--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Jumat 01 Juli 2011 14:30 UTC ** BERLUSCONI POTONG ANGGARAN 47 MILIAR EURO ** OPERASI TUMOR HUGO CHAVEZ ** JEPANG BATASI KONSUMSI LISTRIK ** TINJAUAN PERS: PENYEMBELIHAN RITUAL TIDAK PERLU PEMBIUSAN ** GEMA WARTA TOPIK BELANDA: BELANDA KEMBALI PILAH ORANG ASING ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: INSAN PERS INDONESIA MASIH HADAPI TINDAK KEKERASAN ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: KRITIK DAN SAMBUTAN KARPET MERAH BAGI PEMIMPIN PALESTINA ** GEMA WARTA TOPIK BELANDA: NEDERLAND MRINDUKAN SUKSES DI TOUR DE FRANCE * BERLUSCONI POTONG ANGGARAN 47 MILIAR EURO ROMA (AFP / DPA) - Perdana Menteri Italia Silvio Berlusconi, Kamis malam (30/06) menyepakati paket penghematan sebesar 47 miliar Euro selama 3,5 tahun ke depan. Penghematan merupakan langkah pencegahan agar Itali tidak terpuruk ke dalam masalah sama seperti Yunani. Setelah Yunani, Italia memiliki beban utang tertinggi negara Euro. Hutang sebesar 120 persen dari bruto produk nasional. Sebagian besar penghematan baru akan diberlakukan tahun 2013 dan 2014. Tahun 2014, penghematan diharapkan mengurangi defisit anggaran menjadi 0,2 persen produk nasional bruto. Defisit masih 4,6 persen pada 2010. * OPERASI TUMOR HUGO CHAVEZ CARACAS (ANP) - Presiden Venezuela Hugo Chavez mengidap kanker. Chavez dioperasi di Kuba baru-baru ini dan sudah berangsur baik. Demikian pernyataan presiden di televisi Kamis malam (30/06) waktu setempat. Sebelumnya banyak desas-desus muncul akan kesehatan Chavez. Dia pergi ke Kuba awal Juni untuk mendapatkan perawatan medis kemudian absen dari muka publik selama berminggu-minggu. Baru minggu ini televisi Venezuela menunjukkan foto-foto aktivitas dirinya. Pemerintah Venezuela melaporkan sebelumnya bahwa tumor Chavez telah diangkat, tapi tidak mengatakan apakah tumor ganas atau tidak. Ketidakhadiran dan absen panjangnya di blog mikro Twitter menimbulkan spekulasi bahwa presiden sakit parah. Rabu (29/06) televisi negara menayangkan potongan-potongan gambar untuk menghalau rumor tersebut. Terlihat Chavez sedang membaca koran bersama-sama dengan pemimpin Kuba, Fidel Castro, teman dan sekutunya. * JEPANG BATASI KONSUMSI LISTRIK Jumat (01/07), Jepang mulai membatasi konsumsi listrik di Tokyo dan wilayah Tohoku, lebih dari tiga bulan setelah tsunami menghancurkan reaktor nuklir di pembangkit listrik Fukushima Daiichi. Gerakan hemat energi, yang bagi masyarakat kebanyakan sudah berlangsung sejak gempa hebat dan tsunami 11 Maret terjadi, tapi mulai resmi hari Jumat. Gerakan akan berlangsung selama musim panas sampai September untuk memotong risiko pemadaman setelah menurunnya kapasitas. Perusahaan-perusahaan besar yang melanggar keputusan untuk memotong penggunaan sebesar 15 persen akan menghadapi denda sampai satu juta yen ($ 12,400). Pengguna kecil dan rumah tangga juga telah diminta untuk secara sukarela mengurangi penggunaan listrik sebesar 15 persen. Sebagai permulaan, Jepang lalu memodifikasi kampanye musim panas tahunannya "Cool Biz" - bertujuan membatasi penggunaan AC dan mendorong para pekerja untuk menanggalkan setelan jas dan dasi. * Timothy Geithner Pertimbangkan Mundur WASHINGTON (ANP / AFP) - Menteri Keuangan Amerika Timothy Geithner pertimbangkan mengundurkan diri akhir tahun ini, namun hanya jika pemerintah telah mencapai kesepakatan dengan Kongres mengenai plafon hutang negara. Demikian dilaporkan media AS Jumat (01/07). Geithner telah membahas rencana kepergiannya dengan Presiden Barack Obama dan hanya akan mundur jika Obama menyetujui rencananya. Sebelumnya Geithner ingin menuntaskan negosiasi tentang peningkatan plafon hutang pemerintah. Geithner sendiri mengatakan, "dalam waktu dekat" masih akan tetap di posisinya. Sebelum ditunjuk sebagai menteri Keuangan, sebelumnya pria berusia 49 tahun ini menjabat sebagai Ketua Bank Sentral New York. * Juni Bulan Paling Berdarah di Irak BAGHDAD (ANP) - Di Irak, bulan Juni tercatat 271 orang tewas oleh serangan bom. Sebelumnya tahun ini belum pernah jatuh korban sebanyak ini dalam satu bulan di negara Arab karena serangan teroris. Angka yang dirilis Jumat (01/07) oleh Kementerian Dalam Negeri, Pertahanan dan Kesehatan menunjukkan pada bulan Juni terdapat 155 warga sipil, 77 polisi dan 39 tentara tewas oleh serangan bom. * Sotheby di Amsterdam Tutup AMSTERDAM (ANP) - Rumah Lelang Sotheby di Amsterdam akan ditutup. Rumah lelang terbesar di dunia ini mengadakan penghematan jutaan, yang selain di kantor Belandanya juga menghentikan sebagian kegiatannya di Italia. Demikian pernyataan resmi perusahaan, yang berbasis di New York. Jumat (01/07, Sotheby Amsterdam saat ini tidak dapat dimintai komentar. * Van der Sar Rekrut Rijkaard dan Kluivert HILVERSUM (RNW) - Daftar pemain papan atas yang akan berpartisipasi dalam malam perpisahan mantan kiper Ajax, Edwin van der Sar terus menanjak. Van der Sar (40 tahun) berhasil membujuk Frank Rijkaard dan Patrick Kluivert untuk ikut bergabung dalam acara yang akan diselenggarakan 3 Agustus di stasion ArenA, Amsterdam. Pada malam itu, tim Ajax tahun 1995 akan bertanding melawan tim nasional Belanda tahun 1998, sementara kesebelasan Ajax saat ini akan menghadapi kesebelasan all-star yang anggotanya dipilih oleh Edwin van der Sar. Fans yang menghadiri acara tersebut juga akan melihat Jari Litmanen, Marc Overmars, Frank de Boer, Wim Jonk, Rio Ferdinand, Alessandro Del Piero, Paul Scholes dan Ryan Giggs berlaga. Pelatih Louis van Gaal, Guus Hiddink dan Alex Ferguson juga akan terlibat menangani beberapa tim. * Pemotongan Anggaran RNW Definitif HILVERSUM (RNW) - Parlemen Belanda telah sepakat menentang dua mosi yang mungkin bisa mengurangi dampak pemotongan anggaran yang dihadapi oleh Radio Nederland Wereldomroep (RNW). Satu mosi adalah debat terpisah untuk membahas masa depan RNW. Debat-debat sebelumnya membahas pemotongan yang dihadapi oleh semua kantor penyiaran publik secara umum. Beberapa mengkritik keputusan ini tergesa-gesa dan meminta penundaan. Ini berarti rencana kabinet untuk memindahkan RNW dari Kementerian Pendidikan, Media dan Kebudayaan ke Kementerian Luar Negeri dan memotong anggaran dari 46,3 juta euro menjadi 14 juta sudah definitif dan akan diberlakukan. Manajemen RNW akan mulai menyusun rencana pemotongan, diharapkan selesai pada bulan Oktober. * Parlemen Denmark Setujui Kontrol Perbatasan KOPENHAGEN (ANP) - Parlemen Denmark Jumat (01/07) setujui reintroduksi kontrol perbatasan di perbatasan antara Swedia dan Jerman. Rapat yang direncanakan berlangsung sebelum Jumat sore di Komite Keuangan mengenai alokasi dana pemeriksaan hanya dianggap formalitas. Sebuah mosi untuk membatalkan rencana mendapatkan dukungan dari 50 anggota parlemen. Terlalu sedikit bagi pemerintah minoritas tengah-kanan untuk dapat membatalkan rencana tersebut. * PENYEMBELIHAN RITUAL TIDAK PERLU PEMBIUSAN Tanggal 23 Juni 2011 mayoritas anggota parlemen Belanda De Tweede Kamer mendukung Rancangan Undang-Undang (RUU) untuk melarang penyembelihan tanpa bius. RUU ini diajukan oleh partai pembela hewan Partij voor de Dieren (PvdD), yang memiliki dua kursi di parlemen. PvdD berpendapat secara ilmiyah terbukti bahwa penyembelihan ritual, seperti yang dilakukan umat Islam dan Yahudi Ortodoks, menyiksa binatang. Masyarakat Yahudi dan muslim pun besatu menentang RUU ini. Organisasi Yahudi dan Islam mengatakan, RUU ini bertentangan dengan prinsip kebebasan beragama yang dilindungi oleh Konstitusi Belanda. Perdebatan di parlemen pun terjadi sengit dan alot, yang berlangsung sampai jam 3 dini hari. Para anggota parlemen dari partai-partai berbasis agama Kristen, seperti CDA Christen Unie dan SGP tidak setuju usulan PvdD, partai pembela hewan tadi, untuk melarang penyembelihan tanpa bius. Namun partai-partai sekuler seperti VVD (partai liberal konservatif, PvdA (partai buruh), D66 (partai demokrat), SP (partai sosialis) mendukung larangan penyembelihan ritual seperti yang diusulkan partai pembela hewan tersebut. Akhirnya mayoritas anggota parlemen mendukung pelarangan penyembelihan tanpa bius. Namun ada pengecualian. Kalau kelompok agama bisa membuktikan secara ilmiyah bahwa binatang tidak merasa sakit apabila disembelih secara ritual tanpa bius, maka mereka boleh melakukan penyembelihan ritual tanpa bius. Tak pelak lagi kelompok Yahudi dan Islam pun sangat kecewa. Seorang warga Yahudi mempertanyakan kenapa pihaknya yang harus membuktikan bahwa penyembelihan secara ritual itu tidak menyiksa hewan. Kekecewaan kelompok Yahudi dan Islam ini mungkin bisa terobati oleh tulisan profesor Jan Bernards, seorang dokter dan mantan guru besar fisiologi medis di Universitas Radboud, Nijmegen. Dalam kolomnya di koran Trouw itu ia menyimpulkan bahwa hewan yang disembelih sebenarnya tidak menderita sakit. Hewan memang menderita stres berat, tulis Jan Bernards. Hewan yang mau disebelih biasanya memberontak dan pemberontakan ini bisa membuat hewan terluka. Cidera bisa berdampak melumpuhkan bagi hewan. Dalam kondisi stres muncul zat kimia apa yang disebut androfin. Walhasil, hewan yang mau disembelih bisa stres berat. Namun penyembelihan itu sendiri, menurut Bernards di kolomnya, sebenarnya tidak menyakiti hewan terkait. Menurut Bernards, karena pemotongan urat nadi leher binatang terjadi sangat cepat, terlalu singkat waktunya untuk sempat merangsang rasa sakit. Masalahnya, supaya berdampak, stimulusnya harus berlangsung lama dan kadarnya harus melewati batas tertentu. Dalam hal suntikan, rasa sakit terjadi pada saat jarum ditusukkan ke dalam kulit. Tapi kalau kulit dicubit dengan dua jari dan jarumnya dimasukkan secepatnya di wilayah yang dicubit itu, maka suntikan tidak akan terasa sakit. Bernards juga menambahkan, begitu urat nadi terpotong, lebih dari sembilan puluh persen saluran darah ke otak segera berhenti dan dalam waktu beberapa detik hewan pingsan. Ia membandingkan dengan manusia yang langsung pingsan begitu aliran darah ke otak berhenti. Menurut fisiologi, tambah pensiunan guru besar ini, hewan terkait merasa menderita akibat semua yang terjadi sebelum penyembelihan. Untuk itu perlu ada tindakan tertentu. Tapi dapat disimpulkan, penyembelihan itu sendiri tidak perlu dibius. * BELANDA KEMBALI PILAH ORANG ASING Partai kanan populis PVV yang anti-islam ingin melabeli generasi ketiga pendatang sebagai "allochtonen." Sampai sekarang generasi ketiga ini tidak dihitung dalam statistik sebagai "imigran." Menurut partai anti-islam pimpinan politikus Geert Wilders, pencatatan ini akan memberikan gambaran mengenai kadar integrasi mereka. Di Belanda, dikenal dua istilah: autochtonen dan allochtonen. Menurut definisi CBS, autochtonen adalah julukan untuk orang yang lahir di negeri Belanda dan allochtonen untuk orang yang lahir di luar Belanda, atau salah satu orangtuanya lahir di luar Belanda. Beberapa hari lalu Maxime Verhagen, wakil perdana menteri dan pemimpin partai kristen demokrat CDA, berpidato. Dalam pidatonya, Verhagen berbicara atas nama para pendukungnya yang berdarah asli Belanda. Sehari kemudian partai PVV ingin memperluas definisi allochtonen di Belanda, agar mereka - yang punya orangtua dari luar Belanda dan sering dianggap sebagai kelompok bermasalah - lebih mudah diawasi. Pemilih tak puas Lalu pecahlah perseteruan populis demi "membela" warga Belanda totok yang khawatir dan tak puas dengan politik. Menurut definisi Biro Pusat Statistik Belanda CBS, generasi ketiga imigran dianggap sudah terintegrasi dan tidak lagi dicatat sebagai allochtonen. Menurut CBS, mereka sudah dianggap autochtonen, atau orang asli Belanda. Anggota parlemen dari partai PVV Joram van Klaveren menerangkan pendiriannya pada debat integrasi di parlemen. Ia mendasarkan diri pada penelitian CBS: "Menurut CBS, sangat penting untuk mengawasi generasi ketiga agar kita bisa mengontrol integrasi mereka. Dari penelitian terlihat bahwa generasi ketiga lebih sering drop-out, meninggalkan bangku sekolah tanpa ijazah, dan makin sering dituduh melakukan tindak kriminal." CBS Pendirian PVV memancing pertanyaan oposisi: apa sebenarnya yang diinginkan partai populis ini? Dalam laporan-laporannya CBS menerangkan secara detail seberapa jauh generasi ketiga allochtonen terlibat masalah, seperti drop-out sekolah atau kriminalitas, ketimbang autochtonen. Demikian ditekankan juru bicara partai sosial demokrat PvdA Martijn van Dam: "Dari laporan CBS diketahui ada 7000 generasi ketiga pendatang Turki di Belanda. Ada 4700 generasi ketiga imigran Maroko. Dalam laporan tersebut ada jumlah detailnya. Van Klaveren bilang CBS tidak punya angka jelas, padahal angka-angka itu ada di laporan CBS." Anggota parlemen dari partai PVV terutama ingin menyelidiki seberapa jauh generasi ketiga terintegrasi dalam masyarakat Belanda, dan mereka ingin mengawasi terus hal ini. Pada kenyataannya, Van Klaveren mengikuti saran yang diberikan CBS dalam laporan integrasinya. Partai kanan populis PVV menganggap allochtonen sebagai kelompok potensial yang bisa menimbulkan masalah. Padahal sebenarnya makin sulit untuk menganggap kelompok "asing" ini sebagai masalah bagi masyarakat Belanda, karena jumlah mereka sangat berkurang. Statistik dari CBS menunjukkan bahwa tahun lalu terdapat 40.000 allochtonen, yang berasal dari negara-negara non-Barat, datang ke Belanda. Mantan guru besar dan ahli migrasi Han Entzinger berpendapat, ini diskusi tak berguna, debat kusir. "Di sebagian besar negara lain, mereka bahkan sama sekali tidak mencatat dari mana Anda berasal, jika Anda sudah dinaturalisasi." Tema Kampanye Toh kekhawatiran soal pengaruh luar negeri tetap jadi tema kampanye menarik di Belanda. Dalam pidatonya minggu ini ketua partai kristen demokrat CDA Maxime Verhagen menyuarakan kekhawatiran warga totok Belanda mengenai "orang asing" yang merebut pekerjaan mereka, membangun masjid seenaknya - sementara makin banyak gereja menghilang - juga penyakit dan produk luar negeri. Verhagen menyebut kekhawatiran itu "bisa dimengerti dan tepat." Namun di samping itu ia menekankan bahwa ia tidak ingin memberikan jawaban populis, dan Belanda tidak boleh sembunyi serta menarik diri dari kehidupan bermasyarakat yang multikultural. Sedangkan bagi Geert Wilders, jawaban Verhagen memberinya kesimpulan jelas: "Dengan partainya, Verhagen ingin membuat PVV-light - semacam versi ringan partai PVV." Di twitternya Wilders menulis, "Ia memang harus melakukan sesuatu karena cuma punya 13 kursi di parlemen." * INSAN PERS INDONESIA MASIH HADAPI TINDAK KEKERASAN Asian Human Rights Commision, yang berkedudukan di Hongkong, mengundang dunia internasional untuk mengirim surat petisi pada berbagai pejabat Indonesia, termasuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Isi petisi ini mengenai (masih) maraknya tindak kekerasan pada insan pers di Indonesia, mulai dari pemukulan, penahanan hingga pembunuhan. "Kami mendapat beberapa laporan tentang makin meningkatnya jumlah kekerasan terhadap wartawan. Kabar terakhir yang kami terima, di Surabaya sejumlah wartawan dipukul oleh polisi ketika meliput aksi demontrasi Falung Gong, di depan Konsul Cina di Surabaya. Dengan brutal polisi mengambil paksa alat-alat perekam, video kamera, dan kemudian mengangkut para wartawan ke truk polisi," cerita Wahyu Dhyatmika, Ketua Aliansi Jurnalis Independen cabang Jakarta. Itu tidak seberapa. Beberapa kisah berujung pada kematian wartawan. "Ada tiga kasus yang belum terpecahkan sejak tahun 2010. Kasus Alfred Mirolewan di Maluku, kasus Ridwan Salamun di Tual, dan kasus Albian Rakhmatzais di Papua. Ketiganya jurnalis yang dibunuh. Kami duga, mereka dibunuh dalam proses kerja jurnalistiknya. Itu semua belum terpecahkan." Polri Ketika ditanya apakah itu sikap resmi Polri Indonesia sekarang ini, Ridwan menjawab, "Tentu tidak. Di tingkat para jendral mabes Polri di Jakarta, kami menangkap nuansa yang berbeda secara retorik. Ada ajakan untuk berkerja sama. Ada tawaran untuk sama-sama menyelidiki kasus-kasus kekerasan terhadap jurnalis. Tetapi, rupanya, sikap itu tidak tercermin pada perilaku aparat keamanan di tingkat lapangan." Lalu bagaimana perilaku aparat keamanan di lapangan? Klik tanda panah di bawah untuk mengetahui jawabannya: Ikuti penjelasan Wahyu Dhyatmika selengkapnya pada situ web kami www.ranesi.nl * KRITIK DAN SAMBUTAN KARPET MERAH BAGI PEMIMPIN PALESTINA Oleh John Tyler Selama kunjungan kenegaraan, yang berlangsung tiga hari, Presiden Otoritas Palestina, Mahmoud Abbas, di Belanda mendapat sambutan penghormatan penuh. Kamis lalu, Ratu Beatrrix menerima Presiden Mahmoud Abbas di Intana Perdamaian, Den Haag. Sementara Perdana Menteri Mark Rute menerimanya di tempat kediaman resmi. Wakil-wakil Majelis Rendah dan Majelis Tinggi Belanda juga menggelar karpet merah baginya. Ia juga diundang untuk berpidato di muka sidang gabungan dua majelis tersebut. Dan itu semua, untuk menghormati seorang pria yang sejatinya, bukan benar-benar kepala negara. Ia bahkan hanya mewakili separoh wilayah, yang menjadi otoritasnya. Dari sudut pandang sang tamu, Mahmoud Abbas saat itu sedang mengunjungi salah satu sekutu paling setia israel. Dan pemerintah Belanda saat ini ingin mempererat hubungan dengan Israel. Anggota PBB Saat ini Presiden Mahmoud Abbas sedang melakukan kunjungan keliling, untuk menggalang dukungan, bagi usulnya ke PBB, mengakui Palestina sebagai negara anggota penuh. Sejauh ini, 117 negara telah menyatakan dukungan mereka. Namun, dalam hal ini, Menteri Luar Negeri Uri Rosenthal telah menyatakan tegas, Belanda menentang gagasan tersebut. Jadi, apa sebenarnya yang bisa dilakukan oleh Mahmoud Abbas di Belanda? "Pertama-tama, kami tahu bahwa pemeritah Belanda adalah sahabat Israel. Bagi kami, itu bukan masalah. Karena, jika mereka merupakan sahabat Israel, dan sekaligus, juga sahabat kami, mereka bisa memainkan peran produktif. Itu bukan berarti, mereka dalam segala hal harus sependapat dengan kami. Paling tidak, kami mencoba menjelaskan posisi kami." Sementara itu, Belanda juga membantu bangsa Palestina. Pemerintah Belanda menempatkan perwakilan di Wilayah Palestina. Setiap tahun menyediakan dana bantuan sebanyak 50 juta euro. Walaupun pemerintah Belanda di Den Haag akan memotong bantuan bagi berbagai negara lain, dana bagi Otoritas Palestina akan tetap disediakan. Oposisi Namun, di Belanda banyak juga kalangan yang tidak senang dengan kunjungan ini. Dua partai memboikot upacara penyambutan resmi: sebuah partai kecil, partai kristen orthodoks, SGP, dan partai anti islam PVV, pimpinan Geert Wilders. Pada saat para anggota parlemen lainnya berdialog dengan tokoh Palestina ini, Elbert Dijkgraaf, anggota parlemen dari partai SGP, ikut berdemontrasi menentang kunjungan tokoh Palestina ini. Sementara Geert Wilders mengingatkan pada isi tesis doktoral Mahmoud Abbas, yang ia tulis di Universitas Patrice Lumumba di Moskow, pada tahun 1984. Dalam tulisan tersebut, Mahmoud Abbas menyangkal adanya Holocaust. Satu anggota parlemen lain, Joel Voordewind, dari partai Uni Kristen, walaupun masih merasa ragu, tapi memutuskan tidak menentang kunjungan. Ia hadir dalam acara dialog, dan ternyata merasa kecewa. Ia menilai, Mahmoud Abbas berusaha mengelak menjawab beberapa pertanyaannya. "Saya kira, ia tipikal pemimpin arab, yang selalu bermuka dua. Mereka bisa bersikap bersahabat pada orang Barat. Tapi, pada sesama orang Arab, mereka bisa bersikap sangat militan." Diskusi terbuka Anggota-anggota parlemen lain yang ikut serta dalam pertemuan itu, punya kesan berbeda. Frans Timmermans, anggota parlemen dari partai buruh PvdA menilai diskusi berlangsung terbuka dan terus terang. Ia berpendapat, Presiden Palestina mestinya tidak perlu selalu menekankan komitmennya terhadap proses perdamaian. "Saya kira dia sangat jelas dalam semua isu dan saya bosan dan capek dengan propaganda serta cerita-cerita omong kosong tentang apa yang Mahmoud Abbas pernah katakan atau tidak pernah ia katakan." Frans Timmermans mengatakan, Presiden Mahmoud Abbas dengan cekatan menjawab pertanyaan tentang tuduhan mendukung teroris. Ia mengaku, bahwa kedua belah pihak dulu adalah organisasi teroris. Israel menempuh cara teroris untuk mendirikan negaranya. Palestina juga demikian, tandas Abbas. Namun ia menambahkan: "Sekarang itu sudah kami tinggalkan. Kami sekarang berada di tahap berbeda." Kebijakan Resmi Menlu Uri Rosenthal, yang tidak menyembunyikan kecenderungannya mendukung Israel, juga puas dengan pertemuan itu. Pemerintah Belanda mau tetap ikut giat di Kawasan Palestina, walaupun tidak ikut mendukung berdirinya negara Palestina. Misalnya, Menteri Uri Rosenthal melihat, bantuan pembangunan Belanda tidak disalahgunakan. "Dengan senang hati saya mengatakan bahwa tidak ada bantuan Belanda atau Uni Eropa yang nyasar ke Hamas. Saya katakan terus terang, bahwa saya memonitor ini dengan ketat, karena Presiden Mahmoud Abbas jelas menyadari posisinya." Walhasil, Belanda tetap mau terlibat di Palestina. Dan bagi pihak Palestina, sangat bermanfaat untuk mendengarkan pendapat sebuah negara yang merupakan teman terbaik Israel di Eropa. * NEDERLAND MERINDUKAN SUKSES DI TOUR DE FRANCE Gerhard Verduijn Biasanya, yang menentukan kemenangan dalam pertandingan Putaran Prancis adalah persaingan di pegunungan. Karena itukah pembalap dari Belanda yang datar sudah lama tidak menang? Pakar menyangkal anggapan ini. Tidak perlu lahir di negara gunung untuk bisa memenangkan Tour de France. Pertama kali sejak bertahun-tahun Belanda punya lagi kandidat kuat yang mampu memenangkan Tour de France yang dimulai 2 Juli mendatang: Robert Gesink, 25 tahun, pemimpin tim Rabobank, dan tahun lalu meraih urutan enam. Pembalap tipe All-round ini mampu bersaing dengan pembalap lain di pengunungan. Dan belakangan dia mampu mengimbangi kelemahannya: time trial. Peluang Medali Steven Rooks, mantan pembalap Belanda yang pernah meraih juara dua Tour tahun 1988, menilai Gesink sebagai calon serius meraih posisi tiga besar. Rooks masih melihat persaingan kuat dengan pembalap Spanyol, Alberto Contador - pemenang tiga kali dan juara bertahan - serta Andy Schleck dari Luxemburg. Tapi untuk tempat ketiga, menurutnya, masih realistis bagi Gesink. Rute Tour de France, yang tahun ini banyak melewati tanjakan pegunungan yang berat dan hanya satu time trial perorangan, tampaknya memberi peluang bagus bagi pembalap Rabobank ini. Tapi untuk meraih sukses di Tour de France, masih ada syarat lain: "Tur berlangsung selama tiga minggu. Anda harus selalu berkonsentrasi penuh, sekalipun ketika menempuh jalan datar. Jangan sampai tabrakan, jangan gugup, terus fokus, jaga makanan dan minuman, jangan sampai sakit. Banyak faktor yang berperan pada kesiapan Anda." Haus Sukses Belanda, negaranya sepeda, lama menantikan sukses baru. Kemenangan pembalap Belanda dalam salah satu tahap, tahun 2005 lewat Pieter Weening. Jaket kuning terakhir Belanda tahun 1989 oleh Erik Breukink. Dan sukses Belanda di klasemen akhir terakhir kali tahun 1980 oleh Joop Zoetemelk. Apakah karena Belanda permukaannya datar dan tidak ada gunung, jadi langka sukses? Apakah pembalap Belanda jadi lebih lemah di pengunungan dibanding para saingan yang berasal dari negeri penunungan? Menurut Peter Winnen, mantan pembalap yang mahir di tanjakan dan peraih posisi tiga di Tour 1983, tidak ada hubungannya antara negara kelahiran dan prestasi. "Pendaki adalah bakat alam. Kaitannya dengan postur tubuh dan kemampuan atletis. Tidak peduli di mana Anda lahir. Memang ada untungnya kalau tumbuh di negara bertradisi balap sepeda. Sehingga punya kesempatan mengembangkan diri dalam ajang balapan. Tapi itu tidak perlu harus lahir di pegunungan." Bakat dan Timbangan Steven Rooks mengamini ungkapan mantan rekannya. "Bakat adalah kunci dan berat badan adalah faktor menentukan. Para pendaki ulung beratnya maksimal 65 kilogram. Tambahan kilo di atas itu merupakan beban untuk menanjak. Dan bakat bisa dikembangkan dengan latihan khusus: di dataran tinggi dan ikut banyak lomba untuk meningkatkan stamina, sehingga tubuh lebih kuat dan kapasitas paru-paru meningkat. Itu perlu waktu tahunan." Gesink bekerja keras untuk mencapai target ini. Dia sudah punya lebih banyak power dan didukung rekan-rekan tim yang baik. Dari 12 pembalap Belanda yang berpartisipasi di tur 2011, lima di antaranya dari tim Rabobank. Mereka mendapat tugas untuk sebaik mungkin mengawal dan mendampingi Gesink agar berprestasi maksimal. Tapi itu bukan jaminan, karena pada situasi tertentu balap sepeda tetaplah olahraga individu. Baik Winnen maupun Rooks menilai Gesink harus mengungguli saingannya pada tur-tur pegunungan Alpen. Hasilnya baru bisa kita saksikan pada garis finish di Champs-Elysees Paris, dan Belanda mengikuti dengan hati berdebar. ------------------------- KADER: Doping dan Tour de France Doping dan Tour de France tidak dapat dipisahkan. Daftar tersangka dan orang-orang berdosa melibatkan nama-nama besar, seperti Joop Zoetemelk, Gert-Jan Theunissen, Marco Pantani, Jan Ullrich, Lance Armstrong dan pembalap lain. Konon ada argumen yang mengatakan bahwa lomba yang sangat berat ini mustahil bisa dilakukan tanpa bantuan obat-obatan pendongkrak prestasi. Sudah sejak 1966, Tour ini selalu diawasi dengan tes doping. Tahun 1967 pembalap Inggris Tommy Simpson meninggal di lereng Mont Ventoux akibat komplikasi alkohol, amfetamin dan dehidrasi. Kontrol ketat tahun-tahun berikutnya, menjaring banyak pembalap. Alberto Contador sang juara tour juga masih terlibat kasus penggunaan clenbuterol. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke: [email protected] Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
