---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Kamis 06 Desember 2001 15:00 UTC



** PASUKAN KEAMANAN TIBA DI POSO

** AMNESTY KRITIK KEBIJAKAN SUAKA AUSTRALIA

** PANGLIMA PERANG USBEK TOLAK PERJANJIAN AFGHANISTAN

** TOPIK GEMA WARTA : MENGHADAPI PEMILU 2004, GOLKAR PASTI
DITINGGALKAN PARTAI-PARTAI

** TOPIK GEMA WARTA : POSO MULAI TENANG

** TOPIK GEMA WARTA : AMERIKA FRUSTRASI TERHADAP ULAH TENTARA
INDONESIA



* PASUKAN KEAMANAN TIBA DI POSO

Pasukan keamanan tahap pertama tiba di Sulawesi. Mereka dikirim untuk
mengakhiri konflik berdarah di Poso, Sulawesi Tengah. Poso yang tahun
lalu menjadi ajang konflik antara penduduk Kristen dan Islam yang
menelan banyak korban jiwa, kini kembali dilanda kerusuhan. Bentrokan
selama beberapa hari terakhir, menelan sembilan jiwa manusia.
Menko Polkam Susilo Bambang Yudhoyono Rabu yang mengunjungi daerah
konflik di Poso Rabu kemarin menegaskan, bahwa pasukan keamanan akan
secepatnya mulai melucuti senjata pihak-pihak yang bertikai. Menko
Polkam akan mengirim dua ribu pasukan keamanan ke Poso dan
sekitarnya. Mereka ditempatkan disana selama enam bulan untuk
memulihkan keamanan dan ketertiban.


* AMNESTY KRITIK KEBIJAKAN SUAKA AUSTRALIA

Organisasi HAM Amnesty International menuduh pemerintah Australia
menjalankan kebijakan suaka yang tidak manusiawi. Sejak bulan
September Canberra mengusir setiap pengungsi kapal yang memasuki
wilayah perairan Australia. Para pengungsi tersebut ditahan di kapal
mereka atau diangkut ke perkampungan-perkampungan pengungsi di Papua
Nugini dan kepualauan Nauru.
Menurut Amnesty, situasi dan kondisi para pengungsi diatas kapal dan
yang berada di perkampungan-perkampungan pengungsi, sangat
memprihatinkan. Bulan Agustus lalu, pemerintah Australia menjadi
sasaran kritik pedas dunia internasional, karena Canberra  tidak mau
menerima ratusan pengungsi yang ditemukan di laut dan kemudian
ditampung di kapal barang Tampa yang berbendera Norwegia.


* PANGLIMA PERANG USBEK TOLAK PERJANJIAN AFGHANISTAN

Panglima perang Usbek - Abdul Rashid Dostum yang punya pengaruh
besar, tidak mau bekerja sama dalam penerapan perjanjian Afghanistan
yang ditandatangani hari Rabu kemarin di Bonn Jerman. Menurut Dostum,
yang menguasai bagian besar wilayah Afghanistan utara, peran faksi
Usbek-nya dalam pemerintah peralihan Afghanistan, tidak memadai. Suku
etnis Usbek diberikan tiga pos kementrian tetapi pos kementrian luar
negeri yang sangat di-incar oleh Dostum, diberikan kepada pihak lain.
Kubu kelompok etnis terbesar suku Pashtun juga mengkritik perjanjian
Afghan yang disepakati di Bonn. Pemimpin suku Pashtun Sayed Ahmad
Gailani menyebut perjanjian tersebut berat sebelah.
Pemerintah peralihan Afghanistan  yang terdiri dari 29 kementrian
dipimpin oleh Hamid Karzai dari suku Pashtun. Dalam kabinet terdapat
dua menteri wanita. Mantan raja Zahir Shah diberi peran simbolis.
Sementara itu, perang di Afghanistan masih terpusat di Kandahar, kota
terakhir yang masih dikuasai oleh Taliban. Perang juga masih
berkecamuk di sekitar kompleks basis pertahanan Taliban dibawah Tanah
di Tora Bora, dekat Jalalabad. Para pemimpin oposisi disana
dilaporkan berhasil meraih banyak kemenangan.
Pemimpin teroris Osama bin Laden diduga keras masih bersembunyi di
basis pertahanan bawah tanah Tora Bora. Menurut berita-berita yang
belum dikonfirmasi, seorang putra Osama tewas akibat pemboman oleh
Amerika.


* OPOSISI MENANG PEMILU PARLEMEN SRI LANKA

Pemilu parlemen di Sri Lanka dimenangkan oleh oposisi. Sekalipun
belum semua suara dihitung, namun perolehan suara yang diraih oleh
Partai Persatuan Nasional UNP jauh diatas perolehan suara partai
Aliansi Rakyat PA pimpinan presiden Chandrika Kumaratungga. Besar
kemungkinan partain oposisi UNP akan meraih suara mayoritas mutlak di
parlemen. Mereka akan bisa memerintah sendiri tanpa harus berkoalisi.
Pemilu parlemen yang dilangsungkan hari Rabu kemarin,
dibayang-bayangi berbagai insiden kekerasan. Pemerintah kemudian
memberlakukan jam malam, setelah gelombang kerusuhan menelan 10
korban jiwa. Kerusuhan paling parah terjadi di daerah Kandy. Tujuh
anggota sebuah partai oposisi - partai Kongres Muslim SLMC, ditembak
mati oleh partai pemerintah PA. Selanjutnya para pengamat melaporkan
bahwa banyak elektorat melakukan intimidasi dan pemerintah juga
dilaporkan mempersulit elektorat Tamil yang mendatangi tempat-tempat
pemungutan suara.


* ISRAEL TIDAK PUAS DENGAN TINDAKAN KEAMANAN PALESTINA

Israel tidak puas dengan tindakan yang sejauh ini diambil oleh
Palestina untuk menghentikan aksi-aksi teror. Menurut otoritas
Palestina sejak hari Minggu lalu, 180-an orang telah ditahan.
Pemimpin rohaniwan gerakan Hamas sjeik Ahmad Yassin, telah pula
dikenakan tahanan rumah. Menurut Israel, semua tindakan yang diambil
oleh Palestina itu kurang bermanfaat, sebab para teroris yang
sebenarnya masih berkeliaran dengan bebas. Masih belum jelas, apakah
Israel akan terus menghentikan aksi militer yang diumumkan hari Rabu
kemarin. Langkah itu diambil Israel untuk memberi peluang kepada
Palestina untuk menangkap para ekstremis muslim yang bertanggung
jawab atas sejumlah aksi bunuh diri akhir pekan lalu.
Sementara itu, Mesir mengutusw menteri luar negerinya Ahmad Maher ke
Israel untuk menjadi penengah. Utusan khusus Amerika untuk Timur
Tengah Anthony Zinni juga terus melanjutkan missinya untuk
menciptakan perdamaian di Timur Tengah dengan mempertemukan semua
pihak yang bertikai.


* IMF TOLAH PINJAMAN BARU BAGI ARGENTINA

Untuk sementara, Argentina tidak akan menerima pinjaman baru dari
Dana Moneter Internasional IMF. Buenos Aires mengharapkan pinjaman
sebesar 1,3 miliar dollar untuk melunasi cicilan bunga kredit.
Argentina praktis bankrut. Hutang luar negeri mencapai 132 miliar
dollar. Dana Moneter Internasional IMF tidak mau memberikan pinjaman
baru, selama IMF belum tuntas mempelajari program pembangunan
Argentina.
Tahun lalu Argentina meneriman pinjaman dari IMF sebesar 40 miliar
dollar, ditambah kredit ekstra sebesar 8 miliar dollar yang
dikucurkan bulan Agustus lalu. Sebagai imbalannya, IMF menuntut agar
pemerintah Argentina melakukan penghematan yang ketat untuk membenahi
pengaluaran pemerintah.


* TOPIK GEMA WARTA : MENGHADAPI PEMILU 2004, GOLKAR PASTI
DITINGGALKAN PARTAI-PARTAI

Intro: Pansus Buloggate II dipastikan akan segera terbentuk. Yang
masih bisa dilakukan Golkar hanya menunda-nunda terbentuknya algojo
ini. Tetapi itu tidak berarti bahwa upaya Golkar akan berhasil.
Pelbagai partai sekarang melihat pentingnya pemilu 2004, sehingga
kalau ingin tetap berarti dalam pemilu itu mereka harus melupakan
Golkar. Koresponden Syahrir mengirim laporan berikut dari Jakarta:

Kemarin mahasiswa kembali bergerak menuntut pembentukan Pansus
Buloggate II. Mereka mendatangi gedung DPR RI di Senayan, Jakarta. Di
sana terjadi bentrokan kecil dengan pihak kepolisian. Tetapi ini
sudah cukup untuk memancing aksi mahasiswa baru. Dalam waktu dekat
ini mereka akan melakukan demo-demo yang lain yang bisa berujung pada
demo pembubaran Golkar.

Menurut seorang anggota DPP Golkar, partainya sadar bahwa masalah
Buloggate II sangat krusial, bukan hanya bagi Ketua Umumnya tetapi
juga bagi partai beringin ini. Bisa dipastikan bahwa perkembangan
kasus KKN ini bisa berimbas pada keputusan rakyat pendukung Golkar
saat memilih pada Pemilu tahun 2004 nanti. Bahkan kasus ini bisa
menimbulkan perpecahan di dalam tubuh Golkar sendiri.

Bagi PDI-Perjuangan yang sebenarnya ingin mempertahankan aliansinya
dengan Golkar pun sulit untuk meredam kasus ini karena hanya akan
mengakibatkan menurunnya dukungan rakyat pada partai Megawati ini di
tahun 2004. Karena itu PDI-Perjuangan berusaha mengangkat citranya
saat ini dengan mendesak pembentukan Pansus Bukoggate II. Amien Rais
yang memimpin PAN, juga menyadari hal itu. Demi tahun 2004 kedua
partai itu kini meninggalkan Golkar yang sudah tidak disenangi rakyat
lagi.

Perkembangan lebih lanjut mau tak mau akan menyeret PPP dan PBB.
Kedua partai Islam ini pun akan menjadi kurang menarik bagi para
pendukungnya. Dengan latar belakang ini bisa dimengerti mengapa kedua
partai tersebut mulai berpikir untuk mengorbankan Akbar Tandjung
meski Akbar itu berasal dari Himpunan Mahasiswa Islam.

Kini Akbar hanya bisa mengandalkan dukungannya pada orang-orang dari
korps HMI di Golkar utamanya di daerah-daerah. Jika Fahmi Idris yang
juga alumni HMI yang menggantikan Akbar maka kalangan HMI di Golkar
dapat menerimanya. Tetapi sanggupkah Fahmi menggalang dukungan dari
kelompok-kelompok lain utamanya  dari kelompok nasionalis? Nampaknya
hal ini mustahil.

Sebab unsur-unsur nasionalis seperti Ginandjar Kartasasmita, Theo
Sambuaga, Muchyar Yara dll ingin agar seorang nasionalis yang
menggantikan Akbar. Dengan demikian mereka berharap Megawati pun akan
mendapat dukungan yang cukup pada pemilihan presiden di tahun 2004
nanti. Namun diingat bahwa pengaruh militer pun masih harus
diperhitungkan di partai yang didirikan tentara itu.

Tentara dikabarkan mendukung Susilo Bambang Yudhoyono sebagai
pengganti Akbar Tandjung. Entah bagaimana tentara akan
memperjuangkannya. Yang pasti unsur Islam di Golkar akan
habis-habisan mempertahankan posisi Ketua Umum partai tersebut.

Sementara itu untuk ketiga kalinya kemarin Rapat Badan Musyawarah
Dewan Perwakilan Rakyat gagal menentukan apakah usulan pembentukan
Panitia Khusus  Dana Nonbudgeter Bulog dibawa dalam Rapat Paripurna
DPR, disetujui atau tidak. Dalam Rapat Bamus DPR Kamis kemarin, hanya
disepakati pada hari Senin pekan depan, akan diadakan pemungutan
suara dalam Bamus DPR.

Apakah usulan pembentukan Pansus disetujui dibawa ke rapat paripurna
DPR atau tidak. Menurut Ketua Fraksi Kebangkitan Bangsa DPR RI Ali
Masykur Musa, semula dalam lobi yang dilakukan kemarin, fraksi yang
mendukung agar usulan pembentukan Pansus dibawa ke paripurna, ialah
Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Reformasi, Fraksi Kebangkitan Bangsa,
Fraksi Kesatuan Kebangsaan Indonesia, Fraksi Partai Demokrasi Kasih
Bangsa, Fraksi PPP, Fraksi Partai Bulan Bintang dan Fraksi TNI/Polri.

Ini berarti PPP dan PBB yang tadinya mendukung Golkar sudah bergabung
dengan fraksi-fraksi lain. Demikian pula dengan Fraksi TNI-Polri yang
selama ini ragu-ragu dan bersikap abstain. TNI/Polri selalu ikut yang
kira-kira akan menang. Sehingga sekarang Golkar tinggal bisa berharap
dukungan dari fraksi Daulatul Umah yang masih bersikap netral.

Dengan demikian, sampai kemarin belum diketahui kepastian apakah
usulan pembentukan Pansus Buloggate II akan dibawa dalam Rapat
Paripurna DPR, karena kalau pun pada hari Senin mendatang lebih
banyak suara menyetujui usulan pembentukan Pansus Buloggate II dibawa
dalam rapat paripurna DPR, Fraksi Partai Golkar masih bisa
menundanya.

Fraksi Partai Golkar bisa saja mempersoalkan waktu atau tanggal
pembahasan usulan pembentukan Pansus Buloggate II tersebut dalam
rapat paripurna DPR. Penentuan tanggal ini harus dibawa kembali dalam
Bamus DPR sehingga lagi-lagi tertunda. Tetapi penundaan ini jelas
akan lebih merugikan Akbar dan Golkar karena sudah tentu media pers
akan lebih lama lagi menyoroti kasus korupsi ini.

Panda Nababan dari PDI-Perjuangan kemarin sudah menyatakan agar Akbar
dan Golkar tidak perlu takut jika tidak bersalah. Tetapi masyarakat
umum memang sudah yakin bahwa Akbar dan Golkarnya bersalah. Hanya
kalangan pendukung Habibie seperti Dewi Fortuna Anwar yang masih
melihat pembongkaran kasus ini secara politis bisa merugikan. Dewi
berpendapat, seandainya Pansus Buloggate II tidak terbentuk, maka
dari segi stabilitas politik akan menjadi lebih bagus.


* TOPIK GEMA WARTA : POSO MULAI TENANG

Intro : Keadaan di Poso diberitakan segera membaik seusai kunjungan
Menko Polsoskam Susilo Bambang Yudhoyono dan Mentri Dalam Negeri Hari
Sabarno. Hasil temuan mereka itu disampaikan pada Presiden Megawati
Soekarnoputri. Tidak mustahil akan diberlakukan darurat sipil di
Poso. Keputusan mengirim pasukan tambahan untuk menjaga keamanan di
sana segera di laksanakan. Kami menghubungi Nur Kerompot seorang
wartawan setempat dan menanyakan bagaimana keadaan saat ini?

Nur Kerompot (NK ) : Agak sedikit memulih. Sudah seperti biasanya.
Dua hari sebelum kunjungan menteri tsb. Berdasarkan informasi yang
kami peroleh, bahwa kunjungan menteri dan rombongan ke Poso itu dalam
rangka untuk menggali informasi lebih dalam lagi tentang kasus
kerusuhan Poso dari masyarakat setempat, tokoh masyarakat dan tokoh
agama. Kemungkinan besar setelah kunjungan rombongan menteri Menko
Polkam status Poso akan menjadi darurat sipil. Namun hal tersebut
akan diputuskan pemerintah pusat setelah hasil laporan para menteri
yang berkunjung ke Poso disampaikan kepada presiden Megawati. Dan
saat ini kondisi Poso dengan ditambahnya dua peleton keamanan dari
TNI dan Polri, telah memulih. Sementara pengungsi yang ada disana
setelah dievakuasi dan ditempatkan disejumlah tempat-tempat yang aman
penyediaan bantuan, bahan makanan dan pakaian, juga telah disiapkan
oleh pemerintah. Saya bisa tambahkan sedikit, menurut Kapuspen TNI
marsekal muda Suripto Husodo, untuk membantu Polri dalam mengamankan
kerusuhan Poso itu dinilai tidak lambat karena koordinasi untuk
pengamaman pemulihan Poso itu ditangani langsung oleh pihak Polri.
Bukan TNI. Dan sejumlah pasukan TNI yang diperbantukan dibawah Badan
Koordinasi Operasi Polri, itu ada sekitar empat orang yang mengalami
luka-luka atau tertembak ketika merelai dua kelompok yang bertikai.

Radio Nederland (RN) : Tadi anda mengatakan bahwa mungkin keadaan di
Poso ini akan dijadikan daerah darurat sipil. Anda mendapat informasi
itu dari siapa dan apa artinya ?

NK : Pertanyaan ini sudah diajukan oleh sejumlah teman-teman wartawan
di Jakarta. Menko Polkam waktu itu ditanyakan, apakan Poso akan sama
statusnya dengan Maluku ? Dia menjawab, bahwa kemungkinan setelah
melakukan kunjungan ke daerah itu mereka akan melakukan secara
komprehensif kepada ibu presiden Megawati. Setelah itu kemungkinan
pemerintah akan menyatakan sikap apa yang paling pantas untuk Poso.
Berdasarkan informasi yang kami peroleh dari sumber-sumber militer
dan pihak kepolisian, bahwa kemungkinan besar termasuk pemerintah
daerah Sulawesi Tengah dan Poso, kemungkinan besar status Poso akan
menjadi "darurat sipil". Artinya, koordinasi atau kekuasaan itu ada
ditangan pemerintah sipiln atau pemerintah setempat. Pemerintah
setempat dapat mengambil sikap tegas apabila ada upaya dari kedua
kelompok untuk melakukan konflik berlanjutan fi daerah tersebut.
Jadi, koordinasi langsung dibawah penanganan oleh pemerintah
setempat. Dibawah bantuan polisi dan TNI.

RN : Apakah masih ada lasykar Jihad disana ?

NK : Jumlah lasykar Jihad yang berada di Poso itu saat ini mencapai
2000. tetapi tujuan mereka sebenarnya tidak 100% untuk menyatakan
perang dengan kelompok Kristen. Menurut informasi yang kami peroleh,
bahwa lasykar Jihad yang ada, ditempatkan disana untuk membantu warga
Muslim yang sebelumnya mengungsi akibat tekanan dari kelompok
bersenjata. Saya engga menyebutkan bahwa itu dari kelompok Kristen
atau apa, tapi kelompok bersenjata. Disatu sisi, kelompok bersenjata
ini juga menyatakan untuk melakukan perlawanan terhadap upaya dari
kelompok-kelompok tertentu yang melakukan penekanan terhadap warga
Muslim di Poso. Namun ada kemungkinan, setelah status "darurat sipil"
ini diberlakukan, pasukan lasykar Jihad ini akan dikembalikan ke
daerah asal.

RN : Kapan mereka akan dikembalikan ?

NK : Itu tergantung hasil perkembangan terakhir.

Perkembangan di Poso ini juga mengkhawatirkan pemerintah Belanda.
Partai Kristen Belanda (Christen Unie) yang ingin agar pemerintah
Belanda mendesak pemerintah Indonesia segera mengakhiri kekerasan
atas dasar agama di Sulawesi itu.


* TOPIK GEMA WARTA : AMERIKA FRUSTRASI TERHADAP ULAH TENTARA
INDONESIA

Intro : Amerika Serikat mulai resah tentang pertanggung-jawaban
tentara Indonesia, khususnya dalam hubungan dengan situasi hak-hak
asasi manusia. Hal itu terungkap dari pernyataan Panglima Armada
Amerika di Pasifik Laksamana Dennis Blair dalam kunjungannya
baru-baru ini di beberapa ibukota Asia Tenggara. Meskipun Kedutaan
Besar Amerika Serikat di Jakarta segera menegaskan dukungan
Washington pada negara kesatuan RI, namun ungkapan Blair tampaknya
memberi isyarat tertentu. Sebuah ulasan redaksi di Hilversum:

Inti pokok yang terungkap dari sejumlah pernyataan Laksamana Dennis
Blair sebenarnya menyangkut kejahatan HAM yang dilakukan tentara
Indonesia. Blair dalam pertemuan dengan Presiden Megawati
Soekarnoputri, pasti juga menyinggung hal itu. Yang terang dia
berbicara panjang lebar dengan pers Jakarta dan Singapura tentang
keleluasaan hukum sejumlah petinggi TNI yang pernah terlibat
kejahatan HAM. Tidak mengherankan, sebab Blair sendiri menyusul
peristiwa berdarah di Timor Timur tahun 1999, bahkan bersuara lebih
vokal ketimbang Presiden Bill Clinton ketika itu.

Sekarang harian terbitan Singapura The Straits Times mengungkap bahwa
pemerintah Amerika bermaksud memperluas tuntutan-tuntutannya terhadap
TNI. Di muka para siswa dan pejabat Lemhanas di Jakarta, Laksamana
Amerika ini menegaskan, pertanggung-jawaban tentara Indonesia atas
ulah mereka di Timor Timur merupakan kriteria hukum yang penting
sebelum Amerika memulai kembali bantuan yang lebih lengkap kepada
tentara Indonesia. Seperti diketahui bantuan itu dihentikan menyusul
September berdarah di Timor Timur tahun 1999.

Kriteria pengadilan kasus Tim-Tim bagi bantuan Amerika itu pun bukan
hal baru. Tetapi menyusul kunjungan Presiden Megawati beberapa bulan
lalu, timbul kesan Amerika mulai berpikir dua kali untuk meninjau
kembali pemulihan bantuan tersebut. Jadi pernyataan Laksamana Dennis
Blair itu memulihkan pendirian Amerika sebelumnya, yang barangkali
dilakukan setelah Presiden George W. Bush kecewa dengan langkah
mundur Megawati dalam mendukung perang Amerika di Afganistan.

Laksamana Blair pendeknya memang tokoh yang sering berbicara vokal.
Yang jadi soal sekarang, selain menegaskan Timor Timur sebagai
kriteria hukum, Blair tidak menyinggung lima kriteria yang lain.
Suratkabar Singapura tadi malah menambahkan, Blair, berbeda dengan
beberapa anggota Konggres AS, tidak menyebut situasi Aceh sebagai
salah satu kriteria. Soal inilah yang ditanggapi Kedubes AS di
Jakarta. Menurut wakl Amerika ini, pernyataan Blair tidak mengubah
posisi Amerika yang mendukung integritas NKRI dan menentang
separatisme. Tetapi wakil ini juga menambahkan, cara yang terbaik
untuk menjaga agar Aceh tetap di dalam wilayah RI adalah dengan
menjamin kepentingan kepentingan rakyat Aceh serta menegakkan
keadilan.

Bagaimana pun juga kedua suara tsb, dari Blair maupun Kedubes AS,
tidak dapat menyembunyikan keresahan dunia luar, terutama kalangan
Konggres dan diplomat Amerika, tentang perkembangan di Aceh. Ulang
tahun Hari Jadi Gerakan Aceh Merdeka GAM yang ke-25 telah memacu
pertumpahan darah di Aceh sekalipun baik GAM maupun pihak berwajib
telah mengimbau rakyat agar tidak ikut merayakan atau menaikkan
bendera GAM.

Di Irian Jaya, dunia luar masih menerka misteri pembunuhan pemimpin
gerakan pro-kemerdekaan Theys Eluay, dengan penuh kecurigaan terhadap
aparat bersenjata. Dan tentang Timor Timur, dunia menantikan
pengadilan-ad-hoc HAM terhadap para jenderal dan pelaku kejahatan HAM
pada tahun 1999. Jadi dalam waktu dekat aparat kehakiman Indonesia
akan menghadapi dua ujian besar, yaitu selain menegakkan hukum soal
Tommy Soeharto, juga menggelar peradilan HAM tentang Timor Timur dan
Tanjung Priok, yang harus mampu meyakinkan dunia luar.

Jakarta, khususnya para jendral pimpinan TNI, harus menyadari, semua
ini cepat atau lambat akan menggulirkan dampaknya bagi TNI dan
mendesak agar para jenderalnya yang bertanggung-jawab atas kejahatan
HAM, diadili.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke