disusul 
dengan lolosnya ratusan tahanan.


* TOKOH AL-QAEDA TEWAS

Abu Hafs al-Najdi tewas akibat serangan udara NATO di Afghanistan. Tewasnya 
al-Najdi yang juga menggunakan nama samaran Abdul Ghani disebut NATO sebagai 
kejadian penting karena ia terlibat berbagai aksi teror. Ia termasuk peringkat 
kedua dalam daftar anggota al-Qaeda yang dicari. Ia aktif di Afghanistan namun 
kadang-kadang juga di Pakistan. Al-Najdi aktif sebagai pelatih teroris, 
mengumpulkan senjata dan perlengkapan untuk aksi terornya.


* "

KEBIJAKAN SUAKA BELANDA "PILIH KASIH"

Menteri Imigrasi Belanda Geerd Leers dikecam karena menjalankan kebijakan suaka 
yang "pilih kasih." Hal ini menyangkut pemberian izin tinggal atau suaka kepada 
sejumlah imigran muda yang sudah tinggal lama atau bahkan lahir di Belanda. 
Alasannya, mereka sudah "sangat Barat," sehingga tidak patut lagi dipulangkan 
ke negara asal. 

Sahar Ebrahim Gel, misalnya, gadis 14 tahun ini sudah 10 tahun tinggal di 
Belanda. Ia bersama orangtuanya melarikan diri dari Afghanistan. UU Imigrasi 
Belanda menetapkan bahwa Sahar dan orangtuanya harus kembali ke Afghanistan 
karena situasi di negara itu sudah dianggap cukup aman. Di televisi Sahar 
mengatakan dalam bahasa Belanda yang fasih dan hampir tanpa aksen, ia sudah 
"sangat Belanda." Ia cemas  tidak bisa ke sekolah, harus mengenakan burka dan 
tidak punya masa depan jika kembali ke negara asalnya.

Integrasi
Menurut pengacaranya, Sahar sudah "sangat Barat" karena itu sulit untuk kembali 
berintegrasi di negara asal. Dengan alasan ini menteri Leers akhirnya 
mengabulkan pengajuan suaka dan izin tinggal Sahar. Menteri Imigrasi itu 
menambahkan, kasus Sahar adalah pengecualian. Setiap kasus pemulangan akan 
dinilai secara individu, dan bukan berarti setiap orang akan mendapat hak yang 
sama.

Menurut sang menteri, saat ini di Belanda ada sekitar 400 gadis yang bernasib 
hampir sama dengan Sahar. Tapi menurutnya hanya "beberapa puluh saja" yang 
mendapat izin tinggal tetap. Ini sesuai dengan yang dituntut "rekan" pemerintah 
Belanda di parlemen, partai kanan populis anti-islam PVV, yang menuntut 
kebijakan imigrasi ketat.

Panjang
Kasus Sahar ternyata berbuntut panjang. Banyak gadis asal Afghanistan - yang 
sejak kecil atau bahkan lahir dan besar di Belanda -  terancam dipulangkan. 
Mereka semua menggunakan alasan yang hampir sama dengan Sahar: sudah jadi orang 
Barat. Contohnya, kakak-beradik Karima dan Khrishma, 18 dan 15 tahun, yang juga 
sudah lebih dari 10 tahun tinggal di Belanda.

Lalu, tanya koran de Volkskrant dan Trouw, bagaimana menilai secara obyektif 
apakah seseorang, dalam hal ini gadis imigran, memenuhi kriteria "dibesarkan 
dan hidup dengan norma Barat"? Apakah seorang pemuda asal Afghanistan juga 
boleh mengajukan alasan yang sama untuk bisa tinggal di Belanda? Selain itu, 
apa negara seperti Iran, yang juga bukan "surga" untuk anak muda, bisa 
dimasukkan ke dalam kategori yang sama?

Itu semua pertanyaan yang harus dijawab sang menteri dalam waktu dekat. Untuk 
mencegah kepanikan, mencegah tuduhan bahwa departemennya, dan juga Den Haag, 
menjalankan kebijakan yang "pilih kasih."


* DUNIA TAK BELAJAR APAPUN DARI TSERNOBYL 
Jejak bencana pusat tenaga nuklir Tsjernobyl di Ukraina tak akan hilang selama 
berabad-abad. Toh, walaupun ada trauma kolektif di daerah yang tertimpa 
bencana, pendapat soal energi nuklir masih terpecah-belah. 
Thijs Papot
Eksperimen sistem pendinginan pusat tenaga nuklir yang gagal pada pagi 26 April 
1986 mengubah nasib penduduk di sekitar Tsjernobyl yang berbatasan dengan 
Belarus. Reaktor nomor 4 dari kompleks tenaga nuklir - yang waktu itu masih 
jadi simbol teknologi Uni Sovyet dan kemegahan kaum sosialis - meleleh, meledak 
dan memancarkan materi radioaktif selama berhari-hari dalam jumlah besar di 
atmosfer.

Hujan Nuklir
Pemerintah Sovyet waktu itu membisu. Laporan pertama mengenai radiasi 
radioaktif yang makin tinggi diketahui dari peneliti Swedia. Berita menyebar 
cepat di Eropa. Namun ketika di Belanda dilakukan tindakan pencegahan - ternak 
tak boleh keluar kandang dan sayur bayam ditarik dari pasaran - parade 1 Mei di 
Ukraina tetap dirayakan dengan meriah, kata Tamara Smirnova yang tinggal di 
dekat Tsjernobyl ketika bencana nuklir tersebut terjadi. 

clip      "1 Mei adalah Hari Buruh dan di tiap desa digelar parade khusus. 
Orang-orang berpesta di jalan ketika hujan nuklir terjadi. Kami tak tahu itu. 
Seminggu setelahnya yodium baru dibagikan. Dan kami baru sadar bahwa ini 
benar-benar berbahaya, namun justru pada minggu pertama bencana, anak-anak 
masih main di jalan."

Udara Kematian
Beberapa waktu kemudian baru diketahui bahwa ini bencana besar. Panik pun pecah 
akibat ketidaktahuan dan kurangnya informasi. Penduduk dievakuasi. Sebagai ibu 
berusia 30 tahun yang baru melahirkan seorang putra, waktu itu Tamara berpikir 
untuk mengungsi ke bagian lain Uni Sovyet. "Di mana pun bergantung udara 
kematian," katanya mengenai bahaya yang tak terlihat. "Waktu itu saya baru 
mengerti rasanya benar-benar ketakutan."


Banyak pendapat berbeda mengenai akibat bencana nuklir Tsjernobyl. Walaupun 
jumlah korban tewas secara resmi "hanya" lima puluh orang, jumlah anak-anak 
yang menderita kanker tiroid di sekitar Tsjernobyl banyak sekali. Organisasi 
kesehatan dunia WHO memperkirakan pada 2006 bahwa pada tahun-tahun berikutnya 
masih akan ada sekitar 4000 sampai 9000 orang yang meninggal akibat radiasi 
nuklir. Sedangkan organisasi lingkungan Greenpeace berpendapat, jumlah ini 
bahkan akan melonjak 10 kali lebih tinggi. 
Pragmatisme
Toh, 25 tahun kemudian, diskusi energi nuklir tidak hanya didominasi ketakutan, 
namun juga pragmatisme, kata jurnalis Belanda Franka Hummels. Franka adalah 
penulis buku De Generatorgeneratie - Generasi Generator  yang menguraikan 
akibat bencana Tsjernobyl di regio sekitarnya. "Setelah jatuhnya Uni Sovyet, 
Ukraina langsung memproklamirkan negara mereka sebagai nuclear free zone. 
Mereka tidak ingin menggunakan energi nuklir, namun pada waktu yang sama tetap 
memanfaatkan pusat energi nuklir karena tak punya alternatif." Baru pada 2001 - 
di bawah tekanan besar Eropa dan masyarakat internasional - reaktor-reaktor di 
Tsjernobyl ditutup.
Tak bisa ditinggali
Negara tetangga Belarus berencana membangun pusat tenaga nuklir di bagian barat 
laut. Isu yang peka, namun sekaligus dianggap penting karena Belarus  tak ingin 
terus bergantung pada gas dan minyak Rusia. Sekarang besarnya bencana 
Tsjernobyl cenderung dianggap remeh oleh rezim diktator presiden Alexander 
Lukashenko, kata Hummels.
clip      "Di Belarus ada zona terlarang: daerah yang oleh PBB dinobatkan 
sebagai wilayah tak bisa ditinggali selamanya. Namun sekarang  daerah ini 
justru sedang aktif menarik penduduk baru. Risiko kesehatan para penduduk baru 
itu 'ditukar' dengan perumahan, air dan listrik gratis."
Daerah Rapuh
Yang cukup ironis, sejak tujuh tahun lalu Tamara tinggal di Belanda, juga di 
dekat pusat energi nuklir. "Itu takdir saya," tawanya getir. "Pusat tenaga 
nuklir harusnya tak dibangun di daerah rapuh macam ini. Sepertinya dunia tak 
belajar apa pun dari Tsjernobyl!" Pusat tenaga nuklir Tsjernobyl adalah desain 
Sovyet, jadi tidak representatif untuk mewakili tingkat risiko di dunia. 
Demikian pendapat umum. Namun bencana di Fukushima, Jepang, kembali 
mengkonfrontasikan dunia dengan risiko energi nuklir. 
clip      "Jepang juga begitu, padahal di sana teknologi dan keamanan pasti 
sudah diperhitungkan masak-masak. Menurut saya, situasi di Belanda juga sama 
saja," kata Tamara Smirnova.
Seperti bencana di Tsjernobyl, di Belanda bencana Fukushima juga memancing 
diskusi mengenai energi nuklir. Namun tak ada kesimpulan baru, pemerintah tetap 
saja ingin meneruskan proyek pembangunan pusat energi nuklir baru.


* KEKERINGAN DI EROPA UTARA KRITIS

Thijs Westerbeek van Eerten

Musim panen 2011 terancam gagal. Petani khawatir. Menurut badan meterorologi 
Belanda KNMI, hujan sementara ini tidak akan turun lagi. Musim semi tahun 2011 
ini mengingatkan kembali pada musim semi 2007. Menurut juru bicara KNMI, Harry 
Geurts, April 2007 juga panas dan kering, bahkan yang terpanas dalam sejarah. 
Tapi kemudian diikuti bulan Mei dan Juni yang basah. Pakar cuaca hanya bisa 
meramalkan cuaca selama 14 hari ke depan. Sedangkan periode sesudahnya cuma 
spekulasi.

Tahun bencana
Situasi saat ini menurut Geurts sangat parah terutama karena ada sejumlah 
faktor yang datang bersamaan. Bulan Maret dan April tidak banyak turun hujan. 
Tapi masih ada lainnya.

'Memang ada hujan tapi jauh lebih sedikit dari normal. Masalah utama tentu saja 
adalah kombinasi dengan cuaca cerah, karena dengan demikian terjadilah 
penguapan dalam jumlah besar...dan pada saat sama hujan yang turun sedikit dan 
penguapan besar maka muncullah masalah seperti ini. Jadi bisa dibilang saat ini 
kita mengalami kekeringan parah'.

Ini bukan pertama kali kekeringan parah di musim semi akan diikuti oleh musim 
panas yang juga kering. Harry Geurts mengacu pada tahun 2003 dan terutama tahun 
bencana 1976, yang keduanya terkenal karena kekeringannya. 'Jangan berharap 
bahwa situasi seperti waktu itu terulang lagi sekarang.'

Semakin ekstrim, tapi tidak lebih kering
Petani di Belanda sudah semakin terbiasa dengan cuaca yang berubah-ubah tahun 
belakangan. Walau demikian, Remco Schouten, petani dari Berlicum di Belanda 
selatan tidak mau mengatakan bahwa cuaca dalam beberapa tahun belakangan lebih 
kering.

'Musim gugur lalu banyak sekali turun hujan, yang menyebabkan kami kesulitan 
memanen jagung. Musim semi  2006 juga sangat basah sehingga kami terlambat 
memotong rumput. Jadi saya memiliki kesan bahwa semuanya menjadi semakin 
ekstrim, tapi saya tidak bisa katakan bahwa rata-rata lebih panas.'

Menunggu
Musim ini bisa menjadi musim kering ekstrim dan bisa mendatangkan masalah di 
banyak tempat di Eropa Utara. Demikian Harry Geurts.

'Terutama di kawasan ini. Kalau anda menengok ke Inggris, Denmark, Jerman, 
Prancis, dan Belgia-maka semuanya menghadapi masalah kekeringan ini. Tapi 
apabila anda ke kawasan Laut Tengah, justru dalam beberapa pekan terakhir 
mengalami depresi aktif dan terutama di Spanyol turun hujan sangat banyak 
sebelum akhir pekan Paskah lalu.'

Schouten berharap hujan di Spanyol itu juga datang ke Belanda. Justru saat 
inilah musim pertumbuhan tanaman, di mana mereka sudah bersiap menantikan hujan 
dari langit. Kentang tidak bisa bertumbuh normal, sapi kekurangan rumput 
sedangkan makanan penggantinya sudah tidak terjangkau lagi.

Cola, bukan susu
Schouten adalah petani susu sehingga musim yang terlalu kering tidak bisa 
dikompensasi langsung dengan menaikkan harga susu. Dia dan banyak petani 
lainnya menghadapi pemasukan yang berkurang. Tapi dampak musim pertumbuhan yang 
gagal jauh lebih luas. Semuanya menjadi lebih mahal, termasuk roti, sayuran, 
dan bahkan  hal-hal yang menurut anda tidak ada kaitannya: 'Ya, sebagai 
konsumen anda pikir akan berganti minum cola katimbang susu, tapi pikirkanlah 
bahwa gula yang terkandung di dalam cola adalah juga produk pertanian. Mei yang 
kering menyebabkan cola lebih mahal.'

Schouten memandang situasi saat ini dengan khawatir, tapi akhirnya akal sehat 
yang mengemuka: 'Kami tidak bisa berbuat banyak, ini merupakan bagian dari 
bertani, untuk menyesuaikan diri sebaik mungkin dengan alam.'


* PRESIDEN SURIAH ASSAD MEMERINTAH DENGAN TANGAN BESI

Klaas den Tek

Rosh Abdelfatah, pembuat film asal Suriah, punya laman Facebook khusus untuk 
rekan-rekan senegaranya. Rosh yang bermukim di Rotterdam juga mengunggah film 
dari Suriah di YouTube untuk mendukung oposisi di negara kelahirannya. 

Mata Abdelfatah terkonsentrasi pada layar komputer. Di laman Facebook khususnya 
berdatangan pesan-pesan dari Suriah. Di internet, oposisi Suriah sedang 
berusaha melepaskan diri dari tangan besi rezim pemerintah. 

Mengalami
Sebagai orang Suriah dari suku Kurdi, Rosh Abdelfatah (29) juga mengalami 
kekerasan. Dulunya, ia aktif berkegiatan di komunitas teater Kurdi amatir dan 
menulis naskah pertunjukan. Polisi menangkapnya. Pada 1999 Adbelfatah berhasil 
melarikan diri ke Belanda. 

*Rosh Abdelfatah q1  "Saya hidup, tapi tidak diakui. Di Suriah tak seorang pun 
boleh mengaku Kurdi, tak boleh berbicara dalam bahasa Kurdi. Saya tidak diakui, 
saya ilegal di negeri sendiri."

Menurut Rosh Abdelfatah, tak ada sistem di Suriah: semua acak. Dan tidak hanya 
untuk orang Kurdi, namun juga untuk semua penduduk. Orang-orang dijebloskan 
selama bertahun-tahun ke penjara, lalu tiba-tiba dibebaskan begitu saja karena 
mereka sebenarnya tak bersalah. Toko-toko dirampok pengikut presiden Bashar 
al-Assad. Agen-agen dinas keamanan pernah memukuli paman Abdelfatah karena ia 
tidak buru-buru minggir ketika sedang mengemudikan traktor. 

Tank dan penembak jitu
Berminggu-minggu lamanya rakyat Suriah turun ke jalan untuk berdemo menentang 
rezim Presiden Assad. Pemerintah menghadapinya dengan tangan besi. Rezim 
mengerahkan tank dan penembak jitu untuk menggilas demonstran. Akibatnya, 
banyak korban tewas beberapa pekan terakhir.

Sejak pecahnya pemberontakan Maret lalu, Adelfatah mengumpulkan gambar-gambar 
kekerasan yang dilakukan rezim terhadap para demonstran. Ia juga mengunggah 
film-film mengenai korupsi di pendidikan dan kepolisian ke situs Youtube.  
Abdelfatah menyayangkan bahwa ia tidak berada di Suriah saat ini.

"Sulit. Saya berada di Rotterdam, tapi saya akan lebih senang jika berada di 
antara para pemuda di Suriah. Di pihak lain, di sini juga dibutuhkan 
orang-orang yang bisa menyuarakan para demonstran ke dunia luar. Ini juga 
penting."   

Mimpi
Rezim di Damaskus tampaknya semakin kuat saja. Pemerintah Suriah tidaklah 
mempedulikan sanksi baru yang diumumkan negara-negara Eropa dan Amerika 
Serikat. Presiden Assad tidak bergeming.

"Tapi saya berharap penuh," kata Abdelfatah. "Saya yakin, rezim ini akan segera 
tumbang. Represi, sistem satu partai, dan presiden yang berkuasa seperti 
Firaun. Situasi tidak bisa terus-terusan begini."

Rosh Abdelfatah saat ini sibuk mendirikan Pusat Suriah di Eropa. Ini adalah 
tempat di mana seniman dan oposisi rezim bisa mempertunjukkan apa yang sedang 
terjadi di Suriah. Tempat di mana orang bisa bermimpi mengenai era pasca Assad.


* 'WILDERS CARI SIMPATI ORANG MALUKU'.

"Hari ini di Apeldoorn diperingati perjuangan kemerdekaan Maluku. Sudah saatnya 
sekarang orang Maluku merdeka dari Indonesia yang islamitis." Demikian bunyi 
Twitter Geert Wilders yang ditulisnya Senin 25 April pada hari ulang tahun 
kemerdekaan Republik Maluku Selatan ke-61. 

"Kami tidak mau mengomentari Twitter dari siapa pun", demikian Umar Hadi, wakil 
Duta Besar RI  Den Haag, Belanda. Alasannya karena setiap orang bisa bikin 
Twitter setiap hari, "orang kapan aja bisa pencet-pencet itu". 

Spesifik
Kasus ini, menurut Umar Hadi, spesifik. "Radio Nederland menurunkan berita yang 
menyitir Twitter. Saya tidak mau mengomentari. KBRI, Kedutaan Besar Republik 
Indonesia di Den Haag tidak mau berkomentar terhadap Twitter dari siapa pun."

Juga Wim Manuhutu, sejarawan Maluku di Belanda membaca pesan Wilders di 
Twitter. Menurutnya pesan Wilders tidak benar. Walaupun mayoritas besar warga 
Indonesia beragama Islam, Indonesia sendiri bukan negara Islam. 

Untuk seluruh orang Maluku
Menurut Manuhutu, orang-orang yang masih mempertahankan cita-cita Republik 
Maluku Selatan harus melihat betul apakah sungguh-sungguh ingin didukung dengan 
alasan tersebut. Kalau melihat proklamasi Republik Maluku Selatan tahun 1950, 
Republik Maluku Selatan sama sekali tidak bisa disamakan dengan Republik Maluku 
Kristen. "Republik Maluku Selatan dimaksudkan untuk seluruh orang di Maluku, 
beragama Islam atau beragama Kristen". 

Pernyataan Wilders bahwa orang Maluku harus merdeka dari Indonesia yang 
islamatis, menurut Manuhutu tidak konstruktif dan tidak membantu. "Wilders 
memberi gambaran salah dari Indonesia", kata sejarawan Maluku ini. Ia memandang 
negatif dukungan Wilders dan mengimbau pendukung Republik Maluku Selatan supaya 
berhati-hati dan tidak terlalu cepat senang dengan dukungan semacam itu. 

Wim Manuhutu memang mengakui  bahwa ini untuk pertama kali seorang politikus 
Belanda secara terbuka berbicara soal kemerdekaan Maluku. Ia juga bisa mengerti 
bahwa beberapa orang pendukung RMS menerima dukungan itu, karena PVV, partainya 
Geert Wilders bukan partai kecil, namun punya tempat cukup besar di parlemen. 

"Pasti mereka mungkin memikir juga apakah ada peluang untuk membawa soal 
Republik Maluku Selatan dalam parlemen Belanda." Wim Manuhutu merasa ucapan 
Geert Wilders melalui Twitter hanya untuk mencari dukungan atau simpati dari 
orang Maluku. 

Pernyataan Wilders, menurut Manuhutu bisa dianggap sebagai dukungan moril. 
Namun dalam praktek dampak atau pengaruh ucapan ini cukup terbatas. Sebagai 
contoh ia menyebut pernyataan PM Belanda Mark Rutte tentang demonstrasi pro 
demokrasi di Timur Tengah. Menurut Rutte negara-negara bersangkutan harus 
berkembang ke arah Turki atau Indonesia, yang disebut salah satu demokrasi yang 
besar dan membuktikan bahwa demokrasi dan ajaran Islam tidak bertentangan. 

"Juga saya pikir dalam pemerintah Belanda sekarang, kebijakan menuju ke 
hubungan baik dan erat antara Belanda dan Indonesia. Memang dukungan ini pasti 
dianggap dukungan moril, tapi pengaruh praktis di bidang politik saya rasa 
cukup terbatas", demikian Wim Manuhutu kepada Radio Nederland.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia

Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke:
[email protected]

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke