---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Senin 10 Desember 2001 14:20 UTC



** PASUKAN AMERIKA MEMBURU OSAMA BIN LADEN DAN MULLAH OMAR DI SEKITAR
TORA BORA

** PEMERINTAH FILIPINA UMUMKAN GENCATAN SENJATA

** EMPAT ORGANISASI MILITAN PALESTINA UMUMKAN GENCATAN SENJATA

** TOPIK GEMA WARTA: PENJADWALAN PANSUS BULOG II, HASIL KERJASAMA
PDIP DAN TNI

** TOPIK GEMA WARTA: LASKAR JIHAD TUDUH PENDETA REYNALDO DAMANIK
PROVOKATOR KERUSUHAN POSO



* PASUKAN AMERIKA MEMBURU OSAMA BIN LADEN DAN MULLAH OMAR DI SEKITAR
TORA BORA

Amerika Serikat menemukan sebuah video rekaman yang membuktikan bahwa
Osama bin Laden berada di belakang serangan teroris 11 September lalu
di New York dan Washington.
Rekaman video itu ditemukan di dalam sebuah rumah tinggal di
Jalalabad di bagian timur Afganistan.
Dalam rekaman itu, bin Laden secara jelas mengatakan kerusakan
serangan di New York itu lebih besar dari yang diduga.
Pemerintah Amerika Serikat sedang mempertimbangkan untuk menyebarkan
video rekaman itu. Hingga kini Amerika Serikat memiliki banyak bukti
keterlibatan bin Laden dalam tragedi 11 September itu.
Sementara itu, Jend Richard Meyers membenarkan bahwa Amerika Serikat
tahu di mana Osama bin Laden bersembunyi. Selama beberapa hari
terakhir, pemburuan bin Laden dipusatkan sekitar Tora Bora, sebuah
kompleks bawah tanah di bagian timur Afganistan.
Jend Meyers mengatakan baik Osama bin laden maupun pemimpin Taliban
Mullah Mohammad Omar masih bersembunyi di Afganistan.
Pasukan penjaga perdamaian PBB yang akan ditugaskan ke Afganistan
kemungkinan akan dipimpin oleh Inggris. Menurut sumber dari
kementrian pertahanan Inggris, menteri luar negeri Amerika Serikat
Colin Powell akan mengumumkan hal itu Selasa besok dalam kunjungannya
di Inggris.


* PEMERINTAH FILIPINA UMUMKAN GENCATAN SENJATA

Pemerintah Filipina mengumumkan gencatan senjata sepihak terhadap
gerakan pemberontak komunis Tentara Rakyat Baru, NPA. Gencatan
senjata itu yang biasanya setiap tahun diadakan dalam rangka perayaan
Natal akan berlaku sampai tgl 6 Januari mendatang.
Sebelumnya, Tentara Rakyat Baru mengumumkan peletakan senjata sebulan
terhitung mulai tgl 15 Desember ini.
Tentara Rakyat Baru adalah organisasi militer dari Front Demokratik
Nasional yang didirikan tahun 1969. Front ini memperjuangkan negara
Filipina sebagai negara marxis.
Hingga kini, perjuangan mereka menelan korban jiwa sekurangnya 40
ribu orang.


* EMPAT ORGANISASI MILITAN PALESTINA UMUMKAN GENCATAN SENJATA

Empat organisasi militan Palestina mengatakan akan menghentikan
serangan bunuh diri terhadap Israel kalau Israel menghentikan
serangannya ke Palestina.
Gencatan senjata itu akan berlangsung hingga akhir bulan suci
Ramadhan, enam hari mendatang. Pengumuman gencatan senjata itu
disampaikan secara bersama oleh organisasi Hamas, Jihad Islam dan dua
organisasi Palestina lain.
Namun pengumuman itu ditolak Israel, yang mengancam akan terus
melakukan serangan sebagai balasan atas bom bunuh diri di Haifa, yang
mencederai 20 orang.
Hari Sabtu lalu, perdana menteri Israel Ariel Sharon menyerukan
kepada pemimpin Palestina Yasser Arafat untuk melakukan lebih banyak
upaya menghentikan kegiatan para teroris Palestina.
Utusan khusus Amerika Serikat untuk Timur Tengah Anthony Zinni
mengatakan akan mundur dari misinya kalau kedua pihak tidak
mengakhiri kekerasan dalam 48 jam. Zinni akan menilai perkembangan
situasi terakhir dalam pertemuan putaran berikutnya hari Selasa besok
antara Israel dan Palestina. Inilah pertemuan ketiga dalam lima hari
terakhir.


* HARI INI SEKJEN PBB KOFI ANNAN MENERIMA NOBEL PERDAMAIAN

Di Oslo, nobel perdamaian akan diserahkan kepada Sekjen PBB Kofi
Annan dan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Annan mengatakan dirinya tidak
layak menerima hadiah itu karena perang di Afganistan dan kekerasan
di Timur Tengah.
Hampir 100 tahun lalu, hadiah nobel perdamaian itu diberikan pertama
kali. Hadiah itu diberikan kepada pendiri Palang Merah Swiss, Henri
Dunant.
Sesudah di Oslo, hadiah nobel lain dalam bidang kimia, kedokteran,
sastra dan ekonomi juga diserahkan di Stockholm.


* TONY BLAIR AKAN AJUKAN KE PARLEMEN UNDANG-UNDANG ANTI-TERORISME
SEBELUM NATAL

PM Inggris Tony Blair akan mengajukan undang-undang anti terorisme ke
parlemen sebelum Natal. Parlemen belum mensahkan rancangan itu pekan
lalu karena rancangan itu terlalu banyak mencampuri urusan pribadi.
Organisasi hak asasi menolak rancangan undang-undang yang akan
mensahkan polisi mengambil tindakan kekerasan. Blair menyampaikan
kepada parlemen bahwa sebuah komisi khusus akan dibentuk untuk
memantau penerapan undang-undang itu selama dua tahun.


* VIRUS EBOLA MELANDA GABON

Organisasi Kesehatan Dunia WHO membenarkan virus ebola menyebar di
Gabon. Tujuh orang tewas dan banyak yang terinfeksi karena virus
mematikan ini.
WHO masih meneliti apakah virus ini juga menular di Republik
Demokratik Kongo. Pekan lalu, 28 orang tewas karena gejala serupa
dengan virus ebola. Gejalanya seperti demam tinggi dan pendarahan di
dalam badan.
Hingga kini, belum ditemukan vaksinasi terhadap virus ini. Karena
virus ebola di Kongo tahun 1995, lebih dari 260 orang tewas.


* PENJADWALAN PANSUS BULOG II, HASIL KERJASAMA PDIP DAN TNI

Bamus DPR akhirnya menyetujui Penjadwalan Pansus Bulog II. Tetapi ini
bukan berarti serta merta Pansus akan dibentuk karena pada saat-saat
menjelang penentuannya di rapat paripurna DPR RI bisa saja angin
politik berubah. Koresponden Syahrir mengirim laporan berikut dari
Jakarta:

Rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPR, Senin kemarin akhirnya
menyepakati penjadwalan pembahasan pembetukan Panitia Khusus (Pansus)
Bulog II. Dari keseluruhan peserta rapat Bamus, sebanyak 51 orang
menyatakan setuju, 21 orang tidak setuju dan dua orang lainnya
abstain. Kepada pers, Firman Jaya Daely, anggota Fraksi PDI
Perjuangan (F-PDIP), mengatakan sebelum dilakukan pemungutan suara,
pimpinan rapat, A.M. Fatwa, mencoba mengusulkan musyawarah. Namun,
Fraksi Partai Golkar (FPG) menolak usulan itu.

Anggota-anggota Bamus yang setuju ialah dari F-PDIP 21 orang. Dari
F-PP sebanyak enam orang. Dari F-KB sebanyak delapan orang. Demikian
pula Fraksi Reformasi, yaitu delapan orang. Adapun anggota Fraksi
TNI/Polri yang menyetujui jumlahnya mencapai enam orang. Dua dari
Kesatuan kebangsaan Indonesia (KKI), dan dua masing-masing dari F-PBB
dan F-PDKB melengkapi jumlah 51 orang. Sedang jumlah anggota Bamus
yang tidak setuju 21 orang yang terdiri dari, 18 anggota Fraksi
Golkar dan  tiga orang dari F-PP. Sedang mereka yang abstain berasal
dari fraksi PDU (Partai Daulat Umat).

Perjuangan untuk membentuk Pansus Bulog II memang masih panjang.
Dalam sidang paripurna Januari mendatang, PDIP dan PKB masih perlu
mempertahankan dukungan fraksi-fraksi yang telah mendukung mereka
kemarin. Sebab belum tentu dari mayoritas yang setuju tersebut
otomatis menyetujui pula terbentuknya pansus. Dari 51 suara anggota
yang menyetujui penjadwalan itu tidak semuanya sungguh-sungguh
menyepakati adanya pansus, termasuk tampaknya TNI/Polri. "Ada yang
memang secara 'telanjang' setuju, ada yang belum tentu setuju, dan
mungkin suatu saat juga akan setuju," kata seorang anggota fraksi PKB
pro Gus Dur. Ditanyakan mengenai langkah selanjutnya, mengingat
perjuangan yang masih panjang, Ali Masykur Musa mengatakan pihaknya
akan mengetuk hati nurani fraksi-fraksi lainnya. "Bahwa ini menjadi
kehendak publik untuk penegakan hukum dan pemberantasan KKN,"
ujarnya.

Sebaliknya Ferri Mursidan Baldan dari Fraksi Golkar mengatakan bahwa
bagi pihaknya hasil ini hanyalah merupakan penjadwalan dan tidak
terlalu merisaukannya. "Sejak awal kita coba meyakinkan bahwa
penjadwalan tidak perlu," katanya dia. Ferry dengan gigih tetap
mempertahankan pandangannya bahwa Pansus tidak diperlukan. Dan F-PG
masih tetap memperjuangkan keyakinannya kepada fraksi-fraksi lainnya
bahwa pansus ini tidak diperlukan. Ditanyakan mengenai alasan
penolakan dilakukannya musyawarah, dia menjawab, "untuk apa kalau
argumen juga tidak ketemu."

Usulan penjadwalan pembahasan pembentukan pansus Bulog II akan dibawa
ke rapat paripurna dalam masa persidangan berikutnya yang
diperkirakan jatuh pada tanggal 21 Januari 2002. Dalam rapat
paripurna tersebut, nantinya akan dilakukan terlebih dahulu
penjelasan oleh wakil pengusul. Bila memungkinkan, dalam waktu yang
sama, dilanjutkan dengan tanggapan fraksi-fraksi. Baru setelah itu,
tanggapan selanjutnya adalah pengambilan keputusan.

Enam anggota Fraksi TNI kemarin secara bulat memilih untuk berpihak
kepada fraksi pemerintah, PDIP. Ini berbeda dengan keadaan ketika Gus
Dur masih berkuasa. Sebenarnyadengan melihat posisi fraksi TNI orang
sudah dapat memperkirakan pihak mana yang kelak akan menang. Fraksi
TNI/Polri sangat kuat dalam lobi-lobi sehingga bisa mengetahui dengan
pasti siapa yang akan menang. Di samping itu TNI pun harus berterima
kasih pada Megawati yang berjanji akan mempertahankan Panglima TNI
Widodo AS sampai tahun 2004.

Walau demikian TNI selalu berdalih, bahwa semua ini dilakukan untuk
kepentingan bangsa dan negara. TNI selalu mencari jalan yang terbaik,
sebagaimana dikatakan oleh Budi Harsono, ketua Fraksi TNI kemarin.

Budi Harsono:
''Kita harus bisa menemukan jalan terbaik karena orientasi politik
kita di DPR itu bukan untuk kepentingan TNI saja tapi bagaimana pun
juga untuk kepentingan bangsa dan negara.  Faktor-faktor yang menjadi
pertimbangan kita di samping itu kita melihat implikasi-implikasi
dari pembentukan Pansus ini. Kita juga tidak bisa gegabah dalam
mengambil sikap karena adanya konflik-konflik kepentingan itu ke mana
perkembangannya.''

Sementara itu masyarakat awam di Jakarta banyak yang ingin mengetahui
mengapa suara PPP pecah. Ada yang mengatakan hal ini karena Hamzah
Haz ketika masih menjadi Ketua PPP telah menerima dana nonbujeter
Bulog tersebut sebesar Rp. 15 miliar. Itulah sebabnya suara PPP kini
terpecah antar yang pro pansus dan kontra pansus, antara yang pro dan
yang anti Hamzah Haz.


*
LASKAR JIHAD TUDUH PENDETA REYNALDO DAMANIK PROVOKATOR KERUSUHAN POSO


Laskar Jihad terlibat dalam kekerasan di Poso hanya untuk membela
diri. Demikian tegas Abu Umar kepada kantor berita AFP. Kepada Radio
Nederland pemimpin Laskar Jihad ini menegaskan bahwa Laskar Jihad
tidak menyulut kerusuhan itu. Mereka  malah menuduh pendeta Rynaldo
Damanik dari Crisis Center lah yang menjadi provokator kerusuhan di
Sulawesi itu. Berikut keterangannya kepada Radio Nederland. Abu Umar
terlebih dahulu menjelaskan bagaimana menyelesaikan konflik di Poso.

Abu Umar [AU]: Yang paling penting adalah proses penegakan hukum di
sana, di mana pelaku pembantaian kaum muslimin di Poso harus ditindak
dengan tegas, karena dari sekian ribu ratus mereka yang membantai
kaum muslimim di sana, baru tiga orang saja divonis hukuman mati,
yaitu Tibo, Dominggus dan Marinus. Hanya mereka saja yang divonis,
sementara yang lain dibiarkan saja berkeliaran, bahkan 16 nama
provokator kerusuhan Poso dari pihak yang disebut Tibo di sidang
pengadilan saat itu, sampai saat ini tidak ada tindakan hukum.
Setelah itu baru kita bicarakan masalah rekonsiliasi. Rekonsiliasi
adalah perkara gampang, yang penting penegakan hukum dulu. Setelah
penegakan hukum beres, baru yang berikutnya adalah dikembalikannya
hak-hak kaumk muslimin, karena Poso ini yang menjadi korban adalah
kaum muslimin,  baru sekarang belakangan ini saja, setelah kaum
muslimin bangkit melawan mereka orang-orang nasrani itu menjadi
korban.

Radio Nederland [RN]: Tapi pada prinsipnya laskar jihad atau pada
umumnya kaum muslimin bersedia reskonsiliasi?

[AU]: Amat sangat bersedia. Tapi itu tadi,  pertamakali proses
penegakan hukum. Harus ditindak mereka yang bersalah, baik itu dari
kalangan muslim, ya dia itu harus dihukum. Tentunya yang paling
banyak ini adalah dari pihak merah ini, yang memulai kerusuhan ini.
Tidak bisa dipungkiri semua dunia internasional bahwa yang dibantai
di sana adalah kaum muslimin bukan orang-orang nasrani sebagaimana
diputarbalikkan faktanya oleh crisis center-nya Rynaldi Damanik di
Tentena.

[RN]: Bagaimana itu ceritanya pemutarbalikan itu?

[AU]: Crisis center yang didirikan Rynaldi itu kan dalam rangka
memutarbalikan fakta di Poso, di mana yang dibantai itu adalah kaum
muslimin kemudian diekspos melalui media internet bahwa yang dibantai
adalah orang-orang nasrani. Ini yang dilakukan crisis center. Jadi,
tuntutan kita adalah menindak Rynaldi sebagai provokator utama dari
kerusuhan Poso ini.

[RN]: Tapi apakah kedua belah pihak, Anda dari kaum muslimin dan
merah - kristen itu tidak menyadari mungkin ada kelompok lain yang
memang sengaja memecahbelah?

[AU]: Sebelum pecahnya kerusuhan Poso, kaum muslimin dan orang-orang
nasrani yang ada di sana hidup rukun. Baru pasca setelah masuknya
orang-orang gereja alumni dari Salatiga ini yang mereka KKN di sana,
itu baru mulai berubah sikap-sikap orang nasrani di sana. Terutama
setelah masuknya si pendeta yang satu ini Rynaldi Damanik, dia
menjadi provokator utama kerusuhan Poso, menanamkan kebencian
orang-orang nasrani kepada kaum muslimin yang ada di sana. Saya
pikir, orang-orang nasrani di sana harus bertindak fair mengakui
bahwa ada provokator itu dari mereka, bukan dari kaum muslimin,
karena kaum muslimin adalah orang yang dibantai, orang menjadi
korban.

[RN]: Anda menyebut ada orang datang dari Salatiga, tapi kelompok
kristen menuduh ya orang dari Jawa yang datang dari kelompok islam?

[AU]: Betul. Laskar jihad adalah orang dari luar Sulawesi. Tapi kita
datang setelah kerusuhan Poso bergulir dua tahun. Sedangkan Rynaldi
datang awal-awal kerusuhan Poso. Dialah dan orang-orang gerejalah
yang provokasi. Kita baru masuk di Poso bulan Juli 2001. Jadi,
tuduhan kamilah yang provokasi kerusuhan Poso, itu salah alamat.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke