---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Sabtu 07 Desember 2002 13:30 UTC



** IRAK SERAHKAN DAFTAR SENJATA SABTU INI

** KEBAKARAN HUTAN DI DEKAT SYDNEY, AUSTRALIA

** DUA LUKISAN VINCENT VAN GOGH DICURI DI AMSTERDAM

** TOPIK GEMA WARTA: PREMAN ISLAMIYAH DAN PERASAAN ANTI AMERIKA DI
INDONESIA

** TOPIK GEMA WARTA: GELIAT TV SWASTA DAERAH, KE ARAH MANA?



* IRAK SERAHKAN DAFTAR SENJATA SABTU INI

Irak memperlihatkan daftar program senjata yang dimilki mereka kepada
pers. Daftar tersebut akan diserahkan kepada para inspektur PBB Sabtu
ini. Keseluruhan dokumen terdiri atas 12 ribu halaman dengan rinician
semua sistem senjata yang dimiliki Irak. Tidak diberikan keterangan
lebih lanjut. Daftar ini pertama-tama akan diselidiki oleh para pakar
PBB, terutama apakah Irak mempunyai senjata pemusnah massal atau
tidak. Diperkirakan para pakar membutuhkan waktu satu minggu untuk
menyelidikinya. Apabila daftar tersebut tidak lengkap atau tidak
benar, maka itu dapat menjadi alasan bagi Amerika Serikat dan
sekutunya untuk memulai aksi militer di Irak.

Kantor berita nasional Irak INA menyatakan, bahwa Presiden Saddam
Hussein akan memberikan pidato kepada warga Kuwait. Tidak diberitakan
apa isi pidato tersebut. Irak menginvasi Kuwait tahun 1990, dan tujuh
bulan kemudian Kuwait dibebaskan lewat Perang Teluk yang dipimpin
Amerika.


* KEBAKARAN HUTAN DI DEKAT KOTA SYDNEY, AUSTRALIA

Kota Sydney di Australia mendapat kesempatan baik untuk memerangi
kebakaran hutan yang mengamuk di sekitar kota tersebut. Saat ini
angin diberitakan hampir tidak bertiup, sehingga regu pemadam
kebakaran dan penduduk kota bisa mengambil sejumlah tindakan
pencegahan agar api tidak meluas dalam beberapa hari mendatang.
Diperkirakan, angin akan mulai kembali bertiup kencang Ahad besok.
Kebakaran hutan di Sydney disebabkan sekitar 80 pusat kebakaran dan
telah menewaskan dua orang. Selain itu 40 rumah penduduk hangus
terbakar. Polisi telah menahan seorang anak muda yang dituduh sengaja
membakar hutan Rabu lalu.


* DUA LUKISAN VINCENT VAN GOGH DICURI DI AMSTERDAM

Jumat malam kemarin, dua buah lukisan karya pelukis termasyhur
Vincent van Gogh dicuri dari museum Van Gogh di Amsterdam, Belanda.
Kedua lukisan itu adalah, "Pemandangan Laut di Scheveningen" dan
"Gereja Hervormd di Nuenen". Tidak diumumkan berapa besar jumlah
kerugian. Pencurian itu baru diketahui Sabtu pagi sebelum museum
dibuka. Para pencuri kemungkinan masuk lewat atap gedung.


* KAPAL TANGKER BERDINDING TUNGGAL DILARANG BERLAYAR DI EROPA

Para menteri perhubungan dan transportasi Uni Eropa akhirnya sepakat
untuk melarang semua kapal tangker yang berdinding tunggal dan
mengangkut minyak paling kasar. Kapal-kapal ini dilarang memasuki
semua pelabuhan negara anggota Uni Eropa mulai saat ini juga.
Larangan yang sama juga berlaku untuk kapal tangker yang berumur 23
tahun atau lebih. Selain itu para menteri juga membicarakan apakah
dalam waktu dekat akan ditentukan larangan umum bagi semua kapal
tangker berdinding tunggal yang mengangkut minyak bersih. Uni Eropa
sudah menyusun sebuah rencana untuk melarang kapal-kapal lain yang
dianggap berbahaya paling lambat tahun 2015, tetapi para menteri
sekarang memutuskan bahwa mulai 2010 hanya kapal tangker yang
berdinding ganda yang boleh berlayar di perairan Eropa.


* BENTUK UNI BARU UNTUK SERBIA DAN MONTENEGRO

Kedua negara bagian Federasi Yugoslavia, Serbia dan Montenegro
mencapai kesepekatan mengenai undang-undang dasar baru. Sebelumnya
telah dilakukan perundingan selama berbulan-bulan karena ternyata
tidak banyak warga Montenegro yang mendukung rencana kemerdekaan.
Saat ini dipilih sebuah bentuk baru, yaitu sebuah uni di mana kedua
negara bagian masing-masing mempunyai hak otonomi luas. Persetujuan
tersebut masih harus disetujui kedua parlemen dan MPR Federasi
Yugoslavia. Terutama Uni Eropa mendesak dipertahankannya persatuan
Serbia dan Montenegro. Dengan cara ini Uni Eropa ingin mencegah agar
Kosovo, yang merupakan bagian dari Serbia berniat untuk memisahkan
diri.


* INSIDEN DI IBUKOTA VENEZUELA, CARACAS

Tiga orang tewas akibat insiden tembak menembak di ibukota Venezuela
Caracas. 18 orang lainnya diberitakan cedera. Insiden tersebut
terjadi di lapangan Altamira, tempat dilangsungkannnya aksi unjuk
rasa setiap hari oleh para penentang pemerintah Presiden Hugo Chavez.
Tidak diberitakan siapa yang memulai tembakan. Polisi telah menahan
sejumlah orang. Baik Chavez maupun pihak oposisi saling menuding
kesalahan sehubungan tembak menembak tersebut. Saat ini warga
Venezuela terbelah dua antara pro dan kontra Presiden Chavez. Sudah
lima hari lamanya dilakukan aksi mogok massal menentang presiden.
Aksi mogok ini juga mengacaukan produksi minyak mentah, yang
merupakan sumber penghasilan terbesar Venezuela.


* KONGO DAPAT PENGURANGAN UTANG DARI BANK DUNIA

Kongo mendapat pengurangan utang sebesar dua setengah milyar dolar.
Demikian diumumkan Bank Dunia setelah akhir pertemuan dengan
negara-negara donor di Paris. Kongo mendapat bantuan tersebut, karena
menurut negara-negara donor merupakan negara yang paling banyak
berutang di dunia. Selain itu bantuan ini juga harus dianggap sebagai
dukungan kepada pemerintah di Kinshasha untuk mengakhiri perang
saudara yang berkecamuk di negara itu. Demikian juru bicara Bank
Dunia. Bantuan kepada Kongo ini merupakan bagian dari program Bank
Dunia dan Dana Moneter Internasional untuk mendukung 40 negara
termiskin di dunia.


* EXXONMOBIL HARUS BAYAR DENDA 4 MILYAR DOLAR

Perusahaan minyak Amerika Serikat ExxonMobil diharuskan untuk
membayar ganti rugi sebesar 4 milyar dolar sehubungan bencana alam
yang diakibatkan kapal tangker Exxon Valdez. Demikian diputuskan
hakim pengadilan federal Amerika Serikat. Sebelumnya diputuskan bahwa
Exxon harus membayar lima milyar dolar, tetapi mereka kemudian
mengajukan naik banding. Saat ini pimpinan Exxon juga memutuskan
untuk kembali naik banding. Exxon Valdez tenggelam di depan perairan
Alaska tahun 1989, dan menyebabkan bencana lingkungan terbesar dalam
sejarah Amerika.


* PREMAN ISLAMIYAH DAN PERASAAN ANTI AMERIKA DI INDONESIA

Di Makassar tiga orang tewas dan puluhan lainnya luka ketika bom
meledak di restoran cepat saji khas Amerika, Mc Donald's dan sebuah
dealer mobil milik penggagas perjanjian damai Islam-Kristen Malino,
Menko Kesra Yusuf Kalla. Aksi teror itu kembali mengingatkan orang
akan gerakan anti Amerika Serikat sebagai reaksi kampanye perang AS
terhadap terorisme dan Irak. Seberapa jauh gelombang anti AS ini?
Radio Nederalnd menghubungi Profesor Benedict Anderson, pakar senior
Indonesia dari Cornell University di New York, Amerika Serikat.

Ben Anderson [BA]: Saya melihat selama ini, apalagi waktu perang Irak
dulu, massa Arab pada umumnya ya diam-diam, tidak banyak bergerak.
Dan sampai sekarang walaupun ancaman dari Amerika itu sudah jelas.
Dan tentunya koran TV Arab omong kiri-kanan di Amerika, tapi belum
ada gerakan massal sama sekali di dunia Arab yang saya lihat.

Saya merasa begini, orang-orang yang bikin bom yang macam ini artinya
mereka nggak punya massa. Kalau mereka punya masa mereka ngga usah
pakai bom, itu bisa puluhan orang turun ke jalan, bisa bikin
demonstrasi besar-besaran. Justru orang dari minoritas yang kecil,
yang merasa menjadi kelompok kecil, seolah-olah kalau mau bergerak
dan berbuat sesuatu yang berarti di dunia polik mereka harus pakai
cara beginian.

Tapi banyak orang di Amerika juga menegur Bush dalam hal ini,
termasuk Henry Kissinger. Kalau kamu bikin perang di Irak, itu akan
menggabungkan kelompok-kelompok yan sebenarnya bukan bersekutu. Jadi,
Saddam Hussein dan bangsanya Al Qaeda itu sebenarnya pikirannya jauh
dari satu dengan yang lain. Tapi kalau sama-sama diserang Amerika itu
justru menambah musuh untuk Amerika.

Radio Nederland [RN]: Itu yang juga saya takutkan Prof Anderson.
Artinya Indonesia sendiri dikenal sebagai Islam moderat. Nah, yang
saya takutkan kalau kampanye perang ini menjadi kenyataan begitu, itu
justru menggerakkan kelompok-kelompok yang selama ini diam, yang
pasif dan moderat menjadi anti Amerika dan akhirnya jadi bola salju
yang membesar dan kita tidak bisa memprediksikan setelah itu.

BA: Itu bisa mungkin juga. Tetapi kesan saya, dalam sejarah Indonesia
banyak sekali kelompok, banyak sekali pikiran. Sehingga semacam
solidaritas fanatik itu tidak pernah terjalin. Jadi saya masih
optimis bahwa ini tidak akan menjadi semacam blok fanatik dan
sebagainya.

Yang menarik bahwa umpamanya sepuluh tahun yang lalu banyak sekali
kelompok-kelompok seperti Pemuda Pancasila, kelompok partikelir
bersenjata, membuat banyak hal untuk pemerintah yang pemerintah
sendiri tidak mau terang-terangan berbuat. Tapi waktu itu belum ada
geng-geng yang pakai Islam sebagai bajunya. Tapi belakangan ini
timbul boleh dikatakan semacam preman Islamiyah yang dipakai untuk
memeras orang, memeras Cina.

Ini suatu gejala yang baru dan tidak enak. Mereka mengikuti contoh
dari preman-preman yang non Islam, preman-preman yang Kristen dan
sebagainya. Karena hampir semua kelompok sekarang punya preman
sendiri. Ini suatu gejala yang berbahaya.

RN: Nah seberapa besar nanti preman-preman Islamiyah ini nanti akan
dipakai untuk kepentingan politik memakai isu anti Amerika?

BA: Yah, bisa saja. Saya lihat bahwa mereka itu cukup dipegang oleh
bosnya, jadi kalau disuruh huru-hara ini sebentar bisa.  Tapi ditarik
juga bisa. Jadi mereka masih seperti kuda yang masih bisa dipegang.

Tapi jaman sekarang kita harus lihat bahwa ekonomi Indonesia masih
begini. Masalah-masalah yang dihadapi pemerintah itu banyak sekali.
Dan terang-terangan memusuhi Amerika itu nggak banyak gunanya.

RN: Ya, tapi ini kan mendekati 2004 dan isu anti Amerika tentunya
sangat bisa membawa suara buat mereka. Apalagi kelompok-kelompok yang
mengatasnamakan Islam begitu.

BA: Iya. Tapi ini mengingatkan saya pada jaman revolusi. Di mana
semua orang itu anti Belanda. Semua mau berjuang seratus persen. Tapi
kalau kelompok ini masuk pemerintah, maka cepat-cepat mau musyawarah
dengan Belanda. Sedangkan orang yang jatuh, yang keluar dari
pemerintah kembali fanatik anti Belanda dan sebagainya.

Jadi ini tergantung posisi kelompok, dalam pemerintah dan di luar.
Yang dalam pemerintah akan hati-hati dan yang di luar pemerintah akan
ambil kesempatan untuk menyerang. Tapi kalau mereka menang mereka
juga akan omong dengan Amerika.

RN: Jadi tampaknya balik lagi ke tangan elit politik apakah akan
memakai isu anti Amerika ini untuk menggerakkan massanya atau tidak.

BA: Saya kira di kalangan elit akan demikian. Kalau di tingkat massa
ini saya masih belum begitu bisa menentukan. Jadi saya merasakan
bahwa emosi anti Amerika masih terbatas tingkat yang jengkel dari
pada betul-betul mata gelap.

Saya sendiri merasa sangat jengkel dengan Bush dan sebagainya. Apa
yang dibuatnya itu bodoh, dan bisa bikin celaka banyak orang. Orang
Amerika yang samasekali tidak mengerti, tidak ada pengalaman dengan
Islam, dan sering mereka juga mempermainkan voter-voter (warga yang
punya hak pilih - red.) di Amerika yang agama Kristennya juga cukup
kuno. Salah satu kekuatan dari partai Republikan justru ini,
orang-orang Kristen kolot yang fanatik. Mereka juga main kartu itu.
Tapi itu namanya main dengan api pompa bensin. Itu bodoh dan
berbahaya.

Saya melihat Indonesia pada umumnya dan banyak negara-negara lain,
kita melihat bahwa Islam itu belakangan ini menjadi kartu politik.
Kita lihat Mahatir di Malaysia, kadang-kadang dia omong keras sebagai
penyambung lidah Islam, hantam Barat kiri-kanan. Tetapi di lain pihak
dia juga menghantam oang-orang  Islam di dalam negeri sendiri demi
kepentingan politiknya. Dan banyak pemimpin-pemimpin itu omong begini
tapi tindakannya lain lagi.

Demikianlah Profesor Benedict Anderson, pakar senior Indonesia dari
Cornell University di New York, Amerika Serikat.


* GELIAT TV SWASTA DAERAH, KE ARAH MANA?

Undang-undang Penyiaran yang sudah disahkan DPR, bagaikan kado akhir
tahun bagi wilayah-wilayah luar Jakarta. Mereka menyambut baik
Undang-undang penyiaran yang dianggap cukup berpihak pada kepentingan
masyarakat lokal. Sebab undang-undang itu melarang televisi swasta
bersiaran nasional. Jika ingin meluaskan daya jangkau siarannya,
televisi swasta harus menggandeng tv lokal atau membuka  jaringan di
daerah. Setelah diresmikan undang-undang ini jelas membuka kesempatan
bagi televisi lokal atau televisi daerah yang memang muncul bagaikan
jamur di musim penghujan. Salah satu televisi lokal yang segera
menyemarakkan udara Indonesia adalah TV Manado. Sesuai namanya,
televisi ini akan berpusat di Manado, Sulawesi Utara.

Menurut Direktur sekaligus Pemimpin Redaksi TV Manado, Ferry Rende,
pembangunan stasiunnya akan dimulai pada Januari 2003. Ia optimistis
kerjasama penyiaran yang baik dengan televisi swasta Jakarta yang
sudah mapan akan membuat TV Manado berprospek cerah. TV Manado akan
menggandeng Metro TV, salah satu televisi swasta Jakarta.

Ferry Rende: TVM nanti 24 jam penuh, jadi tidak beberapa jam saja.
Kecuali untuk potensi lokal maksud saya tidak menggangu prime timenya
Metro TV. Karena ada keuntungan perbedaan waktu Jakarta dan Manado
satu jam.

Jika nanti benar-benar mengudara, TV Manado akan menambah marak
barisan televisi lokal yang sudah lebih dulu ada; RiauTV, Jawa Pos
Televisi, BaliTV, mau pun TVPapua. Selain itu masih akan ada lagi
televisi lokal di Maluku Utara, Gorontalo, Deli Sumatera Utara,
Borobudur TV di Jawa Tengah, dan seterusnya. Bahkan masih ada 40
televisi lokal yang sedang menunggu izin siar.

Jawa Tengah juga tak ketinggalan. Tahun depan TV Surakarta
Hadiningrat akan mulai siaran dari Wonogiri. Saat ini konsepnya
sedang digodok bupati Wonogiri Begug Purnomo Sidi. Televisi ini akan
mempelopori siaran berbahasa Jawa.

Membuat sistem televisi berjaringan sebenarnya dimulai dari gagasan
kerjasama yang menguntungkan antara Jakarta dan daerah. Siaran
televisi swasta Jakarta bisa menjangkau daerah, sedangkan masyarakat
di daerah bisa menikmati siaran TV swasta Jakarta. Saat ini tercatat
TV Manado bekerjasama dengan Metro TV. Jawa Pos TV mengembangkan
jaringan dengan MetroTV dan TPI.  Sementara BaliTV mendapat tawaran
kerjasama dari sejumlah stasiun televisi swasta Jakarta. Tetapi,
tidak semua televisi lokal memikirkan kerjasama dengan televisi
Jakarta. Seperti yang disampaikan Manajer RiauTV, Bachtiar.

Bachtiar:  Masing-masing kan berbeda. TV nasional punya misi sendiri,
daerah punya sendiri. Nah kalau kita bekerjasama nasional akhirnya
kita seperti TVRI sekarang. TVRI relay Padang, Pekanbaru jadi sama
aja pengaruhnya. Kerjasama itu bagus-bagus aja. Tapi orang pusat
jangan mengatakan kan buktinya tv daerah nggak bisa hidup kalau nggak
dibantu sama kita gitu lhoa

Menurut Undang-Undang Penyiaran baru, satu-satunya cara stasiun
televisi swasta Jakarta untuk meluaskan jangkauan siaran adalah
bekerjasama atau membuat stasiun televisi di daerah. Inilah yang
sulit dilakukan. Karena itulah kebanyakan kalangan tv swasta
sebenarnya menolak undang undang ini. Namun karena telah disahkan,
mereka bersikap sangat hati-hati dan terus berupaya mengubah
keputusan ini. Ishadi SK dari Asosiasi Televisi Swasta Indonesia juga
mengungkapkan sulitnya televisi swasta untuk membuat jaringan di
daerah.

Ishadi SK: Masing-masing ya, kita mesti mencari partner yang pas.
Mesti teliti dulu apakah mereka emang mampu apakah sekedar usaha
coba-coba atau ada faktor-faktor lain. Jadi mencari partner itu harus
sangat hati-hati. Ya kalau undang-undang memeirntahkan ke situ ya
kita musti kesana. Tapi itukan masih dalam proses Kita masih mencoba
untuk judicial review, kita masih melihat perkembangan..

Sementara itu, bekas Ketua Panitia Khusus DPR yang menggodok
Rancangan Undang Undang Penyiaran, Paulus Widianto mengungkapkan
munculnya televisi lokal harus disambut baik. Gejala ini bisa
dipandang sebagai keinginan daerah untuk berotonomi. Namun,
berdasarkan catatan Paulus, ada sejumlah masalah yang menghadang
televisi lokal. Yaitu, terbatasnya sumber daya manusia, dan apakah
televisi lokal benar-benar dibutuhkan masyarakat setempat?

Paulus Widianto:  Persoalannya adalah apakah mereka bisa diminati
oleh masyarakat lokal? Bisa saja tv lokal itu berdiri kalau tidak
diminati dia akan hancur dengan sendirinya. Persoalannya apakah dia
dibutuhkan oleh masayarakat setempat atau tidak. Untuk daerah-daerah
yang punya kekhasan tertentu memang layak untuk hadir televisi lokal.
Misalnya di Yogyakarta kan juga akan adaa

Menjamurnya televisi lokal mudah-mudahan bukan hanya eforia menyambut
Undang-Undang Penyiaran. Semoga itu lebih merupakan wujud keinginan
daerah untuk berdiri sejajar dengan Jakarta. Dengan begitu tak ada
lagi kesenjangan informasi dan kesempatan antara pusat dan daerah. Ke
sanakah perkembangan jaringan televisi swasta nanti? Optimisme yang
ada seharusnya dikaitkan dengan masalah kesenjangan informasi ini.

Tim Liputan 68H Jakarta melaporkan untuk Radio Nederland di
Hilversum.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke