---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Selasa 02 April 2002 15:00 UTC



** PRESIDEN MEGAWATI MEMULAI KUNJUNGAN DI INDIA

** YASSER ARAFT TOLAK TAWARAN ISRAEL UNTUK TINGGALKAN PALESTINA

** OKI KUTUK AKSI KEKERASAN TERHADAP NEGARA ISLAM

** TOPIK GEMA WARTA: TNI TAMPIL NASIONALISTIS DALAM PENGADILAN HAM
TIMTIM, TAPI DENGAN ARGUMENTASI KUNO

** TOPIK GEMA WARTA: RYAMIZARD UNTUK JABATAN KSAD: PANTASKAH DIA?



* PRESIDEN MEGAWATI MEMULAI KUNJUNGAN DI INDIA

Presiden Megawati Soekarnoputri memulai kunjungan di India dengan
berisitirahat selama satu hari di kota Rishikesh salah satu kota suci
umat Hindu di pinggir Sungai Ganga. Kunjungan ke Rishikesh memiliki
arti simbolis penting karena kota tersebut baru saja dilanda
kerusuhan hebat antara warga Hindhu melawan warga muslim. Setelah itu
Rabu besok presiden tiba New Delhi, dan bertemu dengan Perdana
Menteri Atal Behari Vajpayee serta Ketua Partai Kongres Sonia Gandhi.
Malamnya akan dilangsungkan jamuan makan kenegaraan bersama Presiden
K.R. Narayanan. Agenda pertemuan utama adalah hubungan ekonomi antara
ke dua negara dan upaya bersama memerangi terorisme. Kunjungan ke
India ini sekaligus menutup perjalanan presiden ke empat negara Asia.
Negara-negara lain yang telah dikunjungi adalah Cina, Korea Selatan
dan Korea Utara.


* JAKARTA KIRIM 1800 PASUKAN PENGGANTI KE ACEH

Pemerintah Jakarta mengirim 1800 pasukan pengganti ke Aceh, untuk
melanjutkan tekanan terhadap pihak separatis di Aceh. 825 anggota
Kostrad, 500 orang pasukan marinir dan 412 anggota Kopassus
diberangkatkan Selasa ini dari pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.
Mereka akan menggantikan anggota TNI yang telah ditugaskan selama
satu tahun di Aceh. Pada saat ini sekitar 30.000 orang tentara dan
polisi ditugaskan di Aceh.


* YASSER ARAFAT TOLAK TAWARAN ISRAEL UNTUK TINGGALKAN PALESTINA

Perdana Menteri Israel Ariel Sharon menyatakan, Pemimpin Palestina
Yasser Arafat boleh meninggalkan Ramallah dengan syarat ia tidak
kembali lagi ke wilayah Palestina.  Arafat langsung menolak usulan
Israel tersebut. Lewat juru runding utama Saeb Erakat, Arafat
menyatakan tidak akan meninggalkan Palestina di bawah persayaratan
seperti itu. Erakat kemudian menambahkan bahwa tawaran Sharon ini
adalah bagian dari persiapan untuk membunuh Arafat. Pemimpin
Palestina tersebut masih ditahan di kantor pusatnya di Ramallah,
dikepung oleh pasukan Israel.

Sementara itu dalam pertempuran di Bethlehem, seorang pastor Itali
tewas menjadi korban. Menurut pihak Palestina pastor tersebut
ditembak mati oleh tentara Israel di sebuah gereja. Pasukan Israel
juga menahan lima suster, yang juga berada di dalam gereja tersebut.

Selasa pagi ini pasukan Israel menyerang gedung kantor dinas
intelijen Palestina di Beitunia dekat Ramallah. Kompleks tersebut,
yang menurut perkiraan menampung sekitar 400 warga Palestina,
dihujani dengan tank-tank dan rudal. Dilaporkan banyak korban yang
cedera. Menurut Radio Israel saat ini pihak Palestina sedang
mengadakan perundingan gencatan senjata di sekitar kompleks tersebut,
agar banyak korban dapat dibawa ke rumah sakit. Israel telah menahan
lebih dari 700 orang Palestina di Ramallah, antara lain mereka yang
dituduh terlibat dalam berbagai serangan. Lebih dari 50 orang agen
polisi Palestina yang ditangkap di Ramallah minggu lalu, saat ini
telah dibebaskan di Gaza. Mereka menyatakan dianiaya sewaktu ditahan.
Selain itu pasukan Israel juga memasuki kota Tulkarem, dan seperti di
kota-kota Palestina lainnya, dilakukan penggerebekan dari rumah ke
rumah.

Sekretaris Jenderal PBB Kofi Annan menyatakan sangat pesimis akan
situasi di Timur Tengah. Annan khawatir puncak kekerasan akan pecah
dalam waktu dekat, apabila tidak ada pihak ketiga yang menjadi
perantara antara Israel dan Palestina.


* OKI KUTUK AKSI KEKERASAN TERHADAP NEGARA ISLAM

Negara-negara Islam sewaktu konperensi di Malaysia, menentang semua
alasan yang menyatakan semua usaha memerangi Palestina dapat
disamakan dengan aksi melawan terorisme. Demikian disepakati pada
hari kedua konperensi para menteri Organisasi Konperensi Islam, OKI.
Banyak negara Islam berpendapat perjuangan sebuah bangsa untuk
mencapai kemerdekaan, tidak boleh disamakan dengan terorisme. Para
peserta di Kuala Lumpur menyerukan kepada PBB untuk memberikan
definisi yang pasti dari apa yang dimaksud dengan terorisme, agar
semua keraguan mengenai hal tersebut dapat dibantah. Selanjutnya
mereka juga menyerukan semua aksi sepihak terhadap negara-negara
Islam, tidak boleh dilakukan di bawah bendera perang melawan
terorisme.


* PAKISTAN DAN AFGANISTAN BEKERJASAMA BERANTAS TERORISME DAN NARKOBA

Pakistan dan Afganistan akan bekerjasama lebih erat dalam memberantas
terorisme dan perdagangan narkoba. Demikian disepakati Presiden
Pakistan Pervez Musharraf dan Pemimpin interim Afganistan Hamid
Karzai, sewaktu perundingan di ibukota Kabul. Musharraf berada di
negara tetangga tersebut selama satu hari. Kedua pemimpin juga
membicarakan hubungan dagang bilateral dan kembalinya para pengungsi
ke Afganistan. Kunjungan Presiden Musharraf dijaga sangat ketat.
Banyak warga Afganistan yang mengecam Pakistan karena merupakan satu
dari sedikit negara yang mendukung mantan rejim Taliban. Setelah
serangan 11 September, atas desakan masyarakat internasional Pakistan
bergabung dalam koalisi melawan terorisme. Selasa ini di Pakistan
ditangkap 16 orang yang diduga berhubungan dengan jaringan Al-Qaidah.
Mereka adalah warga Afganistan yang melarikan diri ke Pakistan.


* AKSI MOGOK MASSAL DI KOERA SELATAN PERLAHAN-LAHAN BERAKHIR

Kelihatannya aksi mogok massal para pegawai perusahaan listrik Korea
Selatan, KEPCO, perlahan-lahan akan berakhir. Pemerintah Korea
Selatan bersama dengan serikat buruh telah menyetujui rencana untuk
menunda dalam jangka panjang proses swastanisasi perusahaan tersebut.
Para pekerja sangat menentang rencana pemerintah ini, karena akan
mengakibatkan banyak orang kehilangan pekerjaan mereka. Di dalam
persetujuan juga disebutkan pemerintah Seoul membatalkan sanksi keras
terhadap para demonstran. KEPCO sebelumnya mengancam akan mem-PHK-kan
4000 orang demonstran. Persetujuan ini masih harus disepakati oleh
para pekerja. Selain itu aksi mogok massal yang diserukan sebagai
tanda solidaritas dengan para pegawai PLN untuk sementara dibatalkan.


* YUGOSLAVIA BERSEDIA BEKERJASAMA DENGAN TRIBUNAL DEN HAAG

Pemerintah Yugoslavia menyatakan bersedia bekerjasama sepenuhnya
dengan Tribunal Yugoslavia di Den Haag. Selain itu Beograd juga
bersedia menyerahkan para penjahat perang yang dicari Tribunal.
Dengan pernyataan ini pemerintah Beograd mengharapkan dapat memenuhi
ultimatum yang dikeluarkan Amerika Serikat. Washington menyatakan
akan menghentikan bantuan sebesar 40 juta dolar apabila Yugoslavia
tidak menyerahkan para penjahat perang yang diminta Tribunal paling
lambat Selasa ini. Masih belum jelas apakah pemerintah Beograd memang
benar akan memenuhi janji mereka. Karena tuntutan Washington
dikeluarkan Senin kemarin, maka Selasa ini telah dimulai pembekuan
dana bantuan ke Yugoslavia. Seorang juru bicara Gedung Putih
menyatakan keputusan tersebut belum dicabut, tetapi dapat dilakukan
setiap saat.


* PERINGATAN 20 TAHUN LALU PERANG MALVINAS

Selasa ini di Argentina diperingati tepat 20 tahun lalu pasukan
Inggris menyerang Kepulauan Malvinas. Upacara peringatan
dilangsungkan di Ushuaia, di mana Presiden Eduardo Duhalde akan
berdefile bersama-sama dengan para veteran perang. Hingga sekarang
pemerintah Argentina tetap bersikeras bahwa Kepulauan Malvinas adalah
bagian dari negara tersebut, dan akhir pekan lalu Presiden Duhalde
menyatakan suatu saat hal ini akan menjadi kenyataan. Tetapi
ditambahkan penyerahan dilakukan lewat jalan damai dan tidak dengan
kekerasan. Di Kepulauan Malvinas sendiri tidak dilangsungkan upacara
peringatan. Pada 2 April 1982 pasukan Argentina memasuki Malvinas.
Setelah berperang selama 10 minggu pasukan Inggris kembali
mengambil-alih kepulauan tersebut. 655 tentara Argentina dan 236
pasukan Inggris tewas menjadi korban.


* KEDUA DIREKTUR S.E. FIREWORKS MENDAPAT HUKUMAN RINGAN

Pengadilan di kota Almelo Belanda menjatuhkan hukuman penjara ringan
enam bulan, di mana tiga bulan wajib, kepada dua direktur sebuah
perusahaan petasan S.E, Fireworks di Belanda. Hakim pengadilan
menyatakan terbukti bahwa kedua direktur ini melanggar undang-undang
lingkungan dan memperdagangkan petasan secara ilegal. Tetapi kedua
orang tersebut dibebaskan dari tuduhan bersalah atas kebakaran dan
kematian para korban. Karena keduanya telah ditahan tiga bulan selama
sidang berlangsung, maka mereka dapat langsung dibebaskan. Perusahaan
yang dimiliki kedua orang tersebut, S.E. Fireworks terbakar dan
kemudian meledak beberapa kali pada 13 mei 2000, yang mengakibatkan
sebuah perkampungan di kota Enschede hangus terbakar. 22 orang tewas
dan ratusan lainnya cedera.


* SCHIPHOL BATALKAN KERJASAMA DENGAN MALAYSIA

Schiphol membatalkan untuk bekerjasama dengan perusahaan penerbangan
Malaysia MAHB. Schiphol Grup mencoba untuk memperoleh 30% saham
perusahaan penerbangan Malaysia ini, yang mengeksploitasi 40 bandara,
antara lain bandara internasional Kuala Lumpur. Perusahaan Belanda
tersebut, menurut pernyataan mengundurkan diri setelah pecah
ketidakpastian seputar penjualan saham Schiphol, dan hanya bersedia
untuk membeli 15% saham MAHB. Malaysia tidak begitu tertarik atas
usulan baru tersebut, dan membatalkan rencana kerjasama.


* TNI TAMPIL NASIONALISTIS DALAM PENGADILAN HAM TIMTIM, TAPI DENGAN
ARGUMENTASI KUNO

Sidang pengadilan lanjutan peradilan HAM ad hoc kasus Timor Timur
kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa ini.
Sidang membahas keberatan pengacara lima terdakwa yakni Kolonel TNI
Herman Sediono, Letkol TNI Liliek Koeshadianto, Letkol TNI Achmad
Samsudin, AKB Polisi Gatot Subiyaktoro dan Kapten TNI Sugito.

Seorang anggota tim advokasi TNI M. Rudjito menginterupsi hakim untuk
mempermasalahkan pertanyaan jaksa penuntut umum, "relakah jika
diadakan campur tangan peradilan asing?" Menurut Rudjito, masalah
bukan rela atau tidak diadili pihak asing. Baginya Indonesia tetap
memiliki kedaulatan hukum. Ucapan Rudjito ini langsung disambut tepuk
tangan meriah para pengunjung sidang bahkan ada yang meneriakkan
"hidup TNI."

Di balik teriakan riuh itu, beberapa pengamat bahkan mengatakan
argumentasi para pembela tentara kebanyakan sudah ketinggalan jaman.
Benarkah demikian? Untuk itu kami menghubungi Andi Samsan Ngandro,
jurubicara para hakim pengadilan HAM Timtim:

Andi Samsan Ngandro [ASN]: Jadi karena saya menjurubicarai pengadilan
secara institusi maupun majelis hakim, tentu kami tidak bisa langsung
memberikan suatu tanggapan pendapat. Kecuali nanti majelis hakim akan
menanggapi di dalam putusan sela. Jadi tidak etis kalau saya
menanggapi sementara toh ada nanti keputusan sela. Jadi mendahului
itu tidak enak.

Radio Nederland [RN]: Kalau begitu menurut bapak bagaimana jalannya
persidangan selama ini?

ASN: Persidangan selama ini lancar-lancar saja. Kemudian pengunjung
juga tertib. Cuma kalaupun ada sedikit demo-demo unjuk rasa itu masih
terkendali juga. Hanya sepanjang menebarkan pamflet, tidak sampai
jauh mempengaruhi ketertiban persidangan.

RN: Di lain pihak ini juga prestasi yang luar biasa Pak dari aparat
kehakiman, bahwa bisa membentuk pengadilan hak asasi manusia dan
betul-betul menjalankan sidangnya. Sementara banyak orang begitu
tidak percaya atau begitu pesimislah terhadap pengadilan semacam ini.

ASN: Jadi kita lihat bahwa negara Republik Indonesia memang sudah
komitmen, dengan membentuknya Undang-Undang HAM, kemudian
ditindak-lanjuti dengan Pengadilan HAM yang sebelumnya lagi ada TAP
MPR. Kita dapat melihat sebagai suatu komitmen untuk menghormati,
untuk ikut bersama-sama dengan komitmen internasional. Menghargai
harkat dan martabat kemanusiaan.

Nah sekarang dengan adanya Undang-Undang Pengadilan HAM, UU No. 26
tahun 2000, itu berarti prasarana atau perangkat hukum sudah ada.
Kemudian perangkat aparat penegak hukum juga sudah diatur. Sudah
dibentuk semuanya. Nah sehingga tidak ada alasan lagi untuk tidak
menyelenggarakan Pengadilan HAM itu sendiri.

RN: Termasuk tidak berlakunya asas retroaktif tadi itu?

ASN: Ya. Kita memang melihat bukan hanya secara hukum nasional tetapi
juga berasaskan bahwa hukum internasional memang sudah menerima
beberapa praktek-praktek pengadilan pelanggaran HAM di belahan bumi
ini. Kemudian dalam UUD 45 juga di situ memang ada juga
mengecualikan. Nah untuk itu saya juga tidak mau terlalu jauh
membicarakan, karena itu adalah kewenangan majelis dalam keputusannya
nanti.

Karena kalau tidak salah, perkara mantan Gubernur Abilio itu nanti
pada sidang yang akan datang menjatuhkan putusan sela yang akan juga
menyinggung mengenai itu. Kita tunggu sajalah bagaimana pandangan
majelis tentang keberatan, tentang penerapan asas retroaktif itu.

RN: Memang kalau secara internasional asas retroaktif ini sudah
ketinggalan jaman. Yang juga ketinggalan jaman adalah masalah locus
delicti (TKP, Tempat Kejadian Perkara). Karena secara internasional
masalah locus delicti tidak diakui lagi. Seperti misalnya Slobodan
Milosevic itu diadili di sini di Den Haag, di Negeri Belanda,
sementara dia menjadi Presiden Serbia. Jadi locus delicti sendiri
juga sudah ketinggalan zaman.

ASN: Tidak memang juga di kita di sini mencoba mengembangkan,
melihat, jadi bukan hanya kacamata hukum nasional. Kita juga melihat
secara hukum internasional. Itu telah diterima dan telah diakui,
bahwa pelanggaran HAM terhadap kemanusiaan, itu bisa diadili di mana
saja. Itu kita sudah terima juga itu. Melihat sebagai hukum
internasional.

RN: Apakah bisa dikatakan dengan demikian argumentasi yang
dikemukakan oleh para pembela ini ketinggalan jaman?

ASN: Nah saya tidak mau mengatakan ketinggalan jaman begitu. Yang
penting kalau kita beradu argumentasi ya majelis memberikan satu
pertimbangan yang jitu. Tentu yang bisa dipertanggungjkawabkan.
Karena yah kita menyelenggarakan suatu peradilan. Pelanggaran HAM
berat di Indonesia, kebetulan juga saya tangani satu, saya tangani
satu berkas mantan Kapolda, yaitu memang sangat berhati-hati di dalam
menyelenggarakan peradilan itu. Bagaimana bisa melanjutkan suatu
pemeriksaan yang berkualitas.  Karena perkara ini menarik perhatian
dan dipantau bukan hanya secara nasional tetapi juga secara
internasional.

RN: Yang juga boleh dikatakan meruipakan terobosan adalah pengadilan
TNI. Jadi ada tokoh-tokoh TNI yang diadili dalam pengadilan Timor
Timur ini. Sementara kita tahu dari jaman 1965 dahulu, ketika
Soeharto tampil berkuasa, TNI itu selalu berada di atas hukum. Segala
sesuatu yang mereka lakukan, melanggar HAM, tidak pernah mereka
diminta pertanggungjawabannya. Nah ini bagaimana menurut bapak?

ASN: Jadi inikan pembangunan, pembenahan hukum di Indonesia ini yah
memang kita sementara di dalam sebuah proses yang kita kehendaki.
Kita inginkan bangun termasuk di dalam pengadilan HAM ini. Jadi
berilah kesempatan dulu untuk ini, jangan belum apa-apa terus
langsung diinikan, bahwa kita main-main, tidak seriuslah.  Yah kita
dengan adanya undang-undang ini, itu UU tidak dibuat oleh pemerintah
saja, tetapi dibuat oleh pembuat UU. Dalam hal ini DPR yang mewakili
rakyat. Kemudian pemerintah eksekutifnya, melahirkan sebuah
undang-undang. Kemudian membentuk ini suatu komitmen. Suatu kemauan
politik Indonesia untuk menghormati HAM.

Demikian Andi Samsan Ngandro, jurubicara majelis hakim peradilan HAM
ad hoc kasus Timor Timur di Jakarta.


* RYAMIZARD UNTUK JABATAN KSAD: PANTASKAH DIA?


Intro: Makin santer saja desas-desus yang beredar bahwa KSAD Jenderal
Endiartono Sutarto akan menggantikan Laksamana Widodo AS sebagai
panglima TNI. Tetapi siapa yang akan menggantikan Endriartono pada
posisi KSAD? Suara yang berisik di Mabes TNI menyebut bahwa
Pangkostrad Ryamizard Ryacudu akan memangku jabatan KSAD. Tepatkah
posisi ini untuk Ryamizard? Koresponden Syahrir mengirim laporan
berikut dari Jakarta:


Mantan  Kasum ABRI, Letjen Purnawirawan Suyono yakin bahwa Jenderal
TNI Endriartono Sutarto akan dilantik Presiden Megawati sekembalinya
kepala negara  dari India. Pelbagai desas-desus mengenai proses
pengangkatan Panglima TNI baru yang selama ini beredar di pers,
disebabkan lambatnya Presiden  bertindak. Tetapi menurut Suyono ini
semata-mata menyangkut gaya kepemimpinan Presiden Megawati yang
berbeda dengan presiden-presiden yang lain. Tongkat komando Panglima
TNI sudah pasti akan digenggam Endriartono Sutarto. Tetapi Presiden
masih harus mengajukan namanya secara resmi ke DPR RI. Selama
pemerintahan-pemerintahan sebelumnya mutasi di TNI biasanya
berlangsung pada bulan April dan Oktober. Sudah bisa dipastikan bahwa
bersamaan dengan pergantian Panglima TNI, kepala staf angkatan darat,
laut dan udara pun akan diganti.


Pers ibukota memberitakan bahwa KSAU  Marsekal Hanafie Asnan akan
diganti Marsekal Madya Ian Santoso Perdanakusuma, Direktur BAIS saat
ini. Sedangkan KSAL Laksamana Indroko Sastrowiryono akan digantikan
Laksamana Madya Bernard Kent Sondakh, saat ini Irjen Mabes TNI.
Tetapi Suyono mengatakan, jika Presiden ingin mempertahankan KSAU dan
KSAL yang lama, itu bisa saja. Memang kepala staf angkatan bisa
diperpanjang lima kali satu tahun sampai mereka berumur 60 tahun.

Selama berbulan-bulan ada desas-desus bahwa Megawati ingin tiga
kepala staf yang paling tidak berani mengatakan: tidak kepada
Endriartono kalau jenderal ini sudah menjabat Panglima TNI. Mega
kabarnya khawatir Endriartono yang dahulu pernah "membangkang"
terhadap Gus Dur dapat kembali menentang Megawati. Tetapi hal ini
dibantah oleh sementara perwira tinggi. Di lingkungan tentara semua
serba gampang kata mereka. Para perwira itu loyal pada negara. Itu
yang menjadi pegangan nomor satu. Tetapi kalau Megawati menempuh
kebijakan yang sama dengan Gus Dur yang mengobok-obok tentara dan
merusak bangsa, maka pasti Jenderal Endriartono pun akan melawannya,
kata mereka. Hal ini pun dibenarkan Suyono. TNI hanya berpegang pada
prinsip Saptamarga, katanya.


Sementara itu diberitakan bahwa Letjen Ryamizard Ryacudu, Pangkostrad
saat ini yang akan menjabat sebagai KSAD. Ryamizard dianggap
benar-benar profesional dan tidak banyak melakukan politicking
sepertti Endriartono, meski para pendukung Endriartono membantahnya.
Mereka justru melihat jenderal-jenderal lain yang tidak punya posisi
atau calon-calon lain yang tersisih yang berpolitik. Mereka melakukan
lobby-lobby di belakang layar. Manuver-manuver politik ini bisa
terjadi karena lambatnya Megawati mengambil keputusan. "Terlalu lama
beliau mendiamkan masalah pergantian ini," kata seorang perwira.
Sebaliknya, para perwira yang mendukung Endriartono umumnya menarik
kesimpulan bahwa ini nampaknya sudah menjadi kebiasaan Megawati.
Tetapi pada intinya ada harapan di kalangan TNI, siapa pun yang
diangkat sebagai panglima atau kepala staf ia haruslah seorang
perwira yang profesional.


Sehubungan dengan rencana pengangkatan Ryamizard sebagai KSAD,
seorang teman dekat Prabowo Subianto, mantan Pangkostrad, menyatakan
sebenarnya terlalu dini mempromosikan Ryamizard menjadi KSAD.
Pengamat militer ini menegaskan, Ryamizard harus beradaptasi dulu di
posisi Wakil KSAD. Ia harus menyesuaikan diri karena di Kostrad ia
hanya sibuk melakukan latihan militer. Padahal di lingkungan MBAD
sarat dengan masalah-masalah pembinaan internal TNI-AD. Lebih tepat
pula  jika Ryamizard belajar di posisi Kasum atau Kepala Staf Umum
TNI.

Kalau sampai Ryamizard dipaksakan naik ke posisi KSAD maka ia bisa
disamakan dengan almarhum Agus Wirahadikusumah yang dahulu pun
dikatrol ke jabatan Pangkostrad oleh Gus Dur. Ryamizard meski dikenal
sebagai anak mantunya mantan Wakil Presiden Try Sutrisno, namun
sebagai putra asal Palembang ia mudah terkena isyu nepotisme
mengingat suami presiden, Taufik Kiemas, juga berasal dari Palembang.



Tetapi kalangan lain mengatakan Gus Dur dahulu jatuh karena Agus
Wirahadikusumah buru-buru digantikan oleh Ryamizard. Maka sekarang
pun Megawati bisa jatuh kalau dia menggantikan perwira-perwira
kepercayaannya dari posisi-posisi yang strategis.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke