--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Jumat 08 Maret 2002 13:50 UTC ** SEORANG PERWIRA TNI TIMOR TIMUR JADI TERDAKWA PEMBUNUHAN WARTAWAN BELANDA ** OPOSISI INDIA TUNTUT MENTERI DALAM NEGERI INDIA TURUN ** FILIPINA DAN AMERIKA SERIKAT TOLAK BERUNDING DENGAN PEMBERONTAK ABU SAYYAF ** TOPIK GEMA WARTA: SIAPA YANG AKAN MENJENGUK AKBAR TANDJUNG DALAM PENJARA? ** TOPIK GEMA WARTA: SIAPA DIGAET GOLKAR UNTUK MENGGONCANG MEGA? * SEORANG PERWIRA TNI TIMOR TIMUR JADI TERDAKWA PEMBUNUHAN WARTAWAN BELANDA Seorang perwira TNI Timor Timur menjadi terdakwa utama pembunuhan wartawan Belanda, Sander Thoenes, pada September 1999 di Timor Timur. Demikian diungkapkan seorang anggota polisi yang menjadi anggota Komisi Penyelidik Kejagung Indonesia. Diungkapkan, terdapat saksi yang mengenali tertuduh, yang menembak Thoenes di punggungnya. Sander Thoenes berada di ibukota Timor Timur, Dili, untuk meliput kedatangan pasukan perdamaian untuk Tim Tim. Pasukan perdamaian tersebut ditempatkan untuk meredam timbulnya bentrok kekerasan, setelah rakyat Timor Timur memilih merdeka dari Indonesia, melalui jajak pendapat. Thoenes adalah wartawan harian Belanda, Vrij Nederland dan harian Inggris Financial Times. * OPOSISI INDIA TUNTUT MENTERI DALAM NEGERI INDIA TURUN Partai-partai oposisi dalam parlemen India menuntut pemerintah mengambil tanggung jawab atas bentrokan keagamaan di negara bagian Gujarat. Setelah pecahnya kerusuhan antara penduduk hindu dan muslim yang menewaskan 620 jiwa, kaum oposisi menuntut Menter Dalam Negeri India Lai Krishna Advani dan Perdana Menteri negara bagian Gujarat, Narendra Modi turun. Pemimpin oposisi Sonia Gandhi Jum'at hari ini menunjau negara bagian rusuh itu. Sebab terjadinya bentrokan adalah pembakaran kereta api yang ditumpangi para aktivis hindu oleh penduduk muslim, dan menewaskan 58 jiwa. Penduduk hindu melancarkan aksi untuk membangun kembali kuil di Ayodhya, di tempat bekas masjid islam. * FILIPINA DAN AMERIKA SERIKAT TOLAK BERUNDING DENGAN PEMBERONTAK ABU SAYYAF Pemerintah Filipina dan Amerika Serikat menolak berunding dengan pemberontak muslim militan Abu Sayyaf tentang pembebasan suami isteri warga Amerika yang diculik. Lebih 9 bulan mereka disandera oleh kaum pemberontak di pulau Basilan. Manila dan Washington menyatakan, tidak akan membayar uang tebusan, dan menuntut segera dibebaskannya para sandera Amerika itu tanpa syarat. Pernyataaan tersebut dikeluarkan sehari setelah media Filipina menerima rekaman video, yang menayangkan para sandera yang dipaksa membuat pernyataan. Rekaman juga memuat kecaman Abu Sayyaf terhadap kehadiran Tentara Amerika di Filipina. Amerika Serikat menempatkan hampir 700 tentaranya di Filipina Selatan, untuk membantu tentara pemerintah menghadapi kelompok Abu Sayyaf. Menurut Amerika, kaum pemberontak itu punya hubungan dengan jaringan Al-Qaedah pimpinan Usamah bin Ladin. * GELOMBANG KEKERASAN DI ISRAEL DAN PALESTINA BERKEMBANG TERUS Gelombang kekerasan di Israel dan wilayah Palestina terus berkembang. Dalam serangan terhadap permukiman yahudi di Jalur Gaza, empat kolonis Yahudi tewas dan puluhan lainnya menderita luka-luka. Seorang warga Palestina bersenjata memasuki permukiman Yahudi dan menembaki sekelompok orang di sebuah Akademi Militer. Pelaku penembakan itu ditembak mati tentara Israel. Dalam serangan bunuh-diri di sebuah toko serba ada di permukiman Yahudi di Tepi Barat Sungai Yordan, sembilan kolonis menderita luka-luka. Tentara Israel sepanjang hari dan malam melancarkan serangkaian aksi di Tepi Barat Sungai Yordan dan Jalur Gaza. Dengan menggunakan tank, pesawat tempur, helikopter dan kapal laut Israel melakukan penembakan terhadap puluhan sasaran. Menurut berita yang diterima, 20 warga Palestina tewas. Seorang di antara para korban adalah sopir ambulans yang bekerja untuk PBB. Juga seorang komandan pasukan keamanan Palestina di Selatan Jalur Gaza tewas. * CINA MENGUSIR SEPULUH WARGA AUSTRALIA PENGIKUT FALUN GONG Cina mengusir sepuluh warga Australia pengikut Falun Gong. Kesepuluh orang tersebut ditangkap ketika sedang berdemo di lapangan Tien An Men, di mana sidang tahunan Kongres Rakyat Cina sedang berlangsung. Di waktu lalu banyak anggota Falun Gong dari luar Cina yang melancarkan demo di Beijing, memprotes penindasan pemerintah Cina. Di Cina Timur-laut seorang pengikut Falun Gong ditangkap sedang dua orang lainnya dicari, karena mengganggu siaran televisi. Ketiga orang tersebut jaringan kabel kota Chanchun menayangkan dokumentasi tentang gerakan spiritual itu selama setengah jam. * BUSH KIRIM UTUSAN KHUSUS ANTHONY ZINNI KE TIMUR TENGAH Presiden Amerika Serikat George W Bush akhirnya mengirim juga utusan khusus Anthony Zinni ke Timur Tengah. Zinni akan berangkat awal pekan depan, untuk mendesak pihak-pihak yang bertikai kembali ke rencana-Tenet (Tennut). Pelaksanaan rencana yang menggunakan nama Kepala Dinas Rahasia Amerika itu, meliputi langkah-langkah menuju gencatan senjata. Zinni akan didampingi oleh Wakil Presiden Dick Cheney, yang akan melakukan lawatan sepuluh hari di 12 negara kawasan itu. Sebalumnya Bush masih mengatakan, tidak akan mengirimkan utusannya, selama tindak kekerasan di wilayah Israel dan Palestina tidak mereda. * ENAM NARAPIDANA TEWAS DALAM BAKU TEMBAK DI PENJARA VENEZUELA Dalam baku tembak yang terjadi di penjara Tocuyito, di Valencia, Venezuela, menewaskan enam narapidana. Empat lainnya menderita luka-luka. Sebab terjadinya bentrokan adalah perselisihan tentang kepemimpinan di antara para narapidana. Lebih dari sepuluh narapidana tampaknya memiliki senjata, karenanya terjadilah baku tembak itu. Bentrokan berhasil dipadamkan oleh para sipir penjara. akibat insiden tersebut, kementerian kehakiman Venezuela memindahkan para pelaku kerusuhan itu ke kam kerja di dalam rimba Venezuela. * BUNUHDIRI MERUPAKAN SEBAB UTAMA KEMATIAN KAWULA MUDA CINA Bunuhdiri merupakan sebab utama kematian kawula muda Cina. Satu di antara lima kasus kematian di kalangan pemuda Cina antara umur 15 sampai 34 tahun adalah bunuhdiri. Di antara para gadis angka itu menunjuk tiga di antara sepuluh kasus. Demikian dilaporkan mingguan Inggris berpengaruh The Lancet. Menurut penelitian Cina-Amerika lebih lanjut terungkap, di pedalaman Cina paling banyak terjadi kasus bunuh diri. Penurut para peneliti, hal itu bukan hanya disebabkan oleh buruknya syarat hidup, tetapi juga oleh kekurangan pengurusan medis yang memadai. Kasus percobaan bunuhdiri itu tidak banyak terjadi di kota-kota. * SIAPA YANG AKAN MENJENGUK AKBAR TANDJUNG DALAM PENJARA? Sementara Golkar sibuk mempersiapkan langkah-langkah menghadapi penahanan pemimpinnnya, banyak kalangan, kawan mau pun lawan, terus tercengang melihat kenyataan bahwa Akbar Tandjung akhirnya masuk terungku. Akbar Tandjung termasuk salah satu tokoh penting yang membidani lahirnya Golkar, dan lebih dari itu yang berperan penting dalam sepak terjang Golkar selama 32 tahun kekuasaan Soeharto. Dulu Akbar Tandjung dikenal setia mendampingi teman-temannya, bahkan sampai dalam penjara sekali pun. Sekarang ketika ia berada dalam penjara, banyak orang bertanya-tanya, akankah teman-teman itu menjenguk Akbar Tandjung? Koresponden Syahrir melaporkan kilas balik singkat riwayat politik Akbar Tandjung. Partai Golkar harus dapat bersikap bijaksana dengan lebih dahulu mengedepankan kepentingan bangsa yang lebih besar, demikian Hamzah Haz sehubungan dengan ditahannya orang nomor satu di Partai Golkar, Akbar Tandjung. Lebih jauh wakil presiden Hamzah Haz melihat ancaman Golkar untuk menarik kadernya dari jajaran pemerintahan baik di pusat maupun di daerah itu tidak proporsional. "Sebab semangat yang dulu tergambar dalam parlemen adalah bagaimana kita ingin menegakkan supremasi hukum," jelas Hamzah Haz. Bila proses hukum tersebut tidak memberikan kepastian sesuai dengan keadilan yang dinantikan masyarakat, Pansus Bulog II masih dimungkinkan. Dia berkomentar pula masalah Pansus Bulog yang dulu dikenakan kepada Presiden Abdurrahman Wahid berbeda dengan sekarang. "Kalau dulu waktu Gus Dur, masalahnya tidak begitu jelas, siapa yang mengambil dan ke mana uangnya. Sekarang jelas, ada proses hukumnya. Jadi tidak perlu dibentuk Pansus," kata dia. Wapres sangat menghormati dan memuji sikap kepemimpinan Akbar yang dengan jiwa besar mau mengikuti proses penahanan di Kejaksaan Agung. Sementara itu, mantan Presiden Abdurrahman Wahid berpendapat penahanan Akbar Tandjung menandakan karir politiknya telah berakhir. Meskipun dilihat dari sisi hukum, ada kemungkinan Akbar Tanjung masih dapat dibebaskan. Menurut Gus Dur, penahanan Akbar ini dapat dilihat dari dua sisi, hukum dan politik. Dari sisi hukum, kemungkinan Akbar Tandjung masih dapat bertahan. Dari sisi politik, Akbar Tandjung sudah selesai dan tidak bisa dibela oleh siapa pun. Hal ini pun membuktikan bahwa eksekutif bisa menahan legislatif. Dalam pada itu Akbar Tandjung tetap ingin mengendalikan kegiatan DPP Partai Golkar dari dalam rutan Kejagung. Sementara tugas-tugasnya sebagai Ketua DPR RI akan dijalankan oleh Wakil Ketua DPR secara kolektif. Menurut salah seorang Ketua DPP Partai Golkar Fahmi Idris, ia sudah menghubungi Akbar Tandjung yang mengatakan bahwa ia tetap akan memimpin partai dari dalam rutan. Penahanan Akbar bagaimana pun sempat mengejutkan kawan maupun lawan-lawannya. Namun Petrus Haryanto, mantan Sekjen PRD, kecewa dengan penahanan Akbar karena tidak menyeret Golkar. Yang penting bukan kasus Akbar yang disasar tetapi kasus Golkar, katanya. Petrus Haryanto: Saya pikir persoalan in merupakan persoalan korupsi Galkar secara institusi, di mana Akbar Tandjung memang mempunyai peranan cukup besar dalam kasus ini. Teman-teman Akbar yang selama puluhan tahun menentanmg Soherto mengakui bahwa secara pribadi Akbar itu orang yang baik. Lawan- lawan politiknya pun setelah keluar dari penjara mendapat bantuan dari Akbar. Utamanya mereka yang berasal dari HMI, Himpunan Mahasiswa Islam Indonesia. Yang muda banyak yang mendapat dana untuk melanjutkan sekolah mereka. Tetapi teman-teman lamanya itu menyesalkan bahwa Akbar yang merupakan pencetus KAK di tahun 70 akhirnya ditahan karena kasus korupsi. KAK merupakan singkatan Komite Anti Korupsi yang dimotori para aktivis mahasiswa saat itu seperti Syahrir, Mar'ie Muhamad, dan Ridwan Saidi. Akbar Tandjung semula sangat dekat dengan aktivis-aktivis mahasiswa yang mengktitik pemerintahan Orde Baru yang mulai berlomba-loma memperkaya diri dan melanggar HAM. Tetapi Akbar akhirnya masuk dalam kloter pertama kelompok aktivis Islam yang menyeberang ke OPSUS, aparat politik Soeharto saat itu. Sebelum Akbar, sudah ada Gafur, juga dari HMI yang membantu Ali Moertopo, Sofyan Wanandi dan Jusuf Wanandi di Opsus. Opsus belakangan membentuk lembaga studi CSIS, Centre for Strategic and International Studies, dapur politik Soeharto selama 25 tahun. Opsus pula yang menyulap Sekber Golkar menjadi Golkar. Sekitar 20 orang intelektual termasuk Akbar dan Gafur yang masuk dalam Bapilu Golkar yang kemudian memenangkan Pemilu 1971 dengan dukungan semua Kodim dan Koramil. Sebagai Aktivis mahasiswa Akbar pun berhasil memasung mahasiswa dan membubarkan Dewan-Dewan Mahasiswa di seluruh Indonesia. Konsep itu disebut NKK/BKK. Ia menjadi jurubicara golkar dan pemerintah bagi pemantapan konsep NKK/BKK bersama Aulia Rahman dan Freddy Latumahina. Akbar pada kongres HMI di Palembang terpilih sebagai Ketua Umum HMI. Ia menggantikan Nurcholis Madjid. Ketika Fahmi Idris dipenjarakan tahun 1974, Akbar pun diganti oleh Ridwan Saidi pada kongres HMI di Bogor. Yang juga menarik adalah ide Dr Syahrir yang tahun lalu mengusulkan Akbar sebagai calon Presiden. Padahal di UI dahulu mereka bentrok keras ketika mahasiswa UI memilih dewan mahasiswa mereka. Saat itu yang diangkat sebagai formatur adalah Fahmi Idris. Sedangkan Syahrir dan Akbar menjadi medeformateur. Tetapi karena Syahrir main sendiri dengan menyusun personalia Dewan Mahasiswa versinya sendiri maka ia bentrok dengan Akbar Tandjung. Dan akhirnya pembentukan DM Mahasiswa itu batal. Dan naiklah Freddy dan Aulia bersama Haryadi Dharmawan. Hanya Syahrirlah yang tidak bergabung dengan Golkar. Tapi konsekuensinya Syahrir masuk penjara. Antara lain karena menghina Soeharto ketika diundang ke Cendana. Syahrir tidak mau minum teh yang disodorkan Soeharto. Tetapi Akbar Tandjung yang hadir dengan Arief Budiman dan Mar'ie Muhamad cs mau saja meminum teh yang disuguhkan Soeharto. Kini orang bertanya, akankah Arief dan Syahrir yang pernah mendekam di penjara karena menentang Soeharto akan mengunjungi Akbar Tandjung di penjara. Akbar sudah membuktikan ketika Fahmi Idris dan Princen ditahan ia datang membawa rantang ke Losmen Jaya. Mantan Ketua Senat Teknik UI yang kini menjadi Ketua Umum Golkar dan Ketua DPR RI akhirnya masuk terungku juga. Tapi kalau dahulu Syahrir, mantan Ketua Senat FE UI, masuk dalam keadaan ekonomi yang terbatas, maka sekarang dari segi ekonomi rumah tangga itu, Akbar sekarang posisinya tidak banyak berbeda dari Syahrir. * SIAPA DIGAET GOLKAR UNTUK MENGGONCANG MEGA? Perhitungan para pendukung Partai Golkar ternyata meleset. Semula para pengurus partai beringin yakin Kejaksaan Agung dapat mereka kendalikan. Artinya pemeriksaan terhadap ketua umum Golkar Akbar Tandjung akan berjalan lancar-lancar saja. Karena itu rapat di kantor Golkar sehari sebelum pemeriksaan hanya membahas agenda pembentukan panitia khusus Bulog II di DPR. Namun ternyata mereka keliru. Kejaksaan Agung resmi menahan Akbar Tandjung malam itu juga setelah pemeriksaan selesai. Bagai disambar petir, para pengurus partai Golkar langsung meradang. Mereka mengancam akan melakukan perlawanan total. Tepatnya ancaman itu tertuju pada pemerintahan Megawati Soekarnoputri. Ketua Partai Golkar Rambe Kamarulzaman menyatakan, partainya sangat mungkin menarik dukungan terhadap Mega dengan menarik seluruh kadernya dari kabinet. Rambe Kamarulzaman : Yang pasti saya kira dua hari ini sikap partai akan resmi dan semua yang dibicarakan oleh rekan-rekan itu saya kira betul, akan menjadi sikap partai. Menteri mundur apa tidak itu bisa saja jadi sikap partai. Kamalrulzaman juga mengancam Golkar akan menggunakan seluruh kekuatannya di DPR mau pun MPR untuk melakukan perlawanan politik terhadap pemerintah Megawati. Seruan pengurus Golkar pusat juga ditanggapi di berbagai daerah. Dengan tuntutan pembebasan Akbar, para pengurus partai Orde Baru ini di Jawa Timur menyerukan demonstrasi di kantor-kantor kejaksaan setempat. Sementara di Nusa Tenggara Barat kader Golkar diinstruksikan untuk mogok total terutama di DPRD. Cuplikan Aksi Semua aksi ini masih ditambah sejumlah demonstrasi kader Golkar di berbagai tempat seperti Jakarta, Surabaya dan Medan. Menghadapi ancaman Golkar, partai yang dipimpin Mega, PDI-Perjuangan menanggapinya dengan enteng. Ketua Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan di DPR Roy BB Janis mengatakan tak ada rapat khusus mebahas masalah ancaman Golkar ini. Malah Janis menilai sikap Golkar menunjukkan partai beringin itu masih tetap merupakan kekuatan Orde Baru. Roy BB Janis : pertanggungjawaban kita kepada rakyat. Kita ini ingin menegakkan reformasi hukum bener nggak? Dan ternyata reformasi di bidang hukum pada sat kita tegakkan yang keberatan adalah Golkar yang memang punya beban lama atau stigma lama yaitu Orde Baru. Kesempatan pada Golkar kalau dia patuh hukum, taat hukum. Kalau sekarang ya rakyat nggak percaya kalau dibilang saya reformis. PDI Perjuangan sebagai partai yang berkuasa juga cukup percaya diri menghadapi ancaman Golkar. Karena itu menurut Janis PDI-P tidak berniat berkoalisi dengan partai lain untuk menghadapi ancaman ini. Dalam sidang paripurna DPR pembentukan Pansus Bulog II Partai Persatuan Pembangunan bersikap abu-abu. Namun Hamzah Haz, ketua umum PPP dan wakil presiden nampaknya tak berniat mendukung aksi perlawanan Golkar. Ia malah meminta Golkar tidak melakukan tindakan yang bisa makin memperburuk citranya. Hamzah Haz : Saya kira kan dulu kita mempunyai sikap yang tergambar dengan kita ingin menegakkan supremasi hukum. Dan hendaknya dalam hal ini kita mengunakan pranata-pranata yang ada kaitannya dengan hukum itu, tidak dengan sikap emosional. Saya kira kalau itu dilakukan akan menimbulkan antipati bagi Golkar. Sementara itu TNI/Polri tegas menolak penyelidikan kasus Akbar melalui pansus DPR. Apakah mungkin Golkar akan menggandeng TNI dalam menggoyang Mega? Menurut pengamat politik Syamsudin Haris dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, TNI atau pun partai bisa lain akan menolak tawaran koalisi Golkar. Syamsudin Haris : ya koalisi dalam konteks penolakan Pansus Bulog mungkin iya. Tapi tidak untuk maksud yang anda sebutkan. Dan kalau betul itu dilakukan Golkar tentunya Golkar melakukan sesuatu yang sangat tidak produktif dampak negatif tentu saja yaitu makin kecilnya dukungan dan munculnya kebencian masyarakat terhadap Golkar. Tidak banyak memang pilihan yang kini berbentang untuk Golkar. Apalagi karena langkah pemerintahan Megawati menahan Akbar Tandjung banyak mendapat dukungan masyarakat yang lebih menghendaki penegakan hukum. Dalam keadaan seperti ini, kalanan lain yang ingin membantu Golkar juga tidak punya ruang bergerak yang cukup. Maklum membantu Golkar bisa berarti melindungi kasus korupsi kolusi dan nepotisme, dan itu jelas bukan langkah yang populer. Tim Liputan 68 H Jakarta.- --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
