--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Jumat 15 Maret 2002 14:30 UTC ** ENAM KELUARGA KORUT YANG LARI KE KEDUTAAN SPANYOL DI BEIJING TIBA DI FILIPINA ** KONFLIK HINDU-MUSLIM DI INDIA ** ISRAEL MAU RUNDING DENGAN PALESTINA ** PERTEMUAN PUNCAK EROPA DI BARCELONA ** BUSH TAMBAH BANTUAN KE NEGARA BERKEMBANG ** TOPIK GEMA WARTA : TAHANAN PENDUKUNG SOEHARTO DIPERLAKUKAN LEBIH BAIK ** TOPIK GEMA WARTA : SIAPA MENJAMIN BCA SEMAKIN MAJU DIBAWAH FARALLON ? * ENAM KELUARGA KORUT YANG LARI KE KEDUTAAN SPANYOL DI BEIJING TIBA DI FILIPINA 25 orang Korea Utara yang melarikan diri ke kedutaan besar Spanyol di Beijing, diberangkatkan ke Filipina. Dari sana mereka akan diterbangkan ke Korea Selatan. Ke-enam keluarga Korea Utara itu hari Kamis kemarin melarikan diri ke kedutaan besar Spanyol. Mereka minta untuk di terbangkan ke Korea Selatan. Mereka mengancam akan melakukan bunuh diri apabila dipulangkan ke Korea Utara. Perdana menteri Cina Zhu Rongji mengatakan bahwa hari ini dilakukan pembicaraan diplomatik yang intensif mengenai nasib orang-orang Korea Utara itu. Akhirnya mereka di-ijinkan untuk meninggalkan Filipina. * KONFLIK HINDU-MUSLIM DI INDIA Seorang tokoh radikal Hindu mengurungkan niat untuk bersama dengan teman-temannya berdoa di bekas sebuah masjid yang dihancurkan di kota Ayodya - India Utara, hari ini. Tokoh radikal Hindu itu kemudian melakukan unjuk rasa dengan damai di tempat lain. Mahkamah Tinggi India melarang pertemuan orang-orang Hindu di bekas masjid yang dihancurkan tersebut untuk mencegah pecahnya kerusuhan baru. Kota Ayodya dan sekitarnya diblokir oleh aparat keamanan. Pihak keamanan menangkap sekitar 10 ribu aktivis Hindu. Masjid Babri di Ayodya dihancurkan oleh orang-orang fanatik Hindu tahun '92. Mereka ingin agar ditempat itu dibangun sebuah kuil Hindu. Setelah masjid tersebut dibongkar, pecah kerusuhan yang menewaskan dua ribu orang. Belum lama ini di negara bagian Gujarat di India Utara, tujuh orang tewas akibat pecahnya konflik baru antara kelompok masyarakat Hindu dan Muslim India. * ISRAEL MAU RUNDING DENGAN PALESTINA Israel bersedia berunding dengan Palestina dengan syarat, gencatan senjata harus dicapai terlebih dahulu. Hal itu dikemukakan oleh seorang pejabat tinggi Israel kepada penengah Amerika, Anthony Zinni. Pejabat Israel itu menambahkan, akan dibentuk sebuah komisi khusus Israel dan Palestina untuk membicarakan gencatan senjata. Penengah Amerika Zinni yang tiba di Israel Kamis kemarin telah meminta kepada perdana menteri Israel Ariel Sharon untuk menarik mundur semua tentara Israel dari wilayah-wilayah otonomi Palestina. Sebelum upaya penengahan Amerika itu, Israel telah menarik mundur sebagian dari tentaranya dari berbagai wilayah Paplestina. Hari Jumat ini, Zinni antara lain bertemu dengan menteri pertahanan Israel - Binyamin Ben-Eliezer dan pemimpin Palestina Yasser Arafat. Menurut penengah Palestina - Saeb Erakat, Arafat akan menyampaikan sendiri sebuah usul gencatan senjata. Jumat pagi ini, kembali pecah kerusuhan baru di jalur Gaza ketika militer Israel di dua tempat menembak mati dua orang Palestina. Salah seorang korban Palestina dilaporkan berusaha memasuki sebuah wilayah pemukiman yahudi. * PERTEMUAN PUNCAK EROPA DI BARCELONA Di Barcelona Spanyol dimulai pertemuan puncak Uni Eropa selama dua hari. Agenda utama pertemuan para kepala negara dan kepala pemerintahan negara-negara Uni Eropa adalah soal perombakan ekonomi yang disepakati pada pertemuan puncak di Lisabon dua tahun lalu. Di banyak sektor, perombakan ekonomi mengalami hambatan. Perdana menteri Belanda Wim Kok mengimbau agar pertemuan puncak di Barcelona dimaksudkan untuk memperlancar proses perombakan ekonomi. Besar kemungkinan sejumlah negara anggota Uni Eropa akan menyampaikan target serta periode baru untuk mencapai perombakan ekonomi yang telah disepakati. Pertemuan puncak Uni Eropa di Barcelona mendapat pengawalan yang sangat ketat. Pihak keamanan mengerahkan ribuan polisi untuk mencegah pecahnya kerusuhan. Ada kecemasan, aksi-aksi kekarasan oleh gerakan separatis ETA atau muslim ekstremis. * BUSH TAMBAH BANTUAN KE NEGARA BERKEMBANG Presiden Amerika George Bush meningkatkan bantuan bagi negara-negara berkembang dengan lima miliar dollar. Bantuan tambahan tersebut akan disalurkan pada tahun 2004 untuk periode selama tiga tahun. Bantuan pembangunan tersebut diperuntukan bagi negara-negara berkembang yang bertekad untuk melakukan perombakan ekonomi, pemberantasan korupsi dan penegakkan hak-hak azasi manusia. Bersama dengan negara-negara makmur lain, Washington akan menyusun kriteria baru tentang negara-negara miskin. Bush mengimbau agar bank-bank pembangunan memberikan lebih banyak bantuan dalam bentuk hibah dan bukan dalam bentuk pinjaman. Presiden Bush juga berjanji untuk meningkatkan sumbangan Amerika kepada organisasi-organisasi pemberantasan AIDS internasional. * KECELAKAAN PESAWAT DI CUBA Sebuah pesawat yang mengangkut wisatawan mengalami kecelakaan di Cuba. 17 orang tewas. Para korban adalah wisatawan dari Canada, Inggris, Jerman dan 4 orang Cuba. Pesawat Antonov-2 buatan Rusia yang sudah tua itu mengalami kecelakaan dalam penerbangan dari kota pelabuhan Cienfuego ke pulau wisata Cayo Coco di Cuba selatan. Masih belum jelas, apa penyebab kecelakaan. Pesawat tersebut jatuh disebuah tempat yang sulit dicapai. * PERUSAHAAN ENERGI ENRON DITUNTUT KE PENGADILAN Kementrian kehakiman Amerika menuntut perusahaan akuntansi Arthur Andersen ke pengadilan berkaitan dengan bangkrutnya perusahaan energi Enron. Andersen dituduh dengan sengaja menghilangkan ribuan dokumen penting yang diminta oleh kementrian kehakiman Amerika untuk mengusut Enron. Dokumen-dokumen tersebut diperkirakan dapat membuktikan kerahasiaan sistim pembukuan di perusahaan energi tersebut. Desember lalu, perusahaan energi terbesar di Amerika itu bankrut. Hutang perusahaan tersebut sangat luar biasa. Pengadilan kantor akuntansi Andersen merupakan langkah pertama kementrian kehakiman Amerika mengusut kebankrutan Enron. * TAHANAN PENDUKUNG SOEHARTO DIPERLAKUKAN LEBIH BAIK Intro : mBak Tutut hari ini menyatakan kepada pers bahwa menurunnya kesehatan bapaknya disebabkan rasa rindu pada Tommy. Oleh karena itu Tutut sangat berterimakasih bahwa Tommy diijinkan menyenguk bapaknya. Sekarang menurutnya kesehatan bapaknya mulai membaik.Tetapi kalangan-kalangan mantan tapol yang pernah dipenjarai Soeharto sudah menduga sakitnya Soeharto, karena ia ingin bertemu dengan Tommy. Ini sudah untuk kedua kalinya Soeharto sakit atau dinyatakan sakit agar bisa bertemu dengan puteranya yang ditahan. Dalam rangka 1 Muharam atau 1 syuro orang-orang Jawa biasanya mengumpulkan seluruh keluarga. Mereka harus berkumpul di rumah. Mereka bersemedi dan mandikan kerisnya.Dengan latar-belakang ini mungkin bisa dimengerti mengapa Soeharto sakit dan Mamiek datang ke penjara Cipinang meminta kehadiran kakaknya di Cendana. Lebih jauh rekan Syahrir melaporkan dari Jakarta. -- Dibandingkan para tahanan kasus 1965 dahulu maka bisa dikatakan bahwa para tahannan pendukung Soeharto diperlakukan jauh lebih baik.Para tahanan G30S dahulu tidak diperbolehkan keluar penjara meski orang tua mereka sakit atau meninggal. Hal yang sama pun dialami para tanapol kasus-kasus Islam seperti Woyla, Komji, Usroh, Tanjung Priok, Lampung dan lain-lain. Ketika Soeharto berkuasa, menurut seorang ex-tapol yang pernah ditahan di Rumah Tahanan Militer Budi Oetomo, para koruptor seperti Robby Cahyadi, pegawai-pegawai Bea Cukai dsbnya mudah untuk keluar mengunjungi keluarga mereka yang sakit asal mau bayar saja. Bahkan sekali seminggu pada malam hari mereka boleh mengunjungi istri asal rajin membayar dan menyumbang untuk keperluan social petugas-petugas penjara yang memang hidup serba kekurangan. Ketika ibu tokoh buruh Dita Sari Indah meninggal ia tidak diperbolehkan keluar untuk mengikuti upacara pemakaman ibunya. Sekarang ini bisa dikatakan pemerintahan Presiden Megawati sangat toleran. Padahal ketika adik Megawati yaitu Rachmawati pergi ke Cendana untuk minta kepada Soeharto agar kepada ayahnya, Bung Karno, diperbantukan seorang pembantu rumah tangga Soeharto dengan angkuhnya menolak permintaan tersebut. Padahal proklamator Republik Indonesia ini sudah dalam keadaan sakit. Namun bagaimana pun dunia itu tetap berputar. Meski umumnya para pendukung Soeharto itu kaya-kaya namun para pemirsa televisi mau pun para pembaca suratkabar kini bisa melihat dan membaca bagaimana keluarga-keluarga para mantan pejabat Orde Baru dan kroni Soeharto itu sibuk mengunjungi penjara-penjara. Mereka ini disibukkan mengurus ijin-ijin masuk di penjara Cipinang, Salemba, dan pulau penjara Nusakambangan. Bedanya, kalau para tahanan Orba harus meminta ijin dari Polisi Militer, maka para tahanan kriminal Orde Baru sekarang ini cukup meminta pada para jaksa dan hakim saja. Bukan hanya hakim dan jaksa yang sekarang berkuasa. Juga para dokter. Surat-surat dokter juga penting untuk para penjahat Orde Baru, baik penjahat politik maupun penjahat ekonomi yang meringkuk di penjara. Dengan alasan sakit mereka bisa menghindari penjara. Mereka boleh tinggal di rumah sakit polri atau di rumah seperti Bustanil Arifin mantan Kabulog. Umumnya para mantan pejabat Bulog diincar polisi mau pun kejaksaan. Menteri Pertahanan Matori Abdul Djalil saja sudah mengatakan kemarin bahwa Bulog merupakan kuburan para politisi. Mungkin akan ada juga buku yang diterbitkan dengan judul: Dari Bulog ke Penjara-Penjara. Soeharto memang sengaja membiarkan Bulog menjadi sapi perahannya dengan membiarkan adanya dana-dana non-bujeter Bulog yang berjumlah trilyunan rupiah. Habibie lalu melanjutkan tradisi Soeharto itu. Karena kita tidak perlu heran, kata seorang aktivis, jika dikemudian hari lebih banyak tahanan yang akan muncul karena dana Bulog. Mantan Presiden Abdurrahman Wahid sudah mulai sedikit-sedikt membuka rahasia-rahasia Bulog dengan mengatakan ada 10 partai yang memperoleh dana dari Bulog. Dana-dana haram ini memungkinkan partai-partai ini menang dan memasukkan orang-orang mereka di DPR RI. Suatu saat dana-dana haram ini pasti terbongkar dan pintu-pintu penjara kembali akan terbuka bagi para pejabat-pejabat partai ini umumnya memang berkaitan dengan Orde Baru. Bagaimana keadaannya di daerah? Tampaknya baru di pulau Bali kita mendengar ada seorang mantan pejabat yaitu seorang mantan Gubernur Orde Baru yang ditahan.Tetapi di propinsi-propinsi lain belum ada penjara-penjara yang dihuni para mantan pejabat Orde Baru. Sebaliknya pada masa Orde Baru ada sekitar 42 penjara di propinsi-propinsi yang dihuni orang-orang yang dianggap berbahaya di mata rejim Soeharto. Bahkan pada tahun-tahun pertama pemerintahan Soeharto ada sekitar dua juta tahanan politik yang masuk terungku. Mulai dari Koramil, Kodim, Kodam kantor-kantor CPM, penjara-penjara kriminal, Rumah Tahanan Militer dan Instalasi Rehabilitasi dipenuhi para tapol. Di banyak tempat istri tahanan harus terlebih dahulu memenuhi nafsu sex para penjaga sebelum diperbolehkan bertemu suami mereka. Bahkan ada yang dibawa dari Jakarta ke Jawa Tengah dengan mobil dengan syarat harus bermalam bersama di tengah jalan. Sekarang ini tentu tidak ada pelecehan sex terhadap keluarga pendukung Soeharto. Tetapi sulit rasanya untuk menghilangkan kecurigaan bahwa "pelecehan uang" sudah hilang. Pada zaman Orde Baru kepala-kepala penjara selalu gembira jika ada tahanan-tahanan kriminal yang kaya di masukkan ke penjara mereka. Keadaan itu nampaknya belum berubah. Sebagaimana dilaporkan pers, Bob Hasan sudah membangun penjara Batu di Nusakambangan. Penjara Cipinang diperbaiki Ricardo Gelael. Tommy pun diberitakan sudah mengeluarkan Rp. 5 juta sehari untuk para napi. Tetapi apakah Gedung Bundar yang sempat ditempati Ginandjar Kartasasmita dan sekarang Akbar Tandjung akan diperbaiki belumlah jelas.Yang pasti Akbar bebas memberikan wawancara setiap kali ia kembali dari mesjid di kompleks kejaksaan agung itu. Dahulu ketika mendekam di penjara Cipinang, HR Dharsono atau AM Fatwa tidak boleh berhubungan dengan pers. Demikian pula dengan Budiman Sudjatmiko, atau Dorodjatun Kuntjoro-Jakti dan Marsillam Simanjuntak ketika berada di penjara militer Budi Oetomo. Bahkan ketika Taufik Kiemas, suami Megawati, berada di penjara ia tidak bisa leluasa meminta ijin ketemu orangtuanya. Apalagi jika ia mau meberikan wawancara. Dunia memang berputar tetapi para pendukung Orba ternyata memperoleh kebebasan bergerak yang amat sangat longgar. Megawati, yang merupakan seorang anak tapol, memang tidak mau perlakuan terhadap ayahnya dan suaminya terulang kembali. Pada zaman Soekarno, Sjahrir, Mohamad Natsir, Ventje Sumual dan Princen bebas berolahraga. Main tennis dan berenang di luar penjara. Bahkan tokoh-tokoh Permesta ditahan di Puncak di suatu bungalow. Bahkan Mochtar Lubis ditahan di rumahnya jalan Bonang Jakarta tanpa pengawal. Karena itu nampaknya Akbar Tandjung pun akan mendapat perlakuan yang sama seperti Soeharto di Cendana. Tetapi apakah itu adil ? Negara sudah terpuruk karena Orde Baru. Hutang bertumpuk. 40 juta penganggur. 100 juta manusia Indonesia hidup dibawah garis kemiskinan. Jutaan orang dibunuh. Adilkah jika penjahat-penjahat orde baru ini mendapat perlakuan yang istimewa di tahanan ? Tanya seorang aktivis. * SIAPA MENJAMIN BCA SEMAKIN MAJU DIBAWAH FARALLON ? Intro : - Konsorsium Farallon Capital akhirnya berhasil menjadi pemenang dalam tender penjualan saham pemerintah di Bank Central Asia. Dengan demikian, Farallon resmi menjadi pemilik baru BCA, bank swasta nasional terbesar yang sebelumnya milik keluarga Salim sebelum diambilalih oleh pemerintah. -- Liputan kantor berita 68H Jakarta. -- Pengumuman ini sempat tertunda dua hari di tengah-tengah pro dan kontra bahkan di antara anggota kabinet Megawati Soekarnoputri sendiri. Sikap menolak penjualan BCA disuarakan oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Kwik Kian Gie yang didukung oleh ketua MPR Amien Rais, sejumlah kalangan di DPR dan sejumlah ekonom. Sedangkan di seberangnya adalah serombongan menteri lainnya seperti Laksamana Sukardi, Dorodjatun Kuntjoro-Jakti dan kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional Putu Ary Suta. Pro kontra ini masih diramaikan oleh aksi mogok dan unjuk rasa ribuan karyawan BCA yang menuntut penundaan penjualan saham. Suasana demo karyawan Keluarnya Farallon Capital Management sebagai pemenang mengejutkan banyak orang. Semula banyak pengamat ekonomi memperkirakan pesaing Farallon, yaitu konsorsium Standard Chartered Bank yang akan menang. Sebab bank asal Inggris itu memberi penawaran lebih tinggi 25 rupiah per lembar saham ketimbang Farallon. Namun rupanya pemerintah mempertimbangkan aspek lain. Menteri Negara BUMN Laksamana Sukardi mengatakan, keputusan pemerintah didasarkan pada perjanjian jual beli yang diajukan oleh keduanya per 28 Januari lalu. Dengan demikian patokan harga yang dipakai, adalah sebelum adanya revisi penawaran dari Standchart. Padahal sebelumnya pemerintah ngotot menyatakan perubahan penawaran Standchart itu sah dan mengabaikan protes Farallon. Laksamana Sukardi : kalau kita menggunakan Sales and Purchase Agreement Terms and Conditions yang ada pada tanggal 28 Januari, kriteria yang diajukan oleh Farallon itu lebih baik dari Standard Chartered. Maka pemerintah memutuskan dan menetapkan konsorsium Farallon sebagai pemenang dalam divestasi saham pemerintah di BCA. Pertimbangan lainnya adalah, karena pemerintah keberatan dengan keinginan Standchart, untuk menaruh 15% dana pembelian BCA ke rekening perantara. Sementara itu Kwik Kian Gie, mendesak pemerintah, agar menarik semua surat utang atau obligasi, yang diberikan kepada BCA, sebelum diserahkan kepada Farrallon. Kwik Kian Gie : Sampai bersihlah kalau maksimum sampai bersih obligasinya. Kalau toh masih ada yang sisa-sisa ya kerugian itu diminimalkan. Ini saja sudah bisa dikurangi dikit-dikit. Tapi tidak dalam keadaan utuh mau dilepas gitu. Namun, pengamat pasar modal Lin Che Wei mengatakan, sebetulnya tidak masalah, jika surat utang itu jatuh ke tangan pemenang tender BCA. Karena pada dasarnya pemerintah tidak punya uang, untuk mengganti surat utang yang ada di BCA senilai sekitar Rp. 58 trilyun itu. Lin Che Wei : Berarti untuk mengembalikan dana rekap tersebut negara harus menyediakan dana 58 trilyun, sedangkan penjualan BCA sendiri cuma menghasilkan 5 trilyun. Logis nggak itu? Pertanyaannya setiap kali usulan pembatalan itu, tidak penah disertai dengan solusi, oke ditukarnya sama apa? Sampai saat sekarang itu ya ditunda dulu baru nanti dijual kemudian hari. Tetapi kita tidak pernah benar-benar mendiskusikan solusinya bagaimana? Pengamat perbankan Elvyn G Masassya mengatakan, bukan suatu kejutan pemerintah memilih Konsorsium Farallon. Karena sejak awal, terlihat indikasi tertentu dari pemerintah, untuk memenangkan Konsorsium itu. Elvyn sendiri mengaku pesimistis, dengan masa depan BCA di tangan Farallon. Elvyn G Masassya : Tidak ada garansi BCA lebih baik. Tapi paling tidak kita bisa melihat BCA ini punya room yang lebih luas untuk bisa go international. Saya perkirakan akan ada semacam dual management semacam bank pendamping dari Deutsche Bank dan ini memiliki akses internasional yang cukup baik. Ini berarti salah satu added value yang diharapkan dari mausknya investor asing ke BCA. Nah, pertanyaan selanjutnya, dengan kemenangan Farallon mampukah lembaga investasi ini menjalankan BCA dengan baik? Keraguan juga berkembang karena lembaga ini belum berpengalaman dalam mengelola bank. Apalagi di dalam konsorsium itu bergabung juga perusahaan rokok lokal Djarum yang digandeng oleh keluarga Salim. Apakah itu berarti pemerintah membuka pintu kembali bagi masuknya konglomerat kroni Soeharto itu? Apapun alasannya kongkalikong semacam ini tidak akan memulihkan perbankan kita yang sedang terpuruk Tim Liputan 68 H Jakarta melaporkan untuk Radio Nederland di Hilversum --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
