--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Jumat 14 Desember 2001 14:20 UTC ** ISRAEL SERANG KOTA-KOTA GAZA, JENIN DAN RAMALLAH ** USMAH BIN LADEN DIBERITAKAN TELAH LARI DARI BORA-BORA ** PEMERINTAH TUGASKAN RIBUAN POLISI UNTUK MENJAGA PERAYAAN LEBARAN DAN NATAL ** TOPIK GEMA WARTA: PUTUSAN MA SOAL TOMMY TIMBULKAN KEBINGUNGAN DAN PERTIKAIAN ** TOPIK GEMA WARTA: ABOLISI BAGI THEYS ELUAY: UPAYA MENGAMBIL HATI RAKYAT PAPUA? * ISRAEL SERANG KOTA-KOTA, GAZA, JENIN DAN RAMALLAH Pasukan Israel menembak mati enam orang anggota dinas intelijen Palestina dalam sebuah serangan di Tepi Barat Sungai Yordan. Dalam aksi lainnya di kota Salfit, Israel mengerahkan pasukan infanteri, tank-tank dan helikopter-helikopter tempur. Juga dilakukan serangan di berbagai tempat lainnya, di mana beberapa puluh warga Palestina ditangkap. Sejak aksi berdarah di sebuah bis, yang menewaskan 10 kolonis Yahudi Rabu lalu, Israel menembakkan puluhan rudal ke arah gedung-gedung pemerintah Palestina di kota-kota Gaza, Jenin dan Ramallah. Selain itu stasiun radio dan televisi Palestina juga diratakan dengan tanah. Kendaraan-kendaraan pantser Israel masuk ke kamp-kamp penampungan di dekat Gaza dan ke sebuah desa otonomi di Tepi barat Sungai Yordan. Menurut sumber-sumber Palestina, dalam serangan Israel terakhir, Kamis dan Jumat ini, lima warga Palestina tewas dan 23 orang lainnya cedera. Menteri Luar Negeri Israel Shimon Peres mengecam keras Perdana Menteri Ariel Sharon. Menurut Peres penolakan terhadap pemimpin Palestina Yasser Arafat bisa menimbulkan efek yang tidak diharapkan. Ada kemungkinan bahwa Arafat kini justru mendapat dukungan kuat dari warga palestina, negara-negara Arab lainnya dan Eropa. Utusan Amerika Serikat untuk Timur Tengah Anthony Zinni berbicara dengan Perdana Menteri Sharon mengenai keputusannya untuk memutuskan semua hubungan dengan Arafat. Tidak jelas apakah Zinni berhasil mengubah pendapat Sharon. Masyarakat internasional mengkritik sikap Sharon. Baik Amerika Serikat maupun Uni Eropa menekankan, sangat penting bagi Israel untuk bekerjasama dengan Arafat di masa krisis. Selanjutnya Liga Arab meminta PBB melangsungkan sidang darurat Dewan Keamanan. Utusan PBB di Timur Tengah, Terje Roed-Larsen menyatakan, kedua belah pihak berada di ambang peperangan. * USAMAH BINA LADEN DIBERITAKAN TELAH LARI DARI BORA-BORA Menurut kantor berita Islam Afganistan, AIP, Usamah bin Laden sudah dua minggu lalu meninggalkan pegunungan Tora Bora di Timur Afganistan. AIP tidak bisa mengatakan di mana jutawan Saudi Arabia ini sekarang berada. Kamis kemarin seorang juru bicara angkatan bersenjata Amerika mengatakan, Usamah bin Laden kemungkinan berada di antara para pejuang Al Qaida yang bersembunyi di kompleks gua di Tora Bora. Kompleks tersebut sekarang dikepung oleh pasukan Afganistan dan pasukan komando Amerika. Di berbagai negara kelompok-kelompok muslim militan memberikan reaksi negatif atas penyiaran rekaman video, yang menurut Departemen Pertahanan Amerika Serikat membuktikan bahwa Usamah bin Laden adalah otak di belakang serangan teroris 11 September. Menurut Washington, dari kalimat-kalimat yang diucapkan Bin Laden, dapat dijelaskan bahwa ia mengetahui rincian pelaksanaan serangan teroris tersebut. Tetapi menurut kelompok-kelompok militan di Pakistan dan juga Indonesia, rekaman video itu palsu. Selain itu menurut mereka, Bin Laden tidak pernah membicarakan secara terbuka di depan kamera mengenai keterlibatannya dalam serangan. Sementara pemerintah Saudi Arabia menyatakan, yakin bahwa rekaman tersebut asli, dan menamakan Bin Laden sebagai kriminal keji tanpa belas kasihan. Dari rekan video terlihat bagaimana Bin Laden antara lain menyatakan bahwa ia memang mengharapkan kedua menara World Trade Centre akan runtuh. Selanjutnya ditambahkan sebagian pembajak yang membajak keempat pesawat terbang, baru pada saat terakhir mengetahui apa tujuan misi mereka. * PEMERINTAH TUGASKAN RIBUAN POLISI UNTUK MENJAGA PERAYAAN LEBARAN DAN NATAL Pemerintah Indonesia menugaskan ribuan polisi untuk menjaga agar perayaan Idul Fitri dan Natal tahun ini berlangsung dengan tenang. Dalam satu minggu terakhir jutaan penduduk Jakarta pulang ke kampung halaman mereka untuk merayakan hari besar tersebut. Tahun lalu perayaan lebaran dibayangi berbagai kerusuhan antar agama. 19 orang tewas ketika sejumlah gereja di bom atau dibakar. Saat ini situasi diberitakan tenang, walaupun ada insiden-insiden kecil antara warga muslim dan Kristen di Sulawesi dan Ambon. * INDIA BERLAKUKAN PENGAMANAN KETAT DI GEDUNG PARLEMEN Pemerintah India memberlakukan pengamanan ketat di sekitar gedung parlemen setelah aksi teroris Kamis kemarin. Polisi mengawasi semua kendaraan yang keluar dan masuk ibukota New Delhi. Selain itu dilakukan penyelidikan mengenai para pelaku serangan. Kamis kemarin 12 orang tewas dalam tembak menembak di gedung parlemen, setelah lima orang laki-laki bersenjata berat masuk kedalam kompleks gedung tersebut. Hingga sekarang belum jelas siapa otak serangan tersebut, tetapi berbagai politikus menuduh pihak separatis muslim di negara bagian Kashmir. Karena itu mereka mendesak pemerintah New Delhi untuk secepatnya melakukan aksi balasan. Perdana Menteri India Atal Behari Vajpayee menyatakan akan menindak tegas semua bentuk terorisme, tetapi sekaligus menambahkan membutuhkan waktu lebih lama untuk mengambil keputusan mengenai aksi pembalasan yang sesuai. * PERDANA MENTERI BELANDA BERAMBISI DALAM UNI EROPA Perdana Menteri Belanda Wim Kok untuk pertama kali menyatakan kemungkinan bersedia ditunjuk sebagai salah satu pejabat penting Eropa. Kok pernah diisukan akan ditunjuk sebagai ketua tim pemikir atau "think-tank"-nya Eropa, yang harus mempersiapkan perundingan mengenai persetujuan Uni Eropa. Hingga saat ini Wim Kok menyatakan tidak pernah dicalonkan untuk jabatan tersebut, karena ia terlebih dulu ingin memenuhi masa jabatannya sebagai perdana menteri. Tetapi sebelum dibukanya KTT Uni Eropa di Brussel, Kok menyatakan akan timbul situasi baru apabila calon-calon lainnya menolak atau membatalkan diri. Tetapi Kok menekankan, kalau bisa ia tidak dicalonkan. Selain perdana menteri Belanda, calon-calon lainnya adalah mantan Perdana Menteri Italia Giuliano Amato, mantan Presiden Finlandia Martti Ahtisari dan mantan Perdana Menteri Belgia Jean-Luc Dehaene. * UANG LOGAM EURO MULAI DISEBARKAN DI TIGA NEGARA EROPA Di tiga negara Eropa, antara lain Belanda, mulai Jumat ini secara resmi mulai disebarkan mata uang logam baru Eropa, Euro. Selain itu semua warga Irlandia dan Prancis, juga mulai diperkenalkan dengan uang-uang logam tersebut, yang mulai 1 januari 2002 menjadi alat pembayaran resmi. Di Prancis, sejumlah kantor pos dan toko-toko khusus dibuka sejak jam 12 tengah malam, untuk menjual uang-uang logam Eropa yang pertama. Sementara di Belanda, semua penduduk yang berusia lebih dari 6 tahun, mendapat satu paket uang logam Euro gratis dari pemerintah. Paket-paket tersebut bisa diambil mulai Jumat ini di berbagai bank-bank dan toko-toko besar di Belanda. Selanjutnya masyarakat juga bisa membeli paket-paket Euro lainnya, untuk mencegah kebingungan besar apabila mata uang tersebut resmi diberlakukan 1 januari mendatang. * PEMIMPIN OPOSISI TERPENTING DI ZIMBABWE DITANGKAP Morgan Tsvangirai, pemimpin oposisi terpenting di Zimbabwe ditangkap, sewaktu polisi menggerebek rumahnya di ibukota Harare. Tsvangirai dibebaskan kembali setelah diintrograsi. Polisi menyatakan, penahanan dilakukan karena ia tidak mempunyai ijin untuk memiliki alat-alat penyiaran. Tetapi juru bicara partai oposisi MDC menyatakan, penahanan ini mempunyai latar belakang politik. Insiden tersebut dilakukan bersamaan dengan wal kampanye pemilu Presiden Robert Mugabe. Maret tahun depan Mugabe harus bertarung melawan pemimpin oposisi yang populer ini. Beberapa bulan terakhir di Zimbabwe, menjelang pemilihan presiden, semakin sering terjadi kerusuhan politik. Minggu ini misalnya, seorang anggota terkemuka MDC dibunuh. Menurut berbagai orgabisasi HAM tahun ini saja sudah lebih dari 32 orang tewas dalam kerusuhan politik di Zimbabwe. * PUTUSAN MA SOAL TOMMY TIMBULKAN KEBINGUNGAN DAN PERTIKAIAN Putusan Mahkamah Agung yang kontroversial terhadap Tommy, bahwa putra mantan penguasa multak Orde Baru ini toh harus menjalani hukuman penjara 11 bulan, segera menimbulkan bukan saja kebingungan tetapi juga pertikaian antara polisi dan kejaksaanagung. Polisi masih ingin menginterogasi Tommy untuk kasus pembunuhan hakim Agung Syaifuddin Prawiranegara, sementara Kejaksaan ingin segera mengeksekusi atau melaksanakan keputusan Mahkamah Agung itu. Banyak kalangan makin mempertanyakan, Mahkamah Agung yang seharusnya merupakan wewenang hukum dan keadilan terakhir kok ternyata malah menimbulkan kebingungan dan amburadul hukum. Lebih lanjut laporan koresponden Syahrir dari Jakarta: Permintaan Titiek Prabowo kepada Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Sofyan Jacoeb agar Tommy diizinkan sungkem pada Soeharto,bapaknya, di hari Lebaran ternyata ditolak. Polda pun tidak akan menyerahkan Tommy Soeharto kepada pihak kejaksaan meskipun fatwa Mahkamah Agung merekomendasikan tersangka itu menjalani hukuman 11 bulan dalam kasus tukar guling properti Bulog. Polda Metro Jaya tetap akan menahan Tommy. Dijelaskan oleh Komisaris Polisi Alex Mandalika, polda bersikukuh menahan Tommy karena kasus yang disangkakan kepadanya berbeda dengan kasus yang ditangani oleh MA dan kejaksaan. Mandalika menjelaskan, hukuman dalam kasus pembunuhan hakim agung Syafiuddin Kartasasmita, lebih berat untuk dijalani Tommy dibandingkan vonis MA dalam kasus Bulog. Namun menurutnya bisa saja Tommy ditahan nanti dalam dua hukuman yang dijalani secara bersamaan. Menurutnya, polda masih berkepentingan dengan Tommy karena dia masih diperiksa dalam dugaan kasus pembunuhan Syafiuddin, kepemilikan senjata api dan bahan peledak serta pemboman di Jakarta. Alex Mandalika: Untuk berkas pertama, berkas pembunuhan hakim agung, setelah lebaran kita limpahkan. Jadi kemarin itu, hari Kamis, sudah dilakukan gelar secara internal kita, kemudian rencana setelah lebaran akan dilakukan gelar perkara dengan kejaksaan tinggi DKI, setelah itu berkas ke kejaksaan. Sementara kalangan intelektual berpendapat tuntutan masyarakat agar Tommy harus segera menjalani hukuman sudah tepat dan sesuai dengan kaidah hukum. Tetapi, sebelum dieksekusi hakim agung perlu mengadakan sidang lagi untuk menentukan mana yang terbaik di antara dua hal yang dianggap bertentangan oleh masyarakat. Sementara ini ada perbedaan pandangan di antara para praktisi dan ahli hukum dalam persoalan ini. Selama ini hukum di Indonesia berakar dari hukum yang nilai-nilainya sudah ketinggalan zaman. Karena itu tidak bisa dilihat dan digunakan secara baik. Dalam kasus hukum Tommy, majelis hakim agung yang membebaskan Tommy melalui putusan PK mau pun yang memvonnis hakim sebelumnya punya landasan yang sama-sama benar. Sebenarnya dalam hukum itu ada pertimbangan, yaitu kalau eksekusi sudah berjalan dan ditemukan data baru maka sudah tidak bisa diungkit-ungkit lagi. Namun, jika hakim memilih putusan bebas, memang terdakwa tidak menjalani hukuman.Tetapi jika suatu ketika ditemukan bukti baru, kasusnya bisa diangkat lagi. Ketua MA Bagir Manan yang akhir-akhir ini diminta supaya mundur karena dianggap lamban, pro Cendana, dan tidak mau melaksanakan reformasi, mengatakan, kendati Tommy secara resmi telah diputus bebas oleh majelis hakim ditingkat PK, namun dia harus mematuhi hukuman berdasarkan putusan majelis hakim di tingkat kasasi. Maka hukuman yang harus dijalani oleh Tommy setara dengan waktu sejak dia melarikan diri. Sebaliknya Sekretaris Dinas Penerangan Polda, Alex Mandalika menyatakan, polisi berkepentingan untuk tetap menahan Tommy karena tersangka masih menjalani pemeriksaan atas tuduhan pembunuhan hakim agung. Tingkatan kasus yang ditangani penyidik terhadap Tommy menyangkut pasal 340 mengenai pembunuhan berencana mempunyai strata yang lebih tinggi dibandingkan pasal yang menyangkut kasus ruilslag Bulog dan Goro Batara Sakti. Bagi praktisi Luhut Pangaribuan, pendapat hukum yang dikeluarkan oleh Ketua MA itu tidak profesional dan aneh. Soalnya PK dalam kasus Tommy merupakan produk MA. Namun, lembaga yudikatif itu, tiba-tiba mengeluarkan pendapat hukum lagi yang ternyata bertentangan. Selain janggal boleh dibilang MA tidak menguasai fakta sebenarnya, tapi nekat melaksanakannya. Pendapat yang dikeluarkan MA itu bukan berdasarkan ketentuan hukum, namun semata-mata berdasar pada kehendak sendiri. Pangaribuan mengkhawatirkan semua orang yang berperkara nantinya, tidak akan percaya lagi dengan hakim atau Mahkamah Agung. MA sebagai benteng terakhir keadilan seharusnya jangan mudah terbuka, apalagi gampang diintervensi. Sedangkan Profesor Loebby Loeqman, berpendapat Tommy tidak bisa menjalani hukuman penjara. Sebab, dia sudah dibebaskan dari hukuman penjara dengan diterimanya PK oleh MA yang diajukan pihak pengacaranya. Tommy bisa menggugat balik dan meminta ganti rugi kepada negara, kalau hukuman penjara itu tetap dipaksakan. * ABOLISI BAGI THEYS ELUAY: UPAYA MENGAMBIL HATI RAKYAT PAPUA? Biasanya abolisi diberikan kepada pemberontak yang bersedia menyerahkan diri sesuai batas waktu yang telah ditentukan. Oleh karena itu sangatlah luar biasa kalau abolisi sampai diberikan kepada seseorang tokoh separatis yang telah meninggal dunia. Ini nampaknya akan terjadi pada mediang ketua Presidium Dewan Papua Theys Hiyo Eluay. Pada awalnya, Mahkamah Agunglah yang mengusulkan abolisi tersebut. Lalu pemerintah entah dengan alasan politik atau kepentingan umum mempertimbangkan usulan ini. Padahal hingga kini pemimpin Papua yang tewas terbunuh sebulan lalu itu belum terbukti bersalah dan belum pula dijatuhi vonis pengadilan. Menteri Koordinator Politik dan Keamanan Susilo Bambang Yudhoyono membenarkan rencana pemberian abolisi bagi Theys dan sejumlah tersangka lainnya yang diduga terlibat dalam kerusuhan Wamena tahun lalu. Kerusuhan berupa insiden penurunan bendera bintang kejora ini disebut pemerintah sebagai kasus makar. Namun Susilo menegaskan tidak berarti semua tersangka dalam kasus perlawanan terhadap negara akan diberi abolisi. Susilo Bambang Yudhoyono : Tapi tidak berarti bahwa permasalahan perlawanan terhadap pemerintah yang sah, kasus-kasus kejahatan terhadap negara itu lantas diberikan abolisi semuanya. Oleh karena iu pihak Kejaksaan Agung dan pihak-pihak terkait dari pemerintah sedang mempelajari dengan seksama agar betul-betul paduan antara aspek kemanusiaan, aspek keadilan dan aspek tegaknya hukum itu sendiri dikembangkan secara terpadu. Pemberian abolisi kepada orang yang sudah meninggal dunia dianggap tidak lazim. Ini disampaikan oleh Staf ahli Menteri Kehakiman dan Hak asasi Manusia, Oka Mahendra. Sebab jika seseorang sudah meninggal dunia, otomatis kasusnya dianggap selesai. Oka Mahendra: Karena dia kan sudah meninggal, jadi sudah nggak bisa dituntut lagi kan orang meninggal? Abolisi itu kan ya tidak bisa lagi diteruskan perkaranya gitu. Jadi mungin dengan abolisi itu lantas dianggap sudah nggak ada masalah lagi, nggak bisa diperkarakan lagi. Tapi secara otomatis itu kalau orang meninggal sudah nggak bisa diteruskan lagi itu kan perkara pidana. Namun Oka menambahkan, ia akan mempelajari dulu apa pertimbangan hukum Mahkamah Agung dalam memberikan abolisi bagi Theys. Sebab hal ini tidak pernah terjadi sebelumnya. Sementara itu Sekretaris Jendral Presidium Dewan Papua Thaha Al Hamid berpendapat pemberian abolisi bagi Theys sia-sia saja. Sebab pengadilan Negeri Jayapura telah menetapkan perkara Theys Hiyo Eluay gugur demi hukum ketika ia meninggal. Thaha yang juga menjadi tersangka bersama-sama Theys mengaitkan rencana ini dengan upaya politik menjelang kedatangan Presiden Megawati Soekarnoputri ke bumi Papua akhir tahun ini. Thaha Al Hamid : Sekali lagi yang terpenting itu adalah jaminan bagi hak hidup untuk seluruh rakyat Papua bukan abolisi buat kami. Itu satu. Kedua kami tidak mau penahanan kami itu dijadikan alat tawar menawar politik. Karena ibu presiden mau datang ke Papua kemudian berbaik hati mau memberikan abolisi. Itu tidak penting yang penting adalah jaminan hak hidup bagi kami. Pengamat masalah Papua Muridan S Widjoyo juga menduga pemberian abolisi bagi mendiang Theys Eluay ini hanyalah upaya pemerintah untuk mengambil hati rakyat Papua. Meski pun Muridan menyangsikan keberhasilan usaha pemerintah Jakarta ini. Muridan S. Widjoyo : Menurut saya memang secara politis kurang begitu signifikan untuk memperbaiki hubungan antara pemerintah pusat dengan orang Papua, itukan sebenarnya soalnya? Tetapi lebih dari itu proses-proses politik seperti ini komunikasinya tidak nyambung. Yang satu bicara A yang satu bicara B. Yang satu bahas C yang satu bahas D. Jadi sebetulnya tidak bersambungan dan saya menduga rakyat akan semakin frustrasi dengan sikap pemerintah pusat yang kelihatannya justru tidak memperdulikan isu utama yang diangkat oleh rakyat dan pemimpin Papua. Muridan berpendapat pemerintah sebaiknya menjamin dihentikannya kekerasan politik di seluruh Papua. Namun mungkinkah rakyat Papua menikmati jaminan hak hidup dan kepastian hukum? Masalahnya siapa berada di balik pembunuhan Theys Eluay? Hingga kini hal itu masih buram. Polisi gagal memenuhi batas waktu yang ditetapkan Presidium Dewan Papua untuk mengungkap kasus ini sebelum tanggal 10 Desember. Puluhan saksi sudah diperiksa tapi tak ada satupun jadi tersangka. Dugaan kuat tertuju pada sebuah kelompok yang memiliki komando dan struktur yang rapih. Sejumlah rekan-rekan Theys Eluay di PDP menuding Kopassus. Tapi seperti biasa, berbagai kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia di Papua khususnya dan di Indonesia umumnya bukan dituntaskan secara hukum, namun bergantung pada cuaca politik. Tim Liputan 68H Jakarta melaporkan untuk Radio Nederland di Hilversum --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
