---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Jumat 10 Mei 2002 14:10 UTC



** GEREJA KELAHIRAN KRISTUS DI BETLEHEM DIBUKA DAN BAKAL TERJADI
SERANGAN BARU DI JALUR GAZA

** MISA REQUEM PIM FORTUYN DI KATHEDRAL ROTTERDAM

** CIA BERUSAHA MEMBUNUH TOKOH MILISI EKSTRIMIS AFGANISTAN GULBUDDIN
HEKMATYAR

** TOPIK GEMA WARTA: DILEMA MEGAWATI KE DILI



* GEREJA KELAHIRAN KRISTUS DI BETLEHEM DIBUKA DAN BAKAL TERJADI
SERANGAN BARU DI JALUR GAZA

Israel akhirnya membuka Gereja Kelahiran Kristus setelah lebih
sebulan ditutup. 13 warga militan Palestina dibawa ke Cyprus oleh
tentara Inggris, sambil menunggu tempat pasti ke mana mereka
ditempatkan.
Dari Cyprus, mereka akan dibawa ke beberapa negara di Uni Eropa.
Italia, Luxemburg, Austria, Yunani dan Spanyol sudah menyatakan
kesediaan menampung mereka.
Sebanyak 26 militan Palestina sudah diadili di Jalur Gaza meskipun
tidak pasti apakah mereka benar-benar akan diadili. Semua warga
Palestina yang bersembunyi di dalam gereja kelahiran Kristus di
Betlehem, sudah dibebaskan.
Sementara itu,Israel tampaknya menyiapkan serangan besar-besaran ke
kawasan Palestina, kali ini di Jalur Gaza. Kabinet Israel menyetujui
dilakukan serangan balasan menyusul terjadi bom bunuh hari Selasa
lalu dekat Tel Aviv, di mana 16 orang tewas. Keadaan darurat kembali
diberlakukan di Israel.


* MISA REQUEM PIM FORTUYN DI KATHEDRAL ROTTERDAM

Ribuan warga dan puluhan politisi terkemuka menghadiri misa requem,
misa pemakaman politisi terkenal, Pim Fortuyn di Gereja Kathedral St.
Laurensius Dan St. Elisabeth, Rotterdam. Hadir dalam misa ini PM Wim
Kok dan wakil perdana menteri Els Borst dan Annemarie Jorritsma.
Sebelum misa requem, jenazah Pim Fortuyn diarak keliling kota
Rotterdam di mana ribuan warga memberikan penghormatan terakhir
terhadapnya. Ribuan bunga dan tepukan tangan mengiringi kepergian Pim
Fortuyn.
Jenazahnya akan dikuburkan di pemakaman keluarga di kota kelahirannya
Driehuis. Kamis kemarin lebih 10 ribu warga memberikan penghormatan
terakhir kepadanya di gereja kathedral Rotterdam. Banyak yang
menangis dan penuh emosi.
Pim Fortuyn ditembak Senin malam lalu tak lama setelah dia memberikan
wawancara kepada sebuah stasiun radio di Hilversum.


* CIA BERUSAHA MEMBUNUH TOKOH MILISI EKSTRIMIS AFGANISTAN GULBUDDIN
HEKMATYAR

Seorang pejabat tinggi Washington mengatakan seorang agen dinas
rahasia Amerika CIA berusaha membunuh mantan perdana menteri
Afganistan awal pekan ini,  Gulbuddin Hekmatyar.
Pejabat itu yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan sebuah roket
diluncurkan ke arah pemimpin milisi ekstrim itu dari sebuah pesawat
pengintai tak bersenjata tapi tidak mengena sasaran.
CIA dan Pentagon menolak memberikan tanggapan terhadap laporan itu.
Gulbuddin Hekmatyar menolak perdana menteri ad interim Afganistan
Hamid Karzai, dan diduga melakukan kudeta. Dia juga diyakini
menyiapkan serangan terhadap Amerika Serikat dan pasukan koalisi
internasional di Afganistan.


* NEGARA BAGIAN MARYLAND TUNDA PELAKSANAAN HUKUMAN MATI

Di negara bagian Maryland, Amerika Serikat mengumumkan akan
memberlakukan hukuman mati. Gubernur negara bagian masih menunggu
hasil penelitian sebelum dia melakukan lebih banyak hukuman mati.
Hukuman mati yang sedianya dilakukan pekan depan akhirnya ditunda
karena aksi protes banyak warga. Para peneliti di Amerika Serikat
sedang meneliti apakah diskriminasi ras memainkan peranan dalam
melakukan hukuman mati. Di Maryland sendiri, mayoritas narapidana
yang diancam hukuman mati berasal dari suku Afro-Amerika.


* Presiden Putin Perintahkan Penyelidikan Atas Insiden Berdarah Di
Dagestan

Presiden Rusia Vladimir Putin memerintah dilakukan pelacakan untuk
menemukan otak pelaku serangan di Republik Dagestan, Kamis kemarin,
yang menewaskan sekurangnya 38 orang dan 130 lainnya cedera.
Termasuk korban adalah anggota keluarga militer, yang berkeliling
dengan bis, dan sekurangnya 12 anak-anak. Putin menyatakan rasa
belasungkawa terhadap korban insiden berdarah itu dan menyebut para
pelakunya adalah Nazi.
Namun, seorang pejabat pemerintah Rusia mengingatkan agar jangan
menyalahkan pemberontak Chehnya. Dagestan berbatasan dengan Republik
Ceko, di mana pasukan Rusia terlibat perang melawan para pemberontak.


* Amerika Serikat Menghentikan Bantuan Dana Bagi Kolumbia

Amerika Serikat untuk sementara menunda sebagian bantuan dana ke
Kolumbia untuk digunakan dalam perang melawan obat terlarang.
Penundaan dilakukan setelah sebagaian dana itu dikorupsi.
Menurut harian Kolumbia, lebih dari dua juta euro dana bantuan untuk
polisi anti narkoba disalahgunakan. Pemerintah Kolumbia memulai
penelitian terhadap raibnya dana tersebut.
Washington sudah mengeluarkan lebih dari satu miliar euro sebagai
bagian dari rencana Kolumbia menghentikan perdagangan obat terlarang.


* DILEMA MEGAWATI KE DILI

Timor Timur akan resmi menyatakan kemerdekaannya tanggal 20 Mei 2002.
Kalau pergi ke sana Megawati bisa bertemu dengan teman lamanya, Bill
Clinton. Disamping itu ia akan memperoleh penghargaan tertinggi,
sebagai Pahlawan Demokrasi. Tetapi bukan hanya Megawati yang bisa
bergembira. Juga mantan Presiden BJ Habibie, sebagai penghargaan
rakyat Timor Loro Sa'e atas jasa-jasanya memerdekakan Timor Timur.
Tetapi di Indonesia, masih ada bom waktu yaitu 60.000 keluarga dan
pendukung  rejim militer di Timor Timur sewaktu Soeharto masih
berkuasa.
Mereka bisa saja menjadi kelompok RMSnya, atau kelompok  Bihar,
pendukung Pakistan di Bangladesh  sebelum pemisahan. Laporan rekan
Syahrir dari Jakarta:


Sekjen PBB Kofi Annan akan berkunjung ke Indonesia pada 17 hingga 19
Mei
2002 sebelum meneruskan perjalanan ke Dili, Timor Timur.  Selama di
Indonesia Kofi Annan akan mengadakan pertemuan dengan Presiden
Megawati
Soekarnoputri dan Menteri Luar Negeri Hassan Wirayuda. Selanjutnya,
Annan
akan menuju Dili, Timor-Timur, guna menghadiri Proklamasi Kemerdekaan

Timor-Timur pada tanggal 20 Mei 2002.

Annan diperkirakan akan menyampaikan permintaan khusus kepada
Presiden Megawati untuk menghadiri proklamasi kemerdekaan negara
Timor Leste.Megawati sendiri sudah memastikan akan menghadiri acara
tersebut, meski Ketua DPR RI Akbar Tanjung dan beberapa anggota DPR
menyarankan sebaiknya Pemerintah  hanya mengirim utusan
setingkat menteri.

Megawati akan memperoleh penghormatan tertinggi di Timor Leste
sebagai Tokoh Demokrasi.Hal ini di ungkapkan oleh tokoh Timor Leste
Ramos Horta kepada wartawan-wartawan Indonesia . Negara Timor Leste
akan merayakan hari kemerdekaannya selama 2 hari. Saat itu pula akan
dilakukan upacara timbang terima dari pihak administrasi PBB kepada
pemeimpin parlemen Francisco Guteres tepat pada tengah malam tanggal
19 Mei 2002. Baru pada keesokan harinya parlemen yang dipilih Agustus
yang lalu, dan presiden Timor Leste diambil sumpahnya. Semenjak akhir
1999 PBB  telah menangani wilayah bekas propinsi ke 27 Indonesia itu.
Presiden pertama Timor Leste, Xanana Gusmao yang memperoleh hampir 83
persen dari jumlah suara dalam pemilihan
presiden April lalu akan menyambut wakil-wakil dari sekitar 80
negara.

Mantan presiden AS Bill Clinton akan mewakili negaranya. Sementara
itu, kantor berita Perancis AFP, memberitakan bahwa di Timor Barat,
wilayah Indonesia, para pengungsi dari Timor Timur mengaku terus
dalam keadaan yang lapar. Kami akan mati disini karena kelaparan,
kata Domingas Enrique.  Ia telah berada di kamp pengungsian Noelbaki
yang letaknya tidak jauh dari Kupang sejak tahun 1999. Sejak bulan
Januari pemerintah Indonesia menghentikan bantuan pangan untuk
puluhan ribu pengungsi dengan harapan bahwa orang-orang ini akan
kembali menjelang kemerdekaan Timor Leste.

Pihak PBB memperkiraan hingga kini masih ada sekitar 60.000 pengungsi
dari wilayah
pulau Timor bagian Timur di wilayah Indonesia. Mereka adalah mantan
milisi,
militer, polisi dan birokrasi Indonesia yang  kini menetap di
Indonesia. Di Timor Leste mereka dianggap sebagai kumpulan
pengkhianat bangsa.

Pemerintah Indonesia masih memberikan kesempatan kepada para
pengungsi itu
sampai tanggal 21 Mei mendatang untuk menentukan sikap. Apakah
kembali atau
menetap di Indonesia.  Setelah itu mereka yang tetap tinggal di
wilayah
Indonesia akan dianggap sebagai WNI dengan segala konsekuensinya.

Diperkirakan kelompok ini dikemudian hari bisa membawa persoalan yang
pelik
bagi Indonesia sebagaimana halnya kelompok RMS di Negeri Belanda
dahulu.
Sebagaimana halnya dengan Negeri Belanda yang harus menangani
orang-orang
RMS yang banyak menuntut haknya, maka Jakarta pun suatu saat bisa
repot
mengurus orang-orang asal Timor Timur atau keturunannya yang ingin
kembali
ke Timor Timur meski sudah menjadi warga negera Indonesia.

Pakistan pun punya pengalaman yang sama dengan orang-orang Bihar yang
dahulu tinggal di Pakistan Timur.Ketika Pakistan Timur menyatakan
diri merdeka dari Pakistan
Barat, maka orang-orang Bihar ini berpihak pada tentara Pakistan
Barat.
Tahun -tahun terakhir ini mereka melakukan tindakan-tindakan anarkhis
di
Pakistan Barat, kata seorang pengamat yang pernah ke Pakistan dan
Bangladesh.


* Normal;heading 1;
TOPIK GEMA WARTA: SETELAH JAFFAR, KINI GILIRAN THEO SJAFEI?

SETELAH JAFFAR, KINI GILIRAN THEO SJAFEI?

Sebuah kaset rekaman ceramah yang pernah ramai dibicarakan hampir 3
tahun lalu, kini kembali dihebohkan. Kaset itu berisi rekaman suara
Theo Sjafei bekas panglima daerah militer Udayana dan kini menjadi
salah seorang petinggi PDI Perjuangan. Menurut kabar Theo ketika itu
memberikan ceramah di sebuah gereja di Anyer September 1998. Rekaman
ceramah kemudian langsung ditranskrip dan diedarkan dan tidak lama
setelah itu meletuslah kerusuhan berbau agama di Kupang NTT. Berbekal
kaset rekaman itu lah Tim Pembela Muslim mengadukan Theo Syafei ke
Markas Besar Kepolisian Indonesia. Koordinator Tim Pembela Muslim
Mahendradatta menyatakan Theo telah menghina keberadaan Islam di
Indonesia dan layak ditangkap karena pidatonya yang memprovokasi umat
beragama.

Mahendradatta : mengadukan kembali dan meminta proses hukum terhadap
Theo Sjafei sehubungan dengan rekaman kasetnya yang membakar dan
menghina Al Quran dan umat Islam sehingga menyebabkan kerusuhan di
Kupang. Akan diadukan lagi oleh Majelis Mujahidin Indonesia  dan
mereka diminta didampingi TPM ke Mabes Polri untuk menangkap dan
mengadili Theo Sjafei dengan bukti kaset. Tuduhannya penghinaan
terhadap agama, menghasut orang untuk menghina agama tertentu 156
KUHP.

Pengaduan Tim Pembela Muslim ini terkait erat dengan penahanan
Panglima Laskar Jihad Ja'ffar Umar Thalib. Menurut  Mahendradatta
keputusan ini diambil dalam pertemuan sejumlah organisasi massa Islam
di masjid Al Azhar Jakarta yang tidak dapat menerima penangkapan
Jaffar oleh polisi Kamis lalu.  Pertemuan itu dihadiri sejumlah tokoh
muslim seperti ketua Front Pembela Islam Habib Rizieq, petinggi
Partai Bulan Bintang Ahmad Sumargono dan Pemimpin Pondok Pesantren
Ngruki Abubakar Ba'asyir. Mahendradatta menyatakan jika Jaffar dapat
ditahan gara-gara kaset rekaman maka Theo pun seharusnya demikian.



Namun Theo menyangkal keaslian suaranya di dalam kaset ceramah yang
dipersoalkan tersebut. Sayangnya, hingga kini Theo tak bisa dimintai
keterangan. Menurut salah satu anggota keluarganya, Theo sedang
berada di luar kota. Telepon selularnya pun tak bisa dihubungi.

Sementara itu, Mabes Polri menyatakan kasus pidato Theo bisa diangkat
kembali bila cukup bukti dan saksi. Direktur Pidana Umum Mabes Polri
Arianto Sutadi mengungkapkan akan membuka kembali kasus tersebut.

Di lain pihak ketua Persekutuan Gereja Indonesia PGI Pendeta Andreas
A. Yewangoe menghimbau masyarakat, agar persoalan ini tidak dilihat
sebagai masalah antar agama. Menurut Yewangoe selayaknya hukum
ditegakkan dan polisi bekerja sesuai bukti-bukti yang ada.

Andreas A. Yewangoe : Saya kira polisi harus cepat juga mengambil
sikap sebab jangan sampai dibentur-benturkan seolah-olah ini Sjafei
mewakili Kristen lalu Jaffar mewakili Islam. Wah kalau nanti sampai
begitu pola berfikir kita, kapan selesai masalah kita ini kan?  Saya
kira kalau ada unsur kriminalitas dan memenuhi syarat-syarat sebagai
penghasut saya kira itu wewenang polisi untuk mengambil tindakan.

Yewangoe menambahkan polisi harus menindak tegas siapapun yang
terbukti menghasut.

Senada dengan Yewangoe, Ketua Nahdlatul Ulama, Solahuddin Wahid juga
menghimbau  umat beragama tidak terlalu cepat menilai masalah ini
sebagai persoalan agama. Solahuddin menyarankan polisi bersikap adil
dalam menyelesaikan kasus rekaman ceramah Jaffar dan Theo.

Solahuddin Wahid : Hukum itu umum tidak berlaku untuk satu orang tapi
tidak berlaku untuk orang lain. Kalau mau dilepas pun ya harus
melalui proses hukum. Tidak bisa tiba-tiba ada orang omong terus
dilepas. Tapi saya tidak ingin ada standar ganda. Saya tidak
menganjurkan Theo Sjafei ditangkap. Tapi kalau dulu pernah dikatakan
bahwa rekaman Theo itu tidak bisa menjadi barang bukti ya tentunya
ini harus berlaku juga bagi Pak Jaffar. Tapi tentunya jangan
ujuk-ujuk juga dilepas, melalui proses hukumlah.

Pengungkapan kembali rekaman ceramah Theo dan juga penangkapan
Jaffar, memunculkan pendapat pro-kontra di masyarakat. Karena itulah
polisi dituntut bertindak adil dalam menegakkan hukum. Selain itu
kiranya perlu diingat bahwa penangkapan dan penahanan Jaffar Umar
Thalib bermaksud untuk menuntaskan konflik Maluku yang telah
berlangsung berkepanjangan dan meminta banyak korban. Bukan untuk
membangkitkan perseteruan antarumat beragama di Indonesia.


Tim Liputan 68H Jakarta melaporkan untuk Radio Nederland di Hilversum




---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke