--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Kamis 20 September 2001 15:30 UTC ** PARA MULLAH AFGHANISTAN IMBAU OSAMA TINGGALKAN NEGERI ITU ** INDIA GERAM MENANGGAPI PIDATO PRESIDEN PAKISTAN ** KABINET PERTAMA TIMOR TIMUR DISUMPAH ** TOPIK GEMA WARTA: PERTEMUAN MEGA-BUSH MENDAPAT SAMBUTAN BERAGAM ** TOPIK GEMA WARTA: KUNJUNGAN PRESIDEN MEGAWATI KE WASHINGTON DINILAI BERHASIL ** TOPIK GEMA WARTA: KEMAHIRAN BAHASA PRESIDEN GEORGE W. BUSH * PARA MULLAH AFGHANISTAN IMBAU OSAMA TINGGALKAN NEGERI ITU Para pemuka agama Afghanistan mengimbau Osama bin Laden, dengan suka rela meninggalkan negeri itu. Selanjutnya para mullah juga menyerukan perang jihad apabila Afghanistan diserang Amerika Serikat. Demikian hasil konperensi dua hari para pemuka agama Afghanistan mengenai Osama bin Laden. Konperensi tersebut merupakan permintaan penguasa Taliban, menyusul tekanan Amerika Serikat agar mengekstradisi Osama yang dituduh sebagai dalang utama aksi teror di New York dan Washington. Pemerintah Amerika Serikat mengumumkan bahwa beberapa negara juga terlibat aksi tersebut. Menteri Kehakiman AS, John Ashcroft mengatakan bahwa aksi teror itu mendapat bantuan sejumlah dinas rahasia asing. Namun ia menolak menyebut negara. Meskipun secara resmi hanya Afghanistan yang dituduh terlibat, namun Irak diduga juga punya andil. Presiden AS, George W. Bush, Kamis malam ini berpidato di Kongres. Ia akan memberikan penjelasan mengenai kebijakan terhadap aksi teror di New York dan Washington. Bush berupaya menekankan bahwa ia di Kongres tidak akan mengumumkan aksi militer. Sementara itu Amerika terus menambah jumlah pasukan armada kapal dan pesawat perang di kawasan Teluk Persia dan Samudera Hindia. * INDIA GERAM MENANGGAPI PIDATO PRESIDEN PAKISTAN India menanggapi geram pidato Presiden Pakistan, Pervez Musharraf mengenai dukungan terhadap Amerika Serikat. Dalam pidato televisi itu Presiden Musharraf antara lain meminta pengertian mengenai posisi Pakistan dalam kasus pengekstradisian Osama bin Laden. Sementara itu pemerintah New Delhi menilai pidato Presiden Pakistan tersebut lebih mengarah pada India ketimbang mengenai pemberantasan terorisme internasional. India merasa dituduh menggunakan kesempatan dari kasus ini. Dua negara bertetangga itu adalah musuh bebuyutan dalam kaitannya dengan kawasan Kashmir. Mereka sudah dua kali terlibat perang memperebutkan kawasan perbatasan yang berpenduduk mayoritas muslim itu. Separoh kawasan dikuasai India dan sebagian lain Pakistan. * KABINET PERTAMA TIMOR TIMUR DISUMPAH Kabinet pertama Timor Timur disumpah di ibukota Dili. Dengan demikian maka Timor Lorosae memiliki kabinet sendiri yang lengkap tanpa disertai pejabat PBB. Kabinet baru ini didominasi mantan gerakan perlawanan Fretilin, yang menjadi pemenang pemilu bulan silam. Secara resmi Timor Timur masih berada di bawah wewenang Perserikatan Bangsa Bangsa. Tahun depan Timor Timur akan menyelenggarakan pemilihan presiden. Mantan pemimpin perlawanan Fretilin, Xanana Gusmao dipandang sebagai calon terkuat menjadi presiden pertama Timor Lorosae. * LALU LINTAS PENERBANGAN DOMESTIK AS DIBUKA KEMBALI Otoritas penerbangan sipil Amerika Serikat, FAA mencabut kembali hampir semua larangan penerbangan domestik. Mulai Kamis hari ini pesawat-pesawat angkut kecil juga sudah diperbolehkan terbang kembali. Tetapi mulai saat ini pesawat-pesawat kecil tidak dipebolehkan lagi terbang di kota-kota besar. Otoritas penerbangan FAA, Selasa pekan silam langsung membekukan semua penerbangan di atas Amerika Serikat menyusul tragedi New York dan Washington. * BRITIS AIRWAYS PHK-KAN 7000 KARYAWAN Maskapai penerbangan Inggris, British Airways mem-PHK-kan 7000 karyawan dan mengurangi 10% jumlah penerbangan. Kebijakan perampingan tersebut terutama disebabkan aksi teror di Amerika Serikat. Sebelum kejadian di Amerika itu, British Airways sebenarnya juga sudah mengumumkan rencana perampingan untuk tahun depan. Sektor penerbangan sipil internasional terkena imbas buruk aksi teror di Amerika Serikat pekan silam. Beberapa maskapai besar AS, juga terpaksa mem-PHK-kan puluhan ribu karyawan. Pemerintah Amerika menjanjikan suntikan dana minimal 5 milyar dolar bagi sektor penerbangan. Sektor penerbangan sendiri menyatakan butuh paket bantuan sebesar 17, 5 milyar dolar. * NATO AWALI PENGUMPULAN SENJATA TAHAP AKHIR Pasukan NATO di Macedonia mengawali operasi tahap terakhir pengumpulan senjata. Dengan demikian makan operasi perdamian Essential Harvest memasuki tahap akhir. Berdasarkan kesepakatan maka pembangkang etnik Albania harus menyerahkan 3300 pucuk senjata kepada pasukan NATO, dan sebagai imbalannya maka pemerintah Macedonia harus mereformasi UUD nya. Hingga saat ini pembangkang telah menyerahkan duapertiga jumlah senjata, seperti yang diharapkan. Pada fase ketiga yang berakhir Rabu mendatang pembangkang diharapkan juga akan menyerahkan kendaraan lapis baja rampasan dari pasukan Macedonia. Meskipun Rabu mendatang mandat NATO secara resmi berakhir, namun pakta ini akan memperpanjang misi di Macedonia. NATO tetap akan mempertahankan 350 serdadu yang bertugas menjaga keamanan pengamat internasional. * GENCATAN SENJATA TIMUR TENGAH DILANGGAR Gencatan senjata di Timur Tengah terancam gagal akibat rangkaian kekerasan. Tidak jauh dari Bethlehem seorang warga Israel tewas dibunuh sekelompok orang Palestina. Sebelumnya sebuah ledakan bom di kota Oranit melukai dua warga Israel. Sementara itu di Jalur Gaza, seorang warga Palestina tewas dan beberapa lain luka-luka akibat bentrok dengan tentara Israel. Kekerasan terjadi meskipun Yasser Arafat telah mengumumkan gencatan senjata. Gerakan radikal Hamas dan Islam Jihad menentang seruan gencatan senjata itu. Dengan demikian maka rencana pertemuan Menlu Israel, Shimon Peres dan Yasser Arafat terancam batal lagi. Israel menyatakan baru bersedia berbicara apabila gencatan senjata dipatuhi minimal selama dua hari. Sementara itu Menteri Luar Negeri Israel, Shimon Peres kepada radio militer mengatakan bahwa Yasser Arafat berhasil mencegah sejumlah serangan terhadap Israel. Peres tidak memberikan rincian mengenai langkah Arafat itu. * PERTEMUAN MEGA-BUSH MENDAPAT SAMBUTAN BERAGAM Intro: Pemerintah AS mengulang kembali keinginan negara tersebut untuk meningkatkan hubungan di bidang perdagangan dengan pemerintah dan pengusaha Indonesia. Presiden Bush janjikan bantuan 130 juta dollar Amerika untuk reformasi hukum dan peradilan, 10 juta dollar bagi pengungsi lokal di Maluku dan 5 juta dollar untuk Aceh. Tetapi di Indonesia orang tidak begitu puas dengan pembicaraan Mega-Bush itu. Berikut laporan rekan Syahrir dari Jakarta. Presiden Bush sudah berjanji akan mencabut embargo militer kepada Indonesia, tak mendukung pemisahan Aceh dan Irja, serta menjamin bahwa AS menghormati Islam. Sedangkan Presiden Megawati mendorong niat Bush untuk membangun suatu koalisi yang luas mencakup lintas agama dan kebudayaan guna menangani ancaman-ancaman baru dan membahayakan tersebut. Kedua kepala negara sepakat bekerja sama dalam upaya menghadapi terorisme internasional. Di Indonesia cukup banyak tokoh masyarakat yang menyesalkan sikap Megawati yang nampak terlalu taat kepada Amerika itu. Seharusnya Bush memberikan lebih banyak bantuan kepada Indonesia, kata seorang cendekiawan. Bukankah Indonesia di mata AS merupakan wilayah yang rawan dan strategis sebagai tempat batu loncatan kegiatan terorisme internasional? Ada kepentingan yang sama antara kepentingan Indonesia dan keamanan internasional. Bagi Amerika penting untuk menjaga agar keamanan di Indonesia stabil sehingga keamanan regional pun terjamin. Megawati bisa menunjukkan bahwa sebagai suatu bangsa, Indonesia mampu menjaga keamanan wilayah dan berperan dalam menciptakan stabilitas regional. Tetapi Megawati seharusnya memperjuangkan agar hubungan bilateral AS-Indonesia ini bisa dikembangkan. Karena untuk menjaga stabilitas regional, Indonesia tidak bisa melakukannya dengan APBN yang terbatas. APBN Indonesia saat ini sangat ketat akibat desakan dari IMF. Sedangkan lembaga dana moneter ini bersikap seperti suatu bank yang ingin agar uangnya terjamin akan kembali. Karena itu Megawati seharusnya mendesak adanya dukungan dari Amerika lewat kerjasama bilateral saja dan IMF dikesampingkan. Indonesia membutuhkan setidak-tidaknya 2 sampai 3 milyar dollar bagi APBN-nya. Sedangkan Amerika sudah menyiapkan 40 milyar dollar untuk memerangi terorisme. Megawati perlu melihat APBNnya ditingkatkan demi mengatasi masalah-masalah keamanan dan menangani krisis ekonomi yang melemahkan stabilitas keamanan. Untuk itu Mega membutuhkan dana yang cukup besar untuk menangani pengangguran dan kemiskinan. Tidak mungkin Mega mengatasinya dengan melakukan penghematan sebagaimana diusulkan IMF. Saat ini paling tidak Megawati membutuhkan 400 trilyun rupiah, dan itu bisa diperolehnya dari Amerika yang membutuhkan dukungan Indonesia sebagai negera dengan pendukuk Islam terbanyak. Soeharto dahulu membutuhkan 800 trilyun rupiah untuk menjamin agar pertumbuhan ekonomi Indonesia meningkat. Maka pemerintahan Megawati kini perlu anggaran belanja yang besar yang bisa dialokasikan untuk program-program yang langsung ditujukan bagi pemberantasan kemiskinan dan pengangguran. Celakanya orang-orang yang mendampingi Megawati ke Amerika Serikat seperti Dorodjatun Koentjoro Jakti dan Frans Seda terlalu kagum dan taat pada Amerika. Adiknya Megawati sendiri, Rachmawati Soekarnoputri, menganggap Megawati boneka Amerika. Dikatakannya juga kepada Rakyat Merdeka: "Tidak satu pun dari tim ekonomi Mega bisa menjelaskan dan mengaplikasikan konsep ekonomi kerakyatan. Mereka hanya menghabiskan waktu untuk berpikir mencari utang baru. Utang baru yang mereka terima itu hanya untuk mempertahankan hidup pemerintahan yang notabene tetap mengikuti system kapitalisme dengan mengekor syarat yang diberikan donatur. Bagi Rachmawati, kedatangan Mega ke Washjington tidak menguntungkan bagi seorang yang membawa nama Soekarnoputri. Kerjasama dengan Amerika tidak berimbang serta bertentangan dengan prinsip dan ajaran bapaknya."Bagi saya Mega membawa Indonesia menjadi antek Amerika.". Seorang lain lagi mengatakan, kalaupun sampai perlu menjadi antek Amerika, setidaknya mengikuti Pakistan yang mendesak penghapusan utang-utangnya kepada Amerika dan negara-negara barat lainnya. Pemimpin Pakistan Jenderal Musharraf sudah mengtakan bahwa ia akan mengutamakan kepentingan Pakistan diatas kepentingan lainnya. Megawati pun harus menyadari bahwa ia memerlukan anggaran belanja yang besar untuk bisa bangkit kembali sebagai negara yang sehat dan stabil. Untuk itu Mega membutuhkan anggaran bagi biaya kebutuhan penyelesaian krisis, baik di bidang keamanan, ekonomi maupun sosial. Untuk itu Megawati harus mengatakan bahwa keperluan Indonesia untuk memperoleh uluran tangan bukan demi kepentingan Indonesia sendiri tapi kepentingan bersama. Indonesia yang stabil bisa menjamin stabilitas regional, bebas dari terorisme internasional. Tanpa dukungan Amerika dan negara-negara barat lainnya, maka Indonesia justru bisa menjadi pusat terorisme di wilayah Asia Timur dan Tenggara. Potensi kepemimpinan di dalam masyarakat Indonesia saat ini cukup menjanjikan. Sehingga Indonesia bisa menjadi negara yang besar di Asia tenggara dan bisa menjadi panutan bagi negara-negara Islam di dunia. Untuk mendapatkan anggaran yang besar, maka Megawati perlu melakukan negosisasi yang lebih berani dan tajam. Kepada Amerika ia harus katakan, kita tidak bisa bekerja dengan budget yang kecil, kata Profesor Sarbini Sumawinata. Situasi mengharuskan Indonesia bekerja dengan budget yang besar. Untuk itu kita butuh bantuan negara-negara donor. Megawati sementara ini punya kredeibilitas untuk itu. Kerjasama multilateral dengan IMF harus ditinggalkan. Dan kerjasama bilateral dengan Amerika serta Jepang yang punya kepentingan yang sama dengan Indonesia harus dikembangkan. * KUNJUNGAN PRESIDEN MEGAWATI KE WASHINGTON DINILAI BERHASIL Intro: Kunjungan Presiden Megawati Soekarnoputri ke Washington boleh dikatakan berhasil. Indonesia dan Amerika Serikat sepakat meningkatkan kerjasama militer. Sementara di bidang ekonomi, Amerika Serikat mengulangi komitmennya untuk membantu Indonesia. Tapi, mana yang lebih dibutuhkan, militer atau ekonomi? Berikut pengamat ekonomi dari CSIS, Pande Radja Silalahi. Pande Radja Silalahi [PR]: Jauh lebih penting hubungan ekonomi tetapi yang selama ini menjadi ganjalan buat Indonesia ternyata adalah tidak tersedianya berbagai macam, kalau saya tidak salah, termasuk peralatan-peralatan yang kita sudah beli sebelumnya. Jadi ada juga masalah di dalam negeri dengan dibekukannya hubungan itu. Sekarang ini akan diperbaiki kembali, saya lihat ini untuk memperbaiki kembali, itu saja yang bisa saya tangkap dari sana. Jadi tidak ada sesuatu yang istimewa. Memang betul bahwa seharusnya yang tampil ke depan itu adalah bagaimana memperbaiki hubungan ekonomi atau bagaimana peran Amerika dalam turut, katakanlah memberi sumbangan agar Indonesia keluar dari krisis ekonomi. Radio Nederland [RN]: Salah satu poin dari kesepakatan itu juga ialah dukungan Amerika Serikat terhadap reformasi ekonomi Indonesia. Dan dari pertemuan dengan para pengusaha AS, mereka juga berkomitment untuk tetap membantu Indonesia. Ini sebuah kemenangan kunjungan Megawati ke AS kali ini? PR: Kalau saya melihat dan saya sendiri sudah espect bahwa itu akan diberikan. Kenapa Amerika tetap pada pendiriannya tetap menerima Megawati sesuai dengan schedule nya. Hanya di Indonesia pada saat itu ada yang beranggapan: Sebaiknya Megawati engga usah pergi ke Amerika Serikat. Karena mereka katakanlah masih berkabung. Saya dalam opini bahwa ternyata apa yang saya perkirakan sebelumnya memang sudah dipersiapkan. Jadi ini bukan kemenangan sebenarnya tetapi suatu hal yang memungkinkan pemerintahan Megawati mengelola Indonesia supaya bisa keluar cepat dari krisis. RN: Kali ini janji AS untuk tetap mambantu reformasi ekonomi di Indonesia dan juga dari para pengusaha Amerika Serikat, komitmen ini kan untuk ke sekian kalinya. Anda melihat ini cukup serius komitmen ini? PR: Saya melihat tergantung dari kedua belh pihak untuk mengantisipasi, tetapi sesuatu harus dimulai dengan adanya komitmen. Bagaimana merealisir komitmen itu yang selalu menjadi pertanyaan. Karena di belakangnya mungkin ada tuntutan-tuntutan dari kalangan pengusaha yang berlebihan yang dilihat dari segi kemampuan Indonesia belum mampu untuk memenuhinya. Atau dilihat dari segi kesediaan Indonesia, Indonesia belum bersedia untuk melaksanakannya. Jadi kalau melihat, komitmen itu memang perlu diperbaharui tapi, tidak cukup hanya dengan komitmen. Yang penting bagaimana implementasinya. RN: Sebab kalau kita bandingkan dengan kunjungan mantan Presiden Wahid juga Amerika Serikat menyatakan dukungan yang sama dan juga dari para pengusaha tetapi watu itu kan hasulnya untuk Indonesia yang kongkrit itu nol. Saya takut nanti komitmen yang sama sekarang ini akan mencapai hasil yang sama. Anda juga punya prediksi yang sama? PR: Saya melihat bahwa memang waktu diberikan komitmen kepada mantan Presiden Gus Dur pada saat itu, kita berharap tetapi situasi di dalam negeri tidak memungkinkan karena justru ketidak pastian di bidang dunia usaha. Atau ketidakpastian yang bersumber dari politik mengakibatkan komitmen itu sulit untuk direalisir. Tetapi sekarang saya melihat keadaan politik sudah jauh berobah, ada suatu harapan dan kita lihat suhu politik itu sudah sejuk. Sehingga probability dari pada komitmen itu menjadi semakin besar. Tetapi terpulang lagi apakah pengusaha-pengusaha Amerika memang dapat merealisirnya, ini yang menjadi persoalan. Jadi kita harus tanggapi secara kritis. RN: Kalau sekarang anda bisa mengatakan kepada Ibu Mega, bujukan-bujukan apa sih yang bisa dikatakan di Amerika Serikat supaya bantuan yang lebih konkrit dari sana ke Indonesia itu lebih cepat datangnya? PR: Saya pikir untuk berkomunikasi langsung berhubungan antara pengusaha swasta dengan penguasaha Amerika sendiri. Jadi yang tentu sebagai pemeran di lapangan adalah pengusaha ataupun pelaku bisnis. Jadi yang harus diciptakan adalah bagaimana antara pelaku itu dapat berinteraksi secara lebih baik. Sehingga dari sana bisa terlihat sebenarnya apa yang harus dilakukan oleh pemerintah Indonesia. RN: Lalu untuk di dalam negeri sendiri bagaimana? Kondisi apa yang kira-kira perlu dipersiapkan supaya benar-benar bantuan itu secara konktrit bisa tiba pada waktunya? PR: Saya pikir yang sekarang harus dilakukan adalah bagaimana Indonesia menjaga komitmennya pertama da dalam rangka IMF. Bagaimana Indonesia harus menunjukkan bahwa komitmennya, karena itu biasanya tuntutan negara-negara yang sudah maju, yang disebut dengan mempertahankan Hak-hak Asasi Manusia. Bagaimana Indonesia termasuk sekarang itu memelihara lingkungan. Jadi banyak tuntutan untuk Indonesia yang pada gilirannya akan menentukan apakah para investor akan datang atau bantuan itu akan masuk. Demikian pengamat ekonomi dari CSIS, Pande Radja Silalahi * KEMAHIRAN BAHASA PRESIDEN GEORGE W. BUSH INTRO: Dilihat dari segi kemahiran bahasa, Presiden George W. Bush bukan seorang kepala negara yang cakap untuk memimpin negara di masa sulit. Sebelum ia terpilih jadi presiden negara adi kuasa yang ke 43, di negara sendiri ia sudah dikenal sebagai tokoh yang sering keseleo menggunakan kata-kata. Setelah serangan di New York dan Washington, tiap kata yang diucapkan Bush ditimbang dan disimak oleh seluruh dunia. Kekurangan Bush menjadi lebih parah karena mantan gubernur Texas ini hampir tidak pernah ke luar negeri. Ketika pertama kali bicara setelah serangan treor di negaranya, tampaknya ia tidak menyadari ucapan-ucapannya didengar oleh seluruh dunia dan diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa, antara lain ke dalam bahasa Arab. Dan di sinilah bisa terjadi kesalah fahaman. Lebih lanjut ulasan redaktur luar negeri Rob Kievit. Pada pidatonya di muka televisi, 12 jam setelah serangan di WTC dan Pentagon, Presiden George W. Bush belum mengucapkan kata 'war'. Tapi setelah itu ia mengatakan 'war on terorism'. Ini berarti memerangi terorisme, atau perjuangan melawan terorisme. Tapi tafsiran bisa menjadi lain bila kata itu muncul dalam kaitan lain. 'Kami sedang perang' Di luar Amerika Serikat, ucapan presiden Bush itu diterjemahkan sebagai perang, negara dalam keadaan perang. Hal ini menyulitkan kedudukan negara-negara sekutunya di Eropa. Pemilihan kata perang itu dikecam oleh Mentri Luar Negeri Belgia Louis Michel sebagai ketua bergilir Uni Eropa. Ia mengatakan: "Menurut saya tidak perlu menggunakan kata perang, saja tidak wajib menggunakan kata itu" Ia bahkan mengatakan sangat ceroboh menggunakan kata itu. Presiden Peranci Jacques Chirac juga tidak setuju dengan penggunakan kata perang. Ia coba meredakan suasana dengan menjernihkan makna kata-kata itu, setelah berjumpa dengan Presiden Bush di Gedung Putih. Presiden Chirac menyebut adanya konflik jenis baru, apakah disebut perang tapi bisa juga menggunakan kata lain. Ia sepenuhnya mendukung perjuangan Amerika Serikat memberantas terorisme. Tapi Perancis lebih suka memberantas melalui jalur yuridis, melalui dinas rahasia dan membendung arus uang dari kegiatan kriminal. Tampaknya kata 'war', perang sekarang sudah tidak dipakai lagi. Setelah pertemuan Presiden Bush dan Presiden Chirac, jurubicara Sean McCormack hanya mengatakan kampanye, pemberantasan dan konflik. Namun P.M. Belanda Wim Kok sudah terlanjur menggunakan kata perang. Ia menyatakan Belanda berdiri di samping Amerika Serikat dalam perang. Perang itu sekarang sudah berubah menjadi kampanye. Presiden Amerika sekarang juga mengucapkan kata-kata lain, yang dampaknya tidak ia fahami sepenuhnya. Mantan Gubernur Texas Bush ini mengambil contoh Wild West. Tulisan: Dicari, hidup atau mati, Osama bin Laden. Bush tidak menyadari bahwa dengan mengucapkan kata-kata seperti itu, citra Amerika Serikat seperti jagoan. Seorang jagoan yang mengawasi dunia. Terlebih lagi adalah penggunaan kata yang bisa punya nuansa agama. Dalam usahanya melibatkan negara-negara Islam dan mendapat dukungan luas memberantas terorisme, Bush menggunakan kata 'crusade', perang salib yang akan berlangsung lama. Hal ini mengingkatkan negara-negara Islam, pada perang salib orang-orang Kristen pada abad pertengahan. Peperangan yang berlangsung dua abad menaklukkan Yerusalem, masih sering diungkit oleh para tokoh agama dan politik. Tidak bijaksana menggunakan istilah itu, untuk mengajak negara-negara Islam mendukung perjuangan Amerika Serikat. Oleh karena itu bisa dimengerti, kata-kata itu kemudian tidak diucapkan lagi oleh presiden Bush. Bukan hanya Amerika Serikat yang mengundang kritik, bila menggunakan kata perang. Hal itu juga berlagu bagi tokoh-tokoh Islam bila mereka menggunakan istilah jihad. Penggunaan istilah ini sayang sekali sering kali salah. Jihad seringkali dimaksud sebagai menentang dunia barat, apakah itu benar? Pengertian Jihad Menentang dunia barat, menentang pengaruh barat, apakah itu bisa disebut Jihad? Apakah penggunaan istilah itu benar? Dengan menyalah gunakan istilah Jihad, maka terbentuk pulalah gambaran negatif mengenai Islam. Apalagi bila diperkuat dengan serangan-serangan bunuh diri dari sekelompok orang fanatik. Namun tidak percuma para ulama mengingatkan umatnya bahwa ada larangan bunuh diri atau membunuh orang tidak bersalah. Bari Muchtar, yang tahu isi Al Quran, dan fasih berbahasa Arab menjelaskan arti Jihad. Bari Muchtar [BM]: Arti kata jihad itu sendiri sebenarnya itu berusaha sekuat tenaga, itu arti harfiahnya. Jadi kalau orang bersungguh sungguh berbuat sesuatu, berusaha sekuat tenaga itu dalam bahasa Arabnya ya Jihad. Belajar dengan sekuat tenaga itu sebenarnya jihad juga. Tapi memang benar juga bahwa juhad itu antara lain berarti memerangi yang sampai sekarang konotasinya menjadi negatif, ya jadi perang suci ya, dan dalam bahasa Inggrisnya Holly War dan bahasa Belanda Heilige Oorlog. Yang maksudnya memang perang karena membela agama begitu. Radio Nederland [RN] : Apakah ada ayat yang mengatakan bahwa: bunuh orang yang melawan agamamu? BM: Yang saya tahu ada ayat di Al Quran itu yang mengatakan perangilah orang itu kalau mereka menyerang kamu. Kalau saya ingat, kalau kata yang digunakan di sini justru bukan kata Jihad, justru ada kata lain yang artinya bisa diterjemahkan secara letterlijk perang, yaitu Khital. Jadi dalam Al Quran itu: perangi mereka kalau mereka menyerang. Jadi untuk membela diri, jadi tidak ada sama sekali di sini kata Jihad. Sayang juga kata jihad itu sendiri sudah dicampuradukkan dengan kata Khital yang arti letterlijknya itu perang. RN: Jadi yang pengertian yang sebenarnya bagaimana? BM: Pengertian Jihad dalam artian berperang itu memang ada benarnya. Memang ada, tapi menurut para pakar hukum Islam itu sendiri ada syarat-syarat bagi orang itu untuk menyatakan Jihad. Pertama bahwa memang betul-betul Islam dan umatnya itu sudah diganggu ya. Jadi untuk membela diri. Kemudian Jihad itu siapa yang mengeluarkan fatwahnya. Itu betul betul harus seorang katakanlah seorang pemimpin Islam dunia. Itupun kalau mau dilihat sebenarnya pemimpin Islam di dunia itu siapa. Tiap negara punya pemimpinnya. Jadi tidak ada satu komandopun untuk menyatakan jihad. Di fatwa jihad itu hampir dikatakan mustahil untuk dilakukan sekarang ini. Itu Jihad dalam artian perang. Dan memang kita akui bahwa jihad itu yang banyak digunakan sekarang itu adalah jihad dalam artian perang itu sendiri. Tapi orang selalu lupa bahwa jihad itu punya arti yang lain seperti saya katakan tadi bersungguh-sungguh memerangi dalam arti bekerja karas untuk memerangi diri sendiri. Sampai pernah nabi Muhammad itu berkata, pernah ada suatu peperangan antara pengikut Muhammad dengan penduduk Mekah dan perang itu perang yang sangat besar sehingga banyak korbannya. Perang ini dimenangkan Muhammad dan pengikutnya. Ketika itu Nabi Muhammad mengatakan: "Saudara-saudara kita sekarang ini baru selesai mengadakan jihad yang kecil, tetapi kita akan berhadapan dengan jihad yang besar" Pengikutnya kemudian bertanya:"Mana mungkin ada jihad yang lebih basar dari pada ini?" Nabi Muhammad mengatakan: "Ada jihad yang lebih besar yaitu jihad menghadapi kejahatan yang ada dalam dirimu sendiri" --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
