---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Kamis 20 September 2001 15:30 UTC



** PARA MULLAH AFGHANISTAN IMBAU OSAMA TINGGALKAN NEGERI ITU

** INDIA GERAM MENANGGAPI PIDATO PRESIDEN PAKISTAN

** KABINET PERTAMA TIMOR TIMUR DISUMPAH

** TOPIK GEMA WARTA: PERTEMUAN MEGA-BUSH MENDAPAT SAMBUTAN BERAGAM

** TOPIK GEMA WARTA: KUNJUNGAN PRESIDEN MEGAWATI KE WASHINGTON
DINILAI BERHASIL

** TOPIK GEMA WARTA: KEMAHIRAN BAHASA PRESIDEN GEORGE W. BUSH



* PARA MULLAH AFGHANISTAN IMBAU OSAMA TINGGALKAN NEGERI ITU

Para pemuka agama Afghanistan mengimbau Osama bin Laden, dengan suka
rela meninggalkan negeri itu. Selanjutnya para mullah juga menyerukan
perang jihad apabila Afghanistan diserang Amerika Serikat. Demikian
hasil konperensi dua hari para pemuka agama Afghanistan mengenai
Osama bin Laden. Konperensi tersebut merupakan permintaan penguasa
Taliban, menyusul tekanan Amerika Serikat agar mengekstradisi Osama
yang dituduh sebagai dalang utama aksi teror di New York dan
Washington.
Pemerintah Amerika Serikat mengumumkan bahwa beberapa negara juga
terlibat aksi tersebut. Menteri Kehakiman AS, John Ashcroft
mengatakan bahwa aksi teror itu mendapat bantuan sejumlah dinas
rahasia asing. Namun ia menolak menyebut negara. Meskipun secara
resmi hanya Afghanistan yang dituduh terlibat, namun Irak diduga juga
punya andil.
Presiden AS, George W. Bush, Kamis malam ini berpidato di Kongres. Ia
akan memberikan penjelasan mengenai kebijakan terhadap aksi teror di
New York dan Washington. Bush berupaya menekankan bahwa ia di Kongres
tidak akan mengumumkan aksi militer. Sementara itu Amerika terus
menambah jumlah pasukan armada kapal dan pesawat perang di kawasan
Teluk Persia dan Samudera Hindia.


* INDIA GERAM MENANGGAPI PIDATO PRESIDEN PAKISTAN

India menanggapi geram pidato Presiden Pakistan, Pervez Musharraf
mengenai dukungan terhadap Amerika Serikat. Dalam pidato televisi itu
Presiden Musharraf antara lain meminta pengertian mengenai posisi
Pakistan dalam kasus pengekstradisian Osama bin Laden.
Sementara itu pemerintah New Delhi menilai pidato Presiden Pakistan
tersebut lebih mengarah pada India ketimbang mengenai pemberantasan
terorisme internasional. India merasa dituduh menggunakan kesempatan
dari kasus ini. Dua negara bertetangga itu adalah musuh bebuyutan
dalam kaitannya dengan kawasan Kashmir. Mereka sudah dua kali
terlibat perang memperebutkan kawasan perbatasan yang berpenduduk
mayoritas muslim itu. Separoh kawasan dikuasai India dan sebagian
lain Pakistan.


* KABINET PERTAMA TIMOR TIMUR DISUMPAH

Kabinet pertama Timor Timur disumpah di ibukota Dili. Dengan demikian
maka Timor Lorosae memiliki kabinet sendiri yang lengkap tanpa
disertai pejabat PBB. Kabinet baru ini didominasi mantan gerakan
perlawanan Fretilin, yang menjadi pemenang pemilu bulan silam. Secara
resmi Timor Timur masih berada di bawah wewenang Perserikatan Bangsa
Bangsa. Tahun depan Timor Timur akan menyelenggarakan pemilihan
presiden. Mantan pemimpin perlawanan Fretilin, Xanana Gusmao
dipandang sebagai calon terkuat menjadi presiden pertama Timor
Lorosae.


* LALU LINTAS PENERBANGAN DOMESTIK AS DIBUKA KEMBALI

Otoritas penerbangan sipil Amerika Serikat, FAA mencabut kembali
hampir semua larangan penerbangan domestik. Mulai Kamis hari ini
pesawat-pesawat angkut kecil juga sudah diperbolehkan terbang
kembali. Tetapi mulai saat ini pesawat-pesawat kecil tidak
dipebolehkan lagi terbang di kota-kota besar.
Otoritas penerbangan FAA, Selasa pekan silam langsung membekukan
semua penerbangan di atas Amerika Serikat menyusul tragedi New York
dan Washington.


* BRITIS AIRWAYS PHK-KAN 7000 KARYAWAN

Maskapai penerbangan Inggris, British Airways mem-PHK-kan 7000
karyawan dan mengurangi 10% jumlah penerbangan. Kebijakan perampingan
tersebut terutama disebabkan aksi teror di Amerika Serikat. Sebelum
kejadian di Amerika itu, British Airways sebenarnya juga sudah
mengumumkan rencana perampingan untuk tahun depan.
Sektor penerbangan sipil internasional terkena imbas buruk aksi teror
di Amerika Serikat pekan silam. Beberapa maskapai besar AS, juga
terpaksa mem-PHK-kan puluhan ribu karyawan. Pemerintah Amerika
menjanjikan suntikan dana minimal 5 milyar dolar bagi sektor
penerbangan. Sektor penerbangan sendiri menyatakan butuh paket
bantuan sebesar 17, 5 milyar dolar.


* NATO AWALI PENGUMPULAN SENJATA TAHAP AKHIR

Pasukan NATO di Macedonia mengawali operasi tahap terakhir
pengumpulan senjata. Dengan demikian makan operasi perdamian
Essential Harvest memasuki tahap akhir. Berdasarkan kesepakatan maka
pembangkang etnik Albania harus menyerahkan 3300 pucuk senjata kepada
pasukan NATO, dan sebagai imbalannya maka pemerintah Macedonia harus
mereformasi UUD nya. Hingga saat ini pembangkang telah menyerahkan
duapertiga jumlah senjata, seperti yang diharapkan. Pada fase ketiga
yang berakhir Rabu mendatang pembangkang diharapkan juga akan
menyerahkan kendaraan lapis baja rampasan dari pasukan Macedonia.
Meskipun Rabu mendatang mandat NATO secara resmi berakhir, namun
pakta ini akan memperpanjang misi di Macedonia. NATO tetap akan
mempertahankan 350 serdadu yang bertugas menjaga keamanan pengamat
internasional.


* GENCATAN SENJATA TIMUR TENGAH DILANGGAR

Gencatan senjata di Timur Tengah terancam gagal akibat rangkaian
kekerasan. Tidak jauh dari Bethlehem seorang warga Israel tewas
dibunuh sekelompok orang Palestina. Sebelumnya sebuah ledakan bom di
kota Oranit melukai dua warga Israel. Sementara itu di Jalur Gaza,
seorang warga Palestina tewas dan beberapa lain luka-luka akibat
bentrok dengan tentara Israel. Kekerasan terjadi meskipun Yasser
Arafat telah mengumumkan gencatan senjata. Gerakan radikal Hamas dan
Islam Jihad menentang seruan gencatan senjata itu. Dengan demikian
maka rencana pertemuan Menlu Israel, Shimon Peres dan Yasser Arafat
terancam batal lagi. Israel menyatakan baru bersedia berbicara
apabila gencatan senjata dipatuhi minimal selama dua hari.
Sementara itu Menteri Luar Negeri Israel, Shimon Peres kepada radio
militer mengatakan bahwa Yasser Arafat berhasil mencegah sejumlah
serangan terhadap Israel. Peres tidak memberikan rincian mengenai
langkah Arafat itu.


* PERTEMUAN MEGA-BUSH MENDAPAT SAMBUTAN BERAGAM

Intro: Pemerintah AS mengulang kembali keinginan negara tersebut
untuk meningkatkan hubungan di bidang perdagangan dengan pemerintah
dan pengusaha Indonesia. Presiden Bush janjikan bantuan 130 juta
dollar Amerika untuk reformasi hukum dan peradilan, 10 juta dollar
bagi pengungsi lokal di Maluku dan 5 juta dollar untuk Aceh. Tetapi
di Indonesia orang tidak begitu puas dengan
pembicaraan Mega-Bush itu. Berikut laporan rekan Syahrir dari
Jakarta.

Presiden Bush sudah  berjanji akan mencabut embargo militer kepada
Indonesia, tak mendukung pemisahan Aceh dan Irja, serta menjamin
bahwa AS menghormati Islam. Sedangkan Presiden Megawati mendorong
niat Bush untuk membangun suatu koalisi yang luas mencakup lintas
agama dan kebudayaan guna menangani ancaman-ancaman baru dan
membahayakan tersebut. Kedua kepala negara sepakat bekerja sama dalam
upaya menghadapi terorisme internasional. Di Indonesia  cukup banyak
tokoh masyarakat yang menyesalkan sikap Megawati yang nampak terlalu
taat kepada Amerika itu.

Seharusnya  Bush memberikan lebih banyak bantuan  kepada Indonesia,
kata seorang cendekiawan. Bukankah Indonesia di mata AS merupakan
wilayah yang rawan dan strategis sebagai tempat batu loncatan
kegiatan terorisme internasional? Ada kepentingan yang sama antara
kepentingan Indonesia dan keamanan internasional. Bagi Amerika
penting untuk menjaga agar keamanan di Indonesia stabil sehingga
keamanan regional pun terjamin.

Megawati bisa menunjukkan bahwa sebagai suatu bangsa, Indonesia mampu
menjaga keamanan wilayah  dan berperan  dalam menciptakan stabilitas
regional. Tetapi Megawati seharusnya memperjuangkan agar hubungan
bilateral AS-Indonesia ini bisa dikembangkan. Karena untuk menjaga
stabilitas regional, Indonesia tidak bisa melakukannya dengan APBN
yang terbatas. APBN Indonesia saat ini sangat ketat akibat desakan
dari IMF. Sedangkan lembaga dana moneter ini bersikap seperti suatu
bank yang ingin agar uangnya terjamin akan kembali.

Karena itu Megawati seharusnya mendesak adanya dukungan dari Amerika
lewat kerjasama bilateral saja dan IMF dikesampingkan. Indonesia
membutuhkan setidak-tidaknya 2 sampai 3 milyar dollar bagi APBN-nya.
Sedangkan Amerika sudah menyiapkan 40 milyar dollar untuk memerangi
terorisme. Megawati perlu melihat  APBNnya ditingkatkan demi
mengatasi masalah-masalah  keamanan dan menangani krisis ekonomi yang
melemahkan stabilitas keamanan. Untuk itu Mega membutuhkan dana yang
cukup besar untuk menangani pengangguran dan kemiskinan. Tidak
mungkin Mega mengatasinya dengan melakukan penghematan sebagaimana
diusulkan IMF. Saat
ini paling tidak Megawati membutuhkan 400 trilyun rupiah, dan itu
bisa diperolehnya dari Amerika yang membutuhkan dukungan Indonesia
sebagai negera dengan pendukuk Islam terbanyak. Soeharto  dahulu
membutuhkan 800 trilyun rupiah untuk menjamin agar pertumbuhan
ekonomi Indonesia meningkat.

Maka pemerintahan Megawati kini perlu anggaran belanja yang besar
yang bisa dialokasikan untuk program-program yang langsung ditujukan
bagi pemberantasan kemiskinan dan pengangguran. Celakanya orang-orang
yang mendampingi Megawati ke Amerika Serikat seperti Dorodjatun
Koentjoro Jakti dan Frans Seda terlalu kagum dan taat pada Amerika.
Adiknya Megawati sendiri, Rachmawati Soekarnoputri, menganggap
Megawati boneka Amerika. Dikatakannya juga kepada Rakyat Merdeka:
"Tidak satu pun dari tim ekonomi Mega bisa menjelaskan dan
mengaplikasikan konsep ekonomi kerakyatan. Mereka hanya menghabiskan
waktu untuk berpikir mencari utang baru. Utang baru yang mereka
terima itu hanya untuk mempertahankan hidup pemerintahan yang
notabene tetap mengikuti system kapitalisme dengan mengekor syarat
yang diberikan donatur. Bagi Rachmawati, kedatangan Mega ke
Washjington tidak
menguntungkan bagi seorang yang membawa nama Soekarnoputri.

Kerjasama dengan Amerika tidak berimbang serta bertentangan dengan
prinsip dan ajaran bapaknya."Bagi saya Mega membawa Indonesia menjadi
antek Amerika.". Seorang lain lagi mengatakan, kalaupun sampai perlu
menjadi antek Amerika, setidaknya mengikuti Pakistan yang mendesak
penghapusan utang-utangnya kepada Amerika dan negara-negara barat
lainnya. Pemimpin Pakistan Jenderal Musharraf sudah mengtakan bahwa
ia akan mengutamakan kepentingan Pakistan diatas kepentingan lainnya.
Megawati pun harus menyadari bahwa ia memerlukan anggaran belanja
yang besar untuk bisa bangkit kembali sebagai negara yang sehat dan
stabil. Untuk itu Mega membutuhkan anggaran bagi biaya kebutuhan
penyelesaian krisis, baik di bidang keamanan, ekonomi maupun sosial.
Untuk itu  Megawati harus mengatakan bahwa  keperluan Indonesia untuk
memperoleh uluran tangan bukan demi kepentingan Indonesia sendiri
tapi kepentingan bersama. Indonesia yang stabil bisa menjamin
stabilitas regional, bebas dari terorisme internasional.

Tanpa dukungan Amerika dan negara-negara barat lainnya, maka
Indonesia justru bisa menjadi pusat terorisme di wilayah Asia Timur
dan Tenggara. Potensi kepemimpinan di dalam masyarakat Indonesia saat
ini cukup menjanjikan. Sehingga Indonesia bisa menjadi negara yang
besar di Asia tenggara dan bisa menjadi panutan bagi negara-negara
Islam di dunia. Untuk mendapatkan anggaran yang besar, maka Megawati
perlu melakukan negosisasi yang lebih berani dan tajam. Kepada
Amerika ia harus katakan, kita tidak bisa bekerja dengan budget yang
kecil, kata Profesor Sarbini Sumawinata. Situasi mengharuskan
Indonesia bekerja dengan budget yang besar. Untuk itu kita butuh
bantuan negara-negara donor. Megawati sementara ini punya
kredeibilitas untuk itu. Kerjasama multilateral dengan IMF harus
ditinggalkan. Dan kerjasama bilateral dengan Amerika serta Jepang
yang punya kepentingan yang sama dengan Indonesia harus dikembangkan.


* KUNJUNGAN PRESIDEN MEGAWATI KE WASHINGTON DINILAI BERHASIL

Intro: Kunjungan Presiden Megawati Soekarnoputri ke Washington boleh
dikatakan berhasil. Indonesia dan Amerika Serikat sepakat
meningkatkan kerjasama militer. Sementara di bidang ekonomi, Amerika
Serikat mengulangi komitmennya untuk membantu Indonesia. Tapi, mana
yang lebih dibutuhkan, militer atau ekonomi? Berikut pengamat ekonomi
dari CSIS, Pande Radja Silalahi.

Pande Radja Silalahi [PR]: Jauh lebih penting hubungan ekonomi tetapi
yang selama ini menjadi ganjalan buat Indonesia ternyata adalah tidak
tersedianya berbagai macam, kalau saya tidak salah, termasuk
peralatan-peralatan yang kita sudah beli sebelumnya. Jadi ada juga
masalah di dalam negeri dengan dibekukannya hubungan itu. Sekarang
ini akan diperbaiki kembali, saya lihat ini untuk memperbaiki
kembali, itu saja yang bisa saya tangkap dari sana. Jadi tidak ada
sesuatu yang istimewa. Memang betul bahwa seharusnya yang tampil ke
depan itu adalah bagaimana memperbaiki hubungan ekonomi atau
bagaimana peran Amerika dalam turut, katakanlah memberi sumbangan
agar Indonesia keluar dari krisis ekonomi.

Radio Nederland [RN]: Salah satu poin dari kesepakatan itu juga ialah
dukungan Amerika Serikat terhadap reformasi ekonomi Indonesia. Dan
dari pertemuan dengan para pengusaha AS, mereka juga berkomitment
untuk tetap membantu Indonesia. Ini sebuah kemenangan kunjungan
Megawati ke AS kali ini?

PR: Kalau saya melihat dan saya sendiri sudah espect bahwa itu akan
diberikan. Kenapa Amerika tetap pada pendiriannya tetap menerima
Megawati sesuai dengan schedule nya. Hanya di Indonesia pada saat itu
ada yang beranggapan: Sebaiknya Megawati engga usah pergi ke Amerika
Serikat. Karena mereka katakanlah masih berkabung. Saya dalam opini
bahwa ternyata apa yang saya perkirakan sebelumnya memang sudah
dipersiapkan. Jadi ini bukan kemenangan sebenarnya tetapi suatu hal
yang memungkinkan pemerintahan Megawati mengelola Indonesia supaya
bisa keluar cepat dari krisis.

RN: Kali ini janji AS untuk tetap mambantu reformasi ekonomi di
Indonesia dan juga dari para pengusaha Amerika Serikat, komitmen ini
kan untuk ke sekian kalinya. Anda melihat ini cukup serius komitmen
ini?

PR: Saya melihat tergantung dari kedua belh pihak untuk
mengantisipasi, tetapi sesuatu harus dimulai dengan adanya komitmen.
Bagaimana merealisir komitmen itu yang selalu menjadi pertanyaan.
Karena di belakangnya mungkin ada tuntutan-tuntutan dari kalangan
pengusaha yang berlebihan yang dilihat dari segi kemampuan Indonesia
belum mampu untuk memenuhinya. Atau dilihat dari segi kesediaan
Indonesia, Indonesia belum bersedia untuk melaksanakannya. Jadi kalau
melihat, komitmen itu memang perlu diperbaharui tapi, tidak cukup
hanya dengan komitmen.  Yang penting bagaimana implementasinya.

RN: Sebab kalau kita bandingkan dengan kunjungan mantan Presiden
Wahid juga Amerika Serikat menyatakan dukungan yang sama dan juga
dari para pengusaha tetapi watu itu kan hasulnya untuk Indonesia yang
kongkrit itu nol. Saya takut nanti komitmen yang sama sekarang ini
akan mencapai hasil yang sama. Anda juga punya prediksi yang sama?

PR: Saya melihat bahwa memang waktu diberikan komitmen kepada mantan
Presiden Gus Dur pada saat itu, kita berharap tetapi situasi di dalam
negeri tidak memungkinkan karena justru ketidak pastian di bidang
dunia usaha.  Atau ketidakpastian yang bersumber dari politik
mengakibatkan komitmen itu sulit untuk direalisir. Tetapi sekarang
saya melihat keadaan politik sudah jauh berobah, ada suatu harapan
dan  kita lihat suhu politik itu sudah sejuk. Sehingga probability
dari pada komitmen itu menjadi semakin besar. Tetapi terpulang lagi
apakah pengusaha-pengusaha Amerika memang dapat merealisirnya, ini
yang menjadi persoalan. Jadi kita harus tanggapi secara kritis.

RN: Kalau sekarang anda bisa mengatakan kepada Ibu Mega,
bujukan-bujukan apa sih yang bisa dikatakan di Amerika Serikat supaya
bantuan yang lebih konkrit dari sana ke Indonesia itu lebih cepat
datangnya?

PR: Saya pikir untuk berkomunikasi langsung berhubungan antara
pengusaha swasta dengan penguasaha Amerika sendiri. Jadi yang tentu
sebagai pemeran di lapangan adalah pengusaha ataupun pelaku bisnis.
Jadi yang harus diciptakan adalah bagaimana antara pelaku itu dapat
berinteraksi secara lebih baik. Sehingga dari sana bisa terlihat
sebenarnya apa yang harus dilakukan oleh pemerintah Indonesia.

RN: Lalu untuk di dalam negeri sendiri bagaimana? Kondisi apa yang
kira-kira perlu dipersiapkan supaya benar-benar bantuan itu secara
konktrit bisa tiba pada waktunya?

PR: Saya pikir yang sekarang harus dilakukan adalah bagaimana
Indonesia menjaga komitmennya pertama da dalam rangka IMF. Bagaimana
Indonesia harus menunjukkan bahwa komitmennya, karena itu biasanya
tuntutan negara-negara yang sudah maju, yang disebut dengan
mempertahankan Hak-hak Asasi Manusia. Bagaimana Indonesia termasuk
sekarang itu memelihara lingkungan. Jadi banyak tuntutan untuk
Indonesia yang pada gilirannya akan menentukan apakah para investor
akan datang atau bantuan itu akan masuk.

Demikian pengamat ekonomi dari CSIS, Pande Radja Silalahi


* KEMAHIRAN BAHASA PRESIDEN GEORGE W. BUSH

INTRO: Dilihat dari segi kemahiran bahasa, Presiden George W. Bush
bukan seorang kepala negara yang cakap untuk memimpin negara di masa
sulit. Sebelum ia terpilih jadi presiden negara adi kuasa yang ke 43,
di negara sendiri ia sudah dikenal sebagai tokoh yang sering keseleo
menggunakan kata-kata. Setelah serangan di New York dan Washington,
tiap kata yang diucapkan Bush ditimbang dan disimak oleh seluruh
dunia. Kekurangan Bush menjadi lebih parah karena mantan gubernur
Texas ini hampir tidak pernah ke luar negeri. Ketika pertama kali
bicara setelah serangan treor di negaranya, tampaknya ia tidak
menyadari ucapan-ucapannya didengar oleh seluruh dunia dan
diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa, antara lain ke dalam bahasa
Arab. Dan di sinilah bisa terjadi kesalah fahaman. Lebih lanjut
ulasan redaktur luar negeri Rob Kievit.

Pada pidatonya di muka televisi, 12 jam setelah serangan di WTC dan
Pentagon, Presiden George W. Bush belum mengucapkan kata 'war'. Tapi
setelah itu ia mengatakan 'war on terorism'. Ini berarti memerangi
terorisme, atau perjuangan melawan terorisme. Tapi tafsiran bisa
menjadi lain bila kata itu muncul dalam kaitan lain. 'Kami sedang
perang' Di luar Amerika Serikat, ucapan presiden Bush itu
diterjemahkan sebagai perang, negara dalam keadaan perang.

Hal ini menyulitkan kedudukan negara-negara sekutunya di Eropa.
Pemilihan kata perang itu dikecam oleh Mentri Luar Negeri Belgia
Louis Michel sebagai ketua bergilir Uni Eropa. Ia mengatakan:
"Menurut saya tidak perlu menggunakan kata perang, saja tidak wajib
menggunakan kata itu" Ia bahkan mengatakan sangat ceroboh menggunakan
kata itu.

Presiden Peranci Jacques Chirac juga tidak setuju dengan penggunakan
kata perang. Ia coba meredakan suasana dengan menjernihkan makna
kata-kata itu, setelah berjumpa dengan Presiden Bush di Gedung Putih.
Presiden Chirac menyebut adanya  konflik jenis baru, apakah disebut
perang tapi bisa juga menggunakan kata lain. Ia sepenuhnya mendukung
perjuangan Amerika Serikat memberantas terorisme. Tapi Perancis lebih
suka memberantas melalui jalur yuridis, melalui dinas rahasia dan
membendung arus uang dari kegiatan kriminal.

Tampaknya kata 'war', perang sekarang sudah tidak dipakai lagi.
Setelah pertemuan Presiden Bush dan Presiden Chirac, jurubicara Sean
McCormack hanya mengatakan kampanye,  pemberantasan dan konflik.
Namun P.M. Belanda Wim Kok sudah terlanjur menggunakan kata perang.
Ia menyatakan Belanda berdiri di samping Amerika Serikat dalam
perang.

Perang itu sekarang sudah berubah menjadi kampanye. Presiden Amerika
sekarang juga mengucapkan kata-kata lain, yang dampaknya tidak ia
fahami sepenuhnya. Mantan Gubernur Texas Bush ini mengambil contoh
Wild West. Tulisan: Dicari, hidup atau mati, Osama bin Laden. Bush
tidak menyadari bahwa dengan mengucapkan kata-kata seperti itu, citra
Amerika Serikat seperti jagoan. Seorang jagoan yang mengawasi dunia.

Terlebih lagi adalah penggunaan kata yang bisa punya nuansa agama.
Dalam usahanya melibatkan negara-negara Islam dan mendapat dukungan
luas memberantas terorisme, Bush menggunakan kata 'crusade', perang
salib yang akan berlangsung lama. Hal ini mengingkatkan negara-negara
Islam, pada perang salib orang-orang Kristen pada abad pertengahan.
Peperangan yang berlangsung dua abad menaklukkan Yerusalem, masih
sering diungkit oleh para tokoh agama dan politik.

Tidak bijaksana menggunakan istilah itu, untuk mengajak negara-negara
Islam mendukung perjuangan Amerika Serikat. Oleh karena itu bisa
dimengerti, kata-kata itu kemudian tidak diucapkan lagi oleh presiden
Bush.

Bukan hanya Amerika Serikat yang mengundang kritik, bila menggunakan
kata perang. Hal itu juga berlagu bagi tokoh-tokoh Islam bila mereka
menggunakan istilah jihad. Penggunaan istilah ini sayang sekali
sering kali salah. Jihad seringkali dimaksud sebagai menentang dunia
barat, apakah itu benar?

Pengertian Jihad
Menentang dunia barat, menentang pengaruh barat, apakah itu bisa
disebut  Jihad? Apakah penggunaan istilah itu benar? Dengan menyalah
gunakan istilah Jihad, maka terbentuk pulalah gambaran negatif
mengenai Islam. Apalagi bila diperkuat dengan serangan-serangan bunuh
diri dari sekelompok orang fanatik. Namun tidak percuma  para ulama
mengingatkan umatnya bahwa ada larangan bunuh diri atau membunuh
orang tidak bersalah.  Bari Muchtar, yang tahu isi Al Quran, dan
fasih berbahasa Arab menjelaskan arti Jihad.

Bari Muchtar [BM]: Arti kata jihad itu sendiri sebenarnya itu
berusaha sekuat tenaga, itu arti harfiahnya. Jadi kalau orang
bersungguh sungguh berbuat sesuatu, berusaha sekuat tenaga itu dalam
bahasa Arabnya ya Jihad. Belajar dengan sekuat tenaga itu sebenarnya
jihad juga. Tapi memang benar juga bahwa juhad itu antara lain
berarti memerangi yang sampai sekarang konotasinya menjadi negatif,
ya jadi perang suci ya, dan dalam bahasa Inggrisnya Holly War dan
bahasa Belanda Heilige Oorlog. Yang maksudnya memang perang karena
membela agama begitu.

Radio Nederland [RN] : Apakah ada ayat yang mengatakan bahwa: bunuh
orang yang melawan agamamu?

BM: Yang saya tahu ada ayat di Al Quran itu yang mengatakan
perangilah orang itu kalau mereka menyerang kamu. Kalau saya ingat,
kalau kata yang digunakan di sini justru bukan kata Jihad, justru ada
kata lain yang artinya bisa diterjemahkan secara letterlijk perang,
yaitu Khital. Jadi dalam Al Quran itu: perangi mereka kalau mereka
menyerang. Jadi untuk membela diri, jadi tidak ada sama sekali di
sini kata Jihad. Sayang juga kata jihad itu sendiri sudah
dicampuradukkan dengan kata Khital yang arti letterlijknya itu
perang.

RN: Jadi yang pengertian yang sebenarnya bagaimana?

BM: Pengertian Jihad dalam artian berperang itu memang ada benarnya.
Memang ada, tapi menurut para pakar hukum Islam itu sendiri ada
syarat-syarat bagi orang itu untuk menyatakan Jihad. Pertama bahwa
memang betul-betul Islam dan umatnya itu sudah diganggu ya. Jadi
untuk membela diri. Kemudian Jihad itu siapa yang mengeluarkan
fatwahnya. Itu betul betul harus seorang katakanlah seorang pemimpin
Islam dunia. Itupun kalau mau dilihat sebenarnya pemimpin Islam di
dunia itu siapa. Tiap negara punya pemimpinnya. Jadi tidak ada satu
komandopun untuk menyatakan jihad. Di fatwa jihad itu hampir
dikatakan mustahil untuk dilakukan sekarang ini. Itu Jihad dalam
artian perang. Dan memang kita akui bahwa jihad itu yang banyak
digunakan sekarang itu adalah jihad dalam artian perang itu sendiri.

Tapi orang selalu lupa bahwa jihad itu punya arti yang lain seperti
saya katakan tadi bersungguh-sungguh memerangi dalam arti bekerja
karas untuk memerangi diri sendiri. Sampai pernah nabi Muhammad itu
berkata, pernah ada suatu peperangan antara pengikut Muhammad dengan
penduduk Mekah dan perang itu perang yang sangat besar sehingga
banyak korbannya. Perang ini dimenangkan Muhammad dan pengikutnya.
Ketika itu Nabi Muhammad mengatakan: "Saudara-saudara kita sekarang
ini baru selesai mengadakan jihad yang kecil, tetapi kita akan
berhadapan dengan jihad yang besar"
Pengikutnya kemudian bertanya:"Mana mungkin ada jihad yang lebih
basar dari pada ini?"
Nabi Muhammad mengatakan: "Ada jihad yang lebih besar yaitu jihad
menghadapi kejahatan yang ada dalam dirimu sendiri"


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke