---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Jumat 27 Juli 2001 20:10 UTC



** UNI EROPA TAWARKAN KERJASAMA PADA PRESIDEN MEGAWATI SUKARNOPUTRI

** SURAT TERBUKA DISSIDEN CINA

** SKANDAL SAHAM DI MUANGTHAI

** PERUNDINGAN SENJATA AMERIKA-RUSIA SERET

** TOPIK GEMA WARTA : ADA TANDA-TANDA TENTARA TIDAK PUAS DENGAN
MEGAWATI

** TOPIK GEMA WARTA : KEMBALINYA DEPPEN BERARTI MATINYA PERS

** TOPIK GEMA WARTA : AMNESTY INTERNATIONAL TINGKATKAN TEKANAN
TERHADAP MEGAWATI SOAL TIMOR TIMUR



* UNI EROPA TAWARKAN KERJASAMA PADA PRESIDEN MEGAWATI SUKARNOPUTRI

Uni Eropa menawarkan kerja sama dengan presiden baru RI Megawati
Sukarnoputri. Hal itu disampaikan oleh menteri luar negeri Belgia
Louis Michel pada penutupan rapat tahunan ASEAN. Saat ini Belgia
adalah ketua periodik Uni Eropa.
Menurut menlu Belgia dengan pengangkatan Megawati sebagai presiden
baru, maka lenyaplah awan gelap yang menghantui pertikaian politik di
Indonesia. Atas nama Uni Eropa Louis Michel mengimbau perlunya
perombakan politik dan ekonomi di Indonesia.
Sementara itu, pembentukan kabinet baru berjalan seret. Presiden
Megawati Sukarnoputri dilaporkan melakukan kunjungan ke daerah.
Kabinet baru nampaknya baru akan diumumkan minggu depan.


* SURAT TERBUKA DISSIDEN CINA

35 pembangkang Cina meminta kepada menlu Amerika Collin Powell untuk
mengimbau pembebasan tahanan politik di Cina. Hari ini dan besok
Powell mengunjungi Cina. Dalam sebuah surat terbuka para pembangkang
itu terutama mengimbau pembebasan Xu Wenli 59 tahun yang merupakan
tahanan politik yang paling terkenal. Wenli menjalani hukuman penjara
13 tahun karena mendirikan Partai Demokratis Cina. Surat para
pembangkang Cina itu dipublikasikan oleh sebuah organisasi HAM di
Hongkong.


* SKANDAL SAHAM DI MUANGTHAI

Muangthai menahan 85 orang asing berkaitan dengan skandal saham.
Beberapa orang dituduh menjual saham-saham palsu yang lain bekerja
secara illegal di Muangthai. Skandal saham tersebut diperkirakan
mencapai 153 juta dollar. Orang-orang asing yang ditahan, kebanyakan
orang Inggris dan Amerika, menjual saham lewat telepon ke Selandia
Baru dan Australia. Setelah pembayaran tuntas, para penjual saham
palsu itu menghilang.
Orang-orang asing yang ditahan, dipekerjakan oleh dua perusahaan di
Bangkok. Operasi pengusutan skandal saham terbesar didunia itu,
membutuhkan lebih dari dua tahun.


* PERUNDINGAN SENJATA AMERIKA-RUSIA SERET

Perundingan persenjataan antara Rusia dengan Amerika Serikat
berlangsung sangat seret. Penasihat keamanan Amerika Condoleeza Rice
di Moskow tidak berhasil mendapat simpati mengenai program penangkal
rudal nuklir Amerika. Menurut Kremlin, program Amerika itu tidak
mencakup argumen baru. Rusia tetap beranjak pada perjanjian ABM tahun
'72, yang melarang Amerika melakukan uji coba senjata nuklir baru.
Perundingan persenjataan di Moskow saat ini merupakan kelanjutan dari
pembicaraan antara presiden Amerika Bush dengan sejawatnya dari
Rusia, presiden Vladimir Putin, usai pertemuan puncak G-8 di Genoa.
Oktober mendatang akan dilakukan perundingan puncak baru yang juga
akan dihadiri oleh Putin dan Bush.


* ITALIA USUT POLISI SELAMA G-8 DI GENOA

Pemerintah Italia akan mengusut tindakan polisi setelah pertemuan
puncak G-8 di Genoa. Hal itu disampaikan kepada pemerintah Inggris.
Menurut lima warganegara Inggris yang ditahan polisi Italia, mereka
dipukul sampai pingsan ketika ditahan oleh polisi. Mereka ditahan
selama empat hari. Situasi dan kondisi di tempat tahanan sangat tidak
berperi-kemanusiaan, demikian menurut ke-lima tahanan Inggris yang
baru dibebaskan hari Rabu. Mereka ditahan tanpa dakwaan.
Ke-lima warganegara Inggris itu disekap polisi Italia ketika berada
disebuah gedung sekolah yang digunakan sebagai markas sebuah aksi
protes. Sementara itu di Genoa sendiri semakin terdengar tuntutan
untuk mengusut tindakan polisi selama berlangsung dan seusainya
pertemuan puncak G-8. Agen-agen polisi Italia dilaporkan menyanyikan
lagu-lagu berbau fasis dan mengancam akan memperkosa demonstran
wanita. Kerusuhan di Genoa menelan satu korban jiwa. Menurut otoritas
Italia, polisi  melepaskan karena tidak punya pilihan lain.


* LEDAKAN BOM DI BARCELONA

Sebuah bom meledak di pelataran sebuah kantor bank di Barcelona
Spanyol. Tiga orang luka-luka ringan akibat pecahan kaca yang
beterbangan. Kantor bank mengalami kerusakan besar. Ledakan terjadi
tengah malam tidak jauh dari Ramblas, sebuah jalan di pusat kota yang
ramai dikunjungi pejalan kaki. Belum jelas, motif dari ledakan
tersebut.
Kamis kemarin polisi Spanyol berhasil menjinakkan sebuah bom di banda
udara Malaga. Bom tersebut disembunyikan didalam sebuah mobil yang
diparkir dekat terminal yang terbesar. Pemerintah Spanyol cemas akan
aksi-aksi ledakan bom di daerah-daerah wisata tepi pantai Laut Tengah
yang kini sarat padat dikunjungi oleh wisatawan musim panas. Gerakan
teror Baskia ETA berulangkali melakukan ledakan bom di daerah-daerah
wisata utama Spanyol seperti Costa del Sol.


* KEHAKIMAN BELGIA TAHAN DALANG GENOSIDA RWANDA '94

Kementrian kehakiman Belgia menahan seorang warganegara Rwanda yang
dituduh sebagai salah seorang dalang utama genosida di tahun '94.
Besar kemungkinan ia akan diserahkan ke mahkamah Rwanda di Tanzania.
Demikian nara sumber di kementrian kehakiman Belgia di Brussel.
Otoritas Belgia belum memberikan konfirmasi atas penahanan tersebut.
Yang bersangkutan adalah Protais Zigiranyirazo - kakak ipar presiden
Juvena Habyarimana seorang Hutu, yang tewas akibat kecelakaan pesawat
terbang. Kematiannya menyulut genoisida yang paling mengerikan abad
lalu, yang menewaskan 500-an ribu orang.
Protais Zigiranyirazo 63 tahun dianggap sebagai dalang utama
pembantaian ribuan orang. Ia sudah mendekap disebuah rumah tahanan di
Brussel.


* PENYUSUNAN HASIL KONPERENSI IKLIM DI BONN TERSENDAT-SENDAT

Penyusunan hasil konperensi mengenai iklim di Bonn Jerman berlangsung
dengan tersendat-sendat. Saat ini masih dibicarakan mengenai
penyusunan text akhir oleh para delegasi pemerintah. Setiap delegasi
dilaporkan memberikan interpretasi berbeda mengenai kesepakatan yang
dicapai. Konperensi Iklim Internasional berakhir Senin lalu di Bonn
setelah tercapainya suatu perjanjian.

Agenda yang terpenting adalah mengurangi gas beracun akibat dampak
rumah kaca seperti yang tetapkan oleh perjanjian Kyoto.
Yang masih mengganjal saat ini adalah bagaimana menyusun sistim
pengawasan. Menurut Jepang dan Kanada, kesepakatan yang dicapai tidak
mengikat. Tetapi Uni Eropa ingin agar kesepakatan tersebut wajib
ditaati oleh semua negara yang menandatangani perjanjian.
Diharapkan penyusunan text hasil konperensi di Bonn akan diumumkan
hari ini. Tetapi berbagai nara sumber yang ikut berunding ragu-ragu.
Menurut mereka besar kemungkinan penyusunan text konprensi di Bonn,
akan baru tuntas di konperensi lingkungan berikutnya di Marokko,
musim gugur mendatang.


* ADA TANDA-TANDA TENTARA TIDAK PUAS DENGAN MEGAWATI


Intro : Wakill Presiden Hamzah Haz menyatakan, 60% personalia kabinet
baru akan terdiri dari orang partai sedangkan sisanya kalangan
profesional. Di satu pihak pernyataan ini memang berarti desakan
halus terhadap Presiden Megawati yang tengah sibuk menyusun
kabinetnya. Tetapi di lain pihak, tanpa khusus menyebut TNI,
pernyataan seperti ini juga bisa berarti bahwa tentara kemungkinan
sudah dilupakan. Tidaklah mengherankan kalau para pimpinan TNI/Polri
sibuk menghantar mantan Presiden Wahid ke Amerika Serikat. Lebih
lanjut laporan koresonden Syahrir dari Jakarta:

Kalangan parpol khususnya Golkar khawatir Presiden Megawati tidak
akan banyak melibatkan orang-orang Golkar. Tetapi dengan ketidak
hadiran Megawati di acara peringatan kasus berdarah 27 Juli dapat
diduga bahwa Mega tidak akan langsung mau berhadapan dengan Orde
Baru. Maka bisa diharapkan orang-orang Golkar dengan alasan
professional, akan dimasukkan dalam kabinet. Saat ini memang  hampir
semua partai besar, kecuali PKB, menunggu-nunggu siapa dari kalangan
partai mereka akan masuk dalam kabinet Mega. Tetapi masyarakat
politik umumnya lebih tertarik untuk mengetahui apakah Megawati akan
memasukkan unsur-unsur Golkar atau tidak. Jika Golkar tidak
dimasukkan dalam kabinet baru, maka mau tak mau mereka harus
beroposisi biar pun mereka mengatakan tetap akan mendukung Megawati.
Tetapi kalau ini terjadi nampaknya sulit bagi Golkar untuk
beroposisi. Partai ini tidak pernah berpengalaman mengkritik atau pun
menentang suatu pemerintah.

Menkeh dan HAM demisioner Mahfud MD berharap agar pemerintahan
Megawati Soekarnoputri berhati-hati untuk tidak memasukkan virus Orde
Baru dan virus pembusuk. Hal itu disampaikan Mahfud ketika ditanya
tentang harapannya terhadap pemerintahan baru. Ketua DPR Akbar
Tandjung menyatakan bahwa sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar
dirinya belum menerima tawaran berapa orang kader dari partainya yang
akan duduk dalam kabinet. Akbar lebih lanjut mengatakan, partainya
sudah menyiapkan kader-kadernya yang memang layak untuk duduk dalam
kabinet. Namun, jika tidak ada kader Golkar yang masuk kabinet atau
jumlahnya tidak sebanyak yang diperkirakan, partainya juga tidak akan
protes. Alasannya, untuk membangun Indonesia kader partai Golkar
tidak harus duduk dalam kabinet. Tetapi umumnya anggota Fraksi partai
Golkar di DPR berharap orang-orang yang duduk dikabinet mendapat
dukungan politik dari partai-partai di parlemen.

Menurut rencana pengumuman nama-nama tokoh parpol dan para
professional akan dilakukan Sabtu besok. Khusus menteri-menteri
ekonomi diharapkan selain profesional juga dapat diterima lembaga
internasional. Tim ekonomi khususnya menteri keuangan merupakan
porsinya Presiden. Dalam arti Megawati akan menunjuk secara khusus
menteri keuangan ini tanpa perlu terlalu memperhatikan pendapat
Wapres dan partai-partai lain yang berjasa menggolkan Megawati
menjadi presiden.

Bambang Sudibyo nampaknya akan dipercaya Mega dalam posisi ini karena
Kwik Kian Gie sudah mengatakan ingin melihat komposisi tim ekonominya
terlebih dahulu sebelum menyetujui pengangkatannya sebagai Menteri
Keuangan. Kwik, Dorodjatun dan Budiono disebut-sebut sebagai menko
ekuin. Sedangkan memperindag disebut Bachtiar Chamsyah atau Laksamana
Sukardi. Menteri pertanian HS Dillon dan menteri kehutanan MS Ka'ban.
Menlu Yusril Ananta Baharuddin. Sedangkan Jaksa Agung disebut nama JE
Sahetapy atau Suripto SH.

Dihidupkannya kembali Departemen Penerangan dengan nama Lembaga
Komunikasi dan Informasi sudah jelas akan memicu kemarahan rakyat
yang ingin memmpertahankan kebebasan pers saat ini. Nama menteri Muda
yang disebut-sebut untuk lembaga ini adalah Jonathan Parapak.
Orang-orang PDI Perjuangan kebanyakan hanya akan diberikan posisi
Menteri Muda saja.

Sementara itu ditolaknya Susilo Bambang Yudhoyono sebagai wapres dan
menghilangnya Megawati ke Jawa Barat, membuat kuping para jenderal di
Cilangkap menjadi merah. Soalnya daftar menteri TNI/Polri ada di
tangan Susilo, sedangkan daftar itu belum diterima Megawati. Padahal
batas waktu penyerahan nama-nama kepada sekretarisnya Megawati adalah
malam ini. Maka para jenderal pun berkumpul di Cilangkap.

Kehadiran mereka di Bandara Cengkareng kemarin untuk menghantar Gus
Dur berangkat ke Amerika perlu pula dilihat sebagai bukti
ketidakpuasan tentara dengan Megawati. Mereka sudah menggolkan
Megawati menjadi presiden tetapi Mega tidak mau memberikan imbalan
kepada mereka, berupa kursi Wapres. Maka menjelang pengumuman kabinet
akankah tank-tank bergerak kembali atau mereka akan mendukung
demo-demo yang mulai marak mulai hari ini?


* KEMBALINYA DEPPEN BERARTI MATINYA PERS


Salah satu kabar yang bertiup cukup kencang dari dapur penggodokan
kabinet baru menyatakan bahwa Presiden Megawati Soekarnoputri akan
kembali menghidupkan departemen penerangan. Padahal sekitar dua tahun
sialm, departemen ini sudah dibubarkan oleh Abdurrahman Wahid.

Perlu tidaknya pembentukan kembali departemen penerangan sudah
dilakukan di dalam pertemuan para pemimpin partai. Meilono Soewondo,
anggota Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang aktif dalam
pertemuan-pertemuan lintas partai itu mengatakan masyarakat tidak
perlu khawatir terhadap kembali hidupnya departemen penerangan. Sebab
seperti pisau yang bermata dua, departemen itu juga bisa bermanfaat
bagi masyarakat luas.

Meilono Soewondo: Pisau kalau digunakannya benar bisa bagus kan? Buat
 potong-potong masakan, daging, tapi kalau digunakannya jelek  untuk
membunuh orang, ya jelek. Jadi kalaupun ada kesan departemen
penerangan selama ini membungkam pers, bukan berarti departemen
penerangannya yang harus dibungkam. Tapi kalau kita lihat sampai ke
pedalaman-pedalaman itu kita mesti mensosialisasikan kebijakan
pemerintah pada dasarnya kan, tapi bukan untuk membungkam.

Namun Meilono juga tidak membantah kabar bahwa pembentukan departemen
penerangan juga sebagai tempat membagi-bagi posisi partai politik
dalam pemerintahan.

Sebenarnya departemen penerangan merupakan lembaga yang diwarisi dari
jaman penjajahan Jepang. Badan yang dulu disebut Sendenbu itu
bertugas menyebarkan propaganda pemerintah. Pada jaman kemerdekaan
badan ini diubah menjadi departemen penerangan. Selama Orde Baru,
selain menjadi alat penyampai pesan pemerintah, departemen ini telah
menjadi alat kontrol negara yang sangat efektif terhadap pers.
Terutama dengan kekuasaannya menutup sebuah media yang tak sesuai
keinginan pemerintah. Sudah banyak korban Deppen, yang terakhir
adalah Tempo, Detik, dan Editor, kemudian masih ada Sinar Harapan,
dan di jaman awal Orde Baru Indonesia Raya dan Pedoman. Tak heran
jika rencana pembentukan kembali departemen penerangan menimbulkan
trauma masa lalu bagi kalangan pers.

Bambang Harimurty pemimpin redaksi majalah berita mingguan Tempo
mengatakan, hanya negara-negara terbelakang yang membutuhkan
departemen  penerangan. Di negara-negara demokratis, propaganda
pemerintah hanya ditujukan kepada masyarakat luar negeri. Kegiatan
propaganda pun harus diatur ketat oleh undang-undang.

Bambang Harimurty: Karena kalau propaganda karena negara itu dibiayai
oleh pajak rakyatnya dia nggak boleh membikin produk untuk membohongi
rakyatnya kan. Makanya seperti lembaga propaganda USIS atau USIA di
Amerika itu nggak  boleh produknya disebarkan ke dalam negeri. Kalau
mau bohongin orang ya untuk orang luar negeri saja yang tidak bayar
pajak.

Bambang menilai jika departemen penerangan kembali dihidupkan berarti
pemerintahan Mega adalah rezim konservatif dan cenderung otoriter.

Sementara itu menteri penerangan terakhir sebelum departemen itu
digusur, Yunus Yosfiah mengatakan yang harus menjadi perhatian
bukanlah lembaganya. Sebab fungsi departemen itu sangat tergantung
bagaimana sikap pemerintahannya.

Yunus Yosfiah: Tapi kalau misalnya memang penguasanya itu apakah itu
presidennya memang tidak menginginkan kemerdekaan pers, tetap saja
itu kemerdekaan pers bisa dibungkam itu. Bukan karena keberadaan dari
deppen atau lembaga penerangan nasional itu. Kawan-kawan pers tidak
perlu terlalu berlebihan terhadap lembaganya, justru kepada pimpinan
nasionalnya.

Bagaimana kita bisa meraba sikap Mega terhadap pers? Didik
Supriyanto, Sekretaris Jenderal Aliansi Jurnalis Independen AJI
menilai sikap Mega amat berbeda dengan Gus Dur yang sangat terbuka
pada pers. Karena itu ia khawatir departemen penerangan yang akan
dibentuk kali ini akan kembali membungkam media massa.

Didik Supriyanto: Kalau kita lihat Megawati itukan tipe pemimpin yang
sangat tertutup dengan media. Meski pun dia sadar bahwa dia tahu
persis selama ini reputasi kepemimpinannya sangat didukung oleh
media. Karena itu ya mungkin prasangka ya sifat-sifat ketertutupan
dengan media ini yang memungkinkan bahwa gagasan ini akan terwujud.

Menurut Didik jika pemerintah hanya ingin membuat semacam lembaga
informasi, maka tidak perlu membentuk sebuah departemen hingga ke
tingkat daerah. Sebuah departemen yang sangat besar dan luas,
cenderung menjadi bias. Didik juga menegaskan belum lagi kabinet
diumumkan, kini sejumlah pemerintah daerah sudah buru-buru mencatat
kegiatan-kegiatan media massa lokal. Karena itulah AJI dan aktivis
media massa memotori demonstrasi, mendesak Mega agar membatalkan
rencananya menghidupkan kembali departemen penerangan.

Belum lagi sepekan berkuasa, Mega telah menuai protes. Tak heran
sebab ketika kebebasan pers diberangus, ia tentu saja tidak mati
sendirian. Ada kebebasan berbicara yang tersumbat. Ada kemerdekaan
berpikir yang hilang. Ada hak masyarakat untuk mendapatkan informasi
yang diabaikan. Itukah tujuan sebuah partai yang memperoleh suara
terbanyak dalam pemilu lalu?

Tim Liputan 68H Jakarta melaporkan untuk Radio Nederland di
Hilversum.


* AMNESTY INTERNATIONAL TINGKATKAN TEKANAN TERHADAP MEGAWATI SOAL
TIMOR TIMUR.

Intro: Mandat PBB di Timor Timur yang kini menamakan diri Timor
Lorosa'e akan berakhir dalam waktu enam bulan. Tetapi ada banyak
tanda bahwa pekerjaan PBB di negara baru itu belum juga selesai.
Organisasi hak asasi manusia Amnesty International dalam laporan
terbarunya menyatakan bahwa hukum belum benar-benar tegak di Timor
Lorosa'e. Keadilan juga tidak dijalankan seperti seharusnya.
Perkembangan yang sangat lambat ini masih dihambat oleh keengganan
Indonesia untuk mengadili mereka yang dituduh melancarkan kejahatan
terhadap kemanusiaan ketika berlangsung referendum 30 Agustus 1999.
Berikut penjelasan Lucia Withers penulis laporan terbaru Amnesty
International:

PBB jelas mengemban tugas berat di Timor Timur, karena harus mulai
membangun semua lembaga pemerintahan dari titik nol lagi. Salah satu
lembaga penting adalah pengadilan yang harus menjamin perlindungan
penghormatan hak-hak asasi manusia. Amnesty International menilai
bahwa PBB tidak menaruh prioritas utama pada sistem pengadilan,
sehingga lembaga peradilan yang sekarang ada di TImor Timur sangatlah
rentan, sangat mudah dipengaruhi, dan banyak yang mengkhawatirkan
bahwa pengadilan di TImor Timur tidak mandiri. Yang sekarang nampak
adalah munculnya pola pelanggaran hak-hak asasi manusia yang
merupakan bukti sistem peradilan yang lemah dan tidak berpengalaman.
Demikian Lucia Withers, peneliti Timor Timur pada Amnesty
International di London.

Ada banyak alasan mengapa sistem peradilan tidak diterapkan dengan
baik, dan semua alasan itu saling memperkuat satu sama lain. Di satu
pihak pekerjaan yang harus dilakukan oleh pengadilan Timor Timur
sangatlah besar, dan itu di luar kemampuan mereka. Selain itu sistem
pengadilan di sana juga tidak memperoleh dukungan yang sangat
diperlukannya. Dalam keadaan ini Untaet yaitu Badan PBB di Timor
Timur meningkatkan upaya dan memusatkan perhatian pada latihan
ketrampilan dan membina sistem peradilan yang mulai berkembang.

Selain itu, dan ini yang lebih penting lagi, mandat Untaet di Timor
Timur akan berakhri dalam enam bulan mendatang. Timor Lorosa'e akan
segera berubah menjadi negara merdeka. PBB sekarang menyiapkan tenaga
baru yang akan menggantikannya kalau mandat Untaet berakhir.
Persiapan itu sekarang tengah berlangsung. Dan sangatlah penting
bahwa missi pengganti PBB itu juga beranggotakan seksi khusus yang
menangani masalah hak-hak asasi manusia, dan dukungan kuat bagi
sistem peradilan yang mandiri.

Dalam soal kejahatan terhadap kemanusiaan dan pelanggaran berat
hak-hak asasi manusia yang berlangsung pada masa referendum Agustus
1999, Amnesty International berpendapat haruslah ditekankan bahwa ini
merupakan tanggung jawab utama Indonesia. Indonesia juga harus
bertanggung jawab dalam mengadili para pelaku tindak kejahatan itu,
baik sipil mau pun militer. Sampai sekarang tidak ada tanda-tanda
bahwa Indonesia memenuhi kewajibannya itu. Jelas Indonesia tidak
memiliki kehendak atau niat politik untuk menjalankan kewajibannya.
Setiap langkah kecil yang dijalankan Indonesia untuk Timor Lorosa'e
selalu merupakan hasil tekanan interansional. Tidak adanya langkah
yang ditempuh Indonesia dalam soal ini jelas tidak bisa diterima.
Lalu apa kongkritnya? Lucia Withers peneliti TImor Timur pada Amnesty
International di London:

Well, right now it means the Security Council which is about to
debate East Timor next week, should be sending a clear message to the
new president, that trials for East Timor should be higher on her
agenda. Potentially, if there's no shift we'll be looking for perhaps
a UN visit to Indonesia, to remind them of their obligations again.

Terjemahan: Untuk sekarang artinya bahwa Dewan Keamanan PBB yang akan
memperdebatkan masalah Timor Timur minggu depan harus mengirim pesan
yang jelas kepada presiden baru Indonesia bahwa pengadilan kasus
pelanggaran hak-hak asasi manusia di Timor Timur harus merupakan
prioritasnya. Kalau Indonesia tetap tidak mengambil tindakan maka
harus dipikirkan kemungkinan mengirim tim PBB ke Jakarta untuk
kembali mengingatkan Indonesia atas kewajibannya.

Demikian Lucia Withers. Peneliti Amnesty International ini juga
berpendapat bahwa masalah Timor Loro sa'e harus tetap pada agenda
internasional..


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke