--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Minggu 28 April 2002 13:00 UTC ** KERUSUHAN PECAH KEMBALI DI AMBON ** PERTEMUAN SANAK KELUARGA KOREA UTARA DAN KOREA SELATAN * KERUSUHAN PECAH KEMBALI DI AMBON Sebanyak 13 orang tewas dalam insiden penyerangan di desa Soya, Kecamatan Sirimau, Kotamadya Ambon, hari Minggu ini. Para penyerang desa bermayoritas penduduk Kristen itu diduga adalah sekelompok warga Muslim. Para penyerang membakar rumah dan sebuah gedung gereja. Insiden kekerasan terbaru ini mempersulit pelaksanaan perjanjian damai Malino yang tercapai dua bulan lalu. Aksi penyerangan ini merupakan lanjutan dari rentetan peristiwa yang terjadi sejak Sabtu kemarin. Rentetan peristiwa itu diawali dengan peluncuran sebuah balon gas dengan bendera berwana RMS di kota Ambon yang kemudian berlanjut dengan serangkaian ledakan bom di Ambon dan di Afuru, dekat kawasan Karang Panjang. Sementara itu pemerintah Belanda mengutarakan kekhawatirannya berkaitan dengan pecahnya kerusuhan terbaru di Ambon. Departemen Luar Negeri Belanda telah menyampaikan kekhawatiran itu kepada Kedutaan Besar Republik Indonesia di Den Haag. Sejumlah pemuda Maluku memanjat atap Istana Perdamaian di Den Haag untuk memprotes kekerasan terbaru di Ambon. Para demonstran mematuhi seruan petugas dan mengakhiri aksi protes setelah beberapa jam. Sejumlah organisasi kemasyarakatan Maluku di Belanda menyerukan penempatan pasukan perdamaian internasional di Maluku. * Perdana Menteri Jepang Akhiri Lawatan di Vietnam Perdana Menteri Jepang Yunichiro Koizumi mengakhiri lawatan dua hari di Vietnam dan melanjutkan perjalanan menuju Timor Lorosae. Perdana menteri Jepang antara lain mengunjungi mausoleum pemimpin Vietnam Ho Chi Minh di Hanoi. Dalam perundingan dengan para pemimpin pemerintahan Vietnam, Perdana Menteri Yunichiro Koizumi tidak menanggapi permintaan untuk memperluas hubungan dagang selekasnya. Jepang ingin membuat janji terlebih dahulu mengenai jaminan perlindungan investasi yang sudah ditanamkan Jepang di Vietnam. Pada kesempatan ini pemerintah Vietnam mengundang Kaisar Jepang Akihito untuk berkunjung ke Vietnam akhir tahun ini. Dalam rangka lawatan kelilingnya, perdana menteri Jepang selanjutnya akan singgah di Australia dan Selandia Baru. * Dua Pelarian Korea Utara Tiba di Korea Selatan Dua warga Korea Utara yang sebelumnya mencari perlindungan di Kedutaan Besar Amerika Serikat di Beijing, tiba di Ibukota Korea Selatan, Seoul. Kedua warga Korea Utara tersebut berhasil menembus penjagaan ketat petugas kepolisian Cina dan memasuki Kedutaan Besar Amerika. Mereka kemudian diizinkan untuk meninggalkan Cina. Seorang warga Korea Utara lainnya yang mencari perlindungan di Kedutaan Besar Jerman di Beijing juga mendapat izin untuk meninggalkan Cina. Ia juga telah tiba di Seoul hari Minggu ini. Puluhan warga Korea Utara mengungsikan diri ke Korea Selatan dengan cara memasuki kedutaan kedutaan besar negara Barat di Beijing, dalam beberapa bulan belakangan. Sekitar 150 ribu warga Korea Utara mengungsikan diri ke Cina, guna menyelamatkan diri dari bala kelaparan dan dari rejim di tanah air mereka. Pyong Yang mencap mereka sebagai pengkhianat. Para pelarian Korea Utara dipulangkan kembali bila tertangkap di Cina. * PERTEMUAN SANAK KELUARGA KOREA UTARA DAN KOREA SELATAN Sekitar 100 lansia Korea Selatan bertemu kembali dengan sanak keluarga di sebuah kawasan wisata Korea Utara Ahad ini. Mereka hidup terpisah selama lima dasawarsa dan akan berada di kawasan wisata tersebut selama tiga hari. Pemerintah Korea Utara dan Korea Selatan mencapai kesepakatan untuk melanjutkan kembali program pertemuan keluarga bulan lalu. Reuni kedua antara sekitar 100 sanak keluarga Korea Utara dan Korea Selatan akan berlangsung di tempat yang sama Rabu mendatang. Pertemuan ini merupakan kelanjutan dari tiga reuni yang berlangsung dua tahun silam, menyusul pertemuan bersejarah antara Presiden Korea Selatan Kim Dae Yung dengan Pemimpin Korea Utara, Kim Jsong Il. Namun hubungan antara kedua Korea meradang kembali, setelah Presiden Amerika Bush bersikap keras terhadap pemerintah komunis Korea Utara. Pyong Yang kemudian mengakhiri program pertemuan sanak keluarga. * WAKIL PRESIDEN CINA BERKUNJUNG KE AMERIKA Wakil Presiden Cina, Hu Jintao mengawali kunjungan pertama ke Amerika di Hawai. Wakil Presiden Cina antara lain akan menghadiri jamuan makan malam yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah di Honolulu. Hari Minggu ini Hu Jintao akan melanjutkan perjalanan ke New York, di mana ia akan melakukan pertemuan dengan Sekjen PBB, Kofi Anan. Hu Jintao akan mengadakan pertemuan dengan Presiden Bush di Wahington Rabu mendatang. Dalam lawatannya di Amerika wakil presiden Cina diperkirakan akan menghindari masalah masalah politik peka. Hu Jintao, 59 tahun, dianggap sebagai calon terpenting untuk menggantikan Presiden Jiang Zemin sebagai ketua partai. Para pemimpin teras Partai Komunis akan mengikutui dengan cermat kunjungan Hu Jintao di Amerika. Karir politik Hu Jintao akan berjalan semakin mulus bila ia berhasil meraih sukses dalam lawatan di Amerika. Hu Jintao diramalkan bakal dilantik sebagai pengganti Jiang Zemin, dalam kongres Partai Komunis mendatang. * MENTERI PERTAHANAN AMERIKA BERKUNJUNG DI TUKRMENISTAN Menteri Pertahanan Amerika Donald Rumsfeld melakukan lawatan di Republik Asia Tengah, Turkmenistan untuk membicarakan perang internasional terhadap teroris di Afganistan. Menteri pertahanan Amerika mengucapkan terimakasih kepada pemerintah Turkmenistan atas bantuannya dalam operasi militer Amerika. Turkmenistan dan sejumlah bekas Republik Uni Soviet di Asia semula bersikap ragu sebelum akhirnya membuka bandaranya untuk Amerika dan Eropa Barat, untuk kepentingan operasi militer terhadap gerilyawan Taliban dan al-Qaidah. Menteri Donald Rumsfeld melanjutkan perjalanan ke Kazakstan dan akan bertolak ke Moskow, Senin besok. Seorang jurubicara pemerintah Rusia menekankan bahwa kehadiran pasukan Amerika dan Eropa Barat di republik republik Asia Tengah tidak mengakibatkan destabilisasi di kawasan. Sementara itu, 9 orang dipastikan tewas dan lebih 30 lainnya luka akibat ledakan bom di sebuah pasar di Vladikavkaz, di Rusia Selatan. Gerilyawan Muslim dari negara tetangga Chechnya ditengarai berada di balik aksi peledakan bom di Republik Osesia Utara ini. Pemerintah Rusia mengumumkan terbunuhnya komandan gerilyawan Chechnya, Khattab, dua hari lalu. 60 orang tewas akibat ledakan bom di pasar di Vladikavkaz, pada tahun 1999. * MANTAN CALON PRESIDEN RUSIA TEWAS DALAM KECELAKAAN HELIKOPTER Mantan calon Presiden Rusia Alexander Lebed, tewas dalam kecelakaan helikopter di Siberia. Pesawat helikopter yang naas jatuh setelah menabrak kabel tegangan tinggi. Cuaca pada saat terjadinya kecelakaan dilaporkan sangat buruk. Nasib 13 penumpang lainnya belum diketahui. Jenderal Alexander Lebed dipandang sebagai calon kuat pengganti mantan Presiden Boris Yeltsin pada 1996. Namun pamor Lebed merosot setelah ia mengkritik kebijakan Yeltsin. Pada tahun yang sama Alexander Lebed membidani perjanjian damai yang mengakhiri perang Chechnya pertama. Setelah kalah dalam pemilihan presiden, Alexander Lebed menjabat gubernur Krasnoyark di Siberia. Dalam kapasitasnya sebagai gubernur, Alexander Lebed sedang dalam penerbangan untuk membuka sebuah pusat olah raga ski Ahad ini. * ISRAEL TOLAK PERTUKARAN TAWANAN Israel menolak tawaran pertukaran tawanan yang diajukan oleh gerilyawan Hezbollah Libanon. Hezbollah akan membebaskan empat militer Israel, bila Israel mengizinkan warga Palestina yang sudah sebulan berada di Gereja Kelahiran yang dikepung di Bethlehem. Seorang juru bicara Angkatan Bersenjata Israel mengatakan bahwa tawaran pihak Hezbollah tidak bisa dianggap serius dan hanya merupakan sebuah upaya untuk melibatkan diri dalam konflik. Sementara itu Israel menolak memberikan kebebasan penuh kepada sebuah tim PBB yang akan melakukan penyelidikan di kamp pengungsi Palestina Yenin. Kabinet Perdana Menteri Ariel Sharon tengah membahas sejumlah persyaratan yang harus dipatuhi oleh tim penyelidik PBB, sebelum dapat memulai tugasnya. Israel antara lain akan menentukan sendiri anggota militernya yang boleh dimintai keterangan. Para anggota tim penyelidik PBB akan bertolak ke Israel Ahad ini. Mereka sudah beberapa hari menunggu lampu hijau pihak Israel di Jenewa. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
