---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Senin 04 Maret 2002 14:50 UTC



** PERLAWANAN SENGIT TALIBAN DAN ALQAEDA DI AFGHANISTAN TIMUR

** FILIPINA TANGKAP ORANG PENTING ABU SAYYAF

** PANSUS SIDIK KEMATIAN THEYS ELUAY DI MARKAN KOPASSUS PAPUA

** SERANGAN BARU ISRAEL TEWASKAN TUJUH KORBAN PALESTINA

** TOPIK GEMA WARTA: PRESIDIUM DEWAN PAPUA PUJI PUTUSAN HAKIM
JAYAPURA BEBASKAN TERSANGKA MAKAR

** TOPIK GEMA WARTA: HAMZAH HAZ DILIMPAHI TUGAS BERESKAN PEREKONOMIAN



* PERLAWANAN SENGIT TALIBAN DAN ALQAEDA DI AFGHANISTAN TIMUR

Di Gardez, Afghanistan Timur pecah pertempuran sengit antara serdadu
pemerintah Afghanistan melawan beberapa ribu sisa-sisa pejuang Al
Qaeda dan Taliban. Tentara Afghanistan diperkuat pasukan asing dari
Amerika Serikat, Kanada, Australia, Jerman, Denmark serta Norwegia.
Berdasarkan kegigihan perlawanan, di pegunungan Gardez itu
diperkirakan masih terdapat sekelompok prajurit Taliban dan Al Qaeda.
Pesawat pembom Amerika kembali melancarkan aksi di kawasan itu.
Pemboman ini dipandang sebagai aksi terbesar tahun ini.
Sementara itu orang-orang tak dikenal menembakkan sejumlah mortir ke
pangkalan udara, Khost yang dipakai militer Amerika. Kemungkinan
korban masih belum diketahui. Di samping itu Menteri Pertahanan
Belanda, Frank de Grave berkunjungn ke Afghanistan, Senin ini.
Menteri De Grave akan berbicara dengan beberapa pejabat pemerintah di
Kabul mengenai pembentukan tentara nasional Afghanistan.


* FILIPINA TANGKAP ORANG PENTING ABU SAYYAF

Polisi Filipina menangkap seorang pemimpin kelompok teror Abu Sayyaf
di pulau Basilan. Polisi berhasil menangkap wakil komandan Sonny Ping
di kota Lamitan, setelah mendapat petunjuk seorang warga. Selama ini
pemerintah Filipina menjanjikan imbalan 20 ribu dolar bagi mereka
yang memberikan petunjuk penting untuk penangkapan Ping. Juru bicara
tentara Filipina menyatakan Sonny Ping merupakan komandan kelompok
yang menyekap dua misionaris Amerika. Selama ini Amerika Serikat
memandang pembangkang muslim Filipina ini sebagai bagian dari
jaringan Al Qaeda pimpinan Usamah bin Ladin.


* PANSUS SIDIK KEMATIAN THEYS ELUAY DI MARKAN KOPASSUS PAPUA

Sebuah panitia khusus penyelidik kematian Ketua Presidium Dewan Papua
(PDP) Theys Hiyo Eluay mengadakan kunjungan ke markas Kopassus di
Papua. Theys Eluay ditemukan tewas November tahun lalu selepas
mengadakan pertemuan di markas itu. Sementara itu Komandan Jenderal
Kopassus, Mayjen Amirul Isnaeni menegaskan Kopassus tidak terlibat
pembunuhan Theys Eluay. Menanggapi penarikan 300 serdadu Kopassus
dari propinsi Papua baru-baru ini, Jendral Amirul Isnaeni menyatakan
bahwa itu adalah pergantian rutin yang tidak ada kaitannya dengan
kasus Theys Eluay.


* SERANGAN BARU ISRAEL TEWASKAN TUJUH KORBAN PALESTINA

Serangan militer terbaru Israel menewaskan sedikitnya tujuh orang
warga Palestina. Senin dini hari tadi tentara Israel kembali memasuki
dua kam pengungsi di kawasan otonomi Palestina. Tentara Israel
menembak mati empat warga Palestina di Rafah, Jalur Gaza. Sementara
itu kontak senjata di kam pengungsi Jenin Tepi Barat menewaskan tiga
orang, salah seorangnya adalah pemimpin Brigade Al Aqsa, Amjad
Fakhuri. Satuan bersenjata kelompok Fatah kubu Presiden Palestina
Yasser Arafat ini sebelumnya mengklaim bertanggungjawab atas serangan
akhir pekan silam yang menewaskan 20 warga Israel. Menyusul serangan
ini Perdana Menteri Israel, Ariel Sharon mengumumkan peningkatan aksi
militer terhadap Palestina. Serangan Israel di kam-kam pengungsi
bertujuan melacak senjata dan memburu teroris, demikian Sharon.


* IBRAHIM RUGOVA PRESIDEN PERTAMA KOSOVO

Parlemen Kosovo di Pristina menunjuk pemimpin moderat etnik Albania
Kosovo, Ibrahim Rugova sebagai  presiden pertama Kosovo. Sementara
itu pemimpin sayap politik UCK, Bajram Rexhepi ditunjuk sebagai
perdana menteri propinsi Serbia itu. Pekan silam penunjukan dua
pemimpin dan kabinet Kosovo tersebut berlangsung ulet. Sejak pemilu
November tahun lalu, parlemen Kovo menyelenggarakan tiga kali
pemilihan untuk menunjuk presiden pertama. Pada ketiga pemilihan itu
Rogova tidak berhasil meraih mayoritas. Pembentukan kabinet Kosovo,
Senin ini dipandang sebagai langkah penting menuju pemerintahan
otonomi dalam federasi Yugoslavia. Sejak perang Kosovo 1999, Kosovo
berada di bawah kepengurusan administrasi PBB. Perserikatan
Bangsa-bangsa berwewenang atas keamanan, kehakiman dan hubungan luar
negeri Kosovo.


* PERSEMAKMURAN BELUM AMBIL SIKAP KERAS TERHADAP MUGABE

Organisasi negara-negara bekas jajahan Britania, Persemakmuran, belum
mengambil keputusan tegas terhadap Presiden Zimbabwe, Robert Mugabe.
Sebelumnya Britania Raya, Selandia Baru dan Australia mendesak
pemberlakuan sanksi terhadap Mugabe sehubungan kecurangan dan
kekerasan menjelang pemilu presiden. Sebagian besar negara-negara
Afrika berkeberatan dengan penerapan sanksi Zimbabwe. Meskipun
demikian negara-negara Persemakmuran mencapai kesepakatan membentuk
sebuah komisi yang akan melaporkan kelangsungan pemilu Zimbabwe.
Komisi beranggotakan Afrika Selatan, Australia dan Nigeria itu, akan
menilai sejauh mana pemilu 9 dan 10 Maret berlangsung jujur dan adil.


* POLISI JAKARTA BUBARKAN KEGIATAN ALIRAN FALUN GONG

Polda Metro Jaya membubarkan sebuah acara aliran Falun Gong di
Jakarta, Ahad kemarin. Menurut pihak polisi acara tersebut mengandung
hal-hal yang tidak sesuai dengan perijinan. Kapolda Metro Jaya Irjen
Makbul Padmanagara menolak menyebut poin-poin pelanggaran dalam
kegiatan Falun Gong tersebut. Ia menyatakan akan mengadakan
pemeriksaan lebih lanjut dan akan bekerja sama dengan pihak
Kejaksaan.
Berbeda dengan di negara induknya, Cina, yang melarang Falun Gong,
Indonesia membebaskan kegiatan aliran meditasi ini. Falun Gong di
Indonesia memiliki penganut dari berbagai lapisan masyarakat.


* PRESIDIUM DEWAN PAPUA PUJI PUTUSAN HAKIM JAYAPURA BEBASKAN
TERSANGKA MAKAR

INTRO : Hari ini Pengadilan Negeri Jayapura membebaskan tiga orang
tersangka makar kongres Papua. Salah satu alasan putusan Hakim ini
karena kongres itu dijalankan sepengetahuan pemerintah, Kapolda,
Panglima dan pemerintah daerah. Kami menghubungi Sekjen Presidium
Dewan Papua, Thaha Al Hamid dan menanyakan apa tanggapannya terhadap
putusan hakim ini.

Thaha Al Hamid [TAH] : Dalam Amar putusan Hakim tidak memakai istilah
dibebaskan tetapi tidak dapat dipidana karena biarpun unsur makar
dalam perkara itu seperti perbuatan berlanjut, perbuatan bersama-sama
semuanya terbukti secara syah dan meyakinkan. Namun hakim
berkeyakinan bahwa perbuatan itu tidak dapat dipidana karena
dilakukan atas sepengetahuan dan ijin bahkan bantuan pemerintah pusat
maupun pemerintah Papua. Kami melihat bahwa ini memberikan keyakinan
pada rakyat Papua bahwa peaceful dialogue (dialog damai, Red.) yang
selama ini menjadi pendekatan, itu telah terbukti lebih baik dan
terbukti menjadi sebuah pendekatan yang bermartabat.

Radio Nederland [RN] : Jadi anda tida puas dengan putusan ini ya,
karena tidak dinyatakan benar-benar bebas?

TAH : Oh tidak, justeru keputusan Majelis Hakim Jayapura ini
sungguh-sungguh keputusan yang sangat berani. Karena kali ini Majelis
tidak lagi memakai pendekatan-pendekatan konvensional tapi Majelis
justeru melihat bahwa biarpun toh unsur-unsur makar terlihat dalam
peristiwa itu akan tetapi bagaimana itu bisa dikatakan makar apabila
pemerintah terlibat, apabila pemerintah memberikan bantuan satu
milyard, apabila pengibaran bendera itu melalui pembicaraan resmi
dengan Kapolda dan Panglima. Yang ini oleh hakim akhirnya dijadikan
bahan pertimbangan dan dinyatakan bahwa atas perbuatan itu maka tidak
dapat dipidana. Saya kira ini sebuah Ijtihad hukum yang sangat baik
sekali yang hakim di pengadilan negeri Jayapura lakukan.

RN : Nah kalau dalam putusan yang sama Hakim itu mengatakan bahwa
membebaskan para tersangka makar. Maka mungkin dengan alasan yang
sama bisa membuat pemerintah kemudian juga tentara dan pihak-pihak
yang menyelenggarakan kongres itu juga disebut makar kan. Artinya
bisa menjadikan mereka tersangka, dalam kasus ini. Menurut anda?

TAH : Benar, dengan pandangan Hakim seperti tadi, maka sebenarnya
Hakim mau bertanya : kalau yang ada di depan ini saya hukum lalu
bagaimana dengan Presiden Gus Dur yang terlibat memberikan bantuan,
bagaimana dengan Kapolda dan Panglima yang memberikan ijin bagi
pengibaran bendera, bagaimana dengan pemerintah daerah yang
memberikan bantuan pada kongres baik itu bantuan bis, bantuan
fasilitas dan seterusnya. Di sini soalnya apakah mereka juga akan
dilibatkan sebagai turut serta melakukan itu kejahatan terhadap
negara? De vacto mereka tidak diajukan ke pengadilan. Sehingga hakim
mengatakan bahwa semua perbuatan ini dilakukan berdasarkan
sepengetahuan pemerintah, ada ijin dan bahkan pemerintah memberikan
bantuan.

RN : Dalam rangka hari ulang tahun Kostrad, Panglima Kostrad Riyakudu
di Jakarta mengatakan bahwa Kostrad akan kembali kepada semangat
Majapahit yaitu melibas habis semua gerakan separatis. Kalau ini
diterapkan kepada Papua, rasa-rasanya kok semangat Majapahit ini
tidak sesuai ya untuk Papua. Karena bagaimanapun dalam kasus Papua,
khususnya dalam kasus pembunuhan Tehys Eluay, tentara kan terlibat
dan bagaimana mungkin pernyataan ini pas untuk Papua gitu?

TAH : Yang pertama jelas Papua tidak pernah terlibat dengan
Majapahit. Majapahit itu masa lalu ya, dan ingat bahwa dengan cara
seperti itu maka Majapahit kemudian runtuh. Jadi 40 tahun operasi
militer dilakukan di Papua, toh tetap tidak ada hasil. Keputusan
Pengadilan negeri hari ini membuktikan bahwa ternyata pendekatan
hukum juga tidak pernah ada hasil. Satu-satunya pendekatan yang hari
ini harus dimajukan adalah peaceful dialogue dan itu yang menjadi
tuntutan rakyat Papua.

Nah sehingga kalau pemerintah masih tetap menggunakan pendekatan
konvensional, operasi militer, pendekatan hukum, proses hukum,
tangkap tahan dan adili ini menunjukan bahwa pemerintah semakin tidak
memiliki pilihan apa-apa, base concept  untuk menyelesaikan
persoalan-persoalan Papua terutama karena perjuangan Papua adalah
berjuang secara damai dan bermartabat. Apakah pemerintah takut
berdialog dengan orang Papua. Jadi saya kira itu hanya akan
mempercepat dan mengingatkan kita kembali bahwa pendekatan itu memang
dipakai oleh Majapahit tetapi dengan pendekatan itu juga Majapahit
runtuh. Indonesia tidak bisa lagi dipertahankan hanya dengan moncong
senjata, dengan kekerasan, dengan sepatu lars, tidak mungkin.


Demikian Sekjen Presidium Dewan Papua, Thaha Al Hamid


* HAMZAH HAZ DILIMPAHI TUGAS BERESKAN PEREKONOMIAN

Intro: Kalau dahulu Presiden Gus Dur melimpahkan masalah Maluku
kepada Wakil Presiden Megawati Soekarnoputri, maka sekarang, sebagai
Presiden Megawati nampak meniru langkah pendahulunya itu. Masalah
pelik bidang ekonomi sekarang diserahkan kepada Wakil Presiden Hamzah
Haz. Maka jelas Megawati menyingkirkan Menko Perekonomian Dorodjatun
Kuntjoro-Jakti. Strategiskah langkah Megawati ini? Koresponden
Syahrir mengirim laporan berikut dari Jakarta:

Pemerintahan Megawati bulan-bulan terakhir ini terus saja dikritik
lawan mau pun kawan. Semua kebijakannya dianggap lamban, utamanya di
bidang ekonomi dan hukum. Kebijakan pemerintah dinilai lebih condong
pada kepentingan para pengusaha besar ketimbang pada rakyat kecil
atau rakyat marhaen. Menyadari kritik ini maka Megawati yang tidak
mau mengulangi kebiasaan Gus Dur dengan sering mengganti
menteri-menterinya kini memanfaatkan wakilnya. Wapres Hamzah Haz
dipercaya menangani masalah ekonomi. Dengan demikian secara tidak
langsung koordinator bidang ekonomi sudah dialihkan dari Menteri
Koordinator Dorodjatun Kuntjoro-Jakti kepada Wapres Hamzah Haz.

Hamzah pun sudah menyiapkan tim ekonominya yang dipimpin Laode
Kamalludin. Ekonom ICMI semasa Habibie, Umar Juoro juga masuk dalam
timnya Hamzah Haz. Wakil Presiden RI yang juga menjabat Ketua Umum
PPP ini antara lain mendapat tugas pelik yaitu menyelesaikan
utang-utang konglomerat bekas pemilik bank kepada negara. Masyarakat
politik dan ekonomi Indonesia lebih mengenalnya dengan  singkatan
PKPS atau Penyelesaian Kewajiban Pemegang Saham yang menyangkut
ratusan trilyun rupiah itu. Gara-gara PKPS ini kabinetnya Megawati
sempat pecah antara yang pro dan kontra penundaan utang sampai 10
tahun.

Hamzah Haz selain menangani  urusan ekonomi yang pelik ini karena
"sangat basah" juga menyiapkan paket kebijakan ekonomi baru.
Kebijakan ini akan diumumkan pertengahan Maret ini. Tahun 2002 dan
tahun 2003 menjadi target realisasi paket kebijakan baru ini. Mantan
tokoh Komando Jihad, yang pernah ditahan selama 22 tahun, Timzar
Zubil melihat usaha Megawati ini sebagai upaya memberikan tugas yang
berat kepada Hamzah Haz. Kalau gagal, tentu rakyat akan
mempersalahkan Hamzah Haz, katanya.

Timzar Zubil: "Masalah ekonomi merupakan masalah yang rumit dan untuk
selamat beliau limpahkan pada Hamzah Haz sebagai wakil presiden.
Hamzah Haz tentu akan bentuk tim yang tersendiri dan ini tentu di
luar kabinet yang ada sekarang."

Syahrir: "Bisakah dikatakan bahwa Megawati serahkan permasalahan
ekonomi yang sulit itu kepada umat Islam atau  gerakan-gerakan Islam
karena Hamzah Haz juga kan sekarang menggunakan tim ahli ekonomi dari
kalangan ICMI dan gerakan-gerakan islam yang lain?"

Timzar Zubil: "Ya bisa saja anggapan itu. Tapi kalau kita melihat,
koordinator tim ekonomi Hamzah Haz itu adalah ekonoom dari partai
Golkar."

Mega sesungguhnya hanya meniru cara Gus Dur yang dahulu menyerahkan
permasalahan Indonesia Timur, khususnya Maluku kepada Megawati yang
ketika itu menjabat Wakil Presiden. Posisi Hamzah Haz akan bertambah
kuat karena tim ekonominya akan bertugas mencari bentuk penyelesaian
atas berbagai masalah besar yang hingga kini belum bisa diselesaikan
'the dream teamnya' Dorodjatun. Meski sudah dipuji pers ternyata tim
idealnya Megawati tidak mampu menyelesaikan masalah skandal BLBI atau
Bantuan Likuiditas Bank Indonesia. Juga masalah-masalah lain yang
masuk dalam Letter Of Intent pemerintah Indonesia dengan IMF, Dana
Moneter Internasional.

Hamzah Haz memang sejak di DPR RI semasa Soeharto selama belasan
tahun sudah menggeluti masalah-masalah ekonomi. Tetapi bagaimana pun
juga Mega akan tetap memberikan kata akhirnya. Kepercayaan yang
diberikan kepada Hamzah Haz ini bagaimana pun menambah semangat
kelompok politik Islam yang selama ini mendukung Megawati dengan
reserve. Dalam masalah Afghanistan Megawati berpihak pada ummat
Islam. "Dalam menghadapi kemelut ekonomi Indonesia pun Mega
percayakan kemudian pemulihan ekonomi kepada tokoh ummat Islam," kata
seorang tokoh Islam Sumatera. Tetapi ia tetap saja menyesalkan
pilihan Wapres Hamzah Haz yang menunjuk seorang anggota Golkar yaitu
Laode Kamalludin sebagai  koordinator tim ekonomi Wapres. Langkah
Megawati menunjuk Hamzah Haz memang dinilai jitu. Menyelesaikan
permasalahan ekonomi saat ini jelas sangat berat dan dapat dipastikan
tidak bisa diatasi Hamzah Haz.

Megawati selama ini pun sadar akan hal itu sebab jangankan orang
luar, orang partai PDI-P sendiri pun mengkritik kebijakan-kebijakan
yang ditempuh Menko Dorodjatun dan menteri Keuangan Boediono. Tim ini
pernah menjanjikan dalam satu tahun akan memberikan pekerjaan kepada
setidak-tidak satu juta orang dari jumlah 40 juta penganggur saat
ini. Tetapi setengah tahun telah berlalu dan belum banyak yang
mendapat pekerjaan dari pemerintah Megawati. Permasalahan terbesar
Megawati adalah mengatasi 40 juta penganggur dan 100 juta orang
Indonesia yang hidup di bawah garis kemiskinan. Dan masalah itulah
yang kini dialihkannya kepada Hamzah Haz. Yang menarik, Hamzah siap
menanganinya. Maka hasilnya bisa kita lihat enam bulan mendatang
tentunya.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke