--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Sabtu 01 Februari 2003 13:40 UTC ** PRESIDEN BUSH TIDAK TERLALU MENANTI RESOLUSI II DK PBB ** PASUKAN BELANDA DAN JERMAN DI AFGANISTAN DITEMBAKI ** MASYARAKAT TIONGHOA BELANDA MERAYAKAN IMLEK ** TOPIK TINJAUAN INTERNASIONAL: IMLEK MERIAH, NAMUN MASIH BANYAK PERATURAN DISKRIMINATIF DI INDONESIA ** TOPIK TINJAUAN INTERNASIONAL: WARISAN VACLAV HAVEL BAGI REPUBLIK CEKO * PRESIDEN BUSH TIDAK TERLALU MENANTI RESOLUSI II DK PBB Presiden Amerika Serikat, George W. Bush menilai bahwa tidak perlu resolusi II Dewan Keamanan PBB untuk memutuskan operasi militer di Irak. Dalam temu pers bersama dengan Perdana Menteri Britania, Tony Blair di Wasington, Bush mengatakan akan menyambut baik sebuah resolusi yang keras terhadap Irak. Sementara itu Blair tetap pada pendirian menghendaki resolusi DK, sebagai bukti kesamaan pandangankalangan internasional. Presiden Bush menilai bahwa keputusan mengenai krisis Irak ini akan diambil dalam beberapa pekan, tidak bulanan. Bush kembali mengulang bahwa Saddam Hussein mengabaikan resolusi PBB dan mengamcam keamanan dunia. Ketuan tim inspeksi senjata PBB, Hans Blix dan Muhammad El Baradei, sampai saat ini belum menanggapi undangan Bagdad untuk mengadakan pembicaraan lanjutan. Pembicaraan itu dicanangkan akhir pekan depan, menjelang rapat ke dua tim inspeksi dengan Dewan Keamanan. Baik Hans Blix maupun Muhammad el Baradei tidak menolak undangan, tetapi masih menanti beberapa janji Irak. Antara lain ijin bertemu empat mata dengan sejumlah ilmuwan Irak. * PASUKAN BELANDA DAN JERMAN DI AFGANISTAN DITEMBAKI Markas pasukan perdamaian Belanda dan Jerman di Afganistan, ditembaki. Tiga mortir jatuh di kawasan tidak jauh dari pangkalan militer di Kabul. Serangan itu tidak menelan korban. Belum diketahui pihak dibelakang aksi ini. Insiden ini terjadi menyusul ketegangan antara pasukan internasional dan kelompok-kelompok bersenjata Afganistan. Jum'at kemarin sebuah bis meledak di Kandahar dan menewaskan 16 orang penumpang. Menurut dugaan, bis menggilas ranjau. Pasukan Amerika Serikat, sedang memburu sekelompok pejuang pimpinan Gulbuddin Hekmatyar di lorong-lorong gua Afganistan Selatan. Belakangan ini pasukan internasional dan organisasi bantuan di Afganistan kerap kali ditembaki. * MASYARAKAT TIONGHOA BELANDA MERAYAKAN IMLEK Masyarakat Tionghoa di Belanda, Sabtu ini menyambut tahun Kambing dengan meriah. Mereka merayakan imlek dengan parade dan pesta. Tahun ini pesta berpusat di Den Haag. Sekitar 2000 warga Tionghoa dengan pakaian tradisional berarakan sepanjang jalan di Den Haag. Tidak ketinggalan tarian Naga dan penyulutan Petasan. Pesta ini diprakarsai organisasi masyarakat Cina di seluruh Belanda, turut hadir Duta besar Cina untuk Belanda. Kelompok migran yang di Belanda, dikenal tertutup itu ingin menggunakan kesempatan ini sebagai upaya memperkenalkan budaya kepada kalangan luar. Di Cina sendiri, tahun Kambing ini juga disambut meriah. Seperti dalam tradisi maka mereka mengunjungi sanak saudara. Banyak orang yang mengambil cuti sepekan penuh untuk merayakannya. Jum'at kemarin televisi di Cina, meriah dengan suasana pesta. * WHO PERINGATKAN ANCAMAN TEROR JENIS BARU Organisasi Kesehatan Dunia, WHO, memperingatkan kemungkinan munculnya serangan teror pangan. Dalam laporannya WHO mengimbau waspada terhadap penyebaran bahan kimia, biologi dan nuklir pada makanan. Organisasi kesehatan dunia ini tidak punya bukti kuat adanya ancaman itu. Hingga kini masih belum banyak kasus mengenai serangan teror pangan. Salah satu contoh adalah kasus tahun 1984. Sekte di Oregon Amerika Serikat menjangkiti makanan dengan bakteri solmonella yang membuat sakit 750 orang. * PEMERINTAH DAN PEMBANGKANG NEPAL PERSIAPKAN PERUNDINGAN Pemerintah Nepal dan pembangkang Maois memulai perundingan. Perundingan tidak resmi ini bertujuan mempersiapkan pembicaraan damai, yang dijadwalkan bulan Februari ini. Sebagai isyarat baik, mulai pekan depan Nepal melepas sejumlah tahanan politik. Ribuan pejuang dan disiden Nepal meringkuk di penjara. Pekan silam, pemerintah Nepal dan pembangkang Maois secara mengejutkan, mencapai kesepakatan gencatan senjata. Konflik di Nepal sudah berkecamuk selama enam tahun dan menewaskan sedikitnya tujuh ribu jiwa. Organisasi pemerhati HAM, Amnesty Internasional mengimbau kedua pihak agar menempatkan HAM dalam agenda perundingan. Menurut Amnesty Internasional, baik pemerintah Nepal maupun pembangkang bersalah atas tidak pelanggaran berat HAM. * CINA SERUKAN DAMAI KAMBOJA DAN THAILAND Pemerintah Cina mengimbau Kamboja dan Thailand memulihkan kembali hubungan. Cina menyampaikan hal itu ketika mengadakan pembicaraan dengan duta besar Kamboja dan Thailand. Imbauan Cina itu mencolok, karena selama ini Beijing tidak pernah melibatkan dalam sengketa di kawasan. Hubungan Kamboja dengan Thailan tegang sejak pekan silam. Berawal ketika seorang aktris Thailand diyakini mengeluarkan ungkapan provokatif mengenai kepemilikan Candi Angkor di Kamboja. Massa Kamboja mengamuk dan membakar gedung kedutaan Thailand di Phnom Penh. Pemerintah Thailand mengangpap serius insiden ini. Bangkok mengancam akan mengirim pasukan ke Kamboja untuk mengevakuasi warganya. Sehubungan kerusuhan itu polisi Kamboja menangkap 200 orang perusuh, diantaranya pemimpin sebuah stasiun radio dan pemimpin redaksi koran. * 34 ORANG TEWAS AKIBAT KECELAKAAN KERETA DI ZIMBABWE Kecelakaan kereta api di Zimbabwe menewaskan 34 orang penumpang. Kereta dalam perjalaan dari Bulawayo ke Victoria Falls Barat Laut Zimbabwe bertabrakan dengan kereta barang. Beberapa gerbang terbakar. Penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan. Kecelakaan terjadi di kawasan Dete, 150 km Selatan wisata air terjun Victoria. Operasi penyelamatan masih terus dilakukan. Tahun lalu juga terjadi kecelakaan kereta api di Zimbabwe yang menewaskan 49 orang. * PULUHAN RIBU MASSA PANTAI GADING PROTES KESEPAKATAN DAMAI Puluhan ribu massa Pantai Gading turun ke jalan-jalan Abijan memprotes kesepakatan damai. Aksi massal ini, yang menurut sejumlah kalangan malah mencapai ratusan ribu orang itu, menentang penandatanganan damai di Prancis, sepekan lalu. Demonstran yang sebagian besar adalah kalangan Pemuda Patriot, adalah pendukung Presiden Pantai Gading, Laurent Gbagbo. Massa menilai bahwa mantan penjajah Prancis telah memaksakan Gbagbo menandatangani kesepakatan itu. Sabtu ini pemimpin enam negara Afrika Barat dijadwalkan akan bertemu di Pantai Gading, dalam upaya menyelamatkan kesepakatan damai. Para pemimpin Afrika itu diduga akan menyakinkan Presiden Gbagbo untuk mematuhi hasil kesepakatan Paris. * IMLEK MERIAH, NAMUN MASIH BANYAK PERATURAN DISKRIMINATIF DI INDONESIA INTRO: Suasana perayaan Tahun Baru Imlek 2554 di Indonesia berlangsung meriah dan untuk pertama kali dalam sejarah Imlek menjadi hari raya nasional. Tahun baru Imlek jatuh tepat pada tanggal 1 Februari ini. Nurdin Purnomo, Ketua Umum Partai Bhineka Tunggal Eka Indonesia, sebuah partai yang memperjuangkan persamaan hak minoritas di Indonesia, mengemukakan bahwa Imlek itu bukan merupakan suatu hari raya keagamaan. Nurdin Purnomo [NP]: Sebenarnya hari Raya Imlek, artinya tanggal 1 Lunde kalender itu merupakan tahun baru untuk Lunar kalender ya pak ya. Jadi bukan seperti yang diisukan, itu sebagai satu hari raya relijius. Walaupun ada yang pada saat itu juga misalnya Kong Hu Tju, mereka mengatakan itu adalah Hari Raya Kong Hu Tju. Kita juga sadari bahwa satu hari pertama dari Lunar kalender itu memang tahun baru. Radio Nederland [RN] : Dan itu penting ya, bahwa penanggalan Lunar itu? NP : Saya kira penting sekali. Karena memang mungkin lebih dari dua milyar orang di dunia ini yang menggunakan Lunar kalender. Bukan hanya di daratan Tiongkok tapi di Mongolia, mungkin di Korea, di Vietnam, katakan Hongkong, Makau dan Taiwan. Ya saya kira Singapura pun , Malaysia juga itu hari besar semua. RN : Untuk Indonesia, perayaan kali ini cukup bersejarah katakanlah, karena untuk pertama kalinya Hari Raya Imlek diakui sebagai hari libur nasional. Bagaimana, anda merasa sebagai sebuah partai yang menuntut persamaan hak, apakah merasa puas, senang? NP : Iya betul. Jadi kita memang berusaha bertahun-tahun. Saya ingat pada tahun lalu menjelang hari raya Imlek, kita masih terus berkampanye, juga mendesak pemerintan mengakui hari raya Imlek intu merupakan hari raya nasional. Akhirnya pada 17 Februari 2002, Presiden Megawati dalam kesempatannya mengikuti perayaan hari raya Imlek, mengatakan : "saya dengar banyak selintingan dan untuk itu saya menyatakan hari raya Imlek itu hari raya nasional." RN : Kalau kita membaca di berita-berita di koran, mamang perayaan kali ini cukup meriah ya. Tapi di balik itu semua masih ada banyak sekali peraturan pemerintah, undang-undang yang diskriminatif terhadap minoritas Tionghoa bukan? NP : Betul, ini perayaan ini memang telah memberikat suatu kesejukan dan juga suatu pengakuan dari pemerintah terhadap masyarakat Tionghoa. Ya memang umumnya mereka merayakan hari raya Imlek. Jadi untuk masyarakat Tionghoa ini memang kita merasakan pengakuan dari pemerintah dan penerimaanya dari rakyat Indonesia. Tetapi dalam keadaan seperti krisis yang kita hadapi ini. Kita juga sadar bahwa masih banyak sekali rakyat yang dalam keadaan krisis. Dan kita juga merayakan hari raya Imlek ini dengan sederhana saja. Dan tentu untuk ketentuan yang lain atau peraturan-peraturan dan diskriminasi yang lain masih banyak sekali yang perlu ditinjau atau dicabut oleh pemerintah. Dan hal itu kelihatannya pemerintah ini masih belum sepenuh hati untuk mencabut peraturan-peraturan yang diskriminasi secara keseluruhan. Hanya kalau ada desakan baru, satu dicabut. Dan itu masih ada sekian puluh lagi yang perlu dicabut. Tentu diperlukan suatu perjuangan yang lebih besar dari kita semua agar di bumi Indonesia ini tidak ada istilahnya diskriminasi, begitu. Demikian Nurdin Purnomo, Ketua Umum Partai Bhineka Tunggal Eka Indonesia * WARISAN VACLAV HAVEL BAGI REPUBLIK CEKO Intro: Presiden Republik Ceko, Vaclav Havel akan mengakhir masa jabatannya Ahad besok. Havel, seorang mantan pembangkang dan dramawan, merupakan satu-satunya presiden di negara tersebut, pasca Perang Dingin. Dari ibukota Ceko, Praha, koresponden Peter Smith melaporkan tentang tokoh yang menghantar pembebasan Ceko dari cengkraman Sovyet. Presiden Ceko Vaclav Havel menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Presiden Prancis Jacques Chirac serta Sekretaris NATO George Robertson di Praha, Nopember lalu. Para kepala negara dari seluruh penjuru dunia menggunakan pertemuan puncak NATO di ibukota Ceko sebagai kesempatan terakhir untuk menunjukkan rasa hormat kepada Havel. Sesudah 13 tahun menjabat presiden, mantan pembangkang dan dramawan Havel akan mengundurkan diri Ahad besok. Tidak disangsikan lagi, ini adalah akhir sebuah era bagi Republik Ceko. Namun demikian, menurut Vaclav Zak, redaktur majalah bulanan berpengaruh di Ceko Listy, bintang Havel bersinar paling cemerlang di arena internaional. Vaclav Zak: "Nama baiknya menjadi nama baik Repbulik Ceko. Dalam arena internasional, Vaclav Havel adalah orang pertama dari warga Ceko yang bisa menududuki posisi. Reputasi internasionalnya serta sumbangannya kepada Rebulik ceko sangatlah luar biasa." Meskipun Havel adalah pilihan yang sangat populer sebagai presiden pertama Cekoslovakia pasca komunis, tapi sedikit saja yang akan menyebutnya sebagai pemimpin revolusi. Jan Urban, adalah juga mantan pembangkang bersama-sama dengan Havel dulu dalam periode ambruknya komunisme di Eropa Tengah dan Timur pada tahun 1989. Jan Urban: "Tidak seorangpun dari kami, termasuk Havel, yang mengantisipasinya. Kami paham dan dia paham bahwa kami harus meningkatkan tekanan, tapi sampai bulan september, oktober 1989, kami tidak mendiskusikan rencana untuk menggulingkan rejim atau menciptakan kesulitan. Pada tahun 1989, pesan paling dramatis yang disampaikan dari kalangan disiden adalah petisi mengajak rejim untuk berdialog. Yang saya maksud, mereka menggilas semua demonstrasi damai yang merekai temui. Pada waktu itu, Tembok Berlin jatuh, desiden Polandia memenangkan pemilu, pemerintah Hungaria meminta maaf atas peristiwa 1968, tapi kami masih dalam tahap petisi." Walau demikian, Havel sang presiden menjaga tranformasi Republik Demokratik Ceko serta masuknya negara tesrebut ke dalam lembaga-lembaga barat seperti NATO pada tahun 1999, dan persiapan menjadi anggota Uni Eropa pada tahun 2004. Menurut Vaclav Zak, di bandingkan dengan tokoh kunci revolusi 1989 lainnya, Havel tidak pernah bisa berdamai dengan realitas politik domestik. Vaclav Zak:"Pengaruhnya dalam politik domestik tidaklah begitu berhasil dibandingkan dalam politik internasional. Bagi Vaclav Havel, politik menuntut keaslian, dan sayangnya politik merupakan kompromi dari pandangan-pandangan yang berbeda. Vaclav Havel tidak bersedia mekompromikan sikapnya dengan para politisi lain. Oleh karena itulah, dia tidak mampu sepenuhnya mengambil sikap dalam sejumlah masalah politik." Contohnya adalah berpisahnya Cekoslovakia di tahun 1993, yang mati-matian dihalangi oleh Havel. Havel juga dituduh secara tidak adil lebih condong ke politik liberal dengan merugikan partai-partai radikal. Berikut Vaclav Zak "Masalah utamanya bagi saya adalah bahwa Vaclav Havel tidak mempedulikan kebiasaan konstitusional karena ia terlalu subyektif, dan terlalu pribadi dalam jabatannya. Misalnya saja, haruslah jelas bahwa sesudah pemilu, presiden akan meminta pemenang pemilu untuk membentuk pemerintahan, atau ia harus berkonsultasi dengan Menteri Kehakiman apabila akan memberikan grasi. Dia harus berupaya berkolaborasi dengan lembaga-lembaga politik lainnya seperti parlemen, pemerintah, dan tidak bergerak sendiri seperti yang selama ini biasa dilakukannya." Bagi sebagian besar warga Ceko, tanggal 2 Februari besok akan menjadi hari yang menyedihkan. Sedikit saja yang akan mengkritik penampilan Havel dalam arena internasional atau membantah bahwa Havel dihormati oleh para pemimpin berpengaruh di dunia. Persaingan pemilihan presiden tahun 2003 menunjukkan betapa mustahilnya mencari penerus yang sekaliber Havel. Kembali ke tahun 1989, pada waktu itu hanya ada satu orang saja yang cocok untuk melaksanakan pekerjaan tersebut. Jan Urban :"Dia merupakan angka sebutan terkecil. Saya berpendapat bahwa partai-partai politik yang memilih presiden melalui parlemen baik di Republik Ceko maupun Cekoslovakia dulu, memahami sangatlah penting memiliki seseorang yang terkenal di mata internasional untuk mengisi jabatan presiden. Mereka bisa dikatakan mengucilkan Havel, serta membatasi kekuasaannya. Mereka sering menjadikan Havel sebagai target serangan media murahan. Namun sesudah dia pergi nanti, maka mereka baru akan menyadari betapa pentingnya Havel terutama dalam mewakili Ceko di dunia internasional." --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
