---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Selasa 25 September 2001 14:50 UTC



** ULAMA INDONESIA MENGIMBAU PERANG SUCI TERHADAP AMERIKA

** PEMERINTAH INDONESIA BERSIKAP TEGAS TERHADAP MUSLIM MILITAN

** REZIM TALIBAN SEMAKIN TERISOLASI

** TOPIK GEMA WARTA: SWEEPING BUKAN CARA TERBAIK MENYAMPAIKAN
ASPIRASI

** TOPIK GEMA WARTA: REAKSI UMAT ISLAM ATAS RENCANA AMERIKA SERIKAT
MENYERANG AFGANISTAN



* ULAMA INDONESIA MENGIMBAU PERANG SUCI TERHADAP AMERIKA

Kaum ulama di Indonesia mengimbau perang suci terhadap Amerika
Serikat kalau Amerika menyerang Afganistan. Kaum ulama mengimbau
semua warga muslim di dunia bersama-sama memberantas agresi terhadap
Afganistan. Sebelumnya mereka meminta pemerintah Indonesia tidak
memberi Amerika dukungan politik dan moral.

Selain itu gerakan pemuda-pemudi islam mengumumkan 200 anggotanya
bersedia ikut dalam perang suci terhadap Amerika Serikat di
Afganistan. Konon gerakan muslim ekstremis ini memiliki beberapa
ribuan anggota dan mempunyai hubungan dengan Taliban.


* PEMERINTAH INDONESIA BERSIKAP TEGAS TERHADAP MUSLIM MILITAN

Pemerintah Indonesia menyatakan akan bersikap tegas terhadap kaum
muslim militan yang mengancam menyerang sasaran Amerika di Indonesia,
sebagai aksi balas dendam untuk setiap serangan Amerika terhadap
Afganistan. Menteri Pertahanan Matori Abdul Jalil menanggap kelompok
muslim militan ini tidak penting, namun menambahkan tidak bisa
menolerir tindakan mereka.


* REZIM TALIBAN SEMAKIN TERISOLASI

Rezim Taliban semakin terisolasi. Selain Emirat Arab, Saudi Arab pun
memutuskan hubungan dengan rezim tersebut. Hanya Pakistan yang masih
mengaku rezim Taliban. Menurut pemerintah Amerika tidak lama lagi
Pakistan pun memutus hubungan dengan Taliban. Sementara itu semakin
banyak negara muslim di kawasan Asia mendukung koalisi internasional
melawan terorisme. Kirgiztan, Turkmenistan dan Kazachstan mengijinkan
Amerika menggunakan wilayah udara mereka. Turkmenistan berbatasan
langsung dengan Afganistan. Rezim Taliban kembali menyatakan
melakukan serangan balasan terhadap setiap negara yang ikut menyerang
Afganistan. Hari ini Pakistan membuka kembali sebuah pos perbatasan
untuk para pengungsi Afganistan.

Sebuah delegasi Eropa berkunjung ke Pakistan untuk membicarakan
bantuan kemanusiaan bagi para pengungsi Afganistan. Misi Uni Eropa
juga berkunjung ke Iran, Suriah, Arab Saudi dan Jordania. Butir
agenda utama adalah kerja sama dalam pemberantasan terorisme.

Sejauh ini 350 orang tertangkap dan 400 orang lain masih dicari dinas
intelijen Amerika, FBI, berkaitan dengan serangan 11 September lalu.


* KEAMANAN DI PERBATASAN CINA DENGAN PAKISTAN AFGANISTAN DITINGKATKAN

Pemerintah Cina membenarkan bahwa keamanan di Cina barat sepanjang
perbatasan dengan Pakistan dan Aghanistan, ditingkatkan. Terutama di
propinsi Xinjiang yang mayoritas penduduknya adalah Muslim, kehadiran
tentara jelas nampak. Otoritas Cina ingin mencegah timbulnya
keresahan diantara penduduk Muslim apabila Amerika Serikat melakukan
aksi militer terhadap Afghanistan. Dengan meningkatkan keamanan,
Beijing ingin pula mencegah kemungkinan Osama bin Laden yang kini
dicari oleh Amerika Serikat, melarikan diri ke Cina.


* PARLEMEN SRI LANKA SETUJUI PERUBAHAN UUD

Dengan suara mayoritas yang luar biasa, parlemen Sri Lanka menyetujui
perubahan UUD yang dimaksudkan untuk meningkatkan perombakan
demokrasi. Perubahan terpenting adalah mengurangi campur tangan
politik seperti misalnya di kepolisian dan kehakiman. Partai Front
Pembebasan Rakyat yang beraliran Marxisme menuntut perubahan UUD
sebagai persyaratan untuk mendukung pemerintah Sri Lanka yang hanya
memiliki suara minoritas di parlemen. Peran yang paling menentukan
untuk merubah UUD adalah dukungan partai oposisi UNP. Mereka baru
menyetujui usul perubahan UUD setelah pemerintah menyetujui sejumlah
amandemen, yang mengurangi campur tangan politik di kepolisian dan
kehakiman, daripada yang ditawarkan oleh pemerintah.


* POLISI PERANCIS KEMBALI MENAHAN EMPAT ANGGOTA KELOMPOK ISLAM
EKSTRIM

Di sekitar kota Paris, polisi Perancis kembali menangkap empat orang
yang dituduh anggota sebuah kelompok Islam esktrim. Penahanan
tersebut tidak ada hubungannya dengan serangan teroris di Amerika
Serikat dua pekan lalu. Tapi sejak kejadian tersebut, polisi Perancis
meningkatkan operasi pelacakan terhadap orang-orang Muslim radikal.
Jum'at pekan lalu, tujuh anggota sebuah organisasi Muslim ekstrim
telah ditahan. Dinas intelijen Perancis melakukan pengusutan apakah
ketujuh orang tersebut terlibat dalam rencana membom kedutaan Amerika
di Paris. Pemboman tersebut direncanakan akan dilakukan pada tanggal
10 September, sehari sebelum serangan teroris di New York dan
Washington.


* SRI PAUS TIBA DI ARMENIA

Paus Johannes Paulus kedua hari ini memulai kunjungan dua hari di
Armenia. Sri Paus akan menghadiri sebuah upacara untuk merayakan
masuknya agama Kristen di negara itu 1700 tahun yang lalu. Tahun 301,
Armenia merupakan negara pertama yang memutuskan bahwa agama Kristen
merupakan agama resmi negara. Selama berada di Armenia, Sri Paus akan
mengimbau toleransi antara berbagai agama. Sebelum tiba di Armenia,
Paus Johannes kedua mengunjungi Kazachstan. Kunjungan tersebut
dibayang-bayangi serangan terorisme di Amerika Serikat. Di negara
yang mayoritas penduduknya beragama Islam, Sri Paus mengimbau agar
konflik di negara paman Sam itu diatasi dengan cara yang damai. Agama
apapun tidak boleh dijadikan alasan untuk melakukan perang, demikian
Sri Paus.


* PEMBENTUKAN WILAYAH AMAN DI TEPI BARAT

Sekjen PBB Kofi Annan menyebut pembentukan wilayah keamanan di tepi
barat sungai Yordan sebagai suatu tindakan provokasi. Lewat
jurubicaranya, Annan menegaskan bahwa tindakan Israel tersebut bukan
merupakan cara yang tepat untuk mengatasi krisis di Timur Tengah.
Menurut tentara Israel, pembentukan wilayah keamanan di utara tepi
barat dimaksudkan untuk mencegah aksi-aksi teror oleh orang-orang
Palestina. Sementara itu, menlu Israel Shimon Peres dan pemimpin
Palestina Yasser Arafat menegaskan bahwa mereka akan tetap melakukan
pertemuan minggu ini juga. Atas perintah perdana menteri Israel Ariel
Sharon pertemuan tersebut telah ditunda berulangkali.


* KECELAKAAN PESAWAT DI MADAGASKAR

Di Madagaskar, sebuah kecelakaan pesawat terbang menewaskan ke-7
penumpang dan awak pesawat. Semua korban, yang terdiri dari 2 pilot
dan 5 penumpang, adalah warganegara Perancis yang tinggal di pulau
Reunion, yang berjarak 2 jam terbang dari Madagaskar. Pesawat yang
sedang melakukan penerbangan ke Reunion, jatuh di Madagaskar timur
akibat kekurangan bahan bakar.


* SWEEPING BUKAN CARA TERBAIK MENYAMPAIKAN ASPIRASI

Hari-hari belakangan ini sejumlah gerakan islam melancarkan aksi-aksi
antara lain sweeping warga Amerika Serikat dan menggelar demonstrasi.
Mereka menentang rencana Amerika Serikat mengadakan serangan di
Afganistan. Pengamat politik Universitas Riau, Andi Yusran menamai
aksi-aksi tersebut sebagai ungkapan masyarakat memprotes sepakterjang
Amerika Serikat.

Andi Yusran [AY]: Bahwa aksi yang dilakukan kelompok-kelompok islam
misalnya dan mahasiswa di beberapa daerah di Indonesia, itu saya kira
bagian daripada refleksi atau cerminan dari ketidakpuasan masyarakat
terhadap "arogansi" Amerika saat ini maupun sebelum-sebelumnya. Dan
itu membuat masyarakat menjadi agak berang, agak marah.

Saya juga melihat di beberapa diskusi atau kesan yang saya tangkap
dari publik, terutama dari kelompok-kelompok islam, mereka sebenarnya
tidak ada persoalan kalau seandainya memang sudah ada bukti-bukti
konkret yang menguatkan yang tertuduh para pelaku pemboman di WTC itu
adalah Osama bin Laden dan kelompoknya.

Radio Nederland [RN]: Mengapa ummat islam di Indonesia harus marah
kepada Amerika Serikat sedangkan Presiden George W. Bush sudah
mengatakan ini bukan perang terhadap islam, ini perang terhadap
terorisme yang ada di Afganistan?

AY: Ya, betul saya kira. Artinya bahwa apa yang dilontarkan oleh
George Bush, saya kira memang dalam konteks diplomasi, dan itu oleh
publik Indonesia saya kira dipahami dalam konteks itu. Tapi di balik
itu kan kita melihat Amerika mengerahkan pasukan bahkan pasukan
cadangan dalam kerangka satu tugas utama menggempur Afganistan.

Ini saya pikir oleh publik sangat tidak bisa diterima karena memang
tidak ada bukti konkret berkaitan dengan itu, bahwa Pakistan
menyerahkan Osama misalnya. Jadi ada prosedur-prosedur diplomatik
yang sebenarnya di luar kebiasaan yang dilakukan oleh Amerika.

RN: Sementara Presiden kita sendiri baru saja berkunjung ke
Washington dan baru saja menjalin kerja sama militer dan ekonomi
dengan Indonesia. Apa mungkin Indonesia mengambil sikap yang mewakili
aspirasi rakyat yang dalam hal ini mengecam kearogansian Amerika
Serikat itu?

AY: Kalau saya melihat pribadi, seharusnya Megawati juga di satu sisi
dalam lawatan diplomatik ke Amerika, saya pribadi sepakat kalau
Megawati tidak mendukung usaha-usaha internasional untuk memerangi
terorisme itu. Tapi di sisi lain juga seharusnya Megawati memberikan
kesan kepada Amerika, supaya Amerika hati-hati dalam melakukan
tindakan.


Sementara itu Rektor IAIN Jakarta, Azyumardi Azra tidak setuju dengan
cara sweeping karena bertentangan dengan norma hukum dan norma agama.


Azyumardi Azra [AA]: Ya, saya kira memang pemerintah harus melakukan
langkah-langkah. Pertama langkah-langkah yang bersifat persuasif
memberikan penjelasan kepada mereka bahwa tindakan-tindakan seperti
itu selain hanya akan menciptakan lingkaran kekerasan, tapi juga
sekaligus akan membuat citra Indonesia secara keseluruhan bisa
terpuruk di mata internasional. Dan itu akan dampak politis dan
ekonomisnya sangat jelek bagi Indonesia.

RN: Mereka-mereka yang melakukan aksi demo itu kan beranggapan bahwa
Amerika selama ini akan mengadakan serangan tetapi tanpa adanya bukti
yang kuat?

AA: Ya jadi, saya kira itu yang ingin mereka sampaikan. Dan oleh
karena itulah saya kira mereka kemudian mengekspresikan penentangan
mereka, oposisi mereka terhadap rencana penyerangan Amerika itu.
Tetapi kalau kemudian oposisi tidak suka rasa anti-Amerika itu
diwujudkan dalam bentuk sweeping, itulah yang saya kira menimbulkan
dampak yang sangat luas.

RN: Kira-kira apa yang bisa mereka lakukan selain sweeping untuk
menunjukkan bahwa mereka tidak setuju dengan cara Amerika yang mereka
sebut arogan karena tidak melalui prosedur hukuman internasional?

AA: Saya kira mereka bisa mengekspresikan rasa ketidaksukaan itu
dengan cara-cara yang lebih acceptable, diterima, baik dalam konteks
keagamaan, maupun juga dalam konteks hubungan internasional. Karena
saya kira, kalau dilihat dari sudut normatif pandangan islam, itu
jelas bahwa untuk menyerang orang-orang yang tidak tahu apa-apa,
karena kita tahu bahwa, itu kan kebijakan politik, mereka kan tidak
ikut campur dalam keputusan politik, misalnya untuk urusan politik,
misalnya untuk menyerang Afganistan dan sebagainya. Itu kan dibuat
oleh para petinggi Amerika. Oleh karena itu ya, tidak sepatutnya
kalau kemudian rakyat yang tidak mengambil keputusan, tidak ikut di
dalam decision making  itu, kemudian yang harus dikorbankan.

Demikian Azyumardi Azra, Rektor IAIN Jakarta.


* REAKSI UMAT ISLAM ATAS RENCANA AMERIKA SERIKAT MENYERANG
AFGHANISTAN

Dalam satu minggu terakhir tanda-tanda penyerangan Amerika ke
Afghanistan semakin jelas. Reaksi umat Islam Indonesia pun mulai
nampak. Di berbagai kota besar, seperti Jakarta, Surabaya, Makassar
dan Solo mulai terlihat maraknya demonstrasi beratribut Islam yang
anti Amerika Serikat. Berikut laporan koresponden Syahrir dari
Jakarta.

Demnstran yang anti Amerika di Indonesia sejak beberapa hari terakhir
ini mengarak foto Osamah Bin Laden dengan sebutan My Hero. Dalam
pandangan para demonstran ini, target Amerika bukan Osamah Bin Laden
an sich melainkan umat Islam. Hal tersebut dibenarkan oleh Iqbal
NULLaktivis Islam asal Kalimantan Barat, yang pernah dipenjara
pemerintahan Soeharto. Paling tidak, bila Amerika benar-benar
menyerang Afghanistan, justru akan membangkitkan semangat jihad Umat
slam sedunia, katanya. Di Indonesia itu sendiri, jelas Iqbal yang
dulu masuk kelompok Jamaah Imron yang pernah membajak pesawat Garuda
di Bangkok, ribuan aktivis sudah menyiapkan diri untuk berjihad.
"Kalau ada yang mendanai, mereka sudah siap diberangkatkan," jelas
Iqbal. Dengan maraknya demonstrasi di berbagai kota Indonesia, apakah
dengan demikian dapat dikatakan bahwa jaringan Osamah Bin Laden sudah
mengakar di Indonesia? Memang, pada akhir 1980-an hingga awal
1990-an, ada ratusan relawan Islam yang telah dilatih di Afghanistan.
Namun bukan berarti mereka secara langsung maupun tidak langsung
memiliki keterkaitan
dengan Osamah Bin Laden.

Yang dikuatirkan Iqbal, bila Amerika menyerang Afghanistan, justru
akan muncul semacam rasa kebersamaan di kalangan umat Islam sehingga
yang tadinya tidak mengenal siapa Osamah Bin Laden akan
mengkultuskannya sebagai pahlawan. Tentu ini menimbulkan akibat
kehancuran yang sulit diperkirakan oleh Amerika. Apalagi Amerika
hingga kini tidak dapat menyodorkan bukti secara meyakinkan tentang
keterlibatan Osamah Bin Laden dalam kasus pemboman WTC dan Pentagon.
Ini pula yang sedikit banyak memicu sikap anti-pati sebagian umat
Islam Indonesia. Mereka menentang arogansi Amerika. Pendek kata,
kalau Afghanistan ditindas dengan dalih mengobrak-abrik sarang
teroris, boleh sementara pemimpin negara berpenduduk Islam mendukung
sikap Amerika. Tapi apakah sikap pemimpin ini merepresentasikan sikap
penduduknya? Bagaimana dengan sikap para guru ngaji yang tentu saja
lebih intensif berinteraksi dengan umat dibanding para pemimpin itu?

Katakanlah Amerika secara meyakinkan dapat menyodorkan bukti-bukti
keterlibatan Osamah dalam serangkaian aksi-aksi terorisme, apakah
berarti Amerika juga
memiliki hak melakukan teror balasan terhadap penduduk Afghanistan
yang belum tentu berdosa? Dalam hal ini, menurut Iqbal bila Amerika
memiliki bukti keterlibatan Osamah secara meyakinkan, selayaknya
bukti-bukti tersebut diserahkan ke negara-negara berpenduduk
mayoritas muslim. Biarkan negara-negara itu yang melakukan
perhitungan dengan Osamah Bin Laden dan jaringannya. "Saya kuatir
bila Amerika sendiri yang turun tangan nanti ditafsirkan oleh
sebagian umat sebagai perang salib. Ini bisa membuat tragedy Ambon
akan meluas ke seluruh dunia," jelas Iqbal.

Sekarang, siapa saja jaringan Osamah bin Laden di Indonesia? Al
Chaidar, seorang tokoh Darul Islam, menduga Osamah memiliki
keterkaitan dengn Majelis Mujahiddin Indonesia (MMI) yang bermarkas
di Yogyakarta dan Solo. MMI yang kini memiliki jaringan di 194 kota
di Indonesia, tambah Chaidar, dibangun oleh Ustadz Abubakar Baasyir.
Boleh jadi jaringan ini tidak memiliki kaitan langsung dengan Osamah.
Namun bila Amerika meluluh-lantakkan Afghanistan, Osamah Bin Laden
dengan sendirinya akan dianggap sebagai simbol perlawanan gerakan
ini. Bahkan Komite Persiapan Syariat Islam Sulawesi Selatan yang
dipimpin oleh Azis Kahar, putra Kahar Muzakar menyatakan secara terus
terang bahwa mereka simpatisan Usamah bin Laden. "Secara fungsional
kita memiliki kesamaan cita-cita menegakkan Islam dan melawan siapa
saja yang menghalang-halanginya," ujarnya.

Benarkah Islam Indonesia bisa bersikap radikal dalam menghadapi
situasi yang membelah dunia dalam dua kekuatan? Bisa saja kalau
kepemimpinan Islam liberal kalah bersaing dengan para pemimpin Islam
fundamentalis yang bisa mengartikulasikan social unrest [ketegangan
sosial] terutama di kalangan orang muda. Selama ini Muslim mengakui
kelompok Islam radikal tidak merupakan mainstream.Tapi kalau ada
kondisi obyektif di mana banyak orang mengalami marginalisasi maka
semangat Islam militan akan mempunyai respons yang luas. Sebab mereka
sebenarnya hanya memahami retorik agama yang berbau emosional. Oleh
karena itu kalangan mainstream seperti NU dan Muhamadiyah yang tidak
radikal mesti melakukan kerjasama kemanusiaan untuk membangun
komunitas peradaban yang baru.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke