---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Rabu 11 Mei 2011 14:20 UTC



** AMERIKA LANGGAR HAK OSAMA

** AL-QAEDA PERINGATKAN JIHAD AKAN LEBIH BERBAHAYA

** BELANDA HARUS BANTU ISRAEL

** GEMA WARTA TOPIK TINJAUAN PERS: SEPP BLATER DAN KORUPSI FIFA SERTA SAMPAI 
KAPAN ANAK BOLEH MAIN TELANJANG?

** GEMA WARTA TOPIK BELANDA: MANULA BELANDA JUGA JAGO "GENCET"

** GEMA WARTA TOPIK BELANDA: BELANDA HARUS LEBIH GIAT SUARAKAN MASALAH HAM

** GEMA WARTA TOPIK BELANDA: PRIA BELANDA FOTO SEMUA IBUKOTA DUNIA

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: NASIB TAPOL BELANDA DI IRAN

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: KENAPA BANYAK MASYARAKAT MEREKLAIM TANAH?



* AMERIKA LANGGAR HAK OSAMA

NEW YORK (ANP) - Amerika Serikat telah melanggar hak dasar Osama bin Laden. 
Negara ini telah membunuh Osama yang tidak bersenjata. Amerika tidak memakai 
azas praduga tak bersalah dan Osama tidak diberi kesempatan untuk menjalani 
persidangan yang adil. Kematian Osama adalah bukti bahwa AS telah melanggar 
HAM. Demikian pernyataan putra-putra Osama bin Laden yang diterbitkan harian 
The New York Times Selasa (10/05).

Pernyataan tersebut dikeluarkan oleh putra-putra Osama yang sudah dewasa, salah 
satunya Omar bin Laden (30). Ia tinggal dengan ayahnya di Afghanistan sampai 
1999. Omar bersama ibunya Najwa bin Laden mengenai Osama yang diterbitkan tahun 
2009.

Menurut para putra Osama ini, mereka selalu mengutuk kekerasan yang dilakukan 
ayah mereka. Dan karena itu pula, mereka mengutuk kekerasan yang dilakukan 
presiden Amerika.


* AL-QAEDA PERINGATKAN JIHAD AKAN LEBIH BERBAHAYA

Pemimpin Al-Qaeda di Yaman telah memperingatkan bahwa jihad akan menjadi lebih 
"kuat dan berbahaya" setelah pembunuhan Osama bin Laden oleh komando AS. 
Demikian dilaporkan kelompok pemantau SITE Rabu (11/05).

Nasir al-Wahishi, pemimpin Al-Qaeda di Semenanjung Arab (AQAP), mengatakan 
dalam sebuah pernyataan di sebuah situs islam bahwa "bara jihad memanas" 
setelah kematian bin Laden 2 Mei lalu.

"Jangan berpikir soal pertempuran dangkal ... Apa yang akan terjadi lebih besar 
dan lebih buruk, dan apa yang menunggu Anda lebih intens dan berbahaya," kata 
Wahishi.

Dia memperingatkan Amerika untuk tidak menipu diri sendiri bahwa "masalah 
selesai" dengan pembunuhan bin Laden.


* BELANDA HARUS BANTU ISRAEL

Belanda harus menawarkan bantuan terhadap Israel dalam menyelesaikan jalur 
kereta antara Tel Aviv dan Yerusalem. Demikian usul anggota parlemen Belanda 
dari partai kanan populis PVV De Roon di sebuah surat kepada kabinet. 

Minggu ini Jerman membatalkan kerja sama dengan Israel untuk membangun jalur 
kereta ini. Pasalnya, politisi dan aktivis Palestina menentang pembangunan rel 
yang juga melewati wilayah Palestina di Tepi Barat Sungai Yordan. 

De Roon menyatakan Jerman membatalkan kerja sama karena "berada dalam tekanan 
ekstrem kiri". Anggota partai PVV ini berpendapat, Belanda harus menggantikan 
Jerman untuk membantu Israel sebagai uluran persahabatan.


* TENTARA SURIAH TANGANI DEMONSTRAN DENGAN TANGAN BESI

Tindakan keras tentara Suriah melawan pengunjuk rasa antipemerintah tak juga 
berkurang. 

Dari kota Homs tank berkeliaran. Diduga tank-tank tersebut akan menembaki 
wilayah yang memiliki banyak penentang presiden Assad.

Di Homs, yang dihuni sekitar sejuta orang, sudah berminggu-minggu terjadi 
demonstrasi besar-besaran melawan Assad. Sepertinya tentara Suriah sekarang 
akan memulai serangan besar-besaran melawan para pengunjuk rasa di Homs.

Menurut saksi mata, Assad menangani pemberontakan di berbagai tempat dengan 
tangan besi. Banyak kritik berdatangan, namun Assad tak mempedulikannya.


* OPOSISI THAILAND DITEMBAK

Sehari setelah pemerintah Thailand mengumumkan pemilihan umum, seorang politisi 
dari pihak oposisi Thailand, yang punya hubungan dekat dengan mantan perdana 
menteri Thaksin Shinawatra, ditembak dan terluka. Demikian dinyatakan 
Kepolisian Thailand Rabu (11/05).

Pracha Prasopdee, seorang anggota parlemen dari partai oposisi Puea Thailand, 
harus dirawat di rumah sakit setelah ditembak pada Selasa (10/05) di pinggiran 
kota Bangkok.

"Polisi masih menyelidiki motifnya. Kami yakin, motifnya politik," kata letnan 
kolonel penyidik Saneh Maneenoi.

Penembakan itu terjadi ketika Thailand bersiap menyambut pemilihan umum 3 Juli 
mendatang. Pemilu pertama pasca kekerasan politik meletus di Bangkok tahun lalu 
dan menewaskan 90 orang.

"Pracha rencananya akan mencalonkan diri dalam pemilu mendatang di daerah 
pemilihan yang sama," kata juru bicara Thailand Puea, Jirayu Houngsub. Terlalu 
dini untuk mengatakan apakah penembakan itu bermotif politik, ia menambahkan.

Jajak pendapat memperkirakan akan ada persaingan ketat antara Perdana Menteri 
demokrat Abhisit Vejjajiva dan sekutu Shinawatra. Walau mantan PM Shinawatra 
tinggal di luar negeri untuk menghindari hukuman penjara akibat kasus korupsi, 
ia tetap dianggap sebagai pemimpin oposisi de facto.

Partai Abhisit adalah partai tertua di Thailand dengan basis dukungan di 
Bangkok dan di Thailand bagian selatan. Walau begitu, sudah hampir dua dekade 
partai ini tidak memenangkan pemilu.


* INDIA TOLAK KASUS BHOPAL

Rabu (11/05) Mahkamah Agung India menolak permintaan pemerintah untuk membuka 
kembali kasus tragedi gas Bhopal dan memvonis lebih berat tujuh terdakwa yang 
dihukum atas kelalaian mereka.

Kecelakaan Bhopal tahun 1984, terjadi karena kesalahan Union Carbide, 
menewaskan ribuan orang, puluhan ribu lainnya meninggal beberapa tahun kemudian 
akibat efek berkepanjangan yang ditimbulkan kecelakaan ini. 

Pemerintah menggugat eksekutif perusahaan yang dihukum tujuh tahun atas 
kelalaian. Mereka ingin menyeretnya kembali ke pengadilan untuk diadili atas 
tuduhan yang lebih serius, yaitu "pembunuhan" - yang kemungkinan besar akan 
menghasilkan hukuman penjara 10 tahun.

Tapi tawaran itu ditolak.

"Permohonan berdasarkan pada pembelaan yang salah dan menyesatkan," kata 
seorang hakim. Ia menambahkan bahwa "tidak ada penjelasan memuaskan" yang bisa 
diberikan pengadilan.


* JULIAN ASSANGE DAPAT PENGHARGAAN

Pendiri Wikileaks, Julian Assange menerima penghargaan bergengsi berupa medali 
emas dari Yayasan Perdamaian Sydney. Penghargaan perdamaian itu baru diberikan 
selama empat kali dalam 14 tahun terakhir.

Di antara pemenangnya adalah mantan presiden sekaligus aktivis anti apartheid 
Afsel,.Nelson Mandela dan pemimpin spiritual Tibet Dalai Lama.

Assange saat ini sedang berjuang menolak ekstradisi yang diajukan oleh Swedia 
menyusul dakwaan pelecehan seksual dan perkosaan. Amerika Serikat juga 
menginginkan Assange setelah publikasi ratusan ribu penerbitan dokumen 
pemerintah.

Menurut juri, Assange mendapat hadiah itu karena keberanian yang luar biasa 
dalam memperjuangkan hak-hak asasi manusia.


* PENGGUNAAN NARKOBA SISWA BELANDA BERKURANG

Semakin sedikit siswa di sekolah menengah menggunakan, berurusan atau memiliki 
obat bius. Menteri Pendidikan Marja van Bijsterveldt memberikan data-datanya 
dalam sebuah surat kepada anggota parlemen hari Selasa (10/05).

Penelitian terbaru yang ditugaskan oleh kementerian pendidikan menunjukkan 
bahwa hanya tiga persen dari siswa sekolah menengah mengaku membawa narkoba ke 
sekolah tahun lalu. Meskipun angkanya sama dengan 2008, Van Bijsterveld 
mengatakan "kecenderungan umumnya menurun" dalam kepemilikan, penggunaan dan 
penjualan narkoba di sekolah.

Hanya 13% siswa mengatakan mereka tahu ada narkoba yang dijual di sekolah tahun 
lalu. Sedangkan pada tahun 2008, sebanyak 20% dan pada tahun 2006 ada 39%.

Sekitar 38% mengatakan mereka mengetahui ada narkoba yang digunakan di sekolah 
tahun lalu oleh siswa lain. Pada tahun 2008, sebanyak 44% sementara dua tahun 
sebelumnya 68%.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa narkoba jarang terjadi digunakan di sekolah 
dasar.


* MENHAN ITALIA: GADDAFI BOLEH DIBUNUH

ROMA (ANP) - Menteri Pertahanan Italia, Ignazio La Russa, menyatakan bahwa 
pemimpin Libia Muammar Gaddafi adalah target yang legitim jika ia berada di 
sebuah gedung militer. La Russa menyatakannya dalam wawancara dengan koran 
Italia Il Messaggero Rabu (11/05).

"Jika Gaddafi misalnya sedang memerintahkan untuk membunuh rakyat, ia legitim 
diserang," katanya. Mengenai nasib pemimpin Libia ini, La Russa tak mau 
berkomentar. La Russa menekankan bahwa target militer tidak ditembakki karena 
kehadiran Gaddafi. Sudah berhari-hari media Italia berspekulasi mengenai 
kemungkinan bahwa Gaddafi meninggal.

Sejak akhir April Italia ikut serta dalam serangan udara di bawah pimpinan 
NATO. Keikutsertaan ini menimbulkan konflik besar dalam koalisi pemerintahan PM 
Silvio Berlusconi.


* SEPP BLATER DAN KORUPSI FIFA SERTA SAMPAI KAPAN ANAK BOLEH MAIN TELANJANG?

Halaman pendidikan koran Belanda Trouw hari ini membahas pertanyaan, sampai 
usia berapa anak-anak diperbolehkan bermain tanpa pakaian, dengan kata lain 
telanjang bulat? Di Belanda jika cuaca bagus, matahari bersinar dan panas, 
banyak anak-anak kecil hingga usia 5 tahun, bermain di halaman, di taman atau 
di pantai tanpa mengenakan pakaian alias telanjang bulat.

Sesuatu yang wajar di Belanda. Hampir tidak ada yang berkomentar atau 
memprotes. Mungkin bagi mereka yang berasal dari Timur, ada sedikit rasa enggan 
membiarkan anak-anak bermain tanpa baju. Menurut pakar seksuologi Belanda, 
banyak anak kecil suka merasakan angin di kulit mereka. Karena itu boleh-boleh 
saja bertelanjang badan. 

Ada pepatah Belanda mengatakan, aan jong naakt kleeft geen schuld, tidak ada 
salahnya anak kecil bertelanjang badan. Tapi mungkin orang-orang yang menonton 
anak-anak kecil itu ada yang berpikiran tidak baik. Ingat saja pedofili. 
Mungkin mereka sengaja ke pantai atau ke taman bermain untuk menonton anak-anak 
kecil yang telanjang.

Karena itu banyak taman bermain atau kolam renang yang mencantumkan aturan: 
harus mengenakan baju renang. Aturan ini membuat lega bapak dan ibu yang 
berbudaya berbeda. Selain itu semakin banyak orang Belanda yang merasa risih 
melihat anak-anak yang berlarian telanjang, mereka menuntut para orang tua 
untuk paling tidak mewajibkan anaknya memakai pakaian dalam.

Menurut pakar, sekitar usia 6 atau 7 tahun anak-anak mulai merasakan 'malu' 
dengan sendirinya. Mereka tiba-tiba saja tidak mau lagi berganti baju di pantai 
tanpa ditutupi handuk. Perubahan ini harus dihormati orang tua. Mereka tidak 
boleh meledek anaknya, karena jelas sang anak sudah menentukan batasan sendiri. 
Perubahan ini juga tidak membatasi perkembangan seksuologi sang anak. 

Dari Belanda kita ke Swiss. Bulan depan federasi sepakbola dunia FIFA 
melangsungkan pemilihan ketua baru. Dalam kampanyenya, Sepp Blatter, presiden 
FIFA sekarang berjanji untuk memberantas korupsi di dalam tubuh organisasinya. 
'Saya berjuang untuk membersihkan nama FIFA', kata Blatter

FIFA memang sering dikaitkan dengan skandal korupsi para anggotanya. Ingat saja 
dua anggotanya yang dituduh menerima uang masing-masing 1.5 juta dolar agar 
memilih Qatar sebagai tuan rumah kejuaraan dunia tahun 2022. Sementara Inggris 
telah mengajukan protes resmi setelah kalah bertanding dari Rusia untuk menjadi 
tuan rumah kejuaraan dunia tahun 2018.

Tapi tuduhan korupsi tidak hanya keluar sewaktu pertarungan memperebutkan 
kejuaraan dunia, juga sewaktu pembelian hak siar pertandingan, atau bahkan 
hingga ke pemilihan ketua serikat bola negara anggota FIFA. Tulis harian 
International Herald Tribune.

Saat ini pemerintah dan parlemen Inggris mendesak FIFA untuk mengambil 
langkah-langkah tegas sehubungan tuduhan pembelian suara anggotanya. FIFA 
diminta meniru aturan Komite Olimpiade Internasional yang memecat 10 orang 
anggotanya setelah dituduh menerima uang suap sewaktu pemilihan Olimpiade di 
Salt Lake City, Amerika, tahun 1999.

Jika Sepp Blatter berniat memperbaiki citra FIFA, maka dia harus juga melongok 
ke Indonesia. PSSI dan pemilihan ketua barunya juga dihiasi berbagai skandal 
korupsi dan pembelian suara.


* MANULA BELANDA JUGA JAGO "GENCET"

Thijs Westerbeek

Menggencet atau membully seseorang tidak hanya terjadi di sekolah. Di Belanda 
kakek dan nenek juga jago menggencet, dan terutama dilakukan di panti-panti 
jompo. Jumlahnya banyak, demikian hasil penyelidikan organisasi para manula 
Belanda. Karena itu organisasi ini mengeluarkan aturan untuk memberantasnya. 
Mereka memberikan sejumlah tips praktis. Tahun lalu sewaktu penyelidikan di 
berbagai panti jompo di Nijmegen, Belanda Timur, satu dari lima manula 
menderita karena dibully atau diganggu manula lain.

"Kejadiannya kadang  mengerikan," kata Patrick Arnhem. Dia telah bekerja 
puluhan tahun sebagai perawat geriatrik di lembaga perawatan besar di 
Amsterdam. Beberapa tahun terakhir ia menjabat sebagai manajer pada unit 
perawatan kecil bagi orang jompo yang telah pikun. Justru di kelompok 
tersebutlah, kasus bullying kerap kali muncul:

Apabila seorang punya tempat khusus, dan yang lain tahu tentang ini, maka 
mereka mulai mengganggu orang ini. Misalnya dengan menendang kaki di bawah 
meja, sengaja duduk di tempat tersebut dan menolak untuk pergi, atau bahkan 
dengan memindah-mindahkan kursi tersebut.


Pengucilan
Fakta bahwa bullying ini terjadi pada lansia pikun membuat kasus makin sulit. 
Mereka seringkali lupa kalau mereka telah di-bully atau ditindas. Pun mereka 
lupa kalau mereka sudah pernah dilarang untuk mem-bully oleh pengasuh mereka. 
Kadang hanya ada satu solusi: mengucilkan sang pelaku bully dari kegiatan 
sosial. 

Jan Romme, direktur Dana Lanjut Usia Nasional (Nationaal Ouderenfonds), setuju 
kalau pengucilan kadang diperlukan sebagai jalan penyelesaian terakhir. Namun 
sejauh ini, protokol baru cukup menyediakan solusi yang diperlukan, baik untuk 
para lansia yang sudah pikun, maupun bagi para orang tua yang masih 
''berfungsi" dengan baik. 

Pertama-tama kami menganggap penting bahwa tiap panti jompo punya seseorang 
yang bisa dipercaya, sehingga para manula yang diganggu ini bisa menceritakan 
pengalamannya dan meminta nasihat. Selain itu para pengelola panti jompo juga 
harus membicarakan masalah ini dengan para penghuninya beberapa kali setahun, 
misalnya sewaktu pertemuan khusus. Selain itu sangatlah penting untuk 
memperkenalkan penghuni baru sebaik mungkin kepada yang lain.


Provokasi Diskusi 

Dana Lanjut Usia Nasional  telah merilis empat poster. Lembaga perawatan dapat 
menggunakan poster untuk memprovokasi diskusi. Itu, menurut Romme penting 
sekali. Juga anak-anak dan cucu para penghuni lembaga sering kali tidak sampai 
hati kepada oma atau opanya. Sulit sekali bagi mereka membayangkan bahwa orang 
terkasihnya bisa 'berulah' juga. 

Mengisolir seseorang adalah bentuk bully atau gangguan yang paling parah. Tapi 
bisa lebih parah lagi. kami pernah mendengar bahwa sekelompok manula menyerang 
kelompok manula yang lain dengan alat bantu jalan mereka. mereka dengan sengaja 
berualng kali menabrak sang korban. Tidak hanya satu kali, tetapi ini terjadi 
setiap hari.


Beban Kerja 

Kemudian datang masalah berikutnya, beban kerja dalam perawatan. Menurut Jan 
Romme, protokol tidak dimaksudkan untuk memperberat pekerjaan para pengasuh: 
"Sekarang saja kami sudah kekurangan tenaga." Oleh karenanya Romme melihat 
tugas ini sebagai celah bagi para relawan: "Tugasnya tidak terlau berat. Jika 
Anda pendengar yang baik dan penuh perhatian, Anda dapat membahagiakan begitu 
banyak lansia. Indah kan?


* BELANDA HARUS LEBIH GIAT SUARAKAN MASALAH HAM

Belanda kurang bersuara dalam debat internasional tentang hak-hak asasi manusia 
dan bantuan kemanusiaan. Demikian kata Mary Robinson, mantan Komisaris Tinggi 
PBB urusan HAM serta mantan presiden Irlandia, sewaktu diwawancara acara 
aktualita televisi Belanda, Nieuwsuur. Laporan Klaas den Tek. 

Robinson juga anggota 'The Elders', kelompok negarawan yang empat tahun lalu 
didirikan mantan presiden Afrika Selatan, Nelson Mandela. Mereka mengunjungi 
kawasan konflik di seluruh dunia. Juga mantan sekjen PBB Kofi Annan, mantan 
presiden Amerika Jimmy Carter serta uskup agung Desmond Tutu, anggota kelompok 
ini. Putri Belanda Mabel, adalah direktur 'The Elders'.

Di acara televisi Nieuwsuur, Robinson berkata dirinya kecewa dengan peran 
Belanda dalam debat tentang HAM. 

"Saya selalu memandang negeri ini sebagai pemimpin di bidang HAM dan bantuan 
kemanusiaan. Tapi saya melihat peran itu sudah berkurang. Saya ingin mendorong 
rakyat Belanda supaya lebih peduli, karena saya tahu mereka menganggap penting 
HAM."

Osama bin Laden
Dalam wawancara, Robinson juga menyinggung kematian Osama Bin Laden. Robinson 
lebih menyukai jika Amerika menahan pemimpin Al-Qaida dan menyeretnya ke 
pengadilan. 

"Saya merasa tidak nyaman, bahwa seseorang yang seharusnya bisa ditangkap 
karena tidak membawa senjata, toh dibunuh. Saya mengerti keinginan untuk 
menangkapnya. Tapi anda selalu harus berupaya menyeretnya ke pengadilan."

The Elders sudah bertahun-tahun aktif membahas konflik Israel-Palestina. 
Kelompok ini telah berbicara dengan para pemimpin gerakan radikal Palestina 
Hamas. Hingga sekarang kabinet Belanda menolak bertemu Hamas. Mantan presiden 
Amerika Jimmy Carter menyerukan tetap melakukan dialog. Carter mengawasi pemilu 
tahun 2006, yang dimenangkan Hamas. 

"Setelah kemenangan itu, para calon Hamas, oleh Israel dan Amerika Serikat 
dianggap sebagai teroris. Perundingan adalah cara terbaik membujuk Hamas 
memilih posisi serta mengakui negara Israel dan mencapai gencatan senjata di 
Gaza dan Tepi Barat."

Ratu Beatrix
The Elders pekan ini berada di Belanda. Selasa pagi (10/05) mereka bertemu 
menteri Luar Negeri Uri Rosenthal. Selasa malam mereka diundang Ratu Beatrix di 
Istana Huis ten Bosch, menghadiri jamuan makan malam, yang juga dihadiri 
perdana menteri Mark Rutte.


* PRIA BELANDA FOTO SEMUA IBUKOTA DUNIA

Jeroen Swolfs sedang mewujudkan impian lama dan ambisius. Wartawan foto ingin 
mengunjungi semua 194 ibukota di dunia dalam kurun waktu lima tahun. Di setiap 
kota Swolfs memfoto kehidupan sehari-hari. Ia ingin memberi gambaran tentang 
manusia zaman ini. Laporan Peter Hooghiemstra. 

Ide ini timbul ketika ia masih mahasiswa. Suatu malam ia memandang ke trotoar 
dan bertanya-bertanya bagaimana rupa jalan di kota-kota lain di dunia. Setelah 
membuat rancangan dan mencari donor selama delapan tahun, Swolfs akhirnya bisa 
berangkat pertengahan tahun 2009. 

Pria kelahiran Den Haag (1974) kini telah mengunjungi sekitar 60 negara. Pekan 
ini terbit buku Streets of The World, dengan foto-foto dari Asia, Timur Tengah, 
Oceania, Afrika dan Amerika Selatan. Buku ini semacam laporan sementara. 

Aman dan bahaya
Foto-foto menunjukkan perbedaan antara negara aman dan bahaya, kaya-miskin, 
budaya dan agama. Namun juga kesamaan emosi orang, kesedihan dan kebahagiaan 
mereka, yang di semua tempat adalah sama. 

Tidak jarang ia harus membuat ratusan foto sebelum puas dengan 'kisah' yang 
diceritakan foto tersebut. 

Ia berusaha tidak menonjol. Ia biasanya bebas menjalankan tugasnya. 
Kadang-kadang orang bersikap agresif. Di Papua Nugini kemana-mana ia selalu 
disertai pengawal. 

Home sweet home
Jeroens Swolfs keliling dunia sendiri. Setiap tiga bulan ia kembali ke Belanda 
untuk beristirahat dan bertemu keluarga serta teman. Setelah itu ia melanjutkan 
perjalanan. 

Jeroen masih berencana mengunjungi Amerika Tengah, Amerika Utara dan Eropa. Ia 
berharap proyeknya bisa rampung tahun 2014 dan bisa pulang ke rumahnya di 
Amsterdam, 'home sweet home'. 

Perjalanan Jeroen bisa anda ikuti di streetsoftheworld.com. 
Jeroens Swolfs juga punya akun Twitter. (http://twitter.com/#!/jeroenswolfs)
[[[Jeroen Swolfs - Streets of the World, Uitgeverij Carrera, ISBN: 
9789048810543]]]


* NASIB TAPOL BELANDA DI IRAN

Tidak jelas kabar dan di mana ia berada. Rabu ini (11/05) aktivis Belanda 
keturunan Iran Abdullah al-Mansouri telah lima tahun mendekam di penjara. 
Ketegangan di Iran sendiri serta ketegangan antara Teheran dan Belanda, 
kemungkinan memperburuk posisi Al-Mansouri dan tahanan politik lain di Iran. 
Laporan Johan van der Tol. 

Aktivis hak-hak asasi manusia Belanda keturunan Iran Sadegh Nageshkar khawatir 
persaingan politik antara pemimpin spiritual tertinggi Ali Khamenei serta 
president Mahmoud Ahmadinejad berdampak buruk bagi tahanan politik. 

"Semakin besar perebutan kekuasaan antara Khamenei dan Ahmadinejad, semakin 
besar pula tekanan terhadap tahanan politik dan Al-Mansouri. Mereka menakuti 
rakyat, sehingga rakyat tidak lagi memperjuangkan hak-haknya dan kebebasan."

Peran Belanda
Setelah eksekusi perempuan Belanda asal Iran Zahra Bahrami, pemerintah Belanda 
berjanji turun tangan lebih cepat. Tapi untuk sementara pemerintah belum 
menanggapi mosi untuk memaksa Iran mengizinkan bantuan konsuler kepada tahanan 
politik Belanda keturunan Iran. 

Dalam kasus Al-Mansouri ini penting karena belakangan ini rezim di Teheran 
bertindak keras terhadap para aktivis dari Khuzestan yang mayoritas penduduknya 
Arab. Juga Al-Mansouri berasal dari kawasan itu. Pekan lalu lima orang Arab 
dari Khuzestan digantung di depan umum, kata Nageshkar.

Warga Belanda lainnya
Selain Al-Mansouri, tiga warga Belanda-Iran lain kabarnya ditahan di Iran 
sebagai tapol. Rezim di Teheran hampir tidak mengeluarkan berita tentang 
tahanan ini dan kementerian Luar Negeri Belanda tidak ingin menyebut berapa 
orang yang ditahan agar diplomasi 'tutup mulut' tidak terganggu. 

Menurut Nageshkar, salah seorang tahanan berwarganegara Belanda adalah Saeed 
Shah Ghale. Ia menjalani hukuman penjara untuk waktu lama. Berita terakhir 
tentang Ghale, yang dikabarkan pernah mendekam di penjara terkenal Evin di 
Teheran, berasal dari tahun 2009. 

Kristen
Tahanan lain adalah pria Kristen Belanda berdarah Iran, Vahik Abrahamian. Pada 
4 September ia bersama isteri dan sepuluh orang lain ditahan dalam pertemuan 
religius di rumahnya di Hamadan, 350 kilometer barat dari Teheran. 

Tidak ada tuduhan resmi terhadap dirinya, tapi di televisi kelompok ini dituduh 
melakukan 'upaya menghancurkan Republik Islam Iran'. 

Pekan lalu diumumkan bahwa isterinya Sonia Keshish Avanessian dan dua orang 
lainnya dibebaskan akhir April lalu. Bahwa Abrahamian tidak dibebaskan, antara 
lain terkait kewarganegaraan Belanda, ujar juru bicara Kiri Kankhwende dari 
organisasi Christian Solidarity Worldwide (CSW), yang mengikuti perkembangan 
tahanan Kristen di Iran. 

Untuk pembebasan tiga orang tersebut, otoritas Iran meminta uang jaminan 
sekitar 135.000 per orang. Sumber-sumber CSW di Iran melaporkan pemerintah Iran 
kemungkinan juga meminta uang jaminan untuk Abrahamian. Tapi itu masih belum 
pasti, kata Kankhwende.

Pelbagai parpol Belanda dalam parlemen mengajukan pertanyaan tentang nasib 
Abrahamian. Pemerintah menyatakan saat ini belum bisa berbuat banyak baginya. 

Kasus Bahrami
Selanjutnya masih ada peristiwa eksekusi Zahra Bahrami Januari silam, yang 
jelas menekan hubungan Den Haag-Teheran. Menurut cabang organisasi HAM Amnesty 
International di Belanda, ketegangan ini berdampak negatif terhadap posisi 
Al-Mansouri dan tahanan Belanda lain di Iran. 

"Anda harus berhati-hati jika ingin mengaitkan kasus Bahrami dengan situasi 
Al-Mansouri. Tapi pada umumnya, hubungan antara Belanda dan Iran tidak 
bertambah baik jika menyangkut tahanan-tahanan seperti ini. Kami sangat 
khawatir karena Al-Mansouri sudah mendekam di penjara begitu lama, dan karena 
sejak September tidak ada kabar lagi tentang dirinya."

Demikian juru bicara Amnesty Ruud Bosgraaf.

Bantuan konsuler
Menteri Luar Negeri Belanda Uri Rosenthal banyak dikritik di parlemen, setelah 
eksekusi Bahrami. Ia berjanji akan berbuat lebih banyak dan turun tangan lebih 
cepat. Parlemen menerima mosi partai kiri hijau GroenLinks, menyelidiki apakah 
Belanda bisa menghadap ke Mahkamah Internasional di Den Haag. Kalau demikian 
Teheran bisa didakwa karena menolak mengizinkan bantuan konsuler kepada tahanan 
Iran-Belanda. Pemerintah belum menanggapi mosi. 

Kader
Abdullah al-Mansouri
Al-Mansouri (1946) pemimpin organisasi militan yang di Iran memperjuangkan 
kedaulatan Khuzestan. Setelah divonis hukuman mati di Iran, ia mengungsi ke 
Belanda tahun 1988. Al-Mansouri tinggal di Maastricht dan antara lain aktif 
untuk GroenLinks dan Amnesty International. 11 Mei 2006 ia ditahan di Damaskus, 
ibukota Suriah. Beberapa hari kemudian ia diekstradisi ke Iran. Tahun 2009, 
hukuman mati Al-Mansouri diubah menjadi hukuman penjara 30 tahun. Ini antara 
lain berkat tekanan diplomatik Belanda.


* KENAPA BANYAK MASYARAKAT MEREKLAIM TANAH?

Berbagai pakar berpendapat, Undang-Undang (UU) No 18 tahun 2004 mengenai 
perkebunan perlu direvisi, karena ada fasal-fasal yang mengkriminalisasi para 
petani yang menuntut kembali tanah mereka.  Seperti UU lain, UU Indonesia di 
bidang perkebunan ini juga warisan Belanda yang dulu disebut Agrarische Wet. 

Setelah itu di tahun 1960 disahkan Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA). Pada 
2004 diberlakukan UU No 18 tersebut. Demikian tandas Rahma dari Lembaga Bantuan 
Hukum Semarang kepada Radio Nederland.  Rahma kini berada di Belanda mengikut 
kursus singkat di bidang agraria di Lembaga Studi Sosial ISS di Den Haag. 

Menurut Rahma yang dulu pertama-tama membuka pertanian adalah para petani. 
Kemudian perusahaan-perusahaan besar difasiltasi Hak Guna Usaha (HGU). "Kalau 
dulu (HGU itu diberikan, red) oleh pemerintah tapi sekarang oleh Badan 
Pertanahan Nasional (BPN). 

Rahma: "Jadi keberadaan HGU-HGU itu di atas tanah-tanah yang sudah dibuka dan 
digarap oleh masyrakat untuk pertama kali. Jadi tiba-tiba saja ada hak di atas 
tanah masyarakat."

Menurut aktivis LBH Semarang ini, sekita tahun 1965 masyarakat yang menduduki 
tanah banyak yang dicap sebagai anggota Partai Komunis Indonesia (PKI). 
Setidaknya mereka dulu anggota Barisan Tani Indonesia (BTI), organisasi petani 
di bawah payung PKI.  

Lalu, tambah Rahma, banyak di antara mereka ditangkapi dan di buang di pulau 
Buru serta tanahnya diambil. "Kemudian ada yang menjadi tanah militer. Ada yang 
menjadi tanah negara. Dan ada juga yang menjadi tanah perkebunan swasta 
lainnya," cerita Rahma.

Setelah Soeharto lengser pada 1998, banyak di antara petani yang kehilangan 
tanah di masa lalu, meminta kembali lahan mereka. Pada saat Indonesia 
memberlakukan sistem sertifikat tanah para petani tersebut tidak sempat 
mengurus surat penting itu. Oleh karena itu mereka dikenai fasal 21 dan 47 UU 
tahun 2004, kalau mereka menduduki kembali lahan-lahan yang dulu pernah 
dikelolah mereka.

Menurut fasal-fasal tersebut, masyarakat yang mencoba masuk, kemudian melakukan 
sesuatu di wilayah perkebunan itu -  menggarap dan segala macamnya - mereka 
kena denda dan hukuman penjara. "Terus ada suatu hal lagi,"  tambah Rahma, " 
banyak kasus di mana kriminalisasi itu terjadi di atas tanah yang sudah sudah 
habis HGU-nya."

Padahal, tambah Rahma, berdasarkan UUPA, masyarakat berhak untuk memohon 
redistribusi tanah yang sudah habis HGU-nya. "Di bawahnya ada PP mengenai HGU, 
mengenai hak milik, hak pakai atas tanah, hak guna bangunan, yang mengatur 
hak-hak atas tanah."


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia

Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke:
[email protected]

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke