--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Jumat 30 November 2001 15:30 UTC ** KONPERENSI AFGHANISTAN DI BONN MASUKI TAHAP MENENTUKAN ** BENTROKAN DI NEPAL TEWASKAN 90 GERILYAWAN MAOIS ** DK-PBB SETUJU PENINJAUAN KEMBALI SANKSI TERHADAP IRAK ** PELATIH KESEBELASAN NASIONAL BELANDA VAN GAAL MUNDUR ** GEORGE HARRISON MANTAN THE BEATLES MENINGGAL DUNIA ** TOPIK GEMA WARTA: SOAL PENANGKAPAN TOMMY, BENARKAH ADA KESEPAKATAN RAHASIA ANTARA POLISI DAN CENDANA? ** TOPIK GEMA WARTA: PENYELEWENGAN DANA ALOKASI UMUM, ANTARA ADA DAN TIADA * KONPERENSI AFGHANISTAN DI BONN MASUKI TAHAP MENENTUKAN Konperensi PBB mengenai Afghanistan di Bonn Jerman, hari ini memasuki tahap yang menentukan. Semua pihak yang hadir mengharapkan, Sabtu besok akan dicapai perjanjian mengenai pembentukan pemerintah sementara. Perundingan hari ini terutama menyangkut 25 nama yang akan duduk dalam pemerintah sementara Afghanistan. Yang masih dipertanyakan adalah peran dari mantan raja Mohammad Zahir Shah. Delegasi mantan raja Afghanistan mengusulkan Mohammad Zahir Shah sebagai kepala negara. Usul tersebut tidak mendapat tanggapan positip dari delegasi Aliansi Utara. Sementara itu, pemimpin suku Pathan - kelompok masyarakat terbesar di Afghanistan, diberitakan telah meninggalkan meja perundingan. Haji Abdul Qadir yang juga gubernur propinsi Nangahar di utara, meninggalkan meja perundingan karena menganggap bahwa delegasi suku Pathan terlalu kecil dalam perundingan di Bonn. Sementara itu di Afghanistan, tentara Aliansi Utara terus bergerak menuju kota Kandahar, yang merupakan kubu pertahanan terakhir Taliban. Pesawat-pesawat tempur Amerika terus membom Kandahar secara bertubi-tubi. Pejuang Taliban yang masih berada di Kandahar dilaporkan secara massal membelot ke kubu oposisi. * BENTROKAN DI NEPAL TEWASKAN 90 GERILYAWAN MAOIS Di Nepal selama 24 jam terakhir 90-an gerilyawan Maois tewas dalam bentrokan dengan tentara. 70 gerilyawan yang sedang memasang ranjau darat tewas akibat tembakan militer. Awal minggu ini, tentara Nepal mendapat wewenang lebih luas untuk bertindak. Keputusan tersebut diambil setelah raja Gyanendra memberlakukan keadaan darurat. UU darurat tersebut dikeluarkan setelah gerilyawan Maois pekan lalu melanggar gencatan senjata yang mulai diberlakukan empat bulan lalu. Sejak itu korban tewas mencapai lebih dari 400 orang. * DK-PBB SETUJU PENINJAUAN KEMBALI SANKSI TERHADAP IRAK Dewan keamanan PBB dengan suara bulat menyetujui sebuah kompromi Amerika-Rusia mengenai peninjauan kembali sanksi terhadap Irak. Disamping itu, yang disebut dengan "program minyak bagi pangan", diperpanjang dengan setengah tahun. Dalam kompromi itu disebutkan bahwa dalam periode tersebut, Amerika Serikat mencari kemungkinan untuk meringankan sanksi terhadap Irak. Rusia yang menentang sanksi tersebut, menyetujui penyusunan sebuah daftar yang mencantumkan semua produk yang kemungkinan digunakan oleh Irak untuk tujuan militer. Produk yang tidak tercantum dalam daftar tersebut, akan bisa diekspor dengan bebas ke Irak. Moskow menentang sanksi terhadap Irak yang sudah dijalankan selama 11 tahun. Menurut Moskow sanksi tersebut sangat merugikan rakyat sipil Irak. * PELATIH KESEBELASAN NASIONAL BELANDA VAN GAAL MUNDUR Louis van Gaal mengundurkan diri sebagai pelatih kesebelasan nasional Belanda. Demikian diumumkan oleh Persatuan Sepakbola Belanda KNVB di Zeist hari ini. Dalam konperensi pers, van Gaal tampil sangat emosional. Menurut van Gaal, ada jurang pendapat antara dirinya sebagai pelatih dengan pemain nasional belanda mengenai cara penanganan yang profesional. Akibatnya hilanglah semangat bagi van Gaal untuk merebut gelar juara dunia tahun 2006. Sampai awal tahun depan, van Gaal tetap berfungsi sebagai direktur teknis kesebelasan nasional Belanda, sampai ada penggantinya. Masih belum jelas, siapa calon pelatih tim nasional keselebasan Belanda yang baru. Menurut Persatuan Sepakbola Belanda KNVB, akan terlebih dahulu dicari seorang pelatih sementara. Louis van Gaal ditunjuk sebagai pelatih tim nasional setelah kejuaraan Eropa tahun lalu, menggantikan Frank Rijkaard. Sebagai pelatih nasional Rijkaard, gagal dalam kejuaraan Eropa tahun 2000. Dibawah van gaal, kesebelasan nasional Belanda gugur dalam babak penyisihan kejuaraan dunia tahun depan di Jepang dan Korea Selatan. Kontrak Louis van Gaal sebagai pelatih tim nasional Belanda, sebenarnya baru berakhir menjelang kejuaraan dunia berikutnya di tahun 2006. * GEORGE HARRISON MANTAN THE BEATLES MENINGGAL DUNIA George Harrison mantan gitaris The Beatles, minggal dunia di Los Angeles, Amerika Serikat. Harrison yang berusia 58 tahun, sudah lama sakit parah. Ia menderita tumor otak. Sebelumnya, bekas anggota The Beatles itu juga menderita kanker paru-paru dan leher. Selain sebagai pemain gitar, George Harrison juga tampil sebagai vokalis dan komponis The Beatles. Harrison tidak setenar anggota The Beatles lain seperti John Lennon dan Paul McCartney. Tembang-tembang karangan Harrison yang dibawakan kelompok The Beatles dan sangat populer diseluruh dunia, antara lain septerti "Something" dan "While my guitar gently weeps". Setelah bubarnya kelompok The Beatles di tahun '70, Harrison tampil sebagai penyanyi solo dan produsen film. Dasawarsa 80-an, mantan anggota The Beatles itu tampil dengan sejumlah mantan penyanyi pop terkenal dalam kelompok "The Travelling Wilburrys" * SOAL PENANGKAPAN TOMMY, BENARKAH ADA KESEPAKATAN RAHASIA ANTARA POLISI DAN CENDANA? Intro: Baru saja terungkap bahwa ternyata sudah ada kesepakatan rahasia antara polisi dengan Tommy, untuk pada saat yang tepat, menangkap putra mantan penguasa mutlak Orde baru itu. Nampaknya sekaranglah saat yang tepat itu. Itulah sebabnya Tommy ditinggalkan lima orang yang selama ini selalu mengawalnya. Kalau begitu, tuduhan macam apa yang akan ditimpakan terhadap Tommy? Koresponden Syahrir mengirim laporan berikut dari Jakarta: Kaditserse Polda Metro Jaya Kombes Pol Adang Rohjana menjelaskan, saat ini pihaknya terus melakukan pendalaman terhadap kasus Tommy. Setelah semuanya selesai, Polda juga akan mengaitkan Tommy pada kejadian yang meresahkan masyarakat. Selesai melakukan pendalaman terhadap kasus pembunuhan hakim agung Syafiudin Kartasasmita, kepemilikan senjata api dan bahan peledak, rencana peledakan bom di TMII, selanjutnya polisi akan coba mengaitkan dengan kasus yang meresahkan masyarakat. Adang juga mengatakan, pihaknya juga akan mengkaitkan keterangan dari tersangka yang sudah kita tangkap dengan keterangan dari Tommy. Nantinya, keterangan tersebut akan menjadi pedoman untuk mengungkap kasus Tommy. Namun, pihak Polda akan melihat dulu perkembangannya. Karena proses pemeriksaan masih dalam tahap awal. Untuk menyelesaikan kasus ini polisi tidak akan memakai target waktu. Yang diutamakan adalah hasilnya. Hari Jumat ini, pihak penyidik kembali memeriksa Tommy di ruang serse Polda Metro Jaya. Tommy didampingi Elza Syarif, kuasa hukumnya. Dari sumber kepolisian diperoleh keterangan bahwa tim yang menangkap Tommy hingga hari ini masih tetap dalam keadaan was-was karena khawatir pembalasan para mantan pengawal Tommy. Elit politik di Jakarta dalam pada itu masih terus bertanya-tanya, mengenai latar belakang tertangkapnya Tommy. Meski tantenya bintang film Idha Iasha mengaku sering melihat Tommy datang sendirian naik taksi, namun masyarakat kurang percaya dengan pengakuannya itu. Tommy tertangkap di rumah tante ini, yakni Ny Hassan, janda seorang Kolonel dari Paspampres. Memang sejak lama Paspampres dan Kopasusus termasuk yang sudah dipensiun dicurigai masyarakat sebagai kelompok yang banyak membantu Tommy. Bahkan seorang polisi mengaku penangkapan Tommy disesuaikan dengan waktu yang baik yang tidak menimbulkan TNI-AD. Seorang saksi dalam kasus pembunuhan Hakim Agung Stafiuddin Kartasasmita setelah ditahan polisi dinyatakan mati secara misterius beberapa waktu yang lalu. Mungkinkah taksi yang suka digunakan Tommy juga milik para pelindung Tommy ? Kalangan lain berpendapat, tidak mungkin Tommy itu tidak dikawal, karena Tata, istrinya, dan Ary Sigit kemenakannya dikawal dengan ketat. Sebagai buronan tidak mungkin Tommy bergerak sendiri sebagaimana ingin dikesankan pihak kepolisian. Apalagi Tommy sudah diancam akan ditembak di tempat. Yang menjadi pertanyaan sekarang ialah, mengapa lima orang pengawal Tommy tiba-tiba meninggalkan putera mantan presiden Soeharto itu ? Mungkinkah ada kesepakatan rahasia antar para petinggi dan jenderal-jenderal Orde Baru di Jakarta ? Apakah dengan penyerahan atau tertangkapnya Tommy ini nasibnya akan lebih baik ketimbang menunggu Da'i Bachtiar dilantik sebagai Kapolri ? Perpecahan dikalangan faksi-faksi jenderal Orde Baru di Jakarta antara yang pro dan yang anti Mega, antara yang pasukan dan yang intelijen, jelas ada pengaruhnya pada proses tertangkapnya Tommy ini, ujar suatu sumber. Rupanya sejak beberapa bulan yang lalu, polisi sudah mengetahui keberadaan Tommy. Tinggal siapa yang akan meraup kemenangan. Apakah Bimantoro dan Sofyan Jacub atau pengganti Bimantoro. Ternyata beberapa saat sebelum diganti Bimantorolah yang merasakan manisnya mahkota keberhasilan. * PENYELEWENGAN DANA ALOKASI UMUM, ANTARA ADA DAN TIADA Ketua Komisi Anggaran DPR Benny Pasaribu memberikan pernyataan yang gemanya langsung terdengar ke seluruh tanah air. Anggota DPR dari PDI Perjuangan itu menyebutkan adanya penyelewengan penggunaan Dana Alokasi Umum oleh pemerintah daerah. Menurutnya 40% dari seluruh anggaran Dana Alokasi Umum yaitu Rp.60 triliun yang diselewengkan. Namun Benny menolak menyebutkan pemerintah daerah mana saja yang menyelewengkan dana tersebut. Benny Pasaribu : Ada yang beli Mercedes Benz ada yang beli rumah dan sebagainya yang tidak untuk keperluan rakyat. Ini barangkali kita harus benar-benar audit. BPKP harus mengaudit seluruh penggunaan DAU. Dan BPK akan melakukan investigasi audit terhadap persoalan-persoalan yang salah sasaran dalam penggunaan DAU. Memang bebas daerah menggunakan DAU karena itu undang-undangnya. Tetapi kalau dia menyimpang dari sasarannya saya kira itu harus kita audit. Sejak otonomi daerah dilaksanakan awal tahun ini, pemerintah pusat menyalurkan Dana Alokasi Umum kepada daerah. Penyaluran ini sesuai Undang Undang yang mengatur perimbangan keuangan daerah. Dana itu sebagian besar digunakan untuk membayar gaji pegawai negeri dan belanja rutin pemerintah daerah. Pernyataan Benny Pasaribu kontan menuai berbagai reaksi. Dari propinsi Bali, Bupati Badung I Made Sumber langsung menolak dugaan itu. Menurut Made Sumber, Dana Alokasi Umum yang dikucurkan ke daerahnya sebesar Rp. 120 milyar tak mungkin diselewengkan. Sebab untuk membayar gaji pegawai negeri di daerahnya dana sebesar itu sebenarnya tidak mencukupi. I Made Sumber : Rencananya itu kan untuk pembangunan. Ternyata pelimpahan guru-guru kan masuk di dalam alokasi DAU itu. Sedangkan tahun 2001 ini kita tidak mengalokasikan dana untuk gaji guru-guru gitu. Jadi semuanya itu untuk pakai di situ. Ini kan ada perubahan kenaikan gaji. Orang-orang ribut dengan kenaikan gaji itu, untuk menalangi kita kan ambil dari itu semua. Bantahan juga muncul dari sejumlah pemerintah daerah. Pada intinya mereka mengatakan tak mungkin Dana Alokasi Umum dikorupsi. Sebab alokasi dana itu tidak cukup memenuhi kebutuhan. Malah kadang-kadang harus ditambah dengan dana dari Pendapatan Asli Daerah. Namun dari Payakumbuh, Sumatera Barat, DPRD setempat langsung mengarahkan tudingan kepada walikota. Menurut Ketua DPRD Chin Star walikota Darlis Ilyas menabrak berbagai aturan pemerintah pusat yang mengatur penggunaan Dana Alokasi Umum. Akibatnya terjadi penyelewengan Dana Alokasi Umum kota Payakumbuh sebesar Rp. 36 miliar. Chin Star : Dalam PP 903 dibunyikan pengadaan mobilitas ini ditunda. Kecuali kendaraan untuk antar jemput PNS dan kendaraan yang gunanya untuk kepentingan umum. Tapi kenyataannya walikota malah memberi kendaraan untuk kepentingan pribadinya, untuk operasionalnya, untuk sekda, untuk nyonyanya, untuk kepala dinas PU. Ini juga peyelewengan yang dilakukan ini. Bagaimana reaksi pemerintah pusat? Menteri Dalam Negeri Hari Sabarno menyangsikan penyelewengan Dana Alokasi Umum hingga 40%. Oleh karena itu, Hari meminta DPR memberikan bukti-bukti penyelewengan. Selain itu ia berharap kasus ini tidak memanaskan hubungan pusat dengan daerah. Hari Sabarno : Artinya itu memang Dana Alokasi Umum yang diberikan pada daerah untuk membantu keuangan daerah. Lha untuk apa itu, karena dia punya otonomi jadi menentukan dipakai untuk apa saja untuk membangun itu haknya daerah. Kalau mungkin terjadi satu ketidak sesuaian itu bisa saja terjadi. Tapi kalau berbicara angka, ada kuantitatif tentu harus didukung oleh data yang juga kuantitatif. Kalau kita berbicara pertimbangan argumen kan begitu. Kalau mengatakan angka tiga itu berarti ada angka satu, angka satu ditambah satu lagi kan, jadi nggak nggrambyang. Menghadapi kasus ini Hari Sabarno telah menugaskan Inspektorat Jenderal Departemen Dalam Negeri untuk meneliti pelaksanaan otonomi daerah. Sedangkan Menteri Keuangan dalam waktu dekat juga akan meminta Badan Pemeriksa Keuangan menyelidiki masalah ini. Sementara itu, pengamat otonomi daerah Laode Ida menyatakan kemungkinan penyalahgunaan Dana Alokasi Umum selalu ada. Sebab ada beberapa celah yang memungkinkan penyelewengan itu. Laode Ida : Sebenarnya kan DAU itu tidak jelas peruntukkannya. Dalam artian daerah mengelola keuangannya tidak mencoba menjelaskan setiap pos yang digunakan itu berasal dari Dana Alokasi Umum atau tidak. Karean otoritas penggunaan dana itu diberikan kepada pemda, tidak dirinci atau tidak diberikan secara khusus kepada dinas-dinas yang terkait harus dialokasikan sesuai dengan porsi atau yang direncanakan. Tidak ada kontrol seperti itu. Yang melakukan kontrol dalah DPRD. Namun menurut Laode kadang terjadi DPRD yang seharusnya mengawasi, justru melindungi praktek penyalahgunaan. Atau pengawasan DPRD seringkali hanya digunakan sebagai alat tawar menawar. Tujuannya tentu untuk berbagi keuntungan dalam memanipulasi dana itu. Sekarang nampaknya memang harus dilakukan penelitian lapangan yang transparan untuk membuktikan ada atau tidaknya penyelewengan itu. Penelitian ini sudah normal di mana-mana, hanya Indonesia saja yang nampaknya masih harus mulai meneliti setiap kebijakan baru pemerintah. Selain itu pemerintah pusat sebenarnya juga harus memberikan garis-garis kebijakan yang jelas mengenai pedoman penggunaan Dana Alokasi Umum itu. Tim Liputan 68H Jakarta melapor untuk Radio Nederland di Hilversum. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
